Back to announcement
20260218_PPGD_Penyampaian Bukti Iklan_32027754_lamp3.pdf
Other Text extracted PPGDSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
POLITIK & HUKUM
Baca artikel lainnya mengenai Politik & Hukum
3
di mediaindonesia.com dengan memindai QR Code
mediaindonesia.com/politik-dan-hukum
RABU, 18 FEBRUARI 2026
Manuver Politik
Jokowi merupakan bentuk paradoks dan
upaya cuci tangan atas pelemahan ins
titusi antirasuah yang terjadi di masa
kepemimpinan Presiden ke-7 RI itu.
Jokowi lewat
Wana menegaskan bahwa Jokowi justru
berperan dalam pelemahan KPK melalui
revisi UU KPK pada 2019. “Jokowi merupa-
kan salah satu kontributor terbesar dalam
Isu Korupsi
pelemahan KPK,” ujar Wana melalui kete-
rangan tertulisnya.
Sebelumnya, Jokowi mengaku menyetu-
jui usulan mantan Ketua KPK Abraham
Samad agar UU KPK dikembalikan ke versi
yang lama. Jokowi juga mengatakan UU
KPK saat ini merupakan inisiatif DPR. “Ya,
• Jokowi berupaya memulihkan reputasinya yang terus saya setuju, bagus. Karena itu dulu inisiatif
DPR lho, jangan keliru ini, inisiatif DPR,”
menurun, khususnya dalam isu antikorupsi. kata Jokowi.
• Ia berupaya melepaskan diri dari anggapan sebagai
aktor kunci pelemahan KPK. MELEMPAR BOLA PANAS
Anggota Komisi III DPR RI Nasyirul Falah
• Publik diminta tidak terjebak pada narasi politik Jokowi Amru menyebut Jokowi telah melempar
yang dinilai kontradiktif dengan realitasnya. bola panas ke wakil rakyat dengan menu-
ding bahwa revisi UU KPK keinginan DPR.
Devi Harahap
devi_harahap@mediaindonesia.com
Keinginan “Tanggal 17 September 2019 pada saat
pengambilan keputusan, Menteri Hukum
Jokowi agar
P
dan HAM mewakili Presiden menyatakan
ERNYATAAN mantan Presiden Joko
Widodo yang menginginkan Un-
KPK kembali ke Presiden setuju perubahan UU KPK, se-
hingga sangat lucu jika Jokowi melempar
dang-Undang tentang Komisi Pem- undang-undang lama itu bola panas bahwa revisi ini karena inisiatif
berantasan Tindak Pidana Korupsi DPR ,” ungkap Falah.
dikembalikan ke versi lama dinilai tidak hanya gimik.” Falah melanjutkan, kalau Jokowi tidak
lebih dari manuver politik. Hal itu sekadar M Jamiluddin Ritonga setuju, seharusnya yang bersangkutan me-
upaya membangun citra di tengah sorotan Pengamat komunikasi politik narik perwakilan pemerintah dalam proses
publik terhadap lemahnya pemberantasan pembahasan atau mengeluarkan perppu
korupsi di masa pemerintahannya. dibayangkan perubahan undang-undang karena pada saat itu ada dinamika publik.
Pengamat komunikasi politik M Jamilud- strategis seperti UU KPK bisa berjalan tanpa Hal senada diungkapkan anggota Komisi
din Ritonga menilai, wacana pengembalian restu presiden,” tandasnya. III DPR Abdullah yang mengaku tidak
UU KPK ke aturan lama merupakan gimik Padahal, pada saat itu penolakan publik sepakat dengan pernyataan Jokowi. Ab
politik Jokowi untuk memulihkan reputa dan desakan masyarakat sipil terhadap dullah mengakui Jokowi tidak menandata
sinya yang terus menurun, khususnya da- revisi UU KPK sangat masif. “Ini retorika ngani revisi UU KPK, tetapi dalam proses
lam isu antikorupsi. politik semata. Jokowi ingin terlihat ber- pembahasannya saat itu, Jokowi mengirim
“Keinginan Jokowi agar KPK kembali ke pihak kepada penguatan KPK, padahal tim mewakili pemerintah untuk membahas
undang-undang lama itu hanya gimik. Isu rekam jejak kebijakannya menunjukkan revisi UU KPK.
