Back to announcement
20260106_MTFN_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32017376_lamp1.pdf
Other Text extracted MTFNSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 15
Page 1
No. 001/CI/Corsec/I/2026 Jakarta, 7 Januari 2026 Kepada: PT Bursa Efek Indonesia Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1 Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190 Perihal: Jawaban atas surat No No.: S-14573/BEI.PP2/12-2025 Permintaan Penjelasan atas Laporan Keuangan per 30 September 2025 Dengan Hormat Kami merujuk kepada Surat Bursa Efek Indonesia No: S-14573/BEI.PP2/12-2025 Permintaan Penjelasan atas Laporan Keuangan per 30 September 2025 Terlampir kami sampaikan lampiran tanggapan dan klarifikasi dari kami atas surat Bursa Efek Indonesia dimaksud. Demikian kami sampaikan. Atas perhatian bapak, kami ucapkan terimakasih. Hormat kami PT Capitalinc Investment Tbk. Gideon Tampubolon Corporate Secretary Tembusan: 1. Yth. Kepala Direktorat Pengawasan Transaksi Efek, Otoritas Jasa Keuangan. 2. Yth. Kepala Direktorat Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 1, Otoritas Jasa Keuangan. 3. Yth. Kepala Direktorat Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 2, Otoritas Jasa Keuangan. PT Capitalinc Investment Tbk. Gedung Forci Gamon Jl.Radio Dalam Raya No 2 T 62.21.2751 7000 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12140, Indonesia www.capitalinc-investment.com
Page 2
Lampiran Permintaan Penjelasan
PT Capitalinc Investment Tbk
1. Berdasarkan Catatan atas Laporan Keuangan (“CALK”) nomor 7 terkait dengan Piutang Usaha,
Piutang usaha - pihak ketiga Perseroan per 30 September 2025 sebesar Rp46,82 miliar atau telah
mengalami kenaikan sebesar Rp10,05 miliar (27,32%) jika dibandingkan dengan saldo per 31
Desember 2024 sebesar Rp36,78 miliar. Agar Perseroan dapat menjelaskan:
a. Pada tabel Analisa umur piutang usaha, agar Perseroan dapat menjabarkan realisasi pelunasan
piutang usaha sampai dengan saat ini:
Jawaban
Keterangan Jumlah Pelunasan Outstanding Outstanding
(Rp) sampai saat ini (Rp) (%)
Lancar 13.887.705.950 Seluruh piutang ini - -
sudah lunas
0-3 bulan -
3-6 bulan -
6-9 bulan -
>9 bulan 45.457.442.673 - 45.457.442.673 100%
(belum diaudit)
Total 59.345.148.623
b. Durasi jatuh tempo untuk piutang usaha yang termasuk dalam kategori lancar.
Jawaban:
1-30 hari
c. Sehubungan dengan piutang usaha piutang usaha Perseroan yang telah jatuh tempo >9 bulan relatif
signifikan yaitu sebesar Rp45 miliar, Agar dapat dijelaskan:
i. Perincian piutang tersebut berdasarkan nama pihak.
Jawaban:
Piutang Usaha – Rupiah
Darya Raya, PT (IDR) 6.379.134.875
Dharma Pratama Sejati, PT 2.996.363.512
Duta Nugraha Pratama, PT 804.128.040
PT. Jawadwipa Energy Persada (JEP) 188.228.949
Wahyu Energi Indoraya,PT 61.570.736
Ganesa Agung Sejahtera, PT 53.612.559
Permata Natural Gas, PT 13.125.516
Mahadaya Prima Energy, PT 5.492.264
Hartono Energi Semesta, PT 4.485.534
Sub Jumlah 10.506.141.985
PT Capitalinc Investment Tbk.
