Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 72
Page 1
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR TANGGAL 30 JUNI 2026
Page 2
Page 3
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2026 31 Des 2025
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 5, 34, 35 11.617.525 25.219.123
Piutang usaha
Pihak ketiga - neto 6c, 34 92.506.654 95.834.641
Pihak berelasi 31b 2.642.559 2.633.539
Piutang lain-lain
Pihak ketiga - neto 7 6.950.000 6.950.000
Pihak berelasi 31b, 34 22.777.536 22.777.536
Persediaan - neto 8, 18 23.760.755 21.761.813
Pajak dibayar dimuka 19a 22.551.060 20.399.891
Aset lancar lainnya 9, 34 30.108.163 31.292.373
Jumlah Aset Lancar 212.914.252 226.868.916
ASET TIDAK LANCAR
Investasi pada entitas asosiasi 10 3.582.414 3.582.414
Aset tetap - neto 11 57.004.235 59.966.163
Properti investasi - neto 12 84.727.802 85.465.326
Aset pajak tangguhan 19c 46.217.486 43.756.744
Aset tidak lancar lainnya 13 25.274.160 23.576.982
Jumlah Aset Tidak Lancar 216.806.097 216.347.629
JUMLAH ASET 32 429.720.349 443.216.545
Lihat catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan.
1
Page 4
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2026 31 Des 2025
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek 18a 17.474.634 15.153.609
Utang usaha Pihak ketiga 14 13.293.270 7.232.541
Utang lain-lain 31b, 34
Pihak ketiga 15 11.710.000 5.010.000
Pihak berelasi 31b 1.840.749 1.840.749
Utang bank jangka panjang - bagian yang 18b 7.627.999 7.008.933
jatuh tempo dalam waktu satu tahun
Utang pajak 19b 16.871.661 22.494.368
Biaya yang masih harus dibayar 16, 33, 34 18.822.370 23.894.485
Uang muka diterima 17 26.108.101 31.032.980
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 113.748.784 113.667.665
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang bank jangka panjang – setelah 18b 37.098.070 41.216.881
dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam
satu tahun
Utang lain-lain - pihak berelasi
- Pihak ketiga 34 193.750 193.750
- Pihak berelasi 31b, 34 7.186.667 8.186.667
Liabilitas imbalan pasca kerja 20 22.282.401 24.164.093
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 66.760.888 73.761.391
JUMLAH LIABILITAS 180.509.672 187.429.056
EKUITAS
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
pemilik - entitas induk
Modal dasar – nilai nominal Rp100 (nilai 21a 105.833.325 105.833.325
penuh) per lembar saham sejumlah
2.400.000.000 lembar saham. Modal dasar
ditempatkan dan disetor penuh sejumlah
1.058.333.250 lembar saham
Tambahan modal disetor 21b 154.608.858 154.608.858
Saldo laba (rugi)
Telah ditentukan penggunaannya 2.000.000 1.800.000
- Belum ditentukan penggunaannya (39.655.783) (33.702.842)
- Komponen ekuitas lainnya 11.295.561 11.295.561
234.081.961 239.834.902
Kepentingan non-pengendali 22 15.128.716 15.952.587
JUMLAH EKUITAS 249.210.677 255.787.489
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 429.720.349 443.216.545
Lihat catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan.
2
Page 5
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2026 30 Juni 2025
PENDAPATAN USAHA 24, 32 79.725.537 83.009.757
BEBAN POKOK PENDAPATAN 25, 32 (52.037.704) (51.513.741)
LABA KOTOR 27.687.833 31.496.016
Beban pemasaran dan penjualan 26, 32 (13.796.980) (17.212.955)
Beban umum dan administrasi 26, 32 (20.430.880) (20.588.023)
Pendapatan operasional lain 27, 32 473.792 230.916
Beban operasional lain 28, 32 (288.987) (259.429)
LABA (RUGI) USAHA (6.355.222) (6.333.475)
Beban keuangan 30, 32 (2.714.880) (3.379.000)
Pendapatan keuangan 29, 32 396.198 328.891
LABA (RUGI) BERSIH SEBELUM (8.673.904) (9.383.584)
PAJAK PENGHASILAN
Manfaat (beban) pajak penghasilan 19c, 32 2.097.092 2.273.211
LABA (RUGI) BERSIH PERIODE (6.576.812) (7.110.373)
BERJALAN
PENGHASILAN KOMPREHENSIF
LAIN
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi
ke laba rugi
Keuntungan (kerugian) aktuaria - -
LABA (RUGI) BERSIH (6.576.812) (7.110.373)
KOMPREHENSIF
LABA (RUGI) YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk (5.752.941) (6.614.297)
Kepentingan non-pengendali (823.871) (496.076)
(6.576.812) (7.110.373)
LABA (RUGI) KOMPREHENSIF YANG
DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk (5.752.941) (6.614.297)
Kepentingan non-pengendali (823.871) (496.076)
(6.576.812) (7.110.373)
LABA (RUGI) PER SAHAM DASAR 23 (5,44) (6.25)
(rupiah penuh)
Lihat catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan.
3
Page 6
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Ekuitas yang
dapat
Modal dasar Telah Belum diatribusikan
ditempatkan Tambahan ditentukan ditentukan Komponen kepada entitas Kepentingan
Catatan disetor penuh modal disetor penggunaannya penggunaannya ekuitas lainnya induk non-pengendali Ekuitas
Saldo 1 Januari 2025 21 105.833.325 154.608.858 1.700.000 (36.391.112) 12.171.672 237.922.743 11.291.750 249.214.493
Pembentukan cadangan umum - - 100.000 (100.000) - - - -
Penyesuaian atas perubahan
kepemilikan
pada entitas asosiasi - - - - - - 4.000.000 4.000.000
Keuntungan (kerugian) aktuaria - - - - (876.111) (876.111) 69.589 (806.522)
Laba bersih tahun berjalan - - - 2.788.270 - 2.788.270 591.248 3.379.518
Saldo 31 Desember 2025 105.833.325 154.608.858 1.800.000 (33.702.842) 11.295.561 239.834.902 15.952.587 255.787.489
Laba (rugi) bersih periode berjalan - - - (5.752.941) - (5.752.941) (823.871) (6.576.812)
Pembentukan cadangan umum - - 200.000 (200.000) - - - -
Saldo 30 Juni 2026 105.833.325 154.608.858 2.000.000 (39.655.783) 11.295.561 234.081.961 15.128.716 249.210.677
Lihat catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan.
4
Page 7
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2026 30 Juni 2025
ARUS KAS DARI AKTIVITAS
OPERASI
Penerimaan dari pelanggan 99.103.531 98.451.353
Penjualan barang sisa 545.109 151.878
Pembayaran kas kepada pemasok (64.704.260) (56.864.253)
Pembayaran kas kepada karyawan (42.618.876) (40.779.381)
Pembayaran bunga pinjaman (2.742.220) (2.996.395)
Pembayaran pajak penghasilan (7.058.122) (6.102.906)
Pendapatan (beban) lainnya 467.562 -
Kas bersih diperoleh dari (digunakan (17.007.276) (8.139.704)
untuk) aktivitas operasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS
INVESTASI
Perolehan aset tetap (115.602) (838.617)
Kas bersih diperoleh dari (digunakan (115.602) (838.617)
untuk) aktivitas investasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS
PENDANAAN
Penambahan (pembayaran) utang bank 2.321.025 (808.546)
jangka pendek
Pembayaran utang bank jangka panjang (3.499.745) (3.031.379)
Penambahan (pembayaran) pinjaman dari (1.000.000) (1.000.000)
pihak berelasi
Penambahan (pembayaran) pinjaman dari
5.700.000 -
pihak ketiga
Arus Kas bersih diperoleh dari 3.521.280 (4.839.925)
(digunakan untuk) aktivitas pendanaan
Kenaikan (Penurunan) BersihKas dan (13.601.598) (13.818.246)
Setara Kas
Kas dan Setara Kas Awal Periode 25.219.123 45.476.258
Kas dan Setara Kas Akhir Periode 5 11.617.525 31.658.012
Lihat catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan.
5
Page 8
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
a. Pendirian dan informasi umum
PT Tempo Inti Media Tbk (“Entitas”), dahulu bernama PT Arsa Raya Perdana, didirikan berdasarkan Akta No.
77 tanggal 27 Agustus 1996 yang dibuat di hadapan Sulaimansjah, SH., Notaris di Jakarta. Akta pendirian ini
telah disahkan Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan surat keputusan No. C2 535.HT.01.01-
TH.1998 tanggal 4 Februari 1998 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 61
tanggal 31 Juli 1998, Tambahan No. 4322.
Anggaran Dasar Entitas telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir berdasarkan akta No. 8
tanggal 6 Agustus 2019 yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, SH., notaris di Jakarta, mengenai perubahan
Anggaran Dasar tersebut telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dengan surat keputusan No. AHU- 0067122.AH.01.02.Tahun 2019 tanggal 9 September 2019.
Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) untuk melakukan kegiatan usaha perdagangan besar, alat tulis dan barang
cetakan (koran/majalah) serta jasa periklanan dan unit pelaksanaan pelayanan terpadu satu pintu kota
administrasi Jakarta Selatan No.1152/24.IPB.7/31.74/-1.824.27/e/2017.
Entitas juga telah mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) No. 9120208431821 yang dikeluarkan oleh
Lembaga Pengelola dan Penyelenggara OSS (One Single Submission).
Berdasarkan Akta No. 17 tanggal 15 April 2004 yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, SH., notaris di Jakarta,
Entitas menghibahkan jasa penerbitan Majalah Tempo edisi Bahasa Indonesia kepada PT Tempo Inti Media
Harian (Entitas anak).
Berdasarkan Akta No. 11 tanggal 25 Januari 2017 yang dibuat di hadapan Tatyana Indrati Hasjim, SH,
mengenai perjanjian jual beli domain. Entitas menjual sejumlah domain antar lain Tempo.co (d/h Tempo
Interaktif), Tempo.id kepada PT Info Media Digital (Entitas anak usaha). Sejak saat itu Entitas hanya
menerbitkan Majalah Tempo edisi bahasa Inggris.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Entitas, ruang lingkup kegiatan Entitas terutama bergerak dalam bidang-
bidang percetakan, periklanan, jasa, perdagangan dan pemasaran.
Entitas memulai kegiatan usahanya secara komersial pada bulan Oktober 1998 yang berdomisili di Jl. Palmerah
Barat No. 8 Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, pemegang saham terbesar Entitas adalah PT Grafiti Pers
yang memiliki saham sebesar 24,28% .
b. Penawaran umum
Pada tanggal 6 Desember 2000 Entitas memperoleh pernyataan efektif dari ketua Badan Pengawas Pasar
Modal (BAPEPAM), sekarang Otoritas Jasa keuangan (OJK) dengan surat No. S-3584/PM/2000 untuk
melakukan penawaran umum perdana kepada masyarakat atas 125.000.000 saham Entitas dengan nilai nominal
Rp100 (nilai penuh) per saham dan harga penawaran Rp300 (nilai penuh) per saham.
Pada tanggal 28 Desember 2017 Entitas memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
dengan surat No. S-475/D.04/2017 untuk melakukan penawaran umum terbatas I dengan Hak Memperoleh
Efek terlebih dahulu atas 333.333.250 saham entitas dengan nilai nominal Rp100 per saham dan harga
penawaran Rp300 per saham.
6
Page 9
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
c. Susunan pengurus perusahaan
Komisaris dan direksi
Berdasarkan Surat Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 39 tanggal 27 Mei
2025 susunan Dewan Komisaris dan Direksi Entitas pada 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebagai
berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Goenawan Susatiyo Mohamad
Komisaris Independen : Leonardi Kusen
Komisaris Independen : C Paul Tehusijarana
Komisaris : Kristianto Indrawan
Komisaris : Bambang Harymurti
Direksi
Direktur Utama : Arif Zulkifli
Direktur : Budi Setyarso
Direktur : Sebastian Kinaatmaja
Direktur : A.A. Gde Bagus Wahyu Dhyatmika
Direktur : Ade Liesnasari
Berdasarkan surat keputusan dewan komisaris PT Tempo Inti Media Tbk (“Perseroan”) No. 002/SK/Komut-
GM/TIM/XII/20 susunan Komite Audit pada 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut :
Komite Audit
Ketua : Leonardi Kusen
Anggota : Kristianto Indrawan
Anggota : Herry Hernawan
Sejak tahun 2005, Dewan Komisaris dan Direksi Entitas menerima gaji dan imbalan lainnya melalui PT Tempo
Inti Media Harian (Entitas anak). Gaji dan kompensasi lainnya kepada Komisaris dan Direksi Entitas pada
tanggal 30 Juni 2026 dan 2025 masing- masing sejumlah Rp3.512.902 dan Rp3.010.479.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, Corporate Secretary adalah Jajang Jamaludin.
Jumlah rata-rata karyawan Entitas pada 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 masing-masing adalah 5 karyawan
(tidak diaudit).
d. Persetujuan laporan keuangan konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian entitas untuk periode yang berakhir 30 Juni 2026 telah diselesaikan dan
diotorisasi untuk diterbitkan oleh direksi entitas yang bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian
laporan keuangan konsolidasian tersebut pada tanggal 31 Juli 2026.
7
Page 10
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
e. Struktur Grup
Dalam laporan keuangan konsolidasian ini, Entitas dan Entitas anak secara keseluruhan dirujuk sebagai
“Grup”.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, struktur Grup adalah sebagai berikut:
Persentase
Tahun kepemilikan Jumlah aset sebelum eliminasi
Kegiatan usaha Domisili operasi 2026 2025 2026 2025
Entitas anak dengan kepemilikan langsung
1. PT Temprint Jasa percetakan Jakarta 1982 99,98% 99,98% 222.044.707 226.121.150
2. PT Tempo Inti Media Harian Penerbitan pers Jakarta 1996 99,99% 99,99% 126.910.960 130.131.687
Entitas anak dengan tidak kepemilikan langsung melalui PT Temprint
1. PT Temprint Inti Niaga Perdagangan Jakarta 2014 70% 70% 20.927.240 19.138.569
kertas
2. PT Temprint Graha Delapan Jasa building Jakarta 2015 99% 99% 1.524.207 1.524.207
management
3. PT Top Global Logistik Jasa pengurusan Jakarta Belum 99% 99% 1.000.000 1.000.000
transportasi beroperasi
Entitas anak dengan tidak kepemilikan langsung melalui PT Tempo Inti Media Harian
1. PT Info Media Digital Jual beli koran Jakarta 2017 85% 95% 112.133.673 124.745.079
digital, majalah
digital dan media
digital
2. PT Tempo Inti Media Jasa Jakarta 2013 70% 70% 33.233.669 34.173.325
Impresario penyelenggara
konvensi dan
dagang
Entitas anak dengan tidak kepemilikan langsung melalui PT Info Media Digital
1. PT Pusat Data dan Analisa Jasa pelatihan, Jakarta 2017 90% 90% 14.550.092 15.614.450
Tempo pengolahan data,
riset, dan
konsultasi
2. PT Edutama Tempo Integra Pendidikan Jakarta 2017 90% 90% 32.599.909 32.817.908
3. PT Rombak Pola Pikir Multimedia Jakarta 2016 49.5% 49.5% 23.152.810 23.608.722
4. PT Dimensi Idea Kreatif Jasa penyiaran Jakarta 2017 50% - 12.184.860 12.852.786
televisi
Entitas anak dengan tidak kepemilikan langsung melalui PT Rombak Pola Pikir
1. PT Mencerdaskan Kehidupan Multimedia Jakarta 2018 51% 51% 10.233.068 10.431.490
Bangsa
Entitas anak dengan tidak kepemilikan langsung melalui PT Dimensi Idea Kreatif
1. PT Layar Berkembang Jasa pembuatan Jakarta 2026 60% 00% 25.917.295 19.211.000
Senantiasa film
8
Page 11
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
e. Struktur Grup (lanjutan)
Persentase
Tahun kepemilikan Jumlah aset sebelum eliminasi
Kegiatan usaha Domisili operasi 2026 2025 2026 2025
Entitas anak dengan tidak kepemilikan langsung melalui PT Tempo Inti Media Impresario
1. PT Matair Rumah Kreatif Jasa multimedia Jakarta 2015 99% 99% 10.992.329 10.931.862
dan creative
house
2. PT Televisi Tempo Bandung Jasa penyiaran Bandung Belum 99% 99% 2.500.000 2.500.000
televisi beroperasi
sejak
berdiri
tahun
2014
3. PT Televisi Tempo Surabaya Jasa penyiaran Surabaya Belum 99% 99% 2.500.000 2.500.000
televisi beroperasi
sejak
berdiri
tahun
2014
4. PT Televisi Tempo Jasa penyiaran Yogyakarta Belum 99% 99% 2.500.000 2.500.000
Yogyakarta televisi beroperasi
sejak
berdiri
tahun
2014
5. PT Televisi Tempo Jasa penyiaran Balikpapan Belum 99% 99% 2.500.000 2.500.000
Balikpapan televisi beroperasi
sejak
berdiri
tahun
2014
6. PT Televisi Tempo Batam Jasa penyiaran Batam Belum 99% 99% 2.500.000 2.500.000
televisi beroperasi
sejak
berdiri
tahun
2014
Entitas anak dengan tidak kepemilikan langsung melalui PT Temprint Graha Delapan
1. PT Dunia Idea Kreatif Jasa teknologi Jakarta 2016 49% 49% 9,858,731 9.858.731
informasi
2. PT Tempo Kreasi Bersama Jasa perdagangan Jakarta Belum 55% 55% 125.000 125.000
umum beroperasi
sejak
berdiri
tahun
2018
9
Page 12
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
e. Struktur Grup (lanjutan)
PT Dimenasi Idea Kreatif telah mengkonsolidasikan entitas anak yang baru, yaitu PT Layar berkembang
Senantiasa, berdasarkan Akta PendirianNo.23 tertanggal 25 Juni 2025 yang dibuat oleh Ronald Effendy, S.H.,
M.Kn. Notaris di Jakarta Selatan. Akta tersebut telah memperoleh pengesahaan Menteri Hukum Republik
Indonesia Berdasarkan Keputusan No. AHU 0052007.AH.01.01.TAHUN2025 tanggal 26 Juni 2026. Dengan
demikian, konsolidasi PT Layar Berkembang Senantiasa oleh PT Dimensi Idea Kreatif dinyatakan efektif sejak
25 Juni 2025.
Pada tanggal 3 September 2024, PT Info Media Digital, selaku pemegang saham PT Media Inti Televisi
Nusantara, telah menyelesaikan penjualan seluruh sahamnya sebanyak 1.550 lembar. Transaksi penjualan
saham ini didasarkan pada Akta Jual Beli Saham Nomor 4 yang dibuat oleh Notaris Cokro Vera, SH, MKn, di
Jakarta, pada tanggal yang sama. Dengan adanya transaksi penjualan saham tersebut, Perusahaan tidak lagi
mengkonsolidasikan laporan keuangan PT Media Inti Televisi Nusantara sejak tanggal efektif penjualan,
sebagaimana disebutkan di atas.
PT Info Media Digital telah mengkonsolidasikan entitas anak yang baru, yaitu PT Dimensi Idea Kreatif,
berdasarkan Akta No. 20 tertanggal 26 September 2024 yang dibuat oleh Laurensia Siti Nyoman, S.H., Notaris
di Jakarta. Penerimaan pemberitahuan perubahan data perseroan telah tercatat dalam Sistem Administrasi
Badan Hukum pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui Surat Nomor AHU-AH.01.09-
0262102 tertanggal 11 Oktober 2024. Dengan demikian, konsolidasi PT Dimensi Idea Kreatif oleh PT Info
Media Digital dinyatakan efektif sejak 11 Oktober 2024.
2. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTASI KEUANGAN ("PSAK") BARU DAN REVISI
a. Standar yang diterbitkan dan berlaku efektif dalam tahun berjalan
Dalam tahun berjalan, Perusahaan telah menerapkan Standar Akuntasi Keuangan ("SAK") amandemen dan
penyesuaian tahunan yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntasi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia
yang dianggap relevan dengan kegiatan operasinya dan mempengaruhi laporan keuangan konsolidasian
berlaku efektif untuk periode tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2026.
Berlaku efektif 1 Januari 2026
Berikut ini revisi SAK termasuk pengesahan amandemen dan penyesuaian yang berlaku pada atau tanggal 1
Januari 2026:
- Amandemen PSAK 109 “Instrumen keuangan” dan PSAK 107 “Instrumen keuangan : “Pengungkapan”
tentang klasifikasi dan pengukuran instrument keuangan.
Amandemen ini menjelaskan terkait penghentian pengakuan liabilitas keuangan dengan kas menggunakan
sistem pembayaran elektronik, klasifikasi aset keuangan, pengungkapan terkait investasi pada instrumen
ekuitas ditetapkan untuk diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, dan pengungkapan
terkait persyaratan kontraktual yang mengubah waktu atau jumlah arus kas kontraktual.
Amandemen ini mengatur pertimbangan sebagai pembeli neto dalam menerapkan ketentuan ‘penggunaan
sendiri’. Amandemen ini menjelaskan penerapan akuntansi lindung nilai jika kontrak yang mengacu pada
listrik bergantung alam ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai serta amandemen ini mensyaratkan
pengungkapan agar pengguna dapat memahami risiko dari kontrak yang mengacu pada listrik bergantung
alam.
