Skip to content
Back to announcement

Checklist Desember 2025.pdf

Financial statement Text extracted LPKR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 29

Page 1 OCR 0.794
Data Umum

Nama Emiten PT Lippo Karawaci Tbk
Bidang Usaha
Jenis penawaran Umum
31 Des 2025 31 Des 2024 31 Des 2023
(Diaudit) (Diaudit) (Diaudit)
Nama KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, | Amir Abadi Jusuf, Aryanto, | Amir Abadi Jusuf, Aryanto,
Mawar & Rekan Mawar & Rekan Mawar & Rekan
Nama Partner Jul Edy Siahaan Jul Edy Siahaan Bishennoraz
Opini Akuntan Wajar Tanpa Modifikasian | Wajar Tanpa Modifikasian Wajar Tanpa Modifikasian
Catatan tentang - - -
Opini
(jika ada)
Ya Tidak |
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung Jawab Direksi Atas v
Laporan Keuangan”
Pemenuhan Peraturan No.VIILA.2 tentang “Independensi Akuntan Yang v
Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal”
aa an 31 Des 2025 31 Des 2024 31 Des 2023
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan Usaha 9.033.322 11305172 16845227
3172693 1551772 7.368.225
Laba Bruto
Lata Tahun Berjalan 572545 18727 125 653.699
EBITDA 1.367.605 2523127 2051871
Jumlah Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan 103.078 18.797.586 581.093 |
Laha Bersih Per saham (dasar) (Dalam Rupiah Penuh) 662 264,49 ot
Laporan Posisi Keuangan
Jumlah Aset 29247.221 53.783.359 29570824
Jumlah AsetLancar 29476.186 34520772 29816:689
Jumlah Aset Tidak Lancar 1971035 19.253.087 19754135
Jumlah Liabilitas 18.196.206 22836790 23964393
Jumleh Liabiftas Lancar 7.236.845 TA07.982 9923981
Jumlah Kewajiban Jangka panjang 10.959.361 1.728.803 2004012
“Jumlah Ekuitas 31051015 30.947.069 19505:431
Wodal Disetor 7.089.802 7.089.802 7089802
"Tambahan Modal Disetor - Neto 11454783 T1451.783 11454783
Saldo Laba (Defisit) 2322464 7.351.982 (10.911.544)
Kepentingan Nonpengendati 223201 1078537 1291828
Rasio Keuangan
Rasio Lancar (x) 407 301 3.00
ROA (ea 116 3482 132
ROE (4) 184 6051 333
|- Ebit ina pendapatan (24) 1514 733 2407
Page 2 OCR 0.899
Ada | Tidak

N/A

Keterangan

Keterangan mengenai pengisian tabel Check List Peraturan Bapepam No. VII-G.7 dalam rangka
penyusunan Laporan keuangan Emiten.

Pemakaian tanda (V) pada kolom Ada, diisi apabila emiten telah memenuhi persyaratan
pengungkapan yang diharuskan. Sedangkan apabila tidak dibuat pengungkapan maka di isi tidak
ada (“). Untuk mengakomodir apabila emitewperusahaan publik tidak memiliki akun tersebut
diisikan tanda () pada kolom N/A. Selanjutnya untuk kolom Ada agar dibuat cross re/erence yang
mengacu kepada nomor catatan atas laporan keuangan pada kolom keterangan.

C. Pedoman Pengungkapan Laporan Keuangan.

1. Catatan atas Laporan Keuangan

a. Umum

1. Catatan atas Taporan keuangan berisi Informasi tambahan atas pos yang disajikan dalam
laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas, dan
laporan arus kas.

2. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan yang
memberikan penjelasan atau rincian dari pos yang disajikan dalam laporan keuangan dan
informasi mengenai pos yang tidak memenuhi kriteria pengakuan dalam laporan keuangan.

3, Catatan atas laporan keuangan mengungkapkan:

a) Gambaran umum Emiten atau Perusahaan Publik,

b) Dasar penyusunan laporan kenangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang

diterapkan,

6) informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan

laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan
| urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos, dan
d) pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam leporan keuangan, dan
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
informasi tersebut relevan untuk memahami laporan kenangan.

4. Timiten atan Perusahaan Publik wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan secara
sistematis dan membuat referensi silang atas masing-masing pos dalam laporan posisi
keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas, dan laporan arus kas
untuk informasi yang berbubungan dalam catatan atas laporan keuangan. TON IN

5. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya,
kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau
Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau
relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

G Emiten ata Perusahaan Publik wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk
menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”

7, Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos
mengenai Asct yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.

8. Dalam hal Aset Fimiten atau Perusahaan PubTIk diasuransikan. wajib diungkapkan jenis dan
nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta
pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan
wajib diungkapkan alasannya.

11,12,
2,
2

61,12

b. Unsur-Unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

1. Gambaran Umum Emiten atau Perusahaan Publik

Hal-hal yang wajib diungkapkan, antara lain adalah:

3) pendirian Emiten atau Perusahaan Publik, yang terdiri dari:

1) riwayat ringkas Emiten atau Perusahaan Publik:

2) nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi
yang berwenang, dan nornor serta tanggal Berita Negara:

3) kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Emiten atau Perusahaan Publik dan yang
sedang dijalankan pada periode pelaporan:

ala

4) tempat kedudukan Emiten atau Perusahaan Publik dan lokasi utama kegiatan usaha,

5) tanggal mulai beroperasinya Emiten atau Perusahaan Publik secara komersial.
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik melakukan ekspansi atan perampingan
useha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat
dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas
produksinya: dan

| 6) nama entitas induk dan nama entitas Induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan

Page 3 OCR 0.824
Ada | Tidak | N/A | Keterangan
alasannya. -ilhi
2, Penawaran Umum Efek, yang terdiri dari:
1) tanggal dan/atau nomor Surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek | Lb
yang diterbitkan di luar Indonesia: Hun 01 i
2). jenis dan jumlah Kfek yang ditawarkan: Y Lb
3) bursa tempat Efek dicatatkan: dan FI Lb
4) tindakan Emiten atau Perusahaan Publik yang dapat mempengaruhi jumlah Efek
yang diterbitkan (corporate action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan |” V Lb
periode pelaporan terakhir: 1
Senin Himier atu Perusahaan Publik, entitas anak, dan EBK, yang terdiri dari: - E
1) nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun | Ta
tidak langsung: '
2) “tempat kedudukan: Y
3) jenis usaha: KI
4) tahan beroperasi secara komersial: FI
5) persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): V
6) total Aset, dan K
T) informasi penling Tainnya antara Jain: —1
a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari v
5096 (Tima puluh perseratus) hak suara yang sah: 0
bjalasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari
3074 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial alas investee “v
| tidak diikuti dengan pengendalian:
G)akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan
keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian 1
dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk,
L dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda,
@)sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk
| mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran Y
kembali pinjaman atau uang muka,
€) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan
entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Y
Pengendalian alas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk:
dan
f dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk
L mengungkapkan:
1. keuntungan ata Kerugian Gika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian,
dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada | Le. 10.40
pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada Aa
| NN tanggal hilangnya Pengendalian: 01 —
jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan: FI Le, 10, 40 |
jumlah harga yang diterima, BI
bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: V KN
. jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Y
| Pengendalian dilepaskan: dan
Wi. jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak alau
bisnis lainnya dimana pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan “v
! herdasarkan kategori utamanya: Ka
(Ce karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit, yang terdiri dari
1. nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audi: | 'V Ld
2. cakupan manajemen kunci: dan El
3. “jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Emiten atau Perusahaan |” V 1d
Publik dan entitas anak.
d. Penerbitan Laporan Keuangan
1. tanppal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan KI! s8 |
|” 2. pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. 0 T 33
b. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi
Dalam bagian ini wajib diungkapkan hal-hal sebagai berikut:
.1) Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan | Pa
sesuai dengan SAK. "
2) — Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan.
Yang harus dijelaskan adalah: 3
a) Dasar pengukuran laporan kenangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), |
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai | v 2b
'Wajar (fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.
b) Dasar penyusuman laporan kenangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus | V | ”— | 2D

