Back to announcement
20260209_BEXI_Penyampaian Bukti Iklan_32026456_lamp2.pdf
Other Text extracted BEXISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
Jumat, 6 Februari 2026 INDUSTRI 7
PASAR TENAGA KERJA
ANGKA PENGANGGURAN MELANDAI
Bisnis, JAKARTA — Angka pengangguran di Indonesia turun hingga 109.000 orang pada November 2025 di tengah peningkatan
jumlah penduduk yang bekerja. Meski demikian, kalangan buruh mengkritisi data tersebut.
Reyhan F. Fajarihza
redaksi@bisnis.com
B
adan Pusat Statistik Terkait sektor yang paling pros- TPT turun 0,11%,” kata Ristadi Selain itu, dia menggarisbawahi
“
(BPS) melaporkan bah- pektif untuk menyerap tenaga kerja saat dihubungi Bisnis, Kamis (5/2). bahwa sektor padat karya adalah
wa jumlah penduduk tahun ini, pihaknya selaras dengan Menurutnya, berdasarkan data sektor yang menyerap paling ba-
yang bekerja pada peri- data BPS bahwa sektor pertanian, Kementerian Ketenagakerjaan, terda- nyak tenaga kerja di Indonesia.
ode tersebut mencapai perdagangan, dan industri pengolah- pat lebih dari 80.000 tenaga kerja Oleh karena itu, KSPN mendorong Hampir seluruh
147,91 juta orang. Di an masih akan menjadi penopang. ter-PHK sepanjang 2025. Belum di- agar pemerintah untuk lebih serius
sisi lain, jumlah pengangguran di “Di luar itu, kami melihat ketahui pula apakah puluhan melindungi sektor ini.
lapangan usaha
Indonesia mencapai 7,35 juta jiwa sektor transportasi dan jasa Jumlah ribu korban PHK tersebut mengalami
Pengangguran
hingga November 2025.
Kepala BPS Amalia Adininggar tumbuh,” pungkas Anwar.
juga memiliki potensi untuk
di Indonesia
telah kembali bekerja.
Ristadi menilai bahwa BPS
SERAPAN TERBESAR
Di sisi lain dari sejumlah kate-
peningkatan jumlah
10 Tahun
Widyasanti jumlah pengangguran Presiden KSPN Ristadi me- Terakhir hingga perlu memberikan penjelas- gori, sektor pertanian, perdagangan tenaga kerja.
pada periode tersebut turun sebe- nyoroti tidak adanya data November 2025 an terkait metode perhitung- dan pengolahan menjadi penyerap
sar 0,109 juta orang dibandingkan jumlah pemutusan hubung- an ini. Penurunan jumlah tenaga kerja terbesar.
dengan Agustus 2025 atau berku- an kerja (PHK) dalam per- pengangguran disebutnya BPS merekam bahwa sektor per- 196.000 orang pekerja. Lapangan
rang 4,74%. hitungan BPS. Menurutnya, juga tidak serta-merta ber- tanian menyerap 27,99% tenaga usaha lain yang mengalami pening-
“Penurunan tingkat pengangguran tingkat pengangguran semes- implikasi positif terhadap kerja Tanah Air per November tahun katan tenaga kerja terbanyak pada
terbuka dibandingkan dengan Agus- tinya tak hanya dihitung penyerapan tenaga kerja. lalu. Terdapat penambahan 161.000 November dibandingkan dengan
tus 2025 terjadi baik pada penduduk dari selisih jumlah pendu- “Sinyal positif itu jika pe- orang dibandingkan dengan Agustus Agustus 2025 adalah akomodasi
laki-laki maupun perempuan, dan duk bekerja dengan pertumbuhan nyerapan tenaga kerja di atas rata-rata 2025. Kemudian, sektor perdagangan dan makanan minuman, yang naik
tingkat pengangguran terbuka ini angkatan kerja baru. pertumbuhan angkatan kerja, sekitar yang menyerap porsi tenaga kerja sebesar 381.000 orang.
