Back to announcement
20251210_JSMR_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32012352_lamp1.pdf
Other Text extracted JSMRSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 10
Page 1 OCR 0.934
G JASAMARGA Nomor 1 AB.HM.04.342 10 Desember 2025 Lampiran 1. Perihal 1 Penjelasan PT Jasa Maga (Persero) Tbk (“Perseroan”) atas Pemberitaan di Media Massa Kepada Yth. Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia Indonesia Stock Exchange Building, Tower | Jl. Jend Sudirman Kav 52-53 Jakarta 12190 U.p. Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Group 2 Merujuk pada surat PT Bursa Efek Indonesia No: S-13909/BEI.PP2/12-2025-JSMR tanggal 9 Desember 2025 perihal Permintaan Penjelasan Atas Pemberitaan di Media Massa, bersama ini disampaikan penjelasan sebagai berikut: 1. Klarifikasi atas kebenaran berita tersebut. 1. Apakah Perseroan atau entitas dalam grup usaha memiliki ruas jalan tol, fasilitas operasional, atau infrastruktur pendukung tainnya yang berlokasi pada area terdampak bencana banjir dan tanah longsor? Jika ya, agar dijelaskan: a. Ruas jalan tol, gerbang tol, gardu transaksi, fasilitas pemeliharaan, atau asset operasional lain yang terdampak bencana. Tanggapan: Perseroan mencatat adanya kondisi cuaca eksirem di Sumatera Utara pada tanggal 27-28 November 2025 berdasarkan Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor 188.A/836/KPTS/2025 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Gempa Bumi di Wilayah Provinsi Sumatera Utara. Adapun Ruas Jalan Tol yang terdampak pada ruas tol operasi Perseroan, yaitu: e Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) yang dikelola oleh entitas anak yaitu PT Jasamarga Kualanamu Tol (JKT) dengan kerusakan terjadi pada jalan penghubung antara jalan utama dan jembatan (oprit jembatan bagian pelat injak) di KM 411600 B (arah Tebing Tinggi menuju Kota Medan) yang longsor disebabkan oleh curah hujan ekstrem di Wilayah Deli Serdang (sesuai Data BMKG 262 mm/hr di atas 150 mm/hr) dari badai Siklon Senyar mengakibatkan wilayah persawahan sekitar tol terendam banjir secara merata dan debit air sungai besar meluap naik dan membuat gerusan pada bagian bawah kaki jembatan sehingga menyebabkan longsoran pada bagian oprit. e# Ruas Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Beimera), terdapat beberapa titik genangan pada jalan tol disebabkan banjir kawasan medan sekitar jalan tol yang meluap hingga badan jalan tol dengan lokasi sebagai berikut: » KM 74000 Arah Belawan. » KM 264000 Arah Belawan, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Plaza Tol Taman Mini Indonesia Indah Jakarta 13550 — Indonesia Tel -62 21 841 3526, 841 3630 wwwjasamarga.com
Page 2 OCR 0.935
e KM 304000 Arah Belawan, # Akses Gerbang Tol H. Anif 2, dan s Akses Gerbang Tol Tanjung Mulia. b. Detail lokasi, jenis kegiatan operasional di lokasi tersebut, status pengelolaan (konsesi/anak perusahaan), serta kontribusi pendapatan dari ruas atau fasilitas tersebut. Tanggapan: Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) dikelola oleh PT Jasamarga Kualanamu Tol (JKT) yang merupakan anak perusahaan jalan tot Jasa Marga dan berlokasi di wilayah Deli Serdang, Sumatra Utara. Berdasarkan pendapatan tol di ruas tol MKTT, kontribusi pendapatan tol yang diberikan yaitu sebesar 3,2”4 terhadap total pendapatan tol Perseroan secara konsolidasi. Ruas Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) merupakan ruas tol konsesi Jasa Marga yang termasuk dalam konsesi 13 ruas dan berlokasi di Medan, Sumatra Utara. Berdasarkan pendapatan tol di ruas tol Belmera, kontribusi pendapatan tol yang diberikan yaitu sebesar 1,096 terhadap total pendapatan tol Perseroan secara konsolidasi. c. Tingkat kerusakan atau gangguan operasional yang dialami akibat bencana dimaksud. Tanggapan: Kerusakan yang terjadi pada oprit jembatan pada KM 411600B Ruas Tol MKTT berdampak langsung terhadap strategi pelayanan operasional serta manajemen lalu lintas. Perseroan segera menerapkan sejumlah langkah penanganan untuk menjaga kelancaran, keselamatan dan melayani kebutuhan pengguna jalan dalam hal pergerakan masyarakat dengan melakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow dari KM 414800 hingga KM 39t300 sebagai upaya mengalihkan arus kendaraan dan menyeimbangkan distribusi talu lintas dari berbagai arah. Pada lokasi genangan di Ruas Tol Belmera, genangan air mengakibatkan jalur menuju Belawan tidak dapat dilalui sehingga Persercan segera menerapkan rekayasa contraflow KM 10 arah Belawan sampai dengan Gerbang Tol (GT) Belawan sepanjang kurang lebih 5 km untuk mengatur arus lalu lintas dan mengurai kepadatan kendaraan dengan memanfaatkan satu lajur. d. Status terkini operasional ruas/fasilitas tersebut (normal, pembatasan operasional, penutupan sementara, atau dalam proses pemulihan). Tanggapan: Status operasional pada ruas Jalan Tol MKTT saat ini berada dalam pembatasan operasional serta dalam proses berbaikan jalan. Rekayasa lalu lintas berupa contraflow diterapkan sejak 4 Desember 2025 mulai pukul 07.00 s.d 18.00 WIB pada KM 414800 hingga KM 394300 untuk mengatur distribusi kendaraan. Rekayasa lalu lintas confraflow berlaku efektif sampai dengan 15 Desember 2025. Adapun untuk rekayasa lalu lintas setelah pukul 18.00 WIB yaitu dilakukan
