Skip to content
Back to announcement

LK Review SMK 300925 Upload.pdf

Financial statement Text extracted SOTS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 74

Page 1
PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk & ENTITAS ANAK
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT)
BESERTA
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Page 2
PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
DAFTAR ISI


                                                         HALAMAN

SURAT PERNYATAAN DIREKSI
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN

 - LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN                   1-3
 - LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN     4-5
 - LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN                  6
 - LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN                           7

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN               8 - 64

Lampiran
 - LAPORAN KEUANGAN ENTITAS INDUK
Page 3

          
Page 4

          
Page 5
                       PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                             Catatan      30 September 2025      31 Desember 2024

ASET
ASET LANCAR
 Kas dan Setara Kas                              4             4.913.777.316             5.722.483.612
 Piutang Usaha - Pihak Ketiga - Bersih           5               694.820.060               595.988.398
 Piutang Lain-lain
 - Pihak Ketiga                                  6               117.079.007                54.224.551
 - Pihak Berelasi                              6,12b               1.370.000                         -
 Persediaan                                      7               382.891.346               433.086.354
 Perlengkapan                                    8             1.652.112.340             1.632.681.211
 Pajak Dibayar Dimuka                           16a            4.857.137.998             4.805.481.987
 Uang Muka dan Biaya Dibayar di Muka             9             1.377.120.531               832.486.351

  Jumlah Aset Lancar                                          13.996.308.598            14.076.432.464


ASET TIDAK LANCAR
 Biaya Dibayar Dimuka                            9                         -             2.187.903
 Aset Tetap                                     10           399.525.508.915       403.844.523.031
 Aset Pajak Tangguhan                          16d             2.061.100.837         2.019.269.217
 Aset Lain-lain                               11,12c           1.200.000.000         1.200.000.000

  Jumlah Aset Tidak lancar                                   402.786.609.752       407.065.980.151

JUMLAH ASET                                                  416.782.918.350       421.142.412.615




                 Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini



                                                 1
Page 6
                        PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                  Catatan   30 September 2025     31 Desember 2024

LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
  Utang Usaha - Pihak Ketiga                        13            871.624.453              483.004.068
  Utang Lain-lain
  - Pihak ketiga                                    14             25.563.772               158.728.407
  - Pihak berelasi                                 12c          6.084.151.000             1.300.031.000
  Utang Pajak                                      16b            454.058.785               721.730.974
  Beban Akrual                                      15          2.174.407.975             2.277.327.155
  Jaminan Pelanggan                                 20            159.107.053               256.763.744
  Liabilitas Jangka Panjang - Bagian yang
    Jatuh Tempo dalam Waktu Satu Tahun
    - Utang Bank                                    17          9.813.488.393             8.905.873.087
    - Liabilitas Sewa Pembiayaan                    18             38.465.000                65.940.000

  Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                              19.620.866.431            14.169.398.435

LIABILITAS JANGKA PANJANG
  Utang Pihak Berelasi                            12c,14      116.830.124.956        107.095.747.230
  Liabilitas Jangka Panjang - Setelah Dikurangi
    Bagian yang Jatuh Tempo Dalam Waktu
    Satu Tahun
    - Utang Bank                                    17         42.095.316.835            49.681.445.097
    - Liabilitas Sewa Pembiayaan                    18                      -                21.980.000
  Liabililtas Imbalan Pasca Kerja                   19          1.534.685.070             1.559.685.070
  Liabilitas Pajak Tangguhan                                   53.631.951.774            53.626.451.774

  Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                            214.092.078.635        211.985.309.171

JUMLAH LIABILITAS                                             233.712.945.066        226.154.707.606




                  Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                 bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini


                                                    2
Page 7
                      PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                              Catatan     30 September 2025      31 Desember 2024

EKUITAS
 Modal saham
   Modal Dasar - 2.400.000.000 saham
     dengan nilai nominal Rp 100 per saham
   Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
     1.000.003.979 lembar saham
     pada tahun 2025 dan 2024                    21          100.000.397.900        100.000.397.900
 Tambahan Modal Disetor                          22           14.491.453.870         14.491.453.870
 Surplus Revaluasi Aset Tetap                                183.875.074.658        183.875.074.658
 Komponen Ekuitas Lainnya                                      1.630.418.401          1.630.418.401
 Saldo Laba (Rugi)                                          (126.643.378.222)      (114.862.484.236)

 Jumlah Ekuitas yang Dapat
   Diatribusikan kepada Pemilik Induk                        173.353.966.607        185.134.860.593

 Kepentingan Non-Pengendali                      23            9.716.006.677            9.852.844.416

 Jumlah Ekuitas                                              183.069.973.284        194.987.705.009

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                416.782.918.350        421.142.412.615




                 Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini


                                                 3
Page 8
                   PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
        LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
            UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                               30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                              (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                Catatan    30 September 2025      30 September 2024

PENDAPATAN USAHA                                   24          14.853.833.306            16.357.982.865

BEBAN POKOK PENDAPATAN                             25           (5.479.752.587)          (5.724.088.579)

LABA BRUTO                                                      9.374.080.719            10.633.894.286

BEBAN USAHA
 Beban Penjualan                                   26             (938.749.768)         (664.604.779)
 Beban Umum dan Administrasi                       27          (16.060.346.839)      (15.992.660.230)

  Jumlah Beban Usaha                                           (16.999.096.607)      (16.657.265.009)

RUGI USAHA                                                      (7.625.015.888)          (6.023.370.723)

PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
 Penghasilan Keuangan                                               29.832.524              147.984.472
 Beban Keuangan                                    28           (4.220.248.767)          (5.022.478.492)
 Beban Pajak                                                       (38.646.390)            (182.576.546)
 Penyisihan Penurunan Nilai Piutang Usaha -
   Pihak Ketiga                                                    (3.148.739)                       -
 Laba (Rugi) Penjualan Aset Tetap                  10             191.351.352               21.793.694
 Lain-lain - Bersih                                               (46.159.584)             112.613.030

  Beban lain-lain, Bersih                                       (4.087.019.604)          (4.922.663.842)

RUGI SEBELUM
 PAJAK PENGHASILAN                                             (11.712.035.492)      (10.946.034.565)

BEBAN (MANFAAT)
 PAJAK PENGHASILAN
 Pajak Kini                                       16c             165.223.531                         -
 Pajak Tangguhan                                                  (36.331.620)                        -
 Pajak Final                                                                -                         -

Beban Pajak Penghasilan - Bersih                                  128.891.911                         -

RUGI TAHUN BERJALAN                                            (11.840.927.403)      (10.946.034.565)




                  Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                 bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini



                                                  4
Page 9
                  PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
       LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
           UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                              30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                             (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                 Catatan   30 September 2025     30 September 2024

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos-pos yang Tidak Akan
  Direklasifikasi ke Laba Rugi
  Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan Kerja                                -                    -
  Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan Terkait                                  -                    -

  Penghasilan Komprehensif Lain Tahun Berjalan                               -                    -

JUMLAH RUGI KOMPREHENSIF                                      (11.840.927.403)      (10.946.034.565)


RUGI TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
 DIATRIBUSIKAN KEPADA:
   Pemilik Entitas Induk                                      (11.704.089.664)      (10.977.092.249)
   Kepentingan Non-Pengendali                      23            (136.837.739)          (68.942.316)

                                                              (11.840.927.403)      (11.046.034.565)


RUGI KOMPREHENSIF YANG DAPAT
 DIATRIBUSIKAN KEPADA:
   Pemilik Entitas Induk                                      (11.704.089.664)      (10.977.092.249)
   Kepentingan Non-Pengendali                      23            (136.837.739)          (68.942.316)

                                                              (11.840.927.403)      (11.046.034.565)


RUGI PER SAHAM DASAR                               33                  (11,84)               (11,05)

RUGI PER SAHAM DILUSIAN                                                (14,80)               (13,81)




                 Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini



                                                   5
Page 10
                                                                   PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                                                    LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
                                                             UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                                                                30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                                                               (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                                                                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                                      Surplus
                                                                Tambahan             Revaluasi              Komponen             Saldo                               Kepentingan
                                 Catatan   Modal Saham         Modal Disetor         Aset Tetap           Ekuitas Lainnya     Laba (Rugi)          Jumlah           Non-Pengendali     Jumlah Ekuitas


Saldo per 1 Januari 2024           21      100.000.397.900     14.491.453.870      183.875.074.658           1.561.103.217    (98.403.115.285)   201.524.914.360     10.007.115.249    211.532.029.609


Rugi Tahun Berjalan                                      -                     -                  -                     -     (10.977.092.249)   (10.977.092.249)       (68.942.316)   (11.046.034.565)
Pengukuran Kembali Liabilitas
  Imbalan Kerja, Setelah Pajak                           -                     -                  -                     -                   -                  -                   -                    -

Saldo per 30 September 2024                100.000.397.900     14.491.453.870      183.875.074.658          1.561.103.217    (109.380.207.534)   190.547.822.111      9.938.172.933    200.485.995.044


Saldo per 1 Januari 2025                   100.000.397.900     14.491.453.870      183.875.074.658          1.630.418.401    (114.862.484.236)   185.134.860.593      9.852.844.416    194.987.705.009


Rugi Tahun Berjalan                                      -                     -                  -                     -     (11.704.089.664)   (11.704.089.664)      (136.837.739)   (11.840.927.403)
Penyesuaian                                              -                     -                  -                     -         (76.804.322)       (76.804.322)                  -       (76.804.322)
Pengukuran Kembali Liabilitas
  Imbalan Kerja, Setelah Pajak                           -                     -                                        -                   -                  -                   -                    -

Saldo per 30 September 2025                100.000.397.900     14.491.453.870      183.875.074.658          1.630.418.401    (126.643.378.222)   173.353.966.607      9.716.006.677    183.069.973.284




                                                                Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                                                               bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                                                                      6
Page 11
                    PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
             UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                               (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


                                            Catatan     30 September 2025      30 September 2024

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Kas yang Diperoleh dari Pelanggan                           14.631.221.380         15.566.797.477
Kas yang Dibayarkan kepada Pemasok                          (6.167.144.735)        (7.857.597.580)
Kas yang Dibayarkan kepada Karyawan                         (6.744.376.033)        (9.276.799.606)
Kas yang dihasilkan dari operasi                             1.719.700.612         (1.567.599.709)
Penerimaan (pembayaran) pajak                                            -           (905.515.389)
Penerimaan Bunga                                                12.160.938            147.984.472
Penerimaan (Pengeluaran) Kas Lainnya                        (4.409.920.422)        (1.104.823.459)

Kas Bersih Digunakan untuk
 Aktivitas Operasi                                           (2.678.058.872)       (3.429.954.085)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap                                          (293.541.720)              (84.679.004)
Aset tetap dalam pembangunan                                  (279.207.524)             (459.176.000)
Penerimaan Penjualan aset tetap                                191.351.352                 3.693.694

Kas Bersih Digunakan untuk
 Aktivitas Investasi                                          (381.397.892)             (540.161.310)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran Utang Bank                         17             (6.750.000.000)       (5.850.000.000)
Peningkatan (Penurunan) Utang Lain-lain
  - Pihak Berelasi                                          13.363.297.725             6.340.816.893
Pembayaran Liabilitas Sewa Pembiayaan                          (49.455.000)              (49.455.000)
(Peningkatan) Penurunan Piutang Lain-lain
  - Pihak Berelasi                                             (191.370.000)        2.008.239.877
Pembayaran Bunga                                             (4.121.722.257)       (5.019.267.648)

Kas Bersih Diperoleh Dari
 Aktivitas Pendanaan                                         2.250.750.468         (2.569.665.878)

KENAIKAN (PENURUNAN)
 BERSIH KAS DAN SETARA KAS                                    (808.706.296)        (6.539.781.273)
KAS DAN SETARA KAS, AWAL TAHUN                               5.722.483.612         11.887.905.520

KAS DAN SETARA KAS, AKHIR TAHUN              2f,4            4.913.777.316             5.348.124.247




                Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
               bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                    7
Page 12
                    PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
            DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM

     a.   Pendirian dan Informasi Umum

          PT Satria Mega Kencana Tbk ("Perusahaan") didirikan berdasarkan Akta Notaris Ilmiawan Dekrit
          Supatmo, SH No.62 tanggal 16 Juni 2004. Anggaran Dasar Perusahaan telah disahkan oleh
          Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan
          No.C-10271HT.01.01.TH.2005 tanggal 14 April 2005. Anggaran Dasar Perusahaan telah
          mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir dilakukan berdasarkan Akta Notaris
          No.167 tanggal 20 November 2024 oleh Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., sehubungan
          dengan hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”), antara lain tentang
          persetujuan pengeluaran saham dalam simpanan/portepel Perseroan dan menawarkan/menjual
          saham baru yang akan dikeluarkan dari portepel tersebut melalui Penawaran Umum kepada
          masyarakat. Perubahan ini telah diterima dan dicatat oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
          Manusia Republik Indonesia dalam Surat No.AHU-AH.01.09-0285089 tertanggal 6 Desember
          2024.

          Pada tanggal 7 Juni 2023, terdapat perubahan dalam Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, di
          mana kegiatan usaha Perusahaan meliputi bidang real estate yang di miliki sendiri atau di sewa;
          kawasan pariwisata; kawasan industri; real estate atas dasar balas jasa (fee ) atau kontrak; dan
          aktivitas perusahaan holding, dan perubahan dalam Pasal 17 ayat 5 Anggaran Dasar
          Perusahaan mengenai pengumuman laporan keuangan Perusahaan sebagaimana di muat
          dalam Akta No.75 tanggal 7 Juni 2023. Perubahan dan penyesuaian tersebut telah mendapat
          persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat
          Keputusan No. AHU-0036710.AH.01.02.TAHUN 2023 tanggal 27 Juni 2023.


          Pada saat ini, Perusahaan melakukan kegiatan berupa real estate dan kawasan pariwisata yang
          juga melakukan investasi saham pada Entitas Anak.

          Kantor pusat Perusahaan terletak di Jl. Panglima Polim Raya No.28, Kelurahan Pulo,
          Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

          Perusahaan mulai beroperasi secara komersial sejak tahun 2013.

          Pemegang saham pengendali Perusahaan adalah Herman Herry Adranacus.

     b.   Penawaran Umum

          Pada tanggal 23 Agustus 2018, melalui Surat Pengantar Pernyataan Pendaftaran No.097/SMK-
          DIR/VII/2018 serta perubahan terakhir yang disampaikan melalui Surat No. 160/SMK-
          DIR/XI/2018 tanggal 28 November 2018, Perusahaan telah menawarkan sahamnya kepada
          masyarakat melalui pasar modal sejumlah 400.000.000 saham dengan nilai nominal Rp100 per
          saham dengan harga penawaran Rp165 per saham. Pada tanggal 30 November 2018,
          berdasarkan Surat Otoritas Jasa Keuangan No.S-171/D.04/2018, Perusahaan telah memperoleh
          Surat Pemberitahuan Efektif Pernyataan Pendaftaran. Selisih lebih jumlah yang diterima dari
          pengeluaran saham terhadap nilai nominalnya sebesar Rp21.299.134.834 di catat dalam akun
          “Tambahan Modal Disetor” setelah dikurangi biaya emisi saham sebesar Rp4.700.865.166
          (catatan 22). Pada tanggal 10 Desember 2018, seluruh saham Perseroan telah tercatat pada
          Bursa Efek Indonesia.




                                                    8
Page 13
                        PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                     30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                    (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM (lanjutan)

     b.   Penawaran Umum (lanjutan)

          Pada tanggal 10 Desember 2018, Perusahaan menerbitkan Waran Seri I sebanyak-banyaknya
          200.000.000 yang diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat yang membeli saham baru
          dalam Penawaran Umum, dan waran ini dapat dialihkan dan/atau diperjualbelikan secara
          terpisah dari saham baru tersebut. Rincian waran seri I yang sudah dikonversi sejak tahun 2019
          sampai dengan per 31 Desember 2023 dengan mengisi tabel sebagai berikut:
                                                                                                           Jumlah (Rp)
                                                                                     Harga              (lembar saham x
                                  Tanggal          Lembar           Nilai Nominal Pelaksanaan                 harga
           Nama Waran             Konversi         Saham                 (Rp)         (Rp)                pelaksanaan)
           Waran Seri I          11-07-2019            5                  100         600                           3.000
           Waran Seri I          04-11-2020           10                  100         600                           6.000
           Waran Seri I          11-02-2021           50                  100         600                          30.000
           Waran Seri I          05-07-2021           10                  100         600                           6.000
           Waran Seri I          30-11-2023            4                  100         600                           2.400
           Waran Seri I          06-12-2023          800                  100         600                         480.000
           Waran Seri I          07-12-2023         3100                  100         600                       1.860.000
             Jumlah                                 3979                                                        2.387.400

          Untuk waran yang belum diterbitkan sampai dengan batas waktu tanggal peralihan (7 Desember
          2023) dengan jumlah 199.996.021 lembar waran tidak dilakukan konversi.

     c.   Entitas Anak

          Pertanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, Perusahaan memiliki kepemilikan pada
          Entitas Anak berikut ini:

                                                                       Persentase     Tahun
                                                                       kepemilikan    operasi
                  Entitas anak       Kedudukan       Jenis Usaha         efektif     komersial   Jumlah aset sebelum eleminasi
                                                                                                 30 September     31 Desember
                                                                                                     2025             2024

          Kepemilikan langsung oleh Perusahaan                                                     Rp. 000          Rp. 000
          PT Tanjung Karoso Permai   Jakarta     Belum beroperasi         90,00          -         136.671.311     136.671.311
          ("TKP")
          PT Dwimukti Mitra Wisata   Jakarta     Perhotelan               99,00        2013         15.964.089      15.926.354
          ("DMW")


          i.     Pendirian Entitas Anak
                 Pada tanggal 14 Desember 2012, Perusahaan dan Vonny Kristiani mendirikan PT Tanjung
                 Karoso Permai ("TKP") dengan kepemilikan saham masing-masing sebesar 90% dan 10%
                 saham.

          ii.    Pembelian Saham Entitas Anak
                 Pada tanggal 31 Januari 2013, Perusahaan membeli saham PT Dwimukti Mitra Wisata
                 ("DMW") dari Yudi Adranacus dan Herman Herry Adranacus masing-masing sebanyak 50
                 lembar saham (atau sebesar 1% kepemilikan dalam DMW) dan 2.450 lembar saham (atau
                 sebesar 49% kepemilikan dalam DMW) sehingga kepemilikan saham Perusahaan setelah
                 pembelian tersebut adalah sebesar 50% dan sisanya dimiliki oleh Herman Herry Adranacus
                 dan Vonny Kristiani masing-masing sebesar 25%. Nilai buku aset bersih entitas anak pada
                 saat pembelian adalah sebesar Rp5.000.000.000 dan tidak ada Selisih Nilai Transaksi
                 Restrukturisasi Entitas Sepengendali yang dicatat terkait transaksi pembelian ini.



                                                              9
Page 14
                        PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                     30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                    (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM (lanjutan)

     c.   Entitas Anak

          ii.    Pembelian Saham Entitas Anak (lanjutan)
                 Pada tanggal 29 Maret 2018, Perusahaan membeli 49% kepemilikan saham dalam DMW
                 dari Herman Herry Adranacus dan Vonny Kristiani masing-masing sebesar 1.250 lembar
                 saham (atau sebesar 25% kepemilikan dalam DMW) dan 1.200 lembar saham (atau
                 sebesar 24% kepemilikan dalam DMW) dengan harga beli Rp1.000.000 per lembar saham
                 dengan total sebesar Rp2.450.000.000. Setelah pembelian saham tersebut, kepemilikan
                 saham Perusahaan adalah 99% dan sisanya dimiliki oleh Vonny Kristiani sebesar 1%. Atas
                 pembelian ini, timbul selisih antara nilai perolehan investasi dengan proporsi nilai buku aset
                 bersih entitas anak sebesar Rp6.809.670.464 yang dicatat sebagai Selisih Nilai Transaksi
                 Restrukturisasi Entitas Sepengendali dalam akun Tambahan Modal Disetor dalam bagian
                 Ekuitas pada Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian per 30 September 2025 (catatan 22).


     d.   Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan

          Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perusahaan pada tanggal 30 September 2025 dan 31
          Desember 2024 adalah sebagai berikut:
                                                  30 September 2025                 31 Desember 2024
          Dewan Komisaris
          Komisaris Utama                   Stevano Rizki Adranacus           Stevano Rizki Adranacus
          Komisaris Independen              Husni Heron                       Husni Heron

          Direksi
          Direktur Utama                    Floreta Tane                      Martinelly
          Direktur                          Sorta Delima Rosida               Floreta Tane
                                            Elisabeth Cesilia Purba
          Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 20 November 2024, para pemegang
          saham menyetujui pengangkatan kembali Floreta Tane selaku Direktur Utama dan Sorta Delima
          Rosida Elisabeth Cesilia selaku Direktur Perusahaan terhitung sejak ditutupnya rapat.
          Perubahan ini diaktakan dengan akta notaris Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum, M.Kn. No.167
          tanggal 20 November 2024 dan telah dicatatkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi
          Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat No.AHU-AH.01.09-0285089 tanggal 6
          Desember 2024.

          Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, susunan Komite Audit Perusahaan
          adalah sebagai berikut:
                                                  30 September 2025                 31 Desember 2024
          Ketua                             Husni Heron                       Husni Heron
          Anggota                           Maskanah                          Maskanah
                                            Aryo Kusumo Wibowo                Aryo Kusumo Wibowo
          Sekretaris Perusahaan             Margaretha R.W. Tanaji            Yovita
          Kepala Audit Internal             Anne Rahardja                     Anne Rahardja
          Pada tanggal 28 Agustus 2024 terdapat perubahan jabatan Sekretaris Perusahaan, berdasarkan
          surat keputusan Direksi Perusahaan No.126/SMK-Dir/SK/VIII/2024 tentang pengangkatan
          sekretaris Perusahaan, mengangkat Margaretha R.W. Tanaji sebagai Sekretaris Perusahaan
          menggantikan Yovita. Pengangkatan Sekretaris Perusahaan tersebut telah disampaikan kepada
          Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui surat No.Ref.:126/SMK-Dir/SK/VIII/2024.



                                                       10
Page 15
                    PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
            DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM (lanjutan)

     d.   Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan (lanjutan)

          Jumlah remunerasi yang diterima oleh Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan dan Entitas
          Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024
          masing-masing sebesar Rp2.255.668.100 dan Rp2.034.354.000.

          Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, Perusahaan dan Entitas Anak
          mempekerjakan masing-masing 11 karyawan tetap.

     e.   Izin Usaha Kawasan Industri

          Pada tanggal 31 Desember 2020 Perusahaan memiliki Izin Usaha Kawasan Industri yang
          berlokasi di jalan Panglima Polim Raya No.28 Kelurahan Pulo Kecamatan Kebayoran Baru
          Jakarta Selatan dengan luas lahan 246 m2. Adapun rencana kegiatan adalah untuk Real Estate
          atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak, kawasan pariwisata dan kawasan industri.

     f.   Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian

          Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian
          yang telah diselesaikan dan diotorisasi untuk diterbitkan pada tanggal 23 Desember 2025.


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING

     a.   Dasar Penyusunan laporan keuangan konsolidasian
          Laporan Keuangan Konsolidasian Perusahaan disusun dan disajikan sesuai Standar Akuntansi
          Keuangan di Indonesia, yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
          Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar
          Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan Peraturan No.VIII.G7 Lampiran Keputusan
          Ketua OJK No.KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 yang terdapat di dalam Peraturan dan
          Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa
          Keuangan (OJK).

          Laporan Keuangan Konsolidasian Perusahaan disajikan berdasarkan konsep Biaya Perolehan
          (Historical Cost ), kecuali beberapa akun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan
          dalam masing-masing Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian.

          Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
          Indonesia mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan
          manajemen untuk membuat pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi
          Perusahaan dan Entitas Anak. Area yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan
          yang lebih tinggi atau area dimana asumsi dan estimasi dapat berdampak signifikan terhadap
          Laporan Keuangan Konsolidasian diungkapkan di Catatan 3.

