Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 8
Page 1
QUESTION AND ANSWER
MEDIA
PUBLIC EXPOSE PT METROPOLITAN LAND TBK
SENIN, 10 NOVEMBER 2025
Pertanyaan Jawaban
1. Apa saja strategi untuk menggenjot penjualan Metland Hari ini kami tidak memperhitungkan adanya Airport, ternyata
Kertajati di tengah kondisi Bandara Kertajati yang belum di daerah sekitar Kertajati itu sekarang tumbuh banyak sekali
berfungsi normal? kawasan-kawasan industri yang berkembang dan
penyerapan tenaga kerjanya itu cukup besar, jadi kalau tadi
(Yuniar Susanto – Kabar Properti) ditanyakan bagaimana menggenjot? Sebetulnya sekarang
sudah tergenjot, penjualan kita sendiri hari ini cukup baik
banyak sekali yang hari ini kita tidak lihat ternyata disana
sudah berkembang sendiri tanpa memperhitungkan adanya
airport, tentunya baik adanya airport akan semakin
mempercepat perkembangan dari pada sekitar Kertajati, tapi
perkembangan kawasan REBANA jauh lebih berkembang
dibandingkan dari airport itu sendiri, jadi industri yang
mendukung di sekitar sangat baik dampak terhadap proyek
kami di Metland Kertajati, jadi ada tidak adanya airport hari
ini proyek ini tetap jalan.
(Anhar Sudradjat, Presiden Direktur)
1. Pasar dan okupansi hotel belum begitu baik tapi Metland Kenapa Metland ekspansif bikin Hotel? Sebetulnya kalau kita
ekspansif sekali. Apa dasar pertimbangan dan strateginya? melihat occupancy itu ukurannya tidak hanya sekarang, hari
ini pemerintah atau government belum lagi banyak
mengadakan meeting-meeting di dalam hotel, tapi hotel itu
tidak sangat tergantung dari government, banyak market-
merket yang sebetulnya bisa kita ambil atau bisa kita kejar.
Kita bisa produce sesuatu yang bisa kita laksanakan di hotel
Lokasi juga menjadi sesuatu yang penting, hotel kami di Bali
ada 2 itu sangat baik bahkan sangat baik dibanding tahun-
tahun sebelumnya, jadi sangat tergantung pada lokasinya.
Market yang dikejar kemudian bagaimana kebijakan-
kebijakan dari manajemen itu berjalan, banyak sebagian
orang berpikir kalau hotel sendiri kalau hari ini sepi ya karena
marketnya hanya ke government, tapi banyak sekali market-
market yang belum digarap yang sebetulnya itu sangat
potensial.
(Anhar Sudradjat, Presiden Direktur)
2. Pasar perumahan nasional selama ini sangat bergantung Jadi memang kami sebetulnya berharap banyak dari
pada pasar kelompok formal yakni mereka yang kebijakan-kebijakan pemerintah, kami juga menginginkan
berpenghasilan tetap yang mayoritas membeli lewat ada satu kebijakan atau sesuatu yang insentif yang bagi
pembiayaan KPR. Tapi ada 60% pekerja di kelompok informal kelompok-kelompok pekerja informal yang bisa membuat
yang belum "terjamah" pembiayaan perumahan. Bagaimana mereka mampu untuk membeli produk-produk perumahan,
manajemen melihat potensi pasar kelompok pekerja informal mungkin proyek 3 juta rumah itu menjadi salah satu trigger
ini? Perlukah ada skema pembiayaan khusus untuk kelompok yang menurut saya kalau itu berjalan dengan baik
ini sehingga pasar hunian semakin meluas? Apa saran programnya disusun dengan baik kebijakan dan
manajemen terkait pasar informal ini? peraturannya, saya pikir pasar ini cukup besar, tidak hanya
program pemerintah tetapi kami sebagai pelaku properti di
sektor swasta pun pasti akan menerima dampak baiknya.
