Back to announcement
20260218_PPGD_Penyampaian Bukti Iklan_32027754_lamp5.pdf
Other Text extracted PPGDSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
Rabu, 18 Februari 2026 INDUSTRI 5
INDUSTRI TELEKOMUNIKASI
SAKAL OPERATOR SELULER
Bisnis, JAKARTA — Periode sulit sedang menyelimuti pelaku industri telekomunikasi nasional akibat meningkatnya beban biaya
yang mesti dibayarkan di tengah tren pelemahan pendapatan dari pengguna.
Pernita H. Untari
pernita.untari@bisnis.com
M
asyarakat Te- spektrum, termasuk peningkat- gunaan] tersebut atau spektrum liki efisiensi investasi yang lebih Direktur Strategi dan Kebijakan
lematika In- an peran negara sebagai investor tersebut melalui seleksi yang ti- baik dibanding operator dengan Infrastruktur Digital Kementerian
donesia atau strategis. dak menimbulkan harga mahal, spektrum terbatas. Komunikasi dan Digital Denny
Mastel meng- Skema tersebut bisa menjadi dan tidak menimbulkan dominasi Di sisi lain, Mirza juga mema- Setiawan mengatakan, seleksi
ingatkan agar alternatif dibandingkan dengan spektrum oleh salah satu operator hami pemerintah memiliki ke- penggunaan pita frekuensi radio
operator selu- hanya mengandalkan penerimaan seluler,” kata Merza. pentingan terhadap penerimaan dilakukan ketika permintaan le-
ler lebih berhati-hati dalam me- negara bukan pajak (PNBP) dari Merza menekankan, spektrum negara dari sektor telekomunikasi, bih besar dibandingkan dengan
laksanakan strateginya di tengah sektor frekuensi. Apabila negara merupakan sumber daya utama termasuk melalui PNBP dari BHP ketersediaannya.
peningkatan signifikan biaya spek- berperan sebagai investor strategis, yang terbatas, sehingga proses frekuensi. Mekanisme tersebut bukan se-
trum sejak 2010. Musababnya, maka akan terbangun hubungan alokasinya harus dilakukan secara Sebagai catatan, Kementerian mata soal PNBP, tetapi menjadi
fenomena tersebut terjadi di tengah kemitraan yang berorientasi pada sangat hati-hati. Terlebih, saat ini Komunikasi dan Digital membu- bagian dari tata kelola sumber daya
penurunan pendapatan rata-rata pertumbuhan jangka panjang, bu- industri hanya diisi tiga operator kukan PNBP sebanyak Rp29,30 terbatas agar dapat dimanfaatkan
per pengguna atau average revenue kan penarikan tarif semata. seluler hasil konsolidasi, yakni triliun pada 2025 atau 116,04% secara efisien melalui mekanisme
per user (ARPU). Sarwoto mencontohkan Indosat, XLSMART, dan Telkomsel. dari target sebesar Rp25,25 triliun. pasar, sebagaimana diatur dalam
Ketua Umum Mastel Sar- Data ARPU opsi pembayaran yang le- Kontribusi terbesar berasal dari Peraturan Pemerintah No. 43/2023
woto Atmosutarno mengata- Emiten Operator bih fleksibel agar investasi HATI-HATI Direktorat Jenderal Infrastruktur dan Peraturan Menteri Komdigi
Telekomunikasi
kan, biaya spektrum sudah 5 Tahun Terakhir spektrum dapat menyesu- Menurut dia, salah satu hal pen- Digital, dengan realisasi PNBP No. 6/2024.
