Skip to content
Back to announcement

Report PT LPI 30-Jun-26 (r).pdf

Financial statement Text extracted LMAX

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 47

Page 1
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk



LAPORAN KEUANGAN INTERIM

TANGGAL 30 JUNI 2026 (TIDAK DIAUDIT) DAN
31 DESEMBER 2025 (DIAUDIT)
SERTA UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL 30 JUNI 2026 DAN 2025 (TIDAK DIAUDIT)

Page 2
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
DAFTAR ISI



                                                                   Halaman
Surat Pernyataan Direksi

Laporan Keuangan Interim

     Laporan Posisi Keuangan Interim                                  1

     Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Interim      3

     Laporan Perubahan Ekuitas Interim                                4

     Laporan Arus Kas Interim                                         5

     Catatan atas Laporan Keuangan Interim                            6

Page 3

Page 4
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                         30 Juni               31 Desember
                                                     Catatan              2026                     2025

ASET

ASET LANCAR
Kas dan Setara Kas                                      4               24.963.633.782           29.143.661.047
Piutang Usaha dari Pihak Ketiga                         5               19.878.878.696           20.243.980.789
Piutang Lain-lain Pihak Ketiga                          6                   80.455.979              179.986.978
Persediaan                                              7               17.693.566.750           16.743.766.766
Uang Muka                                               8                  512.145.572               72.040.000
Aset Pajak Tangguhan                                   12c                 516.970.276              516.970.276
Jumlah Aset Lancar                                                      63.645.651.055           66.900.405.856

ASET TIDAK LANCAR
Aset Tetap                                               9               3.291.003.745            3.569.531.647
Aset Hak-Guna                                           10                 396.666.667              406.666.667
Uang Jaminan                                            11                  20.000.000               20.000.000
Jumlah Aset Tidak Lancar                                                 3.707.670.412            3.996.198.314

JUMLAH ASET                                                             67.353.321.467           70.896.604.170

LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Bank Jangka Pendek                               17a                 586.369.766            4.345.741.378
Utang Usaha kepada Pihak Ketiga                         13               7.326.606.608            7.807.122.635
Beban Akrual                                            14                 196.139.027              132.027.543
Uang Muka Pelanggan                                     15               4.143.668.467            3.652.400.000
Utang Pajak                                            12a                 103.230.344              424.269.078
Bagian Lancar dari Pinjaman Jangka Panjang
  Utang Pembelian Aset Tetap                           16                  364.684.909              680.582.019
  Utang Bank                                           17b                  80.000.004               80.000.004
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                         12.800.699.125           17.122.142.657

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Pinjaman Jangka Panjang Setelah
Dikurangi Bagian Lancar
   Utang Pembelian Aset Tetap                          16                  633.592.299              494.551.010
   Utang Bank                                          17b                 348.333.283              498.333.290
Liabilitas Imbalan Pascakerja                           18               1.551.008.000            1.551.008.000
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                         2.532.933.582            2.543.892.300

JUMLAH LIABILITAS                                                       15.333.632.707           19.666.034.957




        Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                       -1-

Page 5
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                         30 Juni               31 Desember
                                                     Catatan              2026                     2025

EKUITAS
Modal Saham - Nilai Nominal Rp 20 per Saham
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
  Modal Dasar 1.820.000.000 saham
  30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
  Modal Ditempatkan dan Disetor
  650.008.775 saham 30 Juni 2026
  dan 31 Desember 2025                                 19a              13.000.175.500           13.000.175.500
Tambahan Modal Disetor                                 19b              33.048.522.645           33.048.522.645
Penghasilan Komprehensif Lain                          20                  297.372.956              297.372.956
Saldo Laba
  Ditentukan Penggunaannya                             19c                 300.000.000              300.000.000
  Tidak Ditentukan Penggunaannya                       19c               5.373.617.659            4.584.498.112

JUMLAH EKUITAS                                                          52.019.688.760           51.230.569.213

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                           67.353.321.467           70.896.604.170


                                                                                    -                        -




        Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                       -2-

Page 6
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN INTERIM
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




                                                                          2026                     2025
                                                      Catatan
                                                                      (Enam Bulan)             (Enam Bulan)

PENJUALAN                                                21             42.869.373.031           32.267.828.485

BEBAN POKOK PENJUALAN                                    22            (25.514.206.265)          (16.894.716.546)

LABA BRUTO                                                              17.355.166.766           15.373.111.939

Beban Penjualan                                          23              (8.971.888.017)          (8.675.209.069)
Beban Umum dan Administrasi                              24              (7.736.123.506)          (6.169.618.930)
Pendapatan Lain-lain-Bersih                              25                 772.349.977              641.738.575
Beban Bunga dan Keuangan                                 26                (245.269.801)            (393.849.907)

LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                           1.174.235.419              776.172.608

Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan:
Pajak Kini                                              12b                (385.115.872)            (334.558.557)
Pajak Tangguhan                                         12c                         -                 75.389.502

LABA BERSIH TAHUN BERJALAN                                                 789.119.547              517.003.553

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
Pengukuran Kembali Imbalan Pasti                       18.20                         -              133.944.000
Pajak Penghasilan Terkait                              18.20                         -              (29.467.680)

LABA KOMPREHENSIF TAHUN
BERJALAN                                                                   789.119.547              621.479.873

LABA PER SAHAM                                           27                        1,21                      0,80

                                                      control                            (0)




        Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                       - 3-

Page 7
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS INTERIM
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)



                                                                                                                                      Saldo Laba
                                                                              Tambahan             Penghasilan             Ditentukan         Tidak Ditentukan
                                           Catatan       Modal Saham         Modal Disetor       Komprehensif Lain       Penggunaannya        Penggunaannya        Jumlah Ekuitas

Saldo per 1 Januari 2025                                   13.000.175.500      33.048.522.645            187.154.276          200.000.000         3.957.410.755      50.393.263.176

Laba Periode Berjalan                                                    -                   -                     -                    -           517.003.553         517.003.553
Cadangan Wajib                               19                          -                   -                     -          100.000.000          (100.000.000)                  -
Pengukuran Kembali Imbalan Pasti            18.20                        -                   -           104.476.320                    -                     -         104.476.320

Saldo per 30 Juni 2025                                     13.000.175.500      33.048.522.645            291.630.596          300.000.000         4.374.414.308      51.014.743.049

Saldo per 1 Januari 2025                                   13.000.175.500      33.048.522.645            187.154.276          200.000.000         3.957.410.755      50.393.263.176

Laba Tahun Berjalan                                                   -                   -                      -                    -             727.087.357         727.087.357
Cadangan Wajib                               19                       -                   -                      -            100.000.000          (100.000.000)                  -
Pengukuran Kembali Imbalan Pasti            18.20                     -                   -              110.218.680                  -                     -           110.218.680
Saldo per 31 Desember 2025                                 13.000.175.500      33.048.522.645            297.372.956          300.000.000         4.584.498.112      51.230.569.213

Laba Periode Berjalan                                                    -                   -                       -                  -           789.119.547         789.119.547

Saldo per 30 Juni 2026                                     13.000.175.500      33.048.522.645            297.372.956          300.000.000         5.373.617.659      52.019.688.760
                                                           13.000.175.500      33.048.522.645            297.372.956          300.000.000         5.373.617.659                     -




                                           Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                                                          -4-

Page 8
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
LAPORAN ARUS KAS INTERIM
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


                                                                                          2026              2025
                                                             Catatan                  (Enam Bulan)      (Enam Bulan)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari Pelanggan                                     5.15.21                43.725.743.591      33.009.355.828
                                                           7.8.9.10.12a.
Pembayaran kepada Pemasok                                 14.15.17.18.20             (27.140.994.906)   (16.213.116.235)
Pembayaran Beban Operasional Lainnya                          6.12.24                (10.140.679.336)    (9.834.478.460)
Pembayaran kepada Karyawan                                   12.18.24                 (5.862.072.008)    (4.585.532.224)
Pembayaran Pajak Penghasilan                                     12                    (371.725.137)        (77.490.631)
Pembayaran Beban Bunga dan Keuangan                              26                    (245.269.800)       (393.849.907)
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Operasi                                                                        (34.997.596)     1.904.888.371


ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan Aset Tetap                                             9                     (217.314.454)       (181.184.292)
Hasil Penjualan Aset Tetap                                       9                       75.000.000                    -
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi                                         (142.314.454)       (181.184.292)


ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran Pinjaman Bank                                         17                   (3.829.371.615)    (1.173.326.010)
Pembayaran Utang Pembelian Aset Tetap                            16                    (173.343.600)       (431.826.766)
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan                                        (4.002.715.215)    (1.605.152.776)

KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH
KAS DAN SETARA KAS                                                                    (4.180.027.265)       118.551.303

KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                                                        29.143.661.047      30.278.974.317

KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                                                       24.963.633.782      30.397.525.620
                                                                                                 -
                                                                           control               -




               Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                              -5-

Page 9
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

1.    UMUM

      1.a.   Pendirian dan Informasi Umum

             PT Lupromax Pelumas Indonesia (“Perusahaan”) didirikan dengan nama PT Karya Pelumas
             Indonesia berdasarkan Akta Notaris No. 42 tanggal 27 Februari 2017 dari Meissie Pholuan,
             S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
             Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya No. AHU-0009689.AH.01.01.Tahun
             2017 tanggal 1 Maret 2017.

             Pada tanggal 4 September 2017 berdasarkan Akta Notaris No. 211 dari R.F. Limpele, S.H.,
             Notaris di Jakarta, Perusahaan merubah nama menjadi PT Lupromax Pelumas Indonesia
             dan akta perubahan ini disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
             Indonesia dalam Surat Keputusannya No. AHU-0018561.AH.01.02.Tahun 2017 tanggal
             9 September 2017. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan.
             Perubahan terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta Notaris No. 12 tanggal 2 Februari
             2024 dari Rosida Rajagukguk Siregar, S.H, M.Kn., di Jakarta mengenai perubahan modal
             dasar, modal ditempatkan dan disetor Perusahaan. Akta perubahan ini telah disahkan oleh
             Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan
             No. AHU-AH.01.03-0032692 Tahun 2024.

             Perusahaan berdomisili di Ruko Graha Boulevard, Jl. Raya Gading Serpong Blok A No.15,
             Desa/Kelurahan Curug Sangereng, Kec. Kelapa Dua, Kab. Tangerang, Provinsi Banten
             15333.

             Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan
             adalah di bidang perdagangan umum, jasa, pembangunan, pengangkutan, perbengkelan,
             dan perindustrian. Kegiatan utama Perusahaan adalah perdagangan besar minyak pelumas.

             Perusahaan mulai beroperasi secara komersil pada tahun 2017. Saat ini kegiatan
             Perusahaan adalah menjalankan usaha dalam industrI perdagangan besar minyak pelumas,
             dengan Merek “Lupromax”.

             Berdasarkan surat keputusan perpanjangan jangka waktu perlindungan merek Lupromax-
             Superior dengan No. pendaftaran IDM000455932 jangka waktu penggunaan Merek
             Lupromax berlaku selama 10 tahun dari 24 Oktober 2022 sampai 24 Oktober 2032 dan
             pemilik merek adalah Magna International Pte Ltd. Saat ini, perusahaan merupakan
             distributor resmi dari pelumas dengan merek Lupromax di Indonesia yang berperan sebagai
             Principle di Indonesia.

             Jumlah karyawan Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2026 dan 2025 masing-masing adalah
             49 dan 45 orang (tidak diaudit).

      1.b.   Susunan Dewan Komisaris dan Direksi

             Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 2025 susunan pengurus Perusahaan adalah sebagai berikut:

                                                     30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
             Dewan Komisaris
             Komisaris                           :    Trisno Harnadi
             Komisaris Independen                :    Iman Turmansah

             Dewan Direksi
             Direktur Utama                      :    Kartiko Soemargono
             Direktur                            :    Sofia Tanizar




                                                -6-

Page 10
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

             Berdasarkan Akta No. 149 tanggal 24 Maret 2023 dari Rosida Rajagukguk Siregar, S.H.,
             M.Kn., Notaris di Kota Jakarta Selatan yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak
             Asasi    Manusia        Republik     Indonesia     berdasarkan    Surat     Keputusan
             No. AHU-0018457.AH.01.02 tahun 2023, tanggal 27 Maret 2023.

             Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk
             No. 013/SK/DIR/LPI/III/2023 tanggal 27 Maret 2023, Perusahaan mengangkat Komite Audit
             adalah sebagai berikut:

             Komite Audit
             Ketua Komite Audit        : Iman Turmansah
             Anggota Komite Audit      : Dadang Sutra Mulyadi
             Anggota Komite Audit      : Yuni Andriani

             Pengendali terakhir Perusahaan adalah Kartiko Soemargono.

      1.c.   Penawaran Umum Saham Perusahaan

             Pada tanggal 20 Juli 2023 Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Dewan
             Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan suratnya No. S-2053/PM.02/2023 untuk
             melakukan penawaran umum perdana 195.000.000 saham kepada masyarakat.

             Pada tanggal 9 Agustus 2023, 455.000.000 saham milik Pemegang Saham Pendiri telah
             tercatat pada Bursa Efek Indonesia.

      1.d.   Penyelesaian Laporan Keuangan

             Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan ini yang
             telah diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh Direksi pada tanggal 29 Juli 2026.


2.    INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

     2.a.    Pernyataan Kepatuhan

             Laporan keuangan Perusahaan disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
             Keuangan di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
             Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar
             Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan Peraturan Otoritas Jasa
             Keuangan/Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (OJK/Bapepam-LK)
             No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau
             Perusahaan Publik.

     2.b.    Dasar Penyusunan Laporan Keuangan

             Laporan Keuangan Perusahaan, kecuali laporan arus kas, disusun berdasarkan konsep
             akrual dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang disebutkan dalam
             catatan atas laporan keuangan yang relevan.

             Laporan arus kas disajikan dengan metode langsung, menyajikan penerimaan dan
             pengeluaran kas dan bank yang diklasifikasikan sebagai aktivitas operasi, investasi dan
             pendanaan.

             Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan adalah Rupiah yang
             merupakan mata uang fungsional Perusahaan. Seluruh angka dalam laporan keuangan ini
             disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali bila dinyatakan lain.




                                                 -7-

Page 11
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

      2.c.   Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)

             Standar akuntansi revisian berikut berlaku efektif sejak tanggal 1 Januari 2025 relevan untuk
             Perusahaan, tetapi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap keuangan Perusahaan:

                  Amendemen PSAK 221 “Pengaruh Ketertukaran/ Perubahan Kurs Valuta Asing”: Kurs
                   Valuta Asing terkait Kekurangan Ketertukaran.

              Amandemen berikut yang relevan untuk Perusahaan akan efektif untuk tahun buku yang
              dimulai pada:

              1 Januari 2026

                  Amendemen PSAK 107 “Instrumen Keuangan: Pengungkapan: Klasifikasi dan
                   Pengukuran Instrumen Keuangan”.
                  Amendemen PSAK 109 “Instrumen Keuangan: Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen
                   Keuangan”.
                  Penyesuaian Tahunan PSAK 107 ”Instrumen Keuangan: Pengungkapan”.
                  Penyesuaian Tahunan PSAK 109 ”Instrumen Keuangan”.
                  Penyesuaian Tahunan PSAK 207 ”Laporan Arus Kas”.

              1 Januari 2027

                  PSAK 118 ”Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan”.

              Pada tanggal pengesahan laporan keuangan, Perusahaan sedang mempertimbangkan
              implikasi dari penerapan standar-standar tersebut terhadap laporan keuangan Perusahaan.

       2.d. Instrumen Keuangan

             Instrumen keuangan adalah kontrak yang menimbulkan aset keuangan bagi suatu entitas dan
             liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas bagi entitas yang lain.

             (i)   Aset Keuangan

                   Pengakuan awal

                   Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus
                   kas kontraktual - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.

                   Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
                   1) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;
                   2) Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui
                      penghasilan komprehensif lain.

                   Perusahaan menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan
                   tidak bisa melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.

                   Semua aset keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan
                   biaya-biaya transaksi, kecuali aset keuangan dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi.

                   Aset keuangan Perusahaan meliputi kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain,
                   dan uang jaminan. Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset lancar, jika jatuh tempo
                   dalam waktu 12 bulan, jika tidak maka aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai aset
                   tidak lancar.




