Back to announcement
20260730_SMCB_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32116090_lamp1.pdf
Other Text extracted SMCBSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1
No : 218/LGRC/SBI/VII/2026 31 Juli 2026
Lampiran : -
Perihal : Jawaban atas Surat Nomor S-10041/BEI.PP3/07-2026 perihal Permintaan Penjelasan
PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (“Perseroan”)
Kepada Yth
Direksi Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 Lt. 14
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53
Jakarta
Up. Direktur Penilaian Perusahaan
Dengan hormat,
Merujuk pada surat yang kami terima dari Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) No. S-010041/BEI.PP3/07-
2026 tanggal 29 Juli 2026 perihal Permintaan Penjelasan atas:
Surat PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (Perseroan) nomor 186/LGRC/SBI/VII/2026 tanggal 13
Juli 2026 perihal Pembubaran disertai dengan Likuidasi atas Anak Perusahaan Perseroan
(Keterbukaan Informasi tanggal 13 Juli 2026)
Laporan Keuangan Interim 31 Maret 2026 (LK 31 Maret 2026), dan
Surat Perseroan nomor 161/LGRC/SBI/VI/2026 tanggal 10 Juni 2026 perihal Jawaban atas
Surat nomor S-06556/BEI.PP3/06-2026 perihal Permintaan Penjelasan PT Solusi Bangun
Indonesia Tbk (Tanggapan Perseroan tanggal 10 Juni 2026)
yang kami terima melalui Sistem Pelaporan Elektronik pada tanggal 29 Juli 2026, bersama ini kami
sampaikan jawaban Perseroan, sebagai berikut:
1. Konfirmasi apakah transaksi pembubaran disertai dengan likuidasi atas anak perusahaan Perseroan
yaitu PT SBI Bangun Nusantara (SBN) dikategorikan sebagai transaksi material sebagaimana
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material
dan Perubahan Kegiatan Usaha.
Jawaban:
Pembubaran yang diikuti dengan likuidasi anak perusahaan Perseroan, yaitu PT SBI Bangun
Nusantara ("SBN"), bukan merupakan Transaksi Material sebagaimana dimaksud dalam POJK No.
17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, karena pembubaran
dan likuidasi merupakan peristiwa hukum yang menempatkan SBN dalam tahap pemberesan
(likuidasi), dan bukan merupakan suatu transaksi sebagaimana dimaksud dalam POJK tersebut.
Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2025, total aset SBN adalah sebesar Rp24.687
juta, sedangkan total ekuitas konsolidasian Perseroan adalah sebesar Rp13.204.619 juta. Dengan
demikian, 20% dari total ekuitas Perseroan adalah sebesar Rp2.640.924 juta, sehingga nilai aset
SBN hanya sekitar 0,19% dari total ekuitas konsolidasian Perseroan. Oleh karena itu, nilai aset yang
terkait dengan proses likuidasi tersebut berada jauh di bawah ambang batas Transaksi Material
sebagaimana diatur dalam POJK No. 17/POJK.04/2020.
1
Page 2
2. Konfirmasi apakah transaksi pembubaran disertai likuidasi atas SBN dikategorikan sebagai
transaksi afiliasi sebagaimana POJK Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan
Transaksi Benturan Kepentingan.
Jawaban:
Sejalan dengan jawaban kami pada No. 1 di atas, pembubaran yang diikuti dengan likuidasi atas
SBN bukan merupakan transaksi afiliasi, dikarenakan tindakan tersebut merupakan peristiwa
hukum dan proses hukum yang menempatkan SBN dalam fase pemberesan, dan bukan
merupakan suatu transaksi sebagaimana dimaksud dalam POJK tersebut.
Lebih lanjut, untuk konteks pembayaran sisa kekayaan hasil likuidasi kepada pemegang saham,
pembayaran tersebut dilakukan sebagai akibat hukum adanya proses pembubaran, likuidasi, dan
pemberesan harta kekayaan Perseroan, dan bukan akibat adanya suatu transaksi yang dilakukan
antara SBN dengan masing-masing pemegang sahamnya.
3. Penjelasan, pertimbangan, dan alasan dilakukannya pembubaran disertai dengan likuidasi atas
SBN mengingat SBN adalah perusahaan yang beroperasi secara komersial.
