Back to announcement
20261008_ADHI_Laporan Informasi dan Fakta Material_32164934_lamp2.pdf
Asset transaction Needs review ADHISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 115
Page 1
LAPORAN PENILAIAN 47,18% SAHAM
PT JASAMARGA JOGJA SOLO
Untuk Kepentingan
PT ADHI KARYA (PERSERO) TBK
Yang Berlokasi di :
Jalan MT. Haryono, No. 27, Kel. Cawang
Kecamatan Kramat Jati, Kota Jakarta Timur,
Provinsi DKI Jakarta 13630
No. File : 00140/2.0055-31/BS/03/0683/0/X/2026
Page 2
No. File : 00140/2.0055-31/BS/03/0683/0/X/2026
Bandung, 05 Oktober 2026
Kepada Yth. :
Direksi
PT Adhi Karya (Persero) Tbk
Jalan MT. Haryono, No. 27,
Kel. Cawang, Kecamatan Kramat Jati,
Kota Jakarta Timur
Provinsi DKI Jakarta 13630
Perihal : Laporan Penilaian 47,18% Saham PT Jasamarga Jogja Solo.
Dengan hormat,
Berdasarkan persetujuan Surat Penawaran Nomor M.PS.26.31.0126 tanggal 02
September 2026, kami telah melakukan Penilaian 47,18% saham PT Jasamarga Jogja
Solo yang kegiatan usaha utamanya bergerak dalam bidang Pengusahaan Jalan Tol.
KJPP Toto Suharto dan Rekan adalah perusahaan jasa penilaian yang menjalankan
kegiatan usahanya berdasarkan Izin Usaha Nomor 2.09.0055 dari Kementerian
Keuangan Republik Indonesia. Rekan yang menandatangani laporan ini mempunyai Izin
Penilai Publik untuk menilai Properti dan Bisnis dengan No. Izin : P-1.24.00660 dan B-
1.25.00683 dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Penilaian ini kami laksanakan dengan mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
(POJK) 35/POJK.04/2020 serta Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian
Indonesia (SPI) Edisi VII tahun 2018 dari Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).
Kami menggunakan pendekatan dan metode yang lazim dalam melakukan kajian serta
analisis berbagai data dan informasi yang relevan, dengan suatu batasan kondisi
bahwa secara fundamental asumsi-asumsi yang mendasari kajian dan analisis penilaian
tersebut terpenuhi.
Melalui berbagai pertimbangan objektivitas dan kewajaran suatu nilai, maka pada
akhirnya kami berkesimpulan bahwa nilai yang dipengaruhi oleh variabel pasar
merupakan nilai yang paling representatif karena nilai tersebut terjadi oleh adanya
mekanisme harga pasar sebagai titik ekuilibrium antara penjual dan pembeli.
iii
Page 3
Nilai Pasar 47,18% saham PT Jasamarga Jogja Solo yang dihasilkan dalam laporan ini
merupakan indikasi nilai yang akan digunakan untuk keperluan Rencana Transaksi pada
Perusahaan Terbuka.
Berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan menggunakan Pendekatan
Pendapatan (Income Approach) dan Pendekatan Pasar (Market Approach), maka kami
berpendapat Nilai Pasar 47,18% saham PT Jasamarga Jogja Solo per tanggal 30 Juni
2026 adalah sebesar:
Rp1.735.493.178.533,00
(satu triliun tujuh ratus tiga puluh lima miliar empat ratus sembilan puluh tiga juta
seratus tujuh puluh delapan ribu lima ratus tiga puluh tiga rupiah)
Sebagai bagian dari praktik standar yang kami terapkan, dengan ini kami menegaskan
bahwa laporan ini bersifat rahasia dan hanya ditujukan kepada Pemberi Tugas serta
Pengguna Laporan sesuai dengan keperluan yang telah ditentukan secara tertulis.
Laporan Penilaian ini tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan pihak yang
berwenang dan stempel perusahaan (corporate seal) dari KJPP TOTO SUHARTO &
REKAN ("TnR").
Hormat kami,
KJPP TOTO SUHARTO dan REKAN
CABANG BANDUNG
Ir. Henrianto, S.Pi., S.Ak, MM, M.Ec.Dev, Ak, CA, A-CPA, CLI, MAPPI (Cert.)
Rekan/Pimpinan Cabang
No. MAPPI : 19-S-09317
No. Register Penilai : RMK-2019.02918
No. Izin Penilai Publik Properti : P-1.24.00660
No. Izin Penilai Publik Bisnis : B-1.25.00683
Klasifikasi Bidang Jasa : Penilaian Properti & Bisnis (PB)
No. STTD Profesi Penunjang OJK : KEP-1351/KS.13/2026
No. Izin Penilai Pertanahan BPN : PP1.0025.26
iv
Page 4
SURAT REPRESENTASI
Page 5
Page 6
PERNYATAAN PENILAI
Page 7
PERNYATAAN PENILAI
Dalam batas kemampuan dan keyakinan sebagai penilai, Kami menerangkan bahwa:
1. Laporan penilaian ini telah dibuat dengan menjaga integritas dan independensi
Penilai Publik, dan penilaian pada penugasan ini disusun mengacu pada Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) 35/POJK.04/2020 serta serta Kode Etik Penilai
Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia (KEPI & SPI Edisi VII 2018).Kami
bertanggung jawab atas Laporan Penilaian Bisnis dan opini atau kesimpulan akhir.
2. Penugasan penilaian telah dilakukan terhadap Objek Penilaian pada Tanggal
Penilaian 30 Juni 2026.
3. Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan
Penilaian Usaha ini.
4. Penugasan penilaian professional telah dilaksanakan sesuai dengan Peraturan
Perundang-undangan yang berlaku.
5. Perkiraan Nilai yang dihasilkan dalam penugasan penilaian professional telah
disajikan sebagai Kesimpulan Nilai.
6. Lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis telah diungkapkan.
7. Kesimpulan dalam laporan ini telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi
pembatas.
8. Data ekonomi dan industri dalam laporan ini diperoleh dari berbagai sumber yang
kami yakini dan dapat dipertanggungjawabkan.
9. Kami telah melakukan wawancara/pengumpulan data dan telah bekerja secara
profesional, bertindak secara independen.
10. Keterangan-keterangan dan pernyataan dalam laporan ini, yang menjadi dasar
analisa, pendapat dan kesimpulan yang diuraikan di dalamnya adalah benar
11. Analisa, pendapat dan kesimpulan dalam laporan ini bebas dari konflik
kepentingan atas obyek yang dinilai maupun pihak lain yang terlibat.
12. Imbalan jasa penilaian sama sekali tidak tergantung pada kesimpulan nilai yang
tercantum dalam laporan ini.
13. Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan
dan/atau diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui Pemerintah.
14. Tidak seorang pun, kecuali yang disebutkan dalam laporan penilaian, telah
menyediakan bantuan profesional dalam menyiapkan laporan penilaian.
iii
Page 8
Selanjutnya Laporan ini menjelaskan semua asumsi dan syarat-syarat pembatasan
yang mempengaruhi analisa, pendapat dan kesimpulan yang tertera dalam Laporan
Hasil Penilaian ini.
No. Nama Tanda Tangan
1. Penilai Publik:
Ir. Henrianto, S.Pi., S.Ak, MM., M.Ec.Dev., Ak., CA.,
MAPPI (Cert). …………………………
No. MAPPI : 19-S-09317
No. Izin Penilai Publik Properti : P-1.24.00660
No. Izin Penilai Publik Bisnis : B-1.25.00683
Klasifikasi Bidang Jasa : Penilaian Properti & Bisnis
2. Reviewer:
Irfan Arsyad, S.T.P …………………………
No. MAPPI : 23-P-12241
No. Register Penilai : RMK-2026.05211
Kualifikasi Penilai : Bisnis
3. Penilai :
Lolyta Natasha Alda Sadhana, S.M., M.Ec.Dev. …………………………
No. MAPPI : 24-P-13143
No. Register Penilai : RMK-2025.05134
Kualifikasi Penilai : Bisnis
iv
Page 9
KUALIFIKASI PENILAI
Page 10
KUALIFIKASI TIM PENILAI
Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Toto Suharto & Rekan
A. Penilai Publik
1 Nama Lengkap Ir. Henrianto, S.Pi, S.Ak, MM, M.Ec.Dev, Ak,
CA, A-CPA, CLI, MAPPI (Cert.)
2 Pendidikan Strata 2 (S-2)
3 Lembaga - S-1 Perikanan Universitas Hasanuddin
Pendidikan (2016)
- S-1 Akuntansi Universitas Terbuka
(2024)
- Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk)
Universitas Padjajaran (2024)
- Pendidikan Profesi Insinyur (PPI)
Universitas Hasanuddin (2025)
- S-2 Ekonomi Pembangunan Universitas
Gadjah Mada (2020)
- S-2 Manajemen UPN Veteran
Yogyakarta (2022)
- S-3 Ilmu Ekonomi Institut Pertanian
Bogor (2020-Sekarang)
4 Pengalaman Kerja - Memiliki pengalaman lebih dari 5
Penilai tahun di bidang penilaian properti dan
bisnis serta konsultan
- Mendapatkan akreditasi dari MAPPI
sebagai penilai Bersertifikat (S) dan
memperoleh ijin Penilai Publik Properti
(P) dan Bisnis (B) dari Kementerian
Keuangan RI.
- Memperoleh Ijin Akuntan Berpraktik
(AB) dari Kementerian Keuangan RI.
- Brevet Pajak A dan B dari Asosiasi
Konsultan Pajak Publik Indonesia
- Memperoleh lisensi sebagai Akuntan
Profesional (Chartered Accountant)
dari Ikatan Akuntan Indonesia.
- Memperoleh lisensi sebagai Associate
Certified Public Accountant (A-CPA)
dari Institut Akuntan Publik Indonesia.
- Memperoleh izin STTD Pasar Modal
dari Otoritas Jasa Keuangan RI
- Memperoleh izin STTD IKNB dari
Otoritas Jasa Keuangan RI
- Memperoleh lisensi sebagai Wakil
Perantara Pedagang Efek dari
Otoritas Jasa Keuangan.
v
Page 11
- Memperoleh lisensi sebagai Likuidator
dari PPLI.
B. Reviewer
1 Nama Lengkap Irfan Arsyad, S.T.P
2 Pendidikan Strata 1 (S-1)
3 Lembaga - S-1 Teknologi Industri Pertanian IPB
Pendidikan Univesity
4 Pengalaman Kerja - Memiliki pengalaman lebih dari 2
Penilai tahun di bidang penilaian bisnis serta
konsultan
- Mendapatkan akreditasi dari MAPPI
sebagai penilai Pratama (P)
C. Penilai
1 Nama Lengkap Lolyta Natasha Alda Sadhana, S.M, M.Ec.Dev
2 Pendidikan Strata 2 (S-2)
3 Lembaga - S-1 International Business Management
Pendidikan Universitas Ciputra
- S-2 Ekonomika Pembangunan
Universitas Gadjah Mada
4 Pengalaman Kerja - Memiliki pengalaman lebih dari 1 tahun
Penilai di bidang penilaian bisnis serta
konsultan
- Mendapatkan akreditasi dari MAPPI
sebagai penilai Pratama (P)
vi
Page 12
RINGKASAN EKSEKUTIF
Page 13
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
RINGKASAN EKSEKUTIF
Latar Belakang
PT Jasamarga Jogja Solo (selanjutnya disebut “Perseroan”) merupakan perusahaan
yang kegiatan usaha utamanya bergerak dibidang Pengusahaan Jalan Tol. Perseroan
berlokasi di Jalan Bungur, Sagan, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten
Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta 55281.
PT Adhi Karya (Persero) Tbk (selanjutnya disebut “Pemberi Tugas”) adalah
perusahaan yang bergerak dibidang jasa konstruksi, pembangunan infrastruktur,
engineering, properti, real estate, serta investasi dan konsesi yang merupakan salah
satu pemegang saham Perseroan. Pemberi Tugas bermaksud melakukan penilaian
47,18% saham Perseroan, maka Pemberi Tugas telah menunjuk KJPP Toto Suharto &
Rekan (“TnR”) untuk melakukan penilaian atas saham Perseroan, sesuai dengan
kesepakatan yang tertuang dalam persetujuan atas Surat Penawaran Nomor:
M.PS.26.31.0126 tanggal 02 September 2026. Hal ini untuk menunjang keperluan
Rencana Transaksi pada Perusahaan Terbuka.
Identifikasi Status Penilai
TnR awalnya merupakan PT Actual Kencana Appraisal (AKA) yang telah aktif dalam
usaha penilaian sejak Tahun 1984. Tahun 2007, AKA berubah menjadi Usaha Jasa
Penilai Toto Suharto & Rekan, sebagai bentuk penyesuaian terhadap Peraturan Menteri
Keuangan yang mengatur tentang jasa penilai publik di Indonesia berdasarkan Surat
Izin Usaha Kantor Jasa Penilai Publik (SIUPKJPP) Nomor 2.09.0055, sesuai Keputusan
Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 1009/KM.1/2009 tanggal 28 Juli 2009.
Pelaksana dan penanggung jawab penugasan ini adalah KJPP Toto Suharto dan Rekan
Cabang Bandung yang juga telah mendapatkan izin resmi sebagai Cabang KJPP dari
Menteri Keuangan Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. 189/MK/SK/2025
tertanggal 25 September 2025. Penilai yang bertanda tangan dalam laporan ini:
Ir. Henrianto, S.Pi., S.Ak., MM., M.Ec.Dev., Ak, CA, A-CPA, CLi, MAPPI (Cert.)
- No. MAPPI : 19-S-09317
- No. Register Penilai : RMK-2019.02918
- No. Izin Penilai Publik Properti : P-1.24.00660
- No. Izin Penilai Publik Bisnis : B-1.25.00683
- Klasifikasi Bidang Jasa : Penilaian Properti & Bisnis (P&B)
- No. STTD Profesi Penunjang OJK : KEP-1351/KS.13/2026
- No. Penilai Pertanahan BPN : PP1.0025.26
Penilai yang bertandatangan dalam laporan ini bertindak dalam kapasitasnya
sebagai Rekan pada Kantor Jasa Penilai Publik Toto Suharto & Rekan, yang
merupakan penyedia jasa penilaian independen.
Ringkasan Eksekutif vii
Page 14
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
Penilai tidak memiliki, maupun berpotensi memiliki, benturan kepentingan dengan
Pemberi Tugas maupun dengan Objek Penilaian. Dengan demikian, Penilai berada
dalam posisi yang independen untuk memberikan opini penilaian yang objektif dan
tidak memihak.
Identifikasi Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
Berikut adalah identitas pemberi tugas dan pengguna laporan:
Nama : PT Adhi Karya (Persero) Tbk
Bidang Usaha : Jasa Konstruksi, Pembangunan Infrastruktur, Engineering,
Properti, Real Estate, serta Investasi dan Konsesi.
Alamat : Jalan MT. Haryono, No. 27, Kel. Cawang, Kec. Kramat
Jati, Kota Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta 13630.
Nomor Telepon : (021) 508 73000
Email : adhi@adhi.co.id
Website : www.adhi.co.id
Pengguna Laporan lainnya adalah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik
Indonesia.
Objek Penilaian dan Kepemilikan
Sesuai dengan penugasan yang diterima TnR, objek penilaian adalah ekuitas Perseroan
untuk 47,18% kepemilikan saham. Perseroan merupakan perusahaan tertutup yang
berbadan hukum Perseroan Terbatas, dengan kepemilikan saham yang diatur secara
sah berdasarkan ketentuan dalam akta pendirian dan dokumen hukum terkait.
Adapun identitas objek penilaian adalah sebagai berikut:
Nama : PT Jasamarga Jogja Solo
Bidang Usaha : Pengusahaan Jalan Tol
Alamat : Jl. Bungur, Sagan, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman,
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta 55281.
Email : info@jsmm.co.id
Website : https://www.jsmm.co.id/
Maksud dan Tujuan Penilaian
Tujuan penilaian ini adalah untuk memberikan opini mengenai Nilai Pasar atas 47,18%
saham Perseroan per tanggal 30 Juni 2026, yang digunakan untuk keperluan Rencana
Transaksi pada Perusahaan Terbuka.
Penilaian ini dilaksanakan dengan memenuhi ketentuan-ketentuan dalam Peraturan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 35/POJK.04/2020, Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No. 17/2020 dan Standar Penilaian Indonesia (SPI)
Edisi VII tahun 2018 yang ditetapkan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia
(MAPPI).
Ringkasan Eksekutif viii
Page 15
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo Dasar Nilai yang Digunakan Dasar nilai yang digunakan sesuai dengan maksud dan tujuan Penilaian adalah Nilai Pasar. Pengertian ”Nilai Pasar” (Market Value) sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 35/POJK.04/2020 dan Standar Penilaian Indonesia (SPI) Edisi VII tahun 2018, didefinisikan sebagai berikut : Nilai Pasar didefinisikan sebagai estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar untuk penukaran suatu properti atau liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian dan tanpa paksaan (POJK 35/POJK/04/2020, Pasal 1, Butir 14). Tanggal Penilaian Tanggal efektif penilaian ditetapkan pada 30 Juni 2026, yang dipilih berdasarkan pertimbangan atas kepentingan dan tujuan penilaian sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya. Penetapan tanggal tersebut dimaksudkan untuk memastikan relevansi dan akurasi hasil penilaian terhadap kondisi ekonomi dan keuangan yang berlaku pada saat itu. Analisis perhitungan Nilai Pasar saham dilakukan berdasarkan tanggal tersebut, dengan menggunakan laporan keuangan audited per 30 Juni 2026 sebagai dasar historis, serta mencerminkan kondisi terkini dan relevansi data. Asumsi dan Asumsi Khusus Dalam penyusunan pendapat independen atas Nilai Pasar 47,18% Saham Perseroan, untuk meyakinkan bahwa rencana transaksi dapat dilaksanakan pada kondisi arm’s length didalam Batasan komersial yang berlaku umum dan tidak merugikan kepentingan-kepentingan pihak perusahaan dan para pemegang saham, kami menggunakan beberapa asumsi antara lain: 1. Penilaian ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis dan keuangan serta peraturan-peraturan pemerintah terkait dengan aksi korporasi yang akan dilakukan pada tanggal penilaian ini diterbitkan. 2. Penilaian ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan informasi dan analisis lainnya secara utuh sebagai satu kesatuan dapat menyebabkan pandangan dan kesimpulan yang menyesatkan atas proses yang mendasari penilaian. Penyusunan penilaian ini merupakan proses yang rumit dan mungkin tidak dapat dilakukan melalui analisis yang tidak lengkap. 3. Kami mengasumsikan bahwa dari tanggal penerbitan penilaian ini sampai dengan tanggal terjadinya rencana aksi korporasi tidak terjadi perubahan apa pun yang berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penyusunan penilaian ini. Kami tidak bertanggung jawab untuk menegaskan Kembali atau melengkapi, memutakhirkan (update) pendapat kami karena adanya Ringkasan Eksekutif ix
Page 16
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
perubahan asumsi dan kondisi serta peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah
tanggal penerbitan Laporan Penilaian ini.
4. Menghasilkan Laporan Penilaian Bisnis yang bersifat non-disclaimer opinion;
5. Mencerminkan bahwa Penilai Bisnis telah melakukan penelaahan atas dokumen
yang digunakan dalam proses Penilaian;
6. Mencerminkan bahwa data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber
yang dapat dipercaya keakuratannya;
7. Menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan
kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
pencapaiannya (fiduciary duty);
8. Mencerminkan bahwa Penilai Bisnis bertanggung jawab atas pelaksanaan
Penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan yang telah disesuaikan;
9. Mencerminkan bahwa Penilai Bisnis bertanggung jawab atas Laporan Penilaian
Bisnis dan kesimpulan Nilai; dan
10. Mencerminkan bahwa Penilai Bisnis telah memperoleh informasi mengenai status
hukum objek Penilaian dari pemberi tugas.
Konfirmasi Penilaian Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)
35/2020 dan Standar Penilaian Indonesia
(SPI 2018)
Laporan Penilaian ini disusun dengan mengacu dan tunduk pada ketentuan-ketentuan
yang tercantum dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor
35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
Modal serta Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI) dan Standar Penilaian Indonesia (SPI)
Edisi VII Tahun 2018, serta Edisi Revisi SPI 300, SPI 310, SPI 320, dan SPI 330 Tahun
2020, sebagaimana ditetapkan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) dan
berlaku pada saat penugasan dilakukan.
Gambaran Umum Perseroan
PT Jasamarga Jogja Solo ("Perseroan") didirikan berdasarkan Akta No. 6 tanggal 9
September 2020 yang dibuat di hadapan Notaris Ni Nyoman Rai Sumawati, S.H.,
M.Kn., dan telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-0044988.AH.01.01 Tahun 2020 tanggal
9 September 2020, berdasarkan hasil Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan Tahun Buku 2022 No. 10 tanggal 23 Mei 2023, terdapat perubahan nama
dan logo Perseroan dari PT Jogjasolo Marga Makmur (JMM) menjadi PT Jasamarga
Jogja Solo (JMJ). Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali
perubahan, terakhir dengan Akta Notaris Ni Nyoman Rai Sumawati, S.H., M.Kn., No.
02 tanggal 8 Oktober 2025 yang telah mendapatkan persetujuan dan pengesahan
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-
AH.01.0348612 tanggal 10 Oktober 2025.
Perseroan telah memperoleh konsesi untuk pembangunan Jalan Tol Ruas Solo -
Yogyakarta - NYIA Kulon Progo sesuai dengan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol
(“PPJT”) No. 2 tanggal 9 September 2020. Berdasarkan Perjanjian tersebut, antara
lain ditetapkan bahwa masa konsesi Perusahaan adalah selama 40 tahun sejak
Ringkasan Eksekutif x
Page 17
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja (“SPMK”) oleh Pemerintah. Pada saat berakhirnya masa konsesi, Perseroan harus mengembalikan dan menyerahkan jalan tol kepada Pemerintah melalui Badan Pengatur Jalan Tol (“BPJT”) tanpa syarat. Ruas tol Perusahaan telah beroperasi secara komersial secara bertahap sejak tanggal 19 September 2024 untuk segmen Kartasura-Klaten dan tanggal 1 Juli 2025 untuk segmen Klaten-Prambanan. Perseroan berdomisili di Jalan Bungur, Sagan, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta 55281. Entitas Induk Terakhir Perseroan pada tahun 2025 dan 2024 adalah PT Danantara Asset Management dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Susunan Pengurus Perseroan Berdasarkan laporan keuangan audited Perseroan per 31 Desember 2025, susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut: Dewan Komisaris Komisaris Utama : Inonu Ferryanto Wakil Komisaris Utama : Sri Mulyani Komisaris : Sayed Junaidi Rizaldi Dewan Direksi Direktur Utama : Rudy Hardiansyah Direktur : Pristi Wahyono Direktur : Yhanni Haryanto Tinjauan Makro Ekonomi dan Industri Pertumbuhan PDB dunia tahun 2026 sebesar 3,2%. Pertumbuhan yang lebih rendah tersebut terutama dipengaruhi oleh dampak lanjutan tarif resiprokal Amerika Serikat (AS) dan kerentanan rantai pasok global, meskipun prospek perekonomian AS membaik didorong investasi sektor teknologi termasuk artificial intelligence (AI) dan stimulus fiskal pengurangan pajak. Pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,29% (yoy), dengan pertumbuhan kumulatif Semester I 2026 mencapai 5,45% (c-to-c). Perkembangan positif ini ditopang oleh tingginya realisasi konsumsi pemerintah, terjaganya konsumsi rumah tangga, serta kinerja investasi. Nilai tukar Rupiah pada 30 Juni 2026 tercatat sebesar Rp17.899 per dolar AS. Kebijakan nilai tukar Bank Indonesia terus diperkuat melalui intervensi terukur di pasar spot, DNDF, dan pasar sekunder SBN untuk menjaga stabilitas Rupiah dari tekanan ketidakpastian pasar keuangan global. Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2026 tercatat sebesar 145,60 miliar dolar AS. Jumlah tersebut tetap memadai dan berada jauh di atas standar kecukupan internasional (sekitar 3 bulan impor). Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Juni 2026 tercatat sebesar 3,34% (yoy), masih terjaga dalam kisaran sasaran Pemerintah dan Bank Indonesia (2,5±1%). Ringkasan Eksekutif xi
Page 18
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
Sementara itu, suku bunga acuan (BI-Rate) disesuaikan menjadi 5,75% guna
merespons dinamika ketidakpastian pasar keuangan global dan menjaga stabilitas
eksternal. (Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Triwulan II 2026 dan diolah)
Pada 2026,pertumbuhan ekonomi diprakirakan meningkat dalam kisaran 4,9–
5,7%, ditopang kenaikan permintaan domestik sejalan dengan berbagai kebijakan
Pemerintah dan berlanjutnya dampak positif dari bauran kebijakan Bank Indonesia
untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
NPI 2025 diprakirakan tetap berdaya tahan dengan transaksi berjalan yang
masih sehat dalam kisaran defisit 0,5% sampai dengan surplus 0,3% dari PDB. Ke
depan, secara keseluruhan NPI pada tahun 2026 tetap baik dengan defisit
transaksi berjalan yang tetap rendah dalam kisaran defisit 0,9–0,1% PDB.
Bank Indonesia meyakini inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap terjaga rendah dalam
sasaran 2,5±1%. Inflasi inti diprakirakan tetap rendah seiring ekspektasi inflasi
yang terjangkar dalam sasaran, kapasitas ekonomi yang masih besar, imported
inflation yang terkendali, dan dampak positif dari digitalisasi. Sementara itu, inflasi
VF diprakirakan tetap terkendali didukung oleh sinergi pengendalian inflasi oleh
Tim Pengendalian Inflasi Pusat/Daerah (TPIP/TPID) dan penguatan implementasi
Program Ketahanan Pangan Nasional.
Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan kredit 2026 pada kisaran 8-12%. Ke
depan, Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan
KSSK untuk terus memperbaiki struktur suku bunga dan mendorong pertumbuhan
kredit/pembiayaan perbankan tersebut. Bank Indonesia juga akan terus
memperkuat sinergi kebijakan bersama KSSK dalam memitigasi berbagai risiko
yang berpotensi mengganggu stabilitas sistem keuangan.
Prioritas pembangunan nasional terkait infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi
semakin menekankan pentingnya pembangunan yang tidak hanya berorientasi
pada pertumbuhan, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan, ketahanan, efisiensi
sumber daya, dan dampak lingkungan. Kementerian Pekerjaan Umum menegaskan
bahwa pembangunan infrastruktur perlu dilaksanakan berdasarkan prinsip
ketahanan, konektivitas, keberlanjutan, inklusivitas, inovasi, dan tata kelola yang
baik. Pendekatan tersebut sejalan dengan agenda pembangunan menuju Indonesia
Emas 2045 yang mendorong pembangunan infrastruktur yang andal dan
berkelanjutan.
PT PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) merupakan badan usaha yang didirikan pada
9 September 2020 dalam rangka pengusahaan Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA
Kulon Progo. Berdasarkan Laporan Tahunan PT Jasa Marga (Persero) Tbk, pada
31 Desember 2024 komposisi kepemilikan PT JMJ terdiri atas PT Jasa Marga
(Persero) Tbk sebesar 52,82% dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk sebesar 47,18%.
Pada saat tersebut, proyek jalan tol telah berada pada tahap konstruksi dengan
sebagian ruas telah beroperasi dan sebagian lainnya masih dalam tahap
pembangunan.
PT Jasamarga Jogja Solo telah mengoperasikan ruas Kartasura–Klaten dan
kemudian memperoleh dasar pengoperasian untuk segmen Klaten–Prambanan.
Kementerian Pekerjaan Umum menetapkan golongan kendaraan dan tarif pada
segmen Klaten–Prambanan melalui Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor
683/KPTS/M/2025. Dalam keputusan tersebut, PT Jasamarga Jogja Solo juga
Ringkasan Eksekutif xii
Page 19
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
dinyatakan sebagai pihak yang berwenang dalam penyelenggaraan operasional
pada ruas tersebut.
Analisis Industri
Persaingan merupakan kenyataan hidup dalam dunia bisnis, sifat, bentuk, dan intensitas
persaingan yang terjadi dan cara yang ditempuh oleh para pengambil keputusan
strategis untuk menghadapi para tingkat yang dominan mempengaruhi tingkat
keuntungan suatu perusahaan (Siagian, 2003;83-83). Dengan menggunakan
pendekatan pasar, pesaing didefiniskan sebagai perusahaan yang memenuhi
kebutuhan pelanggan yang sama. Untuk mengetahui jumlah dan jenis pesaing serta
kekuatan dan kelemahan yang mereka miliki, perusahaan perlu membuat peta
persaingan yang lengkap.
Dalam industri jalan tol, Perseroan menghadapi persaingan dengan badan usaha jalan
tol lainnya yang mengelola ruas jalan tol di wilayah Jawa, antara lain PT Jasa Marga
(Persero) Tbk, PT Waskita Toll Road, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, dan PT PP (Persero)
Tbk melalui kepemilikan atau pengelolaan berbagai ruas jalan tol. Persaingan tersebut
terutama berkaitan dengan aksesibilitas, volume lalu lintas, serta pilihan rute pengguna
jalan.
Ancaman dari produk-produk pengganti yang dimaksud di sini adalah seberapa
mudah pelanggan/konsumen jasa Perseroan dapat beralih ke alternatif lain yang
memenuhi kebutuhan yang sama. Sebagai perusahaan yang menjalankan kegiatan
usaha di bidang Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).
Pemasok sangat berkontribusi dalam menunjang kelancaran pelaksanaan proyek
konstruksi dan pengembangan real estate, sehingga pemasok yang kuat dapat
bertahan dalam hal harga, kualitas, serta ketepatan pasokan material dan jasa. Begitu
pula yang dilakukan oleh Perseroan dengan menganalisis permintaan pasar, biaya
pelaksanaan proyek, serta faktor lainnya agar dapat menawarkan harga yang
kompetitif dan menjadi kompetitor yang kuat di industri jasa konstruksi dan
pengembangan kawasan.
Seperti halnya kegiatan usaha yang dilakukan oleh perusahaan lainnya, kegiatan
usaha yang dilaksanakan oleh Perseroan di bidang Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) tidak
terlepas dari risiko usaha yang disebabkan oleh berbagai faktor yang akhirnya dapat
mempengaruhi tingkat pertumbuhan dan kesehatan bisnis.
Penilaian Saham
Prosedur penilaian dilaksanakan dengan mengaplikasikan pendekatan-pendekatan
yang berlaku umum dalam penilaian perusahaan atau ekuitas, sesuai dengan ketentuan
dalam Standar Penilaian Indonesia (SPI) Edisi VII Tahun 2018, yang ditetapkan oleh
Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI). Pendekatan yang digunakan dipilih
berdasarkan pertimbangan profesional Penilai terhadap karakteristik objek penilaian,
tujuan penilaian, serta ketersediaan dan kualitas data yang relevan.
Ringkasan Eksekutif xiii
Page 20
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo Ada tiga pendekatan dalam penilaian usaha yang lazim digunakan selama ini, yaitu: a. Pendekatan Aset – POJK 35, Pasal 1 angka 17 Pendekatan Aset (Asset Based Approach) adalah pendekatan penilaian berdasarkan laporan keuangan historis objek penilaian yang telah diaudit, dengan cara menyesuaikan seluruh aset dan kewajiban menjadi nilai pasar sesuai dengan premis nilai yang digunakan dalam penilaian usaha. Nilai buku (book value) dari kekayaan bersih (net worth) suatu perusahaan adalah nilai aktiva perusahaan pada neraca dikurangi nilai utang pada neraca. b. Pendekatan Pasar – POJK 35, Pasal 1 angka 18 Pendekatan Pasar (Market Based Approach) adalah pendekatan penilaian dengan cara membandingkan Objek Penilaian dengan perusahaan sebanding, kepentingan kepemilikan perusahaan dan surat berharga yang diperjualbelikan di pasar serta transaksi relevan atas saham perusahaan yang sebanding. Transaksi sebelumnya atau penawaran atas komponen perusahaan juga dapat menjadi indikasi nilai. Melalui pendekatan pasar, terlebih dahulu harus dilakukan perbandingan terhadap perusahaan yang sepadan dan sebanding, baik yang ada di pasar modal maupun di luar pasar modal, lalu dilakukan perhitungan banding antara nilai pasar saham perusahaan yang dinilai dengan variabel perusahaan pembanding. Variabel yang menjadi pembanding biasanya seperti perputaran penjualan, ekuitas, dan sebagainya. c. Pendekatan Pendapatan – POJK 35, Pasal 1 angka 19 Pendekatan Pendapatan adalah pendekatan penilaian dengan cara mengkonversi manfaat ekonomis atau pendapatan yang diperkirakan akan dihasilkan oleh objek penilaian dengan tingkat diskonto tertentu. Pemilihan Metode Penilaian Dalam menggunakan pendekatan penilaian, metode penilaian, dan prosedur penilaian, penilai bisnis wajib (POJK 35, Pasal 28) : 1. Menggunakan paling sedikit 2 (dua) pendekatan penilaian untuk memperoleh hasil penilaian yang akurat dan objektif; 2. Memilih dan menerapkan pendekatan penilaian, metode penilaian, dan prosedur penilaian, yang sesuai dengan definisi nilai yang dicari dan karakteristik penilaian; dan 3. Memperhatikan persyaratan dan pengungkapan yang ditetapkan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini. Penilaian saham Perseroan didasarkan pada analisis internal dan eksternal yang dilakukan secara menyeluruh dan objektif. Analisis internal dilakukan berdasarkan data dan informasi yang disediakan oleh Manajemen Perseroan, termasuk namun tidak terbatas pada; laporan posisi keuangan (neraca), laporan laba/rugi komprehensif, laporan arus kas, kajian atas kondisi operasional, dan evaluasi terhadap struktur manajemen dan sumber daya yang dimiliki oleh Perseroan. Analisis ini bertujuan untuk Ringkasan Eksekutif xiv
Page 21
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo memahami kinerja historis, efisiensi operasional, serta potensi pertumbuhan dan risiko internal yang dapat memengaruhi nilai saham Perseroan. Analisis eksternal dilakukan untuk menilai faktor-faktor di luar Perseroan yang dapat memengaruhi nilai saham, meliputi; kondisi dan tren industri tempat Perseroan beroperasi, situasi ekonomi makro, termasuk tingkat inflasi, suku bunga, dan pertumbuhan ekonomi nasional maupun global, kebijakan pemerintah dan regulasi yang relevan terhadap sektor usaha Perseroan, dan persaingan pasar dan posisi Perseroan dibandingkan dengan entitas sejenis. Analisis eksternal ini bertujuan untuk memberikan konteks terhadap prospek usaha dan risiko eksternal yang dapat memengaruhi kinerja dan valuasi saham Perseroan. Dalam mengaplikasikan berbagai metode penilaian untuk menentukan Nilai Pasar atas suatu “business interest”, diperlukan acuan pada laporan keuangan yang representatif dan relevan. Oleh karena itu, penilai perlu melakukan penyesuaian terhadap nilai buku dalam laporan posisi keuangan dan normalisasi terhadap laporan laba/rugi, untuk mengeliminasi unsur-unsur non-operasional, kejadian luar biasa, atau transaksi yang tidak mencerminkan kinerja berkelanjutan. Hal ini disebabkan oleh sifat historis dari penyusunan laporan keuangan oleh akuntan, yang umumnya menggunakan nilai perolehan sebagai dasar pencatatan. Nilai tersebut tidak selalu mencerminkan nilai ekonomis aktual yang relevan dalam konteks penilaian suatu business interest. Oleh karena itu, penyesuaian dan normalisasi diperlukan agar hasil penilaian dapat mencerminkan kondisi ekonomi dan potensi usaha secara lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Dalam melakukan penilaian saham Perseroan, guna memperoleh hasil penilaian yang akurat dan obyektif, pendekatan yang diterapkan untuk memperkirakan Nilai Pasar Perseroan adalah pendekatan Pendapatan (Income Approach) dengan menggunakan metode Discounted Cash Flow (DCF) dan Pendekatan Pasar (Market Approach) dengan menggunakan metode Guideline Publicly Traded Company (GPTC). Pemilihan pendekatan ini didasarkan pada sejumlah pertimbangan terhadap kondisi spesifik Perseroan dan lingkungan makroekonomi, antara lain: Perseroan masih beroperasi dalam menjalankan usaha di bidang Sistem Pengusahaan Jalan Tol. Perseroan adalah perusahaan yang diidentifikasi memiliki arus kas dan potensi manfaat ekonomi di masa depan dari pendapatan konstruksi dan pendapatan tol. Terdapat data pasar yang cukup sebanding dengan data Perseroan. Laporan keuangan tahunan audited Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, 31 Desember 2022, 31 Desember 2023, 31 Desember 2024, dan 31 Desember 2025 dengan pendapat wajar tanpa modifikasi. Ringkasan Eksekutif xv
Page 22
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo Laporan keuangan audited interim Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 digunakan sebagai cut of date penilaian. Proyeksi keuangan yang telah disusun oleh Manajemen Perseroan untuk periode tahun 2026 sampai dengan 2061. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, metode DCF dan GPTC dinilai sebagai pendekatan yang paling tepat untuk mencerminkan nilai intrinsik saham Perseroan secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan. Penilaian Saham Perseroan dengan Pendekatan Pendapatan (Income Approach) Metode Discounted Cash Flow (DCF) Arus Kas Bersih (AKB) yang akan digunakan sebagai economic income yang didiskonto untuk dijadikan indikasi nilai bisnis adalah AKB untuk perusahaan (Free Cash Flow to Firm). Kami mengaplikasikan pendekatan pendapatan melalui Metode Diskonto Arus Kas – DCF dengan model FCFF untuk penilaian saham Perseroan, di mana penilai berusaha untuk mengkuantifikasi seluruh pendapatan yang dihasilkan saham tersebut, kemudian mengonversi pendapatan tersebut menjadi suatu indikasi nilai dari investasi atau saham, melalui proses kapitalisasi atau diskonto. Proyeksi AKB tersebut, kemudian didiskontokan dengan menggunakan faktor diskonto yang menggambarkan tingkat pengembalian yang diharapkan investor (required rate of return), setelah memperhitungkan risiko-risiko yang bersangkutan dengan proyeksi pendapatan pada masa mendatang untuk menghasilkan nilai ekuitas. Penentuan Tingkat Diskonto Untuk mendiskonto arus kas bersih tiap-tiap tahun, tingkat diskonto yang digunakan adalah biaya modal rata-rata tertimbang (Weight of Average Cost of Capital) yang ditentukan dengan model Capital Asset Pricing Model (CAPM) dari Biaya Ekuitas (Cost of Equity) dan Biaya Utang (Cost of Debt). Dengan mempertimbangkan faktor-faktor di atas dan kekuatan/kelebihan serta risiko yang dihadapi, kami berpendapat bahwa discount rate yang digunakan untuk mendiskonto arus kas bersih perusahaan adalah sebesar 8,75%. Proyeksi Keuangan Dasar dalam perhitungan proyeksi keuangan adalah business plan yang diberikan oleh pemberi tugas yang telah dilakukan penyesuaian dan normalisasi oleh penilai sehingga business plan yang digunakan sudah mencerminkan kondisi pasar dan data historis. Ringkasan Eksekutif xvi
Page 23
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
Proyeksi Laporan Posisi Keuangan
Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan di atas, diperkirakan Total Aset Perseroan
akan meningkat setiap tahun dengan laju pertumbuhan majemuk tahunan (Compound
Annual Growth Rate/CAGR) sebesar 7,26% selama periode proyeksi. Peningkatan
tersebut sebagian besar berasal dari kas setara kas.
Total Liabilitas Perseroan diproyeksikan mengalami penurunan setiap tahun dengan laju
pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) sebesar -4,43%
selama periode proyeksi. Penurunan tersebut sebagian besar berasal dari utang
jangka panjang.
Total Ekuitas Perseroan diproyeksikan meningkat setiap tahun dengan laju pertumbuhan
majemuk tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) sebesar 11,00% selama
periode proyeksi. Peningkatan tersebut disebabkan oleh peningkatan saldo laba.
Proyeksi Laba Rugi
Asumsi-asumsi yang digunakan antara lain:
Proyeksi yang digunakan berdasarkan business plan yang disusun oleh Perseroan
untuk periode 2026-2061.
Pendapatan Perseroan berasal dari konstruksi dan pendapatan tol.
Tingkat pertumbuhan pendapatan meningkat dengan CAGR rata-rata 4,97% per
tahun. Hal ini disebabkan oleh peningkatan penjualan sepeda Perseroan.
Beban Pokok Penjualan Perseroan rata-rata sebesar 27,23% dari pendapatan.
Operating Profit Margin Perseroan rata-rata sebesar 65,77% per tahun terhadap
pendapatan.
Net Profit Margin Perseroan rata-rata sebesar 34,78% terhadap pendapatan
selama periode proyeksi 2026-2061.
Discount for Lack of Marketability (DLOM)
Discount for Lack of Marketability adalah suatu jumlah atau persentase tertentu yang
merupakan pengurang dari nilai suatu ekuitas sebagai cerminan dari kurangnya
likuiditas dari Objek Penilaian (SPI 330 3.7).
Dengan mengacu kepada:
Prospect for liquidity, sebagai perusahaan tertutup yang memiliki hubungan afiliasi
dengan perusahaan lain, maka saham Perseroan cukup memiliki prospek untuk
dicairkan dalam suatu kerangka waktu tertentu.
Tujuan penilaian saham ini digunakan untuk memberikan pendapat mengenai Nilai
Pasar Saham Perseroan per 30 Juni 2026 yang akan digunakan untuk keperluan
Rencana Transaksi pada Perusahaan Terbuka.
Objek penilaian merupakan bukan kepemilikan mayoritas.
Maka, dengan mempertimbangkan kondisi di atas, penggunaan DLOM adalah sebesar
40%.
Ringkasan Eksekutif xvii
Page 24
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
Nilai Pasar Saham Perseroan dengan Pendekatan Pendapatan
Berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap Perseroan, aspek
yang terkait dalam rangka menentukan nilai ekuitas dengan menggunakan pendekatan
pendapatan, maka diperoleh Nilai Pasar 47,18% Saham Perseroan per tanggal 30
Juni 2026 sebesar Rp1.881.832.942.623,00.
Penilaian Saham Perseroan dengan Pendekatan Pasar
Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek merupakan metode penilaian
yang didasarkan pada pendekatan pasar (Market Approach). Nilai pasar dari
perusahaan pembanding diambil dari pasar modal (perusahaan publik/terbuka).
Syarat utama dari penggunaan metode ini adalah perusahaan pembanding harus
sebanding dan sepadan dengan perusahaan yang akan dinilai dalam berbagai
variabel pembanding. Penilaian menggunakan metode Guideline Publicly Traded
Company (GPTC) diawali dengan mengumpulkan data mengenai perusahaan yang
sepadan dan sebanding di bursa efek.
Mengacu pada ketentuan dalam POJK No. 35/POJK.04/2020, perusahaan-
perusahaan pembanding yang digunakan dalam metode Guideline Publicly Traded
Company (GPTC) dipilih dari perusahaan-perusahaan yang tercatat di bursa efek,
dengan mempertimbangkan kriteria sebagai berikut:
Kesamaan bidang usaha: Perusahaan memiliki aktivitas usaha yang sejenis atau
relevan dengan entitas dinilai.
Skala operasional dan struktur keuangan: Perusahaan memiliki ukuran dan struktur
keuangan yang sebanding, termasuk dalam hal pendapatan, aset, dan
profitabilitas.
Ketersediaan dan kelengkapan data publik: Informasi keuangan dan operasional
tersedia secara lengkap dan dapat diakses melalui sumber publik yang kredibel.
Likuiditas saham: Saham perusahaan memiliki tingkat likuiditas yang memadai untuk
mencerminkan harga pasar yang wajar.
Kinerja keuangan historis selama 5 tahun terakhir yang sebanding.
Pangsa pasar (Market share) yang sebanding.
Seperti terlihat pada tabel di atas, dari lima kriteria yang ditetapkan dalam POJK No.
35/PJOK.04/2020, tidak semua kriteria terpenuhi oleh perusahaan-perusahaan
terbuka yang bergerak di bidang pengusahaan jalan tol, sehingga kami menggunakan
8 (delapan) perusahaan pembanding. Kedelapan data pembanding perusahaan
tersebut adalah:
PT Jasa Marga (Persero) Tbk
PT Citra Marga Nusaphala Tbk
Chengdu Expressway Co., Ltd
CII Bridged and Roads Investment Joint Stock Company
Ringkasan Eksekutif xvii
i
Page 25
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo Ho Chi Minh City Infrastructure Investment Joint Stock Company Deo Ca Traffic Infrastructure Investment Joint Stock Company Heilongjang Transport Development Co Guangxi Wuzhou Communications Co., Ltd Aplikasi Premi Kendali (Control Premium) Besaran premi kendali dipengaruhi oleh persentase jumlah saham yang dinilai sehingga semakin besar persentase kepemilikan yang dinilai maka semakin tinggi control premium yang diberikan. Control premium juga dapat dipertimbangkan berdasarkan shareholder agreement, penunjukan manajemen dan pengendalian untuk merubah anggaran dasar. Penilaian ini menggunakan pendekatan pasar dengan metode Guideline Publicly Traded Company (GPTC) menghasilkan nilai minoritas sementara jumlah saham yang dinilai bukan merupakan kepemilikan mayoritas sehingga tidak perlu diaplikasikan premi kendali. Discount for Lack of Marketability (DLOM) DLOM merupakan potongan yang diaplikasikan kepada suatu indikasi nilai ekuitas (business ownership interest) karena keterbatasan yang melekat pada ekuitas tersebut untuk diperjualbelikan di pasar. Sebagai referensi, OJK (d/h bernama Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Republik Indonesia (Bapepam dan LK), berdasarkan salinan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (PJOK)35/POJK.04/2020 Tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal menyatakan diskon likuiditas pasar (discount for lack of marketability) adalah suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan pengurang dari nilai suatu ekuitas sebagai cerminan dari kurangnya likuiditas objek penilaian. Selanjutnya, OJK mengatur bahwa dalam hal obyek penilaian merupakan perusahaan tertutup untuk kepemilikan minoritas, maka diskon likuiditas pasar bagi pemegang saham mayoritas 30% sampai dengan 50%. Selanjutnya dalam penilaian 47,18% saham Perseroan dengan metode GPTC kami mengaplikasikan diskon likuiditas/DLOM, Pengaplikasian DLOM yang kami terapkan dalam melakukan penilaian Perseroan adalah 40%. Indikasi Nilai Pasar Saham Perseroan dengan Pendekatan Pasar Berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap Perseroan, aspek yang terkait dalam penentuan Nilai Pasar 47,18% Saham Perseroan per 30 Juni 2026 adalah sebesar Rp418.435.301.724,00. Ringkasan Eksekutif xix
Page 26
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo Kesimpulan Nilai Akhir Berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan, kami melakukan pembobotan dari masing-masing indikasi nilai yang dihasilkan dari 2 (dua) pendekatan nilai yang diterapkan agar dihasilkan kesimpulan akhir dengan nilai tunggal (POJK 35/POJK.04/2020 Pasal 47). Dengan ini kami berpendapat kesimpulan akhir Nilai Pasar 47,18% saham Perseroan per tanggal 30 Juni 2026 adalah sebesar Rp1.735.493.178.533,00 (satu triliun tujuh ratus tiga puluh lima miliar empat ratus sembilan puluh tiga juta seratus tujuh puluh delapan ribu lima ratus tiga puluh tiga rupiah) Ringkasan Eksekutif xx
Page 27
DAFTAR ISI
Page 28
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
DAFTAR ISI
SERTIFIKAT ..................................................................................................... i - ii
SURAT PERNYATAAN / REPRESENTASI
PERNYATAAN PENILAI .................................................................................. iii - iv
KUALIFIKASI PENILAI ..................................................................................... v - vii
RINGKASAN EKSEKUTIF ................................................................................ vii – xx
DAFTAR ISI .....................................................................................................xxi – xxii
DAFTAR TABEL DAN GRAFIK ........................................................................ xxiii
BAB I PENDAHULUAN ................................................................................... I–1
1.1 Latar Belakang ............................................................................................................... I - 1
1.2 Identifikasi Status Penilai ............................................................................................... I - 1
1.3 Identifikasi Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan ....................................................... I - 2
1.4 Objek Penilaian dan Kepemilikan .................................................................................. I - 2
1.5 Mata Uang yang Digunakan .......................................................................................... I - 3
1.6 Maksud dan Tujuan Penilaian ........................................................................................ I - 3
1.7 Dasar Nilai ..................................................................................................................... I - 4
1.8 Tanggal Penilaian .......................................................................................................... I - 4
1.9 Tingkat Kedalaman Investigasi ...................................................................................... I - 4
1.10 Sifat dan Sumber Informasi yang dapat diandalkan ..................................................... I - 5
1.11 Asumsi dan Asumsi Khusus .......................................................................................... I - 6
1.12 Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi ............................................................... I - 7
1.13 Konfirmasi Penilaian Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) 35/2020
dan Standar Penilaian Indonesia (SPI 2018) ................................................................. I - 7
1.14 Premis Penilaian ............................................................................................................ I - 7
1.15 Independensi Penilai ...................................................................................................... I - 7
1.16 Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event) .................................. I - 8
1.17 Pendekatan & Metode Penilaian .................................................................................... I - 8
1.18 Syarat Pembatasan ........................................................................................................ I - 9
BAB II GAMBARAN UMUM PERSEROAN ....................................................... II – 1
2.1 Informasi Umum Perseroan ........................................................................................... II - 1
2.2 Struktur Permodalan ...................................................................................................... II - 1
2.3 Susunan Pengurus ......................................................................................................... II - 2
2.4 Perizinan dan Legalitas Perseroan ................................................................................ II - 2
2.5 Kinerja Keuangan Historis Perseroan ............................................................................ II - 3
2.5.1 Analisa Posisi Keuangan ................................................................................................................. II - 4
2.5.2 Analisa Laba Rugi ............................................................................................................................ II - 5
2.5.3 Analisis Rasio Keuangan ................................................................................................................. II - 6
BAB III TINJAUAN MAKRO EKONOMI DAN INDUSTRI ................................ III – 1
3.1 Makro Ekonomi ............................................................................................................ III - 1
3.1.1 Ringkasan Kondisi Perekonomian Makro ................................................................................... III - 1
3.1.2 Pertumbuhan Ekonomi Global ...................................................................................................... III - 2
3.1.3 Pertumbuhan Ekonomi Domestik .................................................................................................. III - 2
3.1.3.1 Inflasi ....................................................................................................................................... III - 3
3.1.3.2 Nilai Tukar Rupiah ................................................................................................................ III - 3
3.1.3.3 Suku Bunga ............................................................................................................................. III - 4
3.1.4 Prospek Perekonomian Indonesia ............................................................................................... III - 5
3.2 Gambaran Umum Jalan Tol dan Infrastruktur Jalan di Indonesia ............................... III - 6
Daftar Isi xxi
Page 29
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo BAB IV ANALISIS INDUSTRI DAN RISIKO ...................................................... IV – 1 4.1 Analisis Industri .......................................................................................................... IV - 1 4.1.1 Ancaman Pendatang Baru ............................................................................................................ IV - 1 4.1.2 Persaingan Antar Perusahaan Sejenis ....................................................................................... IV - 2 4.1.3 Ancaman Produk Pengganti ......................................................................................................... IV - 2 4.1.4 Posisi Tawar Pemasok ................................................................................................................... IV - 2 4.1.5 Daya Tawar Konsumen ................................................................................................................. IV - 2 4.2 Analisis Risiko ............................................................................................................ IV - 3 4.2.1 Risiko Persaingan ............................................................................................................................ IV - 3 4.2.2 Risiko Operasional ......................................................................................................................... IV - 3 4.2.3 Risiko Likuiditas ............................................................................................................................... IV - 3 4.2.4 Risiko Perubahan Kondisi Perekonomian ................................................................................... IV - 3 4.2.5 Risiko Pasar dan Stabilitas ........................................................................................................... IV - 4 4.2.6 Risiko Tingkat Suku Bunga ............................................................................................................ IV - 4 4.2.7 Risiko Sumber Daya Manusia ...................................................................................................... IV - 4 4.2.8 Risiko Tidak Tercapainya Proyeksi ............................................................................................. IV - 4 4.3 Analisis SWOT............................................................................................................. IV - 5 BAB V PENILAIAN SAHAM ............................................................................. V–1 5.1 Pendekatan Penilaian ................................................................................................... V - 1 5.2 Pemilihan Metode Penilaian ......................................................................................... V - 2 5.3 Penilaian Saham Perseroan dengan Pendekatan Pendapatan ..................................... V - 4 5.3.1 Prosedur Penilaian .......................................................................................................................... V - 4 5.3.2 Asumsi – Asumsi................................................................................................................................ V - 5 5.3.3 Metode Discounted Cash Flow (DCF) .......................................................................................... V - 5 5.3.4 Penyesuaian Terhadap Laporan Keuangan .............................................................................. V - 6 5.3.5 Identifikasi Aset Non Operasional dan Interest Bearing Debt............................................... V - 6 5.3.6 Proyeksi Keuangan ......................................................................................................................... V - 7 5.3.7 Kebutuhan Modal Kerja .............................................................................................................. V - 14 5.3.8 Penentuan Tingkat Diskonto (Discount Rate) ............................................................................ V - 15 5.3.9 Penentuan Biaya Modal untuk Hutang ..................................................................................... V - 18 5.3.10 Penentuan Biaya Modal untuk Perusahaan ............................................................................ V - 18 5.3.2 Discount for Lack of Marketability (DLOM) ............................................................................ V - 19 5.3.3 Nilai Pasar Saham Perseroan dengan Pendekatan Pendapatan ...................................... V - 20 5.4 Penilaian Saham Perseroan dengan Pendekatan Pasar ............................................. V - 23 5.4.1 Prosedur Penilaian ....................................................................................................................... V - 23 5.4.2 Market Multiple Perusahaan Pembanding .............................................................................. V - 26 5.4.3 Aplikasi Premi Kendali (Control Premium) Pendekatan Pasar ............................................ V - 26 5.4.4 Discount for Lack of Marketability (DLOM) ............................................................................ V - 27 5.4.5 Indikasi Nilai Pasar Saham Perseroan dengan Pendekatan Pasar ................................... V - 27 5.5 Kesimpulan Nilai ....................................................................................................... V - 28 Daftar Isi xxii
Page 30
DAFTAR TABEL DAN GRAFIK
Page 31
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
DAFTAR TABEL DAN GRAFIK
Tabel 2.1. Susunan Pemegang Saham Perseroan ........................................................................2
Tabel 2.2. Perijinan dan Legalitas Perseroan ...............................................................................2
Tabel 2.3. Laporan Keuangan Historis Perseroan (Dinyatakan dalam Jutaan Rupiah) ........3
Tabel 2.4. Pertumbuhan Kinerja Keuangan Perseroan ...............................................................4
Tabel 2.5. Rasio Keuangan Perseroan ...........................................................................................6
Tabel 3.1. Pertumbuhan Ekonomi Dunia dan Indonesia ............................................................. 1
Tabel 3.2. Pertumbuhan PDB Dunia ............................................................................................... 2
Tabel 3.3. Tingkat Inflasi Indonesia y-to-y (2020 - 2025) ....................................................... 3
Tabel 5.1. Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan (Dalam Ribuan Rupiah) ................................7
Tabel 5.2. Proyeksi Laba Rugi Perseroan (Dalam Ribuan Rupiah) ........................................ 10
Tabel 5.3. Proyeksi Arus Kas Perseroan (Dalam Ribuan Rupiah) ........................................... 12
Tabel 5.4. Proyeksi Net Working Capital (Dalam Ribuan Rupiah) ....................................... 14
Tabel 5.5. Beta Lavered dan Uv Lavered Perusahaan Pembanding .................................... 17
Tabel 5.6. Perhitungan Cost of Equityt ........................................................................................ 18
Tabel 5.7. Perhitungan Cost of Debt ........................................................................................... 18
Tabel 5.8. Nilai DLOM Berdasarkan Jumlah Transaksi dan Nilai Transaksi ........................ 20
Tabel 5.9. Nilai Pasar Saham Perseroan Pendekatan Pendapatan (Dalam Ribuan
Rupiah) ........................................................................................................................... 20
Tabel 5.10. Market Multiple Perusahaan Pembanding .............................................................. 26
Tabel 5.11. Nilai Pasar Saham Perseroan dengan Pendekatan Pasar (Dalam Rupiah) ..... 27
Grafik 2.1. Perkembangan Posisi Keuangan Historis Perseroan................................................ 4
Grafik 2.2. Perkembangan Laba (Rugi) Historis Perseroan ........................................................ 5
Daftar Tabel Dan Grafik xxiii
Page 32
BAB I PENDAHULUAN
Page 33
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
PT Jasamarga Jogja Solo (selanjutnya disebut “Perseroan”) merupakan
perusahaan yang kegiatan usaha utamanya bergerak dibidang Pengusahaan
Jalan Tol. Perseroan berlokasi di Jalan Bungur, Sagan, Desa Caturtunggal,
Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
55281.
