Skip to content
Back to announcement

LK PT Satria Mega Kencana 31 Des 2025.pdf

Financial statement Text extracted SOTS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 76

Page 1
PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk & ENTITAS ANAK

    LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
    Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal
         31 Desember 2025 dan 2024
                   Beserta
      LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Page 2
PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
DAFTAR ISI

                                                           HALAMAN

SURAT PERNYATAAN DIREKSI

LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN

 -   LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASI                     1-3
 -   LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN     4-5
 -   LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASI                    6
 -   LAPORAN ARUS KAS KONSOLISASIAN                           7

     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                          8 - 63

     Lampiran
     - Laporan Keuangan Entitas Induk
Page 3

          
Page 4

          
Page 5

          
Page 6

          
Page 7

          
Page 8
                       PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                 PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                             Catatan             2025                      2024

ASET
ASET LANCAR
 Kas dan Setara Kas                              4             5.257.129.310             5.722.483.612
 Piutang Usaha - Pihak Ketiga - Bersih           5               534.480.314               595.988.398
 Piutang Lain-lain
 - Pihak Ketiga                                 6                108.393.374                54.224.551
 - Pihak Berelasi                             6,12b                2.970.000                         -
 Persediaan                                     7                462.009.136               433.086.354
 Perlengkapan                                   8              1.737.354.207             1.632.681.211
 Pajak Dibayar Dimuka                          16a             4.833.757.189             4.805.481.987
 Uang Muka dan Biaya Dibayar di Muka            9                706.516.501               832.486.351

  Jumlah Aset Lancar                                          13.642.610.031            14.076.432.464


ASET TIDAK LANCAR
 Biaya Dibayar Dimuka                            9                         -             2.187.903
 Aset Tetap                                     10           398.279.049.950       403.844.523.031
 Aset Pajak Tangguhan                          16d             2.080.369.512         2.019.269.217
 Aset Lain-lain                               11,12c           1.200.000.000         1.200.000.000

  Jumlah Aset Tidak lancar                                   401.559.419.462       407.065.980.151

JUMLAH ASET                                                  415.202.029.493       421.142.412.615




                 Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                 3
Page 9
                        PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                  PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                  Catatan         2025                      2024

LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
  Utang Usaha - Pihak Ketiga                        13            328.789.289              483.004.068
  Utang Lain-lain
  - Pihak ketiga                                    14            142.261.465               158.728.407
  - Pihak berelasi                                 12c         10.638.397.670             1.300.031.000
  Utang Pajak                                      16b            719.052.724               721.730.974
  Beban Akrual                                      15          1.822.531.541             2.277.327.155
  Jaminan Pelanggan                                 20            400.525.986               256.763.744
  Liabilitas Jangka Panjang - Bagian yang
    Jatuh Tempo dalam Waktu Satu Tahun
    - Utang Bank                                    17         10.116.517.299             8.905.873.087
    - Liabilitas Sewa Pembiayaan                    18             21.980.000                65.940.000

  Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                              24.190.055.974            14.169.398.435

LIABILITAS JANGKA PANJANG
  Utang Pihak Berelasi                            12c,14      116.830.124.956        107.095.747.230
  Liabilitas Jangka Panjang - Setelah Dikurangi
    Bagian yang Jatuh Tempo Dalam Waktu
    Satu Tahun
    - Utang Bank                                    17         39.564.927.798            49.681.445.097
    - Liabilitas Sewa Pembiayaan                    18                      -                21.980.000
  Liabililtas Imbalan Pasca Kerja                   19          1.760.091.605             1.559.685.070
  Liabilitas Pajak Tangguhan                                   53.577.599.558            53.626.451.774

  Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                            211.732.743.917        211.985.309.171

JUMLAH LIABILITAS                                             235.922.799.891        226.154.707.606




                 Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                 bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini


                                                    2
Page 10
                      PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                              Catatan            2025                    2024

EKUITAS
 Modal saham
   Modal Dasar - 2.400.000.000 saham
     dengan nilai nominal Rp 100 per saham
   Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
     1.000.003.979 lembar saham
     pada tahun 2025 dan 2024                    21          100.000.397.900        100.000.397.900
 Tambahan Modal Disetor                          22           14.491.453.870         14.491.453.870
 Surplus Revaluasi Aset Tetap                                183.875.074.658        183.875.074.658
 Komponen Ekuitas Lainnya                                      1.625.023.528          1.630.418.401
 Saldo Laba (Rugi)                                          (130.374.575.393)      (114.862.484.236)

 Jumlah Ekuitas yang Dapat
   Diatribusikan kepada Pemilik Induk                        169.617.374.563        185.134.860.593

 Kepentingan Non-Pengendali                      23            9.661.855.039            9.852.844.416

 Jumlah Ekuitas                                              179.279.229.602        194.987.705.009

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                415.202.029.493        421.142.412.615




                Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini


                                                 3
Page 11
                   PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
        LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                               31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                Catatan           2025                      2024

PENDAPATAN USAHA                                   24          20.728.192.009            22.552.571.484

BEBAN POKOK PENDAPATAN                             25           (7.795.686.930)          (8.204.582.156)

LABA BRUTO                                                     12.932.505.079            14.347.989.328

BEBAN USAHA
 Beban Penjualan                                   26          (1.253.077.990)        (1.310.457.522)
 Beban Umum dan Administrasi                       27         (22.502.758.792)       (21.792.526.488)

  Jumlah Beban Usaha                                          (23.755.836.782)       (23.102.984.010)

RUGI USAHA                                                    (10.823.331.703)           (8.754.994.682)

PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
 Penghasilan Keuangan                                               39.839.300              142.040.718
 Beban Keuangan                                    28           (5.479.468.726)          (6.490.911.929)
 Beban Pajak                                                       (38.646.390)          (1.089.019.373)
 Penyisihan Penurunan Nilai Piutang Usaha -
   Pihak Ketiga                                                    (2.652.608)               1.156.487
 Laba (Rugi) Penjualan Aset Tetap                  10             191.351.352               21.793.694
 Lain-lain - Bersih                                               701.521.009               15.409.928

  Beban lain-lain, Bersih                                       (4.588.056.063)          (7.399.530.475)

RUGI SEBELUM
 PAJAK PENGHASILAN                                            (15.411.387.766)       (16.154.525.157)

BEBAN (MANFAAT)
 PAJAK PENGHASILAN
 Pajak Kini                                       16c             324.191.177              478.471.358
 Penyesuaian Tahun Lalu                                                     -               (1.963.745)
 Pajak Tangguhan                                                 (108.622.688)             (17.297.482)
 Pajak Final                                                                -                        -

Beban Pajak Penghasilan - Bersih                                  215.568.489              459.210.131

RUGI TAHUN BERJALAN                                           (15.626.956.255)       (16.613.735.288)




                 Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                 bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini


                                                  4
Page 12
                  PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
       LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
                     UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                              31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                 Catatan         2025                   2024



PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos-pos yang Tidak Akan
  Direklasifikasi ke Laba Rugi
  Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan Kerja                      (6.044.650)           88.988.061
  Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan Terkait                         1.329.823           (19.577.373)

  Penghasilan Komprehensif Lain Tahun Berjalan                     (4.714.827)          69.410.688

JUMLAH RUGI KOMPREHENSIF                                     (15.631.671.082)       (16.544.324.600)


RUGI TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
 DIATRIBUSIKAN KEPADA:
   Pemilik Entitas Induk                                     (15.435.286.832)       (16.459.368.951)
   Kepentingan Non-Pengendali                      23           (191.669.423)          (154.366.337)

                                                             (15.626.956.255)       (16.613.735.288)


RUGI KOMPREHENSIF YANG DAPAT
 DIATRIBUSIKAN KEPADA:
   Pemilik Entitas Induk                                     (15.440.681.706)       (16.390.053.767)
   Kepentingan Non-Pengendali                      23           (190.989.376)          (154.270.833)

                                                             (15.631.671.082)       (16.544.324.600)


RUGI PER SAHAM DASAR                               33                   (15,63)                (16,61)

RUGI PER SAHAM DILUSIAN                                                 (19,53)                (20,77)




                Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini



                                                   5
Page 13
                                                                   PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                                                    LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
                                                                      UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                                                               31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                                                                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                                    Surplus
                                                               Tambahan            Revaluasi              Komponen              Saldo                              Kepentingan
                                 Catatan   Modal Saham       Modal Disetor         Aset Tetap           Ekuitas Lainnya      Laba (Rugi)         Jumlah           Non-Pengendali     Jumlah Ekuitas


Saldo per 1 Januari 2024           21      100.000.397.900   14.491.453.870      183.875.074.658           1.561.103.217    (98.403.115.285)   201.524.914.360     10.007.115.249    211.532.029.609


Rugi Tahun Berjalan                                      -                   -                  -                     -     (16.459.368.951)   (16.459.368.951)      (154.366.337)   (16.613.735.288)
Penyesuaian                                              -                   -                  -                     -                    -                 -                   -                 -
Pengukuran Kembali Liabilitas
  Imbalan Kerja, Setelah Pajak                           -                                                   69.315.184                    -       69.315.184             95.504          69.410.688

Saldo per 31 Desember 2024                 100.000.397.900   14.491.453.870      183.875.074.658          1.630.418.401    (114.862.484.236)   185.134.860.593      9.852.844.416    194.987.705.009


Rugi Tahun Berjalan                                      -                   -                  -                     -     (15.435.286.832)   (15.435.286.832)      (191.669.423)   (15.626.956.255)
Penyesuaian                                              -                   -                  -                     -         (76.804.325)       (76.804.325)                  -       (76.804.325)
Setoran modal                                            -                   -                  -                     -                    -                 -                   -                 -
Pengukuran Kembali Liabilitas
  Imbalan Kerja, Setelah Pajak                           -                   -                               (5.394.873)                   -        (5.394.873)          680.046          (4.714.827)

Saldo per 31 Desember 2025                 100.000.397.900   14.491.453.870      183.875.074.658          1.625.023.528    (130.374.575.393)   169.617.374.563      9.661.855.039    179.279.229.602




                                                              Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                                                             bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                                                                    6
Page 14
                      PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                  31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


                                            Catatan            2025                      2024

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Kas yang Diperoleh dari Pelanggan                            21.229.166.789         21.907.436.300
Kas yang Dibayarkan kepada Pemasok                           (8.295.431.674)       (10.458.513.357)
Kas yang Dibayarkan kepada Karyawan                         (11.230.549.410)       (10.607.868.661)
Kas yang dihasilkan dari operasi                              1.703.185.705            841.054.282
Penerimaan (pembayaran) pajak                                  (274.655.736)          (243.803.454)
Penerimaan Bunga                                                 25.204.277            158.194.647
Penerimaan (Pengeluaran) Kas Lainnya                         (6.078.331.372)        (4.990.596.537)

Kas Bersih Digunakan untuk
 Aktivitas Operasi                                           (4.624.597.126)        (4.235.151.062)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap                                           (627.713.833)             (984.573.625)
Aset tetap dalam pembangunan                                   (352.237.274)              (98.000.001)
Penerimaan Penjualan aset tetap                                 191.351.352                21.793.694

Kas Bersih Digunakan untuk
 Aktivitas Investasi                                           (788.599.755)        (1.060.779.932)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran Utang Bank                         17             (9.000.000.000)        (7.800.000.000)
Peningkatan (Penurunan) Utang Lain-lain
  - Pihak Berelasi                                           19.549.744.395         11.377.822.062
Pembayaran Liabilitas Sewa Pembiayaan                           (65.940.000)           (65.940.000)
(Peningkatan) Penurunan Piutang Lain-lain
  - Pihak Berelasi                                             (155.970.000)         2.008.239.877
Pembayaran Bunga                                             (5.379.991.816)        (6.389.612.853)

Kas Bersih Diperoleh Dari
 Aktivitas Pendanaan                                          4.947.842.579              (869.490.914)

KENAIKAN (PENURUNAN)
 BERSIH KAS DAN SETARA KAS                                     (465.354.302)        (6.165.421.908)
KAS DAN SETARA KAS, AWAL TAHUN                                5.722.483.612         11.887.905.520

KAS DAN SETARA KAS, AKHIR TAHUN              2f,4             5.257.129.310             5.722.483.612




                 Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                    7
Page 15
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                   PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                          DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                      31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM

     a.   Pendirian dan Informasi Umum
          PT Satria Mega Kencana Tbk ("Perusahaan") didirikan berdasarkan Akta Notaris Ilmiawan Dekrit
          Supatmo, SH No.62 tanggal 16 Juni 2004. Anggaran Dasar Perusahaan telah disahkan oleh Menteri
          Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan                     No.C-
          10271HT.01.01.TH.2005 tanggal 14 April 2005. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami
          beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir dilakukan berdasarkan Akta Notaris No.167 tanggal 20
          November 2024 oleh Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., sehubungan dengan hasil dari Rapat
          Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”), antara lain tentang persetujuan pengeluaran
          saham dalam simpanan/portepel Perseroan dan menawarkan/menjual saham baru yang akan
          dikeluarkan dari portepel tersebut melalui Penawaran Umum kepada masyarakat. Perubahan ini telah
          diterima dan dicatat oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
          No.AHU-AH.01.09-0285089 tertanggal 6 Desember 2024.


          Pada tanggal 7 Juni 2023, terdapat perubahan dalam Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, di mana
          kegiatan usaha Perusahaan meliputi bidang real estate yang di miliki sendiri atau di sewa; kawasan
          pariwisata; kawasan industri; real estate atas dasar balas jasa (fee ) atau kontrak; dan aktivitas
          perusahaan holding , dan perubahan dalam Pasal 17 ayat 5 Anggaran Dasar Perusahaan mengenai
          pengumuman laporan keuangan Perusahaan sebagaimana di muat dalam Akta No.75 tanggal 7 Juni
          2023. Perubahan dan penyesuaian tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak
          Asasi    Manusia     Republik     Indonesia    berdasarkan    Surat     Keputusan      No.    AHU-
          0036710.AH.01.02.TAHUN 2023 tanggal 27 Juni 2023.


          Pada saat ini, Perusahaan melakukan kegiatan berupa real estate dan kawasan pariwisata yang juga
          melakukan investasi saham pada Entitas Anak.

          Kantor pusat Perusahaan terletak di Jl. Panglima Polim Raya No.28, Kelurahan Pulo, Kecamatan
          Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

          Perusahaan mulai beroperasi secara komersial sejak tahun 2013.

          Pemegang saham pengendali Perusahaan adalah Herman Herry Adranacus.

     b.   Penawaran Umum
          Pada tanggal 23 Agustus 2018, melalui Surat Pengantar Pernyataan Pendaftaran No.097/SMK-
          DIR/VII/2018 serta perubahan terakhir yang disampaikan melalui Surat No. 160/SMK-DIR/XI/2018
          tanggal 28 November 2018, Perusahaan telah menawarkan sahamnya kepada masyarakat melalui
          pasar modal sejumlah 400.000.000 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham dengan harga
          penawaran Rp165 per saham. Pada tanggal 30 November 2018, berdasarkan Surat Otoritas Jasa
          Keuangan No.S-171/D.04/2018, Perusahaan telah memperoleh Surat Pemberitahuan Efektif
          Pernyataan Pendaftaran. Selisih lebih jumlah yang diterima dari pengeluaran saham terhadap nilai
          nominalnya sebesar Rp21.299.134.834 di catat dalam akun “Tambahan Modal Disetor” setelah
          dikurangi biaya emisi saham sebesar Rp4.700.865.166 (catatan 22). Pada tanggal 10 Desember
          2018, seluruh saham Perseroan telah tercatat pada Bursa Efek Indonesia.




                                                     8
Page 16
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                        PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                               DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                           31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM (lanjutan)

     b.   Penawaran Umum (lanjutan)
          Pada tanggal 10 Desember 2018, Perusahaan menerbitkan Waran Seri I sebanyak-banyaknya
          200.000.000 yang diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat yang membeli saham baru dalam
          Penawaran Umum, dan waran ini dapat dialihkan dan/atau diperjualbelikan secara terpisah dari
          saham baru tersebut. Rincian waran seri I yang sudah dikonversi sejak tahun 2019 sampai dengan
          per 31 Desember 2023 dengan mengisi tabel sebagai berikut:

                                                                                          Harga    Jumlah (Rp) (lembar
                                      Tanggal                     Nilai Nominal        Pelaksanaan   saham x harga
           Nama Waran                 Konversi       Lembar Saham      (Rp)                (Rp)       pelaksanaan)
           Waran Seri I              11-07-2019            5            100                 600                  3.000
           Waran Seri I              04-11-2020            10           100                 600                  6.000
           Waran Seri I              11-02-2021            50           100                 600                30.000
           Waran Seri I              05-07-2021            10           100                 600                  6.000
           Waran Seri I              30-11-2023            4            100                 600                  2.400
           Waran Seri I              06-12-2023           800           100                 600               480.000
           Waran Seri I              07-12-2023          3100           100                 600             1.860.000
             Jumlah                                      3979                                               2.387.400

          Untuk waran yang belum diterbitkan sampai dengan batas waktu tanggal peralihan (7 Desember
          2023) dengan jumlah 199.996.021 lembar waran tidak dilakukan konversi.

     c.   Entitas Anak
          Pertanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan memiliki kepemilikan pada Entitas Anak berikut
          ini:
                                                                         Persentase     Tahun
                                                                         kepemilikan    operasi
                 Entitas anak            Kedudukan        Jenis Usaha      efektif     komersial   Jumlah aset sebelum eleminasi
                                                                                                   31 Desember      31 Desember
                                                                                                       2025             2024

          Kepemilikan langsung oleh Perusahaan                                                       Rp. 000          Rp. 000
          PT Tanjung Karoso Permai      Jakarta       Belum beroperasi      90,00          -         136.657.582      136.671.311
          ("TKP")
          PT Dwimukti Mitra Wisata      Jakarta       Perhotelan            99,00        2013         13.649.028       15.926.354
          ("DMW")


          i.    Pendirian Entitas Anak
                Pada tanggal 14 Desember 2012, Perusahaan dan Vonny Kristiani mendirikan PT Tanjung
                Karoso Permai ("TKP") dengan kepemilikan saham masing-masing sebesar 90% dan 10%
                saham.

          ii.   Pembelian Saham Entitas Anak
                Pada tanggal 31 Januari 2013, Perusahaan membeli saham PT Dwimukti Mitra Wisata ("DMW")
                dari Yudi Adranacus dan Herman Herry Adranacus masing-masing sebanyak 50 lembar saham
                (atau sebesar 1% kepemilikan dalam DMW) dan 2.450 lembar saham (atau sebesar 49%
                kepemilikan dalam DMW) sehingga kepemilikan saham Perusahaan setelah pembelian tersebut
                adalah sebesar 50% dan sisanya dimiliki oleh Herman Herry Adranacus dan Vonny Kristiani
                masing-masing sebesar 25%. Nilai buku aset bersih entitas anak pada saat pembelian adalah
                sebesar Rp5.000.000.000 dan tidak ada Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas
                Sepengendali yang dicatat terkait transaksi pembelian ini.




                                                                   9
Page 17
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                    PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                           DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                       31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM (lanjutan)

     c.   Entitas Anak
          ii.   Pembelian Saham Entitas Anak (lanjutan)
                Pada tanggal 29 Maret 2018, Perusahaan membeli 49% kepemilikan saham dalam DMW dari
                Herman Herry Adranacus dan Vonny Kristiani masing-masing sebesar 1.250 lembar saham (atau
                sebesar 25% kepemilikan dalam DMW) dan 1.200 lembar saham (atau sebesar 24% kepemilikan
                dalam DMW) dengan harga beli Rp1.000.000 per lembar saham dengan total sebesar
                Rp2.450.000.000. Setelah pembelian saham tersebut, kepemilikan saham Perusahaan adalah
                99% dan sisanya dimiliki oleh Vonny Kristiani sebesar 1%. Atas pembelian ini, timbul selisih
                antara nilai perolehan investasi dengan proporsi nilai buku aset bersih entitas anak sebesar
                Rp6.809.670.464 yang dicatat sebagai Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas
                Sepengendali dalam akun Tambahan Modal Disetor dalam bagian Ekuitas pada Laporan Posisi
                Keuangan Konsolidasian per 31 Desember 2025 (catatan 22).


     d.   Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan
          Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
          adalah sebagai berikut:
                                                          2025                             2024
          Dewan Komisaris
          Komisaris Utama                 Stevano Rizki Adranacus           Stevano Rizki Adranacus
          Komisaris Independen            Husni Heron                       Husni Heron

          Direksi
          Direktur Utama                  Floreta Tane                      Martinelly
          Direktur                        Sorta Delima Rosida               Floreta Tane
                                          Elisabeth Cesilia Purba
          Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 20 November 2024, para pemegang saham
          menyetujui pengangkatan kembali Floreta Tane selaku Direktur Utama dan Sorta Delima Rosida
          Elisabeth Cesilia selaku Direktur Perusahaan terhitung sejak ditutupnya rapat. Perubahan ini
          diaktakan dengan akta notaris Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum, M.Kn. No.167 tanggal 20 November
          2024 dan telah dicatatkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
          berdasarkan Surat No.AHU-AH.01.09-0285089 tanggal 6 Desember 2024.


          Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, susunan Komite Audit Perusahaan adalah sebagai
          berikut:
                                                          2025                             2024
          Ketua                           Husni Heron                       Husni Heron
          Anggota                         Maskanah                          Maskanah
                                          Aryo Kusumo Wibowo                Aryo Kusumo Wibowo
          Sekretaris Perusahaan           Margaretha R.W. Tanaji            Margaretha R.W. Tanaji
          Kepala Audit Internal           Anne Rahardja                     Anne Rahardja
          Pada tanggal 28 Agustus 2024 terdapat perubahan jabatan Sekretaris Perusahaan, berdasarkan
          surat keputusan Direksi Perusahaan No.126/SMK-Dir/SK/VIII/2024 tentang pengangkatan sekretaris
          Perusahaan, mengangkat Margaretha R.W. Tanaji sebagai Sekretaris Perusahaan menggantikan
          Yovita. Pengangkatan Sekretaris Perusahaan tersebut telah disampaikan kepada Otoritas Jasa
          Keuangan (OJK) melalui surat No.Ref.:126/SMK-Dir/SK/VIII/2024.




                                                     10
Page 18
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                   PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                          DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                      31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM (lanjutan)

     d.   Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan (lanjutan)
          Jumlah remunerasi yang diterima oleh Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan dan Entitas Anak
          untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar
          Rp1.460.537.700 dan Rp2.255.668.100.

          Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan dan Entitas Anak mempekerjakan masing-
          masing 11 karyawan tetap.

     e.   Izin Usaha Kawasan Industri
          Pada tanggal 31 Desember 2020 Perusahaan memiliki Izin Usaha Kawasan Industri yang berlokasi di
          jalan Panglima Polim Raya No.28 Kelurahan Pulo Kecamatan Kebayoran Baru Jakarta Selatan
          dengan luas lahan 246 m2. Adapun rencana kegiatan adalah untuk Real Estate atas dasar balas jasa
          (fee ) atau kontrak, kawasan pariwisata dan kawasan industri.

     f.   Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian
          Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian
          yang telah diselesaikan dan diotorisasi untuk diterbitkan pada tanggal 06 Februari 2026.


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING

     a.   Dasar Penyusunan laporan keuangan konsolidasian
          Laporan Keuangan Konsolidasian Perusahaan disusun dan disajikan sesuai Standar Akuntansi
          Keuangan di Indonesia, yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
          Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
          Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan Peraturan No.VIII.G7 Lampiran Keputusan Ketua OJK
          No.KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 yang terdapat di dalam Peraturan dan Pedoman
          Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan
          (OJK).

