Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 8
Page 1 OCR 0.929
triasmitra submarine deployer No. 040/KT-BEI/GM/CORSEC/SPYT/XII/2025 Kepada Yth. PT Bursa Efek Indonesia Gedui Ing Bursa Efek Indonesia, Tower 1 Lt. 4 Jl. Jendral Sudirman Kav 52 — 53 Jakarta Selatan 12190 Perih: Jakarta, 23 Desember 2025 al: Penyampaian Laporan Pelaksanaan Kegiatan Public Expose Insidentil Tahun 2025 PT Ketrosden Triasmitra Tbk (“KETR”) Dengan hormat, Sesuai Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia (“Bursa”) No. Kep-00066/BEI/09-2022 tentang Perubahan Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian INformasi dan Surat Edaran Bursa No. SI E-00003/BEI/05-2020 tanggal 29 Mei 2020 perihal Tata Cara Pelaksanaan Public Expose Secara Elektronik, bersama ini kami sampaikan bahwa KETR telah menyelenggarakan Public Expose Insidentil Tahun 2025 pada hari Jumat tanggal 19 Desember 2025 (“Public Expose Insidentil KETR 2025”). Adapi 1. un susunan acara Public Expose Insidentil KETR 2025 adalah sebagai berikut: Pembukaan: penyampaian susunan acara (agenda) Public Expose Insidentil 2025, tata cara pelaksanaan dan penyampaian pertanyaan & jawaban oleh Bapak Titus Dondi Patria A. (Direktur Utama) selaku Pimpinan Rapat. 2. Pelaksanaan: a. Penyampaian materi agenda Public Expose oleh Pimpinan Rapat, Bapak Dani Samsul Ependi selaku Direktur Operasional dan Bapak Vidcy Octory selaku Direktur Keuangan. Materi-materi yang disampaikan dalam Public Expose mencakup sebagai berikut: e Ikhtisar Kinerja, @ Rencana Bisnis Strategis, @ Aksi Pemegang Saham b. Sesi Tanya Jawab dengan Peserta, dipandu oleh Bapak Ikhsan Triyanto (Sekretaris Perusahaan) selaku MC. Pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan sudah dijawab oleh para anggota Direksi. 3. Penutupan acara dilakukan oleh MC. PT KETROSDEN TRIASMITRA TBK Meta Epsi Building 2” Floor Jl. D.I. Panjaitan Kav.2 Jatinegara Jakarta 13350, Indonesia Telp : #62 21 2208 5100 Fax: #62 21 2208 5151 www.triasmitra.com
Page 2 OCR 0.933
triasmitra submarine deployer Sebagai pendukung laporan ini, terlampir kami sampaikan dokumentasi hasil pelaksanaan kegiatan Public Expose tersebut, yaitu: 1. Salinan daftar hadir peserta: dan 2. Dokumentasi atas pelaksanaan Public Expose. Demikian laporan ini kami sampaikan. Terima kasih atas perhatiannya. Hormat kami, PT Ketrosden Triasmitra Tbk Ikhsan Triyanto Corporate Secretary PT KETROSDEN TRIASMITRA TBK Meta Epsi Building 2" Floor Jl. D.I. Panjaitan Kav.2 Jatinegara Jakarta 13350, Indonesia Telp : #62 21 2208 5100 Fax : 462 21 2208 5151 www.triasmitra.com
Page 3 OCR 0.897
triasmitra submarine deployer BO a03 SO (33 Asi Daftar Hadir Peserta No Nama Instansi 1 Heru Santoso Umum 2 Parna Saor PT Ketrosden Triasmitra Tbk 3 Asrizal PT Ketrosden Triasmitra Tbk 4 Gianjann PT Ketrosden Triasmitra Tbk 5 Jeff Umum 6 Ivan Umum 7 Research Indonesia UOB Kayhian 8 Andrew UOB Kayhian 9 Dwi Umum 10 Fathan Umum 11 Dani Umum 12 Jeff Umum PT KETROSDEN TRIASMITRA TBK Meta Epsi Building 2” Floor 3 Jl. D.I. Panjaitan Kav.2 Jatinegara Jakarta 13350, Indonesia Telp : #62 21 2208 5100 Fax: 462 21 2208 5151 www.triasmitra.com
Page 4 OCR 0.898
IAS ACCREDITED" triasmitra submarine deployer Publikasi Meeting chat PT KETROSDEN TRIASMITRA TBK Meta Epsi Building 2" Floor Jl. D.I. Panjaitan Kav.2 Jatinegara Jakarta 13350, Indonesia Telp : #62 21 2208 5100 Fax: #62 21 2208 5151 www.triasmitra.com
Page 5 OCR 0.944
