Skip to content
Back to announcement

20251212_IKAI_Laporan Informasi dan Fakta Material_32012750_lamp2.pdf

Other Text extracted IKAI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 3

Page 1
                                     PRESS RELEASE
     PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk (IKAI) Memasuki Fase Pemulihan Menyeluruh:
    Momentum Kinerja Kuat di 2025 Menjadi Dasar Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026.
Jakarta, Indonesia, 10 Desember 2025 — PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk (“IKAI”)
memaparkan hasil kinerja tahun berjalan dan arah strategis perusahaan pada Public Expose
2025 bertema “The Path to Recovery – Building a Sustainable Future.” Tahun 2025
merupakan fase pemulihan. Perseroan melakukan restrukturisasi manajemen dan perbaikan
operasional, sistem, sumber daya, infrastruktur, tata kelola perusahaan, serta fundamental
keuangan perusahaan. Dengan adanya indikator kinerja yang telah menunjukkan tren
penguatan signifikan, IKAI kini optimis untuk masuk ke fase selanjutnya yaitu fase optimalisasi.
Pemulihan Kinerja Keuangan: Q4 2025 Menjadi Titik Balik
Pada akhir tahun 2025, IKAI mencatat sejumlah indikator positif yang merupakan fondasi kuat
menuju 2026. Adanya respon positif terhadap upaya Perseroan di fase pemulihan, EBITDA
bertumbuh positif sebesar 16,83% berdasarkan perbandingan Q-on-Q data 2025. Perseroan
mencatat pertumbuhan pendapatan yang signifikan di Q4 2025 (+71% YoY Q-to-Q) dan Gross
Profit FY 2025 mencapai Rp71,87 miliar.
Fase pemulihan ini mendorong dilakukannya major maintenance di sektor manufaktur dan
langkah-langkah efisiensi serta optimalisasi lainnya yang menekan biaya, energi, dan
perawatan. Pemulihan ini juga ditopang oleh upaya-upaya perbaikan di sektor hotel. Tingginya
tingkat permintaan pasar di kedua sektor ini membantu keberhasilan fase pemulihan
Perusahaan.
Komisaris Independen Perseroan, Bernardus Djonoputro, optimis bahwa kinerja Q4 adalah
baseline dari kinerja 2026, khususnya dalam pencapaian positive book dan pemulihan
profitabilitas. Bapak Bernardus juga menyampaikan bahwa dalam dokumen “Ceramic Industry
and Market Outlook”, kajian independen dari Mandala Consulting, mengkonfirmasi brand
Essenza adalah leader di segmen Luxurious dan adalah Top 3 Brand di industri keramik. Kajian
ini juga memvalidasi strategi bisnis Perseroan yang menempatkan Essenza sebagai pilar
utama.
Kinerja Segmen: Manufacturing Menguat, Hotel Stabil
Sejalan dengan berakhirnya major maintenance cycle, produksi di segmen manufaktur
keramik menunjukkan pemulihan kuat di Q4, dimana Produksi meningkat signifikan sebesar
74%, sedangkan Profit Margin meningkat +196% dibanding Q1.
Direktur Utama Perseroan, Desra Ghazfan memaparkan, pencapaian ini mencerminkan
keberhasilan upaya peningkatan efektivitas, efisiensi, dan optimalisasi di segmen manufaktur
dan realisasi dari strategi perseroan untuk memperkuat profitabilitas melalui otomatisasi,
standardisasi proses, serta predictive–preventive maintenance.
Performa sektor hotel di grup IKAI sepanjang 2025, berdasarkan standar indikator industri
perhotelan, seperti Occupancy dan Gross Operating Profit, lebih tinggi diatas rata-rata