(Rinaldi – Property Daily) Jadi sebetulnya kami berharap sekali kepada pemerintah
untuk memperhatikan potensi pasar kelompok-kelompok
Page 2
Pertanyaan Jawaban
informal yang kadang kala menurut kami penghasilannya
lebih baik dari pada kelompok-kelompok orang yang sudah
bekerja, ini mungkin kami juga berharap banyak dari
pemerintah saat ini bisa membantu sektor informal itu
berjalan.
(Anhar Sudradjat, Presiden Direktur)
1. Berapa persentase marketing sales yang berasal dari produk- Produk baru versus lama, ada cut off berlaku nya berapa
produk yang baru diluncurkan versus produk lama? lama? Kalau mungkin cut off nya berdasarkan tahun
Bagaimana Metland mengatasi risiko slow moving inventory produknya ada yang masih kita jual berjalan yang belum
di tengah persaingan ketat di segmen menengah? habis, kalau cut off nya berdasarkan cluster juga tidak bisa
kita lakukan, jadi mungkin jawaban yang paling pas adalah
kita hari ini sebetulnya persentase dari marketing sales itu
sebagian besar adalah dari proyek-proyek yang kita sudah
lebih establish, contoh Metland Cibitung kemudian Metland
Transyogi, sekarang sedang grow up yaitu adalah Metland
Cikarang, Kertajati juga sekarang mulai grow up memang
karena baru setahun kita perlu punya waktu untuk bagaimana
kita meyakinkan market atau market mengetahui kita, tapi
kalau bicaranya produk di Metland Puri sekarang sudah mau
habis jadi memang secara ratio dia kecil, kalau ukurannya
seperti itu Metland Tambun, Metland Cileungsi, Metland Puri
kalau ukurannya itu kami sekarang memang sangat kecil
proposional penjualan marketing sales dari 3 proyek itu.
Jadi ukurannya adalah produk lama itu adalah proyek yang
berdasarkan cluster tidak bisa kita lakukan, jawaban yang
dahulu yang sudah mau habis. Kemudian yang kedua
proyek-proyek baru yang kita sedang kembangkan
komposisinya sekarang mungkin produk-produk yang dari
kawasan lama sudah kecil sekali mungkin sekitar tidak
sampai 15%, kebanyakan adalah proyek-proyek baru
dengan land bank yang masih besar itu yang pertama. Yang
kedua risiko slow moving inventory di tengah persaingan
ketat di segmen menengah sebetulnya ini sangat bergantung
dari pada kita sebagai pemain di sektor properti slow moving
kalau stoknya sedikit ya tidak slow moving karena penjualan
lebih cepat dari pada penyiapan stok, kemudian untuk sektor-
sektor kelas menengah atau menengah ke bawah ini
sebetulnya kita praktis tidak punya istilah slow moving karena
proyeknya belum dibangun pun sekarang ini sudah ada
penjualan-penjualan, jadi sebetulnya kami lebih banyak
sekarang ini kalau slow moving itu di proyek-proyek yang
menengah ke atas itu pun strategi kita tidak banyak
menyediakan stok.
(Anhar Sudradjat, Presiden Direktur)
2. Bagaimana Metland mengelola Current Ratio dan Quick Ratio Ya mungkin kita lihat kalau Metland secara gearing ratio
untuk menjamin likuiditas jangka pendek? Apakah terjadi masih sangat rendah jadi Current Ratio dan Quick Ratio
peningkatan signifikan dalam persediaan tanah dan masih sangat baik. Jadi kalau ditanya untuk menjamin
bangunan dalam proses yang belum dikonversi menjadi likuiditas jangka pendek? Bukan tidak menjadi perhatian kita
pendapatan? tetapi mungkin karena kita punya room masih sangat-sangat
lebar jadi bukan hal yang menjadi prioritas buat kita karena
kita masih punya room.