PT Adhi Karya (Persero) Tbk (selanjutnya disebut “Pemberi Tugas”) adalah
perusahaan yang bergerak dibidang jasa konstruksi, pembangunan
infrastruktur, engineering, properti, real estate, serta investasi dan konsesi yang
merupakan salah satu pemegang saham Perseroan . Pemberi Tugas bermaksud
melakukan penilaian 47,18% saham Perseroan, maka Pemberi Tugas telah
menunjuk KJPP Toto Suharto & Rekan (“TnR”) untuk melakukan penilaian atas
saham Perseroan, sesuai dengan kesepakatan yang tertuang dalam persetujuan
atas Surat Penawaran Nomor: M.PS.26.31.0126 tanggal 02 September 2026.
Hal ini untuk menunjang keperluan Rencana Transaksi pada Perusahaan Terbuka.
1.2 Identifikasi Status Penilai
TnR awalnya merupakan PT Actual Kencana Appraisal (AKA) yang telah aktif
dalam usaha penilaian sejak Tahun 1984. Tahun 2007, AKA berubah menjadi
Usaha Jasa Penilai Toto Suharto & Rekan, sebagai bentuk penyesuaian
terhadap Peraturan Menteri Keuangan yang mengatur tentang jasa penilai
publik di Indonesia berdasarkan Surat Izin Usaha Kantor Jasa Penilai Publik
(SIUPKJPP) Nomor 2.09.0055, sesuai Keputusan Menteri Keuangan Republik
Indonesia Nomor 1009/KM.1/2009 tanggal 28 Juli 2009.
Pelaksana dan penanggung jawab penugasan ini adalah KJPP Toto Suharto dan
Rekan Cabang Bandung yang juga telah mendapatkan izin resmi sebagai
Cabang KJPP dari Menteri Keuangan Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
No. 189/MK/SK/2025 tertanggal 25 September 2025. Penilai yang bertanda
tangan dalam laporan ini:
Ir. Henrianto, S.Pi, S.Ak, MM, M.Ec.Dev, Ak, CA, A-CPA, CLi, MAPPI (Cert.)
- No. MAPPI : 19-S-09317
- No. Register Penilai : RMK-2019.02918
- No. Izin Penilai Publik Properti : P-1.24.00660
- No. Izin Penilai Publik Bisnis : B-1.25.00683
- Klasifikasi Bidang Jasa : Penilaian Properti & Bisnis (P&B)
- No. STTD Profesi Penunjang OJK : KEP-1351/KS.13/2026
- No. Penilai Pertanahan BPN : PP1.0025.26
Bab I - Pendahuluan 1
Page 34
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
Penilai yang bertandatangan dalam laporan ini bertindak dalam kapasitasnya
sebagai Rekan pada Kantor Jasa Penilai Publik Toto Suharto & Rekan, yang
merupakan penyedia jasa penilaian independen.
Penilai tidak memiliki, maupun berpotensi memiliki, benturan kepentingan
dengan Pemberi Tugas maupun dengan Objek Penilaian. Dengan demikian,
Penilai berada dalam posisi yang independen untuk memberikan opini
penilaian yang objektif dan tidak memihak.
1.3 Identifikasi Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
Berikut adalah identitas pemberi tugas dan pengguna laporan:
Nama : PT Adhi Karya (Persero) Tbk
Bidang Usaha : Jasa Konstruksi, Pembangunan Infrastruktur, Engineering,
Properti, Real Estate, serta Investasi dan Konsesi.
Alamat : Jalan MT. Haryono, No. 27, Kel. Cawang, Kec. Kramat
Jati, Kota Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta 13630.
Nomor Telepon : (021) 508 73000
Email : adhi@adhi.co.id
Website : www.adhi.co.id
PT Adhi Karya (Persero) Tbk adalah BUMN konstruksi Indonesia yang berawal
dari perusahaan Belanda yang diambil alih negara pada 1958, resmi bernama
Adhi Karya sejak 1960, berstatus Persero sejak 1971, dan menjadi konstruksi
BUMN pertama yang melantai di BEI pada 2004 dengan kode saham ADHI;
perusahaan ini bergerak di empat lini bisnis utama yaitu Engineering &
Construction, Property & Hospitality, Manufacturing, dan Investment &
Concessions, dengan proyek andalan seperti LRT Jabodebek serta anak usaha
seperti Adhi Persada Properti, Adhi Persada Beton, dan Adhi Persada Gedung,
di mana mayoritas sahamnya (sekitar 64,33%) kini dipegang oleh PT Danantara
Asset Management (Persero) sebagai representasi negara dan sisanya oleh
publik.
Pengguna laporan selain disebutkan diatas adalah Otoritas Jasa Keuangan
(OJK).
1.4 Objek Penilaian dan Kepemilikan
Sesuai dengan penugasan yang diterima TnR, objek penilaian adalah ekuitas
Perseroan untuk 47,18% kepemilikan saham. Perseroan merupakan perusahaan
tertutup yang berbadan hukum Perseroan Terbatas, dengan kepemilikan saham
yang diatur secara sah berdasarkan ketentuan dalam akta pendirian dan
dokumen hukum terkait.
Bab I - Pendahuluan 2
Page 35
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
Adapun identitas objek penilaian adalah sebagai berikut:
Nama : PT Jasamarga Jogja Solo
Bidang Usaha : Pengusahaan Jalan Tol
Alamat : Jl. Bungur, Sagan, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten
Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta 55281.
Email : info@jsmm.co.id
Website : https://www.jsmm.co.id/
PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) merupakan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang
bergerak dalam bidang pengusahaan jalan tol, khususnya dalam pembangunan,
pengoperasian, pemeliharaan, dan pengelolaan Jalan Tol Yogyakarta–Solo.
Kegiatan usaha JMJ meliputi pengembangan dan pengelolaan infrastruktur
jalan tol beserta fasilitas pendukungnya, termasuk pembangunan badan jalan,
jembatan, simpang susun, gerbang tol, sistem transaksi, serta fasilitas pelayanan
dan keselamatan lalu lintas. PT Jasamarga Jogja Solo telah memenangkan
tender investasi pengusahaan, dan menandatangani kontrak perjanjian
pengusahaan jalan tol untuk ruas Solo -Yogyakarta - NYIA Kulon Progo, dengan
Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) pada tanggal 9 September 2020.
Jalan tol ruas Solo - Yogyakarta - NYIA Kulon Progo sendiri merupakan salah
satu Proyek Strategi Nasional (PSN) berdasarkan Perpres Nomor 3 Tahun 2016,
Perpres Nomor 56 Tahun 2018 dan perubahan terakhir Perpres Nomor 109
Tahun 2020. Terwujudnya Jalan tol ruas Solo - Yogyakarta - YIA Kulon Progo
ini dianggap istimewa karena menghubungkan dua kota budaya yaitu
Surakarta dan Yogyakarta. Selain itu proyek ini menjadi perhatian tinggi
Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah karena dianggap sangat strategis
sebagai salah satu solusi efisiensi mobilitas dan distribusi di wilayah selatan
Pulau Jawa.
1.5 Mata Uang yang Digunakan
Hasil penilaian dinyatakan dalam mata uang Rupiah (IDR). Dalam hal terdapat
alasan yang relevan dan dapat dipertanggungjawabkan untuk menggunakan
mata uang selain Rupiah, maka nilai dalam mata uang Rupiah tetap harus
dicantumkan sebagai referensi utama dalam laporan ini.
1.6 Maksud dan Tujuan Penilaian
Tujuan penilaian ini adalah untuk memberikan opini mengenai Nilai Pasar atas
47,18% saham Perseroan per tanggal 30 Juni 2026, yang digunakan untuk
keperluan Rencana Transaksi pada Perusahaan Terbuka dalam Rangka
Divestasi Saham.
Bab I - Pendahuluan 3
Page 36
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
Laporan Penilaian ini tidak digunakan untuk kepentingan pelaporan keuangan,
serta kepentingan litigasi.
Penilaian ini dilaksanakan dengan memenuhi ketentuan-ketentuan dalam
Peraturan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 35/POJK.04/2020,
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No. 17/2020 dan Standar
Penilaian Indonesia (SPI) Edisi VII tahun 2018 yang ditetapkan oleh Masyarakat
Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).
1.7 Dasar Nilai
Dasar nilai yang digunakan sesuai dengan maksud dan tujuan Penilaian adalah
Nilai Pasar. Pengertian ”Nilai Pasar” (Market Value) sesuai dengan Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 35/POJK.04/2020 dan Standar Penilaian
Indonesia (SPI) Edisi VII tahun 2018, didefinisikan sebagai berikut :
Nilai Pasar didefinisikan sebagai estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau
dibayar untuk penukaran suatu properti atau liabilitas pada tanggal penilaian,
antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual,
dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak,
di mana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang
dimilikinya, kehati-hatian dan tanpa paksaan (POJK 35/POJK/04/2020, Pasal 1,
Butir 14).
1.8 Tanggal Penilaian
Tanggal efektif penilaian ditetapkan pada 30 Juni 2026, yang dipilih
berdasarkan pertimbangan atas kepentingan dan tujuan penilaian
sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya. Penetapan tanggal tersebut
dimaksudkan untuk memastikan relevansi dan akurasi hasil penilaian terhadap
kondisi ekonomi dan keuangan yang berlaku pada saat itu.
Analisis perhitungan Nilai Pasar saham dilakukan berdasarkan tanggal tersebut,
dengan menggunakan laporan keuangan audited per 30 Juni 2026 sebagai
dasar historis, serta mencerminkan kondisi terkini dan relevansi data.
1.9 Tingkat Kedalaman Investigasi
Investigasi dalam penilaian ini merupakan proses pengumpulan data yang
dapat dilakukan melalui kegiatan inspeksi, penelaahan, penghitungan, dan
analisis, yang bertujuan untuk mendukung pelaksanaan penilaian secara
menyeluruh. Oleh karena itu, hasil penilaian yang disajikan dalam laporan ini
Bab I - Pendahuluan 4
Page 37
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
didasarkan pada dokumen dan informasi relevan yang tersedia dan diberikan
oleh Pemberi Tugas.
Apabila terdapat keterbatasan dalam pelaksanaan inspeksi, penelaahan,
penghitungan, dan analisis yang secara signifikan memengaruhi hasil penilaian,
maka hal tersebut berada di luar tanggung jawab Penilai atas hasil penilaian
yang disampaikan.
Dalam pelaksanaan penugasan, apabila Penilai tidak melakukan inspeksi fisik
terhadap objek penilaian, maka Penilai wajib melakukan proses verifikasi
terhadap data keuangan yang disampaikan oleh Pemberi Tugas sebagai dasar
pelaksanaan penilaian.
1.10 Sifat dan Sumber Informasi yang dapat diandalkan
Penilai akan menggunakan data dan informasi yang relevan dalam proses
penilaian. Apabila data dan informasi tersebut digunakan tanpa proses
verifikasi, maka penggunaannya harus memperoleh persetujuan dari Pemberi
Tugas dan dicantumkan secara jelas dalam ruang lingkup penugasan. Data dan
informasi yang digunakan harus kredibel serta berasal dari sumber yang dapat
dipertanggungjawabkan, seperti data yang dipublikasikan secara umum, hasil
riset, atau data yang diperoleh dari instansi pemerintah. Adapun data dan
informasi yang digunakan dalam penilaian ini antara lain:
1. Laporan keuangan audited PT Jasamarga Jogja Solo (dh. PT Jogjasolo
Marga Makmur) untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021, yang diaudit oleh KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan
dengan nomor laporan : 00050/2.1030/AU.1/06/0181-1/1/II/2022
tanggal 22 Februari 2022 dengan pendapat wajar tanpa modifikasian.
2. Laporan keuangan audited PT Jasamarga Jogja Solo (dh. PT Jogjasolo
Marga Makmur) untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2022, yang diaudit oleh KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan
dengan nomor laporan : 00047/2.1030/AU.1/06/0501-1/1/II/2023
tanggal 10 Februari 2023 dengan pendapat wajar tanpa modifikasian.
3. Laporan keuangan audited PT Jasamarga Jogja Solo untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, yang diaudit oleh KAP Amir
Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan nomor laporan :
00043/2.1030/AU.1/06/0501-2/1/II/2024 tanggal 22 Februari 2024
dengan pendapat wajar tanpa modifikasian.
4. Laporan keuangan audited PT Jasamarga Jogja Solo untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, yang diaudit oleh KAP Amir
Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan nomor laporan :
00158/2.1030/AU.1/06/0501-3/1/II/2025 tanggal 28 Februari 2025
dengan pendapat wajar tanpa modifikasian.
5. Laporan keuangan audited PT Jasamarga Jogja Solo untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, yang diaudit oleh KAP Amir
Bab I - Pendahuluan 5
Page 38
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan nomor laporan :
00168/2.1030/AU.1/06/0501-4/1/II/2026 tanggal 26 Februari 2026
dengan pendapat wajar tanpa modifikasian.
6. Laporan keuangan audited interim PT Jasamarga Jogja Solo untuk periode
yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026, yang diaudit oleh KAP Amir
Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan nomor laporan :
01318/2.1030/AU.1/06/0501-5/1/IX/2026 tanggal 25 September
2026 dengan pendapat wajar tanpa modifikasian.
7. Company profile Perseroan.
8. Proyeksi Business Plan beserta Asumsi - Asumsinya.
9. Tarif pajak yang diberlakukan atas Perseroan adalah berdasarkan laba
kena pajak dalam periode yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan
tarif pajak yang berlaku di Indonesia yaitu sebesar 22%.
10. Informasi lain dari pihak manajemen Perseroan serta pihak-pihak lain yang
relevan untuk penugasan.
11. Wawancara dengan perwakilan pemberi tugas.
12. Data dan informasi industri, pasar dan ekonomi berdasarkan media cetak
maupun elektronik antara lain website Aswath Damodaran, website Bank
Indonesia, website Bursa Efek Indonesia, website Yahoo Finance, website
Value Investing dan Bloomberg.
13. Surat Pernyataan / Representasi dari Perseroan.
14. Berbagai sumber informasi yang berkaitan dengan kondisi ekonomi, kondisi
pasar dan lainnya, baik berdasarkan media cetak, elektronik dan hasil
analisis lain dari pihak independen yang kami anggap relevan.
1.11 Asumsi dan Asumsi Khusus
Dalam penyusunan pendapat independen atas Nilai Pasar 47,18% Saham
Perseroan, untuk meyakinkan bahwa rencana transaksi dapat dilaksanakan
pada kondisi arm’s length didalam Batasan komersial yang berlaku umum dan
tidak merugikan kepentingan-kepentingan pihak perusahaan dan para
pemegang saham, kami menggunakan beberapa asumsi antara lain:
1. Objek Penilaian yang dinilai tidak mempunyai masalah hukum dan bahwa
hak kepemilikannya adalah sah dan dapat dipasarkan.
2. Data laporan keuangan yang diberikan kepada kami adalah benar
merupakan objek dalam penilaian.
3. Penilaian ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan
Sebagian dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan informasi
dan analisis lainnya secara utuh sebagai satu kesatuan dapat menyebabkan
pandangan dan kesimpulan yang menyesatkan atas proses yang mendasari
penilaian.
4. Kami mengasumsikan bahwa dari tanggal penerbitan penilaian ini sampai
dengan tanggal terjadinya transaksi tidak terjadi perubahan apapun yang
berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan
dalam penyusunan penilaian ini. Kami tidak bertanggungjawab untuk
Bab I - Pendahuluan 6
Page 39
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
menegaskan kembali atau melengkapi, memutakhirkan (update) pendapat
kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi serta peristiwa-
peristiwa yang terjadi setelah tanggal penerbitan Laporan Penilaian ini.
5. Tidak ada Asumsi Khusus dalam Penilaian ini.
1.12 Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi
Apabila laporan penilaian akan dipublikasikan oleh Pemberi Tugas, baik secara
keseluruhan maupun sebagian, atau digunakan sebagai referensi dalam
publikasi lainnya termasuk referensi terhadap laporan keuangan perusahaan,
laporan direksi/pimpinan perusahaan, pernyataan atau kajian lainnya, maupun
pernyataan atau edaran resmi dari perusahaan maka publikasi tersebut tidak
harus memperoleh persetujuan tertulis dari Penilai.
1.13 Konfirmasi Penilaian Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (POJK) 35/2020 dan Standar Penilaian Indonesia
(SPI 2018)
Laporan Penilaian ini disusun dengan mengacu dan tunduk pada ketentuan-
ketentuan yang tercantum dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)
Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian
Bisnis di Pasar Modal serta Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI) dan Standar
Penilaian Indonesia (SPI) Edisi VII Tahun 2018, serta Edisi Revisi SPI 300, SPI 310,
SPI 320, dan SPI 330 Tahun 2020, sebagaimana ditetapkan oleh Masyarakat
Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) dan berlaku pada saat penugasan dilakukan.
1.14 Premis Penilaian
Premis yang digunakan dalam penilaian saham Perseroan adalah premis
kelangsungan usaha dengan masa operasi terbatas (limited-life going concern),
yaitu asumsi bahwa Perseroan akan terus menjalankan kegiatan usahanya
hingga tahun 2061, tanpa adanya rencana atau kebutuhan untuk dilikuidasi,
dihentikan, atau secara signifikan mengurangi skala operasionalnya sebelum
periode tersebut berakhir.
1.15 Independensi Penilai
1. Penilai tidak mempunyai kepentingan terhadap aset, kepemilikan atau
kepentingan bisnis yang menjadi subyek dari penilaian ini, baik untuk saat
ini maupun dimasa mendatang.
Bab I - Pendahuluan 7
Page 40
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
2. Penilai tidak memiliki kepentingan pribadi atau kecenderungan untuk
berpihak berkenaan dengan subyek dari laporan ini maupun pihak-pihak
yang terlibat didalamnya.
3. Kompensasi yang kami terima dari penugasan penilaian ini tidak dikaitkan
dengan nilai yang dilaporkan didasarkan pada hasil penilaian yang telah
ditentukan sebelumnya.
4. Berdasarkan pengetahuan dan keyakinan kami, pernyataan-pernyataan
mengenai fakta dalam laporan ini yang menjadi dasar dari analisis,
kesimpulan dan opini yang kami nyatakan adalah benar.
5. Analisis, opini dan kesimpulan telah dibuat, dan laporan ini telah disusun
sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)
35/POJK.04/2020 dan Standar Penilaian Indonesia Edisi VII tahun 2018
dari Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI), kecuali dinyatakan lain.
1.16 Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event)
Sejak tanggal penilaian per 30 Juni 2026 hingga tanggal diterbitkannya
laporan ini, tidak terdapat kejadian penting (subsequent event) yang secara
material memengaruhi kondisi keuangan, operasional, atau prospek usaha
Perseroan yang menjadi dasar dalam penilaian ini. Penilaian dilakukan
berdasarkan informasi yang tersedia dan dapat diakses oleh Penilai hingga
tanggal laporan ini disusun. Apabila terdapat kejadian material setelah tanggal
penilaian yang tidak diketahui oleh Penilai, maka hal tersebut berada di luar
ruang lingkup dan tanggung jawab Penilai.
1.17 Pendekatan & Metode Penilaian
Prosedur penilaian dilaksanakan dengan mengaplikasikan pendekatan dan
metode penilaian perusahaan atau ekuitas sesuai dengan Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan (POJK) 35/POJK.04/2020.
a. Pendekatan Aset – POJK 35, Pasal 1 angka 17
Pendekatan Penilaian berdasarkan laporan keuangan historis objek
Penilaian yang telah diaudit, dengan cara menyesuaikan seluruh aset dan
liabilitas menjadi Nilai Pasar sesuai dengan Premis Nilai yang digunakan
dalam penilaian bisnis.
b. Pendekatan Pasar – POJK 35, Pasal 1 angka 18
Pendekatan Penilaian dengan cara membandingkan objek Penilaian dengan
objek lain yang sebanding dan sejenis serta telah tersedia informasi harga
transaksi atau penawaran.
c. Pendekatan Pendapatan – POJK 35, Pasal 1 angka 19
Bab I - Pendahuluan 8
Page 41
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
Pendekatan Penilaian dengan cara mengkonversi manfaat ekonomis atau
pendapatan yang diperkirakan akan dihasilkan oleh objek Penilaian dengan
tingkat diskonto tertentu.
Dalam menggunakan Pendekatan Penilaian, Metode Penilaian, dan prosedur
Penilaian, Penilai Bisnis wajib (POJK 35, Pasal 28) :
1. Menggunakan paling sedikit 2 (dua) Pendekatan Penilaian untuk memperoleh
hasil Penilaian yang akurat dan objektif;
2. Memilih dan menerapkan Pendekatan Penilaian, Metode Penilaian, dan
prosedur Penilaian, yang sesuai dengan definisi Nilai yang dicari dan
karakteristik Penilaian; dan
3. Memperhatikan persyaratan dan pengungkapan yang ditetapkan dalam
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.
Dalam melakukan penilaian saham Perseroan, untuk memperoleh hasil penilaian
yang akurat dan obyektif, maka pendekatan yang dapat diterapkan untuk
memperkirakan Nilai Pasar Perseroan adalah dengan Pendekatan Pendapatan
(Income Approach) dengan menggunakan metode Discounted Cash Flow (DCF)
dan Pendekatan Pasar (Market Approach) dengan menggunakan metode
Guideline Publicly Traded Company (GPTC).
Pemilihan pendekatan ini didasarkan pada sejumlah pertimbangan terhadap
kondisi spesifik Perseroan dan lingkungan makroekonomi, antara lain:
Perseroan masih beroperasi dalam menjalankan usaha dibidang Sistem
Pengusahaan Jalan Tol.
Perseroan adalah perusahaan yang diidentifikasi memiliki arus kas dan
potensi manfaat ekonomi di masa depan dari pendapatan konstruksi dan
pendapatan tol.
Terdapat data pasar yang cukup sebanding dengan Perseroan.
Laporan keuangan tahunan audited Perseroan untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2021, 31 Desember 2022, 31 Desember
2023, 31 Desember 2024, dan 31 Desember 2025 dengan pendapat
wajar tanpa modifikasian.
Laporan keuangan audited interim Perseroan untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 30 Juni 2026 digunakan sebagai cut of date penilaian.
Proyeksi keuangan yang telah disusun oleh Manajemen Perseroan dari tahun
2026 sampai dengan 2061.
1.18 Syarat Pembatasan
Penilaian ini didasarkan pada analisa dan perhitungan secara cermat atas
saham yang dinilai sesuai dengan data dan informasi yang diperoleh, yaitu:
Bab I - Pendahuluan 9
Page 42
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
1. Kami tidak memiliki kepentingan pribadi atau kecenderungan untuk
berpihak berkenaan dengan subyek dari laporan ini maupun pihak-pihak
yang terlibat didalamnya.
2. Perkiraan nilai yang dihasilkan dalam penugasan penilaian profesional
telah disajikan sebagai kesimpulan nilai
3. Lingkup pekerjaan dan data yang dianalisa telah diungkapkan dalam
laporan penilaian ini sebagai acuan dalam penilaian.
4. Penilai telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang
digunakan dalam proses penilaian.
5. Penilai tidak meneliti semua hal yang menyangkut keabsahan atas
dokumen-dokumen legalitas, oleh karenanya Penilai menyarankan pihak
yang berkepentingan, melakukan konsultasi pada konsultan hukum, untuk
mendapatkan opini yang bersangkutan dengan aspek hukum.
6. Data dan informasi yang digunakan adalah berasal dari sumber yang
dapat dipertanggungjawabkan dan dipercaya keakuratannya.
7. Proyeksi keuangan yang digunakan telah disesuaikan dengan kewajaran
proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
pencapaiannya (fiduciary duty).
8. Penilai Bisnis bertanggungjawab atas pelaksanaan penilaian dan
kewajaran proyeksi keuangan.
9. Penilai Bisnis bertanggungjawab atas Laporan Penilaian Usaha dan
kesimpulan Nilai Akhir.
10. Laporan Penilaian ini bersifat non-disclaimer opinion.
11. Penilai Bisnis melalui Surat Representasi yang disampaikan menelaah dan
meyakini atas data dan informasi yang disampaikan, termasuk informasi
atas status hukum Obyek Penilaian dari Pemberi Tugas.
12. Penilai hanya mempertanggungjawabkan hasil penilaian kepada Pemberi
Tugas. Penilai tidak memiliki tanggung jawab kepada pihak ketiga, selama
tidak bertentangan dengan peraturan dan hukum yang berlaku.
13. Apabila tidak ada persetujuan yang disepakati bersama sebelumnya,
Penilai tidak diwajibkan untuk memberikan kesaksian kepada pengadilan
ataupun badan pemerintah lainnya sehubungan dengan saham yang
dinilai.
14. Semua tuntutan bilamana ada, telah diabaikan. Oleh karena saham yang
dinilai sesuai dengan syarat pembatasan yang kedua dianggap berada
dibawah hak milik yang sah.
15. Laporan Penilaian dianggap tidak sah dan tidak berlaku, apabila tidak
tertera cap basah/timbul (seal) Kantor Jasa Penilai Publik Toto Suharto &
Rekan serta tandatangan dari Pimpinan Rekanan dan/atau Rekan yang
memiliki izin penilai publik.
16. Laporan yang telah diterbitkan dapat menjadi referensi estimasi harga
transaksi oleh kedua belah pihak, baik dari sisi penjual maupun dari sisi
pembeli.
Bab I - Pendahuluan 10
Page 43
BAB II GAMBARAN UMUM PERSEROAN
Page 44
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
BAB II
GAMBARAN UMUM PERSEROAN
2.1 Informasi Umum Perseroan
PT Jasamarga Jogja Solo ("Perseroan") didirikan berdasarkan Akta No. 6
tanggal 9 September 2020 yang dibuat di hadapan Notaris Ni Nyoman Rai
Sumawati, S.H., M.Kn., dan telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-
0044988.AH.01.01 Tahun 2020 tanggal 9 September 2020, berdasarkan hasil
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2022 No. 10
tanggal 23 Mei 2023, terdapat perubahan nama dan logo Perseroan dari PT
Jogjasolo Marga Makmur (JMM) menjadi PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ).
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
dengan Akta Notaris Ni Nyoman Rai Sumawati, S.H., M.Kn., No. 02 tanggal 8
Oktober 2025 yang telah mendapatkan persetujuan dan pengesahan dari
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-
AH.01.0348612 tanggal 10 Oktober 2025.
Perseroan telah memperoleh konsesi atas pembangunan Jalan Tol Ruas Solo -
Yogyakarta - NYIA Kulon Progo sesuai dengan Perjanjian Pengusahaan Jalan
Tol (“PPJT”) No. 2 tanggal 9 September 2020. Berdasarkan Perjanjian tersebut,
antara lain ditetapkan bahwa masa konsesi Perusahaan adalah selama 40
tahun sejak diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja (“SPMK”) oleh Pemerintah.
Pada saat berakhirnya masa konsesi, Perseroan harus mengembalikan dan
menyerahkan jalan tol kepada Pemerintah melalui Badan Pengatur Jalan Tol
(“BPJT”) tanpa syarat. Ruas tol Perusahaan telah beroperasi secara komersial
secara bertahap sejak tanggal 19 September 2024 untuk segmen Kartasura-
Klaten dan tanggal 1 Juli 2025 untuk segmen Klaten-Prambanan.
Perseroan berdomisili di Jalan Bungur, Sagan, Desa Caturtunggal, Kecamatan
Depok, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta 55281. Entitas
Induk Terakhir Perseroan pada tahun 2025 dan 2024 adalah PT Danantara
Asset Management dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
2.2 Struktur Permodalan
Berdasarkan laporan keuangan audited Perseroan per 30 Juni 2026, susunan
pemegang saham Perseroan adalah sebagai berikut:
Bab II - Gambaran Umum Perseroan 1
Page 45
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
Tabel 2.1 Susunan Pemegang Saham Perseroan
Jumlah
Jumlah Modal Komposisi
No. Pemegang Saham Saham
Disetor (Rp) (%)
(Lembar)
1 PT Jasa Marga (Persero) Tbk 1.919.729 1.919.729.000.000 52,82%
2 PT Adhi Karya (Persero) 1.714.808 1.714.808.000.000 47,18%
Total Modal Saham 3.634.537 3.634.537.000.000 100,00%
Sumber: Laporan Keuangan Audited PT Jasamarga Jogja Solo per 30 Juni 2026
2.3 Susunan Pengurus
Berdasarkan laporan keuangan audited Perseroan per 30 Juni 2026, susunan
Dewan Komisaris dan Dewan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Inonu Ferryanto
Wakil Komisaris Utama : Sri Mulyani
Komisaris : Sayed Junaidi Rizaldi
Dewan Direksi
Direktur Utama : Rudy Hardiansyah
Direktur : Pristi Wahyono
Direktur : Yhanni Haryanto
2.4 Perizinan dan Legalitas Perseroan
Berikut adalah legalitas yang dimiliki oleh Perseroan yang digunakan dalam
kegiatan operasionalnya, yaitu :
Tabel 2.2 Perizinan dan Legalitas Perseroan
No. Keterangan Nomor & Tanggal Yang Mengeluarkan
Akta Pendirian Perseroan Ni Nyoman Rai
Terbatas PT Jasamarga Jogja Nomor: 006 Sumawati, S.H., M.Kn,
1.
Solo (dh. PT Jogjasolo Marga Tanggal 09 September 2020 Notaris di Jakarta
Makmur). Utara
Persetujuan atas Perubahan A.n. Menteri Hukum
Anggaran Dasar PT Jasamarga Nomor : AHU-0069749.AH.01.02 dan Hak Asasi
2.
Jogja Solo (dh. PT Jogjasolo tanggal 00 Oktober 2020 Manusia Republik
Marga Makmur). Indonesia
Penerimaan Pemberitahuan A.n Menteri Hukum
Perubahan Data Perseroan PT Nomor : AHU-AH.01.09-0013522 dan Hak Asasi
3.
Jasamarga Jogja Solo (dh. PT Tanggal 19 Mei 2022 Manusia Republik
Jogjasolo Marga Makmur). Indonesia
Pernyataan Keputusan Para Ni Nyoman Rai
Pemegang Saham di Luar Rapat Nomor: 06 Sumawati, S.H., M.Kn,
4.
Umum Pemegang Saham tanggal 26 Desember 2022 Notaris di Jakarta
Perseroan Terbatas PT Utara
Bab II - Gambaran Umum Perseroan 2
Page 46
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
No. Keterangan Nomor & Tanggal Yang Mengeluarkan
Jasamarga Jogja Solo (dh. PT
Jogjasolo Marga Makmur).
Persetujuan Perubahan Anggaran A.n Menteri Hukum
Dasar Perseroan Terbatas PT Nomor : AHU-0003427.AH.01.02 dan Hak Asasi
5.
Jasamarga Jogja Solo (dh. PT Tanggal 19 Januari 2023 Manusia Republik
Jogjasolo Marga Makmur). Indonesia
A.n. Menteri Hukum
Pemberitahuan Perubahan Data
Nomor : AHU-AH.01.09-0148518 dan Hak Asasi
6. Perseroan PT Jasamarga Jogja
tanggal 07 Agustus 2023 Manusia Republik
Solo
Indonesia
A.n. Menteri Hukum
Penerimaan Pemberitahuan
Nomor : AHU-AH.01.03-0150356 dan Hak Asasi
7. Perubahan Anggaran Dasar PT
tanggal 04 Desember 2023 Manusia Republik
Jasamarga Jogja Solo
Indonesia
Pernyataan Keputusan Para
Ni Nyoman Rai
Pemegang Saham di Luar Rapat
Nomor: 05 Sumawati, S.H., M.Kn,
8. Umum Pemegang Saham
Tanggal 23 Agustus 2024 Notaris di Jakarta
Perseroan Terbatas PT
Utara
Jasamarga Jogja Solo
2.5 Kinerja Keuangan Historis Perseroan
Dalam melihat perkembangan kinerja Perseroan, seperti posisi keuangan, laba
rugi dan potensi atau kemajuan yang dialami selama beberapa tahun terakhir,
maka hasil analisis keuangan historis yang bersumber dari laporan keuangan
audited per 31 Desember 2021, 31 Desember 2022, 31 Desember 2023, 31
Desember 2024, 31 Desember 2025 dan laporan keuangan audited per 30 Juni
2026 disajikan sebagai berikut:
Tabel 2.3 Laporan Keuangan Historis Perseroan (Dinyatakan dalam Jutaan Rupiah)
2021 2022 2023 2024 2025 Juni-2026
Keterangan
Audited Audited Audited Audited Audited Audited
Aset Lancar 31.532 586.709 292.718 271.470 338.619 129.167
Aset Tidak Lancar 1.641.903 2.531.276 6.018.565 9.174.898 11.639.400 12.079.060
Total Aset 1.673.435 3.117.985 6.311.283 9.446.367 11.978.018 12.208.227
Liabilitas J. Pendek 31.455 1.134.209 1.973.890 1.192.595 1.305.080 653.387
Liabilitas J. Panjang 1.566.366 934.967 2.566.628 5.470.020 7.349.764 8.047.179
Total Liabilitas 1.597.822 2.069.176 4.540.517 6.662.615 8.654.845 8.700.566
Total Ekuitas 75.613 1.048.809 1.770.766 2.783.752 3.323.174 3.507.661
Pendapatan 1.630.022 890.370 3.488.444 3.083.413 2.837.923 709.816
Beban Pokok
-1.630.022 -890.370 -3.488.444 -3.088.041 -2.767.220 -631.187
Penjualan
Laba Kotor - - - -4.628 70.703 78.629
Laba (Rugi) Usaha -21.598 -20.235 -20.382 -24.401 48.064 68.975
Rugi Sebelum Pajak -20.783 -19.296 -8.083 -18.852 -211.146 -90.490
Rugi Bersih -20.762 -19.271 -8.113 -22.147 -237.444 -109.187
Sumber: Laporan Keuangan Perseroan (diolah)
Bab II - Gambaran Umum Perseroan 3
Page 47
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
Tabel 2.4 Pertumbuhan Kinerja Keuangan Perseroan
2022 2023 2024 2025
Keterangan CAGR
Audited Audited Audited Audited
Aset Lancar 1760,68% -50,11% -7,26% 24,74% 81,03%
Aset Tidak Lancar 54,17% 137,77% 52,44% 26,86% 63,17%
Total Aset 86,32% 102,42% 49,67% 26,80% 63,57%
Liabilitas J. Pendek 3505,81% 74,03% -39,58% 9,43% 153,80%
Liabilitas J. Panjang -40,31% 174,52% 113,12% 34,36% 47,18%
Total Liabilitas 29,50% 119,44% 46,74% 29,90% 52,56%
Total Ekuitas 1287,07% 68,84% 57,21% 19,38% 157,48%
Pendapatan -45,38% 291,80% -11,61% -7,96% 14,87%
Beban Pokok Penjualan -45,38% 291,80% -11,48% -10,39% 14,15%
Laba Kotor 0,00% 0,00% 0,00% -1627,72% 0,00%
Laba (Rugi) Usaha 6,31% -0,73% -19,72% 296,98% 0,00%
Laba (Rugi) Sebelum
-7,15% -58,11% 133,23% 1020,02% 78,53%
Pajak
Laba (Rugi) Bersih -7,18% -57,90% 172,98% 972,13% 83,90%
Sumber: Laporan Keuangan Perseroan (diolah)
2.5.1 Analisa Posisi Keuangan
Perkembangan posisi keuangan Perseroan dapat dilihat pada grafik berikut:
Grafik 2.1. Perkembangan Posisi Keuangan Historis Perseroan
Sumber: Laporan Keuangan Perseroan (diolah)
Bab II - Gambaran Umum Perseroan 4
Page 48
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
Total aset Perseroan tahun 2025 tercatat sebesar Rp11,97 triliun lebih tinggi
26,80% dibandingkan dengan tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp9,44
triliun. Kenaikan ini disebabkan oleh peningkatan kas dan setara kas, dana
yang dibatasi penggunaannya, biaya yang dibayar di muka, aset tetap, dan
aset tak berwujud. Total aset Perseroan tahun 2021 sampai dengan 2025
mengalami kenaikan setiap tahun, dengan laju pertumbuhan majemuk
tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) sebesar 63,57% per tahun.
Total aset Perseroan pada 30 Juni 2026 tercatat sebesar Rp12,20 triliun.
Total liabilitas Perseroan tahun 2025 tercatat sebesar Rp8,65 triliun, lebih
tinggi 29,90% dibandingkan dengan tahun 2024 yang tercatat sebesar
Rp6,66 triliun. Kenaikan ini disebabkan oleh kenaikan utang usaha, beban
akrual, utang pajak, liabilitas sewa, utang bank jangka panjang, utang
retensi, dan liabilitas pajak tangguhan. Total liabilitas Perseroan tahun 2021
sampai dengan 2025 mengalami kenaikan setiap tahun, dengan laju
pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR)
sebesar 52,56% per tahun. Total liabilitas Perseroan pada 30 Juni 2026
tercatat sebesar Rp8,70 triliun.
Total ekuitas Perseroan tahun 2025 tercatat sebesar Rp3,32 triliun lebih tinggi
15,01% dibandingkan dengan tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp19,38
triliun. Peningkatan ini disebabkan oleh adanya uang muka dari setoran
modal. Total ekuitas Perseroan tahun 2021 sampai dengan 2025 mengalami
peningkatan setiap tahun, dengan laju pertumbuhan majemuk tahunan
(Compound Annual Growth Rate/CAGR) sebesar 157,48% per tahun. Total
ekuitas Perseroan pada periode 30 Juni 2026 tercatat sebesar Rp3,50 triliun.
2.5.2 Analisa Laba Rugi
Perkembangan laba (rugi) Perseroan dapat dilihat pada grafik berikut:
Grafik 2.2. Perkembangan Laba (Rugi) Historis Perseroan
Sumber: Laporan Keuangan Perseroan (diolah)
Bab II - Gambaran Umum Perseroan 5
Page 49
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
Pada tahun 2025, pendapatan Perseroan tercatat sebesar Rp2,83 triliun,
mengalami penurunan sebesar 7,96% dibandingkan dengan tahun 2024
yang tercatat sebesar Rp3,08 triliun. Pendapatan Perseroan tahun 2021
sampai dengan tahun 2025 mengalami kenaikan setiap tahun, dengan laju
pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR)
sebesar 14,87% per tahun. Pendapatan Perseroan pada periode 30 Juni
2026 tercatat sebesar Rp709,81 miliar.
Laba usaha Perseroan pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp48,06 miliar
mengalami peningkatan sebesar 296,98% dibanding tahun 2024 yang
tercatat sebesar negatif Rp24,40 miliar. Kenaikan laba usaha Perseroan
disebabkan oleh peningkatan pendapatan Perseroan. Laba usaha Perseroan
pada periode yang berakhir pada 30 Juni 2026 tercatat sebesar Rp68,97
miliar.
Pada tahun 2025, Perseroan mencatatkan kerugian yang ditunjukkan oleh
rugi bersih sebesar Rp211,14 miliar, lebih tinggi 972,13% dibandingkan
dengan tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp18,85 miliar. Rugi bersih
Perseroan tahun 2021 sampai dengan tahun 2025 mengalami kenaikan
setiap tahun, dengan laju pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual
Growth Rate/CAGR) sebesar 83,90% per tahun. Rugi bersih Perseroan pada
periode yang berakhir pada 30 Juni 2026 tercatat sebesar Rp109,18 miliar.
2.5.3 Analisis Rasio Keuangan
Analisis rasio keuangan atau financial ratio adalah merupakan suatu alat analisis
yang digunakan oleh perusahaan untuk menilai kinerja keuangan berdasarkan
data perbandingan masing-masing pos yang terdapat di laporan keuangan
seperti laporan posisi keuangan, laba rugi dan arus kas dalam periode tertentu.
Tabel 2.5 Rasio Keuangan Perseroan
PT JASAMARGA JOGJA
2021 2022 2023 2024 2025 Juni 2026
SOLO
Actual Actual Actual Actual Actual Actual
Rasio Likuiditas
Rasio Lancar 1,00 0,52 0,15 0,23 0,26 0,20
Rasio Cepat 1,00 0,52 0,15 0,23 0,26 0,20
Rasio Kas 0,53 0,43 0,11 0,18 0,22 0,13
Rasio Aktivitas
Rasio Perputaran Piutang
- - - - - -
Usaha
Rasio Perputaran
- - - - - -
Persediaan
Rasio Perputaran Utang
3 1 8 5 6 1
Usaha
Rasio Leverage
Rasio Liabilitas terhadap
95,48% 66,36% 71,94% 70,53% 72,26% 71,27%
Aset
Rasio Liabilitas terhadap
2113,15% 197,29% 256,42% 239,34% 260,44% 248,04%
Ekuitas
Bab II - Gambaran Umum Perseroan 6
Page 50
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
Rasio Profitabilitas
Margin Laba Bruto 0,00% 0,00% 0,00% -0,15% 2,49% 11,08%
Margin Laba Usaha -1,33% -2,27% -0,58% -0,79% 1,69% 9,72%
Margin Laba Bersih -1,27% -2,16% -0,23% -0,72% -8,37% -15,38%
Rasio Pengembalian
-1,24% -0,62% -0,13% -0,23% -1,98% -0,89%
terhadap Jumlah Aset
Rasio Pengembalian
-27,46% -1,84% -0,46% -0,80% -7,15% -3,11%
terhadap Jumlah Ekuitas
Berdasarkan rasio keuangan diatas, kondisi Perseroan per 31 Desember 2025
adalah sebagai berikut:
Rasio Likuiditas menunjukkan kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi
liabilitas keuangannya yang harus segera dipenuhi atau kemampuan
perusahaan untuk memenuhi liabilitas keuangan dalam jangka pendek (pada
saat ditagih). Current Ratio (rasio lancar) Perseroan per 31 Desember 2025
adalah 0,26 kali. Hal ini menunjukkan bahwa Perseroan belum mampu
memenuhi kewajiban keuangan dalam jangka pendek. Quick Ratio (rasio
cepat) Perseroan adalah 0,26 kali pada tahun 2025. Hal ini menunjukkan
Perseroan belum mampu menggunakan aset lancar tanpa persediaan untuk
menutupi utang jangka pendeknya.
Rasio Aktivitas digunakan untuk mengukur efisiensi penggunaan dana yang
tertanam pada aset serta untuk melihat seberapa besar optimalisasi
Perseroan dalam menggunakan asetnya untuk memperoleh pendapatan dan
laba usaha. Rasio perputaran piutang usaha Perseroan per 31 Desember
2025 sebesar 0 hari, dan rasio perputaran utang usaha Perseroan per 31
Desember 2025 sebesar 6 hari.
Rasio Solvabilitas atau leverage menunjukkan kemampuan suatu perusahaan
untuk memenuhi seluruh liabilitasnya baik jangka pendek maupun jangka
panjang. Rasio Liabilitas terhadap Aset Perseroan sebesar 72,26% per 31
Desember 2025. Sementara pada Liabilitas to Equity Ratio Perseroan per 31
Desember 2025 yaitu sebesar 260,44% yang menunjukkan utang/kewajiban
perusahaan lebih besar daripada seluruh ekuitas yang dimilikinya, sehingga
dalam kondisi yang tidak diinginkan (misalnya pailit), perusahaan belum
mampu melunasi seluruh utang/kewajibannya.
Rasio Profitabilitas menunjukkan kemampuan Perseroan dalam menghasilkan
laba selama periode tertentu. Profitabilitas suatu perusahaan diukur dengan
keberhasilan menggunakan asetnya secara produktif. Dengan demikian,
profitabilitas suatu perusahaan juga dapat diketahui dengan
membandingkan laba setelah pajak dengan jumlah aset atau modal pada
suatu periode tertentu, yaitu Rate of Return on Equity (ROE) per 31 Desember
2025 sebesar -7,15%. Rate of Return on Assets (ROA) yang membandingkan
laba setelah pajak dengan total aset sebesar -1,98% per 31 Desember 2025.
Sedangkan Net Loss Margin per 31 Desember 2025 sebesar 8,37%. Hal ini
menunjukkan bahwa perusahaan belum mampu memaksimalkan modal dan
memberikan tingkat pengembalian yang tinggi kepada investor atau
pemegang saham.
Bab II - Gambaran Umum Perseroan 7
Page 51
BAB III
TINJAUAN MAKRO EKONOMI
DAN INDUSTRI
Page 52
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
BAB III
TINJAUAN MAKRO EKONOMI DAN INDUSTRI
3.1 Makro Ekonomi
3.1.1 Ringkasan Kondisi Perekonomian Makro
Pertumbuhan Ekonomi Dunia dan Indonesia
Deskripsi 2022 2023 2024 2025 2026
PDB Dunia (%) 3,50 3,10 3,30 3,30 3,20
PDB Indonesia (%) 5,31 5,05 5,03 5,04 5,29
Nilai Tukar Rupiah (Rp/US $) 15.592 15.415 16.157 16.720 17.899
Cadangan Devisa Negara (Rp
137,200 146,400 155,719 156,500 145,60
miliar/US $)
Inflasi (%) 5,51 2,61 1,57 2,92 3,34
BI Rate (Reverse Repo Rate) (%) 5,75 6,00 6,00 4,75 5,75
Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia
Pertumbuhan PDB Dunia tahun 2026 sebesar 3,2%. Pertumbuhan yang
lebih rendah tersebut terutama dipengaruhi oleh dampak lanjutan tarif
resiprokal Amerika Serikat (AS) dan kerentanan rantai pasok global,
meskipun prospek perekonomian AS membaik didorong investasi sektor
teknologi termasuk artificial intelligence (AI) dan stimulus fiskal pengurangan
pajak.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,29% (yoy), dengan
pertumbuhan kumulatif Semester I 2026 mencapai 5,45% (c-to-c).
Perkembangan positif ini ditopang oleh tingginya realisasi konsumsi
pemerintah, terjaganya konsumsi rumah tangga, serta kinerja investasi.
Nilai tukar Rupiah pada 30 Juni 2026 tercatat sebesar Rp17.899 per
dolar AS. Kebijakan nilai tukar Bank Indonesia terus diperkuat melalui
intervensi terukur di pasar spot, DNDF, dan pasar sekunder SBN untuk
menjaga stabilitas Rupiah dari tekanan ketidakpastian pasar keuangan
global.
Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2026 tercatat sebesar
145,60 miliar dolar AS. Jumlah tersebut tetap memadai dan berada jauh
di atas standar kecukupan internasional (sekitar 3 bulan impor).
Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Juni 2026 tercatat sebesar
3,34% (yoy), masih terjaga dalam kisaran sasaran Pemerintah dan Bank
Indonesia (2,5±1%). Sementara itu, suku bunga acuan (BI-Rate) disesuaikan
menjadi 5,75% guna merespons dinamika ketidakpastian pasar keuangan
global dan menjaga stabilitas eksternal. (Sumber: Laporan Kebijakan Moneter
Bank Indonesia Triwulan II 2026 dan diolah)
Bab III - Tinjauan Makro Ekonomi Dan Industri 1
Page 53
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
3.1.2 Pertumbuhan Ekonomi Global
Prospek perekonomian global masih dalam tren melambat dengan
ketidakpastian yang meningkat. Pertumbuhan ekonomi dunia 2026
diprakirakan sedikit lebih rendah menjadi sebesar 3,2% dibandingkan
dengan capaian 2025 sebesar 3,3%. Pertumbuhan yang lebih rendah
tersebut terutama dipengaruhi oleh dampak lanjutan tarif resiprokal Amerika
Serikat (AS) dan kerentanan rantai pasok global, meskipun prospek
perekonomian AS membaik didorong investasi sektor teknologi termasuk
artificial intelligence (AI) dan stimulus fiskal pengurangan pajak. Sementara
itu, prospek pertumbuhan ekonomi Jepang, Tiongkok, dan India pada 2026
melambat akibat pelemahan permintaan domestik dan ekspor di tengah
investasi AI yang juga meningkat. Kondisi tersebut memerlukan kewaspadaan
dan penguatan respons kebijakan untuk memperkuat daya tahan ekonomi
domestik dari rambatan global serta mendorong pertumbuhan yang lebih
tinggi.