meningkat lebih dari 500% dan Kuartal aikan dengan keekonomi- ting dalam skema seleksi adalah Rp22,89 triliun, “Seleksi itu dilakukan jika per-
pada periode 2010—2023. III/2025 an layanan. Pembayaran memastikan proses tersebut tidak m e l a m - mintaan lebih besar dari ketersedi-
Pada saat yang sama, ARPU diusulkan tidak dilakukan hanya ditentukan oleh kekuatan Save & Share paui target aan dan menjelaskan mekanisme
industri telekomunikasi na- seluruhnya di awal, me- finansial untuk men- Rp20,31 trili- pasar, karena memang terbatas,
sional justru turun hingga lainkan dapat dialihkan dapatkan spektrum, un atau seta- pas kami tanya operator, jumlah
48%. hingga keekonomian la- seperti yang kerap ter- Mayoritas ra 112,69%. yang diinginkan lebih banyak
“Hari ini itu biaya spek- yanan tercapai, sehingga jadi dalam mekanisme masyarakat Adapun, dari ketersediaan,” kata Denny.
trum itu naik besar sekali, negara tidak hanya me- lelang sebelumnya. Indonesia
mengakses
sedangkan pendapatan per narik PNBP, tetapi juga Dia menyebut, terda-
internet melalui
users itu turun,” kata Sarwoto, berperan sebagai investor. pat dua faktor dalam
mobile data.
dikutip Selasa (17/2). Sementara itu, Asosiasi Penye- proses lelang yang se-
Kondisi tersebut, kata dia, men- lenggara Telekomunikasi Seluruh lama ini dapat diken- ARPU operator
dorong operator melakukan ber- Indonesia (ATSI) berharap agar dalikan, yakni harga seluler terus
bagai langkah efisiensi, termasuk seleksi spektrum 2,6 GHz dan awal (reserve price), menurun di
konsolidasi. Pengurangan jumlah 700 MHz tidak memicu harga kenaikan penawaran tengah
operator dari 11 menjadi tujuh, yang terlalu mahal, dan menim- (incremental rate), serta meningkatnya
kemudian menjadi hanya tiga pun bulkan dominasi oleh salah satu jumlah putaran dalam biaya frekuensi.
merupakan bentuk adaptasi ter- operator seluler. proses seleksi.
hadap tekanan industri. Sekretaris Jenderal ATSI Merza Pengaturan pada as- Cara Masyarakat Mengakses Internet
Menurutnya, konsolidasi dila- Fachys menilai kehadiran spek- pek tersebut, kata Mir- Keterangan 2024 2025
kukan agar operator seluler bisa trum baru dapat berdampak pada za, akan berpengaruh
menyesuaikan diri dengan kondisi peningkatan kualitas internet, se- terhadap efisiensi in- Mobile data dari operator seluler 74,27% 68,02%
industri yang perlu ‘digunting’, kaligus menjaga keterjangkauan vestasi operator dalam Wifi yang terpasang di rumah 22,38% 28,53%
dengan harapan dapat menciptakan harga layanan bagi masyarakat, membangun jaringan
efisiensi melalui merger, sehingga sebagaimana yang diharapkan oleh dan melayani pelang- Wifi terpasang di kantor/sekolah/kampus 1,68% 1,75%
perusahaan dapat bertahan. Kementerian Komunikasi dan Di- gan. Operator dengan Wifi terpasang di ruang publik 1,03% 1,07%
Dia pun mengusulkan pende- gital kepada operator. kepemilikan spektrum Sumber: APJII
Hotspot/tethering melalui handphone 0,64% 0,73%
katan baru dalam pengelolaan “Asal BHP [biaya hak peng- lebih besar akan memi- BISNIS/RADITYO EKO
PT PEGADAIAN DAN ENTITAS ANAKNYA
PT PEGADAIAN DAN ENTITAS ANAKNYA PT PEGADAIAN DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Des 2025 31 Des 2024 31 Des 2025 31 Des 2024 31 Des 2025 31 Des 2024