Sebetulnya kalau peningkatan persediaan tanah dan
bangunan ini karena program PPN DTP kalau sebelumnya
Page 3
Pertanyaan Jawaban
proses di Metland adalah kita itu menerima yang namanya
pemesanan baru kita bangun, tapi dengan PPN DTP yang
tadi saya sampaikan bahwa kita harus bangun terlebih
dahulu, jadi kalau ditanya peningkatan bangunan dalam
proses itu memang bagian ada memang meningkat tapi
memang bagian dari strategi kita untuk menjamin penjualan
dengan PPN DTP karena kalau kita tidak lakukan
peningkatan pembangunan dalam proses untuk rumah-
rumah yang belum dijual maka kita tidak bisa
memaksimalkan program PPN DTP dari pemerintah. Jadi
peningkatan signifikan itu terjadi karena bagian dari strategi
yang kita jalankan.
(Olivia Surodjo, Direktur)
3. Bagaimana strategi Metland mengelola land bank yang Saya pikir mungkin kalau kita ada beberapa hal, pertama
tersisa? Berapa estimasi land bank yang dimiliki Metland saat Metland itu kita punya long term strategi dimana setiap 1 m2
ini dalam satuan hektar dan berapa land bank cost per meter nett yang kita jual kita harus membeli minimal 2 m2 gross
persegi? Bagaimana kecepatan konversi land bank menjadi sehingga in term of land bank Metland itu akan tidak turun
revenue? tapi naik. Jadi strategi Metland mengola land bank adalah kita
ingin land bank ini bukannya turun tetapi naik sehingga kita
melihat keberlanjutan dari pada Metland secara long term
Metland ini masih bisa berapa puluh tahun lagi. Metland
mempunyai land bank yang cukup besar itu adalah strategi,
untuk estimasi land bank yang dimiliki saat ini masih sisa
sekitar 900 hektar.
Land bank cost per meter persegi kita mempunyai project dari
yang kelas mahal, maupun kelas murah terus kemudian dari
yang middle up, middle low terus kemudian lokasi ada yang
selain prime ada juga lahan yang baru kita bebaskan 2 - 3
tahun terakhir ada juga land bank yang udah kita bebaskan
puluhan tahun yang lain jadi kita tidak bilang land bank cost
per meter persegi dari setiap lokasi itu berbeda-beda.
Kalau kita sekarang average mungkin setiap tahun kita
menghabiskan tidak terlalu besar, hari ini kita yang kita
jadikan land bank mungkin sekitar 10 hektar 20 hektar per
tahun jadi memang tidak terlalu besar yang kita actually beli
memang jauh lebih banyak dari pada itu per tahun.
(Olivia Surodjo, Direktur)
4. Bagaimana rasio Debt to Equity Ratio (DER) Metland dan Net Metland sangat prudent dalam Debt to Equity Ratio, hari ini
Debt to EBITDA? Apakah ada rencana Metland untuk beralih Debt to Equity Ratio kita dibawah 20%, Net Debt gearing kita
dari pinjaman perbankan ke pendanaan pasar modal (seperti itu single digit sangat prudent karena kita punya Debt cukup
obligasi korporasi) untuk mendanai proyek-proyek besar di rendah.
masa depan?
Hari ini belum ada kenapa karena kebetulan memang rate
yang kita peroleh dari perbankan yang menjadi corporate
banking kita masih sangat kompetitif sehingga cost of fund
kita mungkin jauh lebih untuk pinjam ke bank hari ini
ketimbang kita melaksanakan obligasi korporasi kalau kita
menerbitkan bond otomatis di dalam proses aja sudah cost
yang harus kita include di depan untuk komisi sedangkan
untuk rate juga baik dari pada rate yang diperoleh dari
perbankan hari ini, jadi dalam waktu dekat memang belum
Page 4
Pertanyaan Jawaban
ada rencana beralih dari perbankan ke pendanaan pasar
modal.
