Skip to content
Back to announcement

20251211_FITT_Laporan Informasi dan Fakta Material_32012584_lamp2.pdf

Asset transaction Needs review FITT

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 1

Page 1
   3             MONEY & BANKING
                                                                                                                                                                                                                   kamis, 11 Desember 2025




                                                                                                                                                                                                  Tegaskan Komitmen Diversity,
                                                                                                                                                                                                  Equality & Inclusion
                                                                                                                                                                                                  Chief Product Management and Marketing
                                                                                                                                                                                                  Officer Generali Indonesia Jong Wie Siu
                                                                                                                                                                                                  (dua dari kiri), Head of Marketing and
                                                                                                                                                                                                  Communications Windra Krismansyah (kiri)
                                                                                                                                                                                                  dan Interim Head of People & Organization
                                                                                                                                                                                                  Rufina Kristianawati (kanan), menyerahkan
                                                                                                                                                                                                  tanda terima kasih kepada Founder and CEO
                                                                                                                                                                                                  PUKA Dessy Nur Anisa, saat memperingati
                                                                                                                                                                                                  Hari Disabilitas Internasional di Jakarta, Rabu
                                                                                                                                                                                                  (10/12/2025). Melalui sesi talkshow dan
                                                                                                                                                                                                  engagement session dengan tema ‘Crafting
                                                                                                                                                                                                  Inclusion’, Generali Indonesia kembali
                                                                                                                                                                                                  menegaskan komitmen Diversity, Equity dan
                                                                                                                                                                                                  Inclusion (DEI) yang menekankan pentingnya
                                                                                                                                                                                                  menghormati setiap orang, terlebih para
                                                                                                                                                                                                  penyandang disabilitas.
                                                                                                                                                                 Investor Daily/David Gita Roza




                                                                                                         SAMBUT 2026


             Perbanas: Optimistis tapi Tetap Waspada
                 JAKARTA, ID – Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) memandang optimistis tahun 2026 meskipun tetap mewaspadai sejumlah tantangan.
                    Pertumbuhan kinerja kredit industri perbankan tahun depan diperkirakan berada di rentang 9-11% secara tahunan (year on year/yoy).

            Oleh Nida Sahara                           juga terdapat momentum Ramadan             berada pada kisaran 9% hingga 11%.         Dorong Kepercayaan Dunia Usaha                             kerja (PHK) yang mayoritas terjadi
                                                       dan Idulfitri, yang diperkirakan pula      “Kelihatannya angkanya berkisar               Pada kesempatan yang sama, Ke-                          pada sektor informal dan padat karya.