          Laporan Keuangan Konsolidasian Perusahaan disajikan berdasarkan konsep Biaya Perolehan
          (Historical Cost ), kecuali beberapa akun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam
          masing-masing Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian.

          Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
          Indonesia mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan
          manajemen untuk membuat pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan
          dan Entitas Anak. Area yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau
          area dimana asumsi dan estimasi dapat berdampak signifikan terhadap Laporan Keuangan
          Konsolidasian diungkapkan di Catatan 3.

          Laporan Keuangan Konsolidasian disusun dengan menggunakan dasar Akrual (Accrual basis ),
          kecuali Laporan Arus Kas Konsolidasian. Laporan Arus Kas Konsolidasian disajikan dengan
          menggunakan metode Langsung (Direct method ) dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas
          operasi, investasi dan pendanaan.

          Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian adalah
          Rupiah yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan dan Entitas Anak.




                                                    11
Page 19
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                    PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                           DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                       31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     b.   Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar
          Akuntansi Keuangan (“ISAK”)

          Standar baru, revisi dan interpretasi yang telah diterbitkan, dan yang berlaku efektif untuk tahun buku
          yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025 namun tidak berdampak material terhadap
          laporan keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut:
          • Amendemen PSAK 221 “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing” tentang Kekurangan
             Ketertukaran.
          • PSAK 117 “Kontrak Asuransi”.

          Implementasi dari standar-standar tersebut tidak menghasilkan perubahan kebijakan akuntansi
          Perusahaan dan tidak memiliki dampak terhadap jumlah yang dilaporkan di tahun berjalan atau tahun
          sebelumnya.

          Standar baru dan revisi yang telah diterbitkan namun belum berlaku efektif pada tahun berjalan
          adalah sebagai berikut:

          Efektif 1 Januari 2026
          • Amendemen PSAK 109 “Instrumen Keuangan” terkait Penghentian Pengakuan Liabilitas
             Keuangan, serta Mengklarifikasi Penilaian Karakteristik Arus Kas untuk Aset Keuangan dengan
             fitur ESG-linked , Aset Keuangan dengan Fitur non-resources dan Instrumen yang Terikat Secara
             Kontraktual seperti Tranche .
          •   PSAK 107 “Instrumen Keuangan: Pengungkapan tentang Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen
              Keuangan” terkait Persyaratan Pengungkapan Investasi pada Instrumen Ekuitas yang Diukur pada
              Nilai Wajar Melalui Penghasilan Komprehensif Lain dan Menambah Ketentuan terkait Instrumen
              Keuangan dengan Persyaratan Kontraktual yang Mengubah Waktu atau Jumlah Arus Kas
              Kontraktual.

          Efektif 1 Januari 2027
          • PSAK 118 “Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan” merujuk pada pengaturan
             dalam IFRS 18 “Presentation and Disclosure in Financial Statements ”, kecuali:
              1.   PSAK 118 paragraf 02a tentang ruang lingkup menambahkan pengaturan bahwa PSAK 118
                   tidak berlaku untuk entitas syariah karena penyajian laporan keuangan syariah diatur dalam
                   PSAK 401 “Penyajian Laporan Keuangan Syariah”.
              2.   PSAK 118 Lampiran A tentang definisi Standar Akuntansi Keuangan Indonesia dengan
                   mengakomodir peran Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (“IAI”)
                   dan Dewan Standar Akuntansi Syariah IAI sebagai penyusun Standar Akuntansi Keuangan,
                   serta regulator pasar modal untuk entitas yang berada di bawah pengawasannya.


          •   Penyesuaian tahunan PSAK 107 “Instrumen Keuangan: Pengungkapan tentang Klasifikasi dan
              Pengukuran Instrumen Keuangan”, PSAK 109 “Instrumen Keuangan” dan PSAK 207 ”Laporan
              Arus Kas”.

          Pada saat tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian ini, manajemen sedang mempelajari
          dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar baru dan revisi tersebut serta pengaruhnya
          pada laporan keuangan konsolidasian Perusahaan.




                                                      12
Page 20
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                            DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                        31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     c.   Prinsip-prinsip konsolidasian

          (i)    Entitas anak
                 Entitas anak adalah seluruh entitas (termasuk entitas terstruktur) dimana Grup memiliki
                 pengendalian. Grup mengendalikan entitas lain ketika Grup terekspos atas, atau memiliki hak
                 untuk, pengembalian yang bervariasi dari keterlibatannya dengan entitas dan memiliki
                 kemampuan untuk mempengaruhi pengembalian tersebut melalui kekuasaannya atas entitas
                 tersebut. Entitas anak dikonsolidasikan secara penuh sejak tanggal dimana pengendalian
                 dialihkan kepada Grup. Entitas anak tidak dikonsolidasikan lagi sejak tanggal dimana Grup
                 kehilangan pengendalian.

                 Transaksi, saldo dan keuntungan antar entitas Grup yang belum direalisasi telah dieliminasi.
                 Kerugian yang belum direalisasi juga dieliminasi. Jika diperlukan, nilai yang dilaporkan oleh
                 entitas anak telah diubah untuk menyesuaikan dengan kebijakan akuntansi yang diadopsi oleh
                 Grup.

                 Transaksi kombinasi bisnis antara entitas sepengendali dicatat berdasarkan PSAK 338
                 “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali” dimana selisih harga perolehan yang dibayar dengan
                 nilai tercatat aset neto yang diperoleh dicatat sebagai bagian akun tambahan modal disetor di
                 ekuitas.

                 Berdasarkan PSAK 338 tersebut, unsur-unsur laporan keuangan konsolidasian dari entitas yang
                 bergabung, untuk periode terjadinya kombinasi bisnis entitas sepengendali dan untuk periode
                 komparatif, disajikan sedemikian rupa seolah-olah penggabungan tersebut telah terjadi sejak
                 awal periode entitas yang bergabung berada dalam sepengendalian.


          (ii)   Entitas asosiasi
                 Entitas asosiasi adalah seluruh entitas dimana Grup memiliki pengaruh signifikan namun bukan
                 pengendalian, biasanya melalui kepemilikan hak suara antara 20% dan 50%. Investasi pada
                 entitas asosiasi dicatat dengan metode ekuitas (lihat poin (iii) di bawah), setelah pada awalnya
                 diakui pada nilai perolehan.

                 Nilai perolehan diukur pada nilai wajar aset yang dialihkan, kepemilikan ekuitas yang diterbitkan,
                 atau liabilitas yang diakui pada tanggal transaksi, termasuk biaya transaksi yang dapat
                 diatribusikan secara langsung dengan perolehan. Goodwill pada entitas asosiasi merupakan
                 selisih lebih dari nilai perolehan entitas asosiasi atas bagian Grup atas nilai wajar aset neto
                 teridentifikasi entitas asosiasi dan dimasukkan dalam nilai tercatat investasi. Jika bagian Grup
                 atas nilai wajar aset neto teridentifikasi entitas asosiasi melebihi nilai perolehannya dalam kasus
                 pembelian diskon, selisih tersebut diakui pada laba rugi.


          (iii) Pengaturan bersama
                 Menurut PSAK 111, pengaturan bersama diklasifikasikan sebagai operasi bersama atau ventura
                 bersama bergantung pada hak dan kewajiban kontraktual para investor bukan struktur hukum
                 dari pengaturan bersama. Grup telah menilai sifat dari pengaturan bersama dan menentukan
                 pengaturan tersebut sebagai ventura bersama. Ventura bersama dicatat menggunakan metode
                 ekuitas, setelah pada awalnya diakui sebagai biaya pada laporan posisi keuangan
                 konsolidasian.




                                                        13
Page 21
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                            DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                        31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     c.   Prinsip-prinsip konsolidasian (lanjutan)
          (iv) Metode ekuitas
                 Pada metode ekuitas, investasi pada awalnya dicatat pada biaya perolehan dan selanjutnya
                 disesuaikan untuk mengakui bagian investor atas laba rugi pasca akuisisi dari investee pada
                 laba rugi dan bagiannya dalam pergerakan penghasilan komprehensif lainnya dari investee
                 pada penghasilan komprehensif lainnya.

                 Keuntungan yang belum terealisasi atas transaksi antara Grup dengan entitas asosiasi atau
                 ventura bersama dieliminasi sebesar kepentingan Grup dalam entitas-entitas tersebut. Kerugian
                 yang belum direalisasi juga dieliminasi kecuali transaksi tersebut memberikan bukti penurunan
                 nilai atas aset yang dialihkan. Kebijakan akuntansi entitas asosiasi atau ventura bersama telah
                 diubah jika diperlukan untuk memastikan konsistensi dengan kebijakan yang diterapkan oleh
                 Grup.
                 Jika bagian Grup atas kerugian entitas asosiasi atau ventura bersama sama dengan atau
                 melebihi kepentingannya pada entitas asosiasi atau ventura bersama, termasuk piutang tanpa
                 agunan, Grup menghentikan pengakuan bagian kerugiannya, kecuali Grup memiliki kewajiban
                 atau melakukan pembayaran atas nama entitas asosiasi atau ventura bersama.
                 Pada setiap tanggal pelaporan, Grup menentukan apakah terdapat bukti objektif bahwa telah
                 terjadi penurunan nilai atas investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama. Jika demikian,
                 maka nilai tercatat dari investasi yang dicatat dengan akuntansi ekuitas diuji untuk penurunan
                 nilai sesuai dengan kebijakan yang dijelaskan pada Catatan 2m.

     d.   Penjabaran mata uang asing
          (i)    Mata uang fungsional dan penyajian
                 Laporan keuangan konsolidasian disajikan dalam Rupiah yang merupakan mata uang
                 fungsional Perusahaan dan mata uang penyajian Grup. Akun-akun yang tercakup dalam laporan
                 keuangan konsolidasian setiap entitas anak di dalam Grup diukur menggunakan mata uang dari
                 lingkungan ekonomi utama dimana entitas tersebut beroperasi (“mata uang fungsional”).


                 Selisih yang timbul dari penjabaran laporan keuangan konsolidasian entitas anak Grup tersebut
                 ke dalam Rupiah disajikan dalam akun “Penghasilan komprehensif lainnya” pada ekuitas dalam
                 laporan posisi keuangan konsolidasian.

          (ii)   Transaksi dan saldo
                 Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan menjadi mata uang fungsional menggunakan kurs
                 yang berlaku pada tanggal transaksi.

                 Pada setiap tanggal pelaporan, setiap aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
                 dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah disesuaikan untuk mencerminkan kurs penutup.
                 Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari penyelesaian transaksi dalam mata uang
                 asing dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing menggunakan
                 kurs yang berlaku pada akhir periode pelaporan diakui di dalam laba rugi.
                 Kurs Dolar Amerika Serikat (Dolar AS atau AS$) terhadap Rupiah berdasarkan kurs tengah yang
                 diterbitkan oleh bank Indonesia pada tanggal 31 Desember 2025 dalam nilai penuh adalah
                 Rp16.782 (31 Desember 2024: Rp16.162).




                                                        14
Page 22
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                   PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                          DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                      31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     e.   Transaksi dengan Pihak Berelasi
          Perusahaan mempunyai transaksi dengan pihak berelasi. Definisi pihak berelasi sesuai dengan yang
          diatur dalam PSAK 224, "Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi".

          Seluruh transaksi yang material dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam catatan atas laporan
          keuangan konsolidasian.
     f.   Kas dan Setara Kas
          Kas dan setara kas termasuk kas, bank dan deposito berjangka yang jatuh tempo dalam jangka waktu
          tiga bulan atau kurang sejak tanggal penempatan dan tidak digunakan sebagai jaminan atau tidak
          dibatasi penggunaannya.

          Bank dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya disajikan pada akun “kas yang dibatasi
          penggunaannya” dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.

     g.   Piutang Usaha dan Piutang Lain-lain
          Piutang usaha adalah jumlah tagihan dari pelanggan untuk barang yang dijual atau jasa yang
          diberikan dalam transaksi bisnis pada umumnya. Piutang lain-lain adalah jumlah tagihan dari pihak
          ketiga atau pihak yang berelasi di luar kegiatan usaha. Jika pembayaran piutang diharapkan selesai
          dalam satu tahun atau kurang (atau dalam siklus normal operasi dari bisnis jika lebih lama), piutang
          tersebut dikelompokkan sebagai aset lancar. Jika tidak, piutang tersebut disajikan sebagai aset tidak
          lancar.

          Piutang usaha dan piutang lain-lain pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan kemudian diukur
          pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dikurangi
          dengan provisi atas penurunan nilai.

          Kolektibilitas piutang usaha dan piutang lain-lain ditinjau secara berkala. Piutang yang diketahui tidak
          tertagih, dihapuskan dengan secara langsung mengurangi nilai tercatatnya. Akun provisi digunakan
          ketika terdapat bukti yang objektif bahwa Perusahaan tidak dapat menagih seluruh atau sebagian nilai
          terutang sesuai dengan persyaratan awal piutang.
          Kesulitan keuangan signifikan yang dialami debitur, debitur dinyatakan pailit atau melakukan
          reorganisasi keuangan dan gagal bayar atau menunggak pembayaran merupakan indikator yang
          dianggap dapat menunjukan adanya penurunan nilai piutang. Arus kas terkait dengan piutang jangka
          pendek tidak didiskontokan apabila efek diskonto tidak material.

          Jumlah kerugian penurunan nilai diakui pada laba rugi dan disajikan sebagai “(beban)/pendapatan
          lain-lain, neto” untuk piutang usaha dan piutang lain-lain. Ketika piutang usaha dan piutang lain-lain,
          yang rugi penurunan nilainya telah diakui, tidak dapat ditagih pada periode selanjutnya, maka piutang
          tersebut dihapusbukukan dengan mengurangi akun provisi. Jumlah yang selanjutnya dapat ditagih
          kembali atas piutang yang sebelumnya telah dihapusbukukan, dikreditkan terhadap
          “(beban)/pendapatan lain-lain, neto” pada laba rugi.
     h.   Persediaan
          Persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah antara biaya perolehan dengan nilai realisasi bersih
          (the lower of cost or net realizable value ). Biaya perolehan persediaan di nilai dengan menggunakan
          metode Rata-rata (Average method ). Penyisihan persediaan usang dan penyisihan penurunan nilai
          persediaan ditentukan untuk menyesuaikan nilai persediaan ke nilai realisasi bersih.


          Nilai realisasi bersih adalah taksiran harga jual dalam kegiatan usaha normal setelah dikurangi
          dengan taksiran biaya penyelesaian dan taksiran biaya yang diperlukan untuk melaksanakan
          penjualan.




                                                       15
Page 23
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                   PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                          DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                      31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     i.   Uang Muka dan Biaya Dibayar di Muka
          Pembayaran dimuka adalah biaya yang dibayar dimuka dan dicatat sebagai aset sebelum
          dimanfaatkan. Akun ini terdiri dari uang muka pembelian dan biaya dibayar dimuka. Uang muka
          pembelian merupakan pembayaran dimuka atas pembelian perlengkapan keperluan operasional dan
          beban lainnya. Pembayaran dimuka dialokasikan selama jangka waktu pembayaran dan dibebankan
          ke akun yang sesuai dalam laporan laba rugi saat terjadinya. Pembayaran dimuka yang diharapkan
          akan terealisasi dalam waktu tidak lebih dari 12 bulan setelah periode pelaporan, diklasifikasikan
          sebagai aset lancar, selebihnya, diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.


     j.   Investasi dalam Saham yang Dikelompokkan dalam Aset Lepasan
          Investasi dalam saham yang dikelompokkan dalam aset lepasan diukur pada nilai yang lebih rendah
          antara jumlah tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual.

          Investasi dalam saham yang dikelompokkan dalam aset lepasan harus diklasifikasikan sebagai
          dimiliki untuk dijual jika jumlah tercatatnya akan dipulihkan terutama melalui transaksi penjualan dari
          pada melalui pemakaian berlanjut.

          Kondisi ini dapat terpenuhi hanya ketika investasi dalam saham yang dikelompokkan dalam aset
          lepasan berada dalam keadaan segera dapat dijual dan penjualannya harus sangat mungkin terjadi.
          Manajemen harus berkomitmen terhadap rencana penjualan tersebut, yang diperkirakan memenuhi
          ketentuan pengakuan sebagai penjualan dalam waktu satu tahun dari tanggal klasifikasi.


     k.   Aset Tetap dan Penyusutan
          Pemilikan Langsung

          Grup menganalisis fakta dan keadaan untuk masing-masing jenis hak atas tanah dalam menentukan
          akuntansi untuk masing-masing hak atas tanah tersebut sehingga dapat merepresentasikan dengan
          tepat suatu kejadian atau transaksi ekonomis yang mendasarinya. Jika hak atas tanah tersebut tidak
          mengalihkan pengendalian atas aset pendasar kepada Grup, melainkan mengalihkan hak untuk
          menggunakan aset pendasar, Grup menerapkan perlakuan akuntansi atas transaksi tersebut sebagai
          sewa berdasarkan PSAK 116, “Sewa”. Jika hak atas tanah secara substansi menyerupai pembelian
          tanah, maka Grup menerapkan PSAK 216, “Aset Tetap” yaitu hak atas tanah diakui sebesar harga
          perolehan dan tidak disusutkan.

          Aset tetap pemilikan langsung kecuali tanah disajikan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi
          penyusutan dan rugi penurunan nilai aset, jika ada dan disusutkan dengan menggunakan metode
          Garis Lurus (Straight-line ) dengan taksiran masa manfaat keekonomian aset tetap sebagai berikut:


                                                                                                      Tahun
          Bangunan Permanen                                                                             20
          Bangunan Semi Permanen                                                                        10
          Kendaraan                                                                                    4-8
          Perabotan dan Peralatan                                                                      4-8
          Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan dalam laba rugi pada saat terjadinya biaya-biaya
          tersebut, sedangkan pengeluaran dalam jumlah besar dan sifatnya meningkatkan kondisi aset secara
          signifikan dikapitalisasi. Semua pengeluaran setelah perolehan awal aset tetap akan ditambah
          (kapitalisasi) pada jumlah tercatat aset yang bersangkutan.




                                                      16
Page 24
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                    PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                           DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                       31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     k.   Aset Tetap dan Penyusutan (lanjutan)
          Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada
          manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi
          yang timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil
          pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) dimasukkan dalam laba rugi pada periode/tahun aset
          tersebut dihentikan pengakuannya.

          Secara berkala, nilai residu, metode penyusutan dan masa manfaat setiap aset ditelaah, dan
          disesuaikan jika perlu.

          Aset Tetap dalam Pembangunan

          Aset tetap dalam pembangunan dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian
          dari aset tetap. Akumulasi biaya perolehan akan direklasifikasi ke masing-masing aset tetap pada
          saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan, dan penyusutan mulai dibebankan pada
          saat itu.

     l.   Aset keuangan

          (i)   Klasifikasi, pengakuan dan pengukuran
                Grup menerapkan PSAK 109, yang mensyaratkan pengaturan instrumen keuangan terkait
                klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen aset keuangan dan akuntansi
                lindung nilai.

                Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan ditentukan berdasarkan jenis aset. Untuk aset
                keuangan berupa instrumen utang, pengklasifikasiannya harus didasarkan pada model bisnis
                dan arus kas kontraktual - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.

                Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
                a)   Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi; dan
                b)   Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
                     komprehensif lain.

                Klasifikasi ini tergantung pada model bisnis Grup dan persyaratan kontraktual arus kas - apakah
                penentuan arus kasnya semata dari pembayaran pokok dan bunga.

                Grup menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal.

                Grup melakukan reklasifikasi instrumen utang jika dan hanya jika terdapat perubahan model
                bisnis atas aset keuangan tersebut.

                Untuk investasi pada instrumen ekuitas yang bukan termasuk dimiliki untuk diperdagangkan,
                tergantung apakah Grup telah melakukan pemilihan yang tidak dapat dibatalkan pada saat
                pengakuan awal untuk instrumen ekuitas yang diukur dengan nilai wajar melalui penghasilan
                komprehensif lain.

                Grup melakukan reklasifikasi instrumen utang jika dan hanya jika terdapat perubahan model
                bisnis atas aset keuangan tersebut.




                                                      17
Page 25
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                    PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                           DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                       31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     l.   Aset keuangan (lanjutan)
          (i)   Klasifikasi, pengakuan dan pengukuran (lanjutan)
                Pembelian dan penjualan aset keuangan diakui pada saat tanggal perdagangan dimana, Grup
                berkomitmen untuk membeli atau menjual aset keuangan. Aset keuangan dihentikan
                pengakuannya ketika hak untuk menerima arus kas dari aset keuangan tersebut telah
                kedaluwarsa atau dialihkan dan Grup telah mengalihkan secara substansial risiko dan manfaat
                atas kepemilikan.
                Saat pengakuan awal, Grup mengukur aset keuangan pada nilai wajar ditambah dengan, dalam
                hal aset keuangan diukur dengan nilai wajar tidak melalui laba rugi, biaya transaksi yang dapat
                diatribusikan secara langsung pada akuisisi aset keuangan. Biaya transaksi atas aset keuangan
                pada nilai wajar melalui laba rugi dibebankan pada laba rugi.
                Instrumen utang
                Pengukuran selanjutnya atas instrumen utang bergantung kepada model bisnis Grup dalam
                mengelola aset dan karakteristik dari arus kas. Berikut adalah kategori pengukuran dalam
                mengklasifikan instrumen utang:
                • Biaya perolehan diamortisasi: Aset yang dimiliki untuk pengumpulan arus kas kontraktual,
                  dimana arus kas tersebut merupakan pembayaran pokok dan bunga, diukur dengan biaya
                  perolehan diamortisasi. Penghasilan bunga dari aset keuangan ini termasuk dalam
                  penghasilan keuangan menggunakan metode suku bunga efektif. Laba atau rugi yang timbul
                  dari penghentian pengakuan diakui secara langsung dalam laba rugi dan disajikan dalam
                  keuntungan/ (kerugian) lainnya bersama dengan keuntungan dan kerugian selisih kurs.
                  Penurunan nilai aset keuangan disajikan terpisah dalam laba rugi.

                •   Nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain: Aset yang dimiliki untuk pengumpulan
                    arus kas kontraktual dan untuk penjualan keuangan aset, dimana arus kas aset merupakan
                    pembayaran pokok dan bunga diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.
                    Mutasi dalam jumlah tercatat dilakukan melalui penghasilan komprehensif lain, kecuali untuk
                    pengakuan keuntungan atau kerugian penurunan nilai, pendapatan bunga dan keuntungan
                    dan kerugian selisih kurs, yang diakui dalam laba rugi. Ketika aset keuangan dihentikan
                    pengakuannya, akumulasi keuntungan atau kerugian yang sebelumnya diakui dalam
                    penghasilan komprehensif lain direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi pada
                    pendapatan/(beban) lain-lain. Pendapatan bunga dari aset keuangan ini termasuk dalam
                    penghasilan keuangan menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan dan kerugian
                    selisih kurs disajikan pada pendapatan/(beban) lain-lain, dan penurunan nilai disajikan pada
                    bagian terpisah dalam laba rugi.
                Instrumen ekuitas
                Grup selanjutnya mengukur semua investasi ekuitas pada nilai wajar. Dimana manajemen Grup
                telah memilih untuk menyajikan keuntungan dan kerugian nilai wajar dari investasi ekuitas pada
                penghasilan komprehensif lain. Tidak ada reklasifikasi selanjutnya atas keuntungan dan
                kerugian dari nilai wajar ke laba rugi setelah penghentian pengakuan investasi. Dividen dari
                investasi tersebut terus diakui dalam laba rugi sebagai penghasilan lainnya ketika hak Grup
                untuk menerima pembayaran ditetapkan. Kerugian penurunan nilai pada investasi ekuitas yang
                diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain tidak dilaporkan secara terpisah
                dari perubahan nilai wajarnya.
                Pada 31 Desember 2025, Grup telah memilih untuk mengukur seluruh aset keuangan instrumen
                ekuitas pada nilai wajar melalui laporan laba rugi komprehensif. Perubahan nilai wajar aset
                keuangan tersebut dicatat pada akun penghasilan komprehensif lain di bagian ekuitas pada
                neraca dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi pada saat dihentikan pengakuannya.