(Olivia Surodjo, Direktur)
5. Apakah Metland mempertimbangkan aksi korporasi besar Mungkin kalau rights issue mungkin belum, kalau akuisisi
tahun 2026 (seperti rights issue, akuisisi strategis, atau strategis dan JV, hari ini kalau kita JV dengan developer
pembentukan Joint Venture dengan developer asing/regional) asing atau dengan regional kita selalu open karena kita selalu
untuk mendapatkan permodalan dan transfer melihat opportunity jadi itu bukan menjadikan target kita
teknologi/keahlian? khusus tetapi saat opportunity itu terbuka datang kita sangat
welcome terutama Joint Venture dengan developer asing
maupun regional dan itu mungkin belum tentu untuk struktur
permodalan juga atau transfer teknologi tapi mungkin bagian
dari pada strategi karena kita selalu melihat kalau ada potensi
pengembangan strategis yang kita bisa lakukan bersama
why not dan memang kalau itu lebih baik buat Metland kita
akan selalu pertimbangkan.
(Olivia Surodjo, Direktur)
6. Jadi prospek propert tahun 2026 bagaimana optimisme Kita selalu optimis, semua stakeholders menghadapi 2026.
Metland?
(Hilda Alexander – Kompas.com) (Anhar Sudradjat, Presiden Direktur)
1. Bagaimana melihat peluang investasi di industri properti tahun Kami tetap optimis, saya pikir backlog nya masih sangat
besar peluang-peluang masih banyak hanya bagaimana
2026? sekarang ini mungkin orang melihatnya bagaimana
perekonomian ini menjadi baik semakin baik, kalau itu baik
saya pikir semua akan baik bukan hanya industri properti
karena industri yang lain juga butuh situasi ekonomi yang
membaik, kondusif dan lain sebagainya, jadi kalau peluang
saya pikir tetap kita optimis banyak peluang yang akan kita
bisa capai sepanjang tadi bahwa kondusifitas dari pada
perekonomian, mungkin investasi semua berjalan dengan
baik itu pasti akan menghasilkan peluang-peluang yang jauh
lebih banyak di tahun 2026.
(Anhar Sudradjat, Presiden Direktur)
2. Bisa dielaborasi soal pengembangan proyek baru di Sulawesi Kemudian mengenai pengembangan proyek baru di
Utara? Sulawesi Utara, Manado. Kenapa kita pilih Manado? Tadi
yang saya sampaikan bahwa Manado ini menarik karena
(Zal Hanif – Indonesia Housing) Manado ini adalah pintu gerbang Indonesia di sisi Utara. Kita
lihat banyak sekali objek wisata yang masih belum di garap
dengan baik atau dikelola dengan baik oleh pemerintah
setempat maupun oleh swasta-swasta yang ada di sana.
Kemudian akibat dari dia di sisi pintu utara Indonesia ini
banyak sekali hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaan
pengelolaan alam yang disana menurut saya sangat
potensial, baik itu hasil alamnya, pertanian, perkebunan,
maupun mineralnya. Jadi disana menurut saya tinggal
masalah waktu yang ada, namun sebagai developer kita
harus melihatnya itu jauh lebih kedepan, artinya kalau kita
hari ini berarti kita tidak berpikir untuk hari ini, karna kalau
bisnis properti itu kita tau semua itu memerlukan waktu yang
panjang atau namanya orang bilang nafas panjang, jadi kita
Page 5
Pertanyaan Jawaban
selalu mempersiapkan proyek itu beberapa tahun
sebelumnya untuk nanti kita bisa stand out pada waktunya
dengan tepat, dengan perhitungan yang jauh lebih baik.
(Anhar Sudradjat, Presiden Direktur)
1. Bisa dijelaskan soal Metland Marron Tomohon, berapa total Potensi market di Sulawesi Utara itu sangat besar, Tomohon
kamar dan seperti apa potensi pasar di sana? apalagi itu kota yang cukup diatas, dingin, view nya sangat
bagus. Kalau di Bali kira kira seperti Ubud, jadi itu sangat
menarik sebetulnya, hanya mungkin perlu waktu untuk
bagaimana ini mensosialisasikan sebagai objek turisme atau
sebagai objek wisata, dan kami ada di sana salah satu tujuan
kami untuk bersama dengan masyarakat sana bagaimana
meningkatkan pengertian orang bahwa Tomohon itu sesuatu
yang bagus dan baik, jadi kita optimis sekali untuk membuat
hotel di Tomohon.