Page 3 OCR 0.948
pengalihan ke gerbang tol Kemiri dan Lubuk Pakam. Informasi rekayasa lalu lintas di ruas tol MKTT telah disampaikan melalui media sosial Instagram @official jmktt. Sementara itu, pada Jalan Tol Belmera, sejumlah titik yang sebelumnya terdampak genangan air telah dapat dilintasi kembali secara normal pada tanggal 29 November 2025, setelah sebelumnya dilakukan tindakan rekayasa lalu lintas sebagai bentuk penanganan sementara. e. Jika terdapat penutupan atau pembatasan operasional, agar dijelaskan estimasi waktu pemulihan hingga layanan dapat kembali normal. Tanggapan: Pembatasan operasional melalui rekayasa lalu lintas berupa contraflow diterapkan sejak tanggal 4 s.d. 15 Desember 2025 mulai pukul 07.00 s.d 18.00 WIB pada KM 414800 hingga KM 39-300 untuk mengatur distribusi kendaraan. Ditargetkan seluruh jalur akan beroperasi normal pada tanggal 16 Desember 2025. f. Dampak terhadap karyawan operasional, pengguna jalan, instalasi pendukung, serta aset Perseroan lainnya. Tanggapan: Pengguna jalan Ruas Tol MKTT tetap dapat menggunakan akses Jalan Tol MKTT dengan mengikuti skema pengaturan lalu lintas yang telah dikoordinasikan bersama dengan pihak Kepolisian dengan rincian: »# Pukul 07.00-18.00 WIB, pengguna Jalan To! MKTT dari Tebing Tinggi dan Kualanamu yang menuju Medan dapat menggunakan skema contraflow, e Setelah pukul 18.00 WIB (setelah contrafiow ditutup), pengguna jalan tol dari Kualanamu dan Tebing Tinggi yang menuju ke Medan, dapat mengikuti pengaturan lalu lintas lanjutan. Selain itu, Perseroan juga memastikan bahwa seluruh karyawan operasional tidak terdampak dan dapat bekerja dengan aman dalam penanganan banjir dan longsor. 2. Dampak kejadian ini terhadap strategi pelayanan operasional dan manajemen lalu lintas, termasuk kemungkinan pengalihan arus, rekayasa lalu lintas, pemindahan fungsi operasional sementara, atau penggunaan alternatif rute untuk menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan. Tanggapan: Kejadian ini berdampak langsung pada strategi pelayanan operasional dan manajemen lalu lintas di Jalan Tol MKTT dan Belmera. Kerusakan pada jalan arteri akibat banjir dan longsor menyebabkan sebagian pengguna jalan beralih menggunakan jalan tol sebagai alternatif yang lebih aman. Sehingga Perseroan harus menerapkan sejumlah langkah penanganan untuk menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jatan. Pada Jalan Tol MKTT, diterapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow di KM 414800 hingga KM 394300 sebagai upaya mengalihkan arus kendaraan dan menyeimbangkan distribusi lalu lintas dari berbagai arah,
Page 4 OCR 0.938
termasuk kendaraan Golongan I non bus dari Tebing Tinggi, Kualanamu/Keniiri, serta Medan. Sementara itu, pada Jalan Tol Belmera, saat terdapat genangan air di sejumlah titik, ditangani melalui pengaturan lalu lintas serta pemberlakuan contraflow sepanjang &5 km di KM 10 arah Belawan. Serangkaian rekayasa ini menunjukkan penyesuaian operasional yang bersifat situasional, di mana pengalihan arus, penataan ulang pergerakan kendaraan, serta pembukaan jalur alternatif sementara digunakan untuk mempertahankan kelancaran mobilitas dan memastikan keselamatan para pengguna jalan selama kondisi darurat berlangsung. Dampak terhadap aspek keuangan dan hukum baik saat ini maupun potensi di masa mendatang, termasuk tambahan biaya pemulihan, potensi klaim, atau risiko litigasi lainnya. Tanggapan: Dampak keuangan untuk melaksanakan perbaikan atas kejadian cuaca ekstrim yang terjadi pada Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi dan Belawan-Medan-Tanjung Morawa tidak signifikan terhadap kinerja Perseroan secara konsolidasi. Hal ini didukung oleh penanganan yang cepat dari tim operasional Perseroan. . Langkah mitigasi dan penanganan yang telah dilakukan Perseroan untuk memastikan keselamatan pengguna jalan, karyawan, serta keberlanjutan layanan operasional di ruas terdampak. Tanggapan: Penanganan yang telah dilakukan di Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi yaitu: & Penutupan sementara jalur amblas di lokasi Km 414600 arah Tebing Tinggi menuju Medan. o Penerapan rekayasa laiu lintas berupa contraflow di KM 414800 hingga KM 394300 dilengkapi sarana keselamatan lalu lintas termasuk lampu penerangan di lokasi sebagai upaya mengalihkan arus kendaraan dan menyeimbangkan distribusi lalu lintas dari berbagai arah, termasuk kendaraan Golongan | non bus dari Tebing Tinggi, Kualanamu/Kemiri, serta Medan. o Pekerjaan perbaikan oprit jembatan dengan perkuatan permanen lereng dengan konstruksi sheet pile dan perbaikan perkerasan jalan. Penanganan yang telah dilakukan di Ruas Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa, yaitu: Oo Telah dilakukan contraflow pukul 13.33 WIB mulai dari KM 10 s.d GT Belawan (t 5 km) dengan menggunakan 1 lajur untuk mengantisipasi kendaraan dari arah Mabar & Tanjung Mulia yang akan keluar di Belawan. o Peninggian tanggul dan Pembersihan saluran drainase o Pengerukan kolam retensi dan penyiagaan pompa o