                                                   -8-

Page 12
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

                Pengukuran setelah pengakuan awal

                Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya
                sebagai berikut:
                 1) Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.

                    Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi selanjutnya diukur dengan
                    menggunakan metode suku bunga efektif (Effective Interest Rate) (“EIR”), setelah
                    dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung dengan
                    memperhitungkan diskonto atau premi atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan
                    bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR dicatat dalam laporan laba rugi.
                    Kerugian yang timbul dari penurunan nilai juga diakui pada laporan laba rugi.

                    Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi Perusahaan terdiri
                    dari kas dan setara kas, piutang usaha, dan piutang lain-lain.

                 2) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
                    komprehensif lain.

                    Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
                    komprehensif lain selanjutnya disajikan dalam laporan posisi keuangan sebesar nilai
                    wajar, dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam laba rugi atau penghasilan
                    komprehensif lain.

                    Perusahaan tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba
                    rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain.

                Penghentian pengakuan

                Aset keuangan (atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari
                kelompok aset keuangan sejenis) dihentikan pengakuannya pada saat:
                1) Hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset tersebut telah berakhir; atau
                2) Perusahaan telah mentransfer hak mereka untuk menerima arus kas yang berasal
                    dari aset atau berkewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh
                    tanpa penundaan yang material kepada pihak ketiga dalam perjanjian “passthrough”,
                    dan salah satu diantara (a) Perusahaan telah mentransfer secara substansial seluruh
                    risiko dan manfaat dari aset, atau (b) Perusahaan tidak mentransfer atau
                    mempertahankan secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset, namun
                    telah mentransfer kendali atas aset tersebut.

            (ii) Liabilitas Keuangan

                Pengakuan awal

                Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK 109 diklasifikasikan sebagai berikut:
                1) Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.
                2) Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui
                     penghasilan komprehensif lain.

                Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.

                Pengukuran setelah pengakuan awal

                Setelah pengakuan awal, yaitu pada nilai wajar ditambah biaya transaksi, Perusahaan
                mengukur seluruh liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi dengan
                menggunakan metode suku bunga efektif.




                                                 -9-

Page 13
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

                Penghentian pengakuan

                Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat liabilitas tersebut berakhir atau
                dibatalkan atau kadaluarsa.

                Dalam hal suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan oleh liabilitas keuangan lain dari
                pemberi pinjaman yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau
                modifikasi secara substansial atas persyaratan dari suatu liabilitas yang ada, pertukaran
                atau modifikasi tersebut diperlakukan sebagai penghentian pengakuan liabilitas awal dan
                pengakuan liabilitas baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas diakui
                dalam laporan laba rugi.

            (iii) Instrumen keuangan disaling hapus

                Aset keuangan dan liabilitas keuangan disaling hapus dan jumlah netonya dilaporkan
                pada laporan posisi keuangan ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk
                melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk
                menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas
                secara bersamaan. Hak yang berkekuatan hukum tidak boleh tergantung pada kejadian di
                masa yang akan datang dan harus dapat dilaksanakan dalam kondisi bisnis yang normal
                dan dalam keadaan lalai, tidak dapat membayar atau kebangkrutan Perusahaan atau
                pihak lawan.

             (iv) Nilai Wajar Instrumen Keuangan

                Perusahaan menilai instrumen keuangan, sebesar nilai wajar pada setiap tanggal laporan
                posisi keuangan. Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset
                atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur
                antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan
                bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas terjadi:

                    Di pasar utama untuk aset dan liabilitas tersebut; atau
                    Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau
                     liabilitas tersebut.

                Perusahaan harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling
                menguntungkan.

                Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku
                pasar ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku
                pasar utamanya bertindak untuk kepentingan ekonomi terbaik mereka.

                Pengukuran nilai wajar atas aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku
                pasar dalam menghasilkan manfaat ekonomi tertinggi dalam penggunaan aset atau
                dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut
                secara maksimal.

                Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaan dan dimana
                data memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input
                yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input relevan yang
                tidak dapat diobservasi.

                Semua aset dan liabilitas dimana nilai wajar diukur atau diungkapkan dalam laporan
                keuangan dapat dikategorikan pada level hierarki nilai wajar, sebagaimana dijelaskan di
                bawah ini, berdasarkan tingkatan input terendah yang signifikan atas pengukuran nilai
                wajar secara keseluruhan:




                                                 - 10 -

Page 14
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

                   Tingkat 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau
                    liabilitas yang identik;
                   Tingkat 2 - Teknik penilaian dimana input level terendah yang signifikan terhadap
                    pengukuran nilai wajar yang dapat diobservasi baik secara langsung atau tidak
                    langsung;
                   Tingkat 3 - Teknik penilaian dimana input level terendah yang signifikan terhadap
                    pengukuran yang tidak dapat diobservasi.

                Untuk aset dan liabilitas yang diakui sebesar nilai wajar dalam laporan keuangan secara
                berulang, Perusahaan menentukan apakah terjadi transfer antara level di dalam hierarki
                dengan cara mengevaluasi kategori (berdasarkan input level terendah yang signifikan
                dalam pengukuran nilai wajar secara keseluruhan) pada setiap akhir tahun pelaporan.

                Untuk tujuan pengungkapan nilai wajar, Perusahaan telah menentukan kategori aset dan
                liabilitas berdasarkan sifat, karakteristik, dan risiko dari aset atau liabilitas tersebut, dan
                level hierarki nilai wajar seperti dijelaskan di atas.

                Penyesuaian risiko kredit

                Perusahaan melakukan penyesuaian harga dalam kondisi pasar yang lebih
                menguntungkan untuk mencerminkan adanya perbedaan risiko kredit di pihak lawan
                antara instrumen yang diperdagangkan di pasar tersebut dengan instrumen yang sedang
                dinilai untuk posisi aset keuangan. Dalam menentukan nilai wajar liabilitas keuangan,
                risiko kredit Perusahaan terkait dengan instrumen harus diperhitungkan.

       2.e. Penurunan Nilai Aset Keuangan

            Pada setiap periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah risiko kredit dari instrumen
            keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
            penilaian, Perusahaan menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi
            sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan.

            Perusahaan menerapkan pendekatan umum PSAK 109 untuk mengukur kerugian kredit
            ekspektasian yang menggunakan penyisihan kerugian ekspektasian sepanjang umurnya
            untuk semua piutang usaha dan aset keuangan lainnya.

            Dalam melakukan penilaian, Perusahaan membandingkan antara risiko gagal bayar yang
            terjadi atas instrumen keuangan pada saat tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar yang
            terjadi atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan
            kewajaran serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau usaha pada saat
            tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas
            kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak
            pengakuan awal.

       2.f. Transaksi Pihak Berelasi

            Perusahaan mempunyai transaksi dengan pihak berelasi, sebagaimana yang diuraikan
            dalam PSAK 224: ”Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”.

            Seluruh transaksi yang material dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam Catatan 32
            atas laporan keuangan.

       2.g. Transaksi dan Penjabaran dalam Mata Uang Asing

            Mata uang fungsional dan penyajian akun - akun yang disertakan dalam laporan keuangan
            Perusahaan diukur menggunakan mata uang dari lingkungan ekonomi dimana entitas
            tersebut beroperasi (mata uang fungsional). Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah yang
            merupakan mata uang fungsional dan penyajian.




                                                  - 11 -

Page 15
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

              Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan menjadi mata uang fungsional menggunakan
              kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul
              dari penyelesaian transaksi dalam mata uang asing dan dari penjabaran aset dan liabilitas
              moneter dalam mata uang asing menggunakan kurs yang berlaku pada akhir tahun diakui
              dalam laba rugi.

              Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 2025, kurs yang digunakan adalah kurs tengah dari Bank
              Indonesia adalah sebagai berikut:
                                                                  30 Juni           31 Desember
                                                                   2026                 2025
              Dollar Singapura (”SGD”)                                       13.806                13.068

       2.h. Persediaan

              Berdasarkan PSAK 202. ”Persediaan”, persediaan dinyatakan menurut nilai terendah antara
              harga perolehan dan nilai realisasi neto. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata
              tertimbang.

              Nilai realisasi neto adalah estimasi harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi
              biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk melakukan penjualan.

              Penyisihan persediaan usang ditentukan berdasarkan estimasi penggunaan atau penjualan
              masing-masing jenis persediaan pada masa mendatang.

       2.i.   Aset Tetap

              Berdasarkan PSAK 216, “Aset Tetap”, pada saat pengakuan awal, aset tetap diukur pada
              biaya perolehan yang meliputi harga pembelian, biaya pinjaman dan biaya lainnya yang
              dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang
              diperlukan.

              Setelah pengakuan awal, Perusahaan menggunakan model biaya dimana seluruh aset tetap
              selain mesin dan peralatan diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan
              dan akumulasi kerugian penurunan nilai (jika ada). Biaya perolehan termasuk pengeluaran-
              pengeluaran yang dapat diatribusikan secara langsung agar aset tetap tersebut siap
              digunakan.

              Biaya setelah perolehan awal termasuk dalam jumlah tercatat aset atau diakui sebagai aset
              yang terpisah, mana yang lebih tepat, ketika terdapat kemungkinan bahwa manfaat ekonomi
              di masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Perusahaan dan biaya
              tersebut dapat diukur secara andal. Jumlah tercatat komponen yang diganti dihentikan
              pengakuannya pada tahun dimana pada saat penggantian tersebut terjadi. Seluruh biaya
              perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam laporan laba rugi dan penghasilan
              komprehensif lain.

              Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus. Untuk mencatat jumlah
              penyusutan selama estimasi manfaat ekonomi aset tetap adalah sebagai berikut:

                                                                           Tahun
              Peralatan                                                       4
              Kendaraan                                                    4 dan 8

              Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan
              komprehensif lain pada saat terjadinya, renovasi perbaikan yang signifikan dikapitalisasi.
              Ketika aset tidak digunakan lagi atau dilepas, biaya dan akumulasi penyusutannya
              dikeluarkan dari kelompok aset tetap dan laba atau rugi yang dihasilkan tercermin dalam
              laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain untuk periode tersebut.




                                                  - 12 -

Page 16
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

              Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomi
              masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang
              timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto
              hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset tetap) diakui dalam laporan laba rugi dan
              penghasilan komprehensif lain pada tahun aset tersebut itu dihentikan pengakuannya.

       2.j.   Transaksi Sewa

              Pada tanggal permulaan kontrak, Perusahaan menilai apakah kontrak merupakan atau
              mengandung sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut
              memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka
              waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan. Perusahaan dapat memilih untuk tidak mengakui
              aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk:
              1.   Sewa dengan masa sewa 12 bulan atau kurang dan
              2.   Sewa yang aset pendasarnya bernilai rendah.

              Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset
              identifikasian, Perusahaan harus menilai apakah:
              1. Perusahaan memiliki hak untuk mendapatkan secara substansial seluruh manfaat
                 ekonomi dari penggunaan aset identifikasian; dan
              2. Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian.
                 Perusahaan memiliki hak ini ketika Perusahaan memiliki hak untuk pengambilan
                 keputusan yang relevan tentang bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah
                 ditentukan sebelumnya:
                 1. Perusahaan memiliki hak untuk mengoperasikan aset;
                 2. Perusahaan telah mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya
                      bagaimana dan untuk tujuan apa aset akan digunakan selama periode penggunaan.

              Aset Hak-Guna

              Berdasarkan PSAK 116, “Sewa”, aset hak-guna diakui pada tanggal dimulainya sewa (yaitu,
              tanggal aset pendasar tersedia untuk digunakan). Pada pengukuran awal, aset hak-guna
              diukur pada biaya perolehan yang meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa, biaya
              langsung awal yang dikeluarkan, pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum
              tanggal mulai dikurangi insentif sewa yang diterima dan estimasi biaya dalam membongkar
              dan memindahkan aset pendasar.

              Setelah pengakuan awal, aset hak-guna diukur dengan menggunakan model biaya dimana
              aset hak-guna diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan
              akumulasi kerugian penurunan nilai.

              Penyusutan dihitung menggunakan metode garis lurus untuk mencatat jumlah penyusutan
              selama estimasi manfaat ekonomi aset hak-guna adalah sebagai berikut:

                       Jenis Aset Hak-Guna                        Masa Manfaat
                                Kantor                               4 Tahun
                                Gudang                               4 Tahun

              Liabilitas Sewa

              Pada tanggal dimulainya sewa, Perusahaan mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai
              kini dari pembayaran sewa yang akan dilakukan selama masa sewa.

              Dalam menghitung nilai sekarang dari pembayaran sewa, Perusahaan menggunakan suku
              bunga pinjaman modal kerja pada tanggal dimulainya sewa. Setelah tanggal dimulainya,
              jumlah kewajiban sewa ditingkatkan untuk mencerminkan pertambahan bunga dan dikurangi
              untuk pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, nilai tercatat kewajiban sewa diukur
              kembali jika ada modifikasi, perubahan jangka waktu sewa, perubahan pembayaran sewa.



                                                - 13 -

Page 17
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

              Sewa Jangka Pendek dan Sewa Aset Bernilai Rendah

              Perusahaan menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek (untuk sewa yang
              memiliki jangka waktu selama 12 bulan atau kurang dari tanggal dimulainya dan tidak
              mengandung opsi pembelian). Pembayaran sewa untuk sewa jangka pendek dan sewa untuk
              aset bernilai rendah diakui sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.

              Perusahaan sebagai Pesewa

              Sewa dimana Perusahaan tidak mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat
              yang terkait dengan kepemilikan suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa operasi.
              Pendapatan sewa yang timbul dicatat secara garis lurus selama masa sewa dan termasuk
              dalam pendapatan dalam laporan laba rugi karena sifat operasinya.

       2.k. Biaya Dibayar Dimuka

              Biaya dibayar dimuka, diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan
              menggunakan metode garis lurus.

       2.l.   Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

              Aset yang diamortisasi diuji untuk penurunan nilai apabila terdapat peristiwa atau perubahan
              keadaan yang mengindikasikan bahwa jumlah tercatat aset tidak dapat diperoleh kembali.
              Penurunan nilai diakui untuk jumlah dimana jumlah tercatat aset melebihi jumlah
              terpulihkannya. Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset
              dikurangi biaya untuk menjual atau nilai pakai.

              Untuk tujuan pengujian terhadap penurunan nilai, aset dikelompokkan hingga unit terkecil
              yang dapat teridentifikasi dalam menghasilkan arus kas terpisah (unit penghasil kas). Aset
              non-keuangan yang mengalami penurunan nilai ditelaah untuk kemungkinan pemulihan dari
              penurunan nilai tersebut pada setiap tanggal pelaporan.

       2.m. Imbalan Kerja

              Perusahaan mencatat liabilitas imbalan kerja jangka panjang sesuai dengan Undang-Undang
              No. 11 Tahun 2020 tentang Ketenagakerjaan.

              Berdasarkan PSAK 219, “Imbalan Kerja”, imbalan pascakerja diakui sebesar jumlah yang
              diukur dengan menggunakan dasar diskonto ketika pekerja telah memberikan jasanya
              kepada Perusahaan dalam suatu periode akuntansi, liabilitas dan beban diukur dengan
              menggunakan teknik aktuaria yang mencakup pula liabilitas konstruktif yang timbul dari
              praktik kebiasaan Perusahaan. Dalam perhitungan liabilitas, imbalan harus didiskontokan
              dengan menggunakan metode Projected Unit Credit.

              Pesangon pemutusan kontrak kerja diakui jika dan hanya jika, Perusahaan berkomitmen
              untuk:
              a. Memberhentikan seorang atau sekelompok pekerja sebelum tanggal pensiun normal,
                 atau
              b. Menyediakan pesangon bagi pekerja yang menerima penawaran mengundurkan diri
                 secara sukarela.

              Perusahaan telah menerapkan panduan dalam siaran pers dan klarifikasi pengatribusian
              imbalan pada periode jasa untuk program pensiun berbasis undang-undang ketenagakerjaan
              atau undang-undang cipta kerja beserta peraturan pelaksanaan (UU Ketenagakerjaan)
              sesuai dengan yang diterbitkan oleh DSAK-IAI pada April 2022. Tidak terdapat pendanaan
              yang disisihkan oleh Perusahaan sehubungan dengan imbalan pascakerja ini.