triasmitra submarine deployer SO in B0 Aseoiaoii SESI TANYA JAWAB PUBLIC EXPOSE INSIDENTIL TAHUN 2025 -— 19 DESEMBER 2025 PT KETROSDEN TRIASMITRA TBK Bapak Ivan (Umum) 1. Untuk SKKL Rising 8, berapa persen kapasitas yang saat ini sudah memiliki komitmen komersial (IRU atau leasing), dan kapan pendapatan pertama akan mulai dibukukan? 2. Apakah saat ini Perseroan memiliki pipeline kontrak atau LOI dari operator atau ISP besar untuk kapasitas kabel laut dan backbone? 3. Terkait minat investor potensial yang sempat disampaikan, apakah arah pembahasan lebih ke penyertaan modal untuk proyekspesifik atau masuk ke level Perseroan, dan progresnya apakah sudah menemui kesepakatan atau bagaimana? 4. Bagaimana estimasi pertumbuhan Pendapatan dan EBITDA untuk 2025-2026? Jawaban: Proyek SKKL Rising 8 dirancang dengan kapasitas 16 cable pairs. Hingga saat ini, Perseroan telah memperoleh 4 kontrak pelanggan, masing-masing sebesar 1 cable pair. Kontrak-kontrak tersebut diperoleh baik sebelum commencement proyek, selama masa konstruksi yang sedang berjalan, maupun dari penjualan yang masih berlangsung pada beberapa segmen jalur kabel. Pengakuan pendapatan (revenue) atas proyek ini dilakukan berdasarkan progress penyelesaian proyek, sesuai dengan PSAK yang diadopsi dalam laporan keuangan Perseroan. Seiring dengan perolehan kontrak bernilai tertentu, sebagian pendapatan telah dibukukan sebagai revenue Perseroan sesuai dengan tingkat kemajuan pekerjaan. Hingga saat ini, progress proyek telah mencapai sekitar 704. Commencement proyek telah dimulai pada Desember tahun berjalan, dan Perseroan menargetkan proyek ini selesai 1006 pada tahun depan. Dengan demikian, akan tersedia 12 cable pairs yang siap dipasarkan dan menjadi sumber pendapatan utama Perseroan. Oleh karena itu, Perseroan memandang prospek pendapatan secara lebih optimistis, dengan kontribusi yang diharapkan mulai signifikan pada Kuartal | 2026. Untuk proyek Rising 8, status kerja sama dengan pelanggan telah berada pada tahap kontrak, bukan lagi Letter of Intent (LOI), dengan total 4 pelanggan yang telah menandatangani perjanjian. Adapun untuk pipeline ke depan, khususnya pada proyek Indonesia Tengah, Perseroan telah memperoleh 1 LOI dari operator. Terkait minat investor potensial, hingga saat ini pembahasan masih berada pada tahap pertimbangan oleh pemegang saham utama, dan belum terdapat kesepakatan apa pun, baik terkait struktur investasi maupun kerja sama pada tingkat proyek. Berdasarkan informasi dari PT KETROSDEN TRIASMITRA TBK Meta Epsi Building 2" Floor 5 Jl. D.I. Panjaitan Kav.2 Jatinegara Jakarta 13350, Indonesia Telp : #62 21 2208 5100 Fax: #62 21 2208 5151 www.triasmitra.com
Page 6 OCR 0.954
triasmitra submarine deployer pemegang saham utama, terdapat kemungkinan masuknya investor baru sebagai pemegang saham Perseroan, baik dalam bentuk penambahan maupun penggantian kepemilikan, yang seluruhnya masih dalam tahap kajian. Pemegang saham utama menegaskan bahwa setiap investor baru di masa mendatang harus memiliki sinergi positif dengan kegiatan usaha Perseroan serta sejalan dengan rencana jangka panjang perusahaan. Terkait estimasi pertumbuhan Pendapatan dan EBITDA, untuk tahun 2025 Perseroan memproyeksikan pertumbuhan yang positif. Adapun estimasi angka final akan disesuaikan dengan realisasi kinerja aktual. Berdasarkan proyeksi internal manajemen saat ini, EBITDA diperkirakan berada pada kisaran Rp300 miliar. Untuk tahun 2026, kinerja Perseroan akan sangat bergantung pada pencapaian target pertumbuhan, realisasi kontrak yang telah diperoleh, serta faktor pendukung lainnya. Namun