Gedung Forci Gamon
Jl.Radio Dalam Raya No 2 T 62.21.2751 7000
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12140, Indonesia www.capitalinc-investment.com
Page 3
Piutang Usaha – Dolar Amerika Serikat PT Para Amartha Gasindo 12.376.609.910 RAPP ( riau andalan pulp & paper) 6.313.395.573 INPEG 4.200.355.432 Suropati Cahaya Timur, PT 4.021.756.333 Dharma Pratama Sejati, PT 1.645.180.092 Artho Gas Abadi, PT 1.499.640.086 Hartono Energi Semesta, PT 1.269.847.077 Duta Nugraha Pratama, PT 1.066.480.002 Pancuran mas, PT 691.593.332 Others 686.911.147 Bahtera Abadi Gas 381.855.240 CV Sinar Abadi 236.681.527 Darya Raya dari Gatsu, PT 226.965.094 Pilar Daya Sinergy (PDS), PT 98.879.040 Bali Graha Surya, PT 84.460.514 Indojaya Raya Sejahtera, PT 69.188.640 Pertagas Niaga, PT 60.882.000 PT Daya Trans Asia 18.541.988 Sugeng Widodo 2.077.661 Sub Jumlah 34.951.300.690 Jumlah 45.457.442.675 ii. Latar belakang pihak-pihak tersebut belum melakukan pelunasan sampai dengan tanggal pelaporan. Jawaban: Pandemi Covid-19 menyebabkan pelanggan-pelanggan tersebut mengalami permasalahan keuangan sehingga belum dapat melunasi utang-utangnya. iii. Rencana dan tindak lanjut Perseroan untuk piutang-piutang tersebut. Jawaban Entitas anak Perseroan telah melakukan komunikasi dengan pelanggan-pelanggan tersebut untuk mencari solusi pembayaran atas tunggakan tersebut. 2. Berdasarkan CALK nomor 8 terkait dengan Piutang Lain-Lain, Piutang lain-lain - pihak berelasi Perseroan per 30 September 2025 sebesar Rp401,72 miliar atau telah mengalami kenaikan sebesar Rp5,9 miliar (1,49%) jika dibandingkan dengan saldo per 31 Desember 2024 sebesar Rp395,83 miliar. Agar dapat dijelaskan: a. Nature dari piutang lain-lain tersebut dan latar belakang tidak disajikan sebagai bagian dari piutang usaha. Jawaban: Piutang lain-lain adalah tagihan yang timbul dari aktivitas di luar penjualan gas. Sedangkan piutang usaha PT Capitalinc Investment Tbk. Gedung Forci Gamon Jl.Radio Dalam Raya No 2 T 62.21.2751 7000 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12140, Indonesia www.capitalinc-investment.com
Page 4
Adalah tagihan yang timbul dari aktivitas penjualan gas. Sehingga keduanya tidak bisa disajikan dalam
akun yang sama.
b. Analisa umur piutang lain-lain dan status pelunasannya dengan melengkapi tabel berikut ini:
Jawaban:
Umur piutang lain-lain
Keterangan Jumlah Pelunasan Outstanding Outstanding
(Rp) sampai saat ini (Rp) (%)
Lancar -
0-3 bulan -
3-6 bulan -
6-9 bulan -
>9 bulan 915.172.609.562 - 915.172.609.562 100%
(Unaudited)
Total 915.172.609.562
c. Perincian jumlah piutang lain-lain yang telah dibentuk sebagai Cadangan penyisihan dengan total
sebesar Rp513 miliar berdasarkan nama pihak.
Jawaban:
PT Finanza Investama 209.368.688.999
Pearl Shine International Ltd 166.316.363.400
PT Indelberg Indonesia Perkasa 116.611.850.830
PT Draba Energy 7.085.887.959
PT Pioneer Investment 5.018.279.595
PT Arizona Investment 2.599.753.140
PT Prime Petroservices 2.233.276.860
PT Petroflex Prima Daya 619.020.654
EMP Malacca Strait 412.253.706
PT Takisama Prada Internasional 289.331.280
PT Gaia Kulinary 261.883.506
PT Kalila Production & Exploration 210.616.692
PT Masagena Agung 120.691.372
PT Propertindo Centra Utama 83.400.000
PT Semesta Petro Sarana 17.505.660
Lain-lain 2.204.127.434
Jumlah 513.452.931.087
PT Capitalinc Investment Tbk.
Gedung Forci Gamon
Jl.Radio Dalam Raya No 2 T 62.21.2751 7000
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12140, Indonesia www.capitalinc-investment.com
Page 5
d. Agar Perseroan dapat menyampaikan data Top 10 Piutang lain-lain terbesar Perseroan per 30
September 2025 dengan melengkapi tabel berikut ini:
Jawaban:
No Nama pelanggan Jumlah piutang lain-lain Status Tindaklanjut
per Operasional Perseroan
30/09/2025 pelanggan
tersebut
1. PT Finanza Investama, 209.368.688.999 Tidak aktif Perseroan sudah
(USD & Rupiah) melakukan penyisihan
penurunan nilai 100% atas
nilai piutang. Perseroan
masih mengkaji tindak
lanjut penagihannya.
2. Pearl Shine International 166.316.363.400 Tidak aktif Perseroan sudah
Ltd USD9.971.005 melakukan penyisihan
penurunan nilai 100% atas
nilai piutang tersebut.
Entitas anak Perseroan
masih mengkaji tindak
lanjut penagihannya.
3. PT Indelberg Indonesia 116.611.850.830 Tidak aktif Perseroan sudah
Perkasa (USD & Rupiah) melakukan penyisihan
penurunan nilai 100% atas
nilai piutang tersebut.
Perseroan masih mengkaji
tindak lanjut
penagihannya.
4. PT Pioneer Investment 100.365.594.960 Aktif Entitas anak Perseroan
sedang melakukan
negoisasi untuk pelunasan
piutang tersebut.
5. PT Cahaya Batu Raja Blok 62.578.817.032 Belum Perseroan masih mengkaji
beroperasi hal ini sehubungan dengan
rencana Perseroan untuk
menjual entitas anak ini.
PT Capitalinc Investment Tbk.
Gedung Forci Gamon
Jl.Radio Dalam Raya No 2 T 62.21.2751 7000
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12140, Indonesia www.capitalinc-investment.com
Page 6
6. PT Kutai Etam Petroleum 61.678.862.007 Belum Perseroan masih mengkaji
beroperasi hal ini sehubungan dengan
rencana Perseroan untuk
menjual entitas anak ini.