                                                  - 14 -

Page 18
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

            Biaya penyediaan imbalan ditentukan dengan menggunakan metode projected unit credit
            yang dihitung oleh aktuaris independen setiap tahun. Pengukuran kembali, terdiri dari
            keuntungan dan kerugian aktuarial, perubahan dampak batas atas aset (jika ada) dan dari
            imbal hasil atas aset program (tidak termasuk bunga), yang tercermin langsung dalam
            laporan posisi keuangan yang dibebankan atau dikreditkan dalam penghasilan komprehensif
            lain periode terjadinya. Pengukuran kembali diakui dalam penghasilan komprehensif lain
            tercermin segera sebagai pos terpisah pada penghasilan komprehensif lain di ekuitas dan
            tidak akan direklasifikasi ke laba rugi. Biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi pada periode
            amendemen program.

            Bunga neto dihitung dengan mengalikan tingkat diskonto pada awal periode imbalan pasti
            dengan liabilitas atau aset imbalan pasti neto. Biaya imbalan pasti dikategorikan sebagai
            berikut:
             Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian
                 kurtailmen dan penyelesaian).
             Beban atau pendapatan bunga neto.
             Pengukuran kembali.

            Perusahaan menyajikan dua komponen pertama dari biaya imbalan pasti di laba rugi.
            Keuntungan dan kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu.

            Liabilitas imbalan pensiun yang diakui pada laporan posisi keuangan merupakan defisit atau
            surplus aktual dalam program imbalan pasti Perusahaan. Surplus yang dihasilkan dari
            perhitungan ini terbatas pada nilai kini manfaat ekonomis yang tersedia dalam bentuk
            pengembalian dana program dan pengurangan iuran masa depan ke program.

       2.n. Pengakuan Pendapatan dan Beban

            Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan

            Perusahaan melakukan penerapan PSAK 115 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan
            harus memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut:

             a. Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
             b. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan
                janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik
                berbeda ke pelanggan.
             c. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak
                diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang
                dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu
                jumlah yang bersifat variabel, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah imbalan
                tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang
                atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja
                jasa yang akan dibayarkan selama periode kontrak.
             d. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar
                harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di
                kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif
                diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin.
             e. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan
                menyerahkan barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah
                memiliki kendali atas barang atau jasa tersebut.

            Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara, yakni:
             a. Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
             b. Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke (pelanggan). Untuk
                kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Perusahaan memilih
                ukuran penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus
                diakui karena telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan.


                                                 - 15 -

Page 19
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

            Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah
            penerimaan dari pelanggan kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi.
            Kewajiban kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban
            pelaksanaan yang telah dipenuhi. Aset kontrak disajikan dalam "Piutang usaha" dan liabilitas
            kontrak disajikan dalam "Pendapatan tangguhan”.

            Penjualan Barang

            Perusahaan mengakui pendapatan ketika Perusahaan memenuhi kewajiban pelaksanaan
            dengan mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan (yaitu aset) kepada pelanggan. Aset
            dialihkan ketika pelanggan memperoleh pengendalian atas aset tersebut.

            Beban

            Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).

       2.o. Pajak Penghasilan

            Pajak kini terutang berdasarkan laba kena pajak untuk suatu tahun. Laba kena pajak berbeda
            dari laba sebelum pajak seperti yang dilaporkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan
            komprehensif lain karena pos pendapatan atau beban yang dikenakan pajak atau
            dikurangkan pada tahun berbeda dan pos-pos yang tidak pernah dikenakan pajak atau tidak
            dapat dikurangkan.

            Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan
            yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku. Pajak tangguhan diakui atas perbedaan
            temporer antara jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam laporan keuangan Perusahaan
            dengan dasar pengenaan pajak yang digunakan dalam perhitungan laba kena pajak.
            Liabilitas pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer kena pajak.

            Aset pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat
            dikurangkan sepanjang kemungkinan besar bahwa laba kena pajak akan tersedia sehingga
            perbedaan temporer dapat dimanfaatkan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika
            perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal (bukan kombinasi bisnis) dari aset dan
            liabilitas suatu transaksi yang tidak mempengaruhi laba kena pajak atau laba akuntansi.
            Selain itu, liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika perbedaan temporer timbul dari
            pengakuan awal goodwill.

            Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang
            diekspektasikan berlaku dalam periode ketika liabilitas diselesaikan atau aset dipulihkan
            dengan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah
            berlaku pada akhir periode pelaporan.

            Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan dan
            dikurangi jumlah tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia
            dalam jumlah yang memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak
            tangguhan tersebut.

            Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat
            dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas
            pajak kini dan ketika aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan
            pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama serta Perusahaan
            yang berbeda yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar
            neto. Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba atau
            rugi, kecuali sepanjang pajak penghasilan yang berasal dari transaksi atau kejadian yang
            diakui, diluar laba atau rugi (baik dalam pendapatan komprehensif lain maupun secara
            langsung di ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga diakui di luar laba atau rugi yang timbul
            dari akuntansi awal untuk kombinasi bisnis. Dalam kasus kombinasi bisnis, pengaruh pajak
            termasuk dalam akuntansi kombinasi bisnis.




                                                - 16 -

Page 20
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

       2.p. Modal Saham

            Biaya tambahan yang secara langsung dapat diatribusikan kepada penerbitan saham biasa
            atau opsi disajikan pada ekuitas sebagai pengurang penerimaan, setelah dikurangi pajak.
            Ketika Perusahaan membeli modal saham ekuitas Perusahaan (saham treasuri), imbalan
            yang dibayar, termasuk biaya tambahan yang secara langsung dapat diatribusikan (dikurangi
            pajak penghasilan) dikurangkan dari ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik ekuitas
            entitas sampai saham tersebut dibatalkan atau diterbitkan kembali. Ketika saham biasa
            tersebut selanjutnya diterbitkan kembali, imbalan yang diterima, dikurangi biaya tambahan
            transaksi yang terkait dan dampak pajak penghasilan yang terkait dimasukkan pada ekuitas
            yang dapat diatribusikan kepada pemilik ekuitas Perusahaan.

       2.q. Laba Per Saham

            Berdasarkan PSAK 233, “Laba per Saham”, laba per saham dasar dihitung dengan membagi
            laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas dengan jumlah rata-rata tertimbang dari
            saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan yang disesuaikan dengan jumlah saham
            biasa yang dibeli kembali.

       2.r. Biaya Emisi Saham

            Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan modal saham Perusahaan kepada
            publik dikurangkan langsung dengan hasil emisi dan disajikan sebagai pengurang akun
            tambahan modal disetor dalam laporan posisi keuangan.


3.   PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI YANG MATERIAL

     Dalam penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, yang dijelaskan dalam Catatan 2, Dewan Direksi
     diwajibkan untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi tentang jumlah tercatat aset dan
     liabilitas yang tidak tersedia dari sumber lain. Estimasi dan asumsi yang terkait didasarkan pada
     pengalaman historis dan faktor-faktor lain yang dianggap relevan. Hasil aktualnya mungkin berbeda
     dari estimasi tersebut.

     Estimasi dan asumsi yang mendasari ditelaah secara berkelanjutan. Revisi estimasi akuntansi diakui
     dalam periode dimana estimasi tersebut direvisi jika revisi hanya mempengaruhi periode itu, atau
     pada periode revisi dan periode masa depan jika revisi mempengaruhi kedua periode tersebut.

     Pertimbangan Kritis dalam Penerapan Kebijakan Akuntansi

     Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi yang dijelaskan dalam Catatan 2, tidak terdapat
     pertimbangan kritis yang memiliki dampak material pada jumlah yang diakui dalam laporan
     keuangan, selain dari penyajian perkiraan yang diatur dibawah ini:

     Sumber Estimasi Ketidakpastian

     Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber estimasi ketidakpastian utama lainnya pada akhir
     periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap
     jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya dijelaskan dibawah ini:

     Penurunan Nilai Aset

     Pengujian atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai. Penentuan nilai
     pakai aset memerlukan estimasi mengenai arus kas yang diharapkan untuk dihasilkan dari
     penggunaan aset (unit penghasil kas) dan penjualan aset tersebut serta tingkat diskonto yang sesuai
     untuk menentukan nilai sekarang.




                                                - 17 -

Page 21
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

     Walaupun asumsi yang digunakan dalam mengestimasi nilai pakai aset yang tercermin dalam laporan
     keuangan dianggap telah sesuai dan wajar, namun perubahan signifikan atas asumsi ini akan
     berdampak material terhadap penentuan jumlah yang dapat dipulihkan dan akibatnya kerugian
     penurunan nilai yang timbul akan berdampak terhadap hasil usaha.

     Berdasarkan pertimbangan manajemen, tidak terdapat indikator penurunan nilai atas aset
     Perusahaan.

     Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Piutang Usaha

     Perusahaan mengevaluasi akun tertentu jika terdapat informasi bahwa pelanggan yang bersangkutan
     tidak dapat memenuhi kewajiban keuangannya. Dalam hal tersebut, Perusahaan mempertimbangkan,
     berdasarkan fakta dan situasi yang tersedia, termasuk namun tidak terbatas pada, jangka waktu
     hubungan dengan pelanggan dan status kredit dari pelanggan berdasarkan catatan kredit dari pihak
     ketiga dan faktor pasar yang telah diketahui, untuk mencatat provisi spesifik atas jumlah piutang
     pelanggan guna mengurangi jumlah piutang yang diharapkan dapat diterima oleh Perusahaan. Provisi
     spesifik ini dievaluasi kembali dan disesuaikan jika tambahan informasi yang diterima memengaruhi
     jumlah cadangan kerugian penurunan nilai piutang usaha. Penjelasan lebih lanjut diungkapkan dalam
     Catatan 5 atas laporan keuangan.

     Imbalan Kerja

     Nilai kini dari kewajiban imbalan pasti tergantung pada sejumlah faktor yang ditentukan berdasarkan
     basis aktuarial dengan menggunakan sejumlah asumsi. Asumsi yang digunakan dalam menentukan
     biaya untuk imbalan pascakerja termasuk tingkat diskonto dan kenaikan gaji dimasa datang. Setiap
     perubahan dalam asumsi ini akan berdampak pada nilai tercatat atas kewajiban imbalan pensiun.

     Perusahaan menentukan tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji dimasa datang yang sesuai pada
     akhir periode pelaporan. Dalam menentukan tingkat suku bunga yang sesuai, Perusahaan
     mempertimbangkan tingkat suku bunga obligasi pemerintah yang didenominasikan dalam mata uang
     dimana imbalan akan dibayar dan memiliki jangka waktu yang serupa dengan jangka waktu liabilitas
     terkait. Dalam menentukan tingkat kenaikan gaji masa datang, Perusahaan mengumpulkan data
     historis mengenai perubahan gaji dasar pekerja dan menyesuaikan dengan perencanaan bisnis
     masa mendatang.

     Asumsi kunci lainnya untuk kewajiban pensiun sebagai dasar pada kondisi pasar saat ini, informasi
     tambahan diungkapkan dalam Catatan 18.

     Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap dan Aset Hak-Guna

     Masa manfaat setiap aset tetap dan aset hak-guna Perusahaan ditentukan berdasarkan kegunaan
     yang diharapkan dari penggunaan aset tersebut. Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi teknis
     internal dan pengalaman atas aset sejenis. Masa manfaat setiap aset direviu secara periodik dan
     disesuaikan apabila perkiraan berbeda dengan estimasi sebelumnya karena keausan, keusangan
     teknis dan komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas pemakaian aset. Namun terdapat
     kemungkinan bahwa hasil operasi dimasa mendatang dapat dipengaruhi secara signifikan oleh
     perubahan atas jumlah serta periode pencatatan beban yang diakibatkan karena perubahan faktor
     yang disebutkan di atas.

     Perubahan masa manfaat aset tetap dan aset hak-guna dapat mempengaruhi jumlah beban
     penyusutan yang diakui dan penurunan nilai tercatat aset tetap dan aset hak-guna.

     Nilai tercatat aset tetap dan aset hak-guna masing-masing diungkapkan dalam Catatan 9 dan 10.




                                                - 18 -

Page 22
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

4.   KAS DAN SETARA KAS

                                                           30 Juni 2026        31 Desember 2025
     Kas                                                          8.703.500                 9.373.700
     Bank
     Bank Central Asia                                        4.697.681.585          4.053.721.521
     Bank OCBC NISP                                             121.116.430             35.005.238
     Bank Rakyat Indonesia                                      120.585.970             41.707.290
     Bank Mandiri                                                12.754.797                529.935
     Bank Negara Indonesia                                        2.791.500              3.091.500
     Bank Maybank Indonesia                                               -                231.863
     Sub Jumlah                                               4.963.633.782          4.134.287.347
     Deposito Berjangka
     Bank OCBC NISP                                          20.000.000.000         25.000.000.000
     Sub Jumlah                                              20.000.000.000         25.000.000.000
     Jumlah                                                  24.963.633.782         29.143.661.047
     Suku Bunga Deposito Berjangka per Tahun                         2,75%                        1%

     Seluruh saldo kas dan setara kas ditempatkan pada pihak ketiga dan tidak dijaminkan.


5.   PIUTANG USAHA DARI PIHAK KETIGA

                                                          30 Juni 2026         31 Desember 2025
     PT Golden Jaguarasia                                    10.440.000.001          6.090.000.001
     PT Oto Jaya Distribusindo                                1.437.002.947          3.044.821.967
     PT Rilexindo Pelumas Perkasa                             1.088.168.100            760.438.488
     PT Kencana Indotama Grafika                                629.522.181            598.912.450
     PT Anugerah Lampung Sejahtera                              423.836.628          1.091.561.852
     PT Sarana Solusi Mandiri                                   420.512.736            347.254.981
     CV Lancar Rezeki Berkat Jaya                               402.467.499            787.141.314
     PT Grande Bahana Nusa                                      396.442.396                      -
     PT Surya Vesakha Pamungkas                                 312.658.004            462.530.274
     CV Danaswara                                               273.180.382            508.254.098
     CV Primarindo Otomitra Sejahtera                           229.555.999                      -
     Graha Pelumas I                                            187.046.300                      -
     CV Mitra Kaltim Motor                                      183.230.964                      -
     PT Primason Indo Baru                                      171.766.902            171.766.902
     PT Delta Teguh Pratama                                     143.303.996            113.104.960
     Wizi Motor                                                 140.626.500                      -
     PT Hana Cahaya Bersama                                     139.998.597            139.998.598
     CV Hitam Manis                                             133.998.000            108.926.400
     Bengkel Peeng                                              117.411.000                      -
     Wisma Motor                                                110.154.957                      -
     Mardiono Auto Service                                      102.841.000                      -
     PT Wahana Putra Widodo                                     101.448.000            350.271.000
     PT Bintang Timur Prima Lestari – Medan                               -            491.415.600
     CV RR Auto Berkah                                                    -            443.670.739
     PT Oto Wira Eka Nusa                                                 -            314.102.276
     PT Bintang Timur Prima Lestari – Aceh                                -            297.682.872
     Lain-Lain (Dibawah Rp 100.000.000)                       2.940.400.973          4.780.698.805
     Total                                                   20.525.574.062        20.902.553.577
     Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                        (646.695.366)          (658.572.788)
     Jumlah – Bersih                                         19.878.878.696        20.243.980.789



                                              - 19 -

Page 23
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

     Umur piutang usaha per 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

                                                          30 Juni 2026        31 Desember 2025
     Belum Jatuh Tempo                                       4.402.930.692         8.644.798.074
     Jatuh Tempo:
       1-30 hari                                             1.833.317.790         1.144.060.746
       31-60 hari                                            9.417.212.493           253.113.452
       61-90 hari                                              338.162.439         6.181.023.171
       ≥ 90 hari                                             4.533.950.647         4.679.558.134
     Sub Jumlah                                           20.525.574.062          20.902.553.577
     Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                       (646.695.366)          (658.572.788)
     Jumlah – Bersih                                       19.878.878.696         20.243.980.789

     Mutasi Cadangan Penurunan Nilai:

                                                          30 Juni 2026        31 Desember 2025
     Saldo Awal                                               658.572.788             601.373.329
     Penambahan Pencadangan (Catatan 24)                      523.963.465              57.199.459
     Pemulihan Cadangan Piutang (Catatan 25)                 (535.840.887)                      -
     Jumlah                                                    646.695.366            658.572.788

     Perusahaan membentuk cadangan kerugian penurunan nilai berdasarkan kerugian kredit
     ekspektasian dengan menelaah kolektibilitas saldo piutang secara kolektif dan mempertimbangkan
     informasi makro ekonomi yang berorientasi ke masa depan dan relevan.