Pertumbuhan PDB Dunia
3.1.3 Pertumbuhan Ekonomi Domestik
Pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,29% (yoy), dengan pertumbuhan
kumulatif pada Semester I 2026 mencapai 5,45% (c-to-c). Prospek
perekonomian Indonesia tetap baik dengan pertumbuhan ekonomi yang
diprakirakan meningkat disertai stabilitas makroekonomi yang terus
diperkuat. Pada 2026, pertumbuhan ekonomi diprakirakan meningkat dalam
kisaran 4,9–5,7%, ditopang kenaikan permintaan domestik sejalan dengan
berbagai kebijakan Pemerintah dan berlanjutnya dampak positif dari bauran
kebijakan Bank Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Efektivitas berbagai program stimulus Pemerintah pada tahun 2026 perlu
diperkuat untuk mendorong konsumsi rumah tangga dan penyerapan tenaga
Bab III - Tinjauan Makro Ekonomi Dan Industri 2
Page 54
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
kerja. Investasi juga diprakirakan lebih tinggi ditopang oleh berlanjutnya
program prioritas Pemerintah, termasuk hilirisasi Sumber Daya Alam (SDA),
sehingga diharapkan makin dapat meningkatkan produktivitas dan kapasitas
perekonomian. Bank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan melalui
penguatan bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem
pembayaran yang bersinergi erat dengan kebijakan stimulus fiskal dan sektor
riil Pemerintah untuk mendorong pertumbuhan yang lebih tinggi dan berdaya
tahan.
3.1.3.1 Inflasi
Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) hingga Juni 2026 tetap terjaga dalam
kisaran sasaran 2,5±1%, dengan Inflasi IHK Juni 2026 tercatat sebesar
3,34% (yoy). Inflasi inti tetap terkendali sejalan dengan ekspektasi inflasi
yang terjangkar dalam sasaran, kapasitas perekonomian yang memadai,
serta imported inflation yang terjaga melalui kebijakan stabilisasi nilai tukar
Rupiah dan konsistensi kebijakan moneter Bank Indonesia. Tekanan inflasi
pada akhir Semester I 2026 terutama didorong oleh kelompok transportasi
serta komoditas pangan (volatile food) seperti beras, cabai merah, dan
bawang merah akibat faktor musiman dan gangguan cuaca di beberapa
wilayah sentra produksi. Sinergi pengendalian inflasi antara Bank Indonesia
dan Pemerintah terus diperkuat melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan
Daerah (TPIP/TPID) serta penguatan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi
Pangan (GNPIP).
Tingkat Inflasi Indonesia y-to-y (2020 - 2026)
Bulan 2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026
Januari 2,82 1,55 2,18 5,28 2,57 0.76 2,85
Februari 2,57 1,38 2,06 5,47 2,75 -0,09 2,90
Maret 2,48 1,37 2,64 4,97 3,05 1,03 3,05
April 2,83 1,42 3,47 4,33 3,00 1,95 3,12
Mei 3,32 1,68 3,55 4,00 2,84 1,60 3,18
Juni 3,28 1,33 4,35 3,52 2,51 1,87 3,34
Juli 3,32 1,52 4,94 3,08 2,13 2,37 -
Agustus 3,49 1,59 4,69 3,27 2,12 2,31 -
September 3,39 1,60 5,95 2,28 1,84 2,65 -
Oktober 3,13 1,66 5,71 2,56 1,71 2,86 -
November 3,00 1,75 5,42 2,86 1,55 2,71 -
Desember 2,72 1,87 5,51 2,61 1,57 2,92 -
Sumber: Data Inflasi Bulanan Bank Indonesia (diolah)
3.1.3.2 Nilai Tukar Rupiah
Kebijakan nilai tukar Bank Indonesia terus diperkuat untuk menjaga stabilitas
nilai tukar Rupiah dari dampak peningkatan ketidakpastian pasar keuangan
global. Nilai tukar Rupiah (JISDOR BI) pada 30 Juni 2026 tercatat berada
pada level Rp17.899 per dolar AS. Tekanan terhadap pergerakan nilai tukar
Bab III - Tinjauan Makro Ekonomi Dan Industri 3
Page 55
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
Rupiah selama paruh pertama tahun 2026 terutama dipengaruhi oleh
tingginya ketidakpastian pasar keuangan global, dinamika geopolitik, serta
meluasnya sentimen risk-off yang memicu aliran keluar modal asing (capital
outflow) dari negara berkembang. Pelemahan nilai tukar tersebut
dipengaruhi aliran keluar modal asing akibat meningkatnya ketidakpastian
pasar keuangan global. Selain itu, kenaikan permintaan valas oleh
perbankan dan korporasi domestik sejalan dengan kegiatan ekonomi turut
memengaruhi kinerja Rupiah. Guna menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, Bank
Indonesia menempuh intensitas langkah stabilisasi melalui intervensi di pasar
NDF baik di off-shore maupun on-shore (DNDF) dan pasar spot. Respons
kebijakan ini dapat menjaga volatilitas nilai tukar Rupiah dan tetap konsisten
dengan upaya pencapaian sasaran inflasi 2,5±1% pada 2026.
3.1.3.3 Suku Bunga
Kebijakan moneter ditempuh melalui penurunan suku bunga BI-Rate, stabilisasi
nilai tukar Rupiah, dan ekspansi likuiditas moneter. Sejak September 2024,
BI-Rate telah turun sebesar 150 bps, yaitu 25 bps pada September 2024
dan 125 bps selama tahun 2025 menjadi 4,75% hingga Desember 2025,
yang merupakan level terendah sejak tahun 2022. Kebijakan stabilisasi nilai
tukar Rupiah terus diperkuat dengan intervensi di pasar off-shore melalui NDF
dan intervensi di pasar domestik melalui pasar spot, DNDF, serta pembelian
SBN di pasar sekunder. Ekspansi likuiditas Rupiah juga ditempuh Bank
Indonesia melalui penurunan posisi instrumen moneter SRBI dari Rp916,97
triliun pada awal tahun 2025 menjadi Rp730,90 triliun pada akhir tahun
2025, serta berlanjut turun menjadi Rp694,04 triliun pada 20 Januari 2026.
Bank Indonesia juga membeli SBN sebagai bentuk sinergi erat antara
kebijakan moneter dan kebijakan fiskal, yang pada 2026 (hingga 20 Januari
2026) mencapai Rp23,69 triliun, termasuk pembelian di pasar sekunder
sebesar Rp13,21 triliun. Pembelian SBN di pasar sekunder dilakukan sesuai
mekanisme pasar, terukur, transparan, dan konsisten dengan program
moneter dalam menjaga stabilitas perekonomian sehingga dapat terus
menjaga kredibilitas kebijakan moneter.
Pelonggaran kebijakan moneter yang telah ditempuh Bank Indonesia dan
penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Pemerintah di perbankan
perlu diikuti dengan penurunan suku bunga perbankan lebih cepat. Seiring
dengan penurunan BI-Rate sebesar 125 bps selama tahun 2025 dan ekspansi
likuiditas moneter Bank Indonesia, suku bunga INDONIA menurun 234 bps
sejak awal tahun 2025 menjadi sebesar 3,69% pada 20 Januari 2026. Suku
bunga SRBI untuk tenor 6, 9, dan 12 bulan menurun masing-masing sebesar
254 bps, 254 bps, dan 258 bps sejak awal tahun 2025 menjadi sebesar
4,62%; 4,66%; dan 4,69% pada 15 Januari 2026. Sementara itu, imbal hasil
SBN untuk tenor 2 tahun dan 10 tahun masing-masing tercatat sebesar 5,06%
dan 6,31% pada 20 Januari 2026. Transmisi penurunan suku bunga
kebijakan terhadap terhadap suku bunga perbankan terus berlanjut, baik
pada suku bunga dana maupun suku bunga kredit. Perkembangan suku bunga
Bab III - Tinjauan Makro Ekonomi Dan Industri 4
Page 56
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
deposito 1 bulan pada Juni 2026 tercatat sebesar 4,76%. Sementara itu,
suku bunga kredit perbankan per Juni 2026 tercatat sebesar 8,81%.
Transmisi kebijakan moneter berjalan cukup efisien dalam memitigasi
volatilitas likuiditas serta mendukung penyaluran pembiayaan ke sektor riil.
Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan pada Juni
2026 tercatat tetap tinggi sebesar 23,70%, yang tergolong kuat dalam
menyerap risiko dan mendukung ekspansi pertumbuhan kredit perbankan.
Rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) perbankan secara
agregat tetap terjaga rendah di level 2,09% (bruto). Hasil stress test Bank
Indonesia menunjukkan ketahanan sistem keuangan dan industri perbankan
yang tetap kuat dalam menghadapi berbagai ketidakpastian global,
ditopang oleh profitabilitas dan kemampuan bayar korporasi yang terjaga..
3.1.4 Prospek Perekonomian Indonesia
Pada 2026,pertumbuhan ekonomi diprakirakan meningkat dalam kisaran
4,9–5,7%, ditopang kenaikan permintaan domestik sejalan dengan berbagai
kebijakan Pemerintah dan berlanjutnya dampak positif dari bauran
kebijakan Bank Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Efektivitas
berbagai program stimulus Pemerintah pada tahun 2026 perlu diperkuat
untuk mendorong konsumsi rumah tangga dan penyerapan tenaga kerja.
Investasi juga diprakirakan lebih tinggi ditopang oleh berlanjutnya program
prioritas Pemerintah, termasuk hilirisasi Sumber Daya Alam (SDA), sehingga
diharapkan makin dapat meningkatkan produktivitas dan kapasitas
perekonomian. Bank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan melalui
penguatan bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem
pembayaran yang bersinergi erat dengan kebijakan stimulus fiskal dan sektor
riil Pemerintah untuk mendorong pertumbuhan yang lebih tinggi dan berdaya
tahan.
NPI 2026 pada Triwulan II diprakirakan tetap berdaya tahan dengan
transaksi berjalan yang masih sehat dalam kisaran defisit 0,1% sampai
dengan surplus 0,9% dari PDB. Sehubungan dengan itu, perlu penguatan
respons kebijakan guna tetap menjaga ketahanan eksternal ekonomi
Indonesia. Bank Indonesia berkomitmen untuk menjaga stabilitas nilai tukar
Rupiah termasuk melalui intervensi terukur di transaksi NDF, DNDF, dan
pasar spot, serta memperkuat strategi operasi moneter pro-market.
Bank Indonesia meyakini inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap terjaga rendah
dalam sasaran 2,5±1%. Inflasi inti diprakirakan tetap rendah seiring
ekspektasi inflasi yang terjangkar dalam sasaran, kapasitas ekonomi yang
masih besar, imported inflation yang terkendali, dan dampak positif dari
digitalisasi. Sementara itu, inflasi VF diprakirakan tetap terkendali didukung
oleh sinergi pengendalian inflasi oleh Tim Pengendalian Inflasi Pusat/Daerah
Bab III - Tinjauan Makro Ekonomi Dan Industri 5
Page 57
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
(TPIP/TPID) dan penguatan implementasi Program Ketahanan Pangan
Nasional.
Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan kredit 2026 pada kisaran 8-
12%. Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan
Pemerintah dan KSSK untuk terus memperbaiki struktur suku bunga dan
mendorong pertumbuhan kredit/pembiayaan perbankan tersebut. Bank
Indonesia juga akan terus memperkuat sinergi kebijakan bersama KSSK
dalam memitigasi berbagai risiko yang berpotensi mengganggu stabilitas
sistem keuangan.
3.2 Gambaran Umum Jalan Tol dan Infrastruktur Jalan di Indonesia
Jalan tol merupakan salah satu infrastruktur transportasi yang memiliki
peranan penting dalam mendukung konektivitas antarwilayah, meningkatkan
efisiensi pergerakan orang dan barang, serta mendukung aktivitas ekonomi
dan pengembangan kawasan. Pembangunan jalan tol menjadi bagian dari
pengembangan jaringan jalan nasional yang diarahkan untuk meningkatkan
aksesibilitas, mengurangi kepadatan pada jaringan jalan arteri, serta
mempercepat hubungan antara pusat-pusat kegiatan ekonomi, kawasan
industri, kawasan pariwisata, dan simpul transportasi.
Pengembangan jalan tol tidak hanya mencakup pembangunan badan jalan,
tetapi juga meliputi penyediaan berbagai infrastruktur pendukung, seperti
simpang susun, gerbang tol, jembatan, fasilitas keselamatan lalu lintas, sistem
drainase, penerangan, serta fasilitas operasi dan pemeliharaan. Dengan
demikian, penyelenggaraan jalan tol membutuhkan investasi yang besar serta
pengelolaan jangka panjang untuk memastikan jalan tol dapat beroperasi
secara aman, andal, dan memenuhi standar pelayanan minimum.
Pembangunan jaringan jalan tol juga memiliki keterkaitan dengan
pengembangan wilayah. Jalan tol dapat meningkatkan aksesibilitas dan
mengurangi waktu tempuh antarwilayah sehingga mendukung mobilitas
masyarakat, distribusi barang dan jasa, serta perkembangan kegiatan
ekonomi di sekitar koridor jalan tol. Dalam konteks wilayah Jawa Tengah dan
Daerah Istimewa Yogyakarta, pengembangan jaringan jalan tol diarahkan
untuk memperkuat konektivitas antara kawasan Solo, Yogyakarta, dan
Semarang serta menghubungkan kawasan tersebut dengan jaringan Jalan Tol
Trans Jawa.
Pengembangan Infrastruktur Tol
Pengembangan infrastruktur jalan tol merupakan bagian dari upaya
pemerintah dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas jaringan transportasi
nasional. Pembangunan jalan tol dilakukan untuk menyediakan alternatif
perjalanan yang memiliki standar pelayanan dan kecepatan yang lebih
tinggi dibandingkan jaringan jalan umum, sekaligus mendukung kelancaran
distribusi orang, barang, dan jasa. Dalam pelaksanaannya, pembangunan
Bab III - Tinjauan Makro Ekonomi Dan Industri 6
Page 58
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
jalan tol membutuhkan investasi yang relatif besar karena mencakup
pembebasan lahan, konstruksi badan jalan, pembangunan struktur jembatan,
simpang susun, gerbang tol, serta berbagai fasilitas pendukung. Selain
pembangunan fisik, penyelenggaraan jalan tol juga membutuhkan kegiatan
operasi dan pemeliharaan secara berkelanjutan selama masa pengusahaan.
Kebutuhan investasi yang besar dan karakteristik pengusahaan yang bersifat
jangka panjang menciptakan ruang bagi keterlibatan badan usaha dalam
penyediaan infrastruktur jalan tol melalui skema Kerja Sama Pemerintah
dengan Badan Usaha (KPBU). Dalam skema tersebut, badan usaha dapat
bertanggung jawab atas pembiayaan, pembangunan, pengoperasian, dan
pemeliharaan jalan tol sesuai dengan perjanjian kerja sama serta masa
konsesi yang ditetapkan. Salah satu proyek yang dikembangkan melalui
mekanisme tersebut adalah Jalan Tol Solo–Yogyakarta–YIA Kulon Progo.
Berdasarkan informasi resmi Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur
Pekerjaan Umum, proyek tersebut memiliki indikasi nilai investasi sebesar
Rp27,49 triliun, indikasi nilai konstruksi sebesar Rp18,99 triliun, dan masa
konsesi selama 40 tahun. Proyek menggunakan struktur kontrak Build Operate
Transfer (BOT) dengan mekanisme pengembalian investasi melalui user
charge.
Pengembangan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo Melalui KPBU
Jalan Tol Solo–Yogyakarta–YIA Kulon Progo merupakan salah satu proyek
infrastruktur strategis yang dikembangkan untuk meningkatkan konektivitas
antara wilayah Solo, Yogyakarta, dan Kulon Progo. Proyek ini merupakan
bagian dari pengembangan jaringan jalan tol yang menghubungkan
kawasan Joglosemar serta terkoneksi dengan jaringan Jalan Tol Trans Jawa.
Berdasarkan data resmi Kementerian Pekerjaan Umum, Jalan Tol Solo–
Yogyakarta–YIA Kulon Progo memiliki panjang keseluruhan sekitar 96,57 km,
yang melintasi Provinsi Jawa Tengah sepanjang 35,64 km dan Daerah
Istimewa Yogyakarta sepanjang 60,93 km. Jalan tol tersebut direncanakan
dengan konfigurasi 2 × 2 lajur dan dikembangkan secara bertahap
Proyek ini menggunakan skema KPBU unsolicited dengan Kementerian
Pekerjaan Umum melalui Badan Pengatur Jalan Tol sebagai Penanggung
Jawab Proyek Kerja Sama (PJPK). Berdasarkan informasi Kantor Bersama
KPBU, proyek memiliki nilai investasi sekitar Rp27,486 triliun, masa konsesi 40
tahun, dan mekanisme pengembalian investasi melalui tarif pengguna (user
charge).
Tabel 3.4 Indikator Proyek Jalan Tol Solo-Yogyakarta Kulon Progo
Indikator Keterangan
Nilai Indikasi Investasi Rp27,49 triliun
Nilai Indikasi Konstruksi Rp18,99 triliun
Panjang Jalan Tol 96,57 km
Konfigurasi Jujur 2 x 2 lajur
Masa Konsesi 40 tahun
Bab III - Tinjauan Makro Ekonomi Dan Industri 7
Page 59
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
Indikator Keterangan
Skema Pengembalian User charge
Struktur Kontrak Build Operate Transfer (BOT)
PJPK Kementerian Pekerjaan Umum melalui BPJT
Sumber Pendapatan Tarif tol
Wilayah Jawa tengah dan Daerah Istimewa
Yogyakarta
Ruas Utama Solo/Kartasura-Yogyakarta-YIA Kulon
Progo
Sumber: Kementerian Pekerjaan Umum dan Kantor Bersama KPBU
Kebutuhan Operasional dan Pemeliharaan Jalan Tol
Selain pembangunan infrastruktur, keberlanjutan layanan jalan tol sangat
dipengaruhi oleh kegiatan operasi dan pemeliharaan. Infrastruktur jalan tol
yang telah selesai dibangun membutuhkan pengelolaan secara
berkesinambungan untuk memastikan kondisi jalan, fasilitas keselamatan,
sistem transaksi, serta fasilitas pendukung tetap memenuhi standar pelayanan
yang ditetapkan pemerintah. Kegiatan operasi dan pemeliharaan jalan tol
antara lain mencakup pemeliharaan perkerasan jalan, jembatan, drainase,
penerangan, rambu dan marka jalan, fasilitas gerbang tol, sistem transaksi,
serta fasilitas keselamatan dan pelayanan pengguna jalan. Selain itu, badan
usaha jalan tol perlu melakukan pemantauan kondisi lalu lintas dan
penanganan gangguan operasional untuk menjaga kelancaran perjalanan
pengguna jalan.
Pada Jalan Tol Solo–Yogyakarta–YIA Kulon Progo, PT Jasamarga Jogja Solo
telah menjalankan kegiatan pengusahaan pada ruas yang telah beroperasi.
Berdasarkan laporan keuangan Jasa Marga, pada 2025 PT Jasamarga
Jogja Solo telah mengoperasikan ruas Kartasura–Purwomartani, dengan tarif
yang ditetapkan untuk segmen Kartasura–Klaten dan Klaten–Prambanan.
Kegiatan operasi dan pemeliharaan menjadi penting karena karakteristik
jalan tol sebagai infrastruktur yang digunakan secara terus-menerus.
Kemampuan badan usaha dalam menjaga kualitas konstruksi, keselamatan,
kelancaran lalu lintas, dan keandalan fasilitas pendukung merupakan bagian
dari keberlanjutan pengusahaan selama masa konsesi.
PT Jasamarga Jogja Solo
PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) merupakan badan usaha yang didirikan
pada 9 September 2020 dalam rangka pengusahaan Jalan Tol Solo–
Yogyakarta–NYIA Kulon Progo. Berdasarkan Laporan Tahunan PT Jasa
Marga (Persero) Tbk, pada 31 Desember 2024 komposisi kepemilikan PT JMJ
terdiri atas PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebesar 52,82% dan PT Adhi Karya
(Persero) Tbk sebesar 47,18%. Pada saat tersebut, proyek jalan tol telah
berada pada tahap konstruksi dengan sebagian ruas telah beroperasi dan
sebagian lainnya masih dalam tahap pembangunan. PT Jasamarga Jogja
Solo berperan sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dalam pengusahaan
Jalan Tol Solo–Yogyakarta–YIA Kulon Progo. Lingkup pengusahaan tersebut
Bab III - Tinjauan Makro Ekonomi Dan Industri 8
Page 60
Penilaian Saham – PT Jasamarga Jogja Solo
mencakup pembangunan dan pengoperasian jalan tol sesuai dengan
ketentuan perjanjian KPBU serta kegiatan operasi dan pemeliharaan pada
ruas yang telah beroperasi.
Sampai dengan perkembangan proyek pada 2025, PT Jasamarga Jogja
Solo telah mengoperasikan ruas Kartasura–Klaten dan kemudian memperoleh
dasar pengoperasian untuk segmen Klaten–Prambanan. Kementerian
Pekerjaan Umum menetapkan golongan kendaraan dan tarif pada segmen
Klaten–Prambanan melalui Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor
683/KPTS/M/2025. Dalam keputusan tersebut, PT Jasamarga Jogja Solo
juga dinyatakan sebagai pihak yang berwenang dalam penyelenggaraan
operasional pada ruas tersebut.
Dari sisi pengusahaan, keberadaan PT Jasamarga Jogja Solo memiliki
karakteristik usaha jangka panjang karena proyek Jalan Tol Solo–
Yogyakarta–YIA Kulon Progo memiliki masa konsesi selama 40 tahun. Oleh
karena itu, kegiatan usaha Perseroan tidak hanya berkaitan dengan
pembangunan aset jalan tol, tetapi juga mencakup pengoperasian,
pemeliharaan, serta pengelolaan pendapatan tarif tol selama masa konsesi.
Berdasarkan laporan keuangan Jasa Marga per 30 September 2025, PT
Jasamarga Jogja Solo telah mencatat pendapatan dari pengusahaan jalan
tol, sementara proyek secara keseluruhan masih berada dalam tahap
pengembangan dan konstruksi untuk menyelesaikan bagian-bagian ruas
yang belum beroperas
Bab III - Tinjauan Makro Ekonomi Dan Industri 9
Page 61
BAB IV
ANALISIS INDUSTRI DAN
RISIKO
Page 62
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
BAB IV
ANALISIS INDUSTRI DAN RISIKO
4.1 Analisis Industri
4.1.1 Ancaman Pendatang Baru
Hadirnya pendatang baru ini di pasar tentunya akan melemahkan posisi bisnis
Perseroan. Namun, perlu ketahui bahwa tingkat threat atau ancaman yang
mereka bawa cenderung berbeda-beda. Semuanya tergantung pada
hambatan untuk masuk (entry barriers) atau keluar (exit barriers) dari industri
yang bersangkutan. Contoh hambatan tersebut adalah lingkungan bisnis, hak
paten, biaya investasi yang mahal, perizinan, perkembangan teknologi, hingga
kesulitan dalam mendapatkan SDM yang memadai.
Saat hambatan masuk maupun keluar sama-sama tinggi, maka margin
keuntungannya (profit margin) juga akan tinggi pula. Namun, biasanya
perusahaan-perusahaan seperti ini bisa menghadapi risiko yang lebih besar
(pure risk). Sebab, perusahaan terpaksa bertahan dan harus berjuang untuk bisa
keluar dari pasar tersebut. Di sisi lain, ketika hambatan masuk dan keluar sama-
sama rendah, maka perusahaan cenderung bisa masuk dan keluar industri
dengan mudah pula. Akan tetapi, biasanya keuntungan yang mereka dapatkan
juga rendah.
Pasar perusahaan yang kegiatan usaha utamanya bergerak di bidang
pengusahaan jalan tol dan pengelolaan infrastruktur jalan tol memiliki
karakteristik yang berbeda dengan industri konstruksi dan pengembangan real
estate. Hambatan masuk ke dalam industri ini relatif tinggi karena pengusahaan
jalan tol membutuhkan investasi yang besar, proses perizinan dan pembebasan
lahan yang kompleks, serta keterlibatan pemerintah melalui skema kerja sama
dan pemberian hak pengusahaan dalam jangka panjang. Selain itu,
pembangunan dan pengoperasian jalan tol memerlukan kemampuan teknis,
finansial, dan operasional yang memadai. Dengan demikian, potensi masuknya
pendatang baru sebagai pesaing langsung terhadap Perseroan relatif terbatas.
Namun, Perseroan tetap menghadapi persaingan tidak langsung dari jalan
nasional, jalan provinsi, serta moda transportasi alternatif yang dapat
memengaruhi volume lalu lintas dan tingkat penggunaan jalan tol. Kondisi
tersebut pada akhirnya dapat berpengaruh terhadap pendapatan tol dan
tingkat pertumbuhan pendapatan (revenue growth) Perseroan selama masa
pengusahaan.
Bab IV – Analisis Industri dan Risiko 1
Page 63
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
4.1.2 Persaingan Antar Perusahaan Sejenis
Persaingan merupakan kenyataan hidup dalam dunia bisnis, sifat, bentuk, dan
intensitas persaingan yang terjadi dan cara yang ditempuh oleh para
pengambil keputusan strategis untuk menghadapi para tingkat yang dominan
mempengaruhi tingkat keuntungan suatu perusahaan (Siagian, 2003;83-83).
Dengan menggunakan pendekatan pasar, pesaing didefiniskan sebagai
perusahaan yang memenuhi kebutuhan pelanggan yang sama. Untuk
mengetahui jumlah dan jenis pesaing serta kekuatan dan kelemahan yang
mereka miliki, perusahaan perlu membuat peta persaingan yang lengkap.
Dalam industri jalan tol, Perseroan menghadapi persaingan dengan badan
usaha jalan tol lainnya yang mengelola ruas jalan tol di wilayah Jawa, antara
lain PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Waskita Toll Road, PT Adhi Karya (Persero)
Tbk, dan PT PP (Persero) Tbk melalui kepemilikan atau pengelolaan berbagai
ruas jalan tol. Persaingan tersebut terutama berkaitan dengan aksesibilitas,
volume lalu lintas, serta pilihan rute pengguna jalan.
4.1.3 Ancaman Produk Pengganti
Ancaman dari produk-produk pengganti yang dimaksud di sini adalah
seberapa mudah pelanggan/konsumen jasa Perseroan dapat beralih ke
alternatif lain yang memenuhi kebutuhan yang sama. Sebagai perusahaan yang
menjalankan kegiatan usaha di bidang Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).
4.1.4 Posisi Tawar Pemasok
Pemasok sangat berkontribusi dalam menunjang kelancaran pelaksanaan
proyek konstruksi dan pengembangan real estate, sehingga pemasok yang kuat
dapat bertahan dalam hal harga, kualitas, serta ketepatan pasokan material
dan jasa. Begitu pula yang dilakukan oleh Perseroan dengan menganalisis
permintaan pasar, biaya pelaksanaan proyek, serta faktor lainnya agar dapat
menawarkan harga yang kompetitif dan menjadi kompetitor yang kuat di
Badan usaha Jalan Tol.
4.1.5 Daya Tawar Konsumen
Daya tawar sangat berpengaruh terhadap profitabilitas pasar dengan cara
menggunakan aturan yang sesuai dari segi harga, pelayanan, kualitas dan lain
sebagainya. Ini sangat tepat dengan konsep yang selalu dipaparkan oleh
Perseroan yaitu mengedepankan kualitas dalam mendukung pemenuhan
kebutuhan klien. Selain kualitas, Perseroan juga harus memperhatikan aturan lain
yaitu harga dan pelayanannya.
Bab IV – Analisis Industri dan Risiko 2
Page 64
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
4.2 Analisis Risiko
Seperti halnya kegiatan usaha yang dilakukan oleh perusahaan lainnya,
kegiatan usaha yang dilaksanakan oleh Perseroan di bidang Badan Usaha
Jalan Tol (BUJT). tidak terlepas dari risiko usaha yang disebabkan oleh
berbagai faktor yang akhirnya dapat mempengaruhi tingkat pertumbuhan dan
kesehatan bisnis. Risiko-risiko tersebut antara lain:
4.2.1 Risiko Persaingan
Kompetisi yang saat ini belum ketat namun dengan kebijakan penawaran yang
variatif dan bersaing dengan perusahaan kompetitor akan mempengaruhi
kinerja Perseroan. Adanya persaingan ini dapat menurunkan tingkat margin
yang diperoleh Perseroan.
4.2.2 Risiko Operasional
Dalam hal ini Perseroan harus memperhatikan risiko yang mungkin terjadi
selama operasi sehingga dapat mencegah kerugian jika mereka gagal untuk
memitigasi risiko. Risk treatment yang bagus dapat meningkatkan kompetitif
perusahaan, mengurangi biaya dan menjaga keuntungan agar secara
keseluruhan penanganan risiko ini dapat membuat tujuan perusahaan tercapai.
4.2.3 Risiko Likuiditas
Risiko dimana Perseroan akan mengalami kesulitan dalam memperoleh dana
guna memenuhi komitmennya atas instrumen keuangan. Pengelolaan terhadap
risiko likuiditas dilakukan dengan cara menjaga profil jatuh tempo antara aset
dan liabilitas keuangan, penerimaan tagihan tepat waktu, manajemen kas yang
mencakup proyeksi dan realisasi arus kas hingga beberapa tahun kedepan
serta memastikan ketersediaan pendanaan melalui komitmen fasilitas kredit.
4.2.4 Risiko Perubahan Kondisi Perekonomian
Perekonomian global masih menunjukkan perlambatan yang lebih dalam
sebagaimana tercermin dari perkiraan pertumbuhan yang melambat
perekonomian negara-negara maju dari perkiraan semula. Kondisi pasar
keuangan global juga masih rapuh dengan banyaknya laporan kerugian
lembaga keuangan dunia. Hal tersebut memberikan dampak terhadap tingkat
pengembalian investasi.
Bab IV – Analisis Industri dan Risiko 3
Page 65
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
4.2.5 Risiko Pasar dan Stabilitas
Kondisi ekonomi makro dan global yang berubah secara dinamis dan sulit
diprediksi seperti perubahan harga komoditas dapat mempengaruhi kondisi
perindustrian dalam negeri yang secara langsung berdampak pada
menurunnya permintaan konsumen secara umum. Demikian pula stabilitas
keamanan dalam negeri yang belum stabil bisa menyebabkan para investor
membatalkan atau menghentikan investasinya di industri-industri tertentu di
Indonesia, dan mengakibatkan pelemahan pertumbuhan ekonomi. Seperti
halnya pada kondisi ekonomi makro, turunnya perindustrian akibat risiko politik
bisa menurunkan permintaan konsumen dan akan berdampak juga pada
kelangsungan bisnis perusahaan.
4.2.6 Risiko Tingkat Suku Bunga
Risiko ini berasal dari kebutuhan Perseroan kepada pembiayaan, baik
pembiayaan investasi maupun pembiayaan modal kerja dalam perjalanan
usahanya. Salah satu sumber dana untuk memenuhi kebutuhan investasi dan
modal kerja adalah pinjaman pihak ketiga maupun perbankan. Baik pinjaman
dari pihak ketiga maupun perbankan mengandung unsur bunga yang akan
menjadi salah satu biaya yang harus dibayar.
Untuk itu, semakin tinggi tingkat suku bunga, maka semakin tinggi biaya yang
harus dibayar Perseroan serta akan menurunkan tingkat margin yang akan
diperoleh Perseroan.
4.2.7 Risiko Sumber Daya Manusia
Risiko di bidang organisasi dan SDM yaitu dalam hal penyusunan struktur
organisasi, analisa jabatan, uraian tugas, dan tanggung jawab serta recruitment,
training maupun pengembangan SDM perusahaan. Dalam hal ini perseroan
harus menempatkan sumber daya manusianya sesuai dengan keahliannya
masing-masing.
4.2.8 Risiko Tidak Tercapainya Proyeksi
Jika proyeksi yang dibuat tidak tercapai yang diakibatkan manajemen, baik
dalam pengelolaan termasuk pengelolaan risiko usaha maupun pemasaran,
serta memburuknya perekonomian yang menurunkan aktivitas industri.
Bab IV – Analisis Industri dan Risiko 4
Page 66
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
4.3 Analisis SWOT
Strategi pengembangan industri yang dijalankan Perseroan dilakukan dengan
cara membuat SWOT matriks. SWOT matriks ini dibangun berdasarkan faktor-
faktor strategi, baik internal (kekuatan dan kelemahan) maupun eksternal
(peluang dan ancaman). Berdasarkan matriks posisi analisis SWOT yang ada
maka dapat disusun 4 (empat) strategi utama, yaitu Strenghts-Opportunities (S-
O), Weaknesses-Oppurtunities (W-O), Strenghts-Threats (S-T), dan Weaknesses-
Threats (W-T).
Kekuatan (Strengths):
PT Jasamarga Jogja Solo merupakan bagian dari ekosistem Jasa Marga,
dengan kepemilikan Jasa Marga sebesar 52,82%. Hal ini memberikan
dukungan pengalaman dan kapabilitas dalam pengusahaan jalan tol.
Perseroan memperoleh hak pengusahaan Jalan Tol Solo–Yogyakarta–YIA
Kulon Progo dengan masa konsesi 40 tahun, sehingga memberikan basis
usaha jangka panjang bagi Perseroan.
Jalan Tol Solo–Yogyakarta–YIA Kulon Progo memiliki panjang sekitar
96,57 km dengan nilai indikasi investasi sekitar Rp27,49 triliun, sehingga
memberikan basis aset dan skala operasi yang signifikan bagi Perseroan.
Jalan tol menghubungkan kawasan Solo, Yogyakarta hingga YIA Kulon
Progo serta mendukung konektivitas dengan jaringan jalan tol Trans Jawa
dan kawasan Joglosemar. Posisi tersebut memberikan potensi lalu lintas
dari aktivitas ekonomi, perjalanan masyarakat, dan pariwisata
Kelemahan (Weaknesses):
Kegiatan usaha Perseroan berfokus pada pengusahaan Jalan Tol Solo–
Yogyakarta–YIA Kulon Progo, sehingga kinerja Perseroan sangat
bergantung pada perkembangan konstruksi, pengoperasian, dan kinerja
lalu lintas pada ruas tersebut.
Pengembangan jalan tol membutuhkan investasi yang signifikan, dengan
nilai indikasi investasi proyek sekitar Rp27,49 triliun, sehingga
membutuhkan dukungan pendanaan dan pengelolaan keuangan jangka
panjang.
Pengusahaan proyek dilakukan secara bertahap dan sebagian ruas masih
membutuhkan penyelesaian konstruksi serta pengembangan infrastruktur
sebelum dapat beroperasi secara penuh.
Pendapatan Perseroan terutama berkaitan dengan penggunaan jalan tol
dan tarif pengguna, sehingga tingkat lalu lintas kendaraan menjadi salah
satu faktor penting yang memengaruhi penerimaan dari pengusahaan
jalan tol.
Peluang (Opportunities):
Bab IV – Analisis Industri dan Risiko 5
Page 67
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
Pengembangan jaringan jalan tol di Jawa Tengah dan DIY membuka
peluang peningkatan mobilitas masyarakat dan distribusi barang serta
memperkuat konektivitas antarwilayah.
Jalan Tol Solo–Yogyakarta–YIA Kulon Progo mendukung akses menuju
kawasan pariwisata, termasuk Prambanan, serta akses menuju Bandara
Internasional Yogyakarta di Kulon Progo. Kondisi tersebut dapat
mendukung pertumbuhan lalu lintas pada koridor jalan tol.
Peningkatan aksesibilitas dapat mendorong perkembangan kawasan
ekonomi dan kegiatan komersial di sekitar jalan tol, yang berpotensi
meningkatkan permintaan perjalanan dan pemanfaatan infrastruktur
pendukung.
Keterhubungan dengan Jalan Tol Trans Jawa dan rencana jaringan tol
lainnya di kawasan Joglosemar dapat memperluas konektivitas dan
potensi pergerakan kendaraan pada jaringan yang terhubung dengan
ruas Perseroan.
Ancaman (Threats):
Jalan tol menghadapi persaingan tidak langsung dari jalan nasional, jalan
provinsi, maupun rute perjalanan alternatif yang dapat memengaruhi
pilihan pengguna jalan dan volume lalu lintas tol.
Fluktuasi mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, dan kondisi transportasi
dapat memengaruhi jumlah kendaraan yang menggunakan jalan tol dan
pada akhirnya berdampak terhadap pendapatan tol.
Pembangunan proyek jalan tol dalam skala besar membutuhkan
penyelesaian konstruksi dan pembebasan lahan secara bertahap. Kendala
pada proses tersebut dapat memengaruhi jadwal penyelesaian dan
pengoperasian ruas.
Gangguan pada perkerasan jalan, jembatan, drainase, sistem transaksi,
fasilitas keselamatan, maupun infrastruktur pendukung lainnya dapat
meningkatkan kebutuhan biaya pemeliharaan dan memengaruhi kualitas
pelayanan pengguna jalan.
Bab IV – Analisis Industri dan Risiko 6
Page 68
BAB V PENILAIAN SAHAM
Page 69
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
BAB V
PENILAIAN SAHAM
5.1 Pendekatan Penilaian
Prosedur penilaian dilaksanakan dengan menerapkan metode penilaian
perusahaan atau ekuitas sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
(POJK) 35/POJK.04/2020.
Ada 3 (tiga) pendekatan dalam penilaian usaha yang umum digunakan selama
ini, yaitu :
a. Pendekatan Aset – POJK 35, Pasal 1 angka 17
Pendekatan Aset dapat digunakan untuk memperoleh indikasi nilai dari suatu
entitas, kapital yang diinvestasikan (invested capital), struktur permodalan
(capital structure), dan/atau Nilai Aset Bersih perusahaan (ekuitas).
Pendekatan Aset (Asset Based Approach) adalah pendekatan penilaian
berdasarkan laporan keuangan historis objek penilaian yang telah diaudit,
dengan cara menyesuaikan seluruh aset dan kewajiban menjadi nilai pasar
sesuai dengan premis nilai yang digunakan dalam penilaian usaha. Nilai
buku (book value) dari kekayaan bersih (net worth) suatu perusahaan
adalah nilai aktiva perusahaan pada neraca dikurangi nilai utang pada
neraca.
Metode yang dapat digunakan dalam pendekatan aset adalah :
1) Metode Penyesuaian Aktiva Bersih (PAB) atau Adjusted Net Asset Method
(ANAM), Adjusted Book Value Method (ABVM) atau Net Asset Valuation
Method (NAVM) dan Asset Accumulation Method (AAM).
2) Metode Kapitalisasi Kelebihan Pendapatan (KKP) atau Excess Earnings
Method (EEM).
Dalam aplikasinya, terkadang masing-masing pendekatan tersebut
digunakan secara kombinasi untuk mendapatkan nilai yang merupakan
rekonsiliasi atau sintesis dari nilai masing-masing hasil pendekatan.
Pemilihan dan kepercayaan terhadap ketepatan metode dan prosedur
bergantung pada pertimbangan penilai dan tidak didasarkan pada
formula yang baku.
b. Pendekatan Pasar – POJK 35, Pasal 1 angka 18
Pendekatan Pasar (Market Based Approach) adalah pendekatan penilaian
dengan cara membandingkan Objek Penilaian dengan perusahaan
Bab V - Penilaian Saham 1
Page 70
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
sebanding, kepentingan kepemilikan perusahaan dan surat berharga yang
diperjualbelikan di pasar serta transaksi relevan atas saham perusahaan
yang sebanding. Transaksi sebelumnya atau penawaran atas komponen
perusahaan juga dapat menjadi indikasi nilai. Melalui pendekatan pasar,
terlebih dahulu harus dilakukan perbandingan terhadap perusahaan yang
sepadan dan sebanding, baik yang ada di pasar modal maupun di luar
pasar modal, lalu dilakukan perhitungan banding antara nilai pasar saham
perusahaan yang dinilai dengan variabel perusahaan pembanding.
Variabel yang menjadi pembanding biasanya seperti perputaran penjualan,
ekuitas, dan sebagainya.
Metode yang umum digunakan dalam pendekatan pasar adalah:
1) Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek (Guideline
Publicly Traded Company Method).
2) Metode Pembanding Perusahaan Merger dan Akuisisi (Guideline Merger
and Acquired Company Method).
3) Metode transaksi sebelumnya (Prior Transaction Method).
c. Pendekatan Pendapatan – POJK 35, Pasal 1 angka 19
Pendekatan Pendapatan adalah pendekatan penilaian dengan cara
mengkonversi manfaat ekonomis atau pendapatan yang diperkirakan akan
dihasilkan oleh objek penilaian dengan tingkat diskonto tertentu.
Menurut pendekatan ini nilai suatu saham adalah nilai kini (present value)
dari seluruh arus kas yang dihasilkan oleh perusahaan sejak sekarang hingga
seterusnya. Pendekatan ini mengasumsikan bahwa suatu bisnis akan berjalan
terus (going concern business). Dalam penilaian saham melalui pendekatan
ini, seluruh pendapatan yang dihasilkan oleh bisnis tersebut akan
dikuantifikasi. Semua pendapatan tersebut dikonversi menjadi indikasi nilai
berdasarkan pada suatu tingkat diskonto yaitu tingkat balikan (rate of
return) yang sesuai dengan tingkat risiko atas pendapatan tersebut.
Metode yang umum digunakan dalam Pendekatan Pendapatan:
1) Metode Arus Kas Terdiskonto (Discounted Cash Flow Method/DCF).
2) Metode Kapitalisasi Pendapatan (Capitalization of Income Method).
5.2 Pemilihan Metode Penilaian
Dalam menggunakan pendekatan penilaian, metode penilaian, dan prosedur
penilaian, penilai bisnis wajib (POJK 35, Pasal 28) :
1. Menggunakan paling sedikit 2 (dua) pendekatan penilaian untuk
memperoleh hasil penilaian yang akurat dan objektif;
Bab V - Penilaian Saham 2
Page 71
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
2. Memilih dan menerapkan pendekatan penilaian, metode penilaian, dan
prosedur penilaian, yang sesuai dengan definisi nilai yang dicari dan
karakteristik penilaian; dan
3. Memperhatikan persyaratan dan pengungkapan yang ditetapkan dalam
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.
Penilaian saham Perseroan didasarkan pada analisis internal dan eksternal
yang dilakukan secara menyeluruh dan objektif. Analisis internal dilakukan
berdasarkan data dan informasi yang disediakan oleh Manajemen Perseroan,
termasuk namun tidak terbatas pada; laporan posisi keuangan, laporan
laba/rugi komprehensif, laporan arus kas, kajian atas kondisi operasional, dan
evaluasi terhadap struktur manajemen dan sumber daya yang dimiliki oleh
Perseroan. Analisis ini bertujuan untuk memahami kinerja historis, efisiensi
operasional, serta potensi pertumbuhan dan risiko internal yang dapat
memengaruhi nilai saham Perseroan.
Analisis eksternal dilakukan untuk menilai faktor-faktor di luar Perseroan yang
dapat memengaruhi nilai saham, meliputi; kondisi dan tren industri tempat
Perseroan beroperasi, situasi ekonomi makro, termasuk tingkat inflasi, suku
bunga, dan pertumbuhan ekonomi nasional maupun global, kebijakan
pemerintah dan regulasi yang relevan terhadap sektor usaha Perseroan, dan
persaingan pasar dan posisi Perseroan dibandingkan dengan entitas sejenis.
Analisis eksternal ini bertujuan untuk memberikan konteks terhadap prospek
usaha dan risiko eksternal yang dapat memengaruhi kinerja dan valuasi saham
Perseroan.
Dalam mengaplikasikan berbagai metode penilaian untuk menentukan Nilai
Pasar atas suatu “business interest”, diperlukan acuan pada laporan keuangan
yang representatif dan relevan. Oleh karena itu, penilai perlu melakukan
penyesuaian terhadap nilai buku dalam laporan posisi keuangan dan
normalisasi terhadap laporan laba/rugi, untuk mengeliminasi unsur-unsur non-
operasional, kejadian luar biasa, atau transaksi yang tidak mencerminkan
kinerja berkelanjutan.
Hal ini disebabkan oleh sifat historis dari penyusunan laporan keuangan oleh
akuntan, yang umumnya menggunakan nilai perolehan sebagai dasar
pencatatan. Nilai tersebut tidak selalu mencerminkan nilai ekonomis aktual yang
relevan dalam konteks penilaian suatu business interest. Oleh karena itu,
penyesuaian dan normalisasi diperlukan agar hasil penilaian dapat
mencerminkan kondisi ekonomi dan potensi usaha secara lebih akurat dan dapat
dipertanggungjawabkan.
Dalam melakukan penilaian saham Perseroan, untuk memperoleh hasil penilaian
yang akurat dan objektif, pendekatan yang dapat diterapkan untuk
memperkirakan Nilai Pasar Perseroan adalah Pendekatan Pendapatan (Income
Approach) dengan menggunakan metode Discounted Cash Flow (DCF) dan
Bab V - Penilaian Saham 3
Page 72
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
Pendekatan Pasar (Market Approach) dengan menggunakan metode Guideline
Publicly Traded Company (GPTC).
Pemilihan pendekatan ini didasarkan pada sejumlah pertimbangan terhadap
kondisi spesifik Perseroan dan lingkungan makroekonomi, antara lain:
Perseroan masih beroperasi dalam menjalankan usaha di bidang Sistem
Pengusahaan Jalan Tol.
Perseroan adalah perusahaan yang diidentifikasi memiliki arus kas dan
potensi manfaat ekonomi di masa depan dari pendapatan konstruksi dan
pendapatan tol.
Terdapat data pasar yang cukup sebanding dengan data Perseroan.
Laporan keuangan tahunan audited Perseroan untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2021, 31 Desember 2022, 31 Desember 2023,
31 Desember 2024, dan 31 Desember 2025 dengan pendapat wajar
tanpa modifikasi.
Laporan keuangan audited interim Perseroan untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 30 Juni 2026 digunakan sebagai cut of date penilaian.
Proyeksi keuangan yang telah disusun oleh Manajemen Perseroan untuk
periode tahun 2026 sampai dengan 2061.
Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, metode DCF dan GPTC
dinilai sebagai pendekatan yang paling tepat untuk mencerminkan nilai pasar
saham Perseroan secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan.
5.3 Penilaian Saham Perseroan dengan Pendekatan Pendapatan
5.3.1 Prosedur Penilaian
Berdasarkan pendekatan dan metode penilaian yang telah dipilih untuk
menentukan Nilai Pasar 47,18% Saham Perseroan kami telah melakukan
langkah-langkah sebagai berikut:
1. Melakukan tinjauan atas faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi
operasional perusahaan.
2. Melakukan tinjauan atas laporan keuangan historis perusahaan.
3. Melakukan penelaahan atas data-data operasional perusahaan.
4. Melakukan tinjauan atas proyeksi keuangan perusahaan yang telah
disiapkan oleh pihak manajemen.
5. Melakukan diskusi dengan manajemen atas proyeksi keuangan tersebut.
6. Melakukan normalisasi dan penyesuaian terhadap proyeksi business plan
yang dibuat oleh manajemen.
7. Mengaplikasikan Pendekatan Pendapatan (Income-Based Approach)
dengan metode Diskonto Arus Kas (Discounted Cash Flow Method).
Bab V - Penilaian Saham 4
Page 73
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
5.3.2 Asumsi – Asumsi
Dalam praktik penilaian bisnis, asumsi dasar yang umum digunakan adalah
bahwa suatu entitas bisnis memiliki umur operasional yang tidak terbatas
(indefinite life). Namun, membuat proyeksi arus kas dalam jangka waktu tak
terbatas tidaklah realistis. Hal ini disebabkan oleh konsep nilai waktu dari uang
(time value of money), di mana nilai kini dari arus kas yang terjadi jauh di masa
depan akan mendekati nol apabila didiskonto dengan tingkat diskonto tertentu.
Oleh karena itu, dalam penerapan metode Discounted Cash Flow (DCF), proyeksi
arus kas dibagi ke dalam dua periode utama:
Periode Waktu Tetap (Fixed Time Period/Explicit Forecast Period);
Merupakan periode proyeksi arus kas yang dilakukan secara eksplisit
berdasarkan asumsi dan estimasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Biasanya mencakup 5 hingga 10 tahun, tergantung pada karakteristik
industri dan perusahaan yang dinilai.
Periode Waktu Kekal (Perpetuity Time Period/Terminal Period):
Merupakan periode setelah periode eksplisit, di mana arus kas diasumsikan
tumbuh secara konstan atau stabil. Nilai bisnis pada periode ini dihitung
menggunakan pendekatan nilai terminal (terminal value), yang
mencerminkan nilai sisa dari bisnis setelah periode eksplisit berakhir.
Arus kas pada periode eksplisit (fixed time period) merupakan hasil dari strategi
dan skenario pengembangan serta operasional perusahaan yang dirancang
dan akan diimplementasikan oleh manajemen. Proyeksi ini disusun berdasarkan:
Diskusi mendalam dengan manajemen,
Analisis historis atas laporan keuangan perusahaan, dan
Evaluasi atas kelangsungan usaha (going concern) Perseroan.
Berdasarkan pertimbangan tersebut, periode eksplisit yang digunakan dalam
proyeksi adalah selama 36 (tiga puluh enam) tahun, dengan pendekatan
pertumbuhan stabil (stable growth). Penetapan periode ini didasarkan pada
analisis penilai terhadap prospek usaha Perseroan, khususnya dalam kaitannya
dengan perizinan dan hak konsesinya sesuai dengan PPJT nya.
5.3.3 Metode Discounted Cash Flow (DCF)
Pada penilaian diskonto arus kas, terdapat 2 (dua) pilihan Arus Kas Bersih (AKB)
untuk didiskonto yaitu arus kas bersih untuk ekuitas dan arus kas bersih untuk
perusahaan.
Arus Kas Bersih (AKB) yang akan digunakan sebagai economic income yang
didiskonto untuk dijadikan indikasi nilai bisnis adalah AKB untuk perusahaan
(Free Cash Flow to Firm). Kami mengaplikasikan pendekatan pendapatan melalui
Metode Diskonto Arus Kas – DCF dengan model FCFF untuk penilaian saham
Bab V - Penilaian Saham 5
Page 74
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
Perseroan, di mana penilai berusaha untuk mengkuantifikasi seluruh pendapatan
yang dihasilkan saham tersebut, kemudian mengonversi pendapatan tersebut
menjadi suatu indikasi nilai dari investasi atau saham, melalui proses kapitalisasi
atau diskonto.
AKB berarti bahwa arus kas yang diperoleh sudah bebas dari kewajiban
penyediaan pengeluaran barang modal (capital expenditure), baik untuk
mempertahankan operasi perusahaan saat ini maupun penyediaan cadangan
untuk penggantian (reserve for replacement), modal kerja dan untuk pertumbuhan
melalui penyediaan dana tambahan pengeluaran barang modal, yang dihitung
sebagai berikut:
Net Income
+ Beban Bunga * (1-T)
+ Depresiasi
- Capital Expenditure
+/- Net Change Working Capital
= Arus Kas Bersih Untuk Perusahaan (Free Cash Flow to Firm)
Proyeksi AKB tersebut, kemudian didiskontokan dengan menggunakan faktor
diskonto yang menggambarkan tingkat pengembalian yang diharapkan
investor (required rate of return), setelah memperhitungkan risiko-risiko yang
bersangkutan dengan proyeksi pendapatan pada masa mendatang untuk
menghasilkan nilai ekuitas.
5.3.4 Penyesuaian Terhadap Laporan Keuangan
Penyesuaian laporan keuangan meliputi normalizing adjustment atau pencatatan
akuntansi dan eliminasi akun-akun yang bersifat non-recurring, control adjustment
serta pemisahan akun-akun operating dan non-operating. Berdasarkan review
yang telah kami lakukan terhadap laporan keuangan Perseroan, tidak
diperlukan adanya penyesuaian pencatatan akuntansi pada laporan keuangan
Perseroan. Penyesuaian terhadap akun-akun non recurring, control adjustment
dan non-operating juga tidak diperlukan.
5.3.5 Identifikasi Aset Non Operasional dan Interest Bearing Debt
Berdasarkan review yang kami lakukan atas laporan keuangan audited pada
30 Juni 2026, terdapat aset kategori nonoperasional yang dimiliki oleh
Perseroan yaitu Kas dan Setara Kas sebesar Rp165.242.731.503,00 dan Dana
yang dibatasi penggunaannya sebesar Rp85.242.731.503,00. Perseroan
memiliki utang berbunga sebesar Rp7.580.999.814.404,00.