juga mengalami penurunan baik “BPS tidak menyajikan berapa 2 juta sampai dengan 3 juta per 18,67%, meningkat 168.000 orang “Hampir seluruh lapangan usaha
di wilayah perkotaan maupun di angka jumlah PHK pada periode tahun ditambah jumlah korban PHK. dibandingkan dengan periode sama. mengalami peningkatan jumlah
pedesaan,” katanya di Jakarta, Ka- tersebut, padahal salah satu kon- Maka kondisi ini bisa memastikan Sementara itu, industri pengo- tenaga kerja, kecuali aktivitas jasa
mis (5/2). tributor TPT adalah korban PHK. bahwa angka TPT akan berkurang lahan juga menyerap 13,86% te- lainnya dan pengadaan listrik dan
Di samping itu, BPS juga me- Oleh karena itu saya meragukan secara riil,” tegas Ristadi. naga kerja dengan penambahan gas,” ujarnya.
laporkan terdapat
218,85 juta pen-
duduk usia kerja
pada November
2025, meningkat
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
3URVSHULW\7RZHU/DQWDL'LVWULFW6&%'/RW
sebanyak 0,68 juta Jl. Jendral Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190
orang jika diban- Telepon : (021) 39503600 (Hunting)
dingkan dengan LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA DAN ENTITAS ANAK Faksimili : (021) 39503699
Website : www.indonesiaeximbank.go.id
Agustus 2025.
Dari jumlah ter- LAPORAN POSISI KEUANGAN LAPORAN LABA-RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN LAPORAN ARUS KAS
sebut, total angkat- 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam Jutaan Rupiah)
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam Jutaan Rupiah)
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
(Dalam Jutaan Rupiah)
an kerja Tanah Air No. Pos-Pos
INDIVIDUAL KONSOLIDASIAN
31 Des 2025 31 Des 2024 31 Des 2025 31 Des 2024 INDIVIDUAL KONSOLIDASIAN KONSOLIDASIAN
mencapai 155,27 (Diaudit) (Diaudit) (Diaudit) (Diaudit) No. Pos-Pos 31 Des 2025 31 Des 2024 31 Des 2025 31 Des 2024 POS-POS 31 Des 2025 31 Des 2024
(Diaudit) (Diaudit)
ASET (Diaudit) (Diaudit) (Diaudit) (Diaudit)
juta orang atau 1. Kas 43 49 43 49 PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan bunga, provisi, dan komisi 2.606.564 2.992.056
2. *LURSDGD%DQN,QGRQHVLD
bertambah seba- 3. *LURSDGDEDQN
919
1.694.262
775
1.181.568
919
1.694.927
775
1.217.286
1. Pendapatan bunga dan usaha syariah Pendapatan usaha syariah 284.685 424.917
a. Pendapatan bunga 2.622.369 2.974.423 2.624.017 2.975.543 Pendapatan operasional lainnya - neto 695.774 249.697
nyak 1,26 juta i. Penugasan Umum
ii. Penugasan Khusus
93.145
1.601.117
1.165.313
16.259
93.810
1.601.117
1.201.031
16.259 i. Penugasan Umum 2.192.316 2.662.160 2.193.964 2.663.280 Beban operasional lainnya - neto (542.586) (647.341)
Pembayaran bunga dan pembiayaan lainnya (1.984.323) (2.904.799)
orang. Sementara &DGDQJDQNHUXJLDQSHQXUXQDQQLODL*LURSDGDEDQN - (4) - (4) ii. Penugasan Khusus 430.053 312.263 430.053 312.263
Pendapatan bukan operasional - neto 28.440 10.222
4. Penempatan pada bank 15.840.268 1.371.751 15.894.268 1.371.751 b. Usaha syariah 249.905 390.539 249.905 390.539
itu, bukan angkat- i. Penugasan Umum 1.051.288 447.500 1.105.288 447.500 i. Penugasan Umum 249.748 390.492 249.748 390.492
Arus kas dari operasi sebelum perubahan aset dan liabilitas operasi 1.088.554 124.752
Perubahan dalam aset dan liabilitas operasi
an kerja mencapai ii. Penugasan Khusus