demikian, berdasarkan proyeksi internal manajemen, Pendapatan dan EBITDA Perseroan diperkirakan akan tetap tumbuh positif, dengan kisaran pertumbuhan sekitar 104-—15X dibandingkan tahun 2025. Pertanyaan Dari Bapak Andrew (UOB Keyhian) 1. Core sisa kalau dijual semua # proyek kabel Indonesia Tengah itu bisa dapat berapa revenue ya? Jawaban: Apabila seluruh core existing milik Perseroan dijual, perlu disampaikan bahwa pada beberapa Cable system yang dimiliki saat ini, sisa kapasitas kabel relatif terbatas. Namun demikian, khusus untuk proyek Rising 8, Perseroan masih memiliki sisa 12 cable pairs dengan nilai komersial sekitar USD 144 juta. Sementara itu, untuk Proyek Kabel Indonesia Tengah, nilai investasi diperkirakan berada pada kisaran USD 300-350 juta, dengan potensi commercial value creation sekitar USD 700-800 juta. Realisasi nilai tersebut akan tersebar dalam jangka waktu 5 hingga 6 tahun, mengingat penjualan kapasitas tidak dilakukan secara sekaligus. Kombinasi dari kedua proyek tersebut telah mencerminkan potensi pendapatan yang signifikan dari bisnis yang saat ini dijalankan maupun yang direncanakan oleh Perseroan ke depan. Perhitungan tersebut baru mencakup model bisnis sebagai developer. Selain itu, bisnis maintenance dan managed services Perseroan juga diproyeksikan akan terus bertumbuh seiring dengan peningkatan penjualan core. Hingga saat ini, Perseroan telah memperoleh kontrak maintenance/managed services dengan rata-rata masa kontrak sekitar 10-11 tahun, yang secara akumulatif memiliki nilai sekitar Rp2,1 triliun hingga tahun 2041. PT KETROSDEN TRIASMITRA TBK Meta Epsi Building 2” Floor 6 Jl. D.I. Panjaitan Kav.2 Jatinegara Jakarta 13350, Indonesia Telp : #62 21 2208 5100 Fax: #62 21 2208 5151 www.triasmitra.com
Page 7 OCR 0.957
triasmitra submarine deployer Pertanyaan Dari Bapak Dwi (Umum) 1. Bapak Direksi, di materi presentasi disebutkan bahwa proyek SKKL Rising-8 sedang dalam tahap negosiasi dengan “Calon Pelanggan Off-Taker”. Mengingat Pemegang Saham Utama kita PT Gema Lintas Benua kini juga memegang saham signifikan di entitas gabungan MORA dan MyRepublic, apakah bisa dikonfirmasi bahwa calon Off-Taker tersebut merupakan pihak yang terafiliasi dengan eksisting pemegang saham tersebut? Dan seberapa besar porsi kapasitas yang akan mereka serap? 2. Dalam surat jawaban bursa sebelumnya, Manajemen menyebutkan adanya “Investor Strategis Potensial”. Namun, kita melihat aksi korporasi besar justru terjadi antara MORA dan MyRepublic (Sinar Mas) di mana terjadi pembahasan merger. Pertanyaannya: apakah status “Investor Strategis” yang dimaksud sebelumnya itu batal? Atau apakah ada skenario lain di mana investor tersebut akan masuk melalui instrumen lain, seperti menjadi Standby Buyer untuk rencana Obligasi Berkelanjutan yang Bapak sebutkan? Jawaban: Untuk Proyek SKKL Rising 8, Perseroan saat ini telah memiliki 4 off-taker yang seluruhnya telah berada dalam status kontrak definitif dan tidak berasal dari Moratelindo. Terdapat kemungkinan bahwa pihak afiliasi pemegang saham akan membeli sebagian kapasitas, namun tidak untuk seluruh kapasitas yang tersedia. Minat terhadap Rising 8 masih cukup luas, baik dari perusahaan telekomunikasi dan ISP besar di dalam negeri, maupun dari calon pelanggan luar negeri. Hingga saat ini, pendekatan penjualan dilakukan secara konservatif mengingat proyek belum mencapai tahap Ready for Service (RFS). Dari total 16 cable pairs yang tersedia pada SKKL Rising 8, Perseroan telah memperoleh 4 pelanggan, yang