Bab V - Penilaian Saham 6
Page 75
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
5.3.6 Proyeksi Keuangan
Dasar perhitungan proyeksi keuangan adalah business plan yang diberikan
oleh pemberi tugas, yang telah disesuaikan dan dinormalisasi oleh penilai
sehingga business plan yang digunakan mencerminkan kondisi pasar dan data
historis.
5.3.6.1 Posisi Keuangan
Berikut ini disajikan proyeksi posisi keuangan Perseroan adalah sebagai
berikut:
Proyeksi keuangan disusun oleh Perseroan dan berakhir pada tahun
2061.
Proyeksi keuangan tersebut telah disesuaikan dan dinormalisasi sesuai
prosedur dalam penilaian.
Nilai yang dihitung adalah Nilai Pasar Saham Perseroan per tanggal 30
Juni 2026.
Perseroan masih beroperasi dalam menjalankan usaha di bidang
pengusahaan jalan tol.
Tabel 5.1. Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan (Dalam Jutaan Rupiah)
2026 2027 2028 2029 2030
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Aset Lancar 772.019 1.315.638 1.577.422 3.408.302 6.709.201
Aset Tidak Lancar 11.452.994 11.245.606 11.004.701 10.737.101 10.444.598
Total Aset 12.225.013 12.561.244 12.582.123 14.145.403 17.153.799
Liabilitas J. Pendek 1.232.152 1.217.998 1.218.567 1.219.517 1.222.000
Liabilitas J. Panjang 7.755.341 8.803.569 9.421.956 11.662.962 14.983.793
Total Liabilitas 8.987.493 10.021.567 10.640.524 12.882.479 16.205.793
Total Ekuitas 3.237.519 2.539.678 1.941.599 1.262.924 948.006
Total Liabilitas dan Ekuitas 12.225.013 12.561.244 12.582.123 14.145.403 17.153.799
2031 2032 2033 2034 2035
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Aset Lancar 6.667.058 6.406.822 6.363.762 6.156.885 6.625.693
Aset Tidak Lancar 10.152.096 9.865.734 9.572.689 9.279.644 8.987.669
Total Aset 16.819.153 16.272.556 15.936.451 15.436.530 15.613.362
Liabilitas J. Pendek 1.229.327 1.222.652 1.222.927 1.228.900 1.223.666
Liabilitas J. Panjang 14.742.171 13.645.342 12.365.120 10.938.183 9.511.246
Total Liabilitas 15.971.498 14.867.994 13.588.047 12.167.083 10.734.912
Total Ekuitas 847.655 1.404.562 2.348.403 3.269.447 4.878.450
Total Liabilitas dan Ekuitas 16.819.153 16.272.556 15.936.451 15.436.530 15.613.362
Bab V - Penilaian Saham 7
Page 76
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
2036 2037 2038 2039 2040
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Aset Lancar 6.486.213 7.146.702 7.845.657 9.965.715 12.820.647
Aset Tidak Lancar 8.696.633 8.409.616 8.115.901 7.823.526 7.532.491
Total Aset 15.182.846 15.556.318 15.961.558 17.789.241 20.353.138
Liabilitas J. Pendek 1.240.962 1.224.982 1.224.817 1.235.576 1.225.605
Liabilitas J. Panjang 8.084.309 6.180.550 4.027.376 3.480.726 2.934.077
Total Liabilitas 9.325.271 7.405.532 5.252.193 4.716.302 4.159.681
Total Ekuitas 5.857.575 8.150.786 10.709.366 13.072.939 16.193.457
Total Liabilitas dan Ekuitas 15.182.846 15.556.318 15.961.558 17.789.241 20.353.138
2041 2042 2043 2044 2045
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Aset Lancar 15.515.169 18.871.669 22.814.776 26.624.110 31.323.955
Aset Tidak Lancar 7.241.455 6.953.768 6.659.384 6.368.348 6.077.312
Total Aset 22.756.624 25.825.436 29.474.160 32.992.458 37.401.267
Liabilitas J. Pendek 1.236.827 1.228.035 1.227.016 1.234.544 1.228.932
Liabilitas J. Panjang 2.387.427 1.840.778 1.354.089 867.401 531.004
Total Liabilitas 3.624.254 3.068.813 2.581.105 2.101.945 1.759.936
Total Ekuitas 19.132.370 22.756.624 26.893.054 30.890.513 35.641.331
Total Liabilitas dan Ekuitas 22.756.624 25.825.436 29.474.160 32.992.458 37.401.267
2046 2047 2048 2049 2050
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Aset Lancar 35.169.394 40.877.154 46.824.725 52.422.833 58.904.011
Aset Tidak Lancar 5.786.277 5.497.920 5.204.206 4.913.170 4.622.134
Total Aset 40.955.670 46.375.074 52.028.930 57.336.003 63.526.145
Liabilitas J. Pendek 1.254.472 1.229.285 1.229.803 1.246.272 1.233.303
Liabilitas J. Panjang 437.952 437.952 437.952 437.952 437.952
Total Liabilitas 1.692.424 1.667.237 1.667.755 1.684.224 1.671.255
Total Ekuitas 39.263.246 44.707.837 50.361.175 55.651.779 61.854.890
Total Liabilitas dan Ekuitas 40.955.670 46.375.074 52.028.930 57.336.003 63.526.145
2051 2052 2053 2054 2055
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Aset Lancar 65.209.074 72.559.019 80.387.271 87.914.829 96.601.401
Aset Tidak Lancar 4.331.099 4.042.072 3.749.027 3.457.992 3.166.956
Total Aset 69.540.172 76.601.091 84.136.299 91.372.820 99.768.357
Liabilitas J. Pendek 1.248.074 1.232.494 1.234.572 1.244.585 1.234.832
Liabilitas J. Panjang 437.952 437.952 437.952 437.952 437.952
Total Liabilitas 1.686.026 1.670.446 1.672.524 1.682.537 1.672.784
Bab V - Penilaian Saham 8
Page 77
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
2051 2052 2053 2054 2055
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Total Ekuitas 67.854.146 74.930.645 82.463.775 89.690.283 98.095.573
Total Liabilitas dan Ekuitas 69.540.172 76.601.091 84.136.299 91.372.820 99.768.357
2056 2057 2058 2059 2060 2061
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
103.459.51
Aset Lancar 112.828.823 122.171.938 130.982.565 141.149.795 150.552.753
3
Aset Tidak
2.875.920 2.586.224 2.293.849 2.002.814 1.711.778 1.427.617
Lancar
106.335.43
Total Aset 115.415.048 124.465.787 132.985.379 142.861.573 151.980.371
3
Liabilitas J.
1.275.167 1.236.562 1.240.440 1.262.701 1.239.446 1.266.905
Pendek
Liabilitas J.
437.952 437.952 437.952 437.952 437.952 437.952
Panjang
Total Liabilitas 1.713.119 1.674.514 1.678.392 1.700.653 1.677.398 1.704.857
104.622.31
Total Ekuitas 113.740.533 122.787.395 131.284.726 141.184.175 150.275.514
4
Total Liabilitas 106.335.43
115.415.048 124.465.787 132.985.379 142.861.573 151.980.371
dan Ekuitas 3
Sumber : Laporan Manajemen Perseroan (diolah)
Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan di atas, diperkirakan Total Aset
Perseroan akan meningkat setiap tahun dengan laju pertumbuhan majemuk
tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) sebesar 7,26% selama
periode proyeksi. Peningkatan tersebut sebagian besar berasal dari kas
setara kas.
Total Liabilitas Perseroan diproyeksikan mengalami penurunan setiap tahun
dengan laju pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual Growth
Rate/CAGR) sebesar -4,43% selama periode proyeksi. Penurunan tersebut
sebagian besar berasal dari utang jangka panjang.
Total Ekuitas Perseroan diproyeksikan meningkat setiap tahun dengan laju
pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR)
sebesar 11,00% selama periode proyeksi. Peningkatan tersebut disebabkan
oleh peningkatan saldo laba.
5.3.6.2 Laba Rugi
Asumsi-asumsi yang digunakan antara lain :
Proyeksi yang digunakan berdasarkan business plan yang disusun oleh
Perseroan untuk periode 2026-2061.
Pendapatan Perseroan berasal dari konstruksi dan pendapatan tol.
Tingkat pertumbuhan pendapatan meningkat dengan CAGR rata-rata
4,97% per tahun. Hal ini disebabkan oleh peningkatan penjualan sepeda
Perseroan.
Bab V - Penilaian Saham 9
Page 78
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
Beban Pokok Penjualan Perseroan rata-rata sebesar 27,23% dari
pendapatan.
Operating Profit Margin Perseroan rata-rata sebesar 65,77% per tahun
terhadap pendapatan.
Net Profit Margin Perseroan rata-rata sebesar 34,78% terhadap
pendapatan selama periode proyeksi 2026-2061.
Berikut ini disajikan proyeksi laba rugi Perseroan:
Tabel 5.2. Proyeksi Laba Rugi Perseroan (Dalam Jutaan Rupiah)
2026 2027 2028 2029 2030
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Pendapatan 490.346 739.298 872.944 1.047.445 1.856.094
COGS -231.317 -488.034 -526.765 -591.364 -760.178
Laba Kotor 259.029 251.264 346.180 456.081 1.095.916
Laba Usaha 184.553 119.153 208.543 280.276 881.394
Rugi Sebelum Pajak -379.328 -697.842 -598.078 -678.675 -314.918
Rugi Bersih -379.328 -697.842 -598.078 -678.675 -314.918
2031 2032 2033 2034 2035
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Pendapatan 2.603.400 2.863.552 3.261.347 3.515.977 3.919.214
COGS -1.258.373 -804.466 -823.222 -1.229.340 -873.461
Laba Kotor 1.345.027 2.059.086 2.438.125 2.286.637 3.045.753
Laba Usaha 1.121.354 1.825.200 2.194.285 2.032.417 2.781.776
Laba (Rugi) Sebelum
-100.351 713.984 1.210.053 1.180.825 2.062.824
Pajak
Laba (Rugi) Bersih -100.351 556.907 943.841 921.043 1.609.003
2036 2037 2038 2039 2040
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Pendapatan 4.134.776 4.549.750 4.786.937 5.237.772 5.500.097
COGS -2.049.483 -962.960 -951.729 -1.683.249 -1.005.261
Laba Kotor 2.085.293 3.586.790 3.835.208 3.554.523 4.494.836
Laba Usaha 1.810.965 3.298.008 3.534.145 3.241.991 4.170.285
Laba Sebelum Pajak 1.255.289 2.940.014 3.280.230 3.030.222 4.000.663
Laba Bersih 979.125 2.293.211 2.558.579 2.363.574 3.120.517
2041 2042 2043 2044 2045
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Pendapatan 6.002.107 6.261.182 6.826.178 7.138.193 7.724.242
COGS -1.768.312 -1.170.510 -1.101.240 -1.613.113 -1.231.506
Laba Kotor 4.233.795 5.090.672 5.724.937 5.525.080 6.492.736
Bab V - Penilaian Saham 10
Page 79
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
2041 2042 2043 2044 2045
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Laba Usaha 3.895.313 4.734.312 5.353.425 5.141.112 6.092.287
Laba Sebelum Pajak 3.767.838 4.646.479 5.303.116 5.124.947 6.090.792
Laba Bersih 2.938.913 3.624.254 4.136.430 3.997.459 4.750.818
2046 2047 2048 2049 2050
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Pendapatan 8.029.228 8.675.310 8.995.524 9.667.138 9.975.518
COGS -2.968.108 -1.255.481 -1.290.714 -2.410.551 -1.528.714
Laba Kotor 5.061.120 7.419.829 7.704.810 7.256.587 8.446.805
Laba Usaha 4.643.481 6.980.245 7.247.869 6.782.825 7.952.707
Laba Sebelum Pajak 4.643.481 6.980.245 7.247.869 6.782.825 7.952.707
Laba Bersih 3.621.915 5.444.591 5.653.338 5.290.603 6.203.111
2051 2052 2053 2054 2055
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Pendapatan 10.739.719 11.088.279 11.835.352 12.145.151 13.018.322
COGS -2.533.057 -1.473.730 -1.614.988 -2.295.842 -1.632.662
Laba Kotor 8.206.662 9.614.549 10.220.363 9.849.310 11.385.659
Laba Usaha 7.691.355 9.072.434 9.657.859 9.264.754 10.776.012
Laba Sebelum Pajak 7.691.355 9.072.434 9.657.859 9.264.754 10.776.012
Laba Bersih 5.999.257 7.076.499 7.533.130 7.226.509 8.405.290
2056 2057 2058 2059 2060 2061
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Pendapatan 13.378.693 14.108.804 14.305.438 15.142.863 15.390.232 16.253.509
COGS -4.375.260 -1.750.313 -2.013.985 -3.527.591 -1.946.413 -3.813.439
Laba Kotor 9.003.433 12.358.491 12.291.453 11.615.273 13.443.819 12.440.070
Laba Usaha 8.367.617 11.690.025 11.598.541 10.894.014 12.691.601 11.655.563
Laba Sebelum
8.367.617 11.690.025 11.598.541 10.894.014 12.691.601 11.655.563
Pajak
Laba Bersih 6.526.741 9.118.219 9.046.862 8.497.331 9.899.448 9.091.339
Sumber : Laporan Manajemen Perseroan (diolah)
5.3.6.3 Arus Kas
Perkembangan arus kas Perseroan selama masa proyeksi dapat dilihat pada
tabel berikut :
Bab V - Penilaian Saham 11
Page 80
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
Tabel 5.3. Proyeksi Arus Kas Perseroan (Dalam Jutaan Rupiah)
2026 2027 2028 2029 2030
URAIAN
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Arus Kas dari
-424.874 -694.066 -597.509 -677.725 -312.435
Aktivitas Operasi
Arus Kas dari
186.406 207.388 240.905 267.600 292.503
Aktivitas Investasi
Arus Kas dari
671.869 1.030.298 618.388 2.241.005 3.320.831
Aktivitas Pendanaan
Kenaikan
(Penurunan) Bersih 433.400 543.619 261.784 1.830.880 3.300.898
Kas dan Setara Kas
Kas dan Setara Kas
291.211 724.611 1.268.231 1.530.015 3.360.895
Awal Tahun
Kas dan Setara Kas
724.611 1.268.231 1.530.015 3.360.895 6.661.793
Akhir Tahun
2031 2032 2033 2034 2035
URAIAN
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Arus Kas dari
-93.024 550.232 944.117 927.016 1.603.769
Aktivitas Operasi
Arus Kas dari
292.503 286.362 293.045 293.045 291.975
Aktivitas Investasi
Arus Kas dari
-241.621 -1.096.829 -1.280.222 -1.426.937 -1.426.937
Aktivitas Pendanaan
Kenaikan
(Penurunan) Bersih -42.143 -260.236 -43.061 -206.876 468.808
Kas dan Setara Kas
Kas dan Setara Kas
6.661.793 6.619.651 6.359.415 6.316.354 6.109.478
Awal Tahun
Kas dan Setara Kas
6.619.651 6.359.415 6.316.354 6.109.478 6.578.286
Akhir Tahun
2036 2037 2038 2039 2040
URAIAN
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Arus Kas dari
996.421 2.277.232 2.558.414 2.374.332 3.110.546
Aktivitas Operasi
Arus Kas dari
291.036 287.017 293.715 292.375 291.036
Aktivitas Investasi
Arus Kas dari
-1.426.937 -1.903.759 -2.153.174 -546.649 -546.649
Aktivitas Pendanaan
Kenaikan
(Penurunan) Bersih -139.480 660.490 698.955 2.120.058 2.854.932
Kas dan Setara Kas
Kas dan Setara Kas
6.578.286 6.438.806 7.099.295 7.798.250 9.918.308
Awal Tahun
Kas dan Setara Kas
6.438.806 7.099.295 7.798.250 9.918.308 12.773.240
Akhir Tahun
2041 2042 2043 2044 2045
URAIAN
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Arus Kas dari
2.950.136 3.615.462 4.135.411 4.004.987 4.745.206
Aktivitas Operasi
Arus Kas dari
291.036 287.687 294.384 291.036 291.036
Aktivitas Investasi
Arus Kas dari
-546.649 -546.649 -486.688 -486.688 -336.397
Aktivitas Pendanaan
Bab V - Penilaian Saham 12
Page 81
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
2041 2042 2043 2044 2045
URAIAN
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Kenaikan
(Penurunan) Bersih 2.694.522 3.356.500 3.943.107 3.809.334 4.699.845
Kas dan Setara Kas
Kas dan Setara Kas
12.773.240 15.467.762 18.824.261 22.767.369 26.576.703
Awal Tahun
Kas dan Setara Kas
15.467.762 18.824.261 22.767.369 26.576.703 31.276.548
Akhir Tahun
2046 2047 2048 2049 2050
URAIAN
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Arus Kas dari
3.647.456 5.419.404 5.653.856 5.307.073 6.190.142
Aktivitas Operasi
Arus Kas dari
291.036 288.357 293.715 291.036 291.036
Aktivitas Investasi
Arus Kas dari
-93.052 - - - -
Aktivitas Pendanaan
Kenaikan
(Penurunan) Bersih 3.845.439 5.707.760 5.947.571 5.598.109 6.481.178
Kas dan Setara Kas
Kas dan Setara Kas
31.276.548 35.121.987 40.829.747 46.777.317 52.375.426
Awal Tahun
Kas dan Setara Kas
35.121.987 40.829.747 46.777.317 52.375.426 58.856.603
Akhir Tahun
2051 2052 2053 2054 2055
URAIAN
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Arus Kas dari
6.014.027 7.060.919 7.535.207 7.236.522 8.395.536
Aktivitas Operasi
Arus Kas dari
291.036 289.026 293.045 291.036 291.036
Aktivitas Investasi
Arus Kas dari
- - - - -
Aktivitas Pendanaan
Kenaikan
(Penurunan) Bersih 6.305.063 7.349.946 7.828.252 7.527.557 8.686.572
Kas dan Setara Kas
Kas dan Setara Kas
58.856.603 65.161.667 72.511.612 80.339.864 87.867.422
Awal Tahun
Kas dan Setara Kas
65.161.667 72.511.612 80.339.864 87.867.422 96.553.993
Akhir Tahun
2056 2057 2058 2059 2060 2061
URAIAN
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Arus Kas dari
6.567.077 9.079.614 9.050.740 8.519.592 9.876.194 9.118.798
Aktivitas Operasi
Arus Kas dari
291.036 289.696 292.375 291.036 291.036 284.161
Aktivitas Investasi
Arus Kas dari
- - - - - -
Aktivitas Pendanaan
Kenaikan
(Penurunan) Bersih 6.858.112 9.369.310 9.343.115 8.810.627 10.167.230 9.402.958
Kas dan Setara Kas
Kas dan Setara Kas 96.553.99
103.412.106 112.781.416 122.124.531 130.935.158 141.102.388
Awal Tahun 3
Kas dan Setara Kas
103.412.106 112.781.416 122.124.531 130.935.158 141.102.388 150.505.346
Akhir Tahun
Sumber : Laporan Manajemen Perseroan (diolah)
Jumlah kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi diproyeksikan pada
tahun 2061 sebesar Rp9,11 triliun. Arus kas masuk diperoleh dari laba
Bab V - Penilaian Saham 13
Page 82
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
bersih. Sementara dari arus kas keluar digunakan untuk pembayaran gaji,
pajak dan biaya lainnya.
Jumlah kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi diproyeksikan
pada tahun 2061 sebesar Rp284,16 miliar. Arus kas masuk diperoleh dari
investasi pada aset konsesi.
Tidak ada kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan pada tahun
2061.
Jumlah kas dan setara kas Perseroan pada akhir 2061 tercatat sebesar
Rp150,50 triliun, lebih tinggi sebesar 6,66% dibandingkan posisi awal tahun
yang tercatat sebesar Rp141,10 triliun.
5.3.7 Kebutuhan Modal Kerja
Kebutuhan modal kerja Perseroan dihitung dari utang usaha dan utang lain -
lain. Sumber pembiayaan modal kerja proyeksi diasumsikan berasal dari
perputaran arus kas.
Tabel 5.4. Proyeksi Net Working Capital (Dalam Jutaan Rupiah)
Net Working Capital 2026 2027 2028 2029 2030
Projection Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Utang Usaha 2.608 5.503 5.940 6.668 8.571
Utang Lain - Lain 794 1.675 1.808 2.029 2.609
Net Working Capital 3.402 7.178 7.747 8.697 11.180
Net Change Working Capital 45.546 -3.776 -570 -950 -2.483
Net Working Capital 2031 2032 2033 2034 2035
Projection Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Utang Usaha 14.189 9.071 9.282 13.861 9.849
Utang Lain - Lain 4.318 2.761 2.825 4.219 2.997
Net Working Capital 18.507 11.831 12.107 18.080 12.846
Net Change Working Capital -7.327 6.676 -276 -5.973 5.234
Net Working Capital 2036 2037 2038 2039 2040
Projection Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Utang Usaha 23.109 10.858 10.731 18.980 11.335
Utang Lain - Lain 7.033 3.304 3.266 5.776 3.450
Net Working Capital 30.142 14.162 13.997 24.756 14.784
Net Change Working Capital -17.296 15.980 165 -10.758 9.971
Net Working Capital 2041 2042 2043 2044 2045
Projection Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Utang Usaha 19.939 13.198 12.417 18.189 13.886
Utang Lain - Lain 6.068 4.017 3.779 5.535 4.226
Bab V - Penilaian Saham 14
Page 83
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
Net Working Capital 2041 2042 2043 2044 2045
Projection Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Net Working Capital 26.007 17.215 16.196 23.724 18.112
Net Change Working Capital -11.222 8.792 1.019 -7.528 5.612
Net Working Capital 2046 2047 2048 2049 2050
Projection Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Utang Usaha 33.467 14.156 14.553 27.180 17.237
Utang Lain - Lain 10.185 4.308 4.429 8.272 5.246
Net Working Capital 43.652 18.464 18.983 35.452 22.483
Net Change Working Capital -25.540 25.188 -518 -16.469 12.969
Net Working Capital 2051 2052 2053 2054 2055
Projection Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Utang Usaha 28.562 16.617 18.210 25.887 18.409
Utang Lain - Lain 8.692 5.057 5.542 7.878 5.603
Net Working Capital 37.254 21.674 23.752 33.765 24.012
Net Change Working Capital -14.771 15.580 -2.077 -10.013 9.753
Net Working Capital 2056 2057 2058 2059 2060 2061
Projection Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Utang Usaha 49.333 19.736 22.709 39.775 21.947 42.999
Utang Lain - Lain 15.014 6.006 6.911 12.105 6.679 13.086
Net Working Capital 64.347 25.742 29.620 51.880 28.626 56.084
Net Change Working
-40.335 38.605 -3.878 -22.261 23.254 -27.458
Capital
5.3.8 Penentuan Tingkat Diskonto (Discount Rate)
Untuk mendiskonto arus kas bersih tiap-tiap tahun, tingkat diskonto yang
digunakan adalah biaya modal rata-rata tertimbang (Weight of Average Cost
of Capital) yang ditentukan dengan model Capital Asset Pricing Model (CAPM)
dari Biaya Ekuitas (Cost of Equity) dan Biaya Utang (Cost of Debt). Biaya ekuitas
ditentukan dengan menggunakan persamaan sebagai berikut :
Ke = Rf + (β x Rpm)-RBds)
Dimana :
Ke = Balikan yang diharapkan dari suatu sekuritas tertentu, atau biaya
modal ekuitas/ saham biasa.
Rf = Tingkat balikan yang tersedia untuk suatu sekuritas bebas risiko (risk
free rate)
β = Beta levered perusahaan
Bab V - Penilaian Saham 15
Page 84
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
Rpm = Premi risiko ekuitas untuk pasar secara keseluruhan (equity risk
premium)
RbDS = Rating-based default spread
Penjelasan
Rf (Risk Free Rate), adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang
dianggap tidak memiliki kemungkinan gagal bayar. Di Indonesia, instrumen
bebas risiko yang dapat dipilih adalah tingkat bunga Obligasi Pemerintah untuk
jangka panjang. Terkait dengan tanggal penilaian yang digunakan pada
tanggal 30 Juni 2026, maka instrumen bebas risiko yang dipilih didasarkan
pada obligasi Pemerintah RI dalam mata uang rupiah dengan tenor 30 tahun
yaitu sebesar 7,37%. Risk free diperoleh dari World Government Bond dan
angka tersebut akan digunakan sebagai tingkat balikan bebas risiko (Rf).
Rpm (Market Risk Premium), adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas
risiko dengan tingkat balikan investasi dalam bentuk penyertaan. Penentuan
Equity Market Risk Premium memasukkan premi untuk risiko spesifik negara
(Country-Spesifik Risk Premium) seperti volatilitas harga saham untuk
menghasilkan Base Equity Market Risk Premium. Dengan mengikutsertakan risiko-
risiko ini, dihasilkan tingkat diskonto yang mengakomodasi perubahan-
perubahan sentimen jangka pendek di sekuritas pada pasar negara yang
bersangkutan. Untuk penilaian ini, kami menggunakan tingkat premi risiko
sebesar 6,56% yang diolah dari hasil riset Aswath Damodaran sampai dengan
bulan Juli 2026.
Beta (β) adalah faktor untuk meliput risiko sistematis dari suatu ekuitas. Beta
akan dikalikan dengan market risk premium untuk mendapatkan equity risk
premium. Untuk memperoleh faktor beta yang sesuai kami menggunakan beta
perusahaan pembanding dari perusahaan terbuka dibidang Highways and
Railtracks yang diperoleh dari S&P Capital.
Dalam perhitungan digunakan beta dari perusahaan-perusahaan tersebut
sebagai beta untuk menghitung cost of equity Perseroan. Dimana beta tersebut
dihitung dari rata-rata unlevered beta. Cara ini dilakukan untuk menetralisir
pengaruh levered yang ada di masing-masing perusahaan terhadap beta
Perusahaan yang sama dengan levered yang berbeda, akan memiliki cost of
equity yang berbeda pula. Oleh karena itu pengaruh levered yang ada di tiap
perusahaan perlu dinetralisir dengan cara menghitung unlevered beta.
Unlevered beta dihitung dengan formula sebagai berikut :
βL
βu =
1 + (1 -T) x DER
dimana:
T = Tingkat pajak
DER = Debt to Equity Ratio
Bab V - Penilaian Saham 16
Page 85
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
βL = Beta levered, yaitu ukuran risiko sistematis dari suatu saham yang diukur
secara obyektif dari responsivitas pengembalian perusahaan terhadap
pergerakan pengembalian portofolio pasar apabila dibandingkan dengan
portofolio pasar dengan pengaruh hutang.
Βu = Beta unlevered, yaitu ukuran risiko sistematis dari suatu saham yang diukur
secara obyektif dari responsivitas pengembalian perusahaan terhadap
pergerakan pengembalian portofolio pasar apabila dibandingkan dengan
portofolio pasar tanpa pengaruh hutang.
Unlevered beta rata-rata perusahaan pembanding yang diperoleh dari
perhitungan ini kemudian di-levered dengan tingkat levered yang berlaku pasar
untuk memperoleh beta yang sesuai untuk mendiskonto AKB Perseroan tersebut
dengan formula sebagai berikut:
βL = βU x (1 + (1 - T) x DER)
Unlevered beta perusahaan terbuka yang akan digunakan sebagai dasar
perhitungan beta untuk Perseroan adalah sebagai berikut:
Tabel 5.5. Beta Levered dan Un-Levered Perusahaan Pembanding
Jutaan Rupiah
Kode Adjusted Market Value Market Value Beta
No. Country Company Total Aset DER Tax
Ticker Beta of Debt of Equity Unlevere
JMJ Indonesia PT JASAMARGA JOGJA SOLO
1 IDX:JSMR Indonesia PT Jasa Marga (Persero) Tbk (IDX:JSMR) 0,54 163.213.860 78.078.669 63.230.189 123,48% 22,00% 0,27
2 IDX:CMNP Indonesia PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (IDX:CMNP) 0,30 26.692.463 6.974.322 16.534.196 42,18% 22,00% 0,23
3 SEHK:1785 China Chengdu Expressway Co., Ltd. (SEHK:1785) 0,10 29.230.720 10.405.808 16.632.255 62,56% 25,00% 0,07
4 HOSE:LGC Vietnam CII Bridges and Roads Investment Joint Stock Company (HOSE:LGC)
0,03 15.891.428 10.662.992 4.405.965 242,01% 20,00% 0,01
5 HOSE:CII Vietnam Ho Chi Minh City Infrastructure Investment Joint Stock Company
0,91 (HOSE:CII)
29.949.006 19.145.508 8.925.222 214,51% 20,00% 0,34
6 HOSE:HHV Vietnam Deo Ca Traffic Infrastructure Investment Joint Stock Company
0,62(HOSE:HHV)
28.324.629 12.313.954 8.981.872 137,10% 20,00% 0,30
7 SHSE:601188 China Heilongjiang Transport Development Co., Ltd. (SHSE:601188)
0,63 14.477.843 521.991 13.006.279 4,01% 25,00% 0,61
8 SHSE:600368 China Guangxi Wuzhou Communications Co., Ltd. (SHSE:600368) 0,48 32.082.280 11.874.280 19.283.752 61,58% 25,00% 0,33
42.482.779 18.747.191 18.874.966 99,32% 0,29
Sumber : S&P Capital (diolah)
Dari tabel di atas, tampak bahwa beta dari perusahaan-perusahaan yang
digunakan sebagai dasar perhitungan adalah 0,29.
Untuk kepentingan penilaian, komposisi pendanaan dihitung berdasarkan
komposisi struktur permodalan data pasar perusahaan pembanding pertanggal
penilaian karena dasar nilai yang digunakan adalah Nilai Pasar. Dimana
struktur hutang sebesar 49,83%, sedangkan sisanya yaitu sebesar 50,17% akan
dipenuhi dengan modal sendiri yang akan digunakan sebagai DER yang
mewakili struktur permodalan Perseroan.
Dalam rangka menghitung cost of equity, nilai beta perusahaan pembanding
terlebih dahulu dinetralisir dari pengaruh leverage dengan cara menghitung
unlevered beta. Selanjutnya, unlevered beta tersebut di-relevered kembali
menggunakan DER yang telah ditetapkan dan tarif pajak yang berlaku di
Indonesia, yaitu 22%.
Dengan metode tersebut, diperoleh nilai beta yang relevan untuk Perseroan
sebesar 0,51 yang mencerminkan risiko sistematis sesuai dengan struktur
permodalan yang digunakan dalam penilaian.
Bab V - Penilaian Saham 17
Page 86
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
Dengan perhitungan maka diperoleh biaya modal ekuitas atau cost of equity
Perseroan sebesar 11,17% dengan perhitungan sebagai berikut:
Tabel 5.6. Perhitungan Cost of Equity
CAPM Variable
Risk Free Rate 7,37% Beta 0,51
Market Equity Risk Premium 6,56% RBDs 1,52%
Spesific Risk 2,00
Cost of Equity 11,17%
5.3.9 Penentuan Biaya Modal untuk Hutang
Karena perhitungan Nilai Pasar saham Perseroan dilakukan dengan
mendiskonto tingkat kembalian terhadap keseluruhan modal (free cash flow to
firm), maka tingkat diskonto yang digunakan adalah tingkat diskonto yang
merupakan rata-rata tertimbang biaya modal, baik yang berasal dari pinjaman
jangka panjang maupun yang berasal dari penyertaan.
Penentuan posisi tingkat levered yang optimal adalah mencari titik dimana
tambahan penghematan pajak yang berasal dari tambahan hutang akan sama
dengan tambahan biaya bunga sebagai akibat dari risiko gagal bayar yang
diantisipasi dari keberadaan keseluruhan hutang.
Dalam penilaian ini, untuk biaya bunga hutang digunakan tingkat bunga
pinjaman Kredit Investasi (KI) dalam mata uang Rupiah pada tanggal penilaian
yang berlaku untuk Perseroan yaitu 8,21%. Berdasarkan biaya bunga tersebut
maka diperoleh biaya modal untuk utang pada sampai akhir proyeksi sebesar
6,41% (dengan tarif pajak 22%) dengan perhitungan sebagai berikut:
Tabel 5.7. Perhitungan Cost of Debt
Cost of Debt Source
Cost of Debt 8,08% Bunga KI Bank Persero, (BI Juni 2026)
Tax Rate 22% Corporate Marginal Tax Rates 2026
Cost of Debt Shield (Kd) 6,30% Kd x (1-t)
5.3.10 Penentuan Biaya Modal untuk Perusahaan
Sesuai dengan penjelasan di atas, komposisi struktur permodalan Perseroan
yaitu untuk struktur hutang sebesar 48,68%, sedangkan sisanya yaitu sebesar
51,32% dipenuhi dengan modal sendiri. Dengan mempertimbangkan faktor-
faktor di atas dan kekuatan/kelebihan serta risiko yang dihadapi, kami
berpendapat bahwa discount rate yang digunakan untuk mendiskonto arus kas
bersih perusahaan adalah sebesar 9,05% dengan perhitungan sebagai
berikut:
Bab V - Penilaian Saham 18
Page 87
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
Weighted Average Cost of Capital
Variable Capital Structure Result
Cost of Equity 11,17% 50,17% 5,61%
Cost of Debt 6,30% 49,83% 3,14%
WACC 8,75% (Ke x e%) + (Kd x d%)
5.3.11 Discount for Lack of Control (“DLOC”)
Discount for Lack of Control adalah suatu jumlah atau persentase tertentu
yang merupakan pengurang dari nilai suatu ekuitas sebagai cerminan dari
kurangnya likuiditas Pengendalian dari Obyek Penilaian (SPI 330 3.7).
Mempertimbangkan jumlah saham yang akan dinilai serta informasi dari
manajemen bahwa saham yang dinilai tidak memiliki pengaruh terhadap
kendali mayoritas maka penilaian saham ini kami menggunakan DLOC
sebesar 30,00%.
5.3.12 Discount for Lack of Marketability (DLOM)
Discount for Lack of Marketability adalah suatu jumlah atau persentase tertentu
yang merupakan pengurang dari nilai suatu ekuitas sebagai cerminan dari
kurangnya likuiditas dari Objek Penilaian (SPI 330 3.7).
Untuk menetapkan perkiraan besarnya DLOM diharuskan mempertimbangkan
beberapa faktor yang mempengaruhinya, antara lain:
1. Size of distribution during holding period, adalah berapa seringnya, besar
dan pasti penerimaan deviden yang diterima oleh pemilik saham. Semakin
pasti, sering dan besar penerimaannya, makin kecil potongan yang
diaplikasikan.
2. Prospect for liquidity, saham yang memiliki prospek untuk dicairkan dalam
suatu kerangka waktu tertentu yang dapat diprediksikan akan mempengaruhi
besaran DLOM.
3. Pool of Potential Buyers, semakin besar jumlah pembeli potensial, semakin
rendah DLOM.
4. Menurut Shannon Pratt, dalam suatu tulisan Valuation Small Bussinesses &
Proffessional Practices Corporate Finance & Businesses, 3 rd edition, dengan
studi Empiris DLOM berkisar antara 25% sampai 45%. Sedangkan studi
dilakukan oleh John D. Emory Sr., ASA, F.R. Dengel III, and Jhon D. Emory Jr
(15 Oktober 2002), DLOM yang setara dengan waktu yang dibutuhkan
tersebut adalah berkisar antara 30% sampai dengan 49%.
5. Berdasarkan studi Institutional Investor study report of the securities and
exchange commision, chapter XIV section F.8. dalam Valuing A Business the
Analysis and Appraisal Of Closely Held Company yang dibuat oleh Shannon P.
Bab V - Penilaian Saham 19
Page 88
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
Pratt with Alina V. Niculita Fifth Edition bahwa Discount for Lack of Marketability
berdasarkan jumlah transaksi dan nilai transaksinya adalah :
Tabel 5.8. Nilai DLOM Berdasarkan Jumlah Transaksi dan Nilai Transaksi
Jumlah Nilai Transaksi Nilai Transaksi
No Discount Persentase
Transaksi (Mean) Rp.000 (Median) Rp.000
1 -15,01% s/d 0% 26 7,43% 62.138.313 78.077.895
2 0,1% s/d 10,0% 67 19,14% 93.772.218 146.347.017
3 10,1% s/d 20% 78 22,29% 184.478.996 263.417.871
4 20,1% s/d 30% 77 22,00% 198.631.088 193.006.414
5 30,1% s/d 40% 67 19,14% 221.488.899 226.548.704
6 40,1% s/d 50% 35 10,00% 39.606.096 15.050.000
Jumlah 350 100,00%
Sumber : Valuing A Business the Analysis and Appraisal Of Closely Held Company, Shannon P. Pratt
with Alina V. Niculita Fifth Edition diolah
Dengan mengacu kepada:
Prospect for liquidity, sebagai perusahaan tertutup yang memiliki hubungan
afiliasi dari perusahaan lain maka saham Perseroan cukup memiliki prospek
untuk dicairkan dalam suatu kerangka waktu tertentu.
Tujuan penilaian saham ini digunakan untuk memberikan pendapat mengenai
Nilai Pasar Saham Perseroan per 30 Juni 2026 yang akan digunakan untuk
keperluan Rencana Transaksi pada Perusahaan Terbuka.
Objek penilaian merupakan bukan kepemilikan mayoritas.
Maka dengan mempertimbangkan kondisi di atas, penggunaan DLOM yang
digunakan adalah sebesar 40%.
5.3.13 Nilai Pasar Saham Perseroan dengan Pendekatan Pendapatan
Berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap Perseroan,
aspek yang terkait dalam rangka menentukan nilai ekuitas dengan
menggunakan pendekatan pendapatan, maka diperoleh Nilai Pasar 47,18%
Saham Perseroan per tanggal 30 Juni 2026 sebesar Rp1.881.832.942.623,00.
Tabel 5.9. Nilai Pasar Saham Perseroan Pendekatan Pendapatan (Dalam Jutaan Rupiah)
2026 2027 2028 2029 2030
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Cash In 370.831 333.111 449.321 547.749 1.173.769
Cash Out -1.467.641 -993.804 -3.702.940 -5.275.907 -2.235.857
Free Cash Flow to Firm -552.912 -660.694 -3.253.619 -4.728.158 -1.062.087
Year (n) 0,5 1,5 2,5 3,5 4,5
Discount Rate 9,63% 9,63% 9,63% 9,63% 9,63%
Discount Factor 0,955 0,871 0,794 0,725 0,661
Bab V - Penilaian Saham 20
Page 89
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
2026 2027 2028 2029 2030
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Present Value of FCFF -527.866 -575.348 -2.584.401 -3.425.691 -701.906
2031 2032 2033 2034 2035
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Cash In 1.144.954 1.716.701 2.004.587 1.878.330 2.461.761
Cash Out -7.327 6.676 -276 -5.973 5.234
Free Cash Flow to Firm 1.137.627 1.723.377 2.004.311 1.872.357 2.466.995
Year (n) 5,5 6,5 7,5 8,5 9,5
Discount Rate 9,63% 8,75% 8,75% 8,75% 8,75%
Discount Factor 0,603 0,554 0,510 0,469 0,431
Present Value of FCFF 685.775 955.319 1.021.691 877.665 1.063.395
2036 2037 2038 2039 2040
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Cash In 1.703.588 2.866.160 3.050.348 2.821.128 3.543.858
Cash Out -17.296 15.980 165 -10.758 9.971
Free Cash Flow to Firm 1.686.292 2.882.140 3.050.513 2.810.370 3.553.829
Year (n) 10,5 11,5 12,5 13,5 14,5
Discount Rate 8,75% 8,75% 8,75% 8,75% 8,75%
Discount Factor 0,396 0,365 0,335 0,308 0,283
Present Value of FCFF 668.414 1.050.543 1.022.487 866.232 1.007.288
2041 2042 2043 2044 2045
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Cash In 3.329.380 3.987.148 4.470.055 4.301.103 5.043.019
Cash Out -11.222 8.792 1.019 -7.528 5.612
Free Cash Flow to Firm 3.318.157 3.995.939 4.471.074 4.293.575 5.048.632
Year (n) 15,5 16,5 17,5 18,5 19,5
Discount Rate 8,75% 8,75% 8,75% 8,75% 8,75%
Discount Factor 0,261 0,240 0,220 0,203 0,186
Present Value of FCFF 864.849 957.741 985.433 870.203 940.938
2046 2047 2048 2049 2050
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Cash In 3.912.951 5.739.645 5.947.052 5.581.639 6.494.147
Cash Out -25.540 25.188 -518 -16.469 12.969
Free Cash Flow to Firm 3.887.411 5.764.833 5.946.534 5.565.170 6.507.116
Bab V - Penilaian Saham 21
Page 90
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
2046 2047 2048 2049 2050
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Year (n) 20,5 21,5 22,5 23,5 24,5
Discount Rate 8,75% 8,75% 8,75% 8,75% 8,75%
Discount Factor 0,171 0,158 0,145 0,133 0,123
Present Value of FCFF 666.245 908.545 861.807 741.669 797.456
2051 2052 2053 2054 2055
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Cash In 6.290.292 7.372.222 7.826.174 7.517.544 8.696.325
Cash Out -14.771 15.580 -2.077 -10.013 9.753
Free Cash Flow to Firm 6.275.521 7.387.802 7.824.097 7.507.531 8.706.079
Year (n) 25,5 26,5 27,5 28,5 29,5
Discount Rate 8,75% 8,75% 8,75% 8,75% 8,75%
Discount Factor 0,113 0,104 0,095 0,088 0,081
Present Value of FCFF 707.219 765.606 745.608 657.900 701.570
2056 2057 2058 2059 2060 2061
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
6.817.77
Cash In 9.414.613 9.339.237 8.788.367 10.190.484 9.375.500
7
Cash Out -40.335 38.605 -3.878 -22.261 23.254 -27.458
6.777.44
Free Cash Flow to Firm 9.453.218 9.335.359 8.766.106 10.213.739 9.348.041
1
Year (n) 30,5 31,5 32,5 33,5 34,5 35,5
Discount Rate 8,75% 8,75% 8,75% 8,75% 8,75% 8,75%
Discount Factor 0,074 0,068 0,063 0,058 0,053 0,049
Present Value of FCFF 502.228 644.170 584.976 505.126 541.208 455.497
Net Present Value of FCFF Rp 16.809.591.615.343
Indikasi Nilai Perusahaan Rp 16.809.591.615.343
(+) Aset Non Operasional Rp 250.244.104.622
(-) Interest-Bearing Debt Rp 7.580.999.814.404
Indikasi Nilai Ekuitas Rp 9.496.539.301.278
Discount for Lack of Control (DLOC) 30,00% -2.848.961.790.383
Indikasi Nilai Pasar Ekuitas Sebelum DLOM Rp 6.647.577.510.895
Discount for Lack of Marketability (DLOM) 40,00% -2.659.031.004.358
Indikasi Nilai Pasar Ekuitas Setelah DLOM Rp 3.988.546.506.537
3.988.546.506.53
Rp
Nilai Pasar 100% Saham PT Jasamarga Jogja Solo 7
Nilai Pasar 47,18% Saham PT Jasamarga Jogja Solo 1.881.832.942.62
Rp
3
Bab V - Penilaian Saham 22
Page 91
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
5.4 Penilaian Saham Perseroan dengan Pendekatan Pasar
5.4.1 Prosedur Penilaian
Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek merupakan metode
penilaian yang didasarkan pada pendekatan pasar (Market Approach). Nilai
pasar perusahaan pembanding diambil dari pasar modal (perusahaan
publik/terbuka). Syarat utama dari penggunaan metode ini adalah perusahaan
pembanding harus sebanding dan sepadan dengan perusahaan yang akan
dinilai dalam berbagai variabel pembanding. Penilaian menggunakan metode
Guideline Publicly Traded Company (GPTC) diawali dengan pengumpulan data
mengenai perusahaan yang sepadan dan sebanding di bursa efek.
Mengacu pada ketentuan dalam POJK No. 35/POJK.04/2020, perusahaan-
perusahaan pembanding yang digunakan dalam metode Guideline Publicly
Traded Company (GPTC) dipilih dari perusahaan-perusahaan yang tercatat di
bursa efek, dengan mempertimbangkan kriteria sebagai berikut:
Kesamaan bidang usaha: Perusahaan memiliki aktivitas usaha yang sejenis
atau relevan dengan entitas dinilai.
Skala operasional dan struktur keuangan: Perusahaan memiliki skala
operasional dan struktur keuangan yang sebanding, termasuk dalam hal
pendapatan, aset, dan profitabilitas.
Ketersediaan dan kelengkapan data publik: Informasi keuangan dan
operasional tersedia lengkap dan dapat diakses melalui sumber publik
yang kredibel.
Likuiditas saham: Saham perusahaan memiliki tingkat likuiditas yang
memadai untuk mencerminkan harga pasar yang wajar.
Kinerja keuangan historis selama 5 tahun terakhir yang sebanding.
Pangsa pasar (Market share) yang sebanding.
Berdasarkan kriteria di atas kami memilih 8 (delapan) perusahaan pembanding
yang uraian kriteria perbandingannya dapat dilihat pada tabel berikut:
Uraian Perusahaan Pembanding
Nama
No Sektor Industri Kegiatan Usaha Resiko Usaha Sejenis
Perusahaan
1 PT Jasa Marga Industrials Highways Pengusahaan jalan Risiko lalu lintas, tarif
(Persero) Tbk and tol, meliputi tol, investasi dan
Railtracks pengoperasian, pendanaan,
pemeliharaan, dan regulasi, serta risiko
ü
pengembangan operasional dan
jaringan jalan tol. pemeliharaan jalan
tol.
2 PT Citra Marga Industrials Highways Pengusahaan dan Risiko volume lalu
Nusaphala Tbk and pengelolaan jalan lintas, tarif dan
Railtracks tol, termasuk regulasi, kebutuhan
pembangunan, investasi,
ü
pengoperasian, serta pendanaan, serta
pemeliharaan jalan operasional dan
tol. pemeliharaan jalan
tol.
Bab V - Penilaian Saham 23
Page 92
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
3 Chengdu Industrials Highways Pengoperasian dan Risiko volume lalu
Expressway Co., and pengelolaan jalan tol lintas, kebijakan
Ltd Railtracks serta investasi dan tarif, regulasi
pengembangan pemerintah, kondisi
ü
infrastruktur ekonomi,
transportasi jalan. pendanaan, serta
pemeliharaan
infrastruktur.
4 CII Bridged and Industrials Highways Investasi, Risiko volume lalu
Roads and pembangunan, lintas, regulasi,
Investment Joint Railtracks pengoperasian, dan pembiayaan
Stock Company pengelolaan proyek, konstruksi,
ü
infrastruktur jalan tarif, serta
dan jembatan, operasional dan
termasuk proyek pemeliharaan
jalan tol. infrastruktur.
5 Ho Chi Minh City Industrials Highways Investasi dan Risiko pembangunan
Infrastructure and pengembangan dan konstruksi,
Investment Joint Railtracks infrastruktur pendanaan,
Stock Company transportasi, regulasi, volume lalu
termasuk lintas, serta risiko ü
pembangunan dan operasional dan
pengelolaan jalan pemeliharaan.
serta proyek
infrastruktur terkait.
6 Deo Ca Traffic Industrials Highways Investasi, Risiko konstruksi,
Infrastructure and pembangunan, pembiayaan
Investment Joint Railtracks pengoperasian, dan proyek, volume lalu
Stock Company pengelolaan lintas, regulasi, tarif,
ü
infrastruktur serta operasional
transportasi, dan pemeliharaan
termasuk jalan tol infrastruktur.
dan terowongan.
7 Heilongjang Industrials Highways Pengembangan, Risiko volume lalu
Transport and pengoperasian, dan lintas, kebijakan
Development Co Railtracks pengelolaan pemerintah, tarif,
infrastruktur investasi,
transportasi jalan, pendanaan, serta ü
termasuk jalan tol pemeliharaan dan
dan fasilitas operasional
pendukung infrastruktur.
transportasi.
8 Guangxi Industrials Highways Investasi, Risiko volume lalu
Wuzhou and pembangunan, lintas, tarif dan
Communications Railtracks pengoperasian, dan regulasi,
Co., Ltd pengelolaan jalan tol pendanaan,
ü
serta infrastruktur investasi, serta
transportasi terkait. operasional dan
pemeliharaan jalan
tol.
Uraian Perusahaan Pembanding
Struktur Modal Return on Return on Aset
NO Nama Perusahaan Sebanding
(%) Equity (%) (%)
1 PT Jasa Marga (Persero) Tbk 123,48% 4,15% 1,61% ü
2 PT Citra Marga Nusaphala
42,18% 2,79% 1,73% ü
Tbk
3 Chengdu Expressway Co., Ltd 62,56% 4,64% 2,64% ü
4 CII Bridged and Roads
Investment Joint Stock 242,01% 4,08% 1,13% ü
Company
5 Ho Chi Minh City
Infrastructure Investment Joint 214,51% 0,74% 0,22% ü
Stock Company
Bab V - Penilaian Saham 24
Page 93
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
6 Deo Ca Traffic Infrastructure
Investment Joint Stock 137,10% 2,98% 0,95% ü
Company
7 Heilongjang Transport
4,01% 2,19% 1,97% x
Development Co
8 Guangxi Wuzhou
61,58% 4,36% 2,62% ü
Communications Co., Ltd
Uraian Perusahaan Pembanding
Total Aset Pendapatan
NO Nama Perusahaan Sebanding Sebanding
(Rp000.000) (Rp000.000)
1 PT Jasa Marga (Persero) Tbk 163.213.860 x 13.111.331 x
2 PT Citra Marga Nusaphala
26.692.463 x 3.611.118 x
Tbk
3 Chengdu Expressway Co.,
29.230.720 x 3.638.414 x
Ltd
4 CII Bridged and Roads
Investment Joint Stock 15.891.428 ü 957.603 ü
Company
5 Ho Chi Minh City
Infrastructure Investment 29.949.006 ü 1.092.279 ü
Joint Stock Company
6 Deo Ca Traffic Infrastructure
Investment Joint Stock 28.324.629 ü 1.293.220 ü
Company
7 Heilongjang Transport
14.477.843 ü 775.464 ü
Development Co
8 Guangxi Wuzhou
32.082.280 ü 1.670.312 ü
Communications Co., Ltd
Seperti terlihat pada tabel tersebut di atas, dari lima kriteria yang ditetapkan
dalam POJK No. 35/PJOK.04/2020, tidak semua kriteria terpenuhi oleh
perusahaan-perusahaan terbuka yang bergerak dalam bidang pengusahaan
jalan tol, sehingga kami menggunakan 8 (delapan) perusahaan pembanding.
Kedelapan data pembanding perusahaan tersebut adalah:
PT Jasa Marga (Persero) Tbk
PT Citra Marga Nusaphala Tbk
Chengdu Expressway Co., Ltd
CII Bridged and Roads Investment Joint Stock Company
Ho Chi Minh City Infrastructure Investment Joint Stock Company
Deo Ca Traffic Infrastructure Investment Joint Stock Company
Heilongjang Transport Development Co
Guangxi Wuzhou Communications Co., Ltd
Dari 8 (delapan) perusahaan pembanding tersebut, kami tidak melakukan
penyesuaian terhadap laporan keuangan perusahaan pembanding, karena:
Tidak terdapat informasi yang menunjukkan adanya pos-pos non-recurring
dan extraordinary yang signifikan sehingga memerlukan penyesuaian
terhadap laporan keuangan perusahaan pembanding.
Tidak dilakukan penyesuaian atas window dressing karena tidak terdapat
informasi yang memadai untuk mengidentifikasi dan mengukur dampak
window dressing pada laporan keuangan perusahaan pembanding.
Bab V - Penilaian Saham 25
Page 94
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
Tidak dilakukan penyesuaian atas metode penyusutan karena tidak
terdapat informasi yang menunjukkan adanya perbedaan material dalam
kebijakan atau metode penyusutan yang dapat memengaruhi
keterbandingan laporan keuangan secara signifikan.
Tidak dilakukan penyesuaian atas pos-pos nonoperasi dan transaksi afiliasi
karena tidak terdapat informasi yang memadai untuk mengidentifikasi dan
mengukur dampak penyesuaian tersebut terhadap laporan keuangan
perusahaan pembanding.
