Skip to content
Back to announcement

20251107_GIAA_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31983858_lamp1.pdf

Other Text extracted GIAA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 16

Page 1

          
Page 2
 Lampiran Surat No.    :   GARUDA/JKTDU/20003/2025
 Tanggal               :   7 November 2025


Sehubungan dengan Permintaan Penjelasan Bursa No. S-12641/BEI.PP2/11-2025 tanggal
3 November 2025, bersama ini kami sampaikan penjelasan sebagai berikut:

Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD)

1. Sehubungan dengan rencana PMTHMETD yang akan dilaksanakan dengan penyetoran modal
   oleh PT Danantara Asset Management dan Konversi Utang menjadi Saham, agar Perseroan dapat
   menyampaikan tabel Struktur Permodalan Sebelum PMTHMETD, Setelah Penyetoran Tunai dan
   Setelah Penyetoran Tunai dan Konversi Utang menjadi Saham.




2. Penggunaan dana PMTHMETD akan digunakan untuk pembiayaan modal kerja dan operasional
   Perseroan yang termasuk di dalamnya biaya perawatan dan perbaikan pesawat, peningkatan
   modal di Citilink, ekspansi armada Perseroan dan pelunasan utang pembelian bahan bakar
   pesawat Citilink dari Pertamina. Agar Perseroan dapat menjelaskan:
   a. Total estimasi dana yang akan diperoleh Perseroan dalam proses PMTHMETD.
        Estimasi dana yang akan diperoleh The estimated funds to be obtained by the
        Perseroan dalam proses PMTHMETD Company in the PMTHMETD process
        adalah sebesar IDR 23.670.819.000.000.        amount to IDR 23.670.819.000.000.

   b. Perincian lebih lanjut penggunaan dana PMTHMETD yang dilengkapi dengan persentase
      alokasi serta ekuivalensi estimasi jumlah (Rp).
       1. 37%          atau         setara       IDR 1. 37%      or   equivalent     to    IDR
           8.707.166.000.000, akan digunakan            8.707.166.000.000, will be used by the
           oleh Perseroan untuk modal kerja dan         Company for working capital and
           operasional Perseroan, yang meliputi         operations,     including       aircraft
           pembayaran biaya perawatan dan               maintenance and repair costs.
           perbaikan pesawat.
Page 3
        2. 63%             atau     setara      IDR    2. 63%       or     equivalent      to     IDR
           14.963.653.000.000, untuk peningkatan          14.963.653.000.000, will be used to
           modal kepada Citilink, dimana oleh             increase Citilink's capital, which Citilink
           Citilink akan digunakan dengan rincian:        will use as follows:
           a. 47%             atau    setara    IDR       a. 47%       or     equivalent    to    IDR
                 11.231.128.000.000,         untuk             11.231.128.000.000, will be used to
                 pembiayaan modal kerja dan                    finance Citilink's working capital and
                 operasional Citilink, yang meliputi           operations, including the payment of
                 pembayaran biaya perawatan dan                aircraft maintenance and repair
                 perbaikan pesawat;                            costs;
           b. 16%             atau    setara    IDR       b. 16%       or     equivalent    to    IDR
                 3.732.525.000.000,          untuk             3.732.525.000.000, will be used to
                 melakukan pembayaran atas utang               pay Citilink's aircraft fuel purchase
                 pembelian bahan bakar pesawat                 debt.
                 Citilink.

   c. Latar belakang porsi penggunaan dana lebih besar kepada peningkatan modal pada Citilink
      (sebesar 37%) dibandingkan penggunaan dana lainnya.
        • Bertambahnya grounded aircraft Citilink • An increase in grounded Citilink aircraft,
          yang menyebabkan menurunnya tingkat       leading to a decline in serviceability.
          serviceability.
        • Penurunan kondisi operasional Citilink • A decline in Citilink's operational condition,
          yang    mengakibatkan   mempengaruhi      affecting Citilink's ability to pay its
          kemampuan Citilink untuk membayar         obligations, including to Pertamina.
          kewajibannya,     termasuk     kepada
          Pertamina.



   d. Penjelasan lebih lanjut terkait dengan penggunaan dana untuk ekspansi armada Perseroan
      dan Citilink mencakup jumlah armada dan jenis armada yang akan diekspansi.
       Adapun       pada    saat   Tanggapan     ini At the time this Response was submitted, the
       disampaikan Perseroan telah mendapatkan Company had received confirmation from PT
       konfirmasi dari PT Danantara Asset Danantara Asset Management (Persero) as
       Menegement        (Persero)    selaku  calon a prospective investor through Letter
       pemodal melalui Surat Nomor SR.022/DI- Number SR. 022/DI-DAM/MDR/2025 dated
       DAM/MDR/2025 tanggal 29 Oktober 2025 October 29, 2025, regarding the Additional
       perihal Penambahan Penyertaan Modal Capital Participation in PT Garuda Indonesia
       kepada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, (Persero) Tbk, concerning the capital
       mengenai nilai penyertaan modal dari participation value from the original amount
       semula sebesar USD 1,8 miliar menjadi USD of USD 1.8 billion to USD 1.4 billion or
       1,4 miliar atau setara                  IDR equivalent to IDR 23,670,819,000. 000,
       23.670.819.000.000, maka terdapat pula there is also an adjustment to the planned
       penyesuaian pada rencana penggunaan use of funds, which no longer includes fleet
       dana yang kini tidak lagi mencakup ekspansi expansion, as explained in point b above.
       armada, sebagaimana dijelaskan dalam poin
       b di atas.

