Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 7
Page 1 OCR 0.921
PB.04.00 PT WASKITA KARYA (Persero) Tbk WASKITA INDUSTRI KONSTRUKSI KANTOR PUSAT Gedung Waskita, JL MT. Har an. No. ag TasO as10 Fake. (02178 Ku Nomor : 1423/WK/DIR/2025 Jakarta, 07 November 2025 Kepada Yth. : Direksi PT Bursa Efek Indonesia Gedung Bursa Efek Indonesia Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190 Perihal : Penyampaian Laporan Public Expose Tahunan PT Waskita Karya (Persero) Tbk Tahun 2025 Dengan hormat, Dalam rangka memenuhi Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) No. Kep-00066/BEI/09-2022 tentang Perubahan Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, serta sehubungan dengan telah dilaksanakan Public Expose Tahunan 2025 Perseroan pada hari Selasa, 4 November 2025. Bersama ini kami sampaikan laporan pelaksanaan serta daftar hadir peserta sebagaimana terlampir. Demikian kami sampaikan, atas perhatian yang diberikan kami ucapkan terima kasih Direktur Utama Bes Muhammad Hanugroho Lamp : 1 Berkas Tembusan: - Direksi Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang diterbitkan oleh Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE). Badan Siber dan Sandi Negara
Page 2 OCR 0.895
IL II. III. Lampiran I Laporan Hasil Pelaksanaan Public Expose Tahunan PT Waskita Karya (Persero) Tbk (“WSKT') 2025 Penyelenggaraan Hari/Tanggal Selasa, 4 November 2025 Aybrid: Tempat e Offline. Gedung Waskita Karya e Online: Zoom Meeting Waktu 10.00 WIB - Selesai Kehadiran Manajemen Perseroan 1 | Muhammad Hanugroho, Direktur Utama Wiwi Suprihatno, Direktur Keuangan Rudi Purnomo, Direktur Business Strategic, Portfolio & Human Capital Ermy Puspa Yunita, Sekretaris Perusahaan ul alun Thufeil Muhammad, Kepala Departemen Hubungan Investor Susunan Acara 09.30 — 10.00 Registrasi Peserta 10.00 — 10.05 Pembukaan dari Moderator 10.05 — 10.10 Penayangan Video Company Profile 10.10 — 10.15 Perkenalan Direksi 10.15 — 10.45 Paparan Perusahaan 10.45 — 11.15 Sesi Tanya Jawab dengan Audiens 11.15 — 11.20 Closing Statement 11.20 — 11.25 Penutupan
Page 3 OCR 0.951
IV. Jumlah Peserta yang Hadir Kehadiran Online : 210 Peserta meliputi Publik dan Institusi Kehadiran Offline : 10 Peserta meliputi Analis Pasar Modal Sesi Tanya Jawab 1. Daffa Hartadi - Syailendra AM a. Terkait dengan Strategi Divestasi yaitu Divestasi CCT dengan nilai 3 Triliun, bagaimana impact terhadap EBITDA? b. Strategi perubahan PMN yang sudah bukan dari Kementerian Keuangan, melainkan Danantara. Boleh dishare untuk tahun depan terkait gambaran PMN dari Waskita bagaimana? Jawaban: Bapak Rudi Purnomo — Direktur Business Strategic, Portfolio & Human Capital a. Nilai divestasi CCT mencapai sekitar 3 triliun rupiah, dengan adanya capital gain yang memberikan kontribusi signifikan terhadap income statement tahun ini. Struktur di CCT terdiri dari dua komponen, yaitu posisi eguity yang menghasilkan capital gain terhadap cost recovery, serta shareholder loan (SHL) yang memiliki kontribusi cukup besar. Secara akuntansi, pencatatan hasil divestasi ini akan dimasukkan ke dalam Pendapatan Lain-Lain (PLL) karena berdasarkan ketentuan yang berlaku, tidak dapat dicatat sebagai revenue. Meskipun demikian, dampaknya terhadap kinerja earning after tax akan cukup besar, terutama karena komponen terbesar berasal dari bunga SHL, sementara dari sisi eguity juga memberikan nilai yang cukup baik. Saat ini, angka detailnya belum dapat disampaikan karena masih menunggu finalisasi Sales Purchase Agreement (SPA), namun secara keseluruhan kontribusi terhadap capital gain terbilang signifikan, dan dampaknya akan tercermin di PLL, bukan pada EBITDA. Bapak Muhammad Hanugroho — Direktur Utama b. Struktur kepemilikan Waskita kini berada di bawah Danantara Aset Manajemen, dengan Kementerian BUMN tetap memegang 1 lembar saham Untuk keperluan administratif. Pergeseran ini memungkinkan Danantara melakukan capital injection sesuai kebutuhan. Sebelumnya, Waskita telah menerima total PMN sekitar Rp20 triliun (2015-2021) untuk proyek strategis nasional, terutama jalan tol. Ke depan, arah kebijakan PMN menunggu hasil kajian integrasi, termasuk opsi holding-subholding atau merger yang akan dilakukan berdasarkan fair va/ve aset dan prinsip transparansi. Sampai integrasi rampung, Waskita tetap menjalankan komitmen dalam Master Restructuring Agreement (MRA), termasuk program divestasi untuk memenuhi kewajiban kepada kreditur. Dari total 18 ruas tol senilai Rp167 triliun, dukungan pemerintah hanya Rp20 triliun, sementara sisanya bersumber dari pendanaan komersial dengan beban bunga tinggi. Untuk menjaga stabilitas keuangan, Waskita menargetkan kontrak baru senilai Rp14—15 triliun per tahun guna mendukung kewajiban bunga dan menjaga keberlanjutan operasi.