5.4.2 Market Multiple Perusahaan Pembanding
Berikut adalah data dari perusahaan pembanding yang digunakan dalam
penilaian yang meliputi:
Tabel 5.10 Market Multiple Perusahaan Pembanding
Perusahaan Pembanding MVIC/BVIC
PT Jasa Marga (Persero) Tbk 0,68
PT Citra Marga Nusaphala Tbk 0,65
Chengdu Expressway Co., Ltd 0,65
CII Bridged and Roads Investment Joint Stock Company 1,34
Ho Chi Minh City Infrastructure Investment Joint Stock Company 0,97
Deo Ca Traffic Infrastructure Investment Joint Stock Company 0,78
Heilongjang Transport Development Co 0,68
Guangxi Wuzhou Communications Co., Ltd 0,84
Mean 0,82
Median 0,73
Max 1,34
Sumber: S&P (diolah)
Data harga pasar bersifat wajar (arms-length) karena merupakan transaksi
dipasar modal sehingga transaksi yang dilakukan bebas dari paksaan dan
terbuka untuk publik. Median dari market multiple tersebut akan digunakan
sebagai pengali untuk akun-akun laporan keuangan per tanggal 30 Juni 2026.
5.4.3 Aplikasi Premi Kendali (Control Premium) Pendekatan Pasar
Besaran premi kendali dipengaruhi oleh persentase jumlah saham yang dinilai
sehingga semakin besar persentase kepemilikan yang dinilai maka semakin
tinggi control premium yang diberikan. Control premium juga dapat
dipertimbangkan berdasarkan shareholder agreement, penunjukan manajemen
dan pengendalian untuk mengubah anggaran dasar.
Penilaian ini menggunakan pendekatan pasar dengan metode Guideline
Publicly Traded Company (GPTC) menghasilkan nilai minoritas sementara jumlah
Bab V - Penilaian Saham 26
Page 95
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
saham yang dinilai bukan merupakan kepemilikan mayoritas sehingga tidak
perlu diaplikasikan premi kendali.
5.4.4 Discount for Lack of Marketability (DLOM)
DLOM merupakan potongan yang diaplikasikan kepada suatu indikasi nilai
ekuitas (business ownership interest) karena keterbatasan yang melekat pada
ekuitas tersebut untuk diperjualbelikan di pasar. Sebagai referensi, OJK (d/h
bernama Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Republik
Indonesia (Bapepam dan LK), berdasarkan salinan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (PJOK)35/POJK.04/2020 Tentang Pedoman Penilaian dan
Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal menyatakan diskon likuiditas
pasar (discount for lack of marketability) adalah suatu jumlah atau persentase
tertentu yang merupakan pengurang dari nilai suatu ekuitas sebagai cerminan
dari kurangnya likuiditas objek penilaian. Selanjutnya, OJK mengatur bahwa
dalam hal objek penilaian merupakan perusahaan tertutup untuk kepemilikan
minoritas, maka diskon likuiditas pasar bagi pemegang saham mayoritas 30%
sampai dengan 50%.
Selanjutnya dalam penilaian 47,18% saham Perseroan dengan metode GPTC
kami mengaplikasikan diskon likuiditas/DLOM, Pengaplikasian DLOM yang kami
terapkan dalam melakukan penilaian Perseroan adalah 40%.
5.4.5 Indikasi Nilai Pasar Saham Perseroan dengan Pendekatan Pasar
Berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap Perseroan,
aspek yang terkait dalam penentuan Nilai Pasar 47,18% Saham Perseroan per
30 Juni 2026 adalah sebesar Rp418.435.301.724,00.
Tabel 5.11. Nilai Pasar Saham Perseroan dengan Pendekatan Pasar (Dalam Rupiah).
Variabel Fundamental Debt + Equity
PT Jasamarga Jogja Solo 11.003.659.579.322
Multiple 0,82 x
Value Indication 9.059.123.105.002
Weighted 100%
Weighted Average 9.059.123.105.002
Total Konsolidasi 9.059.123.105.002
Total Debt -7.580.999.814.404
Market Value before CP 1.478.123.290.598
Premi Kendali -
Market Value before DLOM dan Investasi 1.478.123.290.598
Non Operasi -
Market Value before DLOM 1.478.123.290.598
DLOM (40%) -591.249.316.239
Market Value 100% Saham 886.873.974.359
Indikasi Nilai Pasar 47,18% Saham PT Jasamarga Jogja Solo 418.435.301.724
Bab V - Penilaian Saham 27
Page 96
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
5.5 Kesimpulan Nilai
Berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan, kami melakukan
pembobotan dari masing-masing indikasi nilai yang dihasilkan dari 2 (dua)
pendekatan nilai yang diterapkan agar dihasilkan kesimpulan akhir dengan
nilai tunggal (POJK 35/POJK.04/2020 Pasal 47).
Dalam menentukan rekonsiliasi nilai, kami mempertimbangkan karakteristik
operasional Perseroan, kualitas data yang tersedia, serta tingkat
representativitas masing-masing pendekatan terhadap nilai pasar saham
Perseroan.
Pendekatan Pendapatan (Income Approach) – 90%
Bobot dominan diberikan pada pendekatan pendapatan dengan pertimbangan
sebagai berikut:
Perseroan masih beroperasi secara berkelanjutan dan tidak dalam kondisi
likuidasi atau restrukturisasi, sehingga nilai ekonomisnya lebih cepat
tercermin dari kemampuannya menghasilkan arus kas di masa depan.
Perseroan menunjukkan tren peningkatan dan perbaikan kinerja
operasional, sehingga proyeksi arus kas dapat disusun secara rasional dan
terukur. Dalam kondisi seperti ini, pendekatan pendapatan dengan metode
DCF paling mencerminkan nilai pasar Perseroan.
Pendekatan pendapatan menangkap faktor-faktor unik Perseroan seperti
struktur biaya, strategi pertumbuhan, margin usaha, dan risiko spesifik yang
tidak sepenuhnya tercermin dalam pembanding pasar.
Karena objek penilaian adalah saham perusahaan yang aktif beroperasi,
maka nilai yang paling relevan adalah nilai ekonomis dari ekspektasi
manfaat ekonomis masa depan.
Pendekatan Pasar (Market Approach)- Bobot 10%
Bobot minoritas diberikan pada pendekatan pasar dengan pertimbangan
sebagai berikut:
Perusahaan pembanding memiliki perbedaan dalam skala usaha, struktur
modal, tingkat pertumbuhan, maupun profil risiko, sehingga tingkat
kesebandingan terbatas.
Rentang multiple pasar yang cukup lebar menunjukkan volatilitas dan
sensitivitas terhadap sentimen pasar, sehingga indikasi nilai menjadi kurang
stabil.
Multiple pasar sering kali dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti kondisi
makroekonomi, likuiditas pasar, maupun sentimen industri, yang tidak
sepenuhnya mencerminkan fundamental Perseroan.
Pendekatan pasar tetap digunakan sebagai referensi pembanding (cross-
check), namun bukan sebagai penentu utama nilai.
Bab V - Penilaian Saham 28
Page 97
Penilaian Saham - PT Jasamarga Jogja Solo
Berdasarkan evaluasi atas kualitas data, relevansi metode, dan karakteristik
Perseroan, Pendekatan Pendapatan dinilai paling mencerminkan nilai ekonomis
yang mendasari Perseroan, sehingga diberikan bobot 90%. Pendekatan pasar
tetap dipertimbangkan sebagai referensi dengan bobot 10% untuk menjaga
objektivitas dan kewajaran hasil penilaian.
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Nilai Pasar Proporsi Indikasi Nilai Pasar
Pendekatan Penilaian
47,18% Ekuitas Penilaian 47,18% Saham
Pendekatan Pendapatan (Income Approach ) 1.881.832.942.623 90,00% 1.693.649.648.361
Pendekatan Pasar (Market Approach ) 418.435.301.724 10,00% 41.843.530.172
Nilai Pasar 47,18% Saham PT Jasamarga Jogja Solo 1.735.493.178.533
Dengan ini kami berpendapat kesimpulan akhir Nilai Pasar 47,18% saham
Perseroan per tanggal 30 Juni 2026 adalah sebesar Rp1.735.493.178.533,00
(satu triliun tujuh ratus tiga puluh lima miliar empat ratus sembilan puluh tiga juta
seratus tujuh puluh delapan ribu lima ratus tiga puluh tiga rupiah)
Bab V - Penilaian Saham 29
Page 98
LAMPIRAN
Page 99
PENILAIAN SAHAM
PT JASAMARGA JOGJA SOLO
Tanggal Penilaian : 30 Juni 2026
Lampiran - 01
HISTORIS MODAL KERJA
PT JASAMARGA JOGJA SOLO 2021 2022 2023 2024 2025
Average
Actual Actual Actual Actual Actual
Piutang Usaha
Trade receivables IDR - - - 846,057,725 859,716,500
Average Other AR IDR - - - 846,057,725 852,887,113
Sales IDR - - - 3,083,412,773,226 2,837,922,983,398
No of days in a year days - - - 365 365
Other AR turnover x - - - 3,644.4 3,327.4
AR days days - - - 0 0 0
% to Sales 0.00% 0.00% 0.00% 0.03% 0.03%
Utang Usaha
Trade payables IDR 11,913,926,294 2,716,487,503 77,537,839,506 38,646,822,415 48,640,356,318
Average AP IDR 11,913,926,294 7,315,206,899 40,127,163,505 58,092,330,961 43,643,589,367
COGS IDR/ year 1,630,021,704,557 890,369,582,168 3,488,443,777,345 3,088,041,206,913 631,186,725,494
No of days in a year days 365 365 365 365 365
AP turnover x 136.8 121.7 86.9 53.2 14.5
AP days days 2.7 1.1 8.1 4.6 28.1 4
% to COGS 0.73% 0.31% 2.22% 1.25% 7.71%
Utang Lain - Lain
Trade payables IDR 16,056,442,304 5,867,718,673 415,869,850 340,656,464 307,646,897
Average AP IDR 16,056,442,304 10,962,080,489 3,141,794,262 378,263,157 324,151,681
COGS IDR/ year 1,630,021,704,557 890,369,582,168 3,488,443,777,345 3,088,041,206,913 631,186,725,494
No of days in a year days 365 365 365 365 365
AP turnover x 101.5 81.2 1,110.3 8,163.7 1,947.2
AP days days 3.6 2.4 0.0 0.0 0.2 1
% to COGS 0.99% 0.66% 0.01% 0.01% 0.05%
Page 100
PENILAIAN SAHAM
PT JASAMARGA JOGJA SOLO
Tanggal Penilaian : 30 Juni 2026
Lampiran - 02 Dinyatakan dalam Rupiah
HISTORICAL POSISI KEUANGAN
PT JASAMARGA JOGJA SOLO 2021 2022 2023 2024 2025 Q2 2026
Audited Audited Audited Audited Audited Unaudited
ASET
Aset Lancar
Kas dan Setara Kas 16,677,294,137 489,874,801,747 207,486,007,895 209,022,937,279 291,211,401,113 85,001,373,119
Investasi - - 50,000,000,000 - - -
Piutang Dana Talangan Tanah - 9,377,193,000 31,803,641,111 58,727,354,528 44,076,999,317 42,534,389,583
Biaya Dibayar di Muka dan Uang Muka 862,670,834 3,505,071,418 3,391,271,111 2,850,923,688 2,461,803,741 775,455,929
Piutang Usaha - - - 846,057,725 859,716,500 824,340,500
Piutang Lain-lain 1,008,319,984 83,942,414,631 27,566,369 12,512,978 8,667,185 31,852,902
Aset Keuangan Lainnya 12,983,843,806 10,000,000 10,000,000 10,000,000 - -
Jumlah Aset Lancar 31,532,128,761 586,709,480,796 292,718,486,486 271,469,786,198 338,618,587,856 129,167,412,033
Aset Tidak Lancar
Dana Dibatasi Penggunaannya - - - 103,909,955,103 143,063,468,339 165,242,731,503
Biaya Dibayar di Muka dan Uang Muka 5,044,535,462 - 243,272,200 7,947,590,419 18,415,580,007 21,282,305,524
Aset Pajak Tangguhan 20,760,558 45,566,409 15,205,799 - - -
Aset Tetap 1,318,346,934 5,341,405,634 3,973,638,658 704,675,666 8,798,374,762 7,413,749,949
Aset Takberwujud:
- Hak Pengusahaan Jalan Tol 1,635,519,203,308 2,525,888,785,476 6,014,332,562,820 9,061,131,168,547 11,468,343,206,953 11,884,554,389,336
- Aset Takberwujud Lainnya - - - 1,204,220,500 779,201,500 566,692,000
Jumlah Aset Tidak Lancar 1,641,902,846,262 2,531,275,757,519 6,018,564,679,477 9,174,897,610,235 11,639,399,831,561 12,079,059,868,312
TOTAL ASET 1,673,434,975,023 3,117,985,238,315 6,311,283,165,963 9,446,367,396,433 11,978,018,419,417 12,208,227,280,345
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang Usaha 11,913,926,294 2,716,487,503 77,537,839,506 38,646,822,415 48,640,356,318 1,187,318,246
Utang Bank Jangka Pendek - 9,377,193,000 31,274,399,841 57,654,556,367 45,312,292,020 14,749,614,168
Beban Akrual 2,299,498,400 1,081,967,164,251 1,852,870,167,250 1,094,694,195,365 1,198,788,796,174 631,040,048,751
Utang Pajak 1,185,560,447 29,888,313,482 9,058,544,301 1,258,510,244 10,757,748,330 3,142,087,434
Utang Lain-lain 16,056,442,304 5,867,718,673 415,869,850 340,656,464 307,646,897 314,117,574
Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang:
- Liabilitas Sewa - 4,392,251,866 2,733,053,679 - 1,273,653,587 2,953,781,549
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 31,455,427,445 1,134,209,128,775 1,973,889,874,427 1,192,594,740,855 1,305,080,493,326 653,386,967,722
Liabilitas Jangka Panjang
Utang Bank Jangka Panjang - 820,625,651,637 2,372,878,484,562 5,100,088,370,776 6,911,812,019,769 7,558,868,244,643
Utang Retensi - 64,801,909,578 193,749,104,389 366,652,017,096 393,449,107,127 423,721,157,754
Liabilitas Pajak Tangguhan - - - 3,279,898,110 29,578,585,195 48,275,494,124
Provisi Pelapisan Jalan Tol - - - - 7,704,011,951 11,886,104,021
Beban Akrual 1,566,366,332,442 49,432,045,590 - - - -
Bagian Tidak Lancar dari Liabilitas Jangka Panjang
- Liabilitas Sewa - 107,725,500 - - 7,220,318,793 4,428,174,044
Jumlah Liabiitas Jangka Panjang 1,566,366,332,442 934,967,332,305 2,566,627,588,951 5,470,020,285,982 7,349,764,042,835 8,047,179,174,586
TOTAL LIABILITAS 1,597,821,759,887 2,069,176,461,080 4,540,517,463,378 6,662,615,026,837 8,654,844,536,161 8,700,566,142,308
EKUITAS
Modal saham 100,000,000,000 313,757,000,000 1,822,537,000,000 2,860,537,000,000 3,634,537,000,000 3,634,537,000,000
Uang Muka Setoran Modal - - - - - 293,674,000,000
Tambahan Modal Disetor - 778,710,000,000 - - - -
Saldo laba (defisit) (24,386,784,864) (43,658,222,765) (51,771,297,415) (76,784,630,404) (311,363,116,744) (420,549,861,963)
TOTAL EKUITAS 75,613,215,136 1,048,808,777,235 1,770,765,702,585 2,783,752,369,596 3,323,173,883,256 3,507,661,138,037
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 1,673,434,975,023 3,117,985,238,315 6,311,283,165,963 9,446,367,396,433 11,978,018,419,417 12,208,227,280,345
Page 101
PENILAIAN SAHAM
PT JASAMARGA JOGJA SOLO
Tanggal Penilaian : 30 Juni 2026
Lampiran - 03 Dinyatakan dalam Rupiah
HISTORICAL LABA RUGI
PT JASAMARGA JOGJA SOLO 2021 2022 2023 2024 2025 Q2 2026
Audited Audited Audited Audited Audited Unaudited
PENDAPATAN
Pendapatan Tol - - - 36,614,167,500 281,581,789,700 183,737,867,000
Pendapatan Konstruksi 1,630,021,704,557 890,369,582,168 3,488,443,777,345 3,046,798,605,726 2,556,341,193,698 526,077,765,250
Jumlah Pendapatan 1,630,021,704,557 890,369,582,168 3,488,443,777,345 3,083,412,773,226 2,837,922,983,398 709,815,632,250
BEBAN POKOK PENDAPATAN
Beban Tol - - - (41,242,601,187) (210,878,891,094) (105,108,960,244)
Beban Pokok Pendapatan Konstruksi (1,630,021,704,557) (890,369,582,168) (3,488,443,777,345) (3,046,798,605,726) (2,556,341,193,698) (526,077,765,250)
Jumlah Beban Pokok Pendapatan (1,630,021,704,557) (890,369,582,168) (3,488,443,777,345) (3,088,041,206,913) (2,767,220,084,792) (631,186,725,494)
LABA KOTOR - - - (4,628,433,687) 70,702,898,606 78,628,906,756
Beban Umum dan Administrasi (21,597,935,727) (20,235,019,176) (20,382,002,020) (19,772,997,506) (22,638,935,200) (9,653,432,643)
LABA USAHA (21,597,935,727) (20,235,019,176) (20,382,002,020) (24,401,431,193) 48,063,963,406 68,975,474,113
Beban Keuangan - - - (42,197,825) (261,949,884,797) (161,072,577,047)
Penghasilan Keuangan 851,678,949 1,084,626,076 11,875,576,933 5,010,788,522 2,585,278,751 1,505,953,237
Penghasilan (Beban) Lainnya (37,162,349) (145,850,652) 423,711,047 580,549,110 154,905,692 101,313,407
Jumlah Pendapatan (Beban) Lain-lain 814,516,600 938,775,424 12,299,287,980 5,549,139,807 (259,209,700,354) (159,465,310,403)
LABA SEBELUM PAJAK (20,783,419,127) (19,296,243,752) (8,082,714,040) (18,852,291,386) (211,145,736,948) (90,489,836,290)
Manfaat (Beban) Pajak penghasilan 21,863,986 24,805,851 (30,360,610) (3,295,103,909) (26,298,687,086) (18,696,908,929)
LABA BERSIH (20,761,555,141) (19,271,437,901) (8,113,074,650) (22,147,395,295) (237,444,424,034) (109,186,745,219)
PENILAIAN SAHAM
PT JASAMARGA JOGJA SOLO
Tanggal Penilaian : 30 Juni 2026
Lampiran - 04 Dinyatakan dalam Rupiah
HISTORICAL ARUS KAS
PT JASAMARGA JOGJA SOLO 2021 2022 2023 2024 2025 Q2 2026
Audited Audited Audited Audited Audited Unaudited
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Penerimaan Kas dari Pendapatan Tol - - - 35,768,109,775 281,568,130,925 183,773,243,000
Pembayaran kepada Pemasok (16,501,385,353) (14,724,534,565) (91,496,661,887) (921,799,512,775) (199,793,709,677) (29,784,216,652)
Pembayaran kepada Pegawai (13,466,250,484) (13,614,392,007) (9,049,209,281) (10,069,246,660) (9,823,447,815) (4,487,275,846)
Penghasilan Lain-lain 851,880,849 1,084,626,076 10,723,833,083 5,549,139,807 2,744,030,236 1,477,072,467
Pembayaran Pajak - - - - - -
Pembayaran Piutang Lainnya - - - - - -
Jumlah Arus Kas dari Aktivitas Operasi (29,115,754,988) (27,254,300,496) (89,822,038,085) (890,551,509,853) 74,695,003,669 150,978,822,969
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Pencairan Investasi Jangka Pendek - - - 50,000,000,000 - -
Penempatan Investasi Jangka Pendek - - (50,000,000,000) - - -
Perolehan Aset Takberwujud Hak Pengusahaan Jalan Tol (18,409,747,330) (1,279,216,259,830) (2,444,294,370,099) (2,762,165,066,029) (2,205,179,494,111) (959,846,592,532)
Perolehan Aset Takberwujud Lain - - - (1,275,057,000) - -
Perolehan Aset Tetap (1,248,317,926) (21,778,900) (205,207,200) (308,023,580) (355,388,570) (282,538,000)
Penerimaan Dana Talangan Tanah - - 34,145,566,707 27,400,649,624 47,405,369,567 16,844,077,730
Pembayaran Dana Talangan Tanah - (9,377,193,000) (56,572,014,818) (54,324,363,041) (32,755,014,356) (12,299,210,225)
Pengembalian (Penambahan) Piutang Lain-lain 364,517,667 (82,845,495,397) 84,562,683,647 - - -
Penerimaan Pengembalian Cash Collateral - 13,318,407,604 - - - -
Jumlah Arus Kas dari Aktivitas Investasi (19,293,547,589) (1,358,142,319,523) (2,432,363,341,763) (2,740,671,860,026) (2,190,884,527,470) (955,584,263,027)
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Penerimaan Utang Bank Jangka Pendek - 9,377,193,000 - 74,815,145,577 32,748,014,356 12,296,210,225
Pembayaran Utang Bank Jangka Pendek - - (34,674,807,977) (48,434,989,051) (45,090,278,703) (42,858,888,077)
Penerimaan Utang Bank Jangka Panjang - 871,591,731,637 1,587,062,205,219 2,724,257,630,415 1,535,672,301,342 654,386,929,159
Pembayaran Utang Bank Jangka Panjang - - - - (12,218,450,366) (9,522,797,146)
Pembayaran Bunga Bank - (272,644,953) (33,892,696,755) (152,973,228,178) (83,476,514,016) (286,001,035,634)
Penerimaan Setoran Modal - 982,207,000,000 730,070,000,000 1,038,000,000,000 774,000,000,000 293,674,000,000
Pembayaran Liabilitas Sewa - (4,309,152,056) (3,368,775,889) (2,904,259,500) (3,257,084,977) (1,399,743,300)
Pembayaran Utang Lembaga Keuangan Bukan Bank - - (5,399,338,602) - - -
Penempatan Dana Dibatasi Penggunaannya - - - - - (22,179,263,164)
Jumlah Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan - 1,858,594,127,628 2,239,796,585,996 3,632,760,299,263 2,198,377,987,636 598,395,412,063
KENAIKAN (PENURUNAN) KAS DAN SETARA KAS (48,409,302,577) 473,197,507,609 (282,388,793,852) 1,536,929,384 82,188,463,835 (206,210,027,995)
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 65,086,596,714 16,677,294,137 489,874,801,746 207,486,007,894 209,022,937,278 291,211,401,113
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 16,677,294,137 489,874,801,746 207,486,007,894 209,022,937,278 291,211,401,113 85,001,373,118
Page 102
PENILAIAN SAHAM
PT JASAMARGA JOGJA SOLO
Tanggal Penilaian : 30 Juni 2026
Lampiran - 05
RASIO KEUANGAN
RASIO LIKUIDITAS
PT JASAMARGA JOGJA SOLO 2021 2022 2023 2024 2025 Q2 2026
Audited Audited Audited Audited Audited Unaudited
Aset Lancar 31,532,128,761 586,709,480,796 292,718,486,486 271,469,786,198 338,618,587,856 129,167,412,033
Liabilitas Jangka Pendek 31,455,427,445 1,134,209,128,775 1,973,889,874,427 1,192,594,740,855 1,305,080,493,326 653,386,967,722
Rasio Lancar 1.0 0 0 .5 2 0 .15 0 .2 3 0 .2 6 0 .2 0
Aset Lancar 31,532,128,761 586,709,480,796 292,718,486,486 271,469,786,198 338,618,587,856 129,167,412,033
Persediaan - - - - - -
Liabilitas Jangka Pendek 31,455,427,445 1,134,209,128,775 1,973,889,874,427 1,192,594,740,855 1,305,080,493,326 653,386,967,722
Rasio Cepat 1.0 0 0 .5 2 0 .15 0 .2 3 0 .2 6 0 .2 0
Kas dan setara kas 16,677,294,137 489,874,801,747 207,486,007,895 209,022,937,279 291,211,401,113 85,001,373,119
Liabilitas Jangka Pendek 31,455,427,445 1,134,209,128,775 1,973,889,874,427 1,192,594,740,855 1,305,080,493,326 653,386,967,722
Rasio Kas 0 .5 3 0 .4 3 0 .11 0 .18 0 .2 2 0 .13
*)Disajikan dalam kali
RASIO LIKUIDITAS
Rasio Lancar 1.0 0 0 .5 2 0 .15 0 .2 3 0 .2 6 0 .2 0
Rasio Cepat 1.0 0 0 .5 2 0 .15 0 .2 3 0 .2 6 0 .2 0
Rasio Kas 0 .5 3 0 .4 3 0 .11 0 .18 0 .2 2 0 .13
*)Disajikan dalam kali
RASIO AKTIVITAS
PT JASAMARGA JOGJA SOLO 2021 2022 2023 2024 2025 Q1 2026
Audited Audited Audited Audited Audited Unaudited
Pendapatan 1,630,021,704,557 890,369,582,168 3,488,443,777,345 3,083,412,773,226 2,837,922,983,398 709,815,632,250
Piutang Usaha - - - 846,057,725 859,716,500 824,340,500
Rasio Perputaran Piutang Usaha - - - 0 0 0
Beban Pokok Pendapatan 1,630,021,704,557 890,369,582,168 3,488,443,777,345 3,088,041,206,913 2,767,220,084,792 631,186,725,494
Persediaan - - - - - -
Rasio Perputaran Persediaan - - - - - -
Beban Pokok Pendapatan 1,630,021,704,557 890,369,582,168 3,488,443,777,345 3,088,041,206,913 2,767,220,084,792 631,186,725,494
Utang Usaha 11,913,926,294 2,716,487,503 77,537,839,506 38,646,822,415 48,640,356,318 1,187,318,246
Rasio Perputaran Utang Usaha 3 1 8 5 6 1
*)Disajikan dalam hari
RASIO AKTIVITAS
Rasio Perputaran Piutang Usaha - - - 0 0 0
Rasio Perputaran Persediaan - - - - - -
Rasio Perputaran Utang Usaha 3 1 8 5 6 1
*)Disajikan dalam hari
RASIO LEVERAGE
PT JASAMARGA JOGJA SOLO 2021 2022 2023 2024 2025 Q1 2026
Audited Audited Audited Audited Audited Unaudited
Jumlah Liabilitas 1,597,821,759,887 2,069,176,461,080 4,540,517,463,378 6,662,615,026,837 8,654,844,536,161 8,700,566,142,308
Jumlah Aset 1,673,434,975,023 3,117,985,238,315 6,311,283,165,963 9,446,367,396,433 11,978,018,419,417 12,208,227,280,345
Rasio Liabilitas terhadap Aset 9 5 .4 8 % 6 6 .3 6 % 7 1.9 4 % 7 0 .5 3 % 7 2 .2 6 % 7 1.2 7 %
Jumlah Liabilitas 1,597,821,759,887 2,069,176,461,080 4,540,517,463,378 6,662,615,026,837 8,654,844,536,161 8,700,566,142,308
Jumlah Ekuitas 75,613,215,136 1,048,808,777,235 1,770,765,702,585 2,783,752,369,596 3,323,173,883,256 3,507,661,138,037
Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas 2 113 .15 % 19 7 .2 9 % 2 5 6 .4 2 % 2 3 9 .3 4 % 2 6 0 .4 4 % 2 4 8 .0 4 %
*)Disajikan dalam persen
RASIO LEVERAGE
Rasio Liabilitas terhadap Aset 95.48% 66.36% 71.94% 70.53% 72.26% 71.27%
Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas 2113.15% 197.29% 256.42% 239.34% 260.44% 248.04%
RASIO PROFITABILITAS
PT JASAMARGA JOGJA SOLO 2021 2022 2023 2024 2025 Q1 2026
Audited Audited Audited Audited Audited Unaudited
Laba Bruto - - - (4,628,433,687) 70,702,898,606 78,628,906,756
Pendapatan 1,630,021,704,557 890,369,582,168 3,488,443,777,345 3,083,412,773,226 2,837,922,983,398 709,815,632,250
Margin Laba Bruto 0 .0 0 % 0 .0 0 % 0 .0 0 % -0 .15 % 2 .4 9 % 11.0 8 %
Laba Usaha (21,597,935,727) (20,235,019,176) (20,382,002,020) (24,401,431,193) 48,063,963,406 68,975,474,113
Pendapatan 1,630,021,704,557 890,369,582,168 3,488,443,777,345 3,083,412,773,226 2,837,922,983,398 709,815,632,250
Margin Laba Usaha -1.3 3 % -2 .2 7 % -0 .5 8 % -0 .7 9 % 1.6 9 % 9 .7 2 %
Laba Bersih (20,761,555,141) (19,271,437,901) (8,113,074,650) (22,147,395,295) (237,444,424,034) (109,186,745,219)
Pendapatan 1,630,021,704,557 890,369,582,168 3,488,443,777,345 3,083,412,773,226 2,837,922,983,398 709,815,632,250
Margin Laba Bersih -1.2 7 % -2 .16 % -0 .2 3 % -0 .7 2 % -8 .3 7 % -15 .3 8 %
Laba Bersih (20,761,555,141) (19,271,437,901) (8,113,074,650) (22,147,395,295) (237,444,424,034) (109,186,745,219)
Jumlah Aset 1,673,434,975,023 3,117,985,238,315 6,311,283,165,963 9,446,367,396,433 11,978,018,419,417 12,208,227,280,345
Rasio Pengembalian terhadap Jumlah Aset -1.2 4 % -0 .6 2 % -0 .13 % -0 .2 3 % -1.9 8 % -0 .8 9 %
Laba Bersih (20,761,555,141) (19,271,437,901) (8,113,074,650) (22,147,395,295) (237,444,424,034) (109,186,745,219)
Jumlah Ekuitas 75,613,215,136 1,048,808,777,235 1,770,765,702,585 2,783,752,369,596 3,323,173,883,256 3,507,661,138,037
Rasio Pengembalian terhadap Jumlah Ekuitas -2 7 .4 6 % -1.8 4 % -0 .4 6 % -0 .8 0 % -7 .15 % -3 .11%
RASIO PROFITABILITAS
Margin Laba Bruto 0.00% 0.00% 0.00% -0.15% 2.49% 11.08%
Margin Laba (Rugi) Usaha -1.33% -2.27% -0.58% -0.79% 1.69% 9.72%
Margin Laba (Rugi) Bersih -1.27% -2.16% -0.23% -0.72% -8.37% -15.38%
Rasio Pengembalian terhadap Jumlah Aset -1.24% -0.62% -0.13% -0.23% -1.98% -0.89%
Rasio Pengembalian terhadap Jumlah Ekuitas -27.46% -1.84% -0.46% -0.80% -7.15% -3.11%
Page 103
PENILAIAN SAHAM
PT JASAMARGA JOGJA SOLO
Tanggal Penilaian : 31 Maret 2026
Lampiran - 06
2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037 2038 2039 2040 2041 2042 2043 2044 2045 2046 2047 2048 2049 2050 2051 2052 2053 2054 2055 2056 2057 2058 2059 2060 2061
PT JASAMARGA JOGJA SOLO
Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection
VOLUME LALU LINTAS
Section 1A: Kartusura - Klaten
Kartosuro - Delanggu/ Karanganom
Gol I Kend. / hari 18,510 22,822 27,135 31,448 35,761 40,073 42,879 45,684 48,490 51,296 54,101 56,922 59,743 62,564 65,385 68,206 71,027 73,848 76,669 79,490 82,311 85,414 88,516 91,619 94,722 97,824 100,760 103,696 106,632 109,568 112,504 113,686 114,868 116,049 117,231 118,413
Gol II Kend. / hari 1,468 1,810 2,152 2,495 2,837 3,179 3,401 3,624 3,846 4,069 4,291 4,515 4,739 4,963 5,186 5,410 5,634 5,858 6,082 6,305 6,529 6,775 7,021 7,267 7,513 7,760 7,992 8,225 8,458 8,691 8,924 9,018 9,111 9,205 9,299 9,393
Gol III Kend. / hari 807 996 1,184 1,372 1,560 1,748 1,870 1,993 2,115 2,237 2,360 2,483 2,606 2,729 2,852 2,975 3,098 3,221 3,344 3,467 3,590 3,726 3,861 3,996 4,132 4,267 4,395 4,523 4,651 4,779 4,907 4,959 5,010 5,062 5,114 5,165
Gol IV Kend. / hari 124 153 182 211 240 269 288 307 326 344 363 382 401 420 439 458 477 496 515 534 553 574 594 615 636 657 677 696 716 736 756 763 771 779 787 795
Gol V Kend. / hari 129 160 190 220 250 280 300 319 339 359 378 398 418 438 457 477 497 516 536 556 576 597 619 641 662 684 705 725 746 766 787 795 803 812 820 828
Total Kend. / hari 2 1,0 3 8 2 5 ,9 4 1 3 0 ,8 4 3 3 5 ,7 4 6 4 0 ,6 4 8 4 5 ,5 4 9 4 8 ,7 3 8 5 1,9 2 7 5 5 ,116 5 8 ,3 0 5 6 1,4 9 3 6 4 ,7 0 0 6 7 ,9 0 7 7 1,114 7 4 ,3 19 7 7 ,5 2 6 8 0 ,7 3 3 8 3 ,9 3 9 8 7 ,14 6 9 0 ,3 5 2 9 3 ,5 5 9 9 7 ,0 8 6 10 0 ,6 11 10 4 ,13 8 10 7 ,6 6 5 111,19 2 114 ,5 2 9 117 ,8 6 5 12 1,2 0 3 12 4 ,5 4 0 12 7 ,8 7 8 12 9 ,2 2 1 13 0 ,5 6 3 13 1,9 0 7 13 3 ,2 5 1 13 4 ,5 9 4
Delanggu/ Karanganom – Klaten
Gol. I Kend. / hari 18,788 23,021 27,253 31,486 35,719 39,952 42,549 45,146 47,743 50,339 52,936 55,755 58,573 61,392 64,210 67,029 69,847 72,666 75,484 78,303 81,121 84,268 87,414 90,561 93,707 96,853 99,962 103,071 106,181 109,290 112,399 113,753 115,107 116,462 117,816 119,170
Gol. II Kend. / hari 1,490 1,826 2,162 2,498 2,833 3,169 3,375 3,581 3,787 3,993 4,199 4,423 4,646 4,870 5,093 5,317 5,540 5,764 5,988 6,211 6,435 6,684 6,934 7,183 7,433 7,683 7,929 8,176 8,422 8,669 8,916 9,023 9,131 9,238 9,345 9,453
Gol. III Kend. / hari 820 1,004 1,189 1,373 1,558 1,743 1,856 1,969 2,083 2,196 2,309 2,432 2,555 2,678 2,801 2,924 3,047 3,170 3,293 3,416 3,538 3,676 3,813 3,950 4,087 4,225 4,360 4,496 4,632 4,767 4,903 4,962 5,021 5,080 5,139 5,198
Gol. IV Kend. / hari 126 155 183 211 240 268 286 303 321 338 355 374 393 412 431 450 469 488 507 526 545 566 587 608 629 650 671 692 713 734 755 764 773 782 791 800
Gol. V Kend. / hari 131 161 191 220 250 279 298 316 334 352 370 390 410 429 449 469 488 508 528 548 567 589 611 633 655 677 699 721 743 764 786 796 805 814 824 833
Total Kend. / hari 2 1,3 5 5 2 6 ,16 7 3 0 ,9 7 8 3 5 ,7 8 8 4 0 ,6 0 0 4 5 ,4 11 4 8 ,3 6 4 5 1,3 15 5 4 ,2 6 8 5 7 ,2 18 6 0 ,16 9 6 3 ,3 7 4 6 6 ,5 7 7 6 9 ,7 8 1 7 2 ,9 8 4 7 6 ,18 9 7 9 ,3 9 1 8 2 ,5 9 6 8 5 ,8 0 0 8 9 ,0 0 4 9 2 ,2 0 6 9 5 ,7 8 3 9 9 ,3 5 9 10 2 ,9 3 5 10 6 ,5 11 110 ,0 8 8 113 ,6 2 1 117 ,15 6 12 0 ,6 9 1 12 4 ,2 2 4 12 7 ,7 5 9 12 9 ,2 9 8 13 0 ,8 3 7 13 2 ,3 7 6 13 3 ,9 15 13 5 ,4 5 4
Section 1B: Klaten - Prambanan
Klaten – Prambanan
Gol I Kend. / hari 14,462 17,658 20,854 24,050 27,246 30,442 32,503 34,563 36,624 38,685 40,746 42,559 44,373 46,186 47,999 49,812 51,625 54,380 57,134 59,888 62,642 64,774 66,906 69,037 71,169 73,301 75,433 76,652 77,871 79,089 80,308 81,316 82,324 83,332 84,340 85,348
Gol II Kend. / hari 1,147 1,401 1,654 1,908 2,161 2,415 2,578 2,742 2,905 3,069 3,232 3,376 3,520 3,664 3,807 3,951 4,095 4,313 4,532 4,750 4,969 5,138 5,307 5,476 5,645 5,814 5,983 6,080 6,177 6,274 6,370 6,450 6,530 6,610 6,690 6,770
Gol III Kend. / hari 631 770 910 1,049 1,188 1,328 1,418 1,508 1,598 1,687 1,777 1,856 1,936 2,015 2,094 2,173 2,252 2,372 2,492 2,612 2,732 2,825 2,918 3,011 3,104 3,197 3,290 3,343 3,397 3,450 3,503 3,547 3,591 3,635 3,679 3,723
Gol IV Kend. / hari 97 119 140 162 183 204 218 232 246 260 274 286 298 310 322 335 347 365 384 402 421 435 449 464 478 492 507 515 523 531 539 546 553 560 566 573
Gol V Kend. / hari 101 123 146 168 191 213 227 242 256 271 285 298 310 323 336 348 361 380 400 419 438 453 468 483 498 513 528 536 545 553 562 569 576 583 590 597
Total Kend. / hari 16 ,4 3 8 2 0 ,0 7 1 2 3 ,7 0 4 2 7 ,3 3 7 3 0 ,9 6 9 3 4 ,6 0 2 3 6 ,9 4 4 3 9 ,2 8 7 4 1,6 2 9 4 3 ,9 7 2 4 6 ,3 14 4 8 ,3 7 5 5 0 ,4 3 7 5 2 ,4 9 8 5 4 ,5 5 8 5 6 ,6 19 5 8 ,6 8 0 6 1,8 10 6 4 ,9 4 2 6 8 ,0 7 1 7 1,2 0 2 7 3 ,6 2 5 7 6 ,0 4 8 7 8 ,4 7 1 8 0 ,8 9 4 8 3 ,3 17 8 5 ,7 4 1 8 7 ,12 6 8 8 ,5 13 8 9 ,8 9 7 9 1,2 8 2 9 2 ,4 2 8 9 3 ,5 7 4 9 4 ,7 2 0 9 5 ,8 6 5 9 7 ,0 11
Prambanan – Purwomartani/ Kalasan
Gol. I Kend. / hari 24,455 29,095 33,734 38,374 43,014 47,653 50,775 53,896 57,017 60,138 63,260 65,514 67,769 70,023 72,278 74,533 76,787 80,706 84,625 88,543 92,462 95,237 98,012 100,786 103,561 106,336 109,111 110,874 112,637 114,401 116,164 117,035 117,907 118,778 119,650 120,521
Gol. II Kend. / hari 1,940 2,308 2,676 3,044 3,412 3,780 4,028 4,275 4,523 4,770 5,018 5,197 5,376 5,554 5,733 5,912 6,091 6,402 6,713 7,023 7,334 7,554 7,774 7,995 8,215 8,435 8,655 8,795 8,935 9,074 9,214 9,283 9,353 9,422 9,491 9,560
Gol. III Kend. / hari 1,067 1,269 1,471 1,674 1,876 2,079 2,215 2,351 2,487 2,623 2,759 2,858 2,956 3,054 3,153 3,251 3,349 3,520 3,691 3,862 4,033 4,154 4,275 4,396 4,517 4,638 4,759 4,836 4,913 4,990 5,067 5,105 5,143 5,181 5,219 5,257
Gol. IV Kend. / hari 164 195 227 258 289 320 341 362 383 404 425 440 455 470 485 501 516 542 568 595 621 640 658 677 695 714 733 745 756 768 780 786 792 798 803 809
Gol. V Kend. / hari 171 203 236 268 301 333 355 377 399 421 442 458 474 490 505 521 537 564 592 619 647 666 685 705 724 744 763 775 788 800 812 818 825 831 837 843
Total Kend. / hari 2 7 ,7 9 7 3 3 ,0 7 0 3 8 ,3 4 4 4 3 ,6 18 4 8 ,8 9 2 5 4 ,16 5 5 7 ,7 14 6 1,2 6 1 6 4 ,8 0 9 6 8 ,3 5 6 7 1,9 0 4 7 4 ,4 6 7 7 7 ,0 3 0 7 9 ,5 9 1 8 2 ,15 4 8 4 ,7 18 8 7 ,2 8 0 9 1,7 3 4 9 6 ,18 9 10 0 ,6 4 2 10 5 ,0 9 7 10 8 ,2 5 1 111,4 0 4 114 ,5 5 9 117 ,7 12 12 0 ,8 6 7 12 4 ,0 2 1 12 6 ,0 2 5 12 8 ,0 2 9 13 0 ,0 3 3 13 2 ,0 3 7 13 3 ,0 2 7 13 4 ,0 2 0 13 5 ,0 10 13 6 ,0 0 0 13 6 ,9 9 0
Section 2 A: Prambanan - Purwomartani
Purwomartani/ Kalasan – Maguwoharjo
Gol I Kend. / hari - 29,443 34,085 38,728 43,370 48,013 51,158 54,303 57,447 60,592 63,737 66,017 68,296 70,576 72,855 75,135 77,414 80,982 84,549 88,117 91,685 94,806 97,927 101,048 104,168 107,289 110,410 112,078 113,745 115,412 117,080 117,850 118,619 119,389 120,159 120,929
Gol II Kend. / hari - 2,335 2,704 3,072 3,440 3,808 4,058 4,307 4,557 4,806 5,056 5,237 5,417 5,598 5,779 5,960 6,141 6,424 6,707 6,990 7,273 7,520 7,768 8,015 8,263 8,510 8,758 8,890 9,022 9,155 9,287 9,348 9,409 9,470 9,531 9,592
Gol III Kend. / hari - 1,284 1,487 1,689 1,892 2,094 2,231 2,369 2,506 2,643 2,780 2,880 2,979 3,078 3,178 3,277 3,377 3,532 3,688 3,844 3,999 4,135 4,272 4,408 4,544 4,680 4,816 4,889 4,961 5,034 5,107 5,141 5,174 5,208 5,241 5,275
Gol IV Kend. / hari - 198 229 260 291 322 344 365 386 407 428 443 459 474 489 505 520 544 568 592 616 637 658 679 700 720 741 753 764 775 786 791 797 802 807 812
Gol V Kend. / hari - 206 238 271 303 336 358 380 402 424 446 462 478 494 510 525 541 566 591 616 641 663 685 707 728 750 772 784 795 807 819 824 830 835 840 846
Total Kend. / hari - 3 3 ,4 6 6 3 8 ,7 4 3 4 4 ,0 2 0 4 9 ,2 9 6 5 4 ,5 7 3 5 8 ,14 9 6 1,7 2 4 6 5 ,2 9 8 6 8 ,8 7 2 7 2 ,4 4 7 7 5 ,0 3 9 7 7 ,6 2 9 8 0 ,2 2 0 8 2 ,8 11 8 5 ,4 0 2 8 7 ,9 9 3 9 2 ,0 4 8 9 6 ,10 3 10 0 ,15 9 10 4 ,2 14 10 7 ,7 6 1 111,3 10 114 ,8 5 7 118 ,4 0 3 12 1,9 4 9 12 5 ,4 9 7 12 7 ,3 9 4 12 9 ,2 8 7 13 1,18 3 13 3 ,0 7 9 13 3 ,9 5 4 13 4 ,8 2 9 13 5 ,7 0 4 13 6 ,5 7 8 13 7 ,4 5 4
Maguwoharjo – UPN
Gol. I Kend. / hari - - - - 27,225 32,443 37,661 42,879 46,219 49,560 52,900 55,008 57,117 59,226 61,334 63,443 65,552 67,660 69,769 71,878 73,986 75,623 77,261 78,898 80,535 82,173 83,810 85,447 87,085 88,722 90,359 91,139 91,919 92,698 93,478 94,257
Gol. II Kend. / hari - - - - 2,160 2,573 2,987 3,401 3,666 3,931 4,196 4,363 4,531 4,698 4,865 5,032 5,200 5,367 5,534 5,701 5,869 5,999 6,128 6,258 6,388 6,518 6,648 6,778 6,908 7,038 7,167 7,229 7,291 7,353 7,415 7,477
Gol. III Kend. / hari - - - - 1,188 1,415 1,643 1,870 2,016 2,162 2,307 2,399 2,491 2,583 2,675 2,767 2,859 2,951 3,043 3,135 3,227 3,299 3,370 3,441 3,513 3,584 3,656 3,727 3,799 3,870 3,941 3,975 4,009 4,043 4,077 4,111
Gol. IV Kend. / hari - - - - 183 218 253 288 310 333 355 369 384 398 412 426 440 454 469 483 497 508 519 530 541 552 563 574 585 596 607 612 617 623 628 633
Gol. V Kend. / hari - - - - 190 227 263 300 323 347 370 385 399 414 429 444 458 473 488 503 517 529 540 552 563 575 586 598 609 620 632 637 643 648 654 659
Total Kend. / hari - - - - 3 0 ,9 4 6 3 6 ,8 7 6 4 2 ,8 0 7 4 8 ,7 3 8 5 2 ,5 3 4 5 6 ,3 3 3 6 0 ,12 8 6 2 ,5 2 4 6 4 ,9 2 2 6 7 ,3 19 6 9 ,7 15 7 2 ,112 7 4 ,5 0 9 7 6 ,9 0 5 7 9 ,3 0 3 8 1,7 0 0 8 4 ,0 9 6 8 5 ,9 5 8 8 7 ,8 18 8 9 ,6 7 9 9 1,5 4 0 9 3 ,4 0 2 9 5 ,2 6 3 9 7 ,12 4 9 8 ,9 8 6 10 0 ,8 4 6 10 2 ,7 0 6 10 3 ,5 9 2 10 4 ,4 7 9 10 5 ,3 6 5 10 6 ,2 5 2 10 7 ,13 7
UPN – Monjali
Gol. I Kend. / hari - - - - 26,299 38,736 37,678 43,367 46,223 49,079 51,935 54,114 56,294 58,474 60,654 62,834 65,014 67,194 69,374 71,554 73,734 75,231 76,728 78,225 79,722 81,219 82,715 84,212 85,709 87,206 88,703 89,504 90,305 91,105 91,906 92,707
Gol. II Kend. / hari - - - - 2,086 2,537 2,989 3,440 3,666 3,893 4,120 4,292 4,465 4,638 4,811 4,984 5,157 5,330 5,503 5,676 5,849 5,967 6,086 6,205 6,324 6,442 6,561 6,680 6,799 6,917 7,036 7,100 7,163 7,227 7,290 7,354
Gol. III Kend. / hari - - - - 1,147 1,395 1,643 1,892 2,016 2,141 2,265 2,360 2,456 2,551 2,646 2,741 2,836 2,931 3,026 3,121 3,216 3,282 3,347 3,412 3,477 3,543 3,608 3,673 3,739 3,804 3,869 3,904 3,939 3,974 4,009 4,044
Gol. IV Kend. / hari - - - - 177 215 253 291 310 330 349 363 378 393 407 422 437 451 466 481 495 505 515 525 535 545 555 566 576 586 596 601 606 612 617 623
Gol. V Kend. / hari - - - - 184 224 263 303 323 343 363 378 394 409 424 439 455 470 485 500 516 526 537 547 558 568 578 589 599 610 620 626 632 637 643 648
Total Kend. / hari - - - - 2 9 ,8 9 3 4 3 ,10 7 4 2 ,8 2 6 4 9 ,2 9 3 5 2 ,5 3 8 5 5 ,7 8 6 5 9 ,0 3 2 6 1,5 0 7 6 3 ,9 8 7 6 6 ,4 6 5 6 8 ,9 4 2 7 1,4 2 0 7 3 ,8 9 9 7 6 ,3 7 6 7 8 ,8 5 4 8 1,3 3 2 8 3 ,8 10 8 5 ,5 11 8 7 ,2 13 8 8 ,9 14 9 0 ,6 16 9 2 ,3 17 9 4 ,0 17 9 5 ,7 2 0 9 7 ,4 2 2 9 9 ,12 3 10 0 ,8 2 4 10 1,7 3 5 10 2 ,6 4 5 10 3 ,5 5 5 10 4 ,4 6 5 10 5 ,3 7 6
Section 2 B: Monjali - On/ Off Gamping
Monjali – Trihanggo/ Kronggahan
Gol I Kend. / hari - - - - - 30,295 35,110 39,926 42,623 45,320 48,017 50,193 52,369 54,546 56,722 58,898 61,074 63,250 65,427 67,603 69,779 71,507 73,235 74,963 76,691 78,419 80,147 81,875 83,603 85,331 87,058 87,975 88,892 89,809 90,726 91,643
Gol II Kend. / hari - - - - - 2,403 2,785 3,167 3,381 3,595 3,809 3,981 4,154 4,327 4,499 4,672 4,845 5,017 5,190 5,362 5,535 5,672 5,809 5,946 6,083 6,220 6,357 6,494 6,632 6,769 6,906 6,978 7,051 7,124 7,197 7,269
Gol III Kend. / hari - - - - - 1,321 1,531 1,742 1,859 1,977 2,094 2,189 2,284 2,379 2,474 2,569 2,664 2,759 2,854 2,949 3,044 3,119 3,194 3,270 3,345 3,421 3,496 3,571 3,647 3,722 3,797 3,837 3,877 3,917 3,957 3,997
Gol IV Kend. / hari - - - - - 203 236 268 286 304 322 337 352 366 381 396 410 425 439 454 469 480 492 503 515 527 538 550 561 573 585 591 597 603 609 615
Gol V Kend. / hari - - - - - 212 246 279 298 317 336 351 366 381 397 412 427 442 458 473 488 500 512 524 536 548 561 573 585 597 609 615 622 628 634 641
Total Kend. / hari - - - - - 3 4 ,4 3 4 3 9 ,9 0 8 4 5 ,3 8 2 4 8 ,4 4 7 5 1,5 13 5 4 ,5 7 8 5 7 ,0 5 1 5 9 ,5 2 5 6 1,9 9 9 6 4 ,4 7 3 6 6 ,9 4 7 6 9 ,4 2 0 7 1,8 9 3 7 4 ,3 6 8 7 6 ,8 4 1 7 9 ,3 15 8 1,2 7 8 8 3 ,2 4 2 8 5 ,2 0 6 8 7 ,17 0 8 9 ,13 5 9 1,0 9 9 9 3 ,0 6 3 9 5 ,0 2 8 9 6 ,9 9 2 9 8 ,9 5 5 9 9 ,9 9 6 10 1,0 3 9 10 2 ,0 8 1 10 3 ,12 3 10 4 ,16 5
Trihanggo/ Kronggahan – JCT Sleman
Gol. I Kend. / hari - - - - - 28,808 33,902 37,738 41,574 45,411 49,247 51,813 54,379 56,944 59,510 62,076 64,642 67,208 69,774 72,340 74,905 75,994 77,082 78,170 79,259 80,347 81,436 82,524 83,612 84,701 85,789 86,659 87,529 88,399 89,268 90,138
Gol. II Kend. / hari - - - - - 2,285 2,689 2,993 3,298 3,602 3,906 4,110 4,313 4,517 4,720 4,924 5,128 5,331 5,535 5,738 5,942 6,028 6,114 6,201 6,287 6,373 6,460 6,546 6,632 6,719 6,805 6,874 6,943 7,012 7,081 7,150
