Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 91
Page 1
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2025
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT
DAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
FINANCIAL STATEMENTS
AS OF DECEMBER 31, 2025
AND FOR THE YEAR THEN ENDED
AND INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
Page 2
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
DAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN AND INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
Halaman/
Pages
Daftar Isi Table of Contents
Surat Pernyataan Direksi Directors’ Statement Letter
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan Posisi Keuangan 1-2 Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Statement of Profit or Loss and
Komprehensif Lain 3 Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas 4 Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas 5 Statement of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan 6 - 82 Notes to the Financial Statements
***************************
Page 3
Page 4
The original report included herein is in the Indonesian Language.
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
Laporan No. 00069/2.0851/AU.1/04/1114-5/1/III/2026 Report No. 00069/2.0851/AU.1/04/1114-5/1/III/2026
Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi The Shareholders, Boards of Commissioners and
PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk Directors
PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk
Opini Opinion
Kami telah mengaudit laporan keuangan PT Indonesia We have audited the financial statements of
Fibreboard Industry Tbk (“Perusahaan”), yang terdiri PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk (the
dari laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember “Company”), which comprise the statement of financial
2025, serta laporan laba rugi dan penghasilan position as of December 31, 2025, and the statement
komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas, dan of profit or loss and other comprehensive income,
laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada statement of changes in equity and statement of cash
tanggal tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, flows for the year then ended, and notes to the
termasuk informasi kebijakan akuntansi material. financial statements, including material accounting
policy information.
Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir In our opinion, the accompanying financial statements
menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang present fairly, in all material respects, the financial
material, posisi keuangan Perusahaan tanggal position of the Company as of December 31, 2025,
31 Desember 2025, serta kinerja keuangan dan arus and its financial performance and its cash flows for the
kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal year then ended, in accordance with Indonesian
tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards.
di Indonesia.
Basis Opini Basis for Opinion
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar We conducted our audit in accordance with Standards
Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik on Auditing established by the Indonesian Institute of
Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar Certified Public Accountants. Our responsibilities
tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf under those standards are further described in the
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Auditor’s Responsibilities for the Audit of the Financial
Keuangan pada laporan kami. Kami independen Statements paragraph of our report. We are
terhadap Perusahaan berdasarkan ketentuan etika independent of the Company in accordance with the
yang relevan dalam audit kami atas laporan keuangan ethical requirements that are relevant to our audit of
di Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung the financial statements in Indonesia, and we have
jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. fulfilled our other ethical responsibilities in accordance
Kami yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh with these requirements. We believe that the audit
adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu evidence we have obtained is sufficient and
basis bagi opini audit kami. appropriate to provide a basis for our opinion.
Page 5
The original report included herein is in the Indonesian Language.
Halaman 2 Page 2
Hal Audit Utama Key Audit Matters
Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut Key audit matters are those matters that, in our
pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang professional judgment, were of most significance in
paling signifikan dalam audit kami atas laporan our audit of the financial statements of the current
keuangan periode kini. Hal-hal tersebut disampaikan period. These matters were addressed in the context
dalam konteks audit kami atas laporan keuangan of our audit of the financial statements as a whole, and
secara keseluruhan, dan dalam merumuskan opini in forming our opinion thereon, and we do not provide
kami atas laporan keuangan terkait, kami tidak a separate opinion on these matters.
menyatakan suatu opini terpisah atas hal audit utama
tersebut.
Pengakuan penjualan Revenue recognition
Lihat Catatan 3n. Informasi Kebijakan Akuntansi Refer to Note 3n. Material Accounting Policy
Material - Pengakuan Pendapatan dan Catatan 22. Information - Revenue Recognition and Note 22. Net
Penjualan Bersih. Sales.
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember For the year ending December 31, 2025,
2025, penjualan bersih Perusahaan adalah sebesar the Company’s net sales amounted to
Rp 1.282.905.047.095, terdiri dari penjualan ekspor Rp 1,282,905,047,095, comprised of export sales
sebesar Rp 1.095.640.914.260 (85,40%) dan amounting to Rp 1,095,640,914,260 (85.40%) and
penjualan lokal sebesar Rp 187.264.132.835 local sales amounting to Rp 187,264,132,835
(14,60%). (14.60%).
Penjualan bersih Perusahaan terutama terdiri dari The Company's net sales mainly consist of sales of
penjualan produk MDF, yang diakui pada saat MDF products, which are recognized when control of
pengendalian atas barang telah beralih, yaitu pada the goods is transferred – typically when the goods are
saat barang dikirimkan kepada pelanggan sesuai delivered to customers in accordance with the terms of
dengan ketentuan penjualan. Penjualan barang sale. These sales occur through a sale and purchase
dilakukan berdasarkan perjanjian jual beli. Setiap agreement. The terms of each agreement may vary,
perjanjian jual beli dapat memiliki ketentuan yang impacting the timing of revenue recognition.
berbeda, yang dapat mempengaruhi waktu pengakuan Management evaluates the terms of each sale and
pendapatan. Manajemen mengevaluasi persyaratan purchase agreement to determine the appropriate
dari setiap perjanjian jual beli untuk menentukan waktu timing for revenue recognition.
pengakuan pendapatan yang tepat.
Kami berfokus pada pendapatan dengan We focus on revenue, considering the inherent risk of
mempertimbangkan risiko salah saji material pada misstatement of revenue since it involve significant
pendapatan karena melibatkan volume transaksi yang volume of transactions, requires appropriate
signifikan, memerlukan penerapan yang tepat atas observation of cut-off procedures on revenue
prosedur pisah batas pengakuan pendapatan. recognition.
Bagaimana audit kami merespon hal audit utama How our audit addressed the key audit matters
• Kami memperoleh pemahaman terkait proses, •• We obtained an understanding of the Company's
kebijakan, prosedur Perusahaan sehubungan process, policies, procedures in relation to
dengan proses pengakuan pendapatan, termasuk revenue recognition process, including the related
pengendalian internal terkait; internal controls;
• Kami meninjau desain dan penerapan • We reviewed the design and implementation of
pengendalian internal utama yang relevan dengan the key internal controls relevant to the revenue
pengakuan pendapatan; recognition;
• Kami melakukan pengujian atas pengendalian • We performed test of control to evaluate operating
untuk mengevaluasi efektivitas operasional dari effectiveness of internal controls;
pengendalian internal;
• Kami melakukan peninjauan kontrak penting • We performed review of significant contract with
dengan pelanggan; customers;
Page 6
The original report included herein is in the Indonesian Language.
Halaman 3 Page 3
Hal Audit Utama (lanjutan) Key Audit Matters (continued)
• Kami memperoleh rincian pendapatan dan •• We obtained the revenue detail and perform test
melakukan pengujian rincian berdasarkan sampel, of details based on a sampling basis, and
dan mengevaluasi kesesuaian pengakuan, evaluated the appropriateness of revenue
pengukuran, dan penyajian pendapatan sesuai recognition, measurement and presentation in
dengan standar akuntansi yang berlaku; accordance with the prevailing accounting
standards;
• Kami melakukan prosedur analitis untuk
memeriksa setiap fluktuasi/pergerakan yang tidak • We performed analytical procedure to check for
biasa dalam pendapatan; any unusual fluctuations/movements in revenue;
• Kami menguji pisah batas pendapatan
berdasarkan sampel untuk memastikan • We tested revenue cut-off on a sampling basis to
pendapatan diakui pada periode yang benar dan ensure revenues were recognized in the correct
didukung oleh dokumen yang relevan. period and supported by relevant documents.
Informasi Lain Other Information
Manajemen bertanggung jawab atas informasi lain. Management is responsible for the other information.
Informasi lain terdiri dari informasi yang tercantum Other information comprises the information included
dalam laporan tahunan pada tanggal 31 Desember in the annual report as of December 31, 2025 and for
2025 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal the year then ended, but does not include the financial
tersebut, tetapi tidak termasuk laporan keuangan dan statements and our auditor’s report thereon. The
laporan auditor kami. Laporan tahunan diharapkan annual report is expected to be made available to us
akan tersedia bagi kami setelah tanggal laporan after the date of this auditor’s report.
auditor ini.
Opini kami atas laporan keuangan tidak mencakup Our opinion on the financial statements does not cover
informasi lain, dan oleh karena itu, kami tidak the other information, and accordingly, we will not
menyatakan bentuk keyakinan apapun atas informasi express any form of assurance conclusion thereon.
lain tersebut.
Sehubungan dengan audit kami atas laporan In connection with our audit of the financial
keuangan, tanggung jawab kami adalah untuk statements, our responsibility is to read the other
membaca informasi lain yang teridentifikasi di atas, jika information identified above when it becomes available
tersedia dan, dalam melaksanakannya, and, in doing so, consider whether the other
mempertimbangkan apakah informasi lain information is materially inconsistent with the financial
mengandung ketidakkonsistensian material dengan statements or our knowledge obtained in the audit, or
laporan keuangan atau pemahaman yang kami otherwise appears to be materially misstated.
peroleh selama audit, atau mengandung kesalahan
penyajian material.
Ketika kami membaca laporan tahunan, jika kami When we read the annual report, if we conclude that
menyimpulkan bahwa terdapat suatu kesalahan there is a material misstatement therein, we are
penyajian material di dalamnya, kami diharuskan untuk required to communicate the matter to those charged
mengomunikasikan hal tersebut kepada pihak yang with governance and take appropriate actions in
bertanggung jawab atas tata kelola dan mengambil accordance with Standards on Auditing established by
tindakan tepat berdasarkan Standar Audit yang the Indonesian Institute of Certified Public
ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia. Accountants.
Page 7
The original report included herein is in the Indonesian Language. Halaman 4 Page 4 Tanggung Jawab Manajemen dan Pihak yang Responsibilities of Management and Those Bertanggung Jawab atas Tata Kelola terhadap Charged with Governance for the Financial Laporan Keuangan Statements Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan Management is responsible for the preparation and fair penyajian wajar laporan keuangan tersebut sesuai presentation of the financial statements in accordance dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, with Indonesian Financial Accounting Standards, and dan atas pengendalian internal yang dianggap perlu for such internal control as management determines is oleh manajemen untuk memungkinkan penyusunan necessary to enable the preparation of financial laporan keuangan yang bebas dari kesalahan statements that are free from material misstatement, penyajian material, baik yang disebabkan oleh whether due to fraud or error. kecurangan maupun kesalahan. Dalam penyusunan laporan keuangan, manajemen In preparing the financial statements, management is bertanggung jawab untuk menilai kemampuan responsible for assessing the Company’s ability to Perusahaan dalam mempertahankan kelangsungan continue as a going concern, disclosing, as applicable, usahanya, mengungkapkan, sesuai dengan matters related to going concern and using the going kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan concern basis of accounting unless management kelangsungan usaha, dan menggunakan basis either intends to liquidate the Company or to cease akuntansi kelangsungan usaha, kecuali manajemen operations, or has no realistic alternative but to do so. memiliki intensi untuk melikuidasi Perusahaan atau menghentikan operasi, atau tidak memiliki alternatif yang realistis selain melaksanakannya. Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola Those charged with governance are responsible for bertanggung jawab untuk mengawasi proses overseeing the Company’s financial reporting process. pelaporan keuangan Perusahaan. Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Auditor’s Responsibilities for the Audit of the Laporan Keuangan Financial Statements Tujuan kami adalah untuk memperoleh keyakinan Our objectives are to obtain reasonable assurance memadai tentang apakah laporan keuangan secara about whether the financial statements as a whole are keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, free from material misstatement, whether due to fraud baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun or error, and to issue an auditor’s report that includes kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor our opinion. Reasonable assurance is a high level of yang mencakup opini kami. Keyakinan memadai assurance, but is not a guarantee that an audit merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun conducted in accordance with Standards on Auditing bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit yang will always detect a material misstatement when it dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan selalu exists. Misstatements can arise from fraud or error and mendeteksi kesalahan penyajian material ketika hal are considered material if, individually or in the tersebut ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan aggregate, they could reasonably be expected to oleh kecurangan maupun kesalahan dan dianggap influence the economic decisions of users taken on the material jika, baik secara individual maupun secara basis of these financial statements. agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan tersebut. Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar As part of an audit in accordance with Standards on Audit, kami menerapkan pertimbangan profesional dan Auditing, we exercise professional judgment and mempertahankan skeptisisme profesional selama maintain professional skepticism throughout the audit. audit. Kami juga: We also:
Page 8
The original report included herein is in the Indonesian Language.
Halaman 5 Page 5
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
Laporan Keuangan (lanjutan) Financial Statements (continued)
• Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan •• Identify and assess the risks of material
penyajian material dalam laporan keuangan, baik misstatement of the financial statements, whether
yang disebabkan oleh kecurangan maupun due to fraud or error, design and perform audit
kesalahan, merancang dan melaksanakan procedures responsive to those risks, and obtain
prosedur audit yang responsif terhadap risiko audit evidence that is sufficient and appropriate to
tersebut, serta memperoleh bukti audit yang provide a basis for our opinion. The risk of not
cukup dan tepat untuk menyediakan basis bagi detecting a material misstatement resulting from
opini kami. Risiko tidak terdeteksinya kesalahan fraud is higher than for one resulting from error, as
penyajian material yang disebabkan oleh fraud may involve collusion, forgery, intentional
kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan oleh omissions, misrepresentations, or the override of
kesalahan, karena kecurangan dapat melibatkan internal control.
kolusi, pemalsuan, penghilangan secara sengaja,
pernyataan salah, atau pengabaian pengendalian
internal.
• Memperoleh suatu pemahaman tentang •• Obtain an understanding of internal control
pengendalian internal yang relevan dengan audit relevant to the audit in order to design audit
untuk merancang prosedur audit yang tepat procedures that are appropriate in the
sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk circumstances, but not for the purpose of
tujuan menyatakan opini atas efektivitas expressing an opinion on the effectiveness of the
pengendalian internal Perusahaan. Company’s internal control.
• Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang •• Evaluate the appropriateness of accounting
digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi policies used and the reasonableness of
dan pengungkapan terkait yang dibuat oleh accounting estimates and related disclosures
manajemen. made by management.
• Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis •• Conclude on the appropriateness of
akuntansi kelangsungan usaha oleh manajemen management's use of the going concern basis of
dan, berdasarkan bukti audit yang diperoleh, accounting and, based on the audit evidence
apakah terdapat suatu ketidakpastian material obtained, whether a material uncertainty exists
yang terkait dengan peristiwa atau kondisi yang related to events or conditions that may cast
dapat menyebabkan keraguan signifikan atas significant doubt on the Company’s ability to
kemampuan Perusahaan untuk mempertahankan continue as a going concern. If we conclude that a
kelangsungan usahanya. Ketika kami material uncertainty exists, we are required to
menyimpulkan bahwa terdapat suatu draw attention in our auditor's report to the related
ketidakpastian material, kami diharuskan untuk disclosures in the financial statements or, if such
menarik perhatian dalam laporan auditor kami ke disclosures are inadequate, to modify our opinion.
pengungkapan terkait dalam laporan keuangan Our conclusions are based on the audit evidence
atau, jika pengungkapan tersebut tidak memadai, obtained up to the date of our auditor's report.
harus menentukan apakah perlu untuk However, future events or conditions may cause
memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami the Company to cease to continue as a going
didasarkan pada bukti audit yang diperoleh hingga concern.
tanggal laporan auditor kami. Namun, peristiwa
atau kondisi masa depan dapat menyebabkan
Perusahaan tidak dapat mempertahankan
kelangsungan usaha.
• Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan •• Evaluate the overall presentation, structure and
keuangan secara keseluruhan, termasuk content of the financial statements, including the
pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan disclosures, and whether the financial statements
mencerminkan transaksi dan peristiwa yang represent the underlying transactions and events
mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai in a manner that achieves fair presentation.
penyajian wajar.
Page 9
The original report included herein is in the Indonesian Language.
Halaman 6 Page 6
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
Laporan Keuangan (lanjutan) Financial Statements (continued)
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang We communicate with those charged with governance
bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara regarding, among other matters, the planned scope
lain, ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas and timing of the audit and significant audit findings,
audit, serta temuan audit signifikan, termasuk setiap including any significant deficiencies in internal control
defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang that we identify during our audit.
teridentifikasi oleh kami selama audit.
Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada We also provide those charged with governance with a
pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bahwa statement that we have complied with relevant ethical
kami telah mematuhi ketentuan etika yang relevan requirements regarding independence, and to
mengenai independensi, dan mengomunikasikan communicate with them all relationships and other
seluruh hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap matters that may reasonably be thought to bear on our
secara wajar berpengaruh terhadap independensi independence, and where applicable, related
kami, dan, jika relevan, pengamanan terkait. safeguards.
Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang From the matters communicated with those charged
bertanggung jawab atas tata kelola, kami menentukan with governance, we determine those matters that
hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas were of most significance in the audit of the financial
laporan keuangan periode kini dan oleh karenanya statements of the current period and are therefore the
menjadi hal audit utama. Kami menguraikan hal audit key audit matters. We describe these matters in our
utama dalam laporan auditor kami, kecuali peraturan auditor’s report unless law or regulation precludes
perundang-undangan melarang pengungkapan publik public disclosure about the matter or when, in
tentang hal tersebut atau ketika, dalam kondisi yang extremely rare circumstances, we determine that a
sangat jarang terjadi, kami menentukan bahwa suatu matter should not be communicated in our report
hal tidak boleh dikomunikasikan dalam laporan kami because the adverse consequences of doing so would
karena konsekuensi merugikan dari reasonably be expected to outweigh the public interest
mengomunikasikan hal tersebut akan diekspektasikan benefits of such communication.
secara wajar melebihi manfaat kepentingan publik atas
komunikasi tersebut.
Kantor Akuntan Publik/Registered Public Accountants
TERAMIHARDJA, PRADHONO & CHANDRA
Novida Winata, CPA
Izin Akuntan Publik/Public Accountant License No. AP.1114
5 Maret 2026 March 5, 2026
Page 10
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2025 AS OF DECEMBER 31, 2025
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
Catatan/
Notes 2025 2024
ASET ASSETS
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Kas dan setara kas 5 96.616.155.968 3.619.394.850 Cash and cash equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Pihak berelasi - bersih 6,27 15.909.312.586 30.368.670.192 Related parties - net
Pihak ketiga - bersih 6 48.693.087.994 13.668.540.774 Third parties - net
Piutang lain-lain 462.713.539 718.409.874 Other receivables
Persediaan - bersih 7 266.051.555.157 349.426.139.376 Inventories - net
Biaya dibayar di muka dan Prepayments
uang muka 8 14.273.517.917 18.910.539.596 and advances
Pajak dibayar di muka 15 23.754.907.061 22.875.912.562 Prepaid taxes
Jumlah Aset Lancar 465.761.250.222 439.587.607.224 Total Current Assets
ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS
Advances for purchase
Uang muka pembelian aset tetap of fixed assets
Pihak berelasi 9,27,28 - 32.344.200.000 Related party
Pihak ketiga 9,28 4.633.825.221 18.882.652.900 Third parties
Aset tetap - bersih 10,28 1.215.003.672.399 1.242.008.585.894 Fixed assets - net
Aset hak-guna - bersih 11,27 1.063.108.507 321.625.086 Right-of-use assets - net
Aset pajak tangguhan - bersih 15 16.938.004.360 16.476.541.264 Deferred tax assets - net
Aset takberwujud 12 2.551.285.687 3.783.422.814 Intangible assets
Jumlah Aset Tidak Lancar 1.240.189.896.174 1.313.817.027.958 Total Non-Current Assets
JUMLAH ASET 1.705.951.146.396 1.753.404.635.182 TOTAL ASSETS
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. The accompanying notes form an integral part of these financial statements.
1
Page 11
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
31 DESEMBER 2025 AS OF DECEMBER 31, 2025
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
Catatan/
Notes 2025 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES
Utang bank jangka pendek 13 - 14.574.309.172 Short-term bank loans
Utang usaha Trade payables
Pihak berelasi 14,27 267.167.625 630.645.574 Related parties
Pihak ketiga 14 33.817.885.094 50.001.959.824 Third parties
Utang lain-lain 16 654.087.235 900.262.866 Other payables
Utang pajak 15 7.673.185.397 18.205.769.423 Taxes payable
Biaya masih harus dibayar 17 16.390.137.225 5.518.305.592 Accrued expenses
Uang muka dari pelanggan 22 1.060.438.826 9.456.571.249 Advances from customers
Liabilitas jangka panjang yang
jatuh tempo dalam waktu Current maturities
satu tahun of long-term liabilities
Utang bank 13 92.209.936.843 92.126.649.194 Bank loans
Liabilitas sewa 11,27 279.661.701 235.588.118 Lease liabilities
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 152.352.499.946 191.650.061.012 Total Current Liabilities
LIABILITAS JANGKA PANJANG NON-CURRENT LIABILITIES
Liabilitas jangka panjang - setelah
dikurangi bagian yang jatuh Long-term liabilities - net of
tempo dalam waktu satu tahun current maturities
Utang bank 13 146.187.354.912 238.397.067.680 Bank loans
Liabilitas sewa 11,27 786.087.825 107.320.501 Lease liabilities
Liabilitas imbalan kerja Employee
karyawan 18 21.666.771.652 17.308.523.386 benefits liabilities
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 168.640.214.389 255.812.911.567 Total Non-Current Liabilities
JUMLAH LIABILITAS 320.992.714.335 447.462.972.579 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Modal saham - nilai nominal Share Capital -
Rp 100 per saham Rp 100 par value per share
Modal dasar - 20.000.000.000 Authorized - 20,000,000,000
saham shares
Modal ditempatkan dan disetor Issued and fully paid -
penuh - 9.412.000.000 saham 19 941.200.000.000 941.200.000.000 9,412,000,000 shares
Tambahan modal disetor - bersih 21 2.898.071.300 2.898.071.300 Additional paid-in capital - net
Penghasilan komprehensif lain 1.786.631.876 2.688.365.934 Other comprehensive income
Saldo laba Retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya 20 6.000.000.000 5.000.000.000 Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 433.073.728.885 354.155.225.369 Unappropriated
JUMLAH EKUITAS 1.384.958.432.061 1.305.941.662.603 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN TOTAL LIABILITIES AND
EKUITAS 1.705.951.146.396 1.753.404.635.182 EQUITY
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. The accompanying notes form an integral part of these financial statements.
2
Page 12
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND
KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
Catatan/
Notes 2025 2024
PENJUALAN BERSIH 22,27 1.282.905.047.095 1.243.651.017.803 NET SALES
BEBAN POKOK PENJUALAN 23,27 (880.792.251.070 ) (821.302.614.789) COST OF GOODS SOLD
LABA BRUTO 402.112.796.025 422.348.403.014 GROSS PROFIT
Beban penjualan 24 (114.430.602.123 ) (135.663.676.434) Selling expenses
General and administrative
Beban umum dan administrasi 25,27 (32.235.771.366 ) (28.705.177.035 ) expenses
Beban keuangan (23.480.913.426 ) (33.513.930.585) Finance costs
Foreign exchange
Keuntungan selisih kurs - bersih 1.488.295.649 4.513.405.116 gains - net
Pendapatan bunga 2.864.677.209 59.237.372 Interest income
Lain-lain - bersih 26 (1.409.042.840 ) 783.355.676 Others - net
LABA SEBELUM BEBAN PROFIT BEFORE
PAJAK PENGHASILAN 234.909.439.128 229.821.617.124 INCOME TAX EXPENSE
BEBAN PAJAK PENGHASILAN 15 INCOME TAX EXPENSE
Kini (51.666.063.461 ) (51.499.454.380) Current
Tangguhan 207.127.849 703.071.038 Deferred
Beban Pajak Penghasilan (51.458.935.612 ) (50.796.383.342) Income Tax Expense
LABA TAHUN BERJALAN 183.450.503.516 179.025.233.782 INCOME FOR THE YEAR
PENGHASILAN (RUGI) OTHER COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF LAIN INCOME (LOSS)
Pos yang tidak akan Item that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi subsequently to profit or loss
Keuntungan (rugi) aktuarial Actuarial gain (loss) on
atas imbalan kerja karyawan 18 (1.156.069.305 ) 153.916.503 employee benefits liabilities
Pajak penghasilan terkait 15 254.335.247 (33.861.631) Related income tax
Penghasilan (rugi) komprehensif Other comprehensive income
lain - setelah pajak (901.734.058 ) 120.054.872 (loss) - net of tax
JUMLAH PENGHASILAN
KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN 182.548.769.458 179.145.288.654 INCOME FOR THE YEAR
Laba per saham dasar 30 19 19 Basic earnings per share
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. The accompanying notes form an integral part of these financial statements.
3
Page 13
The original financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
Saldo Laba/
Penghasilan (Rugi) Retained Earnings
Tambahan Modal Komprehensif
Disetor - Bersih/ Lain/Other Telah Ditentukan Belum Ditentukan
Catatan/ Modal Saham/ Additional Paid-in Comprehensive Penggunaannya/ Penggunaannya/ Jumlah Ekuitas/
Notes Share Capital Capital - Net Income (Loss) Appropriated Unappropriated Total Equity
Saldo 1 Januari 2024 941.200.000.000 2.898.071.300 2.568.311.062 4.000.000.000 270.249.991.587 1.220.916.373.949 Balance as of January 1, 2024
Dana cadangan umum 20 - - - 1.000.000.000 (1.000.000.000 ) - General reserve fund
Dividen final 20 - - - - (47.060.000.000 ) (47.060.000.000 ) Final dividend
Dividen interim 20 - - - - (47.060.000.000 ) (47.060.000.000 ) Interim dividend
Laba tahun berjalan - - - - 179.025.233.782 179.025.233.782 Income for the year
Penghasilan komprehensif lain - Other comprehensive income
setelah pajak - - 120.054.872 - - 120.054.872 - net of tax
Saldo 31 Desember 2024 941.200.000.000 2.898.071.300 2.688.365.934 5.000.000.000 354.155.225.369 1.305.941.662.603 Balance as of December 31, 2024
Dana cadangan umum 20 - - - 1.000.000.000 (1.000.000.000 ) - General reserve fund
Dividen final 20 - - - - (47.060.000.000 ) (47.060.000.000 ) Final dividend
Dividen interim 20 - - - - (56.472.000.000 ) (56.472.000.000 ) Interim dividend
Laba tahun berjalan - - - - 183.450.503.516 183.450.503.516 Income for the year
Rugi komprehensif lain - Other comprehensive loss
setelah pajak - - (901.734.058 ) - - (901.734.058 ) - net of tax
Saldo 31 Desember 2025 941.200.000.000 2.898.071.300 1.786.631.876 6.000.000.000 433.073.728.885 1.384.958.432.061 Balance as of December 31, 2025
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. The accompanying notes form an integral part of these financial statements.
4
Page 14
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
LAPORAN ARUS KAS STATEMENT OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
Catatan/
Notes 2025 2024
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari pelanggan 1.253.943.725.058 1.340.798.297.467 Cash receipts from customers
Pembayaran kepada pemasok (555.255.554.257 ) (611.173.820.361) Payments to suppliers
Pembayaran kepada karyawan (110.562.899.015 ) (102.189.429.001) Payments to employees
Pembayaran beban usaha (107.366.643.470 ) (151.727.649.250 ) Payments for operational expenses
Pembayaran untuk beban keuangan (22.994.578.159 ) (33.101.546.498 ) Payments for finance costs
Pembayaran pajak penghasilan Payments for income tax
dan pajak pertambahan nilai - bersih (63.077.641.987 ) (52.611.476.369) and value-added tax - net
Arus kas bersih diperoleh dari Net cash flows provided by
aktivitas operasi 394.686.408.170 389.994.375.988 operating activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Perolehan aset tetap 10,34 (86.385.868.481 ) (38.632.993.498 ) Acquisition of fixed assets
Advance payments for
Uang muka pembelian aset tetap (4.633.825.221 ) (32.266.446.900) purchase of fixed assets
Penerimaan dari penjualan Proceeds from sale
aset tetap 10 5.405.405 392.792.795 of fixed assets
Perolehan aset takberwujud 12 - (4.892.448.496 ) Acquisition of intangible assets
Arus kas bersih digunakan Net cash flows used in
untuk aktivitas investasi (91.014.288.297 ) (75.399.096.099 ) investing activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Pembayaran dividen tunai 20 (103.532.000.000 ) (94.120.000.000 ) Payments of cash dividends
Pembayaran utang bank Repayments of
jangka panjang (92.411.000.000 ) (92.411.000.000 ) long-term bank loans
Pembayaran utang Repayments of
bank jangka pendek (16.030.325.383 ) (248.573.507.192 ) short-term bank loans
Penerimaan atas Proceeds from
utang bank jangka pendek 1.456.016.211 124.187.764.071 short-term bank loans
Pembayaran porsi pokok Payments of principal portion
liabilitas sewa 11 (235.588.118 ) (1.563.938.487 ) of lease liabilities
Arus kas bersih digunakan Net cash flows used in
untuk aktivitas pendanaan (210.752.897.290 ) (312.480.681.608) financing activities
KENAIKAN NET INCREASE CASH
BERSIH KAS DAN SETARA KAS 92.919.222.583 2.114.598.281 AND CASH EQUIVALENTS
DAMPAK PERUBAHAN EFFECT OF EXCHANGE
SELISIH KURS ATAS RATES CHANGES CASH
KAS DAN SETARA KAS 77.538.535 33.692.210 AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
PADA AWAL TAHUN 3.619.394.850 1.471.104.359 AT BEGINNING OF YEAR
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
PADA AKHIR TAHUN 5 96.616.155.968 3.619.394.850 AT END OF YEAR
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. The accompanying notes form an integral part of these financial statements.
5
Page 15
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
1. UMUM 1. GENERAL 1.
a. Pendirian Perusahaan dan Informasi Umum a. The Company’s Establishment and General
Information
PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk
(“Perusahaan”) didirikan di Indonesia pada (“the Company”) was established in Indonesia on
tanggal 24 September 2007 berdasarkan Akta September 24, 2007 based on the Notarial Deed
Notaris No. 94 dari Johny Dwikora Aron, S.H. No. 94 of Johny Dwikora Aron, S.H. The Deed of
Akta Pendirian tersebut telah disahkan oleh Establishment was approved by the Minister
Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia of Justice and Human Rights of the Republic
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan of Indonesia through its Decision Letter
No. C-05183 HT.01.01.TH.2007 tanggal No. C-05183 HT.01.01.TH.2007 dated
3 Desember 2007. December 3, 2007.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami The Company's Articles of Association were
beberapa kali perubahan, terakhir dengan akta amended several times, most recently with a
Notaris Winny Marcella, S.H. M.Kn., No. 5 deed from Notary Winny Marcella, S.H. M.Kn.,
tanggal 26 Juni 2024, antara lain, sehubungan No. 5 dated June 26, 2024, among other things,
dengan persetujuan perubahan Direksi dan in connection with changes to the Company's
Dewan Komisaris, persetujuan atas perubahan Articles of Association regarding approval of
jenis Perusahaan semula Penanaman Modal changes to the Board of Directors and Board of
Asing (PMA) menjadi Penanaman Modal Dalam Commissioners, approval of changes to the type
Negeri (PMDN), dan persetujuan perubahan of Company from Foreign Investment (“PMA”) to
Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan tentang Domestic Investment (“PMDN”), and approval of
maksud dan tujuan serta kegiatan usaha changes to Article 3 of the Company's Articles of
Perusahaan, dengan menambahkan bidang Association regarding the aims and objectives
usaha Perusahaan yaitu Kepelabuhan Sungai and business activities of the Company, by
dan Danau (KBLI 5222). Akta perubahan tersebut adding the Company's business sector, namely
telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak River and Lake Port Service Activities (KBLI
Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat 5222). The deed of amendment was approved by
Keputusan No. AHU - 0038723.AH.01.02. Tahun the Minister of Law and Human Rights of the
2024 tanggal 28 Juni 2024. Republic of Indonesia with Decree No.
AHU - 0038723.AH.01.02. Tahun 2024
dated June 28, 2024.
Sesuai Anggaran Dasar Perusahaan, ruang Based on the Company's Articles of Association,
lingkup kegiatan Perusahaan terutama adalah the Company’s scope of activities mainly
bergerak dalam industri Medium Density engaged in Medium Density Fibreboard (MDF)
Fibreboard (MDF) dan produk kayu olahan industry and other wood working. The Company
lainnya. Perusahaan berdomisili di Jakarta dan is domiciled in Jakarta, located at Wisma ADR,
berlokasi di Wisma ADR, Jalan Pluit Raya No. 1, Jalan Pluit Raya No. 1, North Jakarta, while the
Jakarta Utara, sedangkan pabrik berlokasi di production plant is located in South Sumatera.
Sumatera Selatan. Perusahaan memulai kegiatan The Company started its commercial operations
operasi komersialnya sejak bulan Oktober 2012. in October 2012.
Entitas induk langsung dan entitas induk utama The Company’s immediate parent company and
Perusahaan adalah PT Adrindo Intiperkasa, yang its ultimate parent company is PT Adrindo
didirikan dan berdomisili di Indonesia. Intiperkasa, incorporated and domiciled in
Indonesia.
b. Penawaran Umum Saham b. Public Offering of Shares
Pada tanggal 2 Desember 2019, Perusahaan On December 2, 2019, the Company had
memperoleh pernyataan efektif dari Dewan obtained an effective statement from the Board of
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Commissioners of the Financial Services
dengan Surat No. S-186/D.04/2019 untuk Authority (OJK) No. S-186/D.04/2019 to conduct
melakukan penawaran umum saham kepada an initial public offering of 1,412,000,000 shares
masyarakat sebanyak 1.412.000.000 saham with par value Rp 100 per share at an offering
dengan nilai nominal Rp 100 per saham dengan price of Rp 105 per share.
harga penawaran Rp 105 per saham.
Pada tanggal 10 Desember 2019, seluruh saham On December 10, 2019, all of the Company’s
Perusahaan telah tercatat pada Bursa Efek shares are listed in the Indonesia Stock
Indonesia. Exchange.
6
Page 16
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
1. U M U M (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
1.
c. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan c. Boards of Commissioners, Directors, Audit
Karyawan Committee and Employees
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi The composition of the Boards of Commissioners
Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2025 and Directors of the Company as of
dan 2024 adalah sebagai berikut: December 31, 2025 and 2024 are as follows:
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama : Surja Hartono : President Commissioner
Komisaris : Kensuke Shuto : Commissioner
Komisaris Independen : Vera : Independent Commissioner
Direksi Board of Directors
Direktur Utama : Heffy Hartono : President Director
Direktur : Ang Andri Pribadi : Director
Direktur : Setiawan Tjutju : Director
Direktur : Hideaki Okubo : Director
Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan The Company's Boards of Commissioners and
merupakan personil manajemen kunci. Directors are key management personnel.