FX
Page 4 OCR 0.822
Ada | Tidak | N/A | Keterangan
kas,
C) — Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: v 2.b
G) “Mata uang fimpsional Emiten atan Perusahaan Publik dan entitas anak,
T) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Fmiten atau Perusahaan Publik maupun kegiatan usaha asing yang signifikan, v
dan
2) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada). KI
&) Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). v
3) Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen
2) Fmiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan
akuntansi signifikan atau bagian lain dari catatan alas laporan keuangan,
pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan | 2dd
akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui
dalam laporan keuangan.
Bj) — Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan informasi tentang asumsi
yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian
lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang | “ 2da
mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas
dalam periode pelaporan berikutnya.
c) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam huruf b), catatan
atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir |” V 2dd
periode pelaporan.
4) Kebijakan Akuntansi Tertentu
Kebijakan akuntansi tertentu menupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:
2) Prinsip-prinsip konsolidasi
Emiten atau Perusahaan Publik wajib menjelaskan antara lain:
(1) ruang Tingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas | pa
induk dan entitas anak: NN
(2) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan | 3g
entitas induk: 2
(@ kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa | 2g
kehilangan pengendalian atas entitas anak: NO
(4) kebijakan akuntansi sehubungan pengendalian atas entitas anak: Xx 2d
(G) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan | P3
— monpengendali:dan 2
(6) pernyataan bahwa saldo pos tansaksi material antar entitas yang | Fs
dikonsolidasi telah dieliminasi.
bp) — Kombinasi bisnis
Emiten atau Perusahaan Publik wajib menjelaskan antara lain:
(1) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang | -
digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali: 8
(2) pengakuan awal untuk goodwill, “ 2v
(3) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill, dan Y 2v
(4) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
emiten atau Perusahaan Publik, antara lain:
2. pembelian dengan diskon: KI 2v
b. akuisisi secara bertahap: dan V 2y
€. imbalan kontinjensi “
€) — Setara Kas
Emiten atau Perusahaan Publik wajib menjelaskan antara lain kebijakan dalam Pi 2
menentukan komponen Kas dan Setara Kas. :
d Instrumen keuangan
(&) Instrumen keuangan selain Sukuk
Emiten atau Perusahaan Publik wajib menjelaskan antara lain kebijakan
akuntansi untuk:
Ca) pengukuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan | 2.
atas binya transaksi, .
IA (BD pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori: Y 2ce
(c) ketentuan saling hapus dari Instrumen kenangan: KI Dee
(d) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen | Pa
keuangan: “
(e) metode perhitungan yang digunakan untuk menenhukan penurunan nilai dari | Dae
i aset keuangan, ”
(9. ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan: dan V Rec
(8) khusus instrumen kenangan derivatif dan akuntansi indung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a), huruf (b), huruf (c), |” V 2cc
£ (d), huruf (e), dan huruf (D, wajib ditambahkan penjelasan mengenai: !

Page 5 OCR 0.813
Ada | Tidak | N/A | Keterangan |
1. ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai Y Zee
ii. klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi Indung nilai atas | aa
instrumen keuangan derivatif, dan e
Hit. perlakuan akuntansi Tindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai. |” V Dee
(2) Investasi pada Sukuk Y
Emiten atau Perusahaan Publik wajib menjelaskan antara Jain kebijakan
akuntansi untuk: 0.
(2) klasifikasi dan rekiasifikasi investasi pada Sukuk,
“H) pengakuan awal Sukuk:
(C) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(d) penjelasan penyajian pendapatan Sukuk: dan
(e) penyajian amortisasi biaya transaksi.
(3) Sukuk yang diterbitkan |
Emiten atau Perusahaan Publik wajib menjelaskan antara lain kebijakan
akuntansi untuk:
(a) pengakuan awal Sukuk:
(0) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(c) biaya transaksi penerbitan Sukuk,
(d) posisi penyajian Sukuk: dan
(e) akad syariah yang digunakan.
e) Persediaan
Emiten atau Perusahaan Publik wajib menjelaskan antara lain kebijakan akuntansi | pi
yang digunakan dalam pengukuran persediaan dan rumus biaya yang digunakan. “
H Properti Investasi
Emiten atau Perusahaan Publik wajib menjelaskan antara lain kebijakan akuntansi
untuk:
(D) pengakuan awal Properti Investasi, v 2l
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: Fl 21
(3) metode penyusutan yang digumakan, khusus untuk model biaya Y 21
(4) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan y 21
(5) penghentian pengakuan Properti Investasi. “ 21
2) Aset Tetap
iten atau Perusahaan Publik wajib menjelaskan antara lain kebijakan akuntansi
untuk:
CD pengakuan awal Aset Tetap: y 2m
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: V 2.m
(G) pengelompokan Aset Tetap: KI 2m
(4) metode penyusutan yang digunakan: V 2m
(5) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: KI 2m
(6) estimasi umur manfaat dan tarifpenyusutany — Ser — 2.m
(7) penghentian pengakuan: KJ 2m
(8) nilai residu: dan mnc v 2m
(9) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, | Ai
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan. Bh
h) Investasi pada entitas asosiasi
Emiten atau Perusahaan Publik wajib menjelaskan antara lain metode yang |, 5
digunakan untuk mencatat investasi pada entitas asosiasi. 3
) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama)”
Emiten atau Perusahaan Publik wajib menjelaskan antara Ikin metode yang | Pan
digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama. "
H...Aset Takberwujud 5 aa “am 2m ol 5
Emiten atau Perusahaan Publik wajib menjelaskan antara lain kebijakan akuntansi
untuk:
(1) pengakuan awal Aset Takberwujud: Ki zp
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: Y 2p
(3) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, Y 2
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya: s1
(@) sumber terjadinya Aset Takberwujud: Y 2p.—
(5) metode amortisasi yang digunakan: K1 2p
(6) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan Y 2p
(Driset dan pengembangan (jika ada). “
RK) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dirmiliki untuk dijual vT
Emiten atau Perusahaan Publik wajib menjelaskan antara lain:
(W) kebijakan tentang kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset
yang dimiliki untuk dijual: dan
(2) pengukuran aset tidak lancar atan kelompok lepasan yang dimiliki untuk di
1). Penurunan nilai aset nonkeuangan
Emiten atau Perusahaan Publik wajib menjelaskan antara lain:
(1) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya | V 2p

Page 6 OCR 0.863
Ada

Tidak

NA |

Keterangan

penurunan nilai: dan

@) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilni asset non keuangan dan
pembalikannya

2p

mM) Sewa

Emiten atau Perusahaan Publik wajib menjelaskan antara lain:

(1) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa

@) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau Sewa operasi,
dan

GG) kebijakan akuntansi apabila Emiten atau Perusahaan Publik bertindak sebagai
lessee danfatau lessor.

mm Provisi

Emiten atau Perusahaan Publik wajib menjelaskan antara lain:

(1) kondisi provisi yang harus diakui, dan

(2) dasar penentuan nilai provisi.

Ojo Imbalan kerja

Emiten atau Perusahaan Publik wajib menjelaskan antara lain:

(1) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan:

diselenggarakan oleh Emiten atau Perusahaan Publik:

(2 deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang |

(GB) kebijakan akuntansi Emiten atau Perusahaan Publik dalam mengakui keuntungan
dan kerugian aktuarial: dan

(Aj pengakuan keuntungan dan Kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.

"P.. Saham treasuri

Emiten atau Perusahaan Publik wajib menjelaskan antara lain metode pengakuan dan
pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

Pembayaran berbasis saham

Emiten atau Perusahaan Publik wajib menjelaskan #ntara lain kebijakan akuntansi
untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen
ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya.

1). Pengakuan pendapatan

Emiten atau Perusahaan Publik wajib menjelaskan antara lain:

(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan

@) dalam hal terdapat wansaksi hubungan keagenan, Kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

s) Transaksi dan saldo dalam mata uang asing.

2.w

Emiten atau Perusahaan Publik wajib menjelaskan antara lain:

(1) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing,

2.

(2) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas

moneter, dan

2e

(B) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam
mata uang asing.