     Berdasarkan hasil penelaahan keadaan piutang masing-masing pelanggan pada akhir periode
     pelaporan, manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian penurunan nilai telah memadai
     untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang usaha.

     Apabila ada pembayaran atas piutang yang telah dilakukan penurunan nilai, dilakukan pemulihan
     dan dicatat sebagai pendapatan lain-lain.


6.   PIUTANG LAIN-LAIN DARI PIHAK KETIGA

                                                          30 Juni 2026        31 Desember 2025
     Karyawan                                                   80.455.979            179.986.978
     Jumlah                                                     80.455.979            179.986.978



7.   PERSEDIAAN

                                                          30 Juni 2026        31 Desember 2025
     Barang Jadi                                           12.336.151.414         11.542.009.550
     Bahan Baku                                             4.778.824.847          4.485.088.122
     Barang Material Promosi                                  578.590.489            716.669.094
     Jumlah                                                17.693.566.750         16.743.766.766

     Persediaan bahan baku merupakan persediaan yang akan digunakan dalam proses produksi berupa
     minyak dasar dan bahan adiktif.

     Persediaan barang jadi merupakan persediaan pelumas kendaraan yang siap untuk dijual.




                                              - 20 -

Page 24
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

     Persediaan barang material promosi merupakan persediaan yang digunakan untuk promosi berupa
     kanebo, kaos dan brosur.

     Persediaan milik Perusahaan diasuransikan kepada PT Asuransi Sinar Mas terhadap risiko
     kebakaran, kerusakan, pencurian, dan risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan sebesar
     Rp 16.750.000.000.

     Berdasarkan penelahaan pada akhir tahun, pihak manajemen berkeyakinan bahwa semua jenis
     persediaan masih dalam kondisi baik dan masih dapat digunakan sehingga tidak diperlukan
     penyisihan penurunan nilai persediaan.


8.   UANG MUKA

                                                             30 Juni 2026            31 Desember 2025
     Pembelian Bahan Baku                                         490.464.172                72.040.000
     Perjalanan Dinas dan Promosi                                  21.681.400                         -
     Jumlah                                                       512.145.572               72.040.000


9.   ASET TETAP

                                                         30 Juni 2026
                                 Saldo Awal       Penambahan      Pengurangan              Saldo Akhir
     Biaya Perolehan
       Kendaraan                 6.929.863.018          207.404.544        817.473.280     6.319.794.282
       Peralatan                 1.886.471.753            9.909.910                        1.896.381.663
     Jumlah                      8.816.334.771          217.314.454        817.473.280     8.216.175.945
     Akumulasi Penyusutan
      Kendaraan                  3.942.791.931          356.633.667        795.598.280     3.503.827.318
      Peralatan                  1.304.011.193          117.333.689                        1.421.344.882
     Jumlah                      5.246.803.124          473.967.356        795.598.280     4.925.172.200
     Nilai Buku                  3.569.531.647                                             3.291.003.744

                                                       31 Desember 2025
                                 Saldo Awal       Penambahan     Pengurangan               Saldo Akhir
     Biaya Perolehan
       Kendaraan                 5.930.720.107         1.219.142.911       220.000.000     6.929.863.018
       Peralatan                 1.553.603.644           332.868.109                 -     1.886.471.753
     Jumlah                      7.484.323.751         1.552.011.020       220.000.000     8.816.334.771
     Akumulasi Penyusutan
      Kendaraan                  3.222.484.518          770.724.080         50.416.667     3.942.791.931
      Peralatan                  1.080.246.158          223.765.035                  -     1.304.011.193
     Jumlah                      4.302.730.676          994.489.115         50.416.667     5.246.803.124
     Nilai Buku                  3.181.593.075                                             3.569.531.647

     Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:

                                                                      2026                   2025
                                                                  (Enam Bulan)           (Enam Bulan)
     Beban Pokok Penjualan (Catatan 22)                                 53.950.031          103.775.633
     Beban Administrasi dan Umum (Catatan 24)                          420.017.326          392.954.344
     Jumlah                                                            473.967.357          496.729.977



                                              - 21 -

Page 25
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

      Perhitungan kerugian penjualan aset tetap adalah sebagai berikut:

                                                                                         Juni 2026
      Harga Jual                                                                            31.531.532
      Dikurangi Nilai Buku
      Biaya Perolehan:
       Kendaraan                                                                            75.000.000
      Akumulasi Penyusutan                                                                 (53.125.000)
      Nilai Buku                                                                            21.875.000
      Keuntungan Penjualan Aset Tetap-Bersih (Catatan 25)                                    9.656.532

      Aset milik Perusahaan berupa kendaraan, diasuransikan kepada PT Malacca Trust Wuwungan
      Insurance Tbk terhadap risiko pencurian, tabrakan, perbuatan jahat, kebakaran, petir, ledakan,
      kejatuhan pesawat terbang, asap dan risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan sebesar
      Rp 403.100.000, dengan jangka waktu 17 September 2025 sampai dengan tanggal 17 September
      2026.

      Aset milik Perusahaan berupa kendaraan, diasuransikan kepada PT KB Insurance Indonesia
      terhadap risiko pencurian, tabrakan, perbuatan jahat, kebakaran, petir, ledakan, kejatuhan pesawat
      terbang, asap dan risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan sebesar Rp 525.200.000, dengan
      jangka waktu 19 Februari 2026 sampai dengan tanggal 19 Februari 2027 .

      Aset milik Perusahaan berupa kendaraan, diasuransikan kepada PT Asuransi Simas Insurtech dan
      PT Asuransi Sinar Mas terhadap risiko pencurian, tabrakan, perbuatan jahat, kebakaran, petir,
      ledakan, kejatuhan pesawat terbang, asap dan risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan sebesar
      Rp 458.000.000, dengan jangka waktu 14 Agustus 2025 sampai dengan tanggal 14 Agustus 2026.

      Perusahaan melakukan perpanjangan asuransi aset milik Perusahaan berupa kendaraan kepada
      PT Asuransi Umum BCA terhadap risiko pencurian, tabrakan, perbuatan jahat, kebakaran, petir,
      ledakan, kejatuhan pesawat terbang, asap dan risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan sebesar
      Rp 3.082.350.000 dengan jangka waktu 16 Oktober 2024 sampai dengan tanggal 6 November 2027.

      Perusahaan melakukan perpanjangan asuransi BCA Insurance atas bangunan dan perlengkapan
      dengan perjanjian terakhir dimulai dari 16 Oktober 2025 sampai dengan 16 Oktober 2026 dengan
      nilai pertanggungan sebesar Rp 760.000.000.

      Manajemen berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan tersebut dapat menutup kemungkinan
      kerugian akibat risiko - risiko tersebut.


10.   ASET HAK-GUNA

                                                             30 Juni 2026          31 Desember 2025
      Harga Perolehan                                           1.645.000.000           1.540.000.000
      Akumulasi Penyusutan                                     (1.248.333.333)         (1.133.333.333)
      Jumlah                                                      396.666.667             406.666.667

      Beban penyusutan aset hak-guna dialokasikan sebagai berikut:

                                                             30 Juni 2026          31 Desember 2025
      Beban Pokok Penjualan (Catatan 22)                           65.000.000              130.000.000
      Beban Administrasi dan Umum (Catatan 24)                     50.000.000              100.000.000
      Jumlah                                                     115.000.000               230.000.000




                                                 - 22 -

Page 26
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

       Perusahaan melakukan perpanjangan perjanjian sewa-menyewa ruko dengan Tn. Tiurida Barita
        Pittauli Hutabarat atas bangunan pergudangan EHA yang terletak di Jl. Legok Raya KM 6
        No. 77 Blok A5 Carang Pulang Medang Legok, Tangerang. Sewa tersebut untuk periode 2 tahun
        sejak 1 Januari 2025 sampai dengan 31 Desember 2026 dengan total nilai sewa sebesar
        Rp 260.000.000.

       Perusahaan melakukan perpanjangan perjanjian sewa-menyewa ruko dengan Holland H.
        Simanjuntak atas bangunan pergudangan EHA yang terletak di Jl. Legok Raya KM 6
        No. 77 Blok B6 Carang Pulang Medang Legok, Tangerang. Sewa tersebut untuk periode 2 tahun
        sejak 1 Maret 2025 sampai dengan 28 Februari 2027 dengan total nilai sewa sebesar
        Rp 260.000.000.

       Perusahaan mengadakan perpanjangan perjanjian sewa-menyewa ruko dengan Tn. Kartiko
        Soemargono pada tanggal 1 Maret 2021 atas bangunan ruko yang terletak di Jl. Raya Gading
        Serpong Blok A No. 15 Kel. Curug Sangereng, Kec. Kelapa Dua, Tangerang - Banten. Sewa
        tersebut untuk periode 1 tahun sejak 1 Maret 2026 sampai dengan 28 Februari 2027 dengan total
        nilai sewa sebesar Rp 105.000.000.


11.   UANG JAMINAN

                                                            30 Juni 2026         31 Desember 2025
      Jaminan Sewa                                                20.000.000              20.000.000
      Jumlah                                                      20.000.000              20.000.000

      Merupakan deposit sewa gudang yang terletak di jalan raya Legok KM. 6 No. 77 Carang Pulang
      Medang Legok, Tangerang-Banten.


12.   PERPAJAKAN

      a. Utang Pajak

                                                               30 Juni              31 Desember
                                                                2026                    2025
          Pajak Pertambahan Nilai – Bersih                                  -            316.545.479
          Pajak Penghasilan
           Pasal 4 ayat 2                                            350.000               4.078.336
           Pasal 21                                               27.650.284              39.390.517
           Pasal 23                                                6.233.558               8.648.980
           Pasal 25                                               48.777.837              51.141.073
           Pasal 29
            Periode 30 Juni 2026                                  20.218.664                       -
            Tahun 2025                                                     -               4.464.693
          Jumlah                                                103.230.344              424.269.078


      b. Pajak Penghasilan Badan

         Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
         lain dengan laba fiskal adalah sebagai berikut:




                                                - 23 -

Page 27
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

                                                                 30 Juni 2026              31 Desember 2025
         Laba Sebelum Pajak                                         1.174.235.420                  1.217.593.711
         Beda Temporer:
           Beban Imbalan Pascakerja                                               -                 457.420.000
           Beban Penyusutan Aset Tetap                                  155.773.754                 198.289.821
           Beban Penyisihan Penurunan Nilai Piutang                     523.963.465                  57.199.459
           Pembayaran Pesangon                                                    -                           -
         Beda Tetap:
           Beban Pajak                                                        367.475                95.578.504
           Kerugian Pelepasan Aset                                                  -                49.583.333
           Beban yang Tidak Dapat Dikurangkan
            Secara Pajak                                                              -            1.106.760.394
         Jumlah Koreksi Fiskal Bersih                                   680.104.694                1.964.831.511
         Penghasilan Kena Pajak                                     1.854.340.114                  3.182.425.222
         Penghasilan Kena Pajak (Pembulatan)                        1.854.340.114                  3.182.425.000
         Beban Pajak
          Fasilitas                                                      22.838.953                           -
          Non Fasilitas                                                 362.276.920                 700.133.500
         Taksiran Beban Pajak Kini                                      385.115.872                 700.133.500
         Dikurangi pajak penghasilan dibayar dimuka:
           Pasal 22                                                      65.140.478                 114.799.453
           Pasal 25                                                     299.756.730                 580.869.354
         Jumlah                                                         364.897.208                 695.668.807
         Taksiran Utang Pajak Penghasilan Pasal 29                          20.218.664                4.464.693

         Laba kena Pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan Pajak
         Penghasilan Badan.

     c. Pajak Tangguhan
                                                                                Dikreditkan
                                                                               (dibebankan)
                                                      Dikreditkan             ke Penghasilan
                                  31 Desember        (dibebankan)             Komprehensif           30 Juni
                                      2025            ke laba rugi                 Lain               2026
         Aset Tetap                   30.862.502                        -                      -       30.862.502
         Piutang Usaha               144.886.014                        -                      -      144.886.014
         Imbalan Pascakerja          341.221.760                        -                      -      341.221.760
         Jumlah Aset Pajak
         Tangguhan                   516.970.276                        -                      -      516.970.276

                                                                                Dikreditkan
                                                                              ke Penghasilan
                                  31 Desember            Dikreditkan          Komprehensif         31 Desember
                                      2024               ke laba rugi              Lain                2025
         Aset Tetap                  (12.761.259)           43.623.761                       -         30.862.502
         Piutang Usaha               132.302.133            12.583.881                       -        144.886.014
         Imbalan Pascakerja          218.889.576           153.419.504            (31.087.320)        341.221.760
         Jumlah Aset Pajak
         Tangguhan                   338.430.450           209.627.146            (31.087.320)        516.970.276




                                                - 24 -

Page 28
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

13.   UTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA


                                                         30 Juni 2026        31 Desember 2025
      Rupiah
       PT. Pacific Lubritama Indonesia                       3.864.569.173        4.028.437.846
       PT Nusaraya Putramandiri                              2.268.160.783        1.891.528.808
       PT. Usaha Bersama Sukses                                479.710.565          506.153.207
       PT Dwi Prima Rezeky                                     107.313.690          126.285.677
       Lain-lain (dibawah Rp 100.000.000)                       75.260.797          614.816.341
      Sub Jumlah                                             6.795.015.008        7.167.221.879
      Dolar Singapura
       Lupromax International Pte., Ltd                       531.591.600           639.900.756
      Sub Jumlah                                              531.591.600          639.900.756
      Jumlah                                                 7.326.606.608        7.807.122.635

      Rincian umur utang usaha adalah sebagai berikut:

                                                         30 Juni 2026        31 Desember 2025
      Belum Jatuh Tempo                                    4.976.562.625          4.088.152.945
      Jatuh Tempo:
        1-30 hari                                            1.193.862.390                    -
        31-60 hari                                                       -        2.912.231.524
        61-90 hari                                           1.156.181.593          166.677.570
        ≥ 90 hari                                                        -          640.060.596
      Jumlah                                                 7.326.606.608        7.807.122.635



14.   BEBAN AKRUAL

                                                         30 Juni 2026        31 Desember 2025
      Operasional                                             196.139.027           132.027.543
      Jumlah                                                  196.139.027           132.027.543


15.   UANG MUKA PELANGGAN

                                                         30 Juni 2026        31 Desember 2025
      PT Pulau Seroja Jaya                                   4.143.668.467        3.302.400.000
      PT Golden Jaguarasia                                               -          350.000.000
      Jumlah                                                 4.143.668.467        3.652.400.000

      Merupakan uang muka yang dibayarkan oleh pelanggan kepada Perusahaan yang belum memenuhi
      kriteria penjualan.


16.   UTANG PEMBELIAN ASET TETAP

                                                         30 Juni 2026        31 Desember 2025
      Rincian Utang Pembelian Aset Tetap
      Berdasarkan Jatuh Tempo                                 364.684.909          680.582.019
      Lebih dari Satu Tahun dan Kurang dari Lima Tahun        633.592.299          494.551.010



                                              - 25 -

Page 29
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

      Nilai Sekarang Atas Pembayaran Minimum Utang
      Pembiayaan                                                998.277.208            1.175.133.029
      Dikurangi bagian yang jatuh Tempo Dalam Waktu
      Satu Tahun                                                364.684.909              680.582.019
      Bagian Jangka Panjang                                     633.592.299              494.551.010

         Pada tanggal 26 September 2025, Perusahaan membeli 1 (satu) unit mobil Toyota Calya 1.2 G
          A/T dengan memeroleh fasilitas pembiayaan dari Bank Central Asia dengan jangka waktu
          fasilitas selama 3 (tiga) tahun dari periode 26 September 2025 sampai dengan 27 Agustus 2028
          dengan suku bunga per tahun sebesar 2,25%.