Page 5 OCR 0.953
2. 5. Informasi mengenai perlindungan asuransi yang dimiliki Perseroan terkait potensi kerusakan aset jalan tol dan fasilitas pendukung akibat kejadian tersebut (jika ada). Tanggapan: Pada Ruas MKTT, PT JKT telah memiliki kontrak asuransi CECR sebagai bentuk perlindungan terhadap kerusakan aset yang dikelola perusahaan. Telah dilakukan penyampaian informasi kerusakan aset akibat kondisi force majeurs kepada pihak asuransi, dan selanjutnya akan dilakukan survey dan proses administrasi lainnya oleh pihak asuransi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 6. Informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup Perseroan serta dapat mempengaruhi harga saham Perseroan. Tanggapan: Tidak terdapat informasi/kejadian lain material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup Perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham Perusahaan. Informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup Perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham Perusahaan. Tidak terdapat informasi/kejadian lain material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup Perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham Perusahaan. Demikian kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. Mr Ari Wibowo Corporate Secretary & Chief Administration Officer Tembusan Yth.: Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Direktur Operasi dan Layanan PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Direktur Bisnis PT Jasa Marga (Persero) Tbk. RIC/ADP/TYS
Page 6 OCR 0.919
G JASAMARGA AB.HM.04.342 December 10, 2025 han : Subject : Explanation of PT Jasa Marga (Persero) Tbk (“the Company”) on News in Mass Media To. Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia Indonesia Stock Exchange Building, Tower | Jl. Jend Sudirman Kav 52-53 Jakarta 12190 Attn. Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Group 2 Referring to the Letter of PT Bursa Efek Indonesia (the Indonesia Stock Exchange) No: No: 'S-13909/BEI.PP2/12-2025-JSMR dated December 9, 2025 about about Reguest for Further Explanation in news in Mass Media, we hereby extend the explanation on the news as follows: 1. Clarification of the news. 1. Does the Company or any entity within the Group own toll road sections, operational facilities, or other supporting Infrastructure located in areas affected by the fiooding and landslides? If yes, please provide the following information: a. Toll road sections, toll gates, transaction booths, maintenance facilities, or other operational assets affected by the disasier. Response: The Company recorded extreme weather conditions in North Sumatra on 27-28 November 2025, based on the Decree of the Govemor of North Sumatra Number 188.A/836/KPTS/2025 concerning the Determination of Emergency Response Status for Floods, Landstides, and Farthguakes in the Province of North Sumatra. The affected toll road sections under the Company's operations are as follows: « Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) Toll Road, operated by the subsidiary PT Jasamarga Kualanamu Tol (JKT), where damage occurred to the connecting road between the main carriageway and the bridge (bridge abutment approach slab) at KM 411600 B (Tebing Tinggi-Medan direction). The damage was caused by extreme rainfall in the Deli Serdang area (as recorded by BMKG at 262 mmvhr, exceeding the 150 mm/hr threshold) resulting from Cyclone Senyar, which led to widespread flooding of the surrounding rice fieids and a significant increase in river water levels. The overflowing water caused scouring at the base of the bridge foundation, resulting in a landslide on the bridge abutment. « Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) Toll Road, which @xperienced several inundation points due to flooding in the surrounding Medan area that overflowed onto the toll road, with affected locations as follows: » KM 71000 Belawan direction: PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Plaza Tol Taman Mini Indonesia Indah Jakarta 13550 - Indonesia Tel 462 21 841 3526, 341 3630 wwwvjasamarga.com
Page 7 OCR 0.924