2e

).— Hibah Pemerintah

Emiten atau Perusahaan Publik wajib menjelaskan antara lain kebijakan akuntansi
tentang metode penyajian dalam laporan keuangan.

u) Pajak penghasilan

Emiten atau Perusahaan Publik wajib menjelaskan antara Izin: Pr
(3) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan:

2x

(2) ketentuan mengenai saling hapus,

(8) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan

(4) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan.
V) Biaya pinjaman

Emiten atau Perusahaan Publik wajib menjelaskan antara lain kondisi yang
mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan
aset kualifikasian.

W) Segmen Operasi

2.x
2x
2x

Emiten atau Perusahaan Publik wajib menjelaskan antara Inin dasar yang Gemakan
oleh manajemen untuk mengindentifikasikan segmen operasi

RL Laba per saham

2.bb

Emiten alau Perusahaan Publik wajib menjelaskan antara lain dasar perhitungan laba
(rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian.

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

27

€. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

1) ASET

a) Aset Lancar

1. Kas dan Setara Kas

tanitan atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain:

unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga

Gi rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata |

Page 7 OCR 0.862
Ada | Tidak

NA

Keterangan

Uang asing:

(c) — kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan

V

(dy jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan
oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen.

“Piutang Usaha

Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain:

(a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

(b) jumlah piutang menurut mata uang:

(ec) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilat,

(d) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan
nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

— jelalal

Ce) “pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan
manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan:

-

(HD jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan

(g) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

i. jumlah yang ditransier, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan
penting lain yang diatur dalam perjanjian: dan

« Jelal

ii. jaminan yang diberikan (bila ada).

Aset Keuangan Lainnya

(a) Pengungkapan untuk aset keuangan lainnya berlaku untuk aset keuangan
lainnya yang bersifat lancar dan tidak lancar,

5,8

(by Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengelompokkan aset keuangan lainnya
sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

58

(G) Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain:

i. nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian
investasinya,

58

H. laba atau rugi neto pada setiap kelompok asset keuangan berdasarkan
klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya
maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan:

58

Total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga
efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melelui
laba rugi:

Tv. biaya perolehan termasuk jumlah prermum dan diskonto yang belam
diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempos

“. peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (ika ada).

Yi. “uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan
yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:

Vii. jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:

(a) jumitah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori,

(by alasan reklasifikasi: dan

(0) sisa Investasi dalam kelompok dimiliki hingga Jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan unik
Liabilitas atau Habilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait
dengan penjaminan tersebut:

21,23

Fx jumlah penurunan nilai atas aset keuangan Gika ada), termasuk mutasinya,
dipisahikan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahikan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk
beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan

4,5

X. jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi alas
investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki
hingga jatuh tempo.

(dj) Khusus deposito selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dengan buru (0),
wajib ditambahkan pengungkapan hal-hal sebagai berikut:

1... hama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berclasi,

ii. kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaparan,

jenis dan juralah deposito dalam mata uang asing: dan

ala

Hala
'oo!oo loo

iv. hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

(0) Khusus investasi pada Sukuk selain pengungkapan sebagaimana dimaksud
@engan huruf (c), harus ditambah pengungkapan hal-hal sebagai berikut:

rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:

tujuan model usaha yang digunakan:

jumlah investasi yang direklasfikasikan, jika ada, dan penyebabnya, dan

iv. Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

Persediaan

Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain adalah:

Ca) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang
sesuai bagi Fmmiten atau Perusahaan Publik:

Page 8 OCR 0.855
Ada | Tidak | N/A | Keterangan

(b) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk y
menjuat:

() jumlah persediaan yang diakut sebagai beban selama periode berjalan: 1 8

Kd) “jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

(e) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai Y
pengrurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

(D kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang 1
Siturunkan: dan

(e) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi 1
kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:

1. jumlah biaya pinjaman yang, dikapitalisasi selama periode berjalan, dan

Ti, tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitatisasi.

3. Pajak Dibayar Dimuka

Emiten atau Perusahaan Publik wajih mengungkapkan antara lain adalah:

(a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya, dan Y 19.

(b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. T 19.c

6. Beban Dibayar Dimuka

Trniten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara Tin rincian menurut jenis | a
dan jumlah.

7. Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk dijual KI

Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain:

(a) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan,

(b) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:

d atau keuntungan pemulihan penurunan rilai:

ta iki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode

penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun:

Te) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki
untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku,

——— In 2 Pr
(D dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

i. nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara lain:

(i) jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atan penilaian kembali yang telah diakui
apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan

(ii juralah terpulihkan pada saat pada tanggal keputusan untuk dijual

wraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan

dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.

bj Aset Tidak Lancar

1. Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha

mmiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain:
2) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: T 9

b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan 1
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut: BN

&) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan |, 3
nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

G) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai: Y
dan

e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut Fi
'harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

2. Investasi pada Entitas Asosiasi dan Dana Investasi Infrastruktur 10

Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain:

(a) nama entitas asosiasi: 19

(B) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta
alasannya,

(G9 nilai tercatat dan Nilai Wajar Invesiasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi

harganya tersedia: 29

CG) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
Liabilitas, pendapatan. dan laba atau rugi

lafal lal
s

10

(ey @lasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Emiten atau Perusahaan
Publik memiliki lebih dari 2046 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak v
suara potensial investee secara langsung atau tidak langsung:

Page 9 OCR 0.874
Ada | Tidak

N/A | Keterangan

(D akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
Ikeuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal
atmu periode yang berbeda dengan Emiten atau Perusahaan Publik, dan alasan
menggunakan tanggal atau periode yang berbeda:

(g) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas Kemampuan entitas
asosiasi untuk mentransfer dana kepada Emiten atau Perusahaan Publik,

(W bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Emiten
atau Perusahaan Publik menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas
asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara
kumulatif

(HD bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama |

engan investor lain,

(D Habilitas kontinjensi yang terjadi karena investasi berkewajiban bersama-
sama untuk semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan

(KJ ringkasan informasi kewangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk
total Aset, total Liabifitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

3.

Properti Investasi

— Ga) Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lsin:
1. model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai |
Wajar atau model biaya,

fi. metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai
Wajar dari Properti Investasi:

2

TI. pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atan |
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:

iv. nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir:

v. jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

1) penghasilan sewa dari Properti Investasi,

2) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa
selama periode tersebut, dan

& lal lah

3) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi
atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang
menggunekan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan
model Nilai Wajar:

7) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properi Investasi
atam pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan

5) “kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau
mengembangkan Properti Investasi atan untuk perbaikan, pemeliharaan
atau peningkatan.

(b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan
pengungkapan:

1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan
akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
Teklasifikasi:

2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara
signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka miten atan
Perusahaan Publik mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian
tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam

.— Japoran keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

io jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah
ditambahkan kembali: dan

ii. penyesuaian signifikan lain.

(GO Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan
pengungkapan:

1) umur manfhat,

2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti
Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukan
penambahan, pengurangan dan reklasifikasi

3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi
beban penyusutan:

H) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan tugi
pemrunan nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku:

3) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri,
dan

— 6). Nilai Wajar Properti Investasi.

