Back to announcement
20251106_PPGD_Penyampaian Prospektus//Informasi Tambahan_31983189_lamp2.pdf
Other Text extracted PPGDSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 14
Page 1
TAMBAHAN INFORMASI DAN/ATAU PERBAIKAN ATAS INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS
OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI ATAS EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI TAMBAHAN INFORMASI DAN/ATAU
PERBAIKAN ATAS INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
PT PEGADAIAN (“PERSEROAN”) DAN PARA PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA
ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM TAMBAHAN INFORMASI DAN/ATAU PERBAIKAN ATAS INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS INI.
PENAWARAN UMUM INI MERUPAKAN PENAWARAN OBLIGASI KE-4 DARI PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI BERKELANJUTAN VI PEGADAIAN TAHUN 2025 SERTA PENAWARAN SUKUK KE-3 DARI PENAWARAN UMUM
BERKELANJUTAN SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL BERKELANJUTAN I PEGADAIAN TAHUN 2025, YANG TELAH MENJADI EFEKTIF.
PT PEGADAIAN
Kegiatan Usaha Utama
Pergadaian Konvensional, Pergadaian Syariah, Kegiatan Bisnis Pergadaian yang Ditawarkan Melalui Platform Digital, Layanan Jasa Taksiran Perhiasan, Layanan Laboratorium Gemologi dan Jasa Bullion
Kantor Pusat
Jl. Kramat Raya 162
Jakarta Pusat 10430, Indonesia
Tel.: (021)3155550; Faks.: (021) 391 4221
E-mail: obligasi.sukuk@pegadaian.co.id Website: www.pegadaian.co.id
Perseroan memiliki 1 Kantor Pusat, 12 Kantor Wilayah, 539 Kantor Cabang Konvensional, 103 Kantor Cabang Syariah, 2.871 Unit Pelayanan Cabang Konvensional, dan 563 Unit Pelayanan Cabang Syariah
. PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI BERKELANJUTAN VI PEGADAIAN
DENGAN TARGET DANA YANG DIHIMPUN SEBESAR RP10.000.000.000.000,- (SEPULUH TRILIUN RUPIAH)
DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN VI, PERSEROAN TELAH MENERBITKAN
OBLIGASI BERKELANJUTAN VI PEGADAIAN TAHAP I TAHUN 2024
DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR RP89.475.000.000,- (DELAPAN PULUH SEMBILAN MILIAR EMPAT RATUS TUJUH PULUH LIMA JUTA RUPIAH)
DAN
OBLIGASI BERKELANJUTAN VI PEGADAIAN TAHAP II TAHUN 2025
DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR RP4.457.310.000.000,- (EMPAT TRILIUN EMPAT RATUS LIMA PULUH TUJUH MILIAR TIGA RATUS SEPULUH JUTA RUPIAH) (“OBLIGASI”)
DAN
OBLIGASI BERKELANJUTAN VI PEGADAIAN TAHAP III TAHUN 2025
DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR RP2.231.780.000.000,- (DUA TRILIUN DUA RATUS TIGA PULUH SATU MILIAR TUJUH RATUS DELAPAN PULUH JUTA RUPIAH) (“OBLIGASI”)
DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN VI TERSEBUT, PERSEROAN AKAN MENERBITKAN DAN MENAWARKAN:
OBLIGASI BERKELANJUTAN VI PEGADAIAN TAHAP IV TAHUN 2025
DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR RP3.221.435.000.000,- (TIGA TRILIUN DUA RATUS DUA PULUH SATU MILIAR EMPAT RATUS TIGA PULUH LIMA JUTA RUPIAH) (“OBLIGASI”)
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia. Obligasi ini memberikan pilihan bagi masyarakat untuk memilih seri yang dikehendaki, yaitu dengan adanya 2 (dua) seri
Obligasi yang ditawarkan sebagai berikut:
Seri A : Jumlah Pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp2.700.000.000.000,- (dua triliun tujuh ratus miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 5,25% (lima koma dua lima persen) per tahun, berjangka waktu 370 (tiga ratus
tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi.
Seri B : Jumlah Pokok Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp521.435.000.000,- (lima ratus dua puluh satu miliar empat ratus tiga puluh lima juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 5,50% (lima koma lima nol persen) per tahun,
berjangka waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi.