          Laporan Keuangan Konsolidasian disusun dengan menggunakan dasar Akrual (Accrual basis ),
          kecuali Laporan Arus Kas Konsolidasian. Laporan Arus Kas Konsolidasian disajikan dengan
          menggunakan metode Langsung (Direct method ) dengan mengelompokkan arus kas dalam
          aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

          Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian
          adalah Rupiah yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan dan Entitas Anak.




                                                 11
Page 16
                      PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
              DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                   30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                  (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     b.   Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi
          Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”)

          Standar baru, revisi dan interpretasi yang telah diterbitkan, dan yang berlaku efektif untuk tahun
          buku yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025 namun tidak berdampak material
          terhadap laporan keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut:
          • Amendemen PSAK 221 “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing” tentang Kekurangan
             Ketertukaran.
          • PSAK 117 “Kontrak Asuransi”.

          Implementasi dari standar-standar tersebut tidak menghasilkan perubahan kebijakan akuntansi
          Perusahaan dan tidak memiliki dampak terhadap jumlah yang dilaporkan di tahun berjalan atau
          tahun sebelumnya.

          Standar baru dan revisi yang telah diterbitkan namun belum berlaku efektif pada tahun berjalan
          adalah sebagai berikut:

          Efektif 1 Januari 2026
          • Amendemen PSAK 109 “Instrumen Keuangan” terkait Penghentian Pengakuan Liabilitas
             Keuangan, serta Mengklarifikasi Penilaian Karakteristik Arus Kas untuk Aset Keuangan
             dengan fitur ESG-linked , Aset Keuangan dengan Fitur non-resources dan Instrumen yang
             Terikat Secara Kontraktual seperti Tranche .
          •   PSAK 107 “Instrumen Keuangan: Pengungkapan tentang Klasifikasi dan Pengukuran
              Instrumen Keuangan” terkait Persyaratan Pengungkapan Investasi pada Instrumen Ekuitas
              yang Diukur pada Nilai Wajar Melalui Penghasilan Komprehensif Lain dan Menambah
              Ketentuan terkait Instrumen Keuangan dengan Persyaratan Kontraktual yang Mengubah
              Waktu atau Jumlah Arus Kas Kontraktual.

          Efektif 1 Januari 2027
          • PSAK 118 “Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan” merujuk pada
             pengaturan dalam IFRS 18 “Presentation and Disclosure in Financial Statements ”, kecuali:
              1. PSAK 118 paragraf 02a tentang ruang lingkup menambahkan pengaturan bahwa PSAK
                 118 tidak berlaku untuk entitas syariah karena penyajian laporan keuangan syariah diatur
                 dalam PSAK 401 “Penyajian Laporan Keuangan Syariah”.
              2. PSAK 118 Lampiran A tentang definisi Standar Akuntansi Keuangan Indonesia dengan
                 mengakomodir peran Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia
                 (“IAI”) dan Dewan Standar Akuntansi Syariah IAI sebagai penyusun Standar Akuntansi
                 Keuangan, serta regulator pasar modal untuk entitas yang berada di bawah
                 pengawasannya.

          •   Penyesuaian tahunan PSAK 107 “Instrumen Keuangan: Pengungkapan tentang Klasifikasi
              dan Pengukuran Instrumen Keuangan”, PSAK 109 “Instrumen Keuangan” dan PSAK 207
              ”Laporan Arus Kas”.

          Pada saat tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian ini, manajemen sedang
          mempelajari dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar baru dan revisi tersebut serta
          pengaruhnya pada laporan keuangan konsolidasian Perusahaan.




                                                    12
Page 17
                     PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
             DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                  30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                 (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     c.   Prinsip-prinsip konsolidasian

          (i)    Entitas anak

                 Entitas anak adalah seluruh entitas (termasuk entitas terstruktur) dimana Grup memiliki
                 pengendalian. Grup mengendalikan entitas lain ketika Grup terekspos atas, atau memiliki
                 hak untuk, pengembalian yang bervariasi dari keterlibatannya dengan entitas dan memiliki
                 kemampuan untuk mempengaruhi pengembalian tersebut melalui kekuasaannya atas
                 entitas tersebut. Entitas anak dikonsolidasikan secara penuh sejak tanggal dimana
                 pengendalian dialihkan kepada Grup. Entitas anak tidak dikonsolidasikan lagi sejak tanggal
                 dimana Grup kehilangan pengendalian.

                 Transaksi, saldo dan keuntungan antar entitas Grup yang belum direalisasi telah
                 dieliminasi. Kerugian yang belum direalisasi juga dieliminasi. Jika diperlukan, nilai yang
                 dilaporkan oleh entitas anak telah diubah untuk menyesuaikan dengan kebijakan akuntansi
                 yang diadopsi oleh Grup.

                 Transaksi kombinasi bisnis antara entitas sepengendali dicatat berdasarkan PSAK 338
                 “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali” dimana selisih harga perolehan yang dibayar
                 dengan nilai tercatat aset neto yang diperoleh dicatat sebagai bagian akun tambahan
                 modal disetor di ekuitas.

                 Berdasarkan PSAK 338 tersebut, unsur-unsur laporan keuangan konsolidasian dari entitas
                 yang bergabung, untuk periode terjadinya kombinasi bisnis entitas sepengendali dan untuk
                 periode komparatif, disajikan sedemikian rupa seolah-olah penggabungan tersebut telah
                 terjadi sejak awal periode entitas yang bergabung berada dalam sepengendalian.


          (ii)   Entitas asosiasi

                 Entitas asosiasi adalah seluruh entitas dimana Grup memiliki pengaruh signifikan namun
                 bukan pengendalian, biasanya melalui kepemilikan hak suara antara 20% dan 50%.
                 Investasi pada entitas asosiasi dicatat dengan metode ekuitas (lihat poin (iii) di bawah),
                 setelah pada awalnya diakui pada nilai perolehan.

                 Nilai perolehan diukur pada nilai wajar aset yang dialihkan, kepemilikan ekuitas yang
                 diterbitkan, atau liabilitas yang diakui pada tanggal transaksi, termasuk biaya transaksi
                 yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan. Goodwill pada entitas
                 asosiasi merupakan selisih lebih dari nilai perolehan entitas asosiasi atas bagian Grup atas
                 nilai wajar aset neto teridentifikasi entitas asosiasi dan dimasukkan dalam nilai tercatat
                 investasi. Jika bagian Grup atas nilai wajar aset neto teridentifikasi entitas asosiasi
                 melebihi nilai perolehannya dalam kasus pembelian diskon, selisih tersebut diakui pada
                 laba rugi.

          (iii) Pengaturan bersama

                 Menurut PSAK 111, pengaturan bersama diklasifikasikan sebagai operasi bersama atau
                 ventura bersama bergantung pada hak dan kewajiban kontraktual para investor bukan
                 struktur hukum dari pengaturan bersama. Grup telah menilai sifat dari pengaturan bersama
                 dan menentukan pengaturan tersebut sebagai ventura bersama. Ventura bersama dicatat
                 menggunakan metode ekuitas, setelah pada awalnya diakui sebagai biaya pada laporan
                 posisi keuangan konsolidasian.




                                                     13
Page 18
                     PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
             DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                  30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                 (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     c.   Prinsip-prinsip konsolidasian (lanjutan)
          (iv) Metode ekuitas

                 Pada metode ekuitas, investasi pada awalnya dicatat pada biaya perolehan dan
                 selanjutnya disesuaikan untuk mengakui bagian investor atas laba rugi pasca akuisisi dari
                 investee pada laba rugi dan bagiannya dalam pergerakan penghasilan komprehensif
                 lainnya dari investee pada penghasilan komprehensif lainnya.

                 Keuntungan yang belum terealisasi atas transaksi antara Grup dengan entitas asosiasi
                 atau ventura bersama dieliminasi sebesar kepentingan Grup dalam entitas-entitas tersebut.
                 Kerugian yang belum direalisasi juga dieliminasi kecuali transaksi tersebut memberikan
                 bukti penurunan nilai atas aset yang dialihkan. Kebijakan akuntansi entitas asosiasi atau
                 ventura bersama telah diubah jika diperlukan untuk memastikan konsistensi dengan
                 kebijakan yang diterapkan oleh Grup.

                 Jika bagian Grup atas kerugian entitas asosiasi atau ventura bersama sama dengan atau
                 melebihi kepentingannya pada entitas asosiasi atau ventura bersama, termasuk piutang
                 tanpa agunan, Grup menghentikan pengakuan bagian kerugiannya, kecuali Grup memiliki
                 kewajiban atau melakukan pembayaran atas nama entitas asosiasi atau ventura bersama.

                 Pada setiap tanggal pelaporan, Grup menentukan apakah terdapat bukti objektif bahwa
                 telah terjadi penurunan nilai atas investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama.
                 Jika demikian, maka nilai tercatat dari investasi yang dicatat dengan akuntansi ekuitas diuji
                 untuk penurunan nilai sesuai dengan kebijakan yang dijelaskan pada Catatan 2m.

     d.   Penjabaran mata uang asing
          (i)    Mata uang fungsional dan penyajian
                 Laporan keuangan konsolidasian disajikan dalam Rupiah yang merupakan mata uang
                 fungsional Perusahaan dan mata uang penyajian Grup. Akun-akun yang tercakup dalam
                 laporan keuangan konsolidasian setiap entitas anak di dalam Grup diukur menggunakan
                 mata uang dari lingkungan ekonomi utama dimana entitas tersebut beroperasi (“mata uang
                 fungsional”).
                 Selisih yang timbul dari penjabaran laporan keuangan konsolidasian entitas anak Grup
                 tersebut ke dalam Rupiah disajikan dalam akun “Penghasilan komprehensif lainnya” pada
                 ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.

          (ii)   Transaksi dan saldo
                 Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan menjadi mata uang fungsional menggunakan
                 kurs yang berlaku pada tanggal transaksi.

                 Pada setiap tanggal pelaporan, setiap aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
                 dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah disesuaikan untuk mencerminkan kurs penutup.
                 Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari penyelesaian transaksi dalam mata
                 uang asing dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
                 menggunakan kurs yang berlaku pada akhir periode pelaporan diakui di dalam laba rugi.

                 Kurs Dolar Amerika Serikat (Dolar AS atau AS$) terhadap Rupiah berdasarkan kurs tengah
                 yang diterbitkan oleh bank Indonesia pada tanggal 30 September 2025 dalam nilai penuh
                 adalah Rp16.680 (31 Desember 2024: Rp16.162).




                                                      14
Page 19
                    PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
            DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     e.   Transaksi dengan Pihak Berelasi
          Perusahaan mempunyai transaksi dengan pihak berelasi. Definisi pihak berelasi sesuai dengan
          yang diatur dalam PSAK 224, "Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi".

          Seluruh transaksi yang material dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam catatan atas
          laporan keuangan konsolidasian.
     f.   Kas dan Setara Kas
          Kas dan setara kas termasuk kas, bank dan deposito berjangka yang jatuh tempo dalam jangka
          waktu tiga bulan atau kurang sejak tanggal penempatan dan tidak digunakan sebagai jaminan
          atau tidak dibatasi penggunaannya.

          Bank dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya disajikan pada akun “kas yang
          dibatasi penggunaannya” dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.

     g.   Piutang Usaha dan Piutang Lain-lain
          Piutang usaha adalah jumlah tagihan dari pelanggan untuk barang yang dijual atau jasa yang
          diberikan dalam transaksi bisnis pada umumnya. Piutang lain-lain adalah jumlah tagihan dari
          pihak ketiga atau pihak yang berelasi di luar kegiatan usaha. Jika pembayaran piutang
          diharapkan selesai dalam satu tahun atau kurang (atau dalam siklus normal operasi dari bisnis
          jika lebih lama), piutang tersebut dikelompokkan sebagai aset lancar. Jika tidak, piutang tersebut
          disajikan sebagai aset tidak lancar.

          Piutang usaha dan piutang lain-lain pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan kemudian
          diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif,
          dikurangi dengan provisi atas penurunan nilai.

          Kolektibilitas piutang usaha dan piutang lain-lain ditinjau secara berkala. Piutang yang diketahui
          tidak tertagih, dihapuskan dengan secara langsung mengurangi nilai tercatatnya. Akun provisi
          digunakan ketika terdapat bukti yang objektif bahwa Perusahaan tidak dapat menagih seluruh
          atau sebagian nilai terutang sesuai dengan persyaratan awal piutang.

          Kesulitan keuangan signifikan yang dialami debitur, debitur dinyatakan pailit atau melakukan
          reorganisasi keuangan dan gagal bayar atau menunggak pembayaran merupakan indikator yang
          dianggap dapat menunjukan adanya penurunan nilai piutang. Arus kas terkait dengan piutang
          jangka pendek tidak didiskontokan apabila efek diskonto tidak material.

          Jumlah kerugian penurunan nilai diakui pada laba rugi dan disajikan sebagai
          “(beban)/pendapatan lain-lain, neto” untuk piutang usaha dan piutang lain-lain. Ketika piutang
          usaha dan piutang lain-lain, yang rugi penurunan nilainya telah diakui, tidak dapat ditagih pada
          periode selanjutnya, maka piutang tersebut dihapusbukukan dengan mengurangi akun provisi.
          Jumlah yang selanjutnya dapat ditagih kembali atas piutang yang sebelumnya telah
          dihapusbukukan, dikreditkan terhadap “(beban)/pendapatan lain-lain, neto” pada laba rugi.
     h.   Persediaan
          Persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah antara biaya perolehan dengan nilai realisasi
          bersih (the lower of cost or net realizable value ). Biaya perolehan persediaan di nilai dengan
          menggunakan metode Rata-rata (Average method ). Penyisihan persediaan usang dan
          penyisihan penurunan nilai persediaan ditentukan untuk menyesuaikan nilai persediaan ke nilai
          realisasi bersih.
          Nilai realisasi bersih adalah taksiran harga jual dalam kegiatan usaha normal setelah dikurangi
          dengan taksiran biaya penyelesaian dan taksiran biaya yang diperlukan untuk melaksanakan
          penjualan.


                                                    15
Page 20
                    PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
            DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     i.   Uang Muka dan Biaya Dibayar di Muka

          Pembayaran dimuka adalah biaya yang dibayar dimuka dan dicatat sebagai aset sebelum
          dimanfaatkan. Akun ini terdiri dari uang muka pembelian dan biaya dibayar dimuka. Uang muka
          pembelian merupakan pembayaran dimuka atas pembelian perlengkapan keperluan operasional
          dan beban lainnya. Pembayaran dimuka dialokasikan selama jangka waktu pembayaran dan
          dibebankan ke akun yang sesuai dalam laporan laba rugi saat terjadinya. Pembayaran dimuka
          yang diharapkan akan terealisasi dalam waktu tidak lebih dari 12 bulan setelah periode
          pelaporan, diklasifikasikan sebagai aset lancar, selebihnya, diklasifikasikan sebagai aset tidak
          lancar.

     j.   Investasi dalam Saham yang Dikelompokkan dalam Aset Lepasan

          Investasi dalam saham yang dikelompokkan dalam aset lepasan diukur pada nilai yang lebih
          rendah antara jumlah tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual.

          Investasi dalam saham yang dikelompokkan dalam aset lepasan harus diklasifikasikan sebagai
          dimiliki untuk dijual jika jumlah tercatatnya akan dipulihkan terutama melalui transaksi penjualan
          dari pada melalui pemakaian berlanjut.

          Kondisi ini dapat terpenuhi hanya ketika investasi dalam saham yang dikelompokkan dalam aset
          lepasan berada dalam keadaan segera dapat dijual dan penjualannya harus sangat mungkin
          terjadi. Manajemen harus berkomitmen terhadap rencana penjualan tersebut, yang diperkirakan
          memenuhi ketentuan pengakuan sebagai penjualan dalam waktu satu tahun dari tanggal
          klasifikasi.

     k.   Aset Tetap dan Penyusutan

          Pemilikan Langsung

          Grup menganalisis fakta dan keadaan untuk masing-masing jenis hak atas tanah dalam
          menentukan akuntansi untuk masing-masing hak atas tanah tersebut sehingga dapat
          merepresentasikan dengan tepat suatu kejadian atau transaksi ekonomis yang mendasarinya.
          Jika hak atas tanah tersebut tidak mengalihkan pengendalian atas aset pendasar kepada Grup,
          melainkan mengalihkan hak untuk menggunakan aset pendasar, Grup menerapkan perlakuan
          akuntansi atas transaksi tersebut sebagai sewa berdasarkan PSAK 116, “Sewa”. Jika hak atas
          tanah secara substansi menyerupai pembelian tanah, maka Grup menerapkan PSAK 216, “Aset
          Tetap” yaitu hak atas tanah diakui sebesar harga perolehan dan tidak disusutkan.

          Aset tetap pemilikan langsung kecuali tanah disajikan sebesar biaya perolehan dikurangi
          akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai aset, jika ada dan disusutkan dengan
          menggunakan metode Garis Lurus (Straight-line ) dengan taksiran masa manfaat keekonomian
          aset tetap sebagai berikut:
                                                                                                 Tahun
          Bangunan Permanen                                                                        20
          Bangunan Semi Permanen                                                                   10
          Kendaraan                                                                               4-8
          Perabotan dan Peralatan                                                                 4-8
          Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan dalam laba rugi pada saat terjadinya biaya-biaya
          tersebut, sedangkan pengeluaran dalam jumlah besar dan sifatnya meningkatkan kondisi aset
          secara signifikan dikapitalisasi. Semua pengeluaran setelah perolehan awal aset tetap akan
          ditambah (kapitalisasi) pada jumlah tercatat aset yang bersangkutan.


                                                    16
Page 21
                    PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
            DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     k.   Aset Tetap dan Penyusutan (lanjutan)

          Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada
          manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba
          atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara
          jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) dimasukkan dalam laba rugi pada
          periode/tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.

          Secara berkala, nilai residu, metode penyusutan dan masa manfaat setiap aset ditelaah, dan
          disesuaikan jika perlu.

          Aset Tetap dalam Pembangunan

          Aset tetap dalam pembangunan dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai
          bagian dari aset tetap. Akumulasi biaya perolehan akan direklasifikasi ke masing-masing aset
          tetap pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan, dan penyusutan mulai
          dibebankan pada saat itu.

     l.   Aset keuangan

          (i)   Klasifikasi, pengakuan dan pengukuran

                Grup menerapkan PSAK 109, yang mensyaratkan pengaturan instrumen keuangan terkait
                klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen aset keuangan dan akuntansi
                lindung nilai.

                Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan ditentukan berdasarkan jenis aset. Untuk aset
                keuangan berupa instrumen utang, pengklasifikasiannya harus didasarkan pada model
                bisnis dan arus kas kontraktual - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.

                Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
                a) Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi; dan
                b) Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui
                     penghasilan komprehensif lain.

                Klasifikasi ini tergantung pada model bisnis Grup dan persyaratan kontraktual arus kas -
                apakah penentuan arus kasnya semata dari pembayaran pokok dan bunga.

                Grup menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal.

                Grup melakukan reklasifikasi instrumen utang jika dan hanya jika terdapat perubahan
                model bisnis atas aset keuangan tersebut.

                Untuk investasi pada instrumen ekuitas yang bukan termasuk dimiliki untuk
                diperdagangkan, tergantung apakah Grup telah melakukan pemilihan yang tidak dapat
                dibatalkan pada saat pengakuan awal untuk instrumen ekuitas yang diukur dengan nilai
                wajar melalui penghasilan komprehensif lain.

                Grup melakukan reklasifikasi instrumen utang jika dan hanya jika terdapat perubahan
                model bisnis atas aset keuangan tersebut.




                                                   17
Page 22
                    PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
            DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     l.   Aset keuangan (lanjutan)
          (i)   Klasifikasi, pengakuan dan pengukuran (lanjutan)
                Pembelian dan penjualan aset keuangan diakui pada saat tanggal perdagangan dimana,
                Grup berkomitmen untuk membeli atau menjual aset keuangan. Aset keuangan dihentikan
                pengakuannya ketika hak untuk menerima arus kas dari aset keuangan tersebut telah
                kedaluwarsa atau dialihkan dan Grup telah mengalihkan secara substansial risiko dan
                manfaat atas kepemilikan.
                Saat pengakuan awal, Grup mengukur aset keuangan pada nilai wajar ditambah dengan,
                dalam hal aset keuangan diukur dengan nilai wajar tidak melalui laba rugi, biaya transaksi
                yang dapat diatribusikan secara langsung pada akuisisi aset keuangan. Biaya transaksi
                atas aset keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi dibebankan pada laba rugi.
                Instrumen utang
                Pengukuran selanjutnya atas instrumen utang bergantung kepada model bisnis Grup dalam
                mengelola aset dan karakteristik dari arus kas. Berikut adalah kategori pengukuran dalam
                mengklasifikan instrumen utang:
                • Biaya perolehan diamortisasi: Aset yang dimiliki untuk pengumpulan arus kas
                  kontraktual, dimana arus kas tersebut merupakan pembayaran pokok dan bunga, diukur
                  dengan biaya perolehan diamortisasi. Penghasilan bunga dari aset keuangan ini
                  termasuk dalam penghasilan keuangan menggunakan metode suku bunga efektif. Laba
                  atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan diakui secara langsung dalam laba
                  rugi dan disajikan dalam keuntungan/ (kerugian) lainnya bersama dengan keuntungan
                  dan kerugian selisih kurs. Penurunan nilai aset keuangan disajikan terpisah dalam laba
                  rugi.
                • Nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain: Aset yang dimiliki untuk pengumpulan
                  arus kas kontraktual dan untuk penjualan keuangan aset, dimana arus kas aset
                  merupakan pembayaran pokok dan bunga diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
                  komprehensif lain. Mutasi dalam jumlah tercatat dilakukan melalui penghasilan
                  komprehensif lain, kecuali untuk pengakuan keuntungan atau kerugian penurunan nilai,
                  pendapatan bunga dan keuntungan dan kerugian selisih kurs, yang diakui dalam laba
                  rugi. Ketika aset keuangan dihentikan pengakuannya, akumulasi keuntungan atau
                  kerugian yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain direklasifikasi
                  dari ekuitas ke laba rugi pada pendapatan/(beban) lain-lain. Pendapatan bunga dari aset
                  keuangan ini termasuk dalam penghasilan keuangan menggunakan metode suku bunga
                  efektif. Keuntungan dan kerugian selisih kurs disajikan pada pendapatan/(beban) lain-
                  lain, dan penurunan nilai disajikan pada bagian terpisah dalam laba rugi.
                Instrumen ekuitas
                Grup selanjutnya mengukur semua investasi ekuitas pada nilai wajar. Dimana manajemen
                Grup telah memilih untuk menyajikan keuntungan dan kerugian nilai wajar dari investasi
                ekuitas pada penghasilan komprehensif lain. Tidak ada reklasifikasi selanjutnya atas
                keuntungan dan kerugian dari nilai wajar ke laba rugi setelah penghentian pengakuan
                investasi. Dividen dari investasi tersebut terus diakui dalam laba rugi sebagai penghasilan
                lainnya ketika hak Grup untuk menerima pembayaran ditetapkan. Kerugian penurunan nilai
                pada investasi ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
                tidak dilaporkan secara terpisah dari perubahan nilai wajarnya.
                Pada 30 September 2025, Grup telah memilih untuk mengukur seluruh aset keuangan
                instrumen ekuitas pada nilai wajar melalui laporan laba rugi komprehensif. Perubahan nilai
                wajar aset keuangan tersebut dicatat pada akun penghasilan komprehensif lain di bagian
                ekuitas pada neraca dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi pada saat dihentikan
                pengakuannya.


                                                    18
Page 23
                     PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
             DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                  30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                 (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     l.   Aset keuangan (lanjutan)

          (ii)   Penghentian pengakuan

                 Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak untuk menerima arus kas dari
                 investasi tersebut telah jatuh tempo atau telah ditransfer dan Grup telah mentransfer
                 secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset.

