Skip to content
Back to announcement

20260123_HIFI_Penyampaian Prospektus//Informasi Tambahan_32021895_lamp2.pdf

Other Text extracted HIFI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 18

Page 1
                                                                        INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS
  OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI ATAS EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN
  KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH
  PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.

  PT HINO FINANCE INDONESIA (“PERSEROAN”) DAN PARA PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN
  SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS INI.

  PENAWARAN UMUM INI MERUPAKAN PENAWARAN OBLIGASI TAHAP KE-2 DARI PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI I YANG TELAH MENJADI
  EFEKTIF.




                                                                                   PT HINO FINANCE INDONESIA
                                                                                  Kegiatan Usaha Utama
                                                           Sewa Pembiayaan (Finance Lease) Untuk Kendaraan Komersial Truk dan Bis

                                            Kantor Pusat                                                                                           Kantor Cabang
                                      Indomobil Tower, Lt. 17                                                Perseroan memiliki 8 (delapan) kantor cabang dan 4 (empat) Kantor Selain Kantor Cabang
                          Jl. M.T. Haryono Kav. 11, Jakarta Timur 13330                                     yang tersebar di wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Sumatera
                                       Telp.: (021) 2982 7960                                                Selatan, Sumatera Utara, Riau, Jawa Barat, Jambi, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.
                                    Faksimili: (021) 2982 7861
                                       www.hinofinance.co.id
                          E-mail: corporate.secretary@hinofinance.co.id
                                                    PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI BERKELANJUTAN I HINO FINANCE INDONESIA
                                                   DENGAN TARGET DANA YANG DIHIMPUN SEBESAR RP3.000.000.000.000,- (TIGA TRILIUN RUPIAH)

                                                     DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN I, PERSEROAN TELAH MENERBITKAN
                                                           OBLIGASI BERKELANJUTAN I HINO FINANCE INDONESIA TAHAP I TAHUN 2025
                                                     DENGAN TOTAL DANA OBLIGASI SEBESAR RP500.000.000.000,- (LIMA RATUS MILIAR RUPIAH)

                                     DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN I TERSEBUT, PERSEROAN AKAN MENERBITKAN DAN MENAWARKAN:
                                                      OBLIGASI BERKELANJUTAN I HINO FINANCE INDONESIA TAHAP II TAHUN 2026
                                               DENGAN TOTAL DANA OBLIGASI SEBESAR RP800.000.000.000,- (DELAPAN RATUS MILIAR RUPIAH)

      Obligasi terdiri dari 3 (tiga) seri, yaitu Obligasi Seri A, Obligasi Seri B, dan Obligasi Seri C, yang masing-masing ditawarkan sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi. Obligasi ini
      diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan oleh Perseroan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (”KSEI”) dengan ketentuan sebagai berikut:

      Seri A :   Sebesar Rp313.000.000.000,- (tiga ratus tiga belas miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 4,75% (empat koma tujuh lima persen) per tahun, berjangka waktu 370 (tiga ratus
                 tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi
      Seri B :   Sebesar Rp255.000.000.000,- (dua ratus lima puluh lima miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 5,75% (lima koma tujuh lima persen) per tahun, berjangka waktu 3 (tiga) tahun
                 sejak Tanggal Emisi.
      Seri C :   Sebesar Rp232.000.000.000,- (dua ratus tiga puluh dua miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,15% (enam koma satu lima persen) per tahun, berjangka waktu 5 (lima) tahun
                 sejak Tanggal Emisi.

      Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, dimana Bunga Obligasi pertama akan dibayarkan pada tanggal 11 Mei 2026 sedangkan Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh
      tempo Obligasi akan dibayarkan pada tanggal 21 Februari 2027 untuk Obligasi Seri A, tanggal 11 Februari 2029 untuk Obligasi Seri B dan tanggal 11 Februari 2031 untuk Obligasi Seri C. Pelunasan
      Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.

                                     Obligasi Berkelanjutan I Hino Finance Indonesia Tahap III dan/atau tahap selanjutnya (jika ada) akan ditentukan kemudian.

                                                                                  PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN JAMINAN KHUSUS, TETAPI DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN BAIK BARANG BERGERAK MAUPUN BARANG TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN
YANG AKAN ADA DIKEMUDIAN HARI MENJADI JAMINAN BAGI PEMEGANG OBLIGASI INI SESUAI DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN 1132 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA. HAK PEMEGANG OBLIGASI
ADALAH PARIPASSU TANPA HAK PREFEREN DENGAN HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN LAINNYA BAIK YANG ADA SEKARANG MAUPUN DIKEMUDIAN HARI, KECUALI HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN YANG DIJAMIN SECARA
KHUSUS DENGAN KEKAYAAN PERSEROAN BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI. KETERANGAN SELENGKAPNYA DAPAT DILIHAT PADA BAB I INFORMASI TAMBAHAN INI.



PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI YANG BELUM JATUH TEMPO, BAIK SEBAGIAN ATAU SELURUHNYA, DITUJUKAN SEBAGAI PELUNASAN ATAU DISIMPAN UNTUK KEMUDIAN DIJUAL KEMBALI
DENGAN HARGA PASAR. PEMBELIAN KEMBALI DAPAT DILAKUKAN 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN. RENCANA PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI WAJIB DIUMUMKAN PALING SEDIKIT MELALUI 1 (SATU)
SURAT KABAR HARIAN BERBAHASA INDONESIA YANG BERPEREDARAN NASIONAL PALING LAMBAT 2 (DUA) HARI SEBELUM TANGGAL PENAWARAN UNTUK PEMBELIAN KEMBALI DIMULAI. KETERANGAN TENTANG
PEMBELIAN KEMBALI DAPAT DILIHAT PADA BAB I INFORMASI TAMBAHAN INI.


RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO KREDIT ATAU RISIKO PEMBIAYAAN, YAITU RISIKO AKIBAT KEGAGALAN PIHAK LAIN DALAM MEMENUHI KEWAJIBAN KEPADA PERSEROAN DAN JUGA DAPAT
DIIDENTIFIKASI SEBAGAI KERUGIAN DARI PENURUNAN ATAU PENGHAPUSAN NILAI ASET TERMASUK ASSET OFF-BALANCE SHEET.

RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN DALAM PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI YANG ANTARA LAIN DISEBABKAN KARENA TUJUAN
PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG.

PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI DAN DIDAFTARKAN ATAS NAMA KSEI DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI
KSEI.


                                 DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS SURAT HUTANG JANGKA PANJANG DARI
                                                                                 PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA

                                                                                                      AA+(idn)
                                                                                                   (Double A Plus)

                                                  KETERANGAN LEBIH LANJUT TENTANG HASIL PEMERINGKAT DAPAT DILIHAT PADA BAB I INFORMASI TAMBAHAN.
                                                                     OBLIGASI INI AKAN DICATATKAN DI PT BURSA EFEK INDONESIA

                                                           PENAWARAN OBLIGASI INI DIJAMIN SECARA KESANGGUPAN PENUH (FULL COMMITMENT)
                                                                                PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI




                                             PT CIMB Niaga Sekuritas        PT DBS Vickers Sekuritas       PT Indo Premier Sekuritas         PT Aldiracita Sekuritas
                                                                                   Indonesia                                                       Indonesia

                                                                                                   WALI AMANAT
                                                                                     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
                                                               Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 23 Januari 2026
Page 2
                                                     JADWAL
 Tanggal Efektif                                               :                                  11 Maret 2025
 Masa Penawaran Umum                                           :                             4 – 6 Februari 2026
 Tanggal Penjatahan                                            :                                 9 Februari 2026
 Tanggal Distribusi secara Elektronik                          :                               11 Februari 2026
 Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan                           :                               11 Februari 2026
 Tanggal Pencatatan pada PT Bursa Efek Indonesia               :                               12 Februari 2026

                                        PENAWARAN UMUM OBLIGASI

KETERANGAN RINGKAS OBLIGASI

Nama Obligasi

“Obligasi Berkelanjutan I Hino Finance Indonesia Tahap II Tahun 2026”

Jenis Obligasi

Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas
nama KSEI sebagai bukti hutang untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dan
didaftarkan pada tanggal diserahkannya Sertifikat Jumbo Obligasi oleh Perseroan kepada KSEI. Bukti
kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh KSEI atau
Pemegang Rekening.

Jumlah Pokok Obligasi, Jangka Waktu, Jatuh Tempo dan Bunga Obligasi
Jumlah Pokok Obligasi sebesar Rp800.000.000.000,- (delapan ratus miliar Rupiah), Obligasi ini terdiri dari:

 Seri A   :   Sebesar Rp313.000.000.000,- (tiga ratus tiga belas miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap
              sebesar 4,75% (empat koma tujuh lima persen) per tahun, berjangka waktu 370 (tiga ratus tujuh
              puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi.
 Seri B   :   Sebesar Rp255.000.000.000,- (dua ratus lima puluh lima miliar Rupiah) dengan tingkat bunga
              tetap sebesar 5,75% (lima koma tujuh lima persen) per tahun, berjangka waktu 3 (tiga) tahun sejak
              Tanggal Emisi.
 Seri C   :   Sebesar Rp232.000.000.000,- (dua ratus tiga puluh dua miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap
              sebesar 6,15% (enam koma satu lima persen) per tahun, berjangka waktu 5 (lima) tahun sejak
              Tanggal Emisi.

Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, dimana Bunga Obligasi pertama akan
dibayarkan pada tanggal 11 Mei 2026 sedangkan Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi akan
dibayarkan pada tanggal 21 Februari 2027 untuk Obligasi Seri A, tanggal 11 Februari 2029 untuk Obligasi Seri B
dan tanggal 11 Februari 2031 untuk Obligasi Seri C. Pelunasan Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment)
pada saat jatuh tempo.

Bunga Obligasi ini dibayarkan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Agen Pembayaran pada Tanggal
Pembayaran Bunga Obligasi untuk masing-masing seri Obligasi. Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3
bulan) terhitung sejak Tanggal Emisi. Tanggal-tanggal pembayaran Bunga Obligasi adalah sebagai berikut:

                                             Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi
 Bunga Ke-
                          Seri A                           Seri B                           Seri C
     1                 11 Mei 2026                      11 Mei 2026                      11 Mei 2026
     2               11 Agustus 2026                  11 Agustus 2026                  11 Agustus 2026
     3              11 November 2026                 11 November 2026                 11 November 2026
     4               21 Februari 2027                 11 Februari 2027                 11 Februari 2027
     5                                                  11 Mei 2027                      11 Mei 2027
     6                                                11 Agustus 2027                  11 Agustus 2027
     7                                               11 November 2027                 11 November 2027
Page 3
                                           Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi
 Bunga Ke-
                          Seri A                         Seri B                            Seri C
      8                                             11 Februari 2028                  11 Februari 2028
      9                                               11 Mei 2028                       11 Mei 2028
     10                                             11 Agustus 2028                   11 Agustus 2028
     11                                            11 November 2028                  11 November 2028
     12                                             11 Februari 2029                  11 Februari 2029
     13                                                                                 11 Mei 2029
     14                                                                               11 Agustus 2029
     15                                                                              11 November 2029
     16                                                                               11 Februari 2030
     17                                                                                 11 Mei 2030
     18                                                                               11 Agustus 2030
     19                                                                              11 November 2030
     20                                                                               11 Februari 2031

Bunga Obligasi dihitung berdasarkan jumlah hari yang lewat terhitung sejak Tanggal Emisi, dimana 1 (satu) bulan
dihitung 30 (tiga puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) tahun dihitung 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender.


Harga Penawaran

Obligasi ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi.

Satuan Pemindahbukuan dan Satuan Perdagangan

Satuan pemindahbukuan Obligasi adalah senilai Rp1,- (satu Rupiah) atau kelipatannya. Satuan Perdagangan
Obligasi di Bursa Efek dilakukan dengan nilai sebesar Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah).

Cara dan Tempat Pelunasan Pokok Obligasi dan Pembayaran Bunga Obligasi

Pelunasan Pokok Obligasi dan pembayaran Bunga Obligasi akan dilakukan oleh KSEI selaku Agen Pembayaran
atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening di KSEI sesuai dengan jadwal waktu
pembayaran masing-masing seri Obligasi sebagaimana yang telah ditentukan. Bilamana tanggal pembayaran
jatuh pada hari yang bukan Hari Kerja, maka pembayaran harus dilakukan pada Hari Kerja berikutnya.

Penarikan Obligasi

Penarikan Obligasi dari Rekening Efek hanya dapat dilakukan dengan pemindahbukuan dari satu Rekening Efek
ke Rekening Efek lainnya. Penarikan Obligasi keluar dari Rekening Efek untuk dikonversikan menjadi sertifikat
obligasi tidak dapat dilakukan, kecuali apabila terjadi pembatalan pendaftaran Obligasi di KSEI atas permintaan
Perseroan atau Wali Amanat dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Pasar
Modal dan keputusan RUPO.

Pengalihan Obligasi

Hak kepemilikan Obligasi beralih dengan pemindahbukuan Obligasi dari satu Rekening Efek ke Rekening Efek
lainnya. Perseroan, Wali Amanat, dan Agen Pembayaran memberlakukan Pemegang Rekening selaku Pemegang
Obligasi yang sah dalam hubungannya untuk menerima pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok
Obligasi dan hak-hak lain yang berhubungan dengan Obligasi.

Jaminan

Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan baik
barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari
menjadi jaminan bagi Pemegang Obligasi sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-
undang Hukum Perdata. Hak Pemegang Obligasi adalah paripassu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur
Page 4
Perseroan lainnya baik yang ada sekarang maupun di kemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang
dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari.

Hak Senioritas Atas Utang

Hak Pemegang Obligasi adalah paripassu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya, baik
yang ada sekarang maupun yang akan ada di kemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin
secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari.

Hasil Pemeringkatan Obligasi

Berdasarkan POJK No. 7/2017 dan POJK No. 49/2020, Perseroan telah melakukan pemeringkatan yang
dilaksanakan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (“Pefindo”). Berdasarkan hasil pemeringkatan dari Pefindo
atas Obligasi, sesuai dengan surat RTG-376/PEF-DIR/XII/2025 tanggal 8 Desember 2025 tentang Surat
Keterangan Peringkat atas Obligasi Berkelanjutan I Hino Finance Indonesia Tahap II yang diterbitkan melalui
rencana Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB), hasil pemeringkatan atas Obligasi Perseroan adalah:

                                            idAA+ (Double A Plus)


Hasil pemeringkatan Obligasi di atas berlaku untuk periode 8 Desember 2025 sampai dengan 1 Desember
2026.

Lembaga Pemeringkat Efek dalam hal ini Pefindo tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan Perseroan, baik
langsung maupun tidak langsung sebagaimana didefinisikan dalam ketentuan Pasal 1 angka I UUP2SK.

Perseroan wajib menyampaikan peringkat tahunan atas Obligasi kepada OJK paling lambat 10 (sepuluh) Hari
Kerja setelah berakhirnya masa berlaku peringkat terakhir sampai dengan Perseroan telah menyelesaikan
seluruh kewajiban yang terkait dengan Obligasi yang diterbitkan, sebagaimana diatur dalam POJK No. 49/2020.

Rating Rationale

Di bawah ini uraian atas hasil pemeringkatan Obligasi Berkelanjutan I Hino Finance Indonesia Tahap II Tahun
2026 (rating rationale) yang diperoleh dari Pefindo:

PEFINDO menegaskan peringkat idAA+ dengan prospek stabil untuk PT Hino Finance Indonesia (HFI). Peringkat
tersebut mencerminkan posisi HFI sebagai anak usaha strategis dari pemegang saham mayoritasnya, yaitu Hino
Motors Limited, Jepang, dan Salim Group, posisi pasar yang kuat di bisnis pembiayaan sewa truk dan bus, profil
kualitas aset yang sangat kuat, serta indikator permodalan yang sangat kuat.

peringkat ini dibatasi oleh rasio biaya terhadap pendapatan yang tinggi serta persaingan yang ketat di segmen
bisnisnya. Peringkat dapat dinaikkan apabila HFI secara signifikan memperkuat posisi pasarnya di industri
pembiayaan kendaraan komersial dengan menunjukkan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan, sambil tetap
mempertahankan kualitas aset dan profil permodalan yang unggul.

Peringkat dapat diturunkan apabila terjadi pelemahan dukungan pemegang saham yang material, terutama
yang ditunjukkan oleh penurunan tingkat kepemilikan atau melemahnya integrasi bisnis dengan Grup. Tekanan
penurunan peringkat juga dapat muncul apabila profil keuangan HFI memburuk secara signifikan, seperti
melemahnya kualitas aset atau indikator permodalan secara substansial.

HFI merupakan perusahaan pembiayaan yang terutama berfokus pada pembiayaan sewa (finance lease) untuk
truk dan bus merek Hino. Per 30 September 2025, kepemilikan Perusahaan terdiri atas Hino Motors Limited,
Jepang (yang pada akhirnya dimiliki oleh Toyota Motor Corporation, Jepang) sebesar 40%, PT Indomobil Multi
Jasa Tbk (IMJ, yang pada akhirnya dimiliki oleh Salim Group) sebesar 40%, dan Summit Global Auto Management
B.V. (yang pada akhirnya dimiliki oleh Sumitomo Corporation, Jepang) sebesar 20%.
Page 5
Penyisihan Dana Pelunasan Pokok Obligasi (Sinking Fund)

Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk Obligasi ini dengan pertimbangan untuk
mengoptimalkan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi ini sesuai dengan tujuan rencana
penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi.


Pembatasan-Pembatasan dan Kewajiban-Kewajiban Perseroan

Keterangan lebih lanjut mengenai Pembatasan-Pembatasan dan Kewajiban-Kewajiban Perseroan diuraikan pada
Bab I Informasi Tambahan.

Hak-Hak Pemegang Obligasi

Keterangan lebih lanjut mengenai Hak-Hak Pemegang Obligasi diuraikan pada Bab I Informasi Tambahan.

Kelalaian Perseroan

Keterangan lebih lanjut mengenai Kelalaian Perseroan diuraikan pada Bab I Informasi Tambahan.

Pembelian Kembali Obligasi (Buy Back)

Keterangan lebih lanjut mengenai Pembelian Kembali Obligasi (Buy Back) diuraikan pada Bab I Informasi
Tambahan.

Pemberitahuan

Semua pemberitahuan dari satu pihak kepada pihak lain dalam Perjanjian Perwaliamanatan dianggap telah
dilakukan dengan sah dan dengan sebagaimana mestinya apabila ditandatangani oleh pihak yang berwenang,
pihak-pihak mana akan ditentukan bersama antara Perseroan dan Wali Amanat dan disampaikan kepada alamat
tersebut di bawah ini, yang tertera disamping nama pihak yang bersangkutan, dan diberikan secara tertulis,
ditandatangani serta disampaikan dengan pos tercatat atau disampaikan langsung dengan memperoleh tanda
terima atau dengan Faksimili.