3. Merujuk pada keterbukaan informasi Perseroan tanggal 6 Oktober 2025 pada bagian Analisa
   Mengenai Kondisi Keuangan Perseroan Sebelum dan Sesudah PMTHMED, laporan keuangan
   proforma per 30 Juni 2025 menunjukkan bahwa Ekuitas Perseroan akan menunjukkan nilai positif
   sebesar $349 juta. Sehubungan dengan rencana PMTHMETD agar dapat dijelaskan:
Page 4
a. Bagaimana upaya Perseroan untuk dapat mempertahankan nilai ekuitas positif setelah
   pelaksanaan PMTHMETD?
    Perseroan         secara         berkelanjutan The Company continues to implement
    melaksanakan berbagai langkah strategis various strategic initiatives to maintain a
    untuk menjaga keberlanjutan posisi ekuitas sustainable positive equity position following
    positif pasca pelaksanaan PMTHMETD, the implementation of the PMTHMETD,
    dengan berfokus pada agenda penyehatan focusing on operational recovery through the
    operasional melalui 11 Transformasi Bisnis 11 Business Transformation initiatives
    yang      dirancang     untuk     memperkuat designed           to      strengthen      business
    fundamental        usaha,       meningkatkan fundamentals, enhance productivity, and
    produktivitas,       serta        memastikan ensure long-term performance sustainability,
    keberlanjutan kinerja Perseroan dalam including:
    jangka panjang, antara lain melalui:
    1. Ekspansi armada yang align dengan 1. Fleet expansion aligned with market
        permintaan market dengan tetap                  demand while maintaining efficiency in
        menjaga efisiensi atas operating cost.          operating costs.
    2. Rasionalisasi Jaringan Rute yang 2. Route network rationalization based on
        didasari pada profitability uplift potential    profitability uplift potential and strategic
        dan strategic network.                          network considerations.
    3. Peningkatan loyalty platform melalui 3. Enhancement of the loyalty platform
        pengembangan jaringan mitra global.             through the development of global
                                                        partner networks.
    4. Manajemen          pendapatan        melalui 4. Revenue management optimization
        insituasional atas Pricing and Revenue          through institutionalization of Pricing and
        Management (PRM) dalam optimasi                 Revenue Management (PRM) to
        yield dan tingkat keterisian.                   improve       yield     and    load    factor
                                                        performance.
    5. Peningkatan monetisasi produk layanan 5. Cargo                   service         monetization
        kargo yang berfokus pada revenue                improvement focusing on revenue
        management dan key account strategy.            management           and    key      account
                                                        strategies.
    6. Optimalisasi      pendapatan        ancillary 6. Optimization of ancillary revenues
        melalui     produk     unbundling       dan     through product unbundling and targeted
        monetisasi sesuai kebutuhan pelanggan.          monetization aligned with customer
                                                        preferences.
    7. Pembentukan Aliansi Strategis untuk 7. Formation of strategic alliances to
        membangun          network       synergies,     strengthen          network        synergies,
        connectivity & ekspansi kerja sama.             connectivity, and partnership expansion.
    8. Peningkatan Tata Kelola Biaya melalui 8. Cost governance enhancement through
        pengembangan mekanisme tracking                 the development of cost-tracking
        untuk mitigasi dari peningkatan biaya.          mechanisms to mitigate potential cost
                                                        escalations.
    9. Digitalisasi       dalam       mendukung 9. Digitalization to support operations,
        operasional          yakni          melalui     including the development of web/app
        pengembangan web/app, analytic data             platforms and market and passenger
        market dan penumpang.                           data analytics.
    10. Sinergi Struktur Organisasi Garuda 10. Organizational synergy across the
        Indonesia      secara     Grup      melalui     Garuda Indonesia Group through
        kolaborasi dari seluruh bidang baik             collaboration        across      commercial,
        komersial, jaringan/rute, pricing, dan          network/route, pricing, and end-to-end
        peluang jasa end-to-end.                        service opportunities.
Page 5
        11. Peningkatan Customer Journey melalui      11. Customer journey enhancement through
            perbaikan   pengalaman       perjalanan       improved    service   experience     to
            penumpang       untuk      memperoleh         strengthen the Net Promoter Score
            penguatan Net Promoter Score (NPS)            (NPS) and increase passenger retention.
            dan peningkatan retention penumpang.

   b. Bagaimana kinerja usaha Perseroan sampai dengan laporan keuangan terkini telah
      membukukan laba operasional/usaha yang positif? Agar dapat dijelaskan untuk masing-masing
      segmen usaha Perseroan.
       Sesuai dengan Laporan Keuangan Audited Based on the Audited Financial Statements
       per 30 Juni 2025, Perseroan berhasil as of June 30, 2025, the Company
       membukukan laba operasional/usaha positif successfully recorded a positive operating
       sebesar USD 43,476.068. Segmen usaha profit of USD 43,476,068. The airline
       operasi penerbangan, dalam hal ini operating             segment,      which    includes
       penerbangan berjadwal dan penerbangan scheduled and non-scheduled flights,
       tidak berjadwal, membukukan            rugi recorded an operating loss of USD
       operasional USD 42.782.717. Segmen 42,782,717.               Meanwhile,    the    aircraft
       usaha Jasa Pemeliharan Pesawat yang maintenance services segment, contributed
       dikontribusi oleh PT Garuda Maintenance by PT Garuda Maintenance Facility Aero
       Facility Aero Asia Tbk (GMF) membukukan Asia Tbk (GMF), recorded an operating profit
       laba usaha USD 15.386.870. Adapun, of USD 15,386,870. In addition, other
       segmen usaha lainnya seperti jasa boga, business segments such as catering, travel
       biro perjalanan dan hotel mencatatkan laba agency, and hotel services reported an
       usaha USD 70.871.915.                       operating profit of USD 70,871,915.

4. Sehubungan dengan riwayat utang dari PT Danantara Asset Management (DAM) yang akan
   dikonversi menjadi saham dalam proses PMTHMETD sebesar Rp6,6 triliun, agar Perseroan dapat
   menjelaskan:
   a. Nilai konversi utang menjadi modal.
        Adapun nilai utang yang akan dikonversi The value of the debt that will be converted
        menjadi saham adalah sebesar IDR into shares is IDR 6.650.505.000.000.
        6.650.505.000.000.

   b. Bagaimana perlakuan akuntansi atas pinjaman DAM pada laporan keuangan per 30
      September 2025 Perseroan dan penyajiannya pada laporan keuangan tersebut?
       Pinjaman DAM pada laporan keuangan 30 The DAM loan in the 30 September 2025
       September 2025 dicatat sebagai Pinjaman financial statements is recorded as a Long-
       Jangka Panjang di CALK 22 Pinjaman.       Term Loan in CALK 22 Loans.

   c. Bagaimana perlakuan akuntansi pada saat pinjaman DAM tersebut dikonversi menjadi saham
      pada proses PMTHMETD serta kesesuaiannya dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK)
      yang berlaku?
       Saat konversi akan dilakukan, perlakuan Upon the conversion, the accounting
       akuntansi yang dilakukan yaitu pendebitan treatment is to debit Loans and credit
       pada       Pinjaman dan pengkreditan Capital.
       (penambahan) Modal.