Cadangan kerugian penurunan nilai - Penempatan pada bank -/-
14.790.500
(1.520)
924.333
(82)
14.790.500
(1.520)
924.333
(82)
ii. Penugasan Khusus 157 47 157 47
(Kenaikan)/penurunan aset operasi :
Total pendapatan bunga dan usaha syariah 2.872.274 3.364.962 2.873.922 3.366.082
63,58 juta orang 5. Efek-efek
6. Tagihan derivatif
719.531
220.472
1.173.253
50.674
719.531
220.472
1.173.253
50.674 2. Pendapatan usaha dari Ujrah 5.142 6.904 5.142 6.904
Tagihan derivatif
Pembiayaan dan piutang
(169.798)
(3.181.828)
(50.589)
1.967.909
atau menurun seki- 7. Pembiayaan dan piutang 38.726.697 38.852.805 38.726.697 38.852.805 3. Beban bunga dan beban bonus syariah (1.913.780) (2.656.651) (1.913.780) (2.656.651) Pembiayaan/piutang
Aset Ijarah
syariah 2.521.892
-
747.569
(96.281)
i. Penugasan Umum 50.776.452 51.879.751 50.776.452 51.879.751 Pendapatan bunga dan usaha syariah - neto 963.636 715.215 965.284 716.335
tar 0,58 juta orang. ii. Penugasan Khusus 6.428.926 4.104.405 6.428.926 4.104.405 PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA
Biaya dibayar
Piutang penjaminan
dimuka (5.900)
(6.850)
(3.265)
68.421
“Dari angkatan Cadangan kerugian penurunan nilai - Pembiayaan dan piutang -/-
8. Aset Ijarah
(18.478.681) (17.131.351) (18.478.681) (17.131.351)
96.281 96.281 96.281 96.281
4. Pendapatan dari asuransi Piutang penjaminan ulang (21.793) (3.094)
Hasil jasa asuransi dari kontrak asuransi terbitan 7.410 8.292 7.410 8.292 Aset kontrak asuransi 1.299 -
kerja tersebut, se- Akumulasi penyusutan aset ijarah -/-
9. Piutang setoran modal
(59.567)
-
(27.473)
5.000.000
(59.567)
-
(27.473)
5.000.000 Beban neto dari kontrak reasuransi milikan (6.530) (6.500) (6.530) (6.500) Aset kontrak reasuransi 4.723 (795)
banyak 147,91 juta 10. Pajak dibayar dimuka 1.647 2.827 1.647 2.827 Penghasilan atau beban keuangan asuransi net 1.309 - 1.309 -
Tagihan akseptasi
Aset lain-lain
(20.460)
5.003
15.206
5.228
11. Biaya dibayar dimuka 29.333 22.837 29.624 23.723 Lainnya (71) - (71) -
orang diantaranya 12. Aset kontrak asuransi 5.338 3.192 5.338 3.192 Total pendapatan dari asuransi 2.118 1.792 2.118 1.792 Kenaikan/(penurunan) liabilitas operasi :
(873.712) 2.650.309
bekerja. Jumlah i. Penugasan Umum
ii. Penugasan Khusus
5.338
-
2.950
242
5.338
-
2.950
242
5. Pendapatan dari penjaminan 488.822 65.792 488.822 65.792 Liabilitas segera 24.099 (51.848)
6. Keuntungan transaksi mata uang asing - neto 10.475 4.865 10.475 4.865 Liabilitas Devisa Hasil Ekspor (2.685) 124.188
penduduk yang 13. Aset kontrak reasuransi
i. Penugasan Umum
3
-
4.726
4.638
3
-
4.726
4.638 7. Provisi dan komisi selain dari pembiayaan dan piutang 49.497 36.938 49.497 36.938 Liabilitas akseptasi 20.460 (15.206)
bekerja ini ber- ii. Penugasan Khusus 3 88 3 88 8. Keuntungan penjualan efek-efek - 500 - 500
Utang pajak
Liabilitas derivatif
(2.391)
191.206
(10.377)
48.462
14. Piutang penjaminan 6.850 - 6.850 - 9. Lain-lain 597.363 153.952 597.363 153.952
tambah sebanyak 15. Piutang penjaminan ulang 24.887 3.094 24.887 3.094 Total pendapatan operasional lainnya - neto 1.148.275 263.839 1.148.275 263.839
Utang penjaminan
Liabilitas kontrak asuransi
681
(12.116)
(16.689)
(2.559)
1,371 juta orang Cadangan kerugian penurunan nilai - Piutang penjaminan ulang -/-
16. Tagihan akseptasi
(24.887)
158.943
(3.094)
138.126
(24.887)