         Pada tanggal 22 Maret 2025, Perusahaan membeli 1 (satu) unit mobil Honda HRV 1.5 SE CVT
          dengan memeroleh fasilitas pembiayaan dari Bank Central Asia dengan jangka waktu fasilitas
          selama 3 (tiga) tahun dari periode 22 Maret 2025 sampai dengan 22 Februari 2028 dengan
          suku bunga per tahun sebesar 2,88%.

         Pada tanggal 19 Maret 2025, Perusahaan membeli 1 (satu) unit mobil Toyota Avanza 1.5 G
          CVT dengan memeroleh fasilitas pembiayaan dari Bank Central Asia dengan jangka waktu
          fasilitas selama 3 (tiga) tahun dari periode 19 Maret 2025 sampai dengan 19 Februari 2028
          dengan suku bunga per tahun sebesar 2,88%.

         Pada tanggal 6 November 2024, Perusahaan membeli 1 (satu) unit mobil Toyota Innova 2.4 G
          A/T dengan memeroleh fasilitas pembiayaan dari Bank Central Asia dengan jangka waktu
          fasilitas selama 3 (tiga) tahun dari periode 6 November 2024 sampai dengan 6 Oktober 2027
          dengan suku bunga per tahun sebesar 2,45%.

         Pada tanggal 16 Oktober 2024, Perusahaan membeli 1 (satu) unit mobil Toyota Yaris Cross
          1.5 S HYBRID dengan memeroleh fasilitas pembiayaan dari Bank Central Asia dengan jangka
          waktu fasilitas selama 3 (tiga) tahun dari periode 16 Oktober 2024 sampai dengan
          16 September 2027 dengan suku bunga per tahun sebesar 2,45%.

         Pada tanggal 1 February 2024, Perusahaan membeli 1 (satu) unit mobil Mitsubishi Canter
          dengan memeroleh fasilitas pembiayaan dari Bank Central Asia dengan jangka waktu fasilitas
          selama 3 (tiga) tahun dari periode 1 Februari 2024 sampai dengan 1 Juli 2027.


17.   UTANG BANK

      a. Utang Bank Jangka Pendek

                                                              30 Juni               31 Desember
                                                               2026                     2025
          Bank Central Asia                                     586.369.766            4.345.741.378
          Jumlah                                                 586.369.766           4.345.741.378


      b. Utang Bank Jangka Panjang

                                                            30 Juni 2026         31 Desember 2025
          Bank Central Asia                                     428.333.287              578.333.294
          Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam
          waktu satu tahun:                                      80.000.004               80.000.004
          Bagian Jangka Panjang                                 348.333.283              498.333.290

      Rincian angsuran di masa mendatang atas utang jangka panjang dari bank adalah sebagai berikut:



                                               - 26 -

Page 30
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

                   Jatuh Tempo                           30 Juni 2026         31 Desember 2025
      2026                                                   586.369.766               4.425.741.382
      2027                                                    80.000.004                  80.000.004
      2028                                                   348.333.283                 418.333.286
      Total Angsuran                                       1.014.703.053               4.924.074.672

     a) Berdasarkan      Surat    Pemberitahuan   Perpanjangan       Jangka     Waktu     (SPPJ)
        No. 00213/SYP/SPPJ/2026 tanggal 4 Juni 2026 telah diperbaharui beberapa ketentuan menjadi
        sebagai berikut:
        Fasilitas Pinjaman Rekening Koran 1:

        Plafon               :   Rp 4.000.000.000.
        Jenis Kredit         :   Kredit Lokal.
        Jangka Waktu         :   12 (dua belas) bulan, terhitung sejak jatuh tempo 5 Mei 2026 sampai
                                 dengan 5 Mei 2027.
        Suku Bunga           :   9,5% p.a.
        Provisi              :   0,5%.
        Biaya Administrasi   :   Rp 7.500.000

        Berdasarkan      Surat Pemberitahuan       Perpanjangan       Jangka     Waktu     (SPPJ)
        No. 00133/SYP/SPPJ/2025 tanggal 9 April 2025 telah diperbaharui beberapa ketentuan menjadi
        sebagai berikut:

        Plafon               :   Rp 4.000.000.000.
        Jenis Kredit         :   Kredit Lokal.
        Jangka Waktu         :   12 (dua belas) bulan, terhitung sejak jatuh tempo 5 Mei 2025 sampai
                                 dengan 5 Mei 2026.
        Suku Bunga           :   9,5% p.a.
        Provisi              :   0,5%.

     b) Berdasarkan      Surat Pemberitahuan      Perpanjangan       Jangka     Waktu     (SPPJ)
        No. 00213/SYP/SPPJ/2026 tanggal 4 Juni 2026 telah diperbaharui beberapa ketentuan menjadi
        sebagai berikut:

        Fasilitas Pinjaman Rekening Koran 2:

        Plafon               :   Rp 2.100.000.000.
        Jenis Kredit         :   Kredit Lokal.
        Jangka Waktu         :   12 (dua belas) bulan, terhitung sejak jatuh tempo 5 Mei 2026 sampai
                                 dengan 5 Mei 2027.
        Suku Bunga           :   10,5% p.a.
        Provisi              :   0,5%.
        Biaya Administrasi   :   Rp 7.500.000.

        Berdasarkan      Surat Pemberitahuan       Perpanjangan       Jangka     Waktu     (SPPJ)
        No. 00133/SYP/SPPJ/2025 tanggal 9 April 2025 telah diperbaharui beberapa ketentuan menjadi
        sebagai berikut:

        Plafon               :   Rp 2.100.000.000.
        Jenis Kredit         :   Kredit Lokal.
        Jangka Waktu         :   12 (dua belas) bulan, terhitung sejak jatuh tempo 5 Mei 2025 sampai
                                 dengan 5 Mei 2026.
        Suku Bunga           :   10,5% p.a.
        Provisi              :   0,5%.

     c) Berdasarkan surat Perjanjian Pinjaman Kredit Nomor 00474/0980S/SPPK/2022 tanggal 31 Mei
        2022 sebagai berikut:



                                                - 27 -

Page 31
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

        Fasilitas Installment Loan 1:

        Plafon               :   Rp 400.000.000.
        Jenis Kredit         :   Kredit Modal Kerja.
        Jangka Waktu         :   24 (dua puluh empat) bulan, terhitung sejak jatuh tempo 22 Juni 2024
                                 sampai dengan 22 Juni 2026.
        Suku Bunga           :   11,75% p.a.
        Agunan               :      Sertifikat Hak-Guna Bangunan Nomor 02712. terletak dalam
                                      Provinsi Banten, Kabupaten Tangerang, Kecamatan Serpong,
                                      Kelurahan Cilenggang, setempat dikenal sebagai Blok L.1
                                      No. 5 seluas 153 m2 terdaftar atas nama Evyana Soemargono.
                                    Bangunan dan segala sesuatu yang telah dan atau akan didirikan.
                                      ditanam dan ditempatkan di atas tanah tersebut yang menurut
                                      sifatnya. peruntukkannya dan undang-undang dianggap sebagai
                                      barang tidak bergerak. tidak ada yang dikecualikan.

     d) Berdasarkan      Surat Pemberitahuan      Perpanjangan       Jangka     Waktu     (SPPJ)
        No. 00213/SYP/SPPJ/2026 tanggal 4 Juni 2026 telah diperbaharui beberapa ketentuan menjadi
        sebagai berikut:

        Fasilitas Pinjaman Rekening Koran 3:

        Plafon               :   Rp 900.000.000.
        Jenis Kredit         :   Kredit Lokal.
        Jangka Waktu         :   12 (dua belas) bulan, terhitung sejak jatuh tempo 5 Mei 2026 sampai
                                 dengan 5 Mei 2027.
        Suku Bunga           :   10.5% p.a.
        Provisi              :   0,5%.
        Biaya Administrasi   :   Rp 7.500.000.

        Berdasarkan      Surat Pemberitahuan       Perpanjangan       Jangka     Waktu     (SPPJ)
        No. 00133/SYP/SPPJ/2025 tanggal 9 April 2025 telah diperbaharui beberapa ketentuan menjadi
        sebagai berikut:

        Plafon               :   Rp 900.000.000.
        Jenis Kredit         :   Kredit Lokal.
        Jangka Waktu         :   12 (dua belas) bulan, terhitung sejak jatuh tempo 5 Mei 2025 sampai
                                 dengan 5 Mei 2026.
        Suku Bunga           :   10.5% p.a.
        Provisi              :   0,5%.

        Fasilitas Installment Loan 2:

        Plafon               :   Rp 1.100.000.000.
        Jenis Kredit         :   Kredit Modal Kerja.
        Jangka Waktu         :   60 (enam puluh bulan) bulan, terhitung sejak jatuh tempo 13 Januari
                                 2023 sampai dengan 13 Januari 2028.
        Suku Bunga           :   11,75% p.a.
        Agunan               :      Sertifikat Hak-Guna Bangunan Nomor 337/Brontokusuman, terletak
                                      dalam Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kota Yogyakarta,
                                      Kecamatan Mergangsan. Kelurahan Brontokusuman, seluas 84 M2
                                      terdaftar atas nama Kartiko Soemargono.
                                    Bangunan dan segala sesuatu yang telah dan atau akan didirikan,
                                      ditanam dan ditempatkan di atas tanah tersebut yang menurut
                                      sifatnya, peruntukkannya dan undang-undang dianggap sebagai
                                      barang tidak bergerak, tidak ada yang dikecualikan.




                                                - 28 -

Page 32
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

         Agunan yang diserahkan:

         a. Sebidang tanah sebagaimana diuraikan dalam Sertifikat Hak-Guna Bangunan
            Nomor 08301/Curug Sangereng, terletak dalam Provinsi Banten, Kabupaten Tangerang,
            Kecamatan Kelapa Dua, Desa Curug Sangereng, setempat dikenal sebagai Blok A.
            No.15. seluas 80 m2 terdaftar atas nama Kartiko Soemargono; - demikian berikut bangunan
            dan segala sesuatu yang telah dan atau akan didirikan, ditanam dan ditempatkan di atas
            tanah tersebut yang menurut sifatnya, peruntukkannya dan undang-undang dianggap sebagai
            barang tidak bergerak, tidak ada yang dikecualikan.

         b. Sebidang tanah sebagaimana diuraikan dalam Sertifikat Hak Milik Nomor 02712/Cilenggang,
            terletak dalam Provinsi Banten, Kota Tangerang Selatan, Kecamatan Serpong, Kelurahan
            Cilenggang, setempat dikenal sebagai Blok: L.1 No.5. seluas 153 m2 terdaftar atas nama
            Evyana Soemargono; - demikian berikut bangunan dan segala sesuatu yang telah dan atau
            akan didirikan, ditanam dan ditempatkan di atas tanah tersebut yang menurut sifatnya,
            peruntukkannya dan undang-undang dianggap sebagai barang tidak bergerak, tidak ada yang
            dikecualikan.

         c. Sebidang tanah sebagaimana diuraikan dalam Sertifikat Hak-Guna Bangunan
            Nomor 337/Brontokusuman, terletak dalam Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kota
            Yogyakarta, Kecamatan Mergangsan, Kelurahan Brontokusuman seluas 84 m2 terdaftar atas
            nama Kartiko Soemargono; - demikian berikut bangunan dan segala sesuatu yang telah dan
            atau akan didirikan ditanam dan ditempatkan di atas tanah tersebut yang menurut sifatnya,
            peruntukkannya dan undang-undang dianggap sebagai barang tidak bergerak, tidak ada yang
            dikecualikan.

         d. Sebidang tanah sebagaimana diuraikan dalam Sertifikat Hak-Guna Bangunan
            Nomor 04608/Sukamulya, terletak dalam Provinsi Banten, Kabupaten Tangerang, Kecamatan
            Cikupa, Desa Sukamulya setempat dikenal sebagai Blok O-2 No.208 Jl. Bizlink Boulevard
            Selatan No. 208, seluas 24 m2 terdaftar atas nama Yusuf Christiono.
            - Demikian berikut bangunan dan segala sesuatu yang telah dan atau akan didirikan,
                ditanam dan ditempatkan di atas tanah tersebut yang menurut sifatnya, peruntukkannya
                dan undang-undang dianggap sebagai barang tidak bergerak, tidak ada yang
                dikecualikan.

            -   Satu dan lain yang telah diperoleh pemberi agunan berdasarkan akta jual-beli, tanggal
                10-01-2023 nomor 05/2023, dibuat di hadapan Elly Puspita Sunarya, S.H., Pejabat
                Pembuat Akta Tanah untuk wilayah Kabupaten Tangerang.

         e. Sebidang tanah sebagaiman diuraikan dalam Sertifikat Hak-Guna Bangunan
            Nomor 04714/Sukamulya, terletak dalam Provinsi Banten, Kabupaten Tangerang, Kecamatan
            Cikupa, Desa Sukamulya, setempat dikenal sebagai Blok O-2 No.208 Jl. Bizlink Boulevard
            Selatan No. 208, seluas 66 m2 terdaftar atas nama Yusuf Christiono;
            - Demikian berikut bangunan dan segala sesuatu yang telah dan atau akan didirikan,
                ditanam dan ditempatkan di atas tanah tersebut yang menurut sifatnya, peruntukkannya
                dan undang-undang dianggap sebagai barang tidak bergerak, tidak ada yang
                dikecualikan.
            - Satu dan lain yang telah diperoleh pemberi agunan berdasarkan akta jual-beli, tanggal
                10-01-2023 nomor 04/2023, dibuat di hadapan Elly Puspita Sunarya, S.H., Pejabat
                Pembuat Akta Tanah untuk wilayah Kabupaten Tangerang.

         Hal-hal yang tidak boleh dilaksanakan Perusahaan:

         Selama perusahaan belum bayar lunas utang atau batas waktu penarikan dan/atau penggunaan
         fasilitas kredit belum berakhir, perusahaan tidak diperkenankan untuk melakukan hal-hal
         dibawah ini, tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari BCA:
         a. Memperoleh pinjaman uang/kredit baru dari pihak lain dan/ atau mengikatkan diri sebagai
              penangung/ penjamin dalam bentuk dan dengan nama apa pun dan/atau mengagunkan
              harta kekayaan perusahaan kepada pihak lain,


                                               - 29 -

Page 33
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

          b. Meminjamkan uang, termasuk tetapi tidak terbatas kepada perusahaan afiliasinya, kecuali
             dalam rangka menjalankan usaha sehari-hari. Apabila perusahaan berbentuk badan:
             (i) Melakukan peleburan, penggabungan, pengambilalihan, pembubaran/likuidasi.
             (ii) Mengubah status kelembagaan.

          Berikut syarat dan ketentuan negative covenant:
          -    Tidak diperkenankan mengubah susunan pemegang saham yang menyebabkan
               kepemilikan Ultimate Shareholder saat ini menjadi minoritas.
          -    Memberitahu secara tertulis kepada BCA setiap terdapat Corporate Action (termasuk
               mengubah pemegang saham dan pengurus), kecuali atas perubahan pemegang saham
               yang diakibatkan karena perdagangan saham harian dipasar modal.


18.   LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA

      Besarnya imbalan kerja jangka panjang dihitung berdasarkan peraturan yang berlaku, yakni Undang-
      Undang No. 11 tahun 2020 tentang “Cipta Kerja”. Tidak terdapat pendanaan khusus yang disisihkan
      sehubungan dengan imbalan kerja jangka panjang tersebut. Perhitungan imbalan pascakerja
      dihitung oleh aktuaris independen Kantor Konsultan Aktuaria Steven & Mourits untuk tanggal
      31 Desember 2025 dengan nomor laporan 0941/MR-NM-PSAK219-LPIN/II/2026 tanggal laporan
      2 Februari 2026.

      Jumlah karyawan yang berhak atas imbalan pascakerja tersebut adalah 49 dan 45 karyawan pada
      tanggal 31 Juni 2026 dan 2025.

      Program pensiun imbalan pasti memberikan eksposur Perusahaan terhadap risiko aktuarial seperti
      risiko tingkat bunga, risiko harapan hidup, dan risiko gaji.