7. PT Arizona Investment 51.995.062.800 Tidak aktif Perseroan sudah
melakukan penyisihan
penurunan nilai 100% atas
nilai piutang tersebut.
Perseroan masih mengkaji
tindak lanjut
penagihannya.
8. PT Prime Petroservices 44.665.537.200 Tidak aktif Perseroan sudah
melakukan penyisihan
penurunan nilai 100% atas
nilai piutang tersebut.
Perseroan masih mengkaji
tindak lanjut
penagihannya.
9. Greenstar Assets Ltd 35.861.673.676 Belum Perseroan masih mengkaji
beroperasi hal ini sehubungan dengan
rencana Perseroan untuk
menjual entitas anak ini.
10. PT Petroflex Prima Daya 14.015.169.840 Aktif Entitas anak Perseroan
sedang melakukan
negoisasi untuk pelunasan
piutang tersebut.
3. Berdasarkan CALK nomor 11 terkait dengan Aset yang Dimiliki Tersedia untuk Dijual, Perseroan
memiliki asset bersih untuk entitas yang tersedia untuk dijual sebesar negatif Rp201 miliar dibandingkan
saldo per 30 September 2025. Agar Perseroan dapat menjelaskan:
a. Status dan informasi dari entitas anak Perseroan yang tersedia untuk dijual dengan melengkapi tabel
berikut ini:
PT Capitalinc Investment Tbk.
Gedung Forci Gamon
Jl.Radio Dalam Raya No 2 T 62.21.2751 7000
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12140, Indonesia www.capitalinc-investment.com
Page 7
Nama Aset Tahun Informasi Status Tindaklanjut
entitas bersih per diputuskan calon pembeli Operasional Perseroan
30 Sep agar tersedia dari entitas saat ini
2025 untuk dijual tersebut
PT Cahaya (84.126.933.942) 2018 Sehubungan dengan Tidak Perseroan telah
Batu Raja adanya klausula operasional menandatangani
Blok kerahasiaan dalam Perjanjian
(CBRB) Perjanjian Perikatan Perikatan Jual
Jual Beli Saham dengan Beli Saham
pihak ketiga atas CBRB, dengan pihak
Perseroan belum dapat ketiga untuk
mengungkapkan nama melakukan
pihak ketiga, tanggal pengalihan atas
transaksi dan nilai jual CBRB
beli saham.
PT Kutai (65.570.554.581) 2018 Sehubungan dengan Tidak Perseroan telah
Etam adanya klausula operasional menandatangani
Petroleum kerahasiaan dalam Perjanjian
(KEP) Perjanjian Perikatan Perikatan Jual
Jual Beli Saham dengan Beli Saham
pihak ketiga atas KEP, dengan pihak
Perseroan belum dapat ketiga untuk
mengungkapkan nama melakukan
pihak ketiga, tanggal pengalihan atas
transaksi dan nilai jual KEP
beli saham.
Greenstar (51.724.446.480) 2018 Sehubungan dengan Tidak Perseroan telah
Assets adanya klausula operasional menandatangani
Limited kerahasiaan dalam Perjanjian
(GSAL) Perjanjian Perikatan Perikatan Jual
Jual Beli Saham dengan Beli Saham
pihak ketiga atas GSAL, dengan pihak
Perseroan belum dapat ketiga untuk
mengungkapkan nama melakukan
pihak ketiga, tanggal pengalihan atas
transaksi dan nilai jual GSAL
beli saham.
b. Agar dapat dijelaskan langkah-langkah kontijensi/alternatif apabila entitas tersebut tidak
terjual/belum dijual.
Jawaban:
Mencari calon pembeli lain yang tertarik untuk membeli perusahaan-perusahaan tersebut.
c. Sehubungan dengan terdapatnya liabilitas untuk CBRB, KEP, GSAL masing-masing sebesar Rp86
miliar, Rp66,8 miliar dan Rp52 miliar per 30 September 2025, agar dapat dijelaskan:
PT Capitalinc Investment Tbk.