            K
                                                       akan terjadi peningkatan aktivitas         antara 9-11% gitu ya. Dan beberapa         tua Bidang Riset dan Kajian Ekono-                              “Ini bahaya kalau banyak yang
                         etua Umum Perbanas            belanja masyarakat dan dunia usaha.        analis menyebutkan bahwa masih             mi dan Perbankan Perbanas Aviliani                         tidak tertangani BLT (bantuan
                         Hery Gunardi mengata-         Diharapkan bisa ikut mendorong             tetap tumbuh single digit tapi high        menyampaikan bahwa pertumbuhan                             langsung tunai), dan subsidi, ini jadi
                         kan, menjelang penutup-       pertumbuhan kredit kuartal I-2026.         single digit,” imbuhnya.                   kredit utamanya akan menantang                             masalah, karena kelas ini tidak ter-
                         an 2025 pihaknya meli-        Hery berharap semua akan berjalan             Sejumlah indikator perbankan            dari sisi permintaan, baik dari sisi                       tangani BLT dan subsidi. Ini paling
                         hat likuiditas perbankan      beriringan, mulai dari konsumsi, in-       juga menunjukkan perbaikan. Rasio          masyarakat maupun dunia usaha.                             bahaya kelas ini. Jadi PR pemerin-
            nasional sangat memadai, ditandai          vestasi, belanja pemerintah, hingga        kecukupan modal (capital adequ-            Meskipun likuiditas kondisinya                             tah,” papar Aviliani.
            dengan loan to deposit ratio (LDR)         ekspor-impor.                              acy ratio/CAR) industri pada                            masih memadai, tetapi                              Meski demikian, pertumbuhan
            yang terus mengalami pelonggaran.             “Kami semua optimis, tapi tetap         September 2025                                                       berkaca                          ekonomi diperkirakan masih bisa
            Dia menyebut, threshold LDR dari           tahun depan waspada. Permintaan            tercatat                                                                                              tembus 5%, lantaran 53% didomi-
            Otoritas Jasa Keuangan (OJK) un-           kredit mulai bagus, spending mulai                                                                                                               nasi oleh kelas menengah atas, yang
            tuk melihat kondisi likuiditas yang        naik, kemampuan masyarakat mulai                                           Rp                                                                    mana tidak banyak terkena dampak
            memadai adalah di bawah 92%.                                                                                                                                                                perekonomian. Sebaliknya, lanjut
            Namun, saat ini jauh di bawah itu,                                                                                                                                                          Aviliani, ketika inflasi naik, justru
            atau kisaran 84%, artinya, kata Hery,       Intermediasi Perbankan                                                                                                                          pendapatan kelas menengah atas
            perbankan punya uang yang banyak            (% yoy)                                                                                                                                         semakin tinggi, ketika bunga tinggi,
            untuk ekspansi ke depan.                                                                                                                                                                    pendapatan mereka juga meningkat.
                                                            Keterangan             Jan’25   Feb’25 Mar’25 Apr’25         Mei’25    Jun’25     Jul’25    Agust’25 Sep’25 Okt’25
                Banjirnya likuiditas menjelang                                                                                                                                                               Di sisi lain, Perbanas juga mela-
            akhir tahun ini bukan tanpa sebab,          Pertumbuhan Kredit          10,27        10,3     9,16     8,8     8,43     7,77        7,03        7,56             7,7           7,36         kukan survei kepada dunia usaha,
            dukungan pemerintah dan Bank                -Kredit Investasi           13,22       14,62    13,36   15,86    13,74    12,53       12,42       13,86                                        dengan adanya tiga kebijakan seperti
            Indonesia (BI) memainkan peran              -Kredit Modal Kerja           8,4         7,66   6,51    4,62     4,94      4,45       3,08         3,53                                        penempatan dana Rp 200 triliun ke