(Diaudit) (Diaudit) (Diaudit) (Diaudit) (Diaudit) (Diaudit)
ASET PENDAPATAN USAHA ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Kas dan setara kas Pendapatan sewa modal dan administrasi 27.147.263 19.866.785 Penerimaan kas dari pelanggan:
- pihak berelasi 375.270 271.175 Pendapatan penjualan emas 61.566.594 18.192.082
- pihak ketiga 245.182 105.327 Pelunasan pinjaman yang diberikan 346.324.952 234.360.502
Pendapatan usaha lainnya 868.552 557.121
Efek-Efek - bersih 1.583.775 688.188 Penerimaan pendapatan sewa modal dan administrasi 26.008.483 19.006.475
Pinjaman yang diberikan 126.048.019 85.378.813 JUMLAH PENDAPATAN USAHA 89.582.409 38.615.988 Pendapatan usaha lainnya 3.400.839 1.246.081
Dikurangi: cadangan kerugian penurunan nilai (4.706.147 ) (3.688.218)
BEBAN USAHA Penerimaan lainnya 376.120 186.691
Pinjaman yang diberikan - bersih 121.341.872 81.690.595 Beban harga pokok penjualan emas 59.167.627 17.488.885
Pinjaman modal kerja emas 47.320 - Hasil penjualan persediaan barang 117.896 37.532
Piutang lain-lain - bersih 998.121 552.628 Beban pegawai 7.271.027 5.175.704
Aset deposito emas 3.271.908 - Beban bunga dan bagi hasil 4.696.107 3.373.287
Pembayaran kas untuk:
Persediaan 2.759.235 1.302.113 Beban administrasi dan umum 5.557.598 4.114.089
Beban pemasaran 321.424 239.682 Penyaluran pinjaman yang diberikan (386.994.158 ) (252.069.757)
Pendapatan yang masih harus diterima 4.191.897 3.031.445
Pajak dibayar di muka 83.460 91.806 Cadangan kerugian penurunan nilai 1.457.242 566.569 Pembayaran bunga (4.532.519 ) (3.364.822)
Beban dibayar di muka dan uang muka 1.171.147 63.271 Beban pegawai (5.972.916 ) (4.834.137)
Aset hak guna 419.020 404.731 JUMLAH BEBAN USAHA 78.471.025 30.958.216
Beban usaha (6.058.120 ) (5.029.068)
Penyertaan langsung 30.856 23.308 LABA USAHA 11.111.384 7.657.772
Properti investasi - 180.788 Pembayaran pajak penghasilan (2.559.089 ) (1.502.397)
Aset tetap - bersih 13.152.432 12.650.143 Pendapatan lain-lain - bersih 30.856 45.317 Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi (29.888.512 ) (11.962.900)
Aset takberwujud - bersih 160.731 166.002
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 11.142.240 7.703.089
Aset pajak tangguhan 1.822.592 1.380.384
Aset lain-lain - bersih - 14.727 Beban pajak penghasilan (2.798.028 ) (1.851.292) ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
JUMLAH ASET 151.654.818 102.616.631 Penerimaan kas dari:
LABA BERSIH TAHUN BERJALAN 8.344.212 5.851.797
LIABILITAS Penerimaan dividen 2.850 3.609
Utang kepada nasabah 759.627 429.521 PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN:
Penjualan efek-efek 245.000 175.000
Utang usaha 988.324 630.202 3RVSRV\DQJWLGDNDNDQGLUHNODVL¿NDVLNHODEDUXJL
Utang deposito emas 5.163.525 - - Pengukuran kembali imbalan pasca kerja (273.497 ) (135.508)
Utang pajak - Keuntungan revaluasi tanah dan bangunan 394.751 8.545 Pengeluaran kas untuk:
- Pajak penghasilan badan 1.047.228 421.664 - Efek pajak terkait 69.407 29.816 Pembelian aset tak berwujud (102.550 ) (74.350)
- Pajak lain-lain 113.104 76.412 Penghasilan (rugi) komprehensif lain Pembelian aset tetap (678.175 ) (1.043.384)
Liabilitas pajak tangguhan 4.877 6.850 tahun berjalan, setelah pajak 190.661 (97.147)
