Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
PT GOLDEN FLOWER TBK
Bonded Zone (Kawasan Berikat)
Jl. Karimunjawa, Gedanganak
Ungaran, Semarang 50519
Tel: +62 (24) 6921228
info@goldenflower.co.id
www.goldenflower.co.id
Nomor : 96/LGL/GFU/XII/2025
Lampiran : 1 (satu)
Kepada Yth.
Direktur Penilaian Perusahaan
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower I Lantai 6
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
Perihal : Hasil Public Expose Tahunan PT Golden Flower Tbk (“Perseroan”)
Dengan hormat,
Bersama surat ini, kami sampaikan bahwa Perseroan telah menyelenggarakan Public Expose Tahun
2025 pada :
Hari/tanggal : Selasa, 16 Desember 2025
Waktu : 10.00 s/d 10.28 WIB
Tempat : Diselenggarakan melalui aplikasi Zoom
Berikut adalah daftar hadir Public Expose :
No Nama Keterangan
1 Harry A. Sutopo Direktur Utama
2 Aditya Putra Sekretaris Perusahaan
3 Daniel Investor
Pada acara Public Expose tersebut ada 4 (empat) pertanyaan yang disampaikan kepada Perseroan:
1. Seberapa besar alokasi belanja modal (Capex) dan beban operasional yang tersedot untuk
mengelola aset non-inti (Kesehatan & Properti) ini dibandingkan dengan reinvestasi ke mesin
garmen? Dan secara spesifik, berapa target kontribusi pendapatan (Revenue Mix) dari sektor
non-garmen ini pada tahun 2026? Apakah ini strategi lindung nilai (hedging) atau justru
pengaburan fokus bisnis?
Jawaban:
Saat ini Perseroan sudah melakukan investasi ke mesin-mesin garmen yang lebih modern
senilai Rp 5 miliar. Sedangkan alokasi untuk maintenance mesin, gedung, dll adalah sebesar 5%
dari total revenue.
2. Dengan ketidakpastian kebijakan tarif dagang AS ke depan, seberapa sensitif margin laba POLU
terhadap potensi fluktuasi permintaan dari brand seperti Calvin Klein & DKNY? Selain itu, terkait
rencana 'perluasan pasar di Asia Pasifik' yang tertulis di halaman 17, berapa persen target
konkret penurunan porsi ekspor AS dalam 1-2 tahun ke depan agar portofolio pendapatan
perseroan lebih aman (resilient)?
Jawaban:
Kebijakan tarif dagang AS tidak berdampak pada margin laba Perseroan, karena Indonesia justru
diuntungkan dengan tarif 19% (masih lebih rendah dibanding Vietnam). Terkait porsi ekspor,
Perseroan berfokus pada pesanan designer brands dengan kuantitas kecil namun menawarkan
harga tinggi. Contohnya adalah Rag & Bone, Donna Karan, dll.
Incorporated in the Republic of Indonesia
GFCORP-V1
Page 2
PT GOLDEN FLOWER TBK
Bonded Zone (Kawasan Berikat)
Jl. Karimunjawa, Gedanganak
Ungaran, Semarang 50519
Tel: +62 (24) 6921228
info@goldenflower.co.id
www.goldenflower.co.id
3. Dengan porsi kepemilikan publik yang sangat minim yakni hanya 11,46%, saham POLU
menghadapi risiko likuiditas yang tinggi di pasar. Di tengah momentum kembalinya
profitabilitas perusahaan (laba Rp 10,2 Miliar), apakah Manajemen memiliki rencana aksi
korporasi konkret (seperti Stock Split atau Rights Issue) untuk meningkatkan free float agar
saham lebih menarik bagi investor ritel/institusi? Selain itu, apakah laba tahun ini akan
dibagikan sebagai dividen tunai untuk menarik minat pasar, atau justru ditahan sepenuhnya
untuk mendanai proyek non-inti (Apartemen & RS) yang disebutkan di halaman 6?
Jawaban:
Dapat Perseroan sampaikan bahwa sampai saat ini belum ada rencana tertentu terkait aksi
korporasi dan pembagian dividen. Perseroan akan berfokus menguatkan permodalan untuk
kebutuhan bisnis dan untuk menghadapi perubahan perekonomian global.
4. Bagaimana perbandingan profit margin (margin keuntungan) antara mengerjakan pesanan
brand global (USD) seperti Ralph Lauren dibandingkan brand lokal (IDR) seperti Benang Jarum?
Apakah ekspansi ke pasar domestik ini murni strategi defensif untuk mengisi kapasitas pabrik
yang kosong (capacity filler) saat permintaan AS turun, atau memang segmen domestik ini
menawarkan profitabilitas yang setara secara jangka panjang?
Jawaban:
Pengerjaan brand lokal seperti Benang Jarum adalah implementasi dari upaya Perseroan untuk
melakukan diversifikasi pasar. Dari sisi profitabilitas tentunya segmen domestik menawarkan
keuntungan yang sangat baik untuk jangka panjang. Hal ini juga berkaitan dengan kenaikan tarif
impor yang dilakukan pemerintah.
Demikian informasi ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan
terimakasih.
Semarang, 17 Desember 2025
PT Golden Flower Tbk
Harry A. Sutopo
Direktur Utama
Incorporated in the Republic of Indonesia
GFCORP-V1
Page 3
PT GOLDEN FLOWER TBK
Bonded Zone (Kawasan Berikat)
Jl. Karimunjawa, Gedanganak
Ungaran, Semarang 50519
Tel: +62 (24) 6921228
info@goldenflower.co.id
www.goldenflower.co.id
LAMPIRAN
DOKUMENTASI VIA ZOOM
Incorporated in the Republic of Indonesia
GFCORP-V1
Names mentioned 5 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
—
Aditya Putra
p.1
unresolved
—
Daniel
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.