Gedung Forci Gamon
Jl.Radio Dalam Raya No 2 T 62.21.2751 7000
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12140, Indonesia www.capitalinc-investment.com
Page 8
i. Apakah terdapat potensi PKPU dari pihak counterparty entitas anak tersebut? Agar dapat dijelaskan. Jawaban: Sampai dengan tanggal surat ini, Perseroan dan entitas anak tidak mengetahui adanya pengajuan, proses, maupun indikasi potensi Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang dilakukan oleh pihak counterparty terkait liabilitas kepada CBRB, KEP, dan GSAL. ii. Apakah terdapat potensi hukum lainnya selain PKPU dari pihak counterparty entitas anak tersebut? Agar dapat dijelaskan. Jawaban: Sampai dengan tanggal surat ini, Perseroan tidak mengetahui atau memiliki informasi mengenai adanya potensi tuntutan atau upaya hukum lainnya dari pihak counterparty entitas anak tersebut. 4. Berdasarkan CALK nomor 12 terkait dengan Aset Tetap, Aset tetap - neto Perseroan per 30 September 2025 sebesar Rp3,43 miliar atau telah mengalami penurunan sebesar Rp0,11 miliar (-3,09%) jika dibandingkan dengan saldo per 31 Desember 2024 sebesar Rp3,54 miliar. Agar dapat dijelaskan oleh Perseroan: a. Latar belakang terdapat selisih kurs pada mutasi aset tetap Perseroan. Jawaban: Selisih kurs pada mutasi aset tetap berasal dari penjabaran aset tetap entitas anak yang menggunakan mata uang fungsional dan pelaporan Dolar Amerika Serikat ke dalam mata uang pelaporan konsolidasian Rupiah. b. Perseroan memiliki aset construction in progress sebesar Rp8,6 miliar dan tidak mengalami perubahans sejak 1 Januari 2024. Agar Perseroan dapat menjelaskan: i. Perincian aset tersebut berdasarkan kelompok aset. Jawaban: Aset tersebut Adalah aset construction in progress atas biaya yang berhubungan dengan kegiatan pembangunan kilang minyak bumi yang belum selesai milik entitas anak (IKP). ii. Informasi estimasi realisasi dari aset tersebut. Jawaban: Perseroan sampai saat ini sedang mengkaji ulang terkait hal tersebut sehubungan dengan nilai yang dicatat sudah berada sejak sebelum tahun 2017, dan Perseroan telah mencatat penurunan nilai 100% atas nilai aset tersebut 5. Berdasarkan CALK 14 terkait dengan Aset Lain-Lain, Perseroan memiliki Bank garansi adalah Standby Letter of Credit (SBLC) yang dimiliki oleh entitas anak sebesar Rp10,9 miliar. Agar dapat dijelaskan: a. Bagaimana Perseroan dapat mengoptimalkan bank garansi tersebut? Agar dapat dijelaskan. Jawaban: Bank garansi berupa Standby Letter of Credit (SBLC) yang dimiliki oleh entitas anak (IKD) dan digunakan sebagai jaminan atas kewajiban pembayaran biaya jasa transporter kepada pihak ketiga. Fasilitas tersebut dioptimalkan untuk mendukung kelancaran distribusi dan pengiriman gas dalam kegiatan operasional entitas anak, dengan menggantikan kebutuhan penyediaan dana tunai sebagai jaminan kepada transporter. Dengan adanya SBLC tersebut, entitas anak dapat menjalankan aktivitas pengangkutan PT Capitalinc Investment Tbk. Gedung Forci Gamon Jl.Radio Dalam Raya No 2 T 62.21.2751 7000 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12140, Indonesia www.capitalinc-investment.com
Page 9
secara berkesinambungan, memperoleh fleksibilitas arus kas, serta meningkatkan kepercayaan pihak
transporter, yang pada akhirnya memberikan manfaat ekonomi tidak langsung bagi Perseroan.
b. Bagaimana fasilitas tersebut dapat direalisasi menjadi aset yang likuid di Perseroan.
Jawaban:
Bank garansi berupa SBLC tidak dimaksudkan untuk direalisasi menjadi kas dalam kondisi operasional
normal. Fasilitas tersebut hanya dapat direalisasi menjadi aset likuid apabila entitas anak tidak
memenuhi kewajiban pembayaran biaya jasa transporter sesuai perjanjian, sehingga pihak transporter
mengajukan klaim kepada bank penerbit SBLC. Dalam kondisi tersebut, bank akan melakukan
pembayaran kepada pihak transporter sesuai nilai jaminan. Sepanjang tidak terjadi klaim, SBLC tetap
berfungsi sebagai instrumen penjaminan dan tidak untuk direalisasikan menjadi kas.
6. Berdasarkan CALK nomor 15 terkait dengan utang usaha, Utang usaha pihak ketiga Perseroan per
30 September 2025 sebesar Rp512,06 miliar atau telah mengalami kenaikan sebesar Rp14,23 miliar
(2,86%) jika dibandingkan dengan saldo per 31 Desember 2024 sebesar Rp497,84 miliar. Agar dapat
dijelaskan:
a. Status realisasi pembayaran utang usaha sampai dengan saat ini dengan melengkapi tabel ini:
Jawaban:
Keterangan Jumlah Pembayaran Outstanding Outstanding
(Rp) sampai saat ini (Rp) (%)
Kurang dari 60 hari 57.148.452.492 57.148.452.492 - 0%
61-90 hari 15.507.136.138 15.507.136.138 - 0%
Lebih dari 91 hari 439.399.959.274 - 439.399.959.274 100%
Total 512.055.547.904
b. Sehubungan dengan utang Perseroan kepada PT Lapindo Brantas, agar dapat dijelaskan oleh
Perseroan bagaimana upaya Perseroan untuk dapat melakukan pembayaran terhadap utang usaha
tersebut.
