Skip to content
Back to announcement

LK INTERIM KONSOL CLPI JUNI 2026.pdf

Financial statement Text extracted CLPI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 43

Page 1
    PT COLORPAK INDONESIA Tbk
       DAN ENTITAS ANAKNYA

      LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                  30 JUNI 2026
               ( TIDAK DIAUDIT )
DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Page 2
                            SURAT PERNYATAAN DIREKSI                                                         DIRECTORS' STATEMENT
                          TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS                                                      ON THE RESPOilS'B/LITY FOR
                     LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                   CON SOLI DATED FI N ANC I AL STATEMENTS
                 TANGGAL 30 JUNI 2026 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                   AS OF JUNE 30, 2026 AND
                     BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                                         FOR THE YEAR THEN ENDED


                                                 Kami yang bertanda tangan di bawah ini I We, the undersigned:

                                                               '1   . Nama lName            Santoso Jiemy
                                              Alamat Kantor / Office Address                Jl. lndustri ll Blok F No. 7 Pasirjaya
                                                                                            Jatiuwung Tangerang 1 51 35
                                               Alamat Domisili I Domiciled at               Jl. Cideng Barat No. 15 Jakarta Pusat

                                                No Telepon I Phone Number . 021-5901962
                                                              Jabalan I Title . Presiden Direktur I President Director

                                                               2 Nama I Name                Herlina Hatorangan
                                              Alamat Kantor / Office Address                Jl. lndustri ll Blok F No. 7 Pasirjaya
                                                                                            Jatiuwung Tangerang '1 5135
                                               Alamat Domisili I Domiciled at               Jl satria V Nol44 Jakarta Barat
                                                No Telepon I Phone Number 021-5901962
                                                              Jabatan I Title : Direktur I Director

                                                                     menyatakan bahwa / certify that.

            1. Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan                                   1.     We take the responsibility for the compilation and
                 penyajian laporan keuangan konsolidasian                                          presentation of consolidated financial statements of
                  Perusahaan dan Entitas Anak;                                                     the Company and Subsidiary:
            2. Laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan                                2. The consolidated financial statements of the
                  Entitas Anak telah disusun dan disajikan sesuai                                  Company and Subsidiary have been prepared in
                 dengan Standar Akuntansi Keuangan di lndonesia;                                   accordance with the lndonesian Financial
                                                                                                   Accounting Standards;
            a^
            J,    d,   Semua informasi dalam laporan keuangan                               3. a All information in the consolidated financial
                       konsolidasian Perusahaan dan Entitas Anak                                        sfafe/rents of the Company and Subsidiary has
                       telah dimuat secara lengkap dan benar;                                           been completely and properly dlsc/osed;

                 b. Laporan keuangan konsolidasian Perusahaan                                     b     The consolidated financial statements of the
                       dan Entitas Anak tidak mengandung informasi                                      Company and Subsidiary do not contain
                       atau fakta material yang tidak benar, dan tidak                                  improper material information or fact, and do
                       menghilangkan informasi atau fakta material;                                     not omit any material information or fact;
            4.    Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian                           4.     We are responsible for the internal control system
                  intern dalam Perusahaan dan Entitas Anak.                                        of the Company and Subsidiary.


              Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.                             The statement is made truthfully



                                                                       Jakarta, 29 Juli 2026 I July 29,2026
                                                                           PT             ndonesia Tbk




                                                                                         'ANX393280103
                                            Santoso J                                                                    na Hatorangan
                                   Presiden Direktur /                  Director                                             I Director



PT Colorpok   lndonesio Tbk.
Heod Offlce : Jl. lndustri ll Blok F No. 7 Pasir Jaya, Jatiuwung, Tangerang 1 51 35, T: +6221 5901962, F: +6221 5901 963
                                                                                                                                                          U         s
Gredk Broncfi : Jl. KIG Raya Seiatan, Blok E No. 08 Randu Agung,Kebomas, Gresik, Jawa Timur 61121, Telp. +6231 9910432UFax. +6231 99104322
www.colorpok.co.id                                                                                                                           N0 234701        008
Page 3
                                                      PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                                         DAN ENTITAS ANAKNYA
                                                  LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                                              30 JUNI 2026
                                       DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                                                BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN




                                                                                  DAFTAR ISI



                                                                                                                                              Halaman

Surat Pernyataan Direksi

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian ………..….……………………………………………….………                                                                               1-3

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Konsolidasian……………………………………………….………………………...…………....…………..                                                                                        4-5

Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian ……………………………………………………......…........                                                                         6

Laporan Arus Kas Konsolidasian ............................................................................................................         7

Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian …………………………....………………….................                                                              8 - 40



                                                                          ***************************
Page 4
                                                 PT COLORPAK INDONESIA TBK
                                                    DAN ENTITAS ANAKNYA
                                           LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                                        Tanggal 30 Juni 2026
                                           (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)




                                                                                         30 Juni 2026          31 Desember
                                                                       Catatan                                     2025
ASET
ASET LANCAR
  Kas dan setara kas                                                      4              221.643.078.327        246.763.834.962
  Investasi pada surat berharga                                           5                19.147.500.000         8.075.000.000
  Piutang usaha                                                           6
    Pihak ketiga, neto                                                                   356.164.748.166        309.830.867.886
    Pihak berelasi                                                                             1.616.761.620      1.988.319.690
  Piutang lain-lain - pihak ketiga, neto                                                        953.746.692        603.610.597
  Persediaan, neto                                                        7              250.692.280.209        176.286.720.592
  Pajak dibayar di muka                                                                        1.290.702.953                  -
  Biaya dibayar dimuka dan uang muka                                                       10.571.076.877         3.015.430.458


Total Aset Lancar                                                                        862.079.894.844        746.563.784.185


ASET TIDAK LANCAR
  Aset tetap, neto                                                        8                90.623.181.453        91.255.167.214
  Piutang lain-lain jangka panjang                                                            278.281.244           341.281.244
  Tagihan pajak                                                          11                 2.896.593.825         3.314.935.920
  Aset pajak tangguhan, neto                                             11                    4.487.639.622      4.422.366.794
  Aset tidak lancar lainnya                                                                    4.882.292.600      5.126.580.986

Total Aset Tidak Lancar                                                                  103.167.988.744        104.460.332.158

TOTAL ASET                                                                               965.247.883.588        851.024.116.343




                               Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
                     bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.




                                                                   1
Page 5
                                               PT COLORPAK INDONESIA TBK
                                                  DAN ENTITAS ANAKNYA
                                     LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
                                                         Tanggal 30 Juni 2026
                                           (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)




                                                                                           30 Juni 2026         31 Desember
                                                                        Catatan                                     2025
Liabilitas dan Ekuitas


Liabilitas


Liabilitas Jangka Pendek
    Utang bank jangka pendek dan cerukan                                   9                110.215.103.779      48.788.824.611
    Utang usaha                                                           10
      Pihak ketiga                                                                          198.359.938.754     172.657.075.006
      Pihak berelasi                                                                                        -     1.168.626.216
    Utang lain-lain - pihak ketiga                                                             49.521.257.292      546.768.403
    Utang pajak                                                           11                    6.119.030.273     6.845.654.770
    Beban masih harus dibayar
                                                                                                2.669.103.701     4.542.167.347
    Bagian lancar atas:
       Liabilitas sewa                                                    13                    1.044.950.091     1.044.950.091

Total Liabilitas Jangka Pendek                                                              367.929.383.890     235.594.066.444


Liabilitas Jangka Panjang
    Liabilitas imbalan kerja                                              12                   13.572.243.382    13.414.330.882
    Liabilitas sewa                                                       13                    1.603.538.505     2.089.900.182


Total Liabilitas Jangka Panjang                                                                15.175.781.887    15.504.231.064

Total Liabilitas                                                                            383.105.165.777     251.098.297.508




                                Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
                       bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.




                                                                   2
Page 6
                                            PT COLORPAK INDONESIA TBK
                                               DAN ENTITAS ANAKNYA
                                  LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
                                                     Tanggal 30 Juni 2026
                                        (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)




                                                                    Catatan            30 Juni 2026         31 Desember
                                                                                                                2025
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan kepada
      Pemilik Entitas Induk
   Modal saham - nilai nominal Rp100 per saham
      Modal dasar - 1.000.000.000 saham
      Modal ditempatkan dan disetor penuh 306.338.500 saham                             30.633.850.000       30.633.850.000
                                                                      14
   Tambahan modal disetor                                             15                    5.018.103.066     5.018.103.066
   Saham Tresuri                                                      14                    (307.467.982)      (307.467.982)
   Saldo laba
      Cadangan umum                                                                     43.802.218.843       40.323.264.061
      Belum ditentukan penggunaannya                                                   502.870.826.178      524.152.866.384
   Ekuitas yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas
    Induk                                                                              582.017.530.105      599.820.615.529
   Kepentingan Nonpengendali
                                                                                             125.187.706        105.203.306

Total Ekuitas                                                                          582.142.717.811      599.925.818.835



Total Liabilitas dan Ekuitas                                                           965.247.883.588      851.024.116.343




                             Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                    bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan.




                                                                3
Page 7
                                       PT COLORPAK INDONESIA TBK
                                          DAN ENTITAS ANAKNYA
                   LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
                                    Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2026
                                        (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)




                                                                   Catatan           30 Juni 2026            30 Juni 2025


Penjualan neto                                                         18             535.904.762.392        458.751.479.620


Beban pokok penjualan                                                  19             456.220.285.527        394.973.233.106

Laba bruto                                                                             79.684.476.865          63.778.246.514

   Beban penjualan dan distribusi                                                      (4.145.799.998)        (4.035.626.802)
   Beban umum dan administrasi                                         20             (30.621.413.110)       (29.006.500.548)
   Pendapatan operasi lain                                             21               1.031.881.220           1.786.837.604
   Beban operasi lain                                                  21              (5.199.615.309)          (765.037.757)


Laba usaha                                                                             40.749.529.668          31.757.919.011


    Pendapatan keuangan                                                22                4.041.186.773          4.952.436.565
    Biaya keuangan                                                     23              (1.479.155.267)        (1.760.265.909)



Laba sebelum pajak                                                                     43.311.561.174          34.950.089.667


Beban pajak penghasilan, neto                                          11              (8.910.340.474)        (6.689.899.328)



Laba periode berjalan                                                                  34.401.220.700          28.260.190.339


Pendapatan komprehensif lain                                                                         -                      -

Total pendapatan komprehensif periode berjalan                                         34.401.220.700          28.260.190.339




                               Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
                     bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.




                                                                   4
Page 8
                                      PT COLORPAK INDONESIA TBK
                                         DAN ENTITAS ANAKNYA
              LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
                                  Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2026
                                       (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)




                                                                  Catatan           30 Juni 2026             30 Juni 2025


Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
    Pemilik entitas induk                                                             34.381.236.300           28.251.280.318
    Kepentingan nonpengendali                                                              19.984.400               8.910.021

                                                                                      34.401.220.700           28.260.190.339


Total pendapatan komprehensif periode berjalan yang dapat
    diatribusikan kepada:
    Pemilik entitas induk                                                             34.381.236.300           28.251.280.318
    Kepentingan nonpengendali                                                              19.984.400               8.910.021

                                                                                      34.401.220.700           28.260.190.339


Laba per saham yang dapat diatribusikan kepada pemilik
   entitas induk                                                      17                      112,34                    92,26




                               Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
                      bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangankonsolidasian secara keseluruhan.




                                                                  5
Page 9
                                                                        PT COLORPAK INDONESIA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
                                                                          LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
                                                                         Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2026
                                                                             (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                            Ekuitas yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk

                                      Modal Saham                                                                       Saldo Laba
                                      - Ditempatkan
                                        dan Disetor      Tambahan                    Saham
                                           Penuh        Modal Disetor                Tresuri                Cadangan              Belum Ditentukan                           Kepentingan       Total Ekuitas
                            Catatan                                                                          Umum                  Penggunaannya         Sub-total          Nonpengendali

Saldo, 1 Januari 2025        14,15     30.633.850.000      5.018.103.066                          -          37.480.046.462           500.084.264.932    573.216.264.460          86.190.710    573.302.455.170


Penyisihan cadangan umum                            -                   -                         -           2.843.217.599            (2.843.217.599)                  -                  -                   -


Dividen                                             -                   -                         -                       -           (42.648.263.985)   (42.648.263.985)                  -    (42.648.263.985)


Laba periode berjalan                               -                   -                         -                       -            28.251.280.318     28.251.280.318           8.910.021     28.260.190.339


Perolehan saham tresuri                             -                   -             (307.467.982)                       -                          -     (307.467.982)                   -       (307.467.982)

Penghaslilan komprehensif
lain                                                -                   -                         -                       -                          -                  -                  -                   -



Saldo, 31 Maret 2025         14,15     30.633.850.000      5.018.103.066              (307.467.982)          40.323.264.061           482.844.063.666    558.511.812.811          95.100.731    558.606.913.542


Saldo, 1 Januari 2026        14,15     30.633.850.000      5.018.103.066              (307.467.982)          40.323.264.061           524.152.866.384    599.820.615.529         105.203.306    599.925.818.835


Penyisihan cadangan umum                            -                   -                         -           3.478.954.782            (3.478.954.782)                  -                  -                   -


Dividen                                             -                   -                         -                       -           (52.184.321.724)   (52.184.321.724)                  -    (52.184.321.724)


Laba periode berjalan
                                                    -                   -                         -                       -            34.381.236.300     34.381.236.300          19.984.400     34.401.220.700

Penghaslilan komprehensif
lain                                                -                   -                         -                       -                          -                  -                  -                   -



Saldo, 30 Juni 2026          14,15     30.633.850.000      5.018.103.066              (307.467.982)          43.802.218.843           502.870.826.178    582.017.530.105         125.187.706    582.142.717.811




                                                                      catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
                                                            bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.



                                                                                                                              6
Page 10
                                              PT COLORPAK INDONESIA TBK
                                                 DAN ENTITAS ANAKNYA
                                           LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
                                    Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2026
                                          (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


                                                                                        30 Juni               30 Juni
                                                                                         2026                  2025

Arus Kas dan Aktivitas Operasi
      Penerimaan tunai dari pelanggan                                                 489.942.440.182        439.722.366.079
      Pembayaran tunai kepada pemasok                                               (438.181.799.469)       (384.978.866.923)
      Pembayaran kepada karyawan                                                     (38.233.460.090)        (34.556.356.545)
      Pembayaran untuk beban usaha                                                   (22.097.637.638)        (14.590.575.025)

      Kas yang diperoleh (digunakan untuk) dari operasi                                (8.570.457.015)         5.596.567.586
      Penerimaan bunga                                                                  4.041.186.773          4.952.436.565
      Penerimaan pengembalian pajak                                                     3.102.611.551          3.098.592.070
      Pembayaran pajak                                                               (12.552.133.732)         (5.433.862.716)
      Pembayaran bunga                                                                 (1.479.155.267)        (1.760.265.909)
      Penerimaan neto lain-lain                                                         4.935.026.676           (930.374.077)
Kas Neto yang Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi                     (10.522.921.014)          5.523.093.519

Arus Kas dari Aktivitas Investasi
   Penambahan aset tetap                                                               (2.759.886.871)        (1.219.174.191)
   Penerimaan atas penjualan aset tetap                                                              -           245.000.000
   Penambahan investasi pada surat berharga                                          (15.370.445.758)        (19.439.654.671)
   Perolehan atas penjualan investasi pada surat berharga                                            -        11.616.564.885

Kas Neto yang Digunakan untuk Aktivitas Investasi                                    (18.130.332.629)         (8.797.263.977)

Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
   Pembayaran liabilitas sewa                                                           (600.000.000)           (600.000.000)
   Pembayaran atas utang pembiayaan konsumen                                                         -          (573.286.774)
   Perolehan saham tresuri                                                                           -          (307.467.982)
   Pembayaran dividen kas                                                              (2.867.502.992)                      -
   Penerimaan dari utang bank jangka pendek                                             7.000.000.000         17.694.668.319

Kas Neto yang Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan                                        3.532.497.008         16.213.913.563

Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan Setara Kas
                                                                                     (25.120.756.635)         12.939.743.105

KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                                                         246.763.834.962        240.196.931.427

KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                                                        221.643.078.327        253.136.674.532



                              Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
                    bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.




                                                                7
Page 11
                                             PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                                DAN ENTITAS ANAKNYA
                                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                                     (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM

     a.   Pendirian Perusahaan

          PT Colorpak Indonesia Tbk (“Perusahaan”) didirikan di Republik Indonesia dalam rangka Penanaman Modal Asing (“PMA”)
          berdasarkan Akta Notaris Tegoeh Hartanto, S.H., No. 86 tanggal 15 September 1988. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri
          Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-10158.HT.01.01.TH.88 pada tanggal 7 November 1988 dan
          diumumkan dalam Berita Negara No. 38 Tambahan No. 1683 tanggal 11 Mei 1990.


          Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, perubahan terakhir sebagaimana dinyatakan dalam
          Akta Notaris Leolin Jayayanti, S.H., No. 62 tanggal 26 Juli 2023, mengenai perubahan Anggaran Dasar Perusahaan
          sehubungan dengan perubahan sebagian ketentuan Anggaran Dasar Perusahaan untuk memenuhi ketentuan POJK
          Nomor.41/POJK.04/2022 dan POJK Nomor.14/POJK.04/2022. Perubahan tersebut telah diterima dan dicatat oleh Menteri
          Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0097628 tanggal 27 Juli
          2023.

          Perusahaan bergerak di bidang industri tinta, cat dan tinta cetak. Entitas Anak berusaha dalam bidang perdagangan besar
          bahan dan barang kimia dasar atau kimia industri.

          Kantor pusat dan pabrik Perusahaan berkedudukan di Jl. Industri II Blok F/7, Pasir Jaya, Jatiuwung, Tangerang, 15135.

