Skip to content
Back to announcement

6. Checklist Pengungkapan LapKeu Des_2025.pdf

Financial statement Text extracted PNBS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 84

Page 1 OCR 0.915
Page 1 of 84

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA
Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek.
Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

pada kolom keterangan.

va » N

Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyarata
Checklist Ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Nama Emiten/Perusahaan Publik

PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk

Bidang Usaha

Perbankan Syariah

Jenis penawaran Umum

Penawaran Umum Perdana Saham

31 Desember 2025 31 Desember 2C24
(Audited) (Audited)
Nama Kantor Akuntan Publik Liana Ramon Xenia & | Liana Ramon Xenia &
Rekan Rekan

Nama Partner Fonny Alimin Muhammad Irfan
Opini Akuntan Wajar Tanpa Wajar Tanpa

Modifikasian Modifikasian
Catatan tentang Opini (jika ada) N/A N/A

“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

Ya

Atas Laporan Keuangan"

Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang "Tanggung Jawab Direksi

Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"

Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi Akuntan Yang

Tanda (V) diisi pada kolom "Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom “Keterangan' ditambahkan
Cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom “Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya
In pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom "N/A".

Hb
Page 2 OCR 0.905
Data Keuangan Penting (Dalam Ribuan)

Page 2 of 84

$ Periode laporan keuangan 31 Desember 2025 — | 31 Desember 2024
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 1.202.687.674 1.158.746.856
Laba (rugi) usaha/operasional 28.696.518 104.400.941
Earning Before Tax 30.284.569 107.447.012
Laba (rugi) Bersih periode berjalan 20.015.962 135.932.105
Laba (rugi) komprehensif 73.261.482 188.306.684
Laba Per saham (dasar) 0,52 3,50
Laba Per saham (dilusian) 0,52 3,50
Laporan Posisi keuangan
Jumlah Aset 19.146.377.108 16.838.195.354
Jumlah Aset Lancar 1.423.141.611 1.314.466.339
Jumlah Aset Tidak Lancar 17.723.235.497 15.523.729.015
Jumlah Liabilitas 1.032.084.425 2.277.675.512
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 964.514.151 2.257.096.052
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 67.570.274 20.579.459
Jumlah Dana Syirkah Temporer 15.142.474.066 11.661.962.707
Jumlah Ekuitas 2.971.818.617 2.898.557.135
Modal Disetor 3.881.364.132 3.881.364.132
Saldo Laba 1.008.638.458 1.028.654.420
Rasio Keuangan"
Rasio Lancar (96) 147,5590 58,2410
ROA 01790 0,656
ROE 0,866 3,6596
EBT terhadap pendapatan(9b) 2,5294 9,27Y0

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:

1, Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten
atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh
SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

2, Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII,G.17 tentang Pedoman
Akuntansi Perusahaan Efek.
Page 3 OCR 0.931
Page 3 of 84

Laporan Keuangan Terdiri dari:
Laporan posisi keuangan pada akhir periode
Laporan laba rugi komprehensif selama periode
Laporan perubahan ekuitas selama periode
Laporan arus kas selama periode

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

6 Catatan atas Laporan Keuangan v

Ketentuan Umum
1. | Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut: Diungkapkan dalam catatan
a. gambaran umum Perusahaan: 1a
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang Diungkapkan dalam catatan
diterapkan: 2dan3
€. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, V
sesual dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan
@. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: v
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan: dan
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan,
tetapi Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.

alaluln|w
sisi sii «

cc

2. | Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”. v
3. | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset
“ | yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. v Diungkapkan dalam catatan
Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang 13

diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan
wajib diungkapkan alasannya.

Page 4 OCR 0.944
Page 4 of 84

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

Pendirian perusahaan

1)

Riwayat ringkas perusahaan,

Diungkapkan dalam catatan
la

2)

Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi
yang berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara:

Diungkapkan dalam catatan
1a

3)

Kegiatan usaha sesual anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan paca
periode pelaporan:

Diungkapkan dalam catatan
1a

4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: Diungkapkan dalam catatan
5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan Diungkapkan dalam catatan
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan 1a
yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan
6) | Nama entitas Induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate Diungkapkan dalam catatan
parent of the group). Dalam hai tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasanrya. 1a
7) | Khusus Industri Media Perusahaan bukan

Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

merupakan Industri Media

8)

Khusus Industri Jalan Tol

Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan
jalan tol tersebut.

Perusahaan bukan
merupakan Industri Jalan
Tol

9)

Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

Perusahaan bukan
merupakan Asuransi dan
Pembiayaan

10) | Khusus untuk Industri Perbankan Diungkapkan dalam catatan
a
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).
11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Perusahaan bukan

Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:

merupakan Industri Minyak
dan Gas Bumi dan
Pertambangan Umum

Page 5 OCR 0.931
Page 5 of'84

«Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi:
dan

. Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas
Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan)
b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
Nama lokasi,
Nama pemilik ijin lokasi:
Tanggai perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:
Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi:
Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi:
Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan
«Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

Nama loka
. Nama pemilik izin lokasi:

12)

Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan:

b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH:
dan

C) sisa umur HPH,

Perusahaan bukan
merupakan Industri
Kehutanan

Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

1)

Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang
diterbitkan di luar Indonesia:

2)

Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan:

3)

Bursa tempat Efek dicatatkan: dan

4

Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.

Surat Efektif No. S-
483/D.04/2013

Saham sebanyak 4.750 juta
lembar dan waran sebanyak
950 juta Dicatatkan di BEI

(Catatan 1b)

Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 6 OCR 0.917
1)

Page 6 of 84

Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun zidak
langsung:

2)

Tempat kedudukan:

3)

Jenis usaha:

4)

Tahun beroperasi secara komersial:

5)

Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda):

8)

Total Aset: dan

7

Informasi penting lainnya antara lain:

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5096
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah:

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096
(lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti
dengan pengendalian:

C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan
tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal
atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan
menggunakan tanggal atau periode yang berbeda:

d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk
mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran
kembali pinjaman atau uang muka:

€) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan
entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian
atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk: dan

£) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian,

dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada
pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada

tanggal hilangnya Pengendalian:
(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan,
(3) jumlah harga yang diterima,
(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

PN M3 M3 M3 Io IR 3

Perusahaan tidak memiliki
entitas anak ataupun entitas
bertujuan khusus

A
Page 7 OCR 0.919
Page 7 of 84

5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan: dan
(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

(

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite Diungkapkan dalam catatan
audit: 1a
2) | Cakupan manajemen kunci: dan v Diungkapkan dalam catatan
1a
3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah vV Diungkapkan dalam catatan
karyawan tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan 1a
dan entitas anak.
e. Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan V Diungkapkan dalam catatan
48

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

2) | Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. v

2.

a Pernyataan kepatuhan terhadap SAK v Diungkapkan dalam catatan
Pernyataan Ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan 21
disajikan sesuai dengan SAK.
b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan
1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), v Deng kanan dalam catatan
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar
(fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.
2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. V On Tora dalam catatan
3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: y Ogan dalam catatan

a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,

Page 8 OCR 0.934
Page 8 of'84

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional

Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan
C) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada).

4)

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1)

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang
paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

Diungkapkan dalam catatan
4

2

Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenal
masa depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode
pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material
terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

Diungkapkan dalam catatan
4

3)

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan
atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada aknir
periode pelaporan.