Jawaban:
Pembubaran yang diikuti dengan likuidasi PT SBI Bangun Nusantara (“SBN”) merupakan bagian
dari Proyek Penataan Entitas (streamlining) SIG Group berdasarkan Surat Arahan Pemegang
Saham Mayoritas No. 000828/OT.05/SUP/50067341/2000/04.2026 tanggal 28 April 2026 dan
arahan khusus No. 000925/KS.08.02/SUP/50067341/2000/06.2026 tanggal 25 Juni 2026.
Langkah tersebut merupakan bagian dari transformasi Perseroan dalam rangka penyelarasan
struktur entitas Grup dengan kebutuhan bisnis yang berkembang. Pembubaran dan likuidasi SBN
dilakukan sebagai bagian dari restrukturisasi internal untuk mewujudkan struktur usaha yang lebih
sederhana, tata kelola yang lebih efektif, serta efisiensi operasional dan pengelolaan usaha secara
berkelanjutan.
4. Pernyataan manajemen terkait kelangsungan usaha Perseroan atas pembubaran yang diikuti
dengan likuidasi SBN.
Jawaban:
Manajemen Perseroan menyatakan bahwa pembubaran yang diikuti dengan likuidasi atas anak
perusahaan Perseroan, yaitu SBN, tidak berdampak terhadap kelangsungan usaha Perseroan.
Pernyataan tersebut telah tertuang dalam dokumen Keterbukaan Informasi Perseroan No. No.
186/LGRC/SBI/VII/2026 tanggal 13 Juli 2026 perihal “Pembubaran yang diikuti dengan Likuidasi
atas anak perusahaan Perseroan yang tidak beroperasi”, yang menyatakan bahwa tidak terdapat
dampak pada kegiatan operasional, hukum, keuangan, dan kelangsungan usaha Perseroan.
Aksi korporasi tersebut dilakukan dalam rangka Proyek Penataan/ Streamlining Entitas SIG Group
atas perusahaan, berdasarkan arahan pemegang saham mayoritas Perseroan, yaitu PT Semen
Indonesia (Persero) Tbk, serta telah disetujui melalui keputusan sirkuler pemegang saham dari
entitas anak.
5. Berdasarkan Keterbukaan Informasi 13 Juli 2026, terdapat informasi bahwa SBN dimiliki secara
tidak langsung oleh Perseroan. Sehubungan dengan hal tersebut, agar dijelaskan:
a. Berdasakan catatan atas Laporan Keuangan (CALK) 1d tentang entitas anak pada LK 31 Maret
2026, SBN merupakan anak perusahaan Perseroan yang sudah beroperasi secara komersial
sejak 2023. Berdasarkan tanggapan Perseroan tanggal 10 Juni 2026, SBN dimiliki oleh PT
Aroma Sejahtera Indonesia (ASI) dan PT Aroma Cipta Anugrahtama (ACA) masing-masing
sebesar 80% dan 20%. Sehubungan dengan hal tersebut, agar dijelaskan latar belakang ASI
(perusahaan yang belum beroperasi) dapat menjadi pemegang saham SBN.
2
Page 3
Jawaban:
SBN didirikan pada tanggal 10 Februari 2012 dengan susunan pemegang saham:
1. PT Sejahtera Mineral Indonesia (SMI) sebanyak 400 lembar saham atau setara dengan
Rp. 400.000.000,- atau sebesar 80% saham SBN.
2. PT Aroma Cipta Anugrahtama (ACA) sebanyak 100 lembar saham atau setara dengan
Rp. 100.000.000,- atau sebesar 20% saham SBN.
Pada tanggal 10 Februari 2016 terjadi pengambilalihan PT Lafarge Cement Indonesia (LCI)
oleh Perseroan (dahulu bernama PT Holcim Indonesia Tbk) beserta seluruh anak usaha dari
LCI. Sejalan dengan pengambilalihan LCI oleh Perseroan, pada tanggal yang sama,
dilakukan pula pengambilalihan seluruh anak usaha LCI, termasuk di dalamnya
pengambilalihan ASI oleh Perseroan dan PT Solusi Bangun Beton (SBB) (dahulu bernama
PT Holcim Beton) serta pengalihan 80% saham SBN dari SMI kepada ASI.