                                                       18
Page 26
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                    PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                           DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                       31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     l.   Aset keuangan (lanjutan)

          (ii)   Penghentian pengakuan
                 Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak untuk menerima arus kas dari investasi
                 tersebut telah jatuh tempo atau telah ditransfer dan Grup telah mentransfer secara substansial
                 seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset.

                 Ketika aset keuangan instrumen ekuitas yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan pada nilai
                 wajar melalui penghasilan komprehensif lain dihentikan pengakuannya, akumulasi penyesuaian
                 nilai wajar yang diakui pada ekuitas tidak akan direklasifikasi ke laba rugi.

          (iii) Saling hapus antar instrumen
                 Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan
                 posisi keuangan konsolidasian jika terdapat hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk
                 melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan terdapat maksud untuk
                 menyelesaikan secara bersih atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas
                 secara bersamaan.

                 Hak saling hapus tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan dan dapat dipaksakan secara
                 hukum dalam situasi bisnis yang normal dan dalam peristiwa gagal bayar, atau peristiwa
                 kepailitan atau kebangkrutan Grup atau pihak lawan.

     m.   Penurunan nilai dari aset keuangan
          Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur Kerugian Kredit Ekspektasian
          (“KKE”) yang menggunakan cadangan KKE seumur hidup berdasarkan basis forward-looking untuk
          seluruh saldo piutang usaha. Selain untuk piutang usaha, Grup menerapkan pendekatan umum untuk
          mengukur KKE.

          Grup menilai berdasarkan basis forward-looking untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian
          terhadap instrumen utang yang diukur dengan nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.
          Metode penurunan nilai dilakukan dengan mempertimbangkan apakah risiko kredit telah meningkat
          secara signifikan.

     n.   Utang usaha
          Utang usaha adalah kewajiban untuk membayar barang atau jasa yang telah diperoleh dari pemasok
          dalam kegiatan usaha normal. Utang usaha dikelompokkan sebagai liabilitas jangka pendek apabila
          pembayaran jatuh tempo dalam waktu satu tahun atau kurang. Jika tidak, utang usaha tersebut
          disajikan sebagai liabilitas jangka panjang.
          Utang usaha pada awalnya diukur sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan
          diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif.

     o.   Kombinasi Bisnis
          Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode Akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi
          diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan
          jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, pihak pengakuisisi
          mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar atau pun pada proporsi kepemilikan
          KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul
          dibebankan langsung pada tahun berjalan.




                                                      19
Page 27
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                   PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                          DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                      31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     o.   Kombinasi Bisnis (lanjutan)
          Pada tanggal akuisisi, selisih lebih antara penjumlahan imbalan yang dialihkan dan jumlah yang
          diakui untuk KNP dengan aset teridentifikasi dan liabilitas yang diambil-alih (aset neto) dicatat
          sebagai goodwill. Jika imbalan lebih rendah dari nilai wajar aset neto dari Perusahaan yang diakuisisi
          maka selisihnya diakui dalam Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian.


          Transaksi yang dilakukan dengan entitas sepengendali diterapkan metode Penyatuan Kepemilikan.
          Transaksi kombinasi bisnis antara entitas sepengendali berupa pengalihan bisnis yang dilakukan
          dalam rangka reorganisasi entitas-entitas yang berada dalam suatu kelompok usaha yang sama,
          bukan perubahan pemilikan dalam arti substansi ekonomi, sehingga transaksi demikian tidak
          menimbulkan laba rugi bagi seluruh kelompok usaha atau bagi entitas individual dalam kelompok
          usaha tersebut. Selisih antara harga pengalihan dengan jumlah tercatat dari setiap transaksi
          kombinasi bisnis antara entitas sepengendali pada tanggal pengalihan dicatat sebagai “Tambahan
          Modal Disetor”.

     p.   Pendapatan dan beban
          Pendapatan

          Pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah penilaian:
          a)  Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
          b)  Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan adalah janji dalam
              kontrak untuk mentransfer barang atau jasa yang berbeda kepada pelanggan.
          c)   Tentukan harga transaksi. Harga transaksi adalah jumlah imbalan yang diharapkan menjadi hak
               entitas sebagai imbalan untuk mentransfer barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan.
               Jika pertimbangan yang dijanjikan dalam kontrak mencakup jumlah variabel, Grup
               memperkirakan jumlah imbalan yang diharapkan berhak sebagai imbalan atas pengalihan
               barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan dikurangi perkiraan jumlah jaminan tingkat
               layanan yang akan dibayarkan selama masa kontrak.
          d)   Alokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban pelaksanaan atas dasar harga jual berdiri
               sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan dalam kontrak. Jika hal ini
               tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diestimasi berdasarkan
               biaya ekspektasian ditambah margin.
          e)   Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan dipenuhi dengan mentransfer barang atau
               jasa yang dijanjikan kepada pelanggan (yaitu ketika pelanggan memperoleh kendali atas barang
               atau jasa tersebut).

          Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dalam kondisi sebagai berikut:
          a)  Pada waktu tertentu (biasanya untuk janji dalam memindahkan barang ke pelanggan); atau
          b)  Sepanjang waktu (biasanya untuk janji dalam memberikan pelayanan pada pelanggan). Untuk
              kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang waktu, Grup memilih ukuran kemajuan yang
              sesuai untuk menentukan jumlah pendapatan yang harus diakui ketika kewajiban pelaksanaan
              dipenuhi.

          Pendapatan Sewa
          Pendapatan sewa dari sewa operasi diakui sebagai pendapatan dengan dasar garis lurus selama
          masa sewa. Biaya langsung awal yang terjadi dalam proses negosiasi dan pengaturan sewa
          tambahan ke jumlah tercatat dari aset sewaan dan diakui dengan dasar Garis Lurus selama masa
          sewa.




                                                      20
Page 28
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                   PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                          DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                      31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     p.   Pendapatan dan beban (lanjutan)
          Pendapatan Sewa (lanjutan)
          Uang muka sewa yang diterima dari penyewa dicatat ke dalam akun pendapatan yang diterima
          dimuka dan akan diakui sebagai pendapatan secara berkala sesuai dengan kontrak sewa yang
          berlaku.

          Pendapatan Hotel
          Pendapatan sewa hotel dan pendapatan hotel lainnya diakui pada saat jasa diberikan atau barang
          diserahkan.

          Pendapatan Spa
          Pendapatan dari spa diakui pada saat jasa diberikan kepada pelanggan.
          Beban
          Beban diakui pada saat terjadi berdasarkan konsep akrual.
          Pendapatan bunga dan beban bunga diakui dalam Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
          Komprehensif Lain Konsolidasian secara akrual menggunakan metode Suku Bunga Efektif.

     q.   Pajak penghasilan kini dan tangguhan
          Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak tersebut diakui dalam laba
          rugi, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang langsung diakui dalam
          ekuitas atau dalam penghasilan komprehensif lain. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing
          diakui dalam ekuitas atau penghasilan komprehensif lain.

          Pajak penghasilan kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang telah diberlakukan pada
          tanggal posisi keuangan.

          Pajak penghasilan tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer antara dasar pengenaan pajak
          atas aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya. Pajak penghasilan tangguhan diukur menggunakan
          tarif pajak yang telah berlaku atau secara substantif berlaku pada tanggal pelaporan dan yang
          diharapkan akan diterapkan pada saat aset pajak tangguhan yang bersangkutan direalisasi atau pada
          saat liabilitas pajak tangguhan diselesaikan.

          Aset pajak penghasilan tangguhan diakui apabila besar kemungkinan bahwa laba kena pajak pada
          masa mendatang akan memadai untuk mengkompensasi perbedaan temporer yang menimbulkan
          aset pajak tangguhan tersebut.
          Aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dapat saling hapus apabila terdapat hak yang
          berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas pajak kini
          dan apabila aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dikenakan oleh otoritas perpajakan yang
          sama, baik atas entitas kena pajak yang sama ataupun berbeda dan adanya niat untuk melakukan
          penyelesaian saldo-saldo tersebut secara neto.

     r.   Sewa
          Suatu kontrak mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan
          penggunaan aset selama jangka waktu tertentu yang dipertukarkan dengan imbalan. Entitas
          menyewa aset tetap tertentu dengan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa.

          Aset hak-guna diakui sebesar biaya perolehan, dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan
          penurunan nilai. Aset hak guna disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara umur
          manfaat aset hak-guna atau masa sewa.




                                                     21
Page 29
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                   PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                          DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                      31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     r.   Sewa (lanjutan)
          Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar. Setiap pembayaran sewa
          dialokasikan antara porsi pelunasan liabilitas dan biaya keuangan. Liabilitas sewa, disajikan sebagai
          liabilitas jangka panjang kecuali untuk bagian yang jatuh tempo dalam waktu 12 bulan atau kurang
          yang disajikan sebagai liabilitas jangka pendek. Unsur bunga dalam biaya keuangan dibebankan ke
          laba rugi selama masa sewa yang menghasilkan tingkat suku bunga konstan atas sisa saldo liabilitas.


          Grup tidak mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa untuk:
          -  Sewa jangka-pendek yang memiliki masa sewa dua belas (12) bulan atau kurang; atau
          -  Sewa yang asetnya bernilai rendah. Pembayaran yang dilakukan untuk sewa tersebut
             dibebankan ke laba rugi dengan dasar garis lurus selama masa sewa.

     s.   Liabilitas manfaat karyawan
          Entitas mengakui liabilitas atas imbalan kerja karyawan berdasarkan Undang-Undang Cipta Kerja
          atau Perjanjian Kerja Bersama. Nilai kini liabilitas imbalan pasti, beban jasa kini dan beban jasa lalu
          ditentukan dengan menggunakan metode penilaian “Projected Unit Credit ” .

          Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan estimasi arus kas di masa depan
          dengan menggunakan tingkat bunga obligasi pemerintah jangka panjang pada akhir periode
          pelaporan dalam mata uang Rupiah sesuai dengan mata uang di mana imbalan tersebut akan
          dibayarkan dan yang memiliki jangka waktu yang sesuai dengan liabilitas imbalan pensiunan yang
          bersangkutan.

          Pengukuran kembali yang timbul dari penyesuaian dan perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial
          langsung diakui seluruhnya melalui penghasilan komprehensif lainnya.

          Biaya jasa lalu yang timbul dari amendemen atau kurtailmen program diakui sebagai beban dalam
          laba rugi pada saat terjadinya.

     t.   Aset dan liabilitas pengampunan pajak
          Grup telah menerapkan PSAK 370 mengenai "Akuntansi Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak".
          PSAK ini mengatur mengenai perlakuan akuntansi atas aset dan liabilitas pengampunan pajak sesuai
          dengan Undang-Undang No. 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak.


          Aset pengampunan pajak diukur sebesar biaya perolehan. Biaya perolehan aset pengampunan pajak
          merupakan deemed cost dan menjadi dasar bagi Grup dalam melakukan pengukuran setelah
          pengakuan awal.

          Liabilitas pengampunan pajak diukur sebesar kewajiban kontraktual untuk menyerahkan kas atau
          setara kas untuk menyelesaikan kewajiban yang berkaitan langsung dengan perolehan aset
          pengampunan pajak.

          Selisih antara aset pengampunan pajak dan liabilitas pengampunan pajak diakui di ekuitas dalam pos
          tambahan modal disetor. Grup mengakui uang tebusan yang dibayarkan pada laba rugi pada periode
          Surat Keterangan disampaikan.




                                                      22
Page 30
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                   PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                          DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                      31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     u.   Informasi Segmen
          Perusahaan dan Entitas Anak menyajikan segmen operasi berdasarkan informasi keuangan yang
          digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam menilai kinerja segmen dan menentukan
          alokasi sumber daya yang dimilikinya. Segmen didasarkan pada aktivitas dari setiap kegiatan operasi
          entitas legal di dalam Perusahaan dan Entitas Anak.

          Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
          -  yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
             (termasuk pendapatan dan beban yang terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari
             entitas yang sama);
          -  yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional untuk
             membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai
             kinerjanya; dan
          -  yang informasi keuangan yang terpisah miliknya tersedia.

     v.   Provisi
          Provisi diakui ketika Perusahaan dan Entitas Anak memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum
          maupun konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu, kemungkinan besar Perusahaan dan Entitas
          Anak diharuskan menyelesaikan kewajiban dan estimasi andal mengenai jumlah kewajiban tersebut
          dapat dibuat.

          Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan untuk
          menyelesaikan kewajiban kini pada akhir periode pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko dan
          ketidakpastian yang meliputi kewajibannya. Apabila suatu provisi diukur menggunakan arus kas yang
          diperkirakan untuk menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai tercatatnya adalah nilai kini dari arus
          kas.

     w.   Laba Per Saham Dasar
          Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan dengan jumlah rata-rata
          tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun yang bersangkutan.
          Untuk tujuan perhitungan laba per saham dilusian, Perusahaan menyesuaikan laba atau rugi yang
          dapat diatribusikan kepada pemegang saham biasa entitas induk dan jumlah rata-rata tertimbang
          saham yang beredar, atas dampak dari seluruh instrumen berpotensi saham biasa yang bersifat
          dilutif.

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING
     Asumsi kelangsungan usaha
     Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa Perusahaan tetap dapat melangsungkan usahanya. laporan
     keuangan konsolidasian ini tidak mencakup penyesuaian-penyesuaian yang mungkin timbul sebagai
     dampak dari ketidakpastian tersebut.
     Estimasi dan asumsi ini memiliki risiko dan ketidakpastian; sehingga ada kemungkinan bahwa perubahan
     situasi akan mengubah proyeksi ini, yang selanjutnya dapat mempengaruhi kelangsungan usaha
     Perusahaan. Dalam keadaan seperti itu, asumsi kelangsungan usaha Perusahaan dapat berubah.


     Perusahaan telah mengidentifikasi hal-hal berikut dimana diperlukan pertimbangan, estimasi, dan asumsi
     dan dimana hasil aktual dapat berbeda dari estimasi tersebut jika menggunakan asumsi dan kondisi yang
     berbeda dan dapat mempengaruhi secara material hasil keuangan atau posisi keuangan Perusahaan yang
     dilaporkan dalam periode mendatang.




                                                     23
Page 31
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                   PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                          DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                      31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)
     Rugi penurunan nilai piutang

     Perusahaan menilai penurunan nilai piutang pada setiap tanggal pelaporan. Dalam menentukan apakah
     rugi penurunan nilai harus dicatat dalam laba rugi, manajemen membuat penilaian, apakah terdapat bukti
     objektif bahwa kerugian telah terjadi. Manajemen juga membuat penilaian atas metodologi dan asumsi
     untuk memperkirakan jumlah dan waktu arus kas masa depan yang direviu secara berkala untuk
     mengurangi perbedaan antara estimasi kerugian dan kerugian aktualnya.

     Pajak penghasilan dan pajak lainnya

     Pertimbangan dan asumsi diperlukan dalam menentukan besaran fasilitas pengurang pajak dan investasi
     (capital allowance ) dan pengurangan beban tertentu untuk tujuan fiskal selama proses estimasi atas
     perhitungan beban pajak penghasilan Perusahaan. Secara khusus, perhitungan beban pajak penghasilan
     Perusahaan melibatkan penafsiran terhadap peraturan perpajakan dan peraturan lainnya. Banyaknya
     transaksi dan perhitungan yang dapat menyebabkan ketidakpastian di dalam penentuan kewajiban pajak
     selama bisnis normal.

     Semua pertimbangan dan estimasi yang dibuat manajemen seperti yang diungkapkan di atas dapat
     dipertanyakan oleh Direktorat Jenderal Pajak (“DJP”) atau Auditor Pemerintah. Sebagai akibatnya, terjadi
     ketidakpastian dalam penentuan kewajiban pajak. Resolusi posisi pajak yang diambil oleh Perusahaan,
     dapat berlangsung bertahun-tahun dan sangat sulit untuk memprediksi hasil akhirnya. Apabila terdapat
     perbedaan perhitungan pajak dengan jumlah yang telah dicatat, perbedaan tersebut akan berdampak pada
     pajak penghasilan dan pajak tangguhan dalam tahun dimana penentuan pajak tersebut dibuat.


     Aset pajak tangguhan, termasuk yang timbul dari rugi fiskal, besaran capital allowance , dan perbedaan
     temporer lainnya, diakui hanya apabila dianggap lebih mungkin daripada tidak bahwa mereka dapat
     diterima kembali, dimana hal ini tergantung pada kecukupan pembentukan laba kena pajak di masa depan.
     Sama seperti “penurunan nilai aset non-keuangan” asumsi atas laba kena pajak masa depan yang dapat
     dihasilkan sangat dipengaruhi oleh estimasi dan asumsi manajemen atas volume penjualan, harga
     komoditas, dan lain-lain; yang mana terpapar risiko dan ketidakpastian, sehingga terdapat kemungkinan
     perubahan keadaan akan mengubah proyeksi laba kena pajak di masa mendatang.


     Kewajiban imbalan pascakerja

     Nilai kini kewajiban imbalan pascakerja tergantung pada beberapa faktor yang ditentukan dengan dasar
     aktuarial berdasarkan beberapa asumsi. Asumsi yang digunakan untuk menentukan biaya/(penghasilan)
     pensiun neto mencakup tingkat diskonto dan kenaikan gaji di masa datang. Adanya perubahan pada
     asumsi ini akan mempengaruhi jumlah tercatat kewajiban imbalan pascakerja.


     Perusahaan menentukan tingkat diskonto dan kenaikan gaji masa datang yang sesuai pada akhir tahun
     pelaporan. Tingkat diskonto adalah tingkat suku bunga yang harus digunakan untuk menentukan nilai kini
     atas estimasi arus kas keluar masa depan yang diharapkan untuk menyelesaikan kewajiban imbalan
     pascakerja. Dalam menentukan tingkat suku bunga yang sesuai, Perusahaan mempertimbangkan tingkat
     suku bunga obligasi pemerintah yang didenominasikan dalam mata uang imbalan akan dibayar dan
     memiliki jangka waktu yang serupa dengan jangka waktu kewajiban imbalan pascakerja yang terkait.


     Untuk tingkat kenaikan gaji masa datang, Perusahaan mengumpulkan data historis mengenai perubahan
     gaji dasar pekerja dan menyesuaikannya dengan perencanaan bisnis masa datang.




                                                     24
Page 32
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                    PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                           DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                       31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)
     Penurunan nilai aset nonkeuangan dan aset tetap

     Jumlah nilai yang dapat dipulihkan kembali dari sebuah aset atau kelompok aset penghasil kas diukur
     berdasarkan nilai yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual atau nilai pakai.
     Penentuan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual atau nilai pakai mewajibkan manajemen untuk
     membuat estimasi dan asumsi atas tingkat produksi yang diharapkan dan volume penjualan, harga
     komoditas (mempertimbangkan harga saat ini dan harga masa lalu, tren harga dan faktor-faktor terkait),
     cadangan (lihat ‘Estimasi Cadangan’), biaya operasi, biaya penutupan dan rehabilitasi serta belanja modal
     di masa depan. Estimasi dan asumsi ini terpapar risiko dan ketidakpastian; sehingga terdapat kemungkinan
     perubahan situasi yang dapat mengubah proyeksi ini, sehingga dapat mempengaruhi nilai aset yang dapat
     dipulihkan kembali. Dalam keadaan seperti itu, sebagian atau seluruh nilai tercatat aset mungkin akan
     mengalami penurunan nilai lebih lanjut atau terjadi pengurangan rugi penurunan nilai yang dampaknya
     akan dicatat dalam laba rugi.

4.   KAS DAN SETARA KAS
     Kas dan setara kas terdiri dari:
                                                                         2025                   2024
     Kas                                                                  74.561.700            175.165.505
     Kas di bank
     Pihak ketiga
       Rupiah
         PT Bank Central Asia Tbk                                      1.988.577.189           3.082.268.828
         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                        1.903.767.359           1.523.542.109
         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                   264.989.278             338.984.430
         PT Bank Pan Indonesia Tbk                                        15.344.915              16.414.836
         PT Bank Bukopin Tbk                                               7.587.499              83.722.479
                                                                       4.180.266.240           5.044.932.682
     Deposito Berjangka
     Pihak ketiga
       Rupiah
         PT Bank Capital                                                 502.301.370            502.385.425
         PT Bank MNC                                                     500.000.000                    -
                                                                       1.002.301.370            502.385.425
     Jumlah                                                            5.257.129.310           5.722.483.612

     Deposito berjangka mempunyai jangka waktu 1 bulan dan memiliki tingkat bunga berkisar antara 5,75% -
     7,25% per tahun pada 31 Desember 2025 dan 2024.

     Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 tidak terdapat bank yang dibatasi penggunaannya dan seluruh
     bank ditempatkan pada pihak ketiga.




                                                     25
Page 33
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                    PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                           DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                       31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5.   PIUTANG USAHA
     Akun ini merupakan piutang atas jasa penyewaan kamar hotel dan spa, berikut fasilitas dan penunjang
     lainnya dengan rincian per 31 Desember 2025 dan 2024 sebagai berikut:
     a.   Berdasarkan pelanggan
                                                                                2025             2024
          Pelanggan yang telah check out:
           MG BedBank                                                                   -        163.030.000
           PT Mitra Global Holiday                                              205.822.000       44.150.000
           Pelanggan sektor pemerintahan                                         97.523.600      125.842.900
           Klik N Book                                                           27.016.000       16.250.000
           Online Travel Agent                                                   17.253.000       37.129.153
           Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 10.000.000)                     112.714.818       60.927.400
            Sub Jumlah                                                          460.329.418      447.329.453
          Pelanggan yang belum check out                                         75.829.938      137.368.479
          Kartu Kredit                                                            4.820.000       12.105.650
          Kartu Debit                                                               315.000        3.346.250
                                                                                541.294.356      600.149.832
          Provisi atas penurunan nilai                                           (6.814.042)       (4.161.434)
          Jumlah                                                                534.480.314      595.988.398

     b.   Berdasarkan umur
          Rincian piutang berdasarkan umur piutang per 31 Desember 2025 dan 2024 sebagai berikut:
                                                                                2025             2024
          0 - 30 hari                                                           365.799.050      487.712.967
          31 - 60 hari                                                          143.179.320       72.536.865
          61 - 90 hari                                                           23.793.334       39.900.000
          > 90 hari                                                               8.522.652              -
                                                                                541.294.356      600.149.832

     Kolektibilitas piutang usaha pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:
                                                                                2025             2024
     Rata-rata Piutang usaha - Bersih                                       565.234.356           496.125.814
     Penjualan                                                           20.728.192.009        22.552.571.484
     Kolektibilitas Piutang                                                10 hari               8 hari

     Seluruh piutang usaha kepada pihak ketiga merupakan piutang kepada pelanggan dalam mata uang
     Rupiah serta tidak dikenakan jaminan dan bunga serta tidak digunakan sebagai jaminan kredit.
     Mutasi provisi penurunan nilai piutang lain-lain adalah sebagai berikut:
                                                                                2025             2024
     Saldo awal                                                                   4.161.434         5.317.921
     Penambahan (pemulihan) Penyisihan                                            2.652.608        (1.156.487)
     Saldo akhir                                                                  6.814.042         4.161.434

     Manajemen berpendapat bahwa provisi penurunan nilai piutang lain-lain tersebut cukup untuk menutupi
     kerugian dari tidak tertagihnya piutang lain-lain.




