Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1
Rangkuman tanya jawab dan tautan rekaman Public Expose
PT RMK Energy Tbk
6 November 2025
Q&A PUBLIC EXPOSE
1. Daniel.
Pertanyaan 1:
Bagaimana realisasi volume angkutan batu bara (termasuk barge loading)
dibandingkan dengan target awal tahun 2025? Faktor utama apa yang
menyebabkan deviasi (jika ada)?
Jawaban:
Volume barge loading sampai Q3 mencapai 5,8 juta ton mencapai 52% dari
target awal tahun sebesar 11 juta ton. Volume ini masih cukup jauh dari target
awal tahun dikarenakan pada kuartal pertama dan kuartal kedua merupakan
periode yang cukup menantang buat Perseroan dikarenakan: pertama jalan
hauling yang di targetkan dapat beroperasi di awal tahun 2025 mundur ke
kuartal ketiga, kedua cuaca yang cukup ekstrem di awal tahun sehingga
produksi tambang Perseroan maupun pelanggan mengalami penurunan. Untuk
memitigasi ini, Perseroan menambah 4 customer baru dimana 2 customer telah
mulai menggunakan jasa Perseroan pada kuartal ketiga ini dan 2 customer lagi
di targetkan pada akhir November 2025 akan mulai menggunakan jasa
Perseroan.
Pertanyaan 2:
Mengingat fluktuasi harga batubara global, bagaimana manajemen
memperkirakan efeknya terhadap margin di segmen penjualan batu bara pada
sisa tahun 2025?
Jawaban:
Pada beberapa minggu terakhir ini harga indeks Batubara mulai konsisten
meningkat yang antara lain disebabkan oleh mulai habisnya kuota produksi
beberapa tambang sesuai RKAB dan China akan mulai meningkatkan
persediaan Batubara untuk memasuki musim dingin, sehingga ini akan
memberikan margin yang lebih baik di segmen penjualan batu bara.
Pertanyaan 3:
Apakah ada dampak dari fuel adjustment clause pada kontrak jasa angkutan
mengingat potensi perubahan harga BBM?
Jawaban:
Pada setiap kontrak jasa Perseroan telah terdapat klausul fuel adjustment
sehingga setiap kenaikan dan penurunan harga solar dari harga dasar
PT RMK Energy Tbk
WISMA RMK, Jl. Puri Kencana Blok M4 No. 1 – Kembangan Selatan Jakarta 11610 Indonesia
P. +62-21 582 2555, 582 0003 & 5830 2728-29
F. + 62-21 582 7555 & 582 0424
Page 2
perjanjian akan dibebankan kepada pelanggan. Sehingga tidak terdapat
dampak atau resiko dari peningkatan harga solar.
Pertanyaan 4:
Strategi apa yang diterapkan untuk memitigasi risiko cuaca (musim hujan)
terhadap operasional di kuartal IV 2025?
Jawaban:
Pertama meningkatkan utilisasi aset Perseroan terutama pada jalan hauling
Perseroan dengan meningkatkan/menambah pelanggan baru, sehingga ini
akan meningkatkan volume yang masuk ke pelabuhan Perseroan.
Pertanyaan 5:
Bagaimana progres proyek strategis seperti jalan angkut (hauling road) baru
(misalnya dengan PTBA atau tambang lain di Muara Enim) dan dampaknya
terhadap efisiensi biaya/peningkatan volume?
Jawaban:
Jalan hauling yang dibangun Perseroan telah terhubung dengan tambang WSL
dan DBU yang pada kuartal ketiga ini telah menggunakan jasa Perseroan dan
ditargetkan pada pertengahan bulan November ini akan melakukan ujicoba
untuk tambang PTBA dan MME. Semua hal ini akan meningkatkan volume dan
pada akhirnya juga meningkatkan efisiensi dimana biaya tetap Perseroan akan
dibebankan untuk volume yang lebih besar. Selain itu pada tahun 2026
Perseroan juga berencana membangun TLS ke 2 di Stasiun Gunung Megang
untuk meningkatkan kapasitas dari 4 juta ton pertahun menjadi 8 juta ton
pertahun.
Pertanyaan 6:
Bagaimana proyeksi posisi DER (Debt to Equity Ratio) di akhir tahun 2025 seiring
dengan penyerapan belanja modal?