158.943
(3.094)
138.126
10. 3HPEHQWXNDQFDGDQJDQNHUXJLDQSHQXUXQDQQLODLDVHWNHXDQJDQ (1.144.276) (277.774) (1.144.276) (277.774) Liabilitas kontrak reasuransi 844 -
11. Penyisihan kerugian estimasi klaim penjaminan 1.104 1.185 1.104 1.185 Estimasi klaim penjaminan 377 (2.879)
dibandingkan bu- i. Penugasan Umum
ii. Penugasan Khusus
150.315
8.792
134.076
4.571
150.315
8.792
134.076
4.571 12. Beban operasional lainnya Liabilitas imbalan kerja 13.089 (5.692)
lan Agustus 2025,” Cadangan kerugian penurunan nilai - Tagihan Akseptasi -/- (164) (521) (164) (521) D *DMLGDQWXQMDQJDQ (497.282) (420.035) (512.309) (437.532) Liabilitas lain-lain 71.301
304.865
140.773
208.173
17. Penyertaan saham 68.733 44.076 - - b. Umum dan administrasi (270.520) (263.039) (225.135) (233.520)
terangnya. 18. Aset tetap 1.740.491 1.620.424 1.740.491 1.620.424 F /DLQODLQ (8.267) (14.004) (8.304) (14.037) Kas neto diperoleh dari aktivitas operasi 519.707 2.983.234
Kepala Badan Akumulasi penyusutan aset tetap -/-
19. Aset pajak tangguhan - neto
(787.944)
159.295
(712.843)
150.655
(787.944)
159.768
(712.843)
150.993
Total beban operasional lainnya (776.069) (697.078) (745.748) (685.089) ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Pembelian efek-efek dalam kelompok nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (394.220) -
Perencanaan dan 20. Aset lain-lain
TOTAL ASET
159.778
58.781.373
150.581
49.124.284
159.205
58.767.496
146.428
49.112.997
Laba operasional 192.670 5.387 224.639 18.496 Perolehan aset hak guna (1.116) -
Pengembangan LIABILITAS 44.584.091 35.131.655 44.570.213 35.120.367 Perolehan
Penerimaan
aset tetap
efek-efek dalam kelompok nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
(125.124)
860.202
(73.078)
261.361
1. Liabilitas segera 41.382 17.283 41.382 17.283 13. Pendapatan bukan operasional - neto 54.338 76.867 28.439 63.420
Ketenagakerjaan 2. Liabilitas Devisa Hasil Ekspor 242.430 245.116 242.430 245.116 Kas neto diperoleh dari aktivitas investasi 339.742 188.283
(Barenbang) Ke- 3. Liabilitas akseptasi
i. Penugasan Umum
159.107
150.315
138.647
134.076
159.107
150.315
138.647
134.076
Laba sebelum beban pajak 247.008 82.254 253.078 81.916 ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan pinjaman yang diterima 102.514.431 31.983.829
menterian Ketena- ii. Penugasan Khusus
4. Utang pajak
8.792
853
4.571
8.727
8.792
6.337
4.571
8.728
14. Manfaat (beban) pajak Pembayaran pinjaman yang diterima (89.495.362) (26.024.418)
Pembayaran efek-efek utang yang diterbitkan yang jatuh tempo (3.821.000) (14.065.226)
gakerjaan Anwar 5. Efek-efek utang yang diterbitkan 4.321.273 8.140.064 4.321.273 8.140.064 a. Kini - - (6.205) -
Pembayaran liabilitas sewa (3.162) (4.160)
6. Liabilitas derivatif 241.145 49.939 241.145 49.939 b. Tangguhan 5.270 150.271 5.405 150.609
Sanusi meman- 7. Pinjaman yang diterima 38.319.169 24.863.560 38.319.169 24.863.560
Pembayaran ke pemerintah sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak
Pembayaran bagian laba pemerintah
(52.318)
(10.783)
-
-
dang penurunan 8. Liabilitas kontrak asuransi
i. Penugasan Umum
82
30
12.199
11.829
82
30
12.199
11.829
LABA TAHUN BERJALAN 252.278 232.525 252.278 232.525 Penerimaan kontribusi modal dari Pemerintah Republik Indonesia - Penugasan Khusus