Diungkapkan dalam catatan
4

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan
dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi,
tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1)

Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas
Induk dan entitas anak,

b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
entitas induk:

Cc) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak:

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak:

&) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali: dan

f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah dieliminasi.

cc ac . &

Perusahaan tidak memiliki
entitas anak

Page 9 OCR 0.901
2)

Page 9 of 84

Kombinasi bisnis

Yang harus dijelaskan antara lain:

3) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan
untuk mengukur kepentingan nonpengendali:

b) pengakuan awal untuk goodwill,

€) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill: dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:

(1) pembelian dengan diskon:
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) imbalan kontinjensi.

Tan: «

Perusahaan tidak melakukan
kombinasi bisnis

3)

Kas dan setara kas:

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan
setara kas.

Bj

Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori:

(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan)

(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar Instrumen keuangan:

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari
aset keuangan,

(6) ketentuan penghentian pengakuan Instrumen keuangan:

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3),
angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan
mengenai)

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai:

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen
keuangan derivatif: dan

(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.

aa ax .

Diungkapkan pada catatan
3d

Diungkapkan pada catatan
Dungapibn pada catatan
Drake pada catatan
Penalaran pada catatan
Dhnotaptan pada catatan

Perusahaan tidak memil ki
instrumen keuangan
derivatif

Page 10 OCR 0.917
Page 10 of 84

b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk: af Diungkapkan pada catatan
(2) pengakuan awal Sukuk: Na
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.

€C) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain: v Tidak sukuk yang
(1) pengakuan awal Sukuk: diterbitkan
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:
(4) posisi penyajian Sukuk, dan
(5S) akad syariah yang digunakan.

5) | Khusus Industri Perbankan

a) Giro Wajib Minimum v
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. v

b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Diungkapkan dalam catatan
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Sedan

Bank Lain. ui Diungkapkan dalam catatan
Cc) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain 3e dan 3f

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank
Indonesia dan Bank Lain.
6) | Piutang Reverse Repo Tidak terdapat piitang

v reverse repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya.

7) | Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki, v

Diungkapkan dalam catatan
5

Page 11 OCR 0.913
Page 11 of 84

lai pada investasi untuk setiap

b) Pengi Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah:dan v
c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
8) | Khusus Industri Perbankan
a) Kredit

Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan:
(2) Dasar penyajian atas kredit:
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit:
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
(6)
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban
akseptasi.

Cc) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar penilaian dan penyajian:
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan
saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan
agunan.

cc...

Diungkapkan dalam catatan 8,
9,10 dan 11

Diungkapkan dalam catatan
3h, 31

Diungkapkan dalam catatan
46

Tidak terdapat kredit yang
dibeli dari BPPN
Diungkapkan dalam catatan
46

Tidak terdapat
tagihan/kewajiban akseptasi

Diungkapkan dalam catatan
30 dan 16

Diungkapkan dalam catatan
30

Diungkapkan dalam catatan
30

9)

Khusus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen
dari konsumennya,

Perusahaan bukan Industri
pembiayaan

10) | Anjak Piutang
Yang harus dijelaskan antara lain: Tidak terdapat transaksi
a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse): anjak piutang

b) Penyajian transaksi anjak piutang:

cc

4
Page 12 OCR 0.917
Page 12 of 84

Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih

piutang dialihkan: dan

@d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke
klien atau ditanggung oleh perusahaan).

11) | Sewa

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa:

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi,
dan

9

Diungkapkan dalam catatan
3m

cc

C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor,
Persediaan : Tidak terdapat akun
se) v persediaan pada industri
yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan perbankan
rumusan biaya yang digunakan.
a) Khusus Industri Kehutanan v
HTI Dalam Pengembangan Perusahaan bukan
Yang harus dijelaskan antara lain: merupakan Industri

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, Nani
pemeliharaan sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen

Yang harus dijelaskan antara lain:

Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.
b) Khusus Industri Perkebunan v Loetasearonk Lcd

Tanaman Perkebunan Perkebunan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:

(2) Dasar penilaian dan pengukuran:

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman
telah menghasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.
Perusahaan bukan
€) Khusus Industri Peternakan v merupakan Industri
Hewan Ternak Peternakan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 13 OCR 0.927
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :

(a) Metode penilaian:

(b) Metode amortisasi (deplesi): dan

(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :

(a) Metode penilaian: dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan.

13)

Aset Tetap:

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Tetap:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:

C) pengelompokan Aset Tetap:

d) metode penyusutan yang digunakan:

€) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:

? estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan:

9) penghentian pengakuan:

h) nilai residu, dan

I) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

KA

Saba dalam catatan
31

14)

Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada
asoslasi.

Tidak terdapat entitas
asosiasi

15)

Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama.

Tidak terdapat partisipasi
dalam ventura bersama

16)

Pola Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama,

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan
C) Sistem pembagian hasil, jika ada.

Tidak terdapat transaksi
Pola Kerjasama

17)

Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain :
a) pengakuan awal Aset Takberwujud:

Diungkapkan dalam catatan
3n

Page 14 OCR 0.921
Page 14 of84

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:

C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya,

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud:

€) metode amortisasi yang digunakan:

? penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan

9) riset dan pengembangan (jika ada),

Re

18)

Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

Tidak terdapat aset tidak
lancar atau kelompok
lepasan yang dimiliki untuk
dijual

19)

Properti Investasi :
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi:

€) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

@) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan
€) penghentian pengakuan Properti Investasi.

Tidak terdapat properti
investasi

20)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi):

C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:

d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan

e) Pertanggungan Asuransi.

Perusahaan bukan
merupakan Industri Gas dan
Minyak Bumi

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan nilai: dan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan
pembalikannya.

Diungkapkan dalam catatan
3p

Page 15 OCR 0.944
Page 15 of 84

22)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera,
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain,

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

Diungkapkan dalam catatan
3g dan 3r

Diungkapkan dalam catatan
3t dan 3u

Diungkapkan dalam catatan
3u dan 3v

23)

Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui: dan
b) dasar penentuan nilai provisi.

24)

Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

Tidak terdapat transaksi
utang repo

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:
C) Metode penyusutan prasarana PLH: dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan:

Perusahaan bukan
merupakan Industri Gas dan
Minyak Bumi

Page 16 OCR 0.931
Page 16 of84

“(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
3) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan

dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan,

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah
menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya
baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi,

C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana) dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi,

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

C) Metode penyusutan prasarana PLH.

Perusahaan bukan
merupakan Industri
Pertambangan Umum

27)

Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

Diungkapkan dalam catatan
3s dan 3u

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode

Perusahaan tidak

esai: menggunakan metode
persentase panyah persentase penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.
Khusus Industri Asuransi Perusahaan bukan

ad 3 merupakan Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi

Page 17 OCR 0.941
Page 17 of 84

Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatai

In
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif,
dan

(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam

proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan
beban penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

d) Khusus Industri Real Estate

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat:

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari
Nilai tercatat proyek:

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat:

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi
kini: dan

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

Perusahaan bukan
merupakan Industri Real
Estate

28)

Program Loyalitas Pelanggan
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas pelanggan

Perusahaan tidak memiliki
program loyalitas pelanggan

29)

Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing:

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan llabilitas
moneter, dan

C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam
mata uang asing.

Diungkapkan dalam catatan
dan 39

30)

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi:

Diungkapkan dalam catatan
3c dan 37

Page 18 OCR 0.921
Page 18 of 84

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan

31)

Hibah Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan.