“ KM 261000 Belawan direction: “ KM 304000 Belawan direction, “ H. Anif 2 Toll Gate access road: and « Tanjung Mulia Toll Gate access road. b. Details of the location, type of operational activities at the site, management status (concession/subsidiary), and revenue contribution from the respective toll roads or facilities. Response: The Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) Toll Road is operated by PT Jasamarga Kualanamu Tol (JKT), a Jasa Marga toll road subsidiary, and is located in the Deli Serdang area of North Sumatra. Based on toll revenue recorded on the MKTT Toll Road, the contribution to the Company's consolidated toll revenue amounts to 3.276. The Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) Toll Road is a Jasa Marga concession road included within the Company's 13-road concession portfolio and is located in Medan, North Sumatra. Based on toll revenue recorded on the Belmera Toll Road, the contribution to the Company's consolidated toll revenue amounts to 1.04. Cc. Level of damage or operational disruption experienced due to the disaster. Response: The damage to the bridge abutment at KM 41-1600B on the MKTT Toll Road had a direct impact on operational service strategies and traffic management. The Company promptiy implemented several measures to maintain traffic flow, ensure safety, and support road users' mobility needs by introducing a traffic engineering scheme in the form of a contrafiow from KM 414800 to KM 394300. This was carried out to divert traffic and balance vehicle distribution from various directions. At the inundated locations on the Belmera Toll Road, the floodwater rendered the lanes toward Belawan impassable, prompting the Company to immediately implement a contraflow at KM 10 toward Belawan up io the Belawan Toll Gate (GT) along approximately 5 km. This measure was taken to regulate traffic flow and reduce vehicle congestion using one available lane. d. Current operational status of the affected toll road sections/facilities (normal, restricted operations, temporary closure, or under recovery). Response: The operational status of the MKTT Toll Road is curently under restricted operations and in the process of roadway repair. A traffic engineering scheme in the form of a contraflow has been implemented since 4 December 2025 from 07:00 to 18:00 WIB at KM 414800 to KM 39300 to regulate vehicle distribution. The contrafiow arrangement is effective until 15 December 2025. After 18:00 WIB, traffic is diverted through the Kemiri and Lubuk Pakam toli gates. Information
Page 8 OCR 0.925
regarding the traffic arrangements on the MKTT Toll Road has been disseminated tbrough the Instagram account @official jmktt. Meanmhile, on the Belmera Toll Road, several previously inundated locations have returned to normal traffic operations as of 29 November 2025, following temporary traffic engineering measures implemented during the handling of the incident. e. If there are operational closures or restrictions, please provide the estimated recovery time until services can return to normal. Response: Operational restrictions through a contraflow traffic arrangement have been implemented from 4 to 15 December 2025, between 07:00 and 18:00 WIB, from KM 41800 to KM 391300 to regulate vehicle distribution. All tanes are targeted to retum to normal operations on 16 December 2025. f Impact on operational employees, road users, supporting installations, and other Company assets. Response: Road users on the MKTT Toll Road can continue to access the toll road by following the traffic management scheme coordinated with the Police, with the following details: # From 07:00 to 18:00 WIB, MKTT Toll Road users traveling from Tebing Tinggi and Kualanamu toward Medan may use the contraflow arrangement, « After 18:00 WIB (upon closure of the contraflow), toli road users from Kualanamu and Tebing Tinggi heading toward Medan may follow the subseguent traffic management scheme. In addition, the Company ensures that all operational employees remain unaffected and are able to carry out their duties safely during the flood and landslide response. 2. Impact of this incident on operational service strategies and traffic management, including possible traffic diversions, traffic engineering, temporary relocation of operational functions, or the use of alternative routes to maintain smooth traffic flow and ensure road user safety. Response: This incident has had a direct impact on operational service strategies and traffic management on the MKTT and Belmera Toll Roads. Damage to arterial roads due to flooding and landslides has caused some road users to switch to the toll road as a safer alternative. Therefore, the Company implemented several measures to maintain smooth traffic low and ensure road user safety. On the MKTT Toll Road, traffic engineering measures were applied in the form of contraflow between KM 411800 and KM 394300 as an effort to divert vehicle flow and balance traffic distribution from varidus directions, including Class I non-bus vehicies from Tebing Tinggi, Kualanamu/Kemiri, and Medan.