(d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,

Page 10 OCR 0.815
Ada | Tidak | N/A | Keterangan
'@milen atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan: —C TI pe SA
rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan
pengembangan,
- 2D) pe jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:
3) estimasi saat penyelesaian: —
4) “hambatan kelanjutan penyelesaian:
5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti
Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan
G) dalam bal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti Investasi
Yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode
berjalan: dan
ii. tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan
Hii, jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi.
4. Aset Tetap
Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain: |.
a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan |, Ti
“kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan): Bi an
(b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan |” 12
reklasifikasi,
(€) jumlah penyusutan untuk masingmasing periode penyajian dan alokasi beban | a
penyusutan, e
(G) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi Y
dan ekuitas (jika ada):
(G). jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: 1 12.24
(H jumlah kompensasi dari pibak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami
penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, Ad
apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehens
(8) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, hal berikut wajib v
diungkapkan: Je
— tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila
Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian: ||
nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: '
metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi
nilai wajar aset L 2
V.— jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat |
dengan model biaya: dan (|
Vi, “surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan
perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo
surplus kepada para pemegang saham. |
(#) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, Finilen atau Perusahaan
Publik ie wagia mengungkapkan: 2
rincian Aset Tetapy: yang sedang dalam pembangunan, “ 12
persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, “
estimasi saat penyelesaian: “ »
hambatan kelanjutan penyelesaian (ika ada): Kas Tes 1 1
v. dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang N
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode |
berjalan: dan BAN
2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan T -
jumlah biaya pinjaman yang layak dikapi Y
(G) Pengungkapan lainnya antera lain:
io jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara: 5"
Ti. “jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan | y Pn
penuh dan masih digunakan: mani
jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan 1
tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual, 0
iv. Galam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila Fi
berbeda secara material dari jumlah tercatat:
W. jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam | »
pembangunan: dan
vi, dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar 4
diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan, 0
VI, perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut 1
jenis Aset Tetap: dan
.. Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai “

Page 11 OCR 0.884
Ada

Tidak

N/A

Keterangan

atau pemulihan penurunan nilai.

5. Aset Takberwujud

Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan untuk setiap jenis Aset
erwujud antara lain: LA

(a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi: V

(b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi |
komprehensif:

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud
pada awal dan akhir periode dengan menunjukan penambahan, pengurangan dan | V
reklasifikasi

(G

(d) dalam hal terdapat kapitalisusi biaya pinjaman untuk asset yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

i. jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya
pinjaman yang layak dikapitalisasi.

(G) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwajud yang dinilai dengan umur manfaat tidak | V
terbatas:

14

(H penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Emiten atau Perusahaan |“
Publik:

Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui
pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(g.

i. Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut:

jumlah tercatatnya: dan

Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau
model revaluasi:

(h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi
dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas:

(1) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi asset takberwujud

Papa

(D Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:

jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:

metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi
Nilai Wajar aset,

V. jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset
tersebut dicatat dengan model biaya: dan

Yi, surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan
perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo
surplus kepada para pemegang saham.

2) MABILITAS

a) Liabilitas Jangka Pendek

1. Utang Usaha.

Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain:

(a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: “

(b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan

(e) jaminan yang diberikan oleh Emiten atau Perusahaan Publik dengan menunjuk
—— pos-pos yang berhubungan.

2. Provisi

ta) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi
jangka panjang.

Wp. Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara Jain:

nilai tercatat pada awal dan akhir periode:

'provisi tambahan dalam periode bersangkutan:

jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode
bersangkutan:

WW. jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang
belum digunakan:

Y,— peningkatan selama periode yang bersangkutan. dalam nilai kini, yang
terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan
tingkat diskonto:

Vi, uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya
arus keluar sumber daya ekonomi:

Wii. “indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana
dimaksud dalam butir vi. Dalam bal diperlukan, Emiten atau
Perusahaan Publik mengungkapkan asumsi utama yang mendasari
prakiraan peristiwa masa depan: dan

VI, jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan

Page 12 OCR 0.845
Ada | Tidak | N/A | Keterangan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.
3. Beban Akrual
Emiten atan Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari | 11
a beban yang belum jatuh tempo. Aa aa
4, Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. N 4
5. Utang Pajak
Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain:
(a) jenis dan jumlahnya, dan Y 194
(D) informasi mengenai ketetapan pajak. Y 19
6. Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan bagian lancar atas Niabilitas
jangka panjang sesuai dengan pengungkapan utang bank dan lembaga kenangan jangka | V 23,24
panjang sebagaimana diatur dalam Peraturan ini
7. Liabilitas Keuangan Lainnya
(a) Pengungkapan untuk Tiabilitas keuangan lainnya berlaku untuk Tiabilitas | »
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:
(b) Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang | k
ian antara pihak ketiga dan pihak berelasi,
&a iten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain:
1. Nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori, Y 2
fi. laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan
Hii.” kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan
Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya KI
restrukturisasi utang dan kondisi default).
8. Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. V
Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan liabilitas terkait aset atau
kelompok lepasan yang dimifiki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan
pengungkapan aset tidak lancar atan kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebapai
dimiliki untuk dijual sebagaimana dimaksud dalam huruf c angka 1) huruf a) angka (7).
B)  Liabilitas Jangka Panjang
1. Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain:
£a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang, T
(b) jumlah utang menurut mata uang, dan FI
() jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, Fi
2. Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain:
(a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/ lembaga keuangan dan jenis mata Er 23
uang:
(bi kisaran suku bunga kontraktuai selama periode pelaporan: Y 3
(c) tanggal jatuh tempo: V 23
——— dg) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: V Bo
Ce) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan | Pi
perolehannya:
(D pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas |, 23
pinjaman:
(@ kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang | V 23
an kondisi default),
(hy jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: y 3
i) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, | 3
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan
Gi) pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang
yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal
laporan posisi keuangan tetapi tetap dildasifikasikan sebagai linbilitas jangka
panjang, antara lain adalah:
nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya, dan “ 23
Ti. ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, | Pn
jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.
3. Liabilitas Sewa
Selain pengungkapan untuk Tiabilitas keuangan, Emiten atau Perusahaan Publik wajib
menambahkan pengungkapan antara lain: j
Ga) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) | | Pi
pada tanggal laporan posisi keuangan:
(by “rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan
total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi
keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

Page 13 OCR 0.826
Ada | Tidak | N/A | Keterangan
1. sampai dengan satu tahun: KJ 24
Ti. lebih dari satu tahun sampa 5 lima) tahun: dan FI 24
Hii. lebih dari 5 (imajtahun. Fi Ez
(O pembayaran sewa kontinien yang diakui schagai beban pada periode tersebut: y
(dy “total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan |
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (ror- v
cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan:
(& keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan V
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and lenseback): dan L
(P penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain: Ta !
i. dasar penentuan utang sewa kontinjen: Fi
Ti,“ ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan 1
atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan l
iii.” pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa NAK
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
Ketentuan pengungkapan pada program imbalan pascakerja (imbalan pasti dan turan
pasti), imbalan kerja jangka panjang lainnya, dan pesangon pemutusan kontrak kerja
adalah sebagai berikut:
Ga) imbalan Pasti Er —
TEmiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan:
i. gambaran umum mengenai jenis program, Y 26
rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti
yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode | V 26
berjalan yang dapat distribusikan ke dalam:
D biaya jasa kini: V 26
2 biaya bunga: FI 36
3) iuran oleh peserta program: vr 26
4 keuntungan dan kerugian aktuarial: Y 26
3 perubahan kurs mata uang asing pada program yang dikukur
dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang V
penyajian:
1 imbalan yang dibayarkan: Y 26
1) biaya jasa latu: FI 26
Bj kombinasi bisnis, Y
5 curtailment, dan Y
10) penyelesaian. FI
analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari
program yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari “
(program yang seluruhnya atau sebagian didanai:
iv rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar asset program serta
saldo awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai
'Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama
— periode yang dapat diatribusikan pada setiap:
2 hasil yang diharapkan dari aset program: KI
Bl keuntungan dan kerugian aktuarial: V 26
iii) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur
dengan mata uang yang berbeda dengan mata vang V
penyajian:
w iuran oleh pemberi pekerja: FI
v iuran oleh peserta program: KI
vi) imbalan yang dibayarkan: v 26 |
Vii) —— kombinasi bisnis: dan Y
vii) penyel 3 v
V.— tekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud
dalam butir ii dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud
dalam butir iv atas Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi
keuangan, paling kurang mengungkapkan:
) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui 1
dalam laporan posisi keuangan:
2 biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam Japoran posisi Y
kenangan:
1) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Asel, dikarenakan 1
oleh batasan dalam SAK:
vw Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: | 26
dan
1 jumlah Tainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan: 1
Vi. — total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal hal berikut dan
nama pos dimana hal tersebut termasuk:

Page 14 OCR 0.860
Ada | Tidak | N/A | Keterangan
7 biaya jasa kini: v 26
1) biaya bunga: v 26
Ti) hasil yang diharapkan dari aset program, v 26
Ty hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang 1
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK,
y keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Emiten atau
Perusahaan Publik memilih metode koridor 1096 (sepuluh per v
seratus):
» biaya jasa Tatu: y
vi) dampak dari curtailment terutama terkait dengan Pi
penyelesaiannya: dan
viii) dampak dari batasan dalam SAK: v
Vi.” jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang v
akan diakui segera dalam saldo laba, meliputi:
» keuntungan dan kerugian aktuarial: dan
1 dampak dari batasan dalam SAK:
Wi. jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui
pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal Emiten atau Perusahaan |, P
Publik mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan
komprehensif lain sesuai dengan SAK:
Hk” persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai
Wajar total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset aI
program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen
ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain:
X. jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: V
) setiap kategori instrumen keuangan milik Emiten atan
Perusahaan Publik: dan
» setiap properti alau Aset lain yang digunakan oleh Emiten
atau Perusahaan Publik:
Xi,” penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat
pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk v
dampuk kategori utama dari aset programs
Xi, “imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap 1
hak penggantian yang diakui sebagai aset
XI. Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada pelaporan dan
diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai
marjin antara persentase dan akhir periode variabel lainnya,
2» tingkat diskonto, gl 26
H) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program y
untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan:
in tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang
disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak P|
penggantian yang diakui sebagai Aset,
psi tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam
indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program Pi »6
formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan
masa depan
» tingkat tren biaya kesehatan: dan KJ
—v) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria, TTL 25
xiv.”— dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat | Pn
tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada:
D biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya | 6
kesehatan pascakerja periodik neto: dan ta
1 akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya | 2G
“kesehatan.
Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan
tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa
dengan satu angka persentase dalam tingkungan inflasi yang rendah.
xv,” Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya y
dari:
» milai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program
dan surplus atau defisit pada program: dan
H penyesuaian yang timbul pada:

() Habilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau
persentase dari liabilitas program pada akhir periode
pelaporan: dan

(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase
dari aset program pada akhir periode pelaporan:

Page 15 OCR 0.851
Ada

Tidak | N/A

“Keterangan

XVI,” estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara
andal, dari iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama
periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan:

xvi, bagi risiko antar entitas

“untuk
pembebanan biaya imbalan pasti neto atan bukti bahwa tidak
ada kebijakan seperti itu:

1) dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik mencatat alokasi
biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Emiten atau
Perusahaan Publik mengungkapkan:

Gi) informasi yang memungkinkan pengguna laporan
keuangan untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti
dan dampak keuangan atas perubahan program selama
periode tersebut:

Gi) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai
dengan huruf (a) butir 1 mencakup penjelasan praktik
informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk
dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti: dan

Tn jika Emiten atau Perusahaan Publik mencatat iuran yang
terutang untuk periode sesuai SAK informasi tentang
program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir
1, butir ii, butir ii, butir iv, butir ix, butir xifi, butir xiv, dan
“butir xvi serta butir Gi).

Dp Turan Pasi

Emiten atau Perusahaan Publik yang menyelenggarakan program iuran pasti,
wajib mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran
pasti.

(@). Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya

Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan paling kurang jenis dan
jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya.

(d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja

Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan paling kurang:

uraian program dan jumlah pesangan pemutusan kontrak kerja: dan

penjelasan mengenai Tabilitas kontinjen (jika ada).

Utang Ohligasi

Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain,

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata SI Dai Hasi
uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa |“ 25
tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

Bb) — peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Ffeks V 25

CJ jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: V aa)

d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Emiten atau Perusahaan

H v 25
Publik:

@) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan u
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika adas

#) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: IKI 25

8) “kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Uimiten atau Perusahaan Publik | ”— |
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang v
dan kondisi default): dan

h) persyaratan penting lainnya. KJ 25

Sukuk MAKAN 2

a) Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad
syariah yang digunakan.

b) Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain:

(i) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:

1. tingkasan akad syariah dan skema transaksi syariah yang digunakan,

“Aset, manfaat, atan aktivitas yang mendasari,

Tiki nominal,

iv. besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah),

Y. “prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah

bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah),

VI rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan | —
atau bagi hasil:

VII. jangka waktu: —

Page 16 OCR 0.850
Ada | Tidak | N/A | Keterangan |

C) tujuan penerbitannya, dan
@) persyaratan penting lain:
peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
bursa tempat Sukuk dicatatkan:
jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas)
bulan,
iv. nama Wali Ampgnat dan keterkaitan usaha dengan Emiten atau
Perusahaan Publik:
Y. Jaminan dengan menonjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada)
Vi. pembatasan yang. dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
Vii. kejadian penting lainnya antara Tain kepatuhan Emiten atau Perusahaan
Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi sukuk (misalnya
restrukturisasi Sukuk dan kondisi default).
7. Utang Subordinasi 1

Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain

Ga) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku
bunga kontraktuat selama periode pelaporan:

(b) tujuan perolehannya:

(G persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:

(@) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi defau!t):

(e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan

(& persyaratan penting lainnya.

8. Obligasi Konversi KI

Emiten atav Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo,
jadwal pembayaran bunga, suku bunga bursa tempat obligasi konversi
dicatatkan, dan tujuan penerbitannya,

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi,
harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan |
penalti, |

C) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan ikon pe In mms ln
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling
menguntungkan dari sudut pandang pernegang obligasi konversi:

@) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:

€) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

DH jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: i

8) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Emiten atau Perusahaan |
Publik: |

H) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

1) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Fimiten atau Perusahaan Publik !
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang |
dan kondisi default): |

7) “dalam hal Emiten atan Perusahaan Publik menerbitkan obligasi konversi tanpa
melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama
pembeli:

K) komponen Liabilitas dari obligasi konversi,

1D) keberadaan fitur derivatif melekat: dan

m) persyaratan penting lainnya. ”—

3) Ekuitas
2) Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk:
(D Modal Saham aa
Timiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain:
Sa) bagi setiap jenis saham, antara lain:

rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode: Y 29
Ti. hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap Jenis

saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali “v

atas modal: dan
Ti saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan Y

kontrak penjualan sabam, termasuk jumlah dan persyaratan:.

Page 17 OCR 0.833
Ada | Tidak | N/A | Keterangan
(Dj penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas, Y
(d) susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan.
persentase kepemilikan, yaitu:
1... pemegang saham yang memiliki 594 (lima perseratus) atau lebih: TL 2»
it” nama direktur dan komisaris yang memiliki saham:dan V 29
i. pemegang saham lainnya: Y 29
(@ dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan: Y
T. Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia,
persetujuan dan/atan pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS),
Ti. sumber peningkatan modal saham, antara lam dari kapitalisasi agio,
saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan
dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan
private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan
TT. tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal:
(9 dalam hal hanya sebagian saham Emiten atau Perusahaan Publik yang dicatatkan
di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak “
dicatatkan pada Bursa Efek.
(2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) Emiten atau Perusahaan Publik
wajib mengungkapkan antara lain:
(8) rincian jumlah tambahan modal disetor T 30
(b) uraian sumber agio saham: Y 30
(0) rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas, Y 3 |
(d) uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor, FI
(2) uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya, y 30
(D pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara
ain:
1. nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi, v 30
Ti. penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang '
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,
tanggal efektif transaksi: Y
— operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau '
dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut:
(@) kepemilikan entitas atan bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan f
yang terjadi,
(@ mia tercatat isnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai |
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan Es
(i) pengungkapan mengenai penyajian kembali laporan keuangan sebagaimana V
diatur dalam SAK, yang memberikan informasi paling kurang sebagai berikut:
T. ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan
sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali:
Ti. ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan:
ifi. dampak penyesuaian kebijakan akuntansi, dan
Iv. Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.
GL Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali ”— TA
Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara Inin:
(a) uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang
meliputi: 5
1 jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan, Y 3
HL nama entitas anak, dan Y 31
nama pihak yang bertransaksi, Fj 3
(bj perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya | 3
Pengendalian: dan
(@ jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya y
Pengendalian.
(4) Saham Treasuri
Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain:
Ga) Tatar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal 1
disetor:
(B) tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang |” V Lb.