5. Dalam rencana PMTHMETD tersebut menyatakan bahwa persentase kepemilikan saham dari
   pemegang saham publik setelah dilaksanakannya PMTHMETD adalah sebesar 5,03% dari yang
   semula adalah sebesar 27,46%. Kondisi tersebut berpotensi Perseroan tidak memenuhi ketentuan
   V.1.1. Peraturan Bursa Nomor I-A mengenai persentase minimal saham free float sebesar 7,5%.
   Mohon Perseroan menjelaskan rencana pemenuhan ketentuan V.1.1. Peraturan I-A tersebut
Page 6
   setelah dilaksanakannya PMTHMETD beserta timeline dan strategi Perseroan dalam rencana
   pemenuhan tersebut.
    Perseroan berkomitmen untuk memenuhi The Company is committed to fulfilling the
    ketentuan minimum free float, baik melalui minimum free float requirements, either
    penjualan sebagian saham yg dimiliki through the sale of a portion of the shares
    pemegang saham saat ini, atau penyesuaian currently held by shareholders, or by adjusting
    jumlah yang ditawarkan kepada publik di the amount offered to the public in the next
    penambahan modal berikutnya, maupun capital increase, or through other corporate
    melalui aksi korporasi lainnya dengan actions taking into account market conditions.
    mempertimbangkan kondisi pasar.

6. Apakah dalam PMTHMETD terdapat investor atau pemegang saham lainnya yang akan turut serta
   selain daripada PT Danantara Asset Management? Agar dapat dijelaskan.
    Sampai dengan Tanggapan ini disampaikan, At the time this Response was submitted, there
    tidak terdapat investor atau atau pemegang are no investors or other shareholders who will
    saham lainnya yang akan turut serta dalam participate in the Company's PMTHMETD
    rencana PMTHMETD Perseroan.                 plan.

7. Informasi profesi penunjang, lembaga penunjang, dan konsultan (jika ada) yang Perseroan libatkan
   dalam proses PMTHMETD saat ini.
     Adapun      profesi    penunjang,    lembaga The supporting professions, supporting
     penunjang, dan konsultan yang terlibat dalam institutions, and consultants involved in the
     proses PMTHMETD Perseroan meliputi:           Company's PMTHMETD process include:
     • BRI       Danareksa      Sekuritas   selaku • BRI Danareksa Sekuritas as the Business
         Konsultan Bisnis, bekerja sama dengan         Consultant, in collaboration with Ginting &
         Ginting & Reksodiputro selaku Konsultan       Reksodiputro as Legal Consultant;
         Hukum;
     • KJPP Areyanti & Rekan;                      • KJPP Areyanti & Partners;
     • KAP Purwanto Susanti dan Surja;             • KAP Purwanto Susanti and Surja;
     • PT Datindo Entrycom selaku Biro • PT Datindo Entrycom as the Securities
         Administrasi Efek; dan                        Administration Bureau; and
     • Aulia Taufani, S.H. selaku Notaris.         • Aulia Taufani, S.H. as the Notary.

8. Agar dijelaskan mengenai latar belakang Perseroan merencanakan PMTHMETD jika dibandingkan
   aksi korporasi yang lain dalam rangka memperoleh pendanaan untuk proyek Perseroan.
    Pemilihan PMTHMETD didasarkan pada The selection of PMTHMETD was based on
    urgensi untuk memulihkan ekuitas Perseroan the urgency to restore the Company's equity to
    menjadi positif dalam tahun berjalan, sehingga a positive position in the current year, so that
    pelaksanaan restorasi armada dapat segera fleet restoration could be carried out
    dilakukan.                                     immediately.

     Memperhatikan kondisi Perseroan yang           Considering the Company's condition, which
     memerlukan perbaikan posisi keuangan,          required financial improvement, the selection
     pemilihan mekanisme PMTHMETD menjadi           of the PMTHMETD mechanism was the most
     skema yang paling optimal untuk memenuhi       optimal scheme to meet the Company's needs.
     kebutuhan Perseroan.
Page 7
 Lampiran Surat No.     :   GARUDA/JKTDU/20003/2025
 Tanggal                :   7 November 2025

Laporan Keuangan Perseroan per 30 Juni 2025 dan 31 Desember 2024

9. Berdasarkan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) nomor 5 tentang Piutang Usaha, Perseroan
   memiliki piutang usaha sebesar $143,2 juta per 30 Juni 2025. Agar Perseroan dapat menjelaskan:
   a. Pada tabel Analisis umur piutang usaha, terdapat piutang yang telah melebihi 360 hari sebesar
      USD123,3 juta atau telah mengalami peningkatan sebesar USD8 juta dibanding jumlah per 31
      Desember 2024. Agar Perseroan dapat menjelaskan latar belakang piutang usaha tersebut
      belum dilunasi/dibayarkan oleh pelanggan Perseroan.
       Piutang usaha dengan umur piutang diatas Accounts receivable with an age of more
       360 hari merupakan top up deposit Cargo than 360 days constitute a top-up deposit for
       untuk area China & Hongkong dan akan Cargo in the China & Hong Kong area and
       berkurang      seiring  penggunaan      atau will decrease as Airway Bills are used or
       penerbitan Airway Bill. Terdapat juga issued. There is also an increase in mileage
       peningkatan accrual penjualan milage yang sales accruals, which will decrease if
       akan berkurang jika penumpang melakukan passengers redeem their miles or if the miles
       redemption atau jika miles mengalami expire.
       expired.

   b. Perincian jumlah pelunasan piutang usaha per 30 Juni 2025 sampai dengan saat ini dengan
      melengkapi tabel berikut ini:
                                                    Realiasi         Sisa               %
            Keterangan                Jumlah
                                                  Pelunasan*)    Outstanding       Outstanding
       Belum jatuh tempo               55.641.094   26.685.737      28.955.356              52%
       Jatuh tempo
       1-60 hari                       28.505.815    6.928.707      21.577.107              76%
       61-180 hari                     17.569.815   10.419.676       7.150.138              41%
       180-360 hari                    19.142.705    5.685.805      13.456.899              70%
       Lebih dari 360 hari           123.322.742    12.445.957     110.876.784              90%
       Total                         244.171.575    62.165.885     182.016.285              75%
      *) merupakan data Garuda Indonesia parent dan GIHF, untuk entitas anak lainnya masih dalam
      proses pengumpulan data / this is data for Garuda Indonesia parent and GIHF, data for other
      subsidiaries is still being collected.