Jawaban:
Entitas anak Perseroan masih melakukan pembahasan dengan PT Lapindo Brantas untuk pembayaran
utang tersebut.
c. Apakah terdapat risiko hukum dari pihak-pihak counterparty utang usaha Perseroan? Agar
Perseroan dapat menjelaskan Risiko yang berpotensi timbul dan bagaimana mitigasi Risiko dari
Perseroan.
Jawaban:
Tidak terdapat gugatan hukum, klaim wanprestasi, maupun proses hukum lainnya yang sedang
berlangsung terhadap Perseroan dan entitas anak.
Risiko yang berpotensi timbul terutama berupa risiko keterlambatan pembayaran yang dapat berujung
pada tuntutan hukum dari pihak pemasok sesuai dengan ketentuan perjanjian.
Perseroan melakukan mitigasi risiko melalui pengelolaan arus kas yang prudent, pemantauan jatuh
PT Capitalinc Investment Tbk.
Gedung Forci Gamon
Jl.Radio Dalam Raya No 2 T 62.21.2751 7000
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12140, Indonesia www.capitalinc-investment.com
Page 10
tempo utang secara berkala, komunikasi dan negosiasi aktif dengan pemasok terkait jadwal pembayaran, serta memastikan kepatuhan terhadap ketentuan kontraktual. Selain itu, Perseroan juga melakukan pengendalian internal atas proses pencatatan dan rekonsiliasi utang usaha guna meminimalkan potensi sengketa. d. Utang usaha Perseroan kepada IJV – Kangean Energi IJV – Kangean Energi Indonesia Ltd mengalami peningkatan signifikan dari semula sebesar Rp2,5 miliar menjadi sebesar Rp81 miliar. Agar dapat dijelaskan: i. Latar belakang dari peningkatan utang usaha tersebut. Jawaban: Pembayaran akhir kuartal ke-3 dilakukan pada kuartal ke-4 tahun 2025. ii. Upaya Perseroan untuk dapat melakukan pembayaran utang usaha tersebut. Jawaban: Utang usaha kepada IJV Kangean Energi Indonesia Ltd sampai dengan periode kuartal III 2025 telah dilunasi pada kuartal IV 2025. e. Utang usaha Perseroan lain-lain per 30 September 2025 sebesar Rp26,7 miliar telah mengalami penurunan signifikan dibanding per 31 Desember 2024 yaitu sebesar Rp107 miliar. Agar Perseroan dapat menjelaskan latar belakang dari penurunan utang usaha lain-lain tersebut. Jawaban: Utang usaha lain-lain tersebut telah dibayarkan oleh entitas anak selama tahun 2025. 7. Berdasarkan CALK nomor 16 terkait dengan Perpajakan, agar dapat dijelaskan apakah tedapat pemeriksaan pajak Perseroan oleh otoritas perpajakan sampai dengan kondisi saat ini. Jawaban: Sampai dengan tanggal surat ini, Perseroan dan entitas anak tidak sedang menjalani pemeriksaan pajak oleh otoritas perpajakan. Perseroan berupaya melaksanakan kewajiban perpajakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 8. Berdasarkan CALK nomor 17 terkait dengan Beban Akrual, Biaya yang Masih harus Dibayar Perseroan per 30 September 2025 sebesar Rp8,96 miliar atau telah mengalami penurunan sebesar Rp1,09 miliar (10,77%) jika dibandingkan dengan saldo per 31 Desember 2024 sebesar Rp10,05 miliar. Sehubungan dengan terdapat beban akrual gaji per 30 September 2025 yaitu sebesar Rp7,7 miliar, agar dapat dijelaskan: a. Nature dari beban akrual gaji per 30 September 2025 sebesar Rp7,7 miliar. Jawaban: Beban akrual gaji tersebut adalah beban gaji periode-periode lalu yang belum dibayar sampai dengan periode kuartal III 2025. b. Apakah terdapat gaji karyawan/direksi/komisaris oleh Perseroan yang belum dibayarkan per 30 September 2025? Agar dapat dijelaskan. Jawaban: Ya, terdapat gaji karyawan/direksi/komisaris periode-periode lalu (sebelum 2018) oleh Perseroan yang belum dibayarkan sampai dengan periode kuartal III 2025. PT Capitalinc Investment Tbk. Gedung Forci Gamon Jl.Radio Dalam Raya No 2 T 62.21.2751 7000 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12140, Indonesia www.capitalinc-investment.com
Page 11
c. Bagaimana realisasi pembayaran beban akrual gaji tersebut?
Jawaban:
Gaji tersebut akan dibayarkan ketika perseroan mempunyai cash flow yang cukup.
9. Berdasarkan CALK nomor 18 terkait dengan Utang Lain-Lain, Utang lain-lain - pihak ketiga Perseroan
per 30 September 2025 sebesar Rp268,65 miliar atau telah mengalami kenaikan sebesar Rp17,64 miliar
(7,03%) jika dibandingkan dengan saldo per 31 Desember 2024 sebesar Rp251,01 miliar. Agar dapat
dijelaskan:
a. Nature dari utang lain-lain Perseroan kepada PPD’18 sebesar Rp16,7 miliar dan latar belakang tidak
terdapat utang lain-lain tersebut pada periode sebelumnya.