(Anhar Sudradjat, Presiden Direktur)
2. Berapa total luas lahan di Tomohon? Kami tambahkan, Tomohon ini sangat menarik. Jadi di
3. Selain hotel, apa lagi yang akan dikembangkan? Tomohon itu seperti puncak nya disini, dingin dan menjadi
pusat wisata, kemudian disana juga ada wisata religi dengan
bukit doa nya dan kita mungkin menjadi hotel terbaik, semoga
kita bisa capai. Teknis nya kita berdiri di luas tanah kurang
lebih 3,3Ha dengan luas bangunan 9,900m2 dan jumlah
kamar 105 unit.
(Nitik Hening Muji Raharjo, Direktur Eksekutif)
Sedikit saya tambahkan kalau ada yang belum tau di
Tomohon itu ada event nasional TIFF (Tomohon International
Flower Festival) itu hampir semua kedutaan besar di
Indonesia itu hadir pada saat acara ini, menarik sekali. Itu
dilaksanakan biasanya setiap Agustus menjelang hari
kemerdekaan, itu menarik dan kunjungan wisata nya sangat
besar. Ini mungkin sebagian besar teman teman Wartawan
saya juga minta tolong bagaimana bisa menginformasikan
kepada masyarakat bahwa ini suatu tontonan yang sangat
menarik dan bagus. Nah ini juga salah satu potensi yang ada
disana, kemudian tadi juga saya tambahkan bahwa Tomohon
itu sendiri kota yang ketinggian dari permukaan laut nya itu
kira kira 900 sekian, itu juga cukup dingin, mirip seperti
puncak, Ubud suasananya seperti itu. Kemudian
beruntungnya kita disana juga ada wisata religi didalam satu
kawasan yang juga hampir setiap saat dikunjungi bagi
komunitas nasrani. kesana itu hampir tidak bisa mengenal
waktu, kemudian view nya di hotel kami juga sangat bagus
karna langsung berhadapan dengan Gunung Lokon, gunung
tertinggi di Sulawesi Utara. Jadi memang menarik buat kita,
project ini tantangannya juga challenging betul, tapi kita kok
yakin bahwa ini akan berjalan dengan baik.
(Anhar Sudradjat, Presiden Direktur)
4. Bagaimana dengan rencana pengembangan proyek baru di Proyek baru di Subang ini tahapnya sekarang kita sedang
Subang? melakukan akuisisi lahan di sana, dengan jumlah yang sesuai
dengan SK dari pemerintah. Kalau itu sudah terpenuhi
(Pius Kobor – Propertiterkini.com) mungkin tidak dalam waktu yang panjang kita akan segera
Page 6
Pertanyaan Jawaban
launching proyek baru di Subang ini. Memang Subang ini
kami melihat berkembangnya cepat sekali, banyak sekali
industri di sana, pelabuhan Patimban juga sekarang sudah
kelihatan di generator pertumbuhan ekonomi, jadi memang
menurut saya Subang ini sesuatu yang mungkin kita akan
segerakan untuk kita bisa mengembangkan proyek di
Subang.
(Anhar Sudradjat, Presiden Direktur)
1. Berapa persen kontribusi hotel yang dimiliki Metland terhadap Kalau kontribusi hotel yang dimiliki Metland terhadap
recurring income perusahaan? Saat ini ada berapa hotel yang recurring income itu sekitar 26%, tetapi dari total revenue
dimiliki dan dimana saja lokasinya? perusahaan sekitar 7,5%. Saat ini ada berapa hotel? Saat ini
kita lagi mengoperasionalkan 6 hotel, di Bekasi ada 2, 1 di
Kertajati, 1 di Cirebon, 1 di Seminyak dan 1 di Ubud. Jadi kita
(Irdiya Setiawan – Media Ausransi) punya 2 di Bali. Nah sedangkan yang tadi telah di sampaikan
kita sedang melakukan konstruksi untuk hotel di Manado dan
Hotel Smara di atas Grand Metropolitan, jadi kita sedang
mengkontruksi 2 hotel, jadi total ada 8 hotel.