ini tampaknya digunakan untuk mengang- sebaliknya,” tambah Jamiluddin. Artinya, kata dia, revisi UU KPK ini diba-
kat kembali reputasi Jokowi yang dinilai has bersama oleh DPR dan pemerintah. “Se-
rendah dalam penanganan korupsi selama PUBLIK JANGAN PERCAYA suai dengan Pasal 20 ayat (2) UUD 1945 yang
menjabat sebagai presiden,” ujar Jamilud- Atas dasar itu, ia mengingatkan publik berbunyi ‘setiap rancangan undang-undang
din saat dihubungi, kemarin. agar tidak terjebak pada narasi politik yang dibahas oleh Dewan Perwakilan Rakyat
Jokowi, imbuh dia, berupaya melepaskan dinilai kontradiktif dengan tindakan nyata dan Presiden untuk mendapat persetujuan
diri dari anggapan sebagai aktor kunci pemerintah di masa lalu. “Masyarakat tidak bersama’,” kata Abdullah.
pelemahan KPK. Salah satu caranya dengan perlu percaya apalagi mendukung per- Selain itu, dia mengatakan bahwa secara
membangun narasi bahwa perubahan Un- nyataan tersebut. Biarkan publik menilai konstitusi bukan berarti Jokowi menolak PUSPEN TNI
dang-Undang KPK sepenuhnya merupakan sendiri, karena penguatan KPK tidak cukup UU KPK terbaru tersebut, meski tidak ikut TERJUN LANGSUNG KE MASYARAKAT: Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengecek
inisiatif DPR. dengan retorika, tetapi harus dibuktikan menandatangani. Berdasarkan Pasal 20 pasukan saat menutup Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara Ke-46 Provinsi Aceh di Dermaga
“Jokowi ingin memberi kesan bahwa dengan tindakan konkret,” tuturnya. ayat (5) UUD 1945, jelas dia, UU tetap berlaku Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (14/2). Latihan yang diikuti oleh sekitar 2.000
perubahan UU KPK bukan kehendaknya, Kepala Divisi Hukum dan Investigasi 30 hari setelah disahkan dengan atau tanpa peserta dari taruna Akademi TNI, taruna Akmil, taruna AAL, taruna AAU, dan taruna Akpol tersebut
melainkan keputusan DPR. Padahal, sulit ICW, Wana Alamsyah, menilai pernyataan tanda tangan Presiden. (Faj/Ant/P-1) untuk melatih taruna terjun langsung ke masyarakat.
Tenang aja!
Beli emas bisa 10 ribuan! Download Sekarang!
#MulaiDariTring!
PT PEGADAIAN DAN ENTITAS ANAKNYA
PT PEGADAIAN DAN ENTITAS ANAKNYA PT PEGADAIAN DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Des 2025 31 Des 2024 31 Des 2025 31 Des 2024 31 Des 2025 31 Des 2024
(Diaudit) (Diaudit) (Diaudit) (Diaudit) (Diaudit) (Diaudit)
ASET PENDAPATAN USAHA ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Kas dan setara kas Pendapatan sewa modal dan administrasi 27.147.263 19.866.785 Penerimaan kas dari pelanggan:
- pihak berelasi 375.270 271.175 Pendapatan penjualan emas 61.566.594 18.192.082
- pihak ketiga 245.182 105.327 Pelunasan pinjaman yang diberikan 346.324.952 234.360.502
Pendapatan usaha lainnya 868.552 557.121
Efek-Efek - bersih 1.583.775 688.188 Penerimaan pendapatan sewa modal dan administrasi 26.008.483 19.006.475
Pinjaman yang diberikan 126.048.019 85.378.813 JUMLAH PENDAPATAN USAHA 89.582.409 38.615.988 Pendapatan usaha lainnya 3.400.839 1.246.081
Dikurangi: cadangan kerugian penurunan nilai (4.706.147 ) (3.688.218)
BEBAN USAHA Penerimaan lainnya 376.120 186.691
Pinjaman yang diberikan - bersih 121.341.872 81.690.595 Beban harga pokok penjualan emas 59.167.627 17.488.885
Pinjaman modal kerja emas 47.320 - Hasil penjualan persediaan barang 117.896 37.532
Piutang lain-lain - bersih 998.121 552.628 Beban pegawai 7.271.027 5.175.704
Aset deposito emas 3.271.908 - Beban bunga dan bagi hasil 4.696.107 3.373.287
Pembayaran kas untuk:
Persediaan 2.759.235 1.302.113 Beban administrasi dan umum 5.557.598 4.114.089
Beban pemasaran 321.424 239.682 Penyaluran pinjaman yang diberikan (386.994.158 ) (252.069.757)
Pendapatan yang masih harus diterima 4.191.897 3.031.445
Pajak dibayar di muka 83.460 91.806 Cadangan kerugian penurunan nilai 1.457.242 566.569 Pembayaran bunga (4.532.519 ) (3.364.822)
Beban dibayar di muka dan uang muka 1.171.147 63.271 Beban pegawai (5.972.916 ) (4.834.137)
Aset hak guna 419.020 404.731 JUMLAH BEBAN USAHA 78.471.025 30.958.216