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris - Based on the Decree of the Board of
No. 001/SK-DEKOM/IFI/LGL/V/2025 tanggal Commissioners No. 001/SK-DEKOM/IFI/
16 Mei 2025 dan berdasarkan Keputusan LGL/V/2025 dated May 16, 2025 and based on
Sirkuler Pengganti Rapat Dewan Komisaris the Circular Resolutions in Lieu of a Meeting of
tanggal 11 Juni 2024, susunan Anggota Komite the Board of Commissioners dated June 11,
Audit Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2024, the composition of the Company's Audit
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: Committee Members as of December 31, 2025
and 2024 are as follows:
2025 2024
Ketua : Vera Vera Chairman
Anggota : Wardiman Wijaya Maryana Widjaja Member
Anggota : Tsun Tien Wen Lie Tsun Tien Wen Lie Member
Pembentukan komite audit Perusahaan telah The establishment of the Company's Audit
dilakukan sesuai dengan Peraturan OJK Committee has been carried out in accordance
No. 55/POJK.04/2015. with OJK Regulation No. 55/POJK.04/2015.
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi - Based on Directors Decree
No. 001/IFI-LGL/IV/2022 tanggal 4 April 2022, No. 001/IFI-LGL/IV/2022 dated April 4, 2022, the
Sekretaris Perusahaan pada tanggal Company Secretary as of December 31, 2025
31 Desember 2025 dan 2024 adalah Evan and 2024 is Evan Kristian.
Kristian.
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Based on Directors Decree
No. 002/IFI-LGL/IV/2022 tanggal 4 April 2022, No. 002/IFI-LGL/IV/2022 dated April 4, 2022, the
susunan anggota satuan pengawas internal composition of the Company's Internal Audit Unit
Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2025 as of December 31, 2025 and 2024 are as
dan 2024 adalah sebagai berikut: follows:
Ketua : Billy Dwi Putra : Chairman
Anggota : Marco Caspar Ligawirady : Member
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the
jumlah karyawan tetap Perusahaan, masing- Company has a total of 687 and 660 permanent
masing sejumlah 687 orang dan 660 orang (tidak employees, respectively (unaudited).
diaudit).
7
Page 17
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
1. U M U M (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
1.
d. Penyelesaian Laporan Keuangan d. Completion of the Financial Statements
Laporan keuangan telah diselesaikan dan The financial statements were completed and
diotorisasi untuk terbit oleh Direksi Perusahaan authorized for issuance by the Company’s Board
pada tanggal 5 Maret 2026. of Directors on March 5, 2026.
2. PENERAPAN STANDAR BARU DAN REVISI 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STANDARDS
a. Amendemen/Penyesuaian Standar yang a. Amendments/Improvements to Standards
Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan Effective in the Current Year
Dalam tahun berjalan, Perusahaan telah In the current year, the Company has applied
menerapkan sejumlah amendemen/penyesuaian amendments/improvements to PSAK that are
PSAK yang relevan dengan operasinya dan relevant to its operations and effective for
efektif untuk periode akuntansi yang dimulai pada accounting period beginning on or after
atau setelah 1 Januari 2025. Penerapan atas January 1, 2025. The adoption of these revised
PSAK revisi tidak mengakibatkan perubahan atas PSAKs does not result in changes to the
kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak Company’s accounting policies and has no
memiliki dampak material terhadap jumlah yang material effect on the amounts reported for the
dilaporkan pada tahun berjalan atau tahun-tahun current or prior years.
sebelumnya.
- PSAK 221 (Amendemen), “Pengaruh - PSAK 221 (Amendment), “The Effects of
Perubahan Kurs Valuta Asing”: Kekurangan Changes in Foreign Exchange Rates”: Lack
Ketertukaran” of Exchangeability
Amendemen ini mensyaratkan entitas untuk This amendment requires an entity to apply a
menerapkan pendekatan yang konsisten consistent approach to assessing whether a
dalam menilai apakah suatu mata uang dapat currency is exchangeable into another
ditukar dengan mata uang lain dan, jika tidak, currency and, when it is not, to determining
dalam menentukan nilai tukar yang akan the exchange rate to use and the disclosures
digunakan dan pengungkapan yang harus to provide.
diberikan.
b. Standar dan Amendemen/Penyesuaian b. Standards and Amendments/Improvements to
Standar Telah Diterbitkan Tapi Belum Standards Issued not yet Adopted.
Diterapkan
Pada tanggal persetujuan laporan keuangan, At the date of authorization of these financial
standar dan amendemen-amendemen atas statements, the following standards and
PSAK yang relevan bagi Perusahaan, yang telah amendments to PSAK relevant to the Company
diterbitkan namun belum berlaku efektif, dengan were issued but not yet effective, with early
penerapan dini diijinkan, adalah sebagai berikut: application permitted:
8
Page 18
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
2. PENERAPAN STANDAR BARU DAN REVISI 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STANDARDS
(lanjutan) (continued)
b. Standar dan Amendemen/Penyesuaian b. Standards and Amendments/Improvements to
Standar Telah Diterbitkan Tapi Belum Standards Issued not yet Adopted (continued)
Diterapkan (lanjutan)
Efektif untuk periode yang dimulai pada atau Effective for periods beginning on or after
setelah tanggal 1 Januari 2026 January 1, 2026
- Amendemen PSAK 109, “Instrumen - Amendments to PSAK 109, “Financial
Keuangan” dan PSAK 107, “Instrumen Instruments” and PSAK 107,” Financial
Keuangan: Pengungkapan”: Klasifikasi dan Instruments: Disclosure”: Classification and
Pengukuran Instrumen Keuangan Measurement of Financial Instrument
Amendemen tersebut mengklarifikasi The amendments clarify the requirements
persyaratan yang terkait dengan tanggal related to the date of recognition and
penghentian pengakuan aset keuangan dan derecognition of financial assets and financial
liabilitas keuangan, dengan pengecualian liabilities, with an exception for derecognition
untuk penghentian pengakuan liabilitas of financial liabilities settled via an electronic
keuangan yang diselesaikan melalui transfer transfer; the requirements for assessing
elektronik; persyaratan untuk menilai contractual cash flow characteristics of
karakteristik arus kas kontraktual dari aset financial assets, with additional guidance on
keuangan, dengan panduan tambahan assessment of contingent features; and the
tentang penilaian fitur kontinjensi; dan characteristics of non-recourse loans and
karakteristik pinjaman non-recourse dan contractually linked instruments. The
instrumen yang terkait secara kontraktual. amendments also introduce additional
Amendemen tersebut juga memperkenalkan disclosure requirements for equity
persyaratan pengungkapan tambahan untuk instruments at fair value through other
instrumen ekuitas yang diukur pada nilai comprehensive income and for financial
wajar melalui penghasilan komprehensif lain instruments with contingent features.
dan untuk instrumen keuangan dengan fitur
kontinjensi.
- Penyesuaian Tahunan 2024 terhadap - 2024 Annual Improvements to PSAK 107,
PSAK 107, “Instrumen Keuangan: “Financial Instruments: Disclosures”,
Pengungkapan”, PSAK 109, “Instrumen PSAK 109, “Financial Instruments”,
Keuangan”, PSAK 110, “Laporan Keuangan PSAK 110, “Consolidated Financial
Konsolidasian” dan PSAK 207, “Laporan Arus Statements” and PSAK 207, “Statement of
Kas” Cash Flows”
Penyesuaian tahunan ini terbatas pada These annual improvements are limited to
amendemen yang mengklarifikasi susunan amendments that either clarify the wording or
kata (wording) atau pembetulan minor atas correct relatively minor unintended
konsekuensi yang tidak diintensikan, consequences, oversights or conflicts
kekeliruan, atau persyaratan yang between requirements in the standards.
bertentangan dalam standar.
9
Page 19
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
2. PENERAPAN STANDAR BARU DAN REVISI 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STANDARDS
(lanjutan) (continued)
b. Standar dan Amendemen/Penyesuaian b. Standards and Amendments/Improvements to
Standar Telah Diterbitkan Tapi Belum Standards Issued not yet Adopted (continued)
Diterapkan (lanjutan)
Efektif untuk periode yang dimulai pada atau Effective for periods beginning on or after
setelah tanggal 1 Januari 2027 January 1, 2027
• PSAK 118, “Penyajian dan Pengungkapan • PSAK 118, “Presentation and Disclosure in
dalam Laporan Keuangan” Financial Statements”
PSAK 118 menggantikan PSAK 201, PSAK 118 supersedes PSAK 201, retaining
mempertahankan banyak prinsip yang ada many existing principles but significantly
tetapi secara signifikan mengubah cara changing how entities report “operating profit
entitas melaporkan “laba atau rugi or loss.” It establishes a defined structure for
operasional.” PSAK ini menetapkan struktur the statement of profit or loss, categorising
yang jelas untuk laporan laba rugi dengan items into operating, investing, financing,
mengelompokkan pos-pos ke dalam kategori income taxes and discontinued operations.
operasi, investasi, pembiayaan, pajak The standard mandates specific disclosures,
penghasilan, dan operasi yang dihentikan. including management-defined performance
Standar ini mewajibkan pengungkapan measures (MPMs), allowing investors to
tertentu, termasuk ukuran kinerja tetapan understand management's view of the
manajemen (UKTM), yang memungkinkan company's financial performance and how
investor memahami bagaimana pandangan these measures compare to those defined in
manajemen atas kinerja keuangan PSAK 118.
perusahaan dan bagaimana ukuran tersebut
dibandingkan dengan ukuran yang
didefinisikan dalam PSAK 118.
Meskipun PSAK 118 tidak memengaruhi Even though PSAK 118 will not impact the
pengakuan atau pengukuran pos-pos dalam recognition or measurement of items in the
laporan keuangan, dampaknya terhadap financial statements, its impacts on
penyajian dan pengungkapan diperkirakan presentation and disclosure are expected to
akan sangat luas, terutama yang berkaitan be pervasive, in particular those related to the
dengan laporan kinerja keuangan dan statement of financial performance and
penyediaan UKTM dalam laporan keuangan. providing MPM within the financial statements.
Sampai dengan tanggal penerbitan laporan As at the issuance date of the financial
keuangan, dampak dari penerapan standar dan statements, the effects of adopting these standard
amendemen tersebut terhadap laporan keuangan and amendments on the financial statements are
tidak dapat diketahui atau diestimasi oleh not known nor reasonably estimable by
manajemen. management.
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan a. Basis of Preparation of Financial Statements
Laporan keuangan Perusahaan disusun The financial statements of the Company have
berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan been prepared in accordance with Indonesian
Indonesia dan Peraturan-Peraturan serta Financial Accounting Standards and the
Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Regulations and Guidelines on Financial
Keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Statement Presentation and Disclosures issued
Keuangan (“OJK”). by the Financial Services Authority (Otoritas Jasa
Keuangan or “OJK”).
10
Page 20
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan a. Basis of Preparation of Financial Statements
(lanjutan) (continued)
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam The accounting policies adopted in the
penyusunan laporan keuangan adalah selaras preparation of the financial statements are
dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan consistent with those made in the preparation of
dalam penyusunan laporan keuangan yang the financial statements for the year ended
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, kecuali December 31, 2024, except for the adoption of
bagi penerapan beberapa SAK yang telah several amended SAKs. As disclosed in Note 2,
direvisi. Seperti diungkapkan dalam Catatan 2, several amended and published accounting
beberapa standar akuntansi yang telah direvisi standards were adopted effective January 1,
dan diterbitkan, diterapkan efektif tanggal 2025.
1 Januari 2025.
Perusahaan telah menyusun laporan keuangan The Company has prepared the financial
dengan dasar bahwa Perusahaan akan terus statements on the basis that it will continue to
mempertahankan kelangsungan usaha. operate as a going concern.
Laporan keuangan, kecuali untuk laporan arus The financial statements, except for the
kas, disusun berdasarkan dasar akrual dengan statement of cash flows, have been prepared on
menggunakan konsep harga perolehan. the accrual basis using the historical cost basis of
accounting.
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan The statements of cash flows have been
metode langsung dengan mengelompokkan arus prepared using direct method which classify cash
kas dalam aktivitas operasi, investasi dan flows into operating, investing and financing
pendanaan. activities.
b. Klasifikasi Lancar/Jangka Pendek dan b. Current and Non-Current Classification
Tidak Lancar/Jangka Panjang
Perusahaan menyajikan aset dan liabilitas dalam The Company presents assets and liabilities in
laporan posisi keuangan berdasarkan klasifikasi the statement of financial position based on
lancar/jangka pendek atau tidak lancar/jangka current/non-current classification.
panjang.
Suatu aset disajikan lancar bila: An asset is current when it is:
i) diperkirakan akan direalisasi atau i) expected to be realized or intended to be
diintensikan untuk dijual atau digunakan sold or consumed in the normal operating
dalam siklus operasi normal, cycle,
ii) untuk diperdagangkan, ii) held primarily for the purpose of trading,
iii) diperkirakan akan direalisasi dalam 12 bulan iii) expected to be realized within 12 months
setelah tanggal pelaporan, atau kas atau after the reporting period, or cash or cash
setara kas kecuali yang dibatasi equivalent unless restricted from being
penggunaannya atau akan digunakan untuk exchanged or used to settle a liability for at
melunasi suatu liabilitas dalam paling lambat least 12 months after the reporting period.
12 bulan setelah periode pelaporan.
Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak All other assets are classified as non-current.
lancar.
11
Page 21
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
b. Klasifikasi Lancar/Jangka Pendek dan b. Current and Non-Current Classification
Tidak Lancar/Jangka Panjang (lanjutan) (continued)
Suatu liabilitas disajikan sebagai jangka pendek A liability is current when it is:
bila:
i) diperkirakan akan dilunasi dalam siklus i) expected to be settled in the normal operating
operasi normal, cycle,
ii) untuk diperdagangkan, ii) held primarily for the purpose of trading,
iii) telah jatuh tempo dan akan dilunasi dalam iii) due to be settled within 12 months after the
12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau reporting period, or
iv) tidak ada hak tanpa syarat untuk iv) there is no unconditional right to defer the
menangguhkan pelunasannya selama paling settlement of the liability for at least
tidak 12 bulan setelah periode pelaporan. 12 months after the reporting period.
Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai All other liabilities are classified as non-current.
jangka panjang.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan Deferred tax assets and liabilities are classified as
diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar dan non-current assets and non-current liabilities.
liabilitas jangka panjang.
c. Transaksi dan Saldo Dalam Mata Uang Asing c. Foreign Currency Transactions and Balances
Mata uang penyajian yang digunakan pada The presentation currency used in the financial
laporan keuangan adalah Rupiah yang juga statements is Indonesian Rupiah, which is also
merupakan mata uang fungsional Perusahaan. the Company’s functional currency.
Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam Transactions involving foreign currencies are
Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada saat recorded in Indonesian Rupiah at the rates of
transaksi dilakukan. Pada setiap akhir periode exchange prevailing at the time the transactions
pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam are made. At the end of each of the reporting
mata uang asing dijabarkan sesuai dengan rata- period, monetary assets and liabilities
rata kurs jual dan beli yang diterbitkan oleh Bank denominated in foreign currencies are adjusted
Indonesia pada tanggal transaksi perbankan to reflect the average of the selling and buying
terakhir untuk periode yang bersangkutan, dan rates of exchange prevailing at the last banking
keuntungan atau kerugian kurs yang timbul, transaction date of the period, as published by
dikreditkan atau dibebankan pada operasi Bank Indonesia, and any resulting gains or
periode yang bersangkutan. losses are credited or charged to operations of
the current period.
Kurs yang digunakan untuk menjabarkan ke The exchange rates used for translation into
mata uang Rupiah, mata uang penyajian Rupiah, the Company’s presentation currency,
Perusahaan, pada tanggal 31 Desember 2025 as at December 31, 2025 and 2024 are as
dan 2024, adalah sebagai berikut: follows:
2025 2024
Euro (EUR) 19.753 16.851 Euro (EUR)
Franc Swiss (CHF) 21.274 17.921 Swiss Franc (CHF)
Dolar Amerika Serikat (USD) 16.782 16.162 United States Dollar (USD)
Dolar Singapura (SGD) 13.069 11.919 Singapore Dollar (SGD)
Yuan Tiongkok (CNY) 2.401 2.214 Chinese Yuan (CNY)
Yen Jepang (JPY) 108 102 Japanese Yen (JPY)
12
Page 22
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
d. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi d. Transactions with Related Parties
Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas A related party is a person or entity that is related
yang terkait dengan Perusahaan: to the Company:
a. Orang atau anggota keluarga dekatnya yang a. A person or a close member of that person's
mempunyai relasi dengan Perusahaan jika family is related to the Company if that
orang tersebut: person:
i) memiliki pengendalian atau i) has control or joint control over the
pengendalian bersama atas Company;
Perusahaan;
ii) memiliki pengaruh signifikan atas ii) has significant influence over the
Perusahaan; atau Company; or
iii) personil manajemen kunci Perusahaan iii) is a member of the key management
atau entitas induk Perusahaan. personnel of the Company or of a parent
of the Company.
b. Suatu entitas berelasi dengan Perusahaan b. An entity is related to the Company if any of the
jika memenuhi salah satu hal berikut: following conditions applies:
i) entitas dan Perusahaan adalah anggota i) the entity and the Company are members
dari grup yang sama (artinya entitas of the same group (which means that each
induk, entitas anak, dan entitas anak parent, subsidiary and fellow subsidiary is
berikutnya saling berelasi dengan entitas related to the others).
lainnya).
ii) satu entitas adalah entitas asosiasi atau ii) one entity is an associate or joint venture
ventura bersama dari entitas lain (atau of the other entity (or an associate or joint
entitas asosiasi atau ventura bersama venture of a member of a group of which
yang merupakan anggota suatu grup, the other entity is a member).
yang mana entitas lain tersebut adalah
anggotanya).
iii) kedua entitas tersebut adalah ventura iii) both entities are joint ventures of the same
bersama dari pihak ketiga yang sama. third party.
iv) satu entitas adalah ventura bersama dari iv) one entity is a joint venture of a third entity
entitas ketiga dan entitas yang lain adalah and the other entity is an associate of the
entitas asosiasi dari entitas ketiga. third entity.
v) entitas tersebut adalah suatu program v) the entity is a post-employment defined
imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja benefit plan for the benefit of employees of
dari Perusahaan atau entitas yang terkait either the Company or an entity related to
dengan Perusahaan. the Company.
vi) entitas yang dikendalikan atau vi) the entity is controlled or jointly controlled
dikendalikan bersama oleh orang yang by a person identified in a).
diidentifikasi dalam huruf a).
vii) orang yang diidentifikasi dalam huruf a.(i) vii) a person identified in a.(i) has significant
memiliki pengaruh signifikan atas entitas influence over the entity or is a member of
atau merupakan personil manajemen the key management personnel of the
kunci entitas (atau entitas induk dari entity (or of a parent of the entity).
entitas).
viii) entitas, atau anggota dari kelompok yang viii) the entity, or any member of a group of
mana entitas merupakan bagian dari which it is a part, provides key
kelompok tersebut, menyediakan jasa management personnel services to the
personil manajemen kunci kepada Company or to the parent of the Company.
Perusahaan atau kepada entitas induk
dari Perusahaan.
ix) entitas yang merupakan entitas anak dari ix) an entity which is a subsidiary of an
entitas asosiasi atau ventura bersama associate or joint venture of the Company.
dari Perusahaan.
13
Page 23
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
d. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi d. Transactions with Related Parties (continued)
(lanjutan)
Transaksi signifikan yang dilakukan dengan Significant transactions with related parties,
pihak-pihak berelasi, baik dilakukan dengan whether or not made at similar terms and
kondisi dan persyaratan yang sama dengan conditions as those done with third parties, are
pihak ketiga maupun tidak, diungkapkan pada disclosed in the financial statements.
laporan keuangan.
e. Instrumen Keuangan e. Financial Instruments
Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang A financial instrument is any contract that gives
menimbulkan aset keuangan pada satu entitas rise to a financial asset of one entity and a
dan liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas financial liability or equity instrument of another
pada entitas lain. entity.
Aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui Financial assets and financial liabilities are
pada laporan posisi keuangan pada saat recognized on the statement of financial position
Perusahaan menjadi salah satu pihak dalam when the Company becomes a party to the
ketentuan kontraktual instrumen tersebut. contractual provisions of the instrument.
Klasifikasi Classification
1. Aset Keuangan 1. Financial Assets
Aset keuangan diklasifikasikan pada saat Financial assets are classified, at initial
pengakuan awal dan selanjutnya diukur recognition, and subsequently measured at
pada (i) biaya perolehan diamortisasi, (i) amortized cost, (ii) fair value through profit
(ii) nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”), or loss (“FVTPL”), or (iii) fair value through
dan (iii) nilai wajar melalui penghasilan other comprehensive income (“FVTOCI”).
komprehensif lain (“FVTOCI”).
Perusahaan mengukur aset keuangan pada The Company measures financial assets at
biaya perolehan diamortisasi jika kedua amortized cost if both of the following
kondisi berikut dipenuhi: conditions are met:
• Aset keuangan dikelola dalam model • The financial asset is held within a
bisnis yang bertujuan untuk memiliki business model with the objective to hold
aset keuangan dalam rangka financial assets in order to collect
mendapatkan arus kas kontraktual; dan contractual cash flows; and
• Persyaratan kontraktual dari aset • The contractual terms of the financial asset
keuangan pada tanggal tertentu give rise on specified dates to cash flows
meningkatkan arus kas yang semata that are solely payments of principal and
dari pembayaran pokok dan bunga interest (SPPI) on the principal amount
(“SPPI”) dari jumlah pokok terutang. outstanding.
Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada In order for a financial asset to be classified
biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI, and measured at amortized cost or FVTOCI, it
aset keuangan harus memiliki arus kas yang needs to give rise to cash flows that are solely
semata dari pembayaran pokok dan bunga payments of principal and interest on the
dari jumlah pokok terutang. Pengujian ini principal amount outstanding. This
dikenal sebagai SPPI testing dan dilakukan assessment is referred to as SPPI testing and
pada tingkat instrumen. it is performed at instrument level.
Model bisnis Perusahaan dalam mengelola The Company’s business model for managing
aset keuangan mengacu kepada bagaimana financial assets refers to how it manages its
Perusahaan mengelola aset keuangan untuk financial assets in order to generate cash
menghasilkan arus kas. Model bisnis flows. The business model determines
menentukan apakah arus kas akan whether cash flows will result from collecting
dihasilkan dari memperoleh arus kas contractual cash flows, selling the financial
kontraktual, menjual aset keuangan atau assets, or both.
keduanya.
14
Page 24
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Klasifikasi (lanjutan) Classification (continued)
1. Aset Keuangan (lanjutan) 1. Financial Assets (continued)
Aset keuangan Perusahaan terdiri dari kas The Company’s financial assets consist of
dan setara kas, piutang usaha dan piutang cash and cash equivalents, trade receivables
lain-lain diklasifikasikan sebagai aset and other receivables classified as financial
keuangan yang diukur dengan biaya assets at amortized cost. The Company has
diamortisasi. Perusahaan tidak memiliki aset no financial assets measured at fair value
keuangan yang diukur pada nilai wajar through profit or loss and other
melalui laba rugi dan penghasilan comprehensive income.
komprehensif lain.
2. Liabilitas Keuangan 2. Financial Liabilities
Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas The Company classifies its financial liabilities,
keuangannya pada pengakuan awal sebagai at initial recognition, as: (i) financial liabilities
(i) liabilitas keuangan diukur pada FVTPL at FVTPL or (ii) financial liabilities measured
atau (ii) liabilitas keuangan diukur pada at amortized cost.
biaya perolehan diamortisasi.
Liabilitas keuangan Perusahaan terdiri dari The Company’s financial liabilities consist of
utang bank, utang usaha, biaya masih harus bank loans, trade payables, accrued
dibayar, utang lain-lain dan liabilitas sewa expenses, other payables and lease liabilities
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan classified as a financial liability at amortized
yang diukur dengan biaya diamortisasi. cost. The Company have no financial
Perusahaan tidak memiliki liabilitas liabilities measured at fair value through profit
keuangan yang diukur pada nilai wajar or loss.
melalui laba rugi.
Pengakuan dan Pengukuran Recognition and Measurement
Aset keuangan, kecuali piutang usaha yang Financial assets, except for trade receivables
diukur sesuai harga transaksi, dan liabilitas which are measured at transaction price, and
keuangan pada awalnya diukur pada nilai wajar. financial liabilities are initially measured at fair
Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara value. Transaction costs that are directly
langsung dengan perolehan atau penerbitan aset attributable to the acquisition or issue of financial
keuangan dan liabilitas keuangan ditambahkan assets and financial liabilities are added to or
atau dikurangkan dari nilai wajar aset keuangan deducted from the fair value of the financial
dan liabilitas keuangan, jika diperlukan, pada assets and financial liabilities, as appropriate, on
pengakuan awal. initial recognition.
1. Aset Keuangan 1. Financial Assets
Pembelian atau penjualan aset keuangan Purchases or sales of financial assets that
yang memerlukan penyerahan aset dalam require delivery of assets within a time frame
kurun waktu yang telah ditetapkan oleh established by regulation or convention in the
peraturan atau kebiasaan yang berlaku di marketplace (regular way trades) are
pasar (pembelian yang lazim) diakui pada recognized on the trade date, i.e., the date
tanggal perdagangan, yaitu tanggal that the Company commits to buy or sell the
Perusahaan berkomitmen untuk membeli asset.
atau menjual aset tersebut.
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan Financial assets at amortized cost are
diamortisasi setelah pengakuan awal diukur subsequently measured using the effective
menggunakan metode suku bunga efektif interest method and are subject to
dan merupakan subjek penurunan nilai. impairment. Gains and losses are recognized
Keuntungan dan kerugian diakui pada laba in profit or loss when the asset is
rugi saat aset dihentikan pengakuannya, derecognized, modified or impaired.
dimodifikasi atau mengalami penurunan
nilai.
15
Page 25
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan) Recognition and Measurement (continued)
2. Liabilitas Keuangan 2. Financial Liabilities
Liabilitas keuangan yang bukan merupakan Financial liabilities that are not 1) contingent
1) imbalan kontinjen dari pihak pengakuisisi consideration of an acquirer in a business
dalam kombinasi bisnis, 2) dimiliki untuk combination, 2) held-for-trading, or
diperdagangkan, atau 3) ditetapkan sebagai 3) designated as at FVTPL, are subsequently
FVTPL, selanjutnya diukur pada biaya measured at amortized cost using the
perolehan diamortisasi dengan effective interest method.
menggunakan metode suku bunga efektif.
Metode Suku Bunga Efektif Effective Interest Method
Metode suku bunga efektif adalah metode yang Effective interest method is a method used in the
digunakan dalam menghitung biaya perolehan calculation of the amortized cost of a financial
diamortisasi dari aset keuangan atau liabilitas asset or a financial liability and in the allocation
keuangan dan dalam pengalokasian dan and recognition of the interest income or interest
pengakuan pendapatan bunga atau beban bunga expense in profit or loss over the relevant period.
pada laporan laba rugi selama periode relevan.
Suku bunga efektif adalah suku bunga yang The effective interest rate is the rate that exactly
secara tepat mendiskontokan estimasi discounts estimated future cash payments or
pembayaran atau penerimaan kas masa depan receipts through the expected life of the financial
selama perkiraan umur dari aset atau liabilitas asset or financial liability to the gross carrying
keuangan dengan jumlah tercatat bruto aset amount of a financial asset or to the amortized
keuangan atau biaya perolehan diamortisasi dari cost of a financial liability. When calculating the
liabilitas keuangan. Pada saat menghitung suku effective interest rate, an entity shall estimate the
bunga efektif, entitas mengestimasi arus kas expected cash flows by considering all the
ekspektasian dengan mempertimbangkan contractual terms of the financial instrument (for
seluruh persyaratan kontraktual dari instrumen example, prepayment, extension, call and similar
keuangan tersebut (sebagai contoh, percepatan options) but shall not consider the expected credit
pelunasan, perpanjangan, opsi beli dan opsi-opsi losses. The calculation includes all fees and
serupa), tetapi tidak mempertimbangkan kerugian points paid or received between parties to the
kredit ekspektasian. Perhitungan mencakup contract that are an integral part of the effective
seluruh fee (imbalan) dan komisi yang dibayarkan interest rate, transaction costs, and all other
atau diterima oleh pihak-pihak yang terlibat dalam premiums or discounts.
kontrak yang merupakan bagian yang tidak
terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya
transaksi, dan seluruh premium atau diskonto
lainnya.
Saling Hapus dari Instrumen Keuangan Offsetting of Financial Instruments
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling Financial assets and financial liabilities are offset
hapus dan nilai bersihnya dilaporkan dalam and the net amount reported in the statement of
laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, financial position if, and only if, there is a currently
terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk enforceable legal right to offset the recognized
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah amounts and there is an intention to settle on a
diakui dari aset keuangan dan liabilitas keuangan net basis, or to realize the assets and settle the
tersebut dan terdapat intensi untuk liabilities simultaneously.
menyelesaikan dengan menggunakan dasar
bersih, atau untuk merealisasikan aset dan
menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan.
16
Page 26
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Saling Hapus dari Instrumen Keuangan (lanjutan) Offsetting of Financial Instruments (continued)
Hak saling hapus harus ada pada saat ini dan A right to offset must be available today rather
tidak bersifat kontinjen atas terjadinya suatu than being contingent on a future event and must
peristiwa di masa depan dan harus dapat be exercisable by any of the counterparties, both
dieksekusi oleh pihak lawan, baik dalam situasi in the normal course of business and in the event
bisnis normal dan dalam peristiwa gagal bayar, of default, insolvency or bankruptcy.
peristiwa kepailitan atau kebangkrutan.
Penurunan Nilai Aset Keuangan Impairment of Financial Assets
Perusahaan mengakui cadangan untuk kerugian The Company recognizes an allowance for
kredit ekspektasian ("ECL") untuk seluruh expected credit losses (“ECL”) for all debt
instrumen utang yang tidak dimiliki pada nilai instruments not held at fair value through profit or
wajar melalui laba rugi. loss.
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian The measurement of expected credit losses is a
merupakan fungsi dari probability of default, loss function of the probability of default, loss given
given default (yaitu besarnya kerugian jika terjadi default (i.e. the magnitude of the loss if there is a
gagal bayar) dan eksposur pada gagal bayar. default) and the exposure at default. The
Penilaian probability of default dan loss given assessment of the probability of default and loss
default berdasarkan data historis yang given default is based on historical data adjusted
disesuaikan dengan informasi masa depan. by forward-looking information. As for the
Adapun eksposur atas gagal bayar, untuk aset exposure at default, for financial assets, this is
keuangan, diwakili oleh nilai tercatat bruto aset represented by the assets’ gross carrying amount
pada tanggal pelaporan; untuk kontrak jaminan at the reporting date; for financial guarantee
keuangan, eksposur mencakup jumlah yang contracts, the exposure includes the amount
ditarik pada tanggal pelaporan, ditambah dengan drawn down as at the reporting date, together
jumlah yang diperkirakan akan ditarik di masa with any additional amounts expected to be drawn
depan sebelum tanggal gagal bayar yang down in the future by default date determined
ditentukan berdasarkan tren historis, pemahaman based on historical trend, the Company’s
Perusahaan mengenai kebutuhan pembiayaan understanding of the specific future financing
masa depan yang spesifik dari debiturnya, dan needs of the debtors, and other relevant forward-
informasi perkiraan masa depan lainnya yang looking information.
relevan.
ECL didasarkan pada perbedaan antara arus kas ECL are based on the difference between the
kontraktual yang tertuang dalam kontrak dan contractual cash flows due in accordance with the
seluruh arus kas yang diharapkan akan diterima contract and all the cash flows that the Company
Perusahaan, didiskontokan menggunakan suku expects to receive, discounted at an
bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan approximation of the original effective interest
akan diterima tersebut mencakup arus kas dari rate. The expected cash flows will include cash
penjualan agunan yang dimiliki atau perluasan flows from the sale of collateral held or other
perbaikan risiko-kredit lainnya yang merupakan credit enhancements that are integral to the
bagian integral dari persyaratan kontrak. contractual terms.
ECL diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit ECL are recognized in two stages. For credit
atas instrumen keuangan yang tidak mengalami exposures for which there has not been a
peningkatan secara signifikan sejak pengakuan significant increase in credit risk since initial
awal, ECL dilakukan untuk kerugian kredit yang recognition, ECL are provided for credit losses
diakibatkan oleh peristiwa gagal bayar yang that result from default events that are possible
mungkin terjadi dalam 12 bulan ke depan (ECL within the next 12-months (a 12-month ECL). For
12 bulan). Untuk risiko kredit atas instrumen those credit exposures for which there has been a
keuangan yang mengalami peningkatan secara significant increase in credit risk since initial
signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan recognition, a loss allowance is required for credit
kerugian dilakukan sepanjang sisa umurnya, losses expected over the remaining life of the
terlepas dari waktu terjadinya gagal bayar (ECL exposure, irrespective of the timing of the default
sepanjang umurnya). (a lifetime ECL).
17
Page 27
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Penurunan Nilai Aset Keuangan (lanjutan) Impairment of Financial Assets (continued)
Karena piutang usaha tidak memiliki komponen Because its trade receivables do not contain
pembiayaan signifikan, Perusahan menerapkan significant financing component, the Company
pendekatan yang disederhanakan dalam applies a simplified approach in calculating ECL.
perhitungan ECL. Oleh karena itu, Perusahan Therefore, the Company does not track changes
tidak menelusuri perubahan dalam risiko kredit, in credit risk, but instead recognizes a loss
namun justru mengakui penyisihan kerugian allowance based on lifetime ECL at each
berdasarkan ECL sepanjang umurnya pada reporting date. The Company established a
setiap tanggal pelaporan. Perusahan membentuk provision matrix that is based on its historical
matriks provisi berdasarkan pengalaman credit loss experience, adjusted for forward-
kerugian kredit masa lampau, disesuaikan looking factors specific to the debtors and the
dengan perkiraan masa depan (forward-looking) economic environment.
atas faktor yang spesifik untuk debitur dan
lingkungan ekonomi.
Peningkatan risiko kredit secara signifikan Significant increase in credit risk
Dalam menilai apakah risiko kredit pada In assessing whether the credit risk on a financial
instrumen keuangan telah meningkat secara instrument has increased significantly since initial
signifikan sejak pengakuan awal, Perusahaan recognition, the Company compares the risk of a
membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi default occurring on the financial instrument as at
pada instrumen keuangan pada tanggal the reporting date with the risk of a default
pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi occurring on the financial instrument as at the
pada instrumen keuangan pada tanggal date of initial recognition. In making this
pengakuan awal. Dalam melakukan penilaian, assessment, the Company considers both
Perusahaan mempertimbangkan baik informasi quantitative and qualitative information that is
kuantitatif maupun kualitatif yang wajar dan reasonable and supportable, including historical
mendukung, termasuk pengalaman historis dan experience and forward looking information that is
informasi bersifat perkiraan masa depan, yang available without undue cost or effort. Forward-
tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan. looking information considered includes the future
Informasi masa depan yang dipertimbangkan prospects of the industries in which the
mencakup prospek masa depan industri di mana Company’s debtors operate, obtained from
debitur Perusahaan beroperasi, yang diperoleh economic expert reports, financial analysts,
dari laporan ahli ekonomi, analis keuangan, governmental bodies, relevant think-tanks and
badan pemerintah, lembaga terkait, dan other similar organizations, as well as
organisasi serupa lainnya, serta pertimbangan consideration of various external sources of
actual and forecast economic information that
berbagai sumber eksternal aktual dan prakiraan
relate to the Company’s core operations.
informasi ekonomi yang terkait dengan operasi
inti Perusahaan.