Kas neto diperoleh dari/(digunakan untuk) aktivitas pendanaan
5.000.000
14.131.806 (8.109.975)
-
ini sebagai sinyal ii. Penugasan Khusus
9. Liabilitas kontrak reasuransi
52
844
370
-
52
844
370
-
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN:
Pengaruh perubahan kurs mata uang asing pada kas dan setara kas 10.475 4.865
positif akan adanya i. Penugasan Umum 844 - 844 -
3HQJKDVLODQNRPSUHKHQVLIODLQ\DQJDNDQGLUHNODVL¿NDVLNHODEDUXJL
Perubahan nilai wajar efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan KENAIKAN/(PENURUNAN) KAS DAN SETARA KAS 15.001.730 (4.933.593)
ii. Penugasan Khusus - - - -
perbaikan iklim ke- 10. Utang penjaminan 2.419 1.738 2.419 1.738 komprehensif lain - neto 12.262 691 12.262 691
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 2.589.947 7.523.540
Pajak terkait dengan komponen pendapatan komprehensif lain 2.517 (152) 2.517 (152)
tenagakerjaan, ken- i. Penugasan Umum
ii. Penugasan Khusus
2.419
-
1.738
-
2.419
-
1.738
- KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 17.591.677 2.589.947
dati masih terdapat 11. Estimasi klaim penjaminan 4.787 444.847 4.787 444.847 3HQJKDVLODQ UXJL NRPSUHKHQVLIODLQ\DQJWLGDNDNDQGLUHNODVL¿NDVLNHODEDUXJL KAS DAN SETARA KAS TERDIRI DARI:
i. Penugasan Umum 3.846 3.744 3.846 3.744 Pengukuran kembali kewajiban imbalan pasti (155) (2.437) (155) (2.437)
banyak pekerjaan ii. Penugasan Khusus 941 441.103 941 441.103
Pajak terkait dengan komponen pendapatan komprehensif lain 852 536 852 536
Kas 43 49
12. Liabilitas imbalan kerja 152.512 139.268 152.512 139.268 *LURSDGD%DQN,QGRQHVLD 919 775
rumah. 13. Liabilitas sewa 3.300 2.949 3.300 2.949 *LURSDGDEDQN 1.694.927 1.217.290
Penghasilan/(rugi) komprehensif lain - neto setelah pajak 15.476 (1.362) 15.476 (1.362)
“Kita masih ha- 14. Liabilitas lain-lain 1.094.788 1.067.318 1.075.426 1.056.029 Penempatan pada bank - jangka waktu jatuh tempo tiga bulan atau kurang sejak tanggal perolehan 15.895.788 1.371.833
Total kas dan setara kas 17.591.677 2.589.947
rus bekerja ke- EKUITAS
15. Kontribusi modal pemerintah
14.197.282
42.759.385
13.992.629
42.602.431
14.197.283
42.759.385
13.992.630
42.602.431
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 267.754 231.163 267.754 231.163
ras untuk terus i. Penugasan Umum 23.589.123 23.589.123 23.589.123 23.589.123
Total Penghasilan Tahun Berjalan yang diatribusikan kepada :
ii. Penugasan Khusus 19.170.262 19.013.308 19.170.262 19.013.308
menekan tingkat 16. Kerugian yang belum direalisasi atas efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui - Pemilik entitas induk 252.278 232.525 252.278 232.525 LAPORAN PERHITUNGAN KEWAJIBAN PENYEDIAAN MODAL MINIMUM
31 DESEMBER 2025 DAN 2024
penghasilan komprehensif lain setelah pajak tangguhan (8.174) (22.953) (8.174) (22.953) - Kepentingan non pengendali - - - -
pengangguran dan 17. Pengukuran kembali kewajiban imbalan pasti setelah pajak tangguhan 149.044 148.347 149.044 148.347 Total 252.278 232.525 252.278 232.525
(Dalam Jutaan Rupiah)
31 Des 2025 31 Des 2024
meningkatkan kua- 18. Saldo laba(rugi)
i. Telah ditentukan penggunaannya No. Keterangan Individual Konsolidasian Individual Konsolidasian
Total Penghasilan Komprehensif yang diatribusikan kepada :
litas keberkerjaan,” a. Cadangan umum 322.161 322.161 322.161 322.161
- Pemilik entitas induk 267.754 231.163 267.754 231.163 I. Komponen Modal