Tidak terdapat transaksi
hibah pemerintah

32)

Pajak Penghasilan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan:
b) ketentuan mengenai saling hapus:

C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan

d) metode yang digunakan dalam menilai aset (Ilabilitas) pajak tangguhan.

caat

Diungkapkan dalam catatan
3w

33)

Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan:

b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan
oleh Perusahaan:

C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakul keuntungan dan kerugian
aktuarial, dan

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian,

..

Diungkapkan dalam catatan
3v dan 22

34)

Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri,

Tidak terdapat transaksi
saham treasuri

35)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran
berbasis saham yang diselesaikan melalui Instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan
melalui Kas, termasuk pengukurannya,

Tidak terdapat transaks
pembayaran berbasis saham

36)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi,

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan

C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

cad

Diungkapkan dalam catatan
42

Page 19 OCR 0.941
Page 19 of 84

Tidak ada transaksi biaya
31) Daya Pidaraan pinjaman untuk biaya
Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman perolehan aset kualifikasian
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.
38) | segmen Operasi Diungkapkan dalam catatan
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk 2
mengidentifikasikan Segmen Operasi.
Diungkapkan dalam catatan
39) | Laba (Rugi) per saham 3x dan 36

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan
laba (rugi) per saham dilusian.

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

1)

Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga:

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang
asing,

C) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajemen.

Unsur kas dan setara kas
dilaporkan dalam laporan
arus kas. Rincian lebih detail
dari masing-masing unsur
setara kas diungkapkar di
masing-masing akun.

2)

Khusus Industri Perbankan

a) Kas
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

Tidak terdapat transaksi kas
dalam valuta asing

b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai
dalam mata uang original): dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada
saat perlode pelaporan.

Diungkapkan dalam catatan
5 dan 49

Page 20 OCR 0.930
Page 20 of 84

C) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:

(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai:

(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga:

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

cat «

«

Diungkapkan dalam catatan
6 dan 49

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang:

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired)j

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
Istimewa dan pihak ketiga,

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya:
(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku

Diungkapkan dalam catatan
5 dan 6

Tidak terdapat dana yang
diblokir

Tidak terdapat dana yang

mania atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali tidak dapat dicairkan pada
dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan bank bermasalah
(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. v
pi Usah Tidak terdapat akun Piutang
2 Usaha pada industri
Yang harus diungkapkan antara lain: Perbankan

a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:
b) jumlah piutang menurut debitur:

C) jumlah piutang menurut mata uang:

d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai:

Page 21 OCR 0.921
Page 21 of 84

€) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan
nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

? pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan:

9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
dijaminkanj
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan
I) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas plutang yang ditransfer, meliputi:
(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

4)

Khusus Industri Asuransi

a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
(3) Jumlah plutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradurj
(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solva»ilitas,

Cc) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur:
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskanj dan
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah piutang menurut jenis Investasi:

Perusahaan bukan
merupakan Industri Asuransi

Page 22 OCR 0.928
Page 22 of 84

(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan
(4) Jumlah plutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Khusus Industri Pembiayaan

a)

Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko
tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi
di atas,

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang.

cs sc «

—. »: am

b)

Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutarg
yang diperoleh serta Ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak
piutang.

9

Piutang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan

Perusahaan bukan
merupakan industri

pembiayaan

Page 23 OCR 0.925
Page 23 of 84

Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada
akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima,
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor:
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum,
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

Na

d) Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(c) lebih dari lima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan
(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan
b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

6) | Khusus Kontrak Konstruksi v Tidak penapa transaksi
kontrak truksi
Piutang Retensi si
Yang harus diungkapkan antara lain:

t))

Tagihan Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos Ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstrul

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi,

Tidak terdapat transaksi
tagihan bruto kepada
pelanggan

Page 24 OCR 0.930
Page 24 of 84

b) diakui:
C) kerugian yang terjadi: dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8)

Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek,
C) Nama pihak/counterparty:

d) Lokasi Efek jaminan:

€) Tingkat bunga piutang reverse repo:

# Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan
9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada)

Tidak terdapat transaksi
piutang reverse repo

9)

Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo
piutang yang tidak tertagih: dan

€) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah
pengambilalihan agunan tersebut.

Agunan Yang Diambil Alih
diungkapkan dalam catatan
16

10)

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
denda kepada pihak lain.

Tagihan bunga dalam akun
pendapatan yang masih
akan diterima diungkapkan
dalam catatan 16, Bank
tidak memiliki piutang
dividen dan denda kepada
pihak lain

11)

Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jenis dan jumlah piutang:

Tidak terdapat akun piutang
lain-lain

Page 25 OCR 0.888
Page 25 of 84

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan
Cc) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.
12) | Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.
a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara v Diungkapkan dalam catatan
pihak ketiga dan pihak berelasi. 7
b) Yang harus diungkapkan antara lain: v

(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasiryaj Kp belerang AN

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan Rincian lebih detail dari
klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya masing-masing unsur aset
maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan sena tocok pes GB)

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif v Diungkapkan pada catatan
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: v 2

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum
diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempoj Ba EA RAYA SARAN

Diungkapkan dalam catatan
z

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). v

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang v Tidak terdapat penjualan
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo: aset keuangan yang

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: v Lia kan HTM
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori Tidak terdapat reklasifikasi
(b) alasan reklasifikasi: dan
(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah

Gireklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk V Tidak terdapat aset
Liabilitas atau Ilabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan keuangan yang dijaminkan
penjaminan tersebut: sebagai agunan

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasirya, v Diungkapkan pada catatan
@ipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset 32
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara

Page 26 OCR 0.932
Taat rg

penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan Individual,
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi

yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh
tempo.

termasuk beban

13)

Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi'

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:
C) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan
d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

14)

Khusus Investasi pada Sukuk

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:

b) tujuan model usaha yang digunakan:

C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
@d) Nilai Wajar untuk Investasi yang diukur pada biaya perolehan.

cat «

Diungkapkan dalam catatan
7

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis.
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:

C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

d) Informasi penting lainnya.

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

Tidak terdapat penyertaan
Reksadana

17)

Khusus Wesel Tagih

Tidak terdapat wesel tagih

Page 27 OCR 0.939
Page 27 of'84

han pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari
transaksi usaha atau lainnya).

18) | Khusus Industri Asuransi Perusahaan bukan
merupakan Industri asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.
19) | Pinjaman Polis Perusahaan bukan

Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:

b) Tingkat suku bunga.

merupakan industri asuransi

20)

Khusus Industri Perbankan

Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas,

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode
berjalan:

9 Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:
e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

» Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia:

9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia,

n Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas:

Dj Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi,

Diungkapkan dalam catatan
8,9,10 dan 11

Catatan 8, 9 dan 10
Catatan 10

D Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada:

Kk) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:

Tidak terdapat kredit yang
dibeli dari BPPN

Catatan 8, 9, 10 dan 11

Page 28 OCR 0.923
nilai,

n 8, 9, 10 dan

21)

Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tagihan dan Ilabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh
tempo,

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan
penghapusan dan mutasi selama periode berjalan:

c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi

Tidak terdapat
tagihan/liabilitas akseptasi

22)

Persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klas fikasi
yang sesuai bagi Perusahaan:

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya
untuk menjual:

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan:

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah
persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakul sebagai
ee jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode
jalan:

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
diturunkan,

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:
(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan dan
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya
pinjaman yang layak dikapitalisasi,

Tidak terdapat persediaan

Page 29 OCR 0.938
Page 29 of 84

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dar alasan
dijaminkan: dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi,
dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan
pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan
alasannya,

b)

Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) Makanan dan minuman,
(2) Perlengkapan: dan
(3) — Barang Dagangan.