                 Ketika aset keuangan instrumen ekuitas yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan pada
                 nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain dihentikan pengakuannya, akumulasi
                 penyesuaian nilai wajar yang diakui pada ekuitas tidak akan direklasifikasi ke laba rugi.

          (iii) Saling hapus antar instrumen

                 Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam
                 laporan posisi keuangan konsolidasian jika terdapat hak yang dapat dipaksakan secara
                 hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan terdapat
                 maksud untuk menyelesaikan secara bersih atau untuk merealisasikan aset dan
                 menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.

                 Hak saling hapus tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan dan dapat dipaksakan
                 secara hukum dalam situasi bisnis yang normal dan dalam peristiwa gagal bayar, atau
                 peristiwa kepailitan atau kebangkrutan Grup atau pihak lawan.

     m.   Penurunan nilai dari aset keuangan

          Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur Kerugian Kredit
          Ekspektasian (“KKE”) yang menggunakan cadangan KKE seumur hidup berdasarkan basis
          forward-looking untuk seluruh saldo piutang usaha. Selain untuk piutang usaha, Grup
          menerapkan pendekatan umum untuk mengukur KKE.

          Grup menilai berdasarkan basis forward-looking untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian
          terhadap instrumen utang yang diukur dengan nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.
          Metode penurunan nilai dilakukan dengan mempertimbangkan apakah risiko kredit telah
          meningkat secara signifikan.


     n.   Utang usaha
          Utang usaha adalah kewajiban untuk membayar barang atau jasa yang telah diperoleh dari
          pemasok dalam kegiatan usaha normal. Utang usaha dikelompokkan sebagai liabilitas jangka
          pendek apabila pembayaran jatuh tempo dalam waktu satu tahun atau kurang. Jika tidak, utang
          usaha tersebut disajikan sebagai liabilitas jangka panjang.
          Utang usaha pada awalnya diukur sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya
          perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif.

     o.   Kombinasi Bisnis
          Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode Akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah
          akuisisi diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal
          akuisisi dan jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, pihak
          pengakuisisi mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar atau pun pada
          proporsi kepemilikan KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya-
          biaya akuisisi yang timbul dibebankan langsung pada tahun berjalan.



                                                    19
Page 24
                       PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
               DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                    30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                   (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     o.   Kombinasi Bisnis (lanjutan)

          Pada tanggal akuisisi, selisih lebih antara penjumlahan imbalan yang dialihkan dan jumlah yang
          diakui untuk KNP dengan aset teridentifikasi dan liabilitas yang diambil-alih (aset neto) dicatat
          sebagai goodwill. Jika imbalan lebih rendah dari nilai wajar aset neto dari Perusahaan yang
          diakuisisi maka selisihnya diakui dalam Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
          Konsolidasian.

          Transaksi yang dilakukan dengan entitas sepengendali diterapkan metode Penyatuan
          Kepemilikan. Transaksi kombinasi bisnis antara entitas sepengendali berupa pengalihan bisnis
          yang dilakukan dalam rangka reorganisasi entitas-entitas yang berada dalam suatu kelompok
          usaha yang sama, bukan perubahan pemilikan dalam arti substansi ekonomi, sehingga
          transaksi demikian tidak menimbulkan laba rugi bagi seluruh kelompok usaha atau bagi entitas
          individual dalam kelompok usaha tersebut. Selisih antara harga pengalihan dengan jumlah
          tercatat dari setiap transaksi kombinasi bisnis antara entitas sepengendali pada tanggal
          pengalihan dicatat sebagai “Tambahan Modal Disetor”.

     p.   Pendapatan dan beban

          Pendapatan

          Pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah penilaian:
          a) Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
          b) Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan adalah janji
              dalam kontrak untuk mentransfer barang atau jasa yang berbeda kepada pelanggan.
          c)     Tentukan harga transaksi. Harga transaksi adalah jumlah imbalan yang diharapkan menjadi
                 hak entitas sebagai imbalan untuk mentransfer barang atau jasa yang dijanjikan kepada
                 pelanggan. Jika pertimbangan yang dijanjikan dalam kontrak mencakup jumlah variabel,
                 Grup memperkirakan jumlah imbalan yang diharapkan berhak sebagai imbalan atas
                 pengalihan barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan dikurangi perkiraan jumlah
                 jaminan tingkat layanan yang akan dibayarkan selama masa kontrak.
          d)     Alokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban pelaksanaan atas dasar harga jual
                 berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan dalam kontrak.
                 Jika hal ini tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diestimasi
                 berdasarkan biaya ekspektasian ditambah margin.
          e)     Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan dipenuhi dengan mentransfer barang
                 atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan (yaitu ketika pelanggan memperoleh kendali
                 atas barang atau jasa tersebut).

          Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dalam kondisi sebagai berikut:
          a) Pada waktu tertentu (biasanya untuk janji dalam memindahkan barang ke pelanggan); atau
          b) Sepanjang waktu (biasanya untuk janji dalam memberikan pelayanan pada pelanggan).
              Untuk kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang waktu, Grup memilih ukuran
              kemajuan yang sesuai untuk menentukan jumlah pendapatan yang harus diakui ketika
              kewajiban pelaksanaan dipenuhi.

          Pendapatan Sewa

          Pendapatan sewa dari sewa operasi diakui sebagai pendapatan dengan dasar garis lurus
          selama masa sewa. Biaya langsung awal yang terjadi dalam proses negosiasi dan pengaturan
          sewa tambahan ke jumlah tercatat dari aset sewaan dan diakui dengan dasar Garis Lurus
          selama masa sewa.


                                                       20
Page 25
                    PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
            DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     p.   Pendapatan dan beban (lanjutan)
          Pendapatan Sewa (lanjutan)
          Uang muka sewa yang diterima dari penyewa dicatat ke dalam akun pendapatan yang diterima
          dimuka dan akan diakui sebagai pendapatan secara berkala sesuai dengan kontrak sewa yang
          berlaku.

          Pendapatan Hotel
          Pendapatan sewa hotel dan pendapatan hotel lainnya diakui pada saat jasa diberikan atau
          barang diserahkan.

          Pendapatan Spa
          Pendapatan dari spa diakui pada saat jasa diberikan kepada pelanggan.
          Beban
          Beban diakui pada saat terjadi berdasarkan konsep akrual.
          Pendapatan bunga dan beban bunga diakui dalam Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
          Komprehensif Lain Konsolidasian secara akrual menggunakan metode Suku Bunga Efektif.

     q.   Pajak penghasilan kini dan tangguhan
          Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak tersebut diakui
          dalam laba rugi, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang langsung
          diakui dalam ekuitas atau dalam penghasilan komprehensif lain. Dalam hal ini, pajak tersebut
          masing-masing diakui dalam ekuitas atau penghasilan komprehensif lain.

          Pajak penghasilan kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang telah diberlakukan pada
          tanggal posisi keuangan.

          Pajak penghasilan tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer antara dasar pengenaan
          pajak atas aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya. Pajak penghasilan tangguhan diukur
          menggunakan tarif pajak yang telah berlaku atau secara substantif berlaku pada tanggal
          pelaporan dan yang diharapkan akan diterapkan pada saat aset pajak tangguhan yang
          bersangkutan direalisasi atau pada saat liabilitas pajak tangguhan diselesaikan.

          Aset pajak penghasilan tangguhan diakui apabila besar kemungkinan bahwa laba kena pajak
          pada masa mendatang akan memadai untuk mengkompensasi perbedaan temporer yang
          menimbulkan aset pajak tangguhan tersebut.
          Aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dapat saling hapus apabila terdapat hak yang
          berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas pajak
          kini dan apabila aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dikenakan oleh otoritas
          perpajakan yang sama, baik atas entitas kena pajak yang sama ataupun berbeda dan adanya
          niat untuk melakukan penyelesaian saldo-saldo tersebut secara neto.

     r.   Sewa
          Suatu kontrak mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan
          penggunaan aset selama jangka waktu tertentu yang dipertukarkan dengan imbalan. Entitas
          menyewa aset tetap tertentu dengan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa.

          Aset hak-guna diakui sebesar biaya perolehan, dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan
          penurunan nilai. Aset hak guna disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara umur
          manfaat aset hak-guna atau masa sewa.



                                                    21
Page 26
                    PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
            DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     r.   Sewa (lanjutan)

          Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar. Setiap pembayaran
          sewa dialokasikan antara porsi pelunasan liabilitas dan biaya keuangan. Liabilitas sewa,
          disajikan sebagai liabilitas jangka panjang kecuali untuk bagian yang jatuh tempo dalam waktu
          12 bulan atau kurang yang disajikan sebagai liabilitas jangka pendek. Unsur bunga dalam biaya
          keuangan dibebankan ke laba rugi selama masa sewa yang menghasilkan tingkat suku bunga
          konstan atas sisa saldo liabilitas.

          Grup tidak mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa untuk:
          - Sewa jangka-pendek yang memiliki masa sewa dua belas (12) bulan atau kurang; atau
          - Sewa yang asetnya bernilai rendah. Pembayaran yang dilakukan untuk sewa tersebut
             dibebankan ke laba rugi dengan dasar garis lurus selama masa sewa.

     s.   Liabilitas manfaat karyawan

          Entitas mengakui liabilitas atas imbalan kerja karyawan berdasarkan Undang-Undang Cipta
          Kerja atau Perjanjian Kerja Bersama. Nilai kini liabilitas imbalan pasti, beban jasa kini dan beban
          jasa lalu ditentukan dengan menggunakan metode penilaian “Projected Unit Credit ” .

          Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan estimasi arus kas di masa
          depan dengan menggunakan tingkat bunga obligasi pemerintah jangka panjang pada akhir
          periode pelaporan dalam mata uang Rupiah sesuai dengan mata uang di mana imbalan tersebut
          akan dibayarkan dan yang memiliki jangka waktu yang sesuai dengan liabilitas imbalan
          pensiunan yang bersangkutan.

          Pengukuran kembali yang timbul dari penyesuaian dan perubahan dalam asumsi-asumsi
          aktuarial langsung diakui seluruhnya melalui penghasilan komprehensif lainnya.

          Biaya jasa lalu yang timbul dari amendemen atau kurtailmen program diakui sebagai beban
          dalam laba rugi pada saat terjadinya.

     t.   Aset dan liabilitas pengampunan pajak

          Grup telah menerapkan PSAK 370 mengenai "Akuntansi Aset dan Liabilitas Pengampunan
          Pajak". PSAK ini mengatur mengenai perlakuan akuntansi atas aset dan liabilitas pengampunan
          pajak sesuai dengan Undang-Undang No. 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak.


          Aset pengampunan pajak diukur sebesar biaya perolehan. Biaya perolehan aset pengampunan
          pajak merupakan deemed cost dan menjadi dasar bagi Grup dalam melakukan pengukuran
          setelah pengakuan awal.

          Liabilitas pengampunan pajak diukur sebesar kewajiban kontraktual untuk menyerahkan kas
          atau setara kas untuk menyelesaikan kewajiban yang berkaitan langsung dengan perolehan
          aset pengampunan pajak.

          Selisih antara aset pengampunan pajak dan liabilitas pengampunan pajak diakui di ekuitas
          dalam pos tambahan modal disetor. Grup mengakui uang tebusan yang dibayarkan pada laba
          rugi pada periode Surat Keterangan disampaikan.




                                                    22
Page 27
                    PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
            DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     u.   Informasi Segmen

          Perusahaan dan Entitas Anak menyajikan segmen operasi berdasarkan informasi keuangan
          yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam menilai kinerja segmen dan
          menentukan alokasi sumber daya yang dimilikinya. Segmen didasarkan pada aktivitas dari
          setiap kegiatan operasi entitas legal di dalam Perusahaan dan Entitas Anak.

          Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
          - yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
             (termasuk pendapatan dan beban yang terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari
             entitas yang sama);
          - yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional
             untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut
             dan menilai kinerjanya; dan
          - yang informasi keuangan yang terpisah miliknya tersedia.

     v.   Provisi

          Provisi diakui ketika Perusahaan dan Entitas Anak memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum
          maupun konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu, kemungkinan besar Perusahaan dan
          Entitas Anak diharuskan menyelesaikan kewajiban dan estimasi andal mengenai jumlah
          kewajiban tersebut dapat dibuat.

          Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan
          untuk menyelesaikan kewajiban kini pada akhir periode pelaporan, dengan mempertimbangkan
          risiko dan ketidakpastian yang meliputi kewajibannya. Apabila suatu provisi diukur
          menggunakan arus kas yang diperkirakan untuk menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai
          tercatatnya adalah nilai kini dari arus kas.

     w.   Laba Per Saham Dasar
          Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan dengan jumlah rata-rata
          tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun yang bersangkutan.

          Untuk tujuan perhitungan laba per saham dilusian, Perusahaan menyesuaikan laba atau rugi
          yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham biasa entitas induk dan jumlah rata-rata
          tertimbang saham yang beredar, atas dampak dari seluruh instrumen berpotensi saham biasa
          yang bersifat dilutif.

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING
     Asumsi kelangsungan usaha
     Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa Perusahaan tetap dapat melangsungkan usahanya.
     laporan keuangan konsolidasian ini tidak mencakup penyesuaian-penyesuaian yang mungkin timbul
     sebagai dampak dari ketidakpastian tersebut.
     Estimasi dan asumsi ini memiliki risiko dan ketidakpastian; sehingga ada kemungkinan bahwa
     perubahan situasi akan mengubah proyeksi ini, yang selanjutnya dapat mempengaruhi kelangsungan
     usaha Perusahaan. Dalam keadaan seperti itu, asumsi kelangsungan usaha Perusahaan dapat
     berubah.
     Perusahaan telah mengidentifikasi hal-hal berikut dimana diperlukan pertimbangan, estimasi, dan
     asumsi dan dimana hasil aktual dapat berbeda dari estimasi tersebut jika menggunakan asumsi dan
     kondisi yang berbeda dan dapat mempengaruhi secara material hasil keuangan atau posisi keuangan
     Perusahaan yang dilaporkan dalam periode mendatang.


                                                  23
Page 28
                    PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
            DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

     Rugi penurunan nilai piutang

     Perusahaan menilai penurunan nilai piutang pada setiap tanggal pelaporan. Dalam menentukan
     apakah rugi penurunan nilai harus dicatat dalam laba rugi, manajemen membuat penilaian, apakah
     terdapat bukti objektif bahwa kerugian telah terjadi. Manajemen juga membuat penilaian atas
     metodologi dan asumsi untuk memperkirakan jumlah dan waktu arus kas masa depan yang direviu
     secara berkala untuk mengurangi perbedaan antara estimasi kerugian dan kerugian aktualnya.

     Pajak penghasilan dan pajak lainnya

     Pertimbangan dan asumsi diperlukan dalam menentukan besaran fasilitas pengurang pajak dan
     investasi (capital allowance ) dan pengurangan beban tertentu untuk tujuan fiskal selama proses
     estimasi atas perhitungan beban pajak penghasilan Perusahaan. Secara khusus, perhitungan beban
     pajak penghasilan Perusahaan melibatkan penafsiran terhadap peraturan perpajakan dan peraturan
     lainnya. Banyaknya transaksi dan perhitungan yang dapat menyebabkan ketidakpastian di dalam
     penentuan kewajiban pajak selama bisnis normal.

     Semua pertimbangan dan estimasi yang dibuat manajemen seperti yang diungkapkan di atas dapat
     dipertanyakan oleh Direktorat Jenderal Pajak (“DJP”) atau Auditor Pemerintah. Sebagai akibatnya,
     terjadi ketidakpastian dalam penentuan kewajiban pajak. Resolusi posisi pajak yang diambil oleh
     Perusahaan, dapat berlangsung bertahun-tahun dan sangat sulit untuk memprediksi hasil akhirnya.
     Apabila terdapat perbedaan perhitungan pajak dengan jumlah yang telah dicatat, perbedaan tersebut
     akan berdampak pada pajak penghasilan dan pajak tangguhan dalam tahun dimana penentuan pajak
     tersebut dibuat.

     Aset pajak tangguhan, termasuk yang timbul dari rugi fiskal, besaran capital allowance , dan
     perbedaan temporer lainnya, diakui hanya apabila dianggap lebih mungkin daripada tidak bahwa
     mereka dapat diterima kembali, dimana hal ini tergantung pada kecukupan pembentukan laba kena
     pajak di masa depan. Sama seperti “penurunan nilai aset non-keuangan” asumsi atas laba kena
     pajak masa depan yang dapat dihasilkan sangat dipengaruhi oleh estimasi dan asumsi manajemen
     atas volume penjualan, harga komoditas, dan lain-lain; yang mana terpapar risiko dan ketidakpastian,
     sehingga terdapat kemungkinan perubahan keadaan akan mengubah proyeksi laba kena pajak di
     masa mendatang.

     Kewajiban imbalan pascakerja

     Nilai kini kewajiban imbalan pascakerja tergantung pada beberapa faktor yang ditentukan dengan
     dasar aktuarial berdasarkan beberapa asumsi. Asumsi yang digunakan untuk menentukan
     biaya/(penghasilan) pensiun neto mencakup tingkat diskonto dan kenaikan gaji di masa datang.
     Adanya perubahan pada asumsi ini akan mempengaruhi jumlah tercatat kewajiban imbalan
     pascakerja.

     Perusahaan menentukan tingkat diskonto dan kenaikan gaji masa datang yang sesuai pada akhir
     tahun pelaporan. Tingkat diskonto adalah tingkat suku bunga yang harus digunakan untuk
     menentukan nilai kini atas estimasi arus kas keluar masa depan yang diharapkan untuk
     menyelesaikan kewajiban imbalan pascakerja. Dalam menentukan tingkat suku bunga yang sesuai,
     Perusahaan mempertimbangkan tingkat suku bunga obligasi pemerintah yang didenominasikan
     dalam mata uang imbalan akan dibayar dan memiliki jangka waktu yang serupa dengan jangka waktu
     kewajiban imbalan pascakerja yang terkait.

     Untuk tingkat kenaikan gaji masa datang, Perusahaan mengumpulkan data historis mengenai
     perubahan gaji dasar pekerja dan menyesuaikannya dengan perencanaan bisnis masa datang.




                                                   24
Page 29
                    PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
            DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

     Penurunan nilai aset nonkeuangan dan aset tetap

     Jumlah nilai yang dapat dipulihkan kembali dari sebuah aset atau kelompok aset penghasil kas diukur
     berdasarkan nilai yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual atau nilai pakai.
     Penentuan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual atau nilai pakai mewajibkan manajemen untuk
     membuat estimasi dan asumsi atas tingkat produksi yang diharapkan dan volume penjualan, harga
     komoditas (mempertimbangkan harga saat ini dan harga masa lalu, tren harga dan faktor-faktor
     terkait), cadangan (lihat ‘Estimasi Cadangan’), biaya operasi, biaya penutupan dan rehabilitasi serta
     belanja modal di masa depan. Estimasi dan asumsi ini terpapar risiko dan ketidakpastian; sehingga
     terdapat kemungkinan perubahan situasi yang dapat mengubah proyeksi ini, sehingga dapat
     mempengaruhi nilai aset yang dapat dipulihkan kembali. Dalam keadaan seperti itu, sebagian atau
     seluruh nilai tercatat aset mungkin akan mengalami penurunan nilai lebih lanjut atau terjadi
     pengurangan rugi penurunan nilai yang dampaknya akan dicatat dalam laba rugi.

4.   KAS DAN SETARA KAS
     Kas dan setara kas terdiri dari:
                                                               30 September 2025      31 Desember 2024
     Kas                                                                78.945.283           175.165.505
     Kas di bank
     Pihak ketiga
       Rupiah
         PT Bank Central Asia Tbk                                    2.069.201.784         3.082.268.828
         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                      1.446.733.088         1.523.542.109
         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                 265.939.646           338.984.430
         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                         32.862.381                   -
         PT Bank Pan Indonesia Tbk                                      15.537.553            16.414.836
         PT Bank Bukopin Tbk                                             2.177.499            83.722.479
                                                                     3.832.451.951         5.044.932.682
     Deposito Berjangka
     Pihak ketiga
       Rupiah
         PT Bank Capital                                               502.380.082           502.385.425
         PT Bank MNC                                                   500.000.000                   -
                                                                     1.002.380.082           502.385.425
     Jumlah                                                          4.913.777.316         5.722.483.612

     Deposito berjangka mempunyai jangka waktu 1 bulan dan memiliki tingkat bunga berkisar antara
     5,75% - 7,25% per tahun pada 30 September 2025 dan 31 Desember 2024.

     Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 tidak terdapat bank yang dibatasi
     penggunaannya dan seluruh bank ditempatkan pada pihak ketiga.




                                                    25
Page 30
                    PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
            DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5.   PIUTANG USAHA
     Akun ini merupakan piutang atas jasa penyewaan kamar hotel dan spa, berikut fasilitas dan
     penunjang lainnya dengan rincian per 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 sebagai berikut:
     a. Berdasarkan pelanggan
                                                                 30 September 2025      31 Desember 2024
         Pelanggan yang telah check out:
          Pelanggan sektor pemerintahan                                 359.141.909          125.842.900
          MG BedBank                                                    151.322.000          163.030.000
          PT Mitra Global Holiday                                        66.300.000           44.150.000
          Online Travel Agent                                            39.263.789           37.129.153
          Klik N Book                                                    22.987.500           16.250.000
          Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 10.000.000)               22.502.715           60.927.400
          Sub Jumlah                                                    661.517.913          447.329.453
         Pelanggan yang belum check out                                  17.934.370          137.368.479
         Kartu Kredit                                                    18.888.150           12.105.650
         Kartu Debit                                                      3.789.800            3.346.250
                                                                        702.130.233          600.149.832
         Provisi atas penurunan nilai                                     (7.310.173)         (4.161.434)
         Jumlah                                                         694.820.060          595.988.398

     b. Berdasarkan umur
         Rincian piutang berdasarkan umur piutang per 30 September dan 31 Desember 2024 sebagai
                                                                 30 September 2025      31 Desember 2024
         0 - 30 hari                                                    331.491.674          487.712.967
         31 - 60 hari                                                   244.709.909           72.536.865
         61 - 90 hari                                                   124.288.650           39.900.000
         > 90 hari                                                        1.640.000                  -
                                                                        702.130.233          600.149.832

     Kolektibilitas piutang usaha pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai
     berikut:
                                                                 30 September 2025      31 Desember 2024
     Rata-rata Piutang usaha - Bersih                                   645.404.229          496.125.814
     Penjualan                                                       14.853.833.306       22.552.571.484
     Kolektibilitas Piutang                                            12 hari               8 hari

     Seluruh piutang usaha kepada pihak ketiga merupakan piutang kepada pelanggan dalam mata uang
     Rupiah serta tidak dikenakan jaminan dan bunga serta tidak digunakan sebagai jaminan kredit.
     Mutasi provisi penurunan nilai piutang lain-lain adalah sebagai berikut:
                                                                 30 September 2025      31 Desember 2024
     Saldo awal                                                            4.161.434           5.317.921
     Penambahan (pemulihan) Penyisihan                                     3.148.739          (1.156.487)
     Saldo akhir                                                           7.310.173           4.161.434

     Manajemen berpendapat bahwa provisi penurunan nilai piutang lain-lain tersebut cukup untuk
     menutupi kerugian dari tidak tertagihnya piutang lain-lain.



                                                     26
Page 31
                    PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
            DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

6.   PIUTANG LAIN-LAIN
                                                             30 September 2025     31 Desember 2024
     Pihak ketiga
       Karyawan                                                     115.075.000            52.075.000
       Piutang Bunga                                                  2.004.007             2.149.551
       Sub Jumlah                                                   117.079.007            54.224.551
     Pihak berelasi (Catatan 12b)                                     1.370.000                   -
                                                                    118.449.007            54.224.551
     Provisi atas penurunan nilai                                            -                    -
     Jumlah                                                         118.449.007            54.224.551

     Seluruh piutang lain-lain dalam mata uang Rupiah serta tidak dikenakan jaminan dan bunga.
     Manajemen berkeyakinan bahwa seluruh piutang lain-lain dapat tertagih sehingga tidak perlu
     dilakukan cadangan kerugian penurunan nilai.