Gol. III Kend. / hari - - - - - 1,257 1,479 1,646 1,813 1,981 2,148 2,260 2,372 2,484 2,596 2,708 2,820 2,932 3,043 3,155 3,267 3,315 3,362 3,410 3,457 3,505 3,552 3,600 3,647 3,695 3,742 3,780 3,818 3,856 3,894 3,932
Gol. IV Kend. / hari - - - - - 193 228 253 279 305 331 348 365 382 400 417 434 451 469 486 503 510 518 525 532 540 547 554 561 569 576 582 588 594 599 605
Gol. V Kend. / hari - - - - - 201 237 264 291 318 344 362 380 398 416 434 452 470 488 506 524 531 539 547 554 562 570 577 585 592 600 606 612 618 624 630
Total Kend. / hari - - - - - 3 2 ,7 4 4 3 8 ,5 3 5 4 2 ,8 9 4 4 7 ,2 5 5 5 1,6 17 5 5 ,9 7 6 5 8 ,8 9 3 6 1,8 0 9 6 4 ,7 2 5 6 7 ,6 4 2 7 0 ,5 5 9 7 3 ,4 7 6 7 6 ,3 9 2 7 9 ,3 0 9 8 2 ,2 2 5 8 5 ,14 1 8 6 ,3 7 8 8 7 ,6 15 8 8 ,8 5 3 9 0 ,0 8 9 9 1,3 2 7 9 2 ,5 6 5 9 3 ,8 0 1 9 5 ,0 3 7 9 6 ,2 7 6 9 7 ,5 12 9 8 ,5 0 1 9 9 ,4 9 0 10 0 ,4 7 9 10 1,4 6 6 10 2 ,4 5 5
JCT Sleman – Gamping
Gol. I Kend. / hari - - - - - 25,108 28,537 31,967 35,396 38,825 42,255 44,545 46,836 49,127 51,417 53,708 55,999 58,289 60,580 62,871 65,161 67,103 69,045 70,987 72,928 74,870 76,812 78,754 80,696 82,637 84,579 85,543 86,506 87,470 88,434 89,397
Gol. II Kend. / hari - - - - - 1,992 2,264 2,536 2,808 3,080 3,352 3,533 3,715 3,897 4,079 4,260 4,442 4,624 4,805 4,987 5,169 5,323 5,477 5,631 5,785 5,939 6,093 6,247 6,401 6,555 6,709 6,785 6,862 6,938 7,015 7,091
Gol. III Kend. / hari - - - - - 1,095 1,245 1,394 1,544 1,694 1,843 1,943 2,043 2,143 2,243 2,343 2,443 2,543 2,642 2,742 2,842 2,927 3,012 3,096 3,181 3,266 3,350 3,435 3,520 3,605 3,689 3,731 3,773 3,815 3,857 3,899
Gol. IV Kend. / hari - - - - - 169 192 215 238 261 284 299 315 330 345 361 376 391 407 422 438 451 464 477 490 503 516 529 542 555 568 574 581 587 594 600
Gol. V Kend. / hari - - - - - 176 200 224 248 272 296 312 328 344 360 376 392 408 424 440 456 469 483 496 510 524 537 551 564 578 591 598 605 612 618 625
Total Kend. / hari - - - - - 2 8 ,5 4 0 3 2 ,4 3 8 3 6 ,3 3 6 4 0 ,2 3 4 4 4 ,13 2 4 8 ,0 3 0 5 0 ,6 3 2 5 3 ,2 3 7 5 5 ,8 4 1 5 8 ,4 4 4 6 1,0 4 8 6 3 ,6 5 2 6 6 ,2 5 5 6 8 ,8 5 8 7 1,4 6 2 7 4 ,0 6 6 7 6 ,2 7 3 7 8 ,4 8 1 8 0 ,6 8 7 8 2 ,8 9 4 8 5 ,10 2 8 7 ,3 0 8 8 9 ,5 16 9 1,7 2 3 9 3 ,9 3 0 9 6 ,13 6 9 7 ,2 3 1 9 8 ,3 2 7 9 9 ,4 2 2 10 0 ,5 18 10 1,6 12
Section 3 A: Gamping - Wates
Gamping – Sentolo
Gol I Kend. / hari - - - - 19,612 22,952 26,087 29,222 32,356 35,491 38,626 41,581 44,535 47,490 50,445 53,399 56,354 59,344 62,334 65,324 68,314 71,266 74,218 77,170 80,122 83,073 86,025 88,978 91,930 94,883 97,835 99,893 101,951 104,009 106,067 108,125
Gol II Kend. / hari - - - - 1,556 1,821 2,069 2,318 2,567 2,815 3,064 3,298 3,533 3,767 4,001 4,236 4,470 4,707 4,944 5,182 5,419 5,653 5,887 6,121 6,355 6,590 6,824 7,058 7,292 7,526 7,760 7,924 8,087 8,250 8,413 8,577
Gol III Kend. / hari - - - - 855 1,001 1,138 1,275 1,411 1,548 1,685 1,814 1,943 2,071 2,200 2,329 2,458 2,589 2,719 2,849 2,980 3,109 3,237 3,366 3,495 3,624 3,752 3,881 4,010 4,139 4,268 4,357 4,447 4,537 4,627 4,716
Gol IV Kend. / hari - - - - 132 154 175 196 217 238 259 279 299 319 339 359 378 399 419 439 459 479 498 518 538 558 578 598 617 637 657 671 685 698 712 726
Gol V Kend. / hari - - - - 137 161 182 204 226 248 270 291 311 332 353 373 394 415 436 457 478 498 519 540 560 581 602 622 643 664 684 699 713 727 742 756
Total Kend. / hari - - - - 2 2 ,2 9 2 2 6 ,0 8 9 2 9 ,6 5 1 3 3 ,2 15 3 6 ,7 7 7 4 0 ,3 4 0 4 3 ,9 0 4 4 7 ,2 6 3 5 0 ,6 2 1 5 3 ,9 7 9 5 7 ,3 3 8 6 0 ,6 9 6 6 4 ,0 5 4 6 7 ,4 5 4 7 0 ,8 5 2 7 4 ,2 5 1 7 7 ,6 5 0 8 1,0 0 5 8 4 ,3 5 9 8 7 ,7 15 9 1,0 7 0 9 4 ,4 2 6 9 7 ,7 8 1 10 1,13 7 10 4 ,4 9 2 10 7 ,8 4 9 111,2 0 4 113 ,5 4 4 115 ,8 8 3 118 ,2 2 1 12 0 ,5 6 1 12 2 ,9 0 0
Sentolo – Wates
Gol. I Kend. / hari - - - - 16,129 19,052 21,464 23,876 26,288 28,700 31,689 34,083 36,477 38,871 41,265 43,659 46,053 48,499 50,945 53,390 55,836 58,249 60,661 63,074 65,487 67,899 70,312 72,725 75,138 77,552 79,965 81,604 83,244 84,883 86,523 88,162
Gol. II Kend. / hari - - - - 1,279 1,511 1,703 1,894 2,085 2,277 2,514 2,704 2,893 3,083 3,273 3,463 3,653 3,847 4,041 4,235 4,429 4,620 4,812 5,003 5,195 5,386 5,577 5,769 5,960 6,152 6,343 6,473 6,603 6,733 6,863 6,993
Gol. III Kend. / hari - - - - 704 831 936 1,041 1,147 1,252 1,382 1,487 1,591 1,696 1,800 1,904 2,009 2,115 2,222 2,329 2,436 2,541 2,646 2,751 2,856 2,962 3,067 3,172 3,277 3,383 3,488 3,560 3,631 3,703 3,774 3,846
Gol. IV Kend. / hari - - - - 108 128 144 160 177 193 213 229 245 261 277 293 309 326 342 359 375 391 407 424 440 456 472 488 505 521 537 548 559 570 581 592
Gol. V Kend. / hari - - - - 113 133 150 167 184 201 222 238 255 272 289 305 322 339 356 373 390 407 424 441 458 475 492 509 525 542 559 571 582 594 605 617
Total Kend. / hari - - - - 18 ,3 3 3 2 1,6 5 5 2 4 ,3 9 7 2 7 ,13 8 2 9 ,8 8 1 3 2 ,6 2 3 3 6 ,0 2 0 3 8 ,7 4 1 4 1,4 6 1 4 4 ,18 3 4 6 ,9 0 4 4 9 ,6 2 4 5 2 ,3 4 6 5 5 ,12 6 5 7 ,9 0 6 6 0 ,6 8 6 6 3 ,4 6 6 6 6 ,2 0 8 6 8 ,9 5 0 7 1,6 9 3 7 4 ,4 3 6 7 7 ,17 8 7 9 ,9 2 0 8 2 ,6 6 3 8 5 ,4 0 5 8 8 ,15 0 9 0 ,8 9 2 9 2 ,7 5 6 9 4 ,6 19 9 6 ,4 8 3 9 8 ,3 4 6 10 0 ,2 10
Section 3 B: Wates - Nyia Kulonprogo
Wates – NYIA Kulon Progo
Gol I Kend. / hari - - - - 15,891 18,676 21,210 23,743 26,277 28,811 31,344 33,712 36,080 38,448 40,816 43,184 45,552 47,972 50,391 52,810 55,229 57,615 60,002 62,388 64,775 67,161 69,548 71,934 74,321 76,708 79,095 81,113 83,130 85,147 87,164 89,181
Gol II Kend. / hari - - - - 1,260 1,481 1,682 1,883 2,084 2,285 2,486 2,674 2,862 3,050 3,238 3,425 3,613 3,805 3,997 4,189 4,381 4,570 4,759 4,949 5,138 5,327 5,517 5,706 5,895 6,085 6,274 6,434 6,594 6,754 6,914 7,074
Gol III Kend. / hari - - - - 693 815 925 1,036 1,146 1,257 1,367 1,471 1,574 1,677 1,780 1,884 1,987 2,092 2,198 2,304 2,409 2,513 2,617 2,721 2,825 2,930 3,034 3,138 3,242 3,346 3,450 3,538 3,626 3,714 3,802 3,890
Gol IV Kend. / hari - - - - 107 125 142 159 176 193 210 226 242 258 274 290 306 322 338 355 371 387 403 419 435 451 467 483 499 515 531 545 558 572 585 599
Gol V Kend. / hari - - - - 111 131 148 166 184 201 219 236 252 269 285 302 319 335 352 369 386 403 420 436 453 470 486 503 520 536 553 567 581 595 610 624
Total Kend. / hari - - - - 18 ,0 6 2 2 1,2 2 8 2 4 ,10 7 2 6 ,9 8 7 2 9 ,8 6 7 3 2 ,7 4 7 3 5 ,6 2 6 3 8 ,3 19 4 1,0 10 4 3 ,7 0 2 4 6 ,3 9 3 4 9 ,0 8 5 5 1,7 7 7 5 4 ,5 2 6 5 7 ,2 7 6 6 0 ,0 2 7 6 2 ,7 7 6 6 5 ,4 8 8 6 8 ,2 0 1 7 0 ,9 13 7 3 ,6 2 6 7 6 ,3 3 9 7 9 ,0 5 2 8 1,7 6 4 8 4 ,4 7 7 8 7 ,19 0 8 9 ,9 0 3 9 2 ,19 7 9 4 ,4 8 9 9 6 ,7 8 2 9 9 ,0 7 5 10 1,3 6 8
NYIA Kulon Progo - Purworejo
Gol. I Kend. / hari - - - - 15,936 18,823 21,206 23,589 25,973 28,356 13,214 14,186 15,158 16,130 17,102 18,073 19,045 20,001 20,958 21,914 22,870 23,808 24,746 25,684 26,622 27,560 28,498 29,413 30,329 31,244 32,159 32,913 33,667 34,420 35,174 35,928
Gol. II Kend. / hari - - - - 1,264 1,493 1,682 1,871 2,060 2,249 1,048 1,125 1,202 1,279 1,357 1,434 1,511 1,587 1,662 1,738 1,814 1,888 1,963 2,037 2,112 2,186 2,261 2,333 2,406 2,478 2,551 2,611 2,671 2,730 2,790 2,850
Gol. III Kend. / hari - - - - 695 821 925 1,029 1,133 1,237 576 619 661 704 746 788 831 872 914 956 998 1,038 1,079 1,120 1,161 1,202 1,243 1,283 1,323 1,363 1,403 1,436 1,469 1,501 1,534 1,567
Gol. IV Kend. / hari - - - - 107 126 142 158 174 190 89 95 102 108 115 121 128 134 141 147 154 160 166 172 179 185 191 198 204 210 216 221 226 231 236 241
Gol. V Kend. / hari - - - - 111 132 148 165 182 198 92 99 106 113 120 126 133 140 147 153 160 166 173 180 186 193 199 206 212 219 225 230 235 241 246 251
Total Kend. / hari - - - - 18 ,113 2 1,3 9 5 2 4 ,10 3 2 6 ,8 12 2 9 ,5 2 2 3 2 ,2 3 0 15 ,0 19 16 ,12 4 17 ,2 2 9 18 ,3 3 4 19 ,4 4 0 2 0 ,5 4 2 2 1,6 4 8 2 2 ,7 3 4 2 3 ,8 2 2 2 4 ,9 0 8 2 5 ,9 9 6 2 7 ,0 6 0 2 8 ,12 7 2 9 ,19 3 3 0 ,2 6 0 3 1,3 2 6 3 2 ,3 9 2 3 3 ,4 3 3 3 4 ,4 7 4 3 5 ,5 14 3 6 ,5 5 4 3 7 ,4 11 3 8 ,2 6 8 3 9 ,12 3 3 9 ,9 8 0 4 0 ,8 3 7
Page 104
PENILAIAN SAHAM
PT JASAMARGA JOGJA SOLO
Tanggal Penilaian : 31 Maret 2026
Lampiran - 07
2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037 2038 2039 2040 2041 2042 2043 2044 2045 2046 2047 2048 2049 2050 2051 2052 2053 2054 2055 2056 2057 2058 2059 2060 2061
PT JASAMARGA JOGJA SOLO
Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection
KENAIKAN / PERTUMBUHAN
Tarif Tol 4.37% % per 2 tahun 0.00% 4.37% 0.00% 4.37% 0.00% 4.37% 0.00% 4.37% 0.00% 4.37% 0.00% 4.37% 0.00% 4.37% 0.00% 4.37% 0.00% 4.37% 0.00% 4.37% 0.00% 4.37% 0.00% 4.37% 0.00% 4.37% 0.00% 4.37% 0.00% 4.37% 0.00% 4.37% 0.00% 4.37% 0.00% 4.37%
TARIF DASAR PER GOLONGAN PER KM
Section 1A
Gol. I Rp / km 1,906 1,906 1,989 1,989 2,076 2,076 2,166 2,166 2,261 2,261 2,360 2,360 2,463 2,463 2,570 2,570 2,682 2,682 2,799 2,799 2,922 2,922 3,049 3,049 3,182 3,182 3,321 3,321 3,466 3,466 3,617 3,617 3,775 3,775 3,940 3,940 4,112
Gol. II Rp / km 2,848 2,848 2,972 2,972 3,102 3,102 3,237 3,237 3,378 3,378 3,526 3,526 3,680 3,680 3,840 3,840 4,008 4,008 4,183 4,183 4,365 4,365 4,556 4,556 4,755 4,755 4,962 4,962 5,179 5,179 5,405 5,405 5,641 5,641 5,887 5,887 6,144
Gol. III Rp / km 2,848 2,848 2,972 2,972 3,102 3,102 3,237 3,237 3,378 3,378 3,526 3,526 3,680 3,680 3,840 3,840 4,008 4,008 4,183 4,183 4,365 4,365 4,556 4,556 4,755 4,755 4,962 4,962 5,179 5,179 5,405 5,405 5,641 5,641 5,887 5,887 6,144
Gol. IV Rp / km 3,789 3,789 3,955 3,955 4,127 4,127 4,307 4,307 4,495 4,495 4,692 4,692 4,896 4,896 5,110 5,110 5,333 5,333 5,566 5,566 5,809 5,809 6,063 6,063 6,327 6,327 6,603 6,603 6,892 6,892 7,192 7,192 7,506 7,506 7,834 7,834 8,176
Gol. V Rp / km 3,789 3,789 3,955 3,955 4,127 4,127 4,307 4,307 4,495 4,495 4,692 4,692 4,896 4,896 5,110 5,110 5,333 5,333 5,566 5,566 5,809 5,809 6,063 6,063 6,327 6,327 6,603 6,603 6,892 6,892 7,192 7,192 7,506 7,506 7,834 7,834 8,176
Section 1B
Gol. I Rp / km 812 812 848 848 885 885 923 923 964 964 1,006 1,006 1,050 1,050 1,095 1,095 1,143 1,143 1,193 1,193 1,245 1,245 1,299 1,299 1,356 1,356 1,415 1,415 1,477 1,477 1,542 1,542 1,609 1,609 1,679 1,679 1,752
Gol. II Rp / km 1,142 1,142 1,192 1,192 1,244 1,244 1,298 1,298 1,355 1,355 1,414 1,414 1,476 1,476 1,540 1,540 1,608 1,608 1,678 1,678 1,751 1,751 1,827 1,827 1,907 1,907 1,990 1,990 2,077 2,077 2,168 2,168 2,263 2,263 2,361 2,361 2,464
Gol. III Rp / km 1,142 1,142 1,192 1,192 1,244 1,244 1,298 1,298 1,355 1,355 1,414 1,414 1,476 1,476 1,540 1,540 1,608 1,608 1,678 1,678 1,751 1,751 1,827 1,827 1,907 1,907 1,990 1,990 2,077 2,077 2,168 2,168 2,263 2,263 2,361 2,361 2,464
Gol. IV Rp / km 1,523 1,523 1,589 1,589 1,659 1,659 1,731 1,731 1,807 1,807 1,886 1,886 1,968 1,968 2,054 2,054 2,143 2,143 2,237 2,237 2,335 2,335 2,436 2,436 2,543 2,543 2,654 2,654 2,770 2,770 2,891 2,891 3,017 3,017 3,148 3,148 3,286
Gol. V Rp / km 1,523 1,523 1,589 1,589 1,659 1,659 1,731 1,731 1,807 1,807 1,886 1,886 1,968 1,968 2,054 2,054 2,143 2,143 2,237 2,237 2,335 2,335 2,436 2,436 2,543 2,543 2,654 2,654 2,770 2,770 2,891 2,891 3,017 3,017 3,148 3,148 3,286
Section 2 A; 2 B; 3 A; 3 B
Gol. I Rp / km 2,048 2,048 2,137 2,137 2,230 2,230 2,328 2,328 2,429 2,429 2,535 2,535 2,646 2,646 2,762 2,762 2,882 2,882 3,008 3,008 3,139 3,139 3,276 3,276 3,419 3,419 3,568 3,568 3,724 3,724 3,887 3,887 4,056 4,056 4,233 4,233 4,418
Gol. II Rp / km 3,072 3,072 3,206 3,206 3,346 3,346 3,492 3,492 3,644 3,644 3,803 3,803 3,969 3,969 4,142 4,142 4,323 4,323 4,512 4,512 4,709 4,709 4,914 4,914 5,129 5,129 5,353 5,353 5,586 5,586 5,830 5,830 6,085 6,085 6,350 6,350 6,627
Gol. III Rp / km 3,072 3,072 3,206 3,206 3,346 3,346 3,492 3,492 3,644 3,644 3,803 3,803 3,969 3,969 4,142 4,142 4,323 4,323 4,512 4,512 4,709 4,709 4,914 4,914 5,129 5,129 5,353 5,353 5,586 5,586 5,830 5,830 6,085 6,085 6,350 6,350 6,627
Gol. IV Rp / km 4,095 4,095 4,274 4,274 4,461 4,461 4,655 4,655 4,859 4,859 5,071 5,071 5,292 5,292 5,523 5,523 5,764 5,764 6,016 6,016 6,278 6,278 6,552 6,552 6,838 6,838 7,137 7,137 7,448 7,448 7,773 7,773 8,113 8,113 8,467 8,467 8,836
Gol. V Rp / km 4,095 4,095 4,274 4,274 4,461 4,461 4,655 4,655 4,859 4,859 5,071 5,071 5,292 5,292 5,523 5,523 5,764 5,764 6,016 6,016 6,278 6,278 6,552 6,552 6,838 6,838 7,137 7,137 7,448 7,448 7,773 7,773 8,113 8,113 8,467 8,467 8,836
TARIF PER SEKSI
Section 1A: Kartusura - Klaten
Kartosuro - Delanggu/ Karanganom 13 .0 0 Km
Gol I Rp 25,000 26,000 26,000 27,000 27,000 28,000 28,000 29,500 29,500 30,500 30,500 32,000 32,000 33,500 33,500 35,000 35,000 36,500 36,500 38,000 38,000 39,500 39,500 41,500 41,500 43,000 43,000 45,000 45,000 47,000 47,000 49,000 49,000 51,000 51,000 53,500
Gol II Rp 37,000 38,500 38,500 40,500 40,500 42,000 42,000 44,000 44,000 46,000 46,000 48,000 48,000 50,000 50,000 52,000 52,000 54,500 54,500 56,500 56,500 59,000 59,000 62,000 62,000 64,500 64,500 67,500 67,500 70,500 70,500 73,500 73,500 76,500 76,500 80,000
Gol III Rp 37,000 38,500 38,500 40,500 40,500 42,000 42,000 44,000 44,000 46,000 46,000 48,000 48,000 50,000 50,000 52,000 52,000 54,500 54,500 56,500 56,500 59,000 59,000 62,000 62,000 64,500 64,500 67,500 67,500 70,500 70,500 73,500 73,500 76,500 76,500 80,000
Gol IV Rp 49,500 51,500 51,500 53,500 53,500 56,000 56,000 58,500 58,500 61,000 61,000 63,500 63,500 66,500 66,500 69,500 69,500 72,500 72,500 75,500 75,500 79,000 79,000 82,500 82,500 86,000 86,000 89,500 89,500 93,500 93,500 97,500 97,500 102,000 102,000 106,500
Gol V Rp 49,500 51,500 51,500 53,500 53,500 56,000 56,000 58,500 58,500 61,000 61,000 63,500 63,500 66,500 66,500 69,500 69,500 72,500 72,500 75,500 75,500 79,000 79,000 82,500 82,500 86,000 86,000 89,500 89,500 93,500 93,500 97,500 97,500 102,000 102,000 106,500
Delanggu/ Karanganom – Klaten 9 .3 0 Km
Gol. I Rp 17,500 18,500 18,500 19,500 19,500 20,000 20,000 21,000 21,000 22,000 22,000 23,000 23,000 24,000 24,000 25,000 25,000 26,000 26,000 27,000 27,000 28,500 28,500 29,500 29,500 31,000 31,000 32,000 32,000 33,500 33,500 35,000 35,000 36,500 36,500 38,000
Gol. II Rp 26,500 27,500 27,500 29,000 29,000 30,000 30,000 31,500 31,500 33,000 33,000 34,000 34,000 35,500 35,500 37,500 37,500 39,000 39,000 40,500 40,500 42,500 42,500 44,000 44,000 46,000 46,000 48,000 48,000 50,500 50,500 52,500 52,500 55,000 55,000 57,000
Gol. III Rp 26,500 27,500 27,500 29,000 29,000 30,000 30,000 31,500 31,500 33,000 33,000 34,000 34,000 35,500 35,500 37,500 37,500 39,000 39,000 40,500 40,500 42,500 42,500 44,000 44,000 46,000 46,000 48,000 48,000 50,500 50,500 52,500 52,500 55,000 55,000 57,000
Gol. IV Rp 35,000 37,000 37,000 38,500 38,500 40,000 40,000 42,000 42,000 43,500 43,500 45,500 45,500 47,500 47,500 49,500 49,500 52,000 52,000 54,000 54,000 56,500 56,500 59,000 59,000 61,500 61,500 64,000 64,000 67,000 67,000 70,000 70,000 73,000 73,000 76,000
Gol. V Rp 35,000 37,000 37,000 38,500 38,500 40,000 40,000 42,000 42,000 43,500 43,500 45,500 45,500 47,500 47,500 49,500 49,500 52,000 52,000 54,000 54,000 56,500 56,500 59,000 59,000 61,500 61,500 64,000 64,000 67,000 67,000 70,000 70,000 73,000 73,000 76,000
Section 1B: Klaten - Prambanan
Klaten – Prambanan 8 .6 0 Km
Gol I Rp 7,000 7,500 7,500 7,500 7,500 8,000 8,000 8,500 8,500 8,500 8,500 9,000 9,000 9,500 9,500 10,000 10,000 10,500 10,500 10,500 10,500 11,000 11,000 11,500 11,500 12,000 12,000 12,500 12,500 13,500 13,500 14,000 14,000 14,500 14,500 15,000
Gol II Rp 10,000 10,500 10,500 10,500 10,500 11,000 11,000 11,500 11,500 12,000 12,000 12,500 12,500 13,000 13,000 14,000 14,000 14,500 14,500 15,000 15,000 15,500 15,500 16,500 16,500 17,000 17,000 18,000 18,000 18,500 18,500 19,500 19,500 20,500 20,500 21,000
Gol III Rp 10,000 10,500 10,500 10,500 10,500 11,000 11,000 11,500 11,500 12,000 12,000 12,500 12,500 13,000 13,000 14,000 14,000 14,500 14,500 15,000 15,000 15,500 15,500 16,500 16,500 17,000 17,000 18,000 18,000 18,500 18,500 19,500 19,500 20,500 20,500 21,000
Gol IV Rp 13,000 13,500 13,500 14,500 14,500 15,000 15,000 15,500 15,500 16,000 16,000 17,000 17,000 17,500 17,500 18,500 18,500 19,000 19,000 20,000 20,000 21,000 21,000 22,000 22,000 23,000 23,000 24,000 24,000 25,000 25,000 26,000 26,000 27,000 27,000 28,500
Gol V Rp 13,000 13,500 13,500 14,500 14,500 15,000 15,000 15,500 15,500 16,000 16,000 17,000 17,000 17,500 17,500 18,500 18,500 19,000 19,000 20,000 20,000 21,000 21,000 22,000 22,000 23,000 23,000 24,000 24,000 25,000 25,000 26,000 26,000 27,000 27,000 28,500
Prambanan – Purwomartani/ Kalasan 11.10 Km
Gol. I Rp 9,000 9,500 9,500 10,000 10,000 10,000 10,000 10,500 10,500 11,000 11,000 11,500 11,500 12,000 12,000 12,500 12,500 13,000 13,000 14,000 14,000 14,500 14,500 15,000 15,000 15,500 15,500 16,500 16,500 17,000 17,000 18,000 18,000 18,500 18,500 19,500
Gol. II Rp 12,500 13,000 13,000 14,000 14,000 14,500 14,500 15,000 15,000 15,500 15,500 16,500 16,500 17,000 17,000 18,000 18,000 18,500 18,500 19,500 19,500 20,500 20,500 21,000 21,000 22,000 22,000 23,000 23,000 24,000 24,000 25,000 25,000 26,000 26,000 27,500
Gol. III Rp 12,500 13,000 13,000 14,000 14,000 14,500 14,500 15,000 15,000 15,500 15,500 16,500 16,500 17,000 17,000 18,000 18,000 18,500 18,500 19,500 19,500 20,500 20,500 21,000 21,000 22,000 22,000 23,000 23,000 24,000 24,000 25,000 25,000 26,000 26,000 27,500
Gol. IV Rp 17,000 17,500 17,500 18,500 18,500 19,000 19,000 20,000 20,000 21,000 21,000 22,000 22,000 23,000 23,000 24,000 24,000 25,000 25,000 26,000 26,000 27,000 27,000 28,000 28,000 29,500 29,500 30,500 30,500 32,000 32,000 33,500 33,500 35,000 35,000 36,500
Gol. V Rp 17,000 17,500 17,500 18,500 18,500 19,000 19,000 20,000 20,000 21,000 21,000 22,000 22,000 23,000 23,000 24,000 24,000 25,000 25,000 26,000 26,000 27,000 27,000 28,000 28,000 29,500 29,500 30,500 30,500 32,000 32,000 33,500 33,500 35,000 35,000 36,500
Section 2 A: Prambanan - Purwomartani
Purwomartani/ Kalasan – Maguwoharjo 4 .0 0 Km
Gol I Rp 8,000 8,500 8,500 9,000 9,000 9,500 9,500 9,500 9,500 10,000 10,000 10,500 10,500 11,000 11,000 11,500 11,500 12,000 12,000 12,500 12,500 13,000 13,000 13,500 13,500 14,500 14,500 15,000 15,000 15,500 15,500 16,000 16,000 17,000 17,000 17,500
Gol II Rp 12,500 13,000 13,000 13,500 13,500 14,000 14,000 14,500 14,500 15,000 15,000 16,000 16,000 16,500 16,500 17,500 17,500 18,000 18,000 19,000 19,000 19,500 19,500 20,500 20,500 21,500 21,500 22,500 22,500 23,500 23,500 24,500 24,500 25,500 25,500 26,500
Gol III Rp 12,500 13,000 13,000 13,500 13,500 14,000 14,000 14,500 14,500 15,000 15,000 16,000 16,000 16,500 16,500 17,500 17,500 18,000 18,000 19,000 19,000 19,500 19,500 20,500 20,500 21,500 21,500 22,500 22,500 23,500 23,500 24,500 24,500 25,500 25,500 26,500
Gol IV Rp 16,500 17,000 17,000 18,000 18,000 18,500 18,500 19,500 19,500 20,500 20,500 21,000 21,000 22,000 22,000 23,000 23,000 24,000 24,000 25,000 25,000 26,000 26,000 27,500 27,500 28,500 28,500 30,000 30,000 31,000 31,000 32,500 32,500 34,000 34,000 35,500
Gol V Rp 16,500 17,000 17,000 18,000 18,000 18,500 18,500 19,500 19,500 20,500 20,500 21,000 21,000 22,000 22,000 23,000 23,000 24,000 24,000 25,000 25,000 26,000 26,000 27,500 27,500 28,500 28,500 30,000 30,000 31,000 31,000 32,500 32,500 34,000 34,000 35,500
Maguwoharjo – UPN 2 .6 0 Km
Gol. I Rp 5,500 5,500 5,500 6,000 6,000 6,000 6,000 6,500 6,500 6,500 6,500 7,000 7,000 7,000 7,000 7,500 7,500 8,000 8,000 8,000 8,000 8,500 8,500 9,000 9,000 9,500 9,500 9,500 9,500 10,000 10,000 10,500 10,500 11,000 11,000 11,500
Gol. II Rp 8,000 8,500 8,500 8,500 8,500 9,000 9,000 9,500 9,500 10,000 10,000 10,500 10,500 11,000 11,000 11,000 11,000 11,500 11,500 12,000 12,000 13,000 13,000 13,500 13,500 14,000 14,000 14,500 14,500 15,000 15,000 16,000 16,000 16,500 16,500 17,000
Gol. III Rp 8,000 8,500 8,500 8,500 8,500 9,000 9,000 9,500 9,500 10,000 10,000 10,500 10,500 11,000 11,000 11,000 11,000 11,500 11,500 12,000 12,000 13,000 13,000 13,500 13,500 14,000 14,000 14,500 14,500 15,000 15,000 16,000 16,000 16,500 16,500 17,000
Gol. IV Rp 10,500 11,000 11,000 11,500 11,500 12,000 12,000 12,500 12,500 13,000 13,000 14,000 14,000 14,500 14,500 15,000 15,000 15,500 15,500 16,500 16,500 17,000 17,000 18,000 18,000 18,500 18,500 19,500 19,500 20,000 20,000 21,000 21,000 22,000 22,000 23,000
Gol. V Rp 10,500 11,000 11,000 11,500 11,500 12,000 12,000 12,500 12,500 13,000 13,000 14,000 14,000 14,500 14,500 15,000 15,000 15,500 15,500 16,500 16,500 17,000 17,000 18,000 18,000 18,500 18,500 19,500 19,500 20,000 20,000 21,000 21,000 22,000 22,000 23,000
UPN – Monjali 2 .8 0 Km
Gol. I Rp 5,500 6,000 6,000 6,000 6,000 6,500 6,500 7,000 7,000 7,000 7,000 7,500 7,500 7,500 7,500 8,000 8,000 8,500 8,500 9,000 9,000 9,000 9,000 9,500 9,500 10,000 10,000 10,500 10,500 11,000 11,000 11,500 11,500 12,000 12,000 12,500
Gol. II Rp 8,500 9,000 9,000 9,500 9,500 10,000 10,000 10,000 10,000 10,500 10,500 11,000 11,000 11,500 11,500 12,000 12,000 12,500 12,500 13,000 13,000 14,000 14,000 14,500 14,500 15,000 15,000 15,500 15,500 16,500 16,500 17,000 17,000 18,000 18,000 18,500
Gol. III Rp 8,500 9,000 9,000 9,500 9,500 10,000 10,000 10,000 10,000 10,500 10,500 11,000 11,000 11,500 11,500 12,000 12,000 12,500 12,500 13,000 13,000 14,000 14,000 14,500 14,500 15,000 15,000 15,500 15,500 16,500 16,500 17,000 17,000 18,000 18,000 18,500
Gol. IV Rp 11,500 12,000 12,000 12,500 12,500 13,000 13,000 13,500 13,500 14,000 14,000 15,000 15,000 15,500 15,500 16,000 16,000 17,000 17,000 17,500 17,500 18,500 18,500 19,000 19,000 20,000 20,000 21,000 21,000 22,000 22,000 22,500 22,500 23,500 23,500 24,500
Gol. V Rp 11,500 12,000 12,000 12,500 12,500 13,000 13,000 13,500 13,500 14,000 14,000 15,000 15,000 15,500 15,500 16,000 16,000 17,000 17,000 17,500 17,500 18,500 18,500 19,000 19,000 20,000 20,000 21,000 21,000 22,000 22,000 22,500 22,500 23,500 23,500 24,500
Section 2 B: Monjali - On/ Off Gamping
Monjali – Trihanggo/ Kronggahan 3 .3 5 Km
Gol I Rp 7,000 7,000 7,000 7,500 7,500 8,000 8,000 8,000 8,000 8,500 8,500 9,000 9,000 9,500 9,500 9,500 9,500 10,000 10,000 10,500 10,500 11,000 11,000 11,500 11,500 12,000 12,000 12,500 12,500 13,000 13,000 13,500 13,500 14,000 14,000 15,000
Gol II Rp 10,500 10,500 10,500 11,000 11,000 11,500 11,500 12,000 12,000 12,500 12,500 13,500 13,500 14,000 14,000 14,500 14,500 15,000 15,000 16,000 16,000 16,500 16,500 17,000 17,000 18,000 18,000 18,500 18,500 19,500 19,500 20,500 20,500 21,500 21,500 22,000
Gol III Rp 10,500 10,500 10,500 11,000 11,000 11,500 11,500 12,000 12,000 12,500 12,500 13,500 13,500 14,000 14,000 14,500 14,500 15,000 15,000 16,000 16,000 16,500 16,500 17,000 17,000 18,000 18,000 18,500 18,500 19,500 19,500 20,500 20,500 21,500 21,500 22,000
Gol IV Rp 13,500 14,500 14,500 15,000 15,000 15,500 15,500 16,500 16,500 17,000 17,000 17,500 17,500 18,500 18,500 19,500 19,500 20,000 20,000 21,000 21,000 22,000 22,000 23,000 23,000 24,000 24,000 25,000 25,000 26,000 26,000 27,000 27,000 28,500 28,500 29,500
Gol V Rp 13,500 14,500 14,500 15,000 15,000 15,500 15,500 16,500 16,500 17,000 17,000 17,500 17,500 18,500 18,500 19,500 19,500 20,000 20,000 21,000 21,000 22,000 22,000 23,000 23,000 24,000 24,000 25,000 25,000 26,000 26,000 27,000 27,000 28,500 28,500 29,500
Trihanggo/ Kronggahan – JCT Sleman 3 .2 5 Km
Gol. I Rp 6,500 7,000 7,000 7,000 7,000 7,500 7,500 8,000 8,000 8,000 8,000 8,500 8,500 9,000 9,000 9,500 9,500 10,000 10,000 10,000 10,000 10,500 10,500 11,000 11,000 11,500 11,500 12,000 12,000 12,500 12,500 13,000 13,000 14,000 14,000 14,500
Gol. II Rp 10,000 10,500 10,500 11,000 11,000 11,500 11,500 12,000 12,000 12,500 12,500 13,000 13,000 13,500 13,500 14,000 14,000 14,500 14,500 15,500 15,500 16,000 16,000 16,500 16,500 17,500 17,500 18,000 18,000 19,000 19,000 20,000 20,000 20,500 20,500 21,500
Gol. III Rp 10,000 10,500 10,500 11,000 11,000 11,500 11,500 12,000 12,000 12,500 12,500 13,000 13,000 13,500 13,500 14,000 14,000 14,500 14,500 15,500 15,500 16,000 16,000 16,500 16,500 17,500 17,500 18,000 18,000 19,000 19,000 20,000 20,000 20,500 20,500 21,500
Gol. IV Rp 13,500 14,000 14,000 14,500 14,500 15,000 15,000 16,000 16,000 16,500 16,500 17,000 17,000 18,000 18,000 18,500 18,500 19,500 19,500 20,500 20,500 21,500 21,500 22,000 22,000 23,000 23,000 24,000 24,000 25,500 25,500 26,500 26,500 27,500 27,500 28,500
Gol. V Rp 13,500 14,000 14,000 14,500 14,500 15,000 15,000 16,000 16,000 16,500 16,500 17,000 17,000 18,000 18,000 18,500 18,500 19,500 19,500 20,500 20,500 21,500 21,500 22,000 22,000 23,000 23,000 24,000 24,000 25,500 25,500 26,500 26,500 27,500 27,500 28,500
JCT Sleman – Gamping 7 .4 2 Km
Gol. I Rp 15,000 16,000 16,000 16,500 16,500 17,500 17,500 18,000 18,000 19,000 19,000 19,500 19,500 20,500 20,500 21,500 21,500 22,500 22,500 23,500 23,500 24,500 24,500 25,500 25,500 26,500 26,500 27,500 27,500 29,000 29,000 30,000 30,000 31,500 31,500 33,000
Gol. II Rp 23,000 24,000 24,000 25,000 25,000 26,000 26,000 27,000 27,000 28,000 28,000 29,500 29,500 30,500 30,500 32,000 32,000 33,500 33,500 35,000 35,000 36,500 36,500 38,000 38,000 39,500 39,500 41,500 41,500 43,500 43,500 45,000 45,000 47,000 47,000 49,000
Gol. III Rp 23,000 24,000 24,000 25,000 25,000 26,000 26,000 27,000 27,000 28,000 28,000 29,500 29,500 30,500 30,500 32,000 32,000 33,500 33,500 35,000 35,000 36,500 36,500 38,000 38,000 39,500 39,500 41,500 41,500 43,500 43,500 45,000 45,000 47,000 47,000 49,000
Gol. IV Rp 30,500 31,500 31,500 33,000 33,000 34,500 34,500 36,000 36,000 37,500 37,500 39,500 39,500 41,000 41,000 43,000 43,000 44,500 44,500 46,500 46,500 48,500 48,500 50,500 50,500 53,000 53,000 55,500 55,500 57,500 57,500 60,000 60,000 63,000 63,000 65,500
Gol. V Rp 30,500 31,500 31,500 33,000 33,000 34,500 34,500 36,000 36,000 37,500 37,500 39,500 39,500 41,000 41,000 43,000 43,000 44,500 44,500 46,500 46,500 48,500 48,500 50,500 50,500 53,000 53,000 55,500 55,500 57,500 57,500 60,000 60,000 63,000 63,000 65,500
Section 3 A: Gamping - Wates
Gamping – Sentolo 9 .8 6 Km
Gol I Rp 20,000 21,000 21,000 22,000 22,000 23,000 23,000 24,000 24,000 25,000 25,000 26,000 26,000 27,000 27,000 28,500 28,500 29,500 29,500 31,000 31,000 32,500 32,500 33,500 33,500 35,000 35,000 36,500 36,500 38,500 38,500 40,000 40,000 41,500 41,500 43,500
Gol II Rp 30,500 31,500 31,500 33,000 33,000 34,500 34,500 36,000 36,000 37,500 37,500 39,000 39,000 41,000 41,000 42,500 42,500 44,500 44,500 46,500 46,500 48,500 48,500 50,500 50,500 53,000 53,000 55,000 55,000 57,500 57,500 60,000 60,000 62,500 62,500 65,500
Gol III Rp 30,500 31,500 31,500 33,000 33,000 34,500 34,500 36,000 36,000 37,500 37,500 39,000 39,000 41,000 41,000 42,500 42,500 44,500 44,500 46,500 46,500 48,500 48,500 50,500 50,500 53,000 53,000 55,000 55,000 57,500 57,500 60,000 60,000 62,500 62,500 65,500
Gol IV Rp 40,500 42,000 42,000 44,000 44,000 46,000 46,000 48,000 48,000 50,000 50,000 52,000 52,000 54,500 54,500 57,000 57,000 59,500 59,500 62,000 62,000 64,500 64,500 67,500 67,500 70,500 70,500 73,500 73,500 76,500 76,500 80,000 80,000 83,500 83,500 87,000
Gol V Rp 40,500 42,000 42,000 44,000 44,000 46,000 46,000 48,000 48,000 50,000 50,000 52,000 52,000 54,500 54,500 57,000 57,000 59,500 59,500 62,000 62,000 64,500 64,500 67,500 67,500 70,500 70,500 73,500 73,500 76,500 76,500 80,000 80,000 83,500 83,500 87,000
Sentolo – Wates 8 .0 0 Km
Gol. I Rp 16,500 17,000 17,000 18,000 18,000 18,500 18,500 19,500 19,500 20,500 20,500 21,000 21,000 22,000 22,000 23,000 23,000 24,000 24,000 25,000 25,000 26,000 26,000 27,500 27,500 28,500 28,500 30,000 30,000 31,000 31,000 32,500 32,500 34,000 34,000 35,500
Gol. II Rp 24,500 25,500 25,500 26,500 26,500 28,000 28,000 29,000 29,000 30,500 30,500 31,500 31,500 33,000 33,000 34,500 34,500 36,000 36,000 37,500 37,500 39,500 39,500 41,000 41,000 43,000 43,000 44,500 44,500 46,500 46,500 48,500 48,500 51,000 51,000 53,000
Gol. III Rp 24,500 25,500 25,500 26,500 26,500 28,000 28,000 29,000 29,000 30,500 30,500 31,500 31,500 33,000 33,000 34,500 34,500 36,000 36,000 37,500 37,500 39,500 39,500 41,000 41,000 43,000 43,000 44,500 44,500 46,500 46,500 48,500 48,500 51,000 51,000 53,000
Gol. IV Rp 32,500 34,000 34,000 35,500 35,500 37,000 37,000 39,000 39,000 40,500 40,500 42,500 42,500 44,000 44,000 46,000 46,000 48,000 48,000 50,000 50,000 52,500 52,500 54,500 54,500 57,000 57,000 59,500 59,500 62,000 62,000 65,000 65,000 67,500 67,500 70,500
Gol. V Rp 32,500 34,000 34,000 35,500 35,500 37,000 37,000 39,000 39,000 40,500 40,500 42,500 42,500 44,000 44,000 46,000 46,000 48,000 48,000 50,000 50,000 52,500 52,500 54,500 54,500 57,000 57,000 59,500 59,500 62,000 62,000 65,000 65,000 67,500 67,500 70,500
Section 3 B: Wates - Nyia Kulonprogo
Wates – NYIA Kulon Progo 10 .0 3 Km
Gol. I Rp 20,500 21,500 21,500 22,500 22,500 23,500 23,500 24,500 24,500 25,500 25,500 26,500 26,500 27,500 27,500 29,000 29,000 30,000 30,000 31,500 31,500 33,000 33,000 34,500 34,500 36,000 36,000 37,500 37,500 39,000 39,000 40,500 40,500 42,500 42,500 44,500
Gol. II Rp 31,000 32,000 32,000 33,500 33,500 35,000 35,000 36,500 36,500 38,000 38,000 40,000 40,000 41,500 41,500 43,500 43,500 45,500 45,500 47,000 47,000 49,500 49,500 51,500 51,500 53,500 53,500 56,000 56,000 58,500 58,500 61,000 61,000 63,500 63,500 66,500
Gol. III Rp 31,000 32,000 32,000 33,500 33,500 35,000 35,000 36,500 36,500 38,000 38,000 40,000 40,000 41,500 41,500 43,500 43,500 45,500 45,500 47,000 47,000 49,500 49,500 51,500 51,500 53,500 53,500 56,000 56,000 58,500 58,500 61,000 61,000 63,500 63,500 66,500
Gol. IV Rp 41,000 43,000 43,000 44,500 44,500 46,500 46,500 48,500 48,500 51,000 51,000 53,000 53,000 55,500 55,500 58,000 58,000 60,500 60,500 63,000 63,000 65,500 65,500 68,500 68,500 71,500 71,500 74,500 74,500 78,000 78,000 81,500 81,500 85,000 85,000 88,500
Gol. V Rp 41,000 43,000 43,000 44,500 44,500 46,500 46,500 48,500 48,500 51,000 51,000 53,000 53,000 55,500 55,500 58,000 58,000 60,500 60,500 63,000 63,000 65,500 65,500 68,500 68,500 71,500 71,500 74,500 74,500 78,000 78,000 81,500 81,500 85,000 85,000 88,500
NYIA Kulon Progo - Purworejo 3 .2 7 Km
Gol. I Rp 6,500 7,000 7,000 7,500 7,500 7,500 7,500 8,000 8,000 8,500 8,500 8,500 8,500 9,000 9,000 9,500 9,500 10,000 10,000 10,500 10,500 10,500 10,500 11,000 11,000 11,500 11,500 12,000 12,000 12,500 12,500 13,500 13,500 14,000 14,000 14,500
Gol. II Rp 10,000 10,500 10,500 11,000 11,000 11,500 11,500 12,000 12,000 12,500 12,500 13,000 13,000 13,500 13,500 14,000 14,000 15,000 15,000 15,500 15,500 16,000 16,000 17,000 17,000 17,500 17,500 18,500 18,500 19,000 19,000 20,000 20,000 21,000 21,000 21,500
Gol. III Rp 10,000 10,500 10,500 11,000 11,000 11,500 11,500 12,000 12,000 12,500 12,500 13,000 13,000 13,500 13,500 14,000 14,000 15,000 15,000 15,500 15,500 16,000 16,000 17,000 17,000 17,500 17,500 18,500 18,500 19,000 19,000 20,000 20,000 21,000 21,000 21,500
Gol. IV Rp 13,500 14,000 14,000 14,500 14,500 15,000 15,000 16,000 16,000 16,500 16,500 17,500 17,500 18,000 18,000 19,000 19,000 19,500 19,500 20,500 20,500 21,500 21,500 22,500 22,500 23,500 23,500 24,500 24,500 25,500 25,500 26,500 26,500 27,500 27,500 29,000
Gol. V Rp 13,500 14,000 14,000 14,500 14,500 15,000 15,000 16,000 16,000 16,500 16,500 17,500 17,500 18,000 18,000 19,000 19,000 19,500 19,500 20,500 20,500 21,500 21,500 22,500 22,500 23,500 23,500 24,500 24,500 25,500 25,500 26,500 26,500 27,500 27,500 29,000
Page 105
PENILAIAN SAHAM
PT JASAMARGA JOGJA SOLO
Tanggal Penilaian : 31 Maret 2026
Lampiran - 08
2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037 2038 2039 2040 2041 2042 2043 2044 2045 2046 2047 2048 2049 2050 2051 2052 2053 2054 2055 2056 2057 2058 2059 2060 2061
PT JASAMARGA JOGJA SOLO
Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection
ASUMSI UMUM
Jumlah Hari dalam Setahun Hari 365 365 366 365 365 365 366 365 365 365 366 365 365 365 366 365 365 365 366 365 365 365 366 365 365 365 366 365 365 365 366 365 365 365 366 365
MASA KONSESI
Lama Waktu Konsesi 40 Tahun
Tanggal Dimulainya Konsesi 01-Mar-2021
Tanggal Berakhirnya Konsesi 28-Feb-2061
PENDAPATAN TOL
Section 1A: Kartusura - Klaten
Kartosuro - Delanggu/ Karanganom
Gol I Rp (Juta) 168,904 216,581 258,217 309,920 352,425 409,546 439,424 491,902 522,116 571,053 603,929 664,849 697,798 765,001 801,685 871,332 907,370 983,840 1,024,221 1,102,526 1,141,654 1,231,456 1,279,676 1,387,799 1,434,801 1,535,348 1,585,761 1,703,207 1,751,431 1,879,639 1,935,294 2,033,274 2,054,414 2,160,252 2,188,234 2,312,310
Gol II Rp (Juta) 19,825 25,435 30,324 36,882 41,938 48,734 52,280 58,201 61,767 68,319 72,243 79,103 83,027 90,575 94,904 102,682 106,933 116,530 121,318 130,025 134,644 145,900 151,611 164,452 170,019 182,690 188,667 202,643 208,384 223,641 230,266 241,930 244,425 257,027 260,363 274,276
Gol III Rp (Juta) 10,899 13,996 16,684 20,282 23,061 26,797 28,746 32,008 33,967 37,559 39,733 43,502 45,657 49,804 52,192 56,466 58,800 64,074 66,703 71,498 74,035 80,239 83,374 90,429 93,507 100,456 103,753 111,435 114,589 122,976 126,615 133,038 134,406 141,344 143,187 150,818
Gol IV Rp (Juta) 2,240 2,876 3,431 4,120 4,687 5,498 5,903 6,555 6,961 7,659 8,104 8,854 9,294 10,194 10,685 11,618 12,100 13,125 13,666 14,716 15,239 16,551 17,175 18,519 19,152 20,623 21,309 22,737 23,390 25,118 25,871 27,153 27,438 29,002 29,380 30,904
Gol V Rp (Juta) 2,331 3,008 3,581 4,296 4,882 5,723 6,149 6,811 7,238 7,993 8,439 9,225 9,688 10,631 11,123 12,100 12,608 13,655 14,223 15,322 15,873 17,214 17,898 19,302 19,934 21,471 22,191 23,684 24,370 26,142 26,932 28,292 28,577 30,231 30,612 32,186
Total Rp (Juta) 2 0 4 ,19 9 2 6 1,8 9 6 3 12 ,2 3 6 3 7 5 ,5 0 0 4 2 6 ,9 9 2 4 9 6 ,2 9 9 5 3 2 ,5 0 1 5 9 5 ,4 7 8 6 3 2 ,0 4 9 6 9 2 ,5 8 3 7 3 2 ,4 4 9 8 0 5 ,5 3 2 8 4 5 ,4 6 5 9 2 6 ,2 0 6 9 7 0 ,5 8 9 1,0 5 4 ,19 8 1,0 9 7 ,8 11 1,19 1,2 2 4 1,2 4 0 ,13 0 1,3 3 4 ,0 8 7 1,3 8 1,4 4 5 1,4 9 1,3 6 1 1,5 4 9 ,7 3 4 1,6 8 0 ,5 0 2 1,7 3 7 ,4 14 1,8 6 0 ,5 8 7 1,9 2 1,6 8 1 2 ,0 6 3 ,7 0 6 2 ,12 2 ,16 3 2 ,2 7 7 ,5 15 2 ,3 4 4 ,9 7 8 2 ,4 6 3 ,6 8 7 2 ,4 8 9 ,2 6 0 2 ,6 17 ,8 5 5 2 ,6 5 1,7 7 6 2 ,8 0 0 ,4 9 4
Delanggu/ Karanganom – Klaten
Gol. I Rp (Juta) 120,008 155,449 184,530 224,102 254,230 291,650 311,459 346,044 365,950 404,222 426,241 468,063 491,720 537,794 564,021 611,640 637,354 689,600 718,306 771,676 799,447 876,598 911,815 975,116 1,008,990 1,095,892 1,134,169 1,203,869 1,240,194 1,336,343 1,378,124 1,453,195 1,470,492 1,551,565 1,573,904 1,652,888
Gol. II Rp (Juta) 14,412 18,328 21,761 26,441 29,987 34,701 37,058 41,173 43,541 48,096 50,716 54,889 57,657 63,103 66,173 72,776 75,829 82,051 85,473 91,814 95,125 103,686 107,858 115,359 119,374 128,998 133,493 143,244 147,553 159,791 164,794 172,903 174,973 185,453 188,115 196,670
Gol. III Rp (Juta) 7,931 10,078 11,967 14,533 16,491 19,086 20,379 22,639 23,949 26,451 27,888 30,181 31,708 34,700 36,393 40,022 41,706 45,125 47,004 50,497 52,300 57,024 59,311 63,437 65,637 70,938 73,405 78,770 81,153 87,868 90,622 95,084 96,215 101,981 103,448 108,144
Gol. IV Rp (Juta) 1,610 2,093 2,478 2,965 3,373 3,913 4,187 4,645 4,921 5,367 5,652 6,211 6,527 7,143 7,493 8,130 8,474 9,262 9,649 10,367 10,742 11,672 12,139 13,093 13,546 14,591 15,104 16,165 16,656 17,950 18,514 19,520 19,750 20,836 21,134 22,192
Gol. V Rp (Juta) 1,674 2,174 2,587 3,092 3,513 4,073 4,363 4,844 5,120 5,589 5,891 6,477 6,809 7,438 7,806 8,474 8,817 9,642 10,049 10,801 11,176 12,147 12,635 13,632 14,105 15,197 15,734 16,843 17,356 18,684 19,274 20,338 20,568 21,689 22,016 23,107
Total Rp (Juta) 14 5 ,6 3 5 18 8 ,12 3 2 2 3 ,3 2 3 2 7 1,13 3 3 0 7 ,5 9 4 3 5 3 ,4 2 2 3 7 7 ,4 4 5 4 19 ,3 4 4 4 4 3 ,4 8 2 4 8 9 ,7 2 4 5 16 ,3 8 7 5 6 5 ,8 2 2 5 9 4 ,4 2 1 6 5 0 ,17 8 6 8 1,8 8 6 7 4 1,0 4 2 7 7 2 ,17 9 8 3 5 ,6 8 0 8 7 0 ,4 8 1 9 3 5 ,15 6 9 6 8 ,7 9 1 1,0 6 1,12 6 1,10 3 ,7 5 8 1,18 0 ,6 3 6 1,2 2 1,6 5 2 1,3 2 5 ,6 15 1,3 7 1,9 0 4 1,4 5 8 ,8 9 0 1,5 0 2 ,9 12 1,6 2 0 ,6 3 6 1,6 7 1,3 2 9 1,7 6 1,0 4 0 1,7 8 1,9 9 8 1,8 8 1,5 2 4 1,9 0 8 ,6 16 2 ,0 0 3 ,0 0 1
Section 1B: Klaten - Prambanan
Klaten – Prambanan
Gol I Rp (Juta) 36,950 48,339 57,244 65,837 74,586 88,891 95,169 107,232 113,626 120,020 126,761 139,806 145,765 160,150 166,893 181,814 188,431 208,411 219,566 229,521 240,075 260,068 269,364 289,783 298,732 321,058 331,302 349,725 355,286 389,711 396,802 415,525 420,676 441,035 447,592 467,280
Gol II Rp (Juta) 4,187 5,369 6,356 7,312 8,282 9,696 10,379 11,510 12,194 13,442 14,195 15,403 16,060 17,386 18,114 20,190 20,925 22,827 24,051 26,006 27,205 29,068 30,107 32,979 33,997 36,076 37,226 39,946 40,583 42,365 43,131 45,908 46,477 49,459 50,195 51,892
Gol III Rp (Juta) 2,303 2,951 3,497 4,020 4,553 5,332 5,709 6,330 6,708 7,389 7,805 8,468 8,833 9,561 9,963 11,104 11,508 12,554 13,225 14,301 14,958 15,982 16,554 18,134 18,694 19,837 20,470 21,964 22,318 23,296 23,719 25,246 25,559 27,199 27,604 28,537