b. Susunan Direksi dan Dewan Komisaris SBN dengan melengkapi tabel berikut ini:
Jawaban:
Direksi Jabatan
Joan Direktur
Dewan Komisaris Jabatan
Soni Asrul Sani* Komisaris
* Telah mengundurkan diri efektif tanggal 12 Agustus 2025, namun demikian belum dapat diselenggarakan RUPS,
merujuk pada Surat Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara Republik Indonesia No. S-027/DI-
BP/V/2025 tanggal 5 Mei 2025 perihal Arahan terkait Pelaksanaan RUPS dan Aksi Korporasi Anak Usaha BUMN dan
Surat No. S-049/ DI-BP/VI/2025 tanggal 23 Juni 2025 perihal Pelaksanaan RUPST pada BUMN, Anak Perusahaan
(AP), dan Cucu Perusahaan (CP) BUMN, pelaksanaan RUPS untuk mengesahkan pengunduran diri dan/atau
perubahan susunan pengurus Perusahaan masih belum dapat diselenggarakan.
c. Ikhtisar keuangan SBN dengan melengkapi tabel dibawah ini:
Jawaban:
Keterangan 2023 2024 2025 Mar 2026
Aset Rp 10,541,847 Rp 18,537,492,107 Rp 24,687,007,780 Rp 14,643,474,731
Liabilitas Rp 9,666,688,853 Rp 17,389,361,783 Rp 24,302,098,849 Rp 14,470,068,692
Ekuitas Rp 875,159,000 Rp 1,148,130,324 Rp 384,908,931 Rp 173,406,039
Pendapatan Rp 11,190,572,972 Rp 27,828,698,275 Rp 21,915,338,110 Rp 0
Laba (Rugi) kotor Rp 1,310,696,503 Rp 1,281,222,790 -Rp 32,886,093 -Rp 164,271,007
Laba (Rugi) operasi Rp 1,190,036,263 Rp 902,391,730 -Rp 223,386,289 -Rp 227,970,391
Laba (Rugi) bersih Rp 900,722,924 Rp 272,971,324 -Rp 763,221,393 -Rp 211,502,894
EBITDA Rp 1,190,036,263 Rp 902,391,730 -Rp 223,386,289 -Rp 227,970,391
EBIT Rp 1,190,036,263 Rp 902,391,730 -Rp 223,386,289 -Rp 227,970,391
Arus kas operasi Rp 8,874,048,008 Rp 4,866,351,162 Rp 3,885,018,876 -Rp 10,051,315,706
Arus kas investasi Rp 0 -Rp 1,544,492,754 -Rp 981,900,472 Rp 310,010,285
Arus kas pendanaan Rp 0 Rp 0 Rp 0 Rp 0
6. Selain ikhtisar keuangan SBN, agar Perseroan menyajikan juga ikhtisar keuangan PT Solusi Bangun
Beton (SBB), PT Readymix Concrete Indonesia (RCI), PT Pendawa Lestari Perkasa (PLP), PT Solusi
Bangun Andalas (SBA), PT Aroma Cipta Anugrahtama (ACA), PT Ciptanugrah Indonesia (CI), dan PT
Aroma Sejahtera Indonesia (ASI) dengan melengkapi tabel dibawah ini:
3
Page 4
Jawaban:
i. PT Solusi Bangun Beton (SBB)
Keterangan 2023 2024 2025 Mar 2026
Aset Rp 1,032,614,789,968 Rp 960,469,644,545 Rp 825,911,062,918 Rp 803,117,536,591
Liabilitas Rp 799,165,923,526 Rp 793,237,916,707 Rp 725,877,253,839 Rp 729,634,884,688
Ekuitas Rp 233,448,866,442 Rp 167,231,727,839 Rp 100,033,809,079 Rp 73,482,651,904
Pendapatan Rp 1,307,216,107,335 Rp 1,255,638,392,807 Rp 949,006,063,594 Rp 172,922,781,993
Laba kotor Rp 146,040,485,954 Rp 167,870,275,004 Rp 139,097,755,058 Rp 8,608,815,643
Rugi operasi -Rp 86,199,526,922 -Rp 64,575,460,912 -Rp 53,564,655,223 -Rp 26,381,790,033