10
Page 13
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTASI KEUANGAN ("PSAK") BARU DAN REVISI
(lanjutan)
a. Standar yang diterbitkan dan berlaku efektif dalam tahun berjalan (lanjutan)
- Amandemen PSAK 338, “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali”
Revisi ini mencakup ruang lingkup dan penerapan dari metode penyatuan kepemilikan (pooling of interest)
dan pelepasan di ekuitas (disposal in equity) sebagai konsep akuntansi yang digunakan dalam PSAK No.
338. Perubahan utama dalam revisi ini mencakup pengecualian entitas investasi dari ruang lingkup PSAK
No. 338, serta tambahan definisi bisnis alihan, entitas penerima, dan entitas pengalih. Revisi ini juga
mencakup rujukan jumlah tercatat bisnis alihan dan penyajian informasi prakombinasi bisnis ketika terjadi
ketidakpraktisan dalam penerapan metode penyatuan kepemilikan.
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) telah menerbitkan standar baru,
namun belum berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada 1 Januari 2026, yaitu PSAK 118 “Penyajian
dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan”. Standar tersebut akan berlaku efektif pada 1 Januari 2027.
Berlaku efektif 1 Januari 2027
- PSAK 118, Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan
DSAK IAI telah mengesahkan PSAK 118, Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan. PSAK
118 akan menggantikan PSAK 201, Penyajian Laporan Keuangan. PSAK 118 memberikan persyaratan
untuk penyajian subtotal laba (rugi) operasi, laba (rugi) sebelum pendanaan dan pajak penghasilan, serta
laba (rugi). Selain itu, PSAK 118 juga mensyaratkan penghasilan dan beban untuk diklasifikasikan ke
dalam kategori operasi, investasi, dan pendanaan, serta pajak penghasilan dan operasi yang dihentikan.
PSAK 118 juga mengatur mengenai pengungkapan Ukuran Kinerja Tetapan Manajemen (“UKTM”)
dengan tujuan mengomunikasikan pandangan manajemen atas aspek kinerja keuangan perusahaan secara
keseluruhan. PSAK 118 menjelaskan mengenai peran laporan keuangan utama dan catatan atas laporan
keuangan serta prinsip dan persyaratan mengenai agregasi dan disagregasi informasi. Prinsip tersebut
berlaku baik dalam penyajian di laporan keuangan maupun dalam pengungkapan di catatan atas laporan
keuangan. Saat ini, Grup tengah berupaya mengidentifikasi dampak yang akan ditimbulkan terhadap
laporan keuangan konsolidasian.
- PSAK 119, Entitas Anak Tanpa Akuntabilitas Publik: Pengungkapan
DSAK IAI telah mengesahkan PSAK 119, Entitas Anak Tanpa Akuntabilitas Publik: Pengungkapan.
PSAK 119 mengatur persyaratan pengungkapan yang dapat diterapkan oleh entitas sebagai pengganti
persyaratan pengungkapan dalam PSAK lain. Entitas dapat memilih untuk menerapkan PSAK ini dalam
laporan keuangan konsolidasian, tersendiri, atau laporan keuangan individual jika dan hanya jika pada
akhir periode pelaporan entitas merupakan entitas anak tanpa akuntabilitas publik dimana entitas induknya
menyusun laporan keuangan konsolidasian yang tersedia bagi publik yang mematuhi SAK Indonesia.
Amandemen ini diperkirakan tidak memberikan dampak material terhadap laporan keuangan
konsolidasian.
Penerapan dari amandemen standar akuntasi yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2026, tidak menimbulkan
perubahan substansial terhadap kebijakan akuntasi Entitas dan pengaruh yang material atas jumlah yang
dilaporkan atas tahun berjalan atau tahun sebelumnya.
11
Page 14
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL
a. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasi disusun sesuai dengan PSAK No. 1 (Revisi 2013), "Penyajian Laporan
Keuangan ". PSAK revisi ini mengubah pengelompokkan item-item yang disajikan dalam penghasilan
komprehensif lain (OCI). Item-item yang disajikan terpisah dari item-item yang tidak akan direklasifikasi ke
laba rugi. Penerapan PSAK ini hanya berakibatkan pada penyajian saja dan tidak berdampak pada posisi
keuangan konsolidasian dan kinerja Group.
Laporan keuangan konsolidasi disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta atas dasar akrual, kecuali
laporan arus kas konsolidasian yang menggunakan dasar kas.
Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasi ini adalah konsep biaya perolehan
(Historial cost), kecuali untuk beberapa akun tertentu yang didasari pengukuran lain sebagaimana yang
diungkapkan pada kebijakan akuntansi dalam masing-masing akun tersebut.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung (direct method) dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Mata uang pelaporan yang digunakan untuk penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah mata uang
Rupiah, yang juga merupakan mata uang fungsional Group.
Ketika Group menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-
pos laporan keuangan konsolidasiannya atau ketika Group mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangan
konsolidasiannya maka Group menyajikan kembali laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif
yang disajikan.
b. Prinsip Konsolidasian dan Kombinasi Bisnis
PSAK No. 110 menggantikan persyaratan laporan keuangan konsolidasian dalam PSAK No. 65, “Laporan
Keuangan Konsolidasian dan Laporan Keuangan Tersendiri” dan menggantikan ISAK No. 7, “Konsolidasi
Perusahaan Bertujuan Khusus “.
PSAK ini mensyaratkan Entitas Induk (Entitas yang mengendalikan satu atau lebih Entitas lain) untuk
menyajikan laporan keuangan konsolidasian. Investor menentukan apakah investor merupakan Entitas Induk
dengan menilai apakah investor mengendalikan satu atau lebih investee. Investor mempertimbangkan seluruh
fakta dan keadaan yang relevan ketika menilai apakah investor mengendalikan investee.
Investor mengendalikan investee ketika investor terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari
keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui
kekuasaannya atas investee.
Dengan demikian, investor mengendalikan investee jika dan hanya jika, investor memiliki seluruh hal berikut
ini:
a) Kekuasaan atas investee (misalnya hak yang ada saat ini yang memberi investor tersebut kemampuan kini
untuk mengarahkan aktivitas relevan investee);
b) Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan
c) Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil.
12
Page 15
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
b. Prinsip Konsolidasian dan Kombinasi Bisnis (lanjutan)
Pada umumnya, mayoritas hak suara menghasilkan pengendalian. Ketika Entitas memiliki kurang dari
mayoritas hak suara, atau serupa atas investee, investor mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang
relevan dalam menilai apakah memiliki kekuasaan atas investee, termasuk:
a) Pengaturan kontraktual dengan pemegang suara lainnya dari investee;
b) Hak-hak yang timbul dari pengaturan kontraktual;
c) Hak suara dan hak suara potensial investor.
Investor menilai kembali apakah investor mengendalikan investee jika fakta dan keadaan mengindikasikan
adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian.
Laporan keuangan konsolidasian:
a) Menggabungkan item sejenis seperti aset, liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas dari Entitas
Induk dengan Entitas anaknya;
b) Menghapus (mengeliminasi) jumlah tercatat dari investasi Entitas Induk di setiap Entitas anak dan bagian
Entitas Induk pada ekuitas setiap Entitas anak;
c) Mengeliminasi secara penuh aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas dalam intra Grup
yang berkaitan dengan transaksi antara Entitas-Entitas dalam Grup.
Entitas memasukkan penghasilan dan beban entitas anak dalam laporan keuangan konsolidasian dari tanggal
diperolehnya pengendalian sampai dengan tanggal ketika entitas kehilangan pengendalian atas entitas anak.
Penghasilan dan beban entitas anak didasarkan pada jumlah aset dan liabilitas yang diakui dalam laporan
keuangan konsolidasian pada tanggal akuisisi.
Entitas dan entitas anaknya disyaratkan untuk mempunyai kebijakan akuntansi dan tanggal pelaporan yang
sama, atau konsolidasian berdasarkan informasi keuangan tambahan yang dibuat entitas anak.
Kepentingan non pengendalian (KNP)
Entitas Induk menyajikan KNP di laporan posisi keuangan konsolidasiannya dalam ekuitas, terpisah dari
ekuitas pemilik Entitas.
Entitas mengatribusikan laba rugi dan setiap komponen dari penghasilan komprehensif lain kepada pemilik
entitas induk dari Grup dan KNP, meskipun hal tersebut mengakibatkan KNP memiliki saldo defisit atas dasar
kepentingan kepemilikan sekarang.
Perubahan proporsi kepemilikan
Perubahan kepemilikan entitas dalam entitas anak yang tidak menghasilkan kehilangan pengendalian di entitas
anak adalah transaksi ekuitas (yaitu transaksi dengan pemilik dalam kapasitasnya sebagai pemilik). Ketika
proporsi ekuitas yang dimiliki oleh KNP berubah, entitas menyesuaikan jumlah tercatat kepentingan
pengendali dan KNP untuk mencerminkan perubahan kepemilikan relatifnya dalam entitas anak. Entitas
tersebut mengakui secara langsung dalam ekuitas setiap perbedaan antara jumlah tercatat KNP yang
disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang dibayar atau diterima, dan mengatribusikannya kepada pemilik
entitas induk.‘
13
Page 16
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
b. Prinsip Konsolidasian dan Kombinasi Bisnis (lanjutan)
Kehilangan pengendalian
Jika entitas Induk kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk:
Menghentikan pengakuan aset dan liabilitas entitas anak terdahulu dari laporan posisi keuangan konsolidasian;
Jika entitas Induk kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk:
a) Mengakui sisa investasi apapun pada entitas anak terdahulu pada saat hilangnya pengendalian dan
selanjutnya mencatat sisa investasi tersebut dan setiap jumlah terutang oleh atau kepada entitas anak
terdahulu sesuai dengan PSAK lain yang relevan. Sisa investasi tersebut diukur kembali dan pengukuran
kembali tersebut dianggap sebagai nilai wajar pada saat pengakuan awal aset keuangan sesuai dengan
PSAK No. 239, “Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran”, atau, jika sesuai, biaya perolehan
pada saat pengakuan awal investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama;
b) Mengakui keuntungan atau kerugian terkait dengan hilangnya pengendalian yang dapat diatribusikan pada
kepentingan pengendali terdahulu.
Entitas investasi – pengecualian konsolidasian
Entitas investasi tidak mengonsolidasi Entitas anaknya atau menerapkan PSAK No. 103, “Kombinasi Bisnis”
ketika Entitas tersebut memperoleh pengendalian atas entitas lain. Ketika entitas menjadi, atau berhenti,
menjadi Entitas investasi, Entitas menerapkan secara prospektif perubahan statusnya dari tanggal terjadinya
perubahan status tersebut.
Entitas investasi adalah entitas yang:
Memperoleh dana dari satu atau lebih investor dengan tujuan memberikan investor tersebut jasa manajemen
investasi;
a) Menyatakan komitmen kepada investor bahwa tujuan bisnisnya adalah untuk menginvestasikan dana yang
semata-mata untuk memperoleh imbal hasil dari kenaikan nilai modal, penghasilan investasi, atau
keduanya; dan
b) Mengukur dan mengevaluasi kinerja dari seluruh investasinya yang substansial berdasarkan pada nilai
wajar.
Entitas disyaratkan untuk mempertimbangkan semua fakta dan keadaan apakah entitas merupakan entitas
investasi, termasuk tujuan dan desainnya seperti:
a) Memiliki lebih dari satu investasi;
b) Memiliki lebih dari satu investor;
c) Memiliki investor yang bukan merupakan pihak-pihak berelasi dari entitas;
d) Memiliki bagian kepemilikan dalam bentuk kepentingan ekuitas atau kepentingan serupa.
e) Jika tidak terdapat karakteristik khusus tersebut tidak berarti mendiskualifikasikan entitas dari
pengklasifikasian sebagai entitas investasi. Entitas investasi yang tidak memiliki seluruh karakteristik
khusus tersebut memberikan pengungkapan tambahan yang disyaratkan oleh PSAK No. 112,
“Pengungkapan Kepentingan dalam entitas Lain”.
14
Page 17
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
b. Prinsip Konsolidasian dan Kombinasi Bisnis (lanjutan)
Entitas investasi – pengecualian konsolidasian (lanjutan)
Entitas investasi disyaratkan untuk mengukur investasi dalam entitas anak pada nilai wajar melalui laba rugi
sesuai dengan PSAK No. 239, “Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran”.
Karena entitas investasi tidak disyaratkan untuk mengonsolidasi entitas anaknya, transaksi pihak berelasi intra
Grup dan saldo tidak dieliminasi.
Pengecualian terhadap konsolidasian hanya diterapkan pada entitas investasi tersebut. Oleh karenanya entitas
induk dari Entitas investasi mengonsolidasi seluruh entitas yang dikendalikannya, termasuk entitas yang
dikendalikan melalui entitas anak yang merupakan entitas investasi, kecuali entitas Induk itu sendiri merupakan
entitas investasi.
Persyaratan pengungkapan untuk laporan keuangan konsolidasian diatur dalam PSAK No. 112,
“Pengungkapan Kepentingan dalam Entitas Lain”.
Sebagaimana diatur dalam PSAK No. 227, “Laporan Keuangan Tersendiri”, laporan keuangan tersendiri
(entitas induk) dapat disajikan hanya jika laporan tersebut merupakan informasi tambahan pada laporan
keuangan konsolidasian dan disajikan sebagai lampiran dalam laporan keuangan konsolidasian. Metode yang
digunakan untuk mencatat investasi di entitas anak, asosiasi dan ventura bersama adalah metode biaya
perolehan atau sesuai dengan PSAK No. 239, “Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran”. Laporan
keuangan tersendiri terdiri dari laporan posisi keuangan, laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain,
laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas.
Kombinasi bisnis dan goodwill
Kombinasi bisnis diterapkan dengan metode akuisisi. Harga perolehan suatu akuisisi diukur sebagai imbalan
agregat yang dialihkan, diukur dengan nilai wajar pada tanggal akuisisi, dan jumlah setiap KNP pada pihak
yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, Entitas memilih apakah mengukur KNP pada pihak yang
diakuisisi baik nilai wajar ataupun pada proporsi kepemilikan KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari pihak
yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul sehubungan dengan akuisisi dibebankan langsung dalam
“Beban Umum dan Administrasi”.
Ketika Entitas mengakuisisi sebuah bisnis, Entitas menilai aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang
diambil alih untuk klasifikasi dan penetapan yang sesuai dengan persyaratan kontraktual, keadaan ekonomi dan
keadaan terkait lainnya yang ada pada tanggal akuisisi.
Jika kombinasi bisnis dilakukan secara bertahap, kepentingan ekuitas yang dimiliki Entitas sebelumnya pada
pihak yang diakuisisi diukur kembali pada nilai wajar tanggal akuisisi dan keuntungan dan kerugian yang
dihasilkan, jika ada, diakui dalam laporan laba rugi.
Imbalan kontingensi yang dialihkan oleh pihak pengakuisisi diakui pada nilai wajar pada tanggal akuisisi.
Perubahan nilai wajar imbalan kontingensi setelah tanggal akuisisi yang diklasifikasikan sebagai aset atau
liabilitas akan diakui sesuai dengan PSAK No. 239, “Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran”, baik
dalam laba rugi ataupun sebagai OCI. Jika diklasifikasi sebagai ekuitas, imbalan kontingensi tidak diukur
kembali sampai penyelesaian akhir dalam ekuitas.
15
Page 18
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
b. Prinsip Konsolidasian dan Kombinasi Bisnis (lanjutan)
Kombinasi bisnis dan goodwill (lanjutan)
Pada tanggal akuisisi, pengakuan awal goodwill pada awalnya diukur adalah biaya perolehan yang merupakan
selisih lebih (a) atas (b) di bawah ini:
a) Imbalan yang dialihkan yang diukur pada nilai wajar;
- Jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi; dan
- Untuk kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap, nilai wajar kepentingan ekuitas yang dimiliki
Entitas sebelumnya pada pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi;
- Selisih jumlah net aset yang teridentifikasi dan liabilitas yang diambil alih pada tanggal akuisisi.
b) Jika nilai agregat dari jumlah (b) melebihi nilai agregat dari jumlah (a), maka perbedaannya diakui dalam
laporan laba atau rugi sebagai keuntungan pembelian dengan diskon setelah penilaian sebelumnya atas
pengidentifikasian dan pengukuran nilai wajar aset teridentifikasi yang diakuisisi dan liabilitas yang
diambil alih dan dicatat dalam laporan laba rugi konsolidasian dan OCI.
Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada biaya perolehan dikurangi akumulasi penurunan nilai. Untuk
tujuan pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dalam kombinasi bisnis dari tanggal akuisisi,
dialokasikan ke setiap Unit Penghasil Kas (UPK) dari Entitas yang diharapkan bermanfaat dari kombinasi
tersebut, terlepas apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi ditetapkan atas UPK tersebut.
Pengakuan penurunan nilai disyaratkan di PSAK No. 236, “Penurunan Nilai Aset”.
Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK dan operasi tertentu dari UPK tersebut dihentikan, maka
goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah tercatat operasi
tersebut ketika menentukan keuntungan atau kerugian disposal tersebut. Goodwill yang dilepaskan tersebut
diukur berdasarkan nilai relatif operasi yang dihentikan dan porsi UPK yang ditahan.
Sesuai dengan ketentuan dalam PSAK No. 103, “Kombinasi Bisnis”, jika akuntansi awal untuk kombinasi
bisnis belum selesai pada akhir periode pelaporan pada saat kombinasi bisnis terjadi, entitas melaporkan jumlah
provisi item-item yang proses akuntansinya belum selesai dalam laporan keuangan konsolidasian. Selama
periode pengukuran, entitas menyesuaikan secara retrospektif jumlah provisi yang diakui pada tanggal akuisisi
untuk mencerminkan informasi baru yang diperoleh tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal akuisisi
dan, jika diketahui, akan berdampak pada pengukuran jumlah yang diakui pada tanggal tersebut.
c. Investasi pada Entitas asosiasi dan penyertaan saham
Penyertaan saham pada entitas di mana Entitas tidak memiliki pengaruh yang signifikan dicatat sesuai dengan
PSAK No. 239, “Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran”.
Entitas asosiasi adalah suatu entitas di mana entitas mempunyai pengaruh yang signifikan, namun tidak
mempunyai pengendalian atau pengendalian bersama, melalui partisipasi dalam pengambilan keputusan atas
kebijakan finansial dan operasional investee. Entitas mempunyai pengaruh signifikan jika kepemilikan hak
suara antara 20% dan 50%.
16
Page 19
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
d. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi
Berdasarkan PSAK No. 224 mengenai “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”, definisi pihak berelasi adalah:
1. Orang atau anggota keluarga terdekatnya dikatakan memiliki relasi dengan Grup jika orang tersebut:
i. Memiliki pengendalian ataupun pengendalian bersama terhadap Grup;
ii. Memiliki pengaruh signifikan terhadap Grup; atau
iii. Merupakan personil manajemen kunci dari Grup ataupun Entitas induk dari Grup.
2. Suatu Entitas dikatakan memiliki relasi dengan Grup jika memenuhi salah satu dari hal berikut ini:
i. Entitas tersebut dan Grup adalah anggota dari Grup yang sama;
ii. Merupakan Entitas asosiasi atau ventura bersama dari Grup (atau Entitas asosiasi atau ventura
bersama tersebut merupakan anggota suatu Grup di mana Grup adalah anggota dari Grup tersebut);
iii. Entitas tersebut dan Grup adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama;
iv. Entitas yang merupakan ventura bersama dari asosiasi Grup atau asosiasi dari ventura bersama dari
Grup;
v. Entitas yang merupakan suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari Grup atau
Entitas yang terkait dengan Grup. Grup adalah penyelenggara program tersebut, maka Entitas
sponsor juga berelasi dengan Grup;
vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam angka (1)
di atas;
vii. Entitas yang dipengaruhi secara signifikan oleh orang yang diidentifikasi dalam angka (1) (i) atau
orang yang bersangkutan merupakan personil manajemen kunci dari Entitas tersebut (atau entitas
induk dari entitas).
Personil manajemen kunci adalah orang-orang yang mempunyai kewenangan dan tanggung jawab untuk
merencanakan, memimpin dan mengendalikan aktivitas Grup, secara langsung atau tidak langsung.
Seluruh transaksi signifikan dengan pihak-pihak yang berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan
keuangan konsolidasian.
e. Informasi segmen
Grup melaporkan informasi segmen yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi
sifat dan dampak keuangan dari aktivitas bisnis yang mana grup terlibat dan lingkungan ekonomi di mana Grup
beroperasi.
Sebuah segmen operasi adalah sebuah komponen dari Grup yang:
1. Terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk
pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama);
2. Hasil operasinya dikaji ulang secara reguler oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat
keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan
3. Tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.
17
Page 20
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
e. Informasi segmen (lanjutan)
Grup melakukan segmentasi pelaporan berdasarkan informasi keuangan yang digunakan oleh pengambil
keputusan operasional dalam mengevaluasi kinerja segmen dan menentukan alokasi sumber daya yang
dimilikinya. Segmentasi berdasarkan aktivitas dari setiap kegiatan operasi di dalam grup. Seluruh transaksi
antar segmen telah dieliminasi.
f. Instrumen Keuangan
Grup menerapkan PSAK 109 “Instrumen Keuangan” dan Amandemen PSAK 109 “Instrumen Keuangan
tentang Fitur Percepatan Pelunasan dengan Kompensasi Negatif”.