7.   PERSEDIAAN

                                                             30 September 2025     31 Desember 2024
     Makanan                                                         75.270.471            87.872.488
     Minuman                                                         56.225.019            58.220.507
     Lain-lain                                                      251.395.856           286.993.359
     Jumlah                                                         382.891.346           433.086.354

     Jumlah persediaan yang diakui sebagai beban masing-masing sebesar Rp1.454.404.407 dan
     Rp1.444.567.172 untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2025 dan 2024.

     Berdasarkan hasil penelaahan terhadap kondisi fisik dari persediaan, Manajemen berkeyakinan
     bahwa tidak perlu dilakukan penyisihan atas keusangan persediaan karena Manajemen berkeyakinan
     bahwa seluruh persediaan dapat dijual atau digunakan sesuai dengan periode peruntukannya.


     Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, persediaan tidak diasuransikan atas
     resiko kerugian, kebakaran dan bencana alam. Manajemen memahami adanya risiko yang terkait
     sehubungan dengan persediaan yang tidak diasuransikan.


8.   PERLENGKAPAN
                                                             30 September 2025     31 Desember 2024
     Linen                                                        1.216.423.188         1.223.611.943
     Perkakas, Alat, Bahan bakar dan supply                         167.366.479           157.781.307
     Barang Pecah Belah                                             157.766.901           156.966.162
     Perangkat Makan Perak                                           29.795.276            28.526.704
     Seragam                                                         16.593.643            12.049.043
     Lain-lain                                                       64.166.853            53.746.052
     Jumlah                                                       1.652.112.340         1.632.681.211




                                                  27
Page 32
                       PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
               DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                    30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                   (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

9.   UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DIMUKA

                                                                           30 September 2025         31 Desember 2024
     Uang muka:
      Uang muka pembelian                                                           207.977.555              184.063.584
      Uang muka karyawan                                                             23.000.000               73.000.000
     Biaya Dibayar di Muka:
       Beban Tangguhan                                                              573.405.617                      -
       Perijinan                                                                    332.467.291              243.581.620
       Asuransi                                                                      98.589.808              206.180.688
       Sewa                                                                          48.092.023               68.128.684
       Kontrak Service                                                               49.638.028               45.796.862
       Lain-lain                                                                     43.950.209               13.922.816
     Jumlah                                                                      1.377.120.531               834.674.254

     Bagian lancar                                                               1.377.120.531               832.486.351
     Bagian tidak lancar                                                                   -                   2.187.903
                                                                                 1.377.120.531               834.674.254


10. ASET TETAP

                                                                      30 September 2025

                                   Saldo Awal       Penambahan           Pengurangan      Reklasifikasi       Saldo Akhir

     Biaya Perolehan:
      Pemilikan Langsung
       Tanah                      332.483.700.000                -                  -                 -      332.483.700.000
       Bangunan                    73.789.700.000                -                  -                 -       73.789.700.000
       Kendaraan                    8.373.340.022                -          269.200.000               -        8.104.140.022
       Perabot dan peralatan       16.249.974.135      293.541.720           79.541.721      383.619.264      16.847.593.398
                                                                                                                         -
      Jumlah Pemilikan
       Langsung                   430.896.714.157      293.541.720          348.741.721      383.619.264     431.225.133.420
      Aset Hak Guna
       Kendaraan                     282.600.000                 -                  -                 -         282.600.000

      Aset Tetap dalam                                                                                                      -
       Pembangunan                   201.795.000       279.207.524                  -        (383.619.264)        97.383.260
                                                                                                                         -

      Jumlah                      431.381.109.157      572.749.244          348.741.721               -      431.605.116.680

     Akumulasi Penyusutan:
      Pemilikan Langsung
       Bangunan                     5.552.646.923     4.165.013.444                 -                 -        9.717.660.367
       Kendaraan                    8.080.561.309      173.141.508          269.200.000               -        7.984.502.817
       Perabot dan peralatan       13.844.502.894      527.114.658           79.541.721               -       14.292.075.831
                                                                                                                         -

      Jumlah Pemilikan Langsung    27.477.711.126     4.865.269.610         348.741.721               -       31.994.239.015
                                                                                                                         --
      Aset Hak Guna
       Kendaraan                       58.875.000       26.493.750                  -                 -           85.368.750

     Nilai buku - bersih          403.844.523.031                                                            399.525.508.915




                                                            28
Page 33
                      PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
              DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                   30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                  (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. ASET TETAP (lanjutan)
                                                                     31 Desember 2024

                                  Saldo Awal       Penambahan          Pengurangan       Reklasifikasi       Saldo Akhir

    Biaya Perolehan:
     Pemilikan Langsung
     Tanah                       332.483.700.000                -                  -                 -      332.483.700.000
     Bangunan                     73.789.700.000                -                  -                 -       73.789.700.000
     Kendaraan                     8.373.340.022                -                  -                 -        8.373.340.022
     Perabot dan peralatan        15.056.488.374      782.778.625          114.500.000      525.207.136      16.249.974.135
                                                                                                                        -

     Jumlah Pemilikan Langsung   429.703.228.396      782.778.625          114.500.000      525.207.136     430.896.714.157
     Aset Hak Guna
      Kendaraan                     282.600.000                 -                  -                 -         282.600.000

     Aset Tetap dalam                                                                                                      -
      Pembangunan                   427.207.136       659.779.075          359.984.075      (525.207.136)      201.795.000
                                                                                                                       -

     Jumlah                      430.413.035.532     1.442.557.700         474.484.075               -      431.381.109.157

    Akumulasi Penyusutan:
     Pemilikan Langsung
     Bangunan                                  -     5.552.646.923                 -                 -        5.552.646.923
     Kendaraan                     7.842.390.639      238.170.670                  -                 -        8.080.561.309
     Perabot dan peralatan        13.220.130.379      738.872.515          114.500.000               -       13.844.502.894
                                                                                                                        -

     Jumlah Pemilikan Langsung    21.062.521.018     6.529.690.108         114.500.000               -       27.477.711.126
                                                                                                                        --
     Aset Hak Guna
      Kendaraan                       23.550.000       35.325.000                  -                 -           58.875.000

    Nilai buku - bersih          409.326.964.514                                                            403.844.523.031


    Tanah milik Perusahaan dan Entitas Anak merupakan tanah yang berlokasi di Jakarta Pusat
    (Pejompongan), Jakarta Selatan (Falatehan dan Pondok Pinang), Kepulauan Seribu, NTT (Tanjung
    Karoso) dan Bali (Canggu) dengan total area seluas masing-masing seluas 1.175.063m2 pada 30
    September dan 31 Desember 2024.

    Tanah, bangunan dan perabotan dan peralatan yang berlokasi di Jalan Falatehan I No.21-22,
    Melawai, Jakarta Selatan (Sotis Falatehan) dan di Jalan Raya Kayu Tulang, Desa Canggu (Sotis Villa
    Canggu) digunakan oleh PT Dwimukti Mitra Wisata (Entitas Anak) untuk menjalankan kegiatan usaha
    perhotelan. Pada tahun 2025 dan 2024, tanah dan bangunan di Jalan Falatehan tersebut dijadikan
    sebagai jaminan sehubungan dengan pinjaman bank yang diperoleh Entitas Anak dari PT Bank
    Negara Indonesia (Persero) Tbk (Catatan 17).

    Atas tanah di Kepulauan Seribu, Perusahaan menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli
    (PPJB) tertanggal 8 Mei 2015 dengan PT Setia utama Island atas pembelian sebuah villa dengan
    total area seluas 1.500 m2 yang berlokasi di Pulau Tengah, Kepulauan Seribu dengan harga beli
    sebesar Rp15.800.000.000. Aset tersebut telah diserah terima dengan baik oleh Perusahaan melalui
    berita acara serah terima dengan PT Setia utama Island.

    Aset tersebut sedang dalam proses penjualan dengan cara pengalihan PPJB oleh Perusahaan
    kepada pihak berelasi.




                                                           29
Page 34
                   PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
           DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                               (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. ASET TETAP (lanjutan)
    Aset dalam penyelesaian merupakan proyek pembangunan fasilitas pendukung hotel yang masih
    dalam tahap penyelesaian.

    Alokasi beban penyusutan adalah sebagai berikut:
                                                                30 September 2025 30 September 2024
    Beban umum dan administrasi (Catatan 27)                          4.891.763.360          4.900.197.207
    Jumlah                                                            4.891.763.360          4.900.197.207

    Biaya perolehan aset tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan sebesar
    Rp19.783.172.151 dan Rp19.051.672.274 masing-masing pada tanggal 30 September 2025 dan 31
    Desember 2024.
    Aset tetap tidak termasuk tanah telah diasuransikan terhadap risiko akibat kerusakan, bencana alam,
    kebakaran dan risiko lainnya pada PT Asuransi Central Asia dengan nilai pertanggungan sebesar
    Rp119.692.733.894 pada 30 September 2025 dan 31 Desember 2024. Manajemen akan
    meningkatkan nilai pertanggungan tersebut untuk menutupi kerugian yang mungkin terjadi.

    Analisis laba (rugi) terkait yang timbul dari penjualan aset tetap adalah sebagai berikut:
                                                                30 September 2025 30 September 2024
    Harga jual                                                          191.351.352              21.793.694
    Nilai buku                                                                  -                       -
    Laba atas penjualan aset tetap                                      191.351.352              21.793.694

    Perusahaan telah melakukan penilaian kembali aset tetap pada tahun 2023 dengan Laporan No.
    00068/2.0004-14/PI/03/0595/1/VI/2024 tanggal 28 Juni 2024 oleh KJPP Pung's Zulkarnain dan Rekan
    yang ditandatangani oleh Ir. Aguson Rosano. MAPPI (Cert.) Laporan penilaian tersebut dilakukan
    sesuai dengan Standar Penilaian Indonesia (SPI) yang ditentukan berdasarkan transaksi terkini
    dalam ketentuan yang wajar dan Peraturan Bapepam-LK No.VIII.C.4 tentang pedoman penilaian dan
    penyajian laporan penilaian properti di pasar modal. Penilaian kembali aset tetap untuk tanah pada
    tanggal 31 Desember 2023 hanya untuk tujuan akuntansi sesuai dengan PSAK No. 216 tentang
    “Aset Tetap” dan tidak ditujukan untuk tujuan pajak. Penentuan nilai wajar dilakukan dengan metode
    pendekatan biaya.




                                                    30
Page 35
                     PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
             DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                  30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                 (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. ASET TETAP (lanjutan)

                                                                31 Desember 2023

    No.      Lokasi                      Alamat Aset                            Jenis Aset             Nilai Wajar       Metode Pendekatan

     1.   Jakarta        Jl. Falatehan I No. 21-22                       Tanah (523 m2)                36.262.200.000    Pendekatan Biaya
                         Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan        Bangunan (3.020 m2)           21.744.000.000    dan Pendapatan

     2.   Jakarta        Jl. Penjernihan Bendungan                       Tanah (501 m2)                29.904.700.000    Pendekatan Biaya
                         Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat               Bangunan (2.974 m2)           19.925.800.000    dan Pendapatan
     3.   Jakarta        Jl. Pinang Kuningan I No.25 Kel. Pondok         Tanah (3.027 m2)              60.181.200.000    Pendekatan Pasar
                         Pinang      Kec. Kebayoran Lama Jakarta
                         Selatan
     4.   Jakarta        Lexington Apartement L : 26-06, Jl. Deplu       Bangunan - Apartemen           2.020.600.000    Pendekatan Pasar
                         Raya No. 12, Bintaro Pesanggrahan Jakarta       Lexington (68 m2)
                         Selatan
                         Lexington Apartement L : 26-08, Jl. Deplu       Bangunan - Apartemen           2.279.400.000    Pendekatan Pasar
                         Raya No. 12, Bintaro Pesanggrahan Jakarta       Lexington (76 m2)
                         Selatan
     5.   Jakarta        Pulau Tengah Kav. 51, Pulau Pari, Pulau         Tanah (1.500 m2)              18.761.600.000    Pendekatan Biaya
                         Seribu Selatan, Kep. Seribu                                                                     dan Pendapatan
                                                                         Bangunan (1.677 m2)           17.608.500.000
     6.   Sumba Barat    Desa Tanjung Karoso, Kec. Kodi, Kab.            Tanah (1.162.282 m2)         135.615.700.000    Pendekatan
          Daya, Nusa     Sumba Barat Nusa Tenggara Timur                                                                 Pendapatan
          Tenggara
          Timur
     7.   Canggu, Bali   Jalan Raya Kayutulang,                          Tanah (7.230 m2)              51.758.300.000    Pendekatan Biaya
                         Desa Canggu, Kec. Kuta Utara, Kab. Badung,      Bangunan (1.674 m2)           10.211.400.000    dan Pendapatan
                         Bali

                                                                           Jumlah                     406.273.400.000


    Surplus revaluasi aset tetap diikhtisarkan sebagai berikut:


                                                                                       Nilai Buku Sebelum
    Jenis                                                       Nilai Wajar                  Revaluasi               Surplus Revaluasi
    Tanah                                                    332.483.700.000                 307.798.580.933             24.685.119.067
    Bangunan                                                  73.789.700.000                  60.360.677.009             13.429.022.991

    Jumlah                                                   406.273.400.000                 368.159.257.942             38.114.142.058

    Mutasi surplus revaluasi aset tetap untuk tahun 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                                            30 September 2025        31 Desember 2024

    Saldo awal                                                                                 192.969.406.371          192.969.406.371
    Surplus revaluasi pada 30 September 2025                                                                 -                        -
    Kepentingan Non-Pengendali                                                                    (709.220.460)            (709.220.460)

                                                                                               192.260.185.911          192.260.185.911
    (Beban) Manfaat Pajak Penghasilan Terkait                                                   (8.385.111.253)          (8.385.111.253)

    Jumlah                                                                                     183.875.074.658          183.875.074.658




                                                                    31
Page 36
                  PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
          DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                               30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                              (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11. ASET LAIN-LAIN

    Rincian per 30 September dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:

                                                           30 September 2025       31 Desember 2024
    Kas yang dibatasi penggunaannya                             1.200.000.000          1.200.000.000
    Jumlah                                                      1.200.000.000          1.200.000.000

    Kas yang di batasi penggunaannya adalah uang jaminan sehubungan dengan pinjaman kredit
    investasi BNI, yang dapat digunakan ketika hutang sudah lunas.

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI

    a. Sifat hubungan dengan pihak berelasi
       Dalam kegiatan usaha normal, Perusahaan dan Entitas Anak melakukan transaksi keuangan
       dengan pihak-pihak berelasi.

       Sifat Pihak Berelasi
       Hubungan dan jenis akun atau transaksi dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:

        No.          Pihak Berelasi                  Hubungan               Sifat Saldo Akun/Transaksi
         1.   Herman Herry Adranacus          Pemegang Saham dan          Utang lain-lain
                                             Komisaris Utama di Entitas
                                                       Anak
         2.   PT Dwimukti Graha              Di bawah pengendali yang     Piutang lain-lain; Utang lain-
              Elektrindo                     sama dengan Perusahaan       lain
                                                  dan Entitas Anak
         3.   PT Dwimukti Inti Boga          Di bawah pengendali yang     Piutang lain-lain; Utang lain-
                                             sama dengan Perusahaan       lain
                                                  dan Entitas Anak
         4.   PT Sotis Hotel Manajemen       Di bawah pengendali yang     Piutang lain-lain; Utang lain-
                                             sama dengan Perusahaan       lain
                                                  dan Entitas Anak
    b. Piutang lain-lain
                                                           30 September 2025       31 Desember 2024
       PT Sotis Hotel Manajemen                                      1.370.000                     -
                                                                     1.370.000                     -
       Provisi atas penurunan nilai                                         -                      -
       Jumlah                                                        1.370.000                     -

       Bagian lancar                                                 1.370.000                     -
       Bagian tidak lancar                                                 -                       -
       Jumlah                                                        1.370.000                     -
       Persentase terhadap jumlah aset                                    0,00                     -




                                                32
Page 37
                    PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
            DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

    c. Utang lain-lain

                                                             30 September 2025      31 Desember 2024
       PT Dwimukti Graha Elektrindo                            111.202.426.473       101.468.048.747
       Herman Herry Adranacus                                    5.627.698.483         5.627.698.483
       PT Dwimukti Inti Boga                                     4.522.120.000                   -
       PT Sotis Hotel Manajemen                                  1.562.031.000         1.300.031.000
       Jumlah                                                  122.914.275.956       108.395.778.230

       Bagian lancar                                             6.084.151.000         1.300.031.000
       Bagian tidak lancar                                     116.830.124.956       107.095.747.230
       Jumlah                                                  122.914.275.956       108.395.778.230
       Persentase terhadap jumlah liabilitas                                52,59              47,93

       Transaksi signifikan dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:

       PT Dwimukti Graha Elektrindo ("DGE")

       Pada tahun 2025, Perusahaan dan Entitas Anak memperoleh tambahan dana dari DGE untuk
       operasional sehingga saldo utang per 30 September 2025 menjadi sebesar Rp111.202.426.473
       terdiri dari saldo utang PT SMK sebesar Rp87.371.486.634, PT DMW sebesar Rp19.594.205.811
       dan saldo utang PT TKP sebesar Rp 4.236.734.028.

       a.    SMK

             Perusahaan menerima pinjaman dari waktu ke waktu dari DGE dan telah melaksanakan
             pembayaran atas pinjaman tersebut kepada DGE. Pada tanggal 31 Desember 2023 sisa
             saldo pinjaman Perusahaan kepada DGE adalah sebesar Rp10.441.864.479. Atas saldo
             sisa hutang tersebut telah dinyatakan dalam Addendum Perjanjian Utang Piutang
             No.289/PHP/XII/2022 tertanggal 30 Desember 2022. Pinjaman tersebut diberikan dengan
             bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran
             pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan
             dengan cash flow Perusahaan.

             Pada tanggal 30 Desember 2024 SMK memiliki utang dan menerima pinjaman dana dari
             waktu ke waktu sebagai mana tercantum pada Perjanjian Pengakuan Hutang No. 214A/SMK-
             DGE/PH/XII/2024 sebesar Rp9.585.483.185.

             Pada tahun 2024 terdapat perjanjian pembaharuan utang (Novasi) pada 31 Desember 2024
             dengan Nomor: 225/SMK-DGE-DMW/PPH/XXI/2024 antara PT Dwimukti Graha Elektrindo,
             PT Dwimukti Mitra Wisata dan PT Satria Mega Kencana. Perjanjian ini bertujuan untuk
             mengalihkan atau memindahkan seluruh Piutang DMW tersebut kepada DGE melalui
             perhitungan utang dengan nilai Utang DMW ke DGE.

             Sehingga saldo utang SMK kepada DGE sebesar Rp87.371.486.634




                                                 33
Page 38
                    PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
            DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

       PT Dwimukti Graha Elektrindo ("DGE") (lanjutan)

       b.    DMW

             Berdasarkan Perjanjian Utang Piutang No.147/PHP/XII/2016 antara DMW (Entitas Anak)
             dengan DGE tanggal 28 Desember 2016, DGE setuju untuk memberikan pinjaman kepada
             DMW sebagai tambahan modal/modal kerja dan atau keperluan operasional DMW dengan
             nilai sebanyak-banyaknya sebesar Rp11.000.000.000 yang dapat diterima secara sekaligus
             ataupun secara bertahap. Atas pinjaman tersebut, tidak dikenakan bunga dan dibayarkan
             kembali secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan
             keuangan DMW.

             Perjanjian ini telah mengalami perubahan melalui Penegasan Perjanjian Utang Piutang
             No.149/PPHP/XII/2017 tanggal 27 Desember 2017, dimana DMW mengakui utang kepada
             DGE sebesar Rp10.825.825.978.

             Berdasarkan Perjanjian Utang Piutang No.150/PHP/XII/2017 antara DMW dengan DGE
             tanggal 28 Desember 2017, DMW setuju untuk memberikan pinjaman kepada DGE sebagai
             tambahan modal/modal kerja dan atau keperluan operasional DGE sebesar
             Rp66.693.458.803. Atas pinjaman tersebut, tidak dikenakan bunga dan dibayarkan kembali
             secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan keuangan DGE.


             Atas kedua Perjanjian Utang Piutang di atas (No.149/PPHP/XII/2017 dan
             No.150/PHP/XII/2017), DMW dan DGE membuat Perjanjian Perjumpaan Utang
             (Kompensasi) pada tanggal 28 Desember 2017, dimana kedua belah pihak setuju untuk
             melakukan perjumpaan utang/kompensasi antara saldo utang DGE kepada DMW sebesar
             Rp66.693.458.803 dengan saldo utang DMW kepada DGE sebesar Rp10.825.825.978
             sehingga saldo akhir utang DGE kepada DMW menjadi sebesar Rp55.867.632.824.

             Sehubungan dengan Perjanjian Pembaharuan Utang (Novasi) antara Perusahaan, DMW
             dan DGE, dimana DGE bermaksud melunasi sebagian utangnya kepada DMW dengan jalan
             Perusahaan menyatakan mengakui utang kepada DMW sejumlah Rp12.527.470.050 maka
             atas novasi tersebut, saldo utang DGE kepada DMW yang sebelumnya sebesar
             Rp55.867.632.824 setelah dikurangi nilai utang di dalam novasi sebesar Rp12.527.470.050
             maka akan menjadi sebesar Rp43.340.162.774.

             Berdasarkan Nota Kesepahaman tanggal 29 Desember 2017 antara DMW dengan DGE,
             dimana atas nilai sisa utang DGE kepada DMW sebesar Rp43.340.162.774 (“Sisa Utang”)
             akan dilunasi oleh DGE dengan cara menjual kepada DMW sebidang tanah yang terletak di
             daerah Propinsi DKI Jakarta, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kecamatan Kebayoran
             Lama, Kelurahan Pondok Pinang yang dikenal sebagai Jalan Pinang Kuningan I
             sebagaimana diuraikan dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.09017/Pondok Pinang
             tertanggal 21 November 2017 seluas 3.239m2 yang terdaftar atas nama DGE. Harga Jual
             Beli yang disepakati adalah sebesar Rp54.122.438.057 yang pembayarannya dilakukan
             secara bertahap oleh DMW dengan cara sebagai berikut:
             1. Sejumlah sisa utang diakui sebagai pembayaran uang muka oleh DMW kepada DGE
                  atas pembelian tanah pada saat tanggal penandatanganan Nota Kesepahaman.
             2.   Sebesar Rp10.782.275.282 akan dibayarkan selambat-lambatnya pada tanggal 29
                  Desember 2018 yang akan diikuti dengan penandatanganan Akta Jual Beli.




                                                34
Page 39
                    PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
            DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

       PT Dwimukti Graha Elektrindo ("DGE") (lanjutan)

       b.    DMW (lanjutan)

             Atas nota kesepahaman di atas, DMW mencatat saldo masing-masing sebesar
             Rp43.340.162.774 sebagai Uang Muka Pembelian Tanah pada Laporan Posisi Keuangan
             Konsolidasian per 31 Desember 2017.

             Pada tahun 2018, DMW memperoleh pinjaman dari DGE dengan total sebesar
             Rp11.733.332.653 per 31 Desember 2018 yang tertuang di dalam perubahan kedua
             Perjanjian Utang Piutang No. 166/PPHP-II/XII/2018 tanggal 28 Desember 2018.