(Diaudit) (Diaudit) (Diaudit) (Diaudit)
b. Cadangan tujuan 758.235 758.235 758.235 758.235
kata Anwar saat ii. Belum ditentukan penggunaannya (29.783.369) (29.815.592) (29.783.369) (29.815.592) - Kepentingan non pengendali - - - - A. Modal Inti :
1. Modal Disetor 4.321.587 4.321.587 4.321.587 4.321.587
19. Kepentingan non-Pengendali - - 1 1 Total 267.754 231.163 267.754 231.163
dihubungi Bisnis, TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 58.781.373 49.124.284 58.767.496 49.112.997
2. Cadangan Tambahan Modal (Disclosed Reserves) :
a. Modal Tambahan
9.600.511
38.437.798
9.600.511
38.437.798
9.406.433
38.280.844
9.406.433
38.280.844
Kamis (5/2). LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
b. Hibah - - - -
F &DGDQJDQ8PXPGDQ7XMXDQ 1.080.396 1.080.396 1.080.396 1.080.396
M e n u r u t nya , 31 DESEMBER 2025 dan 2024
(Dalam Jutaan Rupiah)
d. Laba tahun lalu yang belum ditentukan penggunaannya setelah
diperhitungkan pajak - - - -
Kemnaker meng- Kerugian yang Saldo Laba e. Rugi tahun lalu (-/-) (30.035.648) (30.035.648) (30.048.117) (30.048.117)
f. Laba tahun berjalan setelah diperhitungkan pajak (50%) 126.139 126.139 116.263 116.263
upayakan langkah belum direalisasi
dari kenaikan nilai
Telah ditentukan penggunaannya
g. Rugi tahun berjalan (-/-) - - - -
tersebut dengan Kontribusi modal
wajar aset keuangan Pengukuran kembali
yang diukur pada kewajiban imbalan Total ekuitas pemilik Kepentingan non
h. Selisih penjabaran laporan keuangan Kantor Cabang Luar Negeri
1 ) Selisih lebih - - - -
Konsolidasian Belum ditentukan Total Ekuitas
mengoptimalkan Pemerintah nilai wajar melalui
penghasilan
pasti, setelah pajak
tangguhan
Cadangan umum Cadangan tujuan penggunaannya
entitas induk pengendali 2) Selisih kurang (-/-)
i. Potensi peningkatan/penurunan nilai wajar dari aset keuangan yang diukur
- - - -
pelbagai program komprehensif lain
setelah dikurangi
pada nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lainnya
j. Selisih antara Penyisihan Penilaian Kualitas Aset (PPKA) dan Cadangan
(-/-) (8.174) (8.174) (22.953) (22.953)
- - - -
strategis nasio- pajak tangguhan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas aset produktif
3. Goodwill (-/-) - - - -
Saldo per 31 Desember 2023 37.602.431 (23.492) 150.248 322.161 758.235 (30.048.117) 8.761.466 1 8.761.467
nal untuk dapat Modal Tambahan
Jumlah ModaI Inti :
B. Modal Pelengkap (Maks. 100% dari Modal Inti) :
13.922.098 13.922.098 13.728.020 13.728.020
membuka lapangan Penugasan Khusus
Keuntungan yang belum direalisasi atas efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
5.000.000 - - - - - 5.000.000 - 5.000.000 1. Cadangan Revaluasi Aset Tetap
2. Cadangan umum PPKA (maksimal 1,25% dari ATMR) Risiko Kredit 359.333
-
359.333
-
328.567
-
328.567
-
kerja, antara lain komprehensif lain - neto, setelah pajak tangguhan - 539 - - - - 539 - 539 Jumlah Modal Pelengkap : 359.333 359.333 328.567 328.567
Pengukuran kembali kewajiban imbalan pasti, setelah pajak tangguhan - - (1.901) - - - (1.901) - (1.901) C. Modal Pelengkap Tambahan Yang Memenuhi Persyaratan - - - -
Makan Bergizi Gra- Laba tahun berjalan - - - - - 232.525 232.525 - 232.525
D. Modal Pelengkap Tambahan Yang Dialokasikan Untuk Mengantisipasi Risiko Pasar - - - -