          Perusahaan memulai kegiatan operasi komersialnya pada tahun 1989.

     b.   Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian

          Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian, yang telah diselesaikan
          dan disetujui untuk diterbitkan oleh direksi Perusahaan pada tanggal 29 Juli 2026.

     c.   Entitas Induk dan Entitas Induk Terakhir

          Ink Color International Pte. Ltd., Singapura adalah entitas induk Perusahaan Pacific Palisades Pte. Ltd., Singapura, adalah
          entitas induk terakhir Perusahaan.

     d.   Penawaran Umum dan Aksi Korporasi yang Mempengaruhi Modal Saham yang Ditempatkan dan Disetor Penuh

          Aksi korporasi (“corporate action”) yang mempengaruhi modal saham yang diterbitkan sejak penawaran umum perdana
          sampai dengan tanggal 31 Desember 2025, adalah sebagai berikut:

                                                                                                    Jumlah                     Nilai
                                                                                           saham ditempatkan                 nominal
                    Tanggal                                             Keterangan               dan beredar                per saham
          9 November 2001           Penawaran umum perdana 50.000.000 saham                                    50.000.000               100
          30 November 2001          Pencatatan saham perdana dan Waran Seri I pada bursa
                                       efek                                                                304.700.000                  100
          23 November 2004          Pelaksanaan Waran Seri I ke saham biasa - 1.638.500
                                       saham                                                               306.338.500                  100
          6 November -              Perolehan saham tresuri - 2.128.000 saham                              304.210.500                  100
             30 Desember 2013
          1 Januari -               Perolehan saham tresuri - 367.000 saham                                303.843.500                  100
              5 Januari 2014
          19 Juni -                 Penjualan kembali saham tresuri - 2.495.000 saham                      306.338.500                  100
              26 Juli 2017
          8 April -                 Perolehan saham tresuri - 298.100 saham                                306.040.400                  100
              16 April 2025




     d.   Penawaran Umum dan Aksi Korporasi yang Mempengaruhi Modal Saham yang Ditempatkan dan Disetor Penuh
          (lanjutan)

          Pada tanggal 9 November 2001, Perusahaan memperoleh surat persetujuan No. S-278/PM/2001 dari Ketua Badan
          Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (“BAPEPAM-LK”, sekarang merupakan bagian dari Otoritas Jasa Keuangan
          atau “OJK”) untuk menawarkan 50.000.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp100 per saham di bursa efek dengan
          harga penawaran Rp200 per saham.

          Selain itu, pada penawaran umum perdana tersebut, Perusahaan juga memberikan Waran Seri I (“Waran”) secara cuma-
          cuma, dengan rasio satu (1) Waran untuk setiap pemegang satu (1) saham baru. Waran tersebut memberikan hak kepada
          pemegangnya untuk membeli satu saham baru Perusahaan dengan harga pelaksanaan sebesar Rp250 yang dapat
          dilaksanakan (“be exercised”) dalam periode tiga (3) tahun sejak tanggal 23 November 2001 hingga 23 November 2004.

          Seluruh saham Perusahaan telah tercatat pada Bursa Efek Indonesia.




                                                                                     8
Page 12
                                           PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                              DAN ENTITAS ANAKNYA
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                                   (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM (lanjutan)

     e.   Struktur Perusahaan dan Entitas Anak

          Entitas Anak yang dikendalikan oleh Perusahaan secara langsung pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 adalah
          sebagai berikut:



            Entitas Anak       Domisili     Permulaan       Kegiatan Usaha        Total Aset Sebelum eleminasi          Presentasi Kepemilikan Efektif (%)
                                             Operasi
                                            Komersial
                                                                                   2026                 2025                 2026                 2025

           PT Colorpak        Indonesia       2010            Perdagangan    334.409.267.148       254.292.472.824          99.90                99.90
           Flexible
           Indonesia



          Perusahaan dan Entitas Anak untuk selanjutnya disebut sebagai “Grup”.

     f.   Manajemen Kunci dan Informasi Lainnya

          Susunan Dewan Komisaris dan Direksi serta Komite Audit Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025
          adalah sebagai berikut:

            Dewan Komisaris
            Komisaris Utama                             :                            Harris Pranatajaya
            Komisaris                                   :                                 Tjia Hwie Tjin
            Komisaris Independen                        :                                  Didik Susilo

            Direksi
            Direktur Utama                              :                                 Santoso Jiemy
            Direktur                                    :                              Antoni Gunawan
            Direktur                                    :                            Herlina Hatorangan

            Komite Audit
            Ketua                                       :                                  Didik Susilo
            Anggota                                     :                             Ardhini Barotorini
            Anggota                                     :                                  Mieke Tioe

          Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 dan 2025, jumlah beban kompensasi bruto bagi manajemen kunci
          Grup adalah sebagai berikut:

                                                                             30 Juni 2026                            30 Juni 2025
            Imbalan kerja karyawan jangka pendek                                   15.347.380.000                         13.287.560.000
            Imbalan pasca kerja                                                     2.866.342.279                          1.673.791.344
            Total kompensasi bruto yang dibayar                kepada
            manajemen kunci                                                        18.213.722.279                         14.961.351.344

            Terdiri dari:
            Direksi dan komisaris                                                  13.614.750.000                         11.819.410.000
            Manajemen kunci lainnya                                                 4.598.972.279                          3.141.941.344
            Total                                                                  18.213.722.279                         14.961.351.344

          Pada tanggal 30 Juni 2026, Grup memiliki karyawan tetap sejumlah 102 orang (2025: 102) (tidak diaudit).




                                                                   9
Page 13
                                       PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                          DAN ENTITAS ANAKNYA
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                               (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN

     Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian
     Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia (“SAK”),
     yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang
     dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia, serta Peraturan No. VIII.G.7 Lampiran
     Keputusan Ketua OJK No. KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 yang terdapat di dalam Peraturan dan Pedoman Penyajian
     dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh OJK.

     Laporan keuangan konsolidasian, kecuali laporan arus kas konsolidasian, disusun berdasarkan konsep akrual dengan
     menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang
     relevan.

     Laporan arus kas konsolidasian yang disusun dengan menggunakan metode langsung, menyajikan penerimaan dan pengeluaran
     kas dan setara kas yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

     Kebijakan akuntansi yang diterapkan oleh Grup adalah selaras bagi tahun yang dicakup oleh laporan keuangan konsolidasian,
     kecuali untuk standar akuntansi baru dan revisi seperti diungkapkan pada Catatan di bawah ini.

     Grup telah menyusun laporan keuangan konsolidasian dengan dasar bahwa Grup akan mempertahankan kelangsungan usaha.

     Perubahan Kebijakan Akuntansi

     Grup telah menerapkan sejumlah amandemen dan penyesuaian standar akuntansi yang relevan dengan pelaporan keuangan dan
     efektif untuk tahun yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2025 sebagai berikut:

     a)     Amandemen PSAK 221: Kekurangan Ketertukaran

            Amandemen tersebut mengharuskan pengungkapan informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan
            memahami dampak mata uang yang tidak dapat dipertukarkan dengan mata uang lain yang memengaruhi, atau diperkirakan
            akan memengaruhi, kinerja keuangan, posisi keuangan, dan arus kas entitas.


            Amendemen ini tidak berdampak pada laporan keuangan konsolidasian Grup.

      b) PSAK 117: Kontrak Asuransi

            Standar akuntansi baru yang komprehensif untuk kontrak asuransi yang mencakup pengakuan dan pengukuran, penyajian
            dan pengungkapan, pada saat berlaku efektif PSAK 117 akan menggantikan PSAK 104: Kontrak Asuransi. PSAK 117 berlaku
            untuk semua jenis kontrak asuransi, jiwa, non-jiwa, asuransi langsung dan reasuransi, terlepas dari entitas yang
            menerbitkannya, serta untuk jaminan dan instrumen keuangan tertentu dengan fitur partisipasi tidak mengikat, serta beberapa
            pengecualian ruang lingkup akan berlaku. Tujuan keseluruhan dari PSAK 117 adalah untuk menyediakan model akuntansi
            untuk kontrak asuransi yang lebih bermanfaat dan konsisten untuk asuradur.


            Amendemen ini tidak berdampak pada laporan keuangan konsolidasian Grup.

     Prinsip-prinsip Konsolidasian
     Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas anak pada tanggal 31 Desember setiap
     tahun. Kendali diperoleh bila Grup terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee dan
     memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas investee.

     Dengan demikian, investor mengendalikan investee jika dan hanya jika investor memiliki seluruh hal berikut ini:
     i)     Kekuasaan atas investee, yaitu hak yang ada saat ini yang memberi investor kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas
            relevan dari investee,
     ii)    Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee, dan
     iii)   Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil.

     Bila Grup tidak memiliki hak suara atau hak serupa secara mayoritas atas suatu investee, Grup mempertimbangkan semua fakta
     dan keadaan yang relevan dalam mengevaluasi apakah mereka memiliki kekuasaan atas investee, termasuk:
     i)     Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara lainnya dari investee,
     ii)    Hak yang timbul atas pengaturan kontraktual lain, dan
     iii)   Hak suara dan hak suara potensial yang dimiliki Grup.




                                                                    10
Page 14
                                       PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                          DAN ENTITAS ANAKNYA
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                               (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)


     Prinsip-prinsip Konsolidasian (lanjutan)


     Grup menilai kembali apakah mereka mengendalikan investee bila fakta dan keadaan mengindikasikan adanya perubahan
     terhadap satu atau lebih dari ketiga elemen dari pengendalian. Konsolidasi atas entitas-entitas anak dimulai sejak Grup
     memperoleh pengendalian atas entitas anak dan berhenti pada saat Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Aset,
     liabilitas, penghasilan dan beban dari entitas anak yang diakuisisi pada tahun tertentu disertakan dalam laporan keuangan
     konsolidasian sejak tanggal Grup memperoleh kendali sampai tanggal Grup tidak lagi mengendalikan entitas anak tersebut.

     Seluruh laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada pemilik entitas induk dan pada
     kepentingan nonpengendali (“KNP”), walaupun hal ini akan menyebabkan saldo KNP yang defisit. Bila dipandang perlu,
     penyesuaian dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak untuk diselaraskan dengan kebijakan akuntansi Grup.

     Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan dan beban dan arus kas atas transaksi antar anggota Grup dieliminasi sepenuhnya
     pada saat konsolidasi.

     Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian, dicatat
     sebagai transaksi ekuitas. Bila kehilangan pengendalian atas suatu entitas anak, maka Grup menghentikan pengakuan atas aset
     (termasuk goodwill), liabilitas, KNP dan komponen lain dari ekuitas terkait, sementara rugi atau laba yang dihasilkan diakui pada
     laba rugi. Bagian dari investasi yang tersisa diakui pada nilai wajar.

     Klasifikasi Lancar dan tak Lancar

     Grup menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian berdasarkan klasifikasi lancar/tak lancar. Suatu
     aset disajikan lancar bila:
     i)     akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal,
     ii)    untuk diperdagangkan,
     iii)   akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal perlaporan, atau
     iv)    kas dan setara kas kecuali yang dibatasi penggunaannya untuk melunasi suatu liabilitas dalam paling lambat 12 bulan setelah
            tanggal pelaporan.

     Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar.

     Suatu liabilitas disajikan lancar bila:
     i)   akan dilunasi dalam siklus operasi normal,
     ii) untuk diperdagangkan,
     iii) akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau
     iv) tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan setelah tanggal pelaporan.

     Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai jangka panjang.

     Aset dan liabilitas pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai aset dan liabilitas jangka panjang.

     Pengukuran Nilai Wajar

     Grup mengukur pada pengakuan awal instrumen keuangan, dan aset dan liabilitas yang diperoleh melalui kombinasi bisnis pada
     nilai wajar. Grup juga mengukur jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas (“UPK”) tertentu berdasarkan nilai wajar dikurangi biaya
     pelepasan, dan aset keuangan tertentu pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (“NWPKL”).

     Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu
     liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar berdasarkan asumsi bahwa
     transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas terjadi di:
     •       pasar utama untuk aset dan liabilitas tersebut; atau
     •       dalam hal tidak terdapat pasar utama, maka pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut.

     Pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan tersebut harus dapat diakses oleh Grup.

     Nilai wajar aset dan liabilitas di ukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau
     liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.

     Pengukuran nilai wajar dari suatu aset nonkeuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk menghasilkan manfaat
     ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar
     lain yang akan menggunakan aset tersebut pada penggunaan tertinggi dan terbaiknya.

     Grup menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaan dan data yang memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar,
     dengan memaksimalkan masukan (input) yang dapat diamati (observable) yang relevan dan meminimalkan masukan (input) yang
     tidak dapat diamati (unobservable).



                                                                   11
Page 15
                                       PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                          DAN ENTITAS ANAKNYA
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                               (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan)

     Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian dikategorikan dalam
     hierarki nilai wajar berdasarkan level masukan (input) paling rendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar secara
     keseluruhan sebagai berikut:
     • Level 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik yang dapat diakses entitas
        pada tanggal pengukuran.
     • Level 2 - Teknik penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang signifikan terhadap pengukuran
        nilai wajar yang dapat diamati (observable) baik secara langsung atau tidak langsung.
     • Level 3 - Teknik penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang signifikan terhadap pengukuran
        nilai wajar yang tidak dapat diamati (unobservable).

     Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan konsolidasian secara berulang, Grup menentukan apakah terdapat
     perpindahan antara Level dalam hirarki dengan melakukan evaluasi ulang atas penetapan kategori (berdasarkan Level masukan
     (input) paling rendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar secara keseluruhan) pada tiap akhir periode pelaporan.

     Kas dan Setara Kas

     Kas dan setara kas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian yang terdiri dari kas dan bank serta deposito jangka pendek
     yang jatuh tempo dalam waktu 3 bulan atau kurang, yang dapat segera dikonversikan menjadi kas dalam jumlah yang dapat
     ditentukan dan memiliki risiko perubahan nilai yang tidak signifikan (Catatan 4).

     Transaksi dengan Pihak Berelasi

     Grup melakukan transaksi dengan pihak berelasi sesuai dengan definisi yang diuraikan pada PSAK 224.
     Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak, yang mungkin tidak sama dengan transaksi
     lain yang dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak berelasi.

     Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan yang relevan.

     Kecuali diungkapkan khusus sebagai pihak berelasi, maka pihak-pihak lain yang disebutkan dalam Catatan atas laporan keuangan
     konsolidasian merupakan pihak tidak berelasi.

     Instrumen Keuangan

     Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang memberikan aset keuangan bagi satu entitas dan liabilitas keuangan atau ekuitas
     bagi entitas lain.

     Aset Keuangan

     Pengakuan dan Pengukuran Awal

     Pada pengakuan awal, Grup mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi, dalam hal aset keuangan
     tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (“NWLR”). Piutang usaha yang tidak mengandung komponen pembiayaan yang
     signifikan, dimana Grup telah menerapkan cara praktis, yaitu diukur pada harga transaksi yang ditentukan sesuai PSAK 72, seperti
     diungkapkan pada catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang relevan.

     Agar aset keuangan diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau NWPKL, aset keuangan harus
     menghasilkan arus kas yang SPPB dari jumlah pokok terutang. Penilaian ini disebut sebagai uji SPPB dan dilakukan pada tingkat
     instrumen.

     Model bisnis Grup untuk mengelola aset keuangan mengacu pada bagaimana Grup mengelola aset keuangannya untuk
     menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari pengumpulan arus kas kontraktual,
     penjualan aset keuangan, atau keduanya.

     Pengukuran Selanjutnya

     Untuk tujuan pengukuran selanjutnya, aset keuangan diklasifikasikan dalam empat kategori:
     i)     Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang)
     ii)    Aset keuangan pada NWPKL dengan reklasifikasi ke keuntungan dan kerugian kumulatif (instrumen utang),
     iii)   Aset keuangan pada NWPKL tanpa reklasifikasi ke keuntungan dan kerugian kumulatif atas pelepasan (instrumen ekuitas),
            dan
     iv)    NWLR




                                                                 12
Page 16
                                       PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                          DAN ENTITAS ANAKNYA
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                               (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Instrumen Keuangan (lanjutan)

     Aset Keuangan (lanjutan)

     Pengukuran Selanjutnya (lanjutan)

     Pengukuran selanjutnya dari aset keuangan tergantung kepada klasifikasi masing-masing aset keuangan seperti berikut ini:

     Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang)
     Grup mengukur aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi:
     i)    Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk memiliki aset keuangan untuk mengumpulkan arus kas
           kontraktual;
     ii)   Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang merupakan SPPB dari jumlah
           pokok terutang.

     Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi selanjutnya diukur dengan menggunakan metode suku bunga
     efektif (“SBE”) dan mengalami penurunan nilai. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laporan laba rugi pada saat aset dihentikan
     pengakuannya, dimodifikasi atau diturunkan nilainya.

     Aset keuangan Grup yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi termasuk kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain
     dan piutang karyawan.

     Aset keuangan pada NWPKL (instrumen utang)
     Untuk instrumen utang yang diukur pada NWPKL, pendapatan bunga, revaluasi valuta asing, dan kerugian atau pembalikan
     penurunan nilai diakui dalam laporan laba rugi dan dihitung dengan cara yang sama seperti untuk aset keuangan yang diukur
     dengan biaya perolehan diamortisasi. Perubahan nilai wajar yang tersisa diakui di PKL. Setelah penghentian pengakuan,
     perubahan nilai wajar kumulatif yang diakui di PKL didaur ulang menjadi laba rugi.

     Kategori ini termasuk investasi ekuitas yang diperdagangkan di bursa efek yang mana oleh Grup diklasifikasikan secara tak
     terbatalkan pada NWLR. Dividen atas investasi ekuitas yang tercatat di bursa diakui sebagai pendapatan lain-lain dalam laporan
     laba rugi konsolidasian pada saat hak atas pembayaran telah ditetapkan.

     Penghentian Pengakuan

     Aset keuangan (atau, jika berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan serupa) terutama
     dihentikan pengakuannya (yaitu, dihapus dari laporan posisi keuangan konsolidasian Grup) ketika:
     i.   Hak untuk menerima arus kas dari aset telah kedaluwarsa; atau
     ii   Grup telah mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari aset atau telah mengasumsikan kewajiban untuk membayar
          arus kas yang diterima secara penuh tanpa penundaan material kepada pihak ketiga berdasarkan pengaturan 'pass-through';
          dan salah satu (a) Grup telah mengalihkan secara substansial semua risiko dan manfaat aset, atau (b) Grup tidak
          mengalihkan atau memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat aset, tetapi telah mengalihkan pengendalian aset.