Page 18 OCR 0.854
Ada | Tidak | N/A | Keterangan
diperoleh:
(G) tanggal dan Jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal 1
disetor:
() akumulasi jumlah lembar dan nilai Saham treasuri. Y 25
G) Saldo Laba — Rea

Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain:

(2) alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada)

(b) perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang
terkait,

(G) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.

LPE

(6) Pendapatan Komprehensif Lainnya

Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain keterangan
mengenai perubahan masing-masing komponen pendapatan komprehensif lainnya.

34

b) Kepentingan Nonpengendali

Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain rincian bagian
pemegang saham nonpengendali atas ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak
dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk.

4) Pendapatan

35

Emiten atan Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara | ——
a) jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk
pendapatan yang berasal dari:

i. penjualan barang:

penjualan jasa,

Tit. bunga:

iv. royalti: dan/atau

v. dividen, diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga

Bj. rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama.

c) nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 10 (sepuluh

—- Perseratus) dari pendapatan:

@) jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam
setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

6) khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:

(1) pendapatan kontrak konstruksi:

Ga) jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
berjalan:

() metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan: dan

(metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:

(@) pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:

Ke) jumlah agregat biaya yang terjadi dan labahugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan:

(b) jumlah uang muka yang diterima, dan

(6) jumlah retensi:

G) jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masingmasing sebagai Aset
“dan Liabilitas:

D dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik memiliki transaksi hubungan keagenan,
diungkapkan secara terpisah, maka:

(W penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:

(2 pendapatan komisi yang diperoleh Emiten atau Perusahaan Publik sebagai agen
ari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya: dan

(perincian dari komponen pendapatan ncto yang diperoleh Emiten atau Perusahaan
Publik sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

(2) pendapatan bruto:

(b)— retrrabat/diskon terkait dan

Ke) total pendapatan neto.

5) Beban

(a) Beban Pokok Pendapatan

Emiten atau Perusahaan Pubik wajib mengungkapkan, antara lain:

(1) beban pokok produksi yang dirinci:

(a) biaya bahan baku: | 37
(b) biaya tenaga kerja: dan KI 37
(o) biaya overhead ve 37

ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan:

@ mama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1076 Gepuluh perseratus)

Pada urnumnya, yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori

Page 19 OCR 0.819
Tidak | N/A | Keterangan |

Ada
fungsinya, yaitu antara lain: - 1
(D beban penjualan: v Wa)
(2) beban distribusi: dan )
(3) beban umum dan administrasi. — ET
6) — Penghasilan dan Beban Lainnya 2 aan
(a) Penghasilan Lainnya Ta Ka
Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain rincian dan jumlah | Pn
pendapatan lainnya.
(Dj Beban Lainnya
Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain rincian dan jumlah y 41
beban lainnya.
(C) Beban Keuangan 1 Bana
Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain: 7 —
(HD) biaya pinjaman meliputi:
(@) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif: | ”V 39
& beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku: | ai
(6) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang Selisih Y
kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga: 2 Wa 1
— 42) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual, KI
w lo dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba | a
rugi, dan
(G amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk indung | -
nilai
(G) Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama Pa —
Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain Pa jan
(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/alan Ventura Bersama | Ta
| yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan
@) bagian Iaba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang Y
diungkapkan secara terpisah.
5 Penghasilan Komprehensif Lainnya
Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain:
a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: TI 7
b) keuntungan dan kerugian aktwarial atas program manfaat pasti: TN —
0) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: z v 3
dj keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual: 5 EN Tak
2) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka Y
Tindung nilai arus kas, dan
D bagian pendapatan komprehensiT Izin dari entitas asosiasi dan/atan Ventura Bersama. KI
d. Pengungkapan Lainnya GI FN
1) Transaksi Pihak Berelasi as
(a) Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan transaksi atau saldo dengan pihak
berelasi, yang jumlahnya:
(D lebih dari Rp 1.000.000.000,09 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau Pi 9
anggota keluarga terdekat, dan/atau
(@) lebih dari 0,594 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan | 9
| entitas berelasi. ag “ “
| D) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a), dengan ketentuan sebagai berikut: 7
(l) pengungkapan yang terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga
terdekat meliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi scrta informasi | V 9
tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud:
(2) pengungkapan yang terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan
hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo,
termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan
tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang: | 1
@ jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban |”, pi
z4
(b) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk Y 9
komitmen, dan:
persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat 1
po imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan.
ik Tincian garansi yang diberikan atau diterima KI 7
(G jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan |
nilai secara individual dan kolektif dan penghapusan piutang terkait dengan |” V 9
jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi nonusaha: dan Lp
(d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan v
pembentukan:
(3) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dan angka (2)
Page 20 OCR 0.874
Tidak

NIA

Keterangan

secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(a) entitas induk,

() entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas: |

(c) entitas anak:

(d) entitas asosiasi

(0) ventura Bersama dimana entitas merupakan venturers

(HD personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan

(2) pihak-pihak berelasi lainnya.

Lala

G Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan seluruh kompensasi yang diberikan
kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, komisaris, pemegang saham utama
yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori
berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek,

(2) imbalan pascakerja:

Gjimbalan kerja jangka panjang Tainnya:

(4) pesangon pemutusan kontrak kerja, dan

2

D Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik merupakan entitas berelasi dengan pemerintah,
maka untuk transaksi dengan sesama entitas berelasi dengan pemerintah, Emiten atau
Perusahaan Pubtik tidak mengikuti ketentuan pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam
huruf b) angka (2), namun wajib mengungkapkan hal-hal sebagai berikut:

(W) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Emiten
atau Perusahaan Publik:

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan

() untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
Signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut,
Dalam hal ini, transaksi tersebut tidak wajib disajikan secara terpisah sebagai
komponen utama dalam laporan keuangan.

2) Pengungkapan bahwa transaksi pihak berelasi dilakukan dengan ketentuan yang setara
dengan yang berlaku dalam transaksi yang wajar, hanya jika pernyataan tersebut dapat
dibuktikan.

2) Pajak Penghasilan

Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain:

a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(1) beban (penghasilan) pajak kini:

19.a

(2) penyesuaian yang diakui pada periode alas pajak kini yang berasal dan periode
Tatu:

19.

G) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer
dan pembalikannya:

19.

“4

jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak
atau penerapan peraturan perpajakan yang baru,

GG) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak
diakui sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan
untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan:

19.

(G) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau
pembalikan penuruman sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan

(7 jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan
kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi
komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,

D7 aggogat plak Kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau
dikreditkan langsung ke ekuitas:

kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura
Bersama:

G) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, |

HD penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu
atau kedua bentuk berikut ini:

(A) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil
perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan
dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: atau

19

(@) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak

yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:
G) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif
pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya,

D jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat
dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensesi yang tidak diakui sebagai aset pajak
tangguhan dalam laporan keuangan:

B) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasipada entitas anak,

Page 21 OCR 0.863
aset.