Jawaban:
Utang lain-lain Perseroan kepada PPD’18 merupakan utang lain-lain entitas anak (IKD) atas pinjaman
kepada PPD’18.
b. Sehubungan dengan utang lain-lain Perseroan kepada PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) sebesar
Rp211 miliar, agar dapat dijelaskan:
i. Nature dari utang lain-lain tersebut.
Jawaban:
Pinjaman kepada EMP timbul akibat penerbitan surat sanggup oleh Perusahaan untuk membiayai
pengambilalihan hak tagih beserta akrual atas bunga pinjaman tersebut.
ii. Perincian utang lain-lain tersebut dengan melengkapi tabel berikut ini:
Jawaban:
Nama Nilai utang Nilai utang Tingkat Tanggal Keterangan
pihak dalam original (Rp) per 30 bunga utang lainnya
currency Sep 2025
PT Energi USD12.681.396 Rp211.525.685.280 0% 31 Desember -
Mega Persada 2024
Tbk
iii. Bagaimana upaya Perseroan untuk dapat membayarkan utang lain-lain tersebut?
Jawaban:
Utang lain-lain tersebut akan dibayarkan ketika perseroan mempunyai cash flow yang cukup.
iv. Apakah sejauh ini terdapat potensi tuntutan hukum atas utang lain-lain Perseroan kepada ENRG?
Agar dapat dijelaskan.
Jawaban:
Sejauh ini tidak terdapat tuntutan hukum, klaim wanprestasi, maupun proses hukum lainnya yang
dilakukan oleh ENRG terhadap Perseroan dan entitas anak.
10. Berdasarkan CALK nomor 19 terkait dengan liabilitas sewa, Perseroan memiliki nilai kini utang sewa
pembiayaan sebesar Rp759 miliar yang terdiri atas yang akan jatuh tempo dalam 1 tahun sejak 30
PT Capitalinc Investment Tbk.
Gedung Forci Gamon
Jl.Radio Dalam Raya No 2 T 62.21.2751 7000
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12140, Indonesia www.capitalinc-investment.com
Page 12
September 2025 yaitu sebesar Rp315 juta dan bagian jangka Panjang sebesar Rp444 juta. Agar
Perseroan dapat menjelaskan bagaimana upaya Perseroan untuk dapat melunasi liabilitas sewa yang
akan jatuh tempo dalam 1 tahun.
Jawaban:
Liabilitas sewa yang telah jatuh tempo sampai dengan akhir tahun 2025, telah dilunasi oleh Perseroan.
Perseroan akan melunasi liabilitas sewa yang akan jatuh tempo dalam 1 tahun sesuai dengan jadwal
pelunasannya menggunakan uang kas yang ada.
11. Berdasarkan CALK nomor 24 terkait dengan Pendapatan, Pendapatan Perseroan per 30 September
2025 sebesar Rp385,72 miliar atau telah mengalami penurunan sebesar Rp22,02 miliar (5,4%) jika
dibandingkan dengan saldo per 30 September 2024 sebesar Rp 407,74 miliar. Agar Perseroan dapat
menjelaskan:
a. Perincian pendapatan Perseroan per 30 September 2025 berdasarkan nama pihak dan keterangan
status hubungan antara Perseroan dengan pihak-pihak tersebut.
Jawaban:
Customers Name Amount Status hubungan dengan Perseroan
PT Indojaya Raya Sejahtera 124.408.571.120 Pihak Ketiga / Tidak Berelasi
PT Dharma Perkasa Gemilang 70.925.861.929 Pihak Ketiga / Tidak Berelasi
PT Pilar Daya Sinergy 34.864.421.396 Pihak Ketiga / Tidak Berelasi
PT Bumigas Mitra Sejahtera 27.234.342.375 Pihak Ketiga / Tidak Berelasi
PT Zebra Energi 25.573.009.575 Pihak Ketiga / Tidak Berelasi
PT Para Amartha Gasindo 21.779.196.856 Pihak Ketiga / Tidak Berelasi
PT Rocafa Semangat Bersama 18.954.430.574 Pihak Ketiga / Tidak Berelasi
PT Sun Power Ceramics 17.584.607.532 Pihak Ketiga / Tidak Berelasi
PT Haida Agriculture Indonesia 13.199.419.764 Pihak Ketiga / Tidak Berelasi
PT Roman Ceramic International 12.115.373.550 Pihak Ketiga / Tidak Berelasi
PT Nawasena Gasindo Energy 5.277.536.651 Pihak Ketiga / Tidak Berelasi
PT Onduline Manufaktur Indonesia 4.550.631.540 Pihak Ketiga / Tidak Berelasi
PT Indonesia Evergreen Pasuruan 3.745.937.261 Pihak Ketiga / Tidak Berelasi
PT Pancuran Mas 2.901.471.794 Pihak Ketiga / Tidak Berelasi
PT Hartono Energi Semesta 1.575.060.176 Pihak Ketiga / Tidak Berelasi
PT TSPM Flavor and Fragrance 889.059.496 Pihak Ketiga / Tidak Berelasi
PT Laras Ngarso Gede 137.742.352 Pihak Ketiga / Tidak Berelasi
Jumlah 385.716.673.941
b. Perincian pendapatan Perseroan per 30 September 2025 berdasarkan wilayah geografis.