     Ketika Grup telah mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari suatu aset atau telah menandatangani kesepakatan ‘pass-
     through’, Grup mengevaluasi jika, dan sejauh mana, Grup masih mempertahankan risiko dan manfaat atas kepemilikan aset.
     Ketika Grup tidak mengalihkan maupun seluruh risiko dan manfaat atas aset dipertahankan secara substansial, maupun tidak
     mengalihkan kendali atas aset, Grup tetap mengakui aset yang dialihkan sebesar keterlibatan berkelanjutannya. Dalam kasus
     tersebut, Grup juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang dialihkan dan liabilitas terkait diukur dengan basis yang mencerminkan
     hak dan kewajiban yang masih dipertahankan oleh Grup.

     Keterlibatan berkelanjutan dalam bentuk jaminan atas aset yang ditransfer, diukur pada nilai yang lebih rendah antara jumlah
     tercatat awal aset dan jumlah maksimum imbalan yang dibutuhkan oleh Grup untuk membayar kembali.

     Penurunan nilai

     Grup mengakui penyisihan KKE untuk semua instrumen utang yang bukan diukur pada NWLR dan kontrak jaminan keuangan.
     KKE ditentukan atas perbedaan antara arus kas kontraktual menurut kontrak dan semua arus kas yang diharapkan akan diterima
     oleh Grup, yang didiskontokan dengan perkiraan SBE orisinal. Arus kas yang diharapkan mencakup setiap arus kas dari penjualan
     agunan yang dimiliki atau perbaikan kredit lainnya yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam ketentuan kontrak.

     KKE diakui dalam dua tahap. Bila belum terdapat peningkatan risiko kredit signifikan sejak pengakuan awal, KKE diakui untuk
     kerugian kredit yang dihasilkan dari peristiwa gagal bayar yang mungkin terjadi dalam jangka waktu 12 bulan ke depan (KKE 12
     bulan). Namun, bila telah terdapat peningkatan signifikan risiko kredit sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian diakui untuk
     kerugian kredit yang diperkirakan selama sisa umur aset, tanpa mempertimbangkan waktu gagal bayar (KKE sepanjang umurnya).




                                                                 13
Page 17
                                       PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                          DAN ENTITAS ANAKNYA
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                               (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Instrumen Keuangan (lanjutan)

     Aset Keuangan (lanjutan)

     Penurunan nilai (lanjutan)

     Karena piutang usaha dan piutang lain-lainnya tidak memiliki komponen pembiayaan signifikan, Grup menerapkan pendekatan
     yang disederhanakan dalam perhitungan KKE. Oleh karena itu, Grup tidak menelurusi perubahan dalam risiko kredit, namun justru
     mengakui penyisihan kerugian berdasarkan KKE sepanjang umurnya pada setiap tanggal pelaporan. Grup membentuk matriks
     provisi berdasarkan pengalaman kerugian kredit masa lampau, disesuaikan dengan perkiraan masa depan (forward-looking) atas
     faktor yang spesifik untuk debitur dan lingkungan ekonomi.

     Grup menganggap aset keuangan gagal bayar ketika pembayaran kontraktual telah lewat satu tahun. Namun, dalam kasus
     tertentu, Grup juga dapat mempertimbangkan aset keuangan mengalami gagal bayar ketika informasi internal atau eksternal
     menunjukkan bahwa Grup tidak mungkin menerima jumlah kontraktual yang terutang secara penuh sebelum memperhitungkan
     setiap peningkatan kredit yang dimiliki oleh Grup. Aset keuangan dihapuskan jika tidak ada ekspektasi yang wajar untuk
     memulihkan arus kas kontraktual.

     Liabilitas Keuangan

     Pengakuan dan Pengukuran Awal

     Liabilitas keuangan diklasifikasikan, pada pengakuan awal, sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada NWLR, utang dan
     pinjaman atau derivatif ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai pada lindung nilai yang efektif, sesuai dengan kondisinya.

     Semua liabilitas keuangan diakui pada nilai wajar saat pengakuan awal dan, dalam hal liabilitas keuangan dilklasifikasi sebagai
     utang dan pinjaman, diakui pada nilai wajar setelah dikurangi biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.

     Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang usaha dan lain-lain, biaya masih harus dibayar dan utang bank jangka pendek dan
     cerukan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan
     yang diukur pada NWLR.

     Pengukuran Selanjutnya

     Pengukuran selanjutnya dari liabilitas keuangan ditentukan oleh klasifikasinya sebagai berikut:

     Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (Utang dan pinjaman)

     (i)   Utang dan Pinjaman Jangka Panjang yang Dikenakan Bunga

           Setelah pengakuan awal, utang dan pinjaman jangka panjang yang berbunga diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi
           dengan menggunakan metode SBE. Pada tanggal pelaporan, biaya bunga yang masih harus dibayar dicatat secara terpisah,
           dari pokok pinjaman terkait, dalam bagian liabilitas jangka pendek. Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi ketika
           liabilitas dihentikan pengakuannya maupun melalui proses amortisasi menggunakan metode SBE.

           Biaya amortisasi dihitung dengan mempertimbangkan setiap diskonto atau premium atas akusisi dan komisi atau biaya yang
           merupakan bagian tidak terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE dicatat sebagai beban keuangan pada laba rugi.

     (ii) Utang dan Akrual

           Liabilitas untuk utang usaha dan utang lain-lain jangka pendek, biaya masih harus dibayar dan liabilitas imbalan kerja jangka
           pendek dinyatakan sebesar jumlah tercatat (jumlah nosional), yang kurang lebih sebesar nilai wajarnya.

     Penghentian Pengakuan

     Suatu liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak berakhir atau dibatalkan
     atau kedaluwarsa.

     Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama atas persyaratan yang
     secara substansial berbeda, atau bila persyaratan dari liabilitas keuangan tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran
     atau modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian pengakuan liabilitas keuangan orisinal dan pengakuan liabilitas
     keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas keuangan tersebut diakui pada laba rugi.

     Saling Hapus Instrumen Keuangan

     Aset keuangan dan liabilitas keuangan disaling hapuskan dan nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian
     jika, dan hanya jika, terdapat hak secara hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah tercatat dari aset keuangan dan
     liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan
     menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.



                                                                  14
Page 18
                                      PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                         DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                              (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Persediaan

     Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto. Biaya perolehan ditentukan
     dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi neto adalah estimasi harga jual dalam kegiatan usaha biasa
     dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk melakukan penjualan.

     Biaya yang dikeluarkan untuk setiap produk agar berada pada lokasi dan kondisi siap untuk dijual dicatat sebagai berikut:
     •    Bahan baku, suku cadang dan bahan pembantu: harga pembelian;
     •    Barang jadi dan persediaan dalam proses: biaya bahan baku dan tenaga kerja langsung dan bagian proporsional dari beban
          overhead berdasarkan kapasitas operasi normal namun tidak termasuk biaya pinjaman.

     Grup menetapkan penyisihan untuk keusangan dan/atau penurunan nilai pasar persediaan berdasarkan hasil penelaahan berkala
     atas kondisi fisik dan nilai realisasi neto persediaan.

     Aset Tetap

     Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan, yang terdiri atas harga perolehan dan biaya-biaya tambahan yang dapat
     diatribusikan langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan agar aset siap digunakan.

     Setelah pengakuan awal, aset tetap, kecuali tanah, dinyatakan pada biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan
     kerugian penurunan nilai.

     Penyusutan aset dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan dan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus
     berdasarkan estimasi masa manfaat ekonomis aset-aset tersebut sebagai berikut:

                                                                                                      Tahun
     Bangunan dan sarana penunjang                                                                                             20
     Instalasi listrik                                                                                                         20
     Mesin                                                                                                                       5
     Kendaraan bermotor                                                                                                          5
     Inventaris pabrik                                                                                                           5
     Inventaris kantor                                                                                                           4

     Jumlah tercatat aset tetap direviu atas penurunan nilai jika terdapat peristiwa atau perubahan keadaan yang mengindikasikan
     bahwa jumlah tercatat mungkin tidak dapat seluruhnya terealisasi.

     Jumlah tercatat komponen dari suatu aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat sudah tidak ada lagi
     manfaat ekonomi masa depan yang diharapkan dari penggunaan maupun pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul
     dari penghentian pengakuan tersebut (ditentukan sebesar selisih antara jumlah hasil pelepasan neto dan jumlah tercatatnya)
     dimasukkan ke dalam laba atau rugi untuk tahun penghentian pengakuan tersebut dilakukan.

     Nilai residu aset, umur manfaat dan metode penyusutan direviu setiap akhir tahun pelaporan dan disesuaikan secara prospektif
     jika diperlukan.

     Aset tetap dalam penyelesaian dicatat sebesar biaya perolehan, yang mencakup kapitalisasi beban pinjaman dan biaya-biaya
     lainnya yang terjadi sehubungan dengan pendanaan aset tetap dalam penyelesaian tersebut. Akumulasi biaya perolehan akan
     direklasifikasi ke akun “Aset Tetap” yang bersangkutan pada saat aset tetap tersebut telah selesai dikerjakan dan siap untuk
     digunakan. Aset tetap dalam penyelesaian tidak disusutkan sampai memenuhi syarat pengakuan sebagai aset tetap seperti
     diungkapkan di atas.

     Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada operasi pada saat terjadinya. Beban pemugaran dan renovasi dalam jumlah
     besar dikapitalisasi kepada jumlah tercatat aset terkait bila besar kemungkinan bagi Grup manfaat ekonomi masa depan menjadi
     lebih besar dari standar kinerja awal yang ditetapkan sebelumnya dan disusutkan sepanjang sisa masa manfaat aset terkait.

     Tanah termasuk biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam bentuk Hak Guna Usaha (“HGU”), Hak Guna Bangunan (“HGB”)
     dan Hak Pakai (“HP”) ketika tanah diperoleh pertama kali dinyatakan sebesar biaya perolehan dan tidak diamortisasi karena
     manajemen berpendapat bahwa kemungkinan besar hak atas tanah tersebut dapat diperbaharui/diperpanjang pada saat masa
     berlakunya selesai.

     Biaya pengurusan atas perpanjangan atau pembaruan legal hak atas tanah dalam bentuk HGU, HGB dan HP ditangguhkan dan
     diamortisasi yang lebih pendek antara umur hukum hak atas tanah dan umur ekonomi tanah, dan disajikan sebagai bagian dari
     akun “Aset Lainnya” pada laporan posisi keuangan konsolidasian.




                                                                  15
Page 19
                                      PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                         DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                              (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Imbalan Kerja Karyawan

     Grup mempunyai program dana pensiun iuran pasti untuk seluruh karyawan tetap yang memenuhi syarat.

     Grup juga mencatat penyisihan manfaat tambahan selain program dana pensiun tersebut di atas untuk memenuhi dan menutup
     imbalan minimum yang harus dibayar kepada karyawan-karyawan sesuai dengan Perjanjian Kerja Bersama dan Undang-undang
     dan Peraturan ketenagakerjaan yang berlaku. Penyisihan tambahan tersebut diestimasi dengan menggunakan perhitungan
     aktuarial metode “Projected Unit Credit”.

     Pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan dan kerugian aktuarial, segera diakui pada laporan posisi keuangan konsolidasian
     dengan pengaruh langsung didebit atau dikreditkan kepada saldo laba melalui penghasilan komprehensif lain pada periode
     terjadinya. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi pada periode berikutnya.

     Biaya jasa lalu harus diakui sebagai beban pada saat yang lebih awal antara:
     i)   ketika program amandemen atau kurtailmen terjadi; dan
     ii) ketika entitas mengakui biaya restrukturisasi atau imbalan terminasi terkait.

     Bunga neto dihitung dengan menerapkan tingkat diskonto yang digunakan terhadap liabilitas imbalan kerja. Grup mengakui
     perubahan berikut pada kewajiban obligasi neto pada akun “Beban Umum dan Administrasi” pada laporan laba rugi dan
     penghasilan komprehensif lain konsolidasian:
     i)  Biaya jasa terdiri atas biaya jasa kini, biaya jasa lalu, keuntungan atau kerugian atas kurtailmen dan penyelesaian tidak rutin,
         dan
     ii) Beban atau penghasilan bunga neto.

     Provisi

     Provisi diakui jika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) yang akibat peristiwa masa lalu,
     besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat
     ekonomi dan estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.

     Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik yang paling kini. Jika arus
     keluar sumber daya untuk menyelesaikan kewajiban kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi dibatalkan.

     Pengakuan Pendapatan dan Beban

     Pendapatan diakui ketika pengendalian atas barang dialihkan kepada pelanggan dalam jumlah yang mencerminkan imbalan yang
     diharapkan akan menjadi hak Grup dalam pertukaran barang atau jasa tersebut. Grup secara umum menyimpulkan bahwa mereka
     adalah prinsipal dalam pengaturan pendapatannya.

     Penjualan Barang

     Pendapatan dari penjualan yang timbul dari pengiriman fisik produk diakui pada waktu tertentu yang umumnya bertepatan dengan
     pengiriman dan penerimaannya. Kewajiban kinerja dipenuhi setelah pengiriman barang biasanya jatuh tempo dalam 1 hingga 30
     hari sejak pengiriman.

     Penghasilan/Beban Bunga

     Untuk semua instrumen keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, penghasilan atau beban bunga dicatat dengan
     menggunakan metode SBE, yaitu tingkat suku bunga digunakan mendiskontokan secara tepat estimasi pembayaran atau
     penerimaan arus kas di masa yang akan datang selama umur ekpektasian dari instrumen keuangan, atau jika lebih sesuai, selama
     periode yang lebih singkat, untuk jumlah tercatat neto dari aset atau liabilitas keuangan.

     Beban

     Beban diakui pada saat terjadinya (asas akrual).

     Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

     Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah Indonesia Rupiah (“Rupiah”) yang juga
     merupakan mata uang fungsional Grup. Tiap entitas dalam Grup menentukan mata uang fungsionalnya masing-masing dan
     laporan keuangannya masing-masing diukur menggunakan mata uang fungsional tersebut.

     Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam mata uang fungsional berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi
     dilakukan. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan sesuai dengan rata-rata kurs
     jual dan beli yang diterbitkan oleh Bank Indonesia pada tanggal transaksi perbankan terakhir untuk tahun yang bersangkutan, dan
     laba atau rugi kurs yang timbul, dikreditkan atau dibebankan pada operasi tahun yang bersangkutan.




                                                                  16
Page 20
                                       PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                          DAN ENTITAS ANAKNYA
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                               (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing (lankutan)

     Pada tanggal 30 Juni 2026, nilai tukar yang digunakan untuk 1 Dolar Amerika Serikat (“US$”) adalah sebesar Rp17.856 (31
     Desember 2025: Rp16.782).

     Transaksi dalam mata uang asing selain Dolar AS adalah tidak signifikan.

     Sewa

     Grup menilai pada saat insepsi kontrak apabila kontrak tersebut adalah, atau mengandung, sewa. Yaitu, bila kontrak tersebut
     memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan
     imbalan.

     Grup sebagai Penyewa

     Grup menerapkan pendekatan pengakuan dan pengukuran tunggal untuk semua sewa, kecuali untuk sewa jangka-pendek dan
     sewa yang aset pendasarnya bernilai-rendah. Grup mengakui liabilitas sewa untuk melakukan pembayaran sewa dan aset hak-
     guna yang mewakili hak untuk menggunakan aset pendasar.

     Aset hak-guna

     Grup mengakui aset hak-guna pada tanggal permulaan sewa (yaitu tanggal aset pendasar tersedia untuk digunakan). Aset hak-
     guna diukur pada harga perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan penurunan nilai, serta disesuaikan dengan pengukuran
     kembali liabilitas sewa. Biaya perolehan aset hak-guna mencakup jumlah liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung awal yang
     terjadi, dan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan dikurangi setiap insentif sewa yang diterima.
     Aset hak-guna disusutkan dengan metode garis lurus selama masa sewa.

     Jika kepemilikan aset pendasar sewa beralih ke Grup pada akhir masa sewa atau biaya perolehan aset hak-guna merefleksikan
     Grup akan mengeksekusi opsi beli, maka penyusutan aset hak-guna dihitung menggunakan estimasi masa manfaat aset. Aset
     hak-guna juga dievaluasi untuk penurunan nilai.

     Liabilitas sewa

     Pada tanggal permulaan sewa, Grup mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang harus dilakukan
     selama masa sewa.

     Pembayaran sewa juga mencakup harga pelaksanaan dari opsi beli yang secara wajar pasti dilaksanakan oleh Grup dan
     pembayaran pinalti untuk mengakhiri sewa, jika masa sewa merefleksikan adanya opsi dapat mengakhiri sewa. Pembayaran sewa
     variabel yang tidak bergantung pada indeks atau tarif diakui sebagai beban pada periode terjadinya peristiwa atau kondisi yang
     memicu terjadinya pembayaran tersebut.

     Dalam menghitung nilai kini pembayaran sewa, Grup menggunakan Suku Bunga Pinjaman Inkremental (“SBPI”) pada tanggal
     permulaan sewa karena suku bunga implisit dalam sewa tidak dapat langsung ditentukan. Setelah tanggal permulaan, jumlah
     kewajiban sewa ditingkatkan untuk mencerminkan akresi bunga (atas efek diskonto) dan dikurangi untuk pembayaran sewa yang
     dilakukan. Selain itu, nilai tercatat liabilitas sewa diukur kembali jika terdapat modifikasi, perubahan masa sewa, perubahan
     pembayaran sewa, atau perubahan penilaian atas opsi untuk membeli aset pendasar.

     Sewa jangka pendek dan sewa dengan aset bernilai rendah

     Grup menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek untuk sewa yang jangka waktu sewanya pendek (yaitu, sewa
     yang memiliki jangka waktu sewa 12 bulan atau kurang dari tanggal permulaan dan tidak memiliki opsi beli). Grup juga menerapkan
     pengecualian pengakuan sewa dengan aset bernilai rendah untuk sewa yang aset pendasarnya dianggap bernilai rendah.
     Pembayaran sewa untuk sewa jangka pendek dan sewa dari aset bernilai rendah diakui sebagai beban dengan metode garis lurus
     selama masa sewa.

     Biaya Pinjaman

     Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan langsung dengan perolehan, pembangunan atau pembuatan aset kualifikasian
     dikapitalisasi sebagai bagian biaya perolehan aset tersebut. Biaya pinjaman lainnya diakui sebagai beban pada saat terjadi. Biaya
     pinjaman terdiri dari beban bunga dan biaya lain yang ditanggung Grup sehubungan dengan peminjaman dana.