1. Aset keuangan
Pengakuan, klasifikasi dan pengukuran
Grup mengakui aset keuangan dalam posisi keuangan konsolidasian jika Grup menjadi salah satu pihak
dalam ketentuan kontraktual instrumen tersebut.
Grup mengklasifikasikan aset keuangan sehingga setelah pengakuan awal aset keuangan diukur pada biaya
perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba
rugi. Aset keuangan diklasifikasikan dengan menggunakan dua dasar yaitu model bisnis entitas dalam
mengelola aset keuangan dan karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan. Manajemen
menentukan klasifikasi aset keuangan pada saat awal pengakuan.
- Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut ini terpenuhi
yaitu aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan memiliki aset keuangan dalam rangka
mendapatkan arus kas kontraktual dan persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus
kas pada tanggal tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
Pada pengakuan awal, piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan,
diakui sebesar harga transaksi. Aset keuangan lainnya awalnya diakui sebesar nilai wajar dikurangi
biaya transaksi yang terkait. Aset keuangan ini selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan
diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan atau kerugian pada penghentian
atau modifikasi aset keuangan yang dicatat yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi diakui pada
laporan laba rugi.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-
lain, uang jaminan dan piutang lain-lain - pihak berelasi Grup termasuk dalam kategori ini.
18
Page 21
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
f. Instrumen Keuangan (lanjutan)
1. Aset keuangan (lanjutan)
Pengakuan, klasifikasi dan pengukuran (lanjutan)
- Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain jika kedua kondisi
berikut ini terpenuhi yaitu aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi
dengan mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan dan persyaratan kontraktual dari
aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan
bunga dari jumlah pokok terutang.
Perubahan nilai wajar aset keuangan ini dicatat pada penghasilan komprehensif lainnya, kecuali
pengakuan keuntungan atau kerugian penurunan nilai, pendapatan bunga (termasuk biaya transaksi
menggunakan metode suku bunga efektif), keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian
dan keuntungan dan kerugian dari selisih kurs diakui pada laporan laba rugi. Ketika aset keuangan
dihentikan, keuntungan atau kerugian nilai wajar kumulatif yang sebelumnya diakui pada penghasilan
komprehensif lain direklasifikasi pada laba rugi.
- Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi adalah aset keuangan yang diklasifikasikan
ke dalam kategori ini jika tidak termasuk ke dalam kategori diukur pada biaya perolehan diamortisasi
atau diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Akan tetapi, entitas dapat
menetapkan pilihan yang tak terbatalkan pada saat pengakuan awal atas investasi pada instrumen
ekuitas tertentu yang umumnya diukur pada nilai wajar melalui laba rugi sehingga perubahan nilai
wajarnya disajikan dalam penghasilan komprehensif lain.
Semua instrumen keuangan derivatif termasuk dalam kategori ini, kecuali untuk instrumen yang
ditetapkan dan efektif sebagai instrumen lindung nilai. Aset pada kategori ini diklasifikasikan sebagai
aset lancar jika diharapkan dapat diselesaikan dalam waktu 12 bulan; jika tidak, aset tersebut
diklasifikasikan sebagai tidak lancar.
2. Liabilitas keuangan
Grup mengakui liabilitas keuangan dalam posisi keuangan konsolidasian jika Grup menjadi salah satu
pihak dalam ketentuan kontraktual instrumen tersebut.
Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangan sehingga setelah pengakuan awal liabilitas keuangan diukur
pada: nilai wajar melalui laba rugi dan biaya perolehan diamortisasi. Manajemen menentukan klasifikasi
liabilitas keuangan pada saat awal pengakuan.
Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.
19
Page 22
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
f. Instrumen Keuangan (lanjutan)
2. Liabilitas keuangan (lanjutan)
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, liabilitas keuangan Grup yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi meliputi meliputi utang bank jangka pendek, utang usaha, utang lain-lain, biaya
yang masih harus dibayar, uang muka diterima. Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas
jangka panjang jika jatuh tempo melebihi 12 bulan dan sebagai liabilitas jangka pendek jika jatuh tempo
yang tersisa kurang dari 12 bulan.
3. Saling hapus instrumen keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling-hapus buku dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan
posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, terdapat hak secara hukum untuk melakukan saling
hapus buku atas jumlah tercatat dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat maksud
untuk menyelesaikan secara bersih, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara
bersamaan.
4. Nilai wajar instrumen keuangan
Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan secara aktif di pasar keuangan yang terorganisasi
ditentukan dengan mengacu pada kuotasi harga di pasar aktif pada penutupan bisnis pada akhir periode
pelaporan tanpa pengurangan untuk biaya transaksi. Untuk instrumen keuangan yang tidak memiliki pasar
aktif, nilai wajar ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian.
Teknik penilaian tersebut mencakup penggunaan transaksi- transaksi pasar yang wajar antara pihak-pihak
yang mengerti dan berkeinginan, mengacu pada nilai wajar terkini dari instrumen lain yang secara
substansial sama, analisis arus kas yang didiskontokan, atau model penilaian lain sebagaimana disyaratkan
di PSAK 113, “Pengukuran Nilai Wajar”.
Penyesuaian risiko kredit
Grup menyesuaikan harga di pasar yang lebih menguntungkan untuk mencerminkan adanya perbedaan
risiko kredit pihak lawan (counterparty) antara instrumen yang diperdagangkan di pasar tersebut dengan
instrumen yang dinilai untuk posisi aset keuangan. Dalam menentukan nilai wajar posisi liabilitas
keuangan, risiko kredit Grup terkait dengan instrumen harus diperhitungkan.
5. Penurunan nilai aset keuangan
Sesuai dengan PSAK 109, Grup mengakui penyisihan kerugian untuk kerugian kredit ekspektasian pada
aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan aset keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Grup mengukur kerugian kredit ekspektasian dari instrumen
keuangan dengan cara yang mencerminkan jumlah yang tidak bias dan probabilitas tertimbang yang
ditentukan dengan mengevaluasi serangkaian hasil yang memungkinkan dapat terjadi, nilai waktu atas
uang, dan informasi yang wajar dan terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan pada
tanggal pelaporan mengenai peristiwa masa lalu, kondisi kini, dan perkiraan kondisi ekonomi masa depan.
20
Page 23
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
f. Instrumen Keuangan (lanjutan)
6. Penghentian pengakuan aset dan liabilitas keuangan
Aset keuangan
Aset keuangan (atau mana yang lebih sesuai, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset
keuangan serupa) dihentikan pengakuannya pada saat:
1) Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut telah berakhir; atau
2) Grup telah mentransfer hak kontraktual mereka untuk menerima arus kas yang berasal dari aset
keuangan atau berkewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa penundaan
yang signifikan kepada pihak ketiga dalam perjanjian pass-through; dan baik
a) Grup telah secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat dari aset; atau
b) Grup secara substansial tidak mentransfer atau tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat suatu
aset, namun telah mentransfer kendali atas aset tersebut.
Liabilitas keuangan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat liabilitas tersebut dihentikan atau dibatalkan atau
kadaluwarsa. Ketika suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan oleh liabilitas keuangan lain dari
pemberi pinjaman yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara
substansial persyaratan dari suatu liabilitas yang saat ini ada, pertukaran atau modifikasi tersebut
diperlakukan sebagai penghentian pengakuan liabilitas awal dan pengakuan suatu liabilitas baru, dan
selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian.
g. Kas dan setara kas
Kas adalah alat pembayaran yang siap dan bebas dipergunakan untuk membiayai kegiatan grup. Setara kas
adalah investasi yang sifatnya sangat likuid, berjangka pendek, dan dengan cepat dapat dijadikan kas dalam
jumlah yang dapat ditentukan dan memiliki risiko perubahan nilai yang tidak signifikan dengan jangka waktu
tiga bulan atau kurang sejak tanggal penempatan dan tidak digunakan sebagai jaminan atau tidak dibatasi
penggunaannya.
Kas di bank dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya sehubungan dengan persyaratan perjanjian
pinjaman atau perjanjian lainnya disajikan sebagai “Kas di Bank dan Deposito Berjangka yang Dibatasi
Penggunaannya” sebagai aset tidak lancar.
Kas di bank dan deposito berjangka yang akan digunakan untuk membayar liabilitas yang akan jatuh tempo
dalam 1 (satu) tahun, disajikan sebagai bagian dari aset lancar.
21
Page 24
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
h. Persediaan
Persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah antara harga perolehan dengan nilai realisasi bersih. Nilai
perolehan ditetapkan berdasarkan metode biaya yang meliputi biaya-biaya yang terjadi untuk memperoleh
persediaan tersebut serta membawanya ke lokasi dan kondisinya yang sekarang. Nilai bersih yang dapat
direalisasikan adalah taksiran harga jual yang wajar setelah dikurangi dengan taksiran biaya untuk memperoleh
dan menjual persediaan barang jadi.
Harga perolehan dinyatakan berdasarkan metode First-in First-out (FIFO) untuk seluruh persediaan.
Penyisihan barang usang dilakukan berdasarkan identifikasi kondisi persediaan pada setiap tanggal laporan
posisi keuangan konsolidasian.
i. Biaya dibayar di muka dan uang muka
Biaya dibayar di muka dibebankan pada usaha sesuai masa manfaat biaya dengan menggunakan metode garis
lurus.
Uang muka merupakan pembayaran atas pengadaan barang dan/atau jasa yang akan diperhitungkan demikian
dengan harga barang dan atau jasa yang diterima.
j. Aset tetap
Grup menerapkan PSAK No. 216, “Aset Tetap”. Selain itu, Grup juga menerapkan ISAK No. 336, “Hak Atas
Tanah”.
Pengakuan awal aset tetap diukur pada biaya perolehan. Biaya perolehan aset tetap meliputi harga perolehan
dan setiap biaya yang dapat diatribusikan secara langsung agar aset tersebut siap digunakan sesuai dengan
tujuannya.
Aset tetap, kecuali tanah, dinyatakan berdasarkan biaya perolehan, tetapi tidak termasuk biaya perawatan
sehari-hari, dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai, jika ada. Tanah tidak
disusutkan dan dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dikurangi akumulasi rugi penurunan nilai, jika ada.
Biaya perolehan awal aset tetap meliputi harga perolehan termasuk bea impor dan pajak pembelian dan biaya-
biaya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan
sesuai dengan tujuan penggunaan yang ditetapkan.
Beban-beban yang timbul setelah aset tetap digunakan, seperti beban perbaikan dan pemeliharaan, dibebankan
ke laporan laba rugi komprehensif pada saat terjadinya. Apabila beban-beban tersebut menimbulkan
peningkatan manfaat ekonomis di masa mendatang dari penggunaan aset tetap tersebut yang dapat melebihi
kinerja normalnya, maka beban-beban tersebut dikapitalisasi sebagai tambahan biaya perolehan aset tetap.
22
Page 25
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
j. Aset Tetap (lanjutan)
Penyusutan dihitung berdasarkan metode garis lurus (straight-line method) selama masa manfaat aset tetap
sebagai berikut:
Tarif penyusutan Tahun
Bangunan 3,3%-5% 20-30 Tahun
Mesin & peralatan 20%-33,3% 3-5 Tahun
Peralatan kantor 12,5%-33,3% 3-8 Tahun
Kendaraan 12,5%-33,3% 3-8 Tahun
Nilai tercatat aset tetap ditelaah kembali dan dilakukan penurunan nilai apabila terdapat peristiwa atau
perubahan kondisi tertentu yang mengindikasikan nilai tercatat tersebut tidak dapat dipulihkan sepenuhnya.
Ketika aset tetap yang dijual atau dilepaskan, dikeluarkan dari kelompok aset tetap berikut akumulasi
penyusutan serta akumulasi penurunan nilai yang terkait dengan aset tetap tersebut. Laba atau rugi yang
timbul dari penghentian pengakuan aset tetap ditentukan sebesar perbedaan antara jumlah neto hasil
pelepasan, jika ada, dengan jumlah tercatat dari aset tetap tersebut dan diakui dalam laporan laba rugi
komprehensif pada tahun terjadinya penghentian pengakuan.
Nilai residu, umur manfaat, serta metode penyusutan dan amortisasi ditelaah setiap akhir tahun dan dilakukan
penyesuaian apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya.
Nilai residu dari aset tetap adalah estimasi jumlah yang dapat diperoleh Grup dari pelepasan aset setelah
dikurangi estimasi biaya pelepasan, jika aset telah mencapai umur dan kondisi pada akhir umur manfaatnya.
k. Aset Pusat Data dan Analisa Tempo (PDAT)
Aset Pusat Data dan Analisa Tempo (PDAT) adalah koleksi informasi dan data yang memiliki nilai sejarah
yang tinggi dan digunakan oleh Entitas sebagai referensi berita.
Efektif sejak tanggal 1 Januari 2002, Entitas mulai mengamortisasi Aset Pusat Data dan Analisa Tempo sesuai
dengan masa manfaatnya selama 18 tahun dengan metode garis lurus. Sisa biaya yang belum diamortisasi
untuk masing-masing produk ditinjau kembali manfaat keekonomiannya pada setiap akhir periode.
l. Properti investasi
Grup menerapkan PSAK No. 13 yang memberikan klarifikasi bahwa PSAK No. 240 dan PSAK No. 103 saling
mempengaruhi. Grup dapat mengacu pada PSAK No. 13 untuk membedakan antara properti investasi dan
properti yang digunakan sendiri. Grup juga dapat mengacu pada PSAK No. 22 sebagai pedoman apakah
akuisisi properti investasi merupakan kombinasi bisnis.
23
Page 26
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
l. Properti Investasi (lanjutan)
Properti investasi terdiri dari tanah, bangunan dan prasarana, yang dikuasai untuk menghasilkan sewa atau
untuk kenaikan nilai atau kedua-duanya, dan tidak untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang
atau jasa untuk tujuan administratif atau dijual dalam kegiatan usaha sehari-hari.
Grup telah memilih model biaya (cost model) sebagai kebijakan akuntansi pengukuran properti investasi.
Properti investasi dinyatakan sebesar biaya perolehan termasuk biaya transaksi dikurangi akumulasi
penyusutan dan penurunan nilai, kecuali tanah yang tidak disusutkan. Jumlah tercatat termasuk biaya
penggantian dari properti investasi yang ada pada saat terjadinya biaya, jika kriteria pengakuan terpenuhi, dan
tidak termasuk biaya harian penggunaan properti investasi.
Penyusutan bangunan dan prasarana dihitung dengan menggunakan metode garis lurus (straight line method)
selama umur manfaat aset antara 20 hingga 30 tahun.
Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika properti investasi tersebut tidak
digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomis di masa depan yang dapat diharapkan
pada saat pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian atau pelepasan properti investasi diakui
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian pada tahun terjadinya penghentian
atau pelepasan tersebut.
Transfer ke properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan
dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik, dimulainya sewa operasi ke pihak lain atau selesainya
pembangunan atau pengembangan. Transfer dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat
perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik atau dimulainya
pengembangan untuk dijual.
Properti investasi mencakup juga properti dalam proses pembangunan yang di masa depan akan digunakan
sebagai properti investasi.
m. Aset tak berwujud
Grup menerapkan PSAK No. 238. Selain itu Grup juga menerapkan ISAK No. 23, “Biaya Situs Web”
termasuk PSAK No. 238, “Aset tak berwujud” dan Amandemen PSAK No. 238, “Aset tak berwujud tentang
Klarifikasi Metode yang Diterima untuk Penyusutan dan Amortisasi”.
PSAK No. 238 memberikan klarifikasi pada paragraf 80 terkait model revaluasi, bahwa ketika entitas
menggunakan model revaluasi, jumlah tercatat aset disajikan kembali pada jumlah revaluasiannya.
Amandemen PSAK No. 238 memberikan klarifikasi tentang anggapan bahwa pendapatan adalah dasar yang
tidak tepat dalam mengukur pemakaian manfaat ekonomi aset tak berwujud dapat dibantah dalam keadaan
terbatas tertentu.
24
Page 27
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
m. Aset tak berwujud (lanjutan)
Aset tak berwujud dapat diakui hanya apabila:
1) Kemungkinan besar akan diperoleh manfaat ekonomi masa depan dari aset tersebut; dan
2) Biaya perolehan aset tersebut dapat diukur secara andal.
Grup telah memilih model biaya (cost model) sebagai kebijakan akuntansi pengukuran aset tak berwujudnya.
Aset tak berwujud dengan umur manfaat terbatas (finite) diamortisasi secara sistematis selama umur
manfaatnya. Aset tak berwujud dengan umur manfaat tidak terbatas (indefinite) tidak perlu diamortisasi,
namun secara tahunan wajib dilakukan perbandingan antara nilai tercatat dengan nilai yang dapat dipulihkan.
Selain itu, Grup juga menerapkan ISAK No. 336, “Hak atas Tanah”. Penerapan ISAK ini hanya
mereklasifikasi biaya pengurusan hak atas tanah untuk perolehan awal pada kelompok akun tanah dan untuk
perpanjangan hak pada kelompok akun “Aset Tak berwujud”.
Hak atas tanah tersebut diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus (straight line method) selama
taksiran masa manfaat hukum atau ekonomis, mana yang lebih cepat.
Beban ditangguhkan lainnya yang mempunyai masa manfaat ekonomis di masa depan diamortisasi selama
taksiran masa manfaat ekonomis dengan menggunakan metode garis lurus (straight line method).
n. Penurunan nilai aset non-keuangan
Grup menerapkan PSAK No. 236, “Penurunan Nilai Aset”. PSAK ini tidak diterapkan untuk persediaan, aset
yang timbul dari kontrak konstruksi, aset pajak tangguhan, aset yang timbul dari imbalan kerja, aset keuangan,
properti investasi pada nilai wajar, aset kontrak asuransi, aset tidak lancar dimiliki untuk dijual. PSAK ini
diterapkan untuk aset tetap, properti investasi pada biaya perolehan, aset tak berwujud dan goodwill, investasi
pada Entitas anak, Entitas asosiasi dan ventura bersama pada biaya perolehan.
Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan
nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian secara tahunan penurunan nilai aset diperlukan,
maka Grup membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.
Jumlah terpulihkan suatu aset atau CGU adalah jumlah yang lebih tinggi antar nilai wajar dikurangi biaya
pelepasan dan nilai pakainya. Jika jumlah terpilihkan suatu aset lebih kecil dari nilai tercatatnya, nilai tercatat
harus diturunkan menjadi sebesar terpulihkan. Kerugian penurunan nilai diakui segera dalam laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian, kecuali berkaitan dengan aset revaluasian dimana rugi
penurunan nilai diperlakukan sebagai penurunan revaluasi di OCI .
25
Page 28
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
n. Penurunan nilai aset non-keuangan (lanjutan)
Jika jumlah terpulihkan adalah nilai wajar dikurangi biaya pelepasan, tingkat hirarki nilai wajar dimana
pengukuran nilai wajar dikategorikan, teknik penilaian yang digunakan untuk mengukur nilai wajar dikurangi
biaya pelepasan dan asumsi utama yang digunakan dalam pengukuran nilai wajar pengukuran dikategorikan
dalam "level 2" dan "level 3" dari hirarki nilai wajar adalah dengan mengacu pada PSAK No. 113,
"Pengukuran Nilai Wajar".
Jumlah terpulihkan dari jenis aset tak berwujud berikut diukur setiap apakah terdapat atau tidak indikasi
bahwa nilainya mungkin menurun. Dalam beberapa hal, perhitungan rincian jumlah terpulihkan terkini yang
dibuat dalam periode sebelumnya dapat digunakan dalam uji penurunan nilai atas aset tersebut pada periode
berjalan:
Aset tak berwujud dengan umur manfaat tidak terbatas:
- Aset tak berwujud belum tersedia untuk digunakan;
- Goodwill yang diperoleh dalam suatu kombinasi bisnis.
Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill dibalik jika,
dan hanya jika, terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset
tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlah
terpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah tercatat, neto
setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun
sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui sebagai keuntungan dalam laporan laba rugi kecuali
terkait dengan aset revaluasian di mana pembalikan diperlakukan sebagai kenaikan revaluasi dalam OCI.
Setelah pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan dalam periode mendatang untuk
mengalokasikan jumlah tercatat aset revisian, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis selama
sisa umur manfaatnya.
Goodwill diuji untuk penurunan nilai setiap tahun dan ketika keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai
tercatat mungkin menurun. Penurunan nilai goodwill ditetapkan dengan menilai jumlah terpulihkan dari
masing-masing unit penghasil kas (CGU) atau kelompok CGU untuk mana goodwill terkait. Di mana jumlah
terpulihkan CGU lebih kecil dari jumlah tercatatnya, rugi penurunan nilai diakui. Penurunan yang berkaitan
dengan goodwill tidak dapat dibalik di masa mendatang.