Ada | Tidak | N/A | Keterangan
cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas
pajak tangguhan yang belum diakui:
P).. rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:
(4) laba sebelum pajak menurut akuntansi: “ 19.
(2)  ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): “V 19.
(3) laba kena pajak: “ 19.a
1D perhitungan beban dan Habilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan | Wa
ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku: “
HD pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT | 19
Tahunan PPh Badan: 5
k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi:
(UD) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi 1
keuangan untuk periode sajian: dan
() jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui
dalam Iaba rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau “
Tiabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan:
1) pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: —— “
(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan
(2 Taba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan
selama periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:
mm) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Emiten atau
Perusahaan Publik yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Kenangan KI
Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan:
1) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisi
apabila Emiten atau Perusahaan Publik adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi A
0) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib
diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak “
diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal ak: IT Ta — 0
p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset
pajak tangguhan, apabila:
(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi
laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer
kena pajak yang telah ada: dan
(Dj entitas mengalami kerugian pada periode kini atan periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.
3) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
2) Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan hal-hal berikut untuk setiap rugi
penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset | V 1341
individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas:
(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi 1
penurunan nilai:
@) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan | Tn
unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai: g
@) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam
laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di y
dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik:
(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilai: 5 3. Ba NN:
Gijumlah rugi penurunan nilai atas aset revalu: yang diakui dalam pendapatan 1
komprehensif lain selama periode tersebut: dan
(@jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam 1
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf 2) dilakukan untuk setiap kelompok | Ea

7) Kombinasi Bisnis

a) Emiten atan Perusahaan Publik wajib mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap

kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:
(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:

(2) tanggal akuisisi:

(G) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Fifek utang dan Efek ekuitas, periode
berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bis

(Aj persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:

(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi
memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:

(@ penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui:

(@) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar
tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan

(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifik:

Page 22 OCR 0.898
Ada

Tidak

NA

Keterangan |

(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi,

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran, dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat
diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat
dicstimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka
pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

@Emiten dan Perusahaan Publik wajib mengungkapkan piutang yang diperoleh
berdasarkan kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa
pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:

(3) Nilai Wajar piutang,

(6) jumlah piutang bruto kontraktual: dan

(0 estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontrakval yang
diperkirakan tidak tertagih:

(TO) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Asct yang
diperoleh dan Linbilitas yang diambil alih:

(@) setiap Kabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:
(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber
daya ekonomi terjadi:

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal
diperlukan, Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan asumsi utama
yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan

(e) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset
jang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut,

(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur
secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

Ga) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 16) huruf 8) angka (9) terkait
perikatan dan kontijensi: dan

(b) alasam Liabilitas tidak dapat diukur secara andal,

(13) dalam hal pembelian dengan diskon:

Ga) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensiT
'Gimana keuntungan tersebut diakui: dan

(W penjelasan tentang alasan tersebut menghasilkan keuntungan:

(17) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki
kurang dari 10096 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi
pada tanggal akuisi

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui
pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(D teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai
tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi
yang diukur pada Nilai Wajar:

(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

Ka) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi
yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi, dan

(DJ jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran
kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang
dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan
laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut:

(UG) Informasi sebagai berikut:

Ka) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal
akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode
pelaporan: dan

(5) pendapatan dan taba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode
pelaporan berjalan seolaholah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis
yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode
pelaporan.

b)

Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya,
Emiten atau Perusahaan Publik yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang
diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat
penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belurn selesai,

(b) Aset, Linbilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya
belum selesai: dan

(D “Sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama
periode pelaporan:

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Emiten atau

Page 23 OCR 0.880
Ada

Tidak

N/A

Keterangan

Perusahaan Publik mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan
kontinjensi, atau sampai dengan Emiten atau Perusahaan Publik menyelesaikan
Habilitas imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut dibatalkan atan lewat waktu,
maka diungkapkan:

Ga) setiap perubahan setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap
perbedaan yang timbul selama penyelesaian,

(b) dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut, dan

(O teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan untuk mengukar imbalan
kontinjen

G). Labilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, Jika ada:

(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan:

(G) Jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugian yang diakui pada periode
pelaporan yang:

Ga) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau Iiabilitas yang diambil-alih
dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan
sebelumnya: dan

() ukuran. sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan
keuangan Emiten atau Perusahaan Publik hasil penggabungan:

(G) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK alam pelaksanaan |
transaksi kombinasi bisnis,

(@ Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan hal-hal berikut secara
keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis
lainnya selama suatu periode:

GI) jumlah harga yang dibayarkan,

(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

G) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau Bisnis Tainnya apabila
Pengendalian diperoleh: dan

(4) jumlah aset dan Iiabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

(6) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama Emiten atau Perusahaan Pubbk.
wajib mengungkapkan antara Jain:

a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah Habilitas
kontinjensi lainnya secara terpisah:

b) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama
yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam
pengendalian bersama entitas: dan

G) “daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama
yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam
pengendalian bersama entitas: dan

G) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian
bersamaentitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan
tentang:

(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian
partisipasinya, dan

(@ jumleh agregat setiap aset lancar, aset dak Temcar,
Iabilitas jangka pendek, Habilitas jangka panjang,
penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.

5) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing -

2) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang
fungsional.

2e

b) Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain:

Gd) rincian aset dan Iiabilitas moncter dalam mala uang asing Seria
ekuivalennya dalam mata uang fungsional:

4s

(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing:

45

(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang
fungsional:

43.0, 45

(@) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba ragi, kecuali untuk selisih
kurs yang timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi: dan

“

(6) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan
diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta
rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada uwal dan akhir periode.

34, LPE

8) Operasi yang Dihentikan

a) Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut:

(A) uraian tentang alasan operasi dihentikan:

Page 24 OCR 0.892
Ada

Tidak | N/A

Keterangan

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada.
pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan
Tiabilitas operasi yang dihentikan: dan

(8) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang
dilaporkan dari aset tidak Tancar atau kelompok lepasan disajikan
sesuai SAK yang berlaku.

b) Emiten ata Perusahaan Publik wajib mengungkapkan informasi terkait
dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain:

CI) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam Taporan laba rugi

komprehensif meli

Ca) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi
yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan

(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar
setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau
kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan
dan beban pajak penghasilan yang terkait:

@) arus kas neto yang dapat distribusikan pada aktivitas operasi, Investasi
dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan

(G) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang
dil ikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.

TiLaba per Saham Dasar dan Dilusian

Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain:

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per
saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba
atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk periode
tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap
jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham,

42

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut
dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi
penyebut tersebut, Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari
setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham:

G) “instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjan) yang
berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak
dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen
tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian,

) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi Instrument berpotensi
saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang
terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah
jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar
pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum
akhir periode pelaporan: dan

42

&). laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan,

3) Dividen

Emiten atan Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain:

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan
“dibayarkan sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan:

Bj jumlah utang dividen untuk:

(5) periode pelaporan, dan

(2) periode sebelumnya:

DH “jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan
setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan
keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir
periode pelaporan: dan

jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.

9 Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan untuk setiap kelompok
aset keuangan dan liabilitas kenangan:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Ujabilitas tersebut dengan cara
yang memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat
“dalam laporan posisi keuangan: dan

b) Hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam
menentukan Nilai Wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan.

TO) Waran

Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain:

2) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran,

C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan

@) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

Page 25 OCR 0.906
Ada

Tidak

N/A

Keterangan

1) Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

2) Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengelompokkan instrumen
derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau tujuan
lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi:

2.ce

b) Emiten atau Perusahaan Publik yang memiliki atau menerbitkan
instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen
derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non
Tindung nilai:

GI) hakikat dan Sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam
bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain:

@ pihak lawan transaksi (counterparties):

G) tanggal jatuh tempo:

(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan pc
keuangan:

GG) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan:

(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan

(9) persyaratan penting lainnya.
&).. Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan:

(W Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif
rategi untuk mencapai tujuan tersebut:

jakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai,
termasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau Liahilitas dan jenis
transaksi yang dilindung nilai: dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai,
disebutkan tujuannya.

12) Manajemen Risiko Keuangan

a) Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan informasi yang
memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi
sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan
dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko
sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur asct keuangan yang
belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang
lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak
mengalami penurunan nilai:

4

(2) risiko likuiditas, antara lain:

jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan
monderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang
bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas: dan

4

(b) deskripsi mengenai
mengelola risiko likuidi

4

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko
pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang
menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan
pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan

4

(&) risiko lainnya yang dimiliki oleh Emiten atau Perusahaan Publik.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari
pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis
risiko yang timbul dari instrumen keuangan.