                                                                 17
Page 21
                                      PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                         DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                              (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Perpajakan

     Pajak Kini

     Aset dan liabilitas pajak kini untuk periode berjalan diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat direstitusi dari atau dibayarkan
     kepada otoritas perpajakan. Tarif pajak dan peraturan pajak yang digunakan untuk menghitung jumlah tersebut adalah yang telah
     berlaku atau secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan di negara tempat Grup beroperasi dan menghasilkan
     pendapatan kena pajak.

     Bunga dan denda disajikan sebagai bagian dari penghasilan atau beban operasi lain karena tidak dianggap sebagai bagian dari
     beban pajak penghasilan.

     Pajak penghasilan kini terkait dengan pos-pos yang diakui secara langsung di ekuitas diakui dalam ekuitas dan bukan dalam
     laporan laba rugi. Manajemen secara berkala mengevaluasi posisi yang diambil dalam Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT)
     sehubungan dengan situasi di mana peraturan perpajakan yang berlaku tunduk pada interpretasi dan menetapkan ketentuan yang
     sesuai.

     Sebagai tanggapan terhadap penerapan kerangka Pilar 2 Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (Organisation
     for Economic Co-operation and Development atau "OECD"), pada tanggal 31 Desember 2024, Pemerintah Indonesia menetapkan
     aturan kerangka Pilar 2 (“Pillar 2”) melalui Peraturan Menteri Keuangan No. 136/2024 (PMK 136/2024). Pilar 2 sesuai PMK
     136/2024 akan berlaku untuk tahun fiskal yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025. Untuk tahun yang berakhir pada
     31 Desember 2025, Grup telah menerapkan amandemen PSAK 212: Pajak Penghasilan, yang memberikan pengecualian wajib
     sementara dari pengakuan atau pengungkapan pajak tangguhan terkait Pilar 2. PMK 136/2024 menerapkan mekanisme
     perpajakan baru yang mensyaratkan Perusahaan Multinasional ("PMN") untuk membayar pajak tambahan pada yurisdiksi tertentu
     ketika tarif pajak efektif yang ditentukan per yurisdiksi menurut Pilar 2 lebih rendah dari tarif minimum 15%.

     Pajak Tangguhan
     Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer pada tanggal pelaporan antara dasar
     pengenaan pajak dari aset dan liabilitas dan jumlah tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan pada tanggal pelaporan.

     Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer yang kena pajak, kecuali:
     i)    liabilitas pajak tangguhan yang terjadi dari pengakuan awal goodwill atau dari aset atau liabilitas dari transaksi yang bukan
           transaksi kombinasi bisnis, dan pada waktu transaksi tidak mempengaruhi laba akuntansi dan laba kena pajak/rugi pajak;
     ii) dari perbedaan temporer kena pajak atas investasi pada entitas anak, yang saat pembalikannya dapat dikendalikan dan
           besar kemungkinannya bahwa beda temporer itu tidak akan dibalik dalam waktu dekat.

     Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan akumulasi rugi pajak belum
     dikompensasi, bila kemungkinan besar laba kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan temporer dapat dikurangkan tersebut,
     dan rugi pajak belum dikompensasi, dapat dimanfaatkan, kecuali:
     i)   jika aset pajak tangguhan timbul dari pengakuan awal aset atau liabilitas dalam transaksi yang bukan transaksi kombinasi
          bisnis dan tidak mempengaruhi laba akuntansi maupun laba kena pajak/rugi pajak; atau
     ii) dari perbedaan temporer yang dapat dikurangkan atas investasi pada entitas anak, aset pajak tangguhan hanya diakui bila
          besar kemungkinannya bahwa beda temporer itu tidak akan dibalik dalam waktu dekat dan laba kena pajak dapat
          dikompensasi dengan beda temporer tersebut.

     Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir setiap periode pelaporan dan diturunkan apabila laba fiskal
     mungkin tidak memadai untuk mengkompensasi sebagian atau semua manfaat aset pajak tangguhan tersebut. Pada akhir setiap
     periode pelaporan, Grup menilai kembali aset pajak tangguhan yang tidak diakui. Grup mengakui aset pajak tangguhan yang
     sebelumnya tidak diakui apabila besar kemungkinan bahwa laba fiskal pada masa depan akan tersedia untuk pemulihannya.

     Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan berlaku pada tahun saat aset
     dipulihkan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak dan peraturan pajak yang berlaku atau yang secara substantif telah
     berlaku pada tanggal pelaporan.

     Pajak tangguhan terkait dengan pos-pos yang diakui di luar laba rugi diakui di luar laba rugi. Item pajak tangguhan diakui sesuai
     dengan transaksi yang mendasarinya baik di PKL maupun secara langsung di ekuitas.

     Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus jika terdapat hak secara hukum untuk melakukan saling hapus
     antara aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini, atau aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan pada entitas yang
     sama, atau Grup bermaksud untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas lancar berdasarkan jumlah neto.




                                                                  18
Page 22
                                      PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                         DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                              (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Perpajakan (lanjutan)

     Pajak Pertambahan Nilai

     Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui neto atas jumlah PPN, kecuali:
     •   PPN yang muncul dari pembelian aset atau jasa yang tidak dapat dikreditkan oleh kantor pajak, yang dalam hal ini PPN
         diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset atau sebagai bagian dari item beban-beban yang diterapkan; dan
     •   piutang dan utang yang disajikan termasuk dengan jumlah PPN.

     Jumlah PPN neto yang terpulihkan dari, atau terutang kepada, kantor pajak termasuk sebagai bagian dari piutang atau utang pada
     laporan posisi keuangan konsolidasian.

     Pajak Final

     Sesuai peraturan perpajakan di Indonesia, Pajak final dikenakan atas nilai bruto transaksi, dan tetap dikenakan walaupun atas
     transaksi tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian.

     Pajak final tidak termasuk dalam lingkup yang diatur oleh PSAK 212: Pajak Penghasilan. Pajak penghasilan final Grup yang timbul
     dari pendapatan bunga dari rekening koran, deposito dan penghasilan sewa adalah tidak material, Grup memutuskan untuk
     menyajikan secara neto Pendapatan Keuangan dan Penghasilan Sewa setelah pajak.

     Laba per Saham

     Laba per saham dihitung berdasarkan rata-rata tertimbang jumlah saham yang beredar selama periode yang bersangkutan.

     Perusahaan tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif pada tanggal 30 Juni 2026.

     Saham Tresuri

     Instrumen ekuitas sendiri yang diperoleh kembali (saham tresuri) diakui pada harga perolehan kembali dan dikurangi dari ekuitas.
     Tidak ada laba atau rugi yang diakui pada laba rugi atas perolehan, penjualan kembali, penerbitan atau pembatalan dari instrumen
     ekuitas Grup. Selisih antara jumlah tercatat dan penerimaan, bila diterbitkan kembali, diakui sebagai bagian dari tambahan modal
     disetor pada ekuitas.

     Informasi Segmen

     Untuk tujuan manajemen, Grup dibagi menjadi dua segmen operasi berdasarkan produk dan jasa yang dikelola secara
     independen oleh masing-masing pengelola segmen yang bertanggung jawab atas kinerja dari masing-masing segmen. Para
     pengelola segmen melaporkan secara langsung kepada manajemen Perusahaan yang secara teratur mengkaji laba segmen
     sebagai dasar untuk mengalokasikan sumber daya ke masing-masing segmen dan untuk menilai kinerja segmen.

     Pengungkapan tambahan pada masing-masing segmen terdapat dalam Catatan 28, termasuk faktor yang digunakan untuk
     mengidentifikasi segmen yang dilaporkan dan dasar pengukuran informasi segmen.

     Standar Akuntansi yang Telah Diterbitkan Namun Belum Berlaku Efektif

     Standar akuntansi yang telah diterbitkan sampai tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian Grup namun belum berlaku
     efektif diungkapkan berikut ini. Manajemen bermaksud untuk menerapkan standar-standar tersebut yang dipertimbangkan relevan
     terhadap Grup pada saat efektif, dan dampaknya terhadap posisi dan kinerja keuangan konsolidasian Grup masih diestimasi pada
     tanggal 28 April 2026:

     Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2026

     •    Amendemen PSAK 109 dan PSAK 107: Klasifikasi dan Pengukuran Instrument Keuangan

          Amandemen tersebut mencakup klarifikasi atas suatu liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada “tanggal
          penyelesaian” serta memperkenalkan pilihan kebijakan akuntansi (apabila kondisi tertentu terpenuhi) untuk menghentikan
          pengakuan liabilitas keuangan yang diselesaikan melalui sistem pembayaran elektronik sebelum tanggal penyelesaian.
          Selain itu, panduan tambahan ditambahkan mengenai bagaimana arus kas kontraktual untuk aset keuangan dengan fitur
          lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (“ESG”) serta fitur serupa harus dinilai. Amandemen tersebut juga
          mengklarifikasi apa saja yang merupakan fitur non-recourse dan karakteristik instrumen yang terkait secara kontraktual.
          Selain itu, amandemen tersebut memperkenalkan persyaratan pengungkapan untuk instrumen keuangan dengan fitur
          kontinjensi serta persyaratan pengungkapan tambahan untuk instrumen ekuitas yang diklasifikasikan pada nilai wajar melalui
          PKL.

          Amandemen tersebut berlaku efektif untuk periode tahunan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2026, dengan
          penerapan dini diperkenankan hanya untuk klasifikasi aset keuangan dan pengungkapan terkait. Grup tidak memperkirakan
          bahwa amandemen tersebut akan memberikan dampak material terhadap laporan keuangan konsolidasian Grup.




                                                                19
Page 23
                                      PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                         DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                              (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Standar Akuntansi yang Telah Diterbitkan Namun Belum Berlaku Efektif (lanjutan)

     Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2026 (lanjutan)

     •    PSAK 338: Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali (Revisi 2025)

          Pada Oktober 2025, DSAK IAI mengesahkan revisi atas PSAK 338: Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali. Revisi ini
          mencakup ruang lingkup dan penerapan dari metode penyatuan kepemilikan (pooling of interest) dan pelepasan di ekuitas
          (disposal in equity) sebagai konsep akuntansi yang digunakan dalam PSAK 338. Perubahan utama mencakup pengecualian
          entitas investasi dari ruang lingkup PSAK 338, serta tambahan definisi bisnis alihan, entitas penerima, dan entitas pengalih.
          Revisi ini juga mencakup rujukan jumlah tercatat bisnis alihan dan penyajian informasi prakombinasi bisnis ketika terjadi
          ketidakpraktisan dalam penerapan metode penyatuan kepemilikan. Revisi ini berlaku efektif 1 Januari 2026 dengan opsi
          penerapan dini.

          Grup tidak memperkirakan bahwa amandemen tersebut akan memberikan dampak material terhadap laporan keuangan
          konsolidasian Grup.

          Penyesuaian tahunan 2024

          DSAK IAI menerbitkan Penyesuaian Tahunan 2024 SAK Indonesia, yang mencakup klarifikasi, penyederhanaan, koreksi,
          atau perubahan untuk meningkatkan konsistensi dalam PSAK 107 Instrumen Keuangan: Pengungkapan, PSAK 109
          Instrumen Keuangan, PSAK 110 Laporan Keuangan Konsolidasian, dan PSAK 207 Laporan Arus Kas. Amandemen tersebut
          akan berlaku efektif untuk periode pelaporan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2026. Penerapan lebih awal
          diperkenankan dan harus diungkapkan. Amandemen tersebut tidak diharapkan menimbulkan dampak material terhadap
          laporan keuangan konsolidasian Grup.


     •    PSAK 118: Penyajian dan Pengungkapan dalam dalam Laporan Keuangan

          PSAK 118 akan menggantikan PSAK 201. Standar baru ini memperkenalkan persyaratan baru terkait penyajian dalam
          laporan laba rugi, termasuk total dan subtotal tertentu. Selain itu, entitas diwajibkan untuk mengklasifikasikan seluruh
          pendapatan dan beban dalam laporan laba rugi ke dalam salah satu dari lima kategori: operasi, investasi, pendanaan, pajak
          penghasilan, dan operasi yang dihentikan.

          Standar ini juga mensyaratkan pengungkapan ukuran kinerja yang didefinisikan manajemen, subtotal pendapatan dan beban,
          serta mencakup persyaratan baru terkait agregasi dan disagregasi informasi keuangan.

          PSAK 118 berlaku efektif untuk periode pelaporan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2027, dengan penerapan dini
          diperkenankan dan harus diungkapkan. PSAK 118 akan diterapkan secara retrospektif. Grup saat ini sedang mengidentifikasi
          seluruh dampak yang akan timbul atas laporan keuangan utama dan catatan atas laporan keuangan terkait implementasi
          amandemen tersebut.

     •    PSAK 119: Entitas Anak Tanpa Akuntabilitas Publik - Pengungkapan

          Standar baru tersebut memungkinkan entitas yang memenuhi syarat untuk memilih menerapkan pengungkapan yang lebih
          singkat dan tetap menerapkan persyaratan pengakuan, pengukuran, dan penyajian dalam standar akuntansi lainnya. Untuk
          memenuhi syarat, pada akhir periode pelaporan, entitas harus merupakan entitas anak sebagaimana didefinisikan dalam
          PSAK 110, tidak memiliki akuntabilitas publik, dan memiliki entitas induk (baik entitas induk akhir atau entitas induk perantara)
          yang menyusun laporan keuangan konsolidasian yang tersedia untuk penggunaan publik dan sesuai dengan standar
          akuntansi keuangan SAK Indonesia, SAK Internasional atau IFRS accounting standards.

          PSAK 119 akan berlaku efektif untuk periode pelaporan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2027, dengan penerapan
          dini diperkenankan. Grup memperkirakan bahwa standar baru tersebut tidak akan memberikan dampak material terhadap
          laporan keuangan konsolidasian Grup.


3.   PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN

     Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan, estimasi dan
     asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari pendapatan, beban, aset dan liabilitas pada akhir tahun pelaporan.

     Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset
     dan liabilitas yang terpengaruh pada periode pelaporan berikutnya.

     Pertimbangan

     Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Grup yang memiliki pengaruh
     paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian:



                                                                   20
Page 24
                                      PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                         DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                              (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Pertimbangan (lanjutan)

     Penentuan Mata Uang Fungsional

     Mata uang fungsional dari masing-masing entitas dalam Grup adalah mata uang yang paling mempengaruhi pendapatan dan
     beban dari penjualan barang dan jasa yang dihasilkan serta sumber pendanaan. Berdasarkan substansi ekonomi dari kondisi
     mendasar yang relevan, mata uang fungsional dan penyajian Grup adalah Indonesia Rupiah.

     Perpajakan

     Ketidakpastian atas interpretasi dari peraturan pajak yang kompleks, perubahan peraturan pajak dan jumlah dan timbulnya
     penghasilan kena pajak di masa depan, dapat menyebabkan penyesuaian di masa depan atas penghasilan dan beban pajak yang
     telah dicatat.


     Pertimbangan juga dilakukan dalam menentukan penyisihan atas pajak penghasilan badan. Terdapat transaksi dan perhitungan
     tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan usaha normal.


     Grup mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan
     badan. Penjelasan lebih rinci mengenai pajak penghasilan diungkapkan dalam Catatan 11.

     Tagihan Pajak

     Berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku saat ini, manajemen mempertimbangkan apakah jumlah yang tercatat dalam
     akun tagihan pajak penghasilan dapat dipulihkan dan direstitusi oleh Kantor Pajak. Nilai tercatat atas tagihan pajak penghasilan
     Grup diungkapkan dalam Catatan 11.

     Estimasi dan Asumsi

     Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang memiliki risiko signifikan
     bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini. Grup
     mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan konsolidasian disusun. Situasi dan
     asumsi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar kendali Grup.
     Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.

     Penyisihan atas Penurunan Nilai Piutang Usaha

     Grup menetapkan estimasi penyisihan penurunan nilai piutang usaha menggunakan pendekatan yang disederhanakan dari KKE.
     Matriks provisi digunakan untuk menghitung KKE untuk piutang usaha dan lain-lain. Tarif provisi didasarkan pada hari tunggakan
     untuk pengelompokan berbagai segmen pelanggan yang memiliki pola kerugian serupa.

     Matriks provisi awalnya didasarkan pada riwayat tingkat kerugian pelanggan. Grup akan melakukan penyesuaian pengalaman
     kerugian historis dengan informasi berwawasan ke depan. Misalnya, jika prakiraan kondisi ekonomi yang terkait erat dengan
     riwayat tingkat kerugian diperkirakan akan memburuk pada tahun berikutnya yang dapat menyebabkan peningkatan jumlah gagal
     bayar pada sektor-sektor pelanggan beroperasi, riwayat tingkat kerugian disesuaikan. Pada setiap tanggal pelaporan, riwayat
     tingkat gagal bayar yang diamati diperbarui dan perubahan dalam estimasi berwawasan ke depan dianalisis.

     Evaluasi atas korelasi antara tingkat gagal bayar yang diamati secara historis, prakiraan kondisi ekonomi dan KKE, adalah estmasi
     signifikan. Jumlah KKE sensitif terhadap perubahan keadaan dan prakiraan kondisi ekonomi. Kerugian kredit historis Grup dan
     perkiraan kondisi ekonomi mungkin tidak mewakili tingkat gagal bayar pelanggan aktual di masa depan.

     Penjelasan lebih lanjut atas piutang usaha diungkapkan dalam Catatan 6.

     Penyisihan atas Penurunan Nilai Pasar dan Keusangan Persediaan

     Penyisihan atas penurunan nilai pasar dan keusangan persediaan diestimasi berdasarkan fakta dan situasi yang tersedia,
     termasuk namun tidak terbatas kepada kondisi fisik persediaan yang dimiliki, harga jual pasar, estimasi biaya penyelesaian dan
     estimasi biaya yang timbul untuk penjualan. Penyisihan dievaluasi kembali dan disesuaikan jika terdapat tambahan informasi yang
     yang mempengaruhi jumlah yang diestimasi. Penjelasan lebih rinci mengenai persediaan diungkapkan dalam Catatan 7.




                                                                 21
Page 25
                                        PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                           DAN ENTITAS ANAKNYA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                                (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Estimasi dan Asumsi (lanjutan)

     Penyusutan Aset Tetap

     Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat
     ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 4 sampai dengan 20 tahun, yang merupakan
     umur yang secara umum diharapkan dalam industri Grup menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan
     perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya beban penyusutan
     masa depan mungkin direvisi. Penjelasan lebih rinci atas aset tetap diungkapkan dalam Catatan 8.