26
Page 29
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
o. Imbalan kerja
Grup menerapkan PSAK No. 219, “Imbalan Kerja”. Berdasarkan revisi atas PSAK tersebut, keuntungan atau
kerugian aktuarial yang timbul diakui sebagai Penghasilan Komprehensif Lain dan disajikan pada bagian
ekuitas. Biaya jasa lalu dibebankan langsung pada laba rugi.
Grup mencatat imbalan kerja berdasarkan Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tanggal 25 Maret 2003.
Liabilitas atau aset imbalan pasti neto adalah nilai agregat dari nilai kini kewajiban imbalan pasti (dihasilkan
dari penggunaan tingkat diskonto berdasarkan obligasi korporat berkualitas tinggi) pada akhir periode
pelaporan dikurangi dengan nilai wajar aset program (jika ada), disesuaikan dengan efek membatasi aset
imbalan pasti neto yang ditetapkan ke batas tertinggi aset. Batas tertinggi aset adalah nilai kini dari imbalan
ekonomi yang tersedia dalam bentuk pengembalian dana dari program atau pengurangan iuran masa depan
tersebut.
Dalam program imbalan pasti, biaya imbalan ditentukan terpisah untuk masing-masing program dengan
menggunakan metode Projected Unit Credit. Biaya imbalan pasti terdiri dari:
1. Biaya jasa
2. Bunga neto atas liabilitas atau aset imbalan pasti neto
3. Pengukuran kembali liabilitas atau aset imbalan pasti neto
Biaya jasa di mana termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu dan keuntungan atau kerugian atas penyelesaian
diakui sebagai beban dalam laba rugi. Biaya jasa lalu diakui ketika terjadi amandemen atau perubahan program
imbalan pasti atau kurtailmen.
Perhitungan yang terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, pendapatan dari aset dan setiap perubahan
dalam aset ceiling (tidak termasuk bunga neto pada liabilitas imbalan) diakui segera dalam penghasilan
komprehensif lain pada periode dimana mereka muncul. Perhitungan kembali diakui dalam laba ditahan dalam
ekuitas dan tidak diklasifikasikan kembali ke laporan laba rugi pada periode berikutnya.
Bunga neto di dalam liabilitas atau aset imbalan neto adalah perubahan selama periode liabilitas atau aset
imbalan neto yang muncul dari periode waktu yang ditentukan dengan menggunakan tarif diskon berdasarkan
obligasi perusahaan yang berkualitas tinggi ke dalam liabilitas atau aset imbalan neto. Bunga neto di dalam
liabilitas atau aset imbalan neto diakui sebagai beban atau pendapatan dalam laporan laba rugi.
27
Page 30
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
o. Imbalan kerja (lanjutan)
Program pension
Entitas dan entitas anak (PT TIMH), menyelenggarakan program pensiun iuran pasti yang dikelola oleh Dana
Pensiun Lembaga Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang meliputi seluruh karyawan
permanen.
Berdasarkan program pensiun tersebut, kontribusi dihitung berdasarkan masa kerja karyawan. Kontribusi
entitas dan entitas anak terdiri atas biaya jasa kini dan biaya jasa lalu yang dibayar secara periodik berdasarkan
perhitungan aktuaria.
Karyawan permanen pada entitas anak (PT Temprint) disertakan dalam program Jaminan Sosial Tenaga Kerja
(Jamsostek).
Pengakuan
Beban imbalan kerja untuk pekerja harus diakui pada periode di mana imbalan diperoleh oleh pekerja,
daripada ketika dibayar atau terutang.
Komponen biaya imbalan pasti diakui sebagai berikut:
1. Biaya jasa diatribusikan ke periode sekarang dan masa lalu diakui dalam laporan laba rugi;
2. Bunga neto pada liabilitas atau aset imbalan pasti ditentukan dengan menggunakan tingkat diskonto pada
awal periode diakui dalam laporan laba rugi;
3. Pengukuran kembali dari liabilitas atau aset imbalan pasti terdiri dari:
- Keuntungan dan kerugian aktuarial;
- Imbal balik aset program;
- Setiap perubahan dalam dampak batas atas aset, tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam
bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto diakui di OCI (tidak direklasifikasi ke laba rugi
pada periode berikutnya).
Pengukuran
Pengukuran liabilitas (aset) imbalan pasti neto mensyaratkan penerapan metode penilaian aktuaria, atribusi
imbalan untuk periode jasa, dan penggunaan asumsi aktuaria. Nilai wajar aset program dikurangi dari nilai
kini liabilitas imbalan pasti dalam menentukan defisit bersih atau surplus.
Nilai kini liabilitas imbalan pasti Entitas dan biaya jasa terkait ditentukan dengan menggunakan metode
“Projected Unit Credit”, yang menganggap setiap periode jasa akan menghasilkan satu unit tambahan dari
imbalan dan mengukur setiap unit secara terpisah untuk menghasilkan liabilitas akhir. Hal ini mensyaratkan
Entitas untuk mengatribusikan imbalan pada periode kini (untuk menentukan biaya jasa kini) dan periode kini
dan periode lalu (untuk menentukan nilai kini liabilitas imbalan pasti). Imbalan tersebut diatribusikan
sepanjang periode jasa menggunakan formula imbalan yang dimiliki program, kecuali jasa pekerja di tahun
tahun akhir akan meningkat secara material dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dalam hal ini
menggunakan dasar metode garis lurus.
28
Page 31
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
o. Imbalan kerja (lanjutan)
Pengukuran ( lanjutan)
Biaya jasa lalu adalah perubahan liabilitas imbalan pasti atas jasa pekerja pada periode-periode lalu, yang
timbul sebagai akibat dari perubahan peraturan program dalam periode kini (yaitu yang akan dibayar, atau
kurtailmen yang secara signifikan mengurangi jumlah pekerja yang disertakan).
Biaya jasa lalu diakui sebagai beban pada awal tanggal ketika perubahan program atau kurtailmen terjadi dan
tanggal ketika Entitas mengakui setiap pesangon, atau biaya terkait restrukturisasi dalam PSAK No. 57,
“Provisi, Liabilitas Kontingensi, dan Aset Kontingensi”.
Keuntungan atau kerugian atas penyelesaian program imbalan pasti diakui pada saat penyelesaian terjadi.
Sebelum biaya jasa lalu ditentukan, atau keuntungan atau kerugian pada penyelesaian diakui, liabilitas imbalan
pasti atau aset disyaratkan untuk diukur kembali, namun Entitas tidak disyaratkan untuk membedakan antara
biaya jasa lalu yang dihasilkan dari kurtailmen dan keuntungan dan kerugian pada penyelesaian di mana
transaksi ini terjadi bersama-sama.
p. Penjabaran mata uang asing
PSAK No. 221 mewajibkan Grup untuk menentukan mata uang fungsionalnya dan mengukur hasil operasi
dan posisi keuangannya dalam mata uang tersebut. Selanjutnya, standar ini juga mengatur cara untuk
menyertakan transaksi mata uang asing dan operasi luar negeri dalam laporan keuangan konsolidasian dan
mentranslasikan laporan keuangan konsolidasian ke dalam mata uang penyajian.
1. Mata uang fungsional dan penyajian
Akun-akun yang tercakup dalam laporan keuangan setiap Entitas anak di dalam Grup diukur
menggunakan mata uang dari lingkungan ekonomi utama di mana Entitas tersebut beroperasi (mata uang
fungsional). Laporan keuangan konsolidasian disajikan dalam Rupiah, yang juga merupakan mata uang
fungsional dan penyajian Grup.
2. Transaksi dan saldo
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan menjadi mata uang fungsional menggunakan kurs yang
berlaku pada tanggal transaksi. Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang berasal dari pembayaran atas
transaksi-transaksi tersebut dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
menggunakan kurs yang berlaku pada akhir tahun diakui dalam laba rugi.
3. Entitas dalam Grup
Hasil usaha operasi dan posisi keuangan dari entitas anak Grup (tidak ada yang mata uang fungsionalnya
mata uang dari suatu ekonomi hiperinflasi) yang memiliki mata uang fungsional yang berbeda dengan
mata uang penyajian Perusahaan, ditranslasikan dalam mata uang penyajian Perusahaan sebagai berikut:
29
Page 32
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
p. Penjabaran mata uang asing (lanjutan)
-
Asset dan liabilitas yang disajikan pada laporan posisi keuangan konsolidasian, dijabarkan pada kurs
penutup tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian tersebut.
Penghasilan dan beban untuk setiap laba rugi dijabarkan menggunakan kurs rata-rata tersebut bukan
perkiraan wajar efek kumulatif dari kurs yang berlaku pada tanggal transaksi, maka penghasilan dan beban
dijabarkan menggunakan kurs tanggal transaksi.
Seluruh selisih kurs yang timbul diakui dalam pendapatan komprehensif lainnya.
Kurs tengah Bank Indonesia yang digunakan pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 adalah:
2026 2025
(dalam Rupiah penuh) (dalam Rupiah penuh)
1 Dolar Amerika Serikat 17.856 16.782
Untuk tujuan konsolidasian laporan keuangan Entitas anak dengan mata uang fungsional selain mata uang
fungsional Entitas Induk (jika ada) dijabarkan ke dalam mata uang fungsional Entitas Induk dengan
menggunakan berikut ini :
- Aset dan liabilitas, kurs tengah tukar Bank Indonesia pasa akhir pelaporan tahun.
- Pendapatan dan beban, kurs tengah rata-rata tertimbang dari Bank Indonesia selama periode laporan laba
Rugi dan penghasilan kompresif lain.
q. Pengakuan pendapatan
Pendapatan dari penjualan barang harus diakui bila seluruh kondisi berikut dipenuhi:
- Grup telah memindahkan risiko dan manfaat secara signifikan kepemilikan barang kepada pembeli;
- Grup tidak lagi melanjutkan pengelolaan yang biasanya terkait dengan kepemilikan atas barang ataupun
melakukan pengendalian efektif atas barang yang dijual;
- Jumlah pendapatan dapat diukur dengan andal;
- Kemungkinan besar manfaat ekonomi yang terkait dengan transaksi akan mengalir kepada perusahaan
tersebut; dan
- Biaya yang terjadi atau akan terjadi sehubungan transaksi penjualan tersebut dapat diukur dengan andal.
Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).
r. Biaya pinjaman
Grup menerapkan PSAK No. 223, “Biaya Pinjaman”. Biaya pinjaman, baik secara langsung maupun tidak
langsung digunakan untuk mendanai suatu proses pembangunan tertentu yang memenuhi syarat (“aset
kualifikasian”), dikapitalisasi hingga saat proses pembangunannya selesai.
Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan secara langsung pada perolehan, konstruksi dan produksi, suatu
aset kualifikasian, dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya aset terkait. Jika tidak biaya pinjaman diakui
sebagai beban pada saat terjadinya. Biaya pinjaman terdiri dari bunga dan beban keuangan lainnya
sehubungan dengan peminjaman dana oleh Grup.
30
Page 33
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
r. Biaya pinjaman (lanjutan)
Untuk pinjaman yang secara khusus digunakan untuk perolehan aset kualifikasian, jumlah biaya pinjaman
yang memenuhi syarat untuk dikapitalisasi ditentukan sebesar biaya pinjaman yang terjadi selama periode
berjalan, dikurangi pendapatan investasi jangka pendek dari pinjaman tersebut.
Grup memulai mengkapitalisasi biaya pinjaman sebagai bagian dari biaya aset kualifikasian pada tanggal
dimulainya. Tanggal dimulainya untuk kapitalisasi adalah tanggal ketika entitas pertama memenuhi semua
kondisi berikut:
- Menimbulkan pengeluaran untuk aset;
- Menimbulkan biaya pinjaman; dan
- Melakukan kegiatan yang diperlukan untuk mempersiapkan aset untuk tujuan penggunaannya atau
dijual.
Grup menunda kapitalisasi biaya pinjaman selama periode perpanjangan di mana entitas menunda kegiatan
pembangunan dari aset kualifikasian.
Grup berhenti mengkapitalisasi biaya pinjaman ketika secara substansial seluruh kegiatan yang diperlukan
untuk mempersiapkan aset kualifikasian sesuai dengan tujuan penggunaannya telah selesai.
s. Biaya emisi saham
Seluruh beban yang terjadi sehubungan dengan penawaran saham entitas induk kepada masyarakat dicatat
sebagai pengurang akun “Tambahan Modal Disetor” yang merupakan komponen ekuitas di dalam laporan
posisi keuangan konsolidasian.
t. Pajak penghasilan
Grup menerapkan PSAK No. 212, Pajak Penghasilan”. Selain itu, Grup juga menerapkan ISAK No. 225,
“Pajak Penghasilan: Perubahan Dalam Status Pajak Entitas atau Para Pemegang Saham”.
Pajak kini
Beban pajak penghasilan merupakan jumlah dari pajak penghasilan badan yang terutang saat ini dan pajak
tangguhan.
Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun berjalan dan lalu diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat
restitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan. Tarif pajak dan peraturan pajak yang digunakan
untuk menghitung jumlah tersebut adalah yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada
tanggal pelaporan.
Penghasilan kena pajak berbeda dengan laba yang dilaporkan dalam laba atau rugi karena penghasilan kena
pajak tidak termasuk bagian dari pendapatan atau beban yang dikenakan pajak atau dikurangkan di tahun-
tahun yang berbeda, dan juga tidak termasuk bagian-bagian yang tidak dikenakan pajak atau tidak dapat
dikurangkan.
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan dicatat saat surat ketetapan pajak diterima atau apabila dilakukan
banding ketika hasil banding diputuskan.
31
Page 34
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
t. Pajak penghasilan (lanjutan)
Pajak tangguhan
Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer pada tanggal
pelaporan antara dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas dan jumlah tercatatnya untuk tujuan pelaporan
keuangan pada tanggal pelaporan.
Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer yang kena pajak dan aset pajak tangguhan
diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan rugi fiskal yang belum terpakai, sepanjang besar
kemungkinan besar laba kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan
rugi fiskal yang belum terpakai tersebut dapat dimanfaatkan.
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan akumulasi rugi
pajak yang belum dikompensasikan, bila kemungkinan besar laba kena pajak akan tersedia sehingga
perbedaan temporer tersebut dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasikan tersebut dapat
dimanfaatkan.
Liabilitas pajak tangguhan dan aset pajak tangguhan (jika memenuhi kriteria) diakui atas perbedaan temporer
kena pajak terkait dengan investasi pada Entitas anak dan asosiasi, kecuali yang waktu pembalikannya dapat
dikendalikan dan kemungkinan besar perbedaan temporer tersebut tidak akan dibalik dimasa depan yang dapat
diperkirakan.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan nilai tercatat aset pajak
tangguhan tersebut diturunkan apabila laba fiskal mungkin tidak memadai untuk mengkompensasi sebagian
atau semua manfaat aset pajak tangguhan. Aset pajak tangguhan yang belum diakui sebelumnya ditelaah pada
setiap tanggal pelaporan dan diakui sepanjang laba kena pajak yang akan datang kemungkinan besar akan
tersedia untuk dipulihkan.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur berdasarkan tarif pajak yang diharapkan akan dipakai pada saat aset
direalisasikan berdasarkan tarif pajak dan peraturan perpajakan yang berlaku atau yang telah secara substantif
berlaku pada tanggal pelaporan.
Perubahan nilai tercatat aset dan liabilitas pajak tangguhan yang disebabkan perubahan tarif pajak dibebankan
pada tahun berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah langsung dibebankan atau
dikreditkan ke ekuitas.
Pajak tangguhan sehubungan dengan bagian yang diakui di luar laba atau rugi. Pajak tangguhan tersebut diakui
berkaitan dengan transaksi baik yang ada di penghasilan komprehensif lain atau langsung dibebankan ke
ekuitas.
Aset pajak tangguhan dan liabilitas aset pajak tangguhan disaling hapuskan jika terdapat hak secara hukum
untuk melakukan saling hapus atas aset pajak kini atau aset dan liabilitas pajak tangguhan pada Entitas yang
sama, atau grup yang bermaksud untuk menyelesaikan aset dan liabilitas lancar berdasarkan jumlah neto.
32
Page 35
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
u. Laba bersih per saham dasar dan dilusian
Grup menerapkan PSAK No. 233, “Laba per Saham”. ini menetapkan prinsip penentuan dan penyajian laba
per saham, sehingga meningkatkan daya banding kinerja antar entitas berbeda pada periode pelaporan sama
dan antar periode pelaporan berbeda untuk Entitas yang sama.
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas (entitas
induk) dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang ditempatkan dan disetor penuh selama periode berjalan
setelah dikurangi dengan saham yang diperoleh kembali.
Saham biasa dapat diterbitkan atau jumlah saham biasa dapat berkurang, tanpa disertai perubahan pada arus
kas atau aset lain atau pada liabilitas. Perubahan tersebut dapat berbentuk dividen saham, saham bonus,
pemecahan saham atau penggabungan saham. Untuk perhitungan laba per saham, perubahan tersebut dianggap
seolah-olah sudah terjadi pada awal tahun laporan keuangan konsolidasian yang disajikan.
Dalam menghitung laba per saham dilusian, jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar harus
disesuaikan dengan memperhitungkan dampak semua efek berpotensi saham biasa yang dilutif.
Tidak terdapat efek dilusi per 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 karena tidak ada efek berpotensi saham
biasa yang beredar.
v. Provisi
Provisi diakui jika Grup mempunyai kewajiban kini (hukum maupun konstruktif) sebagai akibat peristiwa
masa lalu, yang memungkinkan Grup harus menyelesaikan kewajiban tersebut dan estimasi yang andal
mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.
Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan untuk
menyelesaikan kewajiban kini pada tanggal pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian
terkait kewajiban tersebut. Ketika provisi diukur menggunakan estimasi arus kas untuk menyelesaikan
kewajiban kini, maka nilai tercatat provisi adalah nilai kini arus kas tersebut.
Jika sebagian atau seluruh pengeluaran untuk menyelesaikan provisi diganti oleh pihak ketiga, maka
penggantian itu diakui hanya pada saat timbul keyakinan bahwa penggantian pasti akan diterima dan jumlah
penggantian dapat diukur dengan andal.
Provisi ditelaah pada setiap tanggal laporan posisi keuangan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi
kini terbaik. Jika tidak terdapat kemungkinan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi
untuk menyelesaikan liabilitas tersebut, provisi tidak diakui.
33
Page 36
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
w. Peristiwa setelah periode pelaporan
Peristiwa setelah periode pelaporan adalah peristiwa yang terjadi antara akhir periode pelaporan dan tanggal
laporan keuangan konsolidasian diotorisasi untuk terbit baik peristiwa yang menguntungkan maupun yang
tidak.
Peristiwa-peristiwa tersebut dapat dibagi menjadi 2 (dua) jenis yaitu:
- Peristiwa yang memberikan adanya bukti atas adanya kondisi pada akhir periode pelaporan (peristiwa
penyesuaian setelah periode pelaporan).
- Peristiwa yang mengindikasikan timbulnya kondisi setelah periode pelaporan (peristiwa non penyesuaian
setelah periode pelaporan).
x. Sewa
Grup sebagai penyewa
Pada tanggal awal dimulainya suatu kontrak, Grup menilai apakah kontrak merupakan atau mengandung sewa.
Suatu kontrak mengandung sewa apabila kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan
aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan.
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian, Grup
harus menilai apakah:
- Grup memiliki hak untuk mendapatkan secara subtansial seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan aset
identifikasian; dan
- Grup memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian.
Pada tanggal permulaan sewa, Grup mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna diukur pada
biaya perolehan, di mana meliputi:
- Jumlah pengukuran awal liabilitas sewa;
- Pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, dikurangi dengan insentif sewa;
- Biaya langsung awal yang dikeluarkan; dan
- Estimasi biaya yang akan dikeluarkan untuk membongkar dan memindahkan aset pendasar atau untuk
merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan,
didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut tidak dapat
ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya, Grup menggunakan suku
bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.
34
Page 37
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
x. Sewa (lanjutan)
Grup sebagai penyewa (lanjutan)
Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran berikut ini:
- Pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap secara substansi dikurangi dengan piutang insentif sewa;
- Pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada awalnya diukur
dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan;
- Jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dengan jaminan nilai residual;
- Harga eksekusi opsi beli jika Grup cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan
- Penalti karena penghentian awal sewa kecuali jika Grup cukup pasti untuk tidak menghentikan lebih awal.
Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan dibebankan pada
laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo
liabilitas untuk setiap periode.
Sewa jangka-pendek dan sewa yang aset pendasarnya bernilai rendah
Grup memutuskan untuk tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka pendek yang
memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang dan sewa yang aset pendasarnya bernilai rendah. Grup mengakui
pembayaran sewa atas sewa tersebut sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.
Modifikasi sewa
Grup mencatat modifikasi sewa sebagai sewa terpisah jika:
- Modifikasi meningkatkan ruang lingkup sewa dengan menambahkan hak untuk menggunakan satu aset
pendasar atau lebih; dan
- Imbalan sewa meningkat sebesar jumlah yang setara dengan harga tersendiri untuk peningkatan dalam
ruang lingkup dan penyesuaian yang tepat pada harga tersendiri tersebut untuk merefleksikan kondisi
kontrak tertentu.