Page 4 OCR 0.949
2. Valdy Kurniawan - Phintraco Sekuritas a. Saat ini, di kuartal III terdapat kerugian sekitar Rp3,7 triliun, sementara total ekuitas tercatat Rp4,4 triliun. Jika kondisi ini berlanjut, tentu dapat menggerus ekuitas dan menjadi sentimen negatif. Karena itu, saya ingin menanyakan terkait timeline rencana divestasi. Tahun ini disebutkan ada dua ruas tol yang akan didivest pada akhir Desember — bagaimana target divestasi untuk tahun depan? Apakah seluruh sisa investasi akan didivest guna memperkuat cash flow dan mengurangi beban bunga? b. Selain itu, terkait rencana integrasi dengan BUMN Karya lainnya — apakah sudah ditentukan bentuknya (merger, subholding, atau lainnya) serta timeline-nya? Apakah direncanakan terealisasi tahun ini, tahun depan, atau masih dalam kajian? Jawaban: Bapak Rudi Purnomo — Direktur Business Strategic, Portfolio & Human Capital. a. Fokus utama kami adalah menjaga Earning After Tax (EAT) tetap positif dan mempertahankan ekuitas perusahaan dengan menyeimbangkan beban cost of fund melalui capital gain dari divestasi aset. Tahun ini kami menargetkan penyelesaian divestasi Tol Cimanggis-Cibitung (CCT) dan Hutama Marga Waskita (HMW), sementara tahun depan fokus pada Pemalang-Batang Toll Road (PBTR), serta potensi pelepasan saham minoritas di Depok-Antasari (Desari) dan Cinere-Serpong (CSJ). Dalam jangka menengah (2026-2027), divestasi direncanakan untuk CSJ (minoritas) dan Pasuruan-Probolinggo (PASPRO) yang memiliki kinerja kuat dan nilai aset tinggi, terutama setelah tersambung dengan ruas Probolinggo-Banyuwangi milik Jasa Marga. Kami juga mengkaji rights issue untuk ruas Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) serta melakukan restructuring pada Becakayu dan Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) untuk memperkuat traffic dan IRR. Dengan strategi divestasi bertahap—CCT dan HMW pada 2024, PBTR serta saham minoritas Desari dan CSJ pada 2025, dan CSJ serta PASPRO pada 2026-2027—kami optimis dapat menjaga cash flow positif, menekan beban bunga, dan memperkuat struktur permodalan perusahaan secara berkelanjutan. Bapak Muhammad Hanugroho — Direktur Utama b. Kami fokus mempercepat divestasi untuk menekan beban utang dan cost of fund tinggi, sambil menjaga dukungan berkelanjutan selama proses integrasi dengan Danantara dan Kementerian BUMN. Berbeda dari BUMN karya lain, proyek Waskita sebagian besar dibiayai secara komersial, sehingga disiplin finansial menjadi kunci — khususnya pada proyek KLBM dan Becakayu yang menjadi prioritas divestasi. Kami menjaga ekuitas agar tidak negatif melalui mitigasi risiko impairment dan keterlambatan divestasi, serta mengoptimalkan piutang dari anak usaha untuk memperkuat kas dan kepercayaan kreditur. Restrukturisasi utang dilakukan dengan skema pembayaran tunai 0,5Y6 per tahun hingga 2029 dan bunga 3,5Yo, memberi ruang pemulihan arus kas. Integrasi BUMN karya ditargetkan rampung 2026, mencakup penyatuan aset, SDM, dan kepatuhan regulasi. Saham Waskita masih suspend hingga seluruh kreditur, termasuk satu seri obligasi, menyetujui restrukturisasi (RUPO dijadwalkan 9 Desember 2025).