Rugi bersih -Rp 89,073,467,424 -Rp 62,398,577,443 -Rp 67,024,549,230 -Rp 26,551,157,175
EBITDA Rp 12,897,492,314 -Rp 1,163,194,576 Rp 23,619,235,885 -Rp 8,236,614,970
EBIT Rp 86,278,080,675 Rp 64,071,520,839 Rp 53,638,507,990 -Rp 26,421,154,390
Arus kas operasi -Rp 44,079,000,000 Rp 84,207,746,047 -Rp 8,861,933,649 Rp 2,164,237,419
Arus kas investasi -Rp 11,934,000,000 -Rp 10,552,000,000 -Rp 12,613,000,000 -Rp 400,000,000
Arus kas pendanaan -Rp 23,038,000,000 -Rp 56,692,000,000 -Rp 41,767,000,000 -Rp 11,772,000,000
ii. PT Readymix Concrete Indonesia (RCI)
Keterangan 2023 2024 2025 Mar 2026
Aset Rp 44,369,985,359 Rp 45,410,033,726 Rp 41,727,983,452 Rp 40,975,714,121
Liabilitas Rp 29,488,289,335 Rp 31,414,369,994 Rp 28,177,126,457 Rp 27,366,178,959
Ekuitas Rp 14,881,696,024 Rp 13,995,663,733 Rp 13,550,856,995 Rp 13,609,535,162
Pendapatan Rp 13,797,657,145 Rp 11,386,423,432 Rp 9,680,253,154 Rp 1,932,601,457
Laba (Rugi) kotor Rp 2,392,676,120 -Rp 1,482,424,218 -Rp 229,465,914 -Rp 461,228,178
Laba (Rugi) operasi Rp 716,525,322 -Rp 2,215,682,711 -Rp 635,537,475 -Rp 585,814,908
Laba (Rugi) bersih -Rp 196,782,272 -Rp 1,366,154,875 -Rp 317,644,913 Rp 58,678,167
EBITDA Rp 793,702,397 -Rp 2,148,505,640 -Rp 568,360,402 -Rp 569,250,699
EBIT Rp 716,525,322 -Rp 2,215,682,711 -Rp 635,537,475 -Rp 585,814,908
Arus kas operasi Rp 1,119,659 -Rp 974,635,912 Rp 233,613,644 -Rp 58,191,440
Arus kas investasi Rp 0 Rp 0 Rp 0 Rp 0
Arus kas pendanaan Rp 0 Rp 0 Rp 0 Rp 0
iii. PT Pendawa Lestari Perkasa (PLP)
Keterangan 2023 2024 2025 Mar 2026
Aset Rp 163,432,325,416 Rp 162,127,172,863 Rp 148,266,132,964 Rp 132,189,304,381
Liabilitas Rp 164,513,449,067 Rp 177,139,057,028 Rp 177,068,655,536 Rp 168,413,577,081
Ekuitas -Rp 1,081,123,651 -Rp 15,011,884,165 -Rp 28,802,522,572 -Rp 36,224272,699
Pendapatan Rp 123,855,693,327 Rp 68,319,658,793 Rp 85,821,547,327 Rp 8,721,797,650
Laba (Rugi) kotor Rp 7,953,833,509 Rp 3,592,141,222 Rp 3,410,287,546 -Rp 4,755,112,747
Rugi operasi -Rp 4,310,419,497 -Rp 9,329,984,112 -Rp 11,063,151,595 -Rp 7,005,371,248
Rugi bersih -Rp 18,451,292,398 -Rp 13,453,282,888 -Rp 14,045,758,089 -Rp 7,421,750,128
EBITDA Rp 5,977,663,242 Rp 3,152,999,071 Rp 526,189,524 -Rp 4,432,753,014
EBIT -Rp 3,892,761,529 -Rp 9,365,977,848 -Rp 11,086,099,509 -Rp 7,015,150,736
Arus kas operasi -Rp 5,301,771,000 -Rp 4,808,881,913 Rp 8,578,635,717 -Rp 48,611,458
Arus kas investasi -Rp 936,179,000 -Rp 4,244,340,000 -Rp 3,643,258,000 -Rp 324,550,000
Arus kas pendanaan -Rp 3,141,000 -Rp 2,880,470,000 -Rp 5,593,719,000 -Rp 1,819,177,000
4
Page 5
iv. PT Solusi Bangun Andalas (SBA)
Keterangan 2023 2024 2025 Mar 2026