Untuk modifikasi sewa yang tidak dicatat sebagai sewa terpisah, pada tanggal efektif modifikasi sewa, Grup:
- Mengalokasikan imbalan kontrak modifikasian;
- Menentukan masa sewa dari sewa modifikasian; dan
- Mengukur kembali liabilitas sewa dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan
tingkat diskonto revisian. Pada tanggal efektif modifikasi, tingkat diskonto revisian ditentukan sebagai
suku bunga pinjaman inkremental Grup untuk sisa masa sewa.
35
Page 38
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
x. Sewa (lanjutan)
Grup sebagai penyewa (lanjutan)
Modifikasi sewa (lanjutan)
Untuk modifikasi sewa yang tidak dicatat sebagai sewa terpisah, Grup mencatat pengukuran kembali liabilitas
sewa dengan:
- Menurunkan jumlah tercatat aset hak-guna untuk merefleksikan penghentian sebagian atau sepenuhnya
sewa untuk modifikasi sewa yang menurunkan ruang lingkup sewa. Grup mengakui dalam laba rugi setiap
keuntungan atau kerugian yang terkait dengan penghentian sebagian atau sepenuhnya sewa tersebut;
- Membuat penyesuaian terkait aset hak-guna untuk seluruh modifikasi sewa lainnya.
Ketika Grup bertindak sebagai penyewa, Grup mengklasifikasi masing-masing sewanya baik sewa operasi
atau sewa pembiayaan.
Untuk mengklasifikasi masing-masing sewa, Grup membuat penilaian secara keseluruhan atas apakah sewa
mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset pendasar.
Jika penilaian membuktikan hal tersebut, maka sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan; jika tidak,
maka merupakan sewa operasi.
4. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI AKUNTANSI MATERIAL
Dalam penerapan kebijakan akuntansi Grup, manajemen harus membuat estimasi, pertimbangan dan asumsi atas
nilai tercatat aset dan liabilitas yang tidak tersedia oleh sumber-sumber lain. Estimasi dan asumsi tersebut,
berdasarkan pengalaman historis dan faktor lain yang dipertimbangkan relevan.
Manajemen berkeyakinan bahwa pengungkapan berikut telah mencakup ikhtisar estimasi, pertimbangan dan
asumsi signifikan yang dibuat oleh manajemen, yang berpengaruh terhadap jumlah-jumlah yang dilaporkan serta
pengungkapan dalam laporan keuangan konsolidasian.
a. Pertimbangan
Pertimbangan-pertimbangan berikut dibuat oleh manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi
Grup yang memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah-jumlah yang diakui dalam laporan
keuangan antara lain:
Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan
Grup menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu sebagai aset dan liabilitas keuangan dengan menilai
apakah aset dan liabilitas tersebut memenuhi definisi yang ditetapkan dalam PSAK No. 239.
Mata uang fungsional grup adalah mata uang lingkungan ekonomi utama grup beroperasi. Mata uang tersebut
adalah yang paling mempengaruhi harga jual barang dan jasa dan mata uang dari negara yang kekuatan
persaingan dan peraturannya sebagian besar menentukan harga jual barang dan jasa dan merupakan mata uang
yang mana dana dari aktivitas pendanaan dihasilkan.
36
Page 39
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
a. Pertimbangan (lanjutan)
Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan
Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan Grup secara spesifik menelaah apakah telah terdapat bukti
objektif bahwa suatu aset keuangan telah mengalami penurunan nilai (tidak tertagih).
Cadangan yang dibentuk adalah berdasarkan pengalaman penagihan masa lalu dan faktor-faktor lainnya yang
mungkin mempengaruhi kolektibilitas, antara lain kemungkinan kesulitan likuiditas atau kesulitan keuangan
yang signifikan yang dialami oleh debitur atau penundaan pembayaran yang signifikan.
Jika terdapat bukti objektif penurunan nilai, maka saat dan besaran jumlah yang dapat ditagih diestimasi
berdasarkan pengalaman kerugian masa lalu. Cadangan kerugian penurunan nilai dibentuk atas akun-akun
yang diidentifikasi secara spesifik telah mengalami penurunan nilai. Suatu evaluasi atas piutang, yang
bertujuan untuk mengidentifikasi jumlah cadangan yang harus dibentuk, dilakukan secara berkala sepanjang
tahun. Oleh karena itu, saat dan besaran jumlah cadangan kerugian penurunan nilai yang tercatat pada setiap
periode dapat berbeda tergantung pada pertimbangan dan estimasi yang digunakan.
Mata uang fungsional
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup, manajemen telah membuat pertimbangan untuk
menentukan mata uang fungsional.
Mata uang pelaporan yang digunakan untuk penyusunan laporan keuangan adalah mata uang Rupiah, yang
juga merupakan mata uang fungsional Grup.
Pajak penghasilan
Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan. Terdapat banyak
transaksi dan perhitungan yang mengakibatkan ketidakpastian penentuan jumlah pajak penghasilan. Jika hasil
pemeriksaan pajak berbeda dengan jumlah yang sebelumnya telah dibukukan, maka selisih tersebut akan
berdampak terhadap aset dan liabilitas pajak kini dan tangguhan dalam periode di mana hasil pemeriksaan
tersebut terjadi.
b. Estimasi dan asumsi
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian pada tanggal
pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian material terhadap nilai
tercatat aset dan liabilitas dalam periode berikutnya diungkapkan di bawah ini.
Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia saat laporan keuangan disusun. Kondisi
yang ada dan asumsi mengenai perkembangan masa depan dapat berubah karena perubahan situasi pasar yang
berada di luar kendali Grup. Perubahan tersebut tercermin dalam asumsi ketika keadaan tersebut terjadi:
37
Page 40
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
b. Estimasi dan asumsi (lanjutan)
Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset dan liabilitas keuangan tertentu pada
nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi komponen pengukuran nilai wajar yang
signifikan ditentukan berdasarkan bukti-bukti objektif yang dapat diverifikasi (seperti nilai tukar, suku bunga),
sedangkan saat dan besaran perubahan nilai wajar dapat menjadi berbeda karena penggunaan metode penilaian
yang berbeda.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, nilai wajar aset dan liabilitas keuangan diungkapkan pada
Catatan 34.
Cadangan kerugian penurunan nilai persediaan dan cadangan persediaan using
Grup membentuk cadangan kerugian penurunan nilai persediaan berdasarkan estimasi bahwa tidak terdapat
penggunaan masa depan dari persediaan tersebut, atau terdapat kemungkinan persediaan tersebut menjadi
usang.
Manajemen berkeyakinan bahwa asumsi-asumsi yang digunakan dalam estimasi cadangan kerugian
penurunan nilai persediaan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah tepat dan wajar, namun demikian,
perubahan signifikan dalam asumsi-asumsi tersebut dapat berdampak signifikan terhadap nilai tercatat
persediaan dan jumlah beban cadangan penurunan nilai persediaan, yang akhirnya akan berdampak pada hasil
operasi Grup.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, nilai tercatat bersih persediaan diungkapkan pada Catatan
8.
Masa manfaat aset tetap
Masa manfaat aset tetap tertentu Grup diestimasi berdasarkan jangka waktu aset tersebut diharapkan tersedia
untuk digunakan. Estimasi tersebut didasarkan pada penilaian kolektif berdasarkan bidang usaha yang sama,
evaluasi teknis internal dan pengalaman dengan aset sejenis. Estimasi masa manfaat setiap aset ditelaah secara
berkala dan diperbarui jika estimasi berbeda dari perkiraan sebelumnya yang disebabkan karena pemakaian,
usang secara teknis atau komersial serta keterbatasan hak atau pembatasan lainnya terhadap penggunaan aset.
Dengan demikian, hasil operasi di masa mendatang mungkin dapat berpengaruh secara signifikan oleh
perubahan dalam jumlah dan waktu terjadinya biaya karena perubahan yang disebabkan oleh faktor-faktor
yang disebutkan di atas. Penurunan estimasi masa manfaat ekonomis setiap aset tetap akan menyebabkan
kenaikan beban penyusutan dan penurunan nilai tercatat aset-aset tersebut.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, nilai buku bersih aset tetap diungkapkan pada Catatan 11.
38
Page 41
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
b. Estimasi dan asumsi (lanjutan)
Imbalan pasca kerja
Penentuan liabilitas dan manfaat pasca kerja dipengaruhi oleh asumsi tertentu yang digunakan oleh aktuaris
dalam menghitung jumlah tersebut. Asumsi tersebut antara lain, tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji.
Hasil aktual yang berbeda dengan asumsi Grup diakumulasi dan diamortisasi ke masa depan dan oleh karena
itu, secara umum berdampak pada beban yang diakui dan liabilitas yang tercatat pada periode-periode
mendatang.
Manajemen berkeyakinan bahwa asumsi-asumsi yang digunakan adalah tepat dan wajar, namun demikian,
perbedaan signifikan pada hasil aktual, atau perubahan signifikan dalam asumsi-asumsi tersebut dapat
berdampak signifikan pada jumlah liabilitas imbalan kerja jangka panjang.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, liabilitas jangka panjang imbalan pasca kerja diungkapkan
pada Catatan 20.
Aset pajak tangguhan
Aset pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer antara nilai tercatat aset dan liabilitas pada
laporan keuangan konsolidasian dengan dasar pengenaan pajak jika besar kemungkinan bahwa jumlah laba
fiskal akan memadai untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang diakui.
Estimasi manajemen yang signifikan diperlukan untuk menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang diakui
berdasarkan kemungkinan waktu terealisasinya dan jumlah laba kena pajak pada masa mendatang serta
strategi perencanaan pajak masa depan.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, aset pajak tangguhan diungkapkan pada Catatan 19c.
5. KAS DAN SETARA KAS
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2026 31 Desember 2025
Kas 31.558 10.689
Bank
Rupiah
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 10.656.777 18.206.625
PT Bank Central Asia Tbk 712.500 926.762
PT Bank Permata Tbk 33.110 50.778
PT Bank OCBC NISP Tbk 32.495 13.179
PT Bank BPD Jawa Timur 24.612 211
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 20.492 1.338
PT Bank Cimb Niaga Tbk 18.886 104.618
PT Bank Pembangunan Daerah DKI 11.643 164.623
Saldo dipindahkan 11.510.515 19.468.134
39
Page 42
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5. KAS DAN SETARA KAS (lanjutan)
Saldo pindahan 11.510.515 19.468.134
PT Bank Permata Syariah 9.117 9.240
PT Bank BPD Jabar Dan Banten Tbk 4.641 4.652
PT Bank BJB 2.895 4.749
PT Bank Sulselbar 2.631 2.833
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 1.251 28.764
PT Bank Mayapada Internasional Tbk 1.164 3.469
PT Bank BPD Lampung 805 985
Dolar Amerika Serikat
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 50.629 5.680.116
PT Bank Central Asia Tbk 2.320 5.492
11.617.525 25.219.123
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, tidak terdapat saldo kas dan bank yang dibatasi penggunaannya.
6. PIUTANG USAHA – PIHAK KETIGA
Rincian dari piutang usaha adalah sebagai berikut:
a. Berdasarkan segmen
30 Juni 2026 31 Desember 2025
Piutang Iklan 76.805.455 91.409.173
Piutang barang cetakan 25.368.667 15.221.201
Piutang sirkulasi 24.073.145 23.549.367
Piutang penyelenggara acara 1.456.687 1.328.501
Piutang penjualan kertas 1.438.509 953.186
Dikurangi:
Penyisihan kerugian penurunan nilai (33.993.250) (33.993.250)
piutang
95.149.213 98.468.180
40
Page 43
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
6. PIUTANG USAHA – PIHAK KETIGA (lanjutan)
Rincian dari piutang usaha adalah sebagai berikut: (lanjutan)
b. Berdasarkan umur piutang
30 Juni 2026 31 Desember 2025
Belum jatuh tempo 17.077.626 19.044.546
Sudah jatuh tempo:
≤ 90 hari 6.302.865 5.592.614
≥ 91 hari 105.761.972 107.824.270
Dikurangi:
Penyisihan kerugian penurunan nilai (33.993.250) (33.993.250)
piutang
95.149.213 98.468.180
c. Berdasarkan pelanggan
30 Juni 2026 31 Desember 2025
Pihak ketiga
PT Pustaka Mulia Sejahtera 11.231.963 100.265
Salihara 3.133.200 3.133.200
PT Simto Lestari 2.800.000 2.800.000
PT Balai Pustaka (Persero) 2.338.876 2.338.876
PT Indomarco Prismatama 1.326.549 2.121.166
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk 1.320.000 1.320.000
PT Jurnalindo Askara Grafika 1.151.500 1.151.500
Kementerian Tenaga Kerja & 1.010.549 1.010.549
Transmigrasi RI
Lain-lain (dibawah Rp1.000.000) 102.187.267 115.852.335
Dikurangi:
Penyisihan kerugian penurunan nilai (33.993.250) (33.993.250)
piutang
92.506.654 95.834.641
Pihak berelasi
PT Tempo Kreasi Bersama 2.586.754 2.586.754
PT Swasembada Media Bisnis 55.805 46.785
2.642.559 2.633.539
Total piutang usaha bersih 95.149.213 98.468.180
41
Page 44
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
6. PIUTANG USAHA – PIHAK KETIGA (lanjutan)
Berdasarkan evaluasi manajemen Grup terhadap kolektibilitas saldo masing-masing piutang usaha, manajemen
Grup berpendapat bahwa hasil perhitungan kembali cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang usaha tersebut
yang merupakan implementasi dari PSAK 109, telah memadai untuk mengantisipasi kemungkinan kerugian dari
tidak tertagihnya piutang usaha tersebut. Manajemen juga berpendapat bahwa saat ini tidak terdapat risiko
terkonsentrasi secara signifikan atas saldo piutang usaha tersebut.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, piutang usaha digunakan sebagai jaminan atas pinjaman yang
diperoleh dari PT Bank Central Asia dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar (catatan 18).
7. PIUTANG LAINNYA
Akun ini terdiri dari :
30 Juni 2026 31 Desember 2025
Paytrend 4.950.000 4.950.000
PT Delapan Belas Indonesia 2.000.000 2.000.000
6.950.000 6.950.000
Saldo piutang lain-lain ini manajemen masih berupaya melakukan penagihan.
8. PERSEDIAAN
Akun ini adalah persediaan yang dimiliki entitas anak yang terdiri dari:
30 Juni 2026 31 Desember 2025
PT Temprint
Bahan baku 9.384.952 8.741.579
Bahan pembantu 3.286.035 3.254.525
Barang dalam proses 668.906 449.876
PT Dunia Idea Kreatif
Konten program 5.803.937 5.803.937
PT Tempo Inti Niaga
Barang dagangan 3.946.710 2.991.850
PT Tempo Inti Media Harian
Barang promosi dan barter 541.128 389.414
Perlengkapan kantor 129.087 130.632
23.760.755 21.761.813
Seluruh persediaan telah diasuransikan terhadap risiko kerusuhan, kerusakan berat, serangan teroris dan sabotase dengan
nilai pertanggungannya sebesar Rp7.962.834 masa berlaku 27 April 2026 sampai dengan 27 April 2027 kepada asuransi
PT BRI Asuransi Indonesia yang menurut pendapat manajemen cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko
tersebut. Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, persediaan digunakan sebagai jaminan atas pinjaman yang
diperoleh dari PT Bank Central Asia dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar (catatan 18).
42
Page 45
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
9. ASET LANCAR LAINNYA
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2026 31 Desember 2025
Uang muka:
Investasi 10.789.207 10.789.207
Operasional 16.102.384 17.754.470
26.891.591 28.543.677
Biaya dibayar dimuka:
Asuransi 755.966 858.352
Aset lancar lainnya:
Piutang lainnya 382.178 292.178
Piutang karyawan 2.078.428 1.598.166
2.460.606 1.890.345
30.108.163 31.292.373
10. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, saldo investasi dengan kepemilikan tidak langsung Perusahaan
pada Entitas asosiasi masing-masing sebesar Rp3.582.414 dengan rincian sebagai berikut:
Jumlah Jumlah Jumlah
Persentase Lembar Penyertaan Saldo
Kepemilikan Saham Modal Investasi
PT Tempo Kreasi Animasi 33% 3.330 1.650.000 1.650.000
PT Koran Tempo Makassar 50% 4.000 4.000.000 1.188.664
PT Orbitin Kebanggaan Indonesia 43% 625.000 625.000 675.000
PT Tempo Kreasi Bersama 55% 1.375 68.750 68.750
Total ` 3.582.414
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, saldo investasi dengan kepemilikan tidak langsung belum ada
perubahan transaksi.
43
Page 46
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. ASET TETAP
Rincian aset tetap sebagai berikut:
30 Juni 2026
Saldo awal Penambahan Pengurangan Saldo akhir
Harga perolehan
Kepemilikan langsung
Tanah 31.195.932 - - 31.195.932
Bangunan 50.698.304 67.153 - 50.765.457
Mesin dan peralatan 63.690.731 66.591 - 63.757.322
Peralatan kantor 51.420.848 123.735 - 51.544.583
Kendaraan 1.807.637 - - 1.807.637
198.813.452 257.479 - 199.070.931
Akumulasi penyusutan
Bangunan 37.334.003 1.836.647 - 39.170.650
Mesin dan peralatan 52.674.415 528.081 - 53.202.496
Peralatan kantor 47.033.733 852.179 - 47.885.912
Kendaraan 1.805.138 2.500 - 1.807.638
138.847.289 3.219.407 - 142.066.696
Nilai buku bersih 59.966.163 57.004.235
31 Desember 2025
Saldo awal Penambahan Pengurangan Saldo akhir
Harga perolehan
Kepemilikan langsung
Tanah 31.195.932 - - 31.195.932
Bangunan 50.698.304 - - 50.698.304
Mesin dan peralatan 63.512.744 177.987 - 63.690.731
Peralatan kantor 49.656.490 1.764.358 - 51.420.848
Kendaraan 1.807.637 - - 1.807.637
196.871.107 1.942.345 - 198.813.452
Akumulasi penyusutan
Bangunan 33.668.551 3.665.452 - 37.334.003
Mesin dan peralatan 51.487.682 1.186.733 - 52.674.415
Peralatan kantor 45.601.444 1.432.289 - 47.033.733
Kendaraan 1.790.138 15.000 - 1805.138
132.547.815 6.299.474 - 138.847.289
Nilai buku bersih 64.323.292 59.966.163
44
Page 47
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. ASET TETAP (lanjutan)
Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
30 Juni 2026 30 Juni 2025
Beban pokok pendapatan (catatan 25) 919.371 951.197
Beban administrasi dan umum (catatan 26) 2.300.036 2.103.430
3.219.407 3.054.627
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, grup telah mengasuransikan seluruh aset tetap terhadap risiko kerugian,
kebakaran dan kerusakan lainnya kepada PT BRI Asuransi Indonesia.
Nilai perincian sebagai berikut:
Objek asuransi Masa berlaku Nilai pertanggungan
Entitas anak (PT Temprint) :
Bangunan 27 April 2026 s/d 27 April 2027 98.396.814
Mesin & peralatan 27 April 2026 s/d 27 April 2027 11.081.128
Peralatan kantor 27 April 2026 s/d 27 April 2027 45.833
Entitas anak (PT Info Media Digital)
Peralatan kantor 27 April 2026 s/d 27 April 2027 4.984.620
Manajemen berpendapat bahwa jumlah pertanggungan asuransi tersebut cukup untuk menutup kemungkinan
kerugian atas risiko-risiko tersebut.
Hak Guna Bangunan (HGB) atas tanah yang dimiliki Entitas dan Entitas anak PT Temprint terbagi dalam beberapa
sertifikat yang masa berlakunya akan berakhir antara tahun 2022 - 2030. Entitas dan Entitas anak PT Temprint
telah menjaminkan tanah, bangunan, dan mesin-mesin sebagai jaminan atas pinjaman Bank (Catatan 18).
12. PROPERTI INVESTASI
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2026 31 Desember 2025
Harga perolehan 97.582.531 97.582.531
Akumulasi penyusutan (12.854.729) (12.117.205)
84.727.802 85.465.326
Akun ini merupakan bangunan gedung yang dimiliki oleh Entitas Anak (PT Temprint) berlokasi di Jl. Palmerah
Barat No. 8, Kel. Grogol Utara Kebayoran Lama Jakarta Selatan yang disewakan kepada Grup maupun pihak
ketiga. Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 bangunan gedung tersebut seluas 6.461m2 dengan nilai
masing-masing sebesar Rp84.727.802 dan Rp85.465.326.
Penghasilan sewa properti investasi yang diakui untuk periode yang berakhir 30 Juni 2026 dan 2025 masing-
masing sebesar Rp 692.806 dan Rp 622.723.
45
Page 48
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA
Akun ini terdiri dari :
30 Juni 2026 31 Desember 2025
Aset film dalam proses produksi 16.408.391 14.711.213
Surat Utang Negara 5.495.000 5.495.000
Deposito 3.000.000 3.000.000
Domain & Uang Jaminan 370.769 370.769
25.274.160 23.576.982
Mayoritas aset tidak lancar lainnya merupakan biaya produksi film yang berasal dari entitas anak dan masih dalam
tahap penggarapan. Penyelesaian produksi film tersebut direncanakan akan dilakukan pada tahun 2026.