      Risiko Tingkat Bunga

      Penurunan suku bunga obligasi akan meningkatkan liabilitas program.

      Risiko Harapan Hidup

      Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan mengacu pada estimasi terbaik dari mortalitas
      peserta program baik selama dan setelah kontrak kerja. Peningkatan harapan hidup peserta program
      akan meningkatkan liabilitas program.

      Risiko Gaji

      Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan mengacu pada gaji masa depan peserta program.
      Dengan demikian, kenaikan gaji peserta program akan meningkatkan liabilitas program itu.

      Beban imbalan pascakerja yang diakui di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain adalah
      sebagai berikut:

                                                             30 Juni 2026          31 Desember 2025
      Diakui pada Laba Rugi
      Biaya Jasa Kini                                                         -           406.353.000
      Biaya Jasa Lalu                                                         -           (81.193.000)
      Biaya Bunga Neto                                                        -             75.917.000
      Penyesuaian liabilitas akibat
      pengakuan masa kerja lalu                                               -             56.343.000
      Sub Jumlah                                                              -            457.420.000




                                                 - 30 -

Page 34
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

     Pengukuran kembali liabilitas
     imbalan pasti - neto:
      Keuntungan (Kerugian) aktuarial
      yang timbul dari
      perubahan asumsi keuangan                                                 -             (115.712.000)
      Keuntungan (Kerugian) aktuarial
      yang timbul dari
      penyesuaian atas pengalaman                                               -              (25.594.000)
     Jumlah                                                                     -             (141.306.000)


     Mutasi nilai kini liabilitas imbalan pasti pada tahun berjalan adalah sebagai berikut:

                                                              30 Juni 2026           31 Desember 2025
     Liabilitas imbalan pasti - awal                             1.551.008.000                1.234.894.000
     Biaya Jasa Kini                                                         -                  406.353.000
     Biaya Jasa Lalu                                                         -                  (81.193.000)
     Biaya Bunga                                                             -                    75.917.000
     Pembayaran Imbalan oleh Perusahaan
     sesuai Provisi yang Dihitung                                               -                          -
     Penyesuaian Liabilitas Akibat
     Pengakuan Masa Kerja Lalu                                                  -                56.343.000
     Karyawan (Keuntungan) dan Kerugian Aktuarial
     yang Timbul dari Perubahan Asumsi Keuangan                                 -             (115.712.000)
     (Keuntungan) dan Kerugian Aktuarial yang Timbul
     dari Penyesuaian atas Pengalaman                                           -              (25.594.000)
     Jumlah                                                      1.551.008.000                1.551.008.000

     Perhitungan imbalan pascakerja pada tanggal 30 Juni 2026 mengacu pada perhitungan aktuaria per
     31 Desember 2025 dihitung oleh Kantor Konsultan Aktuaria Steven & Mourits dengan menggunakan
     metode “Projected Unit Credit” dan mempertimbangkan beberapa asumsi sebagai berikut:


                                                                 30 Juni                31 Desember
                                                                  2026                      2025
     Tingkat Diskonto per Tahun                                      -                        6,60%
     Tingkat Kenaikan Gaji per Tahun
       Jangka Pendek                                                 -                     3,00%
       Jangka Panjang                                                -                     7,00%
     Tingkat Pensiun Normal                                          -                    59 Tahun
     Tingkat Kematian                                                -                    TMI-2019

     Asumsi aktuarial yang signifikan untuk penentuan liabilitas imbalan pasti adalah tingkat diskonto,
     kenaikan gaji yang diharapkan dan mortalitas.

     Tidak ada perubahan dalam metode dan asumsi yang digunakan dalam penyusunan analisis
     sensitivitas dari tahun sebelumnya.

     Perubahan sebesar satu persen pada tingkat diskonto akan berdampak pada nilai kini liabilitas
     imbalan kerja dan biaya jasa kini:

                                                              30 Juni 2026           31 Desember 2025
     Kenaikan 1%
     Nilai kini                                                                 -             1.429.256.000
     Penurunan 1%
     Nilai kini                                                                 -             1.690.519.000


                                                 - 31 -

Page 35
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

      Perubahan sebesar satu persen pada tingkat kenaikan gaji akan berdampak pada nilai kini liabilitas
      imbalan kerja dan biaya jasa kini:

                                                             30 Juni 2026          31 Desember 2025
      Kenaikan 1% Nilai kini                                                   -         1.823.406.000
      Penurunan 1% Nilai kini                                                  -         1.431.503.000


19.   MODAL SAHAM DAN SALDO LABA

      a) Modal Saham

         Susunan pemegang saham pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 berdasarkan
         catatan yang dibuat oleh PT Bima Registra, Biro Administrasi Efek, adalah sebagai berikut:

                                                     30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
                                                                 Persentase         Jumlah Modal
             Nama Pemegang Saham            Jumlah Saham        Pemilikan (%)          Disetor
          Kartiko Soemargono                      216.125.000        33,25%               4.322.500.000
          Jong Anton Dwi Putro                     91.000.000        14,00%               1.820.000.000
          Trisno Harnadi                           86.450.000        13,30%               1.729.000.000
          Clarissa Calluella Haberth               61.425.000        9,45%                1.228.500.000
          Agus Sanusi                              35.478.700        5,46%                  709.574.000
          Masyarakat (Masing-masing
          persentase kepemilikan < 5%)            159.530.075        24,54%               3.190.601.500
          Jumlah                                  650.008.775        100,00%             13.000.175.500

         Berdasarkan akta No. 12 tanggal 2 Februari 2024 dari Rosida Rajagukguk Siregar, S.H, M.Kn,
         Notaris di Kota Jakarta Selatan. Akta perubahan ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak
         Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0032692.
         Tahun 2024, tanggal 5 Februari 2024, menyetujui adanya perubahan anggaran dasar sebagai
         berikut:

          a. Menyetujui pengeluaran saham dalam simpanan (portepel) Perseroan sebanyak 195.000.000
             lembar saham dari modal disetor dan ditempatkan penuh setelah penawaran umum dengan
             nominal sebesar Rp 3.900.000.000, masing-masing saham bernilai nominal Rp 20,- melalui
             penawaran umum perdana saham kepada masyarakat.
          b. Modal Dasar Perusahaan berjumlah Rp 36.400.000.000 terbagi atas 1.820.000.000 lembar
             saham masing-masing bernilai nominal Rp 20,-
          c. Modal Dasar telah ditempatkan dan disetor sejumlah 650.000.000 lembar saham dengan nilai
             nominal seluruhnya sebesar Rp 13.000.000.000 oleh pemegang saham yang telah
             mengambil bagian saham dengan rincian tersebut.
               Tn. Kartiko Soemargono sebanyak 216.125.000 saham atau sebesar Rp 4.322.500.000.
               Tn. Jong Anton Dwi Putro sebanyak 91.000.000 saham atau sebesar Rp 1.820.000.000.
               Tn. Trisno Harnadi sebanyak 86.450.000 saham atau sebesar Rp 1.729.000.000.
               Ny. Clarissa Calluella Haberth sebanyak 61.425.000 saham atau sebesar
                 Rp 1.228.500.000.
               Masyarakat sebanyak 195.000.000 saham atau sebesar Rp 3.900.000.000.




                                                 - 32 -

Page 36
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

      b) Tambahan Modal Disetor

                                                                   30 Juni            31 Desember
                                                                    2026                  2025
          Tambahan modal disetor dari Initial
          Public Offering (IPO) Penawaran
          Perdana Saham sebesar 195.000.000 saham
          dengan nilai nominal Rp 20 yang ditawarkan Rp 200      35.100.000.000        35.100.000.000
          Pelaksanaan Warran                                          1.404.000             1.404.000
          Dikurangi Biaya Emisi Saham                            (2.052.881.355)       (2.052.881.355)
          Jumlah                                                 33.048.522.645        33.048.522.645

      c) Saldo Laba

          Ditentukan Penggunaannya

          Sesuai dengan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perusahaan Terbatas
          mengharuskan setiap Perusahaan untuk membentuk cadangan wajib dari laba bersih sampai
          cadangan mencapai paling sedikit 20% dari modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh.
          Tidak terdapat batas waktu yang ditetapkan atas pemenuhan kewajiban tersebut. Perusahaan
          telah membentuk cadangan wajib sampai dengan 31 Desember 2023 sebesar Rp 100.000.000
          atau 0,76% dari modal saham disetor.

          Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham No. 196 tanggal 25 Juni 2024, Perusahaan
          meningkatkan cadangan wajib menjadi Rp 200.000.000 atau 1,53% dari modal disetor.

          Tidak Ditentukan Penggunaannya

          Merupakan saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya oleh Perusahaan.

                                                           30 Juni 2026            31 Desember 2025
          Saldo Laba                                           4.584.498.112           4.584.498.112



20.   PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN

                                                              30 Juni               31 Desember
                                                               2026                     2025
      Saldo Awal                                                297.372.956             187.154.276
      Pengukuran Kembali atas
      Kewajiban Imbalan Pasti (Catatan 18)                                   -          141.306.000
      Pajak Penghasilan                                                      -          (31.087.320)
      Saldo Akhir                                               297.372.956             297.372.956


21.   PENJUALAN

                                                              2026                      2025
                                                          (Enam Bulan)              (Enam Bulan)
      Penjualan Oli Pelumas                                   42.869.373.031          32.267.828.485
      Jumlah                                                  42.869.373.031          32.267.828.485




                                               - 33 -

Page 37
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

     Rincian penjualan berdasarkan pelanggan adalah sebagai berikut:

                                                              2026                   2025
                                                          (Enam Bulan)           (Enam Bulan)
     Pihak Ketiga
     PT Golden Jaguarasia                                    15.675.675.677          7.837.837.838
     PT Pulau Seroja Jaya                                     2.236.096.396            518.700.000
     PT Oto Wira Eka Nusa                                     2.114.105.467          1.344.510.222
     PT Rilexindo Pelumas Perkasa                             1.792.819.804          1.112.538.742
     PT Sarana Solusi Mandiri                                 1.487.418.178          1.354.360.441
     PT Anugerah Lampung Sejahtera                            1.445.313.645          2.298.773.472
     CV Mitra Kaltim Motor                                      913.327.280                      -
     PT Oto Jaya Distribusindo                                  823.399.611          1.684.087.285
     PT Surya Vesakha Pamungkas                                 761.961.591            973.761.545
     CV Lancar Rezeki Berkat Jaya                               757.549.948            962.781.110
     CV Fredo Mega Nusantara                                    655.805.737                      -
     PT Kencana Indotama Grafika                                582.112.371            213.742.444
     CV Hitam Manis                                             536.643.243            700.798.919
     Graha Pelumas I                                            277.231.802            112.266.486
     PT Delta Teguh Pratama                                     271.697.640            259.314.198
     PT Wahana Putra Widodo Bantul                              239.261.892            130.009.189
     Auto Max                                                   237.700.901            245.061.419
     Bengkel Peeng                                              222.343.243            165.434.595
     Mardiono Auto Service                                      221.587.568            136.518.670
     PT Wahana Putra Widodo Wonosari                            218.038.523            104.167.027
     Anugerah Motor                                             210.349.189            233.970.450
     PT Estima Auto Berkah                                      205.942.378            124.275.784
     Wizi Motor                                                 204.697.297            176.769.595
     Berlian Motor - Bsd                                        191.699.702            138.645.632
     Automekanika                                               178.356.216            242.459.459
     PT Bintang Timur Prima Lestari - Padang                    156.139.009            624.229.813
     Carwash Hidayah Dua Putra                                  147.380.450                      -
     Alta Motor Service                                         142.044.703                      -
     Auto Garage                                                130.102.162            111.881.081
     Maju Utama Ponorogo                                        129.797.072                      -
     PT Veliz Niaga Utama                                       122.701.476                      -
     Bersama Maju                                               121.367.905            115.223.378
     Affandie Motor                                             108.814.595            137.574.054
     CV Autotama Mobil Motor                                    102.097.297            167.252.342
     PT Bintang Timur Prima Lestari - Medan                               -          1.046.100.548
     CV Danaswara                                                         -          1.032.483.351
     CV Rr Auto Berkah                                                    -            981.837.877
     Putra Agung Motor - Serang                                           -            175.045.405
     CV Alga Mitra Sejati                                                 -            148.306.859
     Hasbul Auto Service                                                  -            138.927.595
     Bengkel Solusi Anda                                                  -            126.409.351
     CV Central Celebes Perkasa                                           -            122.150.957
     Surya Mandiri Auto Service                                           -            104.745.045
     Lain-Lain (Dibawah Rp 100.000.000)                       9.247.793.062          6.164.876.304
     Jumlah                                                  42.869.373.031        32.267.828.485


     Rincian pelanggan dengan jumlah nilai penjualan yang melebihi 10% dari jumlah penjualan adalah
     sebagai berikut:




                                               - 34 -

Page 38
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

                                                             2026                    2025
                                                         (Enam Bulan)            (Enam Bulan)
      PT Golden Jaguarasa                                    15.675.675.677         7.837.837.838
      Jumlah                                                 15.675.675.677         7.837.837.838


22.   BEBAN POKOK PENJUALAN

                                                             2026                    2025
                                                         (Enam Bulan)            (Enam Bulan)
      Persediaan Awal                                       16.743.766.766          6.460.945.991
      Pembelian                                             26.136.499.403        16.531.167.554
      Persediaan Akhir                                    (17.693.566.750)        (6.513.374.703)
      Sub Jumlah                                            25.186.699.419        16.478.738.842
      Biaya Produksi
        Tenaga Kerja Langsung                                  113.617.266             92.614.600
        Penyusutan Aset Hak - Guna Gudang (Catatan              65.000.000             65.000.000
        10)
        Penyusutan Aset Tetap (Catatan 9)                        53.950.031          103.775.633
        Listrik Gudang                                           32.308.888           42.068.793
        Biaya Gudang                                             21.530.025           69.208.737
        Asuransi Gudang                                          17.234.236                    -
        Utilitas                                                 14.400.000           14.693.874
        Pemeliharaan                                              5.391.396           12.200.135
        Telepon, Internet Gudang                                  3.054.704            3.049.132
        Produksi Lainnya                                          1.020.300           13.366.800
      Jumlah                                                 25.514.206.265       16.894.716.546

      Rincian pemasok dengan jumlah nilai pembelian yang melebihi 10% dari jumlah pembelian adalah
      sebagai berikut:

                                                             2026                    2025
                                                         (Enam Bulan)            (Enam Bulan)
      PT Bias Inti Sejahtera                                 12.285.760.800        3.843.277.200
      PT Pacific Lubritama Indonesia                          5.934.620.441        4.592.376.440
      PT Nusaraya Putra Mandiri                               3.696.823.898        3,471,508,200
      Lupromax International Pte Ltd                                      -          994.587.182
      Jumlah                                                 21.917.205.139       12.901.749.022


23.   BEBAN PENJUALAN

                                                             2026                    2025
                                                         (Enam Bulan)            (Enam Bulan)
      Pemasaran                                               6.207.024.107         5.028.808.779
      Komisi                                                    750.012.642           657.714.210
      Biaya Angkut                                              704.397.008           790.537.342
      Lain-lain                                               1.310.454.260         2.198.148.738
      Jumlah                                                  8.971.888.017         8.675.209.069




                                              - 35 -

Page 39
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

24.   BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

                                                            2026                 2025
                                                        (Enam Bulan)         (Enam Bulan)

      Gaji dan Tunjangan                                     4.998.442.100     4.055.355.014
      Pelatihan                                                569.963.800        32.497.051
      Penurunan Nilai Piutang (Catatan 5)                      523.963.465       175.891.962
      Penyusutan Aset Tetap (Catatan 9)                        420.017.326       392.954.344
      Jasa Profesional                                         238.086.000       353.502.000
      Kantor                                                   193.922.695       165.399.819
      Transportasi                                             153.736.270       148.348.845
      Perizinan                                                112.798.000       109.203.880
      Asuransi                                                  81.983.778        85.632.918
      Pemeliharaan                                              75.074.762        61.583.594
      Penyusutan Aset Hak - Guna Ruko (Catatan 10)              50.000.000        50.000.000
      Imbalan Pascakerja (Catatan 19)                                    -       356.694.000
      Lain-lain                                                318.135.310       169.416.434
      Jumlah                                                 7.736.123.506     6.169.618.930