Aset Rp 3,335,374,325,719 Rp 3,185,516,315,840 Rp 2,949,580,858,094 Rp 2,985,677,229,677
Liabilitas Rp 1,932,153,536,096 Rp 1,715,503,795,167 Rp 1,572,574,328,153 Rp 1,591,033,078,810
Ekuitas Rp 1,403,220,789,624 Rp 1,470,012,520,673 Rp 1,377,006,529,941 Rp 1,394,644,150,867
Pendapatan Rp, 2001,298,889,645 Rp 1,935,425,879,517 Rp 1,718,865,467,554 Rp 476,092,078,607
Laba (Rugi) kotor Rp 269,929,160,101 Rp 156,026,771,178 -Rp 39,665,878,881 Rp 44,669,111,316
Laba (Rugi) operasi Rp 262,757,111,698 Rp 144,655,410,409 -Rp 63,075,590,885 Rp 26,583,923,221
Laba (Rugi) bersih Rp 154,245,952,676 Rp 68,722,160,199 -Rp 93,615,490,255 Rp 17,637,620,926
EBITDA Rp 472,827,597,359 Rp 361,339,797,012 Rp 79,058,087,783 Rp 58,135,012,299
EBIT Rp 261,978,557,864 Rp 144,458,717,888 -Rp 65,630,495,110 Rp 26,616,412,332
Arus kas operasi Rp 139,157,000,000 Rp 355,272,223,704 Rp 163,929,538,258 Rp 24,228,491,857
Arus kas investasi -Rp 66,181,000,000 -Rp 45,938,000,000 -Rp 69,149,000,000 -Rp 517,000,000
Arus kas pendanaan -Rp 51,746,000,000 -Rp 325,587,000,000 -Rp 16,630,000,000 -Rp 1,524,000,000
v. PT Aroma Cipta Anugrahtama (ACA)
Keterangan 2023 2024 2025 Mar 2026
Aset Rp 39,089,154,506 Rp 37,045,393,102 Rp 36,118,665,518 Rp 35,947,630,619
Liabilitas Rp 30,575,162,041 Rp 28,892,916,451 Rp 28,258,467,963 Rp 28,151,991,644
Ekuitas Rp 8,513,992,465 Rp 8,152,476,651 Rp 7,860,197,555 Rp 7,795,638,975
Pendapatan Rp 0 Rp 0 Rp 0 Rp 0
Laba kotor Rp 0 Rp 0 Rp 0 Rp 0
Rugi operasi -Rp 144,277,333 -Rp 565,651,357 -Rp 64,600,678 -Rp 27,624,642
Rugi bersih -Rp 141,753,157 -Rp 361,515,814 -Rp 292,279,096 -Rp 64,558,581
EBITDA -Rp 144,277,333 -Rp 565,651,357 -Rp 64,600,678 -Rp 27,624,642
EBIT -Rp 144,277,333 -Rp 565,651,357 -Rp 64,600,678 -Rp 27,624,642
Arus kas operasi -Rp 402,295,000 Rp 845,027,590 -Rp 711,957,028 -Rp 94,469,790
Arus kas investasi Rp 0 Rp 0 Rp 0 Rp 0
Arus kas pendanaan Rp 0 Rp 0 Rp 0 Rp 0
vi. PT Ciptanugrah Indonesia (CI)
Keterangan 2023 2024 2025 Mar 2026
Aset Rp 1,734,251,515 Rp 1,948,244,473 Rp 1,958,780,737 Rp 1,956,352,418
Liabilitas Rp 1,000,986,206 Rp 1,176,482,756 Rp 1,345,627,871 Rp 1,372,622,513
Ekuitas Rp 733,265,309 Rp 771,761,717 Rp 613,152,866 Rp 583,729,905
Pendapatan Rp 0 Rp 0 Rp 0 Rp 0
Laba kotor Rp 0 Rp 0 Rp 0 Rp 0
Rugi operasi -Rp 111,175,000 -Rp 175,496,550 -Rp 169,145,115 -Rp 26,994,642
Rugi bersih -Rp 89,892,665 -Rp 155,165,839 -Rp 152,670,192 -Rp 24,516,509
EBITDA -Rp 111,175,000 -Rp 175,496,550 -Rp 169,145,115 -Rp 26,994,642
EBIT -Rp 111,175,000 -Rp 175,496,550 -Rp 169,145,115 -Rp 26,994,642
Arus kas operasi -Rp 79,031,922 Rp 20,330,711 Rp 16,474,923 Rp 2,478,133
Arus kas investasi Rp 0 Rp 0 Rp 0 Rp 0
Arus kas pendanaan Rp 0 Rp 0 Rp 0 Rp 0
5
Page 6
vii. PT Aroma Sejahtera Indonesia (ASI)