                                                       26
Page 34
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                    PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                           DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                       31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

6.   PIUTANG LAIN-LAIN
                                                                        2025                     2024
     Pihak ketiga
       Karyawan                                                         106.775.000               52.075.000
       Piutang Bunga                                                      1.618.374                2.149.551
       Sub Jumlah                                                       108.393.374               54.224.551
     Pihak berelasi (Catatan 12b)                                          2.970.000                     -
                                                                        111.363.374               54.224.551
     Provisi atas penurunan nilai                                                -                       -
     Jumlah                                                             111.363.374               54.224.551

     Seluruh piutang lain-lain dalam mata uang Rupiah serta tidak dikenakan jaminan dan bunga.
     Manajemen berkeyakinan bahwa seluruh piutang lain-lain dapat tertagih sehingga tidak perlu dilakukan
     cadangan kerugian penurunan nilai.

7.   PERSEDIAAN

                                                                        2025                     2024
     Makanan                                                            107.724.497               87.872.488
     Minuman                                                             64.710.910               58.220.507
     Lain-lain                                                          289.573.729              286.993.359
     Jumlah                                                             462.009.136              433.086.354

     Jumlah persediaan yang diakui sebagai beban masing-masing sebesar Rp2.079.938.548 dan
     Rp1.992.671.846 untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.

     Berdasarkan hasil penelaahan terhadap kondisi fisik dari persediaan, Manajemen berkeyakinan bahwa
     tidak perlu dilakukan penyisihan atas keusangan persediaan karena Manajemen berkeyakinan bahwa
     seluruh persediaan dapat dijual atau digunakan sesuai dengan periode peruntukannya.


     Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, persediaan tidak diasuransikan atas resiko kerugian,
     kebakaran dan bencana alam. Manajemen memahami adanya risiko yang terkait sehubungan dengan
     persediaan yang tidak diasuransikan.


8.   PERLENGKAPAN
                                                                        2025                     2024
     Linen                                                            1.285.802.292          1.223.611.943
     Perkakas, Alat, Bahan bakar dan supply                             168.766.713            157.781.307
     Barang Pecah Belah                                                 157.757.265            156.966.162
     Seragam                                                             29.840.810             12.049.043
     Perangkat Makan Perak                                               29.795.276             28.526.704
     Lain-lain                                                           65.391.851             53.746.052
     Jumlah                                                           1.737.354.207          1.632.681.211




                                                    27
Page 35
                                  PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                            PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                                   DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                               31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

9.    UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DIMUKA

                                                                                       2025                       2024
      Uang muka:
       Uang muka pembelian                                                             181.551.173                184.063.584
       Uang muka karyawan                                                                3.000.000                 73.000.000
      Biaya Dibayar di Muka:
        Beban Tangguhan                                                                311.322.356                        -
        Perijinan                                                                       69.724.525                243.581.620
        Asuransi                                                                        50.684.052                206.180.688
        Sewa                                                                            39.797.213                 68.128.684
        Kontrak Service                                                                 19.252.673                 45.796.862
        Lain-lain                                                                       31.184.509                 13.922.816
      Jumlah                                                                           706.516.501                834.674.254

      Bagian lancar                                                                    706.516.501                832.486.351
      Bagian tidak lancar                                                                      -                    2.187.903
                                                                                       706.516.501                834.674.254


10.   ASET TETAP
                                                                            2025

                                     Saldo Awal        Penambahan        Pengurangan          Reklasifikasi        Saldo Akhir

      Biaya Perolehan:
       Pemilikan Langsung
         Tanah                       332.483.700.000                -               -                         -   332.483.700.000
         Bangunan                     73.789.700.000                -               -                         -    73.789.700.000
         Kendaraan                     8.373.340.022                -       269.200.000                       -     8.104.140.022
         Perabot dan peralatan        16.249.974.135      627.713.833        85.490.337           383.619.264      17.175.816.895
                                                                                                                              -
       Jumlah Pemilikan
        Langsung                     430.896.714.157      627.713.833       354.690.337           383.619.264     431.553.356.917
       Aset Hak Guna
        Kendaraan                       282.600.000                 -               -                         -       282.600.000

       Aset Tetap dalam                                                                                                          -
         Pembangunan                    201.795.000       352.237.274               -            (383.619.264)        170.413.010
                                                                                                                              -

       Jumlah                        431.381.109.157      979.951.107       354.690.337                       -   432.006.369.927

      Akumulasi Penyusutan:
       Pemilikan Langsung
         Bangunan                      5.552.646.923     5.552.646.923              -                         -    11.105.293.846
         Kendaraan                     8.080.561.309      224.454.435       269.200.000                       -     8.035.815.744
         Perabot dan peralatan        13.844.502.894      732.997.830        85.490.337                       -    14.492.010.387
                                                                                                                              -

       Jumlah Pemilikan Langsung      27.477.711.126     6.510.099.188      354.690.337                       -    33.633.119.977
                                                                                                                              --
       Aset Hak Guna
         Kendaraan                        58.875.000       35.325.000               -                         -        94.200.000

      Nilai buku - bersih            403.844.523.031                                                              398.279.049.950




                                                               28
Page 36
                                PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                          PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                                 DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                             31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10.   ASET TETAP (lanjutan)
                                                                          2024

                                   Saldo Awal        Penambahan        Pengurangan      Reklasifikasi       Saldo Akhir

      Biaya Perolehan:
       Pemilikan Langsung
       Tanah                       332.483.700.000                -               -                     -   332.483.700.000
       Bangunan                     73.789.700.000                -               -                     -    73.789.700.000
       Kendaraan                     8.373.340.022                -               -                     -     8.373.340.022
       Perabot dan peralatan        15.056.488.374      782.778.625       114.500.000       525.207.136      16.249.974.135
                                                                                                                        -

       Jumlah Pemilikan Langsung   429.703.228.396      782.778.625       114.500.000       525.207.136     430.896.714.157
       Aset Hak Guna
         Kendaraan                    282.600.000                 -               -                     -      282.600.000

       Aset Tetap dalam                                                                                                   -
         Pembangunan                  427.207.136       659.779.075       359.984.075      (525.207.136)       201.795.000
                                                                                                                       -

       Jumlah                      430.413.035.532     1.442.557.700      474.484.075                   -   431.381.109.157

      Akumulasi Penyusutan:
       Pemilikan Langsung
       Bangunan                                 -      5.552.646.923              -                     -     5.552.646.923
       Kendaraan                     7.842.390.639      238.170.670               -                     -     8.080.561.309
       Perabot dan peralatan        13.220.130.379      738.872.515       114.500.000                   -    13.844.502.894
                                                                                                                        -

       Jumlah Pemilikan Langsung    21.062.521.018     6.529.690.108      114.500.000                   -    27.477.711.126
                                                                                                                        --
       Aset Hak Guna
         Kendaraan                      23.550.000       35.325.000               -                     -        58.875.000

      Nilai buku - bersih          409.326.964.514                                                          403.844.523.031


      Tanah milik Perusahaan dan Entitas Anak merupakan tanah yang berlokasi di Jakarta Pusat
      (Pejompongan), Jakarta Selatan (Falatehan dan Pondok Pinang), Kepulauan Seribu, NTT (Tanjung
      Karoso) dan Bali (Canggu) dengan total area seluas masing-masing seluas 1.175.063m2 pada 31
      Desember 2025 dan 2024.

      Tanah, bangunan dan perabotan dan peralatan yang berlokasi di Jalan Falatehan I No.21-22, Melawai,
      Jakarta Selatan (Sotis Falatehan) dan di Jalan Raya Kayu Tulang, Desa Canggu (Sotis Villa Canggu)
      digunakan oleh PT Dwimukti Mitra Wisata (Entitas Anak) untuk menjalankan kegiatan usaha perhotelan.
      Pada tahun 2025 dan 2024, tanah dan bangunan di Jalan Falatehan tersebut dijadikan sebagai jaminan
      sehubungan dengan pinjaman bank yang diperoleh Entitas Anak dari PT Bank Negara Indonesia (Persero)
      Tbk (Catatan 17).
      Atas tanah di Kepulauan Seribu, Perusahaan menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB)
      tertanggal 8 Mei 2015 dengan PT Setia utama Island atas pembelian sebuah villa dengan total area seluas
      1.500 m2 yang berlokasi di Pulau Tengah, Kepulauan Seribu dengan harga beli sebesar
      Rp15.800.000.000. Aset tersebut telah diserah terima dengan baik oleh Perusahaan melalui berita acara
      serah terima dengan PT Setia utama Island.

      Aset tanah dan bangunan villa di Kepulauan Seribut sedang dalam proses penjualan dengan cara
      pengalihan PPJB oleh Perusahaan kepada pihak berelasi (Catatan 37).




                                                             29
Page 37
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                            DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                        31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10.   ASET TETAP (lanjutan)
      Aset dalam penyelesaian merupakan proyek pembangunan fasilitas pendukung hotel yang masih dalam
      tahap penyelesaian.

      Alokasi beban penyusutan adalah sebagai berikut:
                                                                              2025                  2024
      Beban umum dan administrasi (Catatan 27)                              6.545.424.188          6.565.015.108
      Jumlah                                                                6.545.424.188          6.565.015.108

      Biaya perolehan aset tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan sebesar Rp19.783.172.151
      dan Rp19.051.672.274 masing-masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.

      Aset tetap tidak termasuk tanah telah diasuransikan terhadap risiko akibat kerusakan, bencana alam,
      kebakaran dan risiko lainnya pada PT Asuransi Central Asia dengan nilai pertanggungan sebesar
      Rp119.692.733.894 pada 31 Desember 2025 dan 2024. Manajemen akan meningkatkan nilai
      pertanggungan tersebut untuk menutupi kerugian yang mungkin terjadi.

      Analisis laba (rugi) terkait yang timbul dari penjualan aset tetap adalah sebagai berikut:
                                                                              2025                  2024
      Harga jual                                                              191.351.352            21.793.694
      Nilai buku                                                                      -                     -
      Laba atas penjualan aset tetap                                          191.351.352            21.793.694

      Perusahaan telah melakukan penilaian kembali aset tetap pada tahun 2023 dengan Laporan No.
      00068/2.0004-14/PI/03/0595/1/VI/2024 tanggal 28 Juni 2024 oleh KJPP Pung's Zulkarnain dan Rekan yang
      ditandatangani oleh Ir. Aguson Rosano. MAPPI (Cert.) Laporan penilaian tersebut dilakukan sesuai dengan
      Standar Penilaian Indonesia (SPI) yang ditentukan berdasarkan transaksi terkini dalam ketentuan yang
      wajar dan Peraturan Bapepam-LK No.VIII.C.4 tentang pedoman penilaian dan penyajian laporan penilaian
      properti di pasar modal. Penilaian kembali aset tetap untuk tanah pada tanggal 31 Desember 2023 hanya
      untuk tujuan akuntansi sesuai dengan PSAK No. 216 tentang “Aset Tetap” dan tidak ditujukan untuk tujuan
      pajak. Penentuan nilai wajar dilakukan dengan metode pendekatan biaya.




                                                         30
Page 38
                                 PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                           PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                                  DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                              31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10.   ASET TETAP (lanjutan)
                                                                        31 Desember 2023

      No.        Lokasi                       Alamat Aset                              Jenis Aset              Nilai Wajar        Metode Pendekatan

       1.     Jakarta        Jl. Falatehan I No. 21-22                          Tanah (523 m2)                  36.262.200.000    Pendekatan Biaya
                             Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan           Bangunan (3.020 m2)             21.744.000.000    dan Pendapatan

       2.     Jakarta        Jl. Penjernihan Bendungan                          Tanah (501 m2)                  29.904.700.000    Pendekatan Biaya
                             Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat                  Bangunan (2.974 m2)             19.925.800.000    dan Pendapatan
       3.     Jakarta        Jl. Pinang Kuningan I No.25 Kel. Pondok            Tanah (3.027 m2)                60.181.200.000    Pendekatan Pasar
                             Pinang      Kec. Kebayoran Lama Jakarta
                             Selatan
       4.     Jakarta        Lexington Apartement L : 26-06, Jl. Deplu Raya     Bangunan - Apartemen              2.020.600.000   Pendekatan Pasar
                             No. 12, Bintaro Pesanggrahan Jakarta Selatan       Lexington (68 m2)

                             Lexington Apartement L : 26-08, Jl. Deplu Raya     Bangunan - Apartemen              2.279.400.000   Pendekatan Pasar
                             No. 12, Bintaro Pesanggrahan Jakarta Selatan       Lexington (76 m2)

       5.     Jakarta        Pulau Tengah Kav. 51, Pulau Pari, Pulau Seribu     Tanah (1.500 m2)                18.761.600.000    Pendekatan Biaya
                             Selatan, Kep. Seribu                                                                                 dan Pendapatan
                                                                                Bangunan (1.677 m2)             17.608.500.000
       6.     Sumba Barat    Desa Tanjung Karoso, Kec. Kodi, Kab. Sumba         Tanah (1.162.282 m2)           135.615.700.000    Pendekatan
              Daya, Nusa     Barat Nusa Tenggara Timur                                                                            Pendapatan
              Tenggara
              Timur
       7.     Canggu, Bali   Jalan Raya Kayutulang,                             Tanah (7.230 m2)                51.758.300.000    Pendekatan Biaya
                             Desa Canggu, Kec. Kuta Utara, Kab. Badung,         Bangunan (1.674 m2)             10.211.400.000    dan Pendapatan
                             Bali

                                                                                  Jumlah                       406.273.400.000


      Surplus revaluasi aset tetap diikhtisarkan sebagai berikut:


                                                                                               Nilai Buku Sebelum
      Jenis                                                             Nilai Wajar                  Revaluasi                Surplus Revaluasi
      Tanah                                                          332.483.700.000                   307.798.580.933             24.685.119.067
      Bangunan                                                        73.789.700.000                    60.360.677.009             13.429.022.991
      Jumlah                                                         406.273.400.000                   368.159.257.942             38.114.142.058


      Mutasi surplus revaluasi aset tetap untuk tahun 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                                                           2025                       2024

      Saldo awal                                                                                        183.875.074.658           183.875.074.658
      Surplus revaluasi pada 31 Desember 2025                                                                         -                         -
      Kepentingan Non-Pengendali                                                                                      -                         -

                                                                                                        183.875.074.658           183.875.074.658
      (Beban) Manfaat Pajak Penghasilan Terkait                                                                       -                         -

      Jumlah                                                                                            183.875.074.658           183.875.074.658




                                                                           31
Page 39
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                            DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                        31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11.   ASET LAIN-LAIN
      Rincian per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                          2025                      2024
      Kas yang dibatasi penggunaannya                                   1.200.000.000             1.200.000.000
      Jumlah                                                            1.200.000.000             1.200.000.000

      Kas yang di batasi penggunaannya adalah uang jaminan sehubungan dengan pinjaman kredit investasi
      BNI, yang dapat digunakan ketika hutang sudah lunas.

12.   TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI

      a.   Sifat hubungan dengan pihak berelasi
           Dalam kegiatan usaha normal, Perusahaan dan Entitas Anak melakukan transaksi keuangan dengan
           pihak-pihak berelasi.

           Sifat Pihak Berelasi
           Hubungan dan jenis akun atau transaksi dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:

            No.           Pihak Berelasi                    Hubungan               Sifat Saldo Akun/Transaksi
             1.   Herman Herry Adranacus             Pemegang Saham dan           Utang lain-lain
                                                    Komisaris Utama di Entitas
                                                              Anak
             2.   PT Dwimukti Graha Elektrindo      Di bawah pengendali yang      Piutang lain-lain; Utang lain-
                                                  sama dengan Perusahaan dan      lain
                                                          Entitas Anak
             3.   PT Dwimukti Inti Boga             Di bawah pengendali yang      Piutang lain-lain; Utang lain-
                                                  sama dengan Perusahaan dan      lain
                                                          Entitas Anak
             4.   PT Sotis Hotel Manajemen          Di bawah pengendali yang      Piutang lain-lain; Utang lain-
                                                  sama dengan Perusahaan dan      lain
                                                          Entitas Anak
      b.   Piutang lain-lain
                                                                          2025                      2024
           PT Sotis Hotel Manajemen                                          2.970.000                       -
                                                                             2.970.000                       -
           Provisi atas penurunan nilai                                            -                         -
           Jumlah                                                            2.970.000                       -

           Bagian lancar                                                     2.970.000                       -
           Bagian tidak lancar                                                     -                         -
           Jumlah                                                            2.970.000                       -
           Persentase terhadap jumlah aset                                     0,00072                       -




                                                      32
Page 40
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                        PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                               DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                           31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12.   TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

      c.   Utang lain-lain

                                                                            2025               2024
           PT Dwimukti Graha Elektrindo                                 111.202.426.473    101.468.048.747
           PT Dwimukti Inti Boga                                          9.113.366.670                -
           Herman Herry Adranacus                                         5.627.698.483      5.627.698.483
           PT Sotis Hotel Manajemen                                       1.525.031.000      1.300.031.000
           Jumlah                                                       127.468.522.626    108.395.778.230

           Bagian lancar                                                 10.638.397.670      1.300.031.000
           Bagian tidak lancar                                          116.830.124.956    107.095.747.230
           Jumlah                                                       127.468.522.626    108.395.778.230
           Persentase terhadap jumlah liabilitas                                   54,03              47,93

           Transaksi signifikan dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:

           PT Dwimukti Graha Elektrindo ("DGE")
           Pada tahun 2025, Perusahaan dan Entitas Anak memperoleh tambahan dana dari DGE untuk
           operasional sehingga saldo utang per 31 Desember 2025 menjadi sebesar Rp111.202.426.473 terdiri
           dari saldo utang PT SMK sebesar Rp87.371.486.634, PT DMW sebesar Rp19.594.205.811 dan saldo
           utang PT TKP sebesar Rp 4.236.734.028.

           a.   SMK

                Pada tahun 2024 terdapat perjanjian pembaharuan utang (Novasi) pada 31 Desember 2024
                dengan Nomor: 225/SMK-DGE-DMW/PPH/XXI/2024 antara PT Dwimukti Graha Elektrindo, PT
                Dwimukti Mitra Wisata dan PT Satria Mega Kencana. Perjanjian ini bertujuan untuk mengalihkan
                atau memindahkan seluruh Piutang DMW tersebut kepada DGE melalui perhitungan utang
                dengan nilai Utang DMW ke DGE. Hasil Novasi tersebut mengakibatkan Perusahaan mempunyai
                kewajiban pembayaran hutang kepada DGE sebesar Rp86.436.286.635


                Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman dari DGE berdasarkan Perjanjian Pinjaman No.
                005A/SMK-DGE/PP/I/2025 tertanggal 2 Januari 2025. Pinjaman tersebut diberikan sampai
                dengan paling banyak sebesar Rp940.000.000, berlakua selama 2 (dua) tahun terhitung sejak
                tanggal penandatanganan Perjanjian dan akan berakhir taggal 2 Januari 2027, bunga 0% (nol
                persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan
                secara bertahap ataupun seluruhnya secara sekaligus, sesuai dengan kemampuan kondisi
                keuangan Perusahaan.

                Berdasarkan perjanjian-perjanjian tersebut diatas, saldo utang SMK kepada DGE sebesar
                Rp87.371.486.634




                                                        33
Page 41
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                            DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                        31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12.   TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

      c.   Utang lain-lain (lanjutan)

           PT Dwimukti Graha Elektrindo ("DGE") (lanjutan)
           b.   DMW

                DMW melakukan transaksi dengan pihak berelasi DGE yang meliputi transaksi pinjam-meminjam
                uang, serta pembayaran terlebih dahulu beban-beban usaha dan transaksi lainnya.


                Atas transaksi tersebut Perusahaan dan DGE tersebut telah terikat hubungan hutang piutang
                berdasarkan:
                1) Nota Kesepahaman tertanggal 29 Desember 2017 juncto Addendum Nota Kesepahaman
                    tertangal 31 Desember 2018 juncto Penegasan Kedua Nota Kesepahaman tertanggal 30
                    Desember 2022
                2) Perjanjian Penegasan Perjanjian Hutang Piutang Nomor : 191a/PPHS/XII/2021 tertanggal 31
                    Desember 2021 juncto Addendum Perjanjian Hutang Piutang No.282/PPPS/XII/2022
                    tertanggal 30 Desember 2022 juncto Addendum II Perjanjian Hutang Piutang No.284/DGE-
                    DMW/PHP/XII/2023 tertanggal 29 Desember 2023 juncto Addendum III Perjanjian Hutang
                    Piutang Nomor : 213/DGE-DMW/PHP/XII/2024 tertanggal 30 Desember 2024 Perusahaan
                    menerima pinjaman dari DGE sebesar Rp88.425.009.260.


                Pada tahun 2024 terdapat perjanjian pengalihan utang (Novasi) pada 31 Desember 2024 dengan
                Nomor:225/SMK-DGE-DMW/PPH/XXI/2024 antara PT Dwimukti Graha Elektrindo, PT Dwimukti
                Mitra Wisata dan PT Satria Mega Kencana. Perjanjian ini bertujuan untuk mengalihkan atau
                memindahkan seluruh Piutang DMW tersebut kepada DGE melalui perhitungan utang dengan
                nilai Utang DMW ke DGE sehingga saldo hutang DMW kepada DGE sebesar Rp11.574.205.811.


                Berdasarkan   Addendum      IV   Perjanjian Hutang Piutang   No.260/DMW-DGW/PHP-
                Addendem/XII/2025 tertanggal 30 Desember 2025 DMW mengakui dan menerima pinjaman dari
                DGE sebesar Rp19.594.205.811.

           c.   TKP

                Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Dwimukti Graha Elektrindo ("DGE")
                berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang No. 190a/PHP/XII/2021 tertanggal 31 Desember 2021
                untuk keperluan operasional. Pinjaman tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per
                tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara
                bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow Perusahaan.


                Berdasarkan Addendum Perjanjian Hutang Piutang No.217/TKP-DGE/PHP/XII/2024 tertanggal 31
                Desember 2024 Perusahaan mengakui dan menerima pinjaman dari DGE sebesar
                Rp3.457.556.303.

                Berdasarkan Addendum Perjanjian Hutang Piutang No.355/TKP-DGE/PHP-Addendum/XII/2025
                tertanggal 31 Desember 2025 Perusahaan mengakui dan menerima pinjaman dari DGE sebesar
                Rp4.236.734.028.




                                                    34
Page 42
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                            DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                        31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12.   TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

      c.   Utang lain-lain (lanjutan)

           Herman Herry Adranacus ("HHA")
           a.   DMW

                Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham No.041/PPS/I/2015 tanggal5 Januari 2015
                antara DMW dengan HHA (Pihak pertama) ,dimana pihak pertama setuju untuk memberikan
                pinjaman sebanyak-banyaknya Rp4.000.000.000 yang dapat diterima sekaligus ataupun secara
                bertahap. Atas pinjaman tersebut tidak dikenakan bunga dan dibayarkan kembali setiap bulannya
                dengan nominal yang disesuaikan dengan keuangan DMW.