tis (MBG), Kopera- Saldo per 31 Desember 2024 42.602.431 (22.953) 148.347 322.161 758.235 (29.815.592) 13.992.629 1 13.992.630 II. Total Modal Inti dan Modal Pelengkap 14.281.431 14.281.431 14.056.587 14.056.587
III. Total Modal Inti, Modal Pelengkap dan Modal Pelengkap Tambahan Yang Dialokasikan
si Desa/Kelurahan Penerimaan Negara Bukan Pajak berdasarkan UU No. 2 tahun 2009 pasal 20 ayat (2) - - - (52.318) - - (52.318) - (52.318) Untuk Mengantisipasi Risiko Pasar 14.281.431 14.281.431 14.056.587 14.056.587
,9 Penyertaan (-/-) (68.733) - (44.076) -
(Kopdes) Merah Kapitalisasi Modal berdasarkan UU No. 2 tahun 2009 pasal 20 ayat (2)
Bagian laba pemerintah
156.954
-
-
-
-
-
(156.954)
-
-
-
-
(10.783) (10.783)
- -
- (10.783)
-
9 Total Modal Untuk Risiko Kredit 14.212.698 14.281.431 14.012.511 14.056.587
9,
Putih, hilirisasi, dan 3HPEHQWXNDQFDGDQJDQXPXPGDQFDGDQJDQWXMXDQ
Keuntungan yang belum direalisasi atas efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
- - - 209.272 - (209.272) - - - Total Modal Untuk
9,, ATMR untuk Risiko Kredit
Risiko Kredit, Risiko Pasar dan Risiko Operasional 14.212.698
39.114.528
14.281.431
39.125.178
14.012.511
40.100.244
14.056.587
40.105.657
lain sebagainya. komprehensif lain - neto, setelah pajak tangguhan - 14.779 - - - - 14.779 - 14.779
9,,, ATMR untuk Risiko Pasar
IX. ATMR untuk Risiko Operasional
44.092
10.101
44.092
10.101
56.062
759.546
56.062
759.546
Pengukuran kembali kewajiban imbalan pasti, setelah pajak tangguhan - - 697 - - - 697 - 697
Anwar menga- Laba tahun berjalan - - - - - 252.278 252.278 - 252.278
X. Kewajiban Penyediaan Modal Minimum yang Tersedia Untuk Risiko Kredit
XI. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum yang Tersedia Untuk Risiko Kredit,
36,34% 36,50% 34,94% 35,05%
takan bahwa per- Saldo per 31 Desember 2025 42.759.385 (8.174) 149.044 322.161 758.235 (29.783.369) 14.197.282 1 14.197.283 Risiko Pasar dan Risiko Operasional
XII. Rasio Kelebihan Modal Pelengkap Tambahan
36,29%
0,00%
36,45%
0,00%
34,25%
0,00%
34,35%
0,00%
baikan ekosistem XIII. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum yang Diwajibkan 10% - <11% 10% - <11% 10% - <11% 10% - <11%
ketenagakerjaan MANAJEMEN PEMILIK RASIO KEUANGAN
Catatan :
1. Informasi keuangan di atas diambil dari Laporan Keuangan Konsolidasian Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 ("LPEI") dan Entitas Anaknya tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, yang disusun oleh manajemen LPEI dan
juga ditempuh de- (Dalam persentase) telah diaudit oleh KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan (anggota jaringan global RSM) dengan rekan
penanggung jawab adalah Chairul Wismoyo, CPA, auditor independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan
ngan peningkatan DEWAN DIREKTUR
- Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif : Sukatmo Padmosukarso No. Rasio 31 Des 2025
INDIVIDUAL
31 Des 2024
ROHK ,QVWLWXW $NXQWDQ 3XEOLN ,QGRQHVLD GHQJDQ RSLQL DXGLW WDQSD PRGL¿NDVLDQ VHEDJDLPDQD WHUFDQWXP GDODP
ODSRUDQQ\DWDQJJDO)HEUXDUL\DQJWLGDNWHUFDQWXPGDODPSXEOLNDVLLQL.DUHQDLQIRUPDVLNHXDQJDQGLDWDV
pencocokan kete- - Anggota Dewan Direktur : Yon Arsal (Diaudit) (Diaudit) diambil dari laporan keuangan, dengan demikian informasi tersebut bukan merupakan penyajian yang lengkap dari
laporan keuangan konsolidasian.