Jawaban:
Target proyeksi DER Perseroan di akhir tahun 2025 tetap di 0,3.
Pertanyaan 7:
Mengacu pada rencana Capex sebesar Rp 266 miliar untuk tahun 2026, alokasi
utama dana tersebut akan digunakan untuk apa (misalnya akuisisi aset baru,
peningkatan kapasitas, teknologi, dll.)?
Jawaban:
Capex sebesar Rp 266 miliar sebagian besar digunakan untuk peningkatan
kapasitas, yang antara lain untuk membangun stasiun muat baru di gunung
megang.
PT RMK Energy Tbk
WISMA RMK, Jl. Puri Kencana Blok M4 No. 1 – Kembangan Selatan Jakarta 11610 Indonesia
P. +62-21 582 2555, 582 0003 & 5830 2728-29
F. + 62-21 582 7555 & 582 0424
Page 3
Pertanyaan 8:
Apakah ada rencana untuk diversifikasi layanan logistik di luar batu bara,
meskipun saat ini fokus utama masih pada batu bara?
Jawaban:
Perseroan selalu mengkaji opportunity yang ada untuk layanan logistik di luar
batu bara, tetapi saat ini Perseroan masih berfokus pada layanan logistik batu
bara.
Pertanyaan 9:
Setelah adanya transaksi penjualan saham oleh shareholder sebelumnya,
bagaimana dukungan dan arahan strategis dari pemegang saham pengendali
saat ini (PT RMK Investama) untuk tahun 2026 dan seterusnya?
Jawaban:
Pada tahun 2025 terdapat divestasi saham oleh PT RMK Investama, walau
demikian PT RMK Investama masih merupakan pengendali Perseroan sebesar
56,8%, sehingga tujuan dan strategi Perseroan tetap sama yang antara lain
untuk meningkatkan nilai bagi seluruh pemegang saham.
Pertanyaan 10:
Apakah ada perubahan atau konfirmasi mengenai kebijakan dividen RMKE
dalam waktu dekat, berdasarkan kinerja yang diharapkan hingga akhir tahun
2025?
Jawaban:
Sampai saat ini tidak ada perubahan kebijakan dividen Perseroan.
2. William Ad – Retail Investor
Pertanyaan 1:
William Investor Apakah ada rencana terkini mengenai divestasi aset ?
Jawaban:
Sampai saat ini belum ada rencana divestasi aset Perseroan.
3. Yohanes Yudhatama
Pertanyaan 1:
Terkait dengan negatifnya perolehan arus kas operasional per 9M 2025, apa
yang menjadi penyebabnya dan strategi perusahaan untuk memperbaikinya?
Jawaban:
Kas operasional negatif pada kuartal ketiga 2025 dikarenakan adanya
peningkatan pada persediaan dan piutang usaha dimana beberapa kontrak
trading batubara baru terselesaikan di kuartal ke empat, dimana pembayaran
PT RMK Energy Tbk
WISMA RMK, Jl. Puri Kencana Blok M4 No. 1 – Kembangan Selatan Jakarta 11610 Indonesia
P. +62-21 582 2555, 582 0003 & 5830 2728-29
F. + 62-21 582 7555 & 582 0424
Page 4
pembelian batubara telah dilakukan di kuartal ketiga sedangkan penerimaan
penjualan batubara baru masuk di kuartal keempat.
Pertanyaan 2:
Terkait dengan naiknya porsi piutang yang telah jatuh tempo, apa yang menjadi
penyebabnya?
Jawaban:
Naiknya porsi piutang yang telah jatuh tempo terutama karena meningkatnya
porsi trading batubara dimana beberapa trading batubara tersebut memiliki
term pembayarannya lebih lama.
4. Andi Kurniawan - Individu
Pertanyaan:
Berapa perkiraan kontribusi kerjasama hauling road dgn PTBA di November ke
topline dan bottomline?
Jawaban:
Untuk tahun 2025 perkiraan kontribusi kerjasama hauling road dgn PTBA hanya
untuk satu bulan dengan perkiraan pendapatan jasa 100.000 ton x Rp. 83.500
Rp 8,35 miliar dimana sekitar 40% sampai 50% akan menjadi bottomline.
5. Kevin Wijayanto - Investor Retail
Pertanyaan 1:
Bagaimana progress produksi tahunan TBBE terhadap full capacity production?