Jawaban:
Seluruh pendapatan Perseroan untuk periode sampai dengan 30 September 2025 adalah berasal dari
Provinsi Jawa Timur.
12. Berdasarkan CALK nomor 25 terkait dengan Beban Pokok Penjualan, Beban pokok penjualan
Perseroan per 30 September 2025 sebesar Rp367,2 miliar atau telah mengalami penurunan sebesar
Rp27,44 miliar (7%) jika dibandingkan dengan saldo per 30 September 2024 sebesar Rp394,63 miliar.
Agar Perseroan dapat menjelaskan:
PT Capitalinc Investment Tbk.
Gedung Forci Gamon
Jl.Radio Dalam Raya No 2 T 62.21.2751 7000
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12140, Indonesia www.capitalinc-investment.com
Page 13
a. Perincian beban pokok penjualan Perseroan per 30 September 2025 berdasarkan nature dari
biayanya.
Jawaban:
Beban Pokok Penjualan Jumlah Nature
Gas Purchase 312.271.071.504 Pembelian gas
Beban Penyusutan 151.605.768 Penyusutan asset tetap
Retri.HE & Supervisi Hand 755.338.584 BPH - Iuran Serapan bulanan
Operation Expense DTA 53.574.496.164 Beban operasional
Operation Expense PIER 438.790.596 Beban operasional
Jumlah 367.191.302.616
b. Gross Margin Perseroan per 30 September 2024 yaitu sebesar 3,21%, atau mengalami peningkatan
1,59% dibanding gross margin 30 September 2025 yaitu sebesar 4,8%. Agar dapat dijelaskan latar
belakang dari peningkatan gross margin tersebut.
Jawaban:
Hal tersebut terjadi karena adanya penurunan beban pokok pendapatan pada periode 30 September
2025.
13. Berdasarkan CALK nomor 27 terkait dengan Beban Pemasaran, Beban penjualan Perseroan per 30
September 2025 sebesar Rp4,71 miliar atau telah mengalami penurunan sebesar Rp13,5 miliar
(74,2%) jika dibandingkan dengan saldo per 30 September 2024 sebesar Rp18,2 miliar. Agar
Perseroan dapat menjelaskan latar belakang dari penurunan beban pemasaran/penjualan tersebut.
Jawaban:
Hal tersebut terjadi karena adanya penurunan realisasi Beban Pemasaran dan Promosi yang dilakukan
oleh Perseroan pada periode 30 September 2025.
14. Berdasarkan CALK nomor 30 terkait dengan laba/rugi selisih kurs, laba/(rugi) selisih kurs pada 30
September 2025 dan 2024 masing-masing sebesar negatif Rp7.475.885.439 (rugi) dan
Rp1.226.354.604 merupakan keuntungan yang berasal dari transaksi mata uang asing. Agar
Perseroan dapat menjelaskan latar belakang Perseroan memperoleh rugi selisih kurs pada 2025
dibandingkan laba selisih kurus pada 2024
Jawaban:
Perseroan dan entitas anak mempunyai aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing (Dolar
Amerika Serikat). Selisih kurs tersebut diperoleh karena aset dan liabilitas moneter dalam mata uang
asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs laporan (penutupan) yang
ditetapkan oleh Bank Indonesia.
15. Berdasarkan CALK nomor 36 terkait dengan Manajemen Risiko Keuangan, agar Perseroan dapat
menyajikan data jatuh tempo aset keuangan dan liabilitas keuangan per 30 September 2025 dengan
melengkapi tabel berikut ini:
Jawaban:
Keterangan 1 tahun 2 Tahun >3 Tahun Total
Aset Keuangan
Kas dan setara kas 8.246.783.820 - - 8.246.783.820
Piutang usaha 48.839.006.638 - - 48.839.006.638
PT Capitalinc Investment Tbk.