Gol IV Rp (Juta) 460 586 692 857 969 1,117 1,197 1,313 1,392 1,518 1,605 1,775 1,849 1,980 2,062 2,262 2,343 2,531 2,670 2,935 3,073 3,334 3,451 3,726 3,838 4,130 4,268 4,511 4,581 4,845 4,932 5,182 5,248 5,519 5,593 5,961
Gol V Rp (Juta) 479 606 721 889 1,011 1,166 1,246 1,369 1,448 1,583 1,669 1,849 1,924 2,063 2,152 2,350 2,438 2,635 2,782 3,059 3,197 3,472 3,597 3,878 3,999 4,307 4,445 4,695 4,774 5,046 5,142 5,400 5,466 5,745 5,830 6,210
Total Rp (Juta) 4 4 ,3 8 0 5 7 ,8 5 2 6 8 ,5 11 7 8 ,9 16 8 9 ,4 0 0 10 6 ,2 0 2 113 ,7 0 0 12 7 ,7 5 3 13 5 ,3 6 7 14 3 ,9 5 3 15 2 ,0 3 4 16 7 ,3 0 1 17 4 ,4 3 1 19 1,14 0 19 9 ,18 4 2 17 ,7 19 2 2 5 ,6 4 5 2 4 8 ,9 5 8 2 6 2 ,2 9 4 2 7 5 ,8 2 1 2 8 8 ,5 0 9 3 11,9 2 5 3 2 3 ,0 7 2 3 4 8 ,5 0 0 3 5 9 ,2 6 0 3 8 5 ,4 0 9 3 9 7 ,7 11 4 2 0 ,8 4 1 4 2 7 ,5 4 3 4 6 5 ,2 6 4 4 7 3 ,7 2 6 4 9 7 ,2 6 0 5 0 3 ,4 2 6 5 2 8 ,9 5 7 5 3 6 ,8 15 5 5 9 ,8 8 0
Prambanan – Purwomartani/ Kalasan
Gol. I Rp (Juta) 80,335 100,887 117,293 140,065 157,001 173,933 185,837 206,556 218,518 241,454 254,685 274,995 284,460 306,701 317,445 340,057 350,341 382,950 402,646 452,455 472,481 504,042 520,150 551,803 566,996 601,596 618,987 667,739 678,356 709,858 722,772 768,920 774,649 802,048 810,150 857,808
Gol. II Rp (Juta) 8,851 10,951 12,732 15,555 17,435 20,006 21,377 23,406 24,763 26,986 28,467 31,299 32,377 34,463 35,671 38,842 40,018 43,230 45,454 49,986 52,200 56,523 58,328 61,282 62,968 67,733 69,690 73,834 75,009 79,488 80,936 84,707 85,346 89,415 90,316 95,959
Gol. III Rp (Juta) 4,868 6,021 6,999 8,554 9,586 11,003 11,755 12,872 13,616 14,840 15,652 17,212 17,803 18,950 19,618 21,359 22,003 23,769 24,992 27,488 28,705 31,082 32,075 33,695 34,623 37,243 38,319 40,598 41,245 43,712 44,509 46,583 46,930 49,168 49,664 52,767
Gol. IV Rp (Juta) 1,018 1,246 1,454 1,742 1,951 2,219 2,371 2,643 2,796 3,097 3,267 3,533 3,654 3,946 4,083 4,389 4,520 4,946 5,197 5,647 5,893 6,307 6,502 6,919 7,103 7,688 7,914 8,294 8,416 8,970 9,135 9,611 9,684 10,194 10,286 10,778
Gol. V Rp (Juta) 1,061 1,297 1,512 1,810 2,033 2,309 2,469 2,752 2,913 3,227 3,397 3,678 3,806 4,114 4,251 4,564 4,704 5,147 5,417 5,874 6,140 6,563 6,769 7,205 7,399 8,011 8,238 8,628 8,772 9,344 9,510 10,002 10,088 10,616 10,722 11,231
Total Rp (Juta) 9 6 ,13 3 12 0 ,4 0 2 13 9 ,9 9 0 16 7 ,7 2 6 18 8 ,0 0 7 2 0 9 ,4 7 1 2 2 3 ,8 0 8 2 4 8 ,2 2 8 2 6 2 ,6 0 6 2 8 9 ,6 0 4 3 0 5 ,4 6 7 3 3 0 ,7 17 3 4 2 ,10 0 3 6 8 ,17 3 3 8 1,0 6 7 4 0 9 ,2 10 4 2 1,5 8 6 4 6 0 ,0 4 1 4 8 3 ,7 0 5 5 4 1,4 5 0 5 6 5 ,4 19 6 0 4 ,5 18 6 2 3 ,8 2 5 6 6 0 ,9 0 4 6 7 9 ,0 8 9 7 2 2 ,2 7 1 7 4 3 ,14 9 7 9 9 ,0 9 2 8 11,7 9 9 8 5 1,3 7 3 8 6 6 ,8 6 2 9 19 ,8 2 3 9 2 6 ,6 9 7 9 6 1,4 4 1 9 7 1,13 9 1,0 2 8 ,5 4 3
Section 2 A: Prambanan - Purwomartani
Purwomartani/ Kalasan – Maguwoharjo
Gol I Rp (Juta) - 91,347 106,038 127,221 142,470 166,485 177,876 188,296 199,197 221,161 233,277 253,010 261,744 283,363 293,314 315,379 324,945 354,701 371,339 402,034 418,313 449,854 465,937 497,914 513,288 567,827 585,946 613,627 622,754 652,943 664,195 688,244 692,735 740,809 747,629 772,434
Gol II Rp (Juta) - 11,080 12,866 15,137 16,951 19,459 20,793 22,795 24,118 26,313 27,757 30,584 31,635 33,714 34,899 38,070 39,226 42,206 44,186 48,476 50,438 53,524 55,440 59,972 61,828 66,782 68,917 73,009 74,093 78,527 79,877 83,594 84,140 88,142 88,953 92,779
Gol III Rp (Juta) - 6,093 7,075 8,323 9,323 10,700 11,432 12,538 13,263 14,470 15,262 16,819 17,397 18,537 19,192 20,932 21,571 23,205 24,297 26,658 27,733 29,431 30,489 32,983 34,000 36,726 37,897 40,151 40,742 43,179 43,925 45,973 46,268 48,473 48,914 51,022
Gol IV Rp (Juta) - 1,229 1,425 1,708 1,912 2,174 2,329 2,598 2,747 3,045 3,211 3,396 3,518 3,806 3,937 4,239 4,365 4,765 4,989 5,402 5,621 6,045 6,262 6,815 7,026 7,490 7,729 8,245 8,366 8,769 8,918 9,383 9,454 9,953 10,042 10,521
Gol V Rp (Juta) - 1,278 1,481 1,780 1,991 2,269 2,424 2,705 2,861 3,173 3,346 3,541 3,664 3,967 4,107 4,407 4,542 4,958 5,191 5,621 5,849 6,292 6,518 7,097 7,307 7,802 8,053 8,585 8,705 9,131 9,292 9,775 9,846 10,362 10,453 10,962
Total Rp (Juta) - 111,0 2 6 12 8 ,8 8 5 15 4 ,17 0 17 2 ,6 4 6 2 0 1,0 8 7 2 14 ,8 5 4 2 2 8 ,9 3 1 2 4 2 ,18 7 2 6 8 ,16 2 2 8 2 ,8 5 5 3 0 7 ,3 5 0 3 17 ,9 5 9 3 4 3 ,3 8 7 3 5 5 ,4 5 0 3 8 3 ,0 2 7 3 9 4 ,6 4 9 4 2 9 ,8 3 6 4 5 0 ,0 0 2 4 8 8 ,19 1 5 0 7 ,9 5 4 5 4 5 ,14 6 5 6 4 ,6 4 6 6 0 4 ,7 8 1 6 2 3 ,4 5 0 6 8 6 ,6 2 7 7 0 8 ,5 4 2 7 4 3 ,6 17 7 5 4 ,6 6 0 7 9 2 ,5 5 0 8 0 6 ,2 0 8 8 3 6 ,9 7 0 8 4 2 ,4 4 4 8 9 7 ,7 3 9 9 0 5 ,9 9 2 9 3 7 ,7 19
Maguwoharjo – UPN
Gol. I Rp (Juta) - - - - 59,623 71,050 82,704 101,730 109,655 117,581 125,849 140,545 145,934 151,322 157,138 173,675 179,449 197,567 204,284 209,884 216,039 234,620 240,359 259,180 264,557 284,935 291,407 296,287 301,967 323,835 330,714 349,290 352,280 372,182 376,342 395,644
Gol. II Rp (Juta) - - - - 6,701 8,452 9,839 11,793 12,712 14,348 15,357 16,721 17,365 18,862 19,586 20,203 20,878 22,528 23,293 24,970 25,706 28,465 29,157 30,836 31,477 33,307 34,064 35,873 36,561 38,533 39,347 42,217 42,579 44,283 44,779 46,395
Gol. III Rp (Juta) - - - - 3,686 4,648 5,412 6,484 6,990 7,891 8,444 9,194 9,547 10,371 10,770 11,110 11,479 12,387 12,808 13,731 14,134 15,654 16,034 16,956 17,310 18,314 18,733 19,725 20,106 21,188 21,636 23,214 23,413 24,349 24,621 25,509
Gol. IV Rp (Juta) - - - - 768 955 1,111 1,314 1,414 1,580 1,689 1,886 1,962 2,106 2,186 2,332 2,409 2,569 2,661 2,909 2,993 3,152 3,229 3,482 3,554 3,727 3,812 4,085 4,164 4,351 4,443 4,691 4,729 5,003 5,057 5,314
Gol. V Rp (Juta) - - - - 798 994 1,155 1,369 1,474 1,647 1,760 1,967 2,039 2,191 2,277 2,431 2,508 2,676 2,768 3,029 3,114 3,282 3,360 3,627 3,699 3,883 3,968 4,256 4,335 4,526 4,626 4,883 4,929 5,203 5,266 5,532
Total Rp (Juta) - - - - 7 1,5 7 6 8 6 ,10 0 10 0 ,2 2 1 12 2 ,6 9 0 13 2 ,2 4 5 14 3 ,0 4 7 15 3 ,10 0 17 0 ,3 14 17 6 ,8 4 7 18 4 ,8 5 3 19 1,9 5 7 2 0 9 ,7 5 1 2 16 ,7 2 2 2 3 7 ,7 2 7 2 4 5 ,8 13 2 5 4 ,5 2 4 2 6 1,9 8 6 2 8 5 ,17 4 2 9 2 ,14 0 3 14 ,0 8 0 3 2 0 ,5 9 8 3 4 4 ,16 6 3 5 1,9 8 5 3 6 0 ,2 2 7 3 6 7 ,13 2 3 9 2 ,4 3 3 4 0 0 ,7 6 6 4 2 4 ,2 9 5 4 2 7 ,9 2 9 4 5 1,0 2 1 4 5 6 ,0 6 5 4 7 8 ,3 9 4
UPN – Monjali
Gol. I Rp (Juta) - - - - 57,595 91,901 89,636 110,803 118,100 125,397 133,057 148,137 154,105 160,073 166,495 183,475 189,841 208,469 215,823 235,055 242,216 247,134 252,742 271,245 276,436 296,449 302,737 322,742 328,480 350,132 357,118 375,693 379,055 399,040 403,651 422,976
Gol. II Rp (Juta) - - - - 7,233 9,260 10,940 12,556 13,381 14,920 15,833 17,232 17,927 19,468 20,249 21,830 22,588 24,318 25,176 26,933 27,754 30,491 31,185 32,840 33,470 35,270 36,020 37,792 38,465 41,658 42,490 44,056 44,446 47,481 48,027 49,658
Gol. III Rp (Juta) - - - - 3,977 5,092 6,013 6,906 7,358 8,205 8,704 9,475 9,861 10,708 11,137 12,006 12,422 13,373 13,844 14,809 15,260 16,771 17,150 18,058 18,402 19,398 19,808 20,780 21,153 22,910 23,365 24,224 24,441 26,109 26,411 27,307
Gol. IV Rp (Juta) - - - - 808 1,020 1,204 1,434 1,528 1,686 1,788 1,987 2,070 2,223 2,309 2,464 2,552 2,798 2,899 3,072 3,162 3,410 3,487 3,641 3,710 3,979 4,063 4,338 4,415 4,706 4,799 4,936 4,977 5,249 5,307 5,571
Gol. V Rp (Juta) - - - - 840 1,063 1,251 1,493 1,592 1,753 1,860 2,070 2,157 2,314 2,405 2,564 2,657 2,916 3,018 3,194 3,296 3,552 3,636 3,793 3,870 4,146 4,231 4,515 4,591 4,898 4,992 5,141 5,190 5,464 5,530 5,795
Total Rp (Juta) - - - - 7 0 ,4 5 2 10 8 ,3 3 6 10 9 ,0 4 4 13 3 ,19 1 14 1,9 5 8 15 1,9 6 1 16 1,2 4 3 17 8 ,9 0 2 18 6 ,119 19 4 ,7 8 6 2 0 2 ,5 9 6 2 2 2 ,3 3 9 2 3 0 ,0 6 0 2 5 1,8 7 5 2 6 0 ,7 6 0 2 8 3 ,0 6 3 2 9 1,6 8 7 3 0 1,3 5 8 3 0 8 ,2 0 0 3 2 9 ,5 7 7 3 3 5 ,8 8 8 3 5 9 ,2 4 2 3 6 6 ,8 5 8 3 9 0 ,16 8 3 9 7 ,10 5 4 2 4 ,3 0 3 4 3 2 ,7 6 5 4 5 4 ,0 5 0 4 5 8 ,110 4 8 3 ,3 4 4 4 8 8 ,9 2 6 5 11,3 0 7
Section 2 B: Monjali - On/ Off Gamping
Monjali – Trihanggo/ Kronggahan
Gol I Rp (Juta) - - - - - 88,461 102,802 116,584 124,459 140,605 149,381 164,884 172,032 189,138 197,222 204,229 211,774 230,863 239,463 259,088 267,428 287,101 294,844 314,657 321,910 343,475 352,006 373,555 381,439 404,896 414,222 433,497 438,015 458,924 464,880 501,745
Gol II Rp (Juta) - - - - - 10,087 11,722 13,871 14,809 16,402 17,426 19,616 20,469 22,111 23,053 24,727 25,642 27,468 28,493 31,314 32,324 34,160 35,081 36,895 37,745 40,865 41,880 43,851 44,783 48,178 49,288 52,213 52,759 55,906 56,633 58,370
Gol III Rp (Juta) - - - - - 5,545 6,444 7,630 8,142 9,020 9,580 10,786 11,254 12,157 12,677 13,596 14,099 15,106 15,668 17,222 17,777 18,784 19,289 20,290 20,756 22,476 23,032 24,113 24,626 26,491 27,099 28,710 29,010 30,739 31,138 32,096
Gol IV Rp (Juta) - - - - - 1,148 1,339 1,614 1,722 1,886 2,003 2,153 2,248 2,471 2,580 2,819 2,918 3,103 3,213 3,480 3,595 3,854 3,962 4,223 4,323 4,617 4,726 5,019 5,119 5,438 5,567 5,824 5,883 6,273 6,352 6,622
Gol V Rp (Juta) - - - - - 1,199 1,396 1,680 1,795 1,967 2,091 2,242 2,338 2,573 2,688 2,932 3,039 3,227 3,353 3,626 3,741 4,015 4,123 4,399 4,500 4,800 4,928 5,229 5,338 5,666 5,795 6,061 6,130 6,533 6,613 6,902
Total Rp (Juta) - - - - - 10 6 ,4 4 1 12 3 ,7 0 3 14 1,3 8 0 15 0 ,9 2 8 16 9 ,8 8 1 18 0 ,4 8 1 19 9 ,6 8 1 2 0 8 ,3 4 2 2 2 8 ,4 5 0 2 3 8 ,2 2 0 2 4 8 ,3 0 3 2 5 7 ,4 7 3 2 7 9 ,7 6 5 2 9 0 ,19 0 3 14 ,7 3 0 3 2 4 ,8 6 5 3 4 7 ,9 14 3 5 7 ,2 9 7 3 8 0 ,4 6 4 3 8 9 ,2 3 4 4 16 ,2 3 4 4 2 6 ,5 7 1 4 5 1,7 6 6 4 6 1,3 0 5 4 9 0 ,6 6 9 5 0 1,9 7 1 5 2 6 ,3 0 5 5 3 1,7 9 7 5 5 8 ,3 7 4 5 6 5 ,6 17 6 0 5 ,7 3 5
Trihanggo/ Kronggahan – JCT Sleman
Gol. I Rp (Juta) - - - - - 78,862 93,061 110,195 121,396 132,600 144,195 160,750 168,711 187,061 196,026 215,249 224,146 245,309 255,373 264,041 273,403 291,247 296,226 313,853 318,225 337,257 342,764 361,455 366,221 386,448 392,485 411,197 415,325 451,719 457,409 477,055
Gol. II Rp (Juta) - - - - - 9,591 11,318 13,109 14,445 16,434 17,870 19,502 20,465 22,258 23,322 25,162 26,204 28,214 29,374 32,463 33,617 35,204 35,804 37,346 37,863 40,708 41,376 43,007 43,572 46,596 47,322 50,180 50,684 52,467 53,129 56,110
Gol. III Rp (Juta) - - - - - 5,276 6,225 7,209 7,941 9,038 9,827 10,724 11,255 12,240 12,827 13,838 14,410 15,518 16,149 17,849 18,483 19,360 19,688 20,537 20,820 22,388 22,751 23,652 23,961 25,625 26,022 27,594 27,871 28,853 29,217 30,856
Gol. IV Rp (Juta) - - - - - 1,057 1,252 1,478 1,629 1,837 1,999 2,159 2,265 2,510 2,635 2,816 2,931 3,210 3,347 3,636 3,764 4,002 4,076 4,216 4,272 4,533 4,605 4,853 4,914 5,296 5,376 5,629 5,687 5,962 6,029 6,294
Gol. V Rp (Juta) - - - - - 1,100 1,301 1,542 1,699 1,915 2,077 2,246 2,358 2,615 2,741 2,931 3,052 3,345 3,483 3,786 3,921 4,167 4,241 4,392 4,449 4,718 4,798 5,055 5,125 5,510 5,600 5,862 5,920 6,203 6,281 6,554
Total Rp (Juta) - - - - - 9 5 ,8 8 7 113 ,15 7 13 3 ,5 3 3 14 7 ,111 16 1,8 2 5 17 5 ,9 6 9 19 5 ,3 8 1 2 0 5 ,0 5 4 2 2 6 ,6 8 3 2 3 7 ,5 5 0 2 5 9 ,9 9 4 2 7 0 ,7 4 3 2 9 5 ,5 9 6 3 0 7 ,7 2 6 3 2 1,7 7 6 3 3 3 ,18 8 3 5 3 ,9 7 9 3 6 0 ,0 3 5 3 8 0 ,3 4 3 3 8 5 ,6 2 9 4 0 9 ,6 0 4 4 16 ,2 9 4 4 3 8 ,0 2 2 4 4 3 ,7 9 3 4 6 9 ,4 7 5 4 7 6 ,8 0 4 5 0 0 ,4 6 2 5 0 5 ,4 8 7 5 4 5 ,2 0 4 5 5 2 ,0 6 4 5 7 6 ,8 6 8
JCT Sleman – Gamping
Gol. I Rp (Juta) - - - - - 160,377 182,779 210,023 232,552 269,251 293,841 317,049 333,355 367,593 385,782 421,474 439,452 478,698 498,876 539,276 558,918 600,069 619,127 660,712 678,777 724,180 745,000 790,493 809,986 874,713 897,722 936,696 947,241 1,005,686 1,019,556 1,076,787
Gol. II Rp (Juta) - - - - - 18,904 21,544 24,992 27,673 31,478 34,351 38,042 40,001 43,383 45,534 49,757 51,883 56,540 58,914 63,709 66,034 70,916 73,167 78,102 80,238 85,626 88,087 94,626 96,959 104,077 106,814 111,444 112,708 119,021 120,672 126,823
Gol. III Rp (Juta) - - - - - 10,392 11,847 13,738 15,216 17,313 18,887 20,921 21,998 23,857 25,039 27,366 28,534 31,095 32,394 35,029 36,307 38,995 40,237 42,942 44,120 47,088 48,431 52,032 53,319 57,238 58,733 61,282 61,972 65,446 66,348 69,734
Gol. IV Rp (Juta) - - - - - 2,128 2,424 2,825 3,127 3,572 3,898 4,311 4,542 4,938 5,177 5,666 5,901 6,351 6,629 7,162 7,434 7,984 8,236 8,792 9,032 9,731 10,009 10,716 10,980 11,648 11,954 12,571 12,724 13,498 13,696 14,345
Gol. V Rp (Juta) - - - - - 2,216 2,525 2,943 3,259 3,723 4,063 4,498 4,729 5,148 5,402 5,901 6,152 6,627 6,906 7,468 7,739 8,302 8,574 9,143 9,401 10,137 10,417 11,162 11,425 12,131 12,438 13,096 13,250 14,073 14,250 14,942
Total Rp (Juta) - - - - - 19 4 ,0 17 2 2 1,12 1 2 5 4 ,5 2 2 2 8 1,8 2 7 3 2 5 ,3 3 7 3 5 5 ,0 4 0 3 8 4 ,8 2 1 4 0 4 ,6 2 5 4 4 4 ,9 19 4 6 6 ,9 3 3 5 10 ,16 4 5 3 1,9 2 3 5 7 9 ,3 11 6 0 3 ,7 18 6 5 2 ,6 4 4 6 7 6 ,4 3 2 7 2 6 ,2 6 6 7 4 9 ,3 4 1 7 9 9 ,6 9 0 8 2 1,5 6 8 8 7 6 ,7 6 0 9 0 1,9 4 3 9 5 9 ,0 2 9 9 8 2 ,6 6 9 1,0 5 9 ,8 0 7 1,0 8 7 ,6 5 9 1,13 5 ,0 8 8 1,14 7 ,8 9 4 1,2 17 ,7 2 5 1,2 3 4 ,5 2 2 1,3 0 2 ,6 3 0
Section 3 A: Gamping - Wates
Gamping – Sentolo
Gol I Rp (Juta) - - - - 157,484 192,682 219,600 255,985 283,439 323,855 353,428 394,604 422,637 468,014 498,497 555,483 586,222 638,987 673,020 739,141 772,973 845,393 882,823 943,596 979,692 1,061,258 1,101,980 1,185,409 1,224,737 1,333,343 1,378,593 1,458,438 1,488,485 1,575,476 1,611,052 1,716,755
Gol II Rp (Juta) - - - - 18,742 22,931 26,125 30,459 33,730 38,530 42,053 46,947 50,292 56,373 60,039 65,711 69,341 76,453 80,523 87,951 91,974 100,072 104,500 112,825 117,139 127,484 132,372 141,689 146,387 157,952 163,309 173,536 177,105 188,203 192,447 205,055
Gol III Rp (Juta) - - - - 10,298 12,605 14,370 16,754 18,541 21,188 23,127 25,822 27,659 30,993 33,013 36,129 38,130 42,052 44,284 48,355 50,578 55,037 57,460 62,044 64,422 70,106 72,781 77,911 80,501 86,867 89,820 95,418 97,389 103,500 105,843 112,748
Gol IV Rp (Juta) - - - - 2,120 2,586 2,946 3,434 3,802 4,344 4,740 5,295 5,675 6,346 6,762 7,469 7,864 8,665 9,125 9,935 10,387 11,277 11,756 12,762 13,255 14,359 14,914 16,043 16,553 17,787 18,395 19,593 20,002 21,273 21,759 23,054
Gol V Rp (Juta) - - - - 2,200 2,703 3,064 3,574 3,960 4,526 4,941 5,523 5,903 6,604 7,041 7,760 8,197 9,013 9,495 10,342 10,817 11,724 12,252 13,304 13,797 14,951 15,533 16,687 17,250 18,541 19,151 20,411 20,820 22,157 22,676 24,007
Total Rp (Juta) - - - - 19 0 ,8 4 5 2 3 3 ,5 0 7 2 6 6 ,10 6 3 10 ,2 0 5 3 4 3 ,4 7 1 3 9 2 ,4 4 3 4 2 8 ,2 8 9 4 7 8 ,19 2 5 12 ,16 6 5 6 8 ,3 3 0 6 0 5 ,3 5 3 6 7 2 ,5 5 2 7 0 9 ,7 5 5 7 7 5 ,17 0 8 16 ,4 4 7 8 9 5 ,7 2 4 9 3 6 ,7 2 9 1,0 2 3 ,5 0 3 1,0 6 8 ,7 9 2 1,14 4 ,5 3 2 1,18 8 ,3 0 4 1,2 8 8 ,15 7 1,3 3 7 ,5 8 1 1,4 3 7 ,7 3 9 1,4 8 5 ,4 2 8 1,6 14 ,4 9 0 1,6 6 9 ,2 6 9 1,7 6 7 ,3 9 6 1,8 0 3 ,8 0 1 1,9 10 ,6 10 1,9 5 3 ,7 7 7 2 ,0 8 1,6 18
Sentolo – Wates
Gol. I Rp (Juta) - - - - 105,968 128,649 145,333 169,937 187,105 214,748 237,763 261,246 279,596 312,134 332,266 366,517 386,615 424,851 447,501 487,184 509,504 552,783 577,250 633,105 657,326 706,319 733,424 796,339 822,761 877,501 907,283 968,027 987,482 1,053,398 1,076,692 1,142,359
Gol. II Rp (Juta) - - - - 12,371 15,442 17,452 20,048 22,070 25,349 28,064 31,089 33,262 37,135 39,531 43,608 46,000 50,550 53,244 57,967 60,622 66,609 69,567 74,870 77,743 84,533 87,771 93,703 96,805 104,415 107,952 114,588 116,890 125,335 128,105 135,280
Gol. III Rp (Juta) - - - - 6,809 8,493 9,592 11,019 12,141 13,938 15,427 17,097 18,293 20,428 21,740 23,976 25,298 27,791 29,277 31,878 33,343 36,635 38,253 41,169 42,740 46,489 48,268 51,521 53,227 57,418 59,362 63,021 64,278 68,931 70,445 74,401
Gol. IV Rp (Juta) - - - - 1,399 1,729 1,950 2,278 2,520 2,853 3,157 3,552 3,801 4,192 4,461 4,919 5,188 5,712 6,008 6,552 6,844 7,493 7,821 8,434 8,753 9,487 9,847 10,598 10,967 11,790 12,186 13,001 13,262 14,043 14,354 15,234
Gol. V Rp (Juta) - - - - 1,464 1,796 2,031 2,377 2,619 2,971 3,291 3,692 3,956 4,368 4,654 5,121 5,406 5,939 6,254 6,807 7,118 7,799 8,147 8,773 9,111 9,882 10,264 11,054 11,402 12,265 12,685 13,547 13,808 14,635 14,947 15,877
Total Rp (Juta) - - - - 12 8 ,0 12 15 6 ,10 9 17 6 ,3 5 9 2 0 5 ,6 5 9 2 2 6 ,4 5 4 2 5 9 ,8 5 9 2 8 7 ,7 0 2 3 16 ,6 7 7 3 3 8 ,9 0 7 3 7 8 ,2 5 7 4 0 2 ,6 5 2 4 4 4 ,14 2 4 6 8 ,5 0 8 5 14 ,8 4 3 5 4 2 ,2 8 5 5 9 0 ,3 8 8 6 17 ,4 2 9 6 7 1,3 18 7 0 1,0 3 8 7 6 6 ,3 5 1 7 9 5 ,6 7 2 8 5 6 ,7 11 8 8 9 ,5 7 5 9 6 3 ,2 15 9 9 5 ,16 2 1,0 6 3 ,3 8 9 1,0 9 9 ,4 6 7 1,17 2 ,18 5 1,19 5 ,7 2 0 1,2 7 6 ,3 4 2 1,3 0 4 ,5 4 3 1,3 8 3 ,15 0
Section 3 B: Wates - Nyia Kulonprogo
Wates – NYIA Kulon Progo
Gol. I Rp (Juta) - - - - 130,505 160,193 182,427 212,322 234,982 268,158 292,534 326,079 348,984 385,922 410,813 457,103 482,168 525,293 553,293 607,183 634,995 693,973 724,704 785,621 815,679 882,496 916,364 984,597 1,017,269 1,091,938 1,129,002 1,199,053 1,228,869 1,320,843 1,355,836 1,448,522
Gol. II Rp (Juta) - - - - 15,407 18,920 21,546 25,086 27,764 31,693 34,575 39,040 41,785 46,200 49,182 54,380 57,365 63,192 66,562 71,862 75,156 82,568 86,219 93,029 96,582 104,023 108,028 116,631 120,494 129,930 134,333 143,253 146,815 156,541 160,688 171,704
Gol. III Rp (Juta) - - - - 8,474 10,412 11,849 13,802 15,268 17,435 19,012 21,477 22,980 25,402 27,036 29,913 31,549 34,743 36,603 39,525 41,326 45,404 47,412 51,148 53,103 57,216 59,409 64,141 66,266 71,445 73,868 78,774 80,733 86,081 88,362 94,420
Gol. IV Rp (Juta) - - - - 1,738 2,122 2,417 2,815 3,116 3,593 3,920 4,372 4,681 5,226 5,566 6,139 6,478 7,111 7,484 8,163 8,531 9,252 9,661 10,476 10,876 11,770 12,221 13,134 13,569 14,662 15,159 16,212 16,599 17,746 18,199 19,349
Gol. V Rp (Juta) - - - - 1,803 2,223 2,519 2,939 3,257 3,742 4,088 4,565 4,875 5,449 5,789 6,393 6,753 7,398 7,794 8,485 8,876 9,635 10,069 10,901 11,326 12,266 12,718 13,678 14,140 15,260 15,787 16,867 17,283 18,460 18,977 20,157
Total Rp (Juta) - - - - 15 7 ,9 2 6 19 3 ,8 7 0 2 2 0 ,7 5 8 2 5 6 ,9 6 3 2 8 4 ,3 8 7 3 2 4 ,6 2 0 3 5 4 ,12 9 3 9 5 ,5 3 4 4 2 3 ,3 0 6 4 6 8 ,2 0 0 4 9 8 ,3 8 6 5 5 3 ,9 2 9 5 8 4 ,3 13 6 3 7 ,7 3 6 6 7 1,7 3 7 7 3 5 ,2 19 7 6 8 ,8 8 5 8 4 0 ,8 3 2 8 7 8 ,0 6 5 9 5 1,17 5 9 8 7 ,5 6 6 1,0 6 7 ,7 7 0 1,10 8 ,7 4 1 1,19 2 ,18 0 1,2 3 1,7 3 8 1,3 2 3 ,2 3 6 1,3 6 8 ,14 9 1,4 5 4 ,15 9 1,4 9 0 ,3 0 0 1,5 9 9 ,6 7 1 1,6 4 2 ,0 6 3 1,7 5 4 ,15 2
NYIA Kulon Progo - Purworejo
Gol. I Rp (Juta) - - - - 43,625 51,528 58,210 68,880 75,841 87,974 41,109 44,012 47,028 52,987 56,334 62,668 66,039 73,004 76,706 83,985 87,649 91,244 95,099 103,121 106,887 115,683 119,948 128,829 132,841 142,551 147,127 162,179 165,894 175,886 180,232 190,149
Gol. II Rp (Juta) - - - - 5,075 6,267 7,080 8,195 9,023 10,261 4,795 5,338 5,703 6,302 6,705 7,328 7,721 8,689 9,124 9,833 10,263 11,026 11,495 12,640 13,105 13,963 14,482 15,754 16,247 17,185 17,740 19,060 19,498 20,925 21,444 22,365
Gol. III Rp (Juta) - - - - 2,790 3,446 3,893 4,507 4,963 5,644 2,635 2,937 3,136 3,469 3,686 4,027 4,246 4,774 5,018 5,409 5,646 6,062 6,319 6,950 7,204 7,678 7,961 8,663 8,934 9,452 9,756 10,483 10,724 11,505 11,790 12,297
Gol. IV Rp (Juta) - - - - 566 690 780 923 1,016 1,144 537 607 652 710 758 839 888 954 1,006 1,100 1,152 1,256 1,306 1,413 1,470 1,587 1,643 1,771 1,824 1,955 2,016 2,138 2,186 2,319 2,375 2,551
Gol. V Rp (Juta) - - - - 587 723 813 964 1,063 1,192 556 632 677 742 791 874 922 996 1,049 1,145 1,197 1,303 1,361 1,478 1,528 1,655 1,712 1,842 1,896 2,038 2,100 2,225 2,273 2,419 2,476 2,657
Total Rp (Juta) - - - - 5 2 ,6 4 4 6 2 ,6 5 4 7 0 ,7 7 5 8 3 ,4 6 8 9 1,9 0 6 10 6 ,2 16 4 9 ,6 3 2 5 3 ,5 2 7 5 7 ,19 6 6 4 ,2 10 6 8 ,2 7 3 7 5 ,7 3 5 7 9 ,8 16 8 8 ,4 17 9 2 ,9 0 4 10 1,4 7 1 10 5 ,9 0 8 110 ,8 9 0 115 ,5 8 0 12 5 ,6 0 1 13 0 ,19 4 14 0 ,5 6 6 14 5 ,7 4 6 15 6 ,8 5 9 16 1,7 4 1 17 3 ,18 1 17 8 ,7 3 9 19 6 ,0 8 4 2 0 0 ,5 7 5 2 13 ,0 5 5 2 18 ,3 17 2 3 0 ,0 19
JUMLAH PENDAPATAN TOL Rp (Juta) 4 9 0 ,3 4 6 7 3 9 ,2 9 8 8 7 2 ,9 4 4 1,0 4 7 ,4 4 5 1,8 5 6 ,0 9 4 2 ,6 0 3 ,4 0 0 2 ,8 6 3 ,5 5 2 3 ,2 6 1,3 4 7 3 ,5 15 ,9 7 7 3 ,9 19 ,2 14 4 ,13 4 ,7 7 6 4 ,5 4 9 ,7 5 0 4 ,7 8 6 ,9 3 7 5 ,2 3 7 ,7 7 2 5 ,5 0 0 ,0 9 7 6 ,0 0 2 ,10 7 6 ,2 6 1,18 2 6 ,8 2 6 ,17 8 7 ,13 8 ,19 3 7 ,7 2 4 ,2 4 2 8 ,0 2 9 ,2 2 8 8 ,6 7 5 ,3 10 8 ,9 9 5 ,5 2 4 9 ,6 6 7 ,13 8 9 ,9 7 5 ,5 18 10 ,7 3 9 ,7 19 11,0 8 8 ,2 7 9 11,8 3 5 ,3 5 2 12 ,14 5 ,15 1 13 ,0 18 ,3 2 2 13 ,3 7 8 ,6 9 3 14 ,10 8 ,8 0 4 14 ,3 0 5 ,4 3 8 15 ,14 2 ,8 6 3 15 ,3 9 0 ,2 3 2 16 ,2 5 3 ,5 0 9
Page 106
PENILAIAN SAHAM
PT JASAMARGA JOGJA SOLO
Tanggal Penilaian : 30 Juni 2026
Lampiran - 10 Dinyatakan dalam Jutaan Rupiah
PROYEKSI POSISI KEUANGAN
PT JASAMARGA JOGJA SOLO 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037 2038 2039 2040 2041 2042 2043 2044 2045 2046 2047 2048 2049 2050 2051 2052 2053 2054 2055 2056 2057 2058 2059 2060 2061
Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection
ASET
Aset Lancar
Kas dan Setara Kas 724,611 1,268,231 1,530,015 3,360,895 6,661,793 6,619,651 6,359,415 6,316,354 6,109,478 6,578,286 6,438,806 7,099,295 7,798,250 9,918,308 12,773,240 15,467,762 18,824,261 22,767,369 26,576,703 31,276,548 35,121,987 40,829,747 46,777,317 52,375,426 58,856,603 65,161,667 72,511,612 80,339,864 87,867,422 96,553,993 103,412,106 112,781,416 122,124,531 130,935,158 141,102,388 150,505,346
Investasi - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Piutang Dana Talangan Tanah 44,077 44,077 44,077 44,077 44,077 44,077 44,077 44,077 44,077 44,077 44,077 44,077 44,077 44,077 44,077 44,077 44,077 44,077 44,077 44,077 44,077 44,077 44,077 44,077 44,077 44,077 44,077 44,077 44,077 44,077 44,077 44,077 44,077 44,077 44,077 44,077
Biaya Dibayar di Muka dan Uang Muka 2,462 2,462 2,462 2,462 2,462 2,462 2,462 2,462 2,462 2,462 2,462 2,462 2,462 2,462 2,462 2,462 2,462 2,462 2,462 2,462 2,462 2,462 2,462 2,462 2,462 2,462 2,462 2,462 2,462 2,462 2,462 2,462 2,462 2,462 2,462 2,462
Piutang Usaha 860 860 860 860 860 860 860 860 860 860 860 860 860 860 860 860 860 860 860 860 860 860 860 860 860 860 860 860 860 860 860 860 860 860 860 860
Piutang Lain-lain 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9
Jumlah Aset Lancar 772,019 1,315,638 1,577,422 3,408,302 6,709,201 6,667,058 6,406,822 6,363,762 6,156,885 6,625,693 6,486,213 7,146,702 7,845,657 9,965,715 12,820,647 15,515,169 18,871,669 22,814,776 26,624,110 31,323,955 35,169,394 40,877,154 46,824,725 52,422,833 58,904,011 65,209,074 72,559,019 80,387,271 87,914,829 96,601,401 103,459,513 112,828,823 122,171,938 130,982,565 141,149,795 150,552,753
Aset Tidak Lancar
Dana Dibatasi Penggunaannya 143,063 143,063 143,063 143,063 143,063 143,063 143,063 143,063 143,063 143,063 143,063 143,063 143,063 143,063 143,063 143,063 143,063 143,063 143,063 143,063 143,063 143,063 143,063 143,063 143,063 143,063 143,063 143,063 143,063 143,063 143,063 143,063 143,063 143,063 143,063 143,063
Biaya Dibayar di Muka dan Uang Muka 18,416 18,416 18,416 18,416 18,416 18,416 18,416 18,416 18,416 18,416 18,416 18,416 18,416 18,416 18,416 18,416 18,416 18,416 18,416 18,416 18,416 18,416 18,416 18,416 18,416 18,416 18,416 18,416 18,416 18,416 18,416 18,416 18,416 18,416 18,416 18,416
Aset Pajak Tangguhan - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Aset Tetap 6,275 9,589 6,206 2,949 1,610 270 4,958 2,949 940 - - 4,018 1,339 - - - 3,349 - - - - 2,679 - - - - 2,009 - - - - 1,339 - - - -
Aset Takberwujud:
- Hak Pengusahaan Jalan Tol 11,284,589 11,074,014 10,836,619 10,572,403 10,281,368 9,990,332 9,699,297 9,408,261 9,117,225 8,826,190 8,535,154 8,244,118 7,953,083 7,662,047 7,371,012 7,079,976 6,788,940 6,497,905 6,206,869 5,915,833 5,624,798 5,333,762 5,042,726 4,751,691 4,460,655 4,169,620 3,878,584 3,587,548 3,296,513 3,005,477 2,714,441 2,423,406 2,132,370 1,841,335 1,550,299 1,266,138
- Aset Takberwujud Lainnya 652 524 397 269 142 14 - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Jumlah Aset Lancar 11,452,994 11,245,606 11,004,701 10,737,101 10,444,598 10,152,096 9,865,734 9,572,689 9,279,644 8,987,669 8,696,633 8,409,616 8,115,901 7,823,526 7,532,491 7,241,455 6,953,768 6,659,384 6,368,348 6,077,312 5,786,277 5,497,920 5,204,206 4,913,170 4,622,134 4,331,099 4,042,072 3,749,027 3,457,992 3,166,956 2,875,920 2,586,224 2,293,849 2,002,814 1,711,778 1,427,617
TOTAL ASET 12,225,013 12,561,244 12,582,123 14,145,403 17,153,799 16,819,153 16,272,556 15,936,451 15,436,530 15,613,362 15,182,846 15,556,318 15,961,558 17,789,241 20,353,138 22,756,624 25,825,436 29,474,160 32,992,458 37,401,267 40,955,670 46,375,074 52,028,930 57,336,003 63,526,145 69,540,172 76,601,091 84,136,299 91,372,820 99,768,357 106,335,433 115,415,048 124,465,787 132,985,379 142,861,573 151,980,371
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang Usaha 2,608 5,503 5,940 6,668 8,571 14,189 9,071 9,282 13,861 9,849 23,109 10,858 10,731 18,980 11,335 19,939 13,198 12,417 18,189 13,886 33,467 14,156 14,553 27,180 17,237 28,562 16,617 18,210 25,887 18,409 49,333 19,736 22,709 39,775 21,947 42,999
Utang Bank Jangka Pendek 17,930 - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Beban Akrual 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789 1,198,789
Utang Pajak 10,758 10,758 10,758 10,758 10,758 10,758 10,758 10,758 10,758 10,758 10,758 10,758 10,758 10,758 10,758 10,758 10,758 10,758 10,758 10,758 10,758 10,758 10,758 10,758 10,758 10,758 10,758 10,758 10,758 10,758 10,758 10,758 10,758 10,758 10,758 10,758
Utang Lain-lain 794 1,675 1,808 2,029 2,609 4,318 2,761 2,825 4,219 2,997 7,033 3,304 3,266 5,776 3,450 6,068 4,017 3,779 5,535 4,226 10,185 4,308 4,429 8,272 5,246 8,692 5,057 5,542 7,878 5,603 15,014 6,006 6,911 12,105 6,679 13,086
Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang: - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- Liabilitas Sewa 1,274 1,274 1,274 1,274 1,274 1,274 1,274 1,274 1,274 1,274 1,274 1,274 1,274 1,274 1,274 1,274 1,274 1,274 1,274 1,274 1,274 1,274 1,274 1,274 1,274 1,274 1,274 1,274 1,274 1,274 1,274 1,274 1,274 1,274 1,274 1,274
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1,232,152 1,217,998 1,218,567 1,219,517 1,222,000 1,229,327 1,222,652 1,222,927 1,228,900 1,223,666 1,240,962 1,224,982 1,224,817 1,235,576 1,225,605 1,236,827 1,228,035 1,227,016 1,234,544 1,228,932 1,254,472 1,229,285 1,229,803 1,246,272 1,233,303 1,248,074 1,232,494 1,234,572 1,244,585 1,234,832 1,275,167 1,236,562 1,240,440 1,262,701 1,239,446 1,266,905
Liabilitas Jangka Panjang
Utang Bank Jangka Panjang 7,317,389 8,365,617 8,984,004 11,225,010 14,545,841 14,304,219 13,207,390 11,927,168 10,500,231 9,073,294 7,646,357 5,742,598 3,589,423 3,042,774 2,496,125 1,949,475 1,402,826 916,137 429,449 93,052 (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0)
Utang Retensi 393,449 393,449 393,449 393,449 393,449 393,449 393,449 393,449 393,449 393,449 393,449 393,449 393,449 393,449 393,449 393,449 393,449 393,449 393,449 393,449 393,449 393,449 393,449 393,449 393,449 393,449 393,449 393,449 393,449 393,449 393,449 393,449 393,449 393,449 393,449 393,449
Liabilitas Pajak Tangguhan 29,579 29,579 29,579 29,579 29,579 29,579 29,579 29,579 29,579 29,579 29,579 29,579 29,579 29,579 29,579 29,579 29,579 29,579 29,579 29,579 29,579 29,579 29,579 29,579 29,579 29,579 29,579 29,579 29,579 29,579 29,579 29,579 29,579 29,579 29,579 29,579
Provisi Pelapisan Jalan Tol 7,704 7,704 7,704 7,704 7,704 7,704 7,704 7,704 7,704 7,704 7,704 7,704 7,704 7,704 7,704 7,704 7,704 7,704 7,704 7,704 7,704 7,704 7,704 7,704 7,704 7,704 7,704 7,704 7,704 7,704 7,704 7,704 7,704 7,704 7,704 7,704
Beban Akrual - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Bagian Tidak Lancar dari Liabilitas Jangka Panjang
- Liabilitas Sewa 7,220 7,220 7,220 7,220 7,220 7,220 7,220 7,220 7,220 7,220 7,220 7,220 7,220 7,220 7,220 7,220 7,220 7,220 7,220 7,220 7,220 7,220 7,220 7,220 7,220 7,220 7,220 7,220 7,220 7,220 7,220 7,220 7,220 7,220 7,220 7,220
Jumlah Liabiitas Jangka Panjang 7,755,341 8,803,569 9,421,956 11,662,962 14,983,793 14,742,171 13,645,342 12,365,120 10,938,183 9,511,246 8,084,309 6,180,550 4,027,376 3,480,726 2,934,077 2,387,427 1,840,778 1,354,089 867,401 531,004 437,952 437,952 437,952 437,952 437,952 437,952 437,952 437,952 437,952 437,952 437,952 437,952 437,952 437,952 437,952 437,952
TOTAL LIABILITAS 8,987,493 10,021,567 10,640,524 12,882,479 16,205,793 15,971,498 14,867,994 13,588,047 12,167,083 10,734,912 9,325,271 7,405,532 5,252,193 4,716,302 4,159,681 3,624,254 3,068,813 2,581,105 2,101,945 1,759,936 1,692,424 1,667,237 1,667,755 1,684,224 1,671,255 1,686,026 1,670,446 1,672,524 1,682,537 1,672,784 1,713,119 1,674,514 1,678,392 1,700,653 1,677,398 1,704,857
EKUITAS
Modal saham 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537 3,634,537
Uang Muka Setoran Modal 293,674 293,674 293,674 293,674 293,674 293,674 293,674 293,674 293,674 293,674 293,674 293,674 293,674 293,674 293,674 293,674 293,674 293,674 293,674 293,674 293,674 293,674 293,674 293,674 293,674 293,674 293,674 293,674 293,674 293,674 293,674 293,674 293,674 293,674 293,674 293,674
Tambahan Modal Disetor - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Saldo laba (defisit) (690,692) (1,388,533) (1,986,612) (2,665,287) (2,980,205) (3,080,556) (2,523,649) (1,579,808) (658,764) 950,239 1,929,364 4,222,575 6,781,155 9,144,728 12,265,246 15,204,159 18,828,413 22,964,843 26,962,302 31,713,120 35,335,035 40,779,626 46,432,964 51,723,568 57,926,679 63,925,935 71,002,434 78,535,564 85,762,072 94,167,362 100,694,103 109,812,322 118,859,184 127,356,515 137,255,964 146,347,303
TOTAL EKUITAS 3,237,519 2,539,678 1,941,599 1,262,924 948,006 847,655 1,404,562 2,348,403 3,269,447 4,878,450 5,857,575 8,150,786 10,709,366 13,072,939 16,193,457 19,132,370 22,756,624 26,893,054 30,890,513 35,641,331 39,263,246 44,707,837 50,361,175 55,651,779 61,854,890 67,854,146 74,930,645 82,463,775 89,690,283 98,095,573 104,622,314 113,740,533 122,787,395 131,284,726 141,184,175 150,275,514
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 12,225,013 12,561,244 12,582,123 14,145,403 17,153,799 16,819,153 16,272,556 15,936,451 15,436,530 15,613,362 15,182,846 15,556,318 15,961,558 17,789,241 20,353,138 22,756,624 25,825,436 29,474,160 32,992,458 37,401,267 40,955,670 46,375,074 52,028,930 57,336,003 63,526,145 69,540,172 76,601,091 84,136,299 91,372,820 99,768,357 106,335,433 115,415,048 124,465,787 132,985,379 142,861,573 151,980,371
Page 107
PENILAIAN SAHAM
PT JASAMARGA JOGJA SOLO
Tanggal Penilaian : 30 Juni 2026
Lampiran - 10 Dinyatakan dalam Jutaan Rupiah
PROYEKSI LABA RUGI
PT JASAMARGA JOGJA SOLO 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037 2038 2039 2040 2041 2042 2043 2044 2045 2046 2047 2048 2049 2050 2051 2052 2053 2054 2055 2056 2057 2058 2059 2060 2061
Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection
PENDAPATAN 490,346 739,298 872,944 1,047,445 1,856,094 2,603,400 2,863,552 3,261,347 3,515,977 3,919,214 4,134,776 4,549,750 4,786,937 5,237,772 5,500,097 6,002,107 6,261,182 6,826,178 7,138,193 7,724,242 8,029,228 8,675,310 8,995,524 9,667,138 9,975,518 10,739,719 11,088,279 11,835,352 12,145,151 13,018,322 13,378,693 14,108,804 14,305,438 15,142,863 15,390,232 16,253,509
BEBAN POKOK PENDAPATAN
Beban Pegawai – Pengelolaan Pengumpulan Tol (21,697) (39,236) (40,920) (54,410) (68,731) (71,682) (74,759) (77,968) (81,314) (84,805) (88,445) (92,241) (96,201) (100,330) (104,637) (109,129) (113,813) (118,698) (123,794) (129,107) (134,649) (140,429) (146,457) (152,744) (159,300) (166,138) (173,270) (180,707) (188,464) (196,554) (204,991) (213,790) (222,967) (232,538) (242,520) (252,930)
Beban Pegawai – Pelayanan Jalan Tol (14,966) (27,064) (28,226) (37,532) (47,410) (49,445) (51,568) (53,781) (56,090) (58,497) (61,008) (63,627) (66,358) (69,207) (72,177) (75,276) (78,507) (81,877) (85,391) (89,057) (92,880) (96,866) (101,024) (105,361) (109,883) (114,600) (119,519) (124,650) (130,000) (135,581) (141,400) (147,470) (153,800) (160,402) (167,287) (174,468)
Beban Nonpegawai – Pelayanan Jalan Tol (10,899) (19,709) (20,555) (25,129) (29,978) (31,265) (32,607) (34,007) (35,467) (36,989) (38,577) (40,233) (41,960) (43,761) (45,639) (47,598) (49,642) (51,773) (53,995) (56,313) (58,730) (61,251) (63,880) (66,622) (69,482) (72,464) (75,575) (78,819) (82,202) (85,731) (89,411) (93,249) (97,251) (101,426) (105,780) (110,320)
Beban Pemeliharaan Berkala (Overlay) - - - (1,839) - (1,280) (3,147) - (73,738) (3,570) (70,732) (42,308) (4,050) (40,428) - (6,542) (102,617) - (5,856) (59,217) (107,683) (5,912) - (61,548) (150,336) (2,966) - (90,492) (981) - (172,567) - (201,033) (103,491) - (120,525)
Beban Perbaikan Besar - (191,451) (199,669) (208,239) (323,023) (813,666) (351,349) (366,431) (691,696) (398,564) (1,499,685) (433,515) (452,124) (1,138,487) (491,772) (1,238,731) (534,896) (557,857) (1,053,042) (606,777) (2,283,131) (659,987) (688,317) (1,733,241) (748,677) (1,885,853) (814,330) (849,285) (1,603,159) (923,761) (3,475,855) (1,004,768) (1,047,898) (2,638,698) (1,139,791) (2,871,036)
Beban Amortisasi (183,755) (210,575) (237,395) (264,215) (291,036) (291,036) (291,036) (291,036) (291,036) (291,036) (291,036) (291,036) (291,036) (291,036) (291,036) (291,036) (291,036) (291,036) (291,036) (291,036) (291,036) (291,036) (291,036) (291,036) (291,036) (291,036) (291,036) (291,036) (291,036) (291,036) (291,036) (291,036) (291,036) (291,036) (291,036) (284,161)
Jumlah Beban Pokok Pendapatan (231,317) (488,034) (526,765) (591,364) (760,178) (1,258,373) (804,466) (823,222) (1,229,340) (873,461) (2,049,483) (962,960) (951,729) (1,683,249) (1,005,261) (1,768,312) (1,170,510) (1,101,240) (1,613,113) (1,231,506) (2,968,108) (1,255,481) (1,290,714) (2,410,551) (1,528,714) (2,533,057) (1,473,730) (1,614,988) (2,295,842) (1,632,662) (4,375,260) (1,750,313) (2,013,985) (3,527,591) (1,946,413) (3,813,439)
LABA KOTOR 259,029 251,264 346,180 456,081 1,095,916 1,345,027 2,059,086 2,438,125 2,286,637 3,045,753 2,085,293 3,586,790 3,835,208 3,554,523 4,494,836 4,233,795 5,090,672 5,724,937 5,525,080 6,492,736 5,061,120 7,419,829 7,704,810 7,256,587 8,446,805 8,206,662 9,614,549 10,220,363 9,849,310 11,385,659 9,003,433 12,358,491 12,291,453 11,615,273 13,443,819 12,440,070
BEBAN USAHA
Beban Umum dan Administrasi (71,952) (128,728) (134,254) (172,547) (213,182) (222,333) (231,877) (241,830) (252,211) (263,037) (274,328) (286,103) (298,384) (311,193) (324,551) (338,482) (353,011) (368,164) (383,968) (400,449) (417,639) (435,566) (454,263) (473,762) (494,098) (515,307) (537,427) (560,496) (584,555) (609,647) (635,816) (663,109) (691,573) (721,258) (752,218) (784,507)
Beban Penyusutan (2,524) (3,383) (3,383) (3,257) (1,339) (1,339) (2,009) (2,009) (2,009) (940) - (2,679) (2,679) (1,339) - - (3,349) (3,349) - - - (4,018) (2,679) - - - (4,688) (2,009) - - - (5,358) (1,339) - - -
Jumlah Beban Usaha (74,476) (132,111) (137,637) (175,804) (214,522) (223,673) (233,886) (243,840) (254,220) (263,977) (274,328) (288,782) (301,063) (312,532) (324,551) (338,482) (356,360) (371,513) (383,968) (400,449) (417,639) (439,584) (456,941) (473,762) (494,098) (515,307) (542,115) (562,505) (584,555) (609,647) (635,816) (668,466) (692,912) (721,258) (752,218) (784,507)
LABA USAHA 184,553 119,153 208,543 280,276 881,394 1,121,354 1,825,200 2,194,285 2,032,417 2,781,776 1,810,965 3,298,008 3,534,145 3,241,991 4,170,285 3,895,313 4,734,312 5,353,425 5,141,112 6,092,287 4,643,481 6,980,245 7,247,869 6,782,825 7,952,707 7,691,355 9,072,434 9,657,859 9,264,754 10,776,012 8,367,617 11,690,025 11,598,541 10,894,014 12,691,601 11,655,563
Beban bunga bank (563,882) (816,995) (806,622) (958,952) (1,196,312) (1,221,705) (1,111,217) (984,232) (851,592) (718,952) (555,676) (357,993) (253,915) (211,768) (169,622) (127,475) (87,833) (50,309) (16,165) (1,495) - - - - - - - - - - - - - - - -
Jumlah Pendapatan (Beban) Keuangan (563,882) (816,995) (806,622) (958,952) (1,196,312) (1,221,705) (1,111,217) (984,232) (851,592) (718,952) (555,676) (357,993) (253,915) (211,768) (169,622) (127,475) (87,833) (50,309) (16,165) (1,495) - - - - - - - - - - - - - - - -
LABA SEBELUM PAJAK (379,328) (697,842) (598,078) (678,675) (314,918) (100,351) 713,984 1,210,053 1,180,825 2,062,824 1,255,289 2,940,014 3,280,230 3,030,222 4,000,663 3,767,838 4,646,479 5,303,116 5,124,947 6,090,792 4,643,481 6,980,245 7,247,869 6,782,825 7,952,707 7,691,355 9,072,434 9,657,859 9,264,754 10,776,012 8,367,617 11,690,025 11,598,541 10,894,014 12,691,601 11,655,563
Pajak penghasilan - - - - - - (157,076) (266,212) (259,781) (453,821) (276,164) (646,803) (721,651) (666,649) (880,146) (828,924) (1,022,225) (1,166,685) (1,127,488) (1,339,974) (1,021,566) (1,535,654) (1,594,531) (1,492,221) (1,749,595) (1,692,098) (1,995,936) (2,124,729) (2,038,246) (2,370,723) (1,840,876) (2,571,805) (2,551,679) (2,396,683) (2,792,152) (2,564,224)