Page 9 OCR 0.923
Meanwhile, on the Belmera Toil Road, receding flocdwaters at several points were managed through traffic regulation and the implementation of contraflow along approximately 5 km at KM 10 towards Belawan. These series of traffic engineering measures reflect situational operational adjustments, in which traffic diversions, rearrangement of vehicle movements, and temporary opening of alternative routes were employed to maintain mobility and ensure the safety of road users during the emergency situation. Impact on financial and legal aspects, both current and potential future impacts, including additional recovery costs, potential claims, or other Iitigation risks. Response: The financial impact of carrying out repairs due to the extreme weather incident on the Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi and Belawan-Medan-Tanjung Morawa Toll Roads is not significant to the Company's consolidated performance. This is supported by the swift response and handling by the Company's operational team. . Mitigation and handling measures taken by the Company to ensure the safety of road users, employees, and the continuity of operational services on the affected road sections. Response: Actions taken on the Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Toll Road are as follows: 0 Temporary closure of the subsided lane at KM 414600 in the direction from Tebing Tinggi to Medan. O Implementation of traffic engineering in the form of contraflow from KM 414800 to KM 391300, eguipped with traffic safety facilities including lighting at the location, as an effort to divert vehicle flow and balance traffic distributien from varicus directions, including Class | non-bus vehicles from Tebing Tinggi, Kualanamu/Kemiri, and Medan. Oo Repair work on the bridge approach with permanent slope reinforcement using sheet pile construction and pavement restoration. 'Actions taken on the Belawan-Medan-Tanjung Morawa Toll Road are as follows: O Contraflow was implemented at 13:33 WIB from KM 10 to the Belawan Toll Gate (approximately 5 km) using one lane to anticipate vehicles coming from Mabar and Tanjung Mulia heading toward Belawan. o Raising of embankments Oo Cleaning of drainage channels Oo Dredging of the retention pond and standby deployment of pumps. Information regarding the insurance coverage held by the Company related to potential damage to toll road assets and supporting facilities caused by the incident (if any). Response: For the MKTT section, PT JKT has an active CECR insurance contract as a form of protection against damage to company-managed assets. The Company has reported the asset damage caused by the force majeure event to the insurance provider, and a
Page 10 OCR 0.925
subseguent survey by the insurer will be conducted to assess and calculate the losses incurred by the Company. 6. Other material information/events that may affect the Company's business continuity and could influence ihe Company's share price. Response: There is no other material information or event that may affect the Company's business continuity or influence the Company's share price. 2. Other material information/events that may affect the Company's business continuity and could influence the Company's share price . There is no other material information or event that may affect the Company's business continuity or infiuence the Company's share price. Thus we convey, we thank you for your attention. Mr Ari Wibowo Corporate Secretary & Chief Administration Officer Attention to: « Director of Finance and Risk Management PT Jasa Marga (Persero) Tbk, » Director of Operation and Service PT Jasa Marga (Persero) Tbk, » Director of Business PT Jasa Marga (Persero) Tbk RIC/ADP/TYS
Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Jasa Maga (Persero) Tbk
p.1 ×2
unresolved
org
PT Bursa Efek Indonesia Indonesia Stock Exchange Building
p.1 ×2
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1 ×3
unresolved
person
H. Anif
p.2 ×2
unresolved
org
PT JKT
p.5 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.