Skip to content
Back to announcement

20260916_ELSA_Laporan Informasi dan Fakta Material_32149000_lamp1.pdf

Other Text extracted ELSA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 1

Page 1
Narahubung:
Jayanty Oktavia Maulina (Anty)
Senior Manager Corporate Communications & Relation
Graha Elnusa 16th Floor, Jl. TB Simatupang Kav. 1B, Jakarta 12560
Tel: (021) 7883 0850 | Fax: (021) 7883 0907 | Mob: +62813 1787 1717
E-mail: jayanty.maulina@elnusa.co.id

SIARAN PERS
       Eksplorasi Offshore Buka Peluang Pertumbuhan, Elnusa Tuntaskan Marine
                   Support Seismik PHE 6.000 Km Laut Selatan Jawa
Jakarta, 15 September 2026 – PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA), perusahaan jasa energi terintegrasi yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, terus memperkuat
kapabilitas Marine & Offshore Support Services sejalan dengan meningkatnya aktivitas eksplorasi migas nasional. Melalui anak usahanya, PT Elnusa Trans Samudera
(ETSA), Elnusa telah menuntaskan dukungan marine support dalam pelaksanaan Survei Seismik Offshore 2D Southeast Java milik PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku
Subholding Upstream Pertamina. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari kontribusi Elnusa Group dalam mendukung kegiatan eksplorasi menuju wilayah offshore
dan new frontier guna membuka potensi sumber daya energi baru.

Survei Seismik Offshore 2D Southeast Java merupakan bagian dari pelaksanaan Komitmen Kerja Pasti PHE Jambi Merang (KKPJM) di wilayah terbuka Laut Selatan Jawa.
Secara keseluruhan, PHE melaksanakan akuisisi data seismik sepanjang 6.000 km di Samudera Hindia, mencakup area laut lepas di enam kabupaten Jawa Timur, yakni
Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, dan Lumajang. Dalam mendukung pelaksanaan proyek strategis tersebut, Elnusa melalui ETSA mengambil peran pada
lingkup marine support dengan mengandalkan kesiapan operasional, kompetensi personel, serta pengalaman dalam mendukung kegiatan offshore di wilayah dengan
tingkat kompleksitas tinggi.

Corporate Secretary PT Elnusa Tbk, Rustam Aji, mengatakan keterlibatan Elnusa melalui ETSA dalam proyek ini menjadi bagian dari kontribusi Perseroan dalam
mendukung agenda eksplorasi nasional, sekaligus memperkuat kapabilitas Marine & Offshore Support Services. “Eksplorasi menjadi salah satu fondasi penting untuk
membuka potensi sumber daya energi baru. Bagi Elnusa, meningkatnya aktivitas eksplorasi, termasuk menuju wilayah offshore dan new frontier, juga membuka peluang
untuk mengoptimalkan kapabilitas yang telah kami bangun. Fokus kami adalah memastikan peluang tersebut dapat dijawab melalui layanan yang aman, andal, efisien,
dan semakin terintegrasi sehingga memberikan value bagi pelanggan sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis Elnusa secara berkelanjutan,” ujar Rustam.

Pelaksanaan survei di Laut Selatan Jawa berlangsung dalam dua fase sebagai respons terhadap tantangan alam berupa gelombang tinggi dan arus bawah laut yang kuat
di Samudera Hindia. Fase pertama dimulai pada Oktober 2025 dan dihentikan sementara pada Desember 2025 dengan mengedepankan pertimbangan keselamatan
kerja. Setelah kondisi cuaca memungkinkan, kegiatan dilanjutkan pada Juli 2026 hingga diselesaikan pada 26 Agustus 2026. Dalam mendukung rangkaian kegiatan
tersebut, ETSA menjalankan lingkup marine support selama 120 hari dengan capaian Zero Lost Time Injury (LTI), mencerminkan konsistensi penerapan HSSE dan
operational excellence dalam mendukung operasi di lingkungan laut terbuka yang kompleks.