Perseroan:
Nama                              : PT Hino Finance Indonesia
Alamat Kantor Pusat               : Indomobil Tower, Lt. 17
                                    Jl. M.T. Haryono Kav. 11, Jakarta Timur 13330
Telepon                           : (021) 29827960 ext. 8057
Faksimili                         : (021) 29827961
Untuk perhatian                   : Finance & Treasury Department – Lenny Royany

Wali Amanat:
Nama                              : PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Alamat                            : Gedung BRI II Lt.6 Jl. Jend.Sudirman Kav.44-46
                                    Jakarta 10210 – Indonesia
Telepon                           : (021) 5758143
Faksimili                         :-
Untuk perhatian                   : I Dewa Putu Adi Wijaya Murti – Department Head Trust & Corporate Service

Apabila salah satu pihak mengalami perubahan alamat, maka pihak yang mengalami perubahan alamat tersebut
wajib memberitahukan kepada pihak lainnya, selambat-lambatnya 7 (tujuh) Hari Kerja sejak terjadinya
perubahan alamat tersebut.
Page 6
                          RENCANA PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM

Seluruh dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Obligasi ini, setelah dikurangi dengan biaya emisi, akan
digunakan seluruhnya oleh Perseroan untuk

    •    Sebesar Rp410.935.000.000,00 (empat ratus sepuluh milyar sembilan ratus tiga puluh lima juta Rupiah)
         akan digunakan untuk pelunasan Pokok Obligasi Berkelanjutan I Hino Finance Indonesia Tahap 1 Tahun
         2025 Seri A, dan
    •    Sisanya akan digunakan sebagai modal kerja Perseroan, sesuai dengan bidang usaha Perseroan di jasa
         pembiayaan. Modal kerja yang dimaksud dalam rencana penggunaan dana penerbitan Perseroan
         adalah untuk mendanai pembiayaan kegiatan usaha dan biaya operasional Perseroan.

Keterangan lebih lengkap mengenai rencana penggunaan dana hasil Penawaran Umum ini dapat dilihat pada
Bab II Informasi Tambahan.

                                               PERNYATAAN UTANG

Tabel di bawah ini menggambarkan ikhtisar liabilitas Perseroan berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 (tidak diaudit). Pada tanggal 30 Juni 2025, Perseroan memiliki
total liabilitas sebesar Rp5.129.040.088.646 dengan rincian sebagai berikut:

                                                                                                       (dalam Rupiah)
                                                                                                         30 Juni
                                         Keterangan
                                                                                                          2025
 LIABILITAS
 Pinjaman bank - neto                                                                               2.885.177.700.321
 Utang obligasi - neto                                                                              2.053.432.461.701
 Utang lain-lain
    Pihak berelasi                                                                                         28.253.748
    Pihak ketiga                                                                                      102.520.842.498
 Beban yang masih harus dibayar                                                                        64.512.331.697
 Utang pajak                                                                                            3.489.944.890
 Liabilitas imbalan kerja karyawan                                                                     13.598.389.786
 Utang derivatif                                                                                        6.280.164.005
 TOTAL LIABILITAS                                                                                   5.129.040.088.646

Informasi Mengenai Kewajiban Keuangan Perseroan Yang Akan Jatuh Tempo Dalam Jangka Waktu 3 (Tiga)
Bulan Ke Depan Dan Sumber Pelunasannya
                                                                                                          (dalam Rupiah)
                                                                                            2026
                            Keterangan
                                                                         Februari           Maret              April
 Pinjaman Berjangka PT. Bank CIMB Niaga                                14.604.981.481
 Pinjaman Berjangka PT. Bank Central Asia                               1.913.703.704     7.754.166.667
 Pinjaman Berjangka OBCB Limited                                                         24.584.235.000    24.319.375.000
 Pinjaman Berjangka SMBC Indonesia                                                      116.555.520.000
 Obligasi Berkelanjjutan I Hino Finance Indonesia Tahap 1 Tahun 2025                    418.354.659.725
 TOTAL                                                                 16.518.685.185   567.248.581.392     24.319.375.000


Pembayaran kewajiban jatuh tempo tersebut akan dilakukan dengan menggunakan dana internal Perseroan
yang diperoleh dari hasil operasional Perseroan kecuali kewajiban Obligasi Berkelanjutan I Hino Finance
Indonesia Tahap I Tahun 2025 akan menggunakan dana hasil penawaran umum Obligasi Berkelanjutan I Hino
Finance Indonesia Tahap II Tahun 2025.
Page 7
                                             IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING

Tabel-tabel di bawah ini menggambarkan ikhtisar data keuangan penting Perseroan berdasarkan Laporan
Keuangan Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 (tidak diaudit), 31 Desember
2024 dan 2023 telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota Ernst & Young Global
Limited) sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan opini tanpa modifikasian dalam
laporannya yang diterbitkan kembali tertanggal 18 Maret 2025 dengan No. 00220/2.1032/AU.1/09/1681-
4/1/III/2025 dan ditandatangani oleh Christophorus Alvin Kossim (Registrasi Akuntan Publik No. 1681).

Ikhtisar data keuangan penting yang disajikan di bawah ini diambil dari laporan posisi keuangan Perseroan yang
telah diaudit pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dan laporan posisi keuangan interim Perseroan pada
tanggal 30 Juni 2025 serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dan laporan arus kas untuk tahun
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dan laporan interim laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain dan laporan interim arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 dan 30 Juni
2024 beserta catatan atas laporan keuangan tersebut.

LAPORAN POSISI KEUANGAN
                                                                                                         (dalam Rupiah)
                                                        30 Juni                         31 Desember
                        URAIAN
                                                        2025*                2024                      2023
 ASET
 Kas dan kas pada bank - neto                        1.502.984.315.851     459.362.011.742             279.765.310.603
 Piutang sewa pembiayaan
   Pihak ketiga                                      5.053.600.171.976    5.252.838.097.033           4.715.131.977.765
 Dikurangi: cadangan kerugian penurunan nilai          (85.256.496.985)     (73.344.738.908)            (67.790.927.933)
 Piutang sewa pembiayaan - neto                      4.968.343.674.991    5.179.493.358.125           4.647.341.049.832
 Beban dibayar di muka                                    6.875.914.767        6.588.116.893               4.799.881.878
 Piutang lain-lain - neto                                11.881.150.395       37.809.181.582               9.898.969.862
 Piutang derivatif                                       80.312.555.015     131.635.252.369             106.089.944.475
 Aset tetap - neto                                       14.900.601.642       19.074.173.227              23.176.109.601
 Aset pajak tangguhan                                    10.496.494.795        9.426.409.188               5.982.767.426
 Aset tak berwujud - neto                                     7.856.001           10.999.999                 137.157.301
 Aset lain-lain                                           2.677.314.090        3.246.226.148               2.089.345.285
 TOTAL ASET                                          6.598.479.877.547    5.846.645.729.273           5.079.280.536.263

 LIABILITAS
 Pinjaman bank - neto                                2.885.177.700.321    2.691.556.269.778           2.297.628.000.000
 Utang obligasi - neto                               2.053.432.461.701    1.554.482.679.891           1.220.304.317.098
 Utang lain-lain
    Pihak berelasi                                          28.253.748           29.655.147                  24.323.827
    Pihak ketiga                                       102.520.842.498       86.724.084.649              81.455.572.723
 Beban yang masih harus dibayar                         64.512.331.697       56.272.473.579              82.080.987.502
 Utang pajak                                             3.489.944.890        5.369.446.945               9.878.144.974
 Liabilitas imbalan kerja karyawan                      13.598.389.786       12.150.447.376               9.985.232.050
 Utang derivatif                                         6.280.164.005        2.364.022.427               1.137.363.577
 TOTAL LIABILITAS                                    5.129.040.088.646    4.408.949.079.792           3.702.493.941.751

 EKUITAS
 Modal ditempatkan dan disetor penuh                 1.000.000.000.000    1.000.000.000.000           1.000.000.000.000
 Penghasilan/(kerugian) komprehensif lain:
    Keuntungan aktuarial atas liabilitas imbalan
      kerja - neto                                       3.172.371.559        3.031.328.994               2.397.608.060
    Keuntungan/(kerugian) kumulatif atas
      instrumen derivatif untuk lindung nilai arus
      kas - neto                                       (6.377.754.941)      (1.231.050.573)              12.551.823.172
 Saldo laba
    Telah ditentukan penggunaannya                       2.000.000.000        1.000.000.000               1.000.000.000
    Belum ditentukan penggunaannya                     470.645.172.283      434.896.371.060             360.837.163.280
 EKUITAS - NETO                                      1.469.439.788.901    1.437.696.649.481           1.376.786.594.512
 TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                        6.598.479.877.547    5.846.645.729.273           5.079.280.536.263
*Tidak diaudit
Page 8
LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN

                                                                                                                            (dalam Rupiah)
                                                                30 Juni                                     31 Desember
                URAIAN
                                                     2025*                  2024*                   2024                    2023
 PENDAPATAN
 Pendapatan sewa pembiayaan                      286.661.599.058          264.268.433.918       542.082.214.034          461.044.937.425
 Penerimaan atas piutang yang
    dihapusbukukan                                             -          500.000.000,000           500.000.000                        -
 Pendapatan bunga                                 24.783.963.644           11.619.130.628        30.356.383.481           18.109.466.576
 Pendapatan lain-lain                              2.692.481.586            1.297.515.833         3.235.091.904            5.309.971.990
 TOTAL PENDAPATAN                                314.138.044.288          277.685.080.379       576.173.689.419          484.464.375.991
 BEBAN
 Gaji, tunjangan dan kesejahteraan
    karyawan lainnya                              50.150.803.978           50.295.581.745        93.775.617.182           93.256.494.173
 Beban umum dan administrasi                      36.023.527.440           42.290.841.774        89.935.946.503           77.061.196.020
 Beban pembiayaan                                160.158.296.286          125.233.772.753       272.732.757.529          208.753.800.695
 Penyisihan/(pembalikan) kerugian
    penurunan nilai piutang sewa
    pembiayaan                                     11.911.758.076           1.889.895.925         6.774.880.233            5.617.885.993
 Penyisihan/(pembalikan) kerugian
    penurunan nilai piutang lain-lain
    dari aset yang dibiayai                       (5.746.807.710)           3.610.858.330        10.502.924.753            2.118.519.399
 Penyisihan/(pembalikan) kerugian
    penurunan nilai kas pada bank                     (10.119.001)             (31.771.299)             5.505.813             20.190.493
 Kerugian penyelesaian piutang lain -
 lain dari aset yang dibiayai                     14.807.715.151              981.367.459         6.690.330.298            1.047.998.363
 TOTAL BEBAN                                     267.295.174.220          224.270.546.687       480.417.962.311          387.876.085.136
 LABA SEBELUM BEBAN PAJAK FINAL
    DAN BEBAN PAJAK PENGHASILAN                   46.842.870.068           53.414.533.692        95.755.727.108           96.588.290.855
 Beban pajak final atas pendapatan
 bunga                                            (4.956.792.120)          (2.323.825.007)       (6.071.275.201)          (3.621.892.620)
 LABA SEBELUM BEBAN PAJAK
    PENGHASILAN                                   41.886.077.948           51.090.708.685        89.684.451.907            92.966.398.235
 Beban pajak penghasilan                          (5.137.276.725)          (9.679.801.431)     (15.625.244.127)          (22.348.552.269)
 LABA TAHUN BERJALAN                              36.748.801.223           41.410.907.254        74.059.207.780            70.617.845.966

 PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
 Pos yang tidak akan direklasifikasi ke
 laba rugi
    Pengakuan keuntungan/(kerugian)
    aktuarial                                         180.823.800                53.586.536         812.462.736            2.115.875.745
    Pajak terkait                                     (39.781.236)             (11.789.038)       (178.741.802)            (465.492.664)

 Pos yang akan direklasifikasi ke laba
 rugi
    Keuntungan atas lindung nilai arus
 kas                                              (6.598.338.932)         (8.157.097.942)      (17.670.350.955)           33.722.878.536
    Pajak terkait                                   1.451.634.565           1.794.561.547         3.887.477.210           (7.419.033.278)
 Penghasilan Komprehensif Lain - Neto             (5.005.661.803)         (6.320.738.897)      (13.149.152.811)           27.954.228.339
 TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF
 TAHUN BERJALAN                                    31.743.139.420          35.090.168.357        60.910.054.969           98.572.074.305
 LABA PER SAHAM DASAR                                      36.749                  41.411                74.059                   70.618
*Tidak diaudit

LAPORAN ARUS KAS
                                                                                                                         (dalam Rupiah)
                                                          30 Juni                                         31 Desember
            URAIAN
                                             2025*                     2024*                     2024                       2023
 Kas neto
      (digunakan)/diperoleh
      dari aktivitas operasi               309.689.710.760           (61.471.089.004)         (488.594.397.918)     (711.957.486.093)
 Kas neto digunakan untuk
 aktivitas investasi                          (651.681.916)           (3.040.793.269)           (4.094.902.088)          (5.194.129.642)
 Kas neto diperoleh dari
      aktivitas pendanaan                  734.587.499.888           594.796.352.447           672.254.574.451          628.414.744.518
 Kenaikan (Penurunan) neto
 kas dan kas pada bank                    1.043.625.528.732          530.284.470.174           179.565.274.445          (88.736.871.217)
Page 9
                                                                                                                                (dalam Rupiah)
                                                            30 Juni                                             31 Desember
                  URAIAN
                                              2025*                    2024*                             2024                     2023
 Dampak neto perubahan nilai
      tukar atas kas dan kas
      pada bank                                 (13.343.624)               27.380.065                      36.932.507                (960.454)
 Kas dan kas pada bank awal
 tahun                                      459.401.717.705           279.799.510.753               279.799.510.753            368.537.342.424
 Kas dan kas pada bank akhir
 tahun                                    1.503.013.902.813           810.111.360.992               459.401.717.705            279.799.510.753
*Tidak diaudit

RASIO KEUANGAN PENTING
                                                                                        30 Juni                        31 Desember
                                 KETERANGAN
                                                                                        2025*                   2024                 2023
 Rasio Pertumbuhan (%)
 Total Pendapatan                                                                             13,13                    18,93              21,19
 Laba Tahun Berjalan                                                                        (11,26)                     4,87               9,30
 Total Aset                                                                                   12,86                    15,11              16,15
 Total Liabilitas                                                                             16,33                    19,08              19,63
 Total Ekuitas                                                                                 2,21                     4,42               7,71
 Rasio Permodalan                                                                             54,88                    49,62              53,92

 Rasio Usaha (%)
 Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan/Total Pendapatan                                        13,33                  15,57                19,19
 Total Pendapatan/Total Aset1) 13)                                                             4,76                   9,85                 9,54
 Laba Tahun Berjalan/Total Pendapatan                                                         11,70                  12,85                14,58
 Imbal Hasil atas Aset2) 13)                                                                   0,56                   1,27                 1,39
 Imbal Hasil atas Ekuitas3) 13)                                                                2,50                   5,15                 5,13
 Rasio Ekuitas terhadap Modal Disetor                                                        146,94                 143,77               137,68
 Rasio Saldo Piutang Pembiayaan Neto terhadap Total Pendanaan                                100,60                 121,98               132,10
 Rasio Saldo Piutang Pembiayaan Investasi dan Pembiayaan Modal Kerja
   terhadap saldo Piutang Pembiayaan                                                         100,00                 100,00               100,00