Akrual 4.483.295 2.713.680 Pembelian efek-efek (1.086.715 ) (875.000)
Pendapatan diterima di muka 56.765 57.000 3RVSRV\DQJDNDQGLUHNODVL¿NDVLNHODEDUXJL Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi (1.619.590 ) (1.814.125)
Liabilitas sewa 2.329 2.857 - Keuntungan (kerugian) yang belum
Liabilitas lain-lain 798.079 722.244 direalisasi atas efek-efek yang
Pinjaman bank ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
GLNODVL¿NDVLNDQVHEDJDLQLODLZDMDU
- pihak berelasi 33.957.709 32.844.010 Penerimaan kas dari:
melalui penghasilan komprehensif lain 53.872 (11.812)
- pihak ketiga 41.484.142 20.168.911 Pinjaman bank 273.983.394 297.874.834
Surat berharga yang diterbitkan 18.677.653 6.539.196 - Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai
DWDVHIHNHIHN\DQJGLNODVL¿NDVLNDQ Surat beharga yang diterbitkan 16.774.640 4.017.165
Pinjaman dari pemerintah 125.000 -
Liabilitas imbalan kerja 2.367.925 2.029.675 sebagai nilai wajar melalui Pinjaman pemerintah 125.000 -
JUMLAH LIABILITAS 110.029.582 66.642.222 penghasilan komprehensif lain (162 ) 162
- Efek pajak terkait (11.852 ) 2.599 Pengeluaran kas untuk:
EKUITAS
Ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk Penghasilan(rugi)komprehensif lain Pembayaran dividen (2.925.502 ) (2.406.806)
Modal saham tahun berjalan, setelah pajak 41.858 (9.051) Angsuran pinjaman bank (251.554.464 ) (279.886.699)
Modal saham - Nilai nominal Rp1.000.000 (nilai penuh) per lembar saham
Jumlah penghasilan komprehensif Pelunasan surat berharga yang diterbitkan (4.626.155 ) (5.678.435)
Modal dasar
- 1 lembar saham seri A Dwiwarna tahun berjalan 8.576.731 5.745.599 Pembayaran emisi obligasi (24.861 ) (3.570)
- 24.999.999 lembar saham seri B masing-masing per Laba bersih periode berjalan Pelunasan pinjaman pemerintah - (26.593)
31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 yang diatribusikan kepada:
Modal ditempatkan dan disetor penuh Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan 31.752.052 13.889.896
Pemilik entitas induk 8.343.027 5.851.005
- 1 lembar saham seri A Dwiwarna
- 6.249.999 lembar saham seri B masing-masing per Kepentingan non-pengendali 1.185 792
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS 243.950 112.871
31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 6.250.000 6.250.000 LABA BERSIH TAHUN BERJALAN 8.344.212 5.851.797
.HXQWXQJDQ .HUXJLDQ DWDVSHUXEDKDQHIHNHIHN\DQJGLNODVL¿NDVLNDQ KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL PERIODE 376.502 263.631
sebagai nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain 32.807 (9.213) Jumlah penghasilan komprehensif
&DGDQJDQNHUXJLDQSHQXUXQDQQLODLDWDVHIHNHIHN\DQJGLNODVL¿NDVLNDQ yang dapat diatribusikan kepada: KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR PERIODE 620.452 376.502
sebagai nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain - 162 Pemilik entitas induk 8.575.546 5.744.807
Cadangan revaluasi aset 7.988.008 7.643.777 Kepentingan non-pengendali 1.185 792 Kas dan setara kas pada akhir periode terdiri dari:
Pengukuran kembali imbalan pasca kerja (1.143.676 ) (930.348) 8.576.731 5.745.599 Kas 51.782 51.309
Saldo laba yang telah dicadangkan 19.680.251 16.754.749