   c. Bagaimana Perseroan menghitung kecukupan penyisihan piutang usaha tak tertagih
      Perseroan per 30 Juni 2025? Agar dapat dijelaskan proses perhitungan, metode perhitungan
      dan proses review yang dilakukan.
       Perhitungan berdasarkan PSAK 109 dengan Calculations based on PSAK 109 by
       menghitung      Expected    Credit    Loss, calculating Expected Credit Loss, using the
       menggunakan metode bucketing menjadi 14 bucketing method into 14 buckets per 30-day
       bucket per umur piutang 30 hari dan receivable age and estimating the
       memperkirakan persentase piutang tak percentage of uncollectible receivables for
       tertagih untuk masing-masing bucket dengan each bucket using the EAD formula
       menggunakan rumus EAD dikalikan dengan multiplied by the Probability of Default and
       Probability     of     Default-nya     dan comparing the adequacy with the previously
       membandingkan kecukupannya dengan established receivables reserve and noting
       cadangan piutang yang sudah dibentuk whether there are debtors experiencing
       sebelumnya serta memperhatikan apakah difficulties/business closures.
       terdapat     debitur   yang      mengalami
       kesulitan/penutupan usaha.
Page 8
10. Berdasarkan CALK nomor 6 terkait dengan Piutang Lain-Lain, Perseroan memiliki piutang lain-lain
    sebesar USD58 juta sebelum cadangan kerugian penurunan nilai per 30 Juni 2025. Agar Perseroan
    dapat menjelaskan:
    a. Status realisasi pelunasan dari piutang usaha pihak ketiga dari PT Sriwijaya Air sebesar $34,4
       juta per 30 Juni 2025.
         Realisasi pelunasan PT Sriwijaya Air The realization of PT Sriwijaya Air's
         mengacu pada hasil keputusan homologasi repayment refers to the results of the PKPU
         PKPU PT Sriwijaya Air. Per 30 Juni 2025 homologation decision of PT Sriwijaya Air. As
         sudah di impair secara penuh. Adapun of June 30, 2025, it has been fully impaired.
         putusan homologasi/rencana perdamaian The homologation/peace plan decision is
         adalah     Sriwijaya   dengan     Perseroan that Sriwijaya with the Company will be
         diselesaikan dalam 15 tahun, sedangkan settled in 15 years, while with Citilink it will be
         dengan Citilink akan diselesaikan tidak lebih settled in no more than 30 years.
         dari 30 tahun.

    b. Perincian dari kerugian penurunan nilai sebesar USD48,3 juta per 30 Juni 2025.
        Cadangan kerugian penurunan nilai:             Allowance for impairment losses:
        - Piutang pegawai        : USD 57.568          - Employee receivables: USD 57,568
        - Piutang pihak berelasi : USD 10.150.250      - Related      party    receivables:   USD
        - Piutang pihak ketiga : USD 38.147.182          10,150,250
                                                       - Third party receivables: USD 38,147,182

11. Berdasarkan CALK nomor 9 terkait dengan Perpajakan, agar Perseroan dapat menjelaskan:
    a. Pada bagian utang pajak, terdapat kenaikan utang pajak penghasilan Pasal 21 dari semula
       sebesar USD537 ribu menjadi sebesar USD3,4 juta per 30 Juni 2025. Agar Perseroan dapat
       menjelaskan latar belakang dari peningkatan utang pajak tersebut.
        Peningkatan     tersebut    terkait   dengan This     increase    is   related     to   the
        implementasi peraturan pajak efektif per implementation of effective tax regulations
        Januari 2024 mengacu pada peraturan as of January 2024, referring to the latest
        Pemerintah terbaru Nomor 58 tahun 2023 Government Regulation Number 58 of 2023
        Tentang Tarif Pemotongan Pajak Penghasilan concerning Income Tax Withholding Rates
        Pasal 21 Atas Penghasilan Sehubungan under Article 21 on Income Related to
        Dengan Pekerjaan, Jasa, atau Kegiatan Employment, Services, or Activities of
        Wajib Pajak Orang Pribadi bahwa dengan Individual Taxpayers, which states that with
        mengacu pada peraturan ini setiap bulannya reference to this regulation, every month,
        atas     perhitungan       pajak     pegawai employee tax calculations use the latest
        menggunakan tarif efektif terbaru, dikenakan effective rates, imposed directly on the gross
        langsung kepada penghasilan bruto pegawai income of employees (which previously
        (yang mana sebelumnya menggunakan used the calculation in Article 17, where
        perhitungan Pasal 17, dimana Penghasilan taxable income is deducted from gross
        Kena Pajak dikurangi dari bruto dikurangi income minus PTKP and other deductions)
        PTKP dan pengurang lainnya) sehingga so that for the period January-November
        untuk periode Januari – November 2024, 2024, the tax debt will appear large.
        utang pajak akan terlihat besar.

         Sedangkan pada akhir tahun pajak di            Meanwhile, at the end of the tax year in
         Desember 2024, perhitungan pajak dilakukan     December 2024, tax calculations are carried
         dengan mekanisme pasal 17, dengan              out using the Article 17 mechanism, by
         menghitung ulang di periode Desember 2024      recalculating the December 2024 period for
         atas utang PPh 21 periode Januari              the January to December 2024 Income Tax
         hingga Desember 2024 dikurangi dengan          Article 21 liability, minus payments made
Page 9
     pembayaran yang telah dilakukan selama         during January to November 2024 using this
     Januari      hingga      November      2024    Average Effective Rate (TER). And at the
     menggunakan Tarif Efektif Rata-rata (TER)      end of the year in the December 2024
     ini. Dan di akhir tahun di periode Desember    period, there is a tax compensation that
     2024 terdapat kompensasi pajak yang            causes a drastic decrease in tax payments
     menyebabkan pembayaran pajak yang              as a result of recalculation using the Article
     menurun drastis akibat dari perhitungan        17 method.
     ulang dengan metode pasal 17.