             Pada tanggal 31 Desember 2018, sesuai dengan Perjanjian Pembaharuan Utang (Novasi)
             antara DGE, DMW dan Perusahaan, bahwa Perusahaan bermaksud mengalihkan sebagian
             utangnya dengan DGE menjadi utang kepada DMW dan DMW ingin melunasi sebagian
             utangnya kepada DGE dengan memperhitungkan uang muka pembelian tanah Pondok
             Pinang sehingga jumlah pinjaman adalah sebagai berikut:
             1. Saldo utang Perusahaan kepada DGE sebesar Rp28.740.395.980 telah dialihkan
                  menjadi utang kepada DMW. Saldo utang Perusahaan kepada DMW per 31 Desember
                  2018 adalah sebesar Rp68.832.147.811 dan saldo utang Perusahaan kepada DGE per
                  31 Desember 2018 adalah sebesar Rp4.153.781.850.
             2. Saldo uang muka pembelian tanah Pondok Pinang sebesar Rp43.340.162.774
                  diperhitungkan dengan utang DMW kepada DGE sebesar Rp11.733.332.653 dan
                  pengalihan atas utang Perusahaan kepada DGE yang diterima oleh DMW yaitu
                  sebesar Rp28.740.395.980 sehingga saldo uang muka pembelian tanah Pondok
                  Pinang per 31 Desember 2018 yaitu sebesar Rp2.866.434.141.

             Pada tanggal 30 Desember 2022 dibuat Penegasan Nota Kesepahaman antara DMW
             dengan DGE untuk melakukan Addendum II atas Nota Kesepahaman dimana para pihak
             sepakat untuk mengubah ketentuan dan menegaskan kembali pasal 2 pada MOU, sebagai
             berikut:
             1.   Sisa utang sebesar Rp2.866.434.141 diakui oleh DGE sebagai pembayaran uang
                  muka oleh DMW kepada DGE atas pembelian tanah Pondok Pinang.
             2.   Sisa pembayaran sebesar Rp51.224.865.859 akan dibayarkan selambat-lambatnya
                  pada tanggal 30 Desember 2024 yang diikuti dengan penandatanganan Akta Jual Beli.
             3.   Semua syarat dan ketentuan hutang piutang sebagaimana dinyatakan dan ditetapkan
                  dalam Perjanjian terdahulu yang telah ada, selama tidak dinyatakan berubah dalam
                  Penegasan Perjanjian, tetap berlaku sebagaimana adanya.

             Pada tahun 2023, uang muka yang diberikan oleh DMW senilai Rp2.866.434.141 sesuai
             dengan adendum nota kesepahaman tahun 2022 dikompensasikan menjadi pembayaran
             utang DMW kepada DGE. Yang berarti DMW tidak menjadi membeli tanah Pondok Pinang
             dan tidak terdapat sisa pembayaran yang harus dibayar oleh DMW.




                                                35
Page 40
                    PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
            DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

       PT Dwimukti Graha Elektrindo ("DGE") (lanjutan)

       b.    DMW (lanjutan)

             DMW menerima pinjaman dari waktu ke waktu dari DGE dan telah melaksanakan
             pembayaran atas pinjaman tersebut kepada DGE. Pada tanggal 31 Desember 2023 sisa
             saldo pinjaman Perusahaan kepada DGE adalah sebesar Rp75.717.419.658. Atas saldo
             sisa hutang tersebut telah dinyatakan dalam Addendum II Perjanjian Utang Piutang
             No.284/DGE-DMW/PHP/XII/2023 tertanggal 29 Desember 2023. Pinjaman tersebut
             diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya.
             Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang
             disesuaikan dengan cash flow DMW.

             DMW menerima pinjaman dari DGE pada tanggal 30 Desember 2024 yang telah dinyatakan
             pada Addendum III Perjanjian Utang Piutang No.213/DGE-DMW/PHP/XII/2024 sebesar
             Rp88.425.009.260. Pinjaman tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun
             dengan tanpa biaya tambahan lainnya.

             Pada tahun 2024 terdapat perjanjian pembaharuan utang (Novasi) pada 31 Desember 2024
             dengan Nomor: 225/SMK-DGE-DMW/PPH/XXI/2024 antara PT Dwimukti Graha Elektrindo,
             PT Dwimukti Mitra Wisata dan PT Satria Mega Kencana. Perjanjian ini bertujuan untuk
             mengalihkan atau memindahkan seluruh Piutang DMW tersebut kepada DGE melalui
             perhitungan utang dengan nilai Utang DMW ke DGE.

             Sehingga saldo hutang DMW kepada DGE per 30 September 2025 dan 31 Desember 2024
             sebesar Rp19.594.205.811 dan Rp11.574.205.810.

       c.    TKP

             Berdasarkan Addendum Perjanjian Hutang Piutang No.284/PHP/XII/2022 tertanggal 30
             Desember 2022 TKP (Entitas Anak) mengakui dan menerima pinjaman dari DGE sebesar
             Rp2.110.516.548. Pinjaman tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun
             dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara
             bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow TKP.

             TKP menerima pinjaman dari DGE pada tanggal 31 Desember 2024 yang telah dinyatakan
             pada Addendum II Perjanjian Utang Piutang No.217/TKP-DGE/PHP/XII/2024 sebesar
             Rp3.457.556.303. Pinjaman tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun
             dengan tanpa biaya tambahan lainnya.

             TKP menerima pinjaman dari DGE dari waktu ke waktu pada tahun 2025 sehingga utang
             TKP ke DGE per 30 September 2025 sebesar Rp4.236.734.028.




                                               36
Page 41
                    PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
            DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

       Herman Herry Adranacus ("HHA")
       a.    DMW
             Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham No.041/PPS/I/2015 tanggal5 Januari
             2015 antara DMW dengan HHA (Pihak pertama) ,dimana pihak pertama setuju untuk
             memberikan pinjaman sebanyak-banyaknya Rp4.000.000.000 yang dapat diterima sekaligus
             ataupun secara bertahap. Atas pinjaman tersebut tidak dikenakan bunga dan dibayarkan
             kembali setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan keuangan DMW. Saldo
             utang DMW per 31 Desember 2015 adalah sebesar Rp 3.712.180.219.
             Perjanjian tersebut telah diubah beberapa kali yaitu sebagai berikut:
             1. Penegasan Pertama No.046/PPPS/I/2016 tanggal 5 Januari 2016, dimana DMW
                  mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp3.712.180.219. Saldo utang DMW
                  per 31 Desember 2016 adalah sebesar Rp 3.712.180.219.
             2.   Penegasan Kedua No.046/PPPS/I/2017 tanggal 5 Januari 2017, dimana DMW
                  mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp3.712.180.219. Saldo utang DMW
                  per 31 Desember 2017 adalah sebesar Rp 3.712.180.219.
             3.   Perubahan Perjanjian Utang Piutang No.071B/PPHP/XII/2018 tanggal 31 Mei 2018,
                  dimana DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp6.627.698.483. Saldo
                  utang DMW per 31 Mei 2018 sebesar Rp 6.627.698.483.
             4.   Penegasan Perjanjian Utang Piutang No.128/PPPS/XII/2018 tanggal 31 Desember
                  2018, dimana DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp6.627.698.483.
                  Saldo utang DMW per 31 Desember 2018 sebesar Rp 6.627.698.483.

             5.   Penegasan Perjanjian Utang Piutang No.185A/PPPS/XII/2021 tanggal 31 Desember
                  2021, dimana DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp6.627.698.483.
                  Saldo utang DMW per 31 Desember 2021 sebesar Rp 6.627.698.483.

             6.   Penegasan Perjanjian Utang Piutang No.285/PHP/XII/2022 tanggal 30 Desember
                  2022, dimana DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp6.627.698.483.
                  Saldo utang DMW per 31 Desember 2022 sebesar Rp 6.627.698.483.

             7.   Perjanjian Pembaharuan Utang (Novasi) No.279/HH-DMW/PHP/XII/2023 tanggal 29
                  Desember 2023, dimana DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar
                  Rp5.627.698.483. Saldo utang DMW per 31 Desember 2023 sebesar
                  Rp5.627.698.483.


             8.   Perjanjian Utang No. 222/HH-DMW/PPH/XII/2024 tanggal 30 Desember 2024, dimana
                  DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp5.627.698.483. Saldo utang
                  DMW per 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 sebesar Rp5.627.698.483


             Atas pinjaman tersebut tidak dikenakan bunga dan dibayarkan kembali setiap bulannya
             dengan nominal yang disesuaikan dengan keuangan DMW.




                                               37
Page 42
                    PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
            DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)

       PT Sotis Hotel Manajemen ("SHM")

       Berdasarkan Perjanjian Manajemen Hotel No.0012/CTR/SHM/VIII/2018 tanggal 1 Agustus 2018
       antara Entitas Anak (PT Dwimukti Mitra Wisata) dengan PT Sotis Hotel Manajemen (SHM),
       bahwa Entitas Anak bermaksud menggunakan merk Sotis, sistem manajemen serta jasa
       pengelolaan hotel dari SHM. Jangka waktu perjanjian ini adalah selama periode 2 tahun mulai
       dari tanggal 1 Agustus 2018 sampai dengan 31 Juli 2020. Atas perjanjian ini, Entitas Anak
       membayar biaya pelaksanaan pekerjaan yang terdiri dari incentive management fee sebesar
       Rp70.000.000 setiap bulan untuk masing-masing hotel. Selain itu, Entitas Anak wajib
       mencadangkan 3% dari GOP (Gross Operating Profit ) hotel setiap bulannya sebagai cadangan
       untuk penggantian, penambahan dan penyempurnaan alat terpasang dan perlengkapan hotel.
       Dalam periode Januari sampai dengan September 2025 dan 2024, Entitas Anak membayar jasa
       manajemen kepada SHM masing-masing sebesar Rp1.350.000.000 dan Rp1.350.000.000 yang
       dicatat sebagai “Jasa Manajemen” sebagai bagian dari Beban Umum dan Administrasi (Catatan
       27).

       Berdasarkan Addendum IV Perjanjian Hutang Piutang No.220/SHM-DMW/PHP/XII/2024
       tertanggal 31 Desember 2024 DMW telah menerima pinjaman dari SHM sebesar
       Rp1.300.031.000.

       Adapun perincian jumlah pinjaman tersebut sebagai berikut:
       1. Pinjaman untuk dana operasional sebesar Rp 538.031.000.
       2. Biaya Jasa Manajemen (Management Fee) yang belum dibayar atas pengoperasian Sotis
           Hotel sebesar Rp762.000.000. Terhadap biaya Jasa Manajemen (Management Fee ) ini
           tidak dikenakan biaya tambahan berupa denda dan/atau bunga atas keterlambatan
           pembayaran yang belum dilakukan oleh DMW.

       Utang DMW kepada SHM sebesar Rp1.562.031.000 dan Rp1.300.031.000 pada 30 September
       2025 dan 31 Desember 2024.

       PT Dwimukti Inti Boga ("DIB")
       Per 30 September 2025, saldo utang Perusahaan dan entitas anak kepada DIB sebesar
       Rp4.522.120.000 terdiri dari saldo utang SMK sebesar Rp220.000.000, DMW sebesar
       Rp3.920.000.000 dan TKP sebesar Rp382.120.000.

       a.    SMK
             Berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang No. 253/DIB-SMK/PHP/VIII/2025 tertanggal 24
             Agustus 2025 SMK mengakui dan menerima pinjaman dari DIB sebesar Rp220.000.000.
             Pinjaman tersebut diberikan untuk keperluan operasional DMW dengan plafond pinjaman
             sebesar Rp3.000.000.000, bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan
             lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan
             nominal yang disesuaikan dengan cash flow Perusahaan.

       b.    DMW

             Berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang No. 209/DIB-DMW/PHP/VII/2025 tertanggal 21 Juli
             2025 DMW mengakui dan menerima pinjaman dari DIB sebesar Rp3.920.000.000. Pinjaman
             tersebut diberikan untuk keperluan operasional DMW dengan plafond pinjaman sebesar
             Rp8.500.000.000, bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya.
             Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang
             disesuaikan dengan cash flow Perusahaan.



                                               38
Page 43
                    PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
            DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)
       PT Dwimukti Inti Boga ("DIB") (lanjutan)
       c.    TKP
             Berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang No. 195/DIB-TKP/PHP/VII/2025 tertanggal 8 Juli
             2025 Perusahaan mengakui dan menerima pinjaman dari DIB sebesar Rp382.120.000.
             Pinjaman diberikan dengan plafond sebesar Rp1.000.000.000, tidak dikenakan bunga dan
             tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap
             bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow Perusahaan.

    d. Kompensasi manajemen kunci
                                                            30 September 2025 30 September 2024
       Gaji dan imbalan jangka pendek lainnya untuk:
       - Dewan Komisaris                                          686.419.000         955.722.300
       - Direksi                                                1.347.935.000       1.097.987.950
       Jumlah                                                   2.034.354.000       2.053.710.250
       Persentase terhadap jumlah
        beban umum dan administrasi                                    12,67                12,84

13. UTANG USAHA
    a. Berdasarkan pemasok
                                                            30 September 2025   31 Desember 2024
       Pihak ketiga
         Rupiah
           PT Wonderful Indah Jaya                               113.975.995                 -
           Lapak Bawang Setiawan Pamungkas                       111.814.800                 -
           Sari Alam Supplier                                     57.858.293          83.511.154
           PT Rumah Duta Pangan                                   35.509.140          43.989.255
           Makmur Stand Buah                                      33.233.139          10.649.695
           PT Sentra Agro Makmur                                  31.352.600                 -
           CV Jasa Boga Niaga                                     22.108.000          10.290.100
           Pastry The Maleo                                       20.533.480          14.284.830
           PT Wawan Indah Selaras Eltraeska                       18.867.400                 -
           Snack Bites                                            16.043.200                 -
           PT Sahih Mitra Sinergi                                 15.493.775          14.902.350
           CV Santi Jaya Lestari                                  14.709.500          16.825.000
           UD Brojo Mulyo                                         13.822.222                 -
           PT Javindo Prima Perkasa                               12.850.000                 -
           Toko Plastik Rico                                      12.334.000                 -
           Jeng Rince Kitchen                                     11.440.000          11.634.000
           PT Sumber Tirta Sentosa                                10.174.650                 -
           PT Sentralsari Primasentosa                                   -            15.186.000
           PT Yuza Graha Gemilang Raya                                   -            18.482.750
           PT Seiga Plus Energy                                          -            17.800.000
           PT Fitra Food International                                   -            15.192.133
           Pratama Laundry & Dry Cleaning                                -            11.581.500
           PT Paskomnas Niaga Utama                                      -            16.161.454
           Lain-lain (masing-masing dibawah Rp10.000.000)        319.504.259         182.513.847
       Jumlah                                                    871.624.453         483.004.068


                                                  39
Page 44
                   PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
           DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                               (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. UTANG USAHA (lanjutan)
    b. Berdasarkan umur
        Rincian utang usaha dikategorikan berdasarkan tanggal tertagih adalah sebagai berikut :

                                                             30 September 2025      31 Desember 2024
        0 - 30 hari                                                 472.488.653           268.502.172
        31 - 60 hari                                                185.013.348           100.481.677
        61 - 90 hari                                                 40.765.722            23.649.541
        > 90 hari                                                   173.356.730            90.370.678
        Jumlah                                                      871.624.453           483.004.068

    Seluruh utang usaha kepada pihak ketiga merupakan utang kepada pemasok dalam mata uang
    Rupiah per 30 September 2025 dan 31 Desember 2024. Seluruh utang usaha berjangka waktu 30
    sampai dengan 120 hari dan tanpa jaminan.

14. UTANG LAIN-LAIN
                                                             30 September 2025      31 Desember 2024
    Pihak ketiga
      PT Asuransi Central Asia                                              -              39.797.164
      Lainnya                                                        25.563.772           118.931.243
                                                                     25.563.772           158.728.407

    Pihak berelasi (catatan 12c)                                122.914.275.956       108.395.778.230
    Jumlah                                                      122.939.839.728       108.554.506.637

    Bagian lancar                                                 6.109.714.772         1.458.759.407
    Bagian tidak lancar                                         116.830.124.956       107.095.747.230
    Jumlah                                                      122.939.839.728       108.554.506.637

    Seluruh utang lain-lain kepada pihak berelasi dilakukan tanpa dikenakan bunga, tanpa jaminan dan
    jatuh tempo sewaktu-waktu.

15. BEBAN AKRUAL

                                                             30 September 2025      31 Desember 2024
    Jasa Pelayanan                                                  550.168.674           600.236.472
    Kerusakan dan Penggantian                                       392.578.966           348.904.780
    Cadangan Penggantian Perlengkapan Inventaris Hotel              341.109.927           218.507.172
    Gaji dan Tunjangan                                              133.560.322           385.109.061
    Kontrak Service                                                  87.839.771                     -
    Komisi                                                           86.080.115            71.743.578
    Jasa Profesional                                                 33.480.000           100.000.000
    Listrik                                                          29.121.681            77.548.025
    Pembelian aset                                                            -           118.640.000
    Lain-lain                                                       520.468.519           356.638.067
    Jumlah                                                        2.174.407.975          2.277.327.155




                                                  40
Page 45
                  PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
          DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                               30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                              (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. PERPAJAKAN
   a.   Pajak dibayar dimuka
                                                           30 September 2025     31 Desember 2024
        Perusahaan
         Pasal 21                                                         -               8.677.320
         Pajak Pertambahan Nilai                                4.759.007.177         4.790.913.030
        Entitas anak
         Pasal 23                                                  98.130.821             5.891.637
        Jumlah                                                  4.857.137.998         4.805.481.987

   b.   Utang pajak
                                                           30 September 2025     31 Desember 2024
        Perusahaan
         Pajak penghasilan badan                                          -                     -
         Pasal 21                                                  47.301.397            75.842.550
         Pasal 23                                                     269.000               818.001
        Entitas anak
         Pajak penghasilan badan                                          -                     -
         Pajak pembangunan 1                                      215.684.574           245.253.175
         Pasal 21                                                   4.249.242            64.411.616
         Pasal 23                                                   1.831.041            16.103.819
         Pasal 25/29                                              165.223.531           275.301.813
         Pasal lainnya                                             19.500.000            44.000.000
        Jumlah                                                    454.058.785           721.730.974

   c.   Beban (Manfaat) Pajak Penghasilan
                                                           30 September 2025 30 September 2024
        Kini
          Anak                                                    165.223.531                        -
        Tangguhan
          Perusahaan                                                5.500.000                        -
          Anak                                                    (41.831.620)                       -
        Jumlah                                                    128.891.911                        -

        Rekonsiliasi antara laba sebelum Pajak Penghasilan, seperti yang disajikan dalam laporan laba
        rugi komprehensif, dengan taksiran laba fiskal untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30
        September dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
                                                           30 September 2025 30 September 2024
        Laba sebelum Pajak Penghasilan konsolidasian          (11.712.035.492)      (10.946.034.565)
        Laba sebelum Pajak Penghasilan - Entitas anak           4.693.580.160         2.675.313.891
        Laba sebelum Pajak Penghasilan Perusahaan              (7.018.455.332)       (8.270.720.674)

        Beda waktu:
        Realisasi Pembayaran Manfaat                              (25.000.000)                   -
                                                                  (25.000.000)                   -




                                                41
Page 46
                   PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
           DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                               (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. PERPAJAKAN (lanjutan)
    c.   Beban (Manfaat) Pajak Penghasilan (lanjutan)
                                                           30 September 2025 30 September 2024

         Beda tetap:
         Jasa giro                                                      (1.754)                  -
         Pendapatan Lain-lain                                     (551.250.000)                  -
         Beban yang tidak dapat dikurangkan lain-lain              566.548.687                   -
                                                                    15.296.933                   -
         Taksiran Rugi Fiskal                                   (7.028.158.399)      (8.270.720.674)
         Rugi Fiskal Tahun sebelumnya:
           Tahun 2020                                           (8.273.978.141)      (8.273.978.141)
           Tahun 2021                                           (8.912.287.273)      (8.912.287.273)
           Tahun 2022                                           (9.302.166.990)      (9.302.166.990)
           Tahun 2023                                           (8.167.893.601)      (8.167.893.601)
           Tahun 2024                                           (8.280.936.546)                 -
         Taksiran Akumulasi Rugi Fiskal                        (49.965.420.950)     (42.927.046.679)

         Rugi fiskal Perusahaan dapat dikompensasikan dengan laba kena pajak untuk periode lima
         tahun mendatang sejak kerugian fiskal terjadi. Namun, Manajemen berpendapat bahwa
         Perusahaan tidak akan memiliki laba kena pajak yang mengakibatkan akumulasi rugi fiskal
         tersebut dapat digunakan sebelum tanggal kadaluarsanya, sehingga aset pajak tangguhan atas
         rugi fiskal tersebut tidak diakui.
         Rekonsiliasi antara rugi sebelum pajak final dan pajak penghasilan konsolidasian dengan
         taksiran rugi fiskal Perusahaan diatas menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan.
    d.   Aset Pajak Tangguhan
         Pajak tangguhan dihitung berdasarkan pengaruh dari perbedaan temporer antara jumlah tercatat
         aset dan liabilitas menurut komersial dengan ketentuan pajak, dengan rincian perhitungan
         sebagai berikut:




                                                 42
Page 47
                   PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
           DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                               (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. PERPAJAKAN (lanjutan)

    d.   Aset Pajak Tangguhan (lanjutan)
                                                                          30 September 2025
                                                                                        Dikreditkan
                                                                     Dikreditkan      (dibebankan) ke
                                                                   (dibebankan) ke      penghasilan     30 September
                                               1 Januari 2025     laporan laba rugi    komprehensif         2025

         Perusahaan
         Liabilitas Pajak Tangguhan - Bersih
         Aset Tetap                            (26.264.355.311)                  -                  -   (26.264.355.311)
         Imbalan kerja                            185.454.337           (5.500.000)                 -      179.954.337

         Jumlah                                (26.078.900.974)         (5.500.000)                 -   (26.084.400.974)

         Entitas Anak
         Aset Pajak Tangguhan - Bersih
         Aset Tetap                             1.974.039.026                    -                  -    1.974.039.026
         Cadangan penurunan piutang                   915.735             692.723                   -        1.608.458
         Imbalan kerja                            157.676.049                    -                  -      157.676.049
         Amortisasi                              (113.361.593)         15.727.150                   -       (97.634.443)
         Cadangan FF&E                                       -         25.411.747                   -       25.411.747

         Jumlah Aset Pajak Tangguhan            2.019.269.217          41.831.620                   -    2.061.100.837

         Liabilitas Pajak Tangguhan - Bersih
         Aset Tetap                            (27.547.550.800)                  -                  -   (27.547.550.800)

         Jumlah Liabilitas Pajak Tangguhan     (27.547.550.800)                  -                  -   (27.547.550.800)


         Konsolidasian
         Aset Pajak Tangguhan
          Entitas Anak :
           PT Dwimukti Mitra Wisata             2.019.269.217                                            2.061.100.837
         Liabilitas Pajak Tangguhan
          Perusahaan                           (26.078.900.974)                                         (26.084.400.974)
          Entitas Anak :
           PT Tanjung Karoso Permai            (27.547.550.800)                                         (27.547.550.800)

                                               (53.626.451.774)                                         (53.631.951.774)

         Manfaat (Beban) Pajak Tangguhan                               36.331.620                   -




                                                        43
Page 48
                   PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
           DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                               (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. PERPAJAKAN (lanjutan)

    d.   Aset Pajak Tangguhan (lanjutan)
                                                                           31 Desember 2024
                                                                                        Dikreditkan
                                                                     Dikreditkan      (dibebankan) ke
                                                                   (dibebankan) ke      penghasilan      31 Desember
                                               1 Januari 2024     laporan laba rugi    komprehensif          2024

         Perusahaan
         Liabilitas Pajak Tangguhan - Bersih
         Aset Tetap                            (26.264.355.311)                  -                  -    (26.264.355.311)
         Imbalan kerja                            298.683.673        (113.229.336)                  -       185.454.337

         Jumlah                                (25.965.671.638)      (113.229.336)                  -    (26.078.900.974)

         Entitas Anak
         Aset Pajak Tangguhan - Bersih
         Aset Tetap                             1.963.524.611          10.514.415                   -     1.974.039.026
         Cadangan penurunan piutang                 1.170.163             (254.428)                             915.735
         Imbalan kerja                             34.700.794         142.552.628         (19.577.373)      157.676.049
         Amortisasi                                (91.075.796)        (22.285.797)                 -      (113.361.593)
         Cadangan FF&E                                       -                   -                  -                  -

         Jumlah Aset Pajak Tangguhan            1.908.319.772         130.526.818         (19.577.373)    2.019.269.217

         Liabilitas Pajak Tangguhan - Bersih
         Aset Tetap                            (27.547.550.800)                  -                  -    (27.547.550.800)

         Jumlah Liabilitas Pajak Tangguhan     (27.547.550.800)                  -                  -    (27.547.550.800)

         Konsolidasian
         Aset Pajak Tangguhan
          Entitas Anak :
           PT Dwimukti Mitra Wisata             1.908.319.772                                             2.019.269.217
         Liabilitas Pajak Tangguhan
          Perusahaan                           (25.965.671.638)                                          (26.078.900.974)
          Entitas Anak :
           PT Tanjung Karoso Permai            (27.547.550.800)                                          (27.547.550.800)

                                               (53.513.222.438)                                          (53.626.451.774)

         Manfaat (Beban) Pajak Tangguhan                               17.297.482         (19.577.373)




                                                        44
Page 49
                  PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
          DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                               30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                              (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. PERPAJAKAN (lanjutan)

    e.   Pengampunan Pajak
         Pada tahun 2017 dan 2016, Perusahaan dan Entitas Anak ikut berpartisipasi dalam program
         pengampunan pajak. Perusahaan dan Entitas Anak telah melaporkan Surat Pernyataan Harta
         untuk Pengampunan Pajak (SPHPP) kepada Direktorat Jenderal Pajak antara tanggal 28
         September 2016 sampai dengan 31 Maret 2017. Aset dan liabilitas pengampunan pajak yang
         dideklarasikan oleh Perusahaan dan Entitas Anak adalah sebagai berikut:

                                  Jenis Aset/Liabilitas                               Jumlah
         Kas                                                                       22.205.650.000
         Bank                                                                          16.857.636
         Investasi dalam saham                                                      2.500.000.000
         Investasi dalam Saham yang Dikelompokkan dalam Aset Lepasan                4.950.000.000
         Tanah                                                                     41.899.430.000
         Bangunan                                                                   4.176.000.000
         Kendaraan                                                                  1.798.600.000
         Utang Bank                                                                  (516.930.801)
         Utang Lain-lain                                                          (11.850.000.000)
         Liabilitas Sewa Pembiayaan                                                   (80.846.577)
                                                                                   65.098.760.258

         Seluruh aset dan liabilitas terkait dengan pengampunan pajak yang dideklarasikan oleh
         Perusahaan dan Entitas Anak telah diakui, diukur dan dibukukan sesuai dengan kriteria yang
         ditentukan dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) umum.

