Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 8
Page 1 OCR 0.931
S PBS No. : 004/PBS/CSL-PBS/1/2026 Jakarta, 28 Januari 2026 Kepada Yth. Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia Gedung Bursa Efek Indonesia Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta Selatan 12190 Perihal: Penyampaian Hasil Paparan Publik Insidentil PT Paramita Bangun Sarana Tbk. Dengan hormat, Untuk memenuhi ketentuan Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, sebagaimana ditetapkan dalam Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor Kep-00087/BEI/12-2025 dan berlaku sejak 11 Desember 2025, serta sehubungan dengan Pengumuman Bursa Efek Indonesia Nomor Peng-SPT-00061/BEI.WAS/01-2026 perihal permintaan pelaksanaan Paparan Publik Insidentil (“Public Expose”) oleh PT Paramita Bangun Sarana Tbk. (“Perseroan”), bersama ini kami sampaikan Laporan Pelaksanaan Public Expose yang telah diselenggarakan Perseroan sebagai berikut: 1. Public Expose telah dilaksanakan pada: Hari/ Tanggal : Selasa, 27 Januari 2026 Waktu : Pukul 10:30 — 11:40 WIB Tempat : Plaza Paramita Jl. KH Hasyim Ashari No.39 secara Online 2. Manajemen dan Pihak Perseroan yang hadir: @ Vincentius Susanto : Direktur Utama dan Corporate Secretary @ Hasan Basri : Financial Controller e Herga Rahma Putranto : Corporate Secretary & Legal Officer 3. Publik yang hadir: e Para pemodal pribadi @ Wartawan dari berbagai media massa (terlampir daftar hadir — Lampiran 1). 4. Ringkasan tanya jawab dalam Public Expose terlampir dalam Lampiran 2. 5s Public Expose dibuka oleh Bapak Vincentius Susanto, pada pukul 10:30 WIB dan dilanjutkan dengan pemaparan isi materi Public Expose dalam bentuk presentasi sebagaimana terlampir (Lampiran 3). 6. Public Expose ditutup oleh Bapak Vincentius Susanto, pada pukul 11.40 WIB. PT Paramita Bangun Sarana Tbk | tah Jl. Kyai Haji Hasyir No
Page 2 OCR 0.870
S: PBS Demikian laporan kami atas hasil pelaksanaan Public Expose Perseroan. Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya. Vincentius Susanto Direktur Utama dan Corporate Secretary PT Paramita Bangun Sarana Tbk P Jl. Kyai Haji Hasyim Ashari No.39. Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat - 10130 HA Ro1C. www.paramita.co.id 2
Page 3 OCR 0.955
Ringkasan Tanya Jawab dalam Public Expose Insidentil 2026 PT Paramita Bangun Sarana Tbk Pertanyaan 1 Daniel 10:36 Daniel, analis Jika melihat data historis di slide17, terdapat tren yang mengkhawatirkan di mana Liabilitas (utang) melonjak lebih dari dua kali lipat sejak 2022 (dari Rp342 Miliar ke Rp768 Miliar), sementara Ekuitas justru menyusut hampir separuhnya (dari Rp775 Miliar ke Rp448 Miliar). Apa penyebab utama dari pergeseran struktur modal yang agresif ini, dan bagaimana rencana konkret manajemen untuk memperkuat kembali posisi ekuitas perusahaan agar tidak terjadi risiko solvabilitas di masa depan ? Jawaban: Liabilitas Perseroan terutama merupakan liabilitas non-bank berupa utang usaha. Peningkatan liabilitas terjadi seiring dengan meningkatnya aktivitas usaha, didukung oleh perpanjangan tempo kredit dari pemasok yang mencerminkan kepercayaan terhadap PBSA. Pada periode yang sama, Perseroan juga mencatatkan peningkatan omzet dan ekuitas hingga kuartal Ill 2025, sehingga peningkatan liabilitas bersifat proporsional dan sejalan dengan pertumbuhan pendapatan. Pertanyaan 2 Daniel 10:36 Manajemen menyebutkan di slide 22, terlihat realisasi laba bersih 2025 (Rp158 Miliar) meleset cukup jauh dari target proyeksi (Rp202 Miliar). Lebih jauh lagi, meskipun pendapatan tahun 