Perusahaan bukan
merupakan Industri
Perhotelan

9

Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang:
(b) Unit Bangunan: dan
(C) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.
(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah

berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait
yang akan dialihkan, bila ada.

Perusahaan bukan
merupakan Industri Real
Estat

d) Tanah untuk Pengembangan Tidak ada aset tanah yang
diperuntukkan untuk
pengembangan

Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan,
(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan: dan
(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.
€) Khusus Industri Media Perusahaan bukan

Tambahan pengungkapan antara lain:

merupakan Industri media

Page 30 OCR 0.922
Page 30 of 84

(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):
(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

? Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Obat-obatan:
(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya

Perusahaan bukan
merupakan industri rumah
sakit

9) Khusus Industri Peternakan
(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,

ta)
(b)

seperti hewan ternak menjadi
Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan
Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

ta)

(0)

al
(d)

@)

@

@)

Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:

Rekonsiliasi saklo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama
paling tidak 2 tahun terakhir,

Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau
penghapusan persediaan yang mati atau hilang:

Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup:

Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan
kematian atau metode penghapusan langsung:

Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan

Perusahaan bukan
merupakan Industri
Peternakan

Page 31 OCR 0.930
(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pil
jaminan.

23)

24)

Pajak Dibayar Di muka

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan

b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.
Biaya Dibayar Dimuka

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

25)

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)
(2)

(3)
@
(5)
(6)

uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan:
uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:
kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai:
dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang perode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun:
dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan
dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
|. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila
aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai cimiliki
untuk dijual: dan
NI. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual:
(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.

cc ad

Tidak terdapat aset tidak
lancar atau kelompok

lepasan yang dimiliki untuk
dijual

26)

Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :

Tidak terdapat akun piutang
pihak berelasi non-usara

Page 32 OCR 0.926
Page 32 of 84

rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang,
b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan
terjadinya plutang pihak berelasi tersebut:

C) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan
nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai:
dan

e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

27)

Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama entitas asosiasi:

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta
alasannya,

Cc) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia:

@d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi:

&) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari
20 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial Investee secara
langsung atau tidak langsung:

? akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda:

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan:

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif:

I) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
Investor lain:

j) liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama
untuk semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara Individual atau dalam

kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

cc ad

Tidak terdapat entitas
asosiasi

28)

Khusus Industri Konstruksi

Perusahaan bukan

merupakan Industri

Page 33 OCR 0.947
Page 33 of 84

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

29)

Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

a) Saldo awal,

b) Penyisihan periode berjalan,

C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan
d) Saldo akhir.

Perusahaan bukan
merupakan Industri
Kehutanan

30)

Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya:

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol,

Perusahaan bukan
merupakan Industri Jalan
Tol

31)

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman)

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir:

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam:
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanamanj

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2
tahun, dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :

Perusahaan bukan
merupakan Industri
Perkebunan

Page 34 OCR 0.922
Page 34 of84

Ido awal
I. Tambahan tahun berjalan
IN. Biaya langsung
(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi
depresiasi luar biasa

IL Pengurangan tahun berjalan

I Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir:

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

32)

Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan
hewan ternak telah menghasilkan:

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir,

C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:
€) Kondisi hewan ternak:

? Persentase kematian selama tiga tahun terakhir:

9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup:

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung:

I) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:
j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan
k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

Perusahaan bukan
merupakan Industri
Peternakan

33)

Properti Investasi
a) Yangharusdiungkapkan antara lain:
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai
Wajar atau model biaya:
(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi:

Tidak terdapat properti
Investasi

Page 35 OCR 0.941
b)

9

Ma)

(4)
(5)

(6)
(7)

Page 35 of 84

pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau

lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan

keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:

nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir:

jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi:

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut: dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakul dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar:

keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi

atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan

kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan

Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan
pengungkapan antara lain:

(1)
(2)

rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:
saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara
signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus
mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang
telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan
menunjukkan secara terpisah:
(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali: dan

(b) penyesualan signifikan lain.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1)
(2)

(3)
4)

umur manfaat,

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti
Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan,
pengurangan, dan reklasifikasi:

jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi
beban penyusutan:

jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi
penurunan nilai, selama satu periode sesual SAK yang berlaku:

Page 36 OCR 0.927
(5) ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan
(6) Nilai Wajar Properti Investasi.

d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian,

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan) dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti Investasi yang
memenuhi kriteria aset kuallfikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama perlode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya

pinjaman yang layak dikapitalisasi,

34)

Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan:

b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi,

:
€) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan:

d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan
ekuitas (jika ada):

€) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

? jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidax
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif,

9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset
Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian:

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

“ca.

Diungkapkan dalam catatan
3m dan 13

Tidak terdapat komitmen
kontraktual dalam perolehan
aset tetap

Catatan 13

Page 37 OCR 0.940
h)

Page 37 of 84

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan
antara lain:

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuti
kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama perlode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

Pengungkapan lainnya antara lain:

(1)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara:

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakan

(3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan ticak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual:

(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda
secara material dari jumlah tercatat:

(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya:

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan,

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jen s Aset
Tetap:

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai:

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan
dan alasan penjaminan: dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan

risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

Tidak terdapat aset tetap
dalam proses pembangunan

Tidak terdapat aset tetap
yang tidak dipakai
sementara

Tidak terdapat hibah

Tidak terdapat perubahan
estimasi

Tidak terdapat aset tetap
yang dijadikan jaminan

Page 38 OCR 0.920
Page 38 of 84

35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi Kbps ma Aa Fita
Aset Minyak dan Gas Bumi dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: Operated acreage, unoperated acreage,

sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan,
sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan:
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada

Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan,

36)

Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi,

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif,

C) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi,

d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kr teria
aset kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi:

€) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
terbatas,

? penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan:

9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada

Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

Diungkapkan dalam catatan
3n dan 15

Page 39 OCR 0.934
Page 39 of 84

(2) jumlah tercatatnya: dan
(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasi,

h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi
dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas:
I) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud:
J) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(t) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:
(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
1

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut
dicatat dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan
selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada
para pemegang saham.

cd

37)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

3) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal:

(2) Penambahan dan pengurangan:

(3) Saldo akhir.

Perusahaan bukan
merupakan Industri gas dan
minyak bumi dan
pertambangan umum

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan
(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

C) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan

Page 40 OCR 0.920
Page 40 of 84

(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutu,

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1)
biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan
mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-
ratanya:

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang, Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan

(a) Alasan terjadinya penundaan:

(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

(Cc) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

9

Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
(b) Saldo awal:
(c) Penambahan/pengurangan:
(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir.
2 Da! pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan:
(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan,
(4) Jumlah biaya eksplorasi dan Lane njasabsint yan ditangguhkan dimana terjadI
penundaan masa produksi, meliputi penjelasai
(a) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilal tersebut.
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan
rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of
Interest,

Page 41 OCR 0.909
Page 41 of 84

1)

Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasij

b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan

C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang
berhubungan.