(Olivia Surodjo, Direktur)
1. Bagaimana progres proyek pembangunan underpass Metland Jadi memang ini namanya underpass Metland Cibitung, tapi
Cibitung? Mengingat ada kontra dari warga perumahan telaga sebetulnya ini adalah program dari Pemerintah Kabupaten
harapan? Bekasi yang melalui proyek kami, Metland Cibitung. Kami
juga waktu itu ditanya, koridor program ini adalah koridor
(Eko Iskandar – Radar Bekasi) Selatan–Utara Bekasi. Untuk ini, memang hari ini mungkin
macetnya luar biasa karena banyak perlintasan sebidang dari
kereta api. Pemerintah Kota Bekasi melihat ini sebagai satu
solusi, tapi memang program ini melibatkan banyak sekali
tempat atau lokasi yang akan terlintasi dengan koridor
Selatan–Utara ini. Kami di Metland, atau proyek Metland
Cibitung, sebenarnya welcome saja kalau dilalui oleh
program pemerintah ini. Bahkan kami diminta untuk
berkontribusi pun kami bersedia — selain masalah lahannya,
tanahnya, jalannya, kemudian juga pembangunannya, kami
juga mungkin bisa berkontribusi. Tapi poinnya, mungkin ada
juga bagian dari perumahan Telaga Harapan yang
sebetulnya kami tidak punya kontrol sama sekali dari sisi
sana, karena itu sepenuhnya menjadi kewenangan dari
Pemerintah Kabupaten. Jadi mungkin kalau ditanya
progresnya bagaimana, lebih tepat kalau ditanyakan ke
Pemda, karena kami selalu siap pada saat Pemda
mengatakan bahwa sudah bisa dibangun. Kami juga akan
berkontribusi sebagai bagian dari peran serta kami terhadap
proyek yang kami kembangkan.
(Anhar Sudradjat, Presiden Direktur)
1. Bagaimana realisasi marketing sales properti hunian hingga Ada dampak, sebetulnya tinggal seberapa dalam lemahnya
September 2025? Apakah turut terdampak oleh melemahnya ini yang mungkin kita harus cermati dengan baik, sampai
permintaan seperti hasil survei BI? dengan September ini, kalau kita bicara pencapaian
dibanding tahun 2024 kita masih lebih baik, tapi kita gak tau
ini kita lagi lihat lagi, kita pantau betul bagaimana kita
menghadapi sisa tahun yang berjalan ini semoga bisa kita
capai hasilnya. Tapi so far sampai dengan marketing sales
September ini kita sudah di atas tahun 2024.
Page 7
Pertanyaan Jawaban
(Anhar Sudradjat, Presiden Direktur)
2. Segmen produk mana yang masih memberikan kontribusi Tetap rumah tapak, yang lain mungkin sebagai pendukung
terbesar? rumah tapak, apartemen, atau proyek komersial karena kalau proyek recurring itu adalah sebetulnya untuk
pendukung? kita membagi resiko terhadap bisnis itu sendiri.
