Skip to content
Back to announcement

20260922_PRTL_Penyampaian Bukti Iklan_32150397_lamp3.pdf

Other Text extracted PRTL

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 1

Page 1
                                                                                                                                                                                                                               
                                                         PERBANKAN                                                                                                                       Kontan Selasa, 22 September 2026

n Bank Digital
                                                                         Pertumbuhan Pembiayaan
Biaya Dana Bakal
Berlanjut Naik
JAKARTA. Tekanan biaya             masing bank, Allo Bank me-
dana perbankan digital diper-      nawarkan bunga deposito
kirakan masih berlanjut hing-      hingga 8% per tahun, Amar
ga akhir 2026. Ini terjadi se-     Bank 7%, Bank Jago 6,25%,
iring ketatnya persaingan da-      dan Krom Bank mencapai 8%.
lam menghimpun dana pihak            Presiden Direktur Krom
ketiga (DPK), yang memaksa         Bank Indonesia Anton Her-
bank digital menawarkan bu-        mawan mengatakan, tekanan
nga deposito tinggi.               biaya dana masih berlanjut
   Sejumlah bank digital terus     akibat ketatnya persaingan
memutar otak mendorong             menghimpun dana masyara-
transaksi guna memperkuat          kat. Untuk menekan biaya
dana murah agar ketergan-          tersebut, Krom mendorong
tungan pada deposito berbu-        pertumbuhan CASA dan
nga tinggi berkurang serta         transaksi nasabah serta mene-
biaya dana tetap terkendali.       rapkan strategi harga dana
   Bank Jago (ARTO) menca-         secara cermat dan hati-hati.
tat kenaikan biaya dana alias        Menurut Anton, bunga de-
cost of fund (CoF) menjadi         posito dipengaruhi tidak ha-
3,8% per Agustus 2026 dari
3,5% pada Juni. Direktur Bank
Jago Supranoto Prajogo me-             LPPI prediksi
ngatakan, pihaknya memper-
kirakan CoF masih akan me-
                                     biaya dana bank
ningkat hingga akhir tahun.            digital masih
   “Hingga akhir tahun kami          naik puluhan bps                                                                                                                                                                Dok. Muamalat
perkirakan masih naik menja-         lagi hingga akhir                   Direktur Utama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Imam Teguh Saptono (kedua kanan) didampingi Sekretaris Perusahaan Hayunaji menjelaskan produk
di sekitar 4% atau 4,1% jika                                             pembiayaan Solusi Emas Hijrah kepada nasabah di Jakarta, Senin (21/9/2026). Bank Muamalat mencatat pertumbuhan pembiayaan konsumer sebesar
kondisi tetap seperti saat ini,"           tahun.
                                                                         54,63% secara tahunan, menjadi Rp 5,3 triliun pada semester I 2026, yang didukung oleh strategi penguatan segmen konsumer ritel sebagai salah satu
ujar Supranoto, Kamis (10/9).
   Menurut Supranoto, tekan-                                             engine of growth bisnis pembiayaan.
an biaya dana tidak hanya di-      nya oleh kebijakan The Fed,
alami Bank Jago, tetapi juga       tetapi juga kebijakan BI, likui-
menjadi tantangan industri         ditas domestik, nilai tukar ru-



                                                                      Bunga Kredit Perbankan
bank digital. Sepanjang tujuh      piah, dan kebutuhan pendana-
bulan pertama 2026, beban          an bank.
bunga bank mencapai                  Senior Vice President LPPI
Rp 642,52 miliar, naik 25,85%      Trioksa Siahaan memperkira-
secara tahunan.                    kan biaya dana bank digital
   Kenaikan beban bunga juga       masih naik hingga akhir tahun



                                                                      Mulai Naik
dialami bank lain. Krom Bank       akibat ketatnya persaingan
mencatat lonjakan beban bu-        dana dan tingginya ketergan-
nga hingga 113,76%, Amar           tungan pada deposito berbu-
Bank meningkat 97,19% dan          nga tinggi. Kenaikannya di-
Allo Bank naik 10,86%              prediksi bertahap sekitar pu-
   Bunga deposito bank digital     luhan basis poin.
memang masih relatif tinggi.
Mengutip situs resmi masing-                            Aura Putri    OJK meminta bank memperhatikan kemampuan bayar debitur saat mengerek bunga kredit
n kreDit UMkM                                                         Selvi Mayasari                     Kunardy Darma Lie mengata-
                                                                                                         kan, pihaknya selalu memper-                 Perkembangan Suku Bunga Kredit Rupiah Perbankan
Prospek Kredit UKM                                                    JAKARTA. Tingkat suku bu-
                                                                      nga kredit perbankan mulai
                                                                                                         timbangkan kebijakan BI,
                                                                                                         kondisi pasar, nilai tukar, bia-
                                                                                                         ya dana, serta profil debitur
                                                                                                                                                     Jenis Kredit
                                                                                                                                            Kredit Modal Kerja (KMK)
                                                                                                                                                                       Des-23
                                                                                                                                                                        8,60%
                                                                                                                                                                                Des-24
                                                                                                                                                                                 8,62%
                                                                                                                                                                                         Des-25
                                                                                                                                                                                          8,08%
                                                                                                                                                                                                  Apr-26
                                                                                                                                                                                                   7,96%
                                                                                                                                                                                                           Mei-26 Jun-26 Jul-26
                                                                                                                                                                                                            7,95% 8,07% 8,14%