25.   PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN - BERSIH

                                                            2026                 2025
                                                        (Enam Bulan)         (Enam Bulan)
      Pendapatan Bunga                                        221.766.461        120.028.694
      Pemulihan Cadangan Piutang (Catatan 5)                  535.840.887        521.709.881
      Pendapatan Lain-lain                                     14.742.629                  -
      Jumlah                                                  772.349.977        641.738.575


26.   BEBAN BUNGA DAN KEUANGAN

                                                            2026                 2025
                                                        (Enam Bulan)         (Enam Bulan)
      Bunga dan Keuangan                                      147.498.745        341.554.849
      Biaya Administrasi Bank                                  97.771.054         52.295.058
      Jumlah                                                  240.203.702        393.849.907


27.   LABA PER SAHAM

                                                            2026                 2025
                                                        (Enam Bulan)         (Enam Bulan)
      Laba untuk Perhitungan Laba Per Saham                   789.119.547        517.003.553

      Jumlah Saham                                           Lembar             Lembar
      Jumlah Saham untuk per saham perhitungan laba           650.008.775        650.008.775
      Laba Per saham Dasar                                            1.21               0.80




                                               - 36 -

Page 40
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

28.   PENGUNGKAPAN TAMBAHAN ATAS AKTIVITAS INVESTASI DAN PENDANAAN NON-KAS

                                                                       2026                   2025
                                                                   (Enam Bulan)           (Enam Bulan)
      Penambahan Aset Tetap melalui peningkatan Utang
      Pembelian Aset Tetap                                             630.205.521             630.205.521


29.   REKONSILIASI LIABILITAS YANG TIMBUL DARI AKTIVITAS PENDANAAN

                                                                               Perubahan Transaksi Non-Kas
                            Saldo Awal          Arus Kas (untuk) dari                          Saldo Akhir
                           31 Desember           Aktivitas Pendanaan          Penambahan         30 Juni
                               2025         Penerimaan       Pembayaran        Aset Tetap          2026
      Utang Pembiayaan
      Aset Tetap            1.175.133.029               -     (350.199.421)      173.343.600       998.277.208
      Utang Bank            4.924.074.672               -   (3.909.371.619)                -     1.014.703.053

      Jumlah                6.099.207.701               -   (4.259.571.040)      173.343.600     2.012.980.261

                                                                               Perubahan Transaksi Non-Kas
                            Saldo Awal          Arus Kas (untuk) dari                           Saldo Akhir
                           31 Desember          Aktivitas Pendanaan           Penambahan       31 Desember
                               2024         Penerimaan      Pembayaran         Aset Tetap          2025
      Utang Pembiayaan
      Aset Tetap            1.299.653.925               -     (778.080.079)     653.559.183     1.175.133.029
      Utang Bank            6.960.454.792   1.830.880.588   (3.867.260.708)               -     4.924.074.672
      Jumlah                8.260.108.717   1.830.880.588   (4.645.340.787)     653.559.183     6.099.207.701



30.   INSTRUMEN KEUANGAN, MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL

      a. Manajemen Risiko Modal

         Perusahaan mengelola risiko modal untuk memastikan bahwa mereka akan mampu untuk
         melanjutkan keberlangsungan hidup, selain memaksimalkan keuntungan para pemegang saham
         melalui optimalisasi saldo utang dan ekuitas.

         Struktur modal Perusahaan terdiri dari kas dan setara kas dan ekuitas yang terdiri dari modal
         ditempatkan dan disetor serta saldo laba (Catatan 4 dan 20).

         Dewan Direksi Perusahaan secara berkala melakukan reviu struktur permodalan Perusahaan.
         Sebagai bagian dari reviu ini, Dewan Direksi mempertimbangkan biaya permodalan dan risiko
         yang berhubungan.

      b. Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan

         Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Perusahaan adalah untuk memastikan bahwa
         sumber daya keuangan yang memadai tersedia untuk operasi dan pengembangan bisnis, serta
         untuk mengelola risiko tingkat bunga, risiko mata uang asing dan risiko likuiditas. Perusahaan
         beroperasi dengan pedoman yang telah ditentukan oleh Dewan Direksi.

         i.    Manajemen Risiko Tingkat Bunga

               Tingkat bunga mengacu kepada risiko pada nilai wajar atau arus kas dari instrumen
               keuangan akan berfluktuasi karena perubahan di tingkat suku bunga pasar.

               Perusahaan terpapar risiko suku bunga karena entitas dalam Perusahaan meminjam dana
               dengan tingkat bunga mengambang.



                                                  - 37 -

Page 41
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

               Eksposur Perusahaan terhadap suku bunga dalam liabilitas keuangan dirinci dalam bagian
               manajemen risiko likuiditas pada catatan ini.

         ii.   Risiko Mata Uang Asing

               Risiko mata uang adalah risiko di mana nilai wajar atau arus kas masa datang dari suatu
               instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan nilai tukar mata uang asing.

               Eksposur Perusahaan terhadap fluktuasi nilai tukar terutama terkait dengan aset dalam mata
               uang asing pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

                                                     30 Juni 2026                      31 Desember 2025
                                                             Setara dengan                      Setara dengan
                                              Rupiah           Dolar (SGD)          Rupiah       Dolar (SGD)
               Liabilitas
               Utang Usaha                   531.591.600            38.504         639.900.756           38.132

               Jumlah                        531.591.600            38.504         639.900.756           38.132

         iii. Manajemen Risiko Likuiditas

               Tanggung jawab utama manajemen risiko likuiditas terletak pada dewan direksi, yang telah
               membangun kerangka manajemen risiko likuiditas yang sesuai untuk persyaratan
               manajemen likuiditas dan pendanaan jangka pendek, menengah dan jangka panjang
               Perusahaan. Perusahaan mengelola risiko likuiditas dengan menjaga kecukupan simpanan,
               fasilitas bank dan fasilitas simpan pinjam dengan terus-menerus memonitor perkiraan dan
               arus kas aktual dan mencocokkan profil jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan.

               Tabel risiko likuiditas dan tingkat bunga:

               Tabel berikut merinci sisa jatuh tempo kontrak untuk liabilitas keuangan non-derivatif dengan
               periode pembayaran yang disepakati Perusahaan. Tabel telah disusun berdasarkan arus
               kas yang didiskontokan dari liabilitas keuangan berdasarkan tanggal terawal dimana
               Perusahaan dapat diminta untuk membayar. Tabel mencakup arus kas bunga dan pokok.
                                                                     30 Juni 2026
                                           Kurang dari                         Lebih dari
                                            1 Tahun          1 - 2 Tahun        2 tahun             Jumlah
               Utang Usaha kepada
               Pihak Ketiga                 7.326.606.608                    -               -    7.326.606.608
               Utang Pembelian Aset
               Tetap                          364.684.909      316,796,150        316,796,150       998.277.208
               Utang Bank                     586.369.766       80.000.004        348.333.283     1.014.703.053
               Jumlah                       8.277.661.283      396.796.154        665.129.433     9.339.586.869

                                                                  31 Desember 2025
                                           Kurang dari                       Lebih dari
                                            1 Tahun          1 - 2 Tahun      2 tahun               Jumlah
               Utang Usaha kepada
               Pihak Ketiga                 7.807.122.636                    -               -    7.807.122.636
               Utang Pembelian Aset
               Tetap                          680.582.019      247.275.505         247.275.505    1.175.133.029
               Utang Bank                     878.333.308      356.927.151       3.688.814.213    4.924.074.672
               Jumlah                       9.366.037.963      604.202.656       3.936.089.718   13.906.330.337

     c. Nilai Wajar Instrumen Keuangan

         Direksi menganggap bahwa nilai tercatat aset dan liabilitas keuangan diakui dalam laporan
         keuangan mendekati nilai wajarnya karena jatuh tempo dalam jangka pendek atau


                                                   - 38 -

Page 42
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

         menggunakan tingkat bunga pasar.

         Estimasi Nilai Wajar

         Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan diestimasi untuk keperluan pengakuan, pengukuran dan
         pengungkapan. Nilai wajar adalah suatu jumlah dimana suatu aset dapat dipertukarkan atau
         suatu liabilitas diselesaikan antara pihak yang memahami dan berkeinginan untuk melakukan
         transaksi wajar.
         PSAK 113 “ Pengukuran Nilai Wajar ” mensyaratkan pengungkapan atas pengukuran nilai wajar
         dengan tingkat hirarki nilai wajar sebagai berikut:
          Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik
           (Level 1).
          Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi untuk aset
           atau liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung (misalnya
           derivasi dari harga) (Level 2), dan
          Input untuk aset dan liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi
           (input yang tidak dapat diobservasi) (Level 3).
         Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak di perdagangkan di pasar aktif ditentukan dengan
         menggunakan teknik penilaian tertentu. Teknik tersebut menggunakan data pasar yang dapat
         diobservasi sepanjang tersedia dan seminimal mungkin mengacu pada estimasi. Apabila seluruh
         input signifikan atas nilai wajar dapat diobservasi instrumen keuangan ini termasuk dalam
         level 2.

         Tabel berikut ini merangkum nilai wajar aset dan liabilitas:

         30 Juni 2026                     Tingkat 1        Tingkat 2       Tingkat 3        Jumlah
         Aset yang nilai wajarnya
         diungkapkan
         Aset non-keuangan
         Aset Tetap                                   -    3.802.635.441               -   3.802.635.441
         Jumlah                                       -    3.802.635.441               -   3.802.635.441

         Liabilitas yang nilai wajarnya
         diungkapkan
         Liabilitas keuangan pada
         biaya perolehan diamortisasi
          Utang Bank                                  -    1.014.703.053               -   1.014.703.053
          Utang Pembelian Aset Tetap                  -      998.277.208               -     998.277.208
         Jumlah                                       -    2.012.980.261               -   2.012.980.261

         31 Desember 2025                 Tingkat 1        Tingkat 2       Tingkat 3        Jumlah
         Aset yang nilai wajarnya
         diungkapkan
         Aset non-keuangan
         Aset Tetap                                   -    3.569.531.647               -   3.569.531.647
         Jumlah                                       -    3.569.531.647               -   3.569.531.647

         Liabilitas yang nilai wajarnya
         diungkapkan
         Liabilitas keuangan pada
         biaya perolehan diamortisasi
          Utang Bank                                  -    4.924.074.672               -   4.924.074.672
          Utang Pembelian Aset Tetap                  -    1.175.133.029               -   1.175.133.029
         Jumlah                                       -    6.099.207.701               -   6.099.207.701




                                                  - 39 -

Page 43
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

31.   SEGMEN GEOGRAFIS

      Perusahaan melakukan usaha berupa penjualan oli pelumas berdasarkan segmen geografis berikut
      ini:

                                                                      2026                      2025
                                                                  (Enam Bulan)              (Enam Bulan)
      Jawa dan Bali                                                32.285.485.321            22.973.619.989
      Sumatera                                                      6.393.040.992             6.323.165.792
      Sulawesi                                                      2.436.481.783               811.251.523
      Kalimantan                                                    1.754.364.934             2.261.262.466
      Jumlah                                                       42.869.373.031            32.369.299.771


32.   SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI

      Dalam kegiatan usahanya, Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak berelasi yang dilakukan
      pada tingkat harga dan persyaratan tertentu.

      Sifat dari transaksi dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:

               Pihak Berelasi                   Sifat Pihak Berelasi                     Sifat Transaksi
      Tn. Kartiko Soemargono            Personel Kunci dan Pemegang Saham            Piutang Lain-lain

      Kompensasi kepada manajemen kunci

      Personil manajemen kunci Perusahaan adalah pihak-pihak memiliki kewenangan dan tanggung
      jawab untuk merencanakan, memimpin, dan mengendalikan aktivitas Perusahaan. Seluruh anggota
      Dewan Komisaris dan Direksi merupakan manajemen kunci Perusahaan.

      Kompensasi untuk manajemen kunci adalah sebagai berikut:

                                                                       30 Juni             31 Desember
                                                                        2026                   2025
      Gaji, bonus dan tunjangan                                        522.000.000           1.089.785.526


33.   IKATAN

      Perjanjian Perdagangan

      PT Golden Jaguarasia

      Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama No. 052/PKP/DIRUT/LPI/IX/2023 antara Perusahaan
      dengan PT Golden Jaguarasia, telah terjadi kesepakatan perjanjian kerjasama untuk melakukan
      pemasaran dan penjualan produk ATS Additive dengan Merek dagang Lupromax.

      Perjanjian dimulai sejak 25 September 2023 sampai dengan 31 Desember 2024. Perusahaan tidak
      melakukan perpanjangan Surat Perintah Kerja (SPK) di tahun 2025. Penjualan dilakukan
      berdasarkan sistem Purchase Order (PO).

      Perjanjian Distribusi Produk

      PT Kencana Indotama Grafika

      Berdasarkan perpanjangan Surat Perjanjian Kerjasama No. 03/PKS-PD/DIRUT-LPI/I/2026, bahwa
      perusahaan dan PT Kencana Indotama Grafika melakukan perjanjian kerjasama untuk melakukan
      pemasaran dan pendistribusian produk-produk Pelumas Otomotif dan Adiktif Lupromax di wilayah



                                                 - 40 -

Page 44
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

     kerjasama pemasaran Pontianak, Kalimantan Barat.

     Perjanjian dimulai sejak 1 Januari 2026 sampai dengan 31 Desember 2026.

     Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama No. 04/PKS-PD/DIRUT-LPI/I/2024, bahwa perusahaan dan
     PT Kencana Indotama Grafika melakukan perjanjian kerjasama untuk melakukan pemasaran dan
     pendistribusian produk-produk Pelumas Otomotif dan Adiktif Lupromax di wilayah kerjasama
     pemasaran Pontianak, Kalimantan Barat. Perjanjian dimulai sejak 2 Januari 2025 sampai dengan
     31 Desember 2025.

     PT Anugerah Lampung Sejahtera

     Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama No. 9/PKS-PD/DIRUT-LPI/I/2026 antara Perusahaan
     dengan PT Anugerah Lampung Sejahtera, telah terjadi kesepakatan perjanjian kerjasama untuk
     melakukan pemasaran dan pendistribusian produk-produk Pelumas Otomotif dan Adiktif Lupromax
     di wilayah kerjasama pemasaran Lampung.

     Perjanjian dimulai sejak 1 Januari 2026 sampai dengan 31 Desember 2026.

     Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama No. 14/PKS-PD/DIRUT-LPI/IX/2025 antara Perusahaan
     dengan PT Anugerah Lampung Sejahtera, telah terjadi kesepakatan perjanjian kerjasama untuk
     melakukan pemasaran dan pendistribusian produk-produk Pelumas Otomotif dan Adiktif Lupromax
     di wilayah kerjasama pemasaran Lampung. Perjanjian dimulai sejak 2 Januari 2025 sampai dengan
     31 Desember 2025.

     PT Oto Wira Eka Nusa

     Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama No. 8/PKS-PD/DIRUT-LPI/I/2026 antara Perusahaan
     dengan PT Oto Wira Eka Nusa, telah terjadi kesepakatan perjanjian kerjasama untuk melakukan
     pemasaran dan pendistribusian produk-produk Pelumas Otomotif dan Adiktif Lupromax di wilayah
     kerjasama pemasaran Pekanbaru - Riau.

     Perjanjian dimulai sejak 1 Januari 2026 sampai dengan 31 Desember 2026.

     Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama No. 2/PKS-PD/DIRUT-LPI/I/2025 antara Perusahaan
     dengan PT Oto Wira Eka Nusa, telah terjadi kesepakatan perjanjian kerjasama untuk melakukan
     pemasaran dan pendistribusian produk-produk Pelumas Otomotif dan Adiktif Lupromax di wilayah
     kerjasama pemasaran Pekanbaru - Riau. Perjanjian dimulai sejak 1 Januari 2025 sampai dengan
     31 Desember 2025.

     PT Rilexindo Pelumas Perkasa

     Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama No. 1/PKS-PD/DIRUT-LPI/I/2026 antara Perusahaan
     dengan PT Rilexindo Pelumas Perkasa, telah terjadi kesepakatan perjanjian kerjasama untuk
     melakukan pemasaran dan pendistribusian produk-produk Pelumas Otomotif dan Adiktif Lupromax
     dengan Type Oli Silver 54.000 liter dengan target dalam 1 tahun sebesar 13.500 liter termasuk Fleet
     (Oli Drum/Pail) di wilayah kerjasama pemasaran Jambi.