     Pada periode Januari s.d. Juni 2025,           In the January to June 2025 period, the
     penghitungan PPh Pasal 21 juga dilakukan       calculation of Income Tax Article 21 is also
     dengan tarif TER langsung dikenakan kepada     carried out with the TER rate directly applied
     penghasilan bruto pegawai yang jumlahnya       to the gross income of employees, which is
     lebih          besar           dibandingkan    greater than the December 2024 period.
     periode Desember 2024.

b. Pada bagian rekonsiliasi antara rugi sebelum pajak penghasilan, pada bagian perbedaan
   temporer, terdapat perbedaan aset tetap sebesar negatif USD23,9 juta per 30 Juni 2025 dan
   jika dibandingkan pada tahun 2024 yaitu sebesar USD3,1 juta. Agar dapat dijelaskan latar
   belakang perbedaan beda temporer aset tetap tersebut.
     Perbedaan temporer atas penyusutan aset The temporary difference in the depreciation
     tetap dalam perhitungan pajak pada tahun of fixed assets in the tax calculation for 2024
     2024 mengakomodir koreksi pemulihan accommodates the correction of the recovery
     beda    waktu    pengakuan    penyusutan of the timing difference in depreciation
     berdasarkan hasil penilaian kembali oleh recognition based on the results of the
     KJPP per 30 Juni 2024 atas aset yang akan revaluation by KJPP as of June 30, 2024, on
     dilakukan inbreng ke GMF.                  assets to be contributed to GMF.

c. Pada tabel aset dan liabilitas pajak tangguhan, agar dapat dijelaskan latar belakang liabilitas
   estimasi biaya pengembalian dan pemeliharaan pesawat dan liabilitas sewa dicatat sebagai
   bagian dari aset pajak tangguhan.
    Estimasi     biaya     pengembalian      dan Estimated aircraft return and maintenance
    pemeliharaan pesawat merupakan salah costs are a form of non-deductible provision
    satu bentuk pencadangan yang bersifat non- in fiscal regulations until the costs are
    deductible dalam ketentuan fiskal sampai realized upon aircraft redelivery, resulting in
    dengan terjadinya realisasi biaya pada saat a temporary difference between fiscal and
    redelivery pesawat sehingga terdapat beda commercial recognition. Meanwhile, with
    waktu pengakuan (temporary) antara regard to lease liabilities, there is a
    pencatatan fiskal dan komersial, adapun temporary difference in recognition where
    terkait dengan liabilitas sewa merupakan commercially the costs are amortized until
    beda waktu pengakuan (temporary) dimana the end of the lease period and fiscally
    secara komersial biaya diamortisasi sampai recognized upon realization of payment
    dengan akhir masa sewa dan secara fiskal (Rent Expense).
    diakui pada saat realisasi pembayaran (Rent
    Expense).
Page 10
    d. Sehubungan dengan pemeriksaan pajak saat ini, agar dapat dirincikan melalui tabel berikut ini:
                                            Status                Hasil           Tindaklanjut
         Masa Pajak      Jenis Pajak
                                         Pemeriksaan         Pemeriksaan            Perseroan
                       PPh, PPN dan
        Januari-       PPh Badan       Dalam proses
        Desember
        2021           Income     Tax, Income        Tax,
                       Value Added Value          Added              -                   -
        January-       Tax,       and Tax,            and
        Decmber        Corporate       Corporate
        2021           Income Tax      Income Tax

                           PPh, PPN dan
         Januari-                           Dalam proses
                           PPh Badan
         Desember
         2023                               Income      Tax,
                           Income Tax,                                  -                  -
                                            Value     Added
                           Value Added
         January-                           Tax,        and
                           Tax, and
         December                           Corporate
                           Corporate
         2023                               Income Tax
                           Income Tax


12. Berdasarkan CALK nomor 16 terkait dengan aset tidak lancar lain-lain, Perseroan memiliki total
    aset tidak lancar lain-lain sebesar USD67,7 juta per 30 Juni 2025 yang terdiri atas uang jaminan-
    non-aircraft, klaim restitusi pajak, investasi saham dan lain-lain. Agar dapat dijelaskan oleh
    Perseroan:
    a. Perincian dari klaim restitusi pajak berdasarkan tahun perolehan dan bagaimana Perseroan
        menilai tingkat pengembalian restitusi pajak tersebut sampai saat ini.
         Rincian klaim restitusi pajak:                  Tax refund claim details:
         Year 2025               : USD 3.962.285         Year 2025             : USD 3,962,285
         Year 2024               : USD 6.770.954         Year 2024             : USD 6,770,954
         Year 2023               : USD 3.902.892         Year 2023             : USD 3,902,892
         Year 2022               : USD     851.194       Year 2022             : USD 851,194
         Year 2021               : USD 1.643.052         Year 2021             : USD 1,643,052
         Total                   : USD 17.130.377        Total                 : USD 17,130,377
         Untuk klaim restitusi pajak bisa dilakukan Tax refund claims can be made after the tax
         setelah periode audit pajak selesai. Saat ini audit period is complete. Currently, tax audits
         audit pajak yang sedang dilakukan adalah are being conducted for the 2021 and 2023
         untuk tahun pajak 2021 dan 2023.                tax years.

    b. Perincian investasi saham berdasarkan portfolio dan bagaimana Perseroan mengukur saldo
       akhir setiap investasi tersebut.
        - PT Manajemen CBT NUSANTARA : 8,3% - PT Manajemen CBT NUSANTARA : 8.3%
        - PAPAS Hongkong : 8,3%                      - PAPAS Hongkong : 8.3%
        - PT Nusadua Graha Intl : 6%                 - PT Nusadua Graha Intl : 6%
        - PT Arthaloka Indonesia : 2,60%             - PT Arthaloka Indonesia : 2.60%
        - PT Wijayakarya Realty : 2,09%              - PT Wijayakarya Realty : 2.09%
        Karena      kepemilikan     saham  bersifat Because the share ownership is minority, the
        minoritas, sehingga saldo akhir setiap final balance of each investment is the figure
        investasi tersebut merupakan angka pada at the time of initial share ownership in each
        saat kepemilikan saham awal di setiap company.
        perusahaan tersebut.
Page 11
13. Berdasarkan CALK nomor 18 terkait dengan Akrual, Perseroan memiliki beban akrual sebesar
    USD242,7 juta per 30 Juni 2025. Agar Persreoan dapat menjelaskan:
    a. Perincian beban akrual umum dan administrasi sebesar USD115,2 juta per 30 Juni 2025
       berdasarkan nature dari beban akrual.
        Akrual beban umum dan administrasi terdiri Accrued        general and administrative
        dari       akrual terutama    atas   beban expenses consist mainly of accrued
        kepegawaian, beban sewa dan beban personnel expenses, rent expenses, and
        utilities.                                   utility expenses.

