Skip to content
Back to announcement

20260305_CNMA_Laporan Informasi dan Fakta Material_32041242_lamp1.pdf

Other Text extracted CNMA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 2

Page 1
SIARAN PERS
     Kinerja Resilien, Cinema XXI Catat Pendapatan Rp5,9 Triliun di 2025

●   Cinema XXI membukukan pendapatan sebesar Rp5,9 triliun pada tahun 2025, dengan laba bersih
    Rp776,2 miliar dan EBITDA sebesar Rp1,8 triliun.
●   Hingga 31 Desember 2025, Cinema XXI mengoperasikan 267 bioskop dengan total 1.388 layar yang
    tersebar di 56 kota dan 30 kabupaten di seluruh Indonesia.

Jakarta, 5 Maret 2026 – PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (Cinema XXI; Kode Saham: CNMA), jaringan
bioskop terbesar di Indonesia, mencatatkan pendapatan sebesar Rp5,9 triliun sepanjang tahun 2025,
tumbuh 2,6% dibandingkan Rp5,7 triliun pada tahun 2024. Laba bersih setelah pajak pada tahun 2025
tercatat sebesar Rp776,2 miliar, sementara EBITDA tercatat Rp1,8 triliun.

“Di tengah dinamika ekonomi dan industri, Cinema XXI menjaga kinerja bisnis dan senantiasa memberikan
pengalaman menonton terbaik bagi para penikmat film di seluruh Indonesia. Kepercayaan dan kolaborasi
seluruh pemangku kepentingan menjadi penguat utama dalam menjaga kinerja perusahaan,” ujar
Direktur Utama Cinema XXI, Suryo Suherman.

Suryo menjelaskan bahwa capaian kinerja di tahun 2025 ditopang oleh pendapatan dari penjualan tiket
sebesar Rp3,6 triliun, penjualan makanan dan minuman sebesar Rp2 triliun, serta pendapatan lainnya
sebesar Rp298 miliar yang berasal dari iklan, platform digital, dan penyelenggaraan acara. Cinema XXI
juga mencatat 85 juta penonton sepanjang tahun 2025 dengan pertumbuhan Average Ticket Price (ATP)
sebesar 3,0% menjadi Rp46.057, yang didorong oleh peningkatan okupansi di studio premium, yaitu The
Premiere dan IMAX®.

Cinema XXI terus memperkuat pengembangan segmen makanan dan minuman (F&B) sebagai bagian dari
strategi peningkatan customer experience. Sepanjang tahun 2025, tim internal Cinema XXI berhasil
mengembangkan total lebih dari 30 menu baru di XXI Café dan The Premiere Café dengan tetap
memperhatikan tren dan preferensi pasar. Selain itu, kami mengimplementasikan strategi bundling tiket
dan F&B di aplikasi m.tix sebagai bagian dari optimalisasi strategi penjualan, dengan tujuan untuk
meningkatkan nilai transaksi per pelanggan. Di tahun 2025, rata-rata belanja makanan dan minuman per
penonton (spend per head) tercatat meningkat 5,9% menjadi Rp25.814, mencerminkan peningkatan daya
tarik produk serta kontribusi yang semakin kuat terhadap kinerja Perseroan.

Sepanjang tahun 2025, Cinema XXI melanjutkan ekspansi dengan meresmikan 12 bioskop baru dan
menambah 43 layar. Ekspansi ini mencakup kehadiran perdana Cinema XXI di sejumlah wilayah baru,
seperti Indramayu, Pematangsiantar, Magelang, Tuban, dan Kota Metro (Lampung). Hingga 31 Desember
2025, Cinema XXI telah mengoperasikan 1.388 layar di 267 bioskop yang tersebar di 56 kota dan 30
kabupaten di seluruh Indonesia.
Page 2
“Ekspansi jaringan yang kami lakukan sepanjang tahun 2025 merupakan bagian dari strategi jangka
panjang untuk memperluas akses hiburan berkualitas di berbagai wilayah Indonesia. Ke depan, kami akan
terus mengakselerasi penambahan layar baru secara selektif, dengan tetap menjaga kualitas layanan,”
katanya.