         Perusahaan dan Entitas Anak membayar uang tebusan sebesar Rp197.500.000 pada tahun
         2017 dan dicatat sebagai bagian dari Beban Pajak dalam akun Penghasilan (Beban) Lain-lain.

    f.   Ketetapan Pajak

         Pada 31 Desember 2024, Perusahaan menerima Surat Tagihan Pajak (”STP”) untuk berbagai
         jenis pajak tahun fiskal 2021 yang menyatakan sanksi administrasi atas keterlambatan
         pelaporan sebesar Rp 4.668.579. Perusahaan telah menyetujui tagihan pajak tersebut dan
         dicatat sebagai beban pajak pada laba atau rugi tahun 2024.

         Jenis Pajak       Periode Pajak                  No. SKP                     Jumlah SKP
            PPH            Desember 2021             00026/103/21/019/24                 1.657.929
            PPH            Desember 2021             00072/101/21/019/24                 3.010.650
                                                           TOTAL                         4.668.579




                                                45
Page 50
                   PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
           DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                               (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. PERPAJAKAN (lanjutan)

    f.   Ketetapan Pajak (lanjutan)
         Pada 31 Desember 2024, Perusahaan menerima Surat Tagihan Pajak (”STP”) untuk berbagai
         jenis pajak tahun fiskal 2021 yang menyatakan sanksi administrasi atas keterlambatan
         pelaporan sebesar Rp 38.645.890. Perusahaan telah menyetujui tagihan pajak tersebut dan
         dicatat sebagai beban pajak pada laba atau rugi tahun 2024.

         Jenis Pajak      Periode Pajak                    No. SKP                      Jumlah SKP
             PPH           Februari 2021           S-403/P2DK/KPP.0708/2024                 1.106.000
             PPH            Maret 2021             S-403/P2DK/KPP.0708/2024                 1.106.200
             PPH            April 2021             S-403/P2DK/KPP.0708/2024                 1.106.200
             PPH             Mei 2021              S-403/P2DK/KPP.0708/2024                 1.106.200
             PPH             Juni 2021             S-403/P2DK/KPP.0708/2024                 1.106.200
             PPH             Juli 2021             S-403/P2DK/KPP.0708/2024                 1.106.200
             PPH           Agustus 2021            S-403/P2DK/KPP.0708/2024                 1.106.200
             PPH          September 2021           S-403/P2DK/KPP.0708/2024                 1.106.200
             PPH           Oktober 2021            S-403/P2DK/KPP.0708/2024                 1.106.200
             PPH          November 2021            S-403/P2DK/KPP.0708/2024                 1.106.200
             PPH          Desember 2021            S-403/P2DK/KPP.0708/2024                 1.106.200
             PPH          Desember 2021            S-403/P2DK/KPP.0708/2024                23.693.291
             PPH           Februari 2021              00022/101/21/054/25                     249.513
             PPH            Maret 2021                00023/101/21/054/25                     257.523
             PPH            April 2021                00024/101/21/054/25                     254.868
             PPH             Mei 2021                 00025/101/21/054/25                     252.213
             PPH             Juni 2021                00026/101/21/054/25                     252.213
             PPH             Juli 2021                00027/101/21/054/25                     252.213
             PPH           Agustus 2021               00028/101/21/054/25                     249.558
             PPH          September 2021              00029/101/21/054/25                     246.903
             PPH           Oktober 2021               00030/101/21/054/25                     246.903
             PPH          November 2021               00031/101/21/054/25                     244.248
             PPH          Desember 2021               00032/101/21/054/25                     249.671
             PPH          Desember 2024               00180/101/24/054/25                      28.773
                                                            TOTAL                          38.645.890

    g.   Administrasi

         Undang-undang perpajakan yang berlaku di Indonesia mengatur bahwa Perusahaan
         menghitung, menetapkan dan membayar sendiri besarnya jumlah pajak yang terutang secara
         individu. Berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, DJP dapat menetapkan
         atau mengubah jumlah pajak terutang dalam jangka waktu 5 (lima) tahun.

         Pemerintah mengurangi tarif Pajak Penghasilan Badan menjadi 22% untuk tahun 2020-2021
         dan 20% untuk tahun 2022 dan seterusnya, sesuai dengan Pasal 5 bagian 1 dari Perppu No. 1
         tahun 2020. Kebijakan ini mulai berlaku sejak 31 Maret 2020, setelah dikeluarkannya Peraturan
         sebagai Pengganti Undang-Undang tentang Kebijakan Stabilitas Sistem Keuangan dan
         Kebijakan Sistem Keuangan sehubungan dengan Wabah Virus Corona 2019 (“COVID-19”)
         dan/atau untuk mengantisipasi ancaman yang akan membahayakan Ekonomi Nasional dan/atau
         Stabilitas Sistem Keuangan Negara. Perppu tersebut telah diundangkan dalam Undang-undang
         No. 2 Tahun 2020 yang berlaku efektif 18 Mei 2020.

         Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang-Undang Republik Indonesia
         No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (“UU HPP”). Aturan tersebut
         menetapkan tarif pajak penghasilan badan menjadi sebesar 22% yang mulai berlaku pada tahun
         pajak 2022 dan seterusnya.




                                                 46
Page 51
                 PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                  PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
         DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                              30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                             (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. UTANG BANK

                                                          30 September 2025     31 Desember 2024
   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                     52.150.000.000       58.900.000.000
   Dikurangi:
     Biaya Transaksi Utang Bank yang Belum
       Diamortisasi                                             (241.194.772)        (312.681.816)
   Bagian yang Jatuh Tempo dalam Waktu Satu Tahun             (9.813.488.393)      (8.905.873.087)
   Bagian yang Jatuh Tempo Lebih dari Satu Tahun              42.095.316.835       49.681.445.097

   Entitas Anak
   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
   Berdasarkan Perjanjian Kredit No.240/JRM/PK-KI/2017 tanggal 15 Desember 2017 antara
   PT Dwimukti Mitra Wisata (Entitas Anak) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Entitas Anak
   mendapatkan Fasilitas Kredit Investasi dengan maksimum kredit sebesar Rp100.000.000.000 untuk
   keperluan refinancing pembiayaan Hotel Sotis Falatehan dan Sotis Residence Penjernihan berikut
   sarana prasarana, mesin dan perlengkapan.

   Jangka waktu kredit diberikan selama 144 bulan terhitung sejak tanggal 15 Desember 2017 sampai
   dengan 14 Desember 2029. Pinjaman ini dikenakan bunga mengambang dan memiliki jadwal
   pembayaran atas angsuran pokok setiap bulannya yang berkisar antara Rp300.000.000-
   Rp1.300.000.000 per bulan selama jangka waktu kredit. Tingkat suku bunga yang dikenakan atas
   pinjaman di tahun 2025 dan 2024 adalah sebesar 12% per tahun.

   Jaminan yang diberikan atas fasilitas kredit tersebut adalah:
   - Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1458/melawai seluas 523 m2 di Jalan Falatehan I No.21 dan
      22, Jakarta Selatan yang terdaftar atas nama PT Satria Mega Kencana (Perusahaan).
   -   Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1256/bendungan hilir seluas 567 m2 di Jalan Penjernihan I
       No.10B, Jakarta Pusat yang terdaftar atas nama PT Dwimukti Graha Elektrindo.
   -   Jaminan perusahaan oleh PT Satria Mega Kencana (Perusahaan) dan PT Dwimukti Graha
       Elektrindo.
   -   Jaminan perorangan oleh Vonny Kristiani.

   Jumlah pembayaran pokok pinjaman atas fasilitas tersebut sebesar Rp6.750.000.000 dan
   Rp5.850.000.000 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 dan 30 September
   2024.

   Saldo utang pinjaman per 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 masing-masing sebesar Rp
   51.908.805.228 dan Rp 58.587.318.184.




                                                  47
Page 52
                    PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
            DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. UTANG BANK (lanjutan)

    Atas fasilitas tersebut, terdapat beberapa batasan yang tidak diperkenankan untuk dilakukan oleh
    Entitas Anak yaitu:
    a. Mengubah bentuk atau status hukum Entitas Anak, anggaran dasar, memindah tangankan
       saham Entitas Anak yang mengakibatkan perubahan pemegang saham dominan;
    b.   Mengubah susunan pengurus, direksi, komisaris dan kepemilikan saham Entitas Anak;
    c.   Mengadakan merger dan/atau konsolidasi;
    d.   Melakukan akuisisi/pengambilalihan aset milik pihak ketiga;
    e.   Mengijinkan pihak lain menggunakan Entitas Anak untuk kegiatan pihak lain;
    f.   Melunasi seluruh atau sebagian utang ke pemegang saham atau perusahaan afiliasi;
    g.   Menjual atau menyewakan harta kekayaan atau barang-barang agunan;
    h.   Melakukan interfinancing dengan perusahaan afiliasi, induk, entitas anak tanpa underlying
         transaction ;
    i.   Mengalihkan seluruh atau sebagian hak dan kewajiban berdasarkan perjanjian kredit kepada
         pihak lain;
    j.   Menggunakan dana Entitas Anak untuk tujuan diluar usaha yang dibiayai dengan fasilitas kredit;
    k.   Menerima fasilitas kredit baru dari bank lain;
    l.   Mengikatkan diri sebagai penjamin dan menjaminkan harta kekayaan yang telah dijaminkan
         kepada pihak lain;
    m.   Membayar dividen;
    n.   Melakukan likuidasi;
    o.   Melakukan investasi yang melebihi proceed Entitas Anak;
    p.   Membuka usaha baru yang tidak terkait dengan usaha yang telah ada;
    q.   Membuat perjanjian dan transaksi tidak wajar, namun tidak terbatas pada:
         - Mengadakan atau membatalkan kontrak yang dapat mempengaruhi kelancaran usaha.
         - Mengadakan kerjasama yang mengancam keberlangsungan usaha.
         - Mengadakan transaksi dengan pihak lain dengan cara-cara yang berada di luar kebiasaan
           yang wajar.

    Disamping itu, terdapat juga rasio-rasio keuangan yang harus dipenuhi oleh Entitas Anak yaitu:
    a. Current Ratio (Rasio Lancar) minimal 1 kali;
    b. Debt to Equity Ratio maksimal 2,5 kali;
    c. Debt Service Coverage minimal 100%.

    Per tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, rasio-rasio keuangan DMW (Entitas Anak)

                                                           30 September 2025       31 Desember 2024
    Current Ratio                                               0,49 kali                0,64 kali
    Debt to Equity Ratio                                        -1,22 kali               -1,19 kali
    Debt Service Coverage                                         2,62%                   15,11%

    Per tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, Perusahaan belum dapat memenuhi
    batasan Rasio Lancar sebesar minimal 1 kali, dan atas syarat Debt Debt to Equity Ratio (DER) dan
    Debt Service Coverage (DSCR).

    Pada tanggal 17 Juli 2018, Entitas Anak mendapatkan surat tertulis dari BNI No.JRM/1/365/R terkait
    batasan yang tidak diperkenankan untuk dilakukan oleh Entitas Anak, yaitu membayar dividen.
    Berdasarkan surat tersebut, Entitas Anak dapat membagi dividen tanpa persetujuan BNI selama
    Entitas Anak masih memenuhi financial convenant yang ditetapkan oleh BNI. Pemberitahuan wajib
    dilakukan 7 hari kerja sebelum tanggal efektif pembayaran dividen.




                                                  48
Page 53
                  PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
          DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                               30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                              (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. LIABILITAS SEWA PEMBIAYAAN

                                                                30 September 2025    31 Desember 2024
   Jumlah utang sewa guna usaha                                       104.405.000          153.860.000
   Pembayaran                                                         (65.940.000)         (65.940.000)
                                                                       38.465.000           87.920.000
   Dikurangi:
     Bagian jangka pendek                                              38.465.000           65.940.000
   Bagian jangka panjang                                                        -           21.980.000

   Liabilitas sewa pembiayaan merupakan sewa pembiayaan kepada Bank Central Asia yang dilakukan
   oleh entitas anak DMW pada unit Sotis Falatehan untuk kendaraan operasional. Jangka waktu nya
   adalah 3 tahun dengan bunga 2,66% setiap tahunnya


19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA
   Perusahaan dan Entitas Anak mencatat liabilitas imbalan pasca kerja sesuai UU CIPTAKERJA
   No.11/2020 berdasarkan perhitungan aktuaris independen, Kantor Konsultan Aktuaria Arya Bagiastra
   yang dalam laporannya tertanggal 29 Februari 2024 dan 14 Maret 2023 untuk perhitungan per 30
   September 2025 dan 31 Desember 2024 dengan menggunakan metode Proyeksi Kredit Unit, dengan
   asumsi sebagai berikut :

                                                           30 September 2025         31 Desember 2024
   Usia pensiun normal                                                                    55 tahun
   Tingkat bunga diskonto (per tahun)                                                  6,91% - 7,10%
   Tingkat kenaikan gaji (per tahun)                                                      10,00%
   Tingkat kematian                                                                        TMI IV
   Tingkat cacat dari tingkat kematian                                                10% dari TMI IV
   Beban imbalan pasca kerja karyawan untuk tahun 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:
                                                                30 September 2025    31 Desember 2024
   Biaya jasa lalu                                                              -                    -
   Biaya jasa kini                                                              -          196.911.154
   Biaya bunga liabilitas manfaat pasti, neto                                   -           98.491.004
   Biaya terminasi                                                              -          (12.244.159)
   Pengakuan Segera dari Biaya Jasa Lalu yang Vested                            -          431.267.281
   Jumlah                                                                       -          714.425.280

   Mutasi liabilitas manfaat karyawan adalah sebagai berikut:
                                                                30 September 2025    31 Desember 2024
   Saldo awal                                                       1.559.685.070        1.515.385.440
   Beban yang diakui di laporan laba rugi                                       -          714.425.280
   Pembayaran tahun berjalan                                          (25.000.000)                   -
   Kurtailmen                                                                   -         (593.381.748)
   Penyesuaian liabilitas atas pengakuan masa kerja lalu                        -          (76.743.902)
   Jumlah                                                           1.534.685.070        1.559.685.070




                                                 49
Page 54
                    PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
            DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan)
    Jumlah tercantum pada laporan posisi keuangan yang timbul dari liabilitas Entitas dalam rangka
    liabilitas imbalan pasca kerja adalah sebagai berikut:
                                                            30 September 2025      31 Desember 2024
    Nilai kini liabilitas imbalan pasti                            1.534.685.070        1.559.685.070
    Jumlah                                                         1.534.685.070        1.559.685.070

    Analisa sensitivitas kuantitatif untuk asumsi-asumsi yang signifikan pada tanggal 31 Desember 2023
    adalah sebagai berikut:

                                                                           Pengaruh atas nilai kini
                   Pemegang saham                     Persentase        liabilitas imbalan pasca kerja
    Tingkat diskonto
      Kenaikan                                          1,00%                           1.466.376.494
      Penurunan                                         1,00%                           1.663.970.521
    Kenaikan gaji di masa depan
      Kenaikan                                          1,00%                           1.653.745.117
      Penurunan                                         1,00%                           1.473.561.099


20. JAMINAN PELANGGAN
                                                            30 September 2025      31 Desember 2024
    Pihak ketiga                                                    159.107.053           256.763.744
    Jumlah                                                          159.107.053           256.763.744

    Jaminan Pelanggan merupakan uang muka atau deposit yang diberikan terlebih dahulu oleh
    pelanggan sebelum menggunakan jasa hotel.

21. MODAL SAHAM
    Berdasarkan Akta Notaris Christina Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn No.12 tertanggal 4 Mei 2018, para
    pemegang saham Perusahaan telah menyetujui untuk:

    -   Meningkatkan modal dasar Perusahaan dari semula sebesar Rp 10.000.000.000 menjadi
        sebesar Rp 240.000.000.000.
    -   Meningkatkan modal ditempatkan dan modal disetor Perusahaan dari semula sebesar
        Rp10.000.000.000 yang terbagi atas 10.000 saham menjadi sebesar Rp60.000.000.000 yang
        terbagi atas 60.000 saham. Peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perusahaan dilakukan
        dengan menerbitkan saham baru dalam simpanan yaitu sebanyak 50.000 saham dengan nilai
        nominal sebesar Rp1.000.000, seluruhnya diambil bagian dan disetor oleh Herman Herry
        Adranacus.

    Perubahan anggaran dasar Perusahaan tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
    Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.AHU-0010228.AH.01.02. Tahun 2018
    tanggal 8 Mei 2018.

    Berdasarkan Akta Notaris Christina Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn No.27 tertanggal 9 Mei 2018, para
    pemegang saham Perusahaan telah menyetujui untuk merubah nilai nominal saham Perusahaan dari
    semula sebesar Rp 1.000.000 per saham menjadi sebesar Rp 100 per saham.




                                                 50
Page 55
                  PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
          DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                               30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                              (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

21. MODAL SAHAM (lanjutan)

    Perubahan anggaran dasar Perusahaan tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
    Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.AHU-0010551.AH.01.02. Tahun 2018
    tanggal 14 Mei 2018.

    Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang diaktakan dalam Akta
    Notaris Christina Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn No.49 tertanggal 25 Juli 2018, para pemegang saham
    Perusahaan telah menyetujui untuk:
    1. Merubah jumlah saham yang dikeluarkan dalam simpanan/portepel Perusahaan yang akan
       ditawarkan/dijual ke masyarakat melalui Penawaran Umum dari semula sebanyak-banyaknya
       150.000.000 saham baru menjadi sebanyak-banyaknya 400.000.000 saham baru dengan nilai
       nominal masing-masing saham sebesar Rp100, dengan memperhatikan peraturan perundang-
       undangan yang berlaku termasuk peraturan Pasar Modal dan Peraturan Bursa Efek di Indonesia
       yang berlaku.
    2. Menerbitkan Waran Seri I sebanyak-banyaknya 200.000.000 yang diberikan secara cuma-cuma
       kepada masyarakat yang membeli saham baru dalam Penawaran Umum, dan waran ini dapat
       dialihkan dan/atau diperjualbelikan secara terpisah dari saham baru tersebut, dengan
       memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku termasuk peraturan Pasar Modal
       dan Peraturan Bursa Efek di Indonesia yang berlaku.
    3. Mencatatkan Waran Seri I dan saham-saham hasil pelaksanaan Waran Seri I pada Bursa Efek
       Indonesia serta mendaftarkan saham-saham Perusahaan dalam Penitipan Kolektif sesuai
       dengan Peraturan Kustodian Sentral Efek Indonesia.

    Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham No.59 tanggal 21 September 2018 dan
    Akta Hibah Saham No.60 tanggal 22 September 2018 dari Notaris Christina Dwi Utami, SH, M.Hum,
    M.Kn., para pemegang saham Perusahaan menyetujui pengalihan saham dalam Perusahaan yang
    dimiliki oleh Herman Herry Adranacus kepada Stevano Rizki Adranacus sebanyak 240.000.000.


    Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perusahaan tersebut telah diterima oleh Menteri Hukum
    dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan
    Perubahan Data Perusahaan No. AHU-AH.01.03-0245655 tanggal 24 September 2018.

    Berdasarkan Laporan dari Biro Administrasi Efek PT Adimitra Jasa Korpora, susunan pemegang
    saham per 30 September dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                  30 September 2025
                                               Jumlah saham
                                              ditempatkan dan       Persentase
               Pemegang saham                  disetor penuh        kepemilikan          Jumlah
    Herman Herry Adranacus                          260.000.000           26,00        26.000.000.000
    Stevano Rizki Adranacus                         247.967.600           24,80        24.796.760.000
    Indjun                                          141.991.000           14,20        14.199.100.000
    Vonny Kristiani                                  99.000.000            9,90         9.900.000.000
    Cindy Angelina Adranacus                          1.000.000            0,10           100.000.000
    Masyarakat                                      250.045.379           25,00        25.004.537.900
    Jumlah                                       1.000.003.979           100,00       100.000.397.900




                                               51
Page 56
                   PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
           DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                               (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

21. MODAL SAHAM (lanjutan)

                                                                          31 Desember 2024
                                                    Jumlah saham
                                                   ditempatkan dan           Persentase
                Pemegang saham                      disetor penuh            kepemilikan         Jumlah
    Herman Herry Adranacus                                  260.000.000            26,00      26.000.000.000
    Stevano Rizki Adranacus                                 247.967.600            24,80      24.796.760.000
    Indjun                                                  143.471.000            14,34      14.347.100.000
    Vonny Kristiani                                          99.000.000             9,90       9.900.000.000
    Cindy Angelina Adranacus                                  1.000.000             0,10         100.000.000
    Masyarakat                                              248.565.379            24,86      24.856.537.900
    Jumlah                                              1.000.003.979             100,00     100.000.397.900

    Sesuai dengan Daftar Pemegang Saham per tanggal 31 Desember 2024, jumlah saham yang telah
    dikeluarkan oleh Perseroan dalam rangka pelaksanaan Waran sampai dengan tanggal 31 Desember
    2024, adalah sebanyak 3.979 (tiga ribu sembilan ratus tujuh puluh sembilan) saham dengan nilai
    nominal seluruhnya sebesar Rp397.900 (tiga ratus sembilan puluh tujuh ribu sembilan ratus rupiah),
    sehingga jumlah seluruh saham yang telah dikeluarkan oleh Perseroan adalah sebanyak
    1.000.003.979 (satu milyar tiga ribu sembilan ratus tujuh puluh sembilan) saham, dengan nilai
    nominal seluruhnya sebesar Rp100.000.397.900 (seratus milyar tiga ratus sembilan puluh tujuh ribu
    sembilan ratus rupiah).