4. KAS DAN SETARA KAS
     Akun ini terdiri dari:
                                                                             30 Juni 2026                31 Desember 2025
      Kas                                                                            232.868.651                    198.036.876

      Bank
      Rekening Rupiah
         PT Bank Central Asia Tbk (“BCA”)                                          9.928.798.982                   9.145.022.085
         The Hongkong and Shanghai Banking Corporation,
                Limited, cabang Jakarta (“HSBC”)                                      66.244.098                   1.359.523.909
         PT Bank Permata Tbk (“Permata”)                                             221.989.946                     222.889.946
         PT Bank UOB Indonesia (“UOB”)                                                89.232.103                      25.479.024
      Rekening Dolar AS
         BCA                                                                       5.844.459.502                 10.784.903.464
         Permata                                                                     459.943.597                    377.117.049
         HSBC                                                                      1.653.653.088                  1.560.230.931
      Rekening Yuan
         BCA                                                                       1.145.888.360                     90.631.678
      Sub-total                                                                   19.410.209.676                 23.565.798.086

      Deposito Berjangka
      Rekening Rupiah
         PT Bank INA Perdana Tbk ("INA")                                         137.000.000.000                223.000.000.000
         PT Bank UOB Indonesia (“UOB”)                                            20.000.000.000                              -
         PT Bank Permata Tbk (“Permata”)                                          45.000.000.000                              -

      Total                                                                      221.643.078.327                246.763.834.962

     Rekening di bank memiliki tingkat bunga mengambang sesuai dengan tingkat penawaran pada masing-masing bank. Pada tanggal
     30 Juni 2026 tingkat suku bunga tahunan deposito berjangka dalam mata uang Rupiah berkisar antara 5,00% sampai 6,00% (31
     Desember 2025: antara 5,00% sampai 6,25%).

     Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, tidak terdapat saldo kas dan setara kas yang ditempatkan pada pihak-pihak
     berelasi ataupun yang digunakan sebagai jaminan atas pinjaman.


5. INVESTASI PADA SURAT BERHARGA

     Perusahaan memiliki investasi pada surat berharga dengan rincian sebagai berikut:

                                                                             30 Juni 2026                31 Desember 2025

      Instrumen ekuitas yang ditetapkan
       pada nilai wajar melalui laba rugi
       BCA                                                                        19.147.500.000                   8.075.000.000

      Total                                                                       19.147.500.000                   8.075.000.000

     Grup menetapkan investasi di atas pada nilai wajar melalui laba rugi karena Grup mempunyai intensi untuk menjual investasi ini.




                                                                22
Page 26
                                      PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                         DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                              (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5. INVESTASI PADA SURAT BERHARGA (lanjutan)

     Penilaian pada nilai wajar investasi pada instrumen ekuitas yang dimiliki Grup pada tanggal 31 Desember 2025 adalah dengan
     menggunakan harga saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal tersebut. Harga saham yang
     diperdagangkan tersebut dianggap sebagai estimasi terbaik yang mencerminkan nilai wajar.

     Nilai wajar investasi pada instrumen ekuitas di atas diklasifikasikan pada hierarki nilai wajar level 1.

     Rekonsiliasi pengukuran nilai wajar atas investasi pada surat berharga adalah sebagai berikut:

                                                                                  30 Juni 2026                  31 Desember 2025

      Saldo Awal                                                                         8.075.000.000                              -
      Penambahan tahun berjalan                                                        15.370.445.758                  19.439.654.670
      Pengurangan tahun berjalan                                                                     -               (11.616.564.884)
      Laba dibebankan ke laba rugi                                                                   -                  1.014.859.514
      Kerugian yang belum direalisasi                                                  (4.297.945.758)                  (762.949.300)

      Total                                                                            19.147.500.000                  8.075.000.000

     Berdasarkan penelaahan investasi pada surat berharga pada tanggal 31 Desember 2025, manajemen berpendapat bahwa tidak
     diperlukan cadangan penurunan nilai atas investasi pada surat berharga tersebut.

     Surat berharga pada tanggal 31 Desember 2025 tidak dijaminkan.


6.   PIUTANG USAHA

     Akun ini merupakan piutang atas penjualan lokal dengan rincian sebagai berikut :

                                                                                  30 Juni 2026                  31 Desember 2025
      Pihak berelasi (Catatan 26)
      Dalam Rupiah                                                                      1.616.761.620                  1.988.319.690
      Pihak ketiga
      Dalam Rupiah                                                                    356.718.229.776                310.385.099.496
      Dikurangi penyisihan kerugian kredit ekspektasian - pihak ketiga                  (553.481.610)                  (554.231.610)

      Sub-total                                                                       356.164.748.166                309.830.867.886

      Neto                                                                            357.781.509.786                311.819.187.576

      Sifat dari hubungan dan transaksi antara Grup dengan pihak berelasi dijelaskan pada Catatan 2 dan 26.

      Piutang usaha tidak dikenakan bunga dan umumnya dikenakan syarat pembayaran selama 30 sampai dengan 90 hari.

      Analisis umur piutang usaha adalah sebagai berikut:

                                                                                  30 Juni 2026                  31 Desember 2025
      Umur Piutang Usaha
      Lancar dan tidak mengalami penurunan nilai                                      221.735.677.803                188.354.940.025
      Telah jatuh tempo namun tidak mengalami penurunan nilai:
          1 - 30 hari                                                                  69.254.134.653                 66.436.166.559
          31 - 60 hari                                                                 29.227.371.348                 28.950.765.989
          61 – 90 hari                                                                 18.151.801.547                  8.844.396.082
          Lebih dari 90 hari                                                           19.412.524.435                 19.232.918.921
       Telah jatuh tempo dan mengalami penurunan nilai
          Lebih dari 90 hari                                                              553.481.610                    554.231.610
       Total                                                                          358.334.991.396                312.373.419.186

      Penyisihan atas penurunan nilai secara individual - pihak ketiga                   (553.481.610)                  (554.231.610)

      Neto                                                                            357.781.509.786                311.819.187.576




                                                                    23
Page 27
                                        PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                           DAN ENTITAS ANAKNYA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                                (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

6.   PIUTANG USAHA (lanjutan)

     Analisis mutasi saldo penyisihan atas penurunan nilai adalah sebagai berikut:
                                                                              30 Juni 2026               31 December 2025
      Saldo awal tahun                                                                  554.231.610                 449.542.929
      Penyisihan                                                                                  -                 104.688.681
      Pemulihan                                                                           (750.000)                           -
      Saldo akhir tahun                                                                 553.481.610                 554.231.610

     Berdasarkan hasil penelaahan terhadap adanya penurunan nilai pada akhir tahun, manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan
     atas penurunan nilai piutang usaha di atas cukup untuk menutup kemungkinan kerugian dari penurunan nilai piutang tersebut.

     Catatan 25 mengenai risiko kredit piutang usaha mengungkapkan bagaimana Grup mengelola kualitas kredit piutang usaha.

     Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, piutang usaha Perusahaan sebesar US$2.000.000 (masing-masing setara
     dengan Rp35.712.000.000 dan Rp33.564.000.000) digunakan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman dari HSBC dan piutang
     usaha Entitas Anak sebesar US$2.000.000 (masing-masing setara dengan Rp35.712.000.000 dan Rp33.564.000.000) digunakan
     sebagai jaminan fasilitas pinjaman dari BCA (Catatan 9).


7.   PERSEDIAAN
     Akun ini terdiri dari:

                                                                              30 Juni 2026               31 Desember 2025
      Barang jadi (Catatan 19)                                                   127.101.133.094                 80.494.475.297
      Barang dalam proses (Catatan 19)                                            12.773.636.959                 10.510.869.319
      Bahan baku                                                                 112.493.740.360                 76.828.475.928
      Lain-lain                                                                      654.191.020                  1.011.668.107
      Sub-total                                                                  253.022.701.433                168.845.488.651
      Barang dalam perjalanan                                                         56.704.000                  9.828.357.165
      Penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan
           Persediaan                                                             (2.387.125.224)                (2.387.125.224)
      Neto                                                                       250.692.280.209                176.286.720.592

     Analisis mutasi saldo penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan persediaan adalah sebagai berikut:
                                                                              30 Juni 2026               31 December 2025
      Saldo awal tahun                                                               (2.387.125.224)             (1.523.256.957)
      Pemulihan                                                                                    -                 590.970.946
      Penyisihan                                                                                   -             (1.454.839.213)
      Saldo akhir tahun                                                              (2.387.125.224)             (2.387.125.224)

     Pemulihan penyisihan atas penurunan nilai pasar persediaan tersebut di atas diakui karena terjualnya barang jadi terkait kepada
     pihak ketiga.

     Berdasarkan hasil penelaahan terhadap harga pasar dan kondisi fisik dari persediaan pada tanggal pelaporan, manajemen
     berkeyakinan bahwa penyisihan tersebut di atas cukup untuk menutup kemungkinan kerugian dari penurunan nilai pasar dan
     keusangan.
     Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, persediaan Perusahaan sebesar US$1.000.000 (masing-masing setara
     dengan Rp17.856.000.000 dan Rp16.782.000.000) digunakan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman dari HSBC dan persediaan
     Entitas Anak sebesar Rp10.000.000.000 digunakan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman dari BCA (Catatan 9).
     Seluruh persediaan telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya dengan nilai pertanggungan sebesar
     US$12.762.000 atau setara dengan Rp227.878.272.000 dan Rp214.171.884.000 masing-masing pada tanggal 30 Juni 2026 dan
     31 Desember 2025. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian
     atas persediaan yang dipertanggungkan.




                                                                 24
Page 28
                                      PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                         DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                              (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

8. ASET TETAP
                                                                           30 Juni 2026
                                   Saldo awal           Penambahan         Pengurangan        Reklasifikasi              Saldo akhir
   Biaya Perolehan
     Tanah                            56.984.051.379                   -                  -                   -            56.984.051.379
     Bangunan dan sarana
          penunjang                   53.174.871.914                  -                   -                   -            53.174.871.914
     Mesin                            88.781.317.499                  -                   -                   -            88.781.317.499
     Kendaraan bermotor               14.161.649.558                  -                   -                   -            14.161.649.558
     Inventaris pabrik                37.442.726.369      2.698.664.880                   -                   -            40.141.391.249
     Inventaris kantor                 6.123.881.952         61.221.991                   -                   -             6.185.103.943
     Aset dalam konstruksi                          -                 -                   -                   -
     Total Biaya Perolehan           256.668.498.671      2.759.886.871                   -                   -           259.428.385.542
     Aset hak guna                     6.550.433.930                  -                   -                   -             6.550.433.930
     Total Biaya Perolehan           263.218.932.601      2.759.886.871                   -                   -           265.978.819.472
   Akumulasi penyusutan
     Bangunan dan sarana
          penunjang                   28.709.605.529      1.217.348.754                   -                   -            29.926.954.283
     Mesin                            88.103.875.036        239.097.336                   -                   -            88.342.972.372
     Kendaraan bermotor               11.162.710.919        582.086.838                   -                   -            11.744.797.757
     Inventaris pabrik                34.758.022.897        762.649.817                   -                   -            35.520.672.714
     Inventaris kantor                 5.813.967.349         68.214.841                   -                   -             5.882.182.190
     Total Akumulasi Penyusutan      168.548.181.730      2.869.397.586                   -                   -           171.417.579.316

    Aset hak guna                      3.415.583.657        522.475.046                   -                   -             3.938.058.703

    Total Akumulasi Penyusutan       171.963.765.387      3.391.872.632                   -                   -           175.355.638.019

    Nilai buku neto                   91.255.167.214                                                                       90.623.181.453

                                                                           30 Juni 2025
                                   Saldo awal           Penambahan         Pengurangan        Reklasifikasi              Saldo akhir
   Biaya Perolehan
     Tanah                            56.984.051.379                   -                  -                   -            56.984.051.379
     Bangunan dan sarana
          penunjang                   53.174.871.914                  -                   -                   -            53.174.871.914
     Mesin                            88.781.317.499                  -                   -                   -            88.781.317.499
     Kendaraan bermotor               14.857.331.917         17.197.800        472.880.159                    -            14.401.649.558
     Inventaris pabrik                37.165.216.345      1.072.598.440        803.588.416                    -            37.434.226.369
     Inventaris kantor                 5.882.864.751        129.377.951                   -                   -             6.012.242.702
     Aset dalam konstruksi                          -                 -                   -                   -                          -
     Total Biaya Perolehan           256.845.653.805      1.219.174.191      1.276.468.575                    -           256.788.359.421
     Aset hak guna                     3.415.583.657                  -                  -                    -             3.415.583.657
     Total Biaya Perolehan           260.261.237.462      1.219.174.191      1.276.468.575                    -           260.203.943.078
   Akumulasi penyusutan
     Bangunan dan sarana
          penunjang                   26.255.604.265       1.228.783.996                 -                    -            27.484.388.261
     Mesin                            87.479.013.681         319.097.334                 -                    -            87.798.111.015
     Kendaraan bermotor               10.170.414.166         852.588.456       472.880.159                    -            10.550.122.463
     Inventaris pabrik                34.331.950.145         633.818.730       803.588.416                    -            34.162.180.459
     Inventaris kantor                 5.686.036.496          62.150.040                 -                    -             5.748.186.536
     Total Akumulasi Penyusutan
                                     163.923.018.753      3.096.438.556      1.276.468.575                    -           165.742.988.734
    Aset hak guna                      2.307.791.829        553.895.914                  -                    -             2.861.687.743

    Total Akumulasi Penyusutan
                                     166.230.810.582      3.650.334.470      1.276.468.575                    -           168.604.676.477
    Nilai buku neto                   94.030.426.880                                                                       91.599.266.601



   Penyusutan dibebankan pada operasi sebagai bagian dari:

                                                                            30 Juni 2026                          30 Juni 2025
    Beban pokok penjualan                                                          1.975.626.158                       1.935.943.261
    Beban umum dan administrasi (Catatan 20)                                       1.416.246.474                       1.714.391.209
    Total                                                                          3.391.872.632                       3.650.334.470

   Pada tanggal 31 Desember 2025, nilai perolehan aset tetap yang telah disusutkan penuh namun masih digunakan adalah sebesar
   Rp132.944.969.692. Aset tetap tersebut terutama terdiri atas bangunan dan sarana penunjang, instalasi listrik, mesin, kendaraan
   bermotor, inventaris pabrik dan inventaris kantor.




                                                               25
Page 29
                                        PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                           DAN ENTITAS ANAKNYA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                                (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

8. ASET TETAP (lanjutan)

     Perusahaan memiliki Hak Guna Bangunan (“HGB”) No. 218 dan 284 atas dua bidang tanah yang berlokasi di Jatiuwung dengan
     luas masing-masing 6.920 meter persegi dan 6.205 meter persegi. HGB No. 218 akan berakhir pada tahun 2037 dan HGB No.
     284 akan berakhir pada tahun 2031. Pada tanggal 14 Oktober 2016, Perusahaan memperoleh empat bidang tanah dalam bentuk
     HGB yang terletak di Gresik, Jawa Timur dengan luas tanah sejumlah 8.875 meter persegi yang akan jatuh tempo hingga tahun
     2032, 2038 dan 2041.

     Manajemen berpendapat bahwa hak atas tanah tersebut dapat diperbaharui/diperpanjang pada saat jatuh tempo.

     Aset tetap telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran, kecurian dan risiko lainnya dengan nilai pertanggungan sebesar
     US$12.876.000 atau setara dengan Rp229.913.856.000 dan Rp216.085.032.000 pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember
     2025. Manajemen menilai jumlah pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kerugian yang mungkin timbul dari risiko-risiko
     tersebut.

     Berdasarkan analisis manajemen, tidak terdapat peristiwa dan keadaan yang mengindikasikan penurunan nilai aset tetap pada
     tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025.


9.   UTANG BANK JANGKA PENDEK DAN CERUKAN
     Akun ini terdiri dari:
                                                                               30 Juni 2026                 31 Desember 2025
         BCA
             Kredit modal kerja                                                      24.000.000.000                 17.000.000.000
             Cerukan                                                                  4.945.425.483                    882.303.924
             Omnibus letter of credit                                                49.598.321.866                 18.548.693.494
         UOB - Import Invoice Financing                                              27.493.052.430                 10.314.618.693
         HSBC - letter of credit                                                                                                 -
         Permata
             Letter of credit                                                         4.178.304.000                   2.043.208.500
         Total                                                                      110.215.103.779                  48.788.824.611

     BCA

     Perusahaan memperoleh beberapa fasilitas pinjaman dan Letter of Credit (“LC”) dari BCA, yang juga dapat digunakan oleh Entitas
     Anak, sebagai berikut:

     •      Fasilitas kredit lokal (“cerukan”) sebesar Rp50.000.000.000 yang digunakan untuk modal kerja;
     •      Fasilitas kredit multi fasilitas (“KMF”) sebesar US$16.000.000 dengan sublimit untuk LC sebesar US$12.000.000 dan fasilitas
            kredit modal kerja (“time revolving loan”) sebesar Rp108.000.000.000 (dapat ditarik dalam Dolar AS sebesar US$4.000.000);
     •      Fasilitas forward line sebesar US$10.000.000 yang digunakan untuk lindung nilai.

     Fasilitas pinjaman tersebut dijamin dengan persediaan dan piutang usaha Entitas Anak masing-masing sebesar Rp10.000.000.000
     dan US$2.000.000. Fasilitas tersebut akan jatuh tempo pada tanggal 1 September 2026.

     Pinjaman tersebut mensyaratkan Perusahaan untuk mempertahankan rasio keuangan tertentu, memperoleh persetujuan dari BCA
     untuk menjaminkan aset tetap, memberikan jaminan dan memberikan pinjaman kepada pihak lain.

     Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, Perusahaan telah memenuhi semua persyaratan pinjaman tersebut.

     Pinjaman ini dikenakan suku bunga tahunan sebagai berikut:
         Mata Uang                                                             30 Juni 2026                 31 Desember 2025
         Dolar AS                                                                             5,75%                           6,00%
         Rupiah                                                                               7,75%                           7,25%

     HSBC

     Perusahaan memperoleh fasilitas LC dari HSBC yang juga dapat digunakan oleh Entitas Anak.

