Skip to content
Back to announcement

20260807_CBDK_Laporan Informasi dan Fakta Material_32118706_lamp3.pdf

Other Text extracted CBDK

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 2

Page 1
                     PT BANGUN KOSAMBI SUKSES Tbk
                 Sesi Tanya Jawab Surabaya Investor Meeting & Connectivity 2026

Pertanyaan dari Bapak Ferry (Institusi Dapen Universitas Surabaya)

   1. Bagaimana tanggapan mengenai pencabutan status Proyek Strategis Nasional
      (“PSN”) dari PIK2 ?

        Proyek Strategis Nasional (PSN) adalah program dan proyek infrastruktur atau
        pembangunan yang dipilih oleh pemerintah pusat karena memiliki sifat strategis untuk
        meningkatkan     pertumbuhan ekonomi,      pemerataan   pembangunan, dan
        kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. PSN ditetapkan melalui
        Peraturan Presiden atau pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah (RKP) bertujuan
        mengakselerasi penyediaan infrastruktur dan layanan dasar, dan mendapatkan
        fasilitas percepatan izin, pengadaan lahan, dan penyelesaian hambatan
        (debottlenecking) dari pemerintah.

        Pada kesempatan ini, kami juga menyampaikan bahwa seluruh masterplan
        pengembangan PIK2 telah disusun sesuai dengan rencana tata ruang dan
        peruntukan lahan yang ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang. Dengan
        demikian, seluruh pengembangan yang dilakukan Perseroan berada pada lahan
        yang telah memiliki ijin dan peruntukan yang sesuai.

   2. Dengan tidak lagi berstatus sebagai PSN, serta di tengah dinamika geopolitik global
        dan perubahan kebijakan pemerintah, apakah Perseroan melihat adanya potensi
        dampak terhadap kinerja penjualan ke depan? Selain itu, apakah Perseroan tetap
        optimis dapat mencapai target marketing sales tanpa adanya status PSN tersebut?

        Sebagai gambaran, kami telah menyiapkan data historis marketing sales Perseroan.
        Marketing sales tercatat sebesar Rp1,7 triliun pada 2021, meningkat menjadi Rp1,9
        triliun pada 2022, kemudian Rp2,4 triliun pada 2023, sebelum melonjak signifikan
        menjadi Rp6 triliun pada 2024.

        Perlu dipahami bahwa pencapaian marketing sales pada tahun 2024 tidak terlepas
        dari langkah strategis Perseroan dalam memperluas skala pengembangan. Melalui
        pelaksanaan Right Issue II pada tahun 2023, Perseroan berhasil meningkatkan land
        bank dari sekitar 744 hektare menjadi lebih dari 1.600 hektare. Penambahan land bank
        yang signifikan tersebut memberikan ruang bagi Perseroan untuk meluncurkan lebih
        banyak proyek pada tahun 2024, yang pada akhirnya mendorong peningkatan
        marketing sales secara substansial.

        Dengan kata lain, lonjakan marketing sales pada tahun 2024 lebih dipengaruhi oleh
        bertambahnya kapasitas pengembangan Perseroan.

        Memasuki tahun 2025 dan 2026, Perseroan memandang kinerja marketing sales telah
        kembali pada level yang lebih normal (normalized), dengan target marketing sales
        sebesar Rp4,3 triliun. Oleh karena itu, apabila melihat rekam jejak Perseroan secara
        historis, kami berpendapat bahwa pencapaian marketing sales tidak memiliki
        ketergantungan secara langsung terhadap status PSN.

        Adapun faktor yang saat ini lebih memengaruhi keputusan pembelian pelanggan,
        khususnya pada segmen menengah ke atas, adalah kondisi makro ekonomi dan
        geopolitik, seperti pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS, harga emas,

                       Kantor Pusat:                                        Kantor Korespondensi:
    Jalan Inspeksi PIK 2 No. 5 (Terusan Jalan Perancis)   Office Tower Agung Sedayu Group Lantai 10, Jalan Marina
    Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten         Raya, Kel. Kamal Muara, Kec. Penjaringan, Jakarta Utara,
                      Tangerang 15211                                          DKI Jakarta 14470
                   Telp: +62 21 50282888                         Telp: +62 21 3973 4100 Fax: +62 21 3973 4111

Page 2
                 PT BANGUN KOSAMBI SUKSES Tbk
    maupun kondisi ekonomi secara keseluruhan. Secara umum, segmen pelanggan kami
    memiliki kemampuan finansial dan minat untuk melakukan ekspansi maupun
    penambahan aset properti, namun waktu realisasi pembelian umumnya akan
    dipengaruhi oleh perkembangan kondisi ekonomi dan sentimen pasar.