Jakarta, 6 Februari 2026
SE&O
- Anggota Dewan Direktur : Dwi Teguh Wibowo NEGARA REPUBLIK INDONESIA I. Permodalan
rampilan. Sejumlah - Anggota Dewan Direktur : Fajarini Puntodewi 100% 1. CAR dengan memperhitungkan risiko kredit 36,34% 34,94%
2. Laporan Keuangan Publikasi di atas disajikan sesuai dengan peraturan sebagai berikut:
a. Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 58/PMK.06/2020 tentang "Pembinaan dan Pengawasan
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
upaya yang telah - Anggota Dewan Direktur
- Anggota Dewan Direktur
: Doddy Rahardi
: Bambang Setyatmojo
2. CAR dengan memperhitungkan risiko kredit, risiko pasar, dan
risiko operasional 36,29% 34,25%
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia";
b. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 9/POJK.05/2022 tentang "Pengawasan Lembaga Pembiayaan Ekspor
dilakukan Kemna- II. Kualitas Aset
1. NPF Neto 2,41% 4,52%
Indonesia";
F 3HUDWXUDQ1R9,,,*/DPSLUDQ.HSXWXVDQ.HWXD%DGDQ3HQJDZDV3DVDU0RGDOGDQ/HPEDJD.HXDQJDQ
(BAPEPAM-LK) No. KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 tentang "Penyajian dan Pengungkapan Laporan
ker adalah program DIREKTUR PELAKSANA
- Direktur Pelaksana : Anton Herdianto
PEMILIK INTI III. Rentabilitas
1. Return on Asset (ROA) 0,54% 0,17%
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik"; Sukatmo Padmosukarso Anwar Harsono
d. Peraturan Menteri Keuangan No.183/PMK.08/2021 tanggal 14 Desember 2021 tentang Penugasan Khusus Direktur Eksekutif Direktur Pelaksana
pemagangan nasio- - Direktur Pelaksana : Sam Malee 2. Return on Equity (ROE) 1,79% 2,51% .HSDGD /HPEDJD 3HPELD\DDQ (NVSRU ,QGRQHVLD \DQJ PHQFDEXW 3HUDWXUDQ 0HQWHUL .HXDQJDQ 1R
PMK.08/2017 tanggal 21 Desember 2017 tentang Penugasan Khusus kepada Lembaga Pembiayaan Ekspor
- Direktur Pelaksana : Anwar Harsono 3. Net Interest Margin (NIM) 1,44% 0,86%
nal dan penguatan - Direktur Pelaksana : Sulaeman
NEGARA REPUBLIK INDONESIA
100%
4. Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) 95,21%
Indonesia.
99,85% 3. Kurs tukar mata uang asing untuk 1 USD per tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah masing-masing sebesar
sistem informasi - Direktur Pelaksana : Agus Sudiarto IV. Kepatuhan (Compliance)
1. PDN Keseluruhan 0,31% 0,40%
Rp16.675,00 dan Rp16.095,00.
pasar kerja.
Names mentioned 16 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kementerian Ketenagakerjaan
p.1
unresolved
org
Mawar & Rekan
p.1
unresolved
person
Chairul Wismoyo
p.1
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.1
unresolved
org
BAPEPAM-LK
p.1 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.1
unresolved
person
Eksekutif
· Direktur
p.1
unresolved
person
Pelaksana
· Direktur Eksekutif
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.