     Fasilitas maksimum LC yang diberikan adalah sebesar US$10.000.000, dengan kombinasi jumlah maksimum sebagai berikut:
     Kredit Berdokumen                                            US$10.000.000
     Kredit Berdokumen dengan Pembayaran Tertunda                 US$10.000.000
     Pinjaman Impor                                               US$10.000.000
     Bank Garansi                                                 US$ 500.000
     Pembiayaan Pemasok                                           US$10.000.000




                                                                  26
Page 30
                                       PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                          DAN ENTITAS ANAKNYA
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                               (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

9.   UTANG BANK JANGKA PENDEK DAN CERUKAN (lanjutan)

     HSBC (lanjutan)

     Fasilitas pinjaman tersebut dijamin dengan persediaan dan piutang usaha Perusahaan masing-masing sebesar US$1.000.000
     dan US$2.000.000. Fasilitas ini berlaku selama setahun dan diperpanjang setiap tahunnya berdasarkan persetujuan semua pihak.

     Pinjaman ini dikenakan suku bunga tahunan sebesar 5,75% pada tahun 2026 dan 2025.

     Perjanjian ini juga mencakup pembatasan dan persyaratan tertentu, antara lain, mempertahankan rasio keuangan tertentu,
     mempertahankan kepemilikan saham mayoritas keluarga Pranatajaya pada Pacific Plas Pte. Ltd., Singapura, baik secara
     langsung atau tidak langsung, dan mendapat persetujuan tertulis dari HSBC sehubungan dengan perolehan fasilitas kredit atau
     pinjaman baru dan penjaminan aset atau pendapatan Perusahaan.

     Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, Grup belum menggunakan fasilitas pinjaman Bank Garansi dan Pembiayaan
     Pemasok.

     Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, Perusahaan telah memenuhi semua persyaratan pinjaman tersebut.

     Permata

     Perusahaan memperoleh fasilitas LC dari Permata sebesar US$8.000.000 yang dapat juga digunakan oleh Entitas Anak.

     Pinjaman ini dikenakan tingkat suku bunga tahunan dalam mata uang Rupiah sebesar 7,95% dan dalam mata uang Dolar AS
     sebesar 5,00% pada tahun 2026 dan 2025. Fasilitas tersebut akan jatuh tempo pada tanggal 26 November 2028.

     Pinjaman tersebut mensyaratkan Perusahaan untuk menyerahkan seluruh rekening koran di bank lain secara triwulanan,
     menyampaikan laporan keuangan inhouse secara triwulanan, mempertahankan kepemilikan saham mayoritas PT Colorpak
     Flexible Indonesia dan an negative pledge atas aset tetap Grup.

     Fasilitas pinjaman tersebut dijamin dengan corporate guarantee dari Entitas.

     Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, Perusahaan telah memenuhi semua persyaratan pinjaman tersebut.

     UOB

     Perusahaan memperoleh beberapa fasilitas pinjaman dan LC dari UOB, yang juga dapat digunakan oleh Entitas Anak, sebagai
     berikut:
     •    Fasilitas Sight and Usance LC sebesar US$7.000.000 dengan sublimit untuk fasilitas Trust Receipt (‘TR”) sebesar
          US$7.000.000 dan fasilitas Import Invoice Financing (“IIF”) sebesar US$7.000.000 (dapat ditarik dalam jumlah setara dengan
          mata uang Rupiah);
     •    Fasilitas Foreign Exchange Forward (“FX FWD”) sebesar US$4.000.000 atau setara dengan mata uang Rupiah.

     Pinjaman ini dikenakan tingkat suku bunga tahunan dalam mata uang Rupiah sebesar 8,00% pada tahun 2026 dan 2025. Fasilitas
     tersebut akan jatuh tempo pada tanggal 16 September 2026. Pinjaman diberikan tanpa jaminan.

     Perjanjian ini juga mencakup pembatasan dan persyaratan tertentu, antara lain, menyerahkan laporan keuangan tahunan,
     menyerahkan laporan keuangan inhouse per semester, mempertahankan rasio keuangan tertentu dan mempertahankan
     kepemilikan saham mayoritas keluarga Pranatajaya pada Pacific Plas Pte. Ltd., Singapura.

     Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, Grup telah memenuhi semua persyaratan pinjaman tersebut.


10. UTANG USAHA

     Akun ini merupakan liabilitas Grup atas pembelian bahan baku dari para pemasok:
                                                                              30 Juni 2026               31 Desember 2025
      Pihak ketiga
          Dalam Dolar AS (Catatan 27)                                                86.890.203.000               97.375.378.375
          Dalam Rupiah                                                              105.025.934.873               71.025.428.754
          Dalam Yuan (Catatan 27)                                                     6.443.800.881                4.256.267.877
      Sub-total                                                                     198.359.938.754             172.657.075.006
      Pihak berelasi (Catatan 26)
          Dalam Dollar Australia (Catatan 27)                                                     -                1.168.626.216
      Sub-total                                                                                   -                1.168.626.216
      Total                                                                         198.359.938.754             173.825.701.222




                                                                 27
Page 31
                                    PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                       DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                            (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. UTANG USAHA (lanjutan)

    Sifat dari hubungan dan transaksi antara Grup dengan pihak berelasi dijelaskan pada Catatan 26.
    Analisa umur utang usaha adalah sebagai berikut:
                                                                           30 Juni 2026               31 Desember 2025
     Umur Utang Usaha
     Lancar                                                                    187.699.658.319             160.404.459.869
     Jatuh tempo :
         1 - 30 hari                                                             9.051.263.895              10.471.302.381
         31 - 60 hari                                                            1.609.016.540               2.949.938.972
         Lebih dari 60 hari                                                                  -                           -
      Total                                                                    198.359.938.754             173.825.701.222
    Utang usaha tidak dijamin, tidak dikenakan bunga dan umumnya dikenakan syarat pembayaran antara 30 sampai dengan 90 hari.


11. PERPAJAKAN
    a.   Utang pajak
                                                                           30 Juni 2026               31 Desember 2025
          Perusahaan
          Pajak penghasilan
            Pasal 4 (2)                                                                      -                       3.825
            Pasal 21                                                             2.504.656.420                 193.824.556
            Pasal 23                                                                 8.581.304                  42.690.280
            Pasal 25                                                                         -                 858.488.936
            Pasal 26                                                             2.866.129.872                           -
            Pasal 29                                                                         -               3.224.300.296
          Pajak lainnya                                                                      -                           -
          PPN                                                                                -               1.037.601.579

          Entitas Anak
          Pajak penghasilan
             Pasal 4(2)                                                                334.675                  31.973.150
             Pasal 21                                                              634.396.092                           -
             Pasal 23                                                               12.406.703                  33.068.420
             Pasal 29                                                               92.525.207               1.110.302.480
          PPN                                                                                -                 313.401.248
          Total                                                                  6.119.030.273               6.845.654.770

    b.   Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan

                                                                           30 Juni 2026                 30 Juni 2025

          Beban pajak penghasilan - kini:
            Perusahaan                                                          (3.225.517.058)             (4.172.100.624)
            Entitas Anak                                                        (5.750.096.244)             (2.672.007.577)

          Manfaat (beban) pajak penghasilan – tangguhan
            Perusahaan                                                               67.261.658                  83.475.329
            Entitas Anak                                                            (1.988.830)                  70.733.544
          Beban Pajak Penghasilan, Neto                                         (8.910.340.475)             (6.689.899.328)


          Pajak Penghasilan Badan
            Kini                                                                (8.975.613.302)             (6.844.108.201)
            Tangguhan                                                                65.272.828                 154.208.873

          Beban Pajak Penghasilan yang Dilaporkan pada
            Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian                        (8.910.340.474)             (6.689.899.328)




                                                              28
Page 32
                                    PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                       DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                            (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11. PERPAJAKAN (lanjutan)

    c.   Rekonsiliasi Fiskal

         Rekonsiliasi antara laba Perusahaan sebelum pajak dengan laba kena pajak Perusahaan adalah sebagai berikut:

                                                                          30 Juni 2026                 30 Juni 2025
          Laba sebelum pajak Perusahaan                                        17.575.076.727               23.438.794.496

         Beda temporer:
         Penyusutan                                                                 40.282.573                 (61.825.600)
         Imbalan kerja karyawan                                                   (19.087.500)                  880.000.000
         Persediaan                                                                                                       -
         Penurunan nilai piutang usaha                                                                                    -
         Aset lainnya                                                             284.539.736                 (438.741.086)

         Beda Tetap:
         Biaya yang tidak dapat dikurangkan untuk tujuan pajak                    814.877.236                1.106.608.957
         Pendapatan yang telah dikenakan pajak penghasilan
            bersifat final                                                     (4.034.247.599)              (5.960.743.023)
         Laba Kena Pajak – Perusahaan                                          14.661.441.173               18.964.093.744

          Beban pajak kini (dalam Rupiah):                                     (3.225.517.058)              (4.172.100.624)

          Pajak penghasilan dibayar di muka-Perusahaan
          Pasal 22                                                              2.634.023.275                 1.332.456.925
          Pasal 25                                                              2.575.466.808                 1.404.792.384
          Tagihan (Utang) pajak penghasilan – Perusahaan                        1.983.973.025               (1.434.851.315)

         Rincian tagihan dan keberatan atas hasil pemeriksaan pajak adalah sebagai berikut:

           Tahun                                                          30 Juni 2026              31 Desember 2025
           Perusahaan
              Pajak Penghasilan Badan tahun:
              2026                                                              1.983.973.025                             -

           Entitas Anak
               Pajak Penghasilan Badan tahun:
                2026                                                              863.387.376                            -
                2024                                                               49.233.424                3.314.935.920

           Total                                                                2.896.593.825                3.314.935.920


    d.   Rekonsiliasi Tarif Pajak Efektif

         Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan, yang dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atas laba
         komersial sebelum pajak dan beban pajak penghasilan, seperti yang tercantum dalam laporan laba-rugi komprehensif
         konsolidasian adalah sebagai berikut:

                                                                          30 Juni 2026                 30 Juni 2025
          Laba sebelum pajak                                                   43.311.561.174               34.950.089.667

         Beban pajak penghasilan sesuai dengan tarif pajak yang
            berlaku                                                            (9.528.543.458)              (7.689.019.727)
         Pengaruh pajak atas:
           Biaya yang tidak dapat dikurangkan untuk tujuan pajak                 (270.858.106)                (313.301.360)
           Pendapatan yang telah dikenakan pajak penghasilan
              bersifat final                                                      889.061.090                1.312.421.759
         Beban Pajak Penghasilan yang Dilaporkan pada Laporan
           Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian                                (8.910.340.474)              (6.689.899.328)




                                                             29
Page 33
                                     PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                        DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                             (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11. PERPAJAKAN (lanjutan)

    e.   Tarif Pajak Penghasilan Badan

         Pada tanggal 29 Oktober 2021, Presiden Republik Indonesia menandatangani UU No.7/2021 tentang “Harmonisasi Peraturan
         Perpajakan”, yang menerapkan, antara lain, tarif pajak penghasilan badan sebagai berikut:
         a) Sebesar 22% yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022 (sebelumnya 20% yang diatur dalam Perppu No.1 Tahun 2020
             tertanggal 31 Maret 2020).
         b) Perusahaan Terbuka dalam negeri dengan jumlah keseluruhan saham yang disetor diperdagangkan pada bursa efek di
             Indonesia paling sedikit 40% dan memenuhi persyaratan tertentu sesuai dengan peraturan pemerintah, dapat
             memperoleh tarif sebesar 3% lebih rendah dari tarif pada butir a di atas.

    f.   Pajak Penghasilan Pilar Dua

         Aturan Pajak Minimum Global (Global Anti-base Erosion Rule atau model “Pilar 2”) telah diadopsi di Indonesia melalui PMK
         136/2024 yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2025 (Catatan 2). Berdasarkan aturan tersebut, Grup dikategorikan sebagai
         Entitas Konstituen dari Pacific Palisades Pte. Ltd., entitas induk utama (“UPE”) yang berdomisili di Singapura, yang
         merupakan Perusahaan Multinasional (“PMN”) yang wajib menerapkan ketentuan Pilar 2.

         Berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh UPE, Grup tidak akan dikenakan pajak tambahan Pilar 2 untuk tahun yang
         berakhir tanggal 31 Desember 2025, karena yurisdiksi Indonesia telah memenuhi ketentuan Safe Harbour sesuai PMK
         136/2024.

    g.   Pajak tangguhan
         Pengaruh pajak atas perbedaan temporer antara pelaporan komersial dan pajak dihitung menggunakan tarif pajak yang
         berlaku adalah sebagai berikut:

                                                                           30 Juni 2026                   30 Juni 2025
          Manfaat (beban) pajak tangguhan
          Perusahaan
          Imbalan kerja karyawan                                                      4.199.250                   193.600.000
          Aset tetap                                                                (8.862.166)                   (13.601.632)
          Penyisihan penurunan nilai piutang usaha                                            -                              -
          Persediaan                                                                          -                              -
          Aset tidak lancar lainnya                                                (62.598.742)                   (96.523.039)

          Entitas Anak
          Imbalan kerja                                                            (38.940.000)                    37.400.000
          Sewa                                                                          165.000                    (3.261.383)
          Piutang                                                                             -                              -
          Aset tidak lancar lainnya                                                  40.763.830                    36.594.927
          Jumlah manfaat pajak tangguhan                                           (65.272.828)                   154.208.873

                                                                           30 Juni 2026                31 Desember 2025
          Perusahaan
          Imbalan kerja                                                          2.568.176.879                  2.572.376.129
          Persediaan                                                               443.927.546                    443.927.546
          Aset tetap                                                               698.767.574                    689.905.408
          Piutang usaha                                                            147.130.748                    147.130.748
          Aset tidak lancar lainnya                                              (195.080.883)                  (257.679.625)
          Sub-total                                                              3.662.921.864                  3.595.660.206

          Entitas Anak
          Imbalan kerja                                                            417.716.662                    378.776.662
          Piutang usaha                                                             70.035.464                     70.200.464
          Aset tidak lancar lainnya                                                255.725.627                    296.489.457
          Persediaan                                                                81.240.005                     81.240.005
          Jumlah Aset Pajak Tangguhan, Neto                                      4.487.639.622                  4.422.366.794




                                                              30
Page 34
                                     PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                        DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                             (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11. PERPAJAKAN (lanjutan)

    h.   Surat Ketetapan Pajak
         Perusahaan
         Pada bulan Januari 2024, Perusahaan menerima beberapa surat ketetapan pajak atas lebih bayar pajak penghasilan badan
         untuk tahun fiskal 2022 sebesar Rp2.051.211.580 dari klaim Perusahaan sebesar Rp2.176.399.940. Perusahaan juga
         menerima surat tagihan pajak atas Pajak Penghasilan Pasal 21 untuk periode fiskal Desember 2022 sebesar Rp405.041,
         surat ketetapan pajak kurang bayar atas Pajak Penghasilan 23 untuk periode fiskal Desember 2022 sebesar Rp19.714.587
         dan surat ketetapan pajak kurang bayar atas Pajak Penghasilan 21 untuk periode fiskal Januari-Desember 2022 sebesar
         Rp21.669.194 Perusahaan menyetujui ketetapan tersebut dan menerima pengembalian sejumlah Rp2.009.422.758 pada
         tanggal 2 Februari 2024, setelah dikurangi dengan kurang bayar tersebut yang dicatat sebagai bagian dari “Beban operasi
         lain” dan “Beban pajak penghasilan” pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

         Entitas Anak
         Pada tahun 2026, CFI menerima surat ketetapan pajak lebih bayar atas pajak penghasilan badan tahun 2024 sebesar
         Rp3.256.912.900 dari sebelumnya yang dilaporkan CFI sebesar Rp3.314.935.920. CFI juga menerima beberapa surat
         ketetapan pajak kurang bayar dan surat tagihan pajak untuk pajak penghasilan pasal 21, 23, 4(2) dan PPN untuk tahun fiskal
         2024 sebesar Rp107.603.456. CFI telah membayar kurang bayar PPN sebesar Rp2.535.531 pada tanggal 2 Juni 2026. CFI
         baru menerima kelebihan bayar pajak tersebut sejumlah Rp3.102.611.551 pada tanggal 29 Juni 2026 setelah dikurangi surat
         ketetapan pajak kurang bayar dan surat tagihan pajak tersebut. CFI masih belum menerima sisa kelebihan bayar pajak
         sebesar Rp49.233.424 dari kantor pajak dan telah dicatat sebagai bagian dari akun “Tagihan Pajak Penghasilan” dalam
         laporan posisi keuangan konsolidasian.

         Pada bulan April 2025, CFI menerima beberapa surat ketetapan pajak atas lebih bayar pajak penghasilan badan untuk tahun
         fiskal 2023 sebesar Rp3.098.592.070, yang sesuai dengan klaim Perusahaan. CFI menyetujui ketetapan tersebut dan
         menerima pengembalian sejumlah Rp3.098.592.070 pada tanggal 26 Juni 2025.


12. LIABILITAS IMBALAN KERJA

   Perusahaan mengikuti Program Pensiun untuk Kompensasi Pesangon (“PPUKP”) pada Dana Pensiun Lembaga Keuangan
   (“DPLK”) AIA Financial, yang pendiriannya telah disetujui oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia dengan Surat Keputusan
   No: KEP-097/KM.17/2000 tanggal 15 Maret 2000, untuk beberapa karyawan tertentu Perusahaan yang memenuhi syarat. Beban
   pensiun yang dibayarkan kepada AIA Financial sebesar Rp860.000.000 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
   2025 disajikan sebagai bagian dari akun “Beban Pokok Penjualan” dan “Beban Umum dan Administrasi” dalam laporan laba rugi
   dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

   Selain mempunyai program pensiun untuk karyawan yang memenuhi syarat, Grup juga mencatat penyisihan imbalan kerja untuk
   memenuhi imbalan minimum yang diwajibkan untuk dibayar kepada karyawan tetap yang memenuhi persyaratan sesuai dengan
   undang-undang dan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku.

   Pada tanggal 31 Desember 2025, Grup mencatat liabilitas diestimasi atas imbalan kerja berdasarkan perhitungan aktuarial yang
   dilakukan oleh KKA Herman Budi Purwanto dan KKA Arya Bagiastra, aktuaris independen, dalam laporannya tertanggal 17 Maret
   2026, dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit”.

