Back to announcement
20260306_PGAS_Laporan Informasi dan Fakta Material_32041760_lamp2.pdf
Other Text extracted PGASSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
6 Maret 2026
Fajriyah Usman (T : +62 85883308686, E : fajriyah.usman@pertamina.com)
Perkuat Fundamental Bisnis dan Infrastruktur, PGN Catat Pertumbuhan Pendapatan 5%
Sepanjang 2025
Jakarta — PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina
terus memperkuat fundamental bisnis dan menjaga stabilitas kinerja operasional di tengah dinamika
industri energi sepanjang tahun 2025. Peningkatan kinerja ditopang oleh pertumbuhan positif pada
segmen bisnis inti midstream dan downstream berbasis infrastruktur.
Sepanjang tahun 2025, PGN mencatatkan volume niaga gas bumi sebesar 836 BBTUD. Sementara
volume transmisi gas bumi naik 4% menjadi 1.609 MMSCFD dibandingkan tahun sebelumnya,
seiring meningkatnya penyerapan pelanggan.
Kinerja operasional juga diperkuat oleh segmen bisnis infrastruktur LNG. Volume regasifikasi melalui
FSRU Lampung dan Terminal Regasifikasi Arun mencapai 254 BBTUD, tumbuh 17% dan
berkontribusi pada keandalan penyaluran gas untuk berbagai sektor, termasuk industri dan
pembangkit listrik. Sedangkan di segmen transportasi minyak, PGN mencatat volume penyaluran
sebesar 174.811 BOEPD, didorong meningkatnya aktivitas pengangkutan minyak melalui jaringan
pipa eksisting. Sepanjang tahun 2025, PGN terus memperluas infrastruktur gas bumi dengan
menambah lebih dari 230 km jaringan pipa distribusi jargas, serta menjaga keandalan sistem operasi
dengan tingkat availability mencapai 98,84%.
Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menjelaskan bahwa PGN menjaga kesinambungan
penyaluran energi melalui optimalisasi portofolio gas bumi dan LNG serta koordinasi intensif dengan
Pemerintah dan para pemangku kepentingan strategis.
“Keandalan penyaluran gas bumi bagi pelanggan tetap menjadi prioritas utama PGN. Kami
mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur gas dan LNG serta menerapkan pengelolaan volume
secara adaptif untuk memastikan keberlanjutan layanan energi kepada pelanggan,” ujar Fajriyah.
Kontribusi anak perusahaan dan afiliasi turut menguat dengan volume pemrosesan LPG sebesar
117 metrik ton per hari (naik 8%). Sedangkan pencapaian lifting minyak dan gas sebesar 17.519
BOEPD. Pada segmen LNG Trading Internasional, PGN berhasil mengirim tujuh kargo LNG atau
setara sekitar 59 BBTUD ke pasar internasional sepanjang 2025.
Dalam laporan keuangan 2025, Perseroan mengalami penyesuaian kewajaran nilai aset pada
entitas anak usaha di segmen hulu yang dipengaruhi perubahan asumsi cadangan . Langkah
tersebut dilakukan sesuai standar akuntansi dan regulasi migas yang berlaku sebagai bentuk kehati-
hatian dan transparansi. Namun demikian, penyesuaian ini bersifat non-cash dan tidak berdampak
pada arus kas operasional maupun keberlangsungan usaha. Kinerja operasional dan arus kas PGN
tetap solid meskipun terdapat penyesuaian nilai aset tersebut.
Page 2
6 Maret 2026
Fajriyah Usman (T : +62 85883308686, E : fajriyah.usman@pertamina.com)
Dengan penyesuaian tersebut, Perseroan memastikan laporan keuangan lebih mencerminkan
kondisi terkini serta memperkuat fondasi keuangan ke depan untuk mendukung pertumbuhan yang
berkelanjutan, terutama dalam pengembangan fokus bisnis utama di Midstream dan Downstream.
Bagi entitas hulu, langkah ini juga mendukung stabilitas dan keberlanjutan kinerja di masa
mendatang, dimana terdapat beberapa sumur yang berpotensi untuk ditingkatkan produksinya.
Selain memperkuat operasional, PGN menjalankan disiplin pengelolaan keuangan melalui efisiensi
biaya, optimalisasi kas, serta pengelolaan portfolio yang prudent. Pada tahun 2025, beban umum
dan administrasi menurun US$ 33,3 juta atau sekitar 17% dibandingkan tahun sebelumnya.
Kontribusi laba dari entitas patungan (joint venture) juga meningkat menjadi sebesar US$ 76,4 juta.
Didukung penguatan operasional dan keuangan yang disiplin, PGN membukukan pendapatan
mencapai US$ 3,9 milyar pada tahun 2025, meningkat 5% dibandingkan tahun sebelumnya.
Pencapaian laba operasi tercatat US$ 519,6 juta, sedangkan laba bersih mencapai US$ 215,4 juta
yang dipengaruhi oleh penyesuaian nilai aset hulu yang bersifat non-cash.
Perseroan juga membukukan EBITDA sebesar US$ 971,2 juta dengan arus kas operasional positif
sebesar US$ 657,1 juta, mencerminkan ketahanan fundamental dan kapasitas kas yang tetap kuat
di tengah dinamika industri energi.
Fajriyah menambahkan bahwa kinerja PGN didukung oleh portofolio bisnis yang terdiversifikasi yang
berfokus pada midstream dan downstream, meliputi segmen transmisi dan distribusi gas bumi, LNG,
serta kontribusi anak perusahaan dan afiliasi lainnya.
“Kami konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan arus kas dan portofolio,
termasuk langkah selektif pada proyek prioritas. Strategi ini penting untuk memperkuat ketahanan
korporasi dalam menghadapi tantangan ke depan,” jelasnya.
PGN terus memperkuat perannya mendukung transisi energi nasional melalui pengembangan
infrastruktur gas bumi yang terintegrasi dan berkelajutan. Dengan strategi penguatan fundamental
bisnis, optimalisasi operasional, serta efisiensi berkelanjutan, PGN optimistis menjaga stabilitas
usaha dan menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan.
Names mentioned 2 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.