Tidak terdapat akun Utang
Usaha

2)

Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode,
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan,
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode
bersangkutan,

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan:

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto,

(6) uralan mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi)

(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima Sadis “susi jumlah
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

3)

Beban akrual

Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang snsd Larutan
belum jatuh tempo.

4) | Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian liabilitas segera
a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan Sa eni

b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

Page 42 OCR 0.942
5)

Page 42 of84

Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi
repoj

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

Tidak terdapat utang repo

8)

Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui,

C) kerugian yang dialami: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

Tidak terdapat kontrak
konstruksi

»

Khusus Industri Perbankan

a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang
mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan: dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.

b) Simpanan dari Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(9) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya
diblokir atau dijaminkan.

cat

«

cc

Diungkapkan dalam catatan
18

Tidak terdapat sertifikat
deposito

Tidak terdapat sertifikat
deposito

Page 43 OCR 0.933
Page 43 of 84

8)

Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi,
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

Perusahaan bukan
merupakan industri asuransi

b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan
(4) Jumlah utang menurut mata uang.

€c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi:
(2) Jumlah menurut tertanggung:
(3) Jumlah menurut mata uang: dan
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut program asuransi:

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan)

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga:

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

Page 44 OCR 0.926
Page 44 of84

€) Utang Koasuransi (rewrite) Lg

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(4) Jumlah menurut umur utang.
f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradurj
(3) Jumlah menurut jenis mata uang:
(4) Jumlah menurut umur utang: dan
(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.
9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain: v
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradurj
(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan: V
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham)
(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo menurut usia.

9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek

Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

10) | Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya: dan

b) Informasi mengenai ketetapan pajak.

Diungkapkan dalam catatan
19

..

Page 45 OCR 0.936
Page 45 of 84

Khusus Industri Pembiayaan

11)
Kewajiban Anjak Piutang Tidak terdapat transaksi
Yang harus diungkapkan antara lain: anjak piutang
a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan
b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuk tempo serta
Ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.
12) | Khusus Kontrak Konstruksi Tidak terdapat kontrak
konstruksi

Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13)

Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuzi

dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini.

Laporan keuangan
Perusahaan berdasarkan
Nikuiditas sehingga tidak
terdapat bagian lancar dari
liabilitas jangka panjang

14)

Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk Ilabilitas
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi:

(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat Ilabilitas keuangan untuk setiap kategori:
(b) laba atau rugi neto pada setiap Ilabilitas keuangan: dan

(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi
utang dan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang,

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait,

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui
selama periode tersebut: dan

(9) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang
telah direstrukturisasi.

Rincian liabilitas keuangan
tidak material untuk
diungkapkan secara rinci

Tidak terdapat
restrukturisasi utang

Page 46 OCR 0.936
Page 46 of 84

Khusus Industri Gas dan Mi:

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh
Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

Perusahaan bukan
merupakan industri gas dan
minyak bumi

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya,

Perusahaan bukan
merupakan industri
pertambangan umum

17)

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset
tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

Tidak terdapat aset atau
kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual

Liabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain :

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang,

b) jumlah utang menurut mata uang: dan

Cc) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

Tidak terdapat utang pihak
berelasi non-usaha

19)

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang

Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata
uang,

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

€) tanggal jatuh tempo:

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya:

? pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masinc-masing fasilitas
pinjaman:

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defau t):

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:

Tidak terdapat utang bank

Page 47 OCR 0.944
Page 47 of 84

persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan
pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang
yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal
laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai Ilabilitas jangka
panjang, antara lain adalah:

(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan

(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

20)

Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain :

3)

b)

9
9)

8)

jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan:

rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan
total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi
keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun,

(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun, dan

(3) lebih dari 5 (lima)tahun.
pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut:
total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan:

keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan

penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen:

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

Diungkap dalam catatan 21

21)

Khusus Industri Perbankan

a)

Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

cat

Tidak terdapat Surat
berharga yang diterbitkan

Page 48 OCR 0.930
(5)
(6)

»

Page 48 of 84

Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:
Jumlah amortisasi pada tahun berjalan,

Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat
berharga yang diterbitkan.

b) Pinjaman Diterima

Yang
“)
(2)
(3)

4
(5)

harus diungkapkan antara lain:

Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:

Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu

perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang
dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya(debt covenance):

Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenancej

Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau
pihak lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar

maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan
dampaknya terhadap laba bersih.

c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang
(1)
(2)
(3)
(4)

(5)

harus diungkapkan antara lain:

Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:

Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan: dan

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.

cc

Tidak terdapat pinjaman
yang diterima

22)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:

Perusahaan bukan
merupakan Industri gas dan
minyak bumi

Page 49 OCR 0.913
b)
9

d)

e)

(1) Saldo awal:
(2) Penyisihan yang dibentuk:

(3) Pengeluaran yang terjadi: dan

(4) Saldo akhir.

Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan:

Apabila dalam pos Ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya
beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisah:

Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal,

(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir,

23)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) gambaran umum mengenai jenis program.
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban Imbalan pasti yang

menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang
dapat diatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga:

(c) iuran oleh peserta programj

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan
mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(H imbalan yang dibayarkan:
(9) biaya jasa lalu,

(h) kombinasi bisnis:

(W  curtailment: dan

() penyelesaian.

(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program
yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didanai:

(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan

ac ct

cd

cat

Diungkapkan dalam catatan
22

Page 50 OCR 0.890
(5)

(6)

5 SAK menunjukkan secara
diatribusikan pada setiap:

(a)
(b)
ol

td)
te)
@
@
(n)

Page 50 0784

terpisah, Gampak selama periode.

hasil yang diharapkan dari aset program:
keuntungan dan kerugian aktuarial:

perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan
mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

luran oleh pemberi pekerja:

luran oleh peserta program,

Imbalan yang dibayarkan:

kombinasi bisnis: dan

penyelesaian:

rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana cimaksud dalam
butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir
(4) atas Aset dan Liabilitas yang diakul dalam laporan posisi keuangan,
paling kurang mengungkapkan:

@

(b)
Ko)

@
(0)

keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan
posisi keuangan,

biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:

setiap ro yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK,

Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian
yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan

jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pcs
dimana hal tersebut termasuk:

(3)
(b)
&
(@)

(e)

@
(9)
(n)

biaya jasa kini:

biaya bunga:

hasil yang diharapkan dari aset program:

hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakul sebagai
Aset sesuai dengan SAK:

keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode
koridor 1096 (sepuluh per seratus):

biaya jasa lalu:

dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan
dampak dari batasan dalam SAK:

cd

«ad

PSAK 24 (revisi 2013) :
Seluruh keuntungan
(kerugian) aktuarial diakul
segera melalui penghasilan
komprehensif lain.