14. UTANG USAHA
Rincian utang usaha pihak ketiga adalah sebagai berikut:
30 Juni 2026 31 Desember 2025
Pihak ketiga
PT Temprina Media Grafika 4.924.737 146.561
PT Sona Kirana Internasional 1.979.649 2.719.497
PT Sinar Grafindo 1.473.449 2.011.127
PT Inpera Pratama Indonesia 1.277.161 1.277.161
Lain-lain (dibawah Rp500.000) 3.638.274 1.078.195
Jumlah utang usaha 13.293.270 7.232.541
Saldo utang usaha tersebut merupakan utang usaha kepada pihak ketiga yang merupakan utang kepada para
pemasok kertas cetak, jasa percetakan, plate, film dan bahan kimia, serta utang kepada pemasok lainnya yang
secara individu terdiri dari saldo yang tidak material.
Analisis utang usaha berdasarkan umur adalah sebagai berikut:
30 Juni 2026 31 Desember 2025
Belum jatuh tempo 9.558.582 4.074.234
Sudah jatuh tempo:
< 30 hari 1.936.533 1.465.606
30-60 hari 394.753 186.058
61- 90 hari 78.415 105.552
≥ 91 hari 1.324.987 1.401.091
Jumlah utang usaha 13.293.270 7.232.541
46
Page 49
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
15. UTANG LAIN-LAIN – PIHAK KETIGA
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2026 31 Desember 2025
PT Visual Media Studio 3.960.000 3.960.000
PT Jagat Raya Inovasi 3.300.000 500.000
PT Kayara Invesco Optima 2.800.000 -
PT Tjap Ramuan Waras 1.100.000 -
PT Titian Cakrawala Indonesia 550.000 550.000
Jumlah utang lain-lain 11.710.000 5.010.000
Seluruh saldo utang lain-lain kepada pihak ketiga merupakan kewajiban yang berasal dari pendanaan yang
diberikan oleh mitra kerja (partner) untuk membiayai kegiatan produksi film, baik yang sedang dalam tahap
produksi maupun yang masih berada dalam tahap pengembangan dan perencanaan proyek film.
16. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2026 31 Desember 2025
Operasional 15.788.258 20.166.636
Gaji, upah dan tunjangan 2.383.351 2.567.361
Listrik dan telepon 108.067 91.985
Pengiriman barang 107.784 42.083
Lainnya 434.910 1.026.420
Jumlah biaya yang masih harus dibayar 18.822.370 23.894.485
17. UANG MUKA DITERIMA
Akun ini merupakan uang muka penjualan dan uang muka diterima lainnya yang dimiliki Perusahaan per 30 Juni
2026 dan 31 Desember 2025 masing-masing sebesar Rp 26.108.101 dan Rp 31.032.980.
18. UTANG BANK
Akun ini terdiri dari:
a. Utang bank jangka pendek:
30 Juni 2026 31 Desember 2025
Entitas induk - PT TIM Tbk
PT Bank Mayapada Internasional Tbk 2.002.576 -
Entitas anak - PT Temprint
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 4.493.880 4.185.495
Entitas anak - PT Tempo Inti Media Harian
PT Bank Central Asia Tbk 10.978.178 10.968.114
Total utang bank jangka pendek 17.474.634 15.153.609
47
Page 50
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. UTANG BANK (lanjutan)
b. Utang bank jangka panjang:
30 Juni 2026 31 Desember 2025
Entitas anak
PT Temprint - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 37.407.648 46.435.000
PT Info Media Digital - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 7.318.421 1.790.814
Dikurangi:
Bagian yang jatuh tempo dalam waktu 1 (satu) tahun (7.627.999) (7.008.933)
Total utang bank jangka panjang 37.098.070 41.216.881
c. Perjanjian-perjanjian utang bank jangka pendek
PT Bank Mayapada Internasional Tbk
Perjanjian terkait fasilitas pinjaman dengan Bank Mayapada saat ini masih berada dalam tahap evaluasi.
Proses tersebut belum selesai hingga tanggal penerbitan laporan keuangan ini, dan Perseroan terus
berkoordinasi dengan pihak bank untuk menyelesaikan evaluasi sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang
berlaku.
Berdasarkan Persesuaian Nomor: 0377A/PERS/AOO/X/2025 tanggal 22 Oktober 2025, Entitas
memperoleh fasilitas Pinjaman Rekening Koran (PRK-I) dari PT Bank Mayapada Internasional Tbk senilai
Rp3.000.000 dengan jangka 12 bulan dan fasilitas Pinjaman Rekening Koran II (PRK-II) senilai
Rp5.000.000. Persesuaian tersebut telah ada kesepakatan memperpanjang jangka waktu fasilitas Pinjaman
Rekening Koran (PRK I) dan Pinjaman Rekening Koran II (PRK II) tersebut untuk jangka waktu 12 (dua
belas) bulan lamanya terhitung mulai tanggal 02 Oktober 2025 sampai dengan tanggal 02 Oktober 2026.
Berdasarkan Persesuaian no. 0038/Pers/AOO/XI/2024 tanggal 4 November 2024, Entitas memperoleh
perpanjangan fasilitas pinjaman rekening Koran (PRK-I) dari PT Bank Mayapada Internasional Tbk senilai
Rp8.000.000 dengan jangka waktu 12 bulan dan fasilitas pinjaman rekening Koran II (PRK-II) senilai
Rp5.000.000. Persesuaian tersebut telah ada kesepakatan memperpanjang jangka waktu fasilitas Pinjaman
Rekening Koran (PRK I) dan Pinjaman Rekening Koran II (PRK II) tersebut untuk jangka waktu 12 (dua
belas) bulan lamanya terhitung mulai tanggal 02 Oktober 2024 sampai dengan tanggal 02 Oktober 2026.
Berdasarkan Persesuaian no. 0170/Pers/AOO/V/2024 tanggal 14 Mei 2024, Entitas memperoleh
perpanjangan fasilitas pinjaman rekening Koran (PRK-I) dari PT Bank Mayapada Internasional Tbk senilai
Rp3.000.000 dengan jangka waktu 12 bulan dan fasilitas pinjaman rekening Koran II (PRK-II) senilai
Rp5.000.000. Persesuaian tersebut telah ada kesepakatan memperpanjang jangka waktu fasilitas Pinjaman
Rekening Koran (PRK I) dan Pinjaman Rekening Koran II (PRK II) tersebut untuk jangka waktu 12 (dua
belas) bulan lamanya terhitung mulai tanggal 02 Oktober 2023 sampai dengan tanggal 02 Oktober 2024
Berdasarkan pinjaman tersebut, Grup menjaminkan :
Corporate guarantee, senilai Rp15.000.000 (lima belas milyar rupiah) sebagaimana tertera pada akta
-
jaminan perusahaan No.34 tanggal 15 November 2018.
Personal guarantee, R Wahyu Muryadi sebagaimana tertera pada akta jaminan perusahaan no. 35
-
tanggal 15 November 2018.
48
Page 51
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. UTANG BANK (lanjutan)
c. Perjanjian-perjanjian utang bank jangka pendek (lanjutan)
PT Bank Central Asia
Berdasarkan surat pemberitahuan perpanjangan jangka waktu pinjaman No. 00277/PIA/SPPJ/2025 tanggal
28 Juni 2025 fasilitas kredit modal kerja dengan suku bunga tetap (fixed rate) tahun 8,75% yang akan
dibayarkan tanggal 25 setiap bulan. Jangka waktu pinjaman mulai dari tanggal 28 Juni 2025 sampai dengan
28 Juni 2026. Perjanjian kredit ini dibebankan biaya provisi/komisi 0,5% per tahun.
Agunan dan/jaminan
1 (satu) bidang tanah Hak Guna Bangunan no. 134/ Cipayung Girang, seluas 450M2 yang terletak di
- Provinsi Jawa Barat, Kab. Bogor, Kec. Cisarua, Kel. Cipayung Girang, sebagaimana diuraikan dalam
gambar situasi no. 157/1999 tanggal 21 April 1999 atas nama PT Tempo Inti Media Tbk
- 1 (satu) bidang tanah Hak Guna Bangunan no. 8/ Cipayung Girang, seluas 4.234M2 yang terletak di
Provinsi Jawa Barat, Kab. Bogor, Kec. Cisarua, Kel. Cipayung Girang, sebagaimana diuraikan dalam
gambar situasi no. 5610/1986, tertanggal 27 November 1998 atas nama PT Tempo Inti Media Tbk.
- 1 (satu) bidang tanah Hak Guna Bangunan no. 102/ Cipayung Girang, seluas 1.965M2 yang terletak di
Provinsi Jawa Barat, Kab. Bogor, Kec. Cisarua, Kel. Cipayung Girang, sebagaimana diuraikan dalam
gambaran situasi no. 1696/1987 tanggal 05 Februari 1987 atas nama PT Tempo Inti Media Tbk.
- 1 (satu) bidang tanah Hak Guna Bangunan no. 3/ Cipayung Girang, seluas 9.655M2 yang terletak di
Provinsi Jawa Barat, Kab. Bogor, Kec. Cisarua, Kel. Cipayung Girang, sebagaimana diuraikan dalam
gambar situasi no. 5610/1986, tertanggal 22 Juli 1986 atas nama PT Tempo Inti Media Tbk.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Perjanjian ini telah mengalami beberapa kali perpanjangan, terakhir dengan Surat Pemberitahuan Perpanjangan
Kredit (SPPK) No. CM2.JTH/SPPK/0116/2026 tanggal 16 Maret 2026. Entitas anak memperoleh fasilitas
SKBDN dengan plafon sebesar Rp5.000.000 danfasilitas LC dengan plafon sebesar Rp5.000.000, jangka waktu
fasilitas kredit sampai dengan tanggal 20 Maret 2027.
Perjanjian ini telah mengalami beberapa kali perpanjangan, terakhir dengan Surat Pemberitahuan Perpanjangan
Kredit (SPPK) No. CM2.JTH/SPPK/0109/2025 tanggal 17 Maret 2025. Jangka waktu fasilitas kredit sampai
dengan tanggal 20 Maret 2026.
Perjanjian ini telah mengalami beberapa kali perpanjangan, terakhir dengan Surat Pemberitahuan Perpanjangan
Kredit (SPPK) No. CM2.JTH/SPPK/0056/2023 tanggal 14 Maret 2023. Entitas anak memperoleh fasilitas
Kredit Modal Kerja dengan plafon sebesar Rp26.000.000 dan fasilitas Non Cash Loan dengan plafon sebesar
Rp5.000.000, jangka waktu fasilitas kredit sampai dengan tanggal 20 Maret 2024 dengan suku bunga sebesar
8,50% per tahun.
Perjanjian ini telah mengalami beberapa kali perpanjangan, terakhir dengan Surat Pemberitahuan Perpanjangan
Kredit (SPPK) No. CM2.JTH/SPPK/0051/2022 tanggal 15 Maret 2022. Entitas anak memperoleh fasilitas
kredit modal kerja dengan plafon sebesar Rp26.000.000 dan fasilitas non cash loan dengan plafon sebesar
Rp5.000.000, jangka waktu fasilitas kredit sampai dengan tanggal 22 Maret 2023 dengan suku bunga sebesar
8,50% per tahun
49
Page 52
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. UTANG BANK (lanjutan)
c. Perjanjian-perjanjian utang bank jangka pendek (lanjutan)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (lanjutan)
Sehubungan dengan fasilitas kredit yang diberikan, grup menjaminkan:
1. Non fixed asset:
a) Piutang usaha diikat secara fidusia sebesar Rp35.000.000.
b) Persediaan yang diikat secara fidusia sebesar Rp5.000.000.
2. Fixed asset:
a) Tanah dan bangunan gedung kantor 8 lantai di Jl. Palmerah Barat No.8 Kel. Grogol Utara
Kebayoran Lama Jakarta Selatan dengan bukti kepemilikan berupa :
1) SHGB No. 2283/ Grogol Utara (atas nama PT Temprint) seluas 4.353 m2, telah diikat HT I
sebesar Rp23.819.740, HT II sebesar Rp. 11.820.260 dan HT III sebesar Rp58.836.000.
2) SHGB No. 3372/ Grogol Utara an. PT Temprint seluas 106 m2 telah diikat Hak Tanggungan
sebesar Rp549.000.
3) SHGB No. 3371/ Grogol Utara an. PT Temprint seluas 1.325 m2 telah diikat hak tanggungan
sebesar Rp6.862.000.
4) Sehingga total pengikatan hak Tanggungan seluruh agunan fixed asset tanah dan bangunan
minimal Rp101.887.000.
b) 13 unit mesin percetakan offset yang telah diikat fidusia sebesar Rp18.540.000.
c) Mesin counter stacker type tpe-825/525 yang diikat fidusia sebesar Rp500.000.
d) Mesin cetak global G145 platinum series yang akan diikat fidusia sebesar Rp22.500.000.
Jaminan tersebut diikat secara cross collateral dan cross default untuk menjamin fasilitas kredit cash loan
dan non cash loan lainnya yang diperoleh Entitas anak dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, biaya pengikatan
menjadi beban entitas anak.
d. Perjanjian-perjanjian utang bank jangka panjang
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Kredit Modal Kerja
Perjanjian ini telah mengalami beberapa kali perpanjangan, terakhir dengan Surat Pemberitahuan
Perpanjangan Kredit (SPPK) No. CM2.JTH/SPPK/0078/2024 tanggal 15 Maret 2024. Perjanjian addendum
dan pernyataan kembali untuk tujuan restrukturisasi dengan jangka waktu fasilitas 96 bulan dan jatuh tempo
tanggal 20 Maret 2032 dengan suku bunga sebesar 8,50% per tahun.
Kredit Investasi Mesin
Berdasarkan kesepakatan entitas anak dengan bank sesuai SPPK no. CM2.JTH/SPPK/0051/2022 tanggal 15
Maret 2022, jangka waktu pinjaman tersebut telah diperpanjang sampai dengan 23 Oktober 2027 dengan
suku bunga 8,50% per tahun.
Sehubungan dengan fasilitas kredit yang diberikan, Grup menjaminkan:
1. Non fixed asset:
a) Piutang usaha diikat secara fidusia sebesar Rp35.000.000.
b) Persediaan yang diikat secara fidusia sebesar Rp5.000.000.
50
Page 53
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. UTANG BANK (lanjutan)
d. Perjanjian-perjanjian utang bank jangka Panjang (lanjutan)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (lanjutan)
2. Fixed asset:
a) Tanah dan bangunan gedung kantor 8 lantai di Jl. Palmerah Barat No.8 Kel. Grogol Utara
Kebayoran Lama Jakarta Selatan dengan bukti kepemilikan berupa :
1) SHGB No. 2283/ Grogol Utara (atas nama PT Temprint) seluas 4.353 m2, telah diikat HT I
sebesar Rp23.819.740, HT II sebesar Rp. 11.820.260 dan HT III sebesar Rp58.836.000.
2) SHGB No. 3372/ Grogol Utara an. PT Temprint seluas 106 m2 telah diikat hak tanggungan
sebesar Rp549.000.
3) SHGB No. 3371/ Grogol Utara an. PT Temprint seluas 1.325 m2 telah diikat hak tanggungan
sebesar Rp6.862.000.
4) Sehingga total pengikatan hak tanggungan seluruh agunan fixed asset tanah dan bangunan
minimal Rp101.887.000.
b) 13 unit mesin percetakan offset yang telah diikat fidusia sebesar Rp18.540.000.
c) Mesin counter stacker type tpe-825/525 yang diikat fidusia sebesar Rp500.000.
d) Mesin cetak global G145 platinum series yang akan diikat fidusia sebesar Rp22.500.000.
Jaminan tersebut diikat secara cross collateral dan cross default untuk menjamin fasilitas kredit cash loan
dan non cash loan lainnya yang diperoleh entitas anak dari PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. Biaya
pengikatan menjadi beban entitas anak.
Kredit investasi Gedung
Berdasarkan kesepakatan entitas anak dengan bank sesuai SPPK no. CM2.JTH/SPPK/0051/2022 tanggal 15
Maret 2022, jangka waktu pinjaman tersebut telah diperpanjang sampai dengan 23 Oktober 2029 dengan
suku bunga 8,50% per tahun.
Sehubungan dengan fasilitas kredit yang diberikan, Grup menjaminkan:
1. Non fixed asset:
a) Piutang usaha diikat secara fidusia sebesar Rp35.000.000.
b) Persediaan yang diikat secara fidusia sebesar Rp5.000.000.
2. Fixed asset:
1) SHGB No. 2283/ Grogol Utara (atas nama PT Temprint) seluas 4.353 m2, telah diikat HT I
sebesar Rp23.819.740, HT II sebesar Rp. 11.820.260 dan HT III sebesar Rp58.836.000.
2) SHGB No. 3372/ Grogol Utara an. PT Temprint seluas 106 m2 telah diikat hak tanggungan
sebesar Rp549.000.
3) SHGB No. 3371/ Grogol Utara an. PT Temprint seluas 1.325 m2 telah diikat hak tanggungan
sebesar Rp6.862.000.
4) Sehingga total pengikatan Hak Tanggungan seluruh agunan fixed asset tanah dan bangunan
minimal Rp101.887.000.
b) 13 unit mesin percetakan offset yang telah diikat fidusia sebesar Rp18.540.000.
c) Mesin counter stacker type tpe-825/525 yang diikat fidusia sebesar Rp500.000.
d) Mesin cetak global G145 platinum series yang akan diikat fidusia sebesar Rp22.500.000.
51
Page 54
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. UTANG BANK (lanjutan)
e. Persyaratan dalam financial covenant utang bank
Berikut ini syarat dalam financial covenant utang bank group:
PT Bank Mayapada Internasional
Tbk PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
- Perubahan anggaran dasar, susunan - Perubahan anggaran dasar, susunan - Perubahan anggaran dasar, susunan
pengurus Perusahaan dan susunan pengurus Perusahaan dan susunan pengurus Perusahaan dan susunan
pemegang saham pemegang saham pemegang saham
- Pembagian dividen tanpa - Pembagian dividen tanpa - Pembagian dividen tanpa
persetujuan pihak bank persetujuan pihak bank persetujuan pihak bank
- Mengalihkan barang jaminan - Mengalihkan barang jaminan - Mengalihkan barang jaminan
kepada pihak lain kepada pihak lain kepada pihak lain
- Melakukan tindakan merger, - Melakukan tindakan merger, - Melakukan tindakan merger,
akuisisi, penjualan aset dan aksi akuisisi, penjualan aset dan aksi akuisisi, penjualan aset dan aksi
korporasi lainnya tanpa persetujuan korporasi lainnya tanpa persetujuan korporasi lainnya tanpa persetujuan
pihak bank pihak bank pihak bank
19. PERPAJAKAN
a. Pajak Dibayar Dimuka
30 Juni 2026 31 Desember 2025
PPh pasal 4 ayat 2 811.187 811.187
PPh 21 17.467 17.406
PPh 22 147.370 49.403
PPh 23 4.488.061 2.924.473
PPh 28A 3.506.999 3.506.999
PPN 13.579.976 13.090.423
22.551.060 20.399.891
b. Utang pajak
30 Juni 2026 31 Desember 2025
PPh pasal 4 ayat 2 36.415 26.436
PPh 21 3.194.014 5.443.120
PPh 23 171.150 1.032.460
PPh 29 493.461 299.344
PPN 12.976.621 15.693.008
16.871.661 22.494.368
Besarnya pajak yang terutang ditetapkan berdasarkan perhitungan pajak yang dilakukan sendiri oleh wajib pajak
(self-assessment).
52
Page 55
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. PERPAJAKAN (lanjutan)
c. Pajak penghasilan badan
Berdasarkan Undang-Undang No, 28 Tahun 2007 mengenai Perubahan Ketiga atas Ketentuan Umum dan Tata
Cara Perpajakan, Kantor Pajak dapat melakukan pemeriksaan atas perhitungan pajak dalam jangka waktu 5 tahun
(dari sebelumnya 10 tahun) setelah terutangnya pajak, dengan beberapa pengecualian, sedangkan untuk tahun
pajak 2007 dan sebelumnya ketetapan tersebut berakhir paling lama pada akhir tahun pajak 2013.
Manfaat (beban) pajak penghasilan Grup adalah sebagai berikut:
30 Juni 2026 30 Juni 2025
Pajak kini
Entitas induk - -
Entitas anak 690.027 551.160
690.027 551.160
Pajak tangguhan
Entitas induk 16.438 65.847
Entitas anak 2.770.681 2.758.524
2.787.119 2.824.371
Manfaat (beban) pajak penghasilan 2.097.092 2.273.211
Pajak Kini
30 Juni 2026 30 Juni 2025
Laba (rugi) sebelum beban pajak menurut (8.673.904) (9.383.584)
laporan laba komprehensif konsolidasian
Laba (rugi) sebelum beban pajak - entitas (8.599.186) (9.083.291)
anak
Laba (rugi) sebelum beban pajak - entitas (74.718) (300.293)
induk
Perbedaan temporer :
Pencadangan hak karyawan - -
Penyusutan aset tetap - -
(74.718) (300.293)
Perbedaan tetap :
Bunga/ jasa giro (72.657) (130)
Beda tetap lainnya - 1.140
Total koreksi (72.657) 1.010
Laba (rugi) fiskal periode berjalan (147.375) (299.283)
Pajak penghasilan periode berjalan
Entitas induk - -
Entitas anak 690.027 551.160
690.027 551.160
Sesuai peraturan perpajakan Indonesia, rugi fiskal dapat dikompensasikan untuk masa lima tahun setelah
terjadinya kerugian. Dengan berlakunya Undang-undang no. 36 tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan, tarif
pajak penghasilan badan yang berlaku adalah tarif tunggal sebesar 22%.