Secara khusus, informasi berikut diperhitungkan In particular, the following information is taken into
ketika menilai apakah risiko kredit telah account when assessing whether credit risk has
meningkat secara signifikan sejak pengakuan increased significantly since initial recognition:
awal:
(a) indikasi pihak peminjam atau kelompok pihak (a) indications that the debtors or a group of
peminjam mengalami kesulitan keuangan debtors is experiencing significant financial
signifikan, difficulty,
(b) wanprestasi atau tunggakan pembayaran (b) default or delinquency in interest or principal
bunga atau pokok, payments,
(c) kemungkinan bahwa mereka akan dinyatakan (c) the probability that they will enter bankruptcy
pailit atau melakukan reorganisasi keuangan or other financial reorganization and
lainnya dan
(d) di mana data yang dapat diobservasi (d) where observable data indicate that there is a
mengindikasikan bahwa ada terukur measurable decrease in the estimated future
penurunan arus kas estimasi masa cash flows, such as changes in arrears or
mendatang, seperti perubahan tunggakan economic conditions that correlate with
atau kondisi ekonomi yang berkorelasi defaults.
dengan wanprestasi.
18
Page 28
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Penurunan Nilai Aset Keuangan (lanjutan) Impairment of Financial Assets (continued)
Definisi gagal bayar Definition of default
Perusahaan menganggap hal-hal berikut ini The Company considers the following as
merupakan peristiwa gagal bayar untuk tujuan constituting an event of default for internal credit
manajemen risiko kredit internal karena risk management purposes as historical
pengalaman historis menunjukkan bahwa aset experience indicates that financial assets that
keuangan yang memenuhi salah satu kriteria meet either of the following criteria are generally
berikut umumnya tidak dapat dipulihkan: not recoverable:
• ketika terdapat pelanggaran persyaratan • when there is a breach of financial covenants
keuangan oleh debitur; atau by the debtor; or
• informasi yang dikembangkan secara • information developed internally or obtained
internal atau diperoleh dari sumber eksternal from external sources indicates that the debtor
menunjukkan bahwa debitur kemungkinan is unlikely to pay its creditors, including the
tidak akan membayar kreditornya, termasuk Company, in full (without taking into account
Perusahaan, secara penuh (tanpa any collateral held by the Company).
memperhitungkan jaminan yang dimiliki oleh
Perusahaan).
Terlepas dari analisis di atas, Perusahaan Irrespective of the above analysis, the Company
menganggap bahwa gagal bayar telah terjadi considers that default has occurred when a
ketika aset keuangan tertunggak lebih dari 90 financial asset is more than 90 days past due
hari kecuali jika Perusahaan memiliki informasi unless the Company has reasonable and
yang wajar dan terdukung untuk menunjukkan supportable information to demonstrate that a
bahwa kriteria yang lebih panjang lebih tepat. more lagging default criterion is more appropriate.
Aset keuangan memburuk Credit-impaired financial assets
Aset keuangan mengalami penurunan nilai kredit A financial asset is credit-impaired when one or
ketika satu atau lebih peristiwa yang memiliki more events that have a detrimental impact on
dampak buruk pada estimasi arus kas masa the estimated future cash flows of that financial
depan dari aset keuangan tersebut telah terjadi. asset have occurred. Evidence that a financial
Bukti bahwa aset keuangan mengalami asset is credit-impaired includes observable data
penurunan nilai termasuk data yang dapat about the following events:
diobservasi tentang peristiwa berikut:
• kesulitan keuangan signifikan yang dialami • significant financial difficulty of the issuer or the
penerbit atau peminjam; borrower;
• pelanggaran kontrak, seperti peristiwa gagal • a breach of contract, such as a default or past
bayar atau tunggakan; due event;
• pihak pemberi pinjaman, untuk alasan • the lender(s) of the borrower, for economic or
ekonomik atau kontraktual sehubungan contractual reasons relatingto the borrower’s
dengan kesulitan keuangan yang dialami financial difficulty, having granted to the
pihak peminjam, telah memberikan konsesi borrower a concession(s) that the lender(s)
pada pihak peminjam yang tidak mungkin would not otherwise consider;
diberikan jika pihak peminjam tidak
mengalami kesulitan tersebut;
• terjadi kemungkinan bahwa pihak peminjam • it is becoming probable that the borrower will
akan dinyatakan pailit atau melakukan enter bankruptcy or other financial
reorganisasi keuangan lainnya; reorganization;
• hilangnya pasar aktif untuk aset keuangan • the disappearance of an active market for that
itu akibat kesulitan keuangan; atau financial asset because of financial difficulties;
or
• pembelian atau penerbitan aset keuangan • the purchase or origination of a financial asset
dengan diskon sangat besar yang at a deep discount that reflects the incurred
mencerminkan kerugian kredit yang terjadi. credit losses.
19
Page 29
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Penurunan Nilai Aset Keuangan (lanjutan) Impairment of Financial Assets (continued)
Kebijakan penghapusan Write-off policy
Perusahaan menghapuskan aset keuangan The Company writes off a financial asset when
ketika ada informasi yang menunjukkan bahwa there is information indicating that the
pihak lawan berada dalam kesulitan keuangan counterparty is in severe financial difficulty and
yang buruk dan tidak ada prospek pemulihan there is no realistic prospect of recovery, e.g.
yang realistis, contoh ketika pihak lawan dalam when the counterparty has been placed under
proses likuidasi atau telah memasuki proses liquidation or has entered into bankruptcy
kebangkrutan, atau untuk hal piutang usaha, proceedings, or in the case of trade receivables,
ketika jumlahnya sudah lebih dari 120 hari when the amounts are over 120 days past due,
tertunggak, mana yang terjadi lebih dulu. Aset whichever occurs sooner. Financial assets written
keuangan yang dihapuskan dapat menjadi subjek off may still be subject to enforcement activities
aktivitas penagihan dalam prosedur pemulihan under the Company’s recovery procedures, taking
Perusahaan, dengan mempertimbangkan nasihat into account legal advice where appropriate. Any
hukum yang sesuai. Setiap pemulihan yang recoveries made are recognized in profit or loss.
terjadi diakui dalam laba rugi.
Perusahaan mengakui keuntungan atau kerugian The Company recognizes an impairment gain or
penurunan nilai dalam laba rugi untuk semua loss in profit or loss for all financial instruments
instrumen keuangan dengan penyesuaian terkait with a corresponding adjustment to their carrying
ke jumlah tercatat melalui akun cadangan amount through a loss allowance account, and
kerugian, dan tidak mengurangi nilai tercatat aset does not reduce the carrying amount of the
keuangan pada laporan posisi keuangan. financial asset in the statement of financial
position.
Penghentian Pengakuan Derecognition
1. Aset Keuangan 1. Financial Assets
Suatu aset keuangan, atau mana yang A financial asset, or where applicable a part of
berlaku, bagian dari aset keuangan atau a financial asset or part of a group of similar
bagian dari kelompok aset keuangan financial assets, is derecognized when:
sejenis, dihentikan pengakuannya pada
saat:
• Hak kontraktual atas arus kas yang • The contractual rights to receive cash
berasal dari aset keuangan tersebut flows from the financial asset have
berakhir; atau expired; or
• Perusahaan mengalihkan hak • The Company has transferred its
kontraktual untuk menerima arus kas contractual rights to receive cash flows
yang berasal dari aset keuangan atau from the financial asset or has assumed
menanggung kewajiban untuk an obligation to pay them in full without
membayar arus kas yang diterima material delay to a third party under a
tanpa penundaan yang material kepada “pass-through” arrangement and either (i)
pihak ketiga melalui suatu kesepakatan has transferred substantially all the risks
penyerahan dan (i) secara substansial and rewards of the financial asset, or (ii)
mengalihkan seluruh risiko dan manfaat has neither transferred nor retained
atas kepemilikan aset keuangan substantially all the risks and rewards of
tersebut, atau (ii) secara substansial the financial asset, but has transferred
tidak mengalihkan dan tidak control of the financial asset.
mempertahankan seluruh risiko dan
manfaat atas kepemilikan aset
keuangan tersebut, namun telah
mengalihkan pengendalian atas aset
keuangan tersebut.
20
Page 30
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
e. Instrumen Keuangan (lanjutan) e. Financial Instruments (continued)
Penghentian Pengakuan (lanjutan) Derecognition (continued)
1. Aset Keuangan (lanjutan) 1. Financial Assets (continued)
Ketika Perusahaan telah mengalihkan hak When the Company has transferred its rights
untuk menerima arus kas dari suatu aset to receive cash flows from an asset or has
atau telah menandatangani kesepakatan entered into a pass-through arrangement, and
pelepasan (pass-through arrangement), dan has neither transferred nor retained
secara substansial tidak mengalihkan dan substantially all of the risks and rewards of the
tidak mempertahankan seluruh risiko dan asset nor transferred control of the asset, the
manfaat atas aset keuangan, maupun tidak asset is recognized to the extent of the
mengalihkan pengendalian atas aset, aset Company’s continuing involvement in the
tersebut diakui sejauh keterlibatan asset.
berkelanjutan Perusahaan terhadap aset
keuangan tersebut.
Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk Continuing involvement that takes the form of
pemberian jaminan atas aset yang ditransfer a guarantee over the transferred asset is
diukur sebesar jumlah terendah dari jumlah measured at the lower of the original carrying
tercatat aset dan jumlah maksimal dari amount of the asset and the maximum
pembayaran yang diterima yang mungkin amount of consideration that the Company
harus dibayar kembali. could be required to repay.
Dalam hal ini, Perusahaan juga mengakui In that case, the Company also recognizes an
liabilitas terkait. Aset yang dialihkan dan associated liability. The transferred asset and
liabilitas terkait diukur dengan dasar yang the associated liability are measured on a
mencerminkan hak dan liabilitas yang masih basis that reflects the rights and obligations
dipertahankan Perusahaan. that the Company has retained.
Pada penghentian pengakuan aset On derecognition of a financial asset
keuangan yang diukur pada biaya perolehan measured at amortized cost, the difference
diamortisasi, perbedaan antara nilai tercatat between the asset’s carrying amount and the
aset dan jumlah imbalan yang diterima dan sum of the consideration received and
piutang diakui dalam laba rugi. receivable is recognized in profit or loss.
2. Liabilitas Keuangan 2. Financial Liabilities
Liabilitas keuangan dihentikan A financial liability is derecognized when the
pengakuannya ketika liabilitas yang obligation specified in the contract is
ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau discharged or cancelled or expired.
dibatalkan atau kedaluwarsa.
Ketika liabilitas keuangan saat ini digantikan When an existing financial liability is replaced
dengan yang lain dari pemberi pinjaman by another from the same lender on
yang sama dengan persyaratan yang substantially different terms, or the terms of
berbeda secara substansial, atau modifikasi an existing liability are substantially modified,
secara substansial atas ketentuan liabilitas such an exchange or modification is treated
keuangan yang saat ini ada, maka as a derecognition of the original liability and
pertukaran atau modifikasi tersebut dicatat the recognition of a new liability.
sebagai penghapusan liabilitas keuangan
awal dan pengakuan liabilitas keuangan
baru.
Selisih antara jumlah tercatat liabilitas The difference between the carrying amount
keuangan yang dihentikan pengakuannya of the financial liability derecognized and the
dan imbalan yang dibayarkan dan utang consideration paid and payable is recognized
diakui dalam laba rugi. in profit or loss.
21
Page 31
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
f. Pengukuran Nilai Wajar f. Fair Value Measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima Fair value is the price that would be received to
untuk menjual suatu aset atau harga yang akan sell an asset or paid to transfer a liability in an
dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam orderly transaction between market participants at
transaksi teratur di antara pelaku pasar pada the measurement date. The fair value
tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar measurement is based on the presumption that
didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk the transaction to sell the asset or transfer the
menjual aset atau mengalihkan liabilitas akan liability takes place either:
terjadi:
i) di pasar utama untuk aset atau liabilitas i) in the principal market for the asset or
tersebut, atau liability, or
ii) jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang ii) in the absence of a principal market, in the
paling menguntungkan untuk aset atau most advantageous market for the asset or
liabilitas tersebut. liability.
Perusahaan harus memiliki akses ke pasar The principal or the most advantageous market
utama atau pasar yang paling menguntungkan. must be accessible by the Company.
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur The fair value of an asset or a liability is
menggunakan asumsi yang akan digunakan measured using the assumptions that market
pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau participants would use when pricing the asset or
liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku liability, assuming that market participant act in
pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi their best economic interest.
terbaiknya.
Pengukuran nilai wajar aset nonkeuangan A fair value measurement of a nonfinancial asset
memperhitungkan kemampuan pelaku pasar takes into account a market participant's ability to
untuk menghasilkan manfaat ekonomik dengan generate economic benefits by using the asset in
menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi its highest and best use or by selling it to another
dan terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada market participant that would use the asset in its
pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset highest and best use.
tersebut dalam penggunaan tertinggi dan
terbaiknya.
Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang The Company uses valuation techniques that are
sesuai dalam keadaan dan dimana data yang appropriate in the circumstances and for which
memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, sufficient data are available to measure fair
memaksimalkan penggunaan input yang dapat value, maximizing the use of relevant observable
diobservasi yang relevan dan meminimalkan inputs and minimizing the use of unobservable
penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. inputs.
Seluruh aset dan liabilitas, baik yang diukur pada All assets and liabilities for which fair value is
nilai wajar, atau dimana nilai wajar aset atau measured or disclosed in the financial statements
liabilitas tersebut diungkapkan, dikategorikan are categorized within the fair value hierarchy,
dalam hirarki nilai wajar, berdasarkan tingkat described as follows, based on the lowest level
input terendah yang signifikan terhadap input that is significant to fair value measurement
keseluruhan pengukuran, sebagai berikut: as a whole:
22
Page 32
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
f. Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan) f. Fair Value Measurement (continued)
i) Level 1 - Harga kuotasian (tanpa i) Level 1 - Quoted (unadjusted) market prices
penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau in active markets for identical assets or
liabilitas yang identik; liabilities;
ii) Level 2 - Teknik penilaian dimana level input ii) Level 2 - Valuation techniques for which the
terendah yang signifikan terhadap lowest level input that is significant to the fair
pengukuran nilai wajar dapat diobservasi, value measurement is directly or indirectly
baik secara langsung maupun tidak observable;
langsung;
iii) Level 3 - Teknik penilaian dimana level input iii) Level 3 - Valuation techniques for which the
terendah yang signifikan terhadap lowest level input that is significant to the fair
pengukuran nilai wajar tidak dapat value measurement is unobservable.
diobservasi.
Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai For assets and liabilities that are recognized in
wajar secara berulang dalam laporan keuangan, the financial statements on a recurring basis, the
maka Perusahaan menentukan apakah telah Company determines whether transfers have
terjadi perpindahan di antara level hirarki nilai occurred between levels in the hierarchy by
wajar dengan cara menilai kembali re-assessing categorization at the end of each
pengkategorian tingkat nilai wajar pada setiap reporting period.
akhir periode pelaporan.
g. Kas dan Setara Kas g. Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas terdiri dari kas dan bank serta Cash and cash equivalents consist of cash and
deposito berjangka dengan jangka waktu 3 (tiga) banks and time deposits with a term of 3 (three)
bulan atau kurang sejak tanggal penempatan dan months or less from the date of placement and
tidak digunakan sebagai jaminan atas utang serta are not used as collateral for debt and are not
tidak dibatasi penggunaannya. restricted in their use.
h. Persediaan h. Inventories
Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih Inventories are stated at the lower of cost or net
rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi realizable value. Cost is determined using the
bersih. Biaya perolehan ditentukan dengan moving average method. Allowance for decline in
menggunakan metode rata-rata bergerak. the value of inventory is provided based on the
Penyisihan penurunan nilai persediaan dibentuk review of the inventories condition at year end to
berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan reduce the carrying values of inventories to its net
persediaan pada akhir periode, untuk realizable values.
menyesuaikan nilai tercatat persediaan menjadi
nilai realisasi bersih.
Biaya yang dikeluarkan untuk setiap produk agar Costs incurred in bringing each product to its
berada dalam lokasi saat kini dan kondisi dicatat present location and condition are accounted for
sebagai berikut: as follows:
• Bahan baku, suku cadang, dan bahan • Raw materials, spare parts, and factory
pembantu: biaya pembelian supplies: purchase cost
• Barang jadi dan barang dalam proses: Biaya • Finished goods and work in progress: Cost of
bahan baku langsung dan tenaga kerja dan direct material and labor and a proportion of
proporsi biaya overhead manufaktur manufacturing overhead based on normal
berdasarkan kapasitas operasi normal, operating capacity but excluding borrowing
tetapi tidak termasuk biaya pinjaman. costs.
23
Page 33
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
h. Persediaan (lanjutan) h. Inventories (continued)
Nilai realisasi bersih adalah taksiran harga jual Net realizable value is the estimated selling price
dalam kegiatan usaha normal, dikurangi dengan in the ordinary course of business, less estimated
estimasi biaya penyelesaian dan taksiran biaya costs of completion and the estimated costs
yang diperlukan untuk melaksanakan penjualan. necessary to make the sale.
Perusahaan menetapkan penyisihan untuk nilai The Company provides allowance for net
realisasi bersih persediaan berdasarkan hasil realizable value of inventories based on periodic
penelaahan berkala atas kondisi fisik dan nilai reviews of the physical conditions and net
realisasi bersih persediaan. realizable values of the inventories.
i. Biaya Dibayar di Muka i. Prepaid Expenses
Biaya dibayar di muka diamortisasi dan Prepaid expenses are amortized and charged to
dibebankan pada operasi selama periode operations over the periods benefited using the
manfaat masing-masing biaya dengan straight-line method.
menggunakan metode garis lurus.
j. Aset Tetap j. Fixed Assets
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan Property, plant and equipment are stated at cost
dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi less accumulated depreciation and any
penurunan nilai, kecuali untuk tanah yang tidak impairment loss, except for land which is not
disusutkan. Biaya perolehan termasuk biaya depreciated. Such cost includes the cost of
penggantian bagian aset tetap pada saat biaya replacing part of the property, plant and
tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria equipment when the cost is incurred, if the
pengakuan. Demikian pula, pada saat inspeksi recognition criteria are met. Likewise, when a
yang signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu major inspection is performed, its cost is
diakui ke dalam jumlah tercatat aset tetap recognized in the carrying amount of the assets
sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria as a replacement if the recognition criteria are
pengakuan. Semua biaya perbaikan dan met. All other repairs and maintenance costs that
pemeliharaan lainnya yang tidak memenuhi do not meet the recognition criteria are
kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba rugi recognized in profit or loss as incurred.
pada saat terjadinya.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan Depreciation is computed using the straight-line
metode garis lurus berdasarkan taksiran masa method over the estimated useful lives of the
manfaat ekonomis aset tetap, sebagai berikut: assets as follows:
Tahun/Years
Bangunan dan prasarana 20 Buildings and infrastructures
Mesin dan peralatan pabrik 4 - 16 Machineries and plant equipment
Peralatan kantor 4-8 Office equipment
Perabot dan perlengkapan 4-8 Furnitures and fixtures
Kendaraan 4-8 Vehicles
Biaya pengurusan legal hak atas tanah ketika Costs associated with the acquisition of legal
tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai right of land when the land was first acquired are
bagian dari biaya perolehan aset tanah. Biaya recognized as part of the cost of land. Costs
pengurusan perpanjangan atau pembaharuan associated with the extension or renewal of legal
legal hak atas tanah diakui sebagai aset tak right of land are recognized as an intangible
berwujud dan diamortisasi sepanjang umur asset and amortized over the legal life of the land
hukum hak atau umur ekonomis tanah, mana rights or economic life of the land, whichever is
yang lebih pendek. shorter.
24
Page 34
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
j. Aset Tetap (lanjutan) j. Fixed Assets (continued)
Perusahaan menganalisis fakta dan keadaan The Company analyzes the facts and
untuk masing-masing jenis hak atas tanah dalam circumstances for each type of land rights in
menentukan akuntansi untuk masing-masing hak determining the accounting for each of these land
atas tanah tersebut sehingga dapat rights so that it can accurately represent an
merepresentasikan dengan tepat suatu kejadian underlying economic event or transaction. If the
atau transaksi ekonomik yang mendasarinya. land rights do not transfer control of the
Jika hak atas tanah tersebut tidak mengalihkan underlying assets to the Company, but gives the
pengendalian atas aset pendasar kepada rights to use the underlying assets, the Company
Perusahaan, melainkan mengalihkan hak untuk applies the accounting treatment of these
menggunakan aset pendasar, Perusahaan transactions as leases under PSAK 116,
menerapkan perlakuan akuntansi atas transaksi “Leases”. If land rights are substantially similar to
tersebut sebagai sewa berdasarkan PSAK 116, land purchases, the Company applies PSAK 216,
“Sewa”. Jika hak atas tanah secara substansi “Fixed Assets”.
menyerupai pembelian tanah, maka Perusahaan
menerapkan PSAK 216, “Aset Tetap”.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan The carrying amount of property, plant and
pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat equipment is derecognized upon disposal or
tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang when no future economic benefits are expected
diharapkan dari penggunaannya. Ketika aset from its use. When property, plant and equipment
tetap dijual atau dihentikan, biaya perolehan, are sold or retired, the cost, accumulated
beban akumulasi penyusutan dan kerugian depreciation and any impairment losses are
penurunan nilai dieliminasi dari akun. eliminated from the accounts. Any gain or loss
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari arising on derecognition of the assets is charged
penghentian pengakuan aset diakui dalam to profit or loss in the year the assets is
laporan laba rugi pada tahun aset tersebut derecognized.
dihentikan pengakuannya.
Aset dalam penyelesaian dicatat sebesar harga Construction in progress are stated at cost, less
perolehan, dikurangi kerugian penurunan nilai any recognized impairment loss. Cost includes
yang diakui. Biaya perolehan termasuk biaya professional fees and, for qualifying assets,
profesional dan untuk aset kualifikasian, biaya borrowing costs capitalized in accordance with
pinjaman yang dikapitalisasi sesuai dengan the Company’s accounting policy. Depreciation of
kebijakan akuntansi Perusahaan. Penyusutan an asset commences when the assets are ready
aset dimulai saat aset tersebut siap untuk for their intended use, such as when it is in the
digunakan sesuai dengan tujuannya, yaitu pada location and condition necessary for it to be
saat aset tersebut berada pada lokasi dan capable of operating in the manner intended by
kondisi yang diinginkan agar aset siap digunakan management.
sesuai dengan keinginan dan maksud
manajemen.
Nilai residu, estimasi masa manfaat dan metode The residual values, estimated useful lives, and
penyusutan direviu dan disesuaikan, setiap akhir depreciation method are reviewed and adjusted,
tahun, bila diperlukan, dengan dampak dari at year end, if necessary, with the effect of any
setiap perubahan estimasi yang diakui secara changes in estimate accounted for on a
prospektif. prospective basis
k. Aset Takberwujud k. Intangible Assets
Piranti Lunak Software
Aset takberwujud yang diperoleh secara terpisah Intangible assets acquired separately are
pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan. measured on initial recognition at cost. Following
Setelah pengakuan awal, aset takberwujud initial recognition, intangible assets are carried at
dicatat sebesar biaya perolehan dikurangi cost less any accumulated amortization and
akumulasi amortisasi dan akumulasi rugi accumulated impairment losses, if any.
penurunan nilai, jika ada.
25
Page 35
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
k. Aset Takberwujud (lanjutan) k. Intangible Assets (continued)
Piranti Lunak (lanjutan) Software (continued)
Biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh Acquired computer software licenses are
lisensi piranti lunak komputer dan capitalized on the basis of the costs incurred to
mempersiapkan piranti lunak tersebut sehingga acquire and bring to use the specific software.
siap untuk digunakan dikapitalisasi. Amortisasi Amortization is computed using the straight-line
dihitung dengan menggunakan metode garis method over the estimated useful lives of the
lurus selama umur manfaat ekonomis aset intangible assets which is 4 years.
takberwujud yaitu 4 tahun.
Estimasi masa manfaat dan metode amortisasi The estimated useful lives and amortization
ditelaah pada setiap akhir tahun, dengan method are reviewed at the end of each year,
pengaruh dari setiap perubahan yang diestimasi with the effect of any changes in estimate being
dihitung secara prospektif. accounted for on a prospective basis.
l. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan l. Impairment of Non-Financial Assets
Pada setiap akhir periode pelaporan, The Company assesses at each reporting period
Perusahaan menilai apakah terdapat indikasi whether there is an indication that an asset may
suatu aset mengalami penurunan nilai. Jika be impaired. If any such indication exists, or
terdapat indikasi tersebut atau pada saat when annual impairment testing for an asset is
pengujian penurunan nilai aset diperlukan (yaitu required (i.e. an intangible asset with an
aset takberwujud dengan umur manfaat tidak indefinite useful life and an intangible asset not
terbatas dan aset takberwujud yang belum dapat yet available for use), the Company makes an
digunakan), maka Perusahaan membuat estimate of the asset’s recoverable amount.
estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.
Jumlah terpulihkan suatu aset adalah jumlah An asset’s recoverable amount is the higher of
yang lebih tinggi antara nilai wajar aset atau unit the asset’s or cash-generating unit’s fair value
penghasil kas dikurangi biaya untuk menjual dan less costs to sell and its value in use, and is
nilai pakainya, dan ditentukan untuk aset determined for an individual asset, unless the
individual, kecuali aset tersebut tidak asset does not generate cash inflows that are
menghasilkan arus kas masuk yang sebagian largely independent of those from other assets or
besar independen dari aset atau kelompok aset groups of assets. Where the carrying amount of
lain. Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada an asset or cash-generating unit exceeds its
nilai terpulihkannya, maka aset atau unit recoverable amount, the asset is considered
penghasil kas tersebut mengalami penurunan impaired and is written down to its recoverable
nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi amount and an impairment loss is recognized
sebesar nilai terpulihkannya dan rugi penurunan immediately in profit or loss, unless the relevant
nilai segera diakui dalam laba rugi, kecuali aset asset is carried at revalued amount, in which the
tersebut disajikan pada jumlah revaluasian, di impairment loss is treated as a revaluation
mana kerugian penurunan nilai diperlakukan decrease.
sebagai penurunan revaluasi.
Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas In assessing the value in use, the estimated net
masa depan bersih didiskontokan ke nilai kini future cash flows are discounted to their present
dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum value using a pre-tax discount rate that reflects
pajak yang menggambarkan penilaian pasar current market assessments of the time value of
terkini atas nilai waktu dari uang dan risiko money and the risks specific to the asset. In
spesifik dari aset. Dalam menentukan nilai wajar determining fair value less costs to sell, recent
dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga market transactions are taken into account, if
penawaran pasar terakhir, jika tersedia. Jika available. If no such transactions can be
tidak terdapat transaksi tersebut, Perusahaan identified, an appropriate valuation model is used
menggunakan model penilaian yang sesuai to determine the fair value of the assets. These
untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan- calculations are corroborated by valuation
perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian multiples or other available fair value indicators.
berganda atau indikasi nilai wajar yang tersedia.
26
Page 36
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
l. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan l. Impairment of Non-Financial Assets
(lanjutan) (continued)
Penilaian dilakukan pada akhir setiap periode An assessment is made at each annual reporting
pelaporan tahunan apakah terdapat indikasi period as to whether there is any indication that
bahwa rugi penurunan nilai yang telah diakui previously recognized impairment losses for an
dalam periode sebelumnya untuk aset selain asset other than goodwill may no longer exist or
goodwill mungkin tidak ada lagi atau mungkin may have decreased. If such indication exists,
telah menurun. Jika indikasi dimaksud the Company estimates the asset’s or cash
ditemukan, maka Perusahaan mengestimasi generating unit’s recoverable amount.
jumlah terpulihkan aset atau unit penghasil kas
tersebut.
Kerugian penurunan nilai yang telah diakui A previously recognized impairment loss for an
dalam periode sebelumnya untuk aset selain asset other than goodwill is reversed only if there
goodwill dibalik hanya jika terdapat perubahan has been a change in the estimates used to
estimasi yang digunakan untuk menentukan determine the asset’s recoverable amount since
jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi the last impairment loss was recognized. If that
penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, is the case, the carrying amount of the asset is
jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlah increased to its recoverable amount. The
terpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi reversal is limited so that the carrying amount of
sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi the asset does not exceed its recoverable
jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat, amount, nor exceeds the carrying amount that
bersih setelah penyusutan atau amortisasi, would have been determined, net of depreciation
seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang or amortization, had no impairment loss been
telah diakui untuk aset tersebut pada tahun- recognized for the asset in prior years.
tahun sebelumnya.
Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam Reversal of an impairment loss is recognized in
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif the statement of profit or loss and other
lain, kecuali aset yang bersangkutan disajikan comprehensive income, unless the relevant
pada jumlah revaluasian, dalam hal ini asset is carried at a revalued amount, in which
pembalikan kerugian penurunan nilai case the reversal of the impairment loss is
diperlakukan sebagai kenaikan revaluasi. treated as a revaluation increase. After such a
Setelah pembalikan tersebut, penyusutan atau reversal, the depreciation or amortization charge
amortisasi aset tersebut disesuaikan di periode on the said asset is adjusted in future periods to
mendatang untuk mengalokasikan jumlah allocate the asset’s revised carrying amount,
tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai less any residual value, on a systematic basis
sisanya, dengan dasar yang sistematis selama over its remaining useful life.
sisa umur manfaatnya.
m. Provisi dan Kontinjensi m. Provisions and Contingencies
Provisi diakui ketika Perusahaan memiliki Provsions are recognized when the Company has
kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun a present obligation (legal or constructive) as a
bersifat konstruktif) sebagai akibat peristiwa result of a past event, it is probable that the
masa lalu, kemungkinan besar Perusahaan Company will be required to settle the obligations,
diharuskan menyelesaikan kewajiban dan and a reliable estimate can be made of the
estimasi yang andal mengenal jumlah kewajiban amount of the obligation.
tersebut dapat dibuat.
Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil The amount recognized as a provisions is the
estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan best estmate of the consideration required to
untuk menyelesaikan kewajiban kini pada akhir settle the presenst obligation at the end of the
periode pelaporan, dengan mempertimbangkan reporting period, taking into account the risks and
risiko dan ketidakpastian yang meliputi uncertainties surrounding the obligation. Where a
kewajibannya. Apabila suatu provisi diukur provision is measurad using the cash flows
menggunakan arus kas yang diperkirakan untuk estimated to settle the present obligation, its
menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai carrying amount is the present value of those
tercatatnya adalah nilai kini dari arus kas (ketika cash flows (when the effect of time value of
pengaruh nilai waktu uang bersifat material). monely is material).
27
Page 37
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
m. Provisi dan Kontinjensi (lanjutan) m. Provisions and Contingencies (continued)
Tingkat diskonto yang digunakan untuk The discount rate used to determine the present
menentukan nilai kini adalah tingkat sebelum value is a pre-tax rate that reflects current market
pajak yang mencerminkan penilaian pasar saat assessments of the time value of money and the
ini atas nilai waktu uang dan risiko spesifik risks specific to the liability. The increase in the
terhadap liabilitas. Peningkatan provisi karena provision due to the passage of time is
berlalunya waktu diakui sebagai beban bunga. recognized as interest expense.
Ketika beberapa atau seluruh manfaat ekonomi When some or all of the economic benefits
untuk penyelesaian provisi yang diharapkan required to settle a provision are expected to be
dapat dipulihkan dari pihak ketiga, piutang diakui recovered from a third party, a receivable is
sebagai aset apabila terdapat kepastian bahwa recognixed as as asset if it is virtually certain that
penggantian akan diterima dan jumlah piutang reimbursement will be received and the amount
dapat diukur secara andal. of the receivable can be measured reliably.
Aset dan liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam Contingent assets and liabilities are not
laporan keuangan. Liabilitas kontinjensi recognized in the financial statements. Contingent
diungkapkan dalam laporan keuangan, kecuali liabilities are disclosed in the financial statements,
kemungkinan arus keluar sumber daya yang unless the possibility of an outflow of resources
mewujudkan manfaat ekonomi bersifat kecil. embodying economic benefits is remote.
Aset kontinjensi diungkapkan dalam laporan Contingent assets are disclosed in the financial
keuangan di mana kemungkinan besar terjadi statements where inflow of economic benefits is
arus masuk manfaat ekonomi. probable.
n. Pengakuan Pendapatan n. Revenue Recognition
Pendapatan diukur berdasarkan imbalan yang Revenue is measured based on the
Perusahaan perkirakan menjadi haknya dalam consideration to which the Company expects to
kontrak dengan pelanggan dan tidak termasuk be entitled in a contract with a customer and
jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga. excludes amounts collected on behalf of third
parties.
Perusahaan mengakui pendapatan ketika (atau The Company recognizes revenue when (or as)
pada saat) kewajiban pelaksanaan terpenuhi, a performance obligation is satisfied, i.e. when
yaitu ketika pengendalian barang atau jasa yang ‘control’ of the goods or services underlying the
mendasari kewajiban pelaksanaan tertentu particular performance obligation is transferred to
dialihkan ke pelanggan. the customer.
Pendapatan dari penjualan barang diakui pada Revenue from sale of goods is recognized at
waktu tertentu, pada waktu penyerahan dan point in time, being at the point of delivery and
penerimaan dari pembeli, pada jumlah yang acceptance of the buyer, at an amount that
mencerminkan imbalan yang diharapkan oleh reflects the consideration to which the Company
Perusahaan atas pertukaran barang tersebut. expects to be entitled in exchange of those
goods.
Liabilitas Kontrak Contract Liability
Liabilitas kontrak diakui jika pembayaran diterima A contract liability is recognized if a payment is
atau pembayaran jatuh tempo (mana yang lebih received or a payment is due (whichever is
awal) dari pelanggan sebelum Perusahan earlier) from a customer before the Company
mengalihkan barang atau jasa terkait. Liabilitas transfers the related goods or services. Contract
kontrak diakui sebagai pendapatan ketika liabilities are recognized as revenue when the
Perusahan memenuhi kontrak tersebut (yaitu, Company performs under the contract (i.e.,
mengalihkan kendali atas barang dan jasa terkait transfers control of the related goods or services
kepada pelanggan). Liabilitas kontrak disajikan to the customer). Contract liabilities are
dalam “Uang muka pelanggan” di laporan posisi presented under “Advances from customers” in
keuangan. the statement of financial position.
28
Page 38
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
o. Laba per Saham o. Earnings per Share
Jumlah laba per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share is calculated by dividing
membagi laba periode berjalan dengan rata-rata net profit for the year by the weighted average
tertimbang jumlah saham biasa yang beredar number of ordinary shares outstanding during the
pada periode yang bersangkutan. year.
p. Imbalan Kerja Karyawan p. Employee Benefits
Imbalan Kerja Jangka Pendek Short-term Employee Benefits
Imbalan kerja jangka pendek adalah imbalan Short-term employee benefits are employee
kerja yang jatuh tempo dalam jangka waktu dua benefits which are due for payment within twelve
belas bulan setelah akhir periode pelaporan dan months after the reporting period and recognized
diakui pada saat pekerja telah memberikan jasa when the employees have rendered this related
kerjanya. Kewajiban diakui ketika karyawan service. Liabilities are recognized when the
memberikan jasa kepada Perusahaan dimana employee renders services to the Company
semua perubahan pada nilai bawaan dari where all changes in the carrying amount of the
kewajiban diakui pada laba rugi. liability are recognized in profit or loss.
