Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
PT Medela Potentia Tbk (“Perseroan”)
Paparan Publik Tahunan(Public Expose) 2026
Kegiatan Public Expose Perseroan Tahun 2026 telah diselenggarakan pada:
Hari : Selasa
Tanggal : 8 September 2026
Waktu : 15.00 – 16.00 WIB
Tempat : Public Expose Live 2026
Yang tercantum pada idx.co.id
Kegiatan tersebut dihadiri oleh:
Perseroan:
- Direktur Utama : Juliwaty
- Direktur : Edbert Orotodan
- Direktur : Wimala Widjaja
- Investor Relations : Harris Lesmana
Analis/Investor/Media : 68 orang
Urutan Acara:
1. Pembukaan
2. Presentasi
3. Tanya jawab dan penutupan
Acara dibuka dengan pemaparan sekilas tentang Perseroan. Kemudian, Perseroan memaparkan
agenda yang mencakup:
(i) Profil Perusahaan
(ii) Update Kinerja 2026
Setelah diselesaikannya seluruh paparan tersebut, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.
Page 2
Tanya Jawab : 1. Apakah Perseroan berencana akan melakukan rights issue? Jawaban: Sampai dengan saat ini, Perseroan belum memiliki rencana untuk melakukan aksi korporasi berupa Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD/rights issue). Perseroan akan senantiasa melakukan evaluasi atas kebutuhan pendanaan dengan mempertimbangkan rencana pengembangan usaha, kondisi keuangan Perseroan, kondisi pasar, serta kepentingan pemegang saham. 2. Berapa angka porsi Free Float Perusahaan saat ini? Bagaimana rencana strategis korporasi yang disiapkan untuk menambah porsi saham publik dan untuk memenuhi target porsi Free Float 15% di 31 Maret 2028? Apakah Perseroan sudah memetakan timeline internal menuju tanggal tersebut? Jawaban: Per saat ini, porsi free float Perseroan adalah sebesar 16,89%, sehingga telah memenuhi ketentuan minimum free float sebesar 15%. Perseroan akan terus melakukan pemantauan terhadap komposisi kepemilikan saham Perseroan serta menjaga pemenuhan ketentuan free float yang berlaku. Sehubungan dengan telah terpenuhinya ketentuan tersebut, Perseroan saat ini berfokus untuk mempertahankan tingkat free float agar tetap memenuhi ketentuan sampai dengan batas waktu yang ditetapkan, termasuk melakukan evaluasi secara berkala terhadap struktur kepemilikan saham dan kondisi pasar. 3. Revenue 1H26 tumbuh 10,1%, tetapi gross profit hanya tumbuh 6,8%, sehingga gross margin turun dari 9,6% menjadi 9,3%. Bisa dijelaskan secara kuantitatif: berapa penurunan margin yang berasal dari perubahan product mix, berapa dari pricing, dan berapa dari faktor lain? Apakah manajemen melihat gross margin 9,3% ini sebagai kondisi sementara atau new normal? Jawaban: Perubahan gross margin pada Semester I 2026 terutama dipengaruhi oleh dinamika bisnis distribusi, antara lain perubahan product mix, kondisi pasar, tingkat kompetisi, serta strategi komersial pada masing-masing portofolio produk. Perseroan memiliki portofolio produk dan principal yang beragam, sehingga perubahan komposisi penjualan antarproduk dapat memengaruhi tingkat gross margin dari satu periode ke periode lainnya. Pergerakan gross margin tetap akan dipengaruhi oleh perkembangan portofolio produk, kondisi pasar, tingkat kompetisi, serta strategi pengelolaan principal. Ke depan, Perseroan akan terus melakukan upaya untuk menjaga profitabilitas melalui pengembangan portofolio, penambahan principal dan partner baru, serta peningkatan efisiensi operasional secara berkelanjutan.
Page 3
4. Apa strategi kunci untuk menumbuhkan pendapatan Perseroan, apakah ekspansi jaringan distribusi, diversifikasi produk, atau memperbesar manufaktur? Jawaban: Strategi pertumbuhan Perseroan dilakukan melalui penguatan beberapa lini usaha secara berkesinambungan. Pada bisnis distribusi, Perseroan akan terus melakukan pengembangan portofolio produk dan principal, memperluas coverage, serta mengoptimalkan jaringan distribusi yang dimiliki. Pada bisnis medical device, Perseroan terus memperkuat portofolio own product dan kegiatan manufaktur, termasuk pengembangan pasar ekspor. Sampai dengan saat ini, Perseroan telah melakukan ekspor ke Kamboja dan Timor-Leste serta terus menjajaki peluang pengembangan pasar ke negara lainnya. Selain itu, Perseroan juga terus mengembangkan bisnis internasional melalui Dynamic Argon Cambodia serta memperkuat ekosistem digital B2C melalui GoApotik dan kolaborasi dengan berbagai online platform. Dengan demikian, strategi pertumbuhan Perseroan diarahkan pada kombinasi antara penguatan bisnis distribusi, pengembangan portofolio dan own product medical device, ekspansi pasar internasional, serta pengembangan bisnis digital. 5. Medela Potentia terus memperkuat bisnis medical device melalui produk sendiri, perluasan portofolio, serta ekspor. Seberapa besar perusahaan melihat segmen ini sebagai sumber pertumbuhan baru sekaligus meningkatkan margin? Jawaban: Perseroan memandang bisnis medical device, khususnya own product, sebagai salah satu lini usaha yang memiliki potensi pertumbuhan dan dapat memberikan kontribusi yang semakin baik terhadap kinerja Perseroan. Pada Semester I 2026, penjualan produk medical device tumbuh sekitar 34%, didukung oleh peningkatan coverage sebesar 12% dan peningkatan production output sebesar 8%. Ke depan, Perseroan akan terus memperkuat portofolio own product melalui rencana peluncuran sekitar 4–5 brand baru, khususnya pada kategori wound care dan operating room solution, serta melanjutkan pengembangan pasar ekspor, antara lain ke kawasan ASEAN dan Afrika. Pengembangan lini usaha ini diharapkan dapat mendukung diversifikasi sumber pendapatan Perseroan serta memperkuat pengelolaan profitabilitas secara berkelanjutan.
Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.