Metode koridor telah
dihapus sesuai PSAK 24
(revisi 2013)

Page 51 OCR 0.921
Page 51 of 84

(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui
segera dalam saido laba, meliputi:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan

(b) dampak dari batasan dalam SAK: v
(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan v

dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar
total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang
mencakup, namun tidak terbatas pada, Instrumen ekuitas, Instrumen utang,
properti, dan seluruh aset lain: Li

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:
(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori

utama dari aset program, v
(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset: v

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan
dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto, / v

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk
periode yang disajikan dalam laporan keuangan:

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam v
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam Indeks atau

variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan
(DN asumsi material lain yang digunakan dalam aktuariaj v

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pada: bi

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan v
pascakerja periodik neto: dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan,

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat V

Page 52 OCR 0.937
Page 52 of 84

tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan

satu angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:
(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus

atau defisit pada program: dan
(b) penyesuaian yang timbul pada:
(HI) Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari
liabilitas program pada akhir perlode pelaporan: dan
(W) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan:

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal.
dari iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode
tahunan dimulai setelah periode pelaporan:

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu,
(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya Imbalan pasti neto sesuai

SAK, maka Perusahaan mengungkapkan:

(W) Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut:

(W) pengungkapan gambaran umum jenis program sesual dengan huruf
a) butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban Imbalan
pasti: dan

(Wi)jika Perusahaan mencatat luran yang terutang untuk periode sesuai
SAK informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai
dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13),
butir (14), dan butir (16) serta butir il,
b) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan
jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.
C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka
panjang lainnya.

Pada PSAK 24 (revisi 2013)
poin pengungkapan
mengenai 52ndustr
penyesualan 5 tahun sudat
dihapuskan

Page 53 OCR 0.928
d) Pesangon Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

24)

Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenal jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

€) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:

?) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defaul:):
dan

h) persyaratan penting lainnya.

Perusahaan tidak
menerbitkan obligasi

25)

Sukuk
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang
digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan:
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:
(c) nilai nominal,
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah):

(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
hasil (untuk Sukuk mudharabah):

(DN rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
atau bagi hasil:

(9) jangka waktu:
(h) tujuan penerbitannya: dan
(i) persyaratan penting lain:

Perusahaan tidak
menerbitkan Sukuk

Page 54 OCR 0.925
Page 54 0784

(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:

(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:
(6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi
Sukuk dan kondisi default).

26)

Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

3)

b)
kal
d)

8)
n

nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan

tujuan perolehannya:
persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasij

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defaul-):

pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
persyaratan penting lainnya.

Tidak terdapat utang
Subordinasi

27)

Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

b)

9

d)
e)
1

9)
h)

rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
n bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan

tujuan penerbitannya:

periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi,

harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan

H

dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan

tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling

menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi

jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:

peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,

nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan

menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

Tidak terdapat obligasi
konversi

Page 55 OCR 0.935
1) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

f) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran
umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli:

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi:
I) keberadaan fitur derivatif melekat: dan
m) persyaratan penting lainnya

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

1)

Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode,
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan:
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas:
€C) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:
(1) Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih:
(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan

(3) Pemegang saham lainnya:

d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS):

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo
laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa
Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right Issue dan private placement),
pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal,

Diungkapkan dalam catatan
25

Catatan 1b

Page 56 OCR 0.904
e)

Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar
disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek.

2) | Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)

(1)
2)

(3)
@

(5)
(8)

(ga)

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor:

b) Uralan sumber agio saham,

€C) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas:

d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor,

€) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya:

f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:

Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasij

Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara:

Tanggal efektif transaksi:

Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut:

Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan

yang terjadi,

Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara

Lam tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima:
n

Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali:

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan:

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi, dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

ca.

« ca «3 sg

Diungkapkan dalam catatan
26

3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Non pengendali

Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Uralan transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang
meliputi:

(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:
(2) Nama entitas anak, dan

Tidak terdapat selisih
transaksi dengan pihak
nonpengendali

Page 57 OCR 0.918
Page 57 0784

(

3) Nama pihak yang bertransaksi:
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian:
dan

C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.

2

Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal
disetor,

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang
diperoleh,

€C) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
disetor,

d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan
&) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.

Tidak terdapat saham
treasuri

5)

Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang
terkait: dan

C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos
57ndustry.

Catatan 27

8)

Waran

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran:

C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
@) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

»

Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lainnya.

Diungkap pada catatan 27

Page 58 OCR 0.933
9

Page 58 of 84

Kepentingan Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas induk.

Laba Rugi Komprehensif

1)

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:

(1) Penjualan barang:

(2) Penjualan jasa:

(3) Bunga:

(4) Royalti: dan/atau

(5) Dividen:

diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama,

C) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1046 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan:

d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan
terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:

(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam
periode berjalan:
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang
diakul dalam periode berjalan: dan

(C) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai
tanggal pelaporan:
(b) Jumlah uang muka yang diterima: dan
(c) Jumlah retensi,

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas,

Pendapatan Perusahaan
yang bergerak di bidang
perbankan dijelaskan dalam
58ndus di bawah

(pendapatan pengelolaan
dana)

Page 59 OCR 0.921
Page 59 0784

#) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan
terpisah, antara lain:
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya: dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

(a) Pendapatan bruto:
(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan
(c) Total pendapatan neto.

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif,

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif:

C) Masa berlaku tarif:

d) Besaran tarif: dan

e) Perjanjian lain yang terkait.

3)

Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen:

b) Pendapatan anjak piutang: dan

C) Pendapatan sewa.

4

Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusi,

b) Subsidi tidak mampu: dan

€) Selisih perhitungan klaim.

Page 60 OCR 0.937
Page 60 of 84

Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
Cc) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri,
tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikar
armada tersebut.

8)

Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalul kerjasama
dengan pihak lain.

7

Khusus Industri Asuransi:

Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi
bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan
pendapatan untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8)

Khusus Industri Jalan Tol:
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
dan rincian pendapatan 60ndustry60 operasi)

b) Jika 60ndustry6060 memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9)

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui:
c) Efek-efek: dan

cad

Diungkapkan pada catatan
29 (Dalam perbankan
syariah tidak mengenal
adanya pendapatan bunga
melainkan pendapatan
pengelolaan dana oleh Bank
Sebagai Mudharib)

Page 61 OCR 0.924
Page 61 of 84

@) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.
10) | Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku:
(2) Biaya tenaga kerja: dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan:

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1095 (sepuluh perseratus)
dari pendapatan: dan

C) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

11) | Khusus Industri Rumah Sakit v

Beban Departementalisasi/Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:

a) Beban bahan:

b) Beban jasa pelayanan:

Cc) Beban pegawai:

d) Beban penyusutan sarana medis,

€) Beban pemeliharaan sarana:

N Beban asuransi:

9) Beban langganan daya dan jasa:

h) Beban depresiasi.

12) | Khusus Industri Asuransi: v

a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri
untuk setiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa V
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim
jatuh tempo, klaim nilai tunal, dan klaim kematian.

C) Komisi Neto

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

Page 62 OCR 0.940
Page 62 of 84

d) Hasil
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

13)

Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi:
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan

C) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu
antara lain:

a) Beban penjualan:

b) Beban distribusi: dan

C) Beban umum dan administrasi.

Beban usaha Perusahaan
yang bergerak di bidang

perbankan dijelaskan dalam
62ndus di bawah (bagi hasil)

15)

Khusus Industri Perbankan

a) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan
kelompok produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

Diungkapkan dalam catatan
30 ( Dalam perbankan
syariah tidak mengenal
adanya beban bunga
melainkan hak pemilik dana
atas bagihasil dana syirkah
temporer)

16)

Khusus Industri Pembiayaan

BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk
masing-masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan
Piutang Sewa Pembiayaan.

17)

Pendapatan dan Beban Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.