 Rasio Keuangan (x)
 Total Liabilitas terhadap Total Ekuitas (Debt to equity ratio)4)                                 3,49                  3,07               2,69
 Total Liabilitas terhadap Total Aset (Debt to asset ratio)5)                                     0,78                  0,75               0,73
 Rasio Lancar6)                                                                                   1,52                  1,95               1,72
 Gearing Ratio7)                                                                                  3,36                  2,95               2,56
 Net Financing to Asset Ratio 8)                                                                  0,75                  0,89               0,91
 Non Performing Financing (NPF - %) - Neto9)                                                      0,38                  0,12              0,020
 Non Performing Financing (NPF - %) - Gross10)                                                    0,63                  0,24               0,07
 Interest Coverage Ratio (ICR - x) 11)                                                            1,33                  1,39               1,54
 Debt Service Coverage Ratio (DSCR - x) 12) 13)                                                   0,09                  0,19               0,20
* Tidak Diaudit
Keterangan:
1. Total Pendapatan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 (disetahunkan) atau tahun yang berakhir pada
    tanggal 31 Desember atas Total Aset dihitung sesuai peraturan OJK adalah rasio total pendapatan terhadap total aset tahun yan g
    bersangkutan.
2. Imbal Hasil atas Aset dihitung sesuai peraturan OJK adalah rasio laba setelah pajak untuk periode enam bulan yang berakhir pada
    tanggal 30 Juni 2025 (disetahunkan) atau tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember terhadap total aset periode atau tahun yang
    bersangkutan.
3. Imbal Hasil atas Ekuitas dihitung sesuai peraturan OJK adalah rasio laba setelah pajak untuk periode enam bulan yang berakhir pada
    tanggal 30 Juni 2025 (disetahunkan) atau tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember terhadap total ekuitas periode atau tahun
    yang bersangkutan.
4. Rasio Debt to equity merupakan total liabilitas dibagi dengan total ekuitas.
5. Rasio Debt to asset merupakan total liabilitas dibagi dengan total aset.
6. Perhitungan Rasio Lancar adalah jumlah kas dan setara kas dengan aset yang jatuh tempo ≤1 tahun dibagi dengan liabilitas ≤1 tahun.
7. Gearing Ratio merupakan rasio yang dihitung dari pinjaman (termasuk utang obligasi) dibagi dengan jumlah modal. Total modal diambil
    dari ekuitas yang tercantum dalam laporan posisi keuangan.
8. Net Financing to Asset Ratio merupakan rasio antara jumlah piutang sewa pembiayaan neto terhadap jumlah aset pada tahun yang
    bersangkutan.
9. Rasio dihitung dari Piutang > 90 hari yang telah dikurangi cadangan dibagi dengan total piutang neto.
10. Rasio dihitung dari Piutang > 90 hari dibagi dengan total piutang gross.
11. Pendapatan sebelum beban bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) (Jun 2025: Rp213.541.609.978; 2024: Rp379.022.902.797;
    2023: Rp321.300.902.281) dibagi dengan beban bunga dari interest bearing debt (Jun 2025: Rp160.158.296.286; 2024:
    Rp272.732.757.529; 2023: Rp208.753.800.695). EBITDA dihitung dari laba sebelum beban pajak penghasilan (Jun 2025:
    Rp41.886.077.948; 2024: Rp89.684.451.907; 2023: Rp92.966.398.235) ditambah dengan beban pajak final atas pendapatan bunga (Jun
Page 10
    2025: Rp4.956.792.120; 2024: Rp6.071.275.201; 2023: Rp3.621.892.620), beban bunga dari interest bearing debt (Jun 2025:
    Rp152.664.133.158; 2024: Rp272.732.757.529; 2023: Rp208.753.800.695), beban depresiasi aset tetap (Jun 2025: Rp6.529.222.159;
    2024: Rp13.821.962.434; 2023: Rp14.979.005.674), beban amortisasi aset takberwujud (Jun 2025: Rp11.221.468; 2024: Rp126.157.302;
    2023: Rp979.805.057).
12. Pendapatan sebelum beban bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) (Jun 2025 (disetahunkan): Rp 427.083.219.956; 2024:
    Rp379.022.902.797; 2023: Rp321.300.902.281) dibagi dengan pembayaran pokok dan bunga dari interest bearing debt untuk periode
    enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 (disetahunkan) atau tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember (Jun 2025:
    Rp2.432.433.425.905; 2024: Rp2.046.632.757.530; 2023: Rp1.615.977.800.695). EBITDA dihitung dari laba sebelum beban pajak
    penghasilan (Jun 2025: Rp41.886.077.948; 2024: Rp89.684.451.907; 2023: Rp92.966.398.235) ditambah dengan beban pajak final atas
    pendapatan bunga (Jun 2025: Rp4.956.792.120; 2024: Rp6.071.275.201; 2023: Rp3.621.892.620), beban bunga dari interest bearing
    debt (Jun 2025: Rp160.158.296.286; 2024: Rp272.732.757.529; 2023: Rp208.753.800.695), beban depresiasi aset tetap (Jun 2025:
    Rp6.529.222.159; 2024: Rp13.821.962.434; 2023: Rp14.979.005.674), beban amortisasi aset takberwujud (Jun 2025: Rp11.221.468;
    2024: Rp126.157.302; 2023: Rp979.805.057). Rasio DSCR Perseroan dibawah 1x tidak berdampak pada kemampuan pembayaran
    Perseroan. Perseroan mengantisipasi kemampuan dalam melakukan pelunasan atas utang pokok melalui penerimaan cicilan dari
    konsumen dan pelunasan bunga melalui pendapatan yang dihasilkan oleh Perseroan.
13. Rasio imbal hasil atas aset, imbal hasil atas ekuitas, total pendapatan/total aset dan Debt service coverage ratio per periode 30 Juni
    2025 disetahunkan dikarenakan laba setelah pajak, total pendapatan dan EBITDA yang digunakan dalam perhitungan rasio keuangan
    tersebut masih dalam periode 6 bulan sehingga harus disetahunkan supaya dapat diperbandingkan dengan perhitungan rasio yang
    sama per 31 Desember 2024 dan 2023. Selain itu berdasarkan petunjuk pengisian SEOJK Nomor 11/SEOJK.05/2020 Penilaian dilakukan
    per posisi dan periode selama 12 (dua belas) bulan terakhir untuk parameter atau indikator yang bersifat kuantitatif.

                             KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN KEUANGAN

Perseroan menyatakan bahwa tidak terdapat kejadian penting yang mempunyai dampak material terhadap
keuangan dan hasil usaha Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025
sampai dengan Ini diterbitkan.

Berikut adalah kejadian penting setelah taggal laporan keuangan:
•    Pengunduran diri Hajime Kawamura selaku Presiden Direktur Perseroan dan pengangkatan Masayuki Koda
     yang telah lulus uji kemampuan dan kepatutan berdasarkan keputusan OJK, selaku Presiden Direktur
     Perseroan sejak tanggal 22 Agustus 2025; dan
•     Penandatanganan perjanjian fasilitas pinjaman dengan Oversea Chinese Banking Corporation Limited
     pada tanggal 04 Agustus 2025, sebesar USD 30,000,000.-


   KETERANGAN TAMBAHAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA DAN KECENDERUNGAN PROSPEK
                                       USAHA

1. Pendirian dan Umum

Perseroan berkedudukan di Jakarta Timur dan Perseroan didirikan dengan nama PT Hino Finance Indonesia
berdasarkan Akta Perseroan Terbatas PT Hino Finance Indonesia No.45 tanggal 11 Juli 2014 yang dibuat
dihadapan Popie Savitri Martosuhardjo Pharmanto, SH, Notaris di Jakarta dan telah (i) mendapatkan pengesahan
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan surat keputusan No.AHU-
17318.40.10.2014 tanggal 14 Juli 2014 (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.AHU-0071742.40.80.2014
tanggal 14 Juli 2014, (iii) diumumkan dalam Tambahan No. 49627 dari Berita Negara Republik Indonesia No.103
tanggal 26 Desember 2014.

Struktur permodalan dan susunan kepemilikan saham Perseroan berdasarkan Akta Pendirian adalah sebagai
berikut:


                                                                    Nilai Nominal Rp 1.000.000,00 per saham                     (%)
                         Keterangan
                                                                   Total Saham               Nilai Nominal (Rp)
 Modal Dasar                                                             400.000                    400.000.000.000
 Pemegang Saham
 - PT Indomobil Multi Jasa Tbk.                                            66.666                      66.666.000.000           66,66
 - Summit Global Auto Management B.V.                                      33.334                      33.334.000.000           33,34
 Total Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                                100.000                     100.000.000.000          100,00
Page 11
                                                      Nilai Nominal Rp 1.000.000,00 per saham         (%)
                   Keterangan
                                                     Total Saham          Nilai Nominal (Rp)
 Total Saham Dalam Portepel                                300.000               300.000.000.000

Pada tanggal Informasi Tambahan ini diterbitkan, Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana dimuat dalam Akta
Pendirian telah beberapa kali diubah dimana perubahan terakhir Anggaran Dasar Perseroan adalah
sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No.46
tanggal 22 Mei 2024 yang dibuat dihadapan Wiwik Condro, SH, Notaris di Kota Jakarta Barat dan telah (i)
mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat
Keputusan No. AHU 0033348.AH.01.02.Tahun 2024 tanggal 6 Juni 2024; (ii) diberitahukan kepada dan diterima
serta dicatat dalam Database Sisminbakum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
sebagaimana ternyata dari: (a) Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan No.
AHU-AH.01.03-013-0134257 tanggal 6 Juni 2024; (b) Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
Perseroan No. AHU-AH.01.09-0210962 tanggal 6 Juni 2024; dan (iii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan
No.AHU-0111254.AH.01.11.Tahun 2024 tanggal 6 Juni 2024 dan (iv) diumumkan dalam Tambahan No. 001149
dari Berita Negara Republik Indonesia (“BNRI”) No. 005 tanggal 17 Januari 2025. (selanjutnya disebut ”Akta
No.46/2024”), perubahan Anggaran Dasar yang terakhir ini adalah perubahan terhadap ketentuan: (i) pasal 3
Ayat (2) mengenai penyesuaian kembali atas KBLI Tahun 2020; dan (ii) Pasal 15 Ayat (3) mengenai masa jabatan
Dewan Komisaris dimana telah disetujui oleh para pemegang saham berdasarkan Risalah Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan PT Hino Finance Indonesia tanggal 24 April 2024.

Perubahan terhadap Anggaran Dasar yang terjadi sejak Akta Pendirian sampai dengan Informasi Tambahan ini
diterbitkan telah dilaksanakan oleh Perseroan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.

2. Kegiatan Usaha menurut Anggaran Dasar

Sesuai dengan ketentuan pasal 3 ayat (1) Anggaran Dasar Perseroan maksud dan tujuan Perseroan ialah
bergerak dalam bidang pembiayaan:

Selanjutnya sesuai ketentuan Pasal 3 ayat (2) Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Perseroan
dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:
64911 – Perusahaan Pembiayaan Konvensional sebagai berikut:
1. Pembiayaan Investasi adalah pembiayaan barang modal dan jasa yang diperlukan untuk aktivitas
   usaha/penanaman modal, rehabilitas, modernisasi, ekspansi, perluasan atau relokasi tempat usaha tempa/
   penanaman modal yang diberikan kepada debitur.
2. Pembiayaan Modal Kerja adalah pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan pengeluaran yang digunakan
   dalam satu siklus aktivitas usaha debitur.
3. Pembiayaan Multiguna adalah pembiayaan barang dan/atau jasa yang diperlukan debitur untuk keperluan
   konsumsi dan bukan untuk keperluan usaha atau kegiatan produktif dalam jangka waktu yang disepakati.
4. Sewa Operasi dan/atau kegiatan berbasis imbalan sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan
   perundang-udangan yang berlaku; dan/atau
5. Kegiatan usaha pembiayaan lainnya berdasarkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pada tanggal Informasi Tambahan ini diterbitkan, kegiatan usaha Perseroan yang saat ini dijalankan adalah:
1. Melakukan Pembiayaan Investasi, dalam bentuk:
   Sewa Pembiayaan (Finance Lease) dan Jual dan Sewa Balik (Sale and Leaseback); dan
2. Melakukan Pembiayaan Modal Kerja, dalam bentuk:
   Jual dan Sewa Balik (Sale and Leaseback).