                Perjanjian tersebut telah diubah beberapa kali yaitu sebagai berikut:
                1.   Penegasan Pertama No.046/PPPS/I/2016 tanggal 5 Januari 2016, dimana DMW mengakui
                     utang kepada pihak pertama sebesar Rp3.712.180.219. Saldo utang DMW per 31
                     Desember 2016 adalah sebesar Rp 3.712.180.219.
                2.   Penegasan Kedua No.046/PPPS/I/2017 tanggal 5 Januari 2017, dimana DMW mengakui
                     utang kepada pihak pertama sebesar Rp3.712.180.219. Saldo utang DMW per 31
                     Desember 2017 adalah sebesar Rp 3.712.180.219.
                3.   Perubahan Perjanjian Utang Piutang No.071B/PPHP/XII/2018 tanggal 31 Mei 2018, dimana
                     DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp6.627.698.483. Saldo utang DMW
                     per 31 Mei 2018 sebesar Rp 6.627.698.483.
                4.   Penegasan Perjanjian Utang Piutang No.128/PPPS/XII/2018 tanggal 31 Desember 2018,
                     dimana DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp6.627.698.483. Saldo
                     utang DMW per 31 Desember 2018 sebesar Rp6.627.698.483.

                5.   Penegasan Perjanjian Utang Piutang No.185A/PPPS/XII/2021 tanggal 31 Desember 2021,
                     dimana DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp6.627.698.483. Saldo
                     utang DMW per 31 Desember 2021 sebesar Rp6.627.698.483.

                6.   Penegasan Perjanjian Utang Piutang No.285/PHP/XII/2022 tanggal 30 Desember 2022,
                     dimana DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp6.627.698.483. Saldo
                     utang DMW per 31 Desember 2022 sebesar Rp6.627.698.483.

                7.   Perjanjian Pembaharuan Utang (Novasi) No.279/HH-DMW/PHP/XII/2023 tanggal 29
                     Desember 2023, dimana DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar
                     Rp5.627.698.483. Saldo utang DMW per 31 Desember 2023 sebesar Rp5.627.698.483.



                8.   Perjanjian Utang No. 222/HH-DMW/PPH/XII/2024 tanggal 30 Desember 2024, dimana
                     DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp5.627.698.483. Saldo utang DMW
                     per 31 Desember 2025 dan 2024 sebesar Rp5.627.698.483


                Pada tahun 2025 Perusahaan mengakui dan menerima pinjaman dari Herman Hery Adranacus
                sebesar Rp5.627.698.483 berdasarkan surat Pengakuan Hutang No. 357/DMW-
                HH/PPH/XII/2025 tertanggal 30 Desember 2025. Atas pinjaman tersebut tidak dikenakan bunga
                dan dibayarkan kembali setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan keuangan
                Perusahaan.




                                                      35
Page 43
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                            DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                        31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12.   TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

      c.   Utang lain-lain (lanjutan)

           PT Sotis Hotel Manajemen ("SHM")
           Berdasarkan Perjanjian Manajemen Hotel No.0012/CTR/SHM/VIII/2018 tanggal 1 Agustus 2018 antara
           Entitas Anak (PT Dwimukti Mitra Wisata) dengan PT Sotis Hotel Manajemen (SHM), bahwa Entitas
           Anak bermaksud menggunakan merk Sotis, sistem manajemen serta jasa pengelolaan hotel dari SHM.
           Atas perjanjian ini, Entitas Anak membayar biaya pelaksanaan pekerjaan yang terdiri dari incentive
           management fee sebesar Rp70.000.000 setiap bulan untuk masing-masing hotel. Selain itu, Entitas
           Anak wajib mencadangkan 3% dari GOP (Gross Operating Profit ) hotel setiap bulannya sebagai
           cadangan untuk penggantian, penambahan dan penyempurnaan alat terpasang dan perlengkapan
           hotel. Dalam tahun 2025 dan 2024, Entitas Anak membayar jasa manajemen kepada SHM masing-
           masing sebesar Rp1.800.000.000 yang dicatat sebagai “Jasa Manajemen” sebagai bagian dari Beban
           Umum dan Administrasi (Catatan 27).


           Pada tahun 2025, biaya Jasa Manajemen (Management Fee ) yang belum dibayar atas pengoperasian
           Sotis Hotel sebesar Rp987.000.000. Terhadap biaya Jasa Manajemen (Management Fee ) ini tidak
           dikenakan biaya tambahan berupa denda dan/atau bunga atas keterlambatan pembayaran yang belum
           dilakukan oleh Perusahaan.

           Perusahaan melakukan transaksi dengan SHM yang meliputi transaksi pinjam-meminjam uang yang
           diperuntukan bagi keperluan operasional usaha. Berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang Nomor
           177/DMW-SHM/XII/2018 tertanggal 31 Desember 2018 dan Addendum V Perjanjian Hutang Piutang
           No.358/DMW-HH/PHP-Addendum/XII/2025 tertanggal 30 Desember 2025 Perusahaan mengakui dan
           menerima pinjaman dari DGE sebesar Rp538.031.000. Pinjaman diberikan dengan bunga 0% (nol
           persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya

           Total Utang DMW kepada SHM sebesar Rp1.525.031.000 dan Rp1.300.031.000 pada 31 Desember
           2025 dan 2024.

           PT Dwimukti Inti Boga ("DIB")
           Per 31 Desember 2025, saldo utang Perusahaan dan entitas anak kepada DIB sebesar
           Rp9.113.366.670 terdiri dari saldo utang SMK sebesar Rp2.802.193.381, DMW sebesar
           Rp5.471.431.619 dan TKP sebesar Rp839.741.670.

           a.   SMK

                Berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang No. 253/DIB-SMK/PHP/VIII/2025 tertanggal 24 Agustus
                2025 SMK mengakui dan menerima pinjaman dari DIB sebesar Rp2.802.193.381. Pinjaman
                tersebut diberikan untuk keperluan operasional DMW dengan plafond pinjaman sebesar
                Rp3.000.000.000, bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya.
                Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang
                disesuaikan dengan cash flow Perusahaan.

           b.   DMW

                Berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang No. 209/DIB-DMW/PHP/VII/2025 tertanggal 21 Juli 2025
                DMW mengakui dan menerima pinjaman dari DIB sebesar Rp5.471.431.619. Pinjaman tersebut
                diberikan untuk keperluan operasional DMW dengan plafond pinjaman sebesar Rp8.500.000.000,
                bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman
                dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash
                flow Perusahaan.




                                                      36
Page 44
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                            DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                        31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12.   TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

      c.   Utang lain-lain (lanjutan)

           PT Dwimukti Inti Boga ("DIB") (lanjutan)
           c.   TKP

                Berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang No. 195/DIB-TKP/PHP/VII/2025 tertanggal 8 Juli 2025
                Perusahaan mengakui dan menerima pinjaman dari DIB sebesar Rp839.741.670. Pinjaman
                diberikan dengan plafond sebesar Rp1.000.000.000, tidak dikenakan bunga dan tanpa biaya
                tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan
                nominal yang disesuaikan dengan cash flow Perusahaan.

      d.   Kompensasi manajemen kunci

                                                                       2025                 2024
           Gaji dan imbalan jangka pendek lainnya untuk:
           - Dewan Komisaris                                           422.436.800           422.436.800
           - Direksi                                                 1.038.100.900         1.833.231.300
           Jumlah                                                    1.460.537.700         2.255.668.100
           Persentase terhadap jumlah
             beban umum dan administrasi                                      6,49                 10,35


13.   UTANG USAHA
      a.   Berdasarkan pemasok

                                                                       2025                 2024
           Pihak ketiga
             Rupiah
               Lapak Bawang Setiawan Pamungkas                          41.309.650                  -
               Sari Alam Supplier                                       37.061.375           83.511.154
               CV Jasa Boga Niaga                                       24.898.400           10.290.100
               Setya Laundry & Clean                                    23.077.702                  -
               UD Brojo Mulyo                                           22.993.360                  -
               Snack Bites                                              16.976.850                  -
               Makmur Stand Buah                                        15.878.700           10.649.695
               PT Sentralsari Primasentosa                              11.747.000           15.186.000
               Toko Maju Bersama                                        10.658.700                  -
               PT Fitra Food International                              10.002.494           15.192.133
               PT Rumah Duta Pangan                                            -             43.989.255
               PT Yuza Graha Gemilang Raya                                     -             18.482.750
               PT Seiga Plus Energy                                            -             17.800.000
               CV Santi Jaya Lestari                                           -             16.825.000
               PT Paskomnas Niaga Utama                                        -             16.161.454
               PT Sahih Mitra Sinergi                                          -             14.902.350
               Pastry The Maleo                                                -             14.284.830
               Jeng Rince Kitchen                                              -             11.634.000
               Pratama Laundry & Dry Cleaning                                  -             11.581.500
               Lain-lain (masing-masing dibawah Rp10.000.000)          114.185.058          182.513.847
           Jumlah                                                      328.789.289          483.004.068




                                                      37
Page 45
                             PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                       PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                              DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13.   UTANG USAHA (lanjutan)
      b.   Berdasarkan umur
           Rincian utang usaha dikategorikan berdasarkan tanggal tertagih adalah sebagai berikut :

                                                                           2025                      2024
           0 - 30 hari                                                     180.934.681               268.502.172
           31 - 60 hari                                                     98.823.138               100.481.677
           61 - 90 hari                                                     13.993.620                23.649.541
           > 90 hari                                                        35.037.850                90.370.678
           Jumlah                                                          328.789.289               483.004.068

      Seluruh utang usaha kepada pihak ketiga merupakan utang kepada pemasok dalam mata uang Rupiah per
      31 Desember 2025 dan 2024. Seluruh utang usaha berjangka waktu 30 sampai dengan 120 hari dan tanpa
      jaminan.

14.   UTANG LAIN-LAIN
                                                                           2025                      2024
      Pihak ketiga
        PT Asuransi Central Asia                                                   -                  39.797.164
        Lainnya                                                            142.261.465               118.931.243
                                                                           142.261.465               158.728.407
      Pihak berelasi (catatan 12c)                                     127.468.522.626        108.395.778.230
      Jumlah                                                           127.610.784.091        108.554.506.637

      Bagian lancar                                                     10.780.659.135          1.458.759.407
      Bagian tidak lancar                                              116.830.124.956        107.095.747.230
      Jumlah                                                           127.610.784.091        108.554.506.637

      Seluruh utang lain-lain kepada pihak berelasi dilakukan tanpa dikenakan bunga, tanpa jaminan dan jatuh
      tempo sewaktu-waktu.

15.   BEBAN AKRUAL

                                                                           2025                      2024
      Jasa Pelayanan                                                       574.011.153               600.236.472
      Kerusakan dan Penggantian                                            410.769.493               348.904.780
      Gaji dan Tunjangan                                                   263.228.831               385.109.061
      Jasa Profesional                                                     135.000.000               100.000.000
      Cadangan Penggantian Perlengkapan Inventaris Hotel                   119.845.196               218.507.172
      Komisi                                                                86.312.563                71.743.578
      Listrik dan Air                                                       78.546.790                77.548.025
      Pembelian aset                                                                 -               118.640.000
      Lain-lain                                                            154.817.515               356.638.067
      Jumlah                                                             1.822.531.541           2.277.327.155




                                                       38
Page 46
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                    PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                           DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                       31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16.   PERPAJAKAN
      a.   Pajak dibayar dimuka
                                                                         2025                   2024
           Perusahaan
             Pasal 21                                                            -                8.677.320
             Pajak Pertambahan Nilai                                   4.792.311.436          4.790.913.030
           Entitas anak
             Pasal 21                                                      3.676.393                    -
             Pasal 23                                                     37.769.360              5.891.637
           Jumlah                                                      4.833.757.189          4.805.481.987

      b.   Utang pajak
                                                                         2025                   2024
           Perusahaan
             Pajak penghasilan badan                                             -                      -
             Pasal 21                                                     45.498.930             75.842.550
             Pasal 23                                                      5.270.941                818.001
           Entitas anak
             Pajak penghasilan badan                                             -              234.667.904
             Pajak pembangunan 1                                         495.979.595            245.253.175
             Pasal 21                                                     26.902.146             64.411.616
             Pasal 23                                                      6.089.715             16.103.819
             Pasal 25/29                                                  95.311.397             40.633.909
             Pasal lainnya                                                44.000.000             44.000.000
           Jumlah                                                        719.052.724            721.730.974

      c.   Beban (Manfaat) Pajak Penghasilan
                                                                         2025                   2024
           Kini
             Anak                                                        324.191.177            478.471.358
             Penyesuaian Tahun Lalu                                                -             (1.963.745)
           Tangguhan
             Perusahaan                                                  (28.341.565)            96.345.678
             Anak                                                        (80.281.123)          (113.643.160)
           Jumlah                                                        215.568.489            459.210.131

           Rekonsiliasi antara laba sebelum Pajak Penghasilan, seperti yang disajikan dalam laporan laba rugi
           komprehensif, dengan taksiran laba fiskal untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025
           dan 2024 adalah sebagai berikut:
                                                                         2025                   2024
           Laba sebelum Pajak Penghasilan konsolidasian              (15.411.387.766)       (16.154.525.157)
           Laba sebelum Pajak Penghasilan - Entitas anak               5.936.184.750          5.970.027.232
           Laba sebelum Pajak Penghasilan Perusahaan                  (9.475.203.016)       (10.184.497.925)
           Beda waktu:
           Selisih Penyusutan Aset Tetap Komersial dan Fiskal                    -            1.716.091.422
           Beban Imbalan Kerja                                           128.825.295           (437.934.900)
                                                                         128.825.295          1.278.156.522




                                                     39
Page 47
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                    PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                           DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                       31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16.   PERPAJAKAN (lanjutan)

      c.   Beban (Manfaat) Pajak Penghasilan (lanjutan)

                                                                          2025                   2024

           Beda tetap:
           Jasa giro                                                           (1.754)              (556.062)
           Beban yang tidak dapat dikurangkan lain-lain                   587.348.045            625.960.919
                                                                          587.346.291            625.404.857
           Taksiran Rugi Fiskal                                         (8.759.031.430)        (8.280.936.546)
           Rugi Fiskal Tahun sebelumnya:
             Tahun 2020                                                 (8.273.978.141)        (8.273.978.141)
             Tahun 2021                                                 (8.912.287.273)        (8.912.287.273)
             Tahun 2022                                                 (9.302.166.990)        (9.302.166.990)
             Tahun 2023                                                 (8.167.893.601)        (8.167.893.601)
             Tahun 2024                                                 (8.280.936.546)                   -
           Taksiran Akumulasi Rugi Fiskal                             (51.696.293.981)        (42.937.262.551)

           Rugi fiskal Perusahaan dapat dikompensasikan dengan laba kena pajak untuk periode lima tahun
           mendatang sejak kerugian fiskal terjadi. Namun, Manajemen berpendapat bahwa Perusahaan tidak
           akan memiliki laba kena pajak yang mengakibatkan akumulasi rugi fiskal tersebut dapat digunakan
           sebelum tanggal kadaluarsanya, sehingga aset pajak tangguhan atas rugi fiskal tersebut tidak diakui.


           Rekonsiliasi antara rugi sebelum pajak final dan pajak penghasilan konsolidasian dengan taksiran
           rugi fiskal Perusahaan diatas menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan.


      d.   Aset Pajak Tangguhan
           Pajak tangguhan dihitung berdasarkan pengaruh dari perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset
           dan liabilitas menurut komersial dengan ketentuan pajak, dengan rincian perhitungan sebagai berikut:




                                                      40
Page 48
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                        PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                               DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                           31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16.   PERPAJAKAN (lanjutan)

      d.   Aset Pajak Tangguhan (lanjutan)
                                                                                    2025
                                                                                           Dikreditkan
                                                                       Dikreditkan       (dibebankan) ke
                                                                     (dibebankan) ke       penghasilan      31 Desember
                                                 1 Januari 2025     laporan laba rugi   komprehensif lain       2025

           Perusahaan
           Liabilitas Pajak Tangguhan - Bersih
           Aset Tetap                            (26.264.355.311)                   -                  -    (26.264.355.311)
           Imbalan kerja                            185.454.337           48.852.216                   -       234.306.553

           Jumlah                                (26.078.900.974)         48.852.216                   -    (26.030.048.758)

           Entitas Anak
           Aset Pajak Tangguhan - Bersih
           Aset Tetap                              1.974.039.026                    -                  -     1.974.039.026
           Cadangan penurunan piutang                   915.735              583.932                   -         1.499.667
           Imbalan kerja                            157.676.049           14.418.050         (19.180.828)      152.913.271
           Amortisasi                               (113.361.593)         65.279.141                   -        (48.082.452)

           Jumlah Aset Pajak Tangguhan             2.019.269.217          80.281.123         (19.180.828)    2.080.369.512

           Liabilitas Pajak Tangguhan - Bersih
           Aset Tetap                            (27.547.550.800)                   -                  -    (27.547.550.800)

           Jumlah Liabilitas Pajak Tangguhan     (27.547.550.800)                   -                  -    (27.547.550.800)


           Konsolidasian
           Aset Pajak Tangguhan
            Entitas Anak :
             PT Dwimukti Mitra Wisata              2.019.269.217                                             2.080.369.512
           Liabilitas Pajak Tangguhan
            Perusahaan                           (26.078.900.974)                                           (26.030.048.758)
            Entitas Anak :
             PT Tanjung Karoso Permai            (27.547.550.800)                                           (27.547.550.800)

                                                 (53.626.451.774)                                           (53.577.599.558)

           Manfaat (Beban) Pajak Tangguhan                               129.133.339         (19.180.828)




                                                          41
Page 49
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                        PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                               DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                           31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16.   PERPAJAKAN (lanjutan)

      d.   Aset Pajak Tangguhan (lanjutan)
                                                                                    2024
                                                                                           Dikreditkan
                                                                       Dikreditkan       (dibebankan) ke
                                                                     (dibebankan) ke       penghasilan      31 Desember
                                                 1 Januari 2024     laporan laba rugi   komprehensif lain       2024

           Perusahaan
           Liabilitas Pajak Tangguhan - Bersih
           Aset Tetap                            (26.264.355.311)                   -                  -    (26.264.355.311)
           Imbalan kerja                            298.683.673         (113.229.336)                  -       185.454.337

           Jumlah                                (25.965.671.638)       (113.229.336)                  -    (26.078.900.974)

           Entitas Anak
           Aset Pajak Tangguhan - Bersih
           Aset Tetap                              1.963.524.611          10.514.415                   -     1.974.039.026
           Cadangan penurunan piutang                  1.170.163            (254.428)                              915.735
           Imbalan kerja                             34.700.794          142.552.628         (19.577.373)      157.676.049
           Amortisasi                                (91.075.796)        (22.285.797)                  -      (113.361.593)

           Jumlah Aset Pajak Tangguhan             1.908.319.772         130.526.818         (19.577.373)    2.019.269.217

           Liabilitas Pajak Tangguhan - Bersih
           Aset Tetap                            (27.547.550.800)                   -                  -    (27.547.550.800)

           Jumlah Liabilitas Pajak Tangguhan     (27.547.550.800)                   -                  -    (27.547.550.800)

           Konsolidasian
           Aset Pajak Tangguhan
            Entitas Anak :
             PT Dwimukti Mitra Wisata              1.908.319.772                                             2.019.269.217
           Liabilitas Pajak Tangguhan
            Perusahaan                           (25.965.671.638)                                           (26.078.900.974)
            Entitas Anak :
             PT Tanjung Karoso Permai            (27.547.550.800)                                           (27.547.550.800)

                                                 (53.513.222.438)                                           (53.626.451.774)

           Manfaat (Beban) Pajak Tangguhan                                17.297.482         (19.577.373)




                                                          42
Page 50
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                            DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                        31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16.   PERPAJAKAN (lanjutan)

      e.   Pengampunan Pajak
           Pada tahun 2017 dan 2016, Perusahaan dan Entitas Anak ikut berpartisipasi dalam program
           pengampunan pajak. Perusahaan dan Entitas Anak telah melaporkan Surat Pernyataan Harta untuk
           Pengampunan Pajak (SPHPP) kepada Direktorat Jenderal Pajak antara tanggal 28 September 2016
           sampai dengan 31 Maret 2017. Aset dan liabilitas pengampunan pajak yang dideklarasikan oleh
           Perusahaan dan Entitas Anak adalah sebagai berikut:
                                       Jenis Aset/Liabilitas                                  Jumlah
           Kas                                                                             22.205.650.000
           Bank                                                                                16.857.636
           Investasi dalam saham                                                            2.500.000.000
           Investasi dalam Saham yang Dikelompokkan dalam Aset Lepasan                      4.950.000.000
           Tanah                                                                           41.899.430.000
           Bangunan                                                                         4.176.000.000
           Kendaraan                                                                        1.798.600.000
           Utang Bank                                                                        (516.930.801)
           Utang Lain-lain                                                                (11.850.000.000)
           Liabilitas Sewa Pembiayaan                                                         (80.846.577)
                                                                                           65.098.760.258

           Seluruh aset dan liabilitas terkait dengan pengampunan pajak yang dideklarasikan oleh Perusahaan
           dan Entitas Anak telah diakui, diukur dan dibukukan sesuai dengan kriteria yang ditentukan dalam
           Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) umum.

           Perusahaan dan Entitas Anak membayar uang tebusan sebesar Rp197.500.000 pada tahun 2017 dan
           dicatat sebagai bagian dari Beban Pajak dalam akun Penghasilan (Beban) Lain-lain.

      f.   Ketetapan Pajak

           Pada 31 Desember 2024, Perusahaan menerima Surat Tagihan Pajak (”STP”) untuk berbagai jenis
           pajak tahun fiskal 2021 yang menyatakan sanksi administrasi atas keterlambatan pelaporan sebesar
           Rp 4.668.579. Perusahaan telah menyetujui tagihan pajak tersebut dan dicatat sebagai beban pajak
           pada laba atau rugi tahun 2024.

            Jenis Pajak        Periode Pajak                    No. SKP                      Jumlah SKP
               PPH             Desember 2021               00026/103/21/019/24                   1.657.929
               PPH             Desember 2021               00072/101/21/019/24                   3.010.650
                                                                 TOTAL                           4.668.579




                                                     43
Page 51
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                            DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                        31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16.   PERPAJAKAN (lanjutan)

      f.   Ketetapan Pajak (lanjutan)
           Pada 31 Desember 2024, Perusahaan menerima Surat Tagihan Pajak (”STP”) untuk berbagai jenis
           pajak tahun fiskal 2021 yang menyatakan sanksi administrasi atas keterlambatan pelaporan sebesar
           Rp 38.645.890. Perusahaan telah menyetujui tagihan pajak tersebut dan dicatat sebagai beban pajak
           pada laba atau rugi tahun 2024.