22. TAMBAHAN MODAL DISETOR
                                                                   30 September 2025        31 Desember 2024
    Agio Saham - Penawaran Umum Perdana                               26.000.000.000          26.000.000.000
    Biaya Emisi Saham - Penawaran Umum Perdana                        (4.700.865.166)         (4.700.865.166)
                                                                      21.299.134.834          21.299.134.834
    Agio Saham - Saham Waran                                               1.989.500               1.989.500
    Selisih Nilai Transaksi Rekstrukturisasi Entitas
     Sepengendali                                                         (6.809.670.464)      (6.809.670.464)
    Bagian yang Jatuh Tempo Lebih dari Satu Tahun                     14.491.453.870          14.491.453.870

    Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali merupakan tambahan modal disetor atas
    peningkatan modal saham Perusahaan di Entitas Anak (PT Dwimukti Mitra Wisata (DMW)).
    Peningkatan dilakukan melalui pembelian saham DMW dari Herman Herry Adranacus dan Vonny
    Kristiani masing-masing sebesar 1.250 lembar saham dan 1.200 lembar saham dengan harga beli
    seluruhnya sebesar Rp2.450.000.000. Atas pembelian ini, timbul selisih antara harga pengalihan
    dengan proporsi nilai liabilitas bersih entitas anak pada saat pembelian sebesar Rp6.809.670.464
    yang dicatat sebagai Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali.




                                                       52
Page 57
                  PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
          DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                               30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                              (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

23. KEPENTINGAN NON PENGENDALI
   Kepentingan non pengendali atas aset bersih entitas anak per 30 September dan 31 Desember 2024
   adalah sebagai berikut:

                                                               30 September 2025    31 Desember 2024
   Vonny Kristiani                                                 9.716.006.677         9.852.844.416
   Jumlah                                                          9.716.006.677         9.852.844.416

   Kepentingan non pengendali atas rugi bersih entitas anak:
                                                               30 September 2025    31 Desember 2024
   Vonny Kristiani                                                  (136.837.739)         (154.366.337)
   Jumlah                                                           (136.837.739)         (154.366.337)

   Mutasi kepentingan non pengendali adalah:
                                                               30 September 2025    31 Desember 2024
   Saldo awal                                                      9.852.844.416        10.007.115.249
   Rugi Tahun Berjalan                                              (136.837.739)         (154.366.337)
   Penghasilan Komprehensif Lain:
    Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan Kerja, Setelah
      Pajak                                                                   -                  95.504
   Jumlah                                                          9.716.006.677         9.852.844.416


24. PENDAPATAN USAHA
   Penjualan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2025 dan 2024 adalah
   sebagai berikut:

                                                               30 September 2025 30 September 2024
   Pendapatan Hotel
    Kamar                                                         10.190.263.263        11.386.983.784
    Makanan dan Minuman                                            4.461.690.966         4.779.316.374
    Lain-lain                                                         75.407.466            82.627.707
                                                                  14.727.361.695        16.248.927.865
   Pendapatan Spa                                                    126.471.611           109.055.000
   Jumlah                                                         14.853.833.306        16.357.982.865

   Pendapatan kamar merupakan pendapatan atas penggunaan kamar hotel Sotis Falatehan, hotel
   Sotis Penjernihan dan Sotis Villa Canggu.

   Pendapatan makanan dan minuman merupakan pendapatan atas penjualan dari restoran dan bar
   hotel Sotis Falatehan, hotel Sotis Penjernihan dan Sotis Villa Canggu.

   Pendapatan lain-lain merupakan pendapatan dari telepon, laundry, business center, listrik dan parkir.
   Tidak terdapat pendapatan dari pihak berelasi maupun pelanggan dengan transaksi lebih dari 10%
   total nilai pendapatan konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September
   2025 dan 2024.




                                                  53
Page 58
                 PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                  PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
         DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                              30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                             (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

25. BEBAN POKOK PENDAPATAN
                                                        30 September 2025 30 September 2024
   Gaji dan Tunjangan                                        2.212.873.620        2.601.474.866
   Makanan dan Minuman                                       1.460.971.907        1.444.567.172
   Reservasi                                                   452.622.260          440.501.869
   Perlengkapan Kantor dan Rumah                               385.684.827          433.420.162
   Internet dan TV Kabel                                       351.466.571          243.456.592
   Pemeliharaan                                                250.672.731          275.160.940
   Bahan Bakar                                                 117.911.315          112.160.033
   Penyisihan Perlengkapan dan Alat                             85.886.985           40.419.476
   Transportasi dan Perjalanan Dinas                             9.432.218            5.262.350
   Lain-lain                                                    87.457.411           64.891.159
   Jumlah                                                    5.414.979.845        5.661.314.619
   Beban Operasional Spa                                        64.772.742           62.773.960
   Jumlah                                                    5.479.752.587        5.724.088.579

   Sampai dengan tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2025 dan 2024, tidak
   terdapat transaksi dengan pihak berelasi maupun transaksi dengan pemasok yang berjumlah lebih
   dari 10% dari jumlah beban konsolidasian.


26. BEBAN PENJUALAN

                                                        30 September 2025 30 September 2024
   Gaji dan tunjangan                                          504.729.664         395.586.006
   Iklan dan Promosi                                           121.048.116          29.229.910
   Cadangan Penggantian Perlengkapan Inventaris Hotel          115.507.942                   -
   Transportasi dan Perjalanan Dinas                            59.816.359          53.539.577
   Komisi                                                       51.000.000         145.832.075
   Perjamuan                                                    19.278.143                   -
   Telepon, Teleks dan Telegram                                 15.251.172                   -
   Sumbangan dan Hadiah                                         13.209.522                   -
   Perlengkapan Kantor dan Rumah                                 9.301.802                   -
   Lain-lain                                                    29.607.048          40.417.211
   Jumlah                                                      938.749.768         664.604.779




                                              54
Page 59
                  PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
          DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                               30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                              (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

27. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
                                                            30 September 2025 30 September 2024
   Gaji dan Tunjangan                                            5.081.080.568         5.279.280.531
   Penyusutan dan Amortisasi (catatan 10)                        4.891.763.360         4.900.197.207
   Jasa Manajemen                                                1.350.000.000         1.350.000.000
   Listrik, Air dan Telekomunikasi                               1.142.952.149         1.161.560.608
   Perbaikan dan Pemeliharaan                                      889.971.164           682.872.730
   Keamanan                                                        764.936.700           205.306.800
   Perijinan dan Legalitas                                         432.276.691           529.633.932
   Transportasi dan Perjalanan Dinas                               318.686.735           286.958.309
   Jasa Profesional                                                235.692.619           395.417.692
   Asuransi                                                        165.904.598           169.642.749
   Administrasi Bank                                                80.860.487            74.254.179
   Perlengkapan Kantor dan Rumah                                    29.650.986           102.968.287
   Sumbangan dan Hadiah                                             19.068.253                     -
   Cadangan Penggantian Perlengkapan Inventaris Hotel                      -             154.760.536
   Lain-lain                                                       657.502.529           699.806.670
   Jumlah                                                       16.060.346.839       15.992.660.230


28. BEBAN KEUANGAN
                                                            30 September 2025 30 September 2024
   Beban Bunga Pinjaman Bank                                     4.219.345.867         5.015.320.248
   Beban Bunga dari Liabilitas Sewa Pembiayaan                             -               3.947.400
   Administrasi Bank                                                   902.900             3.210.844
   Jumlah                                                        4.220.248.767         5.022.478.492


29. NILAI WAJAR DARI INSTRUMEN KEUANGAN

   Instrumen keuangan yang disajikan di dalam laporan posisi keuangan dicatat sebesar nilai wajar,
   atau disajikan dalam jumlah tercatat apabila jumlah tersebut adalah kurang lebih sebesar nilai
   wajarnya atau karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara handal.

   Manajemen menetapkan bahwa nilai tercatat kas dan setara kas, saldo bank yang dibatasi
   penggunaannya, piutang usaha, piutang lain-lain, uang muka pembelian, utang usaha, utang lain-lain,
   beban yang masih harus dibayar, utang pembelian aset tetap dan liabilitas sewa kurang lebih sebesar
   nilai wajarnya karena instrumen keuangan tersebut sebagian besar berjangka pendek.




                                                 55
Page 60
                     PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
             DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                  30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                 (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

29. NILAI WAJAR DARI INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)
    Tabel berikut menyajikan aset dan liabilitas keuangan Entitas pada tanggal 30 September 2025 dan
    31 Desember 2024.
                                                30 September 2025                    31 Desember 2024
                                         Nilai Tercatat     Nilai Wajar      Nilai Tercatat      Nilai Wajar
   Aset Keuangan
     Kas dan Setara Kas                   4.913.777.316      4.913.777.316     5.722.483.612     5.722.483.612
     Piutang usaha                          694.820.060       694.820.060       595.988.398        595.988.398
     Piutang lain-lain                      118.449.007       118.449.007         54.224.551        54.224.551
     Aset lain-lain                       1.200.000.000      1.200.000.000     1.200.000.000     1.200.000.000

   Jumlah                                 6.927.046.383      6.927.046.383     7.572.696.561     7.572.696.561
   Liabilitas Keuangan
     Utang Usaha                            871.624.453       871.624.453       483.004.068        483.004.068
     Utang lain-lain                    122.939.839.728    122.939.839.728   108.554.506.637   108.554.506.637
     Beban akrual                         2.174.407.975      2.174.407.975     2.277.327.155     2.277.327.155
     Jaminan pelanggan                      159.107.053       159.107.053       256.763.744        256.763.744
     Pinjaman bank                       66.700.000.000     66.286.019.109    73.900.000.000    73.380.745.121
     Liabilitas sewa                         38.465.000         38.465.000        87.920.000        87.920.000

   Jumlah                               192.883.444.209    192.469.463.318   185.559.521.604   185.040.266.725

    Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
    untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
    pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau
    mengalihkan liabilitas terjadi:
    a.     Di pasar utama untuk aset dan liabilitas tersebut, atau
    b.     Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas
           tersebut.

    Grup harus memiliki akses ke pasar utama.

    Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
    menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam
    kepentingan ekonomi terbaiknya.

    Pengukuran nilai wajar atas aset non-keuangan mempertimbangkan kemampuan pelaku pasar dalam
    menghasilkan keuntungan ekonomi dengan penggunaan aset pada kemampuan tertinggi dan terbaik
    aset atau dengan menjualnya ke pelaku pasar yang lain yang akan menggunakan aset di
    kemampuan tertinggi dan terbaik.

    Grup menggunakan teknik penilaian yang tepat sesuai keadaan dan di mana tersedia kecukupan
    data untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang
    relevan dan meminimalisir penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.

    PSAK 107, "Instrumen Keuangan: Pengungkapan", mensyaratkan pengungkapan atas pengukuran
    nilai wajar dengan tingkat hirarki nilai wajar sebagai berikut:
    (i)     Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik
    (ii)    Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset
            atau liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung (misalnya
            deviasi dari harga) (tingkat 2), dan;
    (iii)   Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi
            (input yang tidak dapat diobservasi) (tingkat 3).



                                                      56
Page 61
                    PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
            DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

29. NILAI WAJAR DARI INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)
    Nilai wajar untuk instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif ditentukan berdasarkan
    kuotasi nilai pasar pada tanggal pelaporan. Instrumen keuangan ini termasuk dalam tingkat 1.
    Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan dengan
    menggunakan teknik penilaian tertentu. Teknik tersebut menggunakan data pasar yang dapat
    diobservasi sepanjang tersedia, dan seminimal mungkin mengacu pada estimasi. Apabila seluruh
    input signifikan atas nilai wajar dapat diobservasi, instrumen keuangan ini termasuk dalam tingkat 2.
    Jika satu atau lebih input yang signifikan tidak berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi, maka
    instrumen tersebut masuk ke dalam tingkat 3.

    Entitas tidak mempunyai aset dan liabilitas keuangan yang diukur dan diakui pada nilai wajar (tingkat
    1 dan 2). The Entity does not have financial asset and liability which is measured and recognized on
    fair value (level 1 and 2). Berikut ini adalah metode dan asumsi yang digunakan dalam mengestimasi
    nilai wajar dari setiap golongan instrumen keuangan Entitas:
    1. Kas dan setara kas, saldo bank yang dibatasi pengguaannya, piutang usaha, dan piutang lain-
       lain. Untuk aset keuangan yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, nilai tercatat aset
       keuangan tersebut dianggap telah mencerminkan nilai wajar dari aset keuangan tersebut.
    2. Utang usaha, utang lain-lain dan beban yang masih harus dibayar.
       Seluruh liabilitas keuangan di atas merupakan liabilitas yang akan jatuh tempo dalam waktu 12
       bulan sehingga nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut telah mencerminkan nilai wajar.
    3. Liabilitas sewa dan utang pembelian aset tetap
       Liabilitas keuangan di atas memiliki suku bunga variabel yang disesuaikan dengan pergerakan
       suku bunga pasar sehingga jumlah terutang liabilitas keuangan tersebut telah mendekati nilai
       wajar.

30. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
    Risiko keuangan utama yang dihadapi oleh Grup adalah risiko kredit, risiko likuiditas, risiko mata
    uang dan risiko suku bunga. Grup mencoba untuk meminimalkan potensi dampak negatif dari risiko-
    risiko di atas melalui pendekatan manajemen risiko.

    (i)   Risiko kredit
          Risiko kredit adalah di mana salah satu pihak atas instrumen keuangan akan gagal memenuhi
          liabilitasnya dan mengakibatkan pihak lain mengalami kerugian keuangan.
          Instrumen keuangan Grup yang mempunyai potensi atas risiko kredit terdiri dari kas dan setara
          kas di bank dan piutang usaha. Jumlah eksposur risiko kredit maksimum sama dengan nilai
          tercatat atas akun-akun tersebut.
          Untuk risiko kredit yang berhubungan dengan bank, hanya bank-bank dengan predikat baik yang
          dipilih. Selain itu, kebijakan Grup adalah untuk tidak membatasi eksposur hanya kepada satu
          institusi tertentu, sehingga Grup memiliki kas dan setara kas di bank dan piutang di berbagai
          institusi (catatan 4, 5, 6 dan 12).
                                                              30 September 2025     31 Desember 2024
          Kas dan setara kas                                       4.913.777.316         5.722.483.612
          Piutang usaha                                              694.820.060           595.988.398
          Piutang lain-lain                                          118.449.007            54.224.551
          Aset lain-lain                                           1.200.000.000         1.200.000.000
          Jumlah                                                   6.927.046.383         7.572.696.561

          Pada tanggal pelaporan, eksposur maksimum Grup terhadap risiko kredit adalah sebesar nilai
          tercatat masing-masing kategori aset keuangan yang disajikan pada laporan posisi keuangan.


                                                  57
Page 62
                     PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
             DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                  30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                 (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

   (i)    Risiko kredit (lanjutan)

          Tabel berikut menganalisis aset keuangan berdasarkan jatuh tempo:
                                                                    30 September 2025

                                                                      Jatuh Tempo
                                                                                                                  Jumlah
                               Belum Jatuh Tempo    < 30 hari           30 - 90 hari       > 90 hari

          Kas dan setara kas        4.913.777.316               -                      -                -         4.913.777.316
          Piutang usaha              331.491.674                -         368.998.559                   -          700.490.233
          Piutang Lain-lain          118.449.007                -                      -                -          118.449.007
          Aset lain-lain            1.200.000.000               -                      -                -         1.200.000.000

          Jumlah                    6.563.717.997               -         368.998.559                   -         6.932.716.556


                                                                    31 Desember 2024

                                                                      Jatuh Tempo
                                                                                                                  Jumlah
                               Belum Jatuh Tempo    < 30 hari           30 - 90 hari       > 90 hari

          Kas dan setara kas        5.722.483.612               -                      -                -         5.722.483.612
          Piutang usaha              487.712.967                -           72.536.865                  -          560.249.832
          Piutang Lain-lain           54.224.551                -                      -                -           54.224.551
          Aset lain-lain            1.200.000.000               -                      -                -         1.200.000.000

          Jumlah                    7.464.421.130               -           72.536.865                  -         7.536.957.995


   (ii)   Risiko likuiditas

          Risiko likuiditas adalah risiko di mana Grup akan mengalami kesulitan dalam rangka
          memperoleh dana untuk memenuhi komitmennya terkait dengan instrumen keuangan.

          Liabilitas keuangan terdiri dari:

                                                                         30 September 2025             31 Desember 2024
          Utang usaha                                                            871.624.453                    483.004.068
          Beban akrual                                                         2.174.407.975                  2.277.327.155
          Liabilitas sewa                                                         38.465.000                     87.920.000
          Utang lain-lain                                                    122.939.839.728                108.554.506.637
          Pinjaman bank                                                       66.700.000.000                 73.900.000.000
          Jumlah                                                             192.724.337.156                185.302.757.860

          Grup mengelola risiko likuiditas dengan mempertahankan kas yang mencukupi untuk
          memungkinkan Grup dalam memenuhi komitmen Grup untuk operasi normal Grup. Selain itu
          Grup juga melakukan pengawasan proyeksi dan arus kas aktual secara terus menerus serta
          pengawasan tanggal jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan.




                                                           58
Page 63
                   PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
           DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                               (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

   (iii) Risiko nilai tukar mata uang asing

         Risiko mata uang adalah risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan yang disebabkan perubahan
         nilai tukar nilai mata uang asing.

         Grup melakukan transaksi-transaksi dengan menggunakan mata uang asing, diantaranya
         adalah transaksi penjualan, pembelian dan pinjaman Entitas. Entitas harus mengkonversikan
         Rupiah ke mata uang asing, terutama Dolar Amerika Serikat, untuk memenuhi kebutuhan
         liabilitas dalam mata uang asing pada saat jatuh tempo. Fluktuasi nilai tukar mata uang Rupiah
         terhadap mata uang Dolar Amerika Serikat dapat memberikan dampak pada kondisi keuangan
         Entitas.

         Grup mengelola risiko mata uang dengan melakukan pengawasan terhadap fluktuasi nilai tukar
         mata uang secara terus-menerus sehingga dapat melakukan tindakan yang tepat untuk
         mengurangi risiko mata uang.

   (iv) Risiko suku bunga

         Risiko suku bunga adalah risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan yang disebabkan perubahan
         suku bunga pasar.

         Grup memiliki risiko bunga terutama karena melakukan pinjaman. Grup melakukan pengawasan
         terhadap dampak pergerakan suku bunga untuk meminimalisasi dampak negatif terhadap Grup.

         Utang yang berdampak bunga terdiri dari:
                                                               30 September 2025 31 Desember 2024
         Utang bank                                               51.908.805.228       58.587.318.184
         Liabilitas sewa                                              38.465.000           87.920.000
         Jumlah                                                   51.947.270.228       58.675.238.184

   (v)   Risiko harga
         Risiko harga adalah risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan sebagai akibat perubahan harga
         pasar, terlepas apakah perubahan tersebut disebabkan oleh faktor-faktor spesifik dari instrumen
         individual atau penerbitnya atau faktor-faktor yang mempengaruhi seluruh instrumen yang
         diperdagangkan di pasar.
         Perusahaan mengelola risiko harga dengan melakukan pengawasan internal oleh manajemen
         secara berkelanjutan.

31. PENGELOLAAN MODAL
   Tujuan utama pengelolaan modal Grup adalah untuk memastikan pemeliharaan rasio modal yang
   sehat untuk mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan bagi pemegang saham.

   Grup dipersyaratkan oleh Undang-Undang No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, efektif
   sejak 2007, untuk mengalokasikan sampai dengan 20% dari modal saham diterbitkan dan dibayar
   penuh ke dalam dana cadangan yang tidak boleh didistribusikan. Persyaratan permodalan eksternal
   tersebut telah dipertimbangkan oleh Grup bahwa pembentukan dana cadangan belum bisa dilakukan.




                                                    59
Page 64
                      PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
              DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                   30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                  (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

31. PENGELOLAAN MODAL (lanjutan)
   Grup mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian, bila diperlukan, berdasarkan
   perubahan kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan, Grup dapat
   mengusahakan pendanaan melalui pinjaman. Tidak ada perubahan atas tujuan, kebijakan maupun
   proses selama tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember
   2024.

   Grup mengawasi modal dengan menggunakan rasio pengungkit, dengan membagi jumlah utang yang
   berdampak bunga dengan jumlah ekuitas. Kebijakan Grup adalah menjaga rasio pengungkit dalam
   kisaran dari perusahaan terkemuka di Indonesia untuk mengamankan akses terhadap pendanaan
   pada biaya yang rasional. Termasuk dalam total pinjaman berdampak bunga adalah liabilitas sewa
   dan utang pembelian aset tetap.
   Rasio pengungkit pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
                                                                                     30 September 2025 31 Desember 2024
   Utang bank                                                                            51.908.805.228              58.587.318.184
   Liabilitas sewa                                                                           38.465.000                  87.920.000
   Dikurangi: Kas dan setara kas                                                         (4.913.777.316)             (5.722.483.612)
   Utang Bersih                                                                          47.033.492.912              52.952.754.572
   Jumlah Ekuitas                                                                       183.069.973.284             194.987.705.009
   Rasio pengungkit                                                                           25,69%                     27,16%

32. INFORMASI SEGMEN
   Perusahaan dan Entitas Anak menggolongkan segmen usaha dalam dua segmen utama yaitu sewa
   operasi dan perhotelan.
                                                                                  30 September 2025

                                            Sewa Operasi        Perhotelan            Lain-lain         Eliminasi         Konsolidasian
   PENDAPATAN
    Kamar                                                  -    10.190.263.263                     -                 -     10.190.263.263
    Makanan dan minuman                                    -     4.461.690.966                     -                 -      4.461.690.966
    Pendapatan operasional lainnya                         -       151.806.778                     -                 -        151.806.778
    Lain-lain                                              -        50.072.299                     -                 -         50.072.299
    Jumlah pendapatan                                      -    14.853.833.306                     -                 -     14.853.833.306
   BEBAN POKOK
    Kamar                                                  -    (2.713.010.853)                    -                 -      (2.713.010.853)
    Makanan dan minuman                                    -    (2.673.613.856)                    -                 -      (2.673.613.856)
    Pendapatan operasional lainnya                         -       (76.122.378)                    -                 -         (76.122.378)
    Lain-lain                                              -        (8.905.500)                    -                 -          (8.905.500)
    Jumlah pokok                                           -    (5.471.652.587)                    -                 -      (5.471.652.587)
                                                           -     9.382.180.719                     -                -        9.382.180.719
    Beban Penjualan                                        -      (823.241.826)                    -                -         (823.241.826)
    Beban Umum dan Administrasi               (7.540.631.400)   (8.621.701.481)         (931.884.900)     551.250.000      (16.542.967.781)
    Jasa Giro                                          1.754        29.830.770                     -                -           29.832.524
    Beban Keuangan                                  (902.900)   (4.123.663.023)                    -                -       (4.124.565.923)
    Beban Pajak                                  (38.646.390)      (95.682.844)          (53.315.299)               -         (187.644.533)
    Penyisihan Penurunan Nilai Piutang                     -        (3.148.739)                    -                -           (3.148.739)
    Amortisasi Biaya Transaksi Utang Bank                  -                 -                     -                -                    -
    Laba (Rugi) Penjualan Aset Tetap               1.351.352                 -                     -                -            1.351.352
    Pendapatan Sewa                                        -                 -                     -                -                    -
    Lain-lain - Bersih                           560.372.252       188.241.663                     -     (551.250.000)         197.363.915
    RUGI SEBELUM PAJAK
     FINAL DAN PAJAK
       PENGHASILAN                            (7.018.455.332)   (4.067.184.761)         (985.200.199)                -     (12.070.840.292)
    Penyesuaian Tahun Lalu                                 -                 -                     -                 -                   -
    Pajak Final                                            -                 -                     -                 -                   -

    RUGI SEBELUM PAJAK
      PENGHASILAN                             (7.018.455.332)   (4.067.184.761)         (985.200.199)                -     (12.070.840.292)
    Manfaat Pajak Penghasilan                     (5.500.000)      (52.456.140)                    -                 -         (57.956.140)
    RUGI TAHUN BERJALAN                       (7.023.955.332)   (4.119.640.901)         (985.200.199)                -     (12.128.796.432)