2025 secara nominal jauh lebih besar dibanding tahun 2024, laba bersihnya justru menurun. Mengapa terjadi penurunan efisiensi/margin yang begitu signifikan di saat perusahaan menangani proyek yang lebih besar? Apakah ada pembengkakan biaya material atau kesalahan estimasi proyek ? Jawaban: Pembagian dividen tahun 2025 merupakan dividen yang berasal dari laba tahun buku 2024, sesuai dengan praktik dan ketentuan yang berlaku. Sementara itu, hasil usaha tahun buku 2025 baru akan dipertimbangkan untuk pembagian dividen pada tahun berjalan melalui mekanisme RUPS. Pertanyaan 3 William 10:36 komitmen perseroan dalam mempertahankan tata kelola permodalan ? Jawaban: Dengan rasio pembagian dividen sekitar 7946, Perseroan tetap mencadangkan sekitar 20X laba untuk mendukung kebutuhan modal kerja. Perseroan memiliki fasilitas perbankan, namun penggunaannya bersifat tidak langsung, seperti bank garansi dan letter of credit, dan bukan untuk pendanaan tunai. Pendekatan ini mencerminkan kebijakan Perseroan yang konservatif dan disiplin dalam menjaga likuiditas usaha. Pertanyaan 4 Daniel 10:36 Perseroan memutuskan membagikan dividen sebesar Rp165 Miliar pada tahun 2025 yang tercantum di slide 17, padahal laba bersih tahun berjalan hanya Rp158 Miliar (Payout Ratio »10096). Mengingat ekuitas sedang menurun dan utang meningkat, mengapa manajemen memilih untuk membagikan k 4 tot
Page 4 OCR 0.955
dividen melebihi laba bersih daripada menggunakan dana tersebut untuk memperkuat modal kerja atau melunasi utang? Apakah kebijakan ini akan tetap dipertahankan untuk tahun 2026 ? Jawaban: Perseroan menargetkan laba bersih sebesar Rp202 miliar pada tahun 2025. Hingga kuartal III 2025, Perseroan telah membukukan laba bersih sebesar Rp158 miliar, yang menunjukkan kinerja yang sejalan dengan rencana dan memberikan keyakinan bagi Manajemen terhadap pencapaian target laba tahun 2025. Pertanyaan 5 Investor PBSA 10:39 izin bertanya apakah ada rencana aksi korporasi dalam 3 bulan ke depan? Jawaban: Tidak ada rencana korporasi dalam 3 bulan kedepan. Pertanyaan 6 PBSA Investor 1 11:01 Apakah ada wacana Sinarmas mengerjakan sawit Agrinas utk menjadi biodiesel B50? Dan mungkin menjadi prospek proyek besar utk PBSA sbagai vendor kontraktor Sinarmas? Sy dengan Daniel Investor saham Jawaban: Kami sendiri belum mempunyai informasi terkait hal tersebut, kami sendiri adalah Jasa Konstruksi dari usaha-usaha PT Smart Tbk. Kami tidak ada korelasi dengan Agrimas Tbk. Pertanyaan 7 William 11:02 Selamat siang, Bapak/Ibu manajemen. Saya Giovanni, investor individu. Jika dilihat saat ini klien PBSA dominan dari sektor industri. Apakah ada rencana untuk diversifikasi klien pada sektor perumahan, gedung perkantoran, atau data center? Terima kasih. Jawaban: PBSA memiliki core bisnis yang kuat di sektor konstruksi industri, dengan fokus utama pada industri kelapa sawit yang telah menjadi spesialisasi Perseroan sejak awal. Di antara emiten konstruksi yang ada, PBSA memiliki positioning yang relatif unik karena secara konsisten bergerak di segmen industri kelapa sawit, yang memiliki peran strategis baik di sektor pangan maupun bioenergi. Fokus ini menjadi keunggulan Perseroan karena kebutuhan infrastruktur di industri kelapa sawit berada dalam satu ekosistem yang sejalan dengan kompetensi inti PBSA. Dalam pengembangan usaha, PBSA memprioritaskan alokasi sumber daya pada core bisnis tersebut. Adapun pengembangan ke sektor konstruksi gedung, perkantoran, maupun data center merupakan opsi lanjutan yang akan dilakukan secara selektif apabila kapasitas dan sumber daya Perseroan memungkinkan. Dengan pendekatan ini, PBSA tetap terbuka terhadap peluang di sektor lain, sepanjang kekuatan dan keberlanjutan core bisnis Perseroan tetap terjaga dengan baik. Pertanyaan 8 Anitana Bisnis Indonesia 11:05 phsn