                                              1
Page 2
nasional. Hal ini tercermin pada performa Occupancy pada Swiss-Belhotel Bogor 89,63% dan
Swiss-Belinn Gajah Mada Medan 74,56%.
Tingginya indikator yang belum dapat dikonversi menjadi profitabilitas (Net Operating Profit -
NOP) ini, merupakan salah satu prioritas yang harus diselesaikan di fase pemulihan. Kenaikan
NOP di Q4 menjadi 8%, dari posisi Q-on-Q sebelumnya menunjukkan kondisi negatif,
mencerminkan keberhasilan upaya peningkatan efektivitas, efisiensi, dan optimalisasi di
segmen hotel.
Challenges and Constraints
Komisaris Utama Perseroan, Willam Eduard Daniel, menyampaikan adanya beban
fundamental masa lalu yang berpotensi memengaruhi kecepatan realisasi strategi bisnis
Perseroan, termasuk didalamnya liabilitas masa lalu yang sangat signifikan, Non Performing
Loan (“NPL”), permasalahan hukum, fundamental keuangan, dan Going Concern. Bapak
Daniel menginformasikan bahwa salah satu liabilities, yaitu utang bank PT Internusa Keramik
Alamasri ke Bank Mandiri telah diselesaikan. Terkait dengan Going Concern, ditegaskan bahwa
manajemen baru berkomitmen untuk mengubah kondisi Perseroan yang merugi menjadi
Perseroan yang mencetak keuntungan berkelanjutan.
Strategic Outlook 2026: Transformasi Menuju Pertumbuhan Profitabel dan Berkelanjutan
Untuk 2026, IKAI menegaskan akan fokus pada empat strategi pertumbuhan: People and Skill
Upgrade, Business Process Modernization, Market Acquisition Program, dan Per-segment Ops
Target.
Pada sektor manufaktur, Essenza sebagai Top Brand dan produk yang memiliki pasar sangat
besar, seperti yang dikonfirmasi oleh kajian dari Mandala Consulting, rencana Perseroan
terhadap pertumbuhan bersifat multidimensi. Pertumbuhan secara vertikal dengan
menambah kapasitas produksi, secara horisontal dengan inovasi menciptakan produk baru,
memasuki segmen pasar Super Luxurious, dan melakukan strategic alliance dengan Industry
Leader keramik dunia dan Top Designer dunia.
Sedangkan pada sektor Hotel, strategi pertumbuhan dilakukan melalui pendekatan
peningkatan kualitas pendapatan dan menciptakan sumber pendapatan baru. Perseroan juga
melaksanakan optimalisasi strategi komersial dalam portofolio hotelnya dan akan berfokus
pada pendekatan “profitability over volume.”
Penutup
Komisaris IKAI, Bernardus Djonoputro menyampaikan apresiasi kepada para pemegang
saham, investor, regulator, pelanggan, dan seluruh pemangku kepentingan atas dukungan
berkelanjutan selama periode pemulihan ini. Perseroan optimistis bahwa        rencana
transformasi untuk      2025–2026 akan menghasilkan perusahaan yang lebih tangguh,
kompetitif, dan berkelanjutan.




                                              2
Page 3
Manajemen yang hadir dalam Public Expose IKAI 2025
Komisaris Utama & Independen     : William Eduard Daniel
Komisaris Independen             : Bernardus Djonoputro
Direktur Utama                   : Desra Firza Ghazfan
Direktur                         : Emirza Adi Wibowo




Tentang PT Intikeramik Alamasri Industri
PT. Intikeramik Alamasri Industri Tbk (IKAI) didirikan pada tanggal 26 Juni 1991, yang merupakan salah satu
produsen ubin porselen terbesar di Indonesia. Perusahaan memulai operasi komersial pada Mei 1993, dengan
merek dagang "Essenza". Pada bulan Mei 2019, Perusahaan menambahkan industri pariwisata, restoran dan hotel
ke dalam kegiatan bisnis mereka.
IKAI terdaftar secara publik di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya, yang sekarang menjadi Bursa Efek
Indonesia pada tanggal 4 Juni 1997.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi
Corporate Secretary / Sekretaris Perusahaan
Tel: (62-21) 8370 0435
Email: corpsecretary@intikeramik.com
Website: www.intikeramik.com