C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :

Diungkapkan pada catatan
31 dan 33

Page 63 OCR 0.942
Page 63 of'84

(1) biaya pinjaman meli
(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga
efektif,

7
(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesual SAK yang
berlaku: dan

(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga:

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi Instrumen keuangan
meliputi:

(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual:

(b) rugi neto dari Instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui
laba rugi: dan

(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk
lindung nilai.

d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah,

18)

Khusus Industri Perbankan

a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat
berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

0) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

Diungkapkan dalam catatan
32

19)

Pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud:
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti:

Cc) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual:

€) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka
lindung nilai arus kas: dan

Diungkapkan dalam catatan 27

Page 64 OCR 0.939
pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura

20) | Pajak Penghasilan

2)

b)

ka)

9)

e)

Yang harus diungkapkan antara lain :

komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(1) beban (penghasilan) pajak kini:

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari
periode lalu:

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya:

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru,

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk
mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan:

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi
dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif:

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebanxan
atau dikreditkan langsung ke ekuitas:

jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan
komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas
asosiasi dan/atau Ventura Bersama:

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam
satu atau kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba
akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar
perhitungan tarif pajak yang berlaku: atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:

penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan

tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

Diungkapkan dalam catatan
35

Terdapat perubahan tarif
pajak pada periode laporan
keuangan yang disajikan
sesuai:

1, Peraturan Pemerintah
Pengganti Undang-Undang
Nomor 1 Tahun 2020

tentang Kebijakan Keuangan
Negara dan Stabilitas Sistem
Keuangan untuk

dan tetap menjadi 2244 yang
berlaku untuk Tahun

Pajak 2020 dan 2021 dan
20” berlaku untuk Tahun
Pajak 2022 dan selanjutnya.
Entitas Tbk yang

memenuhi persyaratan
tertentu tetap diberikan
pengurangan tarif pajak
sebesar 345.

Page 65 OCR 0.926
9

n

»

La)

m)

LD)

0)

Page 65 of 84

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat
dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakul sebagai aset
pajak tangguhan dalam laporan keuangan:

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas
anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas
liabilitas pajak tangguhan yang belum diakui:

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:
(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

(3) laba kena pajak:

perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai
dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku:

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam
pengisian SPT Tahunan PPh Badan:

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum

dikompensasi:

(1) jumlah aset dan llabilitas pajak tangguhan yang diakul pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau
liabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama perioce,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:

jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham

Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan

Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan

keuangan:

uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan

praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi

bisnis:

peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan

wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi
bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakul setelah tanggal akuisisi: dan

Harmonisasi Peraturan
Pajak (“HPP”) mulai
berlaku pada 7 Oktober
2021 menetapkan bahwa
2292 untuk tahun 65ndust
2022 dan

selanjutnya, dan bukan
2070.

Page 66 OCR 0.942
Page 66 of 84

p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan

atas aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pasak
mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi lata
per saham,

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham:

€) Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam
penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian:

d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya
transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

€) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

Diungkapkan dalam catatan
36

22)

Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:
(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan
orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau
(2) lebih dari 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.

Diungkapkan dalam catatan
37

Page 67 OCR 0.937
9

to)

2)

Page 67 cf 84

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi

nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta Informasi tentang transaksi
dan saldo dengan pihak dimaksud:

terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan
dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo,
termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan
tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
terkait,

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas,
termasuk komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, can
Sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan
(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima)

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang
terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-
usahaj dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika
dilakukan pembentukan:

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)

dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas induk:

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas,

(3) entitas anak,

(4) entitas asosiasi,

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturerj

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan

(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok

direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan

manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek:
(2) Imbalan pascakerja:

Page 68 OCR 0.916
Page 68 cf 84

(3) imbalan kerja jangka panjang lainny:
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan

(5) pembayaran berbasis saham, V Tidak ada entitas yang
H untuk entitas berelasi dengan pemerintah : eeeitasai
(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengar
Perusahaan:
(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan
(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut.
23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
3) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. ae Dingkap Saat on
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya v
dalam mata uang fungsional: V
(2) posisi neto dari aset dan Ilabilitas moneter dalam mata uang asing: v
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional)
(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba |
rugi: dan
(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan
diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi
selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode.
24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain : Diungkapkan dalam catatan
a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakul atau dibalik selama periode tertentu Wi 3p

untuk suatu aset individual, termasuk goodwil/ atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai,

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama periode
tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup
rugi penurunan nilai:

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama

periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik:

Page 69 OCR 0.936
b)

Page 69 o7 84

(4) goodwill telah diakui rugi penurunan nilainya:

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut: dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui
dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset,

25)

Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu

9

(a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi,
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan.

(b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi:
(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan Informasi yang andal
dan relevan,
(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap perlode lalu sajian:
(la) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:
(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode

yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan
alasannya: dan

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

Kesalahan Periode Lalu

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dari kesalahan periode lalu:

(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:

Diungkapkan dalam catazan
2

Tidak terdapat kesalahan
periode lalu

Page 70 OCR 0.923
Page 70 of 84

(a) bagi setiap pos laporan keuangan, dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan

(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

26)

Kombinasi Bisnis
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:
(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:
(2) tanggal akuisisi:
(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:
(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:
(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:
(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui:

(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan
Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan:

(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:
(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah
pembayaran: dan
@ estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut

tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran
tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:
(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan
kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa
pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:
(a) Nilai Wajar piutang:
(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan
@ estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih:

Tidak terdapat kombinasi
bisnis

tbt
Page 71 OCR 0.927
(11)

(12)

(13)

(14)

(15)

Page 71 of 84

jumlah yang diakui Tem tanggal akuisisi ak setiap kelompok utama Aset

yang diperoleh dan Uabilitas yang diambil alih

setiap Ilabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi:

(b) Indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal
diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

@& jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut:

dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilal Wajarnya tidak dapat

diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi, dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal,

dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakul dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:

setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10096

(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada

tanggal akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
Giakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam
penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada
pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar,

dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi, dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut:

Page 72 OCR 0.934
Page 72 0184

(16) Informasi sebagai berikut

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diaku sisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan, dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah
diperhitungkan sejak awal periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis Imbalan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai,

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai, dan

@ sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi,
atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas Imbalan kontinjensi
atau liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakul, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian,

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut: dan

@ teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk
mengukur imbalan kontinjensij

(3) — Nabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika adaj

(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode
pelaporan:

(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakul pada
periode pelaporan yang:

Page 73 OCR 0.903
Page 73 084

z :
(ta) terkait AGAN BINE MEKNGNERN Jang Gparsian BN) METRAN Yara!
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan
atau periode pelaporan sebelumnya, dan
(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk
memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:
C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis: dan
d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:
(1) Jumlah harga yang dibayarkan:
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:
(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh, dan
(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

27)

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
b) pengungkapan pada level segmen:
(1) Informasi umum, yang terdiri dari:
(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan, dan
(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan,

(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta
Gasar pengukurannya,

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan:

C) pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa,

(2) Informasi wilayah geografis

Diungkapkan dalam Catatan
40

Page 74 OCR 0.939
I. negara domisili Perusahaan dan

Ti, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan
secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada
negara tersebut secara individual.

(b) Aset tidak lancar selain Instrumen keuangan, aset pajak yang
ditangguhkan, aset Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat
kontrak asuransi yang berlokasi di:

I. negara domisili Perusahaan, dan

II. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah,

(3) Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal

mencapai 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,

Perusahaan harus mengungkapkan:

(a) fakta:

(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan

(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28)

Operasi yang Dihentikan
3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan,
(2) uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada

pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan
iabilitas operasi yang dihentikan dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan

(b) laba atau rugi diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok

Tidak terdapat operasi yang
dihentikan

Page 75 OCR 0.931
Page 75 of 84

er el
lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak
penghasilan yang terkait,
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan
(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.