Imbalan Pascakerja Program Imbalan Pasti Defined Benefit Plans
Perusahaan mengakui kewajiban imbalan kerja The Company recognized unfunded employee
yang tidak didanai sesuai dengan Undang- benefits liability in accordance with Law No. 6 of
Undang No. 6 tahun 2023 tentang Penetapan 2023 concerning the Stipulation of Government
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Regulation in Lieu of Law No. 2 of 2022 on Job
No. 2 tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Creation to Become Law. Pension costs under the
Undang-Undang. Beban pensiun berdasarkan Company’s defined benefit pension plans are
program dana pensiun manfaat pasti Perusahaan determined by periodic actuarial calculation using
ditentukan melalui perhitungan aktuaria secara the projected-unit-credit method and applying the
periodik dengan menggunakan metode projected- assumptions on discount rate, return on plan
unit credit dan menerapkan asumsi atas tingkat assets and annual rate of increase in
diskonto, hasil atas aset program dan tingkat compensation.
kenaikan manfaat pasti pensiun tahunan.
Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan Remeasurement, comprising actuarial gains and
kerugian aktuarial, dampak perubahan pada losses, the effect of the changes to the asset
batas atas aset (jika ada) dan imbal hasil atas ceiling (if applicable) and the return on plan assets
aset program (tidak termasuk bunga), yang (excluding interest), is reflected immediately in the
tercermin langsung dalam laporan posisi statement of financial position with a charge or
keuangan yang dibebankan atau dikreditkan credit recognized in other comprehensive income
diakui dalam penghasilan komprehensif lain pada in the period in which they occur in order for the
periode terjadinya untuk mencerminkan aset atau net pension asset or liability recognized in the
liabilitas pensiun bersih yang diakui pada laporan statement of financial position to reflect the full
keuangan untuk mencerminkan nilai penuh dari value of the plan deficit and surplus.
defisit dan surplus program.
Pengukuran kembali diakui sebagai pos terpisah Remeasurement recognized in other
pada penghasilan komprehensif lain di ekuitas comprehensive income is reflected immediately as
dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi. a separate item under other comprehensive
income in equity and will not be reclassified to
profit or loss.
29
Page 39
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
p. Imbalan Kerja Karyawan (lanjutan) p. Employee Benefits (continued)
Biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi ketika Past service cost is recognized in profit or loss
terjadi amendemen program atau kurtailmen, when the plan amendment or curtailment occurs,
atau ketika Perusahaan mengakui biaya or when the Company recognizes related
restrukturisasi terkait atau pesangon, jika lebih restructuring costs or termination benefits, if
dahulu. earlier.
Bunga bersih dihitung dengan menerapkan Net interest is calculated by applying the discount
tingkat diskonto yang digunakan terhadap rate to the net defined benefit liability. The
liabilitas imbalan kerja karyawan. Perusahaan Company recognized the following changes under
mengakui perubahan berikut pada akun “Beban “General and Administrative Expenses” account in
Umum dan Administrasi” pada laporan laba rugi the statement of profit or loss and other
dan penghasilan komprehensif lain: comprehensive income:
i) Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya i) Service cost (including current service cost,
jasa lalu serta keuntungan dan kerugian past service cost, as well as gains and
kurtailmen dan penyelesaian) losses on curtailments and settlements)
ii) Beban atau penghasilan bunga bersih ii) net interest expense or income
iii) Pengukuran kembali iii) Remeasurement
Perusahaan menyajikan dua komponen pertama The Company presents the first two components
dari biaya imbalan pasti di laba rugi, Keuntungan of defined benefit costs in profit or loss.
dan kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya Curtailment gains and losses are accounted for as
jasa lalu. past service costs.
Kewajiban imbalan pensiun yang diakui pada The retirement benefit obligation recognized in the
laporan posisi keuangan merupakan defisit atau statement of financial position represents the
surplus aktual dalam program imbalan pasti actual deficit or surplus in the Company’s defined
Perusahaan. Surplus yang dihasilkan dari benefit plans. Any surplus resulting from this
perhitungan ini terbatas pada nilai kini manfaat calculation is limited to the present value of any
ekonomis yang tersedia dalam bentuk economic benefits available in the form of refunds
pengembalian dana program dan pengurangan from the plans or reductions in future contributions
iuran masa depan atas program. to the plans.
q. Sewa q. Leases
Sebagai Penyewa As Lessee
Perusahaan menilai apakah sebuah kontrak The Company assesses whether a contract is or
mengandung sewa, pada tanggal insepsi kontrak. contains a lease, at the inception of the contract.
Perusahaan mengakui aset hak-guna dan The Company recognizes a right-of-use asset
liabilitas sewa terkait sehubungan dengan and a corresponding lease liability with respect to
seluruh kesepakatan sewa di mana Perusahaan all lease arrangements in which it is the lessee,
merupakan penyewa, kecuali untuk sewa jangka- except for short-term leases (defined as leases
pendek (yang didefinisikan sebagai sewa yang with a lease term of 12 months or less) and
memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang) dan leases of low value assets. For these leases, the
sewa yang aset pendasarnya bernilai-rendah. Company recognizes the lease payments as an
Untuk sewa-sewa tersebut, Perusahaan operating expense on a straight-line basis over
mengakui pembayaran sewa sebagai beban the term of the lease unless another systematic
operasi secara garis lurus selama masa sewa basis is more representative of the time pattern in
kecuali dasar sistematis lainnya lebih which economic benefits from the leased assets
merepresentasikan pola konsumsi manfaat are consumed.
penyewa dari aset sewa.
Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini The lease liability is initially measured at the
pembayaran sewa masa depan yang belum present value of the lease payments that are not
dibayarkan pada tanggal permulaan, yang paid at the commencement date, discounted by
didiskontokan menggunakan suku bunga implisit using the rate implicit in the lease. If this rate
dalam sewa. Jika suku bunga ini tidak dapat cannot be readily determined, the Company uses
ditentukan, Perusahaan menggunakan suku the incremental borrowing rate specific to the
bunga pinjaman inkremental khusus untuk lessee.
penyewa.
30
Page 40
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
q. Sewa (lanjutan) q. Leases (continued)
Sebagai Penyewa (lanjutan) As Lessee (continued)
Bunga pinjaman inkremental bergantung pada The incremental borrowing rate depends on the
jangka waktu, mata uang dan tanggal mulai term, currency and start date of the lease and is
sewa, dan ditentukan berdasarkan serangkaian determined based on a series of inputs including:
input, termasuk: tingkat bebas risiko berdasarkan the risk-free rate based on government bond
suku bunga obligasi pemerintah; penyesuaian rates; a country-specific risk adjustment; a credit
risiko khusus negara; penyesuaian risiko kredit risk adjustment based on bond yields; and an
berdasarkan imbal hasil obligasi; dan entity-specific adjustment when the risk profile of
penyesuaian khusus entitas ketika profil risiko the entity that enters into the lease is different to
entitas yang melakukan perjanjian sewa berbeda that of the group and the lease does not benefit
dengan grup dan sewa tersebut tidak from a guarantee from the Company.
memperoleh manfaat atas jaminan dari
Perusahaan.
Pembayaran sewa yang diperhitungkan dalam Lease payments included in the measurement of
pengukuran liabilitas sewa terdiri atas: the lease liability comprise:
• pembayaran tetap (termasuk pembayaran • fixed lease payments (including in-
tetap secara-substansi), dikurangai insentif substance fixed payments), less any lease
sewa; incentives;
• pembayaran sewa variabel yang bergantung • variable lease payments that depend on an
pada indeks atau suku bunga yang pada index or rate, initially measured using the
awalnya diukur dengan menggunakan index or rate at the commencement date;
indeks atau suku bunga pada tanggal
permulaan;
• jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan • the amount expected to be payable by the
oleh penyewa dalam jaminan nilai residual; lessee under residual value guarantees;
• harga eksekusi opsi beli jika penyewa cukup • the exercise price of purchase options, if the
pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan lessee is reasonably certain to exercise the
• pembayaran penalti karena penghentian options; and
sewa, jika masa sewa merefleksikan • payments of penalties for terminating the
penyewa mengeksekusi opsi untuk lease, if the lease term reflects the exercise
menghentikan sewa. of an option to terminate the lease.
Liabilitas sewa disajikan sebagai pos terpisah The lease liability is presented as a separate line
dalam laporan posisi keuangan. in the statement of financial position.
Liabilitas sewa selanjutnya diukur dengan The lease liability is subsequently measured by
meningkatkan jumlah tercatat untuk increasing the carrying amount to reflect the
merefleksikan bunga atas liabilitas sewa interest on the lease liability (using the effective
(menggunakan metode suku bunga efektif) dan interest method) and by reducing the carrying
dengan mengurangi jumlah tercatat untuk amount to reflect the lease payments made.
merefleksikan sewa yang telah dibayar.
Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara Each lease payment is allocated between the
liabilitas dan biaya keuangan. Biaya keuangan liability and finance cost. The finance cost is
dibebankan pada laba rugi selama periode sewa charged to profit or loss over the lease period so
sehingga menghasilkan tingkat suku bunga as to produce a constant periodic rate of interest
periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk on the remaining balance of the liability for each
setiap periode. period.
31
Page 41
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
q. Sewa (lanjutan) q. Leases (continued)
Sebagai Penyewa (lanjutan) As Lessee (continued)
Perusahaan mengukur kembali liabilitas sewa The Company remeasures the lease liability (and
(dan melakukan penyesuaian terkait terhadap makes a corresponding adjustment to the related
aset hak-guna) jika: right-of-use assets) whenever:
• terdapat perubahan dalam masa sewa atau • the lease term has changed or there is a
perubahan dalam penilaian atas eksekusi change in the assessment of the exercise of
opsi pembelian, di mana liabilitas sewa a purchase option, in which case the lease
diukur dengan mendiskontokan pembayaran liability is remeasured by discounting the
sewa revisian menggunakan tingkat diskonto revised lease payments using a revised
revisian; discount rate;
• terdapat perubahan sewa masa depan • the lease payments change due to changes
sebagai akibat dari perubahan indeks atau in an index or rate or a change in expected
perubahan perkiraan pembayaran payment under a guaranteed residual value,
berdasarkan nilai residual jaminan di mana in which cases the lease liability is
liabilitas sewa diukur Kembali dengan remeasured by discounting the revised lease
mendiskontokan pembayaran sewa revisian payments using the initial discount rate
menggunakan tingkat diskonto awal (kecuali (unless the lease payments change is due to
jika pembayaran sewa berubah karena a change in a floating interest rate, in which
perubahan suku bunga mengambang, di case a revised discount rate is used); or
mana tingkat diskonto revisian digunakan);
atau;
• kontrak sewa dimodifikasi dan modifikasi • a lease contract is modified and the lease
sewa tidak dicatat sebagai sewa terpisah, di modification is not accounted for as a
mana liabilitas sewa diukur dengan separate lease, in which case the lease
mendiskontokan pembayaran sewa revisian liability is remeasured by discounting the
menggunakan tingkat diskonto revisian. revised lease payments using a revised
discount rate.
Perusahaan mengakui aset hak-guna pada The Company recognizes right-of-use assets at
tanggal permulaan sewa (yaitu pada tanggal aset the commencement date of the lease (i.e., the
pendasar tersedia untuk digunakan). Aset hak- date the underlying asset is available for use).
guna diukur pada biaya perolehan dikurangi Right-of-use assets are measured at cost, less
akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai, any accumulated depreciation and impairment
dan disesuaikan untuk setiap pengukuran losses, and adjusted for any remeasurement of
kembali liabilitas sewa. Biaya perolehan aset lease liabilities. The cost of right-of-use assets
hak-guna meliputi jumlah liabilitas sewa yang includes the amount of lease liabilities
diakui, biaya langsung awal yang dikeluarkan, recognized, initial direct costs incurred, and lease
dan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau payments made at or before the commencement
sebelum tanggal permulaan, dikurangi dengan date less any lease incentives received.
insentif sewa yang diterima.
Jika Perusahaan dibebankan kewajiban atas Whenever the Company incurs an obligation for
biaya membongkar dan memindahkan aset costs to dismantle and remove a leased asset,
sewa, merestorasi tempat di mana aset berada restore the site on which it is located or restore
atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang the underlying assets to the conditions required
disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa, by the terms and conditions of the lease, a
provisi diakui dan diukur sesuai PSAK 237. Biaya provision is recognized and measured under
tersebut diperhitungkan dalam aset hak-guna PSAK 237. The costs are included in the related
terkait, kecuali jika biaya tersebut terjadi untuk right-of-use asset, unless those costs are incurred
memproduksi persediaan. to produce inventories.
32
Page 42
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
q. Sewa (lanjutan) q. Leases (continued)
Aset hak-guna disusutkan secara garis lurus Right-of-use assets are depreciated on a straight-
selama jangka waktu sewa yang lebih pendek line basis over the shorter of the lease term and
dan estimasi masa manfaat aset, sebagai berikut: the estimated useful lives of the assets, as
follows:
Bangunan 5 tahun/years Buildings
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset If a lease transfers ownership of the underlying
pendasar atau jika biaya perolehan aset hak-guna assets or the cost of the right-of-use assets
merefleksikan Perusahaan akan mengeksekusi reflects that of the Company expects to exercise
opsi beli, aset hak-guna disusutkan selama masa a purchase option, the related right-of-use asset
manfaat aset pendasar. Penyusutan dimulai pada is depreciated over the useful life of the
tanggal permulaan sewa. underlying assets. The depreciation starts at the
commencement date of the lease.
Aset hak-guna disajikan sebagai pos terpisah di The right-of-use assets are presented as a
laporan posisi keuangan. separate line in the statement of financial
position.
r. Perpajakan r. Taxation
Beban (manfaat) pajak penghasilan terdiri dari Income tax expense (income) comprises current
pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak kini dan and deferred tax. Current and deferred tax shall
pajak tangguhan harus diakui sebagai beban be recognised as expense or an income and
atau penghasilan dan dimasukkan dalam laba included in profit or loss for the period, except to
rugi periode berjalan, kecuali sepanjang pajak the extent that the tax arises from a transaction or
tersebut timbul dari suatu transaksi atau event which is recognised, in the same or a
peristiwa yang diakui, pada periode yang sama different period, outside profit or loss, either in
atau berbeda, di luar laba rugi, baik dalam other comprehensive income or directly in equity
penghasilan komprehensif lain atau secara or a business combination.
langsung dalam ekuitas atau dari suatu
kombinasi bisnis.
Pajak Kini Current Tax
Beban pajak kini dihitung dengan menggunakan Current tax expense is calculated using tax rates
tarif pajak yang berlaku pada tanggal pelaporan that have been enacted or substantively enacted
keuangan, dan ditetapkan berdasarkan taksiran at end of the reporting period, and is provided
laba kena pajak tahun berjalan. Manajemen based on the estimated taxable income for the
secara periodik mengevaluasi posisi yang year. Management periodically evaluates
dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan positions taken in tax returns with respect to
(SPT) sehubungan dengan situasi di mana aturan situations in which applicable tax regulation is
pajak yang berlaku membutuhkan interpretasi. subject to interpretation. It establishes provision
Jika perlu, manajemen menentukan provisi where appropriate on the basis of amounts
berdasarkan jumlah yang diharapkan akan expected to be paid to the tax authorities.
dibayar kepada otoritas pajak.
Kekurangan atau kelebihan pembayaran pajak Underpayment or overpayment of corporate
penghasilan badan dicatat sebagai bagian dari income tax are presented as part of income tax
beban pajak dalam laporan laba rugi dan expense in the statement of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain. other comprehensive income.
Bunga dan denda yang timbul dari ketetapan Interests and penalties arising from tax
pajak dan kurang bayar atau lebih bayar pajak assessments and underpayment or overpayment
lainnya disajikan sebagai bagian dari penghasilan of other taxes are presented as part of other
atau beban operasi lain karena tidak dianggap operating income or expenses since they are not
sebagai bagian dari beban pajak penghasilan. considered as part of the income tax expense.
33
Page 43
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
r. Perpajakan (lanjutan) r. Taxation (continued)
Pajak Kini (lanjutan) Current Tax (continued)
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada Amendments to tax obligations are recorded
saat surat ketetapan pajak diterima. Jika when a tax assessment letter is received. If the
Perusahaan mengajukan keberatan, Perusahaan Company files an appeal, the Company considers
mempertimbangkan apakah besar kemungkinan whether it is probable that a taxation authority will
otoritas pajak akan menerima keberatan tersebut accept the appeal and reflect its effect on the
dan merefleksikan dampaknya terhadap liabilitas Company’s tax obligations.
perpajakan Perusahaan.
Pajak Tangguhan Deferred Tax
Pajak tangguhan diukur dengan metode liabilitas Deferred tax is provided using the liability method
atas beda waktu pada tanggal pelaporan antara on temporary differences at the reporting date
dasar pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas between the tax bases of assets and liabilities
dengan nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan and their carrying amounts for financial reporting
keuangan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk purposes. Deferred tax liabilities are recognized
semua perbedaan temporer kena pajak dengan for all taxable temporary differences with certain
beberapa pengecualian. Aset pajak tangguhan exceptions. Deferred tax assets are recognized
diakui untuk perbedaan temporer yang dapat for deductible temporary differences and tax
dikurangkan dan rugi fiskal apabila terdapat losses carry-forward to the extent that it is
kemungkinan besar bahwa jumlah laba kena probable that taxable income will be available in
pajak pada masa mendatang akan memadai future years against which the deductible
untuk mengkompensasi perbedaan temporer dan temporary differences and tax losses carry-
rugi fiskal. Aset dan liabilitas pajak tangguhan forward can be utilized. Such deferred tax assets
tidak diakui jika perbedaan temporer timbul dari and liabilities are not recognized if the temporary
pengakuan awal (selain dari kombinasi bisnis differences arise from the initial recognition (other
atau transaksi yang tidak menimbulkan than in a business combination or transactions
perbedaan temporer kena pajak dan perbedaan that give rise to equal taxable and deductible
temporer dapat dikurangkan dalam jumlah yang temporary differences) of assets and liabilities in
sama) dari aset dan liabilitas suatu transaksi yang a transaction that affects neither the taxable profit
tidak memengaruhi laba kena pajak atau laba nor the accounting profit. In addition, deferred tax
akuntansi. Selain itu, liabilitas pajak tangguhan liabilities are not recognized if the temporary
tidak diakui jika perbedaan temporer timbul dari differences arises from the initial recognition of
pengakuan awal goodwill. goodwill.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung Deferred tax assets and liabilities are measured
berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada at the tax rates that are expected to apply to the
periode saat aset direalisasikan atau liabilitas period when the asset is realized or the liability is
tersebut diselesaikan, berdasarkan undang- settled, based on tax laws that have been
undang pajak yang berlaku atau berlaku secara enacted or substantively enacted at the end of
substantif pada akhir periode laporan keuangan. reporting period. The related tax effects of the
Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan provisions for and/or reversals of all temporary
dan/atau pemulihan semua perbedaan temporer differences during the year, including the effect of
selama tahun berjalan, termasuk pengaruh change in tax rates, are credited or charged to
perubahan tarif pajak, dikreditkan atau current period operations, except to the extent
dibebankan pada periode operasi berjalan, untuk that they relate to items previously charged or
transaksi-transaksi yang sebelumnya telah credited to other comprehensive income or
dibebankan atau dikreditkan ke penghasilan directly in equity.
komprehensif lain atau langsung ke ekuitas.
Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan The measurement of deferred tax assets and
mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai liabilities reflects the tax consequences that
dengan cara Perusahaan memperkirakan, pada would follow from the manner in which the
akhir periode pelaporan, untuk memulihkan atau Company expects, at the end of the reporting
menyelesaikan jumlah tercatat aset dan period, to recover or settle the carrying amount of
liabilitasnya. their assets and liabilities.
34
Page 44
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
r. Perpajakan (lanjutan) r. Taxation (continued)
Pajak Tangguhan (lanjutan) Deferred Tax (continued)
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang The carrying amount of deferred tax assets is
pada setiap akhir periode pelaporan, dan reviewed at the end of each reporting period and
mengurangi jumlah tercatat jika kemungkinan reduced to the extent that it is no longer probable
besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam that sufficient taxable profit will be available to
jumlah yang memadai untuk mengkompensasi allow all or part of the deferred tax assets to be
sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan. Aset utilized. Unrecognized deferred tax assets are
pajak tangguhan yang belum diakui dinilai reassessed at the end of each reporting period
kembali pada setiap akhir periode pelaporan dan and are recognized to the extent that it has
diakui sepanjang kemungkinan besar laba kena become probable that future taxable profits will
pajak mendatang akan memungkinkan aset pajak allow the deferred tax assets to be recovered.
tangguhan tersedia untuk dipulihkan.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan Deferred tax assets and liabilities are offset when
secara saling hapus saat hak yang dapat a legally enforceable right exists to offset current
dipaksakan secara hukum ada untuk saling tax assets against current tax liabilities, and the
hapus aset pajak kini dan liabilitas pajak kini, dan deferred tax assets and the deferred tax liabilities
aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak relate to the same taxable entity, or the Company
tangguhan berkaitan dengan entitas kena pajak intends to settle its current tax liabilities and
yang sama, atau Perusahaan bermaksud untuk assets on a net basis, or to realise the assets and
menyelesaikan liabilitas dan aset pajak kini settle the liabilities simultaneously, in each future
dengan dasar bersih, atau merealisasikan aset period in which significant amounts of deferred
dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, tax liabilities or assets are expected to be settled
pada setiap periode masa depan di mana jumlah or recovered.
signifikan atas liabilitas atau aset pajak
tangguhan diharapkan untuk diselesaikan atau
dipulihkan.
Pajak Pertambahan Nilai Value Added Tax
Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui Revenue, expenses and assets are recognized
bersih atas jumlah Pajak Pertambahan Nilai net of the amount of Value Added Tax (“VAT”)
(“PPN“) kecuali: except:
• PPN yang muncul dari pembelian aset atau • where the VAT incurred on a purchase of
jasa yang tidak dapat dikreditkan oleh kantor assets or services is not recoverable from the
pajak, yang dalam hal ini PPN diakui sebagai taxation authority, in which case the VAT is
bagian dari biaya perolehan aset atau sebagai recognized as part of the cost of acquisition of
bagian dari item beban-beban yang the asset or as part of the expense of the
diterapkan; dan asset or as part of the expense item as
applicable; and
• piutang dan utang yang disajikan termasuk • receivables and payables that are stated with
dengan jumlah PPN. the amount of VAT included.
Jumlah PPN bersih yang terpulihkan dari, atau The net amount of VAT recoverable from, or
terutang kepada, kantor pajak termasuk sebagai payable to, the taxation authorities is included as
bagian dari piutang atau utang pada laporan part of receivables or payables in the statements
posisi keuangan. of financial position.
35
Page 45
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
s. Informasi Segmen s. Segment Information
Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan Operating segments are identified on the basis of
laporan internal mengenai komponen dari internal reports about components of the
Perusahaan yang secara regular direviu oleh Company that are regularly reviewed by the “chief
“pengambil keputusan operasional” dalam operating decision maker” in order to allocate
rangka mengalokasikan sumber daya dan resources to the segments and to assess their
menilai kinerja segmen operasi. performances.
Segmen operasi adalah suatu komponen dari An operating segment is a component of an
entitas: entity:
a. yang terlibat dalam aktivitas bisnis untuk a. that engages in business activities from
memperoleh pendapatan dan menimbulkan which it may earn revenues and incurred
beban (termasuk pendapatan dan beban expenses (including revenues and expenses
terkait dengan transaksi dengan komponen relating to the transactions with other
lain dari entitas yang sama); components of the same entity);
b. yang hasil operasinya dikaji ulang secara b. whose operating results are reviewed
regular oleh pengambil keputusan regularly by the entity’s chief operating
operasional untuk membuat keputusan decision maker to make decision about
tentang sumber daya yang dialokasikan resources to be allocated to the segments
pada segmen tersebut dan menilai and assess its performance; and
kinerjanya; dan
c. dimana tersedia informasi keuangan yang c. for which discrete financial information is
dapat dipisahkan. available.
Informasi yang digunakan oleh pengambil Information reported to the chief operating
keputusan operasional dalam rangka alokasi decision maker for the purpose of resource
sumber daya dan penilaian kinerja mereka allocation and assessment of performance is
terfokus pada kategori dari setiap produk. more specifically focused on the category of each
product.
Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas Segment revenue, expenses, results, assets and
segmen termasuk hal-hal yang dapat liabilities include items directly attributable to a
diatribusikan secara langsung kepada suatu segment as well as those that can be allocated on
segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan a reasonable basis to that segment.
dengan dasar yang memadai untuk segmen
tersebut.
t. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan t. Events After the Reporting Period
Peristiwa setelah periode pelaporan yang Events after the reporting period that provide
memberikan informasi tambahan tentang posisi additional information about the Company’s
Perusahaan pada periode pelaporan position at the reporting period (adjusting events)
(menyesuaikan peristiwa) tercermin dalam are reflected in the financial statements. Events
laporan keuangan. Peristiwa setelah periode after the reporting period that are not adjusting
pelaporan yang tidak menyesuaikan peristiwa, events, if any, are disclosed when material to the
jika ada, diungkapkan ketika material terhadap financial statements.
laporan keuangan.
u. Biaya Emisi Saham u. Stock Issuance Costs
Biaya yang terjadi sehubungan dengan Costs incurred in connection with the Company's
penerbitan modal saham Perusahaan kepada issuance of share capital to public were offset
publik dikurangkan langsung dengan hasil dan directly with the proceeds and presented as a
emisi disajikan sebagai pengurang akun deduction for the Additional Paid-in Capital
Tambahan Modal Disetor dalam laporan posisi account in the statements of financial position.
keuangan.
36
Page 46
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
(lanjutan) (continued)
v. Dividen v. Dividends
Pembagian dividen kepada para pemegang Dividend distribution to the Company’s
saham Perusahaan diakui sebagai liabilitas shareholders is recognized as a liability in the
dalam laporan keuangan pada periode ketika financial statements in the period in which the
dividen tersebut disetujui oleh para pemegang dividends are approved by the Company’s
saham Perusahaan. shareholders.
4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY
Penyusunan laporan keuangan mengharuskan The preparation of the financial statements requires
manajemen untuk membuat pertimbangan, estimasi management to make judgments, estimates and
dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang assumptions that affect the reported amounts herein,
dilaporkan dalam laporan dan pengungkapan yang and the related disclosures, at the end of the reporting
terkait, pada akhir periode pelaporan. Ketidakpastian period. However, uncertainty about these
mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat assumptions and estimates could result in outcomes
mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai that require a material adjustment to the carrying
tercatat pada aset dan liabilitas dalam periode amount of the asset or liability affected in future
pelaporan berikutnya. periods.
Pertimbangan Judgments
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi In the process of applying the Company’s accounting
Perusahaan, manajemen telah membuat policies, management has made the following
pertimbangan berikut, yang memiliki pengaruh paling judgments, which have the most significant effect on
signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam the amounts recognized in the financial statements:
laporan keuangan:
Penentuan Mata Uang Fungsional Determination of Functional Currency
Mata uang fungsional Perusahaan adalah mata uang The functional currencies of the Company are the
dari lingkungan ekonomi primer dimana entitas currency of the primary economic environment in
beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang which each entity operates. It is the currency that
yang mempengaruhi pendapatan dan beban dari jasa mainly influences the revenue and cost of rendering
yang diberikan. Berdasarkan penilaian manajemen services. Based on the Company’s management
Perusahaan, mata uang fungsional Perusahaan assessment, the Company’s functional currency is in
adalah Rupiah. Rupiah.
Menentukan Masa Sewa Kontrak dengan Opsi Determining the Lease Term of Contracts with
Pembaruan dan Penghentian - Perusahaan sebagai Renewal and Termination Options - the Company as
Lessee Lessee
Perusahaan menentukan bahwa masa sewa sebagai The Company determines the lease term as the non-
masa sewa yang tidak dapat dibatalkan, bersamaan cancellable term of the lease, together with any
dengan periode yang tercakup dalam opsi periods covered by an option to extend the lease if it
perpanjangan sewa, jika dieksekusi secara wajar dan is reasonably certain to be exercised, or any periods
pasti, atau periode yang tercakup dalam opsi covered by an option to terminate the lease, if it is
penghentian sewa, jika tidak dieksekusi secara wajar reasonably certain not to be exercised.
dan pasti.
37
Page 47
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI (lanjutan) SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY
(continued)
Pertimbangan (lanjutan) Judgments (continued)
Menentukan Masa Sewa Kontrak dengan Opsi Determining the Lease Term of Contracts with
Pembaruan dan Penghentian - Perusahaan sebagai Renewal and Termination Options - the Company as
Lessee (lanjutan) Lessee (continued)
Perusahaan menerapkan pertimbangan dalam The Company applies judgment in evaluating
mengevaluasi apakah wajar dan pasti untuk whether it is reasonably certain whether or not to
mengeksekusi opsi untuk pembaruan atau exercise the option to renew or terminate the lease.
penghentian sewa atau tidak. Untuk kontrak sewa For lease contracts with extension or termination
dengan opsi perpanjangan dan penghentian, options, management need to estimate the lease
manajemen perlu mengestimasi masa sewa yang term which requires consideration of all facts and
memerlukan pertimbangan semua fakta dan keadaan circumstances that creates an economic incentive to
yang menimbulkan insentif ekonomi untuk exercise an extension option or not to exercise
mengeksekusi opsi perpanjangan dan tidak termination options, including any expected changes
mengeksekusi opsi penghentian, termasuk setiap in facts and circumstances from commencement
perubahan yang diharapkan dalam fakta dan date until the exercise date of the options. Extension
keadaan dari tanggal permulaan hingga tanggal options (or periods after termination options) are only
pengekesekusian opsi tersebut. Opsi perpanjangan included in lease terms if the Company is reasonably
(atau periode setelah opsi penghentian) hanya certain to exercise the extension options or not to
dimasukkan dalam persyaratan sewa jika exercise the termination options. If a significant
Perusahaan cukup yakin untuk mengeksekusi opsi event or a significant change in circumstances
perpanjangan dan tidak mengeksekusi opsi occurs which affects this assessment and that is
penghentian. Jika terdapat peristiwa signifikan atau within the control of the lessee, the above
perubahan keadaan yang signifikan yang assessment will be reviewed.
mempengaruhi penilaian ini dan masih dalam kendali
penyewa, maka penilaian diatas akan ditelaah
kembali.
Estimasi dan Asumsi Estimates and Assumptions
Asumsi utama masa depan dan ketidakpastian The key assumptions concerning the future and other
sumber estimasi utama yang lain pada tanggal key sources of estimation uncertainty at the reporting
pelaporan, yang memiliki risiko signifikan bagi date, that have a significant risk of causing a material
penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat adjustment to the carrying amounts of assets and
aset dan liabilitas untuk tahun berikutnya liabilities within the next financial year are described
diungkapkan di bawah ini. Perusahaan mendasarkan below. The Company based their assumptions and
asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia estimates on parameters available when the financial
pada saat laporan keuangan disusun. Asumsi dan statements were prepared. Existing circumstances
situasi mengenai perkembangan masa depan and assumptions about future developments however
mungkin berubah akibat perubahan pasar atau may change due to market changes or circumstances
situasi di luar kendali Perusahaan. Perubahan arising beyond the control of the Company. Such
tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat changes are reflected in the assumptions when they
terjadinya. occur.
Penurunan Nilai Piutang Usaha Impairment of Trade Receivables
Perusahaan menggunakan matriks provisi untuk The Company uses a provision matrix to calculate
menghitung ECL atas piutang usaha. Tingkat provisi ECLs for trade receivables. The provision rates are
didasarkan pada hari yang lewat jatuh tempo untuk based on days past due for groupings of various
pengelompokkan berbagai segmen pelanggan yang customer segments that have similar loss patterns.
memiliki pola kerugian yang serupa.
38
Page 48
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI (lanjutan) SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY
(continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Penurunan Nilai Piutang Usaha (lanjutan) Impairment of Trade Receivables (continued)
Matriks provisi awalnya didasarkan pada tingkat The provision matrix is initially based on the
gagal bayar yang diamati Perusahaan secara Company’s historical observed default rates. The
historis. Perusahaan akan mengkalibrasi matriks Company will calibrate the matrix to adjust the
untuk menyesuaikan pengalaman kerugian kredit historical credit loss experience with forward-looking
historis dengan informasi kedepan. Misalnya, jika information. For instance, if forecast economic
prakiraan kondisi ekonomi diperkirakan akan conditions are expected to deteriorate over the next
memburuk selama tahun depan yang dapat year which can lead to an increased number of
menyebabkan peningkatan jumlah gagal bayar, maka defaults, the historical default rates are adjusted. At
tingkat gagal bayar historis disesuaikan. Pada setiap every reporting date, the historical observed default
tanggal pelaporan, tingkat gagal bayar yang diamati rates are updated and changes in the forward-looking
secara historis diperbarui dan perubahan dalam estimates are analyzed.
estimasi ke depan dianalisis.
Penilaian korelasi antara tingkat gagal bayar yang The assessment of the correlation between historical
dapat diamati secara historis, prakiraan kondisi observed default rates, forecast economic conditions
ekonomi dan ECL adalah estimasi yang signifikan. and ECLs is a significant estimate. The amount of
Jumlah ECL sensitif terhadap perubahan keadaan ECLs is sensitive to changes in circumstances and of
dan prakiraan kondisi ekonomi. Pengalaman forecast economic conditions. The Company’s
kerugian kredit historis Perusahaan dan prakiraan historical credit loss experience and forecast of
kondisi ekonomi mungkin tidak mewakili gagal bayar economic conditions may also not be representative
aktual pelanggan di masa depan. Informasi of customer’s actual default in the future. The
mengenai ECL pada piutang usaha Perusahaan information about the ECL’s on the Company’s trade
diungkapkan dalam Catatan 6. receivables is disclosed in Note 6.
Imbalan Pascakerja dan Pensiun Pension and Employee Benefits
Penentuan utang dan biaya pensiun dan liabilitas The determination of the Company obligations and
imbalan kerja Perusahaan bergantung pada cost for pension and employee benefits liabilities is
pemilihan asumsi yang digunakan oleh aktuaris dependent on its selection of certain assumptions
independen dalam menghitung jumlah-jumlah used by the independent actuaries in calculating such
tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain, amounts. Those assumptions include, among others,
tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, discount rates, annual salary increase rate, disability
tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat rate, retirement age and mortality rate. Actual results
kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian. Hasil that differ from the assumptions made by
aktual yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan management are immediately recognized in the
manajemen langsung diakui dalam laporan laba rugi statements of profit or loss and other comprehensive
dan penghasilan komprehensif lain pada saat income as incurred. While the Company believe that
terjadinya. Sementara Perusahaan berkeyakinan the assumptions are reasonable and appropriate,
bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, significant differences in actual results or significant
perbedaaan signifikan pada hasil aktual atau changes in assumptions determined by the Company
perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan may materially affect the employee benefits liabilities
Perusahaan dapat mempengaruhi secara material and net employee’ benefits costs. Further explanation
liabilitas atas imbalan kerja karyawan dan beban is disclosed in Note 18.
imbalan kerja karyawan bersih. Penjelasan lebih
lanjut diungkapkan dalam Catatan 18.