LABA BERSIH (379,328) (697,842) (598,078) (678,675) (314,918) (100,351) 556,907 943,841 921,043 1,609,003 979,125 2,293,211 2,558,579 2,363,574 3,120,517 2,938,913 3,624,254 4,136,430 3,997,459 4,750,818 3,621,915 5,444,591 5,653,338 5,290,603 6,203,111 5,999,257 7,076,499 7,533,130 7,226,509 8,405,290 6,526,741 9,118,219 9,046,862 8,497,331 9,899,448 9,091,339
Beginning Retairned Earning (311,363) (690,692) (1,388,533) (1,986,612) (2,665,287) (2,980,205) (3,080,556) (2,523,649) (1,579,808) (658,764) 950,239 1,929,364 4,222,575 6,781,155 9,144,728 12,265,246 15,204,159 18,828,413 22,964,843 26,962,302 31,713,120 35,335,035 40,779,626 46,432,964 51,723,568 57,926,679 63,925,935 71,002,434 78,535,564 85,762,072 94,167,362 100,694,103 109,812,322 118,859,184 127,356,515 137,255,964
Dividen Yield 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0%
Dividen - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Ending Retairned Earning (690,692) (1,388,533) (1,986,612) (2,665,287) (2,980,205) (3,080,556) (2,523,649) (1,579,808) (658,764) 950,239 1,929,364 4,222,575 6,781,155 9,144,728 12,265,246 15,204,159 18,828,413 22,964,843 26,962,302 31,713,120 35,335,035 40,779,626 46,432,964 51,723,568 57,926,679 63,925,935 71,002,434 78,535,564 85,762,072 94,167,362 100,694,103 109,812,322 118,859,184 127,356,515 137,255,964 146,347,303
Page 108
PENILAIAN SAHAM
PT JASAMARGA JOGJA SOLO
Tanggal Penilaian : 30 Juni 2026
Lampiran - 11
PROYEKSI ARUS KAS Dinyatakan dalam Jutaan Rupiah
PT JASAMARGA JOGJA SOLO 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037 2038 2039 2040 2041 2042 2043 2044 2045 2046 2047 2048 2049 2050 2051 2052 2053 2054 2055 2056 2057 2058 2059 2060 2061
Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Laba bersih (379,328) (697,842) (598,078) (678,675) (314,918) (100,351) 556,907 943,841 921,043 1,609,003 979,125 2,293,211 2,558,579 2,363,574 3,120,517 2,938,913 3,624,254 4,136,430 3,997,459 4,750,818 3,621,915 5,444,591 5,653,338 5,290,603 6,203,111 5,999,257 7,076,499 7,533,130 7,226,509 8,405,290 6,526,741 9,118,219 9,046,862 8,497,331 9,899,448 9,091,339
Penyesuaian modal kerja
Penurunan (kenaikan) utang usaha (46,032) 2,895 437 728 1,903 5,617 (5,118) 211 4,579 (4,013) 13,260 (12,251) (127) 8,248 (7,645) 8,604 (6,741) (781) 5,772 (4,303) 19,581 (19,311) 397 12,627 (9,943) 11,324 (11,944) 1,593 7,677 (7,478) 30,924 (29,598) 2,973 17,067 (17,829) 21,052
Penurunan (kenaikan) utang lain - lain 486 881 133 222 579 1,710 (1,558) 64 1,394 (1,221) 4,036 (3,728) (39) 2,510 (2,327) 2,618 (2,051) (238) 1,757 (1,309) 5,959 (5,877) 121 3,843 (3,026) 3,446 (3,635) 485 2,336 (2,276) 9,411 (9,008) 905 5,194 (5,426) 6,407
Jumlah Arus Kas dari Aktivitas Operasi (424,874) (694,066) (597,509) (677,725) (312,435) (93,024) 550,232 944,117 927,016 1,603,769 996,421 2,277,232 2,558,414 2,374,332 3,110,546 2,950,136 3,615,462 4,135,411 4,004,987 4,745,206 3,647,456 5,419,404 5,653,856 5,307,073 6,190,142 6,014,027 7,060,919 7,535,207 7,236,522 8,395,536 6,567,077 9,079,614 9,050,740 8,519,592 9,876,194 9,118,798
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Perolehan hak konsesi 183,755 210,575 237,395 264,215 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 284,161
Perolehan aset takberwujud lainnya 128 128 128 128 128 128 14 - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Perolehan aset tetap 2,524 (3,314) 3,383 3,257 1,339 1,339 (4,688) 2,009 2,009 940 - (4,018) 2,679 1,339 - - (3,349) 3,349 - - - (2,679) 2,679 - - - (2,009) 2,009 - - - (1,339) 1,339 - - -
Jumlah Arus Kas dari Aktivitas Investasi 186,406 207,388 240,905 267,600 292,503 292,503 286,362 293,045 293,045 291,975 291,036 287,017 293,715 292,375 291,036 291,036 287,687 294,384 291,036 291,036 291,036 288,357 293,715 291,036 291,036 291,036 289,026 293,045 291,036 291,036 291,036 289,696 292,375 291,036 291,036 284,161
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Pembayaran Pinjaman Bank Jangka Panjang 405,577 1,048,227 618,388 2,241,005 3,320,831 (241,621) (1,096,829) (1,280,222) (1,426,937) (1,426,937) (1,426,937) (1,903,759) (2,153,174) (546,649) (546,649) (546,649) (546,649) (486,688) (486,688) (336,397) (93,052) - - - - - - - - - - - - - - -
Pembayaran Pinjaman Bank Jangka Pendek (27,383) (17,930) - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Pencairan Dana Pinjaman - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Pembayaran Dana Pinjaman - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Tambahan Modal 293,674 - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Tambahan Modal - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Jumlah Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan 671,869 1,030,298 618,388 2,241,005 3,320,831 (241,621) (1,096,829) (1,280,222) (1,426,937) (1,426,937) (1,426,937) (1,903,759) (2,153,174) (546,649) (546,649) (546,649) (546,649) (486,688) (486,688) (336,397) (93,052) - - - - - - - - - - - - - - -
KENAIKAN (PENURUNAN) KAS DAN SETARA KAS 433,400 543,619 261,784 1,830,880 3,300,898 (42,143) (260,236) (43,061) (206,876) 468,808 (139,480) 660,490 698,955 2,120,058 2,854,932 2,694,522 3,356,500 3,943,107 3,809,334 4,699,845 3,845,439 5,707,760 5,947,571 5,598,109 6,481,178 6,305,063 7,349,946 7,828,252 7,527,557 8,686,572 6,858,112 9,369,310 9,343,115 8,810,627 10,167,230 9,402,958
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 291,211 724,611 1,268,231 1,530,015 3,360,895 6,661,793 6,619,651 6,359,415 6,316,354 6,109,478 6,578,286 6,438,806 7,099,295 7,798,250 9,918,308 12,773,240 15,467,762 18,824,261 22,767,369 26,576,703 31,276,548 35,121,987 40,829,747 46,777,317 52,375,426 58,856,603 65,161,667 72,511,612 80,339,864 87,867,422 96,553,993 103,412,106 112,781,416 122,124,531 130,935,158 141,102,388
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 724,611 1,268,231 1,530,015 3,360,895 6,661,793 6,619,651 6,359,415 6,316,354 6,109,478 6,578,286 6,438,806 7,099,295 7,798,250 9,918,308 12,773,240 15,467,762 18,824,261 22,767,369 26,576,703 31,276,548 35,121,987 40,829,747 46,777,317 52,375,426 58,856,603 65,161,667 72,511,612 80,339,864 87,867,422 96,553,993 103,412,106 112,781,416 122,124,531 130,935,158 141,102,388 150,505,346
Page 109
PENILAIAN SAHAM
PT JASAMARGA JOGJA SOLO
Tanggal Penilaian : 30 Juni 2026
Lampiran - 12 Dinyatakan dalam Jutaan Rupiah
DISCOUNTED CASH FLOW (DCF)
PT JASAMARGA JOGJA SOLO 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037 2038 2039 2040 2041 2042 2043 2044 2045 2046 2047 2048 2049 2050 2051 2052 2053 2054 2055 2056 2057 2058 2059 2060 2061
Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection
FREE CASHFLOW TO FIRM (FCFF)
Jumlah Hari Dalam Setahun 184 365 366 365 365 365 366 365 365 365 366 365 365 365 366 365 365 365 366 365 365 365 366 365 365 365 366 365 365 365 366 365 365 365 366 365
Jumlah Bulan Dalam Setahun 6 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12
LABA RUGI
Laba Usaha 184,553 119,153 208,543 280,276 881,394 1,121,354 1,825,200 2,194,285 2,032,417 2,781,776 1,810,965 3,298,008 3,534,145 3,241,991 4,170,285 3,895,313 4,734,312 5,353,425 5,141,112 6,092,287 4,643,481 6,980,245 7,247,869 6,782,825 7,952,707 7,691,355 9,072,434 9,657,859 9,264,754 10,776,012 8,367,617 11,690,025 11,598,541 10,894,014 12,691,601 11,655,563
Beban Bunga 563,882 816,995 806,622 958,952 1,196,312 1,221,705 1,111,217 984,232 851,592 718,952 555,676 357,993 253,915 211,768 169,622 127,475 87,833 50,309 16,165 1,495 - - - - - - - - - - - - - - - -
CASH IN
Net Income (379,328) (697,842) (598,078) (678,675) (314,918) (100,351) 556,907 943,841 921,043 1,609,003 979,125 2,293,211 2,558,579 2,363,574 3,120,517 2,938,913 3,624,254 4,136,430 3,997,459 4,750,818 3,621,915 5,444,591 5,653,338 5,290,603 6,203,111 5,999,257 7,076,499 7,533,130 7,226,509 8,405,290 6,526,741 9,118,219 9,046,862 8,497,331 9,899,448 9,091,339
(+) Bunga * (1-Tax) 22% 563,882 816,995 806,622 958,952 1,196,312 952,930 866,749 767,701 664,242 560,782 433,427 279,235 198,054 165,179 132,305 99,431 68,509 39,241 12,609 1,166 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
(+) Depresiasi/ Amortisasi 186,278 213,958 240,778 267,473 292,375 292,375 293,045 293,045 293,045 291,975 291,036 293,715 293,715 292,375 291,036 291,036 294,384 294,384 291,036 291,036 291,036 295,054 293,715 291,036 291,036 291,036 295,724 293,045 291,036 291,036 291,036 296,393 292,375 291,036 291,036 284,161
Total Cash - In 370,831 333,111 449,321 547,749 1,173,769 1,144,954 1,716,701 2,004,587 1,878,330 2,461,761 1,703,588 2,866,160 3,050,348 2,821,128 3,543,858 3,329,380 3,987,148 4,470,055 4,301,103 5,043,019 3,912,951 5,739,645 5,947,052 5,581,639 6,494,147 6,290,292 7,372,222 7,826,174 7,517,544 8,696,325 6,817,777 9,414,613 9,339,237 8,788,367 10,190,484 9,375,500
CASH OUT
(-) Investasi/ Belanja Modal (Capex) (1,513,187) (990,029) (3,702,371) (5,274,957) (2,233,374) - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
(+/ -) Perubahan Modal Kerja (NWC) 45,546 (3,776) (570) (950) (2,483) (7,327) 6,676 (276) (5,973) 5,234 (17,296) 15,980 165 (10,758) 9,971 (11,222) 8,792 1,019 (7,528) 5,612 (25,540) 25,188 (518) (16,469) 12,969 (14,771) 15,580 (2,077) (10,013) 9,753 (40,335) 38,605 (3,878) (22,261) 23,254 (27,458)
Total Cash - Out (1,467,641) (993,804) (3,702,940) (5,275,907) (2,235,857) (7,327) 6,676 (276) (5,973) 5,234 (17,296) 15,980 165 (10,758) 9,971 (11,222) 8,792 1,019 (7,528) 5,612 (25,540) 25,188 (518) (16,469) 12,969 (14,771) 15,580 (2,077) (10,013) 9,753 (40,335) 38,605 (3,878) (22,261) 23,254 (27,458)
ARUS KAS BERSIH PERUSAHAAN (552,912) (660,694) (3,253,619) (4,728,158) (1,062,087) 1,137,627 1,723,377 2,004,311 1,872,357 2,466,995 1,686,292 2,882,140 3,050,513 2,810,370 3,553,829 3,318,157 3,995,939 4,471,074 4,293,575 5,048,632 3,887,411 5,764,833 5,946,534 5,565,170 6,507,116 6,275,521 7,387,802 7,824,097 7,507,531 8,706,079 6,777,441 9,453,218 9,335,359 8,766,106 10,213,739 9,348,041
Year (n) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36
Growth Perpetuity (g) 0.00%
Discount Rate (WACC) 9.63% 9.63% 9.63% 9.63% 9.63% 9.63% 9.63% 8.75% 8.75% 8.75% 8.75% 8.75% 8.75% 8.75% 8.75% 8.75% 8.75% 8.75% 8.75% 8.75% 8.75% 8.75% 8.75% 8.75% 8.75% 8.75% 8.75% 8.75% 8.75% 8.75% 8.75% 8.75% 8.75% 8.75% 8.75% 8.75% 8.75%
Discount Factor 0.955 0.871 0.794 0.725 0.661 0.603 0.554 0.510 0.469 0.431 0.396 0.365 0.335 0.308 0.283 0.261 0.240 0.220 0.203 0.186 0.171 0.158 0.145 0.133 0.123 0.113 0.104 0.095 0.088 0.081 0.074 0.068 0.063 0.058 0.053 0.049
NILAI KINI (PV) ARUS KAS BERSIH PERUSAHAAN (527,866) (575,348) (2,584,401) (3,425,691) (701,906) 685,775 955,319 1,021,691 877,665 1,063,395 668,414 1,050,543 1,022,487 866,232 1,007,288 864,849 957,741 985,433 870,203 940,938 666,245 908,545 861,807 741,669 797,456 707,219 765,606 745,608 657,900 701,570 502,228 644,170 584,976 505,126 541,208 455,497
Sum of PV Arus Kas Bersih Ekuitas 16,809,592
Sum of PV Terminal Value -
NILAI PASAR PERUSAHAAN - OPERASIONAL 16,809,592
FULL AMOUNT 16,809,591,615,343
(+) Aset Non Operasional
Kas dan Setara Kas 85,001,373,119
Dana yang dibatasi penggunaannya 165,242,731,503
NILAI PASAR PERUSAHAAN (CORPORATE VALUE) 17,059,835,719,965
(-) Utang Berbunga
Porsi Lancar 17,703,395,717
Porsi Tidak Lancar 7,563,296,418,687
NILAI PASAR EKUITAS 9,496,539,301,278
Discount Lack of Control (DLOC) 30.00% 2,848,961,790,383
NILAI PASAR EKUITAS SETELAH DLOC 6,647,577,510,895
Discount Lack of Marketability (DLOM) 40.00% 2,659,031,004,358
NILAI PASAR 100% SAHAM PT JASAMARGA JOGJA SOLO 3,988,546,506,537
Porsi/ Persentase Penilaian 47.18% 1,881,832,942,623
NILAI PASAR 47,18% SAHAM PT JASAMARGA JOGJA SOLO 1,881,832,942,623
TOTAL EKUITAS 3,507,661,138,037
Price To Book Value (PBV) 1.14
Page 110
PENILAIAN SAHAM
PT JASAMARGA JOGJA SOLO
Tanggal Penilaian : 30 Juni 2026
Lampiran - 13
HISTORIS PROYEKSI MODAL KERJA Dinyatakan dalam Jutaan Rupiah
PT JASAMARGA JOGJA SOLO 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037 2038 2039 2040 2041 2042 2043 2044 2045 2046 2047 2048 2049 2050 2051 2052 2053 2054 2055 2056 2057 2058 2059 2060 2061
Actual Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection
Jumlah Hari Dalam Setahun 365 365 365 365 365 365 365 365 365 365 365 365 365 365 365 365 365 365 365 365 365 365 365 365 365 365 365 365 365 365 365 365 365 365 365 365
Utang Usaha
COGS 631,187 231,317 488,034 526,765 591,364 760,178 1,258,373 804,466 823,222 1,229,340 873,461 2,049,483 962,960 951,729 1,683,249 1,005,261 1,768,312 1,170,510 1,101,240 1,613,113 1,231,506 2,968,108 1,255,481 1,290,714 2,410,551 1,528,714 2,533,057 1,473,730 1,614,988 2,295,842 1,632,662 4,375,260 1,750,313 2,013,985 3,527,591 1,946,413 3,813,439
Saldo Awal 38,647 48,640 2,608 5,503 5,940 6,668 8,571 14,189 9,071 9,282 13,861 9,849 23,109 10,858 10,731 18,980 11,335 19,939 13,198 12,417 18,189 13,886 33,467 14,156 14,553 27,180 17,237 28,562 16,617 18,210 25,887 18,409 49,333 19,736 22,709 39,775 21,947
Saldo Akhir 48,640 2,608 5,503 5,940 6,668 8,571 14,189 9,071 9,282 13,861 9,849 23,109 10,858 10,731 18,980 11,335 19,939 13,198 12,417 18,189 13,886 33,467 14,156 14,553 27,180 17,237 28,562 16,617 18,210 25,887 18,409 49,333 19,736 22,709 39,775 21,947 42,999
Percentage 7.71% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13% 1.13%
Jumlah Hari 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4
Utang Lain - Lain
COGS 631,187 231,317 488,034 526,765 591,364 760,178 1,258,373 804,466 823,222 1,229,340 873,461 2,049,483 962,960 951,729 1,683,249 1,005,261 1,768,312 1,170,510 1,101,240 1,613,113 1,231,506 2,968,108 1,255,481 1,290,714 2,410,551 1,528,714 2,533,057 1,473,730 1,614,988 2,295,842 1,632,662 4,375,260 1,750,313 2,013,985 3,527,591 1,946,413 3,813,439
Saldo Awal 341 308 794 1,675 1,808 2,029 2,609 4,318 2,761 2,825 4,219 2,997 7,033 3,304 3,266 5,776 3,450 6,068 4,017 3,779 5,535 4,226 10,185 4,308 4,429 8,272 5,246 8,692 5,057 5,542 7,878 5,603 15,014 6,006 6,911 12,105 6,679
Saldo Akhir 308 794 1,675 1,808 2,029 2,609 4,318 2,761 2,825 4,219 2,997 7,033 3,304 3,266 5,776 3,450 6,068 4,017 3,779 5,535 4,226 10,185 4,308 4,429 8,272 5,246 8,692 5,057 5,542 7,878 5,603 15,014 6,006 6,911 12,105 6,679 13,086
Percentage 0.05% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34% 0.34%
Jumlah Hari 28 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Modal Kerja
Utang Usaha 48,640 2,608 5,503 5,940 6,668 8,571 14,189 9,071 9,282 13,861 9,849 23,109 10,858 10,731 18,980 11,335 19,939 13,198 12,417 18,189 13,886 33,467 14,156 14,553 27,180 17,237 28,562 16,617 18,210 25,887 18,409 49,333 19,736 22,709 39,775 21,947 42,999
Utang Lain - Lain 308 794 1,675 1,808 2,029 2,609 4,318 2,761 2,825 4,219 2,997 7,033 3,304 3,266 5,776 3,450 6,068 4,017 3,779 5,535 4,226 10,185 4,308 4,429 8,272 5,246 8,692 5,057 5,542 7,878 5,603 15,014 6,006 6,911 12,105 6,679 13,086
Toal Modal Kerja 48,948 3,402 7,178 7,747 8,697 11,180 18,507 11,831 12,107 18,080 12,846 30,142 14,162 13,997 24,756 14,784 26,007 17,215 16,196 23,724 18,112 43,652 18,464 18,983 35,452 22,483 37,254 21,674 23,752 33,765 24,012 64,347 25,742 29,620 51,880 28,626 56,084
Perubahan Modal Kerja 45,546 (3,776) (570) (950) (2,483) (7,327) 6,676 (276) (5,973) 5,234 (17,296) 15,980 165 (10,758) 9,971 (11,222) 8,792 1,019 (7,528) 5,612 (25,540) 25,188 (518) (16,469) 12,969 (14,771) 15,580 (2,077) (10,013) 9,753 (40,335) 38,605 (3,878) (22,261) 23,254 (27,458)
Page 111
PENILAIAN SAHAM
PT JASAMARGA JOGJA SOLO
Tanggal Penilaian : 30 Juni 2026
Lampiran14a Dinyatakan dalam Jutaan Rupiah
HISTORIS PROYEKSI DEPRESIASI ASET KONSESI
PT JASAMARGA JOGJA SOLO 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037 2038 2039 2040 2041 2042 2043 2044 2045 2046 2047 2048 2049 2050 2051 2052 2053 2054 2055 2056 2057 2058 2059 2060 2061
Actual Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection
PENAMBAHAN / PENGURANGAN
Jalan dan Jembatan Tol IDR - 859,012 859,012 859,012 859,012 859,012 - -
Bangunan Pelengkap Jalan Tol IDR - 131,953 131,953 131,953 131,953 131,953 - -
Sarana Pelengkap Jalan Tol IDR - 80,254 80,254 80,254 80,254 80,254 - -
Sarana Peralatan Operasi Jalan Tol IDR - 1,592 1,592 1,592 1,592 1,592 - -
Aset dalam Konstruksi IDR - (1,072,811) (1,072,811) (1,072,811) (1,072,811) (1,072,811) - -
IDR
Ju m l a h - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^
NILAI PEROLEHAN
Jalan dan Jembatan Tol IDR 5,026,357 5,885,369 6,744,381 7,603,392 8,462,404 9,321,416 9,321,416 9,321,416 9,321,416 9,321,416 9,321,416 9,321,416 9,321,416 9,321,416 9,321,416 9,321,416 9,321,416 9,321,416 9,321,416 9,321,416 9,321,416 9,321,416 9,321,416 9,321,416 9,321,416 9,321,416 9,321,416 9,321,416 9,321,416 9,321,416 9,321,416 9,321,416 9,321,416 9,321,416 9,321,416 9,321,416 9,321,416
Bangunan Pelengkap Jalan Tol IDR 772,098 904,051 1,036,003 1,167,956 1,299,909 1,431,861 1,431,861 1,431,861 1,431,861 1,431,861 1,431,861 1,431,861 1,431,861 1,431,861 1,431,861 1,431,861 1,431,861 1,431,861 1,431,861 1,431,861 1,431,861 1,431,861 1,431,861 1,431,861 1,431,861 1,431,861 1,431,861 1,431,861 1,431,861 1,431,861 1,431,861 1,431,861 1,431,861 1,431,861 1,431,861 1,431,861 1,431,861
Sarana Pelengkap Jalan Tol IDR 469,595 549,850 630,104 710,359 790,613 870,868 870,868 870,868 870,868 870,868 870,868 870,868 870,868 870,868 870,868 870,868 870,868 870,868 870,868 870,868 870,868 870,868 870,868 870,868 870,868 870,868 870,868 870,868 870,868 870,868 870,868 870,868 870,868 870,868 870,868 870,868 870,868
Sarana Peralatan Operasi Jalan Tol IDR 9,318 10,911 12,503 14,096 15,688 17,281 17,281 17,281 17,281 17,281 17,281 17,281 17,281 17,281 17,281 17,281 17,281 17,281 17,281 17,281 17,281 17,281 17,281 17,281 17,281 17,281 17,281 17,281 17,281 17,281 17,281 17,281 17,281 17,281 17,281 17,281 17,281
Aset dalam Konstruksi IDR 5,364,056 4,291,245 3,218,434 2,145,623 1,072,811 - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
IDR
Ju m l a h 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425 11,641,425
^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^
AMORTISASI 1 1.00 1.00 2.00 3.00 9.00 9.00 9.00 9.00 9.00 10.00 11.00 12.00 12.00 13.00 14.00 15.00 16.00 17.00 18.00 19.00 20.00 21.00 22.00 23.00 24.00 25.00 26.00 27.00 28.00 29.00 30.00 31.00 32.00 33.00 34.00 35.00
Jalan dan Jembatan Tol IDR 23,370 147,134 168,610 190,085 211,560 233,035 233,035 233,035 233,035 233,035 233,035 233,035 233,035 233,035 233,035 233,035 233,035 233,035 233,035 233,035 233,035 233,035 233,035 233,035 233,035 233,035 233,035 233,035 233,035 233,035 233,035 233,035 233,035 233,035 233,035 233,035 233,035
Bangunan Pelengkap Jalan Tol IDR 24,206 22,601 25,900 29,199 32,498 35,797 35,797 35,797 35,797 35,797 35,797 35,797 35,797 35,797 35,797 35,797 35,797 35,797 35,797 35,797 35,797 35,797 35,797 35,797 35,797 35,797 35,797 35,797 35,797 35,797 35,797 35,797 35,797 35,797 35,797 35,797 35,797
Sarana Pelengkap Jalan Tol IDR 99,724 13,746 15,753 17,759 19,765 21,772 21,772 21,772 21,772 21,772 21,772 21,772 21,772 21,772 21,772 21,772 21,772 21,772 21,772 21,772 21,772 21,772 21,772 21,772 21,772 21,772 21,772 21,772 21,772 21,772 21,772 21,772 21,772 21,772 21,772 21,772 14,897
Sarana Peralatan Operasi Jalan Tol IDR 1,830 273 313 352 392 432 432 432 432 432 432 432 432 432 432 432 432 432 432 432 432 432 432 432 432 432 432 432 432 432 432 432 432 432 432 432 432
IDR
Ju m l a h 149,129 183,755 210,575 237,395 264,215 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 291,036 284,161
^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^
AKUMULASI PENYUSUTAN
Jalan dan Jembatan Tol IDR 26,822 173,956 342,566 532,650 744,211 977,246 1,210,281 1,443,317 1,676,352 1,909,388 2,142,423 2,375,458 2,608,494 2,841,529 3,074,564 3,307,600 3,540,635 3,773,671 4,006,706 4,239,741 4,472,777 4,705,812 4,938,848 5,171,883 5,404,918 5,637,954 5,870,989 6,104,025 6,337,060 6,570,095 6,803,131 7,036,166 7,269,202 7,502,237 7,735,272 7,968,308 8,201,343
Bangunan Pelengkap Jalan Tol IDR 30,405 53,006 78,907 108,105 140,603 176,400 212,196 247,993 283,789 319,586 355,382 391,179 426,975 462,772 498,568 534,365 570,161 605,958 641,755 677,551 713,348 749,144 784,941 820,737 856,534 892,330 928,127 963,923 999,720 1,035,516 1,071,313 1,107,109 1,142,906 1,178,702 1,214,499 1,250,296 1,286,092
Sarana Pelengkap Jalan Tol IDR 114,025 127,772 143,524 161,283 181,049 202,820 224,592 246,364 268,135 289,907 311,679 333,450 355,222 376,994 398,766 420,537 442,309 464,081 485,852 507,624 529,396 551,167 572,939 594,711 616,482 638,254 660,026 681,798 703,569 725,341 747,113 768,884 790,656 812,428 834,199 855,971 870,868
Sarana Peralatan Operasi Jalan Tol IDR 1,830 2,102 2,415 2,767 3,160 3,592 4,024 4,456 4,888 5,320 5,752 6,184 6,616 7,048 7,480 7,912 8,344 8,776 9,208 9,640 10,072 10,504 10,936 11,368 11,800 12,232 12,664 13,096 13,528 13,960 14,392 14,824 15,256 15,688 16,120 16,552 16,984
IDR
Ju m l a h 173,082 356,837 567,411 804,806 1,069,022 1,360,057 1,651,093 1,942,129 2,233,164 2,524,200 2,815,236 3,106,271 3,397,307 3,688,343 3,979,378 4,270,414 4,561,449 4,852,485 5,143,521 5,434,556 5,725,592 6,016,628 6,307,663 6,598,699 6,889,734 7,180,770 7,471,806 7,762,841 8,053,877 8,344,913 8,635,948 8,926,984 9,218,020 9,509,055 9,800,091 10,091,126 10,375,287
^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^
NILAI BUKU
Jalan dan Jembatan Tol IDR 4,999,536 5,711,413 6,401,815 7,070,742 7,718,194 8,344,170 8,111,134 7,878,099 7,645,064 7,412,028 7,178,993 6,945,957 6,712,922 6,479,887 6,246,851 6,013,816 5,780,780 5,547,745 5,314,710 5,081,674 4,848,639 4,615,604 4,382,568 4,149,533 3,916,497 3,683,462 3,450,427 3,217,391 2,984,356 2,751,320 2,518,285 2,285,250 2,052,214 1,819,179 1,586,143 1,353,108 1,120,073
Bangunan Pelengkap Jalan Tol IDR 741,693 851,044 957,097 1,059,850 1,159,305 1,255,462 1,219,665 1,183,868 1,148,072 1,112,275 1,076,479 1,040,682 1,004,886 969,089 933,293 897,496 861,700 825,903 790,107 754,310 718,514 682,717 646,921 611,124 575,327 539,531 503,734 467,938 432,141 396,345 360,548 324,752 288,955 253,159 217,362 181,566 145,769
Sarana Pelengkap Jalan Tol IDR 355,570 422,078 486,580 549,075 609,565 668,047 646,276 624,504 602,732 580,961 559,189 537,417 515,646 493,874 472,102 450,330 428,559 406,787 385,015 363,244 341,472 319,700 297,929 276,157 254,385 232,614 210,842 189,070 167,298 145,527 123,755 101,983 80,212 58,440 36,668 14,897 -
Sarana Peralatan Operasi Jalan Tol IDR 7,489 8,808 10,088 11,328 12,529 13,689 13,257 12,825 12,393 11,961 11,529 11,097 10,665 10,233 9,801 9,369 8,937 8,505 8,073 7,641 7,209 6,777 6,345 5,913 5,481 5,049 4,617 4,185 3,753 3,321 2,889 2,457 2,025 1,593 1,161 729 297
Aset dalam Konstruksi IDR 5,364,056 4,291,245 3,218,434 2,145,623 1,072,811 - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
IDR
Ju m l a h 11,468,343 11,284,589 11,074,014 10,836,619 10,572,403 10,281,368 9,990,332 9,699,297 9,408,261 9,117,225 8,826,190 8,535,154 8,244,118 7,953,083 7,662,047 7,371,012 7,079,976 6,788,940 6,497,905 6,206,869 5,915,833 5,624,798 5,333,762 5,042,726 4,751,691 4,460,655 4,169,620 3,878,584 3,587,548 3,296,513 3,005,477 2,714,441 2,423,406 2,132,370 1,841,335 1,550,299 1,266,138
Page 112
PENILAIAN SAHAM
PT JASAMARGA JOGJA SOLO
Tanggal Penilaian : 30 Juni 2026
Lampiran14b Dinyatakan dalam Jutaan Rupiah
HISTORIS PROYEKSI DEPRESIASI ASET TETAP
PT JASAMARGA JOGJA SOLO 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037 2038 2039 2040 2041 2042 2043 2044 2045 2046 2047 2048 2049 2050 2051 2052 2053 2054 2055 2056 2057 2058 2059 2060 2061
Actual Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection
PENAMBAHAN / PENGURANGAN
Peralatan Kantor IDR - - 1,754 - - - - 1,754 - - - - 1,754 - - - - 1,754 - - - - 1,754 - - - - 1,754 - - - - 1,754 - - - -
Perabotan Kantor IDR - - 956 - - - - 956 - - - - 956 - - - - 956 - - - - 956 - - - - 956 - - - - 956 - - - -
Bangunan IDR - - 3,987 - - - - 3,987 - - - - 3,987 - - - - 3,987 - - - - 3,987 - - - - 3,987 - - - - 3,987 - - - -
Kendaraan IDR -
Ju m l a h - - 6,697 - - - - 6,697 - - - - 6,697 - - - - 6,697 - - - - 6,697 - - - - 6,697 - - - - 6,697 - - - -
^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^
NILAI PEROLEHAN
Peralatan Kantor IDR 1,754 1,754 3,509 3,509 3,509 3,509 3,509 5,263 5,263 5,263 5,263 5,263 7,017 7,017 7,017 7,017 7,017 8,772 8,772 8,772 8,772 8,772 10,526 10,526 10,526 10,526 10,526 12,280 12,280 12,280 12,280 12,280 14,035 14,035 14,035 14,035 14,035
Perabotan Kantor IDR 956 956 1,912 1,912 1,912 1,912 1,912 2,868 2,868 2,868 2,868 2,868 3,824 3,824 3,824 3,824 3,824 4,780 4,780 4,780 4,780 4,780 5,736 5,736 5,736 5,736 5,736 6,692 6,692 6,692 6,692 6,692 7,648 7,648 7,648 7,648 7,648
Bangunan IDR 3,987 3,987 7,974 7,974 7,974 7,974 7,974 11,961 11,961 11,961 11,961 11,961 15,948 15,948 15,948 15,948 15,948 19,935 19,935 19,935 19,935 19,935 23,921 23,921 23,921 23,921 23,921 27,908 27,908 27,908 27,908 27,908 31,895 31,895 31,895 31,895 31,895
Kendaraan IDR 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434
Ju m l a h 27,132 27,132 33,829 33,829 33,829 33,829 33,829 40,526 40,526 40,526 40,526 40,526 47,223 47,223 47,223 47,223 47,223 53,921 53,921 53,921 53,921 53,921 60,618 60,618 60,618 60,618 60,618 67,315 67,315 67,315 67,315 67,315 74,012 74,012 74,012 74,012 74,012
^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^
PENYUSUTAN
Peralatan Kantor IDR 232 175 351 351 351 351 351 526 526 526 300 - 702 702 351 - - 877 877 - - - 1,053 702 - - - 1,228 526 - - - 1,403 351 - - -
Perabotan Kantor IDR 96 96 191 191 191 191 191 287 287 287 241 - 382 382 191 - - 478 478 - - - 574 382 - - - 669 287 - - - 765 191 - - -
Bangunan IDR 1,066 209 797 797 797 797 797 1,196 1,196 1,196 399 - 1,595 1,595 797 - - 1,993 1,993 - - - 2,392 1,595 - - - 2,791 1,196 - - - 3,190 797 - - -
Kendaraan IDR 2,683 2,043 2,043 2,043 1,918 - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Ju m l a h 4,076 2,524 3,383 3,383 3,257 1,339 1,339 2,009 2,009 2,009 940 0 2,679 2,679 1,339 0 0 3,349 3,349 0 0 0 4,018 2,679 0 0 0 4,688 2,009 0 0 0 5,358 1,339 0 0 0
^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^
AKUMULASI PENYUSUTAN
Peralatan Kantor IDR 1,454 1,630 1,981 2,331 2,682 3,033 3,384 3,910 4,437 4,963 5,263 5,263 5,965 6,666 7,017 7,017 7,017 7,894 8,772 8,772 8,772 8,772 9,824 10,526 10,526 10,526 10,526 11,754 12,280 12,280 12,280 12,280 13,684 14,035 14,035 14,035 14,035
Perabotan Kantor IDR 715 811 1,002 1,193 1,384 1,575 1,767 2,053 2,340 2,627 2,868 2,868 3,250 3,633 3,824 3,824 3,824 4,302 4,780 4,780 4,780 4,780 5,354 5,736 5,736 5,736 5,736 6,405 6,692 6,692 6,692 6,692 7,457 7,648 7,648 7,648 7,648
Bangunan IDR 3,778 3,987 4,784 5,582 6,379 7,176 7,974 9,170 10,366 11,562 11,961 11,961 13,555 15,150 15,948 15,948 15,948 17,941 19,935 19,935 19,935 19,935 22,327 23,921 23,921 23,921 23,921 26,712 27,908 27,908 27,908 27,908 31,098 31,895 31,895 31,895 31,895
Kendaraan IDR 12,386 14,430 16,473 18,517 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434 20,434
Ju m l a h 18,333 20,857 24,240 27,623 30,880 32,219 33,559 35,568 37,577 39,586 40,526 40,526 43,205 45,884 47,223 47,223 47,223 50,572 53,921 53,921 53,921 53,921 57,939 60,618 60,618 60,618 60,618 65,306 67,315 67,315 67,315 67,315 72,673 74,012 74,012 74,012 74,012
^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^
NILAI BUKU
Peralatan Kantor IDR 300 125 1,528 1,177 826 476 125 1,353 826 300 - - 1,053 351 - - - 877 - - - - 702 - - - - 526 - - - - 351 - - - -
Perabotan Kantor IDR 241 145 910 719 528 337 145 815 528 241 - - 574 191 - - - 478 - - - - 382 - - - - 287 - - - - 191 - - - -
Bangunan IDR 209 - 3,190 2,392 1,595 797 - 2,791 1,595 399 - - 2,392 797 - - - 1,993 - - - - 1,595 - - - - 1,196 - - - - 797 - - - -
Kendaraan IDR 8,048 6,005 3,961 1,918 - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Ju m l a h 8,798 6,275 9,589 6,206 2,949 1,610 270 4,958 2,949 940 - - 4,018 1,339 - - - 3,349 - - - - 2,679 - - - - 2,009 - - - - 1,339 - - - -
Page 113
PENILAIAN SAHAM
PT JASAMARGA JOGJA SOLO
Tanggal Penilaian : 30 Juni 2026
Lampiran14c Dinyatakan dalam Jutaan Rupiah
HISTORIS PROYEKSI DEPRESIASI ASET TETAP
PT JASAMARGA JOGJA SOLO 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037 2038 2039 2040 2041 2042 2043 2044 2045 2046 2047 2048 2049 2050 2051 2052 2053 2054 2055 2056 2057 2058 2059 2060 2061
Actual Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection
PENAMBAHAN / PENGURANGAN
Perangkat Lunak IDR - -
IDR - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
IDR - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
IDR -
Ju m l a h - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^
NILAI PEROLEHAN
Perangkat Lunak IDR 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275
IDR - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
IDR - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
IDR - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Ju m l a h 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275
^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^
PENYUSUTAN
Perangkat Lunak IDR 425 128 128 128 128 128 128 14 - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
IDR - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
IDR - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
IDR - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Ju m l a h 425 128 128 128 128 128 128 14 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^
AKUMULASI PENYUSUTAN
Perangkat Lunak IDR 496 623 751 878 1,006 1,133 1,261 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275
IDR - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
IDR - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
IDR - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Ju m l a h 496 623 751 878 1,006 1,133 1,261 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275 1,275
^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^ ^
NILAI BUKU
Peralatan Kantor IDR 779 652 524 397 269 142 14 - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
IDR - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
IDR - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
IDR - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Ju m l a h 779 652 524 397 269 142 14 - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Page 114
PENILAIAN SAHAM
PT JASAMARGA JOGJA SOLO
Tanggal Penilaian : 30 Juni 2026
Lampiran - 15
PROYEKSI BEBAN PAJAK (TAX)
PT JASAMARGA JOGJA SOLO 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037 2038 2039 2040 2041 2042 2043 2044
Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Pr
Tarif Pajak PPh Badan 22% 22% 22% 22% 22% 22% 22% 22% 22% 22% 22% 22% 22% 22% 22% 22% 22% 22% 22%
Tarif 11% 11% 11% 11% 11% 11% 11% 11% 11% 11% 11% 11% 11% 11% 11% 11% 11% 11% 11%
Penjualan 490,346 739,298 872,944 1,047,445 1,856,094 2,603,400 2,863,552 3,261,347 3,515,977 3,919,214 4,134,776 4,549,750 4,786,937 5,237,772 5,500,097 6,002,107 6,261,182 6,826,178 7,138,193
PTKP - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
PKP 490,346 739,298 872,944 1,047,445 1,856,094 2,603,400 2,863,552 3,261,347 3,515,977 3,919,214 4,134,776 4,549,750 4,786,937 5,237,772 5,500,097 6,002,107 6,261,182 6,826,178 7,138,193
Laba sebelum pajak (379,328) (697,842) (598,078) (678,675) (314,918) (100,351) 713,984 1,210,053 1,180,825 2,062,824 1,255,289 2,940,014 3,280,230 3,030,222 4,000,663 3,767,838 4,646,479 5,303,116 5,124,947
Perhitungan Pajak - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Beban Pajak - - - - - - 157,076 266,212 259,781 453,821 276,164 646,803 721,651 666,649 880,146 828,924 1,022,225 1,166,685 1,127,488
Beban Pajak Penghasilan - - - - - - 157,076 266,212 259,781 453,821 276,164 646,803 721,651 666,649 880,146 828,924 1,022,225 1,166,685 1,127,488
0.00% 0.00% 0.00% 0.00% 0.00% 0.00% 22.00% 22.00% 22.00% 22.00% 22.00% 22.00% 22.00% 22.00% 22.00% 22.00% 22.00% 22.00% 22.00%
Dinyatakan dalam Jutaan Rupiah
PROYEKSI BEBAN PAJAK (TAX)
2040 2041 2042 2043 2044 2045 2046 2047 2048 2049 2050 2051 2052 2053 2054 2055 2056 2057 2058 2059 2060 2061
Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection Projection
22% 22% 22% 22% 22% 22% 22% 22% 22% 22% 22% 22% 22% 22% 22% 22% 22% 22% 22% 22% 22% 22%
11% 11% 11% 11% 11% 11% 11% 11% 11% 11% 11% 11% 11% 11% 11% 11% 11% 11% 11% 11% 11% 11%
5,500,097 6,002,107 6,261,182 6,826,178 7,138,193 7,724,242 8,029,228 8,675,310 8,995,524 9,667,138 9,975,518 10,739,719 11,088,279 11,835,352 12,145,151 13,018,322 13,378,693 14,108,804 14,305,438 15,142,863 15,390,232 16,253,509
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
5,500,097 6,002,107 6,261,182 6,826,178 7,138,193 7,724,242 8,029,228 8,675,310 8,995,524 9,667,138 9,975,518 10,739,719 11,088,279 11,835,352 12,145,151 13,018,322 13,378,693 14,108,804 14,305,438 15,142,863 15,390,232 16,253,509
4,000,663 3,767,838 4,646,479 5,303,116 5,124,947 6,090,792 4,643,481 6,980,245 7,247,869 6,782,825 7,952,707 7,691,355 9,072,434 9,657,859 9,264,754 10,776,012 8,367,617 11,690,025 11,598,541 10,894,014 12,691,601 11,655,563
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
880,146 828,924 1,022,225 1,166,685 1,127,488 1,339,974 1,021,566 1,535,654 1,594,531 1,492,221 1,749,595 1,692,098 1,995,936 2,124,729 2,038,246 2,370,723 1,840,876 2,571,805 2,551,679 2,396,683 2,792,152 2,564,224
880,146 828,924 1,022,225 1,166,685 1,127,488 1,339,974 1,021,566 1,535,654 1,594,531 1,492,221 1,749,595 1,692,098 1,995,936 2,124,729 2,038,246 2,370,723 1,840,876 2,571,805 2,551,679 2,396,683 2,792,152 2,564,224
22.00% 22.00% 22.00% 22.00% 22.00% 22.00% 22.00% 22.00% 22.00% 22.00% 22.00% 22.00% 22.00% 22.00% 22.00% 22.00% 22.00% 22.00% 22.00% 22.00% 22.00% 22.00%
PENILAIAN SAHAM
PT JASAMARGA JOGJA SOLO
Tanggal Penilaian : 30 Juni 2026
Lampiran - 16
Weighted Average Cost of Capital (WACC)
Assumptions CAPM Variable
Equity Cost Calculation Method CAPM Risk Free Rate 7.37% Beta 0.51
Income Tax Rate 22% Market Equity Risk Premium 6.56% RBDs 1.52%
Cost of Equity 11.17%
Specific Risk Industry 2.00%
Beta Calculation
IDR (Million)
Kode Adjusted Market Value Market Value Beta
No. Country Company Total Aset DER Tax
Ticker Beta of Debt of Equity Unlevered
JMJ Indonesia PT JASAMARGA JOGJA SOLO
1 IDX:JSMR Indonesia PT Jasa Marga (Persero) Tbk (IDX:JSMR) 0.54 163,213,860 78,078,669 63,230,189 123.48% 22.00% 0.27
2 IDX:CMNP Indonesia PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (IDX:CMNP) 0.30 26,692,463 6,974,322 16,534,196 42.18% 22.00% 0.23
3 SEHK:1785 China Chengdu Expressway Co., Ltd. (SEHK:1785) 0.10 29,230,720 10,405,808 16,632,255 62.56% 25.00% 0.07
4 HOSE:LGC Vietnam CII Bridges and Roads Investment Joint Stock Company (HOSE:LGC)
0.03 15,891,428 10,662,992 4,405,965 242.01% 20.00% 0.01
5 HOSE:CII Vietnam Ho Chi Minh City Infrastructure Investment Joint Stock Company
0.91 (HOSE:CII)
29,949,006 19,145,508 8,925,222 214.51% 20.00% 0.34
6 HOSE:HHV Vietnam Deo Ca Traffic Infrastructure Investment Joint Stock Company
0.62
(HOSE:HHV)
28,324,629 12,313,954 8,981,872 137.10% 20.00% 0.30
7 SHSE:601188 China Heilongjiang Transport Development Co., Ltd. (SHSE:601188)0.63 14,477,843 521,991 13,006,279 4.01% 25.00% 0.61
8 SHSE:600368 China Guangxi Wuzhou Communications Co., Ltd. (SHSE:600368) 0.48 32,082,280 11,874,280 19,283,752 61.58% 25.00% 0.33
42,482,779 18,747,191 18,874,966 99.32% 0.29
Relevered Beta Calculation
Mean Un-Levered Beta 0.29
Debt to Equity Ratio 99.32%
Marginal Tax Rate 22%
Re-Levered Beta 0.51
Market Risk Premium Calculation Source
Mature Equity Market 4.20% Damodaran, Juli 2026
Multiplier 1.55 Damodaran, Juli 2026
Rating Based Default Spread 1.52% Damodaran, Juli 2026
Rpm 6.56% RPm = (mature equity market + (CDS x MP))
Cost of Debt Source
Cost of Debt 8.08% Bunga KI Bank Persero (BI, June 2026)
Tax Rate 22% Corporate Marginal Tax Rates
Cost of Debt Shield (Kd) 6.30% Kd x (1-t)
Weighted Average Cost of Capital
Variable Capital Structure Result
Cost of Equity 11.17% 50.17% 5.61%
Cost of Debt 6.30% 49.83% 3.14%
WACC 8.75% (Ke x e%) + (Kd x d%)
Page 115
Komposisi Pemegang Saham PT Jasamarga Jogja Solo
Jumlah Persentase
Pemegang Saham Jumlah (Rp)
Saham Kepemilikan
PT Jasa Marga (Persero) Tbk 1,919,729 52.82% 1,919,729,000,000
PT Adhi Karya (Persero) Tbk 1,7 14 ,8 0 8 4 7 .18 % 1,7 14 ,8 0 8 ,0 0 0 ,0 0 0
TOTAL 3 ,6 3 4 ,5 3 7 10 0 % 3 ,6 3 4 ,5 3 7 ,0 0 0 ,0 0 0
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.182
19433 ms
11 Oct 2026 10:11
missing: transaction_date, object_text
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'MATERIAL_FACT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': '20'}