Suryo menjelaskan bahwa Perseroan memandang prospek industri hiburan, khususnya perfilman
nasional, akan terus bertumbuh seiring dengan meningkatnya kualitas dan keragaman konten. Di tahun
2025, terdapat lebih dari 20 film nasional maupun internasional yang masing-masing ditonton oleh lebih
dari satu juta penonton. Pencapaian ini dipertegas dengan keberhasilan dua judul film nasional yang
melampaui 10 juta penonton sekaligus menciptakan dua rekor baru, yakni Jumbo dan Agak Laen: Menyala
Pantiku!.

“Melihat antusiasme penonton dan kualitas konten yang terus berkembang, kami optimistis industri
perfilman nasional akan terus bertumbuh. Cinema XXI siap memperkuat perannya melalui ekspansi
terukur dan peningkatan standar pengalaman menonton, serta mendorong kolaborasi yang solid agar
industri film Indonesia semakin kompetitif dan berkelanjutan,” tutup Suryo.
                                                  ***

Tentang Cinema XXI
Cinema XXI berada di bawah naungan PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk, jaringan kelompok bioskop terbesar di Indonesia dengan
pengalaman lebih dari 37 tahun di industri pertunjukan film. Cinema XXI berkomitmen untuk senantiasa memberikan pengalaman
dan kenyamanan menonton dengan kualitas terbaik untuk masyarakat Indonesia. Sampai dengan 31 Desember 2025, Cinema XXI
telah mengoperasikan 267 bioskop dengan total 1.388 layar di 56 kota dan 30 kabupaten di seluruh Indonesia.

Di tahun 2006, Cinema XXI melahirkan m.tix untuk memfasilitasi pemesanan tiket bioskop melalui pesan teks yang kemudian
dikembangkan menjadi aplikasi berbasis seluler. Di tahun 2012, Cinema XXI menghadirkan pengalaman menonton dengan
teknologi revolusioner, yaitu teater IMAX. Untuk menyempurnakan pelayanan kepada penonton, telah hadir juga bioskop dengan
sistem audio mutakhir "Dolby Atmos" yang kini ada di 86 layar Cinema XXI.

Bukan hanya tempat untuk menonton film, tetapi juga rumah kedua untuk menikmati waktu berkualitas bersama keluarga dan
teman. Cinema XXI menghadirkan pengalaman menonton yang tak terlupakan untuk hari ini dan esok. Selama tiga tahun
berturut-turut pada 2017, 2018, 2019 Cinema XXI telah dianugerahi "World Branding Award" di Kensington, London sebagai
Merek Terbaik dalam Kategori Bioskop Hiburan (skala Nasional). Di awal 2019, Cinema XXI juga telah dianugerahi "Millennials
Top Brand Awards" oleh salah satu media pilihan generasi muda Indonesia sebagai pilihan pertama millenials untuk kategori
jaringan cinema terkemuka di Indonesia. Tidak berhenti di sana, terlepas dari kondisi pandemi yang dialami, di tahun 2020,
Cinema XXI telah dinobatkan sebagai “Industry Champion of The Year” oleh Asia Corporate Excellence and Sustainability (ACES)
Awards dan “Indonesia Best Managed Company” oleh Deloitte Indonesia di tahun 2023, 2024, dan 2025. Selain itu, Cinema XXI
juga dianugerahi CineAsia APAC Achievement Award dari International Cinema Technology Association (ICTA) dan CineAsia pada
2024.

https://www.cinema21.co.id/
https://21cineplex.com/

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.19 MB
Published6 Mar 2026
Pages2
Characters6,101
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 2 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Nusantara Sejahtera Raya Tbk p.1 ×5
linked person Suryo Suherman. p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result