Beban usaha (6.058.120 ) (5.029.068)
Penyertaan langsung 30.856 23.308 LABA USAHA 11.111.384 7.657.772
Properti investasi - 180.788 Pembayaran pajak penghasilan (2.559.089 ) (1.502.397)
Aset tetap - bersih 13.152.432 12.650.143 Pendapatan lain-lain - bersih 30.856 45.317 Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi (29.888.512 ) (11.962.900)
Aset takberwujud - bersih 160.731 166.002
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 11.142.240 7.703.089
Aset pajak tangguhan 1.822.592 1.380.384
Aset lain-lain - bersih - 14.727 Beban pajak penghasilan (2.798.028 ) (1.851.292) ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
JUMLAH ASET 151.654.818 102.616.631 Penerimaan kas dari:
LABA BERSIH TAHUN BERJALAN 8.344.212 5.851.797
LIABILITAS Penerimaan dividen 2.850 3.609
Utang kepada nasabah 759.627 429.521 PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN:
Penjualan efek-efek 245.000 175.000
Utang usaha 988.324 630.202 Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
Utang deposito emas 5.163.525 - - Pengukuran kembali imbalan pasca kerja (273.497 ) (135.508)
Utang pajak - Keuntungan revaluasi tanah dan bangunan 394.751 8.545 Pengeluaran kas untuk:
- Pajak penghasilan badan 1.047.228 421.664 - Efek pajak terkait 69.407 29.816 Pembelian aset tak berwujud (102.550 ) (74.350)
- Pajak lain-lain 113.104 76.412 Penghasilan (rugi) komprehensif lain Pembelian aset tetap (678.175 ) (1.043.384)
Liabilitas pajak tangguhan 4.877 6.850 tahun berjalan, setelah pajak 190.661 (97.147)
Akrual 4.483.295 2.713.680 Pembelian efek-efek (1.086.715 ) (875.000)
Pendapatan diterima di muka 56.765 57.000 Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi: Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi (1.619.590 ) (1.814.125)
Liabilitas sewa 2.329 2.857 - Keuntungan (kerugian) yang belum
Liabilitas lain-lain 798.079 722.244 direalisasi atas efek-efek yang
Pinjaman bank ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
diklasifikasikan sebagai nilai wajar
- pihak berelasi 33.957.709 32.844.010 Penerimaan kas dari:
melalui penghasilan komprehensif lain 53.872 (11.812)
- pihak ketiga 41.484.142 20.168.911 Pinjaman bank 273.983.394 297.874.834
Surat berharga yang diterbitkan 18.677.653 6.539.196 - Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai
atas efek-efek yang diklasifikasikan Surat beharga yang diterbitkan 16.774.640 4.017.165
Pinjaman dari pemerintah 125.000 -
Liabilitas imbalan kerja 2.367.925 2.029.675 sebagai nilai wajar melalui Pinjaman pemerintah 125.000 -
JUMLAH LIABILITAS 110.029.582 66.642.222 penghasilan komprehensif lain (162 ) 162
- Efek pajak terkait (11.852 ) 2.599 Pengeluaran kas untuk:
EKUITAS
Ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk Penghasilan(rugi)komprehensif lain Pembayaran dividen (2.925.502 ) (2.406.806)
Modal saham tahun berjalan, setelah pajak 41.858 (9.051) Angsuran pinjaman bank (251.554.464 ) (279.886.699)
Modal saham - Nilai nominal Rp1.000.000 (nilai penuh) per lembar saham
Jumlah penghasilan komprehensif Pelunasan surat berharga yang diterbitkan (4.626.155 ) (5.678.435)
Modal dasar
- 1 lembar saham seri A Dwiwarna tahun berjalan 8.576.731 5.745.599 Pembayaran emisi obligasi (24.861 ) (3.570)
- 24.999.999 lembar saham seri B masing-masing per Laba bersih periode berjalan Pelunasan pinjaman pemerintah - (26.593)
31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 yang diatribusikan kepada:
Modal ditempatkan dan disetor penuh Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan 31.752.052 13.889.896
Pemilik entitas induk 8.343.027 5.851.005
- 1 lembar saham seri A Dwiwarna
- 6.249.999 lembar saham seri B masing-masing per Kepentingan non-pengendali 1.185 792
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS 243.950 112.871
31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 6.250.000 6.250.000 LABA BERSIH TAHUN BERJALAN 8.344.212 5.851.797
Keuntungan (Kerugian) atas perubahan efek-efek yang diklasifikasikan KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL PERIODE 376.502 263.631