Masih Optimistis                                                      naik. Kenaikan ini terjadi se-
                                                                      iring kebijakan Bank Indone-
                                                                      sia (BI) menaikkan suku bu-
                                                                                                         dalam menyesuaikan bunga
                                                                                                         kredit. "Bila diperlukan, pe-
                                                                                                         nyesuaian dilakukan selektif
                                                                                                                                            Kredit Investasi (KI)
                                                                                                                                            Kredit Konsumsi (KK)
                                                                                                                                                                        8,81%
                                                                                                                                                                       10,13%
                                                                                                                                                                                 8,71%
                                                                                                                                                                                10,36%
                                                                                                                                                                                          8,06%
                                                                                                                                                                                         10,50%
                                                                                                                                                                                                   7,86%
                                                                                                                                                                                                  10,53%
                                                                                                                                                                                                            7,87% 7,95% 8,04%
                                                                                                                                                                                                           10,54% 10,65% 10,69%
                                                                                                                                                                                                                 Sumber: Bank Indonesia
                                                                      nga acuan sebesar 1% pada          dengan mempertimbangkan
                                                                      periode April-Juli 2026. Per-      profil risiko dan kondisi ma-        Karena itu, strategi BTN     depan adalah mengandalkan   masa kredit, khususnya untuk
                                                                      bankan menaikkan suku bu-          sing-masing debitur," ujarnya.     dalam menyalurkan kredit ke    bunga promo upada awal      KPR nonsubsidi.          n
                                                                      nga kredit untuk menyesuai-           Kunardy mengatakan, pe-
                                                                      kan kenaikan biaya dana.           nyesuaian bunga terutama
                                                                         Otoritas Jasa Keuangan          berpotensi terjadi pada kredit
                                                                      (OJK) mencatat rata-rata ter-      berbunga mengambang. Se-
                                                                      timbang suku bunga dana pi-        mentara itu, debitur berkuali-
                                                                      hak ketiga (DPK) rupiah ter-       tas akan tetap mendapatkan
                                                                      catat naik sebesar 19 basis        bunga kompetitif. Untuk itu,
                                                                      poin (bps) sejak periode ke-       bank akan terus memperkuat
                                                                      naikan BI rate. Sementara itu,     dana murah guna meredam
                                                                      suku bunga kredit rupiah ter-      kenaikan biaya dana.
                                                                      catat naik 15 bps.                    Menurut Direktur Allo Bank
                                                                         "Perkembangan tersebut          Ganda Raharja, transmisi BI
                                                                      menunjukkan transmisi kena-        rate terhadap bunga kredit