Survei ini menjadi salah satu milestone dalam program New Venture PHE di wilayah Laut Selatan Jawa. Meski berada pada kawasan fore-arc basin yang selama ini dinilai
memiliki tantangan eksplorasi tersendiri, area Trenggalek–Pacitan dinilai memiliki potensi akumulasi hidrokarbon yang perlu dievaluasi lebih lanjut. Dalam
pelaksanaannya, survei menerapkan teknologi akuisisi 2D Marine Streamer Broadband untuk menghasilkan pencitraan geometri bawa h permukaan yang lebih akurat,
khususnya pada target eksplorasi kedalaman tinggi (deep target). Hasil akuisisi tersebut diharapkan dapat mendukung evaluasi potensi hidrokarbon sekaligus membuka
peluang wilayah kerja atau blok eksplorasi migas baru guna mendukung ketahanan energi nasional.

Bagi Elnusa, pengalaman mendukung kegiatan di Laut Selatan Jawa sekaligus memperkuat rekam jejak Marine & Offshore Support Services melalui ETSA. Kapabilitas
tersebut mencakup dukungan transportasi personel dan logistik, tug boat, barge, pekerjaan subsea hingga dukungan kegiatan seismik, yang ditopang kesiapan armada,
kompetensi personel, serta pengalaman operasi offshore. Kapabilitas tersebut juga dapat diintegrasikan dengan berbagai kompetensi Elnusa Group untuk menghadirkan
solusi yang semakin komprehensif dan relevan dengan kebutuhan pelanggan.

Pergerakan aktivitas eksplorasi menuju wilayah offshore dan new frontier turut meningkatkan kebutuhan terhadap ekosistem jasa pendukung dengan kompetensi yang
semakin spesifik, mulai dari marine logistics dan seismic support hingga berbagai layanan offshore lainnya. Bagi Elnusa, perkembangan tersebut menjadi ruang
pertumbuhan yang dapat dikembangkan dengan tetap mengedepankan disiplin investasi, produktivitas dan utilisasi aset, profitab ilitas, serta pengelolaan risiko, sehingga
peningkatan aktivitas bisnis tetap berjalan sejalan dengan kualitas eksekusi, keselamatan, efisiensi, dan keberlanjutan.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat daya saing Marine & Offshore Support Services secara selektif dan prudent. Setiap pengembangan kapabilitas dan investasi
harus memiliki relevansi terhadap kebutuhan pelanggan, meningkatkan produktivitas dan utilisasi aset, serta memberikan potensi return yang sehat bagi Perseroan.
Dengan demikian, pertumbuhan aktivitas eksplorasi nasional dapat menjadi peluang bagi Elnusa untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi pelanggan dan pemegang
saham,” tambah Rustam.

Melalui penguatan kapabilitas marine & offshore, sinergi Pertamina Group, serta disiplin HSSE dan tata kelola, Elnusa terus m empersiapkan diri menangkap peluang
dari perkembangan industri hulu migas nasional. Dukungan Elnusa melalui ETSA terhadap agenda eksplorasi PHE menjadi bagian dari sinergi Pertamina Group dalam
membuka potensi sumber daya energi baru. Kemampuan mengoptimalkan kompetensi dan aset menjadi solusi yang relevan dan bernilai tambah terus diperkuat sebagai
bagian dari strategi Elnusa untuk menjaga pertumbuhan yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung peningkatan produksi serta ketahanan energi
nasional.

Sekilas Elnusa (IDX: ELSA)
PT Elnusa Tbk (ELNUSA, IDX: ELSA) merupakan perusahaan jasa energi terintegrasi yang telah menjadi bagian dari perjalanan industri energi
Indonesia selama lebih dari 56 tahun. Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, Elnusa menghadirkan solusi terintegrasi mulai dari jasa
hulu migas, penjualan barang dan jasa distribusi & logistik energi, hingga jasa penunjang energi yang mendukung rantai nilai energi nasional.
Layanan hulu migas Elnusa mencakup jasa geoscience & reservoir, pengeboran dan perawatan sumur, serta engineering, procurement, construction
& operation maintenance (EPC-OM). Pada lini penjualan barang dan jasa distribusi & logistik energi, Elnusa menyediakan layanan transportasi BBM,
pengelolaan depot, dan penjualan chemical, sementara jasa penunjang meliputi marine support, fabrikasi, hingga manajemen data. Berbekal
inovasi, keunggulan operasional, dan tata kelola yang baik, Elnusa terus menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
Informasi lebih lanjut tersedia di www.elnusa.co.id.

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.33 MB
Published16 Sep 2026
Pages1
Characters7,404
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT Pertamina Hulu Energi p.1
linked person Rustam Aji p.1
possible org Elnusa Tbk p.1 ×6
unresolved org PT Elnusa Trans Samudera p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result