            penting. Keduanya aktif menjalan-           -Kredit Konsumsi            10,37        10,31   9,32    8,97     8,82      8,49        8,11        7,89                                        bank dan dampaknya terhadap ak-
            kan kebijakan yang mendukung                                                                                                                                 SUMBER: BI, DIOLAH             selerasi pertumbuhan kredit. Lalu,
            pertumbuhan (pro-growth).                                                                                                                                                                   penurunan BI Rate yang agresif,
                Terlihat dari sisi bank sentral yang   jalan, harapannya 2026 ekonomi             berada di kisaran 26%, sementara           pada 2022 pertumbuhan DPK bia-                             serta insentif likuiditas dari BI se-
            terus menjaga likuiditas perbankan         lebih baik dari 2025,” tutur Hery di       rasio kredit bermasalah (non per-          sanya akan jauh lebih rendah dari                          perti GWM.
            dengan aktif memberikan stimulus           Jakarta, Rabu (10/12/2025).                forming loan/NPL) terjaga di level         pertumbuhan kredit.                                             “Dari tiga stimulus itu, pengusaha
            giro wajib minimum (GWM) melalui               Meski demikian, Hery mengga-           2,2%-2,4%. Ia menilai perkembang-              “Ini memang perbankan perlu                            yakin berdampak positif ke ekonomi
            kebijakan likuiditas makroprudensial       risbawahi bahwa nilai fasilitas kredit     an tersebut menunjukkan pertum-            kebijakan-kebijakan agar likuiditas                        nasional, efektif bisa perkuat sektor
            (KLM), penurunan BI Rate yang ag-          yang belum ditarik debitur alias un-       buhan sektor perbankan yang stabil         terjaga, sekarang sih terjaga, mulai                       riil, tapi dunia usaha masih wait and
            resif. Selain itu, dari sisi instrumen,    disbursed loan masih tinggi, karena        namun moderat.                             Agustus itu baru naik lagi DPK bank.                       see ketika ditanya apakah mereka
            SRBI juga yang awalnya memiliki yield      sebagian debitur memilih bersikap              “Harapannya tahun depan kalau          Dari berbagai bank, pertumbuhan                            akan investasi atau tidak,” kata Avi-
            sangat tinggi, perlahan mulai menu-        wait and see sebelum merealisasikan        jika nanti akan banyak fiscal policy       kredit minimal 7,6% sampai 12%                             liani menjelaskan survei tersebut.
            run. Kondisi ini bisa membantu bank        penarikan kredit untuk ekspansi            dan juga monetary policy bersamaan         target mereka, rata-rata di 9,6% pro-                           Hanya 36% dunia usaha yang
            menekan biaya dana (cost of fund).         usaha. Ia juga menilai, daya beli          juga dengan apa yang dilakukan dari        yeksi dari bank-bank,” jelas Aviliani.                     merasakan dampak dari kebijakan
                Hery mengungkapkan, menje-             masyarakat menengah ke bawah               sisi pembiayaan APBN oleh peme-                Namun, yang paling penting saat                        pemerintah dan BI terhadap kegi-
            lang momen libur Natal dan tahun           melemah dibandingkan beberapa              rintah, Kementerian Keuangan dan           ini adalah melihat daya beli masyara-                      atan usahanya. Artinya, lebih dari
            baru, biasanya aktivitas belanja ma-       tahun sebelumnya.                          seterusnya, harapannya sektor riil         kat. Pasalnya, yang paling terdampak                       60% yang mengaku tidak merasa-
            syarakat meningkat, dan berdampak              Namun begitu, Hery memperki-           akan bergerak dan kalau sektor riil        adalah masyarakat menengah ke ba-                          kan dampaknya. “Ini yang berarti
            pula pada penggunaan kartu kredit          rakan pertumbuhan kredit perbank-          bergerak ya kemudian kredit per-           wah yang mengalami penurunan pen-                          perlu kebijakan pemerintah untuk
            yang bisa melonjak hingga 34%.             an akan lebih baik dibandingkan            bankan juga akan ikut mendukung            dapatan. Ini terjadi seiring dengan                        membuat mereka percaya lagi untuk
                Selain itu, pada kuartal I-2026        2025. Perkiraan pertumbuhan kredit         hal itu,” beber Hery.                      banyaknya pemutusan hubungan                               ekspansi,” beber Aviliani.