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari Jumlah Pokok Obligasi. Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan sesuai dengan tanggal pembayaran Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan
dilakukan pada tanggal 13 Februari 2026. Pembayaran Pokok Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) sekaligus dengan pembayaran Bunga Obligasi terakhir pada tanggal jatuh tempo masing-masing seri yaitu tanggal 23 November 2026 untuk
Obligasi Seri A dan tanggal 13 November 2028 untuk Obligasi Seri B.
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL BERKELANJUTAN I PEGADAIAN
DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR RP3.000.000.000.000,- (TIGA TRILIUN RUPIAH)
DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN I, PERSEROAN TELAH MENERBITKAN
SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL BERKELANJUTAN I PEGADAIAN TAHAP I TAHUN 2024
DENGAN TOTAL DANA SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL SEBESAR RP33.885.000.000,- (TIGA PULUH TIGA MILIAR DELAPAN RATUS DELAPAN PULUH LIMA JUTA RUPIAH)
DAN
SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL BERKELANJUTAN I PEGADAIAN TAHAP II TAHUN 2024
DENGAN TOTAL DANA SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL SEBESAR RP1.412.910.000.000,- (SATU TRILIUN EMPAT RATUS DUA BELAS MILIAR SEMBILAN RATUS SEPULUH JUTA RUPIAH)
DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN I TERSEBUT, PERSEROAN AKAN MENERBITKAN DAN MENAWARKAN:
SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL BERKELANJUTAN I PEGADAIAN TAHAP III TAHUN 2025
DENGAN TOTAL DANA SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL SEBESAR RP1.553.205.000.000,- (SATU TRILIUN LIMA RATUS LIMA PULUH TIGA MILIAR DUA RATUS LIMA JUTA RUPIAH)
(“SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL”)
Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia. Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial ini memberikan
pilihan bagi masyarakat untuk memilih seri yang dikehendaki, yaitu dengan adanya 2 (dua) seri Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial yang ditawarkan sebagai berikut:
Seri A : Jumlah Dana Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp1.300.000.000.000,- (satu triliun tiga ratus miliar Rupiah) dengan Pendapatan Bagi Hasil Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial yang dihitung
berdasarkan perkalian antara Nisbah Pemegang Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial, dimana besarnya nisbah adalah 10,50% (sepuluh koma lima nol persen) dari Pendapatan yang Dibagihasilkan dengan indikasi bagi hasil sebesar
ekuivalen 5,25% (lima koma dua lima persen) per tahun dan jangka waktu Sukuk Mudharabah Berwawasan Soaial adalah 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi.
Seri B : Jumlah Dana Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp253.205.000.000,- (dua ratus lima puluh tiga miliar dua ratus lima juta Rupiah) dengan Pendapatan Bagi Hasil Sukuk Mudharabah Berwawasan
Sosial yang dihitung berdasarkan perkalian antara Nisbah Pemegang Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial, dimana besarnya nisbah adalah 11,00% (sebelas koma nol nol persen) dari Pendapatan yang Dibagihasilkan dengan indikasi bagi
hasil sebesar ekuivalen 5,50% (lima koma lima nol persen) per tahun dan jangka waktu Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial adalah 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi.
Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial ini diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari Jumlah Dana Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial. Pembayaran Pendapatan Bagi Hasil dibayarkan setiap triwulan sesuai dengan
tanggal pembayaran Pembayaran Pendapatan Bagi Hasil. Pembayaran Pendapatan Bagi Hasil pertama akan dilakukan pada tanggal 13 Februari 2026. Pembayaran Total Dana Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial dilakukan secara penuh (bullet payment)
sekaligus dengan pembayaran Pendapatan Bagi Hasil Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial terakhir pada tanggal jatuh tempo masing-masing seri yaitu tanggal 23 November 2026 untuk Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial Seri A dan tanggal 13
November 2028 untuk Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial Seri B.
Obligasi Berkelanjutan VI Pegadaian Tahap V dan/atau tahap selanjutnya (jika ada) dan/atau Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Tahap IV Pegadaian dan/atau tahap selanjutnya (jika ada) akan ditentukan kemudian.
PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
OBLIGASI DAN SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL INI TIDAK DIJAMIN DENGAN JAMINAN KHUSUS NAMUN DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN BAIK BARANG BERGERAK MAUPUN BARANG TIDAK BERGERAK, BAIK YANG
TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI MENJADI JAMINAN BAGI PEMEGANG OBLIGASI DAN SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL INI SESUAI DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN 1132 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM
PERDATA REPUBLIK INDONESIA. HAK PEMEGANG OBLIGASI DAN SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL ADALAH PARIPASSU TANPA HAK PREFEREN DENGAN HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN LAINNYA BAIK YANG ADA SEKARANG MAUPUN DI
KEMUDIAN HARI, KECUALI HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN YANG DIJAMIN SECARA KHUSUS DENGAN KEKAYAAN PERSEROAN BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI, DENGAN MEMPERHATIKAN PERATURAN PERUNDANG-
UNDANGAN YANG BERLAKU. KETERANGAN SELENGKAPNYA DAPAT DILIHAT PADA BAB I INFORMASI TAMBAHAN INI.
PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI DAN SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL BARU DAPAT DILAKUKAN 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN, PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI UNTUK SEBAGIAN ATAU SELURUH
OBLIGASI DAN SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL SEBELUM TANGGAL PELUNASAN POKOK OBLIGASI DAN SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL. PERSEROAN MEMPUNYAI HAK UNTUK MEMBERLAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI TERSEBUT
UNTUK DIPERGUNAKAN SEBAGAI PELUNASAN OBLIGASI DAN SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL ATAU UNTUK DISIMPAN DENGAN MEMPERHATIKAN KETENTUAN DALAM PERJANJIAN PERWALIAMANATAN DAN PERATURAN PERUNDANG-
UNDANGAN YANG BERLAKU. KETERANGAN SELENGKAPNYA DAPAT DILIHAT PADA BAB I INFORMASI TAMBAHAN INI.
PERSEROAN TIDAK MELAKUKAN PEMOTONGAN ZAKAT ATAS PENDAPATAN BAGI HASIL SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL DAN DANA SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL. ZAKAT ATAS BAGI HASIL YANG DITERIMA PEMEGANG SUKUK
MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL DAN PEMBAYARANNYA DISERAHKAN KEPADA MASING-MASING PEMEGANG SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL.
RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI OLEH PERSEROAN ADALAH RISIKO OPERASIONAL YAITU RISIKO YANG MUNCUL SEBAGAI AKIBAT KETIDAKCUKUPAN DAN/ATAU TIDAK BERFUNGSINYA PROSES INTERNAL, KESALAHAN MANUSIA, KEGAGALAN SISTEM,
DAN/ATAU ADANYA KEJADIAN EKSTERNAL YANG MEMPENGARUHI OPERASIONAL PERUSAHAAN.
RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI DAN SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI DAN SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL YANG DITAWARKAN DALAM PENAWARAN UMUM
INI YANG ANTARA LAIN DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI DAN SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG.
PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI DAN SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL YANG DIDAFTARKAN ATAS NAMA PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (“KSEI”) DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK
ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.
DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI DAN SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS SURAT UTANG JANGKA PANJANG DARI PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA (“PEFINDO”)
SEBAGAI BERIKUT:
idAAA (Triple A) idAAA(sy) (Triple A Syariah)
KETERANGAN LEBIH LANJUT TENTANG HASIL PEMERINGKATAN TERSEBUT DAPAT DILIHAT PADA BAB I INFORMASI TAMBAHAN.
OBLIGASI DAN SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL INI AKAN DICATATKAN DI PT BURSA EFEK INDONESIA
PENAWARAN OBLIGASI DAN SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL INI DIJAMIN SECARA KESANGGUPAN PENUH (FULL COMMITMENT)
PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL
PT BCA Sekuritas PT BNI Sekuritas PT BRI Danareksa Sekuritas PT CIMB Niaga Sekuritas PT DBS Vickers Sekuritas PT Indo Premier Sekuritas PT Mandiri Sekuritas
(Terafiliasi) (Terafiliasi) Indonesia (Terafiliasi)
WALI AMANAT
PT Bank Mega Tbk
Tambahan Informasi dan/atau Perbaikan atas Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 6 November 2025.
1
Page 2
JADWAL
Tanggal Efektif : 27 Juni 2024
Masa Penawaran Umum : 6 – 10 November 2025
Tanggal Penjatahan : 11 November 2025
Tanggal Distribusi secara Elektronik : 13 November 2025
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 13 November 2025
Tanggal Pencatatan pada PT Bursa Efek Indonesia : 14 November 2025
INFORMASI MENGENAI KUBS YANG DIBIAYAI DENGAN DANA SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL
Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial, yang selanjutnya disingkat “KUBS”, adalah kegiatan usaha dan/atau kegiatan lain yang bertujuan untuk
mengatasi atau memitigasi permasalahan sosial dan/atau memberikan manfaat bagi penduduk sasaran. Dalam kaitan tersebut, Perseroan
memutuskan untuk menerbitkan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk Berwawasan Sosial pada tahun 2024.