           Jenis Pajak        Periode Pajak                      No. SKP                     Jumlah SKP
               PPH             Februari 2021              S-403/P2DK/KPP.0708/2024                1.106.000
               PPH              Maret 2021                S-403/P2DK/KPP.0708/2024                1.106.200
               PPH              April 2021                S-403/P2DK/KPP.0708/2024                1.106.200
               PPH               Mei 2021                 S-403/P2DK/KPP.0708/2024                1.106.200
               PPH               Juni 2021                S-403/P2DK/KPP.0708/2024                1.106.200
               PPH               Juli 2021                S-403/P2DK/KPP.0708/2024                1.106.200
               PPH             Agustus 2021               S-403/P2DK/KPP.0708/2024                1.106.200
               PPH            September 2021              S-403/P2DK/KPP.0708/2024                1.106.200
               PPH             Oktober 2021               S-403/P2DK/KPP.0708/2024                1.106.200
               PPH            November 2021               S-403/P2DK/KPP.0708/2024                1.106.200
               PPH            Desember 2021               S-403/P2DK/KPP.0708/2024                1.106.200
               PPH            Desember 2021               S-403/P2DK/KPP.0708/2024               23.693.291
               PPH             Februari 2021                 00022/101/21/054/25                    249.513
               PPH              Maret 2021                   00023/101/21/054/25                    257.523
               PPH              April 2021                   00024/101/21/054/25                    254.868
               PPH               Mei 2021                    00025/101/21/054/25                    252.213
               PPH               Juni 2021                   00026/101/21/054/25                    252.213
               PPH               Juli 2021                   00027/101/21/054/25                    252.213
               PPH             Agustus 2021                  00028/101/21/054/25                    249.558
               PPH            September 2021                 00029/101/21/054/25                    246.903
               PPH             Oktober 2021                  00030/101/21/054/25                    246.903
               PPH            November 2021                  00031/101/21/054/25                    244.248
               PPH            Desember 2021                  00032/101/21/054/25                    249.671
               PPH            Desember 2024                  00180/101/24/054/25                     28.773
                                                                   TOTAL                         38.645.890

      g.   Administrasi
           Undang-undang perpajakan yang berlaku di Indonesia mengatur bahwa Perusahaan menghitung,
           menetapkan dan membayar sendiri besarnya jumlah pajak yang terutang secara individu.
           Berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, DJP dapat menetapkan atau mengubah
           jumlah pajak terutang dalam jangka waktu 5 (lima) tahun.

           Pemerintah mengurangi tarif Pajak Penghasilan Badan menjadi 22% untuk tahun 2020-2021 dan 20%
           untuk tahun 2022 dan seterusnya, sesuai dengan Pasal 5 bagian 1 dari Perppu No. 1 tahun 2020.
           Kebijakan ini mulai berlaku sejak 31 Maret 2020, setelah dikeluarkannya Peraturan sebagai
           Pengganti Undang-Undang tentang Kebijakan Stabilitas Sistem Keuangan dan Kebijakan Sistem
           Keuangan sehubungan dengan Wabah Virus Corona 2019 (“COVID-19”) dan/atau untuk
           mengantisipasi ancaman yang akan membahayakan Ekonomi Nasional dan/atau Stabilitas Sistem
           Keuangan Negara. Perppu tersebut telah diundangkan dalam Undang-undang No. 2 Tahun 2020
           yang berlaku efektif 18 Mei 2020.

           Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 7
           Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (“UU HPP”). Aturan tersebut menetapkan
           tarif pajak penghasilan badan menjadi sebesar 22% yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022 dan
           seterusnya.




                                                     44
Page 52
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                    PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                           DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                       31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17.   UTANG BANK

                                                                        2025                  2024
      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                         49.900.000.000        58.900.000.000
      Dikurangi:
        Biaya Transaksi Utang Bank yang Belum
          Diamortisasi                                                 (218.554.903)          (312.681.816)
      Bagian yang Jatuh Tempo dalam Waktu Satu Tahun                (10.116.517.299)        (8.905.873.087)
      Bagian yang Jatuh Tempo Lebih dari Satu Tahun                  39.564.927.798        49.681.445.097

      Entitas Anak
      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
      Berdasarkan Perjanjian Kredit No.240/JRM/PK-KI/2017 tanggal 15 Desember 2017 antara
      PT Dwimukti Mitra Wisata (Entitas Anak) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Entitas Anak
      mendapatkan Fasilitas Kredit Investasi dengan maksimum kredit sebesar Rp100.000.000.000 untuk
      keperluan refinancing pembiayaan Hotel Sotis Falatehan dan Sotis Residence Penjernihan berikut sarana
      prasarana, mesin dan perlengkapan.
      Jangka waktu kredit diberikan selama 144 bulan terhitung sejak tanggal 15 Desember 2017 sampai dengan
      14 Desember 2029. Pinjaman ini dikenakan bunga mengambang dan memiliki jadwal pembayaran atas
      angsuran pokok setiap bulannya yang berkisar antara Rp300.000.000-Rp1.300.000.000 per bulan selama
      jangka waktu kredit. Tingkat suku bunga yang dikenakan atas pinjaman di tahun 2025 dan 2024 adalah
      sebesar 12% per tahun.

      Jaminan yang diberikan atas fasilitas kredit tersebut adalah:
      -  Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1458/melawai seluas 523 m2 di Jalan Falatehan I No.21 dan 22,
         Jakarta Selatan yang terdaftar atas nama PT Satria Mega Kencana (Perusahaan).
      -   Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1256/bendungan hilir seluas 567 m2 di Jalan Penjernihan I No.10B,
          Jakarta Pusat yang terdaftar atas nama PT Dwimukti Graha Elektrindo.
      -   Jaminan perusahaan oleh PT Satria Mega Kencana (Perusahaan) dan PT Dwimukti Graha Elektrindo.

      -   Jaminan perorangan oleh Vonny Kristiani.

      Jumlah pembayaran pokok pinjaman atas fasilitas tersebut sebesar Rp9.000.000.000                 dan
      Rp7.800.000.000 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.


      Saldo utang pinjaman per 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar Rp49.681.445.097 dan
      Rp58.587.318.184.




                                                     45
Page 53
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                    PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                           DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                       31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17.   UTANG BANK (lanjutan)
      Atas fasilitas tersebut, terdapat beberapa batasan yang tidak diperkenankan untuk dilakukan oleh Entitas
      Anak yaitu:
      a.   Mengubah bentuk atau status hukum Entitas Anak, anggaran dasar, memindah tangankan saham
           Entitas Anak yang mengakibatkan perubahan pemegang saham dominan;
      b.   Mengubah susunan pengurus, direksi, komisaris dan kepemilikan saham Entitas Anak;
      c.   Mengadakan merger dan/atau konsolidasi;
      d.   Melakukan akuisisi/pengambilalihan aset milik pihak ketiga;
      e.   Mengijinkan pihak lain menggunakan Entitas Anak untuk kegiatan pihak lain;
      f.   Melunasi seluruh atau sebagian utang ke pemegang saham atau perusahaan afiliasi;
      g.   Menjual atau menyewakan harta kekayaan atau barang-barang agunan;
      h.   Melakukan interfinancing dengan perusahaan afiliasi, induk, entitas anak tanpa underlying
           transaction ;
      i.   Mengalihkan seluruh atau sebagian hak dan kewajiban berdasarkan perjanjian kredit kepada pihak
           lain;
      j.   Menggunakan dana Entitas Anak untuk tujuan diluar usaha yang dibiayai dengan fasilitas kredit;
      k.   Menerima fasilitas kredit baru dari bank lain;
      l.   Mengikatkan diri sebagai penjamin dan menjaminkan harta kekayaan yang telah dijaminkan kepada
           pihak lain;
      m.   Membayar dividen;
      n.   Melakukan likuidasi;
      o.   Melakukan investasi yang melebihi proceed Entitas Anak;
      p.   Membuka usaha baru yang tidak terkait dengan usaha yang telah ada;
      q.   Membuat perjanjian dan transaksi tidak wajar, namun tidak terbatas pada:
           - Mengadakan atau membatalkan kontrak yang dapat mempengaruhi kelancaran usaha.
           - Mengadakan kerjasama yang mengancam keberlangsungan usaha.
           - Mengadakan transaksi dengan pihak lain dengan cara-cara yang berada di luar kebiasaan yang
             wajar.

      Disamping itu, terdapat juga rasio-rasio keuangan yang harus dipenuhi oleh Entitas Anak yaitu:
      a. Current Ratio (Rasio Lancar) minimal 1 kali;
      b. Debt to Equity Ratio maksimal 2,5 kali;
      c. Debt Service Coverage minimal 100%.
      Per tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, rasio-rasio keuangan DMW (Entitas Anak) sebagai berikut:

                                                                        2025                      2024
      Current Ratio                                                    0,42 kali                 0,64 kali
      Debt to Equity Ratio                                            -1,19 kali                -1,19 kali
      Debt Service Coverage                                             1,99%                    15,11%

      Per tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan belum dapat memenuhi batasan Rasio Lancar
      sebesar minimal 1 kali, dan atas syarat Debt Debt to Equity Ratio (DER) dan Debt Service Coverage
      (DSCR).

      Pada tanggal 17 Juli 2018, Entitas Anak mendapatkan surat tertulis dari BNI No.JRM/1/365/R terkait
      batasan yang tidak diperkenankan untuk dilakukan oleh Entitas Anak, yaitu membayar dividen.
      Berdasarkan surat tersebut, Entitas Anak dapat membagi dividen tanpa persetujuan BNI selama Entitas
      Anak masih memenuhi financial convenant yang ditetapkan oleh BNI. Pemberitahuan wajib dilakukan 7
      hari kerja sebelum tanggal efektif pembayaran dividen.




                                                       46
Page 54
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                            DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                        31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18.   LIABILITAS SEWA PEMBIAYAAN

                                                                           2025                 2024
      Jumlah utang sewa guna usaha                                          87.920.000          153.860.000
      Pembayaran                                                           (65.940.000)         (65.940.000)
                                                                            21.980.000           87.920.000
      Dikurangi:
        Bagian jangka pendek                                                21.980.000           65.940.000
      Bagian jangka panjang                                                          -           21.980.000

      Liabilitas sewa pembiayaan merupakan sewa pembiayaan kepada Bank Central Asia yang dilakukan oleh
      entitas anak DMW pada unit Sotis Falatehan untuk kendaraan operasional. Jangka waktu nya adalah 3
      tahun dengan bunga 2,66% setiap tahunnya


19.   LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA
      Perusahaan dan Entitas Anak mencatat liabilitas imbalan pasca kerja sesuai UU CIPTAKERJA No.11/2020
      berdasarkan perhitungan aktuaris independen, Kantor Konsultan Aktuaria Arya Bagiastra yang dalam
      laporannya tertanggal 29 Januari 2026 dan 12 Maret 2025 untuk perhitungan per 31 Desember 2025 dan
      2024 dengan menggunakan metode Proyeksi Kredit Unit, dengan asumsi sebagai berikut :


                                                                        2025                   2024
      Usia pensiun normal                                              59 tahun               55 tahun
      Tingkat bunga diskonto (per tahun)                            5,56% - 6,65%          6,91% - 7,10%
      Tingkat kenaikan gaji (per tahun)                                10,00%                 10,00%
      Tingkat kematian                                                  TMI IV                 TMI IV
      Tingkat cacat dari tingkat kematian                          10% dari TMI IV        10% dari TMI IV
      Beban imbalan pasca kerja karyawan untuk tahun 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                           2025                 2024
      Biaya jasa lalu                                                                -                    -
      Biaya jasa kini                                                      186.488.260          196.911.154
      Biaya bunga liabilitas manfaat pasti, neto                           109.175.010           98.491.004
      Biaya terminasi                                                                -          (12.244.159)
      Pengakuan Segera dari Biaya Jasa Lalu yang Vested                              -          431.267.281
      Jumlah                                                               295.663.270          714.425.280

      Mutasi liabilitas manfaat karyawan adalah sebagai berikut:

                                                                           2025                 2024
      Saldo awal                                                         1.559.685.070        1.515.385.440
      Beban yang diakui di laporan laba rugi                               295.663.270          714.425.280
      Pembayaran tahun berjalan                                           (101.301.385)                   -
      Kurtailmen                                                                     -         (593.381.748)
      Penyesuaian liabilitas atas pengakuan masa kerja lalu                  6.044.650          (76.743.902)
      Jumlah                                                             1.760.091.605        1.559.685.070




                                                       47
Page 55
                             PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                       PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                              DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

19.   LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan)
      Jumlah tercantum pada laporan posisi keuangan yang timbul dari liabilitas Entitas dalam rangka liabilitas
      imbalan pasca kerja adalah sebagai berikut:
                                                                          2025                   2024
      Nilai kini liabilitas imbalan pasti                               1.760.091.605           1.559.685.070
      Jumlah                                                            1.760.091.605           1.559.685.070

      Analisa sensitivitas kuantitatif untuk asumsi-asumsi yang signifikan pada tanggal 31 Desember 2025
      adalah sebagai berikut:
                                                                            Pengaruh atas nilai kini liabilitas
                      Pemegang saham                       Persentase            imbalan pasca kerja
      Tingkat diskonto
        Kenaikan                                              1,00%                             1.633.354.836
        Penurunan                                             1,00%                             1.902.800.809
      Kenaikan gaji di masa depan
        Kenaikan                                              1,00%                             1.890.175.602
        Penurunan                                             1,00%                             1.641.679.804


20.   JAMINAN PELANGGAN
                                                                          2025                   2024
      Pihak ketiga                                                        400.525.986            256.763.744
      Jumlah                                                              400.525.986            256.763.744

      Jaminan Pelanggan merupakan uang muka atau deposit yang diberikan terlebih dahulu oleh pelanggan
      sebelum menggunakan jasa hotel.

21.   MODAL SAHAM
      Berdasarkan Akta Notaris Christina Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn No.12 tertanggal 4 Mei 2018, para
      pemegang saham Perusahaan telah menyetujui untuk:
      -   Meningkatkan modal dasar Perusahaan dari semula sebesar Rp 10.000.000.000 menjadi sebesar Rp
          240.000.000.000.
      -   Meningkatkan modal ditempatkan dan modal disetor Perusahaan dari semula sebesar
          Rp10.000.000.000 yang terbagi atas 10.000 saham menjadi sebesar Rp60.000.000.000 yang terbagi
          atas 60.000 saham. Peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perusahaan dilakukan dengan
          menerbitkan saham baru dalam simpanan yaitu sebanyak 50.000 saham dengan nilai nominal sebesar
          Rp1.000.000, seluruhnya diambil bagian dan disetor oleh Herman Herry Adranacus.


      Perubahan anggaran dasar Perusahaan tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
      Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.AHU-0010228.AH.01.02. Tahun 2018
      tanggal 8 Mei 2018.

      Berdasarkan Akta Notaris Christina Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn No.27 tertanggal 9 Mei 2018, para
      pemegang saham Perusahaan telah menyetujui untuk merubah nilai nominal saham Perusahaan dari
      semula sebesar Rp 1.000.000 per saham menjadi sebesar Rp 100 per saham.




                                                      48
Page 56
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                    PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                           DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                       31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

21.   MODAL SAHAM (lanjutan)
      Perubahan anggaran dasar Perusahaan tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
      Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.AHU-0010551.AH.01.02. Tahun 2018
      tanggal 14 Mei 2018.

      Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang diaktakan dalam Akta Notaris
      Christina Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn No.49 tertanggal 25 Juli 2018, para pemegang saham Perusahaan
      telah menyetujui untuk:
      1.   Merubah jumlah saham yang dikeluarkan dalam simpanan/portepel Perusahaan yang akan
           ditawarkan/dijual ke masyarakat melalui Penawaran Umum dari semula sebanyak-banyaknya
           150.000.000 saham baru menjadi sebanyak-banyaknya 400.000.000 saham baru dengan nilai nominal
           masing-masing saham sebesar Rp100, dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang
           berlaku termasuk peraturan Pasar Modal dan Peraturan Bursa Efek di Indonesia yang berlaku.

      2.   Menerbitkan Waran Seri I sebanyak-banyaknya 200.000.000 yang diberikan secara cuma-cuma
           kepada masyarakat yang membeli saham baru dalam Penawaran Umum, dan waran ini dapat
           dialihkan dan/atau diperjualbelikan secara terpisah dari saham baru tersebut, dengan memperhatikan
           peraturan perundang-undangan yang berlaku termasuk peraturan Pasar Modal dan Peraturan Bursa
           Efek di Indonesia yang berlaku.
      3.   Mencatatkan Waran Seri I dan saham-saham hasil pelaksanaan Waran Seri I pada Bursa Efek
           Indonesia serta mendaftarkan saham-saham Perusahaan dalam Penitipan Kolektif sesuai dengan
           Peraturan Kustodian Sentral Efek Indonesia.

      Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham No.59 tanggal 21 September 2018 dan Akta
      Hibah Saham No.60 tanggal 22 September 2018 dari Notaris Christina Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn., para
      pemegang saham Perusahaan menyetujui pengalihan saham dalam Perusahaan yang dimiliki oleh Herman
      Herry Adranacus kepada Stevano Rizki Adranacus sebanyak 240.000.000.


      Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perusahaan tersebut telah diterima oleh Menteri Hukum dan
      Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
      Perusahaan No. AHU-AH.01.03-0245655 tanggal 24 September 2018.

      Berdasarkan Laporan dari Biro Administrasi Efek PT Adimitra Jasa Korpora, susunan pemegang saham
      per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                              2025
                                                      Jumlah saham
                                                     ditempatkan dan     Persentase
                   Pemegang saham                     disetor penuh      kepemilikan           Jumlah
      Herman Herry Adranacus                               260.000.000           26,00       26.000.000.000
      Stevano Rizki Adranacus                              247.967.600           24,80       24.796.760.000
      Indjun                                               141.895.700           14,19       14.189.570.000
      Vonny Kristiani                                       99.000.000            9,90        9.900.000.000
      Cindy Angelina Adranacus                               1.000.000            0,10          100.000.000
      Masyarakat                                           250.140.679           25,01       25.014.067.900
      Jumlah                                            1.000.003.979           100,00      100.000.397.900




                                                      49
Page 57
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                            DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                        31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

21.   MODAL SAHAM (lanjutan)

                                                                                   2024
                                                          Jumlah saham
                                                         ditempatkan dan       Persentase
                   Pemegang saham                         disetor penuh        kepemilikan         Jumlah
      Herman Herry Adranacus                                  260.000.000             26,00      26.000.000.000
      Stevano Rizki Adranacus                                 247.967.600             24,80      24.796.760.000
      Indjun                                                  143.375.700             14,33      14.337.570.000
      Vonny Kristiani                                          99.000.000              9,90       9.900.000.000
      Cindy Angelina Adranacus                                  1.000.000              0,10         100.000.000
      Masyarakat                                              248.660.679             24,87      24.866.067.900
      Jumlah                                                1.000.003.979            100,00     100.000.397.900

      Sesuai dengan Daftar Pemegang Saham per tanggal 31 Desember 2025, jumlah saham yang telah
      dikeluarkan oleh Perseroan dalam rangka pelaksanaan Waran sampai dengan tanggal 31 Desember 2025,
      adalah sebanyak 3.979 (tiga ribu sembilan ratus tujuh puluh sembilan) saham dengan nilai nominal
      seluruhnya sebesar Rp397.900 (tiga ratus sembilan puluh tujuh ribu sembilan ratus rupiah), sehingga
      jumlah seluruh saham yang telah dikeluarkan oleh Perseroan adalah sebanyak 1.000.003.979 (satu milyar
      tiga ribu sembilan ratus tujuh puluh sembilan) saham, dengan nilai nominal seluruhnya sebesar
      Rp100.000.397.900 (seratus milyar tiga ratus sembilan puluh tujuh ribu sembilan ratus rupiah).


22.   TAMBAHAN MODAL DISETOR
                                                                              2025                  2024
      Agio Saham - Penawaran Umum Perdana                                   26.000.000.000       26.000.000.000
      Biaya Emisi Saham - Penawaran Umum Perdana                            (4.700.865.166)      (4.700.865.166)
                                                                            21.299.134.834       21.299.134.834
      Agio Saham - Saham Waran                                                   1.989.500            1.989.500
      Selisih Nilai Transaksi Rekstrukturisasi Entitas
        Sepengendali                                                        (6.809.670.464)      (6.809.670.464)
      Bagian yang Jatuh Tempo Lebih dari Satu Tahun                         14.491.453.870       14.491.453.870

      Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali merupakan tambahan modal disetor atas
      peningkatan modal saham Perusahaan di Entitas Anak (PT Dwimukti Mitra Wisata (DMW)). Peningkatan
      dilakukan melalui pembelian saham DMW dari Herman Herry Adranacus dan Vonny Kristiani masing-
      masing sebesar 1.250 lembar saham dan 1.200 lembar saham dengan harga beli seluruhnya sebesar
      Rp2.450.000.000. Atas pembelian ini, timbul selisih antara harga pengalihan dengan proporsi nilai liabilitas
      bersih entitas anak pada saat pembelian sebesar Rp6.809.670.464 yang dicatat sebagai Selisih Nilai
      Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali.




                                                         50
Page 58
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                            DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                        31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

23.   KEPENTINGAN NON PENGENDALI
      Kepentingan non pengendali atas aset bersih entitas anak per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah
      sebagai berikut:

                                                                            2025                    2024
      Vonny Kristiani                                                     9.661.855.039           9.852.844.416
      Jumlah                                                              9.661.855.039           9.852.844.416

      Kepentingan non pengendali atas rugi bersih entitas anak:
                                                                            2025                    2024
      Vonny Kristiani                                                      (191.669.423)           (154.366.337)
      Jumlah                                                               (191.669.423)           (154.366.337)

      Mutasi kepentingan non pengendali adalah:
                                                                            2025                    2024
      Saldo awal                                                          9.852.844.416          10.007.115.249
      Rugi Tahun Berjalan                                                  (191.669.423)           (154.366.337)
      Penghasilan Komprehensif Lain:
        Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan Kerja, Setelah
         Pajak                                                                  680.046                    95.504
      Jumlah                                                              9.661.855.039           9.852.844.416


24.   PENDAPATAN USAHA
      Penjualan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai
      berikut:

                                                                            2025                    2024
      Pendapatan Hotel
       Kamar                                                             14.273.382.643          15.715.222.329
       Makanan dan Minuman                                                6.178.420.542           6.577.684.000
       Lain-lain                                                             98.022.955             105.997.138
                                                                         20.549.826.140          22.398.903.467
      Pendapatan Spa                                                        178.365.869             153.668.017
      Jumlah                                                             20.728.192.009          22.552.571.484

      Pendapatan kamar merupakan pendapatan atas penggunaan kamar hotel Sotis Falatehan, hotel Sotis
      Penjernihan dan Sotis Villa Canggu.

      Pendapatan makanan dan minuman merupakan pendapatan atas penjualan dari restoran dan bar hotel
      Sotis Falatehan, hotel Sotis Penjernihan dan Sotis Villa Canggu.

      Pendapatan lain-lain merupakan pendapatan dari telepon, laundry, business center, listrik dan parkir.
      Tidak terdapat pendapatan dari pihak berelasi maupun pelanggan dengan transaksi lebih dari 10% total
      nilai pendapatan konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan
      2024.




                                                       51
Page 59
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                    PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                           DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                       31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

25.   BEBAN POKOK PENDAPATAN
                                                                      2025                 2024
      Gaji dan Tunjangan                                            3.064.110.269         3.683.648.301
      Makanan dan Minuman                                           2.079.938.548         1.992.671.846
      Reservasi                                                       557.580.465           660.563.204
      Perlengkapan Kantor dan Rumah                                   555.592.040           601.788.465
      Internet dan TV Kabel                                           493.567.228           341.695.268
      Pemeliharaan                                                    365.764.552           369.743.858
      Penyisihan Perlengkapan dan Alat                                235.886.667           104.815.523
      Bahan Bakar                                                     177.665.338           151.327.362
      Transportasi dan Perjalanan Dinas                                16.017.268             6.712.350
      Lain-lain                                                       156.877.082           212.207.231
      Jumlah                                                        7.702.999.457         8.125.173.408
      Beban Operasional Spa                                            92.687.473            79.408.748
      Jumlah                                                        7.795.686.930         8.204.582.156

      Sampai dengan tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak terdapat
      transaksi dengan pihak berelasi maupun transaksi dengan pemasok yang berjumlah lebih dari 10% dari
      jumlah beban konsolidasian.