Page 5 OCR 0.959
Anitana - Bisnis Indonesia bagaimana dengan proyeksi pada 2026 ini dari sisi pertumbuhan pendapatan dan laba berapa persen targetnya? Selain itu juga bagaimana proyek baru dan diversifikasi yang akan dilakukan pada tahun ini? Jawaban: Sudah disampaikan, strategi usaha kedepan adalah penguatan operasional. Kami harus menjaga management selalu solid, optimalisasi sumber daya serta mengelola resiko usaha secara terukur. Pertanyaan 9 Yusal 11:07 permisi pak saya Saya Yusuf, investor mau bertanya, Melihat tren kenaikan harga komoditas yang menjadi bahan baku konstruksi, strategi efisiensi apa yang dilakukan manajemen untuk mempertahankan Gross Profit Margin agar tidak tergerus? dari manajemen sudah memprediksi kenaikan bahan baku dan mengantisipasi hal tersebut? Jawaban: Perseroan selalu melakukan perhitungan biaya bahan baku secara terukur dalam setiap proses penetapan harga tender. Dalam menjalankan usaha dengan perspektif jangka panjang, PBSA secara proaktif mempertimbangkan potensi kenaikan harga bahan baku ke depan dan memasukkannya sebagai unsur kontinjensi dalam perencanaan setiap proyek. Pendekatan ini merupakan bagian dari manajemen risiko Perseroan, di mana setiap risiko diukur dan dikelola secara disiplin sebelum Perseroan memutuskan untuk masuk ke suatu proyek. Pertanyaan 10 Vinci 11:08 Selamat siang. Saya Vinci, investor individu. Apakah Paramita Bangun Sarana berencana menggarap proyek pabrik biodiesel berbasis CPO? Saya punya rekan yang berencana bangun pabrik CPO dan saya tertarik dengan track record Paramita dalam menggarap proyek CPO. Saya pernah email corpsec@paramita.co.id dan telepon ke nomor telepon yang diinfokan security Plaza Paramita untuk menanyakan hal ini tapi tidak ada respon. sudah ada historis membangun pabrik biodiesel. bisa dilakukan pembicaraan lebih lanjut. Jawaban: Kami sudah berpengalaman dalam pembangunan bio diesel, kami sangat berterima kasih untuk informasi yg diberikan dan akan kami follow up tawaran tersebut. Pertanyaan 11 iphone 11:08 Mohon penjelasan manajemen terkait target kinerja Perseroan untuk tahun 2026, baik dari sisi pendapatan maupun laba bersih, serta faktor utama yang mendorong pertumbuhan tersebut.” Jawaban: Investor bisa membaca annual report kami, kami akan selalu menjaga growth kami agar usaha kami selalu berkembang. Pertanyaan 12 PBSA Investor 1 11:09 H 2016.
Page 6 OCR 0.946
Saya dgn Daniel, Investor Apakah ada wacana Sinarmas mengerjakan sawit Agrinas utk menjadi biodiesel B50? Dan mungkin menjadi prospek proyek besar utk PBSA sbagai vendor kontraktor Sinarmas? Maaf pak pertanyaan sy td yg prtama tp di skip pak tdk djwb “3 , . tidak ada Jawaban: Agrinas diluar jangkauan kami, dan kami tidak mempunyai koneksi dengan bisnis agrinas. Pertanyaan 13 WORGON 11:11 apakah akan ada rencana aksi korporasi? oh tidak ada rencana dalam 3 bulan kedepan ya hmm tidak ada Jawaban: Tidak ada rencana aksi korporasi dalam 3 bulan kedepan. Pertanyaan 14 Samsung SM-A127F 11:15 Bagaimana strategi perseroan menghadapi persaingan dengan perusahaan lain? Nanang Suparman (Publik Update) Jawaban: Sangat sedikit sekali jasa konstruksi yg bergerak pada bidang kami. Kami salah satu yg sangat komprehensif karena kami bergerak dari upstream hingga downstream. Pertanyaan 15 Eka Parmanto 11:15 Kapan naik ke 10.000? Jawaban: Kami juga berharap, tetapi kembali lagi ke investor untuk mengukur sekiranya PBSA harganya wajarnya kisaran berapa. Pertanyaan 16 Vinci 11:22 Lebih lanjut hubungi ke siapa untuk berbicara lebih lanjut soal biodiesel? Jawaban: marketing@paramita.co.id Pertanyaan 17 WORGON 11:22 bulan kapan akan bagi dividen tahun ini? Jawaban: Setelah RUPS Juni tahun ini. ai