Siaran pers ini telah disiapkan oleh PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk. ("IKAI") dan diedarkan hanya untuk tujuan informasi
umum. Hal ini tidak diperuntukkan untuk individu atau tujuan tertentu dan bukan merupakan rekomendasi perihal saham IKAI.
Tidak ada jaminan (tersurat maupun tersirat) yang dibuat demi keakuratan atau kelengkapan informasi. Semua pendapat dan
estimasi yang dimuat dalam siaran pers ini merupakan penilaian kami per tanggal hari ini dan dapat berubah tanpa pemberitahuan
sebelumnya. IKAI tidak bertanggung jawab atas hal apa pun atas konsekuensi atas individu ataupun orang lain sebagai akibat dari
ketergantungan pada keseluruhan atau sebagian dari isi siaran pers ini dan baik IKAI maupun perusahaan afiliasinya dan
karyawannya masing-masing dan agen tidak menerima tanggung jawab atas segala kesalahan, kelalaian, atau sebaliknya, dalam
siaran pers ini dan setiap ketidakakuratan di sini atau kelalaian di sini yang mungkin timbul.

Forward-Looking Statements
Pernyataan tertentu dalam rilis ini adalah atau mungkin merupakan pernyataan yang mengedepankan wawasan ke depan..
Pernyataan-pernyataan ini biasanya mengandung kata-kata seperti "akan", "mengharapkan" dan "mengantisipasi" dan kata-kata
yang serupa. Berdasarkan sifatnya, pernyataan berwawasan ke depan mengandung sejumlah risiko dan ketidakpastian yang dapat
menyebabkan kejadian atau hasil actual yang berbeda secara material dari yang dijelaskan dalam rilis ini. Faktor-faktor yang dapat
menyebabkan hasil aktual yang berbeda termasuk, tetapi tidak terbatas pada, kondisi ekonomi, sosial dan politik di Indonesia;
keadaan industri gas di Indonesia; kondisi pasar yang berlaku; peningkatan beban regulasi di Indonesia, termasuk peraturan
lingkungan dan biaya kepatuhan; fluktuasi nilai tukar mata uang asing; tren suku bunga, biaya modal dan ketersediaan modal;
permintaan dan harga jual yang diantisipasi untuk perkembangan kami dan belanja modal dan investasi terkait; biaya konstruksi;
ketersediaan properti real estat; persaingan dari perusahaan dan tempat lain; pergeseran dalam permintaan pelanggan;
perubahan dalam biaya operasi, termasuk upah karyawan, tunjangan dan pelatihan, perubahan kebijakan pemerintah dan publik;
kemampuan kita untuk menjadi dan tetap kompetitif; kondisi keuangan kami, strategi bisnis serta rencana dan remediasi. Jika satu
atau lebih dari ketidakpastian atau risiko ini, antara lain, terwujud, hasil aktual dapat bervariasi secara material dari yang
diperkirakan, diantisipasi atau diproyeksikan. Khususnya, tetapi tanpa batasan, biaya modal dapat meningkat, proyek dapat
tertunda dan perbaikan yang diantisipasi dalam produksi, kapasitas atau kinerja mungkin tidak sepenuhnya terwujud. Meskipun
kami percaya bahwa harapan manajemen kami sebagaimana tercermin oleh pernyataan berwawasan ke depan tersebut adalah
wajar berdasarkan informasi yang saat ini tersedia bagi kami, tidak ada jaminan yang dapat diberikan bahwa harapan tersebut akan
terbukti benar. Anda tidak harus terlalu bergantung pada pernyataan seperti itu. Bagaimanapun, pernyataan-pernyataan ini hanya
berbicara pada tanggal perjanjian ini, dan kami tidak berkewajiban memperbarui atau merevisi salah satu dari konten material
kami, baik sebagai hasil dari informasi terkini, kejadian di masa depan atau sebaliknya.




                                                                3

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.23 MB
Published15 Dec 2025
Pages3
Characters10,008
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Intikeramik Alamasri Industri Tbk p.1 ×13
linked person Bernardus Djonoputro p.1 ×3
linked org Bank Mandiri p.2
linked person William Eduard Daniel p.3
linked person Desra Firza Ghazfan p.3
linked person Emirza Adi Wibowo p.3
possible org Bursa Efek Indonesia p.3
unresolved person Bernardus p.1
unresolved person Daniel p.2
unresolved org PT Internusa Keramik Alamasri p.2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result