Keterangan 2023 2024 2025 Mar 2026
Aset Rp 520,603,494 Rp 520,603,494 Rp 520,603,494 Rp 520,603,494
Liabilitas Rp 378,565,714 Rp 492,895,714 Rp 819,092,345 Rp 846,086,987
Ekuitas Rp 142,037,780 Rp 27,707,780 -Rp 298,488,851 -Rp 325,483,493
Pendapatan Rp 0 Rp 0 Rp 0 Rp 0
Laba kotor Rp 0 Rp 0 Rp 0 Rp 0
Rugi operasi -Rp 111,000,000 -Rp 114,330,000 -Rp 326,196,631 -Rp 26,994,642
Rugi bersih -Rp 111,000,000 -Rp 114,330,000 -Rp 326,196,631 -Rp 26,994,642
EBITDA -Rp 111,000,000 -Rp 114,330,000 -Rp 326,196,631 -Rp 26,994,642
EBIT -Rp 111,000,000 -Rp 114,330,000 -Rp 326,196,631 -Rp 26,994,642
Arus kas operasi Rp 0 Rp 0 Rp 0 Rp 0
Arus kas investasi Rp 0 Rp 0 Rp 0 Rp 0
Arus kas pendanaan Rp 0 Rp 0 Rp 0 Rp 0
7. Rencana likuidasi entitas anak lain.
Jawaban:
Hingga tanggal Jawaban ini kami sampaikan kepada OJK, tidak terdapat rencana likuidasi atas
entitas anak Perseroan lainnya.
8. Rencana tindakan korporasi dalam periode 12 bulan ke depan.
Jawaban:
Sampai dengan saat ini belum terdapat rencana konkrit terkait dengan tindakan/aksi korporasi
yang akan dilakukan oleh Perseroan dalam 12 bulan ke depan selain dari rencana pemenuhan
ketentuan minimum saham Free Float Perseroan dan pemenuhan program Penataan
(Streamlining) entitas di bawah SIG yang diamanatkan oleh PT Danantara Aset Management.
9. Informasi fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek
Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik (jika ada).
Jawaban:
Selain daripada informasi yang telah kami ungkapkan di atas pada saat ini tidak terdapat kejadian,
informasi atau fakta material/kejadian penting lain yang belum kami ungkapkan kepada publik.
Demikian penjelasan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya kami mengucapkan terima
kasih.
Hormat kami.
PT Solusi Bangun Indonesia, Tbk
Andika Lukmana
Sekretaris Perusahaan
Tembusan:
- Direksi Perseroan
6
Names mentioned 22 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT SBI Bangun Nusantara
p.1 ×3
unresolved
org
PT Aroma Sejahtera Indonesia
p.2 ×3
unresolved
org
PT Aroma Cipta Anugrahtama
p.2 ×4
unresolved
org
PT Sejahtera Mineral Indonesia
p.3
unresolved
org
PT Lafarge Cement Indonesia
p.3
unresolved
org
Holcim Indonesia Tbk
p.3 ×2
unresolved
org
PT Solusi Bangun Beton
p.3 ×3
unresolved
org
PT Holcim Beton
p.3
unresolved
person
Joan
· Direktur
p.3
unresolved
org
Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara Republik Indonesia No. S-
p.3
unresolved
org
PT Readymix Concrete Indonesia
p.3 ×2
unresolved
org
PT Pendawa Lestari Perkasa
p.3 ×2
unresolved
org
PT Ciptanugrah Indonesia
p.3 ×2
unresolved
person
Andika Lukmana
· Sekretaris Perusahaan
p.6
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.