   Perhitungan dilakukan dengan menggunakan asumsi-asumsi dasar sebagai berikut:

                                                                                                        31 Desember 2025
     Tingkat diskonto                                                                                             6,51% - 6,74%
     Tingkat kenaikan gaji                                                                                                 8,00%
     Umur pensiun                                                                                                        55 tahun
     Tingkat kematian                                                                                                      TMI-IV
     Tingkat kecacatan                                                                                 5% dari tingkat mortalitas
     Tingkat pengunduran                                                                                            Usia pegawai
          diri karyawan                                                                                           0-39 tahun, 5%
                                                                                                                40-44 tahun, 3%
                                                                                                                45-49 tahun, 2%
                                                                                                                50-54 tahun, 1%
                                                                                                                  >55 tahun, 0%
   Liabilitas imbalan kerja karyawan

                                                                            30 Juni 2026                 31 Desember 2025
     Nilai kini kewajiban                                                        15.620.272.207                 15.282.359.707
     Nilai wajar aset program                                                    (2.048.028.825)                (1.868.028.825)
     Liabilitas neto                                                             13.572.243.382                 13.414.330.882




                                                               31
Page 35
                                    PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                       DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                            (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan)

   Perubahan dalam nilai kini kewajiban imbalan kerja:

                                                                            30 Juni 2026                  31 Desember 2025
     Saldo awal                                                                  15.282.359.707                  14.878.603.191

     Perubahan yang dibebankan ke laba rugi
      Biaya jasa kini                                                                  877.000.000                   1.491.091.731
      Beban bunga                                                                                -                   1.034.812.374
      Biaya jasa lalu                                                                (539.087.500)                   (348.785.000)
     Imbalan yang dibayarkan                                                                                                     -

     Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti neto
      Kerugian (keuntungan) actuarial yang timbul dari:
         Pengaruh perubahan asumsi keuangan                                                      -               (1.294.407.411)
         Perubahan asumsi demografik                                                             -                             -
         Penyesuaian pengalaman                                                                  -                 (478.955.178)

     Saldo akhir                                                                 15.620.272.207                  15.282.359.707
   Perubahan dalam nilai wajar aset program PPUKP pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
                                                                            30 Juni 2026                  31 Desember 2025
     Nilai wajar aset program penyesuaian 1 Jan                                  1.868.028.825                   1.275.140.966
     Imbal hasil aset program                                                                 -                      96.572.545
     Kontribusi program pensiun                                                     180.000.000                    860.000.000
     Pembayaran imbalan dari aset program                                                     -                  (348.785.000)
     Kerugian aktuaria                                                                        -                    (14.899.686)

                                                                                     2.048.028.825                   1.868.028.825

   Mutasi liabilitas imbalan kerja karyawan yang diakui di laporan posisi keuangan

                                                                            30 Juni 2026                  31 Desember 2025
     Saldo awal                                                                  13.414.330.882                  13.603.462.225
     Pembayaran imbalan                                                           (539.087.500)                                -
     Kontribusi program pension                                                   (180.000.000)                    (860.000.000)
     Beban (pendapatan) imbalan kerja karyawan                                      877.000.000                    2.429.331.560
     Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan kerja karyawan                                -                  (1.758.462.903)
     Aset - penyesuaian                                                                       -                                -

     Saldo akhir                                                                 13.572.243.382                  13.414.330.882

   Analisa sensitivitas terhadap asumsi utama yang digunakan dalam menentukan kewajiban imbalan kerja per 31 Desember 2025
   adalah sebagai berikut:
                                            Kenaikan/                (Penurunan)/Kenaikan Liabilitas imbalan kerja Neto/
      Asumsi Utama                         (Penurunan)

     Tingkat diskonto tahunan                 1%/(1%)                                (1.030.772.401)/1.159.147.854
     Kenaikan gaji tahunan                    1%/(1%)                                1.125.521.498/(1.021.208.668)

   Pembayaran kontribusi yang diharapkan dari kewajiban imbalan kerja pada periode mendatang adalah sebagai berikut:
                                                                                                                Jumlah
     Dalam 12 bulan mendatang                                                                                     2.665.090.000
     Antara 1 sampai 5 tahun                                                                                      3.333.763.244
     Antara 5 sampai 10 tahun                                                                                    14.219.319.368
     Diatas 10 tahun                                                                                             79.469.187.364




                                                               32
Page 36
                                    PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                       DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                            (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. LIABILITAS SEWA

   Mutasi jumlah tercatat liabilitas sewa:

                                                                          30 Juni 2026            31 Desember 2025
    Saldo awal                                                                 3.134.850.273               1.137.440.758
    Penambahan                                                                             -               3.134.850.273
    Pembayaran                                                                 (486.361.677)             (1.137.440.758)
    Sub-total                                                                  2.648.488.596               3.134.850.273

    Dikurangi bagian lancar                                                    1.044.950.091               1.044.950.091

    Bagian Jangka Panjang                                                      1.603.538.505               2.089.900.182

   Analisis jatuh tempo liabilitas sewa adalah sebagai berikut:

                                                                          30 Juni 2026            31 Desember 2025

    Dalam 1 tahun                                                              1.044.950.091               1.044.950.091
    Dalam 1 - 2 tahun                                                          1.603.538.505               2.089.900.182

    Total                                                                      2.648.488.596               3.134.850.273


14. MODAL SAHAM

   Pemegang saham Perusahaan dan besarnya kepemilikan pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebagai
   berikut:

                                                           Saham
                                                      Ditempatkan dan
                                                       Disetor Penuh        Persentase
                  Pemegang Saham                                            Kepemilikan               Jumlah
    Ink Color International Pte.Ltd.                        156.230.000          51,00%                 15.623.000.000
    PT Bukit Jaya Semesta (‘‘BJS‘‘)                          22.755.300           7,43%                  2.275.530.000
    Chandra Natalie Widjaja                                  20.364.500           6,65%                  2.036.450.000
    Masyarakat (dengan
        kepemilikan
        masing-masing di bawah 5%)                          106.690.600           34,82%                10.669.060.000
    Sub-Total                                               306.040.400           99,90%                30.604.040.000
    Saham tresuri                                               298.100            0,10%                    29.810.000
                                                            306.338.500          100,00%                30.633.850.000

   Saham Tresuri

   Berdasarkan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor S-17/D.04/2025 tanggal 18 Maret 2025 tentang “Kebijakan
   Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuatif
   Secara Signifikan”, dan sesuai Pasal 7 POJK 13/2023, dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan, Perusahaan
   Terbuka dapat melakukan Pembelian Kembali Saham tanpa memperoleh persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham
   (“RUPS”).

   Perusahaan memutuskan untuk melaksanakan pembelian kembali saham Perusahaan yang beredar dalam jangka waktu 1 (satu)
   bulan yaitu tanggal 8 April 2025 sampai dengan tanggal 16 April 2025, dengan total pembelian sejumlah 298.100 saham dari
   modal ditempatkan dan disetor penuh Perusahaan.

   Mutasi perolehan saham treasuri adalah sebagai berikut:
                                                                           Lembar Saham
                                                                            (dalam nilai
                                                                              penuh)                  Jumlah
    Perolehan saham treasuri 8 April 2025                                         48.100                   50.148.813
    Perolehan saham treasuri 10 April 2025                                       100.000                  102.444.566
    Perolehan saham treasuri 11 April 2025                                       100.000                  102.244.107
    Perolehan saham treasuri 16 April 2025                                        50.000                   52.630.496
    Saldo                                                                        298.100                  307.467.982




                                                                  33
Page 37
                                      PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                         DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                              (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. MODAL SAHAM (lanjutan)

   Saham Tresuri (lanjutan)

   Saham treasuri disajikan sebagai pengurang bagian dari ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian.

   Selama periode dari November 2013 hingga Januari 2024, Perusahaan telah membeli kembali sebanyak 2.495.000 saham dengan
   harga perolehan sejumlah Rp1.433.113.852. Pada tahun 2017, Perusahaan telah menjual kembali seluruh saham tresuri sebanyak
   2.495.000 saham dengan penerimaan neto sebesar Rp2.571.986.319. Selisih antara nilai perolehan dari dengan penerimaan
   sebesar Rp1.138.872.467 dicatat sebagai bagian dari “Tambahan Modal Disetor” pada laporan posisi keuangan konsolidasian
   (Catatan 15).

   Pengelolaan Modal

   Grup menjadikan total ekuitas sebagai modal. Tujuan utama pengelolaan modal Grup adalah untuk memastikan pemeliharaan
   rasio modal yang sehat untuk mendukung usaha dan memaksimalkan nilai bagi pemegang saham.

   Grup dipersyaratkan untuk memelihara tingkat permodalan tertentu oleh perjanjian pinjaman. Persyaratan permodalan eksternal
   tersebut telah dipenuhi oleh Grup pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025.

   Selain itu, Grup juga dipersyaratkan oleh Undang-undang Perseroan Terbatas Tahun 2007 untuk mengalokasikan sampai dengan
   20% dari modal saham ditempatkan dan disetor penuh ke dalam dana cadangan yang tidak boleh didistribusikan. Persyaratan
   permodalan eksternal tersebut dipertimbangkan oleh Grup pada setiap Rapat Umum Pemegang Saham.

   Grup mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian berdasarkan perubahan kondisi ekonomi. Untuk memelihara
   dan menyesuaikan struktur permodalan, Grup dapat menyesuaikan pembayaran dividen kepada pemegang saham, imbalan
   modal kepada pemegang saham atau menerbitkan saham baru. Tidak ada perubahan tujuan, kebijakan maupun proses selama
   tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025.

   Kebijakan Grup adalah mempertahankan rasio modal kerja dan struktur permodalan yang sehat untuk mengamankan akses
   terhadap pendanaan pada biaya yang wajar.


15. TAMBAHAN MODAL DISETOR

   Akun ini terdiri dari:

     Agio saham yang berasal dari penawaran umum perdana                                                          5.000.000.000
     Dikurangi biaya emisi saham                                                                                (1.371.944.401)
                                                                                                                  3.628.055.599

     Agio saham yang berasal dari konversi waran                                                                    245.775.000
     Selisih kurs atas modal disetor                                                                                  5.400.000
     Penjualan kembali saham tresuri                                                                              1.138.872.467
     Total                                                                                                        5.018.103.066

   Agio Saham
   Penawaran Umum Perdana
   Agio saham merupakan agio yang diperoleh dari 50.000.000 saham yang dikeluarkan pada penawaran umum saham perdana,
   setelah dikurangi biaya emisi saham (Catatan 1).
   Konversi Waran
   Agio saham merupakan agio yang diperoleh dari 1.638.500 lembar saham yang diterbitkan dalam rangka pelaksanaan waran
   (Catatan 1).
   Selisih Kurs atas Modal Disetor
   Selisih kurs berasal dari selisih kurs valuta asing yang timbul dari modal saham yang ditempatkan dan disetor penuh.

   Penjualan kembali saham tresuri
   Selisih antara nilai perolehan dari 2.495.000 saham yang diperoleh kembali dengan penerimaan dari penjualannya (Catatan 14).




                                                               34
Page 38
                                   PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                      DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                           (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. DIVIDEN KAS DAN CADANGAN UMUM
   Dalam Rapat Umum Pemegang Saham yang diadakan pada tanggal 17 Juni 2026 dan 18 Juni 2025, yang risalahnya masing-
   masing telah diaktakan dengan Akta Notaris No. 38 tertanggal 17 Juni 2026 dan Akta Notaris No. 40 tertanggal 18 Juni 2025 dari
   Notaris Leolin Jayayanti, S.H., , para pemegang saham menyetujui, antara lain:
   i.     Penambahan cadangan umum atas saldo laba yang telah ditentukan penggunaannya masing-masing sebesar
          Rp3.478.954.782 dan Rp2.843.217.599 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024; dan
   ii.    Pembagian dividen kas masing-masing sebesar Rp52.184.321.724 dan Rp42.648.263.985 atau masing-masing setara
          dengan Rp170,51 per saham dan Rp139,21 per saham yang berasal dari laba Perusahaan untuk tahun yang berakhir pada
          tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.
   Dividen kas yang diumumkan dan disetujui pada tahun 2025 telah dibayar seluruhnya oleh Perusahaan pada bulan Juli 2025.


17. LABA PER SAHAM
   Rincian perhitungan laba per saham adalah sebagai berikut:
                                                               Laba Tahun
                                                           Berjalan yang dapat
                                                              Diatribusikan
                                                             kepada Pemilik          Jumlah Rata-rata
                                                              Entitas Induk         Tertimbang Saham     Laba per Saham


    30 Juni 2026                                                 34.381.236.300            306.040.400               112,34


    30 Juni 2025                                                 28.251.280.318            306.198.503                92,26

   Perusahaan tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025.


18. PENJUALAN NETO

   Rincian penjualan neto adalah sebagai berikut :
                                                                                   30 Juni 2026             30 Juni 2025
    Pihak ketiga                                                                     532.093.148.392          454.541.801.620
    Pihak berelasi (Catatan 26)                                                        3.811.614.000            4.209.678.000
    Jumlah Penjualan Neto                                                            535.904.762.392          458.751.479.620

   Pada periode yang berakhir tanggal 30 Juni 2026 dan 2025, tidak ada penjualan neto yang melebihi 10%.


19. BEBAN POKOK PENJUALAN
   Rincian beban pokok penjualan adalah sebagai berikut:
                                                                           30 Juni 2026                    30 Juni 2025
    Pemakaian bahan baku dan bahan penolong                                       199.565.761.156             157.224.466.641
    Beban pabrikasi                                                                 7.421.271.323               6.985.423.385
    Gaji, upah dan tunjangan                                                       15.307.103.384              14.416.959.843
    Total Beban Produksi                                                          222.294.135.863             178.626.849.869
    Barang dalam proses (Catatan 7)
        Awal tahun                                                                 10.510.869.319                9.854.274.028
        Akhir tahun                                                              (12.773.636.959)             (10.187.948.591)
    Beban Pokok Produksi                                                         220.031.368.223              178.293.175.306
    Barang jadi
        Awal tahun (Catatan 7)                                                  80.494.475.297                  75.093.432.580
        Pembelian                                                              282.795.575.101                232.037.777.667
        Akhir tahun (Catatan 7)                                              (127.101.133.094)                (90.451.152.447)
    Beban Pokok Penjualan                                                      456.220.285.527                394.973.233.106

   Pada periode yang berakhir tanggal 30 Juni 2026 dan 2025, terdapat pembelian kepada pihak ketiga dengan jumlah pembeliannya
   melebihi 10% dari jumlah pembelian masing-masing sebesar Rp204.409.373.910 dan Rp174.790.916.568.




                                                                35
Page 39
                                      PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                         DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                              (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

20. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

   Akun ini terdiri dari :
                                                                             30 Juni 2026                    30 Juni 2025
    Gaji, tunjangan dan lembur                                                    12.245.079.117                  11.205.397.169
    Bonus dan THR                                                                 10.681.277.589                   8.933.999.533
    Penyusutan aset tetap (Catatan 8)                                              1.416.246.474                   1.714.391.209
    Perjalanan dinas                                                                 856.163.624                   1.116.640.344
    Lain-lain                                                                      5.422.646.306                   6.036.072.293
    Total                                                                         30.621.413.110                  29.006.500.548


21. PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASI LAIN
   Rincian pendapatan dan beban operasi lain adalah sebagai berikut:
                                                                             30 Juni 2026                    30 Juni 2025
    Pendapatan operasi lain
    Laba selisih kurs                                                                300.063.523                               -
    Lain-lain                                                                        731.817.697                   1.786.837.604
    Total Pendapatan Operasi                                                       1.031.881.220                   1.786.837.604

    Beban operasi lain
    Rugi selisih kurs, neto                                                                     -                   (315.952.231)
    Rugi surat berharga yang belum terealisasi                                    (4.297.945.758)                               -
    Lain-lain                                                                       (901.669.551)                   (449.085.526)
    Total Beban Operasi Lain                                                      (5.199.615.309)                   (765.037.757)


22. PENGHASILAN KEUANGAN

   Penghasilan keuangan merupakan penghasilan bunga atas rekening bank dan deposito berjangka


23. BEBAN KEUANGAN

   Beban keuangan merupakan beban bunga atas utang bank jangka pendek dan cerukan.


24. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

   Risiko utama dari instrumen keuangan Grup adalah risiko suku bunga, risiko mata uang, risiko kredit dan risiko likuiditas. Direksi
   menelaah dan menyetujui kebijakan untuk mengelola masing-masing risiko tersebut yang dijelaskan dengan lebih rinci sebagai
   berikut:

   Risiko Suku Bunga

   Risiko terhadap suku bunga merupakan risiko nilai wajar atau arus kas masa datang dari instrumen keuangan yang berfluktuasi
   akibat perubahan tingkat suku bunga pasar. Eksposur Grup terhadap perubahan suku bunga pasar terkait pada utang jangka
   pendek dan jangka panjang.

   Grup didanai dengan utang yang dikenai bunga. Oleh karena itu, eksposur Grup tertentu terhadap risiko pasar untuk perubahan
   tingkat suku bunga terutama sehubungan dengan liabilitas dengan bunga. Kebijakan Perusahaan dan Entitas Anak adalah
   mendapatkan tingkat suku bunga yang paling menguntungkan tanpa meningkatkan ekposur terhadap mata uang asing, yaitu
   dengan mengendalikan beban bunga dengan menggunakan kombinasi antara pinjaman dengan tingkat suku bunga tetap dan
   mengambang.

   Pada tanggal 31 Desember 2025, berdasarkan simulasi yang rasional, jika tingkat suku bunga utang jangka pendek lebih
   tinggi/lebih rendah 50 basis poin, dengan seluruh variabel-variabel lain tidak berubah, maka laba sebelum pajak penghasilan untuk
   tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 akan lebih rendah/lebih tinggi sebesar Rp307.306.187.

   Risiko Mata Uang

   Risiko nilai tukar mata uang asing yang dihadapi Grup terutama timbul dari aset dan liabilitas moneter yang diakui dalam mata
   uang yang berbeda dengan mata uang fungsional entitas yang bersangkutan.




                                                                36
Page 40
                                        PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                           DAN ENTITAS ANAKNYA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                                (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

24. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

   Risiko Mata Uang (lanjutan)

   Grup menyadari adanya risiko pasar yang disebabkan oleh fluktuasi nilai tukar mata uang asing. Untuk mengurangi dampak
   perubahan nilai tukar mata uang asing terhadap aset dan liabilitas tersebut, jika memungkinkan, Grup selalu mengupayakan aset
   dan liabilitas signifikan dalam mata uang asing yang dimiliki entitas yang bersangkutan bernilai seimbang. Untuk mencapai tujuan
   tersebut, tidak tertutup kemungkinan untuk dilakukannya transaksi lindung nilai.