                                                       Transaksi Kopra by Mandiri Melesat 22%
    JAKARTA, ID – PT Bank Mandiri             digital. Fitur ini dirancang untuk mem-           komitmen perseroan dalam memperku-             ngunan nasional dan semangat Asta Cita               sekaligus memperkuat fondasi ekonomi
(Persero) Tbk mencatatkan nilai trans-        berikan akses pembiayaan yang lebih               at ekonomi kerakyatan.                         Presiden Prabowo dalam memperkuat                    kerakyatan. (nid)
aksi wholesale digital super platform         cepat, aman, dan efisien bagi nasabah                 “Melalui Kopra by Mandiri, kami            kemandirian ekonomi
Kopra by Mandiri tumbuh 22% secara            lembaga, hingga pelaku UKM.                       terus membangun sinergi dengan para            bangsa.
tahunan (year on year/yoy) mencapai               Senior Vice President Digital Wholesale       pelaku usaha untuk menyediakan akses               Kehadiran fitur KAD
lebih dari Rp 22.000 triliun per Oktober      Banking Bank Mandiri Yohan Sugiono,               pembiayaan yang cepat, aman, dan               di Kopra by Mandiri                             PENGUMUMAN PERKEMBANGAN NEGOSIASI
2025. Sementara, volume transaksi naik        menyatakan bahwa melalui inovasi KAD              fleksibel. Fitur Kredit Agunan Deposito        turut berperan sebagai                  SEHUBUNGAN DENGAN RENCANA PENGAMBILALIHAN
                                                                                                                                                                                                     PT HOTEL FITRA INTERNATIONAL TBK
14% (yoy) mencapai 1,2 miliar transaksi.      di Kopra by Mandiri, pelaku usaha mau-            ini kami hadirkan sebagai bagian dari          salah satu langkah stra-
    Fitur-fitur unggulan Kopra by             pun perusahaan dapat mengajukan pin-              akselerasi layanan digital yang dapat          tegis dalam mendorong            Sehubungan dengan telah dilakukannya pengumuman negosiasi terkait rencana
                                                                                                                                                                                pengambilalihan PT Hotel Fitra International Tbk (“Perseroan”) pada tanggal 12 September 2025
Mandiri antara lain bulk payment hingga       jaman dengan potensi bunga yang lebih             mendukung likuiditas tanpa meng-               akselerasi transformasi          melalui surat kabar Investor Daily Indonesia, dan untuk memenuhi ketentuan Pasal 5 ayat (1)
                                                                                                                                               digital sektor keuangan.         huruf (a) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan
50 ribu transaksi, monitoring real-time       kompetitif, serta menjaminkan deposito            ganggu strategi investasi nasabah,”                                             Perusahaan Terbuka (“POJK No. 9/2018”), dengan ini kami, PT Jinlong Resources Investment,
untuk Letter of Credit (LC) dan Bank          aktif tanpa perlu mencairkan deposito             jelas Yohan dalam keterangannya, Rabu          Melalui integrasi proses         suatu perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia
                                                                                                                                                                                (“Calon Pengendali Baru”) mengumumkan bahwa kami telah menandatangani Perjanjian Jual
Garansi menjadi diferensiasi utama yang       dan kehilangan keuntungannya.                     (10/12/2025).                                  pengajuan pinjaman               Beli Saham Bersyarat PT Hotel Fitra International Tbk dengan PT Gloria Inti Nusantara, Hendra
meningkatkan efisiensi bisnis nasabah.            Nasabah dapat mengajukan KAD me-                  Lanjutnya, Bank Mandiri akan terus         dan akses pembiayaan             Sutanto, dan Richard Suwandi Lie (bersama-sama disebut sebagai “Penjual”) pada tanggal
                                                                                                                                                                                9 Desember 2025 (“PPJB”), di mana telah disepakati Penjual akan menjual saham Perseroan
Bank Mandiri juga menegaskan peran-           lalui Kopra by Mandiri serta memantau             mengembangkan Kopra sebagai plat-              berbasis digital, Bank           sebanyak 627.000.000 (enam ratus dua puluh tujuh juta) saham atau sekitar 48,07% (empat
nya sebagai mitra strategis pemerintah        proses pengajuan kredit sampai dengan             form yang mampu meningkatkan daya              Mandiri menghadirkan             puluh delapan koma tujuh persen) dari total saham yang telah dikeluarkan Perseroan, yang akan
                                                                                                                                                                                menyebabkan perubahan pengendalian terhadap Perseroan (“Rencana Pengambilalihan”).
dalam mengakselerasi ekonomi kerak-           pencairan melalui Kopra by Mandiri.               saing dunia usaha dan memperkuat               solusi yang cepat, efi-          Pelaksanaan penyelesaian atas saham Penjual sehubungan dengan Rencana Pengambilalihan
yatan.                                        Proses persetujuan pun hanya membu-               ekosistem ekonomi nasional secara              sien, dan aman untuk             akan dilakukan setelah dipenuhinya persyaratan pendahuluan berdasarkan PPJB dan kesiapan
                                                                                                                                                                                administratif dari para pihak.
    Melalui Kopra by Mandiri, bank            tuhkan waktu yang singkat sehingga                berkelanjutan. Dia memastikan Kopra            mendukung aktivitas
                                                                                                                                                                                Selain saham Penjual, Calon Pengendali Baru juga berencana untuk melakukan pembelian
bersandi saham BMRI ini terus mem-            menjadi solusi likuiditas yang responsif          by Mandiri akan terus menjadi mitra fi-        bisnis di berbagai               tambahan saham Perseroan dari beberapa pihak sehingga total kepemilikan Calon Pengendali
perkuat sinergi dengan pelaku usaha           terhadap kebutuhan mendesak bisnis.               nansial strategis yang mampu menjawab          sektor.                          Baru menjadi sebanyak-banyaknya 1.032.397.500 (satu miliar tiga puluh dua juta tiga ratus
                                                                                                                                                                                sembilan puluh tujuh ribu lima ratus) saham di Perseroan atau sekitar 79,16% (tujuh puluh
dalam mendorong pertumbuhan sektor            Selain itu, nasabah diberikan kemudah-            kebutuhan bisnis secara cepat dan tepat.           Inisiatif ini meru-          sembilan koma enam belas persen) dari seluruh saham yang telah dikeluarkan oleh Perseroan.
produktif dan memperluas akses la-            an fitur pengingat pembayaran angsuran                Melalui inovasi berkelanjutan, sinergi     pakan wujud nyata                Dalam melaksanakan Rencana Pengambilalihan, Calon Pengendali Baru juga akan senantiasa
                                                                                                                                                                                memperhatikan dan memenuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku, termasuk POJK
pangan pekerjaan. Sebagai bagian dari         secara otomatis.                                  yang kuat, serta akselerasi pengembangan       komitmen Bank Man-               No. 9/2018. Apabila Rencana Pengambilalihan telah selesai dilaksanakan, Calon Pengendali
komitmen Bank Mandiri dalam meng-                 Yohan menegaskan bahwa pengem-                fitur digital, perseroan berkomitmen un-       diri dalam mendorong             Baru akan melaksanakan penawaran tender wajib sesuai dengan ketentuan POJK No. 9/2018.