29)

Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesual dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk
tujuan spekulasi)

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan Instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok
klasifikasi lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain:

(2) pihak lawan transaksi (counterparties):

(3) tanggal jatuh tempo,

(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi
keuangan,

(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan:

(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan

(7) persyaratan penting lainnya.

€) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan
strategi untuk mencapai tujuan tersebut:

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang
dilindung nilai, dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai,
disebutkan tujuannya.

30)

Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan

antara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan
posisi keuangan: dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai
Wajar aset keuangan dan Ilabilitas keuangan.

Diungkapkan pada catatan
3d dan 44

Page 76 OCR 0.919
Page 76 of 84

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan
sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan,

b) jumlah utang dividen untuk:

(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya:

C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan

@) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui,

Bank tidak membayar
dividen untuk tahun 2022
dan 2023

32)

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah agregat dari llabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi
lainnya secara terpisah,

b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari kornitmen lainnya:

C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan
dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan

d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakul bagian partisipasinya: dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,

liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.

33)

Perikatan dan Kontinjensi
(d) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:

(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan
teknis, royalti, dan lisensi, diungkapkan:

IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,
IL periode berlakunya perikatan:
(e) dasar penentuan kompensasi dan denda,

cet

Page 77 OCR 0.895
Page 77 of 84

Iv. Jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan, dan
V,  pembatasan-pembatasan lainnya,
(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa

yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian,
Ikatan untuk Investasi, diungkapkan:

| pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,
WN. periode berlakunya perikatan,
(f) nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasij
dan

ct ca.

Iv. sanksi-sanksi:
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin,
(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan,
@ periode berlakunya jaminan: dan Diungkapkan dalam catatan
(d) nilai jaminan: 38
(3) mete kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank:

cc
cc.

(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya,
b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan: V
(a) pihak-pihak yang terkait,
(b) jumlah yang diperkarakan,
@& latar belakang, Isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):
dan

aed

(d) dampak keuangan
(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya
masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan
estimasi dampak keuangannya, v
(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:
(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah v
pokok dan denda atau bunganya, dan

Page 78 OCR 0.926
Page 78 of34

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau pajak (keberatan
banding),
(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
(a) karakteristik aset atau Ilabilitas kontinjensij
(b) estimasi dari dampak keuangannya,

@ Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu
arus keluar sumber dayaj dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

34)

Khusus Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma:

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:

C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan,

d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam 78ndustry78,
€) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan

?) Isi perubahan perjanjian, jika ada.

Perusahaan bukan
merupakan 78ndustry
perkebunan

35)

Manajemen Risiko Keuangan
a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari

Instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun

tidak terbatas pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain Ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai,

(2) risiko likuiditas, antara lain:

(a) analisis jatuh tempo untuk Ilabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif
yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas: dan

(D) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas:

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar

dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan
dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut
terhadap laba rugi dan ekuitas: dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

Diungkapkan dalam catatan

Page 79 OCR 0.928
Page 79 of'84

b) Pengangkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari
pscs keuangan,

36)

Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
posisi keuangan:
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

cc

Diungkapkan dalam catatan
42

b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada
tanggal laporan posisi keuangan:
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia,
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.
C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di bank,
d) Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduclaryyang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan Investasi dan reksadana.

c«

Diungkapkan dalam catatan
39 dan catatan 46,

Manajemen Risiko, Risiko
Pasar

37)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang

meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasij

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa
mendatang,

C) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi:

Diungkapkan dalam catatan
42

Page 80 OCR 0.932
Page 80 of'84

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan Ilabilitas
sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan

€) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba

dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-

reorganisasi.

38)

Pengelolaan Modal

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam
mengelola permodalannya, termasuk:
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:
(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk

memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal, dan

(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:

b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal:

Cc) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:

@d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada): dan

&) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal,
apabila terjadi ketidakpatuhan.

Ss ax

39)

Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan
Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa
pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

Diungkapkan dalam catatan

40)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka
pendek ataupun jangka panjang:

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian,
seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan
metode penyelesaian,

Tidak ada transaksi
pembayaran berbasis saham

Page 81 OCR 0.912
Page 81 of 84

C) Jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
opsi saham,

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga
saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi
saham yang beredar pada akhir periode

» bs al ai paling kurang hal-hal sebagai

engan opal yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar
opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana
Nilai Wajar tersebut diukur, dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan Informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu
selain opsi saham),

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan
dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

41)

Khusus Industri Asuransi:

a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Analisis Kekayaan:

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas,

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi:

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan, dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,

Perusahaan bukan
merupakan industri asuransi

42)

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:
a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syarlah,
b) Jenis Akad Asuransi Syariah,

€) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah,
dan

d) Zakat.

Perusahaan bukan
merupakan Industri asuransi

Page 82 OCR 0.919
3

HMormesi pentiag Lainnya |

Page 82 of 84

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:

a)
b)
9
d)
e)

Kontrak reasuransi,

Perjanjian penting dan Ikatan lainnya,

Rasio keuangan penting,

Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan

Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan.

44)

a)
b)

9
4)
8)

n

Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):
Pemenuhan Iiabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan luran wajib
lainnya,

Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):

Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya:

Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
dan akumulasinya, dan

Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya) dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

Perusahaan bukan

merupakan industri
Kehutanan

45)

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

b)

dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang
kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini, dan

contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk
mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode
pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:

Page 83 OCR 0.931
Page 83 of 84

(1) tanggal terjadinya,
(2) sifat peristiwa: dan

(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat,

46)

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang

Terkait dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait

dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang

harus diungkapkan antara lain:

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut:

b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan
akuntansi,

C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

d) pembahasan mengenal dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas
laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak
dapat diketahui atau diestimasi secara wajar,

Ss ac

Diungkapkan pada catatan 2

47

3) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) sifat reklasifikasij
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang di-eklasifikasi:
dan

(3) alasan reklasifikasi.

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:
(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

Tidak terdapat reklasifikasi
akun selama periode
Pelaporan

48)

Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal

sebagai berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah, dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakul,

Tidak ada transaksi hibah
pemerintah

Page 84 OCR 0.921
Page 84 of 84

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain
a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan

dengan SAK dan tidak
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas dimaksudkan untuk
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain. digunakan di negara lain

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain,
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya, dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.

C) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain
untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di
negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan
keuangan.

49) | Informasi Penting Lainnya v
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau

keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan
yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

dah "TI

Direksi,

sep Mmik 3,

Bratha Shandra Noraya L

File

File Open PDF
Source IDX
Size9.36 MB
Published25 Feb 2026
Pages84
Characters158,003
Text sourceOCR
OCR confidence0.926

Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Panin Dubai Syariah Tbk p.1 ×2
linked person Shandra Noraya L p.84
unresolved org Kantor Akuntan Publik Liana Ramon Xenia p.1
unresolved org Liana Ramon Xenia & Rekan p.1
unresolved org Bapepam-LK p.2 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.4 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.10 ×13
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.36
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.55
unresolved org Entitas Tbk p.64
unresolved org Bapepam p.73 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result