seluruhnya merupakan pelanggan eksisting Perseroan dari operator telekomunikasi besar di Indonesia dan tidak terafiliasi dengan pemegang saham Perseroan. Dari sisa 12 cable pairs, terdapat peluang sekitar 2 cable pairs akan digunakan oleh pemegang saham Perseroan untuk kepentingan pengembangan bisnisnya. Dengan demikian, masih terdapat 10 cable pairs yang berpotensi dipasarkan kepada pelanggan lain, khususnya kepada sekitar 12 pelanggan utama Perseroan yang merupakan operator telekomunikasi besar di Indonesia. Terkait dengan isu merger Moratelindo dan MyRepublic, berdasarkan informasi yang diperoleh dari Pemegang Saham Utama, dapat ditegaskan bahwa tidak terdapat keterkaitan antara rencana merger tersebut dengan Perseroan. Triasmitra tidak pernah menjadi bagian dari satu grup maupun objek rencana akuisisi oleh pihak mana pun. Manajemen hanya memperoleh informasi adanya beberapa tawaran dari investor potensial, yang hingga saat ini masih berada pada tahap pertimbangan Pemegang Saham Utama dan belum menghasilkan keputusan atau kesepakatan. Sehubungan dengan rencana penerbitan Obligasi Berkelanjutan, dapat disampaikan bahwa tidak terdapat hubungan antara rencana tersebut dengan pihak tertentu yang bertindak sebagai standby buyer, maupun dengan satu grup usaha tertentu. PT KETROSDEN TRIASMITRA TBK Meta Epsi Building 2” Floor 7 Jl. D.I. Panjaitan Kav.2 Jatinegara Jakarta 13350, Indonesia Telp : #62 21 2208 5100 Fax: #62 21 2208 5151 www.triasmitra.com
Page 8 OCR 0.948
triasmitra submarine deployer Pertanyaan Dari Bapak Jeff 1. Apakah ada potensi kerjasama/Akuisisi perusahaan lain? 2. Berapa nilai Capex SKKL Indonesia Tengah? Jawaban: Perseroan terbuka untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, sepanjang kerja sama tersebut dapat memberikan sinergi positif bagi pengembangan usaha. Saat ini, Perseroan memiliki beberapa rencana pengembangan, di antaranya Proyek SKKL Indonesia Tengah, di mana Perseroan telah melakukan pertemuan awal dengan sejumlah calon klien. Dalam pertemuan tersebut, terdapat minat terkait pembangunan backbone terrestrial di wilayah Sumatra. Namun demikian, pembahasan tersebut masih berada pada tahap brainstorming, guna menilai kelayakan dan feasibility proyek tersebut. Terkait rencana akuisisi perusahaan lain, hingga saat ini Perseroan tidak memiliki rencana untuk melakukan aksi korporasi tersebut. Adapun estimasi belanja modal (Capex) Proyek SKKL Indonesia Tengah berada pada kisaran USD 300-350 juta, untuk pembangunan jaringan dengan panjang sekitar 8.000-8.800 kilometer. Pertanyaan Dari Bapak Hendri Kayhian 1. Apakah ada kerjasama strategis dengan grup WIFI? Jawaban: Terkait Grup WIFI, mereka memiliki beberapa perusahaan yang berada di bawah grup tersebut. Saat ini terdapat permintaan terkait penyediaan backbone yang terbatas di wilayah Jawa saja, sehingga mereka dikategorikan sebagai pelanggan. Hingga saat ini, belum terdapat kerja sama dalam bentuk proyek strategis dengan grup tersebut. PT KETROSDEN TRIASMITRA TBK Meta Epsi Building 2” Floor 8 Jl. D.I. Panjaitan Kav.2 Jatinegara Jakarta 13350, Indonesia Telp : #62 21 2208 5100 Fax: #62 21 2208 5151 www.triasmitra.com
Names mentioned 15 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Bursa Efek Indonesia Gedui Ing Bursa Efek
p.1
unresolved
person
Ikhsan Triyanto
· Corporate Secretary
p.1
unresolved
person
Ivan
p.5
unresolved
person
Dwi
p.7
unresolved
person
Jeff
p.8
unresolved
person
Hendri Kayhian
p.8
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.