Perseroan telah melakukan penyesuaian terhadap maksud dan tujuan tersebut dengan Klasifikasi Baku
Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2020, sebagaimana termaktub dalam Perizinan Berusaha Berbasis Resiko
Page 12
Nomor Induk Perseroan: 9120303111672 tanggal 18 Juli 2022, Kode KBLI : 64911 Perusahaan Pembiayaan
Konvensional.

3. Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham Perseroan

Pada tanggal Informasi Tambahan ini diterbitkan Struktur Permodalan Perseroan sebagaimana dimuat dalam
Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Perubahan Anggaran Dasar No. 3 tanggal 3 Juli 2018, dibuat
di hadapan Dedy Syamri, S.H., Notaris di Kota Jakarta Selatan, yang telah: (i) mendapat persetujuan dari Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-
0013631.AH.01.02.Tahun 2018 tanggal 5 Juli 2018; (ii) diberitahukan kepada dan diterima Menteri Hukum dan
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan
Anggaran Dasar Perseroan No. AHU-AH.01.03-0218882 tanggal 5 Juli 2018; (iii) diberitahukan kepada dan
diterima Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.03-021883 tanggal 5 Juli 2018; dan (iv)
didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.AHU-0086426.AH.01.11.Tahun 2018 tanggal 5 Juli 2018, juncto Akta
Pernyataan Keputusan Sirkular Para Pemegang Saham No. 21 tanggal 14 Mei 2019 yang dibuat dihadapan Wiwik
Condro, S.H., Notaris di Kota Jakarta Barat, yang telah: (i) diberitahukan kepada dan diterima Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan
Perubahan Anggaran Dasar Perseroan No.AHU-AH.01.03.0266295 tanggal 20 Mei 2019; (ii) didaftarkan dalam
Daftar Perseroan No.AHU-0082118.AH.01.11.TAHUN 2019 tanggal 20 Mei 2019; dan (ii) diumumkan dalam
Tambahan No.19243 dari BNRI No.62 tanggal 2 Agustus 2019, juncto Akta No. 18/2020, yakni sebagai berikut:

                                                       Nilai Nominal Rp 1.000.000,00 per saham     Persentase
                    Keterangan
                                                        Total Saham           Nilai Nominal (Rp)       (%)
 Modal Dasar                                                   1.000.000         1.000.000.000.000
 Pemegang Saham
 - Hino Motors Ltd                                               400.000          400.000.000.000        40,00
 - PT Indomobil Multi Jasa Tbk.                                  400.000          400.000.000.000        40,00
 - Summit Global Auto Management B.V.                            200.000          200.000.000.000        20,00
 Total Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                     1.000.000        1.000.000.000.000       100,00
 Total Saham Dalam Portepel                                            -                        -

4. Pengurus dan Pengawas

Susunan susunan pengurus dan pengawas Perseroan yang sedang menjabat pada tanggal Informasi Tambahan
ini diterbitkan adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Presiden Komisaris                 : Jusak Kertowidjojo
Komisaris                          : Kazuki Sato
Komisaris                          : Takashi Muto
Komisaris                          : Takayuki Tsuchida
Komisaris Independen               : Stephanus Fransciscus Sutjipto Budiman
Komisaris Independen               : S. Ismail Tjitrabudi

Direksi
Presiden Direktur                  : Masayuki Koda
Direktur                           : Anita Kumala Siswady
Direktur                           : Agus Susanto Darmadhi
Direktur                           : Budi Arifianto Wibisana
Direktur                           : Taiki Onoue
Direktur                           : Markus Hotma Febrianto Panjaitan
Direktur                           : Antonius Trisnadi Bayu Putra
Page 13
     5. Prospek Usaha

     Perseroan merupakan perusahaan pembiayaan spesialis untuk kendaran komersial truk dan bis, khususnya
     untuk produk Hino. Hino produk merupakan salah satu produk unggulan di Indonesia untuk kategori truk dan
     bis. Konsumen Perseroan adalah perusahaan-perusahaan yang menggerakkan perekonomian Indonesia dalam
     pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) dan menopang kehidupan Masyarakat sehari-hari, seperti
     transportasi darat untuk bis pariwisata dan bis antar kota, perusahaan logistik dan transportasi, perusahaan
     manufaktur, penggunaan dump truck untuk proyek infrastruktur dan properti, pertambangan, perkebunan dan
     pengelolaaan limbah.

     Meski dinamika perekonomian global masih diliputi ketidakpastian, perekonomian Indonesia sepanjang tahun
     2025 tetap menunjukkan ketahanan dan kinerja yang solid. Pemerintah terus memastikan stabilitas
     makroekonomi terjaga serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.
     Hingga akhir tahun 2025, Pemerintah secara konsisten menjaga stabilitas ekonomi nasional, salah satunya
     melalui penguatan koordinasi kebijakan lintas kementerian dan lembaga, sehingga perekonomian Indonesia
     tetap tumbuh solid di tengah tantangan global. Berdasarkan siaran pers Kementrian Koordinator Bidang
     Perekonomian Republik Indonesia pada tanggal 31 Desember 2025 menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi
     Indonesia sepanjang tahun 2025 terjaga di kisaran 5% dengan capaian pada kuartal III-2025 sebesar 5,04% (yoy).

     Di tahun 2025, industri otomotif nasional mencatatkan kinerja yang relatif positif meskipun masih dihadapkan
     pada tekanan pasar. Peningkatan penjualan pada akhir tahun menjadi faktor utama yang menopang kinerja
     kendaraan roda empat. Namun demikian, segmen kendaraan komersial, khususnya truk dan bus masih
     menghadapi tantangan, yang tercermin dari penurunan penjualan truk sebesar 16.0% dan bus sebesar 18.5%
     secara tahunan berdasarkan data wholesales GAIKINDO hingga November 2025. Penurunan tersebut
     dipengaruhi oleh meningkatnya persaingan dari truk impor serta perlambatan aktivitas di sektor pertambangan
     dan konstruksi. Dengan mempertimbangkan berbagai tantangan dan peluang yang ada, serta kebijakan yang
     telah dan akan diambil, Otoritas Jasa Keuangan meyakini bahwa piutang perusahaan pembiayaan tetap berada
     pada jalur pencapaian target pertumbuhan sebesar 8%–10% hingga akhir tahun 2025.

     Pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 sebesar 5,4%, dengan dukungan
     fundamental domestik yang solid dan kesinambungan agenda transformasi ekonomi menuju pertumbuhan
     jangka panjang hingga 8%. Keyakinan ini ditopang oleh inflasi yang tetap terkendali, neraca perdagangan yang
     surplus, konsumsi rumah tangga yang kuat, serta kinerja sektor manufaktur yang konsisten berada di zona
     ekspansi. Pemerintah bersama para pemangku kepentingan terus berupaya menjaga agar pertumbuhan
     ekonomi berlangsung secara inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing, dengan tetap mengedepankan kehati-
     hatian dalam menjaga kualitas pertumbuhan.

                                               PENJAMINAN EMISI OBLIGASI

     Berdasarkan persyaratan serta ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Efek, para
     Penjamin Pelaksana Emisi Efek dan para Penjamin Emisi Efek yang namanya tercantum dibawah ini, untuk dan
     atas nama Perseroan, menyetujui untuk menawarkan kepada masyarakat dengan jumlah sebesar
     Rp800.000.000.000,- (delapan ratus miliar Rupiah) dengan kesanggupan penuh (full commitment).

     Susunan dan jumlah porsi penjaminan serta persentase dari penjaminan emisi dalam Penawaran Umum Obligasi
     ini adalah sebagai berikut:

                                                         Porsi Penjaminan (Rp)                     Jumlah
                                                                                                                 Persentase
      No       Penjamin Emisi Obligasi                                           Seri C         Penjaminan
                                               Seri A           Seri B                                               (%)
                                                                                                     (Rp)
1.         PT Indo Premier Sekuritas          95.000.000.000   5.000.000.000 128.000.000.000   228.000.000.000        28,50
2.         PT CIMB Niaga Sekuritas            27.000.000.000 100.000.000.000 25.000.000.000    152.000.000.000        19,00
3.         PT Aldiracita Sekuritas Indonesia  95.000.000.000               - 50.000.000.000    145.000.000.000        18,13
4.         PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia 96.000.000.000 150.000.000.000 29.000.000.000    275.000.000.000        34,38
     Total Penjaminan Emisi Obligasi         313.000.000.000 255.000.000.000 232.000.000.000   800.000.000.000       100,00
Page 14
Selanjutnya Para Penjamin Emisi Obligasi yang turut dalam Emisi Obligasi ini telah sepakat untuk melaksanakan
tugasnya masing-masing sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7. Manajer Penjatahan dalam Penawaran Umum
Obligasi ini adalah PT Indo Premier Sekuritas.

                           LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL

Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang berperan dalam Penawaran Umum Berkelanjutan ini adalah
sebagai berikut:

 Konsultan Hukum             :   Thamrin & Rekan (TR&Co.)
 Wali Amanat                 :   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
 Notaris                     :   Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito,S.H.
 Perusahaan Pemeringkat      :   PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)

Keterangan lebih lanjut terkait lembaga dan profesi penunjang pasar modal dibahas lebih lanjut pada Bab X
Informasi Tambahan tentang Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal.