Page 7 OCR 0.961
Pertanyaan 18 Herdiana Gunawan 11:25 Apakah pbsa ada rencana akan dirangkul oleh Sinarmas group sebagai kontraktor infrastruktur? (Mohon maaf jika sudah ditanyakan) Jawaban: Perseroan beroperasi murni sebagai penyedia jasa, dan hingga saat ini tidak terdapat pembahasan ke arah selain itu. Sinar Mas Group merupakan salah satu pelanggan utama Perseroan dan dikenal sebagai perusahaan CPO berskala besar dengan tata kelola yang prudent. Melalui keterlibatan dalam berbagai proyek, Perseroan memperoleh banyak pembelajaran dan peningkatan standar kerja. Pada prinsipnya, PBSA menjalankan kegiatan usaha secara profesional dan berjalan beriringan dengan Sinar Mas Group dalam hubungan kerja sama yang saling mendukung. Pertanyaan 19 Bagaimana PBSA memanfaatkan kebijakan pemerintah terkait percepatan insfrastruktur untuk memperluas portofolio proyek? Nanang - Publik Update Jawaban: Kebijakan pemerintah terkait percepatan pembangunan infrastruktur dan swasembada energi memberikan peluang yang positif bagi sektor industri, termasuk industri kelapa sawit. Kelapa sawit memiliki peran strategis karena mendukung dua sektor Utama, yaitu sektor pangan dan energi, termasuk bioenergi. Kondisi ini menciptakan kebutuhan infrastruktur industri yang berkelanjutan. Dengan fokus PBSA di sektor konstruksi industri kelapa sawit, kebijakan tersebut menjadi peluang yang sejalan dengan kompetensi inti Perseroan dalam memperluas dan memperkuat portofolio proyek. Pertanyaan 20 Permisi pak, apakah nanti hasil tanya jawabnya akan dishare di stream stockbit? Terima kasih Daffa - Investor ritel Jawaban: Bisa ditanyakan ke stockbit apabila hasil Public Expose ini dapat dipublikasikan pada platform lain.
Page 8 OCR 0.287
DAFTAR ABSENSI PESERTA PUBLIC EXPOSE INSIDENTIL ONLINE PBSA 27 JANUARI 2026 (65 PARTICIPANTS) Pariipans (65) ex Pariipants (65) @x O keitorman(ue ra inka ki @ smt pas MB mona candra wdandotcueay 423 GD ag Ga Pewinijasian xx Chandra (Gueen ya || @ mama TP. @ consina Pa @ asa pa 0 sen (OB cmmemoa #& NN SE : 7 2 ame :. O omericue FA Pa ga 3 bangsa te ra @ ama 0 Jatawerawrone”— 201 @rewitsaano x Ooo FA | una aa 8 #enanttatinGunaman teu xa Pe Ka DD mes tee can #08 edana sunan Guan Ka W seesentoramocuet K3 | @ awam #8 ooom 1. Pe ra - mean PB meter pesatowm x “.. “ sera Ca 1. — mie Sanes ia wan 2 Ka Participant (65) (an Partkipans (60) e Participants (64) e S comsavo.me 2 ga jl WP pertama A2 ga 1. Bere 5. Da Pd taat: MEA “1 GS it inang Ed Bao pe murararam CA Mt 1. O suoitatem p00 | Wara TA aa # G9 koma ciatr (cueen # . Na FE Wow O motornosastang—g0t | & emiten Ka NN Kan 1 pera ama pa | Wetan KA 1 ag rumor Bias aa em Na - mw ya . Gres tour sa MAN 5 bu eno Gaet) Fa Tua Ten me Hutan Lara Kane Participant (60) ex Oa Pa Oon 1. wan Cow 1 Mma oat 1. DO soworcuei FA Pe Fa (D memsing (Gara £ @isioumenon 1 A rda towo Gua 1. Bi santa #- Int (Gua 1g k 4 1016.
Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
KH Hasyim Ashari
p.1
unresolved
person
Vincentius Susanto
p.1 ×2
unresolved
org
Smart Tbk.
p.4 ×2
unresolved
org
Agrimas Tbk.
p.4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.