26.   BEBAN PENJUALAN

                                                                      2025                 2024
      Gaji dan tunjangan                                              672.664.002          740.961.229
      Iklan dan Promosi                                               176.119.854           45.172.161
      Cadangan Penggantian Perlengkapan Inventaris Hotel              157.075.991          218.507.172
      Transportasi dan Perjalanan Dinas                                75.626.456           73.974.437
      Komisi                                                           51.000.000          145.832.075
      Sumbangan dan Hadiah                                             25.384.318           19.706.195
      Telepon, Teleks dan Telegram                                     20.283.172           20.827.700
      Perlengkapan Kantor dan Rumah                                    14.397.954           12.518.994
      Lain-lain                                                        60.526.243           32.957.559
      Jumlah                                                        1.253.077.990         1.310.457.522




                                                   52
Page 60
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                    PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                           DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                       31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

27.   BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
                                                                          2025                   2024
      Gaji dan Tunjangan                                                7.014.387.211           6.815.132.069
      Penyusutan dan Amortisasi (catatan 10)                            6.545.424.188           6.565.015.108
      Jasa Manajemen                                                    1.800.000.000           1.800.000.000
      Listrik, Air dan Telekomunikasi                                   1.545.383.342           1.658.057.517
      Perbaikan dan Pemeliharaan                                        1.187.469.627           1.165.498.029
      Keamanan                                                          1.068.500.100             438.785.200
      Perijinan dan Legalitas                                             898.879.723             877.236.643
      Jasa Profesional                                                    604.964.619             673.887.025
      Pajak Bumi Bangunan                                                 503.090.630             490.298.608
      Transportasi dan Perjalanan Dinas                                   415.620.017             333.768.894
      Asuransi                                                            221.008.388             221.485.564
      Administrasi Bank                                                   109.040.470             106.698.520
      Estimasi Imbalan Kerja                                               65.536.590             133.287.691
      Sumbangan dan Hadiah                                                 57.147.945              34.231.800
      Perlengkapan Kantor dan Rumah                                        46.826.354             129.661.798
      Lain-lain                                                           419.479.588             349.482.022
      Jumlah                                                           22.502.758.792         21.792.526.488


28.   BEBAN KEUANGAN
                                                                          2025                   2024
      Beban Bunga Pinjaman Bank                                         5.374.728.616           6.485.648.729
      Denda                                                                95.682.844                       -
      Beban Bunga dari Liabilitas Sewa Pembiayaan                           5.263.200               5.263.200
      Administrasi Bank                                                     3.794.066                       -
      Jumlah                                                            5.479.468.726           6.490.911.929


29.   NILAI WAJAR DARI INSTRUMEN KEUANGAN
      Instrumen keuangan yang disajikan di dalam laporan posisi keuangan dicatat sebesar nilai wajar, atau
      disajikan dalam jumlah tercatat apabila jumlah tersebut adalah kurang lebih sebesar nilai wajarnya atau
      karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara handal.
      Manajemen menetapkan bahwa nilai tercatat kas dan setara kas, saldo bank yang dibatasi
      penggunaannya, piutang usaha, piutang lain-lain, uang muka pembelian, utang usaha, utang lain-lain,
      beban yang masih harus dibayar, utang pembelian aset tetap dan liabilitas sewa kurang lebih sebesar nilai
      wajarnya karena instrumen keuangan tersebut sebagian besar berjangka pendek.




                                                      53
Page 61
                             PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                       PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                              DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                          31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

29.   NILAI WAJAR DARI INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)
      Tabel berikut menyajikan aset dan liabilitas keuangan Entitas pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.


                                                                 2025                                      2024
                                               Nilai Tercatat            Nilai Wajar      Nilai Tercatat           Nilai Wajar
      Aset Keuangan
       Kas dan Setara Kas                        5.257.129.310            5.257.129.310     5.722.483.612           5.722.483.612
       Piutang usaha                               534.480.314             534.480.314        595.988.398            595.988.398
       Piutang lain-lain                           111.363.374             111.363.374         54.224.551              54.224.551
       Aset lain-lain                            1.200.000.000            1.200.000.000     1.200.000.000           1.200.000.000

      Jumlah                                     7.102.972.998            7.102.972.998     7.572.696.561           7.572.696.561

      Liabilitas Keuangan
       Utang Usaha                                 328.789.289             328.789.289        483.004.068            483.004.068
       Utang lain-lain                        127.610.784.091           127.610.784.091   108.554.506.637         108.554.506.637
       Beban akrual                              1.822.531.541            1.822.531.541     2.277.327.155           2.277.327.155
       Jaminan pelanggan                           400.525.986             400.525.986        256.763.744            256.763.744
       Pinjaman bank                           66.700.000.000            66.286.019.109    73.900.000.000          73.380.745.121
       Liabilitas sewa                              21.980.000               21.980.000        87.920.000              87.920.000

      Jumlah                                  196.884.610.907           196.470.630.016   185.559.521.604         185.040.266.725

      Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk
      mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran.
      Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas
      terjadi:
      a.      Di pasar utama untuk aset dan liabilitas tersebut, atau
      b.      Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas
              tersebut.

      Grup harus memiliki akses ke pasar utama.

      Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
      menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam
      kepentingan ekonomi terbaiknya.

      Pengukuran nilai wajar atas aset non-keuangan mempertimbangkan kemampuan pelaku pasar dalam
      menghasilkan keuntungan ekonomi dengan penggunaan aset pada kemampuan tertinggi dan terbaik aset
      atau dengan menjualnya ke pelaku pasar yang lain yang akan menggunakan aset di kemampuan tertinggi
      dan terbaik.

      Grup menggunakan teknik penilaian yang tepat sesuai keadaan dan di mana tersedia kecukupan data
      untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan
      meminimalisir penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.

      PSAK 107, "Instrumen Keuangan: Pengungkapan", mensyaratkan pengungkapan atas pengukuran nilai
      wajar dengan tingkat hirarki nilai wajar sebagai berikut:
      (i)      Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik (tingkat
      (ii)     Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset atau
               liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung (misalnya deviasi dari
               harga) (tingkat 2), dan;
      (iii)    Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi (input
               yang tidak dapat diobservasi) (tingkat 3).




                                                                54
Page 62
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                        PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                               DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                           31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

29.   NILAI WAJAR DARI INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)
      Nilai wajar untuk instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif ditentukan berdasarkan kuotasi
      nilai pasar pada tanggal pelaporan. Instrumen keuangan ini termasuk dalam tingkat 1.
      Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan dengan menggunakan
      teknik penilaian tertentu. Teknik tersebut menggunakan data pasar yang dapat diobservasi sepanjang
      tersedia, dan seminimal mungkin mengacu pada estimasi. Apabila seluruh input signifikan atas nilai wajar
      dapat diobservasi, instrumen keuangan ini termasuk dalam tingkat 2.
      Jika satu atau lebih input yang signifikan tidak berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi, maka
      instrumen tersebut masuk ke dalam tingkat 3.
      Entitas tidak mempunyai aset dan liabilitas keuangan yang diukur dan diakui pada nilai wajar (tingkat 1 dan
      2). Berikut ini adalah metode dan asumsi yang digunakan dalam mengestimasi nilai wajar dari setiap
      golongan instrumen keuangan Entitas:
      1.    Kas dan setara kas, saldo bank yang dibatasi pengguaannya, piutang usaha, dan piutang lain-lain.
            Untuk aset keuangan yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, nilai tercatat aset keuangan
            tersebut dianggap telah mencerminkan nilai wajar dari aset keuangan tersebut.
      2.    Utang usaha, utang lain-lain dan beban yang masih harus dibayar.
            Seluruh liabilitas keuangan di atas merupakan liabilitas yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan
            sehingga nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut telah mencerminkan nilai wajar.
      3.    Liabilitas sewa dan utang pembelian aset tetap
            Liabilitas keuangan di atas memiliki suku bunga variabel yang disesuaikan dengan pergerakan suku
            bunga pasar sehingga jumlah terutang liabilitas keuangan tersebut telah mendekati nilai wajar.


30.   MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
      Risiko keuangan utama yang dihadapi oleh Grup adalah risiko kredit, risiko likuiditas, risiko mata uang dan
      risiko suku bunga. Grup mencoba untuk meminimalkan potensi dampak negatif dari risiko-risiko di atas
      melalui pendekatan manajemen risiko.
      (i)    Risiko kredit
             Risiko kredit adalah di mana salah satu pihak atas instrumen keuangan akan gagal memenuhi
             liabilitasnya dan mengakibatkan pihak lain mengalami kerugian keuangan.
             Instrumen keuangan Grup yang mempunyai potensi atas risiko kredit terdiri dari kas dan setara kas di
             bank dan piutang usaha. Jumlah eksposur risiko kredit maksimum sama dengan nilai tercatat atas
             akun-akun tersebut.
             Untuk risiko kredit yang berhubungan dengan bank, hanya bank-bank dengan predikat baik yang
             dipilih. Selain itu, kebijakan Grup adalah untuk tidak membatasi eksposur hanya kepada satu institusi
             tertentu, sehingga Grup memiliki kas dan setara kas di bank dan piutang di berbagai institusi (catatan
             4, 5, 6 dan 12).
                                                                             2025                    2024
             Kas dan setara kas                                            5.257.129.310           5.722.483.612
             Piutang usaha                                                   534.480.314             595.988.398
             Piutang lain-lain                                               111.363.374              54.224.551
             Aset lain-lain                                                1.200.000.000           1.200.000.000
             Jumlah                                                        7.102.972.998           7.572.696.561

             Pada tanggal pelaporan, eksposur maksimum Grup terhadap risiko kredit adalah sebesar nilai tercatat
             masing-masing kategori aset keuangan yang disajikan pada laporan posisi keuangan.




                                                         55
Page 63
                                   PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                             PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                                    DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                                31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30.   MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
      (i)    Risiko kredit (lanjutan)

             Tabel berikut menganalisis aset keuangan berdasarkan jatuh tempo:
                                                                            2025

                                                                         Jatuh Tempo
                                                                                                                      Jumlah
                                    Belum Jatuh Tempo    < 30 hari        30 - 90 hari          > 90 hari

             Kas dan setara kas          5.257.129.310               -                    -                 -         5.257.129.310
             Piutang usaha                 365.799.050               -       166.972.654            8.522.652          541.294.356
             Piutang Lain-lain             111.363.374               -                    -                 -          111.363.374
             Aset lain-lain              1.200.000.000               -                    -                 -         1.200.000.000

             Jumlah                      6.934.291.734               -       166.972.654            8.522.652         7.109.787.040


                                                                            2024

                                                                         Jatuh Tempo
                                                                                                                      Jumlah
                                    Belum Jatuh Tempo    < 30 hari        30 - 90 hari          > 90 hari

             Kas dan setara kas          5.722.483.612               -                    -                 -         5.722.483.612
             Piutang usaha                 487.712.967               -       112.436.865                    -          600.149.832
             Piutang Lain-lain              54.224.551               -                    -                 -           54.224.551
             Aset lain-lain              1.200.000.000               -                    -                 -         1.200.000.000

             Jumlah                      7.464.421.130               -       112.436.865                    -         7.576.857.995


      (ii)   Risiko likuiditas

             Risiko likuiditas adalah risiko di mana Grup akan mengalami kesulitan dalam rangka memperoleh
             dana untuk memenuhi komitmennya terkait dengan instrumen keuangan.

             Liabilitas keuangan terdiri dari:

                                                                                         2025                      2024
             Utang usaha                                                             328.789.289                    483.004.068
             Beban akrual                                                          1.822.531.541                  2.277.327.155
             Liabilitas sewa                                                          21.980.000                     87.920.000
             Utang lain-lain                                                     127.610.784.091                108.554.506.637
             Pinjaman bank                                                        66.700.000.000                 73.900.000.000
             Jumlah                                                              196.484.084.921                185.302.757.860

             Grup mengelola risiko likuiditas dengan mempertahankan kas yang mencukupi untuk memungkinkan
             Grup dalam memenuhi komitmen Grup untuk operasi normal Grup. Selain itu Grup juga melakukan
             pengawasan proyeksi dan arus kas aktual secara terus menerus serta pengawasan tanggal jatuh
             tempo aset dan liabilitas keuangan.




                                                                56
Page 64
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                        PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                               DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                           31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30.   MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
      (iii)   Risiko nilai tukar mata uang asing

              Risiko mata uang adalah risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan yang disebabkan perubahan nilai
              tukar nilai mata uang asing.

              Grup melakukan transaksi-transaksi dengan menggunakan mata uang asing, diantaranya adalah
              transaksi penjualan, pembelian dan pinjaman Entitas. Entitas harus mengkonversikan Rupiah ke mata
              uang asing, terutama Dolar Amerika Serikat, untuk memenuhi kebutuhan liabilitas dalam mata uang
              asing pada saat jatuh tempo. Fluktuasi nilai tukar mata uang Rupiah terhadap mata uang Dolar
              Amerika Serikat dapat memberikan dampak pada kondisi keuangan Entitas.


              Grup mengelola risiko mata uang dengan melakukan pengawasan terhadap fluktuasi nilai tukar mata
              uang secara terus-menerus sehingga dapat melakukan tindakan yang tepat untuk mengurangi risiko
              mata uang.

      (iv)    Risiko suku bunga

              Risiko suku bunga adalah risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan yang disebabkan perubahan suku
              bunga pasar.

              Grup memiliki risiko bunga terutama karena melakukan pinjaman. Grup melakukan pengawasan
              terhadap dampak pergerakan suku bunga untuk meminimalisasi dampak negatif terhadap Grup.


              Utang yang berdampak bunga terdiri dari:
                                                                              2025                  2024
              Utang bank                                                  49.681.445.097         58.587.318.184
              Liabilitas sewa                                                 21.980.000             87.920.000
              Jumlah                                                      49.703.425.097         58.675.238.184

      (v)     Risiko harga
              Risiko harga adalah risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan sebagai akibat perubahan harga pasar,
              terlepas apakah perubahan tersebut disebabkan oleh faktor-faktor spesifik dari instrumen individual
              atau penerbitnya atau faktor-faktor yang mempengaruhi seluruh instrumen yang diperdagangkan di
              pasar.
              Perusahaan mengelola risiko harga dengan melakukan pengawasan internal oleh manajemen secara
              berkelanjutan.

31.   PENGELOLAAN MODAL
      Tujuan utama pengelolaan modal Grup adalah untuk memastikan pemeliharaan rasio modal yang sehat
      untuk mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan bagi pemegang saham.

      Grup dipersyaratkan oleh Undang-Undang No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, efektif sejak
      2007, untuk mengalokasikan sampai dengan 20% dari modal saham diterbitkan dan dibayar penuh ke
      dalam dana cadangan yang tidak boleh didistribusikan. Persyaratan permodalan eksternal tersebut telah
      dipertimbangkan oleh Grup bahwa pembentukan dana cadangan belum bisa dilakukan.




                                                         57
Page 65
                                     PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                               PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                                      DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                                  31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

31.   PENGELOLAAN MODAL (lanjutan)
      Grup mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian, bila diperlukan, berdasarkan perubahan
      kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan, Grup dapat mengusahakan
      pendanaan melalui pinjaman. Tidak ada perubahan atas tujuan, kebijakan maupun proses selama tahun
      yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.

      Grup mengawasi modal dengan menggunakan rasio pengungkit, dengan membagi jumlah utang yang
      berdampak bunga dengan jumlah ekuitas. Kebijakan Grup adalah menjaga rasio pengungkit dalam kisaran
      dari perusahaan terkemuka di Indonesia untuk mengamankan akses terhadap pendanaan pada biaya yang
      rasional. Termasuk dalam total pinjaman berdampak bunga adalah liabilitas sewa dan utang pembelian
      aset tetap.
      Rasio pengungkit pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:
                                                                                                  2025                       2024
      Utang bank                                                                           49.681.445.097                 58.587.318.184
      Liabilitas sewa                                                                          21.980.000                     87.920.000
      Dikurangi: Kas dan setara kas                                                        (5.257.129.310)                (5.722.483.612)
      Utang Bersih                                                                         44.446.295.787                 52.952.754.572
      Jumlah Ekuitas                                                                     179.279.229.602             194.987.705.009
      Rasio pengungkit                                                                         24,79%                       27,16%

32.   INFORMASI SEGMEN
      Perusahaan dan Entitas Anak menggolongkan segmen usaha dalam dua segmen utama yaitu sewa
      operasi dan perhotelan.
                                                                                        2025

                                               Sewa Operasi        Perhotelan         Lain-lain          Eliminasi            Konsolidasian
      PENDAPATAN
       Kamar                                                  -    14.273.382.643                  -                  -         14.273.382.643
       Makanan dan minuman                                    -     6.178.420.542                  -                  -          6.178.420.542
       Pendapatan operasional lainnya                         -       210.835.602                  -                  -            210.835.602
       Lain-lain                                              -        65.553.222                  -                  -             65.553.222
       Jumlah pendapatan                                      -    20.728.192.009                  -                  -         20.728.192.009
      BEBAN POKOK
       Kamar                                                  -     (3.874.289.668)                -                  -         (3.874.289.668)
       Makanan dan minuman                                    -     (3.804.422.903)                -                  -         (3.804.422.903)
       Pendapatan operasional lainnya                         -       (107.146.859)                -                  -           (107.146.859)
       Lain-lain                                              -         (9.827.500)                -                  -             (9.827.500)
       Jumlah pokok                                           -     (7.795.686.930)                -                  -         (7.795.686.930)
                                                              -     12.932.505.079                 -                  -         12.932.505.079
       Beban Penjualan                                        -     (1.096.001.999)                -                  -         (1.096.001.999)
       Beban Umum dan Administrasi              (10.183.003.734)   (11.802.188.509)   (1.390.358.738)       735.000.000        (22.640.550.981)
       Jasa Giro                                          1.754         39.836.034                 -                  -             39.837.788
       Beban Keuangan                                (1.170.400)    (5.382.615.482)                -                  -         (5.383.785.882)
       Beban Pajak                                  (38.646.390)       (95.682.844)      (52.625.833)                 -           (186.955.067)
       Penyisihan Penurunan Nilai Piutang                     -         (2.652.608)                -                  -             (2.652.608)
       Amortisasi Biaya Transaksi Utang Bank                  -                  -                 -                  -                      -
       Laba (Rugi) Penjualan Aset Tetap               1.351.352                  -                 -                  -              1.351.352
       Pendapatan Sewa                                        -                  -                 -                  -                      -
       Lain-lain - Bersih                           746.264.402        676.598.638             1.512       (735.000.000)           687.864.552
       RUGI SEBELUM PAJAK
        FINAL DAN PAJAK
          PENGHASILAN                            (9.475.203.016)    (4.730.201.691)   (1.442.983.059)                 -        (15.648.387.766)
       Penyesuaian Tahun Lalu                                 -                  -                 -                  -                      -
       Pajak Final                                            -                  -                 -                  -                      -

       RUGI SEBELUM PAJAK
         PENGHASILAN                             (9.475.203.016)    (4.730.201.691)   (1.442.983.059)                 -        (15.648.387.766)
       Manfaat Pajak Penghasilan                     28.341.565       (197.159.398)                -                  -           (168.817.833)
       RUGI TAHUN BERJALAN                       (9.446.861.451)    (4.927.361.089)   (1.442.983.059)                 -        (15.817.205.599)




                                                                     58
Page 66
                                     PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                               PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                                      DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                                  31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

32.   INFORMASI SEGMEN (lanjutan)
                                                                                         2025

                                               Sewa Operasi        Perhotelan          Lain-lain         Eliminasi         Konsolidasian
       PENGHASILAN
        KOMPREHENSIF LAIN
        Pos yang Tidak Akan
         Direklasifikasi ke Laba Rugi:
         Pengukuran Kembali Liabilitas
           Imbalan Kerja                            (93.230.231)       87.185.581                   -                 -          (6.044.650)
         Manfaat (Beban) Pajak
           Penghasilan Terkait                       20.510.651        (19.180.828)                 -                 -           1.329.823

         Penghasilan Komprehensif Lain
          Tahun Berjalan                            (72.719.580)       68.004.753                   -                 -          (4.714.827)

       JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
         TAHUN BERJALAN                          (9.519.581.031)    (4.859.356.336)    (1.442.983.059)                -     (15.821.920.426)
       RUGI TAHUN BERJALAN YANG
        DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
         Pemilik Entitas Induk                   (9.446.861.451)    (4.880.670.019)    (1.298.684.753)                -     (15.626.216.223)
         Kepentingan Non-Pengendali                           -        (46.691.070)      (144.298.306)                -        (190.989.376)

                                                 (9.446.861.451)    (4.927.361.089)    (1.442.983.059)                -     (15.817.205.599)

       JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
        YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
         Pemilik Entitas Induk                   (9.519.581.031)    (4.812.665.266)    (1.298.684.753)                -     (15.630.931.050)
         Kepentingan Non-Pengendali                           -        (46.691.070)      (144.298.306)                -        (190.989.376)

                                                 (9.519.581.031)    (4.859.356.336)    (1.442.983.059)                -     (15.821.920.426)

       Jumlah Aset Konsolidasian                272.865.373.610    13.649.028.470     136.657.581.958    (7.969.954.545)    415.202.029.493

       Jumlah Liabilitas Konsolidasian         (117.830.608.957)   (87.564.678.978)   (32.647.466.498)    2.119.954.542    (235.922.799.891)


                                                                                         2024

                                               Sewa Operasi        Perhotelan          Lain-lain         Eliminasi         Konsolidasian

      PENDAPATAN
       Kamar                                                  -    15.715.222.329                   -                 -      15.715.222.329
       Makanan dan minuman                                    -     6.577.684.000                   -                 -       6.577.684.000
       Pendapatan operasional lainnya                         -       191.442.100                   -                 -         191.442.100
       Lain-lain                                              -        68.223.055                   -                 -          68.223.055

       Jumlah pendapatan                                      -    22.552.571.484                   -                 -      22.552.571.484
      BEBAN POKOK
       Kamar                                                  -     (3.902.086.762)                 -                 -      (3.902.086.762)
       Makanan dan minuman                                    -     (3.934.830.746)                 -                 -      (3.934.830.746)
       Pendapatan operasional lainnya                         -        (86.325.148)                 -                 -         (86.325.148)
       Lain-lain                                              -        (10.014.500)                 -                 -         (10.014.500)

       Jumlah pokok                                           -     (7.933.257.156)                 -                 -      (7.933.257.156)