Sebagai bagian dari penerbitan Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial, Perseroan menyusun Kerangka Kerja Sukuk Mudharabah Berwawasan
Sosial yang merupakan kebijakan mengenai penggunaan dana hasil penerbitan Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial (Use of Proceeds) sesuai
dengan kriteria yang memenuhi syarat, proses evaluasi dan seleksi proyek yang menjadi underlying assets Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial
(Project Evaluation and Selection), mekanisme pengelolaan dana (Management of Proceeds) setelah dana hasil penerbitan Sukuk Mudharabah
Berwawasan Sosial efektif diterima oleh Perseroan, serta pelaporan berkala atas penggunaan dana (Reporting).
Hasil Reviu Penyedia Reviu Eksternal
ERM sebagai Penyedia Reviu Eksternal beropini bahwa:
• Perseroan telah mengembangkan Kerangka Pembiayaan Sosial (“SFF”) untuk mendukung komitmen keberlanjutannya dan Perseroan
mempunyai posisi yang baik untuk melakukan mitigasi risiko sosial terkait dengan Kerangka Pembiayaan Sosial tersebut.
• Kerangka Pembiayaan Sosial Perseroan selaras dengan komponen inti Prinsip Obligasi Sosial 2023, Prinsip Pinjaman Sosial 2023, dan
Peraturan OJK Nomor 18 Tahun 2023.
• ERM menganggap penggunaan dana penerbitan Obligasi dan Sukuk nantinya akan bermakna bagi peningkatan usaha kecil dan usaha yang
dimiliki oleh kelompok rentan, penyertaan nasabah yang belum mempunyai rekening bank dan kurang terlayani, serta akses terhadap
pendidikan bagi pelajar. Dana yang diperoleh juga dapat dianggap berdampak, terutama dalam jangka pendek karena model Perseroan secara
keseluruhan adalah menyediakan platform yang menjamin kemudahan akses pembiayaan bagi sebagian masyarakat nasional yang belum
atau kurang terlayani oleh perbankan.
Pendapat Ahli Sosial
Berdasarkan informasi yang diberikan oleh Perseroan dan pekerjaan yang dilakukan, ERM berpendapat bahwa Kerangka Kerja ini memenuhi kriteria
yang ditetapkan dalam Protokol dan selaras dengan definisi Instrumen Pendanaan Sosial yang tercantum dalam Prinsip.
Nama Dokumen : Laporan Pemberian Opini Eksternal
Pemberian Opini dan Rekomendasi Ekternal mengenai Kerangka Pembiayaan Sosial
2024
Disiapkan Oleh : PT ERM Indonesia (Partner: Andy Yap)
Lokasi : Indonesia
Tanggal : 29 Februari 2024
Nomor Referensi : 0718326
Sehubungan dengan penerbitan Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial ini, pendapat ahli sosial di atas telah ditegaskan kembali melalui Surat
Pernyataan Mengenai Laporan Pemberian Opini Eksternal ERM untuk Pegadaian dengan nomor surat 100-ERM-05-25 tertanggal 6 Mei 2025 yang
telah ditandatangani oleh Indradi Soemardjan (Managing Consultant, PT ERM Indonesia).
Keterangan lebih lanjut diuraikan pada Bab III Informasi Tambahan tentang Informasi Mengenai KUBS yang Dibiayai Dengan Sukuk Mudharabah
Berwawasan Sosial.
PERNYATAAN UTANG
Pada tanggal 30 September 2025, Perseroan dan Perusahaan Anak mempunyai jumlah liabilitas sebesar Rp90.334.702 juta.
Keterangan lebih lanjut diuraikan pada Bab IV Informasi Tambahan tentang Pernyataan Utang.
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Calon Investor harus membaca ikhtisar dari data keuangan penting yang disajikan di bawah ini dengan laporan posisi keuangan konsolidasian
Perseroan dan Perusahaan Anak pada tanggal 30 September 2025 (tidak diaudit), serta 31 Desember 2024 dan 2023 (diaudit) serta laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian, laporan perubahan ekuitas konsolidasian dan laporan arus kas konsolidasian untuk tahun-
tahun yang berakhir pada 30 September 2025 (tidak diaudit), serta 31 Desember 2024 dan 2023 (diaudit) beserta catatan-catatan atas laporan
keuangan konsolidasian tersebut.
Ikhtisar data keuangan penting di bawah ini diambil dari laporan posisi keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak pada tanggal
30 September 2025 (tidak diaudit), serta 31 Desember 2024 dan 2