    b. Latar belakang terdapat beban akrual tunjangan pajak karyawan sebesar USD19,7 juta per 30
       Juni 2025 dan bagaimana rencana Perseroan untuk merealisasikan beban akrual tersebut.
        Beban akrual tersebut merupakan akrual The accrual expense is an accrual for
        atas PPh 21 tahun 2021 dan 2022.              Income Tax Article 21 for 2021 and 2022.

    c. Latar belakang terdapat beban akrual utang imbalan pascakerja sebesar USD4,5 juta per 30
       Juni 2025 dan bagaimana rencana Perseroan untuk merealisasikan beban akrual tersebut.
        Beban akrual utang imbalan pascakerja Accrued post-employment benefit liabilities
        sesuai dengan perjanjian kerja bersama dan in accordance with collective labor
        undang-undang      ketenagakerjaan     atas agreements and labor laws on post-
        program     pascakerja    pegawai     yang employment programs for employees, which
        realisasinya dilakukan sesuai dengan are implemented in accordance with labor
        undang-undang ketenagakerjaan dan PKB, laws and collective labor agreements. An
        sebagai contoh adalah program pensiun example of this is a pension program that is
        dilaksanakan pada saat pegawai yang implemented when the employee concerned
        bersangkutan memasuki masa pensiun.          enters retirement.

14. Berdasarkan CALK nomor 20 terkait dengan Liabilitas Kontrak, Perseroan memiliki liabilitas kontrak
    sebesar USD303,3 juta per 30 Juni 2025, yang utamanya berasal dari liabilitas kontrak jasa
    penerbangan berjadwal sebesar USD253,6 juta. Agar Perseroan dapat menjelaskan:
    a. Nature dari liabilitas kontrak jasa penerbangan berjadwal;
        Liabilitas    kontrak     jasa    penerbangan Airline service contract liabilities are liabilities
        merupakan liabilitas yang dicatat saat recorded when tickets are sold to
        penjualan tiket kepada penumpang namun passengers but the passengers have not yet
        penumpang belum diterbangkan (flown).           flown.

    b. Bagaimana Perseroan merealisasikan liabilitas kontrak pada subsequent periode.
        Liabilitas kontrak akan direalisasikan saat Contract liabilities will be realized when
        penumpang telah flown.                        passengers have flown.

15. Berdasarkan CALK nomor 24 terkait dengan Liabilitas Estimasi Biaya Pengembalian dan
    Pemeliharaan Pesawat, Perseroan memiliki sebesar USD2,6 miliar per 30 Juni 2025 dengan porsi
    jangka pendek yaitu sebesar USD44,5 juta. Agar Perseroan dapat menjelaskan:
    a. Latar belakang realisasi pada 30 Juni 2025 yaitu sebesar USD371 juta lebih besar daripada
        realisasi pada 31 Desember 2024 yaitu sebesar USD135 juta.
         Hal       tersebut    disebabkan    proses This was due to the reassessment process
         reassessment atau perhitungan kembali atas or recalculation of Estimated Aircraft Return
         Liabilitas Estimasi Biaya Pengembalian dan and Maintenance Costs during the June
         Pemeliharaan Pesawat pada Audit Juni 2025 Audit.
         2025.

    b. Analisa umur jatuh tempo pembayaran dari liabilitas estimasi biaya pengembalian dan
       pemeliharaan pesawat dengan melengkapi tabel berikut ini:
Page 12
         Dalam 1 tahun         1-5 Tahun        5-10 Tahun          >10 Tahun            Total
          44.579.496          686.935.455      1.469.243.210       479.330.251       2.680.088.412

16. Berdasarkan CALK nomor 27 terkait dengan Liabilitas Jangka Panjang Lain-Lain, Perseroan
    memiliki sebesar USD5,1 juta per 30 Juni 2025. Adapun terdapat denda hukum sebesar USD1,2
    juta pada liabilitas jangka panjang lain-lain tersebut. Agar Perseroan dapat menjelaskan:
    a. Nature dari liabilitas denda hukum tersebut dan latar belakang Perseroan memiliki liabilitas
         denda hukum tersebut.
          Liabilitas tersebut berasal dari penalti atas The liability arose from penalties imposed in
          tuntutan hukum agen kargo di Australia.           connection with a lawsuit filed by a cargo
                                                            agent in Australia.

    b. Rencana pembayaran dari Perseroan.
        Pembayaran      atas    liabilitas tersebut     Payment of these liabilities will be made
        dilakukan setiap bulan selama 5 tahun sejak     monthly for 5 years starting in 2021.
        tahun 2021.

17. Berdasarkan CALK nomor 34 terkait dengan Beban Operasional Penerbangan, Perseroan memiliki
    beban operasional penerbangan sebesar USD765 juta yang utamanya terdiri atas beban bahan
    bakar dan beban penyusutan. Adapun beban bahan bakar per 30 Juni 2025 sebesar USD471 juta
    atau mengalami penurunan dibanding dengan jumlah per 30 Juni 2024 yaitu sebesar USD535 juta.
    Agar dapat dijelaskan latar belakang dari penurunan beban bahan bakar tersebut.
     Penurunan beban bahan bakar disebabkan The decrease in fuel costs was due to a decline
     adanya penurunan jumlah embarkasi yang in the number of embarkations served by the
     dilayani Perseroan pada pelayanan haji 2025. Company during the 2025 Hajj pilgrimage.

