Back to announcement
20260206_OMED_Laporan Informasi dan Fakta Material_32025484_lamp2.pdf
Other Text extracted OMEDSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
OMED Paparkan Prospek 2026 Seiring Peningkatan Anggaran
Kesehatan Nasional
Surabaya, 5 Februari 2026
PT Jayamas Medica Industri Tbk (“OMED”), perusahaan manufaktur dan distribusi alat
kesehatan, memaparkan prospek usaha tahun 2026 yang didukung oleh berlanjutnya
permintaan struktural di sektor kesehatan nasional serta ketahanan permintaan dari segmen
kesehatan swasta.
Sektor kesehatan Indonesia terus memperoleh dukungan kuat dari pemerintah, tercermin dari
peningkatan anggaran kesehatan nasional sebesar 16% secara tahunan menjadi sekitar
Rp244 triliun pada tahun 2026 (dari Rp211 triliun pada tahun 2025). Kebijakan pemerintah
tetap difokuskan pada peningkatan aksesibilitas, keterjangkauan, serta keberlanjutan sistem
kesehatan jangka panjang, termasuk penguatan kapabilitas industri kesehatan dan farmasi
dalam negeri.
Meskipun program Jaminan Kesehatan Nasional (BPJS Kesehatan) tetap berperan penting
dalam memperluas akses layanan kesehatan, tekanan pendanaan masih berlanjut seiring
rasio klaim yang melampaui penerimaan iuran. Dalam konteks tersebut, segmen layanan
kesehatan swasta diperkirakan tetap resilien, didorong oleh permintaan layanan kesehatan
dengan kompleksitas lebih tinggi, layanan non-BPJS, produk consumable medis, serta
pengembangan infrastruktur kesehatan.
“Dengan latar belakang tersebut, OMED menargetkan pendapatan sekitar Rp2,3 triliun pada
tahun 2026, atau tumbuh di kisaran 10–15% secara tahunan (YoY),” ujar Louis Hartanto,
Direktur Marketing dan Sales PT Jayamas Medica Industri Tbk. “Perseroan juga menargetkan
margin laba kotor yang tetap terjaga pada kisaran awal 30%, serta penjualan ekspor sebesar
USD 1,0–1,5 juta.”
Untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang dan kesiapan operasional, Perseroan
mengalokasikan belanja modal (capital expenditure) sekitar Rp62 miliar pada tahun 2026.
Belanja modal tersebut akan difokuskan pada penambahan mesin untuk memperluas
kapasitas produksi di fasilitas Mojoagung dan Krian, serta pengembangan National
Distribution Center (NDC) di Pulo Gadung, Jakarta. Pengembangan ini diharapkan dapat
meningkatkan efisiensi logistik dan kualitas layanan, khususnya di wilayah Jabodetabek dan
Jawa Barat.
Louis menegaskan bahwa meskipun pergerakan pasar saham dalam jangka pendek dapat
dipengaruhi oleh faktor makroekonomi dan dinamika indeks global, Perseroan tetap berfokus
pada eksekusi strategi, penguatan kapasitas, serta penciptaan nilai yang berkelanjutan dalam
menghadapi volatilitas pasar dan mendukung pertumbuhan jangka panjang Perseroan.
Informasi lebih lanjut, hubungi :
Corporate Secretary & Investor Relation PT Jayamas Medica Industri Tbk
Email : corporate.secretary@onemed.co.id
ir@onemed.co.id
Website : www.onemed.co.id
Names mentioned 1 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.