39
Page 49
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI (lanjutan) SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY
(continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Pajak Penghasilan Income Tax
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan Significant judgment is involved in determining the
provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat provision for corporate income tax. There are certain
transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan transactions and computation for which the ultimate
pajak akhirnya adalah tidak pasti dalam kegiatan tax determination is uncertain during the ordinary
usaha normal. Karena ketidakpastian sehubungan course of business. Due to the uncertainty
dengan pos-pos pajak tersebut, terdapat associated with such tax items, there is a possibility
kemungkinan bahwa, pada saat penyelesaian that, on conclusion of open tax matters at a future
perpajakan di masa depan, hasil terakhir dapat date, the final outcome may differ significantly.
berbeda secara signifikan. Penjelasan lebih rinci Further details are disclosed in Note 15.
diungkapkan dalam Catatan 15.
Aset Pajak Tangguhan Deferred Tax Assets
Aset pajak tangguhan diakui atas perbedaan Deferred tax assets are recognized for deductible
temporer yang dapat dikurangkan. Estimasi signifikan temporary difference. Significant management
oleh manajemen diharuskan dalam menentukan estimates are required to determine the amount of
jumlah aset pajak tangguhan yang dapat diakui, deferred tax assets that can be recognized, based
berdasarkan saat penggunaan dan tingkat upon the likely timing and the level of future taxable
penghasilan kena pajak serta strategi perencanaan profits together with future tax planning strategies.
pajak masa depan. Rincian lebih lanjut diungkapkan Further details are disclosed in Note 15.
dalam Catatan 15.
Penyisihan Penurunan Nilai Persediaan Allowance for Decline in Values of Inventories
Penyisihan penurunan nilai persediaan diestimasi Allowance for decline in value of inventories is
berdasarkan fakta dan situasi terbaik yang tersedia, estimated based on the best available facts and
termasuk namun tidak terbatas kepada, kondisi fisik circumstances, including but not limited to, the
persediaan yang dimiliki, harga jual pasar, estimasi inventories’ own physical conditions, their market
biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang timbul selling prices, estimated costs of completion and
untuk penjualan. Provisi dievaluasi kembali dan estimated costs to be incurred for their sales. The
disesuaikan jika terdapat tambahan informasi yang provisions are re-evaluated and adjusted as
mempengaruhi jumlah yang diestimasi. Nilai tercatat additional information received affects the amount
persediaan diungkapkan dalam Catatan 7. estimated. The carrying amounts of inventories are
disclosed in Note 7.
Estimasi IBR untuk Sewa Estimating the IBR for Leases
Perusahaan tidak dapat langsung menentukan tingkat The Company cannot readily determine the interest
bunga implisit dalam sewa, oleh karena itu, rate implicit in the lease, therefore, it uses its
Perusahaan menggunakan suku bunga pinjaman incremental borrowing rate (IBR) to measure lease
inkremental (“IBR”) untuk mengukur kewajiban sewa. liabilities. The IBR is the rate of interest that the
IBR adalah tingkat bunga yang harus dibayar Company would have to pay to borrow over a similar
Perusahaan untuk meminjam dalam jangka waktu term, and with a similar security, the funds necessary
yang sama, dan dengan jaminan serupa, dana yang to obtain an asset of a similar value to the right-of-use
diperlukan untuk memperoleh aset dengan nilai yang asset in a similar economic environment. IBR
sama dengan aset hak-guna dalam lingkungan therefore reflects what the Company ‘would have to
ekonomi yang sama. Oleh karena itu, IBR pay’, which requires estimation when no observable
mencerminkan apa yang 'harus dibayar' oleh rates are available or when they need to be adjusted
Perusahaan, yang memerlukan perkiraan ketika tidak to reflect the terms and conditions of the lease. The
ada tarif yang tersedia sebagai acuan atau ketika Company estimates the IBR using observable inputs
perlu disesuaikan untuk mencerminkan syarat dan (such as market interest rates) when available and is
ketentuan sewa. Perusahaan memperkirakan IBR required to make certain entity-specific estimates
menggunakan input yang dapat diamati (seperti suku (such as credit rating).
bunga pasar) jika tersedia dan membuat estimasi
spesifik untuk entitas tertentu jika diperlukan (seperti
peringkat kredit).
40
Page 50
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI (lanjutan) SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY
(continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Estimasi Masa Manfaat Aset Tetap Estimating Useful Lives of Fixed Assets
Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan The costs of all the fixed asstes are depreciated on a
menggunakan metode garis lurus berdasarkan straight-line method based on their estimated useful
taksiran masa manfaat ekonomisnya. Manajemen lives. Management properly estimates the useful
mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap lives of fixed assets ranging from 4 to 20 years.
antara 4 sampai dengan 20 tahun. Ini adalah umur These are common life expectations applied in the
secara umum diharapkan dalam industri dimana industries where the Company conducts its
Perusahaan menjalankan bisnisnya. Perubahan businesses. Changes in the expected level of usage
tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi and technological development could impact the
dapat mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan economic useful lives and the residual value of these
nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan masa assets, and therefore future depreciation charges
depan mungkin direvisi. Jumlah tercatat aset tetap could be revised. The carrying amounts of fixed
diungkapkan dalam Catatan 10. assets are disclosed in Note 10.
5. KAS DAN SETARA KAS 5. CASH AND CASH EQUIVALENTS
Rincian kas dan setara kas adalah sebagai berikut: Details of cash and cash equivalents are as follows:
2025 2024
Kas Cash on Hand
Rupiah 80.000.000 80.000.000 Rupiah
Bank Cash in Banks
Rupiah Rupiah
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 3.233.496.158 1.598.215.603 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 136.020.461 89.254.402 (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 130.141.979 24.631.347 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 107.137.300 - PT Bank CIMB Niaga Tbk
Sub-jumlah 3.606.795.898 1.712.101.352 Subtotal
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
PT Bank Danamon Indonesia Tbk PT Bank Danamon Indonesia Tbk
(US$ 550.523 pada tahun 2025 dan (US$ 550,523 in 2025 and
US$ 101.731 pada tahun 2024) 9.238.883.195 1.644.178.523 (US$ 101,731 in 2024)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(US$ 11.350 pada tahun 2025 dan (US$ 11,350 in 2025 and
US$ 11.330 pada tahun 2024) 190.474.190 183.112.389 US$ 11,330 in 2024)
PT Bank CIMB Niaga Tbk PT Bank CIMB Niaga Tbk
(US$ 0,16 pada tahun 2025 dan (US$ 0.16 in 2025
US$ 0,16 pada tahun 2024) 2.685 2.586 and US$ 0.16 in 2024)
Sub-jumlah 9.429.360.070 1.827.293.498 Subtotal
Total Cash on Hand
Jumlah Kas dan Bank 13.116.155.968 3.619.394.850 and in Banks
Setara Kas Cash Equivalents
Deposito berjangka - Rupiah Time deposits - Rupiah
PT Bank Danamon
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 83.500.000.000 - Indonesia Tbk
Jumlah Kas dan Setara Kas 96.616.155.968 3.619.394.850 Total Cash and Cash Equivalents
41
Page 51
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
5. KAS DAN SETARA KAS (lanjutan) 5. CASH AND CASH EQUIVALENTS (continued)
2025 2024
Tingkat suku bunga deposito Annual interest rate
berjangka per tahun - of time deposits -
Mata uang Rupiah 5,75% - Rupiah currency
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak As of December 31, 2025 and 2024, none of the
terdapat kas dan bank Perusahaan yang dibatasi Company’s cash on hand and in banks are restricted
penggunaannya atau ditempatkan pada pihak-pihak for use or placed at related parties.
berelasi.
6. PIUTANG USAHA 6. TRADE RECEIVABLES
Rincian piutang usaha sebagai berikut: Details of this trade receivables are as follows:
2025 2024
Pihak Berelasi (Catatan 27) Related Parties (Note 27)
Lokal - Rupiah 8.806.868.199 17.847.853.490 Local - Rupiah
Ekspor - Dolar Amerika Serikat 7.182.390.681 12.765.952.639 Export - United States Dollar
Sub-jumlah 15.989.258.880 30.613.806.129 Sub-total
Penyisihan kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian (79.946.294 ) (245.135.937 ) credit losses
Pihak berelasi - bersih 15.909.312.586 30.368.670.192 Related parties - net
Pihak Ketiga Third Parties
Ekspor - Dolar Amerika Serikat 41.394.460.725 1.310.388.952 Export - United States Dollar
Lokal - Rupiah 7.781.532.279 12.913.352.216 Local - Rupiah
Sub-jumlah 49.175.993.004 14.223.741.168 Sub-total
Penyisihan kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian (482.905.010) (555.200.394 ) credit losses
Pihak ketiga - bersih 48.693.087.994 13.668.540.774 Third parties - net
Piutang usaha - bersih 64.602.400.580 44.037.210.966 Trade receivables - net
Analisis umur piutang usaha adalah sebagai berikut: The aging analysis of trade receivables are as follows:
2025 2024
Belum jatuh tempo 63.290.266.758 41.601.671.698 Not yet due
Lewat jatuh tempo: Past due:
1 - 30 hari 1.458.955.536 2.791.992.678 1 - 30 days
31 - 60 hari 177.813.464 - 31 - 60 days
61 - 90 hari - - 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari 238.216.126 443.882.921 Over 90 days
Sub-jumlah 65.165.251.884 44.837.547.297 Sub-total
Penyisihan kerugian Allowance for expected
kredit ekspektasian (562.851.304) (800.336.331) credit losses
Piutang usaha - bersih 64.602.400.580 44.037.210.966 Trade receivables - net
42
Page 52
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
6. PIUTANG USAHA (lanjutan) 6. TRADE RECEIVABLES (continued)
Mutasi penyisihan atas ECL piutang usaha adalah Movements in the Company’s allowance for ECLs of
sebagai berikut: trade receivables are as follows:
2025 2024
Saldo awal tahun 800.336.331 1.020.133.549 Balance at beginning of year
Perubahan selama tahun berjalan (237.485.027) (219.797.218) Changes during the year
Saldo akhir tahun 562.851.304 800.336.331 Balance at the end of year
Manajemen Perusahaan berpendapat bahwa The Company’s management believes that the
penyisihan kerugian penurunan nilai piutang usaha allowance for impairment losses of trade receivables is
yang dibentuk adalah cukup untuk menutup adequate to cover possible losses from uncollectible
kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang trade receivables.
usaha.
Penyisihan atas ECL untuk piutang usaha telah diukur Allowance for ECLs for trade receivables has been
sejumlah ECL sepanjang umur. ECL pada piutang measured at an amount equal to lifetime ECL. The
usaha diestimasi berdasarkan matriks provisi dengan ECL on trade receivables are estimated using a
mengacu pada pengalaman gagal bayar debitur masa provision matrix by reference to past default
lalu dan analisis posisi keuangan debitur saat ini, experience of the debtor and an analysis of the
disesuaikan dengan faktor-faktor yang spesifik dari debtor’s current financial position, adjusted for factors
debitur dan kondisi ekonomi umum industri di mana that are specific to the debtors and general economic
debitur beroperasi. conditions of the industry in which the debtors operate.
Tidak ada perubahan dalam teknik estimasi atau There has been no change in the estimation
asumsi signifikan yang dibuat selama periode techniques or significant assumptions made during the
pelaporan berjalan. current reporting period.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, piutang As of December 31, 2025 and 2024, the above
usaha tidak dijadikan sebagai jaminan atas fasilitas receivables are not used as collateral on bank loan
pinjaman bank. facilities.
7. PERSEDIAAN 7. INVENTORIES
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
2025 2024
Bahan baku 76.151.625.016 69.291.919.074 Raw materials
Barang dalam proses 8.109.786.307 11.539.704.794 Work in process
Barang jadi Finished goods
MDF Middle East (ME) 46.379.769.675 107.587.516.278 Middle East MDF (ME)
MDF Jepang 17.436.883.054 22.750.698.646 Japan MDF
MDF Reguler 11.763.007.960 19.479.174.832 Regular MDF
Lain-lain 1.260.147.471 1.789.537.308 Others
Perlengkapan dan suku cadang 107.129.433.850 119.138.542.119 Supplies and spareparts
Jumlah 268.230.653.333 351.577.093.051
Penyisihan penurunan nilai (2.179.098.176) (2.150.953.675) Allowance for decline in value
Persediaan - bersih 266.051.555.157 349.426.139.376 Inventories - net
43
Page 53
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
7. PERSEDIAAN (lanjutan) 7. INVENTORIES (continued)
Mutasi penyisihan penurunan nilai persediaan adalah Movement of allowance for decline in value of
sebagai berikut: inventories are as follows:
2025 2024
Saldo awal tahun 2.150.953.675 1.954.985.578 Balance at beginning of year
Perubahan selama tahun berjalan 28.144.501 195.968.097 Changes during the year
Saldo akhir tahun 2.179.098.176 2.150.953.675 Balance at the end of year
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, management
manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan atas believes that the allowance for decline in value of
penurunan nilai persediaan tersebut cukup untuk inventories is adequate to cover possible losses that
menutupi kemungkinan kerugian yang terjadi akibat may arise from decline in value of inventories.
penurunan nilai persediaan.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, inventories are
persediaan tersebut telah diasuransikan terhadap covered by insurance against losses by fire and other
risiko kerugian kebakaran dan risiko lainnya dengan risks under blanket policies with total coverage
nilai pertanggungan secara keseluruhan masing- approximately amounting to Rp 202 billion,
masing sebesar Rp 202 milyar pada PT Asuransi Multi respectively, from PT Asuransi Multi Artha Guna (third
Artha Guna (pihak ketiga). Manajemen berpendapat party). Management believes is adequate to cover
bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk possible losses that may arise from such risks.
menutupi kemungkinan kerugian atas risiko tersebut.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the above
persediaan tidak dijadikan sebagai jaminan atas inventories are not used as collateral on bank loan
fasilitas pinjaman bank. facilities.
8. BIAYA DIBAYAR DI MUKA DAN UANG MUKA 8. PREPAYMENTS AND ADVANCES
Biaya dibayar di muka dan uang muka terdiri dari: Prepayments and advances consist of:
2025 2024
Biaya dibayar di muka Prepayments
Asuransi 2.770.772.610 2.728.628.037 Insurance
Lainnya 685.463.754 837.665.413 Others
Sub-jumlah 3.456.236.364 3.566.293.450 Sub-total
Uang muka Advances
Pembelian suku cadang 7.334.132.685 6.413.961.363 Purchase of spareparts
Pembelian bahan baku 3.483.148.868 8.930.284.783 Purchase of raw materials
Sub-jumlah 10.817.281.553 15.344.246.146 Sub-total
Jumlah 14.273.517.917 18.910.539.596 Total
44
Page 54
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
9. UANG MUKA PEMBELIAN ASET TETAP 9. ADVANCES FOR PURCHASE OF FIXED ASSETS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Pihak berelasi Related party
PT Griya Inti Perkasa (Catatan 27) - 32.344.200.000 PT Griya Inti Perkasa (Note 27)
Pihak ketiga Third parties
Siempelkamp Pte., Ltd 3.419.725.000 - Siempelkamp Pte., Ltd
Yalian Machinery Co., Ltd - 15.014.400.000 Yalian Machinery Co., Ltd
Steinemann Technology AG - 1.858.425.000 Steinemann Technology AG
Lain-lain (di bawah Rp 1 milyar) 1.214.100.221 2.009.827.900 Others (below Rp 1 billion)
Sub-jumlah 4.633.825.221 18.882.652.900 Sub-total
Jumlah 4.633.825.221 51.226.852.900 Total
10. ASET TETAP 10. FIXED ASSETS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pelepasan/ Reklasifikasi/ Ending
Balance Additions Disposals Reclassifications Balance
Biaya Perolehan At Cost
Tanah 20.209.967.850 - - - 20.209.967.850 Land
Bangunan dan Buildings and
prasarana 961.045.242.703 2.078.303.518 - 5.071.085.856 968.194.632.077 infrastructures
Mesin dan Machineries and
peralatan pabrik 1.223.321.892.479 36.920.811.556 - - 1.260.242.704.035 plant equipment
Peralatan kantor 17.147.923.647 1.024.712.729 14.200.000 - 18.158.436.376 Office equipment
Perabotan dan Furnitures and
perlengkapan 1.941.518.195 - - - 1.941.518.195 fixtures
Kendaraan 66.397.643.663 4.737.959.888 994.899.587 - 70.140.703.964 Vehicles
Jumlah 2.290.064.188.537 44.761.787.691 1.009.099.587 5.071.085.856 2.338.887.962.497 Total
Biaya Perolehan At Cost
Aset Dalam
Penyelesaian Construction in Progress
Bangunan dan prasarana 1.593.398.417 50.388.136.186 - (5.071.085.856) 46.910.448.747 Buildings and infrastructures
Mesin dan peralatan - 51.556.773.193 - - 51.556.773.193 Machineries and equipment
Jumlah 1.593.398.417 101.944.909.379 - (5.071.085.856) 98.467.221.940 Total
Jumlah Biaya Perolehan 2.291.657.586.954 146.706.697.070 1.009.099.587 - 2.437.355.184.437 Total Cost
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan dan prasarana 307.932.003.110 48.413.614.026 - - 356.345.617.136 Buildings and infrastructures
Mesin dan Machineries and
peralatan pabrik 692.291.045.136 117.030.551.874 - - 809.321.597.010 plant equipment
Peralatan kantor 14.283.753.831 1.318.010.469 14.200.000 - 15.587.564.300 Office equipment
Perabotan dan Furnitures and
perlengkapan 1.857.943.210 39.675.000 - - 1.897.618.210 fixtures
Kendaraan 33.284.255.773 6.709.643.697 794.784.088 - 39.199.115.382 Vehicles
Jumlah Akumulasi Total Accumulated
Penyusutan 1.049.649.001.060 173.511.495.066 808.984.088 - 1.222.351.512.038 Depreciation
Jumlah Tercatat Bersih 1.242.008.585.894 1.215.003.672.399 Net Carrying Amount
45
Page 55
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
10. ASET TETAP (lanjutan) 10. FIXED ASSETS (continued)
2024
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pelepasan/ Reklasifikasi/ Ending
Balance Additions Disposals Reclassifications Balance
Biaya Perolehan At Cost
Tanah 20.209.967.850 - - - 20.209.967.850 Land
Bangunan dan Buildings and
prasarana 948.471.634.608 - 1.009.256.134 13.582.864.229 961.045.242.703 infrastructures
Mesin dan Machineries and
peralatan pabrik 1.212.339.557.632 35.529.291.389 24.546.956.542 - 1.223.321.892.479 plant equipment
Peralatan kantor 16.710.512.320 442.434.054 5.022.727 - 17.147.923.647 Office equipment
Perabotan dan Furnitures and
perlengkapan 1.941.518.195 - - - 1.941.518.195 fixtures
Kendaraan 62.267.108.732 8.110.896.894 3.980.361.963 - 66.397.643.663 Vehicles
Jumlah 2.261.940.299.337 44.082.622.337 29.541.597.366 13.582.864.229 2.290.064.188.537 Total
Biaya Perolehan At Cost
Aset Dalam
Penyelesaian Construction in Progress
Bangunan dan prasarana 708.300.000 14.467.962.646 - (13.582.864.229) 1.593.398.417 Buildings and infrastructures
Jumlah 708.300.000 14.467.962.646 - (13.582.864.229) 1.593.398.417 Total
Jumlah Biaya Perolehan 2.262.648.599.337 58.550.584.983 29.541.597.366 - 2.291.657.586.954 Total Cost
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan dan prasarana 261.409.510.498 47.531.748.746 1.009.256.134 - 307.932.003.110 Buildings and infrastructures
Mesin dan Machineries and
peralatan pabrik 601.134.942.210 115.703.059.468 24.546.956.542 - 692.291.045.136 plant equipments
Peralatan kantor 12.911.273.965 1.377.502.593 5.022.727 - 14.283.753.831 Office equipments
Perabotan dan Furnitures and
perlengkapan 1.818.042.168 39.901.042 - - 1.857.943.210 fixtures
Kendaraan 30.566.255.113 6.507.604.091 3.789.603.431 - 33.284.255.773 Vehicles
Jumlah Akumulasi Total Accumulated
Penyusutan 907.840.023.954 171.159.815.940 29.350.838.834 - 1.049.649.001.060 Depreciation
Jumlah Tercatat Bersih 1.354.808.575.383 1.242.008.585.894 Net Carrying Amount
Jumlah beban penyusutan aset tetap pada tahun Total depreciation expense in 2025 and 2024
2025 dan 2024, masing-masing adalah sebesar amounted to Rp 173,511,495,066 and
Rp 173.511.495.066 dan Rp 171.159.815.940, yang Rp 171,159,815,940, respectively, were charged as
dibebankan sebagai berikut: follows:
2025 2024
Beban pokok penjualan (Catatan 23) 172.726.636.386 170.390.161.163 Cost of goods sold (Note 23)
Beban umum dan administrasi General and administrative
(Catatan 25) 784.858.680 769.654.777 expenses (Note 25)
Jumlah 173.511.495.066 171.159.815.940 Total
Rincian penjualan dan pelepasan aset tetap adalah Details of the sale and disposal of fixed assets are as
sebagai berikut: follows:
2025 2024
Biaya perolehan 1.009.099.587 29.541.597.366 Cost
Akumulasi penyusutan (808.984.088) (29.350.838.834) Accumulated depreciation
Jumlah tercatat bersih 200.115.499 190.758.532 Net carrying amount
Harga jual 5.405.405 392.792.795 Proceeds from sales
Keuntungan (kerugian) penjualan Gain (loss) on sale
aset tetap (Catatan 26) (194.710.094) 202.034.263 of fixed assets (Note 26)
Pada tahun 2024, Perusahaan melakukan pelepasan In 2024, the Company has a disposal of fixed assets
aset tetap terkait penggantian suku cadang mesin related to the replacement of a sparepart of a
yang terkait dengan perawatan tahunan. Berdasarkan machinery associated with annual maintenance. Based
penilaian manajemen, masa manfaat perawatan ini on the management's assessment, the useful life of
diperkirakan 4 tahun. this maintenance is considered to be 4 years.
46
Page 56
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
10. ASET TETAP (lanjutan) 10. FIXED ASSETS (continued)
Aset tetap tersebut telah diasuransikan terhadap Fixed assets are covered by insurance against losses
risiko kerugian kebakaran dan risiko lainnya dengan by fire and other risks under blanket policies with total
nilai pertanggungan secara keseluruhan sebesar coverage amounting to Rp 1.63 trillion and
Rp 1,63 triliun dan US$ 45 juta pada tanggal US$ 45 million as of December 31, 2025, from
31 Desember 2025 pada PT Asuransi Multi Artha PT Asuransi Multi Artha Guna, PT Lippo General
Guna, PT Lippo General Insurance Indonesia, Insurance Indonesia, PT Asuransi Central Asia,
PT Asuransi Central Asia, PT Great Eastern General PT Great Eastern General Insurance Indonesia,
Insurance Indonesia, PT Malacca Trust Wuwungan PT Malacca Trust Wuwungan Insurance, PT Sunday
Insurance, PT Sunday Insurance Indonesia dan Insurance Indonesia, and PT Asuransi Harta Aman
PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (pihak ketiga) Pratama Tbk (third parties) and as of December 31,
dan pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar 2024, the coverage was amounting to Rp 1.52 trillion
Rp 1,52 triliun dan US$ 45 juta pada PT Asuransi and US$ 45 million with PT Asuransi Multi Artha Guna,
Multi Artha Guna, PT Lippo General Insurance PT Lippo General Insurance Indonesia, Asuransi
Indonesia, Asuransi Central Asia, PT Great Eastern Central Asia, PT Great Eastern General Insurance
General Insurance Indonesia, PT Malacca Trust Indonesia, PT Malacca Trust Wuwungan Insurance,
Wuwungan Insurance, PT Asuransi Artarindo, PT Asuransi Artarindo, PT Sunday Insurance
PT Sunday Insurance Indonesia, PT BRI Asuransi Indonesia, PT BRI Asuransi Indonesia, and
Indonesia dan PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (third parties).
(pihak ketiga). Manajemen berpendapat bahwa nilai Management believes that the coverage is adequate to
pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi cover possible losses that may arise from such risks.
kemungkinan kerugian atas risiko tersebut.
Perusahaan memiliki aset tetap tanah dengan Hak The Company has land under Building Usage Rights
Guna Bangunan (HGB) dengan jangka waktu (HGB) with term of 30 years. As of
30 tahun. Pada tanggal 31 Desember 2025, HGB December 31, 2025, the Company's HGB still has
Perusahaan masih memiliki sisa jangka waktu remaining term of 15 years. Management believes
15 tahun. Manajemen berpendapat bahwa jangka that the term of the HGB can be renewed/extended
waktu HGB tersebut dapat diperbaharui/diperpanjang upon their expiry.
pada saat jatuh tempo.
Aset dalam penyelesaian pada 31 Desember 2025 Construction in progress as of December 31, 2025
sebagian besar terdiri dari bangunan dan mesin mainly consists of buildings and machinery for MDF
untuk MDF Board Sanding dan Cutting Line yang Board Sanding and Cutting Line which is expected to
diperkirakan akan selesai di bulan Februari 2026 be completed in February 2026 with a completion
dengan persentase penyelesaian adalah sebesar percentage of 99% and ADR Tower office building
99% dan gedung kantor ADR Tower yang which is expected to be completed in January 2026
diperkirakan penyelesaiannya di bulan Januari 2026 with a completion percentage of 99%.
dengan persentase penyelesaian adalah sebesar
99%.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, nilai As of December 31, 2025 and 2024, the costs of the
perolehan aset tetap Perusahaan yang telah Company’s fixed assets that have been fully
disusutkan penuh namun masih digunakan masing- depreciated but still being utilized amounted to
masing sebesar Rp 127.775.251.149 dan Rp 127,775,251,149 and Rp 97,304,609,926,
Rp 97.304.609.926, yang terdiri atas mesin dan respectively, which consist of machineries and plant
peralatan pabrik, peralatan kantor, perabotan dan equipments, office equipments, furnitures and fixtures
perlengkapan serta kendaraan. and vehicles.
Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat dari Management believes that the carrying values of all
seluruh aset tetap Perusahaan tersebut dapat the Company’s fixed assets are fully recoverable,
dipulihkan, sehingga tidak diperlukan penurunan nilai hence, no writedown for impairment in fixed asset
atas aset tetap tersebut. values is necessary.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, aset tetap As of December 31, 2025 and 2024, the above fixed
tidak dijadikan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman assets are not used as collateral on bank loan
bank. facilities.
47
Page 57
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
11. ASET HAK-GUNA DAN LIABILITAS SEWA 11. RIGHT-OF-USE ASSETS AND LEASE LIABILITIES
Rekonsiliasi aset hak-guna adalah sebagai berikut: The reconciliation of right-of-use assets is as follows:
2025
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Penyesuaian/ Ending
Balance Additions Deductions Adjustment Balance
Biaya Perolehan Cost
Bangunan 130.849.353 - - - 130.849.353 Building
Gudang 920.735.940 958.429.025 - - 1.879.164.965 Warehouse
Jumlah Biaya Perolehan 1.051.585.293 958.429.025 - - 2.010.014.318 Total Cost
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan - 26.169.871 - - 26.169.871 Building
Gudang 729.960.207 190.775.733 - - 920.735.940 Warehouse
Jumlah Akumulasi Total
Penyusutan 729.960.207 216.945.604 - - 946.905.811 Accumulated Depreciation
Jumlah Tercatat Bersih 321.625.086 1.063.108.507 Net Carrying Amount
2024
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Penyesuaian/ Ending
Balance Additions Deductions Adjustment Balance
Biaya Perolehan Cost
Bangunan 110.677.347 130.849.353 - (110.677.347) 130.849.353 Building
Kantor 5.668.494.469 - (5.668.494.469 ) - - Office
Gudang 920.735.940 - - - 920.735.940 Warehouse
Jumlah Biaya Perolehan 6.699.907.756 130.849.353 (5.668.494.469 ) (110.677.347) 1.051.585.293 Total Cost
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan 84.999.919 25.788.334 - (110.788.253) - Building
Kantor 4.446.197.603 1.222.185.961 (5.668.383.564 ) - - Office
Gudang 539.295.381 190.664.826 - - 729.960.207 Warehouse
Jumlah Akumulasi Total
Penyusutan 5.070.492.903 1.438.639.121 (5.668.383.564 ) (110.788.253) 729.960.207 Accumulated Depreciation
Jumlah Tercatat Bersih 1.629.414.853 321.625.086 Net Carrying Amount
Seluruh transaksi aset hak-guna Perusahaan All transactions of the Company’s right-of-use assets
dilakukan dengan pihak berelasi (Catatan 27). are carried out with related parties (Note 27).
Rincian liabilitas sewa adalah sebagai berikut: The detail of lease liabilities is as follows:
2025 2024
Liabilitas sewa (Catatan 27) Lease liabilities (Note 27)
Bagian jangka pendek 279.661.701 235.588.118 Current portion
Bagian jangka panjang 786.087.825 107.320.501 Non-current portion
Jumlah 1.065.749.526 342.908.619 Total
Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi adalah Amount recognized in profit or loss is as follow:
sebagai berikut:
2025 2024
Bunga atas liabilitas sewa 18.247.882 128.097.513 Interest on lease liabilities
Beban penyusutan aset hak-guna 216.945.604 1.438.639.121 Depreciation of right-of-use assets
Jumlah 235.193.486 1.566.736.634 Total
48
Page 58
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
11. ASET HAK-GUNA DAN LIABILITAS SEWA 11. RIGHT-OF-USE ASSETS AND LEASE LIABILITIES
(lanjutan) (continued)
Jumlah beban penyusutan aset hak-guna pada tahun Depreciation of right-of-use assets in 2025 and 2024
2025 dan 2024 masing-masing adalah sebesar amounted to Rp 216,945,604 and Rp 1,438,639,121,
Rp 216.945.604 dan Rp 1.438.639.121, yang respectively, were charged as follows:
dibebankan sebagai berikut:
2025 2024
Beban pokok penjualan (Catatan 23) 216.945.604 216.453.160 Cost of goods sold (Note 23)
Beban umum dan administrasi General and administrative
(Catatan 25) - 1.222.185.961 expenses (Note 25)
Jumlah 216.945.604 1.438.639.121 Total
Ringkasan komponen perubahan liabilitas yang timbul Summary of component of changes in the liabilities
dari sewa adalah sebagai berikut: arising from leases is as folllow:
2025 2024
Saldo awal 342.908.619 1.775.997.753 Beginning balance
Perubahan nonkas - penambahan 958.429.025 130.849.353 Non-cash change - addition
Penambahan bunga 18.247.882 128.097.513 Addition of interest
Pembayaran Payments
Pokok (235.588.118) (1.563.938.487) Principal
Bunga (18.247.882) (128.097.513) Interest
Saldo akhir 1.065.749.526 342.908.619 Ending balance
12. ASET TAKBERWUJUD 12. INTANGIBLE ASSETS
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
2025
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
Balance Addition Deductions Balance
Biaya Perolehan Cost
Lisensi piranti lunak 2.710.103.862 - - 2.710.103.862 Software license
Piranti lunak akuntansi 4.892.448.496 - - 4.892.448.496 Accounting software
Jumlah Biaya Perolehan 7.602.552.358 - - 7.602.552.358 Total Cost
Akumulasi Amortisasi Accumulated Amortization
Lisensi piranti lunak 2.697.943.430 9.025.000 - 2.706.968.430 Software license
Piranti lunak akuntansi 1.121.186.114 1.223.112.127 - 2.344.298.241 Accounting software
Jumlah Akumulasi Amortisasi 3.819.129.544 1.232.137.127 - 5.051.266.671 Total Accumulated Amortization
Jumlah Tercatat Bersih 3.783.422.814 2.551.285.687 Net Carrying Amount
2024
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
Balance Addition Deductions Balance
Biaya Perolehan Cost
Lisensi piranti lunak 2.710.103.862 - - 2.710.103.862 Software license
Piranti lunak akuntansi - 4.892.448.496 - 4.892.448.496 Accounting software
Jumlah Biaya Perolehan 2.710.103.862 4.892.448.496 - 7.602.552.358 Total Cost
Akumulasi Amortisasi Accumulated Amortization
Lisensi piranti lunak 2.677.897.592 20.045.838 - 2.697.943.430 Software licence
Piranti lunak akuntansi - 1.121.186.114 - 1.121.186.114 Accounting software
Jumlah Akumulasi Amortisasi 2.677.897.592 1.141.231.952 - 3.819.129.544 Total Accumulated Amortization
Jumlah Tercatat Bersih 32.206.270 3.783.422.814 Net Carrying Amount
49
Page 59
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
12. ASET TAKBERWUJUD (lanjutan) 12. INTANGIBLE ASSETS (continued)
Jumlah beban amortisasi aset takberwujud pada Total amortization expense for intangible assets in
tahun 2025 dan 2024 masing-masing adalah 2025 and 2024 amounted to Rp 1,232,137,127 and
sebesar Rp 1.232.137.127 dan Rp 1.141.231.952, Rp 1,141,231,952 respectively, which are charged
yang dibebankan seluruhnya ke beban umum dan entirely to general and administrative expenses
administrasi (Catatan 25). (Note 25).
13. UTANG BANK 13. BANK LOANS
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
2025 2024
Utang bank jangka pendek Short-term bank loan
PT Bank CIMB Niaga Tbk PT Bank CIMB Niaga Tbk
Pinjaman Rekening Koran (PRK) - 14.574.309.172 Bank Overdraft (PRK)
Jumlah - 14.574.309.172 Total
Utang bank jangka panjang Long-term bank loan
PT Bank Danamon Indonesia Tbk PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Fasilitas Kredit Angsuran Term Installment
Berjangka (KAB) 238.397.291.755 330.523.716.874 Credit Facilities (KAB)
Dikurangi: bagian jangka pendek (92.209.936.843) (92.126.649.194) Less: current maturities
Bagian jangka panjang 146.187.354.912 238.397.067.680 Long term maturities
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Bank Danamon) PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Bank
Danamon)
Pada tanggal 2 September 2024, Perusahaan telah On September 2, 2024, the Company has signed a
menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman dengan loan facility agreement with Bank Danamon in
Bank Danamon sehubungan dengan perubahan, connection with changes, additions and renewals to
penambahan dan perpanjangan atas fasilitas pinjaman the following credit facilities:
sebagai berikut:
a. Fasilitas Kredit Rekening Koran (KRK) dengan a. Overdraft Facility (KRK) with a maximum facility of
jumlah fasilitas maksimum Rp 20.000.000.000. Rp 20,000,000,000. Maturity date on August 12,
Jatuh tempo pada tanggal 12 Agustus 2025, dengan 2025, with an interest rate 7.50% per annum.
tingkat bunga 7,50% per tahun.
b. Fasilitas Kredit Berjangka (KB) dengan jumlah b. Term Credit Facility (KB) with a maximum facility of
fasilitas maksimum sebesar Rp 100.000.000.000. Rp 100,000,000,000. Maturity date on August 12,
Jatuh tempo pada tanggal 12 Agustus 2025, dengan 2025, with an interest rate 7.50% per annum.
tingkat bunga 7,50% per tahun.
c. Fasilitas Letter of Credit (L/C) / Surat Kredit c. Letter of Credit (L/C) / Domestic Documented
Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) dengan jumlah Letter of Credit (SKBDN) Facility with a maximum
fasilitas maksimum sebesar EUR 248.500 dengan facility amount of EUR 248,500 with a term of until
jangka waktu fasilitas sampai dengan 30 Juni 2025. June 30, 2025.
d. Fasilitas Transaksi Valuta Asing dan Derivatif (PSE) d. Foreign Exchange and Derivative Transaction
dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Facility (PSE) with a maximum facility amount of
US$ 650.000 dengan jangka waktu fasilitas sampai US$ 650,000 with a term of until August 12, 2025.
dengan 12 Agustus 2025.
e. Fasilitas KAB dengan jumlah fasilitas sebesar e. KAB Facility with a maximum facility amounting to
Rp 462.055.000.000. Jatuh tempo tanggal Rp 462,055,000,000. Maturity date on August 12,
12 Agustus 2028, dengan tingkat bunga 7,90% per 2028, with an interest rate of 7.90% per annum.
tahun.