(Anhar Sudradjat, Presiden Direktur)
3. Bagaimana strategi perusahaan dalam menghadapi Strateginya tentu kita akan pantau betul bagaimana kita
perlambatan penjualan, terutama menjelang akhir tahun harus mengamati produk produk mana yang paling tepat
2025? untuk calon-calon customer kami. Jadi ada customer-
customer yang hari ini keberanian memutuskannya lebih
cepat, karena mereka adalah kelompok-kelompok orang
yang memang butuh rumah, sehingga keberanian mereka
jauh lebih cepat. Ada proyek-proyek yang memang
berpikirnya lebih panjang karena ini proyek-proyek yang
harganya sudah tidak murah. Kemudian juga ini sudah rumah
kedua mereka atau upgrade. Ini juga kita akan banyak
memberikan keyakinan kepada mereka dalam menjual
bukan melulu hanya masalah bagaimana memberikan DP
ringan, kemudian diskon, tapi bagaimana menjanjikan
kepada mereka bahwa investasi yang mereka lakukan itu
akan berkembang pada tahun tahun mendatang. Jadi ini
lebih banyak kepada strategi komunikasi bagaimana kita
meyakinkan para customer.
(Anhar Sudradjat, Presiden Direktur)
4. Apakah perusahaan menyiapkan program promosi atau Program promosi skema pembiayaan tentunya akan kita
skema pembiayaan khusus (misalnya DP ringan, cicilan lakukan, tapi kita tidak dalam rangka bagaimana harus jor
panjang, atau kerja sama dengan bank) untuk menarik minat joran untuk menjual, sementara disisi lain mungkin
pembeli? Sejauh ini bagaimana respon konsumen? performance dari pada penjualan, keuntungan atau kinerja
Metland itu sendiri jadi tergerus. Jadi ini keseimbangan ini
yang kita jaga, bagaimana tetap konsumen akan di
untungkan, kita juga sebagai developer juga berkembang
dengan baik.
(Anhar Sudradjat, Presiden Direktur)
5. Bagaimana perkembangan proyek yang sedang berjalan di Ada beberapa yang kita adjust lagi, mengenai kapan kita
2025? Apakah ada yang mengalami penyesuaian jadwal atau akan buka proyek proyek komersil kita. GAVENUE tadinya
target karena kondisi pasar? mau di akhir tahun, kita pikir pikir lebih baik di awal tahun
depan, nah ini selisihnya hanya sekitar sebulan dua bulan
tapi saya pikir itu hanya masalah timing yang tidak terlalu
jauh. Kemudian proyek perumahan ada juga beberapa yang
sedang kita hitung ulang, tapi yang sudah berjalan kita tidak
akan lakukan jadwal penyesuaian, hanya mungkin nanti di
cluster yang kita lihat agak lambat kita akan pelajari lagi tetapi
tidak akan mengganggu program.
(Anhar Sudradjat, Presiden Direktur)
6. Kalau untuk target marketing sales apakah masih di Rp 2T? Masih di angka Rp 2T
atau ada revisi?
(Anhar Sudradjat, Presiden Direktur)
Page 8
Pertanyaan Jawaban
7. Sejauh mana kontribusi proyek baru terhadap total penjualan Proyek baru itu di kita yang baru di luncurkan proyek
tahun ini? Apakah masih ada rencana peluncuran proyek baru Kertajati, jadi Kertajati ini sampai sejauh ini masih on track,
di kuartal IV 2025 atau awal 2026? kita berharap mungkin di akhir tahun ini akan terjadi lonjakan
permintaan, mudah-mudahan itu bisa tercapai sehingga nanti
mungkin tahun depan ini sudah menjadi salah satu backbone
dari pendapatan kami di dalam struktur perusahaan, jadi saya
pikir sampai sejauh ini kita belum melihat bahwa ada proyek
proyek yang kita akan reschedule di dalam peluncurannya,
ada beberapa tapi waktunya tidak terlalu panjang.
(Anhar Sudradjat, Presiden Direktur)
8. Terkait inserntif PPN DTP sejauh ini apakah bisa PPN DTP pasti, 53% kontribusi tahun ini dari PPN DTP.
mendongkrak penjualan di sepanjang tahun? porsinya berapa
% thd total ya sampai saat ini? (Anhar Sudradjat, Presiden Direktur)
(Vina – Kontan)
Names mentioned 5 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Pemerintah Kota Bekasi
p.6
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.