13) Manajemen Permodalan

imiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain

(1) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Emiten
atau Perusahaan Publik dalam mengelola permodalannya,
termasuk:

(a) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:

51

Perusahaan Publik diharuskan untuk memenuhi persyaratan
permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(c) cara Emiten atau Perusahaan Publik memenuhi tujuannya
dalam mengelola permodalannya:

51

(2) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai
modal:

51

&

setiap perubahan pada angka (1) dan angka (2) dari periode
sebelumnya:

@,

pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan
dari pihak eksternal (jika ada): dan

(6) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari
pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan.

ajaa

T4) Transaksi Nonkas
a) Emiten atan Perusahaan Publik wajib mengungkapkan aktivitas investasi

49

Page 26 OCR 0.848
Ada | Tidak

WA

Keterangan

dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas
yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

By Transaksi yang tidak mempengaruhi arus Kas antara lain berupa
perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan. akuisisi melaui
penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

49

TS) Perikatan dan Kontinjensi

2) Perikatan Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara
lain

(1). perikatan yang meliputi:

(2) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan

manajemen dan teknis. royalti, dan lisensi. diungkapkan:
1. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,

8

periode berlakunya perikatan,

8

dasar penentuan kompensasi dan denda:

43

jumlah beban atau pendapatan pada periode
pelaporan: dan

&. jelala

43

pembatasan-pembatasan lainnya:

& Pata Ba perjanjian yang memerlukan penggunaan dana
di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik,
perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi. diungkapkan:

pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:

periode berlakunya perikatan,

Hii,” nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang
telah direalisasi: dan

iv. sanksi-sanl

(2). pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang
dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak
yang dijamin,

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan,

(e) periode berlakunyajaminan: dan”

(d) nilai jaminan:

GG) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya Fasilitas L/C,
cerukan bank: dan

21,23,43

(9) uraian mengenai sifat jenis, jumlah dan batasan-batasannya.

5) Kontinjensi

Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain

(1) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan:

Ga) pihak-pihak yang terkait,

46

@) jumlah yang diperkarakan:

(0) “Tatar belakang, isi dan status perkara dan pendapat hukum
— Megat opiniony, dan

46

(@) dampak keuangan:

@) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Emiten atau
Perusahaan Publik, misalnya masalah tingkungan hidup,
diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi
dampak kenangannya:

@) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

Ga) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun
pajak serta jumlah pokok dan denda atan bunganya: dan

Dj sikap Emiten atau Perusahaan Publik terhadap ketetapan atau
tagihan pajak (keberatan atau banding):

(& peristiwa kontinjensi Ininnya, yang diungkapkan antara lain:

(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi:

(b) estimasi dari dampak keuangannya:

(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah
atau waktu arus keluar sumber daya: dan

CG) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

16) Segmen Operasi

Emiten atau Perusahaan PubIIk wajib mengungkapkan hal-hal sebagai berikut:

a) pengungkapan pada level segmen,

CI) informasi umum, yang terdiri dari:

Ca) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasi segmen dilaporkan, dan

2.bb

(Dj jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap
segmen dilaporkan:

@) Informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan
beban tertentu, aset segmen, dan Iiabilitas segmen dari segmen
dilaporkan, serta dasar pengukurannya:

Tx
Page 27 OCR 0.893
Ada

Tidak

N/A | Keterangan

GB) rekonsiliasi dari total pendapalan segmen, ukuran Taba atau rugi
segmen dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen
material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan kenangan
Emiten atau Perusahaan Publik:

6 pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk dan jasa

Pendapatan dari pelanggan ekstemal untuk setiap produk dan jasa atau
setiap kelompok produk dan jasa yang serupa.

(2) Informasi wilayah geogratis

fa) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

1. negara domisili Emiten atau Perusahaan Publik: dan

TH. semua negara asing Secara total dimana Emiten atan Perusahaan
Publik memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari
suatu negara asing secara individual jumlahnya material,
pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk
dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut

secara individual.

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang
ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat
kontrak asuransi yang berlokasi di:

. negara domisili Emiten atau Perusahaan Publik: dan
semua negara asing secara total dimana Emiten atau Perusahaan |
Publik memiliki aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing
secara individual juralahnya material, maka nstr tersebut
diungkapkan secara terpisah.

G) Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan cksemal
tunggal mencapai 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan
konsolidasi, Emiten atau Perusahaan Publik harus mengungkapkan:

fa) fakta,

(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan:

(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

F7 Pembayaran Berbasis Saham

Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain:

a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk.
jangka pendek ataupun jangka panjang:

bp) — penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis
saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan
umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu
maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian,

6) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap
kelompok opsi saham:

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang
harga saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak
untuk opsi saham yang beredar pada akhir periode,

P—— penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal
sebagai berikut:

(1) opsi yang diberikan selama rata-rata terlimbang Nilai Wajar opsi
tersebut pada tanggal pengukuran dan infrmasi tentang
bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, dan

@& jumlah dan raterata tertimbang nilai wajar Instrumen ekuftas
tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi tentang
pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekuitas lain
yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham):

5 dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi
Emiten atau Perusahaan Publik dalam suatu periode dan terhadap posisi
keuangannya,

18) Perubahan Fstimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi. dan
Kesalahan Periode Lalu

a) Perubahan Estimasi Akuntansi

Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain

(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:

TX
Page 28 OCR 0.886
Ada

Tidak

NIA

Keterangan |

(@) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

GG) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hai jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan.

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi

Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain

(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang
andal dan relevan:

(8) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu
Sajian:

£a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan

(b) laba per saham dasar dan dilusian:

(d) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum
periode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka
diungkapkan alasannya,

(G) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis
untuk suatu periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum
periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan
kebijakan akuntansi.

C) Kesalahan Periode Lalu

Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain:

(1) sifat dari kesalahan periode lalu,

(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:

(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan.
(b) laba per saham dasar dan dilusian,

(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan

(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketi tidak praktis
dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya
koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis.

19) Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Emiten atau Perusahaan Publik wajib
mengungkapkan hal-hal sebagai berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan
indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas
bantuan pemerintah yang telah diakui.

20) Informasi Penting Lainnya

Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain sifat, jenis,
jumlah, dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi
kinerja Emiten atau Perusahaan Publik.

21) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain:

a) dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik mencrima informasi setelah
periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan,
maka Emiten atau Perusahaan Publik memutakhirkan pengungkapan
kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan

“b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode
pelaporan, maka Fmmiten atau Perusahaan Publik mengung uraian
peristiwa, misalnya:

UU) tanggal terjadinya,

(2) sifat peristiwa, dan

(8) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa
estimasi tersebut tidak dapat dibuat.

22) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang
Terkait dengan Aktivitas Emiten atau Perusahaan Publik

Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik belum menerapkan suatu SAK
dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Emiten atau Perusahaan
Publik, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, maka Emiten atau
Perusahaan Publik mengungkapkan:

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut: KI 7:c, 32
b) silat dari perubahan yang belum berlaka Gekif atau perubahan | AN
kebijakan akuntansi: ls 2,32 |
CJ tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaraikan: T 232
d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru
atas laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak | v' 2c,52

tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara wajar.

23) Reklasifikasi

2) Dalam hal Fimiten atau Perusahaan Publik mengubah penyajian atau

Page 29 OCR 0.864
Ada | Tidak | N/A | Keterangan |

pengklasifikasian posrpos dalam Taporan keuangan, maka Emiten atau
Perusahaan Publik wajib mengungkapkan:

(I) sifat reklasifikasi:

(2) jumtah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang
ireklasifikasi, dan

(8). alasan reklasifikasi.

b,

Dalam hal rekiasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan,
maka Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan:

(1) alasan tidak mercklasifikasi Jumlah tersebut: dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut
direklasifikasi.

24) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain Fi

a) Ketentuan ini berlaku bagi Emiten atau Perusahaan Publik yang
menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi
selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara
lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.

b) Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan
beserta penjelasannya: dan
(B) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi
komprehensif heserta penjelasannya.

Nendi Santoso

Direktur

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.82 MB
Published2 Mar 2026
Pages29
Characters106,085
Text sourceOCR
OCR confidence0.857

Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Lippo Karawaci Tbk p.1 ×2
possible org Amir Abadi Jusuf p.1 ×3
unresolved org Mawar & Rekan p.1 ×3
unresolved org Bapepam p.2 ×4
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.10
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.17

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result