sebagai nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain 32.807 (9.213) Jumlah penghasilan komprehensif
Cadangan kerugian penurunan nilai atas efek-efek yang diklasifikasikan yang dapat diatribusikan kepada: KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR PERIODE 620.452 376.502
sebagai nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain - 162 Pemilik entitas induk 8.575.546 5.744.807
Cadangan revaluasi aset 7.988.008 7.643.777 Kepentingan non-pengendali 1.185 792 Kas dan setara kas pada akhir periode terdiri dari:
Pengukuran kembali imbalan pasca kerja (1.143.676 ) (930.348) 8.576.731 5.745.599 Kas 51.782 51.309
Saldo laba yang telah dicadangkan 19.680.251 16.754.749
Laba bersih per saham dasar Setara kas 568.670 325.193
Saldo laba yang belum dicadangkan 8.812.723 6.260.942
Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 41.620.113 35.970.069 yang dapat diatribusikan kepada:
pemilik entitas induk Jumlah kas dan setara kas 620.452 376.502
Kepentingan non-pengendali 5.123 4.340
(dalam Rupiah penuh)
JUMLAH EKUITAS 41.625.236 35.974.409
Dasar/dilusian 1.334.884 936.161 Transaksi yang tidak melibatkan kas
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 151.654.818 102.616.631 1.334.884 936.161 Perolehan aset tetap 512.344 323.471
Catatan:
SUSUNAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI 31 DESEMBER 2025 Jakarta, 18 Februari 2026
1. Informasi keuangan konsolidasian di atas diambil dari Laporan Keuangan Konsolidasian PT Pegadaian dan Entitas
Komisaris Anak (bersama-sama disebut “Grup”) tanggal 31 Desember 2025 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut,
S.E. & O
Komisaris Utama : A.M. Putranto yang disusun oleh Manajemen Grup sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang telah diaudit oleh Direksi
Komisaris : Umiyatun Hayati Triastuti Kantor Akuntan Publik Purwanto Susanti dan Surja (“PSS”) (firma anggota Ernst & Young Global Limited) dengan rekan ttd
Komisaris : Loto Srinaita Ginting
penanggung jawab adalah Ignatius Yokajaya, auditor independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut
Komisaris : Syafaat Perdana
Komisaris Independen : Kukrit Suryo Wicaksono Akuntan Publik Indonesia, dengan opini tanpa modifikasian, sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen
Komisaris Independen : Trimedya Panjaitan tertanggal 13 Februari 2026 yang tidak tercantum dalam publikasi ini. Informasi keuangan konsolidasian di atas diambil
Komisaris Independen : Martina dari Laporan Keuangan Konsolidasian, dengan demikian informasi tersebut bukan merupakan penyajian yang lengkap
Damar Latri Setiawan Ferdian Timur Satyagraha
Komisaris : Mei Ling* dari Laporan Keuangan Konsolidasian.
Direktur Utama Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis
Direksi 2. Informasi Keuangan Publikasi ini diterbitkan untuk memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14/POJK.04/2022
Direktur Utama : Damar Latri Setiawan tentang Penyampaian Laporan Keuangan Berkala Emiten atau Perusahaan Publik.
Wakil Direktur Utama : Budi Wahju Soesilo
3. PT Pegadaian terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis : Ferdian Timur Satyagraha
Direktur Jaringan dan Operasi : Eka Pebriansyah
Direktur Human Capital : Tribuana Tunggadewi KANTOR PUSAT
Direktur Manajemen Risiko, Legal dan Kepatuhan : Ismail Ilyas Jl. Kramat Raya 162, Jakarta 10430
Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk : Selfie Dewiyanti Telp. (021) 3155550 (Hunting) Fax. (021) 3914221
Direktur Teknologi Informasi dan Digital : Yos Iman Jaya Dappu Homepage : www.pegadaian.co.id
Call Center : (021) 1500569
* Efektif setelah mendapat persetujuan OJK
8 x 270 mm
Names mentioned 21 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Menteri Hukum Jokowi
p.1
unresolved
org
PT PEGADAIAN DAN ENTITAS ANAKNYA
p.1 ×3
unresolved
—
Entit
· Komisaris
p.1
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Purwanto Susanti
p.1
unresolved
org
Young Global Limited
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.