18. Berdasarkan CALK nomor 45 terkait dengan Kontijensi, agar Perseroan dapat menjelaskan
    perkembangan terkini dan status hukum dari kontijensi Perseroan dengan melengkapi tabel berikut
    ini:
                                                                        Status Hukum dan Upaya
                Kontijensi                Perkembangan Terkini
                                                                         Hukum dari Perseroan
                                     Adapun yang dimaksud gugatan dari Greylag Goose Leasing
                                     1410 Designated Activity Company dan Greylag Goose Leasing
      Gugatan dari Greylag Goose 1446 Designated Activity Company adalah Gugatan
      Leasing 1410 Designated Arbitrase SIAC yang penjelasannya disampaikan di bawah.
      Activity Company dan Greylag
      Goose       Leasing     1446 The lawsuit filed by Greylag Goose Leasing 1410 Designated
      Designated Activity Company Activity Company and Greylag Goose Leasing 1446
                                     Designated Activity Company is the SIAC Arbitration Claim, the
                                     details of which are explained below.
                                     Sampai saat ini masih dalam Belum terdapat putusan dari
                                     proses di SIAC, dan belum SIAC,             dan       Perseroan
                                     terdapat putusan atas kasus senantiasa             berkoordinasi
                                     ini.                             dengan       lawyer      terkait
                                                                      penanganan kasus ini.
      Gugatan Artbitrase SIAC        To date, the case is still being
                                     processed by SIAC, and no No decision has been made
                                     decision has been made yet.      by SIAC, and the Company
                                                                      continues to coordinate with
                                                                      its lawyers regarding the
                                                                      handling of this case.
Page 13
                                Perseroan telah melakukan          Berkoordinasi dengan lawyer
                                pencabutan proses Chapter          apabila terdapat update atau
                                15 pada PKPU Plan dan telah        arahan     dari    Pengadilan
                                mengajukan        Notice    of     Kepailitan Amerika Serikat,
                                Withdrawal pada tanggal 24         Southern District of New York.
                                Mei 2023, kepada Pengadilan
                                Kepailitan Amerika Serikat,        Coordinate with the lawyer if
                                Southern District of New York.     there are updates or directives
                                Sampai saat ini kasus tersebut     from the United States
Permohonan             PKPU     masih terbuka di Pengadilan        Bankruptcy Court, Southern
Perusahaan     melalui     US   tersebut.                          District of New York.
Chapter di Amerika Serikat
                                The Company has withdrawn
                                from Chapter 15 proceedings
                                under the PKPU Plan and filed
                                a Notice of Withdrawal on May
                                24, 2023, with the United
                                States Bankruptcy Court,
                                Southern District of New York.
                                To date, the case remains
                                open in that Court.
                                Saat ini proses pengakuan          Belum terdapat putusan dari
                                tersebut sedang dalam proses       Pengadilan     Paris,    dan
                                di Pengadilan Paris.               Perseroan         senantiasa
                                                                   berkoordinasi dengan lawyer
                                Currently, the recognition         terkait penanganan proses
                                process is underway at the         hukum ini.
Permohonan            PKPU
                                Paris Court
Perusahaan di Perancis
                                                                   No decision has been made
                                                                   by the Paris Court, and the
                                                                   Company        continues     to
                                                                   coordinate with its lawyers
                                                                   regarding the handling of this
                                                                   legal process.
                                Pada 21 Februari 2025,             Belum terdapat putusan yang
                                Perseroan telah mengajukan         berkekuatan hukum tetap atas
                                upaya hukum kasasi atas            kasus     hukum      ini,  dan
                                Putusan Banding tersebut.          Perseroan           senantiasa
Gugatan kepada Greylag          Sehingga saat ini masih dalam      berkoordinasi dengan lawyer
Goose      Leasing     1410     proses di Mahkamah Agung           terkait penanganan kasus
Designated Activity Company     RI.                                hukum ini.
dan Greylag Goose Leasing
1446   Designated Activity      On 21 February 2025, the           There has been no final and
Company                         Company filed an appeal            binding decision on this legal
                                against the Appeal Decision.       case, and the Company
                                Therefore, it is currently still   continues to coordinate with
                                being processed by the             its lawyers regarding the
                                Indonesian Supreme Court.          handling of this legal case.
                                Perkara ini masih dalam            Saat ini kasus masih dalam
Gugatan dari PT Royal Shafira
                                proses     pemeriksaan       di    proses di Pengadilan Negeri
Wisata kepada PT Citilink
                                Pengadilan Negeri Jakarta          Jakarta Pusat dan sedang
Indonesia
                                Pusat.                             menjalani tahapan mediasi
Page 14
                                                                      ke-III    sesuai   dengan
                                    This case is still under review   ketentuan        peraturan
                                    at the Central Jakarta District   perundang-undangan   yang
                                    Court.                            berlaku.

                                                                      The case is currently still
                                                                      being processed at the
                                                                      Central Jakarta District Court
                                                                      and is undergoing the third
                                                                      stage    of   mediation      in
                                                                      accordance       with      the
                                                                      provisions of the applicable
                                                                      laws and regulations.

19. Berdasarkan CALK nomor 47 terkait dengan Segmen Operasi, segmen operasi dari jasa
    penerbangan masih memperoleh rugi segmen sebesar USD42,8 juta dibandingkan dengan
    segmen operasi lainnya. Agar Perseroan dapat menjelaskan:
    a. Latar belakang segmen operasi penerbangan saat ini memperoleh rugi segmen sebesar
       USD42,8 juta.
        Dikarenakan industri airline memiliki margin Due to the airline industry's minimal margins
        yang minim dan sampai dengan 30 Juni 2025 and the fact that until June 30, 2025, the
        Perseroan masih mengalami kendala atas Company will continue to experience
        kecukupan armada yang berdampak pada constraints in terms of fleet adequacy, which
        keterbatasan operasional.                    will have an impact on operational
                                                     limitations.

   b. Bagaimana rencana Perseroan untuk dapat memperoleh laba segmen dari operasi
      penerbangan.
       Perseroan akan berupaya dengan optimal The Company will make every effort to utilize
       dengan memanfaatkan seluruh sumber daya all available resources to generate segment
       yang ada untuk dapat memperoleh laba profits from flight operations.
       segmen dari operasi penerbangan.