   Pada tanggal 31 Desember 2025, berdasarkan simulasi yang rasional, jika nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menguat/melemah
   sebesar 10%, dengan seluruh variabel-variabel lain tidak berubah, maka laba sebelum pajak penghasilan untuk tahun yang
   berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 akan lebih tinggi/lebih rendah sebesar Rp10.325.592.661, terutama sebagai akibat dari
   keuntungan/kerugian selisih kurs atas penjabaran kas dan setara kas, utang usaha dan utang bank jangka pendek dalam Dolar
   AS.

   Grup tidak mempunyai kebijakan lindung nilai yang formal untuk laju nilai tukar mata uang asing.

   Risiko Kredit

   Risiko kredit adalah risiko bahwa Grup akan mengalami kerugian yang timbul dari pelanggan, klien atau pihak lawan yang gagal
   memenuhi kewajiban kontraktual mereka. Tidak ada risiko kredit yang terpusat secara signifikan. Grup mengelola dan
   mengendalikan risiko kredit dengan menetapkan batasan jumlah risiko yang dapat diterima untuk pelanggan secara individual dan
   memantau eksposur terkait dengan batasan-batasan tersebut.

   Grup melakukan hubungan usaha dengan pihak yang diakui dan kredibel. Grup memiliki kebijakan untuk semua pelanggan yang
   akan melakukan perdagangan secara kredit harus melalui prosedur verifikasi kredit. Sebagai tambahan, jumlah piutang dipantau
   secara terus menerus untuk mengurangi risiko piutang tidak tertagih.

   Sehubungan dengan risiko kredit yang timbul dari aset keuangan yang mencakup kas dan setara kas, investasi jangka pendek
   dalam bentuk deposito, eksposur Grup terhadap risiko kredit yang dihadapi timbul karena wanprestasi dari counterparty. Grup
   memiliki risiko kredit terpusat dari penempatan kas dan setara kas, sebesar 90,37% dari total kas dan setara kas yang ditempatkan
   pada satu bank.

   Grup memiliki kebijakan untuk tidak menempatkan investasi pada instrumen yang memiliki risiko kredit tinggi dan hanya
   menempatkan investasinya pada bank-bank dengan peringkat kredit yang tinggi.

   Risiko Likuiditas

   Risiko likuiditas merupakan risiko disaat posisi arus kas Grup menunjukan nilai arus kas jangka pendek tidak mencukupi untuk
   menutupi kebutuhan nilai pengeluaran jangka pendek.

   Kebutuhan likuiditas Grup timbul dari kebutuhan dalam membiayai kegiatan operasional Grup.

   Pada dasarnya, di dalam mengelola risiko likuiditas, Grup memantau dan menjaga tingkat kas dan bank yang dianggap memadai
   untuk membiayai operasional Grup dan untuk mengatasi dampak dari fluktuasi arus kas. Grup juga secara rutin mengevaluasi
   proyeksi arus kas dan arus kas aktual, termasuk jadwal jatuh tempo utang jangka pendek maupun jangka panjang mereka, dan
   terus menelaah kondisi pasar keuangan untuk mengambil inisiatif penggalangan dana. Kegiatan ini dapat meliputi utang bank,
   penerbitan surat utang ataupun ekuitas di pasar modal.

   Tabel berikut menyajikan profil jatuh tempo liabilitas keuangan Grup pada tahun yang berakhir 30 Juni 2026 dan 31 Desember
   2025 berdasarkan arus kas kontraktual yang tidak terdiskonto:

                                                                                   Dalam waktu 1 sampai
                                                         Dalam waktu 1 tahun          dengan 5 tahun
                                      Total                                                                    Lebih dari 5 tahun
     Pada tanggal 30 Juni 2026
     Utang bank jangka pendek dan
           cerukan                   110.215.103.779           110.215.103.779                         -                            -
     Utang usaha                                                                                       -
         Pihak ketiga                198.359.938.754           198.359.938.754                         -                            -
    Utang lain-lain - pihak ketiga    49.521.257.292            49.521.257.292                         -                            -
     Beban masih harus dibayar         2.669.103.701             2.669.103.701                         -                            -
     Liabilitas sewa                   2.648.488.596             1.044.950.091             1.603.538.505                            -




                                                               37
Page 41
                                        PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                           DAN ENTITAS ANAKNYA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                                (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

24. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

   Risiko Likuiditas (lanjutan)

                                                                                             Dalam waktu 1 sampai
                                                                   Dalam waktu 1 tahun          dengan 5 tahun
                                             Total                                                                           Lebih dari 5 tahun
    Pada tanggal 31 Desember
        2025
    Utang bank jangka pendek dan
          cerukan                            48.788.824.611               48.788.824.611                              -                             -
    Utang usaha
        Pihak ketiga                        172.657.075.006              172.657.075.006                           -                                -
        Pihak berelasi                        1.168.626.216                1.168.626.216                           -                                -
    Utang lain-lain - pihak ketiga              546.768.403                  546.768.403                           -                                -
    Beban masih harus dibayar                 4.542.167.347                4.542.167.347                           -                                -
    Liabilitas sewa                           3.134.850.273                1.044.950.091               2.089.900.182                                -

   Perubahan Pada Liabilitas Yang Timbul Dari Aktivitas Pendanaan

   Nilai tercatat instrumen keuangan yang disajikan pada laporan posisi keuangan konsolidasian kurang lebih sebesar nilai wajarnya.

                                           1 Januari                    Arus Kas                Mata Uang Asing                   30 Juni

    2026
    Utang bank jangka pendek                 17.000.000.000                7.000.000.000                              -            24.000.000.000

    2025
    Utang bank jangka pendek                 48.000.000.000               17.694.668.319                              -            65.694.668.319



25. INSTRUMEN KEUANGAN
   Nilai tercatat instrumen keuangan yang disajikan pada laporan posisi keuangan konsolidasian kurang lebih sebesar nilai wajarnya.

   Nilai tercatat untuk kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, utang usaha, utang lain-lain, utang bank jangka pendek
   dan cerukan dan beban masih harus dibayar mendekati nilai wajarnya karena bersifat jangka pendek. Nilai tercatat utang jangka
   panjang dengan suku bunga mengambang mendekati nilai wajarnya karena selalu dinilai ulang secara berkala. Nilai tercatat
   piutang karyawan jangka panjang tidak dikenakan bunga disajikan pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan
   metode SBE.

   Tabel berikut menunjukkan analisa aset keuangan Grup yang dicatat pada nilai wajar berdasarkan tingkatan hierarki:

                                                                                                                           Input yang tidak dapat
                                                                Harga kuotasian dalam           Input yang dapat              diobservasi yang
                                                              pasar aktif untuk aset yang     diobservasi lain yang              signifikan
                                             Total                 identik (Level 1)           signifikan (Level 2)               (Level 3)
    2026
    Aset keuangan yang diukur pada
     nilai wajar melalui laba rugi
     Surat berharga                          19.147.500.000               19.147.500.000                              -                             -

    2025
    Aset keuangan yang diukur pada
     nilai wajar melalui laba rugi
     Surat berharga                           8.075.000.000                8.075.000.000                              -                             -



26. TRANSAKSI DAN SALDO YANG SIGNIFIKAN DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI

   Dalam kegiatan usaha normal, Grup melakukan transaksi usaha dengan pihak berelasi. Transaksi usaha dengan pihak berelasi
   ditentukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak.

   Transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak-pihak yang berelasi adalah sebagai berikut:

                                                          Jumlah                               Persentase Terhadap Total Penjualan Neto

                                        Entitas dengan                                         Entitas dengan
                                     Pengendalian Bersama     Pihak Berelasi Lainnya        Pengendalian Bersama          Pihak Berelasi Lainnya
    30 Juni 2026
    Penjualan barang jadi                                 -              3.811.614.000                                -                      0,71
    30 Juni 2025
    Penjualan barang jadi                                 -              4.209.678.000                                -                      0,92




                                                                         38
Page 42
                                       PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                          DAN ENTITAS ANAKNYA
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                               (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

26. TRANSAKSI DAN SALDO YANG SIGNIFIKAN DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan)

                                                     Jumlah                                        Persentase Terhadap Total Beban Pokok
                                                                                                                 Penjualan
                                      Entitas dengan                                              Entitas dengan
                                   Pengendalian Bersama        Pihak Berelasi Lainnya          Pengendalian Bersama     Pihak Berelasi Lainnya
    30 Juni 2026
    Pembelian bahan baku                             -                                -                                 -                           -
    30 Juni 2025
    Pembelian bahan baku                             -                                -                                 -                           -

                                                     Jumlah                                             Persentase Terhadap Total Aset

                                      Entitas dengan           Pihak Berelasi Lainnya             Entitas dengan            Pihak Berelasi Lainnya
                                   Pengendalian Bersama                                        Pengendalian Bersama
    30 Juni 2026
    Piutang usaha                                    -                 1.616.761.620                                    -                     0,17
    31 Desember 2025
    Piutang usaha                                    -                 1.988.319.690                                    -                     0,23

                                                     Jumlah                                          Persentase Terhadap Total Liabilitas

                                      Entitas dengan                                              Entitas dengan
                                   Pengendalian Bersama        Pihak Berelasi Lainnya          Pengendalian Bersama         Pihak Berelasi Lainnya
    30 Juni 2026
    Utang usaha                                      -                                -                                 -                           -
    31 Desember 2025
    Utang usaha                                      -                 1.168.626.216                                    -                     0,47


27. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG ASING

   Pada tanggal 30 Juni 2026, Grup memiliki aset dan liabilitas moneter yang signifikan dalam mata uang asing, dengan nilai pada
   tanggal pelaporan dan tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut:

                                                                                                                                 29 Juli 2026
                                                                                                30 Juni 2026 (Tanggal       (Tanggal Penyelesaian
                                                                 Mata Uang Asing                     Pelaporan)               Laporan Keuangan)
    Aset
    Kas dan bank
         Dalam Dolar Amerika Serikat                     USD                        449.022                8.017.730.940             8.121.903.967
         Dalam Dolar Singapura                           SGD                            383                    5.288.534                 5.359.318
         Dalam Yuan Cina                                 CNY                        450.170                1.183.285.508             1.203.052.475
         Dalam Thailand Bath                             THB                         15.228                    8.174.238                 8.185.659
         Dalam Hongkong Dollar                           HKD                          9.997                   22.759.970                23.059.680
         Dalam Euro                                      EUR                            350                    7.126.109                 7.194.959

    Total Aset dalam Mata Uang Asing                                                                       9.244.365.299             9.368.756.058

    Liabilitas
    Utang bank jangka pendek dan cerukan
         Dalam Dolar Amerika Serikat                     USD                       2.953.200              52.732.339.786            53.417.482.194
         Dalam Cina Yuan                                 CNY                         397.289               1.044.286.080             1.061.731.040

    Utang usaha
        Dalam Dolar Amerika Serikat                      USD                       4.866.163              86.890.203.000            88.019.152.770
        Dalam Cina Yuan                                  CNY                       2.451.485               6.443.800.881             6.551.445.571

        Total Liabilitas dalam Mata Uang Asing                                                            147.110.629.747          149.049.811.575

        Liabilitas Neto dalam Mata Uang Asing                                                             137.866.264.448          139.681.055.517



   Apabila aset moneter neto dalam mata uang asing pada tanggal 30 Juni 2026, dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah dengan
   menggunakan kurs pada tanggal 29 Juli 2026, maka liabilitas moneter neto akan mengalami kenaikan sebesar Rp1.814.791.069.


28. INFORMASI SEGMEN

   Sesuai dengan PSAK No. 5 (Revisi 2009), “Segmen Operasi”, informasi segmen di bawah ini dilaporkan berdasarkan informasi
   yang digunakan oleh manajemen untuk mengevaluasi kinerja setiap segmen usaha dan di dalam mengalokasikan sumber daya.

   Grup mengklasifikasikan kegiatan usahanya menjadi empat (4) divisi, yaitu:
   •   Divisi Gravure
   •   Divisi Film
   •   Divisi Adhesive
   •   Divisi Coating




                                                                       39
Page 43
                                             PT COLORPAK INDONESIA Tbk
                                                DAN ENTITAS ANAKNYA
                                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026
                                     (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

28. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)

   Segmen Operasi

   Manajemen memantau hasil operasi dari unit usahanya secara terpisah guna keperluan pengambilan keputusan mengenai alokasi
   sumber daya dan penilaian kinerja. Kinerja segmen dievaluasi berdasarkan laba atau rugi operasi dan diukur secara konsisten
   dengan laba atau rugi operasi pada laporan keuangan konsolidasian. Namun, pendanaan Grup (termasuk biaya pendanaan dan
   pendapatan pendanaan) dan pajak penghasilan dikelola secara grup dan tidak dialokasikan kepada segmen operasi.

   Harga transfer antar entitas hukum dan antar segmen diatur dengan cara yang serupa dengan transaksi dengan pihak ketiga.

   Tabel berikut ini menyajikan informasi pendapatan dan laba dan aset dan liabilitas tertentu sehubungan dengan segmen operasi
   Grup:

   a.     Laba segmen

         30 Juni 2026              Gravure               Film             Adhesive              Coating               Jumlah
    Penjualan neto
    Penjualan kepada
    pelanggan eksternal             254.727.971.926    133.901.979.597      142.868.732.819      4.406.078.050          535.904.762.392
    Laba usaha segmen                 19.369.197.249     10.181.739.505      10.863.560.235        335.032.679           40.749.529.668
    Pendapatan keuangan
                                                                                                                           4.041.186.773
    Biaya keuangan                                                                                                       (1.479.155.267)
    Laba sebelum pajak                                                                                                   43.311.561.174
    Laba periode berjalan                                                                                                34.401.220.700
    Informasi segmen
    lainnya
    Pengeluaran modal                                                                                                     2.759.886.871
    Penyusutan
    dan
    amortisasi                                                                                                            3.391.872.632

         30 Juni 2025              Gravure               Film             Adhesive              Coating               Jumlah
    Penjualan neto
    Penjualan kepada
    pelanggan eksternal             211.311.067.122     98.704.779.081      139.418.150.603      9.317.482.814          458.751.479.620
    Laba usaha segmen
                                      14.628.399.152      6.833.020.751       9.651.479.139        645.019.969           31.757.919.011
    Pendapatan keuangan                                                                                                    4.952.436.565
    Biaya keuangan                                                                                                       (1.760.265.909)
    Laba sebelum pajak
                                                                                                                         34.950.089.667
    Laba periode berjalan                                                                                                28.260.190.339
    Informasi segmen
    lainnya
    Pengeluaran modal                                                                                                     1.219.174.191
    Penyusutan
    dan
    amortisasi                                                                                                            3.650.334.470

          b.     Aset dan liabilitas segmen

          30 Juni 2026             Gravure               Film             Adhesive              Coating              Jumlah
    Aset
    Aset segmen                     291.090.174.507    172.420.566.883      138.356.179.540      6.606.869.064       608.473.789.994
    Aset tidak dapat
    dialokasi                                                                                                        356.774.093.594
    Total Aset                                                                                                       965.247.883.588

    Liabilitas
    Liabilitas segmen               106.463.926.271     67.427.865.010       78.244.773.338                     -    252.136.564.619
    Liabilitas tidak dapat
    dialokasi                                                                                                        130.968.601.158
    Total Liabilitas                                                                                                  383.105.165.777


       31 Desember 2025            Gravure               Film             Adhesive              Coating              Jumlah
    Aset
    Aset segmen                     245.886.854.510    113.455.879.187      121.396.347.285     7.263.645.572        488.002.726.554
    Aset tidak dapat
    dialokasi                                                                                                        363.021.389.789
    Total Aset                                                                                                       851.024.116.343

    Liabilitas
    Liabilitas segmen                82.565.425.518     62.513.073.070       76.653.723.321                 -        221.732.221.909-
    Liabilitas tidak dapat
    dialokasi                                                                                                         29.366.075.599
    Total Liabilitas                                                                                                 251.098.297.508


   Semua penjualan Grup adalah untuk pelanggan domestik. Seluruh aset non-keuangan Grup berada di Indonesia.




                                                                  40

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.39 MB
Published31 Jul 2026
Pages43
Characters198,555
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 40 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org COLORPAK INDONESIA Tbk p.1 ×129
linked person Santoso Jiemy p.2 ×2
linked person Tjia Hwie Tjin p.12
linked org Bank Central Asia Tbk p.25 ×2
linked org Bank Permata Tbk p.25 ×5
linked org PT Bank UOB Indonesia p.25 ×3
linked org Bank INA Perdana Tbk p.25 ×2
linked org Dana Pensiun p.34
linked org Bukit Jaya p.36
linked person Chandra Natalie p.36
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.11 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.11 ×2
possible person Budi Purwanto p.34
unresolved org PT Colorpok p.2
unresolved person Akta Notaris Tegoeh Hartanto p.11
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.11
unresolved person Akta Notaris Leolin Jayayanti p.11 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.11
unresolved org Entitas Induk Terakhir Ink Color International Pte. Ltd. p.11
unresolved org Perusahaan Pacific Palisades Pte. Ltd. p.11
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.11
unresolved org BAPEPAM-LK p.11 ×2
unresolved org PT Colorpak p.12
unresolved org Bank Indonesia p.19
unresolved org Menteri Keuangan p.21
unresolved org Shanghai Banking Corporation p.25
unresolved org Bank Garansi p.29 ×2
unresolved org Pacific Plas Pte. Ltd. p.30 ×2
unresolved org PT Colorpak Flexible Indonesia p.30
unresolved org Kini p.31
unresolved org Pacific Palisades Pte. Ltd. p.33
unresolved org Dana Pensiun Lembaga Keuangan p.34
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.34
unresolved org Ink Color International Pte.Ltd. p.36
unresolved org PT Bukit Jaya Semesta p.36
unresolved — Perolehan saham treasuri 8 April 2025 p.36
unresolved — Perolehan saham treasuri 10 April 2025 p.36
unresolved — Perolehan saham treasuri 11 April 2025 p.36
unresolved — Perolehan saham treasuri 16 April 2025 p.36

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

FinancialStatement-2026-II-CLPI.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result