Back to announcement
20260805_DJPU_Pengumuman Pencatatan Awal Obligasi dan Sukuk_32118016_lamp3.pdf
Listing Text extracted DJPUSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN PEMBIAYAAN DAN RISIKO
GEDUNG FRANS SEDA LANTAI 2, JALAN DR. WAHIDIN RAYA NO.1, JAKARTA 10710
TELEPON (021) 3449230, FAKSIMILE (021) 3846635, SITUS www.djppr.kemenkeu.go.id
KETERANGAN PERS
Hasil Penjualan ORI030T3 dan ORI030T6 Mencapai Rp40 Triliun
Jakarta, 3 Agustus 2026 - Pada hari ini, Pemerintah telah melaksanakan Penetapan Hasil Penjualan
Obligasi Negara Ritel ORI030 dengan total sebesar Rp40.000.000.000.000,00 (empat puluh triliun
Rupiah) yang terdiri atas seri ORI030T3 sebesar Rp34.000.000.000.000,00 (tiga puluh empat triliun
Rupiah) dan seri ORI030T6 sebesar Rp6.000.000.000.000,00 (enam triliun Rupiah). Seluruh dana yang
diperoleh dari hasil penerbitan ORI030 digunakan untuk pemenuhan target pembiayaan APBN tahun
2026.
Pemerintah menawarkan ORI030 kepada masyarakat pada periode 6 Juli 2026 sampai dengan 30 Juli
2026. Penetapan kupon masing-masing seri sebesar 6,90% dan 7,00% per tahun dilakukan dengan
mempertimbangkan stabilitas ekonomi nasional yang terjaga dan inflasi yang terkendali, sehingga
ORI030 tetap menjadi pilihan investasi yang menarik dan kompetitif bagi masyarakat.
Penjualan ORI030T3 dan ORI030T6 didukung dengan campaign dan edukasi mengenai literasi
keuangan dan investasi Surat Berharga Negara (SBN) ritel kepada masyarakat melalui berbagai
kegiatan baik daring maupun luring. Optimalisasi media sosial juga dilakukan untuk memperluas
informasi investasi ORI030. Adapun ringkasan hasil pemesanan ORI030T3 dan ORI030T6 adalah
sebagai berikut:
1. Total investor ORI030T3 dan ORI030T6 mencapai 102.546 investor, terdiri atas 88.737 investor pada
seri ORI030T3 dan 19.752 investor pada seri ORI030T6, dengan 5.943 investor berpartisipasi pada
kedua tenor. Dari jumlah tersebut, tercatat 31.287 investor baru SUN ritel dan 19.417 investor baru
SBN ritel.
2. Berdasarkan jumlah investor, generasi Milenial mendominasi investor ORI030T3 dan ORI030T6
sebesar 47,83%. Namun secara nominal, masih didominasi oleh generasi X sebesar 39,57% dan
generasi Baby Boomers sebesar 32,47%.
3. Berdasarkan profesi, Pegawai Swasta masih mendominasi jumlah investor ORI030T3 dan ORI030T6
sebesar 34,08%. Namun secara nominal, investor yang berprofesi sebagai Wiraswasta masih
mendominasi pemesanan sebesar 34,00%.
4. Berdasarkan gender, jumlah investor ORI030T3 dan ORI030T6 didominasi investor perempuan
sebesar 57,85%. Secara nominal, investor perempuan juga kembali mendominasi sebesar 50,61%.
5. Sebaran jumlah investor ORI030T3 dan ORI030T6 berdasarkan kelompok usia dan profesi yang lebih
rinci adalah sebagai berikut:
1 dari 2
Page 2
Jumlah Investor (%)
Kelompok
ORI030T3 dan ORI030T6**
Usia*
1. Generasi Z (>2000) 5,77%
2. Generasi Milenial (1980 – 2000) 47,83%
3. Generasi X (1965 – 1979) 30,88%
4. Generasi Baby Boomers (1946 – 1964) 14,79%
5. Generasi Tradisionalis (≤1945) 0,73%
Profesi
1. Pegawai Swasta 34,08%
2. Wiraswasta 18,27%
3. Pelajar/Mahasiswa 10,23%
4. Ibu Rumah Tangga 8,96%
5. PNS/TNI/Polri 8,18%
6. Pegawai Otoritas/Lembaga/BUMN/BUMD 3,97%
7. Profesional 3,89%
8. Pensiunan 3,34%
9. Lainnya 9,08%
*Pembagian usia generasi mengacu pada Sprague (2008), Casey and Denton (2006)
**Jumlah investor merupakan angka rounding
Pada penerbitan ORI030T3 dan ORI030T6 kali ini Mitra Distribusi (Midis) bank masih mendominasi
penjualan, baik dari nominal maupun jumlah investor. Namun, dari sisi tingkat keritelan dan jumlah
investor, Midis perusahaan fintech dan sekuritas memegang peranan penting.
Narahubung Media:
Direktorat Surat Utang Negara
Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko
Kementerian Keuangan Republik Indonesia
Email: surat.utang.negara@kemenkeu.go.id
Landing page: https://djppr.kemenkeu.go.id/obligasinegararitel
2 dari 2
Dokumen ini telah ditandatangani menggunakan sertifikat elektronik yang diterbitkan oleh Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE), BSSN. Untuk memastikan keaslian tanda
tangan elektronik, silakan pindai QR Code pada laman https://satu.kemenkeu.go.id atau unggah dokumen pada laman https://tte.komdigi.go.id/verifyPDF
Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN PEMBIAYAAN DAN RISIKO
p.1
unresolved
person
DR. WAHIDIN RAYA
p.1
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Republik Indonesia
p.2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.