50
Page 60
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
13. UTANG BANK (lanjutan) 13. BANK LOANS (continued)
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Bank Danamon) PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Bank
(lanjutan) Danamon) (continued)
Berdasarkan amendemen perjanjian pinjaman pada Based on the amendment in the loan agreement
tanggal 29 September 2025, Bank Danamon dated September 29, 2025, Bank Danamon agreed to
menyetujui permohonan perubahan dan perpanjangan changes and extension the loan facility, as follows
fasilitas kredit, sebagai berikut:
a. Fasilitas Kredit Rekening Koran (KRK) dengan a. Overdraft Facility (KRK) with a maximum facility
jumlah fasilitas maksimum Rp 20.000.000.000. of Rp 20,000,000,000. Maturity date on
Jatuh tempo pada tanggal 12 Agustus 2026, dengan August 12, 2026, with an interest rate 7.10% per
tingkat bunga 7,10% per tahun. annum.
b. Fasilitas Kredit Berjangka (KB) dengan jumlah b. Term Credit Facility (KB) with a maximum facility
fasilitas maksimum sebesar Rp 100.000.000.000. of Rp 100,000,000,000. Maturity date on
Jatuh tempo pada tanggal 12 Agustus 2026, dengan August 12, 2026, with an interest rate 7.10% per
tingkat bunga 7,10% per tahun. annum.
c. Fasilitas Transaksi Valuta Asing dan Derivatif (PSE) c. Foreign Exchange and Derivative Transaction
dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Facility (PSE) with a maximum facility amount of
US$ 650.000 dengan jangka waktu fasilitas sampai US$ 650,000 with a term of until August 12, 2026.
dengan 12 Agustus 2026.
d. Fasilitas KAB dengan jumlah fasilitas sebesar d. KAB Facility with a maximum facility amounting to
Rp 462.055.000.000. Jatuh tempo tanggal Rp 462,055,000,000. Maturity date on
12 Agustus 2028, dengan tingkat bunga 7,25% per August 12, 2028, with an interest rate of 7.25%
tahun. per annum.
Untuk tujuan akuntansi dan pelaporan keuangan, saldo For financial accounting and reporting purposes, the
utang bank jangka panjang tersebut di atas, dicatat dan long-term bank loans balance mentioned above is
disajikan pada laporan posisi keuangan tanggal recorded and presented in the statement of financial
31 Desember 2025 dan 2024 sebesar biaya perolehan position as of December 31, 2025 and 2024 at
yang diamortisasi dengan menggunakan tingkat suku amortized cost with effective interest rate 7.36% and
bunga efektif masing-masing sebesar 7,36% dan 7.76%, respectively.
7,76%.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2024 and 2023, the outstanding
saldo pinjaman atas fasilitas KAB masing-masing balance of KAB facility amounted to
sebesar Rp 238.397.291.755 (kontraktual Rp 238,397,291,755 (contractual Rp 238,728,416,667)
Rp 238.728.416.667) dan sebesar and amounting to Rp 330,523,716,874 (contractual
Rp 330.523.716.874 (kontraktual Rp 331,139,416,667).
Rp 331.139.416.667).
Tidak ada jaminan atas fasilitas pinjaman ini dan There is no collateral for this loan facility and during
selama jangka waktu fasilitas, Perusahaan diwajibkan the term of the facility, the Company is required to fulfill
untuk memenuhi ketentuan tertentu seperti kewajiban certain covenants such as the obligation to fulfill
pemenuhan rasio keuangan antara lain meliputi financial ratios, including the minimum current ratio of
current ratio minimum 1x, debt to equity ratio 1x, maximum debt to equity ratio of 2x and minimum
maksimum 2x serta debt service coverage ratio debt service coverage ratio of 1x.
minimum 1x.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the Company has
Perusahaan telah memenuhi seluruh ketentuan dalam complied all covenants in the loan agreement.
perjanjian pinjaman.
Pada tanggal 31 Desember 2025 fasilitas Transaksi As of December 31, 2025 facility (PSE) have not been
Valuta Asing dan Derivatif (PSE) belum digunakan used by the Company. Meanwhile, on December 31,
oleh Perusahaan. Sementara itu pada tanggal 2024, Letter of Credit (L/C) / Domestic Documented
31 Desember 2024, fasilitas Letter of Credit (L/C) / Letter of Credit (SKBDN) facility and Foreign
Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) dan Exchange and Derivative Transaction facility (PSE)
fasilitas Transaksi Valuta Asing dan Derivatif (PSE) have not been used by the Company.
belum digunakan oleh Perusahaan.
51
Page 61
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
13. UTANG BANK (lanjutan) 13. BANK LOANS (continued)
PT Bank CIMB Niaga Tbk (Bank CIMB Niaga) PT Bank CIMB Niaga Tbk (Bank CIMB Niaga)
Berdasarkan amendemen perjanjian pinjaman pada Based on the amendment in the loan agreement dated
tanggal 19 Februari 2024, Bank CIMB Niaga February 19, 2024, Bank CIMB Niaga agreed to
menyetujui permohonan perpanjangan fasilitas kredit, change the loan facility, as follows
sebagai berikut:
a. Fasilitas Pinjaman Tetap (PT) dengan jumlah a. Fixed Loan (PT) facilities with a maximum facility
fasilitas maksimum sebesar Rp 35.000.000.000. of Rp 35,000,000,000. Maturity date on
Jatuh tempo tanggal 22 Februari 2025, dengan February 22, 2025, with an interest rate of 7.50%
tingkat bunga 7,50% per tahun. per annum.
b. Fasilitas Pinjaman Rekening Koran (PRK) dengan b. The overdraft facility (PRK) with a maximum
jumlah fasilitas maksimum sebesar facility of Rp 15,000,000,000. Maturity date on
Rp 15.000.000.000. Jatuh tempo tanggal February 22, 2025, with an interest rate of 7.75%
22 Februari 2025, dengan tingkat bunga 7,75% per annum.
per tahun.
c. Fasilitas Negosiasi Wesel Eksport (NEW)/ c. Export Notes Negotiation Facility (NEW)/Export
Diskonto Wesel Eksport (DWE) dengan jumlah Notes Discount (DWE) with a maximum facility
fasilitas maksimum sebesar US$ 3.000.000, jatuh amount of US$ 3,000,000, due on February
tempo tanggal 22 Februari 2025, dengan tingkat 22, 2025, with a Telegraphic Transfer
bunga Telegraphic Transfer International (TTI) International (TTI) interest rate of 5.50% per
5,50% per tahun untuk mata uang Dolar Amerika annum for currency United States Dollars and
Serikat dan 7,50% per tahun untuk mata uang 7.50% per annum for Rupiah.
Rupiah.
d. Fasilitas Negosiasi Wesel Ekspor/Diskonto Wesel d. Export Notes Negotiation Facility/iB Export Notes
Ekspor iB dengan jumlah fasilitas maksimum Discount Facility with maximum facility
sebesar US$ 3.000.000. Jatuh tempo tanggal amount of US$ 3,000,000. Maturity date on
22 Februari 2025. February 22, 2025.
e. Fasilitas Pinjaman PSF dengan jumlah fasilitas e. The PSF facility loan, with a maximum facility
maksimum sebesar US$ 3.000.000, jatuh tempo amount of US$ 3,000,000, will mature on
tanggal 22 Februari 2025, dengan tingkat bunga February 22, 2025, with an interest rate of
Telegraphic Transfer International (TTI) 5,5% per Telegraphic Transfer International (TTI) of 5.5%
tahun untuk mata uang Dolar Amerika Serikat dan per annum for the United States Dollar and 7.50%
7,50% per tahun untuk mata uang Rupiah. per annum for the Rupiah.
Berdasarkan amendemen perjanjian pinjaman pada Based on the amendment in the loan agreement dated
tanggal 3 Maret 2025, Bank CIMB Niaga menyetujui March 3, 2025, Bank CIMB Niaga agreed to change
permohonan perpanjangan fasilitas kredit, sebagai the loan facility, as follows:
berikut:
a. Fasilitas Pinjaman Tetap (PT) dengan jumlah a. Fixed Loan (PT) facilities with a maximum facility
fasilitas maksimum sebesar Rp 35.000.000.000. of Rp 35,000,000,000. Maturity date on
Jatuh tempo tanggal 22 Februari 2026, dengan February 22, 2026, with an interest rate of 7.50%
tingkat bunga 7,50% per tahun. per annum.
b. Fasilitas Pinjaman Rekening Koran (PRK) dengan b. The overdraft facility with a maximum facility of
jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 15,000,000,000. Maturity date on
Rp 15.000.000.000. Jatuh tempo tanggal February 22, 2026, with an interest rate of 7.75%
22 Februari 2026, dengan tingkat bunga 7,75% per per annum.
tahun.
c. Fasilitas Negosiasi Wesel Ekspor (NEW)/Diskonto c. Export Notes Negotiation Facility (NEW)/Export
Wesel Ekspor (DWE) dengan jumlah fasilitas Notes Discount (DWE) with a maximum facility
maksimum sebesar US$ 3.000.000. Jatuh tempo amount of US$ 3,000,000. Maturity date on
tanggal 22 Februari 2026, dengan tingkat bunga February 22, 2026, with a Telegraphic Transfer
Telegraphic Transfer International (TTI) 5,75% per International (TTI) interest rate of 5.75% per
tahun untuk mata uang Dolar Amerika Serikat dan annum for loan denominated in United States
7,50% per tahun untuk mata uang Rupiah. Dollars and 7.50% per annum for Rupiah.
52
Page 62
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
13. UTANG BANK (lanjutan) 13. BANK LOANS (continued)
PT Bank CIMB Niaga Tbk (Bank CIMB Niaga) PT Bank CIMB Niaga Tbk (Bank CIMB Niaga)
(lanjutan) (continued)
d. Fasilitas Negosiasi Wesel Ekspor/Diskonto Wesel d. Export Notes Negotiation Facility/iB Export Notes
Ekspor iB dengan jumlah fasilitas maksimum Discount Facility with maximum facility amount of
sebesar US$ 3.000.000. Jatuh tempo tanggal US$ 3,000,000. Maturity date on February 22,
22 Februari 2026. 2026.
e. Fasilitas Pinjaman PSF dengan jumlah fasilitas e. The PSF facility loan, with a maximum facility
maksimum sebesar US$ 3.000.000. Jatuh tempo amount of US$ 3,000,000. Maturity date on
tanggal 22 Februari 2026, dengan tingkat bunga February 22, 2026, with an interest rate of
Telegraphic Transfer International (TTI) 5,75% per Telegraphic Transfer International (TTI) of 5.75%
tahun untuk mata uang Dolar Amerika Serikat dan per annum for the United States Dollar and 7.50%
7,50% per tahun untuk mata uang Rupiah. per annum for the Rupiah.
Tidak ada jaminan atas fasilitas pinjaman ini dan There is no collateral for this loan facility and during
selama jangka waktu fasilitas, Perusahaan diwajibkan the term of the facility, the Company is required to
untuk memenuhi ketentuan tertentu seperti kewajiban fulfill certain covenants such as the obligation to fulfill
pemenuhan rasio keuangan, antara lain meliputi, financial ratios, which include minimum current ratio
current ratio minimum 1x, debt service coverage ratio of 1x, minimum debt service coverage ratio of 1x,
minimum 1x, interest service coverage ratio minimum minimum interest service coverage ratio of 1x,
1x, leverage ratio maximum 1x serta bank loan to maximum leverage ratio of 1x and maximum bank
ebitda maksimum 2,5x. loan to ebitda ratio of 2.5x.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the Company
Perusahaan telah memenuhi seluruh ketentuan dalam has complied with all covenants in the loan
perjanjian pinjaman. agreement.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 fasilitas As of December 31, 2025 and 2024, Fixed Loan (PT)
Pinjaman Tetap (PT), fasilitas Negosiasi Wesel Ekspor facilities, Export Notes Negotiation facility
(NEW)/Diskonto Wesel Ekspor (DWE), fasilitas (NEW)/Export Notes Discount (DWE), Export Notes
Negosiasi Wesel Ekspor/Diskonto Wesel Ekspor iB Negotiation Facility/iB Export Notes Discount facility
dan fasilitas Pinjaman PSF belum digunakan oleh and PSF facility loan have not been used by the
Perusahaan. Company.
14. UTANG USAHA 14. TRADE PAYABLES
Akun ini merupakan liabilitas yang timbul dari This account represents liabilities incurred mainly from
pembelian persediaan, dengan rincian sebagai berikut: purchases of inventories, with details as follows:
2025 2024
Pihak Berelasi (Catatan 27) Related Parties (Note 27)
Lokal - Rupiah 267.167.625 630.645.574 Local - Rupiah
Pihak Ketiga Third Parties
Lokal - Rupiah 29.694.508.942 36.727.732.855 Local - Rupiah
Impor Import
Dolar Amerika Serikat 3.108.439.237 12.507.642.181 United States Dollar
Euro 899.722.839 382.291.628 Euro
Yuan Tiongkok 87.749.290 - Chinese Yuan
Franc Swiss 27.464.786 384.293.160 Swiss Franc
Sub-Jumlah 33.817.885.094 50.001.959.824 Sub-total
Jumlah 34.085.052.719 50.632.605.398 Total
53
Page 63
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
14. UTANG USAHA (lanjutan) 14. TRADE PAYABLES (continued)
Analisis umur utang usaha tersebut adalah sebagai The aging analysis of trade payables are as follows:
berikut:
2025 2024
Belum jatuh tempo 34.085.052.719 50.632.605.398 Not yet due
Lewat jatuh tempo Past due:
1 - 30 Hari - - 1 - 30 Days
31 - 60 Hari - - 31 - 60 Days
61 - 90 Hari - - 61 - 90 Days
> 90 Hari - - > 90 Days
Jumlah 34.085.052.719 50.632.605.398 Total
Jangka waktu kredit dari pembelian bahan baku Purchase of raw and indirect materials, both from
utama dan pembantu, baik dari pemasok dalam local and foreign suppliers, have credit terms of 30 to
maupun luar negeri berkisar 30 sampai dengan 60 days.
60 hari.
Pemasok utama Perusahaan pada tahun 2025 dan The main suppliers of the Company as of 2025 and
2024 antara lain adalah CV Persada Alam Sukses, 2024, among others, are CV Persada Alam Sukses,
CV Agro Produksi Lestari, Mitsui & Co (Asia Pasific) CV Agro Produksi Lestari, Mitsui & Co (Asia Pasific)
Pte., Ltd, PT Gelora Sukses Bersama, CV Arkatama Pte., Ltd, PT Gelora Sukses Bersama, CV Arkatama
Bima Indra, PT Dover Trading Indonesia, Wanhua Bima Indra, PT Dover Trading Indonesia, Wanhua
Chemical (Singapore) Pte., Ltd, PT Sinar Sukses Chemical (Singapore) Pte., Ltd, PT Sinar Sukses
Senantiasa, PT Berkat Karunia Damai dan Senantiasa, PT Berkat Karunia Damai and
PT Tentram Industri Minergi. PT Tentram Industri Minergi.
15. PERPAJAKAN 15. TAXATION
a. Pajak Dibayar di Muka a. Prepaid Taxes
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Pajak Pertambahan Nilai -
bersih 23.754.907.061 22.875.912.562 Value Added Tax - net
b. Utang Pajak b. Taxes Payable
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Pajak Penghasilan: Income Taxes:
Pasal 4 (2) 9.915.054 60.555.102 Article 4 (2)
Pasal 15 2.701.164 15.559.002 Article 15
Pasal 21 215.539.770 367.497.581 Article 21
Pasal 22 112.864.320 41.343.475 Article 22
Pasal 23/26 85.011.348 1.814.484.557 Article 23/26
Pasal 29 7.247.153.741 15.906.329.706 Article 29
Jumlah 7.673.185.397 18.205.769.423 Total
54
Page 64
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)
c. Beban Pajak Penghasilan c. Income Tax Expense
Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak The reconciliation between profit before income
penghasilan menurut laporan laba rugi dan tax expense according to the statements of profit
penghasilan komprehensif lain dengan taksiran or loss and other comprehensive income
penghasilan kena pajak untuk tahun yang and estimated taxable income for the years ended
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 December 31, 2025 and 2024 are as follows:
dan 2024 adalah sebagai berikut:
2025 2024
Laba sebelum beban Profit before income
pajak penghasilan tax expense
menurut laporan laba rugi per statements of profit or loss
dan penghasilan komprehensif and other comprehensive
lain 234.909.439.128 229.821.617.124 [
income
Beda tetap Permanent differences
Sumbangan dan representasi 1.597.623.923 1.084.242.200 Donation and representation
Pendapatan yang telah dikenakan Income subjected to
pajak penghasilan bersifat final (2.864.677.209) (59.237.372) final income tax
Lain-lain 261.867.738 46.030.052 Others
Beda temporer Temporary differences
Liabilitas Employee
imbalan kerja karyawan 3.202.178.961 2.427.128.474 benefits liabilities
Penyusutan aset tetap (2.044.673.700) 1.030.527.996 Depreciation of fixed assets
Penyisihan penurunan nilai Allowance for decline in value
persediaan 28.144.501 195.968.097 of inventories
Transaksi sewa (18.642.514) (125.299.366) Lease transaction
Pemulihan penyisihan kerugian Recovery of allowance
kredit ekspektasian for expected credit loss
piutang usaha (237.485.027) (219.797.218) on trade receivables
Lain-lain 11.968.000 (112.750.540) Others
Taksiran penghasilan kena pajak 234.845.743.801 234.088.429.447 Estimated taxable income
Laba kena pajak hasil rekonsiliasi di atas menjadi The taxable income resulted from the above
dasar dalam pengisian SPT Tahunan Pajak reconciliation provides the basis for the Company’s
Penghasilan (PPh) Badan Perusahaan. Annual Corporate Income Tax Return.
Beban pajak penghasilan tahun berjalan dan Income tax expense current year and the
perhitungan taksiran utang pajak penghasilan computation of the estimated income tax payable
adalah sebagai berikut: are as follows:
2025 2024
Taksiran penghasilan kena pajak Estimated taxable income
(dibulatkan) 234.845.743.000 234.088.429.000 (rounded)
Beban pajak penghasilan Income tax expense
- tahun berjalan 51.666.063.461 51.499.454.380 - current year
Dikurangi: pajak penghasilan Less: prepayments of
dibayar di muka (44.418.909.720) (35.593.124.674) income tax
Taksiran utang pajak Estimated income tax
penghasilan 7.247.153.741 15.906.329.706 payable
55
Page 65
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)
c. Beban Pajak Penghasilan (lanjutan) c. Income Tax Expense (continued)
Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan A reconciliation between income tax expense as
yang dihitung dengan menggunakan tarif pajak calculated by applying the prevailing tax rate to
yang berlaku dari laba sebelum beban pajak profit before income tax expense and income tax
penghasilan dengan beban pajak penghasilan expense as shown in the statements of profit or
seperti yang tercantum dalam laporan laba rugi loss and other comprehensive income for the
dan penghasilan komprehensif lain untuk years ended December 31, 2025 and 2024 are as
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal follows:
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai
berikut:
2025 2024
Laba sebelum beban Income before income
pajak penghasilan tax expense
menurut laporan laba rugi per statements of profit
dan penghasilan or loss and other
komprehensif lain 234.909.439.128 229.821.617.124 comprehensive income
Beban pajak penghasilan dengan Income tax expenses computed
tarif pajak yang berlaku (51.680.076.608) (50.560.755.669) using the prevailing tax rete
Pengaruh pajak atas beda tetap: Tax effect of permanent differences:
Sumbangan dan representasi (351.477.263) (238.533.284) Donation and representation
Pendapatan yang telah
dikenakan pajak Income subjected to
penghasilan final 630.228.986 13.032.222 final income tax
Lain-lain (57.610.727) (10.126.611) Others
Beban pajak penghasilan (51.458.935.612) (50.796.383.342) Income tax expense
d. Aset Pajak Tangguhan - Bersih d. Deferred Tax Assets - Net
Pajak tangguhan yang berasal dari pengaruh The deferred tax effects of the significant
beda temporer yang signifikan antara pelaporan temporary differences between commercial and
komersial dan pajak adalah sebagai berikut: tax reporting are as follows:
2025
Dikreditkan
Dikreditkan Pada Penghasilan
(Dibebankan) Komprehensif
Pada Laba Rugi/ Lain/ Credited to
Saldo Awal/ Credited Other Saldo Akhir/
Beginning (Charged) to Comprehensive Ending
Balance Profit or Loss Income Balance
Liabilitas Employee benefits
Imbalan kerja karyawan 3.807.875.144 704.479.372 254.335.247 4.766.689.763 liabilities
Penyusutan aset tetap 12.002.401.410 (449.828.214 ) - 11.552.573.196 Depreciation of fixed assets
Penyisihan kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian atas credit loss on
piutang usaha 176.073.991 (52.246.706 ) - 123.827.285 trade receivables
Penyisihan penurunan nilai Allowance for decline in
persediaan 473.209.809 6.191.790 - 479.401.599 value of inventories
Transaksi sewa 4.682.378 (4.101.353 ) - 581.025 Lease transaction
Lain-lain 12.298.532 2.632.960 - 14.931.492 Others
Jumlah 16.476.541.264 207.127.849 254.335.247 16.938.004.360 Total
56
Page 66
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)
d. Aset Pajak Tangguhan - Bersih (lanjutan) d. Deferred Tax Assets - Net (continued)
2024
Dibebankan
Dikreditkan Pada Penghasilan
(Dibebankan) Komprehensif
Pada Laba Rugi/ Lain/ Charged to
Saldo Awal/ Credited Other Saldo Akhir/
Beginning (Charged) to Comprehensive Ending
Balance Profit or Loss Income Balance
Liabilitas Employee benefits
Imbalan kerja karyawan 3.307.768.510 533.968.265 (33.861.631 ) 3.807.875.144 liabilities
Penyusutan aset tetap 11.775.685.251 226.716.159 - 12.002.401.410 Depreciation of fixed assets
Penyisihan kerugian kredit Allowance for expected
ekspektasian atas credit loss on
piutang usaha 224.429.379 (48.355.388 ) - 176.073.991 trade receivables
Penyisihan penurunan nilai Allowance for decline in
persediaan 430.096.828 43.112.981 - 473.209.809 value of inventories
Transaksi sewa 32.248.238 (27.565.860 ) - 4.682.378 Lease transaction
Lain-lain 37.103.651 (24.805.119 ) - 12.298.532 Others
Jumlah 15.807.331.857 703.071.038 (33.861.631 ) 16.476.541.264 Total
e. Administrasi Pajak e. Tax Administration
Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia, Under the taxation laws of Indonesia, the
Perusahaan menghitung, menetapkan dan Company submits tax return on the basis of self
membayar secara sendiri pajak penghasilannya assessment. The Directorate General of Taxation
(self-assessment). Direktorat Jenderal Pajak (DGT) may assess or amend tax liability within
(DJP) dapat menetapkan atau mengubah 5 (five) years from the time the tax becomes due.
liabilitas pajak dalam batas waktu 5 (lima) tahun
sejak saat terutangnya pajak.
f. Lain-lain f. Others
Pada tahun 2025 dan 2024, Perusahaan In 2025 and 2024, the Company received several
menerima beberapa Surat Keputusan Tax Decision Letters for Preliminary Return of Tax
Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak Overpayments (SKPPKP) with the following
(SKPPKP) dengan rincian sebagai berikut: details:
2025
Tanggal
Masa Pajak/ Jumlah/ Penerimaan/
Jenis Pajak Tax Period Amount Receiving Date Tax Type
Pajak Pertambahan Nilai September 2024/ 5.054.434.409 17 Januari 2025/ Value Added Tax
September 2024 January 17, 2025
Pajak Pertambahan Nilai Oktober 2024/ 6.857.033.996 23 Januari 2025/ Value Added Tax
October 2024 January 23, 2025
Pajak Pertambahan Nilai November 2024/ 3.378.329.504 11 Februari 2025/ Value Added Tax
November 2024 February 11, 2025
Pajak Pertambahan Nilai Desember 2024/ 7.423.909.343 5 Maret 2025/ Value Added Tax
December 2024 March 5, 2025
Pajak Pertambahan Nilai Januari 2025/ 1.822.024.411 7 Maret 2025/ Value Added Tax
January 2025 March 7, 2025
Pajak Pertambahan Nilai Februari 2025/ 4.933.614.753 15 Mei 2025/ Value Added Tax
February 2025 May 15, 2025
Pajak Pertambahan Nilai Maret 2025/ 3.417.344.185 5 Juni 2025/ Value Added Tax
March 2025 June 5, 2025
Pajak Pertambahan Nilai April 2025/ 3.810.023.007 21 Juli 2025/ Value Added Tax
April 2025 July 21, 2025
Pajak Pertambahan Nilai Mei 2025/ 2.393.689.236 12 Agustus 2025/ Value Added Tax
May 2025 August 12, 2025
Pajak Pertambahan Nilai Juni 2025/ 98.920.953 15 September 2025/ Value Added Tax
June 2025 September 15, 2025
Pajak Pertambahan Nilai Juni 2025/ 2.222.117.367 15 Oktober 2025/ Value Added Tax
June 2025 October15, 2025
Pajak Pertambahan Nilai Juli 2025/ 3.817.594.073 15 Oktober 2025/ Value Added Tax
July 2025 October15, 2025
57
Page 67
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)
f. Lain-lain (lanjutan) f. Others (continued)
2024
Tanggal
Masa Pajak/ Jumlah/ Penerimaan/
Jenis Pajak Tax Period Amount Receiving Date Tax Type
Pajak Pertambahan Nilai November 2023/ 14.265.824.778 13 Februari 2024/ Value Added Tax
November 2023 February 13, 2024
Pajak Pertambahan Nilai Desember 2023/ 3.619.706.973 4 Maret 2024/ Value Added Tax
December 2023 March 4, 2024
Pajak Pertambahan Nilai Januari 2024/ 2.401.695.395 28 Maret 2024/ Value Added Tax
January 2024 March 28, 2024
Pajak Pertambahan Nilai Februari 2024/ 4.399.955.593 26 April 2024/ Value Added Tax
February 2024 April 26, 2024
Pajak Pertambahan Nilai Maret 2024/ 5.623.806.580 11 Juni 2024/ Value Added Tax
March 2024 June 11, 2024
Pajak Pertambahan Nilai April 2024/ 4.372.846.244 5 Juli 2024/ Value Added Tax
April 2024 July 5, 2024
Pajak Pertambahan Nilai Mei 2024/ 4.323.378.131 9 Agustus 2024/ Value Added Tax
May 2024 August 9, 2024
Pajak Pertambahan Nilai Juni 2024/ 3.664.760.097 4 September 2024/ Value Added Tax
June 2024 September 4, 2024
Pajak Pertambahan Nilai Juli 2024/ 4.570.307.797 2 Oktober 2024/ Value Added Tax
July 2024 October 2, 2024
Pajak Pertambahan Nilai Agustus 2024/ 4.651.884.303 19 November 2024/ Value Added Tax
August 2024 November 19, 2024
16. UTANG LAIN-LAIN 16. OTHER PAYABLES
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, utang As of December 31, 2025 and 2024, other payables
lain-lain sebagian besar merupakan gaji outsourcing mainly pertains to outsourcing salary of the
Perusahaan. Company.
17. BIAYA MASIH HARUS DIBAYAR 17. ACCRUED EXPENSES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Pengangkutan 13.648.898.905 1.168.899.079 Freight
Bunga pinjaman 1.009.622.262 1.477.709.647 Interest
Asuransi 236.187.212 1.776.705.094 Insurance
Retensi - 646.389.923 Retention
Lain-lain 1.495.428.846 448.601.849 Others
Jumlah 16.390.137.225 5.518.305.592 Total
Pada tanggal 31 Desember 2024, biaya masih harus As of December 31, 2024, accrued expenses -
dibayar retensi merupakan utang retensi atas retention represents retention payable for the
pembangunan fasilitas MDF Line 2 dan gudang construction of the MDF Line 2 facility and finished
barang jadi. goods warehouse.
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 18. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the Company
Perusahaan mencatat estimasi liabilitas atas imbalan accrued a provision for employee benefits based on
kerja karyawan berdasarkan perhitungan aktuaria the actuarial calculation prepared by KKA Tumpal
yang dilakukan oleh KKA Tumpal Marbun, FSAI, Marbun, FSAI, independent actuary, which reports
aktuaris independen, dengan menggunakan metode applied the “Projected-Unit-Credit” method.
“Projected Unit Credit”.
58
Page 68
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 18. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Asumsi-asumsi pokok yang digunakan dalam Key assumptions used for actuarial calculation for the
perhitungan aktuaria untuk tahun yang berakhir pada years ended December 31, 2025 and 2024, are as
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah follows:
sebagai berikut:
2025 2024
Usia pensiun : 55 tahun / years 55 tahun / years : Pension age
Tingkat diskonto : 6,60% per tahun / 7,11% per tahun / : Discount rates
year year
Tingkat kenaikan gaji Annual salary
di masa depan : 3% 3% : increment rate
Tingkat kematian : TMI 2019 TMI 2019 : Mortality rate
Tingkat kecacatan : 0,1% TMI 2019 0,1% TMI 2019 : Disability rate
Analisis yang disajikan sebagai “Liabilitas Imbalan An analysis presented as “Employee Benefits
Kerja Karyawan” di laporan posisi keuangan pada Liabilities” in the statements of financial position as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, dan beban December 31, 2025 and 2024, and employee
imbalan kerja karyawan yang dicatat dalam laporan benefits expense as recorded in the statements of
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain untuk profit or loss and other comprehensive income for the
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal years then ended December 31, 2025 and 2024 are
[
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: as follows:
a. Liabilitas imbalan kerja karyawan a. Employee benefits liabilities
2025 2024
Nilai kini liabilitas Present value of employee
imbalan kerja karyawan 21.666.771.652 17.308.523.386 benefits liabilities
Liabilitas yang diakui dalam Liabilities recognized in
laporan posisi keuangan 21.666.771.652 17.308.523.386 statements of financial position
Mutasi nilai kini liabilitas imbalan pasti adalah The movements in the present value of the
sebagai berikut: defined benefit obligation are as follows:
2025 2024
Saldo awal liabilitas bersih 17.308.523.386 15.035.311.412 Begining balance of liabilities
Beban imbalan kerja karyawan Employee benefits
tahun berjalan 3.452.780.124 2.887.955.237 expense for the current year
Pembayaran imbalan kerja Employee benefits payments
selama tahun berjalan (250.601.163) (460.826.760) for current year
Rugi (penghasilan) Other comprehensive
komprehensif lain 1.156.069.305 (153.916.503) loss (income)
Saldo akhir liabilitas bersih 21.666.771.652 17.308.523.386 Ending balance of liabilities - net
Manajemen berkeyakinan bahwa estimasi Management believes that the employee benefits
liabilitas tersebut di atas cukup untuk memenuhi liabilities are adequate to cover the prevailing
ketentuan yang berlaku. requirements.
59
Page 69
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 18. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
b. Beban imbalan kerja karyawan b. Employee benefits expense
2025 2024
Biaya jasa kini 2.239.961.854 1.895.432.832 Current service cost
Biaya bunga 1.212.818.270 992.522.405 Interest cost
Employee benefits expense
Beban yang diakui pada recognized
tahun berjalan 3.452.780.124 2.887.955.237 in the current year
Beban imbalan kerja karyawan untuk tahun yang Employee benefits expense for the year ended
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 December 31, 2025 and 2024 amounted to
dan 2024, masing-masing sebesar Rp 3,452,780,124 and Rp 2,887,955,237,
Rp 3.452.780.124 dan Rp 2.887.955.237, yang respectively, were charged as follows:
dibebankan sebagai berikut:
2025 2024
Beban pokok penjualan (Catatan 23) 2.416.946.079 2.015.758.662 Cost of goods sold (Note 23)
Beban umum dan administrasi General and administrative expenses
(Catatan 25) 1.035.834.045 872.196.575 (Note 25)
Beban yang diakui pada Employee benefits expense
tahun berjalan 3.452.780.124 2.887.955.237 recognized in the current year
Tabel berikut menyajikan sensitivitas atas The following table presents the sensitivity of possible
kemungkinan perubahan tingkat suku bunga pasar changes in market interest rates and annual salary
dan tingkat kenaikan gaji di masa depan dengan increment rate, with other variables held constant, to
variabel lain dianggap tetap, terhadap liabilitas post-employment benefits obligations and current
imbalan pascakerja dan biaya jasa kini, masing- service costs, as of December 31, 2025 and 2024,
masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: respectively:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Liabilitas imbalan Liabilitas imbalan
kerja karyawan/ kerja karyawan/
Employee benefits Beban jasa kini/ Employee benefits Beban jasa kini
liabilities Current service cost liabilities Current service cost
Kenaikan suku bunga Increase in interest rate
dalam 1 poin persentase 20.503.163.855 2.096.586.123 18.380.233.641 2.015.524.094 by 1 percentage point
Penurunan suku bunga Decrease in interest rate
dalam 1 poin persentase 22.968.055.989 2.404.571.119 20.491.716.542 2.281.381.721 by 1 percentage point
Annual salary
Kenaikan gaji di masa depan increment increase
dalam 1 poin persentase 22.996.862.777 2.408.352.061 20.522.134.009 2.285.353.171 by 1 percentage point
Annual salary
Penurunan gaji di masa depan increment decreases
dalam 1 poin persentase 20.458.673.643 2.091.122.742 18.337.529.136 2.010.231.401 by 1 percentage point
Jadwal jatuh tempo dari liabilitas imbalan kerja The maturity profile of employee benefits liabilities as
karyawan tanpa diskonto pada tanggal 31 Desember of December 31, 2025 and 2024 is as follows:
2025 dan 2024 sebagai berikut:
2025 2024
Dalam 1 tahun 5.739.835.771 4.340.057.387 Within 1 year
Lebih dari 1 tahun 15.926.935.881 12.968.465.999 More than 1 years
Jumlah 21.666.771.652 17.308.523.386 Total
60
Page 70
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
18. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 18. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Durasi rata-rata dari liabilitas imbalan kerja pada The average duration of the employee benefits
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing liabilities as at December 31, 2025 and 2024 is
adalah 21,54 tahun dan 22,08 tahun. 21.54 years and 22.08 years, respectively.