Laba bersih per saham dasar Setara kas 568.670 325.193
Saldo laba yang belum dicadangkan 8.812.723 6.260.942
Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 41.620.113 35.970.069 yang dapat diatribusikan kepada:
pemilik entitas induk Jumlah kas dan setara kas 620.452 376.502
Kepentingan non-pengendali 5.123 4.340
(dalam Rupiah penuh)
JUMLAH EKUITAS 41.625.236 35.974.409
Dasar/dilusian 1.334.884 936.161 Transaksi yang tidak melibatkan kas
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 151.654.818 102.616.631 1.334.884 936.161 Perolehan aset tetap 512.344 323.471
Catatan:
SUSUNAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI 31 DESEMBER 2025 Jakarta, 18 Februari 2026
1. Informasi keuangan konsolidasian di atas diambil dari Laporan Keuangan Konsolidasian PT Pegadaian dan
Komisaris Entitas Anak (bersama-sama disebut “Grup”) tanggal 31 Desember 2025 dan untuk tahun yang berakhir
S.E. & O
Komisaris Utama : A.M. Putranto pada tanggal tersebut, yang disusun oleh Manajemen Grup sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Direksi
Komisaris : Umiyatun Hayati Triastuti GL ,QGRQHVLD \DQJ WHODK GLDXGLW ROHK .DQWRU $NXQWDQ 3XEOLN 3XUZDQWR 6XVDQWL GDQ 6XUMD ³366´ ¿UPD ttd
Komisaris : Loto Srinaita Ginting
anggota Ernst & Young Global Limited) dengan rekan penanggung jawab adalah Ignatius Yokajaya, auditor
Komisaris : Syafaat Perdana
Komisaris Independen : Kukrit Suryo Wicaksono independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia, dengan opini
Komisaris Independen : Trimedya Panjaitan WDQSDPRGL¿NDVLDQVHEDJDLPDQDWHUFDQWXPGDODPODSRUDQDXGLWRULQGHSHQGHQWHUWDQJJDO)HEUXDUL
Komisaris Independen : Martina yang tidak tercantum dalam publikasi ini. Informasi keuangan konsolidasian di atas diambil dari Laporan
Damar Latri Setiawan Ferdian Timur Satyagraha
Komisaris : Mei Ling* Keuangan Konsolidasian, dengan demikian informasi tersebut bukan merupakan penyajian yang lengkap dari
Laporan Keuangan Konsolidasian. Direktur Utama Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis
Direksi
Direktur Utama : Damar Latri Setiawan 2. Informasi Keuangan Publikasi ini diterbitkan untuk memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
Wakil Direktur Utama : Budi Wahju Soesilo 14/POJK.04/2022 tentang Penyampaian Laporan Keuangan Berkala Emiten atau Perusahaan Publik.
Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis : Ferdian Timur Satyagraha
Direktur Jaringan dan Operasi : Eka Pebriansyah 3. PT Pegadaian terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Direktur Human Capital : Tribuana Tunggadewi KANTOR PUSAT
Direktur Manajemen Risiko, Legal dan Kepatuhan : Ismail Ilyas Jl. Kramat Raya 162, Jakarta 10430
'LUHNWXU3HPDVDUDQ3HQMXDODQGDQ3HQJHPEDQJDQ3URGXN 6HO¿H'HZL\DQWL Telp. (021) 3155550 (Hunting) Fax. (021) 3914221
Direktur Teknologi Informasi dan Digital : Yos Iman Jaya Dappu Homepage : www.pegadaian.co.id
Call Center : (021) 1500569
* Efektif setelah mendapat persetujuan OJK
Names mentioned 19 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
H. Untari
p.1
unresolved
org
Kementerian Komunikasi dan Di-
p.1
unresolved
org
PT PEGADAIAN DAN ENTITAS ANAKNYA
p.1 ×3
unresolved
org
Young Global Limited
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.