Page 5 OCR 0.946
Kami berkomitmen menyeimbangkan penyelesaian — kewajiban, restrukturisasi, dan divestasi agar Waskita dapat pulih, mencabut suspend, dan mencapai posisi keuangan yang sehat pada 2026. 3. Daffa Hartadi - Syailendra AM a. Kalau kita asumsikan total nilai divestasi mencapai sekitar 20 triliun, bagaimana pembagian persentasenya? Berapa persen yang dialokasikan untuk working capital, dan berapa yang masuk ke cash waterfall untuk pembayaran MRA? Jika memungkinkan, mohon dapat dijelaskan. Jawaban: Bapak Muhammad Hanugroho — Direktur Utama a. Dari hasil divestasi, Waskita mengelola dana sesuai perjanjian Master Restructuring Agreement (MRA), di mana sebagian dialokasikan sebagai minimum cash flow buffer untuk kebutuhan working capital, dan kelebihannya digunakan untuk membayar kewajiban lain. Namun, porsi tertentu wajib disalurkan kepada kreditur sesuai kesepakatan. Selain fokus pada divestasi, manajemen juga memprioritaskan penyelesaian kewajiban pajak dan vendor. Pada 2024, Waskita telah melunasi kewajiban pajak senilai Rp1,7 triliun sehingga posisinya kini current tanpa utang pajak tertunda, serta berhasil menekan kewajiban kepada vendor dari Rp2,3 triliun menjadi sekitar Rp60 miliar. Langkah ini penting untuk menjaga kepercayaan mitra dan kelangsungan proyek konstruksi. Upaya tersebut merupakan bagian dari transformasi bisnis dalam 2-3 tahun terakhir untuk memulihkan kepercayaan pemegang kepentingan dan memperkuat operasional. Meskipun kondisi keuangan masih menantang dan fasilitas perbankan belum sepenuhnya pulih, operasional tetap berjalan melalui arus kas proyek, menunjukkan komitmen manajemen menjaga going concern perusahaan. Dengan penyelesaian kewajiban lama dan langkah efisiensi yang konsisten, Waskita optimistis dapat memperkuat posisi keuangan serta memulihkan kepercayaan pasar dan mitra bisnis ke depan. Bapak Rudi Purnomo -— Direktur Business Strategic, Portfolio & Human Capital. a. Struktur MRA Waskita senilai Rp35 triliun terdiri dari 70Yo hasil divestasi, 25Y6 dari past due project, dan 5Yo proyek baru. Untuk menjaga arus kas, Waskita memperoleh kontrak baru senilai Rp16,9 triliun pada 2023 dengan sistem pembayaran bulanan dan uang muka 15Yo, sementara seluruh kebutuhan non-cash loan kini ditopang dari kas internal yang menciptakan efisiensi Rp1,4 triliun sebagai eguity support. Perusahaan menghentikan proyek yang tidak menguntungkan dan hanya melanjutkan yang memiliki margin positif, dengan rata-rata GPM 10Yo dan margin konsolidasi 13Yo. Kewajiban lama turun signifikan dari Rp2,6 triliun menjadi Rp60 miliar, dan seluruh kewajiban pajak telah diselesaikan. Proyek JTTS Kayu Agung- Palembang-Betung disesuaikan menjadi 42,5 km senilai Rp15 triliun sesuai keputusan Kementerian PUPR. Ke depan, fokus diarahkan pada proyek pemerintah di bidang ketahanan pangan dan pendidikan, termasuk pembangunan sekolah di Sulawesi Tenggara hampir Rp1 triliun dan proyek Sekolah Rakyat Rp2 triliun. Dengan struktur yang lebih ramping dan
Page 6 OCR 0.951
VI. dukungan positif dari anak usaha seperti WKI dan WTR, Waskita menargetkan kapasitas proyek Rp15-25 triliun per tahun, memperkuat fundamental dan keberlanjutan implementasi MRA.. 4. Ibu Teresia - VOL.id. a. Saat ini WSKT mengerjakan proyek apa saja di IKN? Terus progresnya sudah sejauh mana? Dan adakah proyek yang dibidik rampung pada akhir tahun ini? Terima kasih Jawaban: Thufeil Muhammad — Kepala Departemen Hubungan Investor a. Saat ini Waskita mengerjakan 13 proyek di IKN dengan nilai kontrak prosi Waskita senilai 8,74 triliun. Dan sebagian besar proyek IKN ini sudah selesai. Dan Waskita ini masih terus berperan aktif dalam pembangunan di IKN, di mana tahun ini kita dapat proyek baru di IKN di Jalan Kawasan Kompleks Yudikatif, dan juga Peningkatan Jalan Paket D di KIPP. 5. Ibu Nitya - Kontan. a. Berapa nilai kontrak per September 2025? Berapa target nilai kontrak baru di tahun 2026? Dan juga apakah ada rencana divestasi aset dalam waktu dekat? Jawaban: Thufeil Muhammad — Kepala Departemen Hubungan Investor a. Sampai Oktober NKB kita tercatat 5,6 triliun, dan di tahun 2026 tentunya kita menargetkan pertumbuhan dalam perolehan NKB kita secara konsolidasi. Dan juga ruas tol divestasi yang terdekat kita ada di ruas tol Cimanggis-Cibitung atau CCT. Dokumentasi PUBLIC EXPOSE 2025 PT Waskita Karya (Persero) Tbk Jakarta, 4 November 2025
Page 7 OCR 0.201
Nat an aa ee ——LT
Names mentioned 16 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Siber dan Sandi Negara
p.1
unresolved
org
Departemen Hubungan Investor Susunan
p.2
unresolved
org
Kementerian Keuangan
p.3
unresolved
org
Kementerian BUMN
p.3
unresolved
org
Kementerian BUMN. Berbeda
p.4
unresolved
org
Kementerian PUPR. Ke
p.5
unresolved
person
Teresia
p.6
unresolved
org
Departemen Hubungan Investor
p.6 ×2
unresolved
person
Nitya
p.6
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.