19. MODAL SAHAM 19. SHARE CAPITAL
Rincian kepemilikan saham Perusahaan pada tanggal The detail of shares ownership of the Company as of
31 Desember 2025 dan 2024 berdasarkan Laporan December 31, 2025 and 2024, based on the Share
Daftar Pemegang Saham masing masing dikelola oleh Register Reports provided by PT Sinartama Gunita,
PT Sinartama Gunita, Biro Administrasi Efek, adalah the Securities Administration Bureau, are as follows:
sebagai berikut:
Jumlah Saham
Ditempatkan dan
Disetor Penuh/ Persentase
Number of Shares Pemilikan/
Issued and Percentage of Jumlah/
Pemegang Saham Fully Paid Ownership Amount Shareholders
PT Adrindo Intiperkasa 4.800.200.000 51,00% 480.020.000.000 PT Adrindo Intiperkasa
SMB Kenzai Co., Ltd. 2.353.000.000 25,00% 235.300.000.000 SMB Kenzai Co., Ltd.
Heffy Hartono 562.600.000 5,98% 56.260.000.000 Heffy Hartono
Lain-lain (masing-masing dengan Others (each with ownership
pemilikan di bawah 5%) 1.696.200.000 18,02% 169.620.000.000 interest below 5%)
Jumlah 9.412.000.000 100.00% 941.200.000.000 Total
•Anggota Direksi yang memiliki saham Perusahaan, • The Director who are shareholder of the Company,
sesuai Daftar Pemegang Saham Perusahaan pada based on the records maintained in the Company’s
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai Share Register as of December 31, 2025 and 2024 are
berikut: as follows:
Persentase
Pemilikan/
Jumlah Saham/ Percentage of Jumlah/
Pemegang Saham Number of Share Ownership Amount Shareholders
Direksi Director
Heffy Hartono 562.600.000 5,98% 56.260.000.000 Heffy Hartono
Pengelolaan Modal Capital Management
Tujuan utama pengelolaan modal Perusahaan adalah The primary objective of the Company’s capital
untuk memastikan pemeliharaan rasio modal yang management is to ensure that they maintain healthy
sehat untuk mendukung usaha dan memaksimalkan capital ratios in order to support its business and
imbalan bagi pemegang saham. maximize shareholder value.
Perusahaan dipersyaratkan oleh Undang-undang The Company is also required by the Limited Liability
Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007 untuk Company Law No. 40 Year 2007 to contribute and
menyisihkan dan mempertahankan suatu dana maintain a non-distributable reserve fund until the said
cadangan yang tidak boleh didistribusikan sampai reserve reaches 20% of the issued and fully paid
dana cadangan tersebut mencapai 20% dari modal share capital. This externally imposed capital
saham diterbitkan dan dibayar penuh. Persyaratan requirements will be considered with by the Company
permodalan eksternal tersebut akan dipertimbangkan in next Annual General Meeting Shareholders
oleh Perusahaan dalam Rapat Umum Pemegang (“AGMS”).
Saham (RUPS) Tahunan berikutnya.
61
Page 71
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
19. MODAL SAHAM (lanjutan) 19. SHARE CAPITAL (continued)
Perusahaan mengelola struktur permodalan dan The Company manages its capital structure and make
melakukan penyesuaian berdasarkan perubahan adjustments to it, in light of changes in economic
kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan conditions. In order to maintain and adjust the capital
menyesuaikan struktur permodalan, Perusahaan structure, the Company may adjust the proposed
dapat menyesuaikan usulan pembayaran dividen dividend payment to shareholders, issue new shares,
kepada pemegang saham, menerbitkan saham baru or raise additional debt financing. No changes were
atau mengusahakan tambahan pendanaan melalui made in the objectives, policies or processes for
pinjaman. Tidak ada perubahan atas tujuan, kebijakan managing capital during the years ended
maupun proses dalam manajemen modal untuk tahun December 31, 2025 and 2024.
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember
2025 dan 2024.
Kebijakan Perusahaan adalah mempertahankan The Company’s policy is to maintain a healthy capital
struktur permodalan yang sehat untuk mengamankan structure in order to secure access to finance at a
akses terhadap pendanaan pada biaya yang wajar, reasonable cost, using debt to equity ratio and
antara lain dengan memonitor permodalan gearing ratio.
menggunakan debt to equity ratio dan gearing ratio.
20. DIVIDEN TUNAI DAN CADANGAN UMUM 20. CASH DIVIDENDS AND GENERAL RESERVES
Berdasarkan Keputusan Dewan Direksi tanggal Based on the Decree of the Board of Directors dated
26 Agustus 2025 yang disetujui oleh Dewan August 26, 2025 which was approved by the Board of
Komisaris, memutuskan untuk membagikan dividen Commissioners, it was agreed to distribute an interim
interim kepada para pemegang saham Perusahaan dividend to the Company’s shareholders amounting
sebesar Rp 56.472.000.000 dari laba Perusahaan to Rp 56,472,000,000 from the Company’s income
periode 30 Juni 2025, yang pelaksanaan for the period ended June 30, 2025, the payment of
pembayarannya telah dilakukan pada tanggal which was made on September 23, 2025.
23 September 2025.
Dalam RUPS yang diadakan pada tanggal 10 Juni Based on AGMS dated June 10, 2025, the Company’s
2025 para pemegang saham menyetujui untuk shareholders declared cash dividends to be distributed
membagikan dividen tunai kepada para pemegang to Company’s shareholders amounted to
saham Perusahaan sebesar Rp 94.120.000.000 dari Rp 94,120,000,000 from Company’s 2024 income,
laba periode 2024, yang diperhitungkan sebagai which was calculated as an interim dividend of
dividen interim sebesar Rp 47.060.000.000, dengan Rp 47,060,000,000 with has been paid on December
pelaksanaan pembayarannya telah dilakukan pada 3, 2024 and the final dividend amounted to
tanggal 3 Desember 2024 dan dividen final sebesar Rp 47,060,000,000 which was paid on July 9, 2025.
Rp 47.060.000.000, yang pelaksanaan The Company’s shareholders also agreed to
pembayarannya dilakukan pada tanggal 9 Juli 2025. appropriate portions of 2024 net profit for general
Para pemegang saham juga menyetujui untuk reserve purposes amounting to Rp 1,000,000,000, in
mencadangkan sejumlah Rp 1.000.000.000 dari laba accordance with the existing regulations.
bersih Perusahaan tahun 2024, sebagai dana
cadangan umum Perusahaan sesuai ketentuan yang
berlaku.
Dalam RUPS yang diadakan pada tanggal Based on AGMS dated June 7, 2024, the Company’s
7 Juni 2024 para pemegang saham menyetujui untuk shareholders declared cash dividends to be distributed
membagikan dividen tunai kepada para pemegang to Company’s shareholders amounted to
saham Perusahaan sebesar Rp 47.060.000.000 dari Rp 47,060,000,000 from Company’s 2023 income,
laba periode 2023, yang pelaksanaan pembayarannya which has been paid on July 10, 2024. The
telah dilakukan pada tanggal 10 Juli 2024. Para Company’s shareholders also agreed to appropriate
pemegang saham juga menyetujui untuk portions of 2023 net profit for general reserve
mencadangkan sejumlah Rp 1.000.000.000 dari laba purposes amounting to Rp 1,000,000,000, in
bersih Perusahaan tahun 2023, sebagai dana accordance with the existing regulations.
cadangan umum Perusahaan sesuai ketentuan yang
berlaku.
62
Page 72
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
21. TAMBAHAN MODAL DISETOR - BERSIH 21. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL - NET
Rincian tambahan modal disetor pada tanggal The details of additional paid-in capital as of
31 Desember 2025 dan 2024 sebagai berikut: December 31, 2025 and 2024 are as follows:
Selisih nilai nominal dengan Difference between par value
penerimaan setoran modal and proceeds of share capital
(Catatan 1b) 7.060.000.000 (Note 1b)
Biaya emisi saham (Catatan 3w) (4.161.928.700 ) Share issuance costs (Note 3w)
Bersih 2.898.071.300 Net
22. PENJUALAN BERSIH 22. NET SALES
Rincian penjualan adalah sebagai berikut: Details of sales are as follows:
2025 2024
Ekspor 1.095.640.914.260 1.022.035.290.509 Export
Lokal 187.264.132.835 221.615.727.294 Local
Jumlah 1.282.905.047.095 1.243.651.017.803 Total
Rincian penjualan bersih berdasarkan produk utama The details of net sales based on the main product are
adalah sebagai berikut: as follows:
2025 2024
MDF ME 809.380.713.725 708.615.429.407 MDF ME
MDF Jepang 273.520.554.973 280.998.896.795 MDF Japan
MDF Reguler 185.897.895.386 245.404.892.178 MDF Regular
Lain-lain 14.105.883.011 8.631.799.423 Others
Jumlah 1.282.905.047.095 1.243.651.017.803 Total
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the Company
Perusahaan memiliki uang muka dari pelanggan, has advances from customers amounting to
masing-masing sebesar Rp 1.060.438.826 dan Rp 1,060,438,826 and Rp 9,456,571,249,
Rp 9.456.571.249. respectively.
Persentase penjualan kepada pihak berelasi pada The percentage of sales to related parties as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing December 31, 2025 and 2024 was 31.32% and
sebesar 31,32% dan 34,52% (Catatan 27). 34.52%, respectively (Note 27).
Pada tahun 2025 dan 2024, jumlah penjualan yang In 2025 and 2024, sales with amount exceeding 10%
melebihi 10% dari jumlah penjualan bersih adalah of net sales are as follows:
sebagai berikut:
Persentase terhadap
Jumlah Penjualan Bersih (%) /
Jumlah/ Percentage to
Amount Total Net Sales (%)
2025 2024 2025 2024
Penjualan Bersih Net Sales
S.A.Shahab And S.A.Shahab And
Company Pte., Ltd. 623.774.512.361 431.935.028.920 48,62 34,73 Company Pte., Ltd.
SMB Kenzai Co., Ltd. 273.520.554.973 281.127.617.610 21,32 22,61 SMB Kenzai Co., Ltd.
House of Wood Timber House of Wood Timber
Trading Co., LLC 185.606.201.364 209.232.813.410 14,47 16,82 Trading Co., LLC
PT Karya Agung Abadi 128.231.529.704 148.075.372.731 10,00 11,91 PT Karya Agung Abadi
Jumlah 1.211.132.798.402 1.070.370.832.671 94,41 86,07 Total
63
Page 73
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
23. BEBAN POKOK PENJUALAN 23. COST OF GOODS SOLD
Rincian beban pokok penjualan adalah sebagai Details of cost of goods sold are as follows:
berikut:
2025 2024
Bahan baku dan bahan Raw materials and
pembantu yang digunakan 452.680.000.781 506.131.585.249 indirect materials used
Upah langsung 90.556.107.183 85.388.885.706 Direct labor
Beban produksi: Production costs:
Depreciation of
Penyusutan aset tetap (Catatan 10) 172.726.636.386 170.390.161.163 fixed assets (Note 10)
Perbaikan dan pemeliharaan 44.579.557.522 44.413.052.012 Repairs and maintenance
Transportasi dan bahan bakar 18.663.626.178 17.744.273.361 Transportation and fuel
Operasional pabrik 10.830.119.617 10.734.561.835 Operational factory
Jasa profesional 4.058.227.064 4.761.913.800 Professional
Asuransi 3.624.490.038 3.555.552.256 Insurance
Imbalan kerja karyawan Employee benefits
(Catatan 18) 2.416.946.079 2.015.758.662 (Note 18)
Sumbangan dan representasi 751.363.968 419.124.075 Donations and representations
Pajak dan perijinan 525.960.765 376.570.650 Tax and licensing
Penyusutan aset hak-guna Depreciation of
(Catatan 11) 216.945.604 216.453.160 right-of-use assets (Note 11)
Lain-lain 965.232.494 1.482.402.362 Others
Jumlah beban pabrikasi 802.595.213.679 847.630.294.291 Total cost of goods manufactured
Persediaan barang dalam proses Work in process
Awal tahun 11.539.704.794 13.465.874.281 Beginning
Akhir tahun (8.109.786.307) (11.539.704.794) Ending
Jumlah beban pokok produksi 806.025.132.166 849.556.463.778 Total manufacturing cost
Persediaan barang jadi Finished goods
Awal tahun 151.606.927.064 123.353.078.075 Beginning
Akhir tahun (76.839.808.160) (151.606.927.064) Ending
Beban Pokok Penjualan 880.792.251.070 821.302.614.789 Cost of Goods Sold
Persentase pembelian kepada pihak berelasi pada The percentage of purchases from related parties as
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing of December 31, 2025 and 2024 was 2.69% and
sebesar 2,69% dan 1,48% (Catatan 27). 1.48%, respectively (Note 27).
Pada tahun 2025 dan 2024, tidak terdapat pembelian In 2025 and 2024, there were no purchase from
dari pemasok yang jumlah pembeliannya selama suppliers with annual cummulative individual amount
setahun melebihi 10% dari jumlah penjualan bersih. exceeding 10% of total net sales.
24. BEBAN PENJUALAN 24. SELLING EXPENSES
Rincian beban penjualan adalah sebagai berikut: Details of selling expenses are as follows:
2025 2024
Pengapalan 77.407.652.866 93.458.879.741 Shipment
Angkutan 31.225.803.664 37.050.730.336 Freight
Administrasi dan dokumen 2.367.516.124 2.082.262.570 Administration and documentation
Asuransi 2.054.620.682 1.303.743.709 Insurance
Komisi penjualan 1.375.008.787 1.755.765.457 Sales commission
Lain-lain - 12.294.621 Others
Jumlah 114.430.602.123 135.663.676.434 Total
64
Page 74
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
25. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 25. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
Rincian beban umum dan administrasi adalah sebagai Details of general and administrative expenses are as
berikut: follows:
2025 2024
Gaji dan tunjangan 23.208.970.794 19.227.671.772 Salaries and allowances
Sewa kantor (Catatan 27) 1.438.200.000 - Office rent (Note 27)
Amortisasi aset takberwujud Amortization of
(Catatan 12) 1.232.137.127 1.141.231.952 intangible assets (Note 12)
Jasa profesional 1.201.786.759 1.968.676.266 Professional fees
Imbalan kerja karyawan (Catatan 18) 1.035.834.045 872.196.575 Employee benefits (Note 18)
Sumbangan dan representasi 846.259.955 665.118.125 Donations and representations
Depreciation of
Penyusutan aset tetap (Catatan 10) 784.858.680 769.654.777 fixed assets (Note 10)
Perjalanan dinas 497.797.271 1.177.763.915 Business travels
Komunikasi 383.654.157 352.479.320 Communications
Pajak dan perijinan 266.765.241 46.145.052 Taxes and licenses
Kantor 224.762.415 272.136.849 Office
Asuransi 42.417.251 47.919.923 Insurance
Penyusutan Depreciation of
aset hak-guna (Catatan 11) - 1.222.185.961 right-of-use assets (Note 11)
Lain-lain 1.072.327.671 941.996.548 Others
Jumlah 32.235.771.366 28.705.177.035 Total
Pada tanggal 31 Desember 2025, beban sewa kantor As of December 31, 2025, office rent is a rental
merupakan beban sewa di Wisma ADR yang masa expense at Wisma ADR whose lease period ends on
sewanya selesai di tanggal 31 Desember 2025 dan December 31, 2025 and is not classified as a right-of-
tidak diklasifikasi sebagai aset hak-guna karena tidak use asset because there is no extension option due to
ada opsi perpanjangan disebabkan berakhirnya masa the expiration of the lease period. As of December 31,
sewa. Pada tanggal 31 Desember 2024, beban sewa 2024, this office rent expense is recorded as
kantor ini dicatat sebagai penyusutan aset hak-guna. depreciation of the right-of-use asset.
26. LAIN-LAIN - BERSIH 26. OTHERS - NET
Rincian pendapatan (beban) lain-lain - bersih adalah Details of other income (expense) - net are as follows:
sebagai berikut:
2025 2024
Keuntungan (kerugian)
penjualan aset tetap Gain (loss) on sales of fixed assets
(Catatan 10) (194.710.094) 202.034.263 (Note 10)
Lain-lain (1.214.332.746) 581.321.413 Others
Jumlah (1.409.042.840) 783.355.676 Total
27. TRANSAKSI PIHAK BERELASI 27. RELATED PARTIES TRANSACTIONS
Dalam kegiatan usaha normal, Perusahaan In their regular conduct of business, the Company
melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi engages in transactions with certain related parties.
tertentu. Perusahaan melakukan transaksi The Company conducts transactions based on terms
berdasarkan persyaratan dan ketentuan yang and conditions agreed upon together with the related
disepakati bersama dengan pihak-pihak berelasi. parties.
65
Page 75
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
27. TRANSAKSI PIHAK BERELASI (lanjutan) 27. RELATED PARTIES TRANSACTIONS (continued)
Rincian saldo dan transaksi dengan pihak-pihak The details of accounts and transactions with related
berelasi adalah sebagai berikut: parties are as follows:
Persentase terhadap
Jumlah Aset /
Jumlah/ Percentage to
Amount Total Assets
2025 2024 2025 2024
Piutang Usaha - bersih Trade Receivables - net
PT Karya Agung Abadi 8.762.833.858 17.704.939.203 0,51 1,01 PT Karya Agung Abadi
SMB Kenzai Co., Ltd 7.146.478.728 12.663.730.989 0,42 0,72 SMB Kenzai Co., Ltd
Jumlah 15.909.312.586 30.368.670.192 0,93 1,73 Total
Advances for Purchase
Uang Muka Pembelian Aset Tetap of Fixed Assets
PT Griya Inti Perkasa - 32.344.200.000 - 1,84 PT Griya Inti Perkasa
Persentase terhadap
Jumlah Liabilitas /
Jumlah/ Percentage to
Amount Total Liabilities
2025 2024 2025 2024
Utang Usaha Trade Payables
PT Prapat Tunggal Cipta 267.167.625 135.079.124 0,08 0,03 PT Prapat Tunggal Cipta
PT Wahana Lestari
PT Wahana Lestari Makmur Sukses - 495.566.450 - 0,11 Makmur Sukses
Jumlah 267.167.625 630.645.574 0,08 0,14 Total
Persentase terhadap
Jumlah Akun yang
Bersangkutan /
Jumlah/ Percentage to
Amount Respective Accounts
2025 2024 2025 2024
Penjualan Sales
SMB Kenzai Co., Ltd 273.520.554.973 281.127.617.610 21,32 22,61 SMB Kenzai Co., Ltd
PT Karya Agung Abadi 128.231.529.704 148.075.372.731 10,00 11,91 PT Karya Agung Abadi
Jumlah 401.752.084.677 429.202.990.341 31,32 34,52 Total
Pembelian Purchases
PT Wahana Lestari PT Wahana Lestari
Makmur Sukses 12.829.116.340 7.958.036.600 2,31 1,30 Makmur Sukses
PT Prapat Tunggal Cipta 2.117.316.449 1.122.560.868 0,38 0,18 PT Prapat Tunggal Cipta
Jumlah 14.946.432.789 9.080.597.468 2,69 1,48 Total
Beban Listrik Electrical Expense
PT Griya Inti Kelola 44.797.170 - 38,52 - PT Griya Inti Kelola
CV Auto Diesel
CV Auto Diesel Radiators Co. 31.616.221 33.430.948 27,19 46,07 Radiators Co.
Jumlah 76.413.391 33.430.948 65,71 46,07 Total
Beban Sewa Kantor Office Rent Expense
CV Auto Diesel
CV Auto Diesel Radiators Co. 1.438.200.000 - 100,00 - Radiators Co.
66
Page 76
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
27. TRANSAKSI PIHAK BERELASI (lanjutan) 27. RELATED PARTIES TRANSACTIONS (continued)
Syarat dan Ketentuan Transaksi dengan Pihak- Terms and Conditions of the Transactions with
Pihak Berelasi Related Parties
•• Pada tanggal 27 Juli 2022, Perusahaan • •• On July 27, 2022, the Company entered into an
mengadakan perjanjian pembelian aset dengan asset purchase agreement with PT Griya Inti
PT Griya Inti Perkasa berkaitan dengan Perkasa related to the purchase of an office
pembelian gedung kantor di ADR Tower dengan building in ADR Tower with a net area of
luasan bersih masing-masing 446,51 m2 (Unit A) 446.51 m2 (Unit A) and 477.61 m2 (Unit B),
dan 477,61 m2 (Unit B). Berdasarkan perjanjian respectively. Based on the agreement, the total
tersebut, jumlah nilai kontrak pembelian kantor value of the office purchase contract is Rp
tersebut sebesar Rp 32.344.200.000. Berita 32,344,200,000. The office building handover
Acara Serah Terima (BAST) gedung kantor report (BAST) was received by the Company on
diterima oleh Perusahaan pada tanggal May 15, 2025, but the new office building was
15 Mei 2025, namun gedung kantor baru siap ready for use in January 2026 due to the
digunakan di Januari 2026 dikarenakan proses completion of interior work. As of December 31,
penyelesaian pengerjaan interior. Pada tanggal 2025, the purchase of the office was recorded as
31 Desember 2025, pembelian kantor tersebut Construction in Progress - Buildings and
dicatat sebagai Aset Dalam Penyelesaian - Infrastructure.
Bangunan dan Prasarana.
• Perusahaan memiliki perjanjian sewa ruangan • •• The Company has an office space rental
kantor yang beralamat di Wisma ADR, Jl. Pluit agreement located at Wisma ADR, Jl. Pluit Raya I
Raya I No. 1, Jakarta Utara, dengan CV Auto No. 1, North Jakarta with CV Auto Diesel Radiators
Diesel Radiators Co. dengan luasan masing- Co. with an area of 276 m2 and 523 m2 for a rental
masing 276 m2 dan 523 m2, dengan jangka period from January 2025 until March 2025 and
waktu sewa dari Januari 2025 sampai dengan automatically extended for the next 3-month period
Maret 2025 dan otomatis diperpanjang untuk continuously unless there is a change or
periode 3 bulan berikutnya secara terus menerus notification from either party.
kecuali ada perubahan atau pemberitahuan dari
salah satu pihak.
• Perusahaan memiliki perjanjian sewa gudang • •• The Company has a 564 m2 warehouse rental
seluas 564 m2 yang beralamat di LPPU Curug agreement which is located at LPPU Curug No. 88,
No. 88, Tangerang, dengan PT Surya Fajar Tangerang with PT Surya Fajar Lestari for a rental
Lestari dengan jangka waktu sewa selama 1 period of 1 year until December 2025 and this
tahun sampai dengan Desember 2025 dan agreement was renewed based on the lease
perjanjian ini diperbaharui berdasarkan perjanjian agreement dated December 23, 2025 which stated
sewa menyewa tanggal 23 Desember 2025 yang that the lease agreement was extended for 1 year
menerangkan bahwa perjanjian sewa until December 31, 2026.
diperpanjang selama 1 tahun sampai dengan
31 Desember 2026.
• Perusahaan memiliki perjanjian sewa bangunan • •• The Company has a 77 m2 office building rental
kantor seluas 77 m2 yang beralamat di LPPU agreement which is located at LPPU Curug No. 88,
Curug No. 88, Tangerang, dengan PT Surya Tangerang with PT Surya Fajar Lestari (related
Fajar Lestari (pihak berelasi) dengan jangka party) for a rental period of 1 year until December
waktu sewa selama 1 tahun sampai dengan 2025 and the lease was extended on December
Desember 2025 dan diperpanjang pada tanggal 23, 2025 for the period until December 31, 2026.
23 Desember 2025 untuk jangka waktu sampai
dengan 31 Desember 2026.
67
Page 77
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
27. TRANSAKSI PIHAK BERELASI (lanjutan) 27. RELATED PARTIES TRANSACTIONS (continued)
Syarat dan Ketentuan Transaksi dengan Pihak- Terms and Conditions of the Transactions with
Pihak Berelasi (lanjutan) Related Parties (continued)
Berikut ini adalah rincian saldo dan transaksi The details of accounts and transactions based on the
berdasarkan sifat hubungan dengan pihak-pihak nature of relationship with the related parties
berelasi adalah sebagai berikut: mentioned in the foregoing are as follows :
Pihak-pihak Berelasi/ Sifat Relasi/ Jenis Transaksi/
Name of Related Parties Nature of Relationship Nature of Transactions
SMB Kenzai Co., Ltd. Pemegang saham Perusahaan/Shareholder Penjualan barang/Sales of goods
PT Karya Agung Abadi Pihak berelasi lainnya/Other related parties Penjualan barang/Sales of goods
PT Prapat Tunggal Cipta Entitas dengan pengendalian bersama/ Pembelian suku cadang/
Entity under common control Purchases of sparepart
CV Auto Diesel Radiators Co Entitas dengan pengendalian bersama/ Transaksi sewa dan biaya listrik/
Entity under common control Lease transaction and
electrical expense
PT Surya Fajar Lestari Entitas dengan pengendalian bersama/ Transaksi sewa/Rental transaction
Entity under common control
PT Wahana Lestari Entitas dengan pengendalian bersama/ Pembelian bahan baku/
Makmur Sukses Entity under common control Purchases of raw materials
PT Griya Inti Perkasa Entitas dengan pengendalian bersama/ Pembelian aset tetap/Purchase of
Entity under common control fixed assets
PT Griya Inti Kelola Entitas dengan pengendalian bersama/ Biaya listrik/Electrical expense
Entity under common control
Personal manajemen kunci Perusahaan terdiri dari The Company’s key management personnel consists
semua anggota komisaris dan direksi. of all members of the Company’s commissioners and
directors.
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal For the years ended December 31, 2025 and 2024,
31 Desember 2025 dan 2024, jumlah beban yang total amount recognized by the Company relating to
diakui Perusahaan sehubungan dengan kompensasi gross compensation for the key management
bruto bagi personal manajemen kunci Perusahaan personnel is as follows:
adalah sebagai berikut:
2025 2024
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
(dalam milyar Rupiah) 11,5 7,7 (in billion Rupiah)
Jumlah dalam tabel di atas merupakan jumlah yang The amounts disclosed in the table are the amounts
diakui sebagai biaya selama periode pelaporan recognized as an expense during the reporting period
sehubungan dengan kompensasi yang diberikan related to the compensation of key management
kepada personil manajemen kunci tersebut. personnel.
68
Page 78
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
28. PERJANJIAN DAN IKATAN PENTING 28. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND COMMITMENTS
Perjanjian Pembelian Kayu Wood Purchase Agreement
Perusahaan mengadakan perjanjian kerjasama The Company entered into a cooperation agreements
berupa jual beli bahan baku kayu dengan supplier in the form of buying and selling wood raw materials
pihak ketiga antara lain dengan CV Abadi Bersama with third party suppliers among others with CV Abadi
Guna, CV Agro Produksi Lestari, CV Arkatama Bima Bersama Guna, CV Agro Produksi Lestari,
Indra, CV Persada Alam Sukses, PT Mitra Sentosa CV Arkatama Bima Indra, CV Persada Alam Sukses,
Agro Sukses, PT Bupala Alam Perkasa, CV Jaya PT Mitra Sentosa Agro Sukses, PT Bupala Alam
Perkasa Berkah, CV Cokro Guno Kencono, CV Dua Perkasa, CV Jaya Perkasa Berkah dan CV Cokro
Bintang dan PT Wahana Lestari Makmur Sukses Guno Kencono, CV Dua Bintang dan PT Wahana
(pihak berelasi). Berdasarkan perjanjian tersebut, Lestari Makmur Sukses (related party). Based on the
para pihak tersebut akan melakukan pengiriman agreements, the parties will deliver according to the
sesuai dengan spesifikasi kayu sesuai syarat dan timber specifications in accordance with the agreed
ketentuan yang disepakati bersama. terms and conditions.
Perjanjian Pembelian Aset Tetap Fixed Assets Purchase Agreement
Pada tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan As of December 31, 2025, the Company has
mempunyai komitmen kontraktual yang belum outstanding contractual commitments for the
diselesaikan untuk instalasi modul aset tetap mesin installation of a fixed assets - machine amounting to
sebesar EUR 185.000 (setara dengan EUR 185,000 (equivalent to Rp 3,654,305,000) to
Rp 3.654.305.000) ke Siempelkamp Pte., Ltd. Siempelkamp Pte., Ltd.
29. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA 29. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES
UANG ASING DENOMINATED IN FOREIGN CURRENCIES
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024, the Company
Perusahaan memiliki aset dan liabilitas moneter has monetary assets and liabilities in foreign
dalam mata uang asing sebagai berikut: currencies as follows:
Mata Uang Asing / Ekuivalen dalam Rupiah /
Foreign Currency Equivalent in Rupiah
2025 2024 2025 2024
Aset Assets
Kas di bank Cash in banks
Dolar Amerika Serikat 561.873 113.061 9.429.360.070 1.827.293.498 United States Dollar
Piutang usaha Trade receivables
Dolar Amerika Serikat 2.894.581 870.953 48.576.851.406 14.076.341.591 United States Dollar
Liabilitas Liabilities
Utang usaha Trade payables
Dolar Amerika Serikat (185.225 ) (773.892) (3.108.439.237) (12.507.642.181) United States Dollar
Euro (45.548 ) (22.686) (899.722.839) (382.291.628) Euro
Yuan Tiongkok (36.552 ) - (87.749.290) - Chinese Yuan
Franc Swiss (1.291 ) (21.443) (27.464.786) (384.293.160) Swiss Franc
Aset Bersih 53.882.835.324 2.629.408.120 Net Asset
30. LABA PER SAHAM 30. EARNINGS PER SHARE
Perhitungan laba per saham adalah sebagai berikut: The calculation of earnings per share is as follows:
2025 2024
Laba tahun berjalan 183.450.503.516 179.025.233.782 Profit for the year
Jumlah rata-rata tertimbang saham Weighted average number
yang beredar 9.412.000.000 9.412.000.000 of shares outstanding
Laba per Saham Dasar 19 19 Basic Earnings per Share
69
Page 79
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
31. INFORMASI SEGMEN 31. SEGMENT INFORMATION
Informasi segmen di bawah ini dilaporkan Segment information is reported based on the
berdasarkan informasi yang digunakan oleh information used by management to evaluate the
manajemen untuk mengevaluasi kinerja setiap performance of each business segment and allocate
segmen usaha dan mengalokasikan sumber daya. resources.
70
Page 80
The original financial statements included herein are in Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
31. INFORMASI SEGMEN (lanjutan) 31. SEGMENT INFORMATION (continued)
31 Desember 2025/ MDF Jepang/ MDF Reguler/ MDF ME/ Lain-lain/ Jumlah/ 31 Desember 2025/
December 31, 2025 Japan MDF Regular MDF ME MDF Others Total December 31, 2025
Penjualan bersih 273.520.554.973 185.897.895.386 809.380.713.725 14.105.883.011 1.282.905.047.095 Net sales
Beban pokok penjualan (198.160.553.133) (147.757.425.511) (519.637.732.758) (15.236.539.668) (880.792.251.070) Cost of goods sold
Hasil segmen (laba bruto) 75.360.001.840 38.140.469.875 289.742.980.967 (1.130.656.657) 402.112.796.025 Segment results (gross profit)
Beban penjualan tidak Unallocated selling
dapat dialokasikan (114.430.602.123) expense
Beban umum dan administrasi Unallocated general and
tidak dapat dialokasikan (32.235.771.366) administrative expenses
Beban keuangan (23.480.913.426) Finance cost
Keuntungan selisih kurs 1.488.295.649 Foreign exchange gains
Pendapatan bunga 2.864.677.209 Interest income
Lain-lain - bersih (1.409.042.840) Others - net
Laba sebelum beban Profit before
pajak penghasilan 234.909.439.128 income tax expense
Beban pajak penghasilan (51.458.935.612) Income tax expenses
Laba tahun berjalan 183.450.503.516 Income for the year
Rugi komprehensif lain - Other comprehensive loss -
setelah pajak (901.734.058) net of tax
Jumlah penghasilan komprehensif Total comprehensive income
tahun berjalan 182.548.769.458 for the year
Aset Segmen Segment Assets
Persediaan barang jadi 17.436.883.054 11.763.007.960 46.379.769.675 1.260.147.471 76.839.808.160 Inventories - finished goods
Aset tidak dapat
dialokasikan 1.629.111.338.236 Unallocated assets
Jumlah Aset 1.705.951.146.396 Total assets
Liabilitas tidak dapat
dialokasikan 320.992.714.335 Unallocated liabilities
Jumlah Liabilitas 320.992.714.335 Total Liabilities
Penambahan aset tetap 146.706.697.070 Additional fixed assets
Penyusutan 173.511.495.066 Depreciation
71
Page 81
The original financial statements included herein are in Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
31. INFORMASI SEGMEN (lanjutan) 31. SEGMENT INFORMATION (continued)
31 Desember 2024/ MDF Jepang/ MDF Reguler/ MDF ME/ Lain-lain/ Jumlah/ 31 Desember 2024/
December 31, 2024 Japan MDF Regular MDF ME MDF Others Total December 31, 2024
Penjualan bersih 280.998.896.795 245.404.892.178 708.615.429.407 8.631.799.423 1.243.651.017.803 Net sales
Beban pokok penjualan (200.507.188.499) (186.228.014.278) (424.029.918.988) (10.537.493.024) (821.302.614.789) Cost of goods sold
Hasil segmen (laba bruto) 80.491.708.296 59.176.877.900 284.585.510.419 (1.905.693.601) 422.348.403.014 Segment results (gross profit)
Beban penjualan tidak Unallocated selling
dapat dialokasikan (135.663.676.434) expense
Beban umum dan administrasi Unallocated general and
tidak dapat dialokasikan (28.705.177.035) administrative expenses
Beban keuangan (33.642.028.098) Finance cost
Keuntungan selisih kurs 4.513.405.116 Foreign exchange gains
Pendapatan bunga 59.237.372 Interest income
Lain-lain - bersih 911.453.189 Others - net
Laba sebelum beban Profit before
pajak penghasilan 229.821.617.124 income tax expense
Beban pajak penghasilan (50.796.383.342) Income tax expenses
Laba tahun berjalan 179.025.233.782 Income for the year
Penghasilan komprehensif lain - Other comprehensive income -
setelah pajak 120.054.872 net of tax
Jumlah penghasilan komprehensif Total comprehensive income
tahun berjalan 179.145.288.654 for the year
Aset Segmen Segment Assets
Persediaan barang jadi 22.750.698.646 19.479.174.832 107.587.516.278 1.789.537.308 151.606.927.064 Inventories - finished goods
Aset tidak dapat
dialokasikan 1.601.797.708.118 Unallocated assets
Jumlah Aset 1.753.404.635.182 Total assets
Liabilitas tidak dapat
dialokasikan 447.462.972.579 Unallocated liabilities
Jumlah Liabilitas 447.462.972.579 Total Liabilities
Penambahan aset tetap 58.550.584.983 Additional fixed assets
Penyusutan 171.159.815.940 Depreciation
72
Page 82
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
31. INFORMASI SEGMEN (lanjutan) 31. SEGMENT INFORMATION (continued)
Segmen Geografis Geographical Segment
Berikut ini adalah jumlah penjualan Perusahan dari The following table shows the distribution of the
pelanggan berdasarkan pasar geografis: Company’s revenue from customers by geographical
market:
2025 2024
Timur Tengah 809.380.713.725 708.615.429.407 Middle East
Jepang 248.390.835.669 264.736.691.612 Japan
Indonesia 187.264.132.835 221.615.727.064 Indonesia
Lainnya 37.869.364.866 48.683.169.720 Others
Jumlah 1.282.905.047.095 1.243.651.017.803 Total
32. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO 32. POLICIES AND FINANCIAL RISK MANAGEMENT
KEUANGAN OBJECTIVES
Risiko utama dari instrumen keuangan Perusahaan The main risks arising from the Company’s financial
adalah risiko tingkat bunga, risiko kredit dan risiko instruments are interest rate risk, credit risk and
likuiditas. Kebijakan akan pentingnya mengelola liquidity risk. Policies as to the importance of managing
tingkat risiko ini telah meningkat secara signifikan these risks levels have increased significantly by
dengan mempertimbangkan beberapa parameter considering several changes in parameters and
perubahan dan volatilitas pasar keuangan baik di volatility of both Indonesian and international financial
Indonesia maupun internasional. markets.