53
Page 56
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. PERPAJAKAN (lanjutan)
c. Pajak penghasilan badan (lanjutan)
Pajak Tangguhan
Aset (liabilitas) pajak tangguhan Grup adalah sebagai berikut:
Dikreditkan
(dibebankan) pada
laporan laba (rugi)
31 Desember 2025 komprehensif 30 Juni 2026
Entitas induk :
Aset (liabilitas) pajak tangguhan
Pencadangan hak karyawan 201.907 - 201.907
Akumulasi rugi fiskal 8.251.793 16.439 8.268.232
Cadangan kerugian penurunan 504.329 - 504.329
nilai
Aset (liabilitas) pajak tangguhan 8.958.029 8.974.468
Entitas anak :
Aset pajak tangguhan 34.798.715 2.444.303 37.243.018
Aset pajak tangguhan 43.756.744 46.217.486
konsolidasian
Dikreditkan
(dibebankan) pada
laporan laba (rugi)
31 Desember 2024 komprehensif 30 Juni 2025
Entitas induk :
Aset (liabilitas) pajak tangguhan
Pencadangan hak karyawan 200.917 - 200.917
Akumulasi rugi fiskal 7.922.135 65.848 7.987.983
Cadangan kerugian penurunan 504.329 - 504.329
nilai
Aset (liabilitas) pajak tangguhan 8.627.381 8.693.229
Entitas anak :
Aset pajak tangguhan 33.265.251 2.758.523 36.023.774
Aset pajak tangguhan 41.892.632 44.717.003
konsolidasian
54
Page 57
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. IMBALAN PASCA KERJA
Besarnya imbalan pasca kerja dihitung berdasarkan peraturan yang berlaku, yakni undang-undang no, 13 Tahun
2003 tanggal 25 Maret 2003 dan Peraturan Perusahaan dengan komponen liabilitas dan beban imbalan pasca kerja.
Asumsi-asumsi aktuarial utama yang digunakan dalam perhitungan imbalan kerja jangka panjang adalah sebagai
berikut:
30 Juni 2026 31 Desember 2025
Tingkat diskonto 7,14% per tahun 7,14% per tahun
Hasil aset yang diharapkan 7,75% per tahun 7,75% per tahun
Tingkat kenaikan gaji 0.5% per tahun 0.5% per tahun
Tabel mortalita TMI 2019 TMI 2019
Usia pensiun normal 55 tahun 55 tahun
Rincian liabilitas imbalan pasca kerja yang diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai
berikut:
30 Juni 2026 31 Desember 2025
Nilai kini liabilitas imbalan kerja 22.282.401 24.164.093
Mutasi liabilitas imbalan pasca kerja adalah sebagai berikut:
30 Juni 2026 31 Desember 2025
Saldo awal 24.164.094 24.896.351
Beban imbalan kerja (catatan 26) - 3.407.976
Pembayaran tahun berjalan (1.881.693) (5.174.237)
Penghasilan komprehensif lain - 1.034.003
22.282.401 24.164.093
Program pensiun
Entitas dan Entitas anak (PT TIMH) mengikutsertakan karyawan tetap dalam program pensiun iuran pasti, yang
diselenggarakan oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) PT Bank Nasional Indonesia (persero) Tbk sejak
bulan April 1999 dan Januari 2002 dan sejak September 2011 pengelolaan dana dipindahkan ke Dana Pensiun
Lembaga Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk, Jumlah karyawan yang ikut kepesertaan sampai
dengan 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 masing-masing sebanyak 200 orang dan 508 orang.
Jumlah iuran masing-masing peserta DPLK BNI dan DPLK BRI sebesar 8%-10% dari upah yang terdiri dari 3%-
5% dipotong dari gaji karyawan dan 5% kontribusi dari Entitas dan Entitas anak sudah tidak ada sejak bulan Juni
2011.
Jumlah iuran Entitas dan Entitas anak (PT TIMH) sampai dengan 30 Juni 2026 masing-masing sebesar Rp13.151
dan Rp853.504 dan 31 Desember 2025 masing-masing sebesar Rp68.671 dan Rp965.998. Jumlah bagian Entitas
dan Entitas anak atas iuran pensiun dan pengembangan pada tanggal 30 Juni 2026 masing-masing sebesar Rp
30.599 dan Rp 1.985.328 dan 31 Desember 2025 masing-masing sebesar Rp156.974
dan Rp2.198.355.
55
Page 58
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan)
Karyawan tetap Entitas dan Entitas anak (PT TIMH) diikutsertakan dalam program Jaminan Sosial Tenaga Kerja
(JAMSOSTEK) mulai bulan Juli 2011. Jumlah iuran masing-masing peserta JAMSOSTEK sebesar 6,89% dari
gaji total, yang terdiri dari 2% dipotong dari gaji karyawan dan 4,89% kontribusi dari perusahaan. Karyawan PT
Temprint diikut sertakan dalam program jamsostek. Jumlah iuran masing-masing peserta JAMSOSTEK sebesar
6,89% dari gaji pokok, yang terdiri dari 2% dipotong dari gaji karyawan dan 4,89% kontribusi dari PT Temprint.
Berdasarkan program pensiun tersebut semua kontribusi yang dibayar dicatat atas nama karyawan tersebut dan
karyawan mempunyai hak untuk menarik tanpa tergantung kepada kesinambungan hubungan kepegawaian
dengan Entitas dan Entitas anak, dan karenanya setiap kontribusi dibebankan ke laba rugi pada saat dibayar atau
terutang.
21. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL DISETOR
a. Modal saham
Jumlah dan komposisi modal saham ditempatkan dan disetor penuh entitas dengan nilai nominal Rp100
(nominal penuh) per saham pada 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
Persentase
Nama pemegang saham Jumlah saham kepemilikan Jumlah
PT Grafiti Pers 256.960 24,28% 25.696.000
Yayasan Tempo 21 Juni 1994 181.323 17,13% 18.132.250
PT Jaya Raya Utama 172.329 16,28% 17.232.921
Yayasan Jaya Raya 90.429 8,54% 9.042.939
Yayasan Karyawan Tempo 87.627 8,28% 8.762.727
Bambang Harymurti 2.745 0,26% 274.500
Goenawan S Muhamad 800 0,08% 80.000
Masyarakat (dibawah 5%) 266.120 25,125% 26.611.988
1.058.333 100% 105.833.325
b. Tambahan modal disetor
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2026 31 Desember 2025
Agio saham:
- Penawaran umum terbatas I 66.666.650 66.666.650
- Penawaran saham perdana 25.000.000 25.000.000
Biaya emisi saham:
- Penawaran umum terbatas I (1.907.702) (1.907.702)
- Penawaran saham perdana (2.926.205) (2.926.205)
Agio saham entitas anak 36.583.856 36.583.856
Uang muka setoran modal 31.176.756 31.176.756
Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas pengendali 15.503 15.503
154.608.858 154.608.858
56
Page 59
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
21. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL DISETOR (lanjutan)
Uang muka setoran modal merupakan dana atas rencana investasi Media Development Investment Fund, Inc. dan
PT Pramana Media Investama dengan total nominal masing-masing Rp21.176.756 dan Rp10.000.000.
Berdasarkan Perjanjian tanggal 06 Mei 2024 Media Development Investment Fund, Inc memberikan pinjaman
kepada entitas anak (PT Info Media Digital) sebesar USD1.300.000 (setara dengan Rp21.176.755.650), dimana
pinjaman ini dapat dikonversi menjadi saham, dalam keadaan Media Development Investment Fund. Inc, tidak
mengkonversi pinjaman ini, maka Perusahaan diwajibkan mengembalikan seluruh dana yang telah diberikan.
Berdasarkan Perjanjian tanggal 23 September 2024 PT Pramana Media Investama memberikan pinjaman kepada
entitas anak (PT Info Media Digital) sebesar Rp10.000.000, dimana pinjaman ini dapat dikonversi menjadi saham,
dalam keadaan PT Pramana Media Investama, tidak mengkonversi pinjaman ini, maka Perusahaan diwajibkan
mengembalikan seluruh dana yang telah diberikan.
22. KEPENTINGAN NON PENGENDALI
Kepentingan non-pengendali atas aset bersih entitas anaknya merupakan bagian pemegang saham minoritas atas
aset bersih entitas anaknya yang tidak seluruh sahamnya dimiliki oleh perusahaan.
30 Juni 2026 30 Juni 2025
Saldo awal 15.952.587 11.291.750
Perubahan efek konsolidasli anak usaha
Laba (rugi) bersih tahun berjalan (823.871) (496.076)
Saldo akhir 15.128.716 10.795.674
Pada tanggal 30 Juni 2026, terdapat penambahan sebesar Rp4.000.000 yang berasal dari penyetoran modal oleh
pihak ketiga pada PT Layar Berkembang Senantiasa. Sementara itu, saldo lainnya merupakan penambahan yang
berasal dari pengaruh laba rugi periode berjalan.
23. LABA PER SAHAM DASAR
Perhitungan laba per saham dasar adalah sebagai berikut:
30 Juni 2026 30 Juni 2025
Laba (rugi) neto untuk perhitungan laba (5.752.941) (6.614.297)
per saham dasar dan dilusian
Jumlah rata-rata tertimbang saham biasa 105.833.325 105.833.325
untuk perhitungan laba per saham dasar
dan dilusian
Laba per saham dasar (nilai penuh) (5,44) (6,25)
57
Page 60
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
24. PENDAPATAN USAHA
Rincian pendapatan usaha Grup adalah sebagai berikut:
30 Juni 2026 30 Juni 2025
Pihak ketiga:
Majalah dan iklan majalah 38.393.250 47.165.985
Barang cetakan 23.381.258 17.975.207
Tempo TV 7.816.730 8.259.413
Jasa rumah kreatif 3.761.238 1.296.884
Rombak media 2.181.426 2.289.960
Kertas 1.875.685 349.329
Jasa penyelenggara acara 1.451.252 4.315.533
Sewa 692.806 622.723
79.553.645 82.897.757
Pihak berelasi:
Barang cetakan
- Yayasan Swasembada Swakarya 171.892 112.000
79.725.537 83.009.757
Persentase penjualan kepada pihak berelasi 0,22% 0,13%
terhadap jumlah penjualan konsolidasian
25. BEBAN POKOK PENDAPATAN
Akun ini terdiri dari:
a. Beban pokok penjualan majalah dan iklan majalah
30 Juni 2026 30 Juni 2025
Gaji tenaga produksi 15.953.923 15.613.564
Penulisan dan naskah berita 3.511.308 6.534.615
Perjalanan dan transportasi operasional 495.967 641.893
Foto dan pra cetak 299.935 276.732
Sub Jumlah BPP Majalah & Iklan
20.261.133 23.066.804
Majalah
58
Page 61
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
25. BEBAN POKOK PENDAPATAN (lanjutan)
b. Beban pokok barang cetakan
30 Juni 2026 30 Juni 2025
Persediaan bahan baku awal 11.572.812 10.440.930
Pembelian 13.591.711 8.969.155
Persediaan tersedia untuk produksi 25.164.523 19.410.085
Persediaan bahan baku akhir (12.670.986) (11.572.812)
Bahan baku 12.493.537 7.837.273
Pabrikasi 5.593.875 6.982.755
Penyusutan (Catatan 11) 919.371 951.197
Upah langsung 1.264.002 1.207.292
Jumlah biaya produksi 20.270.785 16.978.517
Mutasi persediaan
Barang dalam proses awal 449.876 175.958
Barang dalam proses akhir (668.906) (366.029)
Sub Jumlah BPP Cetakan 20.051.755 16.788.446
c. Beban pokok penjualan kertas
30 Juni 2026 30 Juni 2025
Persediaan barang dagang awal 3.998.590 3.461.845
Pembelian 1.313.143 821.244
Persediaan tersedia untuk dijual 5.311.733 4.283.089
Persediaan barang dagang akhir (3.946.710) (3.998.590)
Sub Jumlah BPP Penjualan Kertas 1.365.023 284.499
d. Beban pokok pendapatan rumah kreatif
30 Juni 2026 30 Juni 2025
Overhead 2.148.670 1.055.501
Gaji 770.755 892.673
Sub Jumlah BPP Rumah Kreatif 2.919.425 1.948.174
e. f. Beban pokok pendapatan penyelenggara acara
30 Juni 2026 30 Juni 2025
Overhead 868.090 3.265.646
Gaji 421.987 404.354
Sub Jumlah BPP Penyelenggara Acara 1.290.077 3.670.000
59
Page 62
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
25. BEBAN POKOK PENDAPATAN (lanjutan)
h. Beban pokok pendapatan Tempo TV
30 Juni 2026 30 Juni 2025
Overhead 2.387.437 2.382.584
Gaji 1.853.610 1.741.429
4.241.047 4.124.013
i. Beban pokok pendapatan Rombak Media
30 Juni 2026 30 Juni 2025
Gaji 1.208.326 1.141.652
Biaya operasional 527.310 259.618
Overhead 173.608 230.535
1.909.244 1.631.805
TOTAL BEBAN POKOK 52.037.704 51.513.741
PENDAPATAN
26. BEBAN USAHA
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2026 30 Juni 2025
Beban pemasaran dan penjualan:
Gaji 6.961.957 7.665.834
Overhead 5.650.606 8.126.788
Pengiriman 1.049.212 1.221.440
Promosi 135.205 198.893
13.796.980 17.212.955
30 Juni 2026 30 Juni 2025
Beban administrasi dan umum:
Gaji 9.845.705 9.661.207
Overhead 7.555.185 8.407.536
Penyusutan (catatan 11) 3.029.990 2.103.430
20.430.880 20.588.023
27. PENDAPATAN OPERASI LAIN
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2026 30 Juni 2025
Penjualan barang limbah 337.673 217.635
Lain-lain bersih 136.119 13.281
473.792 230.916
60
Page 63
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
28. BEBAN OPERASI LAIN
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2026 30 Juni 2025
Kerugian penjualan barang barter 14.967 24.823
Lain-lain 274.020 234.606
288.987 259.429
29. PENDAPATAN KEUANGAN
Akun ini merupakan pendapatan keuangan yang terdiri dari pendapatan jasa giro yang dimiliki grup pada tanggal
30 Juni 2026 dan 2025 masing-masing sebesar Rp396.198 dan Rp 328.891.
30. BEBAN KEUANGAN
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2026 30 Juni 2025
Bunga bank 2.368.700 3.065.255
Bunga non bank 346.180 313.745
2.714.880 3.379.000
31. SIFAT HUBUNGAN DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI
a. Sifat hubungan pihak-pihak berelasi
Sifat hubungan dengan pihak-pihak berelasi dan transaksinya adalah sebagai berikut:
Pihak-pihak berelasi Sifat hubungan Transaksi pihak berelasi
Yayasan Swasembada Swakarsa Pemegang saham Piutang usaha, utang usaha
Yayasan Karyawan Tempo Pemegang saham Piutang lain-lain
Yayasan Tempo 21 Juni 1994 Pemegang saham Piutang usaha, piutang lain-lain,
utang usaha
PT Grafiti Pers Pemegang saham Utang lain-lain
PT Koran Tempo Makassar Entitas asosiasi Piutang lain-lain
PT Media Inti Televisi Nusantara Entitas asosiasi Piutang lain-lain
PT Media Bintang Indonesia Entitas asosiasi Piutang lain-lain
PT Tempo Kreasi Bersama Entitas asosiasi Piutang lain-lain
PT Rombak Pola Pikir Afiliasi Piutang dan utang lain-lain
PT Komunitas Utan Kayu Afiliasi Utang lain-lain
61
Page 64
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31. SIFAT HUBUNGAN DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan)
b. Piutang & Utang usaha & piutang & Utang lain-lain – pihak berelasi
30 Juni 2026 31 Desember 2025
Aset lancar
Piutang Usaha
PT Tempo Kreasi Bersama 2.586.754 2.586.754
PT Swasembada Media Bisnis 55.805 46.785
2.642.559 2.633.539
Piutang Lainnya
PT Tempo Kreasi Bersama 17.485.742 17.485.743
PT Koran Tempo Makasar 7.896.430 7.896.430
PT Putri Bakti 3.500.000 3.500.000
PT Media Bintang Indonesia 1.207.594 1.207.594
Lain-lain (dibawah Rp1.000.000) 584.200 584.199
Cadangan kerugian penurunan nilai
(7.896.430) (7.896.430)
piutang
22.777.536 22.777.536
Piutang lain-lain kepada pihak berelasi merupakan saldo yang berasal dari pemberian pinjaman kepada pihak
berelasi serta piutang atas setoran modal dari pemegang saham yang sampai dengan tanggal pelaporan belum
direalisasikan.
Utang lain-lain – pihak berelasi
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2026 31 Desember 2025
Liabilitas Jangka pendek
Goenawan Muhammad 1.100.000 1.100.000
Yayasan 21 Juni 1994 623.637 623.637
PT Tempo Kreasi Bersama 117.112 117.112
1.840.749 1.840.749
Saldo utang lain-lain kepada pihak berelasi (Goenawan Muhammad) merupakan kewajiban yang berasal
dari pendanaan yang diberikan oleh mitra kerja (partner) untuk membiayai kegiatan produksi film, baik yang
sedang dalam tahap produksi maupun yang masih berada dalam tahap pengembangan dan perencanaan
proyek film.
62
Page 65
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31. SIFAT HUBUNGAN DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan)
b. Piutang & Utang usaha & piutang & Utang lain-lain – pihak berelasi (lanjutan)
30 Juni 2026 31 Desember 2025
Liabilitas Jangka panjang
PT Komunitas Utan Kayu 5.095.000 5.595.000
PT Grafiti Pers 166.667 666.667
Lain-lain 1.925.000 1.925.000
Jumlah utang lain-lain -
7.186.667 8.186.667
pihak berelasi
Persentase utang berelasi terhadap jumlah
4% 4%
liabilitas
32. SEGMEN OPERASI
Manajemen telah menentukan segmen operasi didasarkan pada laporan yang ditelaah oleh Direksi, yang telah
diidentifikasikan sebagai pengambil keputusan operasional utama Grup, yang digunakan dalam mengambil
keputusan strategis.
Direksi mempertimbangkan operasi bisnis dari perspektif jenis bisnis yang terdiri dari penerbitan, percetakan,
penyelenggara acara dan perdagangan kertas.
Informasi segmen yang diberikan kepada Direksi untuk pelaporan segmen tahun yang berakhir 30 Juni 2026 dan
2025 adalah sebagai berikut:
30 Juni 2026
Penyelenggara Perdagangan
Penerbitan Percetakan acara kertas Eliminasi Konsolidasian
Pendapatan 52.558.173 27.745.754 3.577.297 3.450.133 (7.605.820) 79.725.537
Beban pokok (33.385.150) (19.891.282) (3.267.149) (3.099.943) 7.605.820 (52.037.704)
pendapatan
Laba bruto 19.173.023 7.854.472 310.148 350.190 27.687.833
Beban pemasaran (13.075.964) (439.060) (177.012) (104.944) (13.796.980)
Beban umum dan (15.959.493) (4.156.788) (242.808) (71.791) (20.430.880)
administrasi
Pendapatan operasi lain 136.119 337.673 - - 473.792
Beban operasi lain (16.028) (266.301) - (6.658) (288.987)
Laba usaha (9.742.343) 3.329.996 (109.672) 166.797 (6.355.222)
Pendapatan keuangan 385.796 5.632 4.626 144 396.198
Beban keuangan (922.534) (1.792.346) - - (2.714.880)
Laba (rugi) sebelum
(10.279.081) 1.543.282 (105.046) 166.941 (8.673.904)
pajak
Manfaat (beban) pajak 2.411.252 (339.522) 43.725 (18.363) 2.097.092
Laba (rugi) setelah
(7.867.829) 1.203.760 (61.321) 148.578 (6.576.812)
pajak
Informasi lainnya
Aset segmen 558.780.811 222.044.707 44.225.998 20.927.240 (416.258.407) 429.720.349
Liabilitas segmen 266.266.891 160.559.687 29.637.612 6.353.649 (282.308.167) 180.509.672
63
Page 66
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
32. SEGMEN OPERASI (lanjutan)
30 Juni 2025
Penyelenggara Perdagangan
Penerbitan Percetakan acara kertas Eliminasi Konsolidasian
Pendapatan 58.805.440 23.436.744 4.522.335 2.828.820 (6.583.582) 83.009.757
Beban pokok (34.783.317) (16.961.434) (3.761.569) (2.591.003) 6.583.582 (51.513.741)
pendapatan
Laba bruto 24.022.123 6.475.310 760.766 237.817 31.496.016
Beban pemasaran (16.346.681) (469.747) (306.745) (89.782) (17.212.955)
Beban umum dan (16.023.751) (4.282.987) (231.281) (50.004) (20.588.023)
administrasi
Pendapatan operasi lain 12.531 217.635 750 230.916
Beban operasi lain (25.138) (229.542) (4.749) (259.429)
Laba usaha (8.360.916) 1.710.669 223.490 93.282 (6.333.475)
Pendapatan keuangan 201.456 12.022 115.291 122 328.891
Beban keuangan (1.468.703) (1.805.297) (105.000) (3.379.000)
Laba (rugi) sebelum
(9.628.163) (82.606) 233.781 93.404 (9.383.584)
pajak
Beban pajak 2.359.847 (50.627) (25.545) (10.464) 2.273.211
Laba (rugi) setelah
(7.268.314) (133.233) 208.236 82.940 (7.110.373)
pajak
Informasi lainnya
Aset segmen 569.883.115 235.552.330 43.961.809 19.089.945 (419.972.114) 448.515.085
Liabilitas segmen 279.997.980 173.521.643 29.704.164 5.208.983 (282.021.805) 206.410.965
33. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
Pengelolaan modal
Kebijakan pengelolaan modal grup adalah untuk memastikan bahwa rasio modal selalu dalam keadaan kondisi
sehat agar dapat mendukung kinerja usaha dan memaksimalkan nilai dari pemegang saham.