                                     TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI

1. Pemesanan Yang Berhak

Perorangan Warga Negara Indonesia dan perorangan Warga Negara Asing dimanapun mereka bertempat
tinggal, serta badan usaha atau lembaga Indonesia ataupun asing dimanapun mereka berkedudukan yang
berhak membeli Obligasi sesuai dengan ketentuan-ketentuan yurisdiksi setempat.

2. Pemesan Pembelian Obligasi

Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Informasi
Tambahan. Pemesanan pembelian Obligasi dilakukan dengan menggunakan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi
(FPPO) yang dicetak untuk keperluan ini dan pemesanan yang telah diajukan tidak dapat dibatalkan oleh Pemesan.
Setelah FPPO ditandatangani oleh Pemesan, scan FPPO tersebut wajib disampaikan kembali yang dapat melalui
alamat email terlebih dahulu dan aslinya dikirimkan melalui jasa kurir kepada Penjamin Pelaksana Emisi Efek, dan
pemesanan yang telah memenuhi kriteria yang telah diajukan tidak dapat dibatalkan oleh pemesan. Pemesanan
pembelian Obligasi yang dilakukan menyimpang dari ketentuan-ketentuan tersebut di atas tidak dilayani.

3. Jumlah Minimum Pemesanan

Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya satu satuan perdagangan yaitu
Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) atau kelipatannya.

4. Masa Penawaran Umum Obligasi

Masa Penawaran Umum akan dilaksanakan pada tanggal 4 Februari – 6 Februari 2026 pukul 09.00 WIB dan ditutup
pada pukul 16.00 WIB.

5. Pendaftaran Obligasi Pada Penitipan Kolektif

Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini telah didaftarkan kepada KSEI
berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat Utang di KSEI No. SP-004/OBL/KSEI/0126 pada tanggal 23
Januari 2026 antara Perseroan dengan KSEI. Dengan didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI, maka atas Obligasi
ini berlaku ketentuan sebagai berikut:

1. Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dalam bentuk warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan
   untuk didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi akan diadministrasikan
   secara elektronik dalam Penitipan Kolektif di KSEI. Selanjutnya Obligasi hasil Penawaran Umum akan
   dikreditkan ke dalam Rekening Efek selambat-lambatnya pada Tanggal Emisi;
Page 15
2. KSEI akan menerbitkan Konfirmasi Tertulis kepada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian sebagai tanda bukti
   pencatatan Obligasi dalam Rekening Efek di KSEI. Konfirmasi Tertulis tersebut merupakan bukti kepemilikan
   yang sah atas Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek;
3. Pengalihan kepemilikan Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI, yang
   selanjutnya akan dikonfirmasikan oleh KSEI kepada Pemegang Rekening;
4. Pemegang Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek merupakan Pemegang Obligasi yang berhak atas
   pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi, memberikan suara dalam RUPO (kecuali Obligasi
   yang dimiliki Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan), serta hak-hak lainnya yang melekat pada Obligasi;
5. Pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan jumlah Pokok Obligasi akan dibayarkan oleh KSEI selaku Agen
   Pembayaran atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening sesuai dengan
   jadwal pembayaran Bunga Obligasi maupun pelunasan Pokok Obligasi yang ditetapkan Perseroan dalam
   Perjanjian Perwaliamanatan dan Perjanjian Agen Pembayaran. Perseroan melaksanakan pembayaran Bunga
   Obligasi dan pelunasan Pokok Obligasi berdasarkan data kepemilikan Obligasi yang disampaikan oleh KSEI
   kepada Perseroan. Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang
   memiliki Obligasi pada 3 (tiga) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi;
6. Pemegang Obligasi yang berhak menghadiri RUPO adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat dalam
   Daftar Pemegang Rekening pada 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO, dan wajib
   menyerahkan asli KTUR yang diterbitkan KSEI kepada Wali Amanat;
7. Seluruh Obligasi yang disimpan di KSEI dibekukan sehingga Obligasi tersebut tidak dapat
   dialihkan/dipindahbukukan sejak 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO sampai dengan
   tanggal berakhirnya RUPO yang dibuktikan dengan adanya pemberitahuan dari Wali Amanat atau setelah
   memperoleh persetujuan dari Wali Amanat. Transaksi Obligasi yang penyelesaiannya jatuh pada tanggal-
   tanggal tersebut, ditunda penyelesaiannya sampai 1 (satu) Hari Kerja setelah tanggal pelaksanaan RUPO;
8. Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan pembelian Obligasi wajib membuka Rekening Efek di
   Perusahaan Efek atau Bank Kustodian yang telah menjadi pemegang Rekening Efek di KSEI.

6. Tempat Pengajuan Pemesanan Pembelian Obligasi

Sebelum Masa Penawaran Umum ditutup, pemesan Obligasi harus melakukan pemesanan pembelian Obligasi
selama jam kerja (09.00 – 16.00) dengan mengajukan FPPO kepada Penjamin Emisi Efek atau Agen Penjualan yang
ditunjuk, pada tempat dimana FPPO diperoleh atau melalui alamat email.

Pemesanan Obligasi hanya dapat dilakukan melalui alamat email Penjamin Emisi Efek pada Bab XIII dengan
prosedur sebagai berikut:
     • Setiap pihak hanya berhak mengajukan satu FPPO dan wajib diajukan oleh pemesan yang bersangkutan.
     • 1 (satu) alamat email hanya bisa melakukan 1 (satu) kali pemesanan
     • Melampirkan fotokopi jati diri (KTP/paspor bagi perorangan dan anggaran dasar bagi badan hukum).
     • Menyampaikan pemesanan disertai detail Nomor Rekening untuk Pengembalian Kelebihan Pemesanan
        (Refund)

7. Bukti Tanda Terima Pemesanan Obligasi

 Para Penjamin Emisi Efek atau Agen Penjualan yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Obligasi akan
 menyerahkan kembali 1 (satu) tembusan dari FPPO yang telah ditandatanganinya atau jawaban konfirmasi email
 bahwa pengajuan sudah diterima melalui email Penjamin Emisi Efek yang dilampiri 1 (satu) tembusan dari FPPO
 yang telah ditandatanganinya sebagai bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi. Bukti tanda terima
 pemesanan pembelian Obligasi tersebut bukan merupakan jaminan dipenuhinya pesanan.

8. Penjatahan Obligasi

 Penjatahan akan dilakukan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7. Tanggal Penjatahan adalah tanggal 9 Februari
 2026.

 Penjamin Pelaksana Emisi Efek wajib menyerahkan laporan hasil Penawaran Umum kepada OJK paling lambat 5
 (lima) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan.
Page 16
     Manajer Penjatahan dalam Penawaran Umum ini adalah PT Indo Premier Sekuritas, akan menyampaikan Laporan
     Hasil Pemeriksaan Akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman
     kepada Peraturan No. VIII.G.12 tentang Pedoman Pemeriksaan oleh Akuntan atas Pemesanan dan Penjatahan Efek
     atau Pembagian Saham Bonus dan Peraturan No. IX.A.7 paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah berakhirnya masa
     Penawaran Umum.

9.     Pembayaran Pemesanan Pembelian Obligasi

     Setelah menerima pemberitahuan hasil penjatahan Obligasi, pemesan harus segera melaksanakan pembayaran
     yang dapat dilakukan secara tunai atau transfer yang ditujukan kepada Penjamin Emisi Efek yang bersangkutan
     atau kepada Penjamin Pelaksana Emisi Efek pada rekening di bawah ini:

          PT Indo Premier Sekuritas            PT CIMB Niaga Sekuritas             PT DBS Vickers Sekuritas
            PT Bank Permata Tbk                PT Bank CIMB Niaga Tbk                     Indonesia
          Cabang Sudirman Jakarta             Cabang Graha CIMB Niaga                Bank DBS Indonesia
         No. Rekening: 0701528093            No. Rekening: 800163442600         Cabang Jakarta Mega Kuningan
         Atas Nama: PT Indo Premier           Atas Nama: PT CIMB Niaga            No. Rekening 3320067704
                  Sekuritas                           Sekuritas                   Atas Nama: PT DBS Vickers
                                                                                      Sekuritas Indonesia

                                           PT Aldiracita Sekuritas Indonesia
                                                    Bank Sinarmas
                                                 Cabang KFO Thamrin
                                              No. Rekening: 0055054347
                                               Atas Nama: PT Aldiracita
                                                  Sekuritas Indonesia

 Jika pembayaran dilakukan dengan cek atau bilyet giro, maka cek dan bilyet giro yang bersangkutan harus
 dapat diuangkan atau ditunaikan dengan segera selambat-lambatnya tanggal 10 Februari 2026 pada pukul
 12.00 WIB (in good funds) pada rekening tersebut di atas.

 Semua biaya yang berkaitan dengan proses pembayaran merupakan beban pemesan. Pemesanan akan
 dibatalkan jika persyaratan tidak dipenuhi.

 Selanjutnya, setelah dana telah diterima, Penjamin Emisi Obligasi wajib mentransfer dana Penawaran Umum
 Obligasi kepada Perseroan pada Tanggal Pembayaran sesuai dengan Tanggal Emisi yaitu pada tanggal 11
 Februari 2026 selambat-lambatnya pukul 13.00 WIB pada Rekening Perseroan.

10. Distribusi Obligasi Secara Elektronik

     Pada Tanggal Emisi yaitu tanggal 11 Februari 2026, Perseroan wajib menerbitkan Sertifikat Jumbo Obligasi
     untuk diserahkan kepada KSEI dan memberikan instruksi kepada KSEI untuk mengkreditkan Obligasi pada
     Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Efek di KSEI. Dengan telah dilaksanakannya instruksi tersebut maka
     pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Pelaksana Emisi Efek dan KSEI.