3. Sebagai investor, kami mengharapkan dua bentuk imbal hasil, yaitu dividen dan
   capital gain. Dari yang kami amati, dividend payout ratio Perseroan masih berada di
   kisaran 7%–7,5%, sehingga dividen yang diterima per saham relatif kecil dibandingkan
   dengan harga saham saat ini. Jika dibandingkan dengan emiten seperti BNI atau Bank
   Mandiri yang membagikan dividen lebih besar, bagaimana pandangan Perseroan
   terhadap kebijakan dividen tersebut?

    Terkait kebijakan dividen, izinkan kami menyampaikan bahwa perbandingan
    sebaiknya dilakukan dengan perusahaan-perusahaan yang berada dalam sektor
    industri yang sama, yaitu sektor properti, mengingat karakteristik bisnis, kebutuhan
    modal, serta siklus investasi masing-masing industri tentu berbeda.

    Bapak/Ibu dapat membandingkan kebijakan dividen Perseroan dengan emiten-
    emiten properti lainnya melalui data yang tersedia di perusahaan sekuritas masing-
    masing, baik dari sisi dividend payout ratio, dividend yield, maupun capital gain yang
    dihasilkan. Dengan demikian, perbandingan tersebut akan memberikan gambaran
    yang lebih relevan.

    Sebagaimana telah kami sampaikan sebelumnya, dividend payout ratio PANI berada
    pada kisaran 8% hingga 11%, sedangkan CBDK sekitar 3%. Meskipun capital gain
    belum mengalami peningkatan yang signifikan sepanjang tahun 2026 lebih
    dikarenakan kondisi pasar modal Indonesia secara umum, Perseroan tetap
    membagikan dividen, sehingga masih dapat memberikan kontribusi bagi kebutuhan
    operasional investor, termasuk institusi seperti dana pensiun.

4. Apabila melihat kebijakan dividen saat ini, imbal hasil dividen masih relatif kecil
   dibandingkan dengan harga saham Perseroan. Di sisi lain, harga saham PANI sempat
   mencapai sekitar Rp20.000 dan saat ini berada di kisaran Rp6.000. Bagaimana
   pandangan Perseroan terhadap potensi capital gain ke depan?

    Sebagai informasi, saat ini harga saham PANI berada di kisaran Rp6.000, sedangkan
    CBDK berada di bawah Rp4.000, atau di bawah harga IPO. Sebagaimana juga telah
    disampaikan sebelumnya, harga saham PANI pernah mencapai kisaran Rp20.000.
    Dengan demikian, apabila dilihat secara sederhana, masih terdapat potensi upside
    dari sisi harga saham.

    Oleh karena itu, apabila Bapak/Ibu memiliki fokus pada potensi capital gain, kami
    memandang bahwa kesempatan tersebut masih terbuka. Kami mengapresiasi ADPI
    dan Bursa Efek Indonesia yang telah mempertemukan kami dengan Bapak/Ibu dalam
    forum ini, sehingga kami berharap PANI maupun CBDK dapat menjadi salah satu
    pertimbangan dalam portofolio investasi Bapak/Ibu.




                   Kantor Pusat:                                        Kantor Korespondensi:
Jalan Inspeksi PIK 2 No. 5 (Terusan Jalan Perancis)   Office Tower Agung Sedayu Group Lantai 10, Jalan Marina
Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten         Raya, Kel. Kamal Muara, Kec. Penjaringan, Jakarta Utara,
                  Tangerang 15211                                          DKI Jakarta 14470
               Telp: +62 21 50282888                         Telp: +62 21 3973 4100 Fax: +62 21 3973 4111


File

File Open PDF
Source IDX
Size0.44 MB
Published7 Aug 2026
Pages2
Characters7,429
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org BANGUN KOSAMBI SUKSES Tbk p.1 ×5
linked org Pemerintah Kabupaten p.1
linked org Bank Mandiri p.2
possible person Ferry p.1
possible org Bursa Efek Indonesia p.2
unresolved org Pemerintah Kabupaten Tangerang. p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result