                                                                  60
Page 65
                      PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
              DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                   30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                  (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

32. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)
                                                                                   30 September 2025

                                            Sewa Operasi        Perhotelan             Lain-lain          Eliminasi         Konsolidasian
    PENGHASILAN
     KOMPREHENSIF LAIN
     Pos yang Tidak Akan
      Direklasifikasi ke Laba Rugi:
      Pengukuran Kembali Liabilitas
       Imbalan Kerja                                (902.900)                 -                     -                  -            (902.900)
      Manfaat (Beban) Pajak
       Penghasilan Terkait                       (38.646.390)                 -                     -                  -         (38.646.390)

      Penghasilan Komprehensif Lain
       Tahun Berjalan                            (39.549.290)                 -                     -                  -         (39.549.290)

    JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
      TAHUN BERJALAN                          (7.063.504.622)    (4.119.640.901)         (985.200.199)                 -     (12.168.345.722)
    RUGI TAHUN BERJALAN YANG
     DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
      Pemilik Entitas Induk                   (7.023.955.332)    (4.081.323.182)         (886.680.179)                 -     (11.991.958.693)
      Kepentingan Non-Pengendali                           -        (38.317.719)          (98.520.020)                 -        (136.837.739)

                                              (7.023.955.332)    (4.119.640.901)         (985.200.199)                 -     (12.128.796.432)

    JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
     YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
      Pemilik Entitas Induk                   (7.063.504.622)    (4.081.323.182)         (886.680.179)                 -     (12.031.507.983)
      Kepentingan Non-Pengendali                           -        (38.317.719)          (98.520.020)                 -        (136.837.739)

                                              (7.063.504.622)    (4.119.640.901)         (985.200.199)                 -     (12.168.345.722)

    Jumlah Aset Konsolidasian               274.320.813.279     15.964.088.666        136.671.311.144    (10.173.294.739)   416.782.918.350

    Jumlah Liabilitas Konsolidasian         (116.790.422.927)   (89.042.404.054)      (32.203.412.824)    4.323.294.739     (233.712.945.066)


                                                                                   31 Desember 2024

                                            Sewa Operasi        Perhotelan             Lain-lain          Eliminasi         Konsolidasian

   PENDAPATAN
    Kamar                                                  -    15.715.222.329                      -                  -     15.715.222.329
    Makanan dan minuman                                    -     6.577.684.000                      -                  -      6.577.684.000
    Pendapatan operasional lainnya                         -       191.442.100                      -                  -        191.442.100
    Lain-lain                                              -        68.223.055                      -                  -         68.223.055

    Jumlah pendapatan                                      -    22.552.571.484                      -                  -     22.552.571.484
   BEBAN POKOK
    Kamar                                                  -     (3.902.086.762)                    -                  -      (3.902.086.762)
    Makanan dan minuman                                    -     (3.934.830.746)                    -                  -      (3.934.830.746)
    Pendapatan operasional lainnya                         -        (86.325.148)                    -                  -         (86.325.148)
    Lain-lain                                              -        (10.014.500)                    -                  -         (10.014.500)

    Jumlah pokok                                           -     (7.933.257.156)                    -                  -      (7.933.257.156)

                                                           -     14.619.314.328                     -                 -       14.619.314.328
    Beban Penjualan                                        -       (877.665.653)                    -                 -         (877.665.653)
    Beban Umum dan Administrasi              (10.649.076.466)   (11.598.072.331)         (951.976.320)      660.000.000      (22.539.125.117)
    Jasa Giro                                        556.062        157.638.586                     -                 -          158.194.648
    Beban Keuangan                                  (935.944)    (6.493.372.329)                    -                 -       (6.494.308.273)
    Beban Pajak                                 (110.000.000)      (979.019.373)          (51.016.758)                -       (1.140.036.131)
    Penyisihan Penurunan Nilai Piutang                     -          1.156.487                     -                 -            1.156.487
    Amortisasi Biaya Transaksi Utang Bank                  -                  -                     -                 -                    -
    Laba (Rugi) Penjualan Aset Tetap               3.693.694                  -                     -                 -            3.693.694
    Pendapatan Sewa                                        -                  -                     -                 -                    -
    Lain-lain - Bersih                           571.264.729        128.145.557                     -      (660.000.000)          39.410.286

    RUGI SEBELUM PAJAK
     FINAL DAN PAJAK
       PENGHASILAN                           (10.184.497.925)    (5.041.874.728)       (1.002.993.078)                 -     (16.229.365.731)
    Pajak Final                                            -                  -                     -                  -                   -

    RUGI SEBELUM PAJAK
      PENGHASILAN                            (10.184.497.925)    (5.041.874.728)       (1.002.993.078)                 -     (16.229.365.731)
    Manfaat Pajak Penghasilan                    (96.345.678)      (364.828.198)                    -                  -        (461.173.876)

    RUGI TAHUN BERJALAN                      (10.280.843.603)    (5.406.702.926)       (1.002.993.078)                 -     (16.690.539.607)




                                                                  61
Page 66
                     PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
             DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                  30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                 (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

32. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)
                                                                               30 September 2025

                                        Sewa Operasi        Perhotelan             Lain-lain             Eliminasi            Konsolidasian
    PENGHASILAN
     KOMPREHENSIF LAIN
     Pos yang Tidak Akan
      Direklasifikasi ke Laba Rugi:
      Pengukuran Kembali Liabilitas
       Imbalan Kerja                         76.743.902         12.244.159                      -                     -             88.988.061
      Manfaat (Beban) Pajak
       Penghasilan Terkait                   (16.883.658)        (2.693.715)                    -                     -            (19.577.373)

     Penghasilan Komprehensif Lain
      Tahun Berjalan                         59.860.244          9.550.444                      -                     -             69.410.688

    JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
     TAHUN BERJALAN                      (10.220.983.359)    (5.397.152.482)       (1.002.993.078)                    -        (16.621.128.919)
    RUGI TAHUN BERJALAN YANG
     DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
      Pemilik Entitas Induk              (10.220.983.359)    (5.343.180.957)         (902.693.770)                    -        (16.466.858.086)
      Kepentingan Non-Pengendali                       -        (53.971.525)         (100.299.308)                    -           (154.270.833)

                                         (10.220.983.359)    (5.397.152.482)       (1.002.993.078)                    -        (16.621.128.919)
    JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
     YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
      Pemilik Entitas Induk                            -                  -                     -                     -                       -
      Kepentingan Non-Pengendali                       -                  -                     -                     -                       -

                                                       -                  -                     -                     -                       -

    Jumlah Aset Konsolidasian           278.393.194.499     13.437.210.673        136.628.845.622        (7.316.838.179)       421.142.412.615

    Jumlah Liabilitas Konsolidasian     (113.838.848.815)   (82.683.754.188)      (31.175.747.103)        1.543.642.500       (226.154.707.606)



33. RUGI PER SAHAM DASAR

                                                                               30 September 2025                31 Desember 2024
    Rugi untuk perhitungan Rugi Bersih per saham                                    (11.840.927.403)                 (11.046.034.565)

    Jumlah Lembar Saham
    Jumlah Rata-rata Tertimbang Saham Biasa yang Beredar
     untuk perhitungan Rugi Bersih per saham Dasar                                     1.000.000.000                       1.000.000.000
    Pengaruh Efek Berpotensi Saham Biasa yang Dilutif -
     Waran                                                                                199.996.021                       199.999.925
    Jumlah Rata-rata Tertimbang Saham Biasa untuk
     Perhitungan Rugi Bersih per Saham Dilusian                                           800.003.979                       800.000.075
    Rugi per saham:
    - Dasar                                                                                          (11,84)                        (11,05)
    - Dilusian                                                                                       (14,80)                        (13,81)

35. KELANGSUNGAN USAHA

    Perusahaan menjalankan kegiatan usahanya melalui Entitas Anak yaitu DMW dan TKP. DMW
    bekerjasama dengan pemilik merk Sotis Hotel, yang merupakan operator dari 3 hotel yang dimiliki
    oleh Perusahaanya itu Sotis Hotel Falatehan Jakarta, Sotis Residence Perjernihan Jakarta dan Sotis
    Villa Canggu Bali. TKP memiliki aset tanah dan akan mengoperasikan kawasan di Tanjung Karoso,
    Sumba Barat Daya.




                                                              62
Page 67
                   PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
           DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                               (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

35. KELANGSUNGAN USAHA (lanjutan)

   DMW sebagai pemegang kendali perhotelan akan terus mengembangkan perhotelan dari aset yang
   dimiliki oleh Perusahaan di masa yang akan datang. Langkah-langkah strategis guna
   mempertahankan dan meningkatkan kinerja Perusahaan, sebagai berikut:
   1.   Mengusung program-program yang menarik, serta melakukan kolaborasi dengan pihak ketiga.
   2.   Penguatan sumber daya manusia di seluruh unit bisnis.
   3.   Meningkatkan target penjualan dan kualitas layanan kepada Customer, serta efisiensi dan
   4.   Meningkatkan target penjualan dan kualitas layanan kepada Customer, serta efisiensi dan
   5.   Memperluas jangkauan pemasaran dengan melakukan pengembangan segmentasi pasar tidak
        hanya dari pemerintah tapi juga pihak swasta baik dari sisi event maupun Meetings, Incentives,
        Conferences and Exhibitions (MICE)
   6. Revitalisasi hotel-hotel

   TKP akan berfungsi untuk mewujudkan rencana strategis Perusahaan jangka waktu panjang dalam
   meningkatkan zona pariwisata di Tanjung Karoso, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur.


36. PERISTIWA SIGNIFIKAN
   a. Perjanjian sewa
        Hotel Sotis Falatehan
        Berdasarkan perjanjian sewa menyewa dengan pihak berelasi No. 212/LGL-PSM/XII/2024
        tanggal 30 Desember 2024, Entitas Anak menyewa tanah dan bangunan di Jalan Falatehan I
        Nomor 21-22, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan yang dipakai untuk Hotel Sotis
        Falatehan.

        Perjanjian sewa menyewa tersebut berlaku 3 tahun sejak tanggal 1 Januari 2025 sampai dengan
        31 Desember 2027 dengan nilai sebesar Rp245.000.000 per tahun Perjanjian tersebut dapat
        diperpanjang setiap tahun berikutnya.

        Sotis Villa Canggu
        Berdasarkan perjanjian sewa menyewa dengan pihak berelasi No. 210/LGL-PSM/XII/2024
        tanggal 30 Desember 2024., Entitas Anak menyewa tanah dan bangunan di Jalan Raya Kayu
        Tulang, Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, Badung yang dipakai untuk Sotis Villa Canggu.

        Perjanjian sewa menyewa tersebut berlaku 3 tahun sejak tanggal 1 Januari 2025 sampai dengan
        31 Desember 2027 dengan nilai sebesar Rp245.000.000 per tahun Perjanjian tersebut dapat
        diperpanjang setiap tahun berikutnya.

        Sotis Residence Penjernihan
        Berdasarkan perjanjian sewa menyewa dengan pihak berelasi No. 211/LGL-PSM/XII/2022
        tanggal 30 Desember 2024., Entitas Anak menyewa tanah dan bangunan di Jalan Penjernihan I
        No. 10B, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat yang dipakai untuk Sotis Residence
        Penjernihan.
        Perjanjian sewa menyewa tersebut berlaku 3 tahun sejak tanggal 1 Januari 2025 sampai dengan
        31 Desember 2027 dengan nilai sebesar Rp245.000.000 per tahun Perjanjian tersebut dapat
        diperpanjang setiap tahun berikutnya.

   b. Peristiwa Kontinjensi
        Peristiwa kontinjensi antara lain : karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi; estimasi dari
        dampak keuangannya; indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu
        arus keluar sumber daya; dan kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga tidak ada.



                                                  63
Page 68
                 PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                  PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
         DAN UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                              30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                             (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

37. KEJADIAN SETELAH TANGGAL LAPORAN POSISI KEUANGAN

   Menurut manajemen, terdapat kejadian penting yaitu rencana aksi korporasi yang akan dilakukan
   oleh Perseroan:

   1. Perseroan berencana untuk meminta persetujuan pemegang saham atas rencana aksi korporasi
      berupa Penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD)
      serta perubahan anggota Direksi dan Dewan Komisaris. Proses yang sudah dilakukan sampai
      laporan ini terbit adalah Pengumuman RUPSLB kepada Publik.

   2. Penjualan Aset non Operasional - Villa Pulau Seribu. Hingga tanggal penyampaian surat
      tanggapan ini, rencana penjualan aset non-operasional tersebut masih dalam tahap persiapan
      dan penilaian oleh profesi penunjang dan belum terdapat transaksi yang direalisasikan.



38. LIABILITAS BERSYARAT

   Perusahaan dan Entitas Anak tidak memiliki liabilitas bersyarat pada tanggal-tanggal 30 September
   2025 dan 31 Desember 2024.




                                               64
Page 69
LAMPIRAN
Page 70
                                PT SATRIA MEGA KENCANA (INDUK)
                                     LAPORAN POSISI KEUANGAN
                          PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                               Catatan     30 September 2025       31 Desember 2024

ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas                                4                19.990.599             20.571.498
Piutang lain-lain
- Pihak ketiga                                    5                         -                      -
- Pihak berelasi                                 18b                        -                      -
Pajak dibayar dimuka                             11a            4.759.007.177          4.799.590.350
Uang muka dan Biaya dibayar dimuka                6               154.903.599            398.446.103

Total Aset Lancar                                               4.933.901.375          5.218.607.951


Aset Tidak Lancar
Piutang Pihak Berelasi                           18b           2.045.888.179           1.429.838.179
Biaya Dibayar Dimuka                              6                        -                       -
Investasi pada entitas anak                       7            5.850.000.000           5.850.000.000
Properti Investasi                                8                        -                       -
Aset tetap                                        9          261.491.023.725         265.894.748.369
Aset pajak tangguhan                                                       -                       -

Total Aset Tidak lancar                                      269.386.911.904         273.174.586.548

TOTAL ASET                                                   274.320.813.279         278.393.194.499




                      Catatan laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang
                      tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan




                                                  1
Page 71
                             PT SATRIA MEGA KENCANA (INDUK)
                                  LAPORAN POSISI KEUANGAN
                       PER 30 SEPTEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                             Catatan     30 September 2025        31 Desember 2024

LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang Lain-lain
- Pihak ketiga                                  12                 8.582.992           158.728.405
- Pihak berelasi                               18c             2.276.656.560                     -
Utang pajak                                    11b                47.570.397            76.660.551
Beban akrual                                    10                         -           245.296.881
Pendapatan diterima dimuka                                       183.750.000

Total Liabilitas Jangka Pendek                                 2.516.559.949           480.685.837

Liabilitas Jangka Panjang
Utang Pihak Berelasi                           18c           87.371.486.634          86.436.286.634
Liabililtas imbalan kerja                      13               817.975.370             842.975.370
Liabilitas pajak tangguhan                                   26.084.400.974          26.078.900.974

Total Liabilitas Jangka Panjang                             114.273.862.978         113.358.162.978

TOTAL LIABILITAS                                            116.790.422.927         113.838.848.815


EKUITAS
Modal saham
 Modal dasar - 2.400.000.000 saham
    dengan nilai nominal Rp 100 per saham
 Modal ditempatkan dan disetor
    penuh - 1.000.000.075 lembar saham          14          100.000.397.900         100.000.397.900
Tambahan modal disetor                          15           14.491.453.870          14.491.453.870
Saldo laba ditahan                                          (46.044.001.303)        (35.763.157.700)
Saldo laba berjalan                                          (7.023.955.332)        (10.280.843.603)
Pendapatan komprehensif lainnya                                 133.150.839             133.150.839
Surplus Revaluasi Aset Tetap - Bersih                        95.973.344.378          95.973.344.378

Total Ekuitas                                               157.530.390.352         164.554.345.684

TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                274.320.813.279         278.393.194.499




                     Catatan laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang
                     tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan




                                                 2
Page 72
                           PT SATRIA MEGA KENCANA (INDUK)
               LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
             UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                               (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                             Catatan     30 September 2025        30 September 2024


PENDAPATAN USAHA                                                            -                      -
BEBAN POKOK PENDAPATAN                                                      -                      -

LABA BRUTO                                                                  -                      -


BEBAN USAHA
 Beban umum dan administrasi                    16            (7.540.631.400)         (8.570.481.500)

Total Beban Usaha                                             (7.540.631.400)         (8.570.481.500)

LABA USAHA                                                    (7.540.631.400)         (8.570.481.500)


PENGHASILAN/(BEBAN) LAIN-LAIN                   17
 Jasa Giro                                                             1.754                545.816
 Beban Keuangan                                                     (902.900)              (743.444)
 Beban Pajak                                                     (38.646.390)          (110.000.000)
 Laba (Rugi) Penjualan Aset Tetap                                  1.351.352              3.693.694
 Lain-lain - Bersih                                              560.372.252            406.264.760

 Penghasilan Lain-lain - Bersih                                  522.176.068            299.760.826

LABA SEBELUM
  PAJAK PENGHASILAN                                           (7.018.455.332)         (8.270.720.674)

BEBAN (MANFAAT)
 PAJAK PENGHASILAN
 Kini                                                                      -                       -
 Tangguhan                                                         5.500.000                       -
 Final                                                                     -                       -

Beban Pajak Penghasilan - Neto                                     5.500.000                       -

LABA NETO                                                     (7.023.955.332)         (8.270.720.674)

PENGHASILAN KOMPREHENSIF
 LAINNYA                                                                    -                      -

TOTAL LABA KOMPREHENSIF                                       (7.023.955.332)         (8.270.720.674)




                     Catatan laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang
                     tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan




                                                 3
Page 73
                                                         PT SATRIA MEGA KENCANA (INDUK)
                                                            LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
                                           UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                                              30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                                             (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                                                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                                        Saldo Laba         Penghasilan        Penghasilan
                                          Ditempatkan dan       Tambahan           Belum Ditentukan        Komprehensif       Komprehensif
                                Catatan    Disetor penuh       Modal Disetor           Penggunaannya           lain               lain           Jumlah Ekuitas


Saldo per 1 Januari 2024          11       100.000.397.900     14.491.453.870           (35.763.157.700)    95.973.344.378        73.290.595     174.775.329.043


Rugi Tahun Berjalan                                        -                   -         (8.270.720.674)                  -                  -    (8.270.720.674)
Penyesuaian                                                -                   -                     (2)                  -                  -                (2)
Pengukuran Kembali Liabilitas

Saldo per 30 September 2024                100.000.397.900     14.491.453.870           (44.033.878.376)    95.973.344.378        73.290.595     166.504.608.367


Saldo per 1 Januari 2025                   100.000.397.900     14.491.453.870           (46.044.001.303)    95.973.344.378       133.150.839     164.554.345.684


Rugi Tahun Berjalan                                        -                   -         (7.023.955.332)                  -                  -    (7.023.955.332)

Saldo per 30 September 2025                100.000.397.900     14.491.453.870           (53.067.956.635)    95.973.344.378       133.150.839     157.530.390.352


                                                  Catatan laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang
                                                  tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan




                                                                                   4
Page 74
                            PT SATRIA MEGA KENCANA (INDUK)
                                      LAPORAN ARUS KAS
              UNTUK PERIODE-PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA
                                 30 SEPTEMBER 2025 DAN 2024
                                (30 September 2024 Tidak Diaudit)
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                           Catatan       30 September 2025         30 September 2024

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Kas yang Dibayarkan kepada Pemasok                             (196.497.543)                        -
Kas yang Dibayarkan kepada Karyawan                            (378.915.114)           (3.144.053.669)
Pembayaran Pajak Penghasilan                                              -              (178.520.134)
Penerimaan Bunga                                                 (6.616.040)                  556.062
Penerimaan (Pengeluaran) Kas Lainnya                          1.196.146.446            (1.498.902.910)

Kas neto diperoleh dari
 aktivitas operasi                                              614.117.749            (4.820.920.651)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap                                                      -              (98.000.001)
Hasil penjualan aset tetap                                        1.351.352                3.693.694

Kas neto diperoleh dari
 aktivitas investasi                                              1.351.352              (94.306.307)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
  Pihak Berelasi                                                             -         3.231.245.236
Peningkatan (Penurunan) Piutang Lain-lain - Pihak
  Berelasi                                                     (616.050.000)             965.854.786

Kas neto diperoleh dari
 aktivitas pendanaan                                           (616.050.000)           4.197.100.022

KENAIKAN (PENURUNAN)
 NETO KAS DAN BANK                                                 (580.899)            (718.126.936)
KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                          20.571.498              738.698.434

KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                     2d,4                19.990.599               20.571.498




                      Catatan laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang
                      tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan




                                                     5

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.14 MB
Published24 Dec 2025
Pages74
Characters258,156
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 58 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org SATRIA MEGA KENCANA Tbk p.1 ×216
linked — Herman Herry Adranacus. p.12 ×13
linked — Vonny Kristiani p.13 ×11
linked person Stevano Rizki Adranacus · Komisaris Utama p.14 ×6
linked person Husni Heron · Komisaris Independen p.14 ×5
linked org Bank Central Asia Tbk p.29 ×4
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.29 ×2
linked org Bank Pan Indonesia Tbk p.29 ×2
linked org PT Asuransi Central Asia p.34 ×3
linked org Indah Jaya p.43
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.12 ×3
possible org Bursa Efek Indonesia p.12 ×2
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.29 ×10
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.29 ×2
possible — Indjun p.55 ×2
unresolved person Akta Notaris Ilmiawan Dekrit Supatmo p.12
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.12 ×6
unresolved org PT Tanjung Karoso Permai p.13 ×4
unresolved org PT Dwimukti Mitra Wisata p.13 ×10
unresolved person Floreta Tane · Direktur Utama p.14 ×2
unresolved — Sorta Delima Rosida Elisabeth Cesilia · Direktur p.14 ×2
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.14
unresolved person Maskanah · Anggota p.14
unresolved person Margaretha · Sekretaris Perusahaan p.14 ×2
unresolved org bank Indonesia p.18
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.28 ×2
unresolved org Bank Bukopin Tbk p.29 ×2
unresolved org PT Bank MNC p.29
unresolved org PT Mitra Global Holiday p.30
unresolved org PT Setia p.33 ×2
unresolved org KJPP Pung's Zulkarnain dan Rekan p.34
unresolved org KJPP Pung's Zulkarnain p.34
unresolved person Ir. Aguson Rosano. MAPPI p.34
unresolved org Bapepam-LK p.34 ×2
unresolved org PT Dwimukti Graha p.36
unresolved org PT Dwimukti Inti Boga p.36 ×4
unresolved org PT Sotis Hotel Manajemen p.36 ×5
unresolved org PT Dwimukti Graha Elektrindo p.37 ×9
unresolved org PT SMK p.37
unresolved org PT DMW p.37
unresolved org PT TKP p.37
unresolved org PT Satria Mega Kencana. Perjanjian p.37 ×2
unresolved org PT Wonderful Indah Jaya p.43
unresolved org PT Rumah Duta Pangan p.43
unresolved org PT Sentra Agro Makmur p.43
unresolved org PT Wawan Indah Selaras Eltraeska p.43
unresolved org PT Sahih Mitra Sinergi p.43
unresolved org PT Javindo Prima Perkasa p.43
unresolved org PT Sumber Tirta Sentosa p.43
unresolved org PT Sentralsari Primasentosa p.43
unresolved org PT Yuza Graha Gemilang Raya p.43
unresolved org PT Seiga Plus Energy p.43
unresolved org PT Fitra Food International p.43
unresolved org PT Paskomnas Niaga Utama p.43
unresolved person Akta Notaris Christina Dwi Utami p.54 ×6
unresolved org Sentral Efek Indonesia p.55
unresolved org PT Adimitra Jasa Korpora p.55
unresolved — Cindy Angelina Adranacus p.55 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2025-III-SOTS.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result