     Segera setelah Obligasi dikreditkan pada Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Efek, selanjutnya Penjamin
     Pelaksana Emisi Efek memberikan instruksi kepada KSEI untuk mendistribusikan Obligasi kedalam Rekening
     Efek dari Penjamin Emisi Efek sesuai dengan penyetoran yang telah dilakukan oleh Penjamin Emisi Efek
     menurut Bagian Penjaminan. Dengan telah dilaksanakannya pendistribusian Obligasi kepada Penjamin Emisi
     Efek maka tanggung jawab pendistribusian Obligasi selanjutnya kepada Pemegang Obligasi semata-mata
     menjadi tanggung jawab Penjamin Emisi Efek yang bersangkutan.

11. Pengembalian Uang Pemesanan Obligasi

      Dalam hal suatu pemesanan Obligasi ditolak sebagian atau seluruhnya, atau dalam hal terjadi pembatalan
      atau penundaan Penawaran Umum sebelum Tanggal Pembayaran:
Page 17
 a. Uang pembayaran pemesanan Obligasi yang telah diterima oleh Penjamin Emisi Efek atau Penjamin
    Pelaksana Emisi Efek, maka Penjamin Emisi Efek atau Penjamin Pelaksana Emisi Efek wajib mengembalikan
    uang pesanan tersebut kepada para pemesan dengan cara transfer melalui rekening para pemesan paling
    lambat 2 (dua) Hari Kerja sesudah Tanggal Penjatahan. Pengembalian uang dapat dilakukan dalam bentuk
    pemindahbukuan ke rekening atas nama pemesan atau melalui instrument pembayaran lainnya dalam
    bentuk cek atau bilyet giro yang dapat diambil langsung oleh pemesan yang bersangkutan pada Penjamin
    Emisi Efek dimana pemesan diajukan dengan menyerahkan bukti tanda terima pemesanan Obligasi dan
    bukti jati diri.
 b. Jika terjadi keterlambatan maka pihak yang menyebabkan keterlambatan yaitu Penjamin Emisi Efek
    dan/atau Penjamin Pelaksana Emisi Efek wajib membayar kepada para pemesan Denda untuk tiap hari
    keterlambatan sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi dari jumlah dana yang
    terlambat dibayar. Denda tersebut di atas dihitung dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus
    enam puluh) hari. Denda dikenakan sejak hari ke-3 (tiga) setelah Tanggal Penjatahan atau berakhirnya
    Perjanjian Penjaminan Emisi Efek yang dihitung secara harian. Pembayaran Denda dapat dilakukan dalam
    bentuk pemindahbukuan ke rekening atas nama pemesan atau melalui instrumen pembayaran lainnya
    dalam bentuk cek atau bilyet giro yang dapat diambil langsung oleh pemesan yang bersangkutan pada
    Penjamin Emisi Efek dimana pemesanan diajukan dengan menyerahkan bukti tanda terima pemesanan
    Obligasi dan bukti jati diri.
 c. Dalam hal uang pemesanan Obligasi telah dikembalikan kepada para pemesan dengan cara transfer melalui
    rekening para pemesan dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan, Penjamin Pelaksana
    Emisi Efek dan/atau Penjamin Emisi Efek tidak diwajibkan membayar Denda kepada para pemesan Obligasi.

 12. Agen Pembayaran

     Agen Pembayaran adalah PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”), berkedudukan di Jakarta yang telah
     ditunjuk sesuai dengan Perjanjian Agen Pembayaran, dimana KSEI berkewajiban membantu melaksanakan
     pembayaran jumlah pokok dan bunga Obligasi kepada Pemegang Obligasi untuk dan atas nama Perseroan
     setelah Agen Pembayaran menerima dana tersebut dari Perseroan dengan hak dan kewajiban-kewajiban
     sebagaimana diatur dalam perjanjian antara Perseroan dan KSEI.
     Alamat Agen Pembayaran adalah sebagai berikut:

                                             PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
                                         Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower II, Lantai 3
                                             Jalan Jenderal Sudirman, Kav. 52-53
                                                        Jakarta 12190
                                                    Telp.: (021) 5299 1099
                                                    Faks.: (021) 5299 1199

 13. Lain-Lain
   Penjamin Pelaksana Emisi Efek berhak untuk menerima atau menolak pemesanan pembelian Obligasi secara
   keseluruhan atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.

      PENYEBARLUASAN INFORMASI TAMBAHAN DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI

Informasi Tambahan dan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi dapat diperoleh pada kantor Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi pada tanggal 4 Februari – 6 Februari 2026 pukul 09.00 – 16.00 WIB sebagai berikut:

                                            PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI


          PT Indo Premier Sekuritas                       PT CIMB Niaga Sekuritas           PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia
         Pacific Century Place, Lt. 16                  Graha CIMB Niaga Lantai 25                    DBS Bank Tower,
        Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53                    Jl. Jend. Sudirman Kav. 58          Ciputra World 1, Lt 32 Jl. Prof. Dr.
                 Jakarta 12190                                  Jakarta 12190                   Satrio Kav 3-5 Jakarta 12940
           Telepon: (021) 50887168                        Telepon: (021) 50847847                Telepon: (021) 3003 4900
          Faksimili: (021) 50887220                                 Faks. -                      Faksimili: (021) 3003 4944
       Email: fixed.income@ipc.co.id            e-mail: jk.dcmproject@cimbniaga-ibk.co.id   Email: corporate.finance@dbs.com
Page 18
                               PT Aldiracita Sekuritas Indonesia
                                    Menara Tekno Lantai 9
                                       Jl. Fachrudin No.19
                                           Jakarta 10250
                                   Telepon: (021) 3970 5858
                                  Faksimile: (021) 3970 5850
                                 Website: www.aldiracita.com
                              Email: fixedincome@aldiracita.com



SETIAP CALON INVESTOR DIHIMBAU UNTUK MEMBACA KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI
PENAWARAN UMUM INI MELALUI INFORMASI YANG TERSAJI DALAM INFORMASI TAMBAHAN

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.66 MB
Published23 Jan 2026
Pages18
Characters78,865
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 61 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT HINO FINANCE INDONESIA p.1 ×22
linked org Indomobil Multi Jasa Tbk p.4 ×8
linked org PT. Bank CIMB Niaga p.6 ×4
linked org PT. Bank Central Asia p.6
linked person Hajime Kawamura · Presiden Direktur p.10
linked person Jusak Kertowidjojo p.12
linked person Kazuki Sato p.12
linked person Takashi Muto p.12
linked person Takayuki Tsuchida p.12
linked person S. Ismail Tjitrabudi p.12
linked person Anita Kumala Siswady p.12
linked person Agus Susanto Darmadhi p.12
linked person Budi Arifianto Wibisana p.12
linked person Taiki Onoue p.12
linked person Antonius Trisnadi Bayu Putra p.12
linked org Bank Permata Tbk p.16 ×2
linked org Bank DBS Indonesia p.16
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.1 ×3
possible org PT BURSA EFEK INDONESIA p.1 ×3
possible — DBS Vickers p.1 ×5
possible org Negara Republik Indonesia p.10 ×2
possible org DBS Bank p.17
unresolved org PT HINO FINANCE INDONESIA Kegiatan Usaha Utama Sewa p.1
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.1 ×5
unresolved org PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA AA p.1
unresolved org PT BURSA EFEK INDONESIA PENAWARAN OBLIGASI INI DIJAMIN p.1
unresolved org PT CIMB Niaga Sekuritas p.1 ×4
unresolved org PT DBS Vickers Sekuritas p.1 ×2
unresolved org PT Indo Premier Sekuritas p.1 ×5
unresolved org PT Aldiracita Sekuritas Indonesia p.1 ×3
unresolved org PT Pemeringkat Efek Indonesia p.4 ×2
unresolved org Hino Motors Limited p.4 ×3
unresolved org Toyota Motor Corporation p.4
unresolved org Summit Global Auto Management B.V. p.4 ×3
unresolved org Sumitomo Corporation p.4
unresolved org PT Hino Finance Indonesia Alamat Kantor Pusat p.5
unresolved org Pinjaman Berjangka OBCB Limited p.6
unresolved org Purwantono p.7
unresolved org Young Global Limited p.7
unresolved person Popie Savitri Martosuhardjo Pharmanto · Notaris p.10
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.10 ×5
unresolved person Wiwik Condro · Notaris p.11 ×3
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.11
unresolved person Dedy Syamri · Notaris p.12
unresolved org Menteri p.12
unresolved org PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia p.13 ×2
unresolved org PT Indo Premier Sekuritas. LEMBAGA p.14
unresolved org | Thamrin & Rekan (TR&Co.) · Konsultan Hukum p.14
unresolved org Thamrin & Rekan p.14
unresolved person | Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito,S.H. · Notaris p.14 ×3
unresolved person H. Perusahaan Pemeringkat p.14
unresolved org Bank DBS Indonesia No. Rekening p.16
unresolved org PT Indo Premier p.16
unresolved org PT CIMB Niaga p.16
unresolved org PT Aldiracita Sekuritas Indonesia Bank Sinarmas Cabang KFO p.16
unresolved org PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia Pacific Century Place p.17
unresolved org PT Aldiracita Sekuritas Indonesia Menara Tekno p.18

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result