                                                                      ikan BI rate ke suku bunga         membutuhkan waktu sekitar
                                                    KONTAN/Baihaki    kredit berlangsung secara          3 hingga 6 bulan. Ia memper-
Hingga kuartal II-2026, portofolio kredit UMKM BRI mencapai           bertahap," kata Kepala Ekse-       kirakan kenaikan bunga acu-
Rp 1.235,4 triliun, naik 8,6% secara tahunan.                         kutif Pengawas Perbankan           an 1% dapat mendorong kena-
                                                                      Otoritas Jasa Keuangan (OJK)       ikan bunga kredit rata-rata
                                                                      Dian Ediana Rae dalam kete-        0,5%–0,75%, tergantung kondi-
                                                                      rangannya, Senin (21/9).           si likuiditas dan strategi per-
JAKARTA. Kredit di segmen          kan rasio pembiayaan UMKM             Dian menyebut, penetapan        saingan antarbank.
usaha mikro, kecil, dan mene-      sebesar 33,65%, melebihi tar-      suku bunga masing-masing              Ganda mengatakan, segmen
ngah (UMKM) menghadapi             get 30% yang ditetapkan.           bank bergantung pada strategi      korporasi, komersial, dan KPR
tantangan baru. Suku bunga           Direktur Utama BSI Anggo-        dan kondisi biaya dana. Ia         yang masuk periode bunga
yang bertahan di level tinggi      ro Eko Cahyo menegaskan            mengatakan kenaikan suku           mengambang paling sensitif
berisiko menghambat permin-        bakal memperkuat segmen            bunga global dan BI rate me-       terhadap kenaikan suku bunga
taan kredit.                       UMKM melalui tiap-tiap hu-         mang mendorong bank me-            acuan. Di tengah kondisi terse-
  Kepala Ekonom BCA David          bungan bisnis baru dan pen-        nyesuaikan suku bunga. OJK         but, bank perlu meningkatkan
Sumual mengatakan daya beli        dampingan formal, mulai dari       meminta bank menyesuaikan          dana murah agar bisa menjaga
yang stagnan dan kenaikan          pemetaan kategori usaha, op-       bunga secara bertahap dengan       pertumbuhan kredit, mena-
biaya input bisa menekan           timalisasi pembiayaan, hingga      mempertimbangkan kemam-            warkan fixed rate dengan te-
margin sehingga pelaku             pemantauan pembiayaan.             puan bayar debitur dan risiko      nor lebih panjang, dan menya-
UMKM cenderung menahan               Anggoro optimistis kinerja       kredit. Bank juga didorong         lurkan kredit ke sektor yang
ekspansi berbasis utang. “Ke-      pembiayaan, terkhusus di seg-      memperbesar porsi dana mu-         lebih tahan kenaikan bunga.
naikan suku bunga global juga      men UMKM, masih bakal tum-         rah agar lebih fleksibel, menja-      Sementara itu, Direktur
berpotensi menahan permin-         buh solid. Salah satunya dito-     ga daya saing, serta memper-       Utama BTN Nixon L.P. Napi-
taan kredit,” ujarnya.             pang oleh stimulus insentif        kuat transparansi dan perlin-      tupulu mengatakan ruang pe-
  Kendati begitu, UMKM ma-         dan kebijakan pemerintah.          dungan konsumen.                   nurunan bunga kredit sema-
sih menunjukkan optimisme          “Itu dapat mendorong per-                                             kin terbatas karena biaya
berbisnis. Bank Rakyat Indo-       tumbuhan industri,” katanya.       Penyesuaian selektif               pendanaan perbankan tetap
nesia (BRI) merilis Indeks                                                                               tinggi setelah kenaikan BI
Bisnis UMKM kuartal II-2026                         Lydia Tesaloni      Direktur Utama KB Bank           rate sebesar 1%.
berada di level 102,1, menun-
jukkan aktivitas usaha masih
dalam fase ekspansif.
  Kondisi serupa diproyeksi-
kan berlanjut pada kuartal III-
2026, meski lebih moderat.
Indeks Ekspektasi sentimen
bisnis UMKM kuartal III men-
capai 120,2.
  Direktur Utama BRI Hery
Gunardi menyebut BRI terus
mendorong UMKM agar mam-
pu mempertahankan usaha
dan memanfaatkan peluang
pertumbuhan. “BRI akan terus
mencermati dinamika opti-
misme UMKM itu,” ujarnya.
  Hingga kuartal II-2026, por-
tofolio kredit UMKM BRI
mencapai Rp 1.235,4 triliun,
naik 8,6% secara tahunan. BRI
berupaya memperkuat UMKM
melalui pendekatan pember-
dayaan secara end-to-end,
termasuk mengembangkan
akses keuangan inklusif.
  Bank Syariah Indonesia
(BSI) mencatat penyaluran
pembiayaan UMKM sebanyak
Rp 55,17 triliun per kuartal II-
2026. Angka ini mencermin-

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.19 MB
Published22 Sep 2026
Pages1
Characters17,735
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 15 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Jago p.1 ×6
linked org Bank Rakyat p.1
linked org Bank Syariah Indonesia p.1
possible person Supranoto Prajogo p.1
possible person Kunardy Darma Lie p.1
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1 ×2
possible person Hery Gunardi p.1
unresolved org Bank Digital Pertumbuhan Pembiayaan Biaya Dana Bakal Berlanjut p.1
unresolved org Bank Indonesia p.1 ×2
unresolved org Bank Indonesia Anton Her-bank p.1
unresolved org Bank Jago Supranoto Prajogo p.1
unresolved org Bank Muamalat Indonesia Tbk p.1 ×2
unresolved org Bank Muamalat p.1
unresolved org Bank Rakyat Indo- p.1
unresolved person Lydia Tesaloni · Direktur Utama p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result