Kapan full capacity production bisa tercapai dan bagaimana efeknya ke RMKE?
Jawaban:
Menurut dokumen studi kelayakan produksi maksimal TBBE ada di 2 juta ton
pertahun, untuk tahun ini RKAB yang didapat TBBE Adalah 1,1 juta ton, dan
untuk tahun depan juga dengan rencana RKAB dengan jumlah yang sama.
Penjualan Batubara hasil produksi TBBE berkontribusi sekitar 20% sampai
dengan 30% dari volume penjualan batubara Perseroan. Jika produksi TBBE
dapat mencapai maksimal 2 juta ton pertahun, maka pendapatan Batubara dari
produksi sendiri akan meningkat.
Pertanyaan 2:
Seberapa besar efek perubahan armada truck menjadi EV terhadap profit
margin RMKE?
Jawaban:
Bedasarkan analisa Perseroan perbandingan biaya bahan bakar armada truck
dengan bahan bakar solar dengan biaya Listrik armada truck menjadi EV Adalah
sekitar 3 banding 1, namun untuk investasi armada truck EV nilainya lebih besar
2,5 sampai 3 kali dibanding armada truck dengan bahan bakar solar. Saat ini
PT RMK Energy Tbk
WISMA RMK, Jl. Puri Kencana Blok M4 No. 1 – Kembangan Selatan Jakarta 11610 Indonesia
P. +62-21 582 2555, 582 0003 & 5830 2728-29
F. + 62-21 582 7555 & 582 0424
Page 5
Perseroan masih mengkaji kelebihan dan kekurangan jika melakukan
penggantian armada truck menjadi EV.
Pertanyaan 3:
Apakah ke depannya ada ekspansi coal trading menuju export, atau fokus ke
customer domestik?
Jawaban:
Pada umumnya penjualan batubara lebih besar porsi export dibanding
domestic. Hanya pada periode tertentu saja lebih besar penjualan domestik.
Pada kuartal ke empat ini mayoritas penjualan Perseroan akan merupakan
penjualan export, walau demikian Perseroan tetap maintain penjualan
domestik dikarenakan pada situasi tertentu melakukan penjualan domestik
lebih baik
6. Tris Bhojwani
Pertanyaan:
How does the cost per unit from TBBE’s mine compare to cost per unit purchase
from third parties mine?
Jawaban:
Typically, the cost of TBBE’s mine is slightly lower because of proximity to the
port. TBBE is located 110 km away to the port, while others mine specially the
one we are buying right now ranges from 145 km to 150 km, and in South
Sumatera majority of the cost comes from logistic, in term of striping ratio
TBBE’s mine relatively low stripping ratio.
TAUTAN REKAMAN PUBLIC EXPOSE
Penyelenggaraan Public Expose PT RMK Energy Tbk pada tanggal 6 November
2025 dapat di akses pada tautan berikut:
https://drive.google.com/drive/folders/1K7wYSsxDPOxPp3vKUoQEzwllf4FOMu
Gf?usp=sharing
PT RMK Energy Tbk
WISMA RMK, Jl. Puri Kencana Blok M4 No. 1 – Kembangan Selatan Jakarta 11610 Indonesia
P. +62-21 582 2555, 582 0003 & 5830 2728-29
F. + 62-21 582 7555 & 582 0424
Page 6
Daftar Hadir Peserta Public Expose
PT RMK ENERGY TBK
pada Tanggal 6 November 2025
No Nama Organisasi
1. Alberto Renaldo Individu
2. Andy Kurniawan Individu
3. Daniel . Individu
4. Eddy A Individu
5. Kevin Wijayanto Individu
6. Lusi T. Individu
7. Mega Individu
8. Petrus Christoforus Darato Individu
9. Public Individu
10. Rendy S Individu
11. Tris Bhojwani Individu
12. William Ad Individu
13. William Antonius Individu
14. Yohanes Yudhatama Sucor
15. Yonatan Individu
PT RMK Energy Tbk
WISMA RMK, Jl. Puri Kencana Blok M4 No. 1 – Kembangan Selatan Jakarta 11610 Indonesia
P. +62-21 582 2555, 582 0003 & 5830 2728-29
F. + 62-21 582 7555 & 582 0424
Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.