hadirkan solusi finansial yang relevan        bangan fitur KAD merupakan bagian                 tuk mendukung percepatan pertumbuhan           sektor riil agar semakin         Demikian informasi mengenai perkembangan negosiasi atas Rencana Pengambilalihan ini
                                                                                                                                                                                disampaikan.
dan berkelanjutan, Kopra by Mandiri           langkah penting dalam agenda digital              sektor riil dan perluasan akses pembiaya-      adaptif, kompetitif, dan                                           Jakarta, 11 Desember 2025
kini menawarkan kemudahan pengajuan           Bank Mandiri. Dia menyebut transfor-              an di Indonesia. Langkah strategis Bank        mampu menghadapi di-                                                          Direksi
Kredit Agunan Deposito (KAD) secara           masi digital telah menjadi fondasi dari           Mandiri ini selaras dengan agenda pemba-       namika ekonomi global,                                          PT Jinlong Resources Investment

File

File Open PDF
Source IDX
Size7.57 MB
Published11 Dec 2025
Pages1
Characters25,329
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT Bank Mandiri p.1 ×9
linked org HOTEL FITRA INTERNATIONAL TBK p.1 ×6
linked org Jinlong Resources p.1 ×2
linked org PT Gloria Inti Nusantara p.1
linked — Richard Suwandi Lie p.1
possible person Hery Gunardi p.1
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1 ×2
possible org Negara Republik Indonesia p.1
unresolved org Kementerian Keuangan p.1
unresolved org Bank Mandiri Yohan Sugiono p.1
unresolved org PT Jinlong Resources Investment p.1 ×2
unresolved org Bank Man- p.1
unresolved org Bank Mandiri. Dia p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 4434 ms 12 Sep 2026 22:33
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result