Faktor-faktor Risiko Keuangan Financial Risk Factors
a. Risiko tingkat suku bunga a. Interest rate risk
Risiko tingkat suku bunga adalah risiko dimana Interest rate risk is defined as a risk in which the
nilai wajar arus kas di masa depan akan fair value of future cash flows might be fluctuated
berfluktuasi karena perubahan tingkat suku due to the changes of market rate interest. Loans
bunga di pasar. Pinjaman yang diperoleh dengan obtained at variable rates expose the Company to
tingkat bunga mengambang menimbulkan risiko cash flow interest rate risk.
suku bunga atas arus kas.
Risiko tingkat bunga Perusahaan terutama The Company’s interest rate risk mainly arises
terkait dengan pinjaman yang diperoleh from loans it has obtained. The Company
Perusahaan. Perusahaan melakukan performs regular review on the impact of interest
penelaahan berkala atas dampak perubahan rate changes to manage the interest rate risk.
suku bunga untuk mengelola risiko suku bunga.
73
Page 83
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
32. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO 32. POLICIES AND FINANCIAL RISK MANAGEMENT
KEUANGAN (lanjutan) OBJECTIVES (continued)
Faktor-faktor Risiko Keuangan (lanjutan) Financial Risk Factors (continued)
a. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) a. Interest rate risk (continued)
Tabel berikut menyajikan nilai tercatat instrumen The following table sets out the carrying amounts
keuangan yang dimiliki oleh Perusahaan yang by maturity of the Company’s financial
terpengaruh oleh risiko suku bunga berdasarkan instruments that are exposed to interest rate risk:
tanggal jatuh tempo:
2025
Kurang Lebih dari
dari 1 tahun/ satu tahun/
Less than one More than Nilai tercatat/
year one year Carrying value
Aset Assets
Suku bunga mengambang Floating rate
Kas di bank 13.036.155.968 - 13.036.155.968 Cash in banks
Suku bunga tetap Fixed rate
Deposito berjangka 83.500.000.000 - 83.500.000.000 Time deposit
Jumlah 96.536.155.968 - 96.536.155.968 Total
Liabilitas Liabilities
Suku bunga tetap Fixed rate
Liabilitas jangka panjang yang jatuh
tempo dalam waktu satu tahun Current maturities of long-term liabilities
Liabilitas sewa (279.661.701) - (279.661.701) Lease liabilities
Liabilitas jangka panjang setelah
dikurangi bagian yang jatuh Long-term liabilities
tempo dalam waktu satu tahun - net of current maturities
Liabilitas sewa - (786.087.825) (786.087.825) Lease liabilities
Suku bunga variabel Variable rate
Liabilitas jangka panjang yang jatuh
tempo dalam waktu satu tahun Current maturities of long-term liabilities
Utang bank (92.209.936.843) - (92.209.936.843) Bank loan
Liabilitas jangka panjang setelah
dikurangi bagian yang jatuh Long-term liabilities
tempo dalam waktu satu tahun - net of current maturities
Utang bank - (146.187.354.912) (146.187.354.912) Bank loan
Jumlah (92.489.598.544) (146.973.442.737) (239.463.041.281) Total
2024
Kurang Lebih dari
dari 1 tahun/ satu tahun/
Less than one More than Nilai tercatat/
year one year Carrying value
Aset Assets
Suku bunga mengambang Floating rate
Kas di bank 3.539.394.850 - 3.539.394.850 Cash in banks
Jumlah 3.539.394.850 - 3.539.394.850 Total
Liabilitas Liabilities
Suku bunga tetap Fixed rate
Utang bank jangka pendek (14.574.309.172) - (14.574.309.172) Short-term bank loans
Liabilitas jangka panjang yang jatuh
tempo dalam waktu satu tahun Current maturities of long-term liabilities
Liabilitas sewa (235.588.118) - (235.588.118) Lease liabilities
Liabilitas jangka panjang setelah
dikurangi bagian yang jatuh Long-term liabilities
tempo dalam waktu satu tahun - net of current maturities
Liabilitas sewa - (107.320.501) (107.320.501) Lease liabilities
Suku bunga variabel Variable rate
Liabilitas jangka panjang yang jatuh
tempo dalam waktu satu tahun Current maturities of long-term liabilities
Utang bank (92.126.649.194) - (92.126.649.194) Bank loan
Liabilitas jangka panjang setelah
dikurangi bagian yang jatuh Long-term liabilities
tempo dalam waktu satu tahun - net of current maturities
Utang bank - (238.397.067.680) (238.397.067.680) Bank loan
Jumlah (106.936.546.484) (238.504.388.181) (345.440.934.665) Total
74
Page 84
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
32. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO 32. POLICIES AND FINANCIAL RISK MANAGEMENT
KEUANGAN (lanjutan) OBJECTIVES (continued)
Faktor-faktor Risiko Keuangan (lanjutan) Financial Risk Factors (continued)
a. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) a. Interest rate risk (continued)
Instrumen keuangan lainnya yang dimiliki Other financial instruments of the Company that
Perusahaan yang tidak dimasukkan di tabel di are not included in the above table are non-interest
atas adalah yang tidak dikenakan bunga atau bearing or not significant, therefore are not
tidak signifikan, sehingga tidak terpengaruh risiko subjected to interest rate risk.
tingkat bunga.
Tidak ada analisis sensitivitas yang dilakukan No sensitivity analysis is prepared as the
karena Perusahaan tidak memperkirakan adanya Company does not expect any material effect on
dampak material terhadap laba atau rugi the Company’s profit or loss arising from the
Perusahaan yang timbul dari dampak perubahan effects of reasonably possible changes to interest
suku bunga yang wajar pada instrumen keuangan rate on interest bearing financial instruments at
berbunga pada akhir periode pelaporan. the end of the reporting period.
b. Risiko kredit b. Credit risk
Tinjauan eksposur Perusahaan terhadap risiko Overview of the Company’s exposure to credit risk
kredit
Nilai tercatat aset keuangan pada laporan The carrying amount of financial assets recorded
keuangan setelah dikurangi dengan cadangan in the financial statements, net of any allowance
kerugian, mencerminkan eksposur Perusahaan for losses, represents the Company’s exposure to
terhadap risiko kredit. credit risk.
Kerangka peringkat risiko kredit kini Perusahaan The Company’s current credit risk grading
terdiri dari kategori berikut: framework comprises the following categories:
Kategori/ Dasar pengakuan ECL/
Category Deskripsi/Description Basis for recognizing ECL
Lancar/Performing Pihak lawan memiliki risiko gagal bayar ECL 12 bulan/12-month ECL
yang rendah dan tidak memiliki tunggakan/
The counterparty has a low risk of default
and does not have any past-due amounts
Dicadangkan/Doubtful Jumlah yang tertunggak > 30 hari atau ECL sepanjang umur - kredit tidak
telah ada peningkatan risiko kredit yang memburuk/
signifikan sejak pengakuan awal./ Lifetime ECL - not credit-impaired
Amount is >30 days past due or there
has been a significant increase in credit risk
since initial recognition.
Gagal bayar/In default Jumlah yang tertunggak > 90 hari atau ECL sepanjang umur - kredit
ada bukti yang megindikasikan aset memburuk/
mengalami penurunan nilai kredit./ Lifetime ECL - credit-impaired
Amount is >90 days past due or there
is evidence indicating the asset is
credit impaired.
Penghapusan/Write-off Ada bukti yang mengindikasikan bahwa Saldo dihapuskan/
debitur dalam kesulitan keuangan Amount is written of
yang buruk dan Perusahaan tidak
memiliki prospek pemulihan yang realistis./
There is evidence indicating that the debtor
is in severe financial difficulty and
the Company has no realistic prospect
of recovery.
75
Page 85
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
32. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO 32. POLICIES AND FINANCIAL RISK MANAGEMENT
KEUANGAN (lanjutan) OBJECTIVES (continued)
Faktor-faktor Risiko Keuangan (lanjutan) Financial Risk Factors (continued)
b. Risiko kredit (lanjutan) b. Credit risk (continued)
Tinjauan eksposur Perusahaan terhadap risiko Overview of the Company’s exposure to credit risk
kredit (lanjutan) (continued)
Tabel di bawah merinci kualitas kredit aset The table below details the credit quality of the
keuangan Perusahaan serta eksposur maksimum Company’s financial assets as well as maximum
risiko kredit menurut peringkat risiko kredit: exposure to credit risk by credit risk rating grades:
2025
Peringkat kredit Peringkat kredit ECL 12 bulan atau Jumlah tercatat Jumlah tercatat
eksternal/ internal/ sepanjang umur/ bruto/ bersih/
External credit Internal credit 12-month or Gross carrying Cadangan kerugian/ Net carrying
rating rating lifetime ECL amount Loss allowance amount
Kas dan setara kas BBB - AAA Lancar/ ECL 12 bulan/
(Catatan 5) Performing 12-month ECL 96.616.155.968 - 96.616.155.968 Cash and cash equivalents (Note 5)
ECL sepanjang
Umur (pendekatan
Sederhana)/
Piutang usaha Lifetime ECL
(Catatan 6) N/A (i) (simplified approach) 65.165.251.884 (562.851.304) 64.602.400.580 Trade receivables (Note 6)
Lancar/ ECL 12 bulan/
Piutang lain-lain N/A Performing 12-month ECL 462.713.539 - 462.713.539 Other receivables
Jumlah 162.244.121.391 (562.851.304) 161.681.270.087 Total
2024
Peringkat kredit Peringkat kredit ECL 12 bulan atau Jumlah tercatat Jumlah tercatat
eksternal/ internal/ sepanjang umur/ bruto/ bersih/
External credit Internal credit 12-month or Gross carrying Cadangan kerugian/ Net carrying
rating rating lifetime ECL amount Loss allowance amount
Kas dan setara kas BBB - AAA Lancar/ ECL 12 bulan/
(Catatan 5) Performing 12-month ECL 3.619.394.850 - 3.619.394.850 Cash and cash equivalents (Note 5)
ECL sepanjang
Umur (pendekatan
Sederhana)/
Piutang usaha Lifetime ECL
(Catatan 6) N/A (i) (simplified approach) 44.837.547.297 (800.336.331) 44.037.210.966 Trade receivables (Note 6)
Lancar/ ECL 12 bulan/
Piutang lain-lain N/A Performing 12-month ECL 718.409.874 - 718.409.874 Other receivables
Jumlah 49.175.352.021 (800.336.331) 48.375.015.690 Total
(i) Untuk piutang usaha, Perusahaan telah (i) For trade receivables, the Company has
menerapkan pendekatan yang applied the simplified approach in PSAK 109
disederhanakan dalam PSAK 109 untuk to measure the loss allowance at lifetime ECL.
mengukur cadangan kerugian ECL sepanjang The Company determines the expected credit
umur. Perusahaan menentukan kerugian losses on these items by using a provision
kredit ekspektasian atas pos-pos ini dengan matrix, estimated based on historical credit
menggunakan matriks provisi, yang loss experience based on the past due status
diestimasi berdasarkan pengalaman kerugian of the debtors, adjusted as appropriate to
kredit historis berdasarkan status jatuh tempo reflect current conditions and estimates of
debitur, disesuaikan untuk mencerminkan future economic conditions. Accordingly, the
kondisi saat ini dan estimasi kondisi ekonomik credit risk profile of these assets is presented
masa depan. Oleh karena itu, profil risiko based on their past due status in terms of the
kredit dari aset tersebut disajikan provision matrix. Notes 6 include further
berdasarkan status tunggakannya dalam details on the loss allowance for these assets.
matriks provisi. Catatan 6 mencakup rincian
lebih lanjut atas cadangan kerugian aset
tersebut.
76
Page 86
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
32. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO 32. POLICIES AND FINANCIAL RISK MANAGEMENT
KEUANGAN (lanjutan) OBJECTIVES (continued)
Faktor-faktor Risiko Keuangan (lanjutan) Financial Risk Factors (continued)
c. Risiko likuiditas c. Liquidity risk
Risiko likuiditas adalah risiko dimana Perusahaan Liquidity risk is the risk that the Company will
akan mengalami kesulitan dalam memenuhi encounter difficulty in meeting the obligations
kewajiban yang terkait dengan liabilitas associated with its financial liabilities that are
keuangannya yang diselesaikan dengan settled by delivering cash or another financial
menyerahkan kas atau aset keuangan lainnya. asset. The Company’s objective when managing
Tujuan Perusahaan dalam mengelola likuiditas liquidity is to ensure, as far as possible, that it will
adalah untuk memastikan, sejauh mungkin, have sufficient liquidity to meet its liabilities when
bahwa Perusahaan akan memiliki likuiditas yang they are due, under both normal and stressed
cukup untuk memenuhi kewajibannya saat jatuh conditions, without incurring unacceptable losses
tempo, baik dalam kondisi normal maupun or risking damage to the Company’s reputation.
tertekan, tanpa menimbulkan kerugian yang tidak
dapat diterima atau risiko rusaknya reputasi
Perusahaan.
Manajemen risiko likuiditas Liquidity risk management
Perusahaan mengelola risiko likuiditas dengan The Company manages liquidity risk by
memelihara cadangan yang memadai, fasilitas maintaining adequate reserves, banking facilities
perbankan dan fasilitas pinjaman cadangan, and reserve borrowing facilities, by continuously
dengan terus memantau arus kas prakiraan dan monitoring forecast and actual cash flows, and by
aktual, dan dengan cara mencocokkan profil jatuh matching the maturity profiles of financial assets
tempo aset dan liabilitas keuangan. Perusahaan and liabilities. The Company is using a
menggunakan kombinasi arus kas dari aset combination of cash flows from financial assets
keuangan dan fasilitas bank yang tersedia untuk and available bank facilities to manage liquidity.
mengelola likuiditas.
Tabel berikut merinci sisa jatuh tempo kontraktual The following tables detail the Company’s
untuk liabilitas keuangan nonderivatif dengan remaining contractual maturity for its non-
periode pembayaran yang disepakati derivative financial liabilities with agreed
Perusahaan. Tabel telah disusun berdasarkan repayment periods. The tables have been drawn
arus kas yang tak terdiskonto dari liabilitas up based on the undiscounted cash flows of
keuangan berdasarkan tanggal terawal di mana financial liabilities based on the earliest date on
Perusahaan dapat diminta untuk membayar. which the Company can be required to pay. The
Tabel mencakup arus kas bunga dan pokok. tables include both interest and principal cash
Untuk arus bunga tingkat mengambang jumlah flows. To the extent that interest flows are floating
tidak didiskontokan berasal dari kurva suku rate, the undiscounted amount is derived from
bunga pada akhir periode pelaporan. Jatuh interest rate curves at the end of the reporting
tempo kontraktual didasarkan pada tanggal period. The contractual maturity is based on the
terawal di mana Perusahaan mungkin akan earliest date on which the Company may be
diminta untuk membayar. required to pay.
2025
Tingkat bunga
efektif
rata-rata Antara
tertimbang/ 3 bulan dan
Weighted Kurang dari 1 tahun/ Antara 1 dan Antara 2 dan Nilai
average 3 bulan/ Between 2 tahun/ 5 tahun/ Lebih dari tercatat/
effective Less than 3 months Between 1 Between 2 5 tahun/ Jumlah/ Carrying
interest rate 3 months and 1 year and 2 years and 5 years Over 5 years Total amount
Tanpa bunga Non-interest bearing
Utang usaha Trade payables
Pihak berelasi 267.167.625 - - - - 267.167.625 267.167.625 Related parties
Pihak ketiga 33.817.885.094 - - - - 33.817.885.094 33.817.885.094 Third parties
Utang lain-lain 654.087.235 - - - - 654.087.235 654.087.235 Other payables
Biaya masih harus dibayar 16.390.137.225 - - - - 16.390.137.225 16.390.137.225 Accrued expenses
Subjumlah 51.129.277.179 - - - - 51.129.277.179 51.129.277.179 Subtotal
77
Page 87
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
32. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO 32. POLICIES AND FINANCIAL RISK MANAGEMENT
KEUANGAN (lanjutan) OBJECTIVES (continued)
Faktor-faktor Risiko Keuangan (lanjutan) Financial Risk Factors (continued)
c. Risiko likuiditas (lanjutan) c. Liquidity risk (continued)
Manajemen risiko likuiditas (lanjutan) Liquidity risk management (continued)
2025 (lanjutan)/(continued)
Tingkat bunga
efektif
rata-rata Antara
tertimbang/ 3 bulan dan
Weighted Kurang dari 1 tahun/ Antara 1 dan Antara 2 dan Nilai
average 3 bulan/ Between 2 tahun/ 5 tahun/ Lebih dari tercatat/
effective Less than 3 months Between 1 Between 2 5 tahun/ Jumlah/ Carrying
interest rate 3 months and 1 year and 2 years and 5 years Over 5 years Total amount
Instrumen tingkat bunga Variable interest rate
variabel instruments
Utang bank jangka panjang yang
jatuh tempo dalam Current maturities of
waktu satu tahun 7,36% 27.294.776.075 79.547.153.494 - - - 106.841.929.569 92.209.936.843 long-term bank loans
Utang bank jangka panjang
setelah dikurangi bagian yang
jatuh tempo dalam long-term bank loans net
waktu satu tahun 7,36% - - 100.049.079.326 55.230.867.376 - 155.279.946.702 146.187.354.912 of current maturities
Instrumen tingkat bunga Fixed interest rate
tetap instruments
Liabilitas sewa 5,32% - 253.836.000 253.836.000 731.016.000 - 1.238.688.000 1.065.749.526 Lease liabilities
Subjumlah 27.294.776.075 79.800.989.494 100.302.915.326 55.961.883.376 - 263.360.564.271 239.463.041.281 Subtotal
Jumlah 78.424.053.254 79.800.989.494 100.302.915.326 55.961.883.376 - 314.489.841.450 290.592.318.460 Total
2024
Tingkat bunga
efektif
rata-rata Antara
tertimbang/ 3 bulan dan
Weighted Kurang dari 1 tahun/ Antara 1 dan Antara 2 dan Nilai
average 3 bulan/ Between 2 tahun/ 5 tahun/ Lebih dari tercatat/
effective Less than 3 months Between 1 Between 2 5 tahun/ Jumlah/ Carrying
interest rate 3 months and 1 year and 2 years and 5 years Over 5 years Total amount
Tanpa bunga Non-interest bearing
Utang usaha Trade payables
Pihak berelasi 630.645.574 - - - - 630.645.574 630.645.574 Related parties
Pihak ketiga 50.001.959.824 - - - - 50.001.959.824 50.001.959.824 Third parties
Utang lain-lain 900.262.866 - - - - 900.262.866 900.262.866 Other payables
Biaya masih harus dibayar 5.518.305.592 - - - - 5.518.305.592 5.518.305.592 Accrued expenses
Instrumen tingkat bunga Variable interest rate
variabel instruments
Utang bank jangka panjang yang
jatuh tempo dalam Current maturities of
waktu satu tahun 7,76% 29.293.420.647 85.512.326.327 - - - 114.805.746.974 92.126.649.194 long-term bank loans
Utang bank jangka panjang
setelah dikurangi bagian yang
jatuh tempo dalam long-term bank loans net
waktu satu tahun 7,76% - - 107.638.118.786 155.774.431.118 - 263.412.549.904 238.397.067.680 of current maturities
Instrumen tingkat bunga Fixed interest rate
tetap instruments
Utang bank jangka pendek 8,00% 14.574.309.172 - - - - 14.574.309.172 14.574.309.172 Short-term bank loans
Liabilitas sewa 5,32% - 223.344.000 60.984.000 91.476.000 - 375.804.000 342.908.619 Lease liabilities
Jumlah 100.918.903.675 85.735.670.327 107.699.102.786 155.865.907.118 - 450.219.583.906 402.492.108.521 Total
78
Page 88
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
33. INSTRUMEN KEUANGAN 33. FINANCIAL INSTRUMENT
Pengukuran Nilai Wajar Fair Value Measurements
Nilai wajar instrumen keuangan yang dicatat pada Fair value of financial instruments carried at
biaya perolehan diamortisasi amortized cost
Nilai tercatat dan taksiran nilai wajar dari instrumen The carrying values and the estimated fair values of the
keuangan Perusahaan yang dicatat di laporan posisi Company’s financial instruments that are carried in the
keuangan tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, statements of financial position as of December 31,
adalah sebagai berikut: 2025 and 2024, are as follows:
2025
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying amount Fair value
Aset Keuangan Lancar Current Financial Assets
Kas dan setara kas 96.616.155.968 96.616.155.968 Cash and cash equivalents
Piutang usaha 64.602.400.580 64.602.400.580 Trade receivables
Piutang lain-lain 462.713.539 462.713.539 Other receivables
Jumlah Aset Keuangan lancar 161.681.270.087 161.681.270.087 Total Current Financial Assets
Jumlah Aset Keuangan 161.681.270.087 161.681.270.087 Total Financial Assets
Liabilitas Keuangan Jangka Pendek Current Financial Liabilities
Utang usaha 34.085.052.719 34.085.052.719 Trade payables
Utang lain-lain 654.087.235 654.087.235 Other payables
Biaya masih harus dibayar 16.390.137.225 16.390.137.225 Accrued expenses
Liabilitas jangka panjang yang Current maturities of
jatuh tempo dalam satu tahun long-term liabilities
Utang bank 92.209.936.843 92.209.936.843 Bank loans
Liabilitas sewa 279.661.701 279.661.701 Lease liabilities
Jumlah Liabilitas Keuangan
Jangka Pendek 143.618.875.723 143.618.875.723 Total Current Financial Liabilities
Liabilitas Keuangan Jangka Panjang Non-Current Financial Liabilities
Liabilitas jangka panjang - setelah
dikurangi bagian yang Long-term liabilities -
jatuh tempo dalam satu tahun net of current maturities
Utang bank 146.187.354.912 146.187.354.912 Bank loans
Liabilitas sewa 786.087.825 786.087.825 Lease liabilities
Jumlah Liabilitas Keuangan Total Non-current
Jangka Panjang 146.973.442.737 146.973.442.737 Financial Liabilities
Jumlah Liabilitas Keuangan 290.592.318.460 290.592.318.460 Total Financial Liabilities
79
Page 89
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
33. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 33. FINANCIAL INSTRUMENT (continued)
Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan) Fair Value Measurements (continued)
Nilai wajar instrumen keuangan yang dicatat pada Fair value of financial instruments carried at
biaya perolehan diamortisasi (lanjutan) amortized cost (continued)
2024
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying amount Fair value
Aset Keuangan Lancar Current Financial Assets
Kas dan bank 3.619.394.850 3.619.394.850 Cash on hand and in banks
Piutang usaha 44.037.210.966 44.037.210.966 Trade receivables
Piutang lain-lain 718.409.874 718.409.874 Other receivables
Jumlah Aset Keuangan lancar 48.375.015.690 48.375.015.690 Total Current Financial Assets
Jumlah Aset Keuangan 48.375.015.690 48.375.015.690 Total Financial Assets
Liabilitas Keuangan Jangka Pendek Current Financial Liabilities
Utang bank jangka pendek 14.574.309.172 14.574.309.172 Short-term bank loans
Utang usaha 50.632.605.398 50.632.605.398 Trade payables
Utang lain-lain 900.262.866 900.262.866 Other payables
Biaya masih harus dibayar 5.518.305.592 5.518.305.592 Accrued expenses
Liabilitas jangka panjang yang Current maturities of
jatuh tempo dalam satu tahun long-term liabilities
Utang bank 92.126.649.194 92.126.649.194 Bank loans
Liabilitas sewa 235.588.118 235.588.118 Lease liabilities
Jumlah Liabilitas Keuangan
Jangka Pendek 163.987.720.340 163.987.720.340 Total Current Financial Liabilities
Liabilitas Keuangan Jangka Panjang Non-Current Financial Liabilities
Liabilitas jangka panjang - setelah
dikurangi bagian yang Long-term liabilities -
jatuh tempo dalam satu tahun net of current maturities
Utang bank 238.397.067.680 238.397.067.680 Bank loans
Liabilitas sewa 107.320.501 107.320.501 Lease liabilities
Jumlah Liabilitas Keuangan Total Non-current
Jangka Panjang 238.504.388.181 238.504.388.181 Financial Liabilities
Jumlah Liabilitas Keuangan 402.492.108.521 402.492.108.521 Total Financial Liabilities
Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan ditentukan The fair values of the financial assets and liabilities are
berdasarkan jumlah dimana instrumen tersebut determined based on the amount at which the
dapat dipertukarkan dalam transaksi kini antara instrument could be exchanged in a current transaction
pihak-pihak yang berkeinginan (willing parties), dan between willing parties, and is neither forced income nor
bukan merupakan pendapatan yang dipaksakan atau liquidation.
likuidasi.
Instrumen keuangan yang disajikan di dalam laporan Financial instruments presented in the statements of
posisi keuangan dicatat sebesar nilai wajar, atau financial postion are carried at their fair values,
disajikan dalam jumlah tercatat baik karena jumlah otherwise, they are presented at carrying amounts as
tersebut adalah kurang lebih sebesar nilai wajarnya either these are reasonable approximation of fair values
atau karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara or their fair values cannot be realibly measured
andal.
Metode dan asumsi berikut ini digunakan untuk The following methods and assumptions were used to
mengestimasi nilai wajar untuk setiap kelompok estimate the fair value of each class of financial
instrumen keuangan yang praktis untuk instrument for which it is practical to estimate such
memperkirakan nilai tersebut. value.
80
Page 90
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
33. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 33. FINANCIAL INSTRUMENT (continued)
Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan) Fair Value Measurements (continued)
Nilai tercatat dari kas dan setara kas, piutang usaha, The fair values of cash and cash equivalents, account
piutang lain-lain, utang bank jangka pendek, utang receivables, other receivables, short-term bank loans,
usaha, biaya masih harus dibayar dan utang lain-lain account payables, accrued expenses, and other
diasumsikan sama dengan nilai tercatatnya karena payables are assumed to be the same as their carrying
akan jatuh tempo dalam waktu singkat. amounts due to their short-term maturities.
Nilai wajar atas liabilitas sewa dinilai menggunakan The fair value of lease liabilities is determined by
diskonto arus kas berdasarkan tingkat suku bunga discounting cash flows at effective interest rate.
efektif.
Nilai tercatat utang bank jangka panjang mendekati The carrying amount of long-term bank loans
nilai wajarnya karena suku bunga mengambang dari approximate their fair values because the floating
instrumen keuangan ini tergantung penyesuaian oleh interest rate from financial instruments depends on
pihak bank. adjustment by the banks.
34. INFORMASI TAMBAHAN UNTUK LAPORAN 34. SUPPLEMENTARY INFORMATION FOR CASH
ARUS KAS FLOWS
Aktivitas non-kas Non-cash activities
2025 2024
Penambahan aset tetap melalui: Addition of fixed assets through:
Reklasifikasi dari persediaan 9.093.975.689 4.699.639.126 Reclassification of inventory
Reclassification of
Reklasifikasi uang muka advances for purchase
pembelian aset tetap 51.226.852.900 15.217.952.359 of fixed assets
Rekonsiliasi utang bersih Net debt reconciliation
Transaksi
1 Januari 2025/ non-kas/ 31 Desember 2025/
January 1, Arus Kas/ Non-cash December 31,
2025 Cash Flows transaction 2025
Utang bank jangka pendek 14.574.309.172 (14.574.309.172) - - Short-term bank loans
Utang bank jangka panjang 330.523.716.874 (92.411.000.000) 284.574.881 238.397.291.755 Long-term bank loans
Liabilitas sewa 342.908.619 (235.588.118) 958.429.025 1.065.749.526 Lease liabilities
Jumlah 345.440.934.665 (107.220.897.290) 1.243.003.906 239.463.041.281 Total
Transaksi
1 Januari 2024/ non-kas/ 31 Desember 2024/
January 1, Arus Kas/ Non-cash December 31,
2024 Cash Flows transaction 2024
Utang bank jangka pendek 138.960.052.293 (124.385.743.121) - 14.574.309.172 Short-term bank loans
Utang bank jangka panjang 422.571.990.775 (92.411.000.000) 362.726.099 330.523.716.874 Long-term bank loans
Liabilitas sewa 1.775.997.753 (1.563.938.487) 130.849.353 342.908.619 Lease liabilities
Jumlah 563.308.040.821 (218.360.681.608) 493.575.452 345.440.934.665 Total
81
Page 91
The original financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT INDONESIA FIBREBOARD INDUSTRY TBK
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN) (EXPRESSED IN RUPIAH, UNLESS OTHERWISE STATED)
35. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN 35. EVENTS AFTER THE REPORTING PERIOD
Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Value Added tax (VAT)
Pada tanggal 23 Desember 2025, Perusahaan On December 23, 2025, the Company received
menerima SKPPKP/NO. 00080/703/25/046/CT/25 SKPPKP/NO. 00080/703/25/046/CT/25 for VAT for
untuk PPN Masa Pajak Oktober 2025, yang October 2025 tax period, which stated that the
menyatakan bahwa Perusahaan memiliki kelebihan Company had an overpayment of Rp 16,293,760,665.
bayar sebesar Rp 16.293.760.665. Pada tanggal On February 20, 2026, the Company received the
20 Februari 2026, Perusahaan menerima refund of VAT.
pengembalian atas PPN tersebut.
Pada tanggal 15 Januari 2026, Perusahaan menerima On January 25, 2026, the Company received
SKPPKP/NO. 00003/703/25/046/CT/26 untuk PPN SKPPKP/ NO. 00003/703/25/046/CT/26 for VAT for
Masa Pajak November 2025, yang menyatakan bahwa November 2025 tax period, which stated that the
Perusahaan memiliki kelebihan bayar sebesar Company had an overpayment of Rp 3,680,377,186.
Rp 3.680.377.186. Pada tanggal 24 Februari 2026, On February 24, 2026, the Company received the
Perusahaan menerima pengembalian atas PPN refund of VAT.
tersebut.
PT Bank CIMB Niaga Tbk (Bank Niaga) PT Bank CIMB Niaga Tbk (Bank Niaga)
Berdasarkan Surat Pemberitahuan Perpanjangan Based on the Notification Letter Based on the
Jangka Waktu Fasilitas Kredit tanggal 20 Februari Extension of the Credit Facility Term dated
2026, Bank CIMB Niaga, antara lain, menerangkan February 20, 2026, Bank CIMB Niaga, among others,
bahwa sesuai Syarat Umum Kredit Bank CIMB Niaga explained that in accordance with the General Credit
2019 Rev.06 pasal 3 ayat 2 jangka waktu Fasilitas Terms of Bank CIMB Niaga 2019 Rev.06 article 3
Kredit dalam perjanjian kredit otomatis diperpanjang paragraph 2 the term of the Credit Facility in the credit
paling lama untuk periode 90 (Sembilan puluh) hari agreement is automatically extended no later than for
terhitung sejak tanggal jatuh tempo fasilitas kredit. a period of 90 (ninety) days from the maturity date of
the credit facility.
Perubahan Alamat Kantor Pusat Change of Head Office Address
Berdasarkan Surat No. 004/CORSEC-IFII/I/2026 Based on Letter No. 004/CORSEC-IFII/I/2026 dated
tanggal 22 Januari 2026, Perusahaan menyampaikan January 22, 2026, the Company submitted information
informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan to the Financial Services Authority (OJK) and the
Bursa Efek Indonesia (BEI) perihal perubahan alamat Indonesia Stock Exchange (IDX) regarding the
kantor pusat. Alamat Perusahaan menjadi ADR change of head office address. The Company's
Tower Lantai 19, Jl. Pantai Indah Kapuk Boulevard, address is now ADR Tower, 19th Floor, Jl. Pantai
Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara 14470. Indah Kapuk Boulevard, Kamal Muara, Penjaringan,
North Jakarta 14470.
82
Names mentioned 63 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Fibreboard Industry Tbk
p.4
unresolved
person
CHANDRA Novida Winata
p.9
unresolved
person
Johny Dwikora Aron
p.15 ×2
unresolved
org
Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia
p.15
unresolved
person
Notary Winny Marcella
p.15 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak
p.15
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.15
unresolved
org
PT Adrindo
p.15
unresolved
person
Sirkuler Pengganti
· Komisaris
p.16
unresolved
org
Financial Services Authority
p.19
unresolved
org
Bank Indonesia
p.21
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.50
unresolved
org
PT Asuransi Multi
p.53
unresolved
org
PT Griya Inti Perkasa
p.54 ×2
unresolved
org
Ltd Yalian Machinery Co., Ltd
p.54
unresolved
org
Yalian Machinery Co., Ltd
p.54
unresolved
org
PT Asuransi Multi Artha
p.56
unresolved
org
PT Lippo General Guna
p.56
unresolved
org
PT Lippo General Insurance Indonesia
p.56 ×2
unresolved
org
PT Great Eastern General
p.56
unresolved
org
PT Great Eastern General Insurance Indonesia
p.56
unresolved
org
PT Malacca Trust Wuwungan
p.56
unresolved
org
PT Sunday Insurance
p.56 ×2
unresolved
org
PT Sunday Insurance Indonesia
p.56 ×2
unresolved
org
Pratama Tbk
p.56
unresolved
org
PT Great Eastern
p.56
unresolved
org
PT Great Eastern General Insurance General Insurance Indonesia
p.56
unresolved
org
PT Asuransi Artarindo
p.56 ×2
unresolved
org
PT BRI Asuransi
p.56
unresolved
org
PT BRI Asuransi Indonesia
p.56
unresolved
org
Bank Overdraft
p.59
unresolved
org
PT Gelora Sukses Bersama
p.63 ×2
unresolved
org
PT Dover Trading Indonesia
p.63 ×2
unresolved
org
PT Sinar Sukses
p.63
unresolved
org
PT Sinar Sukses Senantiasa
p.63
unresolved
org
PT Berkat Karunia Damai
p.63 ×2
unresolved
org
PT Tentram Industri Minergi.
p.63 ×2
unresolved
org
PT Adrindo Intiperkasa SMB Kenzai Co.
p.70
unresolved
—
pemilikan di bawah 5%)
p.70
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.