     Perjanjian dimulai sejak 1 Januari 2026 sampai dengan 31 Desember 2026.

     Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama No. 5/PKS-PD/DIRUT-LPI/I/2024 antara Perusahaan
     dengan PT Rilexindo Pelumas Perkasa, telah terjadi kesepakatan perjanjian kerjasama untuk
     melakukan pemasaran dan pendistribusian produk-produk Pelumas Otomotif dan Adiktif Lupromax
     dengan Type Oli Silver 54.000 liter dengan target dalam 1 tahun sebesar 13.500 liter termasuk Fleet
     (Oli Drum/Pail) di wilayah kerjasama pemasaran Jambi. Perjanjian dimulai sejak 2 Januari 2025
     sampai dengan 31 Desember 2025.




                                                - 41 -

Page 45
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

     PT Sarana Solusi Mandiri

     Berdasarkan Surat Perpanjangan Perjanjian Kerjasama No. 02/PKS-PD/DIRUT-LPI/I/2026 antara
     Perusahaan dengan PT Sarana Solusi Mandiri, telah terjadi kesepakatan perjanjian kerjasama untuk
     melakukan pemasaran dan pendistribusian produk-produk Pelumas Otomotif dan Adiktif dengan
     Merek dagang Lupromax sebagai berikut:

     I. Daftar Produk OLI LUPROMAX

      No.                LUPROMAX Oil                             SAE                  API
      PCMO (Passenger Car Motor Oil)
      I.   GASOLINE ENGINE OIL
           Fully Synthetic Oil
            LUPROMAX RAZER 8000                                 0W 20               API SN
            LUPROMAX HYPERION 8000                              5W 40               API SN
            LUPROMAX ZELOS 8000                                 5W 30               API SN
           Synthetic Oil
            LUPROMAX AEGLE E+                                   5W 30               API SN
            LUPROMAX AEGLE 7000                                 10W40               API SN
            LUPROMAX AEGLE 8000                                 10W40               API SN
      II   DIESEL ENGINE OIL
           Synthetic Oil
            LUPROMAX ZELOS 5000D                               5W 40               API CI4
            LUPROMAX ZELOS 8000D                               5W 30             API CI4 PLUS
            LUPROMAX AEGLE 7000D                               15W 40              API CI4

      III    GEAR & TRANSMISION FLUID
              LUPROMAX GUARD 5000                              80W 90                GL 5
              LUPROMAX ATF CVT                                                      FULLY
              LUPROMAX ATF MV                                                       FULLY

      IV     INDUSTRIAL OIL
             LUPROMAX SHIELD 5000D ( DRUM )                     15W40                 CI 4
             LUPROMAX SHIELD 40                                 SAE40           API CF MINUS 4
             LUPROMAX GUARD GS 90                               SAE90               API GL 4
             LUPROMAX GUARD GX 140                              SAE140               GL 5
             LUPROMAX HYDROS HT 10                                              HYDRAULIC OIL
             LUPROMAX HYDROS HY 68                                              HYDRAULIC OIL

      MCO (Motorcycle Oil)
      I.   Fully Synthetic Oil
            LUPROMAX RAZER 4T RACING                           10W 30         JASO MA2 API SL
            LUPROMAX RAZER RACING MATIC                        10W 30         JASO MB2 API SL
           Synthetic Oil
            LUPROMAX AEGLE 4T                                  10W 40         JASO MA2 API SL
            LUPROMAX AEGLE MATIC                               10W 30         JASO MB2 API SL
            LUPROMAX AEGLE SUPER MATIC                         10W 40         JASO MB2 API SL

     II. Daftar Produk ADITIF LUPROMAX

      No.               LUPROMAX Additives                     Kemasan            Karton / Botol
                                                                 150 Ml                 12
      1.     LUPROMAX EA – Engine Additive
                                                                  30 Ml                 24
      2.     LUPROMAX DFT – Diesel Fuel Treatment                150 Ml                 12
      3.     LUPROMAX ACCELERATOR                                225 Ml                 12



                                               - 42 -

Page 46
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

      4.     LUPROMAX CHAIN LUBE Aerosol                          110 Ml                 12
             LUPROMAX CARB + INJECTOR CLEANER
      5.                                                          200 Ml                 12
             Aerosol
      6.     LUPROMAX GREASE Aerosol                              200 Ml                12
      7.     LUPROMAX X5 ( Super Penetrant Aerosol )              200 Ml                12
      8.     LUPROMAX ABC – COOLANNT                               4L                    3

     Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama antara Perusahaan dengan PT Sarana Solusi Mandiri
     sehubungan dengan merek dagang diatur sebagai berikut:
      PT Sarana Solusi Mandiri menggunakan logo ”Lupromax” dalam mengiklankan pelumas otomotif
        dan adiktif namun semua iklan harus mengajukan kepada Perusahaan terlebih dahulu dan hanya
        dapat digunakan dengan izin tertulis dari perusahaan.
      PT Sarana Solusi Mandiri tidak akan melakukan dan tidak akan membiarkan dilakukannya hal-hal
        yang dapat mengurangi atau mengganggu itikad baik yang berhubungan dengan merek dagang
        ”Lupromax” atau mempunyai dampak negatif terhadap reputasi dari Lupromax.
      PT Sarana Solusi Mandiri mengakui bahwa semua merek dagang terkait dengan pelumas dan
        adiktif merupakan hak eksklusif dari Perusahaan sebagai pemegang lisensi yang sah.

     Perjanjian dimulai sejak 2 Januari 2026 sampai dengan 31 Desember 2026.

     Perjanjian Lisensi

     Magna International Pte Ltd

     Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama tanggal 2 Januari 2019 antara Perusahaan dengan Magna
     International Pte Ltd, telah terjadi kesepakatan perjanjian kerjasama untuk menggunakan merek
     dagang Lupromax sebagai berikut:
      Memulai dan menjalankan bisnis pembuatan, promosi, dan penjualan pelumas dengan
         menggunakan merek dagang Lupromax. Lisensi yang diberikan dengan merek dagang
         diantaranya:
          Lupromax
          Lupromax Shield
          Lupromax - Aegle
          Lupromax - Razor
          Lupromax - Hyperion
          Lupromax Acceleralor

      Masa berlaku perjanjian kerjasama sejak tanggal perjanjian sampai dengan 31 Desember 2029.

     Perjanjian Kerjasama dengan Pemasok

a.   PT Pacific Lubritama Indonesia

        Berdasarkan Addendum perjanjian kerjasama No. 029/PLI-OEM/VIII/2025 antara Perusahaan
        dengan PT Pacific Lubritama Indonesia, telah terjadi kesepakatan perjanjian kerjasama Blending
        dan Filling produk pelumas dengan merek Lupromax dengan memberikan jaminan kualitas
        sebagai berikut:
         PT Pacific Lubritama Indonesia menjamin produk pelumas yang disediakan dan dijual sesuai
           dengan spesifikasi yang dibutuhkan.
         Perusahaan berhak melakukan pengujian produk pelumas yang dikirimkan oleh PT Pacific
           Lubritama Indonesia. Apabila hasil pengujian tidak sesuai dengan spesifikasi maka
           perusahaan berhak menolak kedatangan produk yang dikirimkan oleh PT Pacific Lubritama
           Indonesia.

        Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama antara Perusahaan dengan PT Pacific Lubritama
        Indonesia sehubungan dengan merek diatur sebagai berikut:
         Perusahaan dan PT Pacific Lubritama Indonesia sepakat menggunakan merek ”Lupromax”
           sebagaimana dalam Sertifikat Hak Merek No. IDM000418224.
         Hak Merek pada Pasal 5 ayat 1 ini adalah Hak Kekayaan Intelektual milik Perusahaan yang


                                               - 43 -

Page 47
PT LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
Dan Untuk Periode yang Berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

           mana PT Pacific Lubritama Indonesia tidak mempunyai hak untuk memiliki dan/atau
           mempergunakan untuk kepentingan usaha PT Pacific Lubritama Indonesia dengan pihak lain
           manapun, karena dapat membawa kerugian bagi perusahaan sebagai pemilik merek tersebut.

        Perjanjian dimulai sejak 5 Agustus 2025 sampai dengan 4 Agustus 2030.

        Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama No. 04/006/PLI-OEM/I/2022 antara Perusahaan dengan
        PT Pacific Lubritama Indonesia, telah terjadi kesepakatan perjanjian kerjasama Blending dan
        Filling produk pelumas dengan merek Lupromax dengan memberikan jaminan kualitas. Perjanjian
        dimulai sejak 3 Januari 2022 sampai dengan 3 Januari 2025 dengan nilai kontrak 46.500 liter.

b.   PT Nusaraya Putra Mandiri

        Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama No. 002/PK/NPM/I/2026 antara Perusahaan dengan
        PT Nusaraya Putra Mandiri, telah terjadi kesepakatan perjanjian kerjasama Blending dan Filling
        Pelumas sebagai berikut:
         PT Nusaraya Putra Mandiri sebagai produsen minyak pelumas yang menjamin mutu dan
           kualitas dari setiap jenis produk yang akan di produksi dari waktu ke waktu sesuai dengan
           standar yang ditetapkan.
         Perusahaan akan memberikan forecast setiap bulannya kepada PT Nusaraya Putra Mandiri
           sebelum tanggal 10, forecast diberikan dalam bentuk 3 month rolling forecast.
         Packaging yang tersimpan di NPM yang mana tidak ada dalam 3 month rolling forecast atau
           apabila ada perubahan pada desain tidak akan digunakan lagi kedepannya agar dapat
           dilakukan penarikan kembali guna meminimalisir kesalahan pemakaian dan pemaksimalan
           space simpan.
         Stock yang melebihi batas akan dikenakan biaya simpan senilai Rp.9.000 /palet atau perhari
           yang akan dibebankan ke pihak perusahaan.

        Perjanjian dimulai sejak 22 Februari sampai dengan 21 Februari 2031. Sampai tanggal terbitnya
        laporan keuangan PT Nusaraya Putra Mandiri masih bekerjasama dengan Perusahaan, dan
        perusahaan masih proses dalam pembuatan perpanjangan perjanjian.

     Perjanjian Distribusi dan Transportasi

     PT Pandu Siwi Sentosa Bali

     Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama No. 000/PSS-BL/1/2023 antara Perusahaan dengan
     PT Pandu Siwi Sentosa Bali, telah terjadi kesepakatan perjanjian kerjasama Space Warehouse dan
     Delivery Paket dengan layanan pengiriman sebagai berikut:
      PT Pandu Siwi Sentosa Bali akan mengirimkan barang berdasarkan AWB yang diisi oleh
        perusahaan untuk tujuan kota-kota yang ditentukan.
      Barang yang dilarang untuk dikirim adalah sebagai berikut:
        a) Barang-barang berbahaya yang mudah meledak, beracun dan dapat menimbulkan api dan
            dapat merusak barang-barang lainnya seperti air accu.
        b) Barang-barang yang terlarang seperti narkotik, ganja, morphin, shabu dan sejenisnya.
        c) Waktu distribusi barang kiriman adalah setiap hari senin sampai sabtu, mulai pukul 08.30 wib
            sampai 17.00 wib
        d) Pihak pertama harus menyampaikan barang kiriman ke alamat tujuan sesuai batas waktu
            yang ditentukan.

     Perjanjian dimulai sejak 1 Maret 2023 sampai dengan 28 Februari 2024. Sampai tanggal terbitnya
     laporan keuangan PT Pandu Siwi Sentosa Bali masih bekerjasama dengan Perusahaan, dan
     perusahaan masih proses dalam pembuatan perpanjangan perjanjian.




                                                - 44 -


File

File Open PDF
Source IDX
Size2.33 MB
Published31 Jul 2026
Pages47
Characters165,123
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 75 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org LUPROMAX PELUMAS INDONESIA Tbk p.1 ×144
linked person Trisno Harnadi p.9 ×3
linked person Iman Turmansah p.9 ×2
linked person Kartiko Soemargono p.9 ×11
linked person Sofia Tanizar p.9
linked org Bank Central Asia p.22 ×16
linked org Bank OCBC NISP p.22 ×3
linked org Bank Mandiri p.22
linked org Sinar Mas p.24 ×2
linked — Agus Sanusi p.35
linked person Jong Anton Dwi Putro p.35 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.10 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.10
possible org Bank Bank Central Asia p.22
possible org Bank Rakyat Indonesia p.22
unresolved org PT Karya Pelumas Indonesia p.9
unresolved person Meissie Pholuan p.9
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.9 ×4
unresolved person R.F. Limpele p.9
unresolved person Rosida Rajagukguk Siregar p.9 ×3
unresolved org Magna International Pte Ltd. p.9 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi p.10
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.10
unresolved org Bapepam-LK p.10 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.15
unresolved org PT Golden Jaguarasia p.22 ×4
unresolved org PT Oto Jaya Distribusindo p.22 ×2
unresolved org PT Rilexindo Pelumas Perkasa p.22 ×4
unresolved org PT Kencana Indotama Grafika p.22 ×5
unresolved org PT Anugerah Lampung Sejahtera p.22 ×4
unresolved org PT Sarana Solusi Mandiri p.22 ×7
unresolved org PT Grande Bahana Nusa p.22
unresolved org PT Surya Vesakha Pamungkas p.22 ×2
unresolved org PT Primason Indo Baru p.22
unresolved org PT Delta Teguh Pratama p.22 ×2
unresolved org PT Hana Cahaya Bersama p.22
unresolved org PT Wahana Putra Widodo p.22
unresolved org PT Bintang Timur Prima Lestari p.22 ×4
unresolved org PT Oto Wira Eka Nusa p.22 ×4
unresolved org PT Asuransi Sinar Mas p.24 ×2
unresolved org PT KB Insurance Indonesia p.25
unresolved org PT Asuransi Simas Insurtech p.25
unresolved org PT Asuransi Umum BCA p.25
unresolved person Tiurida Barita Pittauli Hutabarat p.26
unresolved person H. Simanjuntak p.26
unresolved org Rekonsiliasi p.26
unresolved org PT. Pacific Lubritama Indonesia p.28 ×9
unresolved org PT Nusaraya Putramandiri p.28
unresolved org PT. Usaha Bersama Sukses p.28
unresolved org PT Dwi Prima Rezeky p.28
unresolved org PT Pulau Seroja Jaya p.28 ×2
unresolved person Elly Puspita Sunarya p.32 ×2
unresolved org PT Bima Registra p.35
unresolved person Clarissa Calluella Haberth p.35 ×3
unresolved org PT Wahana Putra Widodo Bantul p.37
unresolved org PT Wahana Putra Widodo Wonosari p.37
unresolved org PT Estima Auto Berkah p.37
unresolved org PT Veliz Niaga Utama p.37
unresolved org PT Golden Jaguarasa p.38
unresolved org PT Bias Inti Sejahtera p.38
unresolved org PT Nusaraya Putra Mandiri p.38 ×5
unresolved org Lupromax International Pte Ltd p.38
unresolved org PT Golden Jaguarasia Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama p.43
unresolved org PT Anugerah Lampung Sejahtera Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama p.44
unresolved org PT Oto Wira Eka Nusa Berdasarkan Surat Perjanjian p.44
unresolved org PT Rilexindo Pelumas Perkasa Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama p.44
unresolved org PT Sarana Solusi Mandiri Berdasarkan Surat Perpanjangan Perjanjian p.45
unresolved org Perjanjian Lisensi Magna International Pte Ltd p.46
unresolved org PT Pacific Lubritama Indonesia Berdasarkan Addendum p.46
unresolved org PT Pacific Lubritama Indonesia. Apabila p.46
unresolved org PT Pacific Lubritama Indonesia. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama p.46
unresolved org PT Nusaraya Putra Mandiri Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama p.47
unresolved org PT Pandu Siwi Sentosa Bali Berdasarkan Surat Perjanjian p.47
unresolved org PT Pandu Siwi Sentosa Bali p.47 ×3

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 4

FinancialStatement-2026-II-LMAX.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result