Grup mengelola struktur modalnya dan membuat penyesuaian-penyesuaian sehubungan dengan perubahan kondisi
ekonomi dan karakteristik dari risiko usahanya.
Grup secara hati-hati (prudent) melakukan diversifikasi sumber permodalan untuk mengantisipasi rencana
strategis jangka panjang dan mengalokasikan modal secara efisien pada segmen bisnis yang memiliki potensi
untuk memberikan profil pengembalian risiko (risk return) yang optimal, termasuk penempatan pada entitas anak
dalam rangka memenuhi ekspektasi pemegang kepentingan (stakeholder). Tidak ada perubahan dalam tujuan,
kebijakan dan proses dan sama seperti pada tahun-tahun sebelumnya.
Manajemen memantau modal dengan menggunakan beberapa ukuran leverage keuangan seperti rasio utang
terhadap ekuitas (debt to equity ratio).
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, akun-akun grup yang membentuk rasio utang terhadap ekuitas
adalah sebagai berikut:
64
Page 67
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
33. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
Pengelolaan modal (lanjutan)
30 Juni 2026 31 Desember 2025
Utang bank jangka pendek 17.474.634 15.153.609
Utang jangka panjang jatuh tempo dalam waktu satu tahun 7.627.999 7.008.933
Utang jangka panjang setelah dikurangi bagian jatuh tempo 37.098.070 41.216.881
dalam satu tahun
Jumlah utang 62.200.703 63.379.423
Jumlah ekuitas 249.310.677 255.787.489
Rasio utang terhadap ekuitas 24,95% 24,78 %
Manajemen risiko keuangan
Grup dipengaruh oleh berbagai risiko keuangan, termasuk risiko kredit, risiko mata uang asing, risiko suku bunga,
risiko likuiditas. Tujuan manajemen risiko Grup secara keseluruhan adalah untuk secara efektif mengendalikan
risiko-risiko ini dan meminimalisasi pengaruh merugikan yang dapat terjadi terhadap kinerja keuangan grup.
Manajemen mereviu dan menyetujui kebijakan untuk mengendalikan setiap risiko, yang diringkas di bawah ini,
dan juga memantau risiko harga pasar dari semua instrumen keuangan.
a. Risiko kredit
Risiko kredit adalah risiko kerugian keuangan yang timbul jika pelanggan Grup gagal memenuhi kewajiban
kontraktualnya kepada grup. Risiko kredit terutama berasal dari piutang usaha yang diberikan kepada
pelanggan.
Grup telah mengembangkan model untuk mendukung kuantifikasi dari risiko kredit. Dalam mengukur risiko
kredit untuk kredit yang diberikan, grup mempertimbangkan ”Probability of Default” (PD) pelanggan atas
kewajiban dan kemungkinan rasio pemulihan atas kewajiban yang telah wanprestasi (“Loss Given Default”)
(LGD). Model ini ditelaah secara rutin untuk membandingkan dengan hasil aktualnya.
LGD merupakan ekspektasi grup atas besarnya kerugian dari suatu piutang pada saat wanprestasi terjadi.
Hal ini dinyatakan dalam persentase kerugian per unit dari suatu eksposur, LGD biasanya bervariasi sesuai
dengan tipe pelanggan.
Cadangan kerugian penurunan nilai yang diakui pada pelaporan keuangan hanyalah kerugian yang telah
terjadi pada tanggal laporan keuangan konsolidasian (berdasarkan bukti objektif atas penurunan nilai).
Tidak terdapat konsentrasi risiko kredit yang signifikan terkait dengan piutang usaha, hal ini disebabkan
keragaman pelanggan.
Risiko kredit yang timbul dari aset keuangan lainnya mencakup kas dan setara kas, investasi jangka pendek,
kas yang dibatasi penggunaannya dan jaminan, risiko kredit yang dihadapi grup timbul karena wanprestasi
dari pihak lain. Grup mengelola risiko kredit yang terkait dengan simpanan di bank dan aset derivatif dengan
memantau reputasi, peringkat kredit dan membatasi risiko agregat dari masing-masing pihak dalam kontrak,
nilai maksimal eksposur adalah sebesar nilai tercatat.
65
Page 68
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
33. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
Manajemen risiko keuangan (lanjutan)
a. Risiko kredit (lanjutan)
Eksposur grup terhadap risiko kredit timbul dari wanprestasi pihak lain, dengan eksposur maksimum setara
dengan nilai tercatat dari instrumen berikut ini:
30 Juni 2026 31 Desember 2025
Piutang usaha – neto 95.149.213 98.468.180
Tidak ada limit kredit yang dilampaui selama periode pelaporan dan manajemen tidak mengharapkan
kerugian dari kegagalan pihak- pihak dalam melunasi utangnya.
Informasi jumlah piutang usaha berdasarkan umur (hari) dihitung sejak tanggal faktur yang belum jatuh
tempo.
Kualitas kredit dari aset keuangan Grup berupa kas, piutang usaha dan aset lain-lain adalah lancar, yang
ditelaah dengan mengacu pada kredibilitas dan reputasi pihak rekanan serta informasi historis mengenai
penerimaan pembayaran.
30 Juni 2026
Belum jatuh Telah jatuh Telah jatuh
tempo dan tidak tempo tetapi tempo tetapi
mengalami tidak mengalami mengalami
penurunan nilai penurunan nilai penurunan nilai Jumlah
Aset lancar :
Piutang usaha 17.077.626 112.064.835 33.993.250 163.135.709
Piutang lain-lain 30.673.966 - 7.896.430 38.570.396
Jumlah 47.751.592 112.064.835 41.889.680 201.706.104
31 Desember 2025
Belum jatuh Telah jatuh Telah jatuh
tempo dan tidak tempo tetapi tempo tetapi
mengalami tidak mengalami mengalami
penurunan nilai penurunan nilai penurunan nilai Jumlah
Piutang usaha 19.044.546 113.416.881 33.993.248 166.454.675
Piutang lain-lain 30.673.966 7.896.430 38.570.396
Jumlah 49.718.512 113.416.881 41.889.678 205.025.070
b. Risiko tingkat suku bunga
Grup memiliki eksposur terhadap fluktuasi tingkat suku bunga pasar yang berlaku baik atas risiko nilai wajar
maupun arus kas.
Eksposur Grup terhadap risiko tingkat suku bunga terutama sehubungan dengan pinjaman serta aset dan
liabilitas berbunga. Kebijakan Grup adalah mendapatkan tingkat suku bunga yang paling menguntungkan.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, Grup tidak memiliki saldo aset dan liabilitas dengan
tingkat suku bunga mengambang yang material.
66
Page 69
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
33. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
Manajemen risiko keuangan (lanjutan)
c. Risiko mata uang asing
Berdasarkan estimasi Grup, sampai dengan tanggal pelaporan pada tanggal 30 Juni 2026, eksposur risiko
nilai tukar Rupiah terhadap fluktuatif transaksi dengan mata uang asing yang mungkin terjadi dalam transaksi
kas dan setara kas (USD) dan utang usaha (YEN).
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, Grup tidak memiliki saldo aset dan liabilitas moneter
dalam mata uang asing yang memiliki risiko signifikan atas fluktuatif transaksi dengan mata uang asingnya.
d. Risiko likuiditas
Risiko likuiditas adalah risiko dimana Grup tidak bisa memenuhi kewajiban pada saat jatuh tempo.
Manajemen risiko likuiditas yang hati-hati (prudent) termasuk mengatur kas dan setara kas yang cukup untuk
menunjang aktivitas usaha secara tepat waktu.
Pengelolaan risiko likuiditas dilakukan antara lain dengan memonitor pinjaman dan sumber pendanaan,
menjaga saldo kecukupan kas dan surat berharga serta memastikan tersedianya pendanaan dari sejumlah
fasilitas kredit yang mengikat, dan kesiapan untuk menjaga posisi pasar. Grup mempertahankan
kemampuannya untuk melakukan pembiayaan yang mengikat dari pemberi pinjaman yang andal.
Tabel di bawah ini menganalisa liabilitas keuangan Grup yang diselesaikan secara neto yang dikelompokkan
berdasarkan periode yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo kontraktual. Jumlah yang diungkapkan
dalam tabel merupakan arus kas kontraktual yang tidak didiskontokan.
30 Juni 2026
≤ 1 tahun 1 – 2 tahun 3 – 5 tahun > 5 tahun Jumlah Nilai tercatat
Liabilitas
Utang bank – jangka 17.474.634 - - - 17.474.634 17.474.634
pendek
Utang usaha 9.558.582 3.734.688 - - 13.293.270 13.293.270
Utang lain-lain – jangka - 1.840.749 - - 1.840.749 1.840.749
pendek
Biaya yang masih harus 18.822.370 - - - 18.822.371 18.822.370
dibayar
Uang muka diterima 26.108.101 - - - 26.108.101 26.108.101
Utang lainnya – jangka - - 7.380.417 - 7.380.417 7.380.417
panjang
Utang bank – jangka 44.726.069 - - - 44.726.069 44.726.069
panjang
116.689.756 5.575.437 7.380.417 - 129.645.610 129.645.610
67
Page 70
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
33. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
Manajemen risiko keuangan (lanjutan)
d. Risiko likuiditas (lanjutan)
31 Desember 2025
≤ 1 tahun 1 – 2 tahun 3 – 5 tahun > 5 tahun Jumlah Nilai tercatat
Liabilitas
Utang bank – jangka 15.153.609 - - - 15.153.609 15.153.609
pendek
Utang usaha 4.074.234 3.158.307 - - 7.232.541 7.232.541
Pihak ketiga
Utang lain-lain
Pihak ketiga - 5.010.000 - 5.010.000 5.010.000
Pihak berelasi - 1.100.000 740.749 1.840.749 1.840.749
Biaya yang masih harus - 23.894.485 - - 23.894.485 23.894.485
dibayar
Uang muka diterima - 31.032.980 - - 31.032.980 31.032.980
Utang bank – jangka 48.225.813 - -- - 48.225.813 48.225.813
panjang
Utang lain-lain - - 8.380.417 - 8.380.417 8.380.417
67.453.656 64.195.772 9.121.166 - 140.770.594 140.770.594
34. INSTRUMEN KEUANGAN
Aset keuangan grup meliputi kas dan setara kas, kas yang dibatasi penggunaannya, investasi jangka pendek,
piutang usaha - neto dan piutang lain-lain - neto yang timbul dari kegiatan usahanya. Liabilitas keuangan entitas
dan entitas anak meliputi utang usaha, utang lain-lain, liabilitas yang masih harus dibayar, utang derivatif,
pinjaman jangka panjang jatuh tempo dalam waktu satu tahun dan pinjaman jangka panjang setelah dikurangi
bagian jatuh tempo dalam waktu satu tahun yang tujuan utamanya untuk pembiayaan kegiatan usaha.
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan nilai tercatat dan estimasi nilai wajar instrumen keuangan grup yang
dinyatakan dalam posisi keuangan konsolidasian 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, sebagai berikut:
30 Juni 2026 31 Desember 2025
Nilai tercatat Nilai wajar Nilai tercatat Nilai wajar
Aset keuangan-lancar
Kas dan setara kas 11.617.525 11.617.525 25.219.123 25.219.123
Piutang usaha
Pihak ketiga 92.506.654 92.506.654 95.834.641 95.834.641
Pihak berelasi 2.642.559 2.642.559 2.633.539 2.633.539
Piutang lain-lain
Pihak ketiga 6.950.000 6.950.000 6.950.000 6.950.000
Pihak berelasi 22.777.536 22.777.536 22.777.536 22.777.536
Aset lancar lainnya 2.460.606 2.460.606 1.890.344 1.890.344
138.954.880 138.954.880 155.305.183 155.305.183
Aset keuangan-tidak lancar
Aset tidak lancar lainnya 28.856.574 28.856.574 23.576.982 23.576.982
167.811.454 167.811.454 178.882.165 178.882.165
68
Page 71
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
34. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)
30 Juni 2026 31 Desember 2025
Nilai tercatat Nilai wajar Nilai tercatat Nilai wajar
Liabilitas keuangan-jangka
pendek
Utang bank jangka pendek 17.474.634 17.474.634 15.153.609 15.153.609
Utang usaha 13.293.270 13.293.270 7.232.541 7.232.541
Biaya yang masih harus dibayar 18.822.371 18.822.371 23.894.485 23.894.485
Utang lain-lain
Pihak ketiga 11.710.000 11.710.000 5.010.000 5.010.000
Pihak berleasi 1.840.749 1.840.749 1.840.749 1.840.749
Utang bank jangka panjang – 7.627.999 7.627.999 7.008.933 7.008.933
bagian yang jatuh tempo dalam
waktu setahun
70.769.023 70.769.023 60.140.317 60.140.317
Liabilitas keuangan-jangka
panjang
Utang bank jangka panjang 37.098.070 37.098.070 41.216.881 41.216.881
Utang lain-lain
Pihak ketiga 193.750 193.750 193.750 193.750
Pihak berelasi 7.186.667 7.186.667 8.186.667 8.186.667
44.478.487 44.478.487 49.597.298 49.597.298
115.247.510 115.247.510 109.737.615 109.737.615
35. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG ASING
Pada tanggal 30 Juni dan 31 Desember 2025, aset dan liabilitas moneter grup dalam mata uang asing adalah sebagai
berikut:
30 Juni 2026 31 Desember 2025
Mata uang asing Setara dengan Rp Mata uang asing Setara dengan Rp
Aset
Kas & setara kas (USD) 2.965 52.949 338.792 5.685.608
Liabilitas
Utang usaha - - - -
2.965 52.949 338.792 5.685.608
36. KELANGSUNGAN USAHA DAN RENCANA MANAJEMEN
Rencana manajemen
Perseroan juga merencanakan aksi keuangan berkelanjutan untuk periode 5 (lima) tahun mendatang (2026 -2030).
Rencana aksi itu akan berfokus pada lima program besar yaitu:
a) Meningkatkan pendapatan usaha secara bertahap 5-10 % terutama dari bisnis digital;
b) Meningkatkan daya saing Perseroan dengan program efisiensi biaya produksi dan operasional;
c) Melakukan penawaran saham perdana (initial public Offering, IPO) anak usaha digital yakni PT Info Media
Digital di Bursa Efek Indonesia;
d) Memanfaatkan dana hasil IPO untuk pengembangan bisnis digital;
e) Membangun arsitektur digital Tempo lewat akuisisi, merger, serta pengembangan inovasi.
69
Page 72
PT TEMPO INTI MEDIA TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
PADA DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2026
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
36. KELANGSUNGAN USAHA DAN RENCANA MANAJEMEN (lanjutan)
Rencana manajemen (lanjutan)
Kemampuan Grup untuk mempertahankan kelangsungan usahanya dan menghadapi tantangan eksternal di atas
bergantung pada kemampuan Grup untuk menghasilkan arus kas yang cukup untuk membayar liabilitas secara
tepat waktu dan mematuhi persyaratan dan ketentuan perjanjian kredit, serta kemampuan Grup memperbaiki
operasi, kinerja, dan posisi berkelanjutan.
Laporan keuangan konsolidasian ini disusun dengan asumsi bahwa grup akan terus beroperasi secara
berkelanjutan.
70
Names mentioned 106 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
TEMPO INTI MEDIA TBK
p.1 ×154
unresolved
org
PT Arsa Raya Perdana
p.8
unresolved
person
Sulaimansjah
· Notaris
p.8
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.8
unresolved
person
Fathiah Helmi
p.8 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.8
unresolved
person
Tatyana Indrati Hasjim
p.8
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal
p.8
unresolved
org
BAPEPAM
p.8
unresolved
org
PT Temprint
p.10 ×20
unresolved
org
PT Temprint Inti Niaga
p.10
unresolved
org
PT Temprint Graha Delapan
p.10 ×2
unresolved
org
PT Edutama Tempo Integra
p.10
unresolved
org
PT Rombak Pola Pikir
p.10 ×3
unresolved
org
PT Dimensi Idea Kreatif
p.10 ×5
unresolved
org
PT Mencerdaskan Kehidupan
p.10
unresolved
org
PT Tempo Inti Media Impresario
p.11
unresolved
org
PT Matair Rumah Kreatif
p.11
unresolved
org
PT Televisi Tempo Bandung
p.11
unresolved
org
PT Televisi Tempo Surabaya
p.11
unresolved
org
PT Televisi Tempo
p.11 ×2
unresolved
org
PT Televisi Tempo Batam
p.11
unresolved
org
PT Dunia Idea Kreatif
p.11
unresolved
org
PT Tempo Kreasi Bersama
p.11 ×7
unresolved
org
PT Dimenasi Idea Kreatif
p.12
unresolved
person
Ronald Effendy
· Notaris
p.12
unresolved
org
Menteri Hukum Republik Indonesia Berdasarkan Keputusan No. AHU
p.12
unresolved
org
PT Media Inti Televisi Nusantara
p.12 ×3
unresolved
person
Cokro Vera
p.12
unresolved
person
Laurensia Siti Nyoman
· Notaris
p.12
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.12
unresolved
org
PT TIMH
p.30 ×4
unresolved
org
Bank Indonesia
p.32 ×3
unresolved
org
PT Bank BPD Jawa Timur
p.41
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah DKI
p.41
unresolved
org
PT Bank Permata Syariah
p.42
unresolved
org
Bank BPD Jabar Dan Banten Tbk
p.42 ×2
unresolved
org
PT Bank Sulselbar
p.42
unresolved
org
PT Bank BPD Lampung
p.42
unresolved
org
PT Pustaka Mulia Sejahtera
p.43
unresolved
org
PT Simto Lestari
p.43
unresolved
org
PT Balai Pustaka (Persero)
p.43
unresolved
org
PT Indomarco Prismatama
p.43
unresolved
org
PT Jurnalindo Askara Grafika
p.43
unresolved
org
PT Swasembada Media Bisnis
p.43 ×2
unresolved
org
PT Temprint Bahan
p.44
unresolved
org
PT Dunia Idea Kreatif Konten
p.44
unresolved
org
PT Tempo Inti Niaga Barang
p.44
unresolved
org
PT BRI Asuransi Indonesia
p.44
unresolved
org
PT Tempo Kreasi Animasi
p.45
unresolved
org
PT Koran Tempo Makassar
p.45 ×2
unresolved
org
PT Orbitin Kebanggaan Indonesia
p.45
unresolved
org
PT BRI Asuransi Indonesia. Nilai
p.47
unresolved
org
PT Temprina Media Grafika
p.48
unresolved
org
PT Sona Kirana Internasional
p.48
unresolved
org
PT Sinar Grafindo
p.48
unresolved
org
PT Inpera Pratama Indonesia
p.48
unresolved
org
PT Visual Media Studio
p.49
unresolved
org
PT Jagat Raya Inovasi
p.49
unresolved
org
PT Kayara Invesco Optima
p.49
unresolved
org
PT Tjap Ramuan Waras
p.49
unresolved
org
PT Titian Cakrawala Indonesia
p.49
unresolved
org
TIM Tbk
p.49 ×2
unresolved
org
Bank Mayapada
p.50
unresolved
—
PPh pasal 4 ayat 2
p.54 ×2
unresolved
—
PPh 28A
p.54
unresolved
—
PPN
p.54 ×2
unresolved
org
Dana Pensiun Lembaga Keuangan
p.57
unresolved
org
Yayasan Tempo 21 Juni 1994
p.58
unresolved
org
Yayasan Tempo
p.58 ×2
unresolved
org
PT Jaya Raya
p.58
unresolved
org
Yayasan Jaya Raya
p.58
unresolved
org
Yayasan Karyawan Tempo
p.58 ×2
unresolved
org
PT Pramana Media Investama
p.59 ×3
unresolved
org
Media Development Investment Fund. Inc
p.59
unresolved
org
Yayasan Swasembada Swakarya
p.60
unresolved
org
Yayasan Swasembada Swakarsa
p.63
unresolved
org
PT Media Bintang Indonesia
p.63 ×2
unresolved
org
PT Komunitas Utan Kayu
p.63 ×2
unresolved
org
PT Koran Tempo Makasar
p.64
unresolved
org
PT Putri Bakti
p.64
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.