Gedung Forci Gamon
Jl.Radio Dalam Raya No 2 T 62.21.2751 7000
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12140, Indonesia www.capitalinc-investment.com
Page 14
Piutang lain-lain 543.090.855.331 - - 543.090.855.331 dst…………. …………. …………. Total Aset 600.176.645.789 - - 600.176.645.789 Keuangan Liabilitas Keuangan Utang usaha 511.029.358.286 - - 511.029.358.286 Utang lain-lain 223.020.090.120 - - 223.020.090.120 Kewajiban kontrak Utang pajak dst…… ……… ……… Total Liabilitas 734.049.448.406 - - 734.049.448.406 Keuangan Surplus (Defisit) (133.872.802.617) - - (133.872.802.617) 16. Berdasarkan CALK nomor 40 terkait dengan Kelangsungan Usaha, Perseroan menyampaikan bahwa Perseroan membukukan laba/(rugi) masing-masing sebesar Rp3 miliar dan Rp11 miliar. Sementara defisit saldo laba sampai dengan 30 September 2025 telah mencapai Rp5,33 triliun. Modal kerja Perseroan (aset lancar setelah dikurangi liabilitas yang jatuh tempo dalam satu tahun) per 30 September 2025 juga menunjukkan defisit sebesar Rp321,2 miliar. Hal-hal ini, akan berpengaruh terhadap kelangsungan operasi Grup. Perseroan juga telah manyampaikan rencana mitigasi sebagai berikut: a. Melakukan pengembangan kegiatan usaha hilir minyak dan gas bumi seperti refinery dan pemberian jasa di bidang energi lainnya. b. Melakukan diversifikasi usaha nonminyak dan gas bumi seperti usaha perdagangan. c. Mencari dan bekerja sama dengan mitra strategis investor untuk membiayai rencana proyek- proyek yang akan dijalankan. d. Manajemen Perusahaan berkeyakinan rencana-rencana tersebut diatas dapat memperbaiki kondisi Perusahaan di masa mendatang. Agar Perseroan dapat menjelaskan: a. Estimasi Perseroan untuk dapat memperoleh atau membukukan laba bersih tahunan. Jawaban: Berdasarkan proyeksi manajemen dan dengan mempertimbangkan rencana pengembangan usaha hilir minyak dan gas bumi, diversifikasi usaha non minyak dan gas bumi, serta kerja sama dengan mitra strategis, Perseroan memperkirakan dapat mulai membukukan laba bersih tahunan berkelanjutan dalam jangka menengah secara bertahap dalam 3 (tiga) sampai dengan 5 (lima) tahun ke depan, seiring dengan terealisasinya proyek-proyek yang sedang dan akan dijalankan serta optimalisasi sumber pendapatan baru. PT Capitalinc Investment Tbk. Gedung Forci Gamon Jl.Radio Dalam Raya No 2 T 62.21.2751 7000 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12140, Indonesia www.capitalinc-investment.com
Page 15
b. Estimasi Perseroan untuk dapat memperoleh ekuitas positif. Jawaban: Manajemen memperkirakan bahwa pemulihan ekuitas Perseroan hingga mencapai posisi positif akan dilakukan secara bertahap dalam jangka panjang. PT Capitalinc Investment Tbk. Gedung Forci Gamon Jl.Radio Dalam Raya No 2 T 62.21.2751 7000 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12140, Indonesia www.capitalinc-investment.com
Names mentioned 47 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Gideon Tampubolon
· Corporate Secretary
p.1
unresolved
org
PT. Jawadwipa Energy Persada
p.2
unresolved
org
PT Para Amartha Gasindo
p.3 ×2
unresolved
org
PT Daya Trans Asia
p.3
unresolved
org
PT Finanza Investama
p.4 ×2
unresolved
org
Pearl Shine International Ltd
p.4
unresolved
org
PT Indelberg Indonesia Perkasa
p.4
unresolved
org
PT Draba Energy
p.4
unresolved
org
PT Pioneer Investment
p.4 ×2
unresolved
org
PT Arizona Investment
p.4 ×2
unresolved
org
PT Prime Petroservices
p.4 ×2
unresolved
org
PT Petroflex Prima Daya
p.4 ×2
unresolved
org
PT Takisama Prada Internasional
p.4
unresolved
org
PT Gaia Kulinary
p.4
unresolved
org
PT Kalila Production
p.4
unresolved
org
PT Masagena Agung
p.4
unresolved
org
PT Propertindo Centra Utama
p.4
unresolved
org
PT Semesta Petro Sarana
p.4
unresolved
org
PT Indelberg Indonesia
p.5
unresolved
org
PT Cahaya Batu Raja
p.5
unresolved
org
PT Kutai Etam Petroleum
p.6
unresolved
org
Greenstar Assets Ltd
p.6
unresolved
org
PT Cahaya
p.7
unresolved
org
PT Lapindo Brantas
p.9 ×2
unresolved
org
Kangean Energi Indonesia Ltd
p.10
unresolved
org
IJV Kangean Energi Indonesia Ltd
p.10
unresolved
org
PT Indojaya Raya Sejahtera
p.12
unresolved
org
PT Dharma Perkasa Gemilang
p.12
unresolved
org
PT Pilar Daya Sinergy
p.12
unresolved
org
PT Bumigas Mitra Sejahtera
p.12
unresolved
org
PT Zebra Energi
p.12
unresolved
org
PT Rocafa Semangat Bersama
p.12
unresolved
org
PT Sun Power Ceramics
p.12
unresolved
org
PT Haida Agriculture Indonesia
p.12
unresolved
org
PT Roman Ceramic International
p.12
unresolved
org
PT Nawasena Gasindo Energy
p.12
unresolved
org
PT Onduline Manufaktur Indonesia
p.12
unresolved
org
PT Indonesia Evergreen Pasuruan
p.12
unresolved
org
PT Pancuran Mas
p.12
unresolved
org
PT Hartono Energi Semesta
p.12
unresolved
org
PT TSPM Flavor
p.12
unresolved
org
PT Laras Ngarso Gede
p.12
unresolved
org
Bank Indonesia
p.13
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.