20. Berdasarkan CALK nomor 49 terkait dengan Kelangsungan Usaha, Perseroan telah menyajikan
    laporan keuangan dengan basis kelangsungan usaha dan telah mengungkapkan rencana
    keuangan dan rencana operasional Perseroan untuk dapat mengatasi kondisi keuangan
    Perseroan. Agar Perseroan dapat menjelaskan lebih lanjut:
    a. Bagaimana hasil dari upaya rasionalisasi network Perseroan sampai saat ini dan bagaimana
        Perseroan mengukur efektifitas strategi tersebut?



   b. Bagaimana Perseroan mengukur efektifitas ekspansi armada Perseroan terhadap
      penanggulangan risiko kelangsungan usaha Perseroan? Agar dapat dijelaskan oleh
      Perseroan.
       Dalam rangka mendukung keberlanjutan In order to support business sustainability,
       usaha,     ekspansi    armada      Perseroan the Company's fleet expansion is carried out
       dilakukan secara terukur dan berbasis pada in a measured manner and based on
       kajian kelayakan finansial, operasional, serta financial and operational feasibility studies,
       proyeksi permintaan pasar. Pengukuran as well as market demand projections. The
       efektivitas ekspansi armada terhadap effectiveness of fleet expansion in mitigating
       penanggulangan risiko kelangsungan usaha business continuity risks is measured
                                                      through several key indicators, including:
Page 15
        dilakukan melalui beberapa indikator utama,
        antara lain:                                       1. Company Financial Performance
        1. Kinerja Keuangan Perseroan                         The Company monitors the contribution
             Perseroan      memantau          kontribusi      of fleet expansion to route revenue and
             ekspansi armada terhadap peningkatan             profitability growth.
             revenue dan profitabilitas rute               2. Company Operational Performance
        2. Kinerja Operasional Perseroan                      The effectiveness of expansion is also
             Efektivitas ekspansi juga diukur melalui         measured through operational indicators
             indikator operasional seperti tingkat            such as passenger load factor, aircraft
             keterisian penumpang (load factor),              utilization, and OTP rate
             utilisasi pesawat, serta tingkat OTP
                                                           3. Alignment with the Company's Long-
        3. Kesesuaian dengan Strategi Jangka                  Term Strategy
           Panjang Perusahaan                                 Fleet expansion is aimed at supporting
           Ekspansi armada diarahkan untuk                    network optimization and strengthening
           mendukung network optimization serta               routes with high profitability potential
           memperkuat rute-rute yang memiliki
           potensi profitabilitas tinggi
                                                           In addition, the Company periodically
        Selain itu, Perseroan secara berkala               monitors and evaluates the performance of
        melaksanakan monitoring dan evaluasi atas          its fleet expansion, covering financial,
        kinerja hasil ekspansi armada, mencakup            operational, and route performance aspects,
        aspek keuangan, operasional, dan kinerja           to ensure that the implementation of fleet
        rute, guna memastikan bahwa pelaksanaan            expansion      contributes      optimally   to
        ekspansi armada berkontribusi optimal              strengthening     financial      fundamentals,
        terhadap penguatan fundamental keuangan,           increasing operational competitiveness, and
        peningkatan daya saing operasional, serta          the long-term sustainability of the Company's
        keberlanjutan usaha Perseroan dalam                business.
        jangka panjang.

   c. Bagaimana upaya Perseroan untuk dapat meningkatkan pendapatan dari ancilary optimzation?
      Agar dapat dijelaskan oleh Perseroan.
       Sejalan    dengan     upaya    peningkatan In line with efforts to increase ancillary
       pendapatan ancillary, saat ini Perseroan revenue, the Company is currently preparing
       tengah          melakukan         persiapan to develop new products accompanied by the
       pengembangan produk baru yang disertai expansion of ancillary product sales
       dengan perluasan saluran penjualan produk channels.
       ancillary.

        Penambahan portofolio produk ini akan              The addition of these products to the portfolio
        diiringi dengan peningkatan aktivitas              will be accompanied by increased
        promosi dan komunikasi, agar dapat                 promotional and communication activities in
        menjangkau pasar yang lebih luas dan               order to reach a wider market and increase
        meningkatkan       kontribusi pendapatan           the contribution of ancillary revenue to the
        ancillary bagi perusahaan.                         company.

21. Penjelasan atas informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi
    harga Efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada
    publik.
     Tidak terdapat informasi atau fakta material There is no material information or significant
     yang dapat memengaruhi harga efek fact that may affect the Company’s securities
     Perseroan maupun kelangsungan hidup price or its going concern that has not been
Page 16
Perseroan yang belum diungkapkan kepada        disclosed to the public. The Company
publik. Perseroan senantiasa memastikan        consistently ensures that all actions and
bahwa seluruh tindakan dan kegiatan usaha      business activities are carried out in
dijalankan sesuai dengan ketentuan peraturan   compliance with the applicable laws and
perundang-undangan        yang      berlaku,   regulations, particularly those governing the
khususnya di bidang Pasar Modal, termasuk      Capital Market, including the fulfillment of its
pemenuhan kewajiban atas Keterbukaan           Information Disclosure obligations.
Informasi.

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.67 MB
Published7 Nov 2025
Pages16
Characters53,581
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 27 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT Danantara Asset Management p.2 ×6
linked org Danantara Asset p.3
linked org Garuda Indonesia (Persero) Tbk p.3 ×7
unresolved org PT Garuda Maintenance p.5
unresolved org Asia Tbk p.5
unresolved org KJPP Areyanti & Rekan p.6
unresolved org KJPP Areyanti p.6 ×2
unresolved org KJPP Areyanti & Partners p.6
unresolved org Purwanto Susanti p.6 ×2
unresolved org PT Datindo Entrycom p.6 ×2
unresolved person Aulia Taufani · Notaris p.6 ×2
unresolved org PT Sriwijaya Air p.8 ×2
unresolved org PT Sriwijaya Air's p.8
unresolved org PT Sriwijaya Air. Per p.8
unresolved org PT Sriwijaya Air. As p.8
unresolved org PT Manajemen CBT NUSANTARA p.10 ×2
unresolved org PT Nusadua Graha Intl p.10 ×2
unresolved org PT Arthaloka Indonesia p.10 ×2
unresolved org PT Wijayakarya Realty p.10 ×2
unresolved org Mahkamah Agung p.13
unresolved org PT Royal Shafira p.13
unresolved org Pengadilan Negeri Wisata p.13
unresolved org PT Citilink Pengadilan Negeri p.13
unresolved org Pengadilan Negeri p.13
unresolved org Central Jakarta District Court p.14

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result