                                                              -     14.619.314.328                  -                 -      14.619.314.328
       Beban Penjualan                                        -       (877.665.653)                 -                 -        (877.665.653)
       Beban Umum dan Administrasi              (10.649.076.466)   (11.598.072.331)      (951.976.320)      660.000.000     (22.539.125.117)
       Jasa Giro                                        556.062        157.638.586                  -                 -         158.194.648
       Beban Keuangan                                  (935.944)    (6.493.372.329)                 -                 -      (6.494.308.273)
       Beban Pajak                                 (110.000.000)      (979.019.373)       (51.016.758)                -      (1.140.036.131)
       Penyisihan Penurunan Nilai Piutang                     -          1.156.487                  -                 -           1.156.487
       Amortisasi Biaya Transaksi Utang Bank                  -                  -                  -                 -                   -
       Laba (Rugi) Penjualan Aset Tetap               3.693.694         20.000.000                  -                 -          23.693.694
       Lain-lain - Bersih                           571.264.729        106.181.812                  -      (660.000.000)         17.446.541

       RUGI SEBELUM PAJAK
        FINAL DAN PAJAK
          PENGHASILAN                           (10.184.497.925)    (5.043.838.473)    (1.002.993.078)                -     (16.231.329.476)
       Pajak Final                                            -                  -                  -                 -                   -

       RUGI SEBELUM PAJAK
         PENGHASILAN                            (10.184.497.925)    (5.043.838.473)    (1.002.993.078)                -     (15.772.119.345)
       Manfaat Pajak Penghasilan                    (96.345.678)      (362.864.453)                 -                 -        (459.210.131)

       RUGI TAHUN BERJALAN                      (10.280.843.603)    (5.406.702.926)    (1.002.993.078)                -     (16.231.329.476)




                                                                     59
Page 67
                                   PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                             PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                                    DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                                31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


32.   INFORMASI SEGMEN (lanjutan)
                                                                                     2024

                                           Sewa Operasi        Perhotelan          Lain-lain             Eliminasi             Konsolidasian
      PENGHASILAN
       KOMPREHENSIF LAIN
       Pos yang Tidak Akan
        Direklasifikasi ke Laba Rugi:
        Pengukuran Kembali Liabilitas
          Imbalan Kerja                          76.743.902        12.244.159                   -                      -             88.988.061
        Manfaat (Beban) Pajak
          Penghasilan Terkait                   (16.883.658)        (2.693.715)                 -                      -            (19.577.373)

       Penghasilan Komprehensif Lain
        Tahun Berjalan                           59.860.244         9.550.444                   -                      -             69.410.688

      JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
       TAHUN BERJALAN                       (10.220.983.359)    (5.397.152.482)    (1.002.993.078)                     -        (16.161.918.788)
      RUGI TAHUN BERJALAN YANG
       DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
        Pemilik Entitas Induk               (10.280.843.603)    (5.352.635.897)      (902.693.770)                     -        (16.536.173.270)
        Kepentingan Non-Pengendali                        -        (54.067.029)      (100.299.308)                     -           (154.366.337)

                                            (10.280.843.603)    (5.406.702.926)    (1.002.993.078)                     -        (16.690.539.607)
      JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
       YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
        Pemilik Entitas Induk               (10.220.983.359)    (5.343.180.957)      (902.693.770)                     -        (16.466.858.086)
        Kepentingan Non-Pengendali                        -        (53.971.525)      (100.299.308)                     -           (154.270.833)

                                            (10.220.983.359)    (5.397.152.482)    (1.002.993.078)                     -        (16.621.128.919)

      Jumlah Aset Konsolidasian             278.393.194.499    13.437.210.673     136.628.845.622         (7.316.838.179)       421.142.412.615

      Jumlah Liabilitas Konsolidasian      (113.838.848.815)   (82.683.754.188)   (31.175.747.103)        1.543.642.500        (226.154.707.606)



33.   RUGI PER SAHAM DASAR

                                                                                            2025                             2024
      Rugi untuk perhitungan Rugi Bersih per saham                                   (15.626.956.255)                  (16.613.735.288)

      Jumlah Lembar Saham
      Jumlah Rata-rata Tertimbang Saham Biasa yang Beredar
       untuk perhitungan Rugi Bersih per saham Dasar                                    1.000.000.000                       1.000.000.000
      Pengaruh Efek Berpotensi Saham Biasa yang Dilutif -
       Waran                                                                                199.996.021                      199.996.021
      Jumlah Rata-rata Tertimbang Saham Biasa untuk
       Perhitungan Rugi Bersih per Saham Dilusian                                           800.003.979                      800.003.979
      Rugi per saham:
      - Dasar                                                                                        (15,63)                         (16,61)
      - Dilusian                                                                                     (19,53)                         (20,77)

35.   KELANGSUNGAN USAHA
      Dalam mempertimbangkan asumsi kelangsungan usaha, Manajemen telah mengevaluasi kondisi
      keuangan dan kinerja operasional Perusahaan serta faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi industri
      perhotelan selama tahun 2025 dan proyeksi tahun 2026. Berdasarkan evaluasi tersebut, Manajemen
      berkeyakinan bahwa Perusahaan memiliki kemampuan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya.




                                                                 60
Page 68
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                            DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                        31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

35.   KELANGSUNGAN USAHA (lanjutan)
      Sehubungan dengan hal tersebut, Manajemen telah dan akan terus melaksanakan langkah-langkah
      berikut:
      1. Penguatan pengendalian internal dan manajemen risiko keuangan
           Perusahaan menerapkan kebijakan pengendalian biaya yang lebih ketat, peningkatan monitoring
           operasional, serta penggunaan asumsi pendapatan yang konservatif dalam perencanaan bisnis guna
           menjaga likuiditas dan stabilitas keuangan.
      2. Optimalisasi kinerja hotel yang beroperasi
           Manajemen berupaya mempertahankan tingkat okupansi dan meningkatkan rata-rata tarif kamar
           (Average Room Rate ) melalui strategi segmentasi pasar, pengelolaan harga (yield management ),
           serta peningkatan kualitas layanan.
      3. Diversifikasi sumber pendapatan
           Untuk mengurangi ketergantungan pada pendapatan kamar, Perusahaan mengembangkan lini usaha
           Food & Beverage , acara sosial, dan kegiatan komunitas guna meningkatkan stabilitas arus kas dan
           mengurangi volatilitas pendapatan.
      4. Pemeliharaan dan revitalisasi aset tetap hotel
           Perusahaan melaksanakan program pemeliharaan dan penyegaran kamar serta fasilitas hotel secara
           terencana dan terkendali dalam batas anggaran yang disetujui, guna menjaga nilai ekonomis aset dan
           daya saing jangka panjang.
      5. Peningkatan efisiensi operasional
           Pada unit usaha yang terdampak penurunan permintaan, Manajemen menerapkan strategi operasional
           yang berfokus pada efisiensi biaya, pengendalian anggaran, dan perlindungan margin operasional.

      6.   Penguatan pendapatan non-kamar
           Perusahaan meningkatkan kontribusi pendapatan non-kamar melalui pengembangan konsep lifestyle ,
           pengalaman tamu, serta inovasi produk dan layanan bernilai tambah.
      7.   Pengelolaan aset strategis jangka panjang (Tanjung Karoso Permai, Sumba)
           Aset tersebut diklasifikasikan sebagai investasi strategis jangka panjang. Perusahaan menerapkan
           pendekatan kemitraan selektif untuk potensi pengembangan hotel ultra-luxury , guna memitigasi risiko
           kebutuhan modal dan menjaga fleksibilitas keuangan. Aset ini tidak diandalkan sebagai sumber arus
           kas jangka pendek.
      8.   Pengembangan segmen MICE dan acara sosial
           Perusahaan memperluas pemasaran ke segmen swasta, termasuk wedding , acara korporasi, dan
           kegiatan MICE , untuk mengurangi ketergantungan pada proyek pemerintah.
      9.   Pengembangan lini usaha berisiko rendah
           Manajemen merencanakan kerja sama exclusive outside catering untuk ballroom di Jakarta guna
           menambah sumber pendapatan tanpa menimbulkan kebutuhan belanja modal yang signifikan.
      10. Perencanaan usaha tahun 2026 berbasis risiko
          Mengingat potensi ketidakpastian pasar, Perusahaan menyusun rencana bisnis 2026 dengan
          menekankan diversifikasi pendapatan, efisiensi biaya, dan kehati-hatian dalam investasi guna
          mendukung keberlanjutan usaha.

      Berdasarkan langkah-langkah di atas serta proyeksi keuangan yang telah disusun, Manajemen menilai
      bahwa Perusahaan memiliki kemampuan untuk melanjutkan usahanya sebagai entitas yang berkelanjutan
      (going concern ).




                                                       61
Page 69
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                            DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                        31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

36.   PERISTIWA SIGNIFIKAN
      a.   Perjanjian sewa
           Hotel Sotis Falatehan
           Berdasarkan perjanjian sewa menyewa dengan pihak berelasi No. 212/LGL-PSM/XII/2024 tanggal 30
           Desember 2024, Entitas Anak menyewa tanah dan bangunan di Jalan Falatehan I Nomor 21-22,
           Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan yang dipakai untuk Hotel Sotis Falatehan.


           Perjanjian sewa menyewa tersebut berlaku 3 tahun sejak tanggal 1 Januari 2025 sampai dengan 31
           Desember 2027 dengan nilai sebesar Rp245.000.000 per tahun Perjanjian tersebut dapat diperpanjang
           setiap tahun berikutnya.

           Sotis Villa Canggu
           Berdasarkan perjanjian sewa menyewa dengan pihak berelasi No. 210/LGL-PSM/XII/2024 tanggal 30
           Desember 2024., Entitas Anak menyewa tanah dan bangunan di Jalan Raya Kayu Tulang, Banjar
           Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, Badung yang dipakai untuk Sotis Villa Canggu.

           Perjanjian sewa menyewa tersebut berlaku 3 tahun sejak tanggal 1 Januari 2025 sampai dengan 31
           Desember 2027 dengan nilai sebesar Rp245.000.000 per tahun Perjanjian tersebut dapat diperpanjang
           setiap tahun berikutnya.
           Sotis Residence Penjernihan
           Berdasarkan perjanjian sewa menyewa dengan pihak berelasi No. 211/LGL-PSM/XII/2022 tanggal 30
           Desember 2024., Entitas Anak menyewa tanah dan bangunan di Jalan Penjernihan I No. 10B,
           Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat yang dipakai untuk Sotis Residence Penjernihan.


           Perjanjian sewa menyewa tersebut berlaku 3 tahun sejak tanggal 1 Januari 2025 sampai dengan 31
           Desember 2027 dengan nilai sebesar Rp245.000.000 per tahun Perjanjian tersebut dapat diperpanjang
           setiap tahun berikutnya.

      b.   Peristiwa Kontinjensi
           Peristiwa kontinjensi antara lain : karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi; estimasi dari dampak
           keuangannya; indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar
           sumber daya; dan kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga tidak ada.

37.   KEJADIAN SETELAH TANGGAL LAPORAN POSISI KEUANGAN
      Menurut manajemen, terdapat kejadian penting yaitu rencana aksi korporasi yang akan dilakukan oleh
      Perseroan:

      1.   Perseroan berencana untuk meminta persetujuan pemegang saham atas rencana aksi korporasi
           berupa Penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) serta
           perubahan anggota Direksi dan Dewan Komisaris. Proses yang sudah dilakukan sampai laporan ini
           terbit adalah Pengumuman RUPSLB kepada Publik.

      2.   Pada 24 November 2025, Perusahaan bersama-sama PT Sungai Mas Konstruksi menandatangani
           Kesepakatan Bersama tentang Rencana Pengalihan Hak Atas Tanah Bangunan No. 315A/MOU-
           SMK/XI/2025 untuk melakukan Penjualan Aset non Operasional berupa tanah dan bangunan Villa di
           Kepulauan Seribu dalam waktu selambat-lambatnya tanggal 27 Maret 2026 dengan harga jual beli
           disepakati sebesar Rp37.500.000.000, bersifat tetap, belum termasuk pajak-pajak dan biaya lain-lain
           yang mungkin timbul dari proses pengalihan.




                                                        62
Page 70
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                    PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                           DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                       31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

37.   KEJADIAN SETELAH TANGGAL LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan)
          Untuk keperluan jual beli Objek Villa tersebut Perusahaan telah melakukan:
          a)   Audit/reviu atas Laporan Keuangan oleh Kantor Akuntan Publik Jojo Sunarjo dan Rekan dan
               mempublikasikannya kepada publik melalui website IDX
          b)   Proses penilaian untuk menentukan nilai wajar atas Objek Villa dan kewajaran atas transaksi jual
               beli, sebagaimana tertuang dalam Laporan Pendapat Kewajaran atas rencana transaksi
               penjualan aset tetap No. 00112/2.0084-00/BS/03/0283/1/I/2026 tertanggal 30 Januari 2026 oleh
               KJPP Sapto, Kasmodiard dan Rekan.

          Pada tanggal laporan ini, rencana penjualan aset non-operasional tersebut masih dalam tahap
          pengalihan PPJB oleh Notaris dan Developer dan belum terdapat transaksi yang direalisasikan.


38.   LIABILITAS BERSYARAT
      Perusahaan dan Entitas Anak tidak memiliki liabilitas bersyarat pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025
      dan 2024.




                                                      63
Page 71
LAMPIRAN
Page 72
                                  PT SATRIA MEGA KENCANA (INDUK)
                                       LAPORAN POSISI KEUANGAN
                                    PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                 Catatan              2025              2024

ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas                                   4                 84.836.890        20.571.498
Pajak dibayar dimuka                                11a             4.792.311.436     4.799.590.350
Uang muka dan Biaya dibayar dimuka                   6                225.361.503       398.446.103

Total Aset Lancar                                                   5.102.509.829     5.218.607.951


Aset Tidak Lancar
Piutang Pihak Berelasi                              18b            1.879.954.545      1.429.838.179
Investasi pada entitas anak                          7             5.850.000.000      5.850.000.000
Aset tetap                                           9           260.032.909.236    265.894.748.369

Total Aset Tidak lancar                                          267.762.863.781    273.174.586.548

TOTAL ASET                                                       272.865.373.610    278.393.194.499




                      Catatan laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang
                      tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan




                                                     1
Page 73
                                 PT SATRIA MEGA KENCANA (INDUK)
                                      LAPORAN POSISI KEUANGAN
                                   PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                Catatan              2025              2024

LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang Lain-lain
- Pihak ketiga                                     12                 76.580.892      158.728.405
- Pihak berelasi                                  18c              3.042.193.381                -
Utang pajak                                       11b                 50.769.871       76.660.551
Beban akrual                                       10                194.498.525      245.296.881

Total Liabilitas Jangka Pendek                                     3.364.042.669      480.685.837

Liabilitas Jangka Panjang
Utang Pihak Berelasi                              18c            87.371.486.634     86.436.286.634
Liabililtas imbalan kerja                         13              1.065.030.896        842.975.370
Liabilitas pajak tangguhan                                       26.030.048.758     26.078.900.974

Total Liabilitas Jangka Panjang                                 114.466.566.288    113.358.162.978

TOTAL LIABILITAS                                                117.830.608.957    113.838.848.815


EKUITAS
Modal saham
 Modal dasar - 2.400.000.000 saham
    dengan nilai nominal Rp 100 per saham
 Modal ditempatkan dan disetor
    penuh - 1.000.000.075 lembar saham             14           100.000.397.900    100.000.397.900
Tambahan modal disetor                             15            14.491.453.870     14.491.453.870
Saldo laba ditahan                                              (46.044.001.305)   (35.763.157.700)
Saldo laba berjalan                                              (9.446.861.451)   (10.280.843.603)
Pendapatan komprehensif lainnya                                      60.431.261        133.150.839
Surplus Revaluasi Aset Tetap - Bersih                            95.973.344.378     95.973.344.378

Total Ekuitas                                                   155.034.764.653    164.554.345.684

TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                    272.865.373.610    278.393.194.499




                     Catatan laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang
                     tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan




                                                    2
Page 74
                           PT SATRIA MEGA KENCANA (INDUK)
                LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
                      UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                             Catatan             2025                2024


PENDAPATAN USAHA                                                            -                   -
BEBAN POKOK PENDAPATAN                                                      -                   -

LABA BRUTO                                                                  -                   -


BEBAN USAHA
 Beban umum dan administrasi                    16           (10.183.003.734)     (10.649.076.466)

Total Beban Usaha                                            (10.183.003.734)     (10.649.076.466)

LABA USAHA                                                   (10.183.003.734)     (10.649.076.466)


PENGHASILAN/(BEBAN) LAIN-LAIN                   17
 Jasa Giro                                                             1.754             556.062
 Beban Keuangan                                                   (1.170.400)           (935.944)
 Beban Pajak                                                     (38.646.390)       (110.000.000)
 Laba (Rugi) Penjualan Aset Tetap                                  1.351.352           3.693.694
 Lain-lain - Bersih                                              746.264.402         571.264.729

 Penghasilan Lain-lain - Bersih                                  707.800.718         464.578.541

LABA SEBELUM
  PAJAK PENGHASILAN                                           (9.475.203.016)     (10.184.497.925)

BEBAN (MANFAAT)
 PAJAK PENGHASILAN
 Kini                                                                      -                   -
 Tangguhan                                                       (28.341.565)         96.345.678
 Final                                                                     -                   -

Beban Pajak Penghasilan - Neto                                   (28.341.565)         96.345.678

LABA NETO                                                     (9.446.861.451)     (10.280.843.603)

PENGHASILAN KOMPREHENSIF
 LAINNYA                                                         (72.719.580)         59.860.244

TOTAL LABA KOMPREHENSIF                                       (9.519.581.031)     (10.220.983.359)




                     Catatan laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang
                     tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan




                                                 3
Page 75
                                                             PT SATRIA MEGA KENCANA (INDUK)
                                                                LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
                                                        UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                                                  31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                                                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                                         Saldo Laba         Penghasilan        Penghasilan
                                           Ditempatkan dan       Tambahan           Belum Ditentukan        Komprehensif       Komprehensif
                                 Catatan    Disetor penuh       Modal Disetor           Penggunaannya           lain               lain           Jumlah Ekuitas


Saldo per 1 Januari 2024           11       100.000.397.900     14.491.453.870           (35.763.157.700)    95.973.344.378        73.290.595     174.775.329.043


Rugi Tahun Berjalan                                         -                   -        (10.280.843.603)                  -                  -   (10.280.843.603)
Pengukuran Kembali Liabilitas
  Imbalan Kerja, setelah pajak                              -                   -                       -                  -       59.860.244          59.860.244

Saldo per 31 Desember 2024                  100.000.397.900     14.491.453.870           (46.044.001.303)    95.973.344.378       133.150.839     164.554.345.684


Rugi Tahun Berjalan                                         -                   -         (9.446.861.451)                  -                  -    (9.446.861.451)
Pengukuran Kembali Liabilitas
  Imbalan Kerja, setelah pajak                              -                   -                       -                  -       (72.719.580)       (72.719.580)

Saldo per 31 Desember 2025                  100.000.397.900     14.491.453.870           (55.490.862.754)    95.973.344.378        60.431.259     155.034.764.653


                                                   Catatan laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang
                                                   tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan




                                                                                    4
Page 76
                               PT SATRIA MEGA KENCANA (INDUK)
                                        LAPORAN ARUS KAS
                          UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA
                                    31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                           Catatan             2025                  2024

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Kas yang Dibayarkan kepada Pemasok                             (222.317.763)                    -
Kas yang Dibayarkan kepada Karyawan                          (2.641.738.734)       (3.144.053.669)
Pembayaran Pajak Penghasilan                                              -          (178.520.134)
Penerimaan Bunga                                                      1.754               556.062
Penerimaan (Pengeluaran) Kas Lainnya                           (600.308.232)       (1.498.902.910)

Kas neto diperoleh dari
 aktivitas operasi                                           (3.464.362.975)       (4.820.920.651)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap                                                      -          (98.000.001)
Hasil penjualan aset tetap                                        1.351.352            3.693.694

Kas neto diperoleh dari
 aktivitas investasi                                              1.351.352          (94.306.307)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Peningkatan (Penurunan) Utang Lain-lain -
  Pihak Berelasi                                              3.977.393.381        3.231.245.236
Peningkatan (Penurunan) Piutang Lain-lain - Pihak
  Berelasi                                                     (450.116.366)         965.854.786

Kas neto diperoleh dari
 aktivitas pendanaan                                          3.527.277.015        4.197.100.022

KENAIKAN (PENURUNAN)
 NETO KAS DAN BANK                                               64.265.392         (718.126.936)
KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                          20.571.498          738.698.434

KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                     2d,4                84.836.890           20.571.498




                      Catatan laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang
                      tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan




                                                     5

File

File Open PDF
Source IDX
Size7.58 MB
Published10 Feb 2026
Pages76
Characters255,992
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 57 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org SATRIA MEGA KENCANA Tbk p.1 ×213
linked — Herman Herry Adranacus. p.15 ×13
linked — Vonny Kristiani p.16 ×11
linked person Stevano Rizki Adranacus · Komisaris Utama p.17 ×6
linked person Husni Heron · Komisaris Independen p.17 ×5
linked org Bank Central Asia Tbk p.32 ×4
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.32 ×2
linked org Bank Pan Indonesia Tbk p.32 ×2
linked org PT Asuransi Central Asia p.37 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.15 ×3
possible org Bursa Efek Indonesia p.15 ×2
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.32 ×10
possible — Indjun p.56 ×2
possible org PT Sungai Mas Konstruksi p.69
unresolved person Akta Notaris Ilmiawan Dekrit Supatmo p.15
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.15 ×4
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi p.15
unresolved org PT Tanjung Karoso Permai p.16 ×4
unresolved org PT Dwimukti Mitra Wisata p.16 ×10
unresolved person Floreta Tane · Direktur Utama p.17 ×2
unresolved — Sorta Delima Rosida Elisabeth Cesilia · Direktur p.17 ×2
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.17
unresolved person Maskanah · Anggota p.17
unresolved person Margaretha · Sekretaris Perusahaan p.17 ×2
unresolved org bank Indonesia p.21
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.31 ×2
unresolved org Bank Bukopin Tbk p.32 ×2
unresolved org PT Bank MNC p.32
unresolved org PT Mitra Global Holiday p.33
unresolved org PT Setia p.36 ×2
unresolved org KJPP Pung's Zulkarnain dan Rekan p.37
unresolved org KJPP Pung's Zulkarnain p.37
unresolved person Ir. Aguson Rosano. MAPPI p.37
unresolved org Bapepam-LK p.37 ×2
unresolved org PT Dwimukti Graha Elektrindo p.39 ×9
unresolved org PT Dwimukti Inti Boga p.39 ×4
unresolved org PT Sotis Hotel Manajemen p.39 ×5
unresolved org PT SMK p.40
unresolved org PT DMW p.40
unresolved org PT TKP p.40
unresolved org PT Satria Mega Kencana. Perjanjian p.40 ×2
unresolved org PT Sentralsari Primasentosa p.44
unresolved org PT Fitra Food International p.44
unresolved org PT Rumah Duta Pangan p.44
unresolved org PT Yuza Graha Gemilang Raya p.44
unresolved org PT Seiga Plus Energy p.44
unresolved org PT Paskomnas Niaga Utama p.44
unresolved org PT Sahih Mitra Sinergi p.44
unresolved person Akta Notaris Christina Dwi Utami p.55 ×6
unresolved org Sentral Efek Indonesia p.56
unresolved org Menteri p.56
unresolved org PT Adimitra Jasa Korpora p.56
unresolved — Cindy Angelina Adranacus p.56 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Jojo Sunarjo dan Rekan p.70
unresolved org Kantor Akuntan Publik Jojo Sunarjo p.70
unresolved org KJPP Sapto p.70
unresolved org Kasmodiard dan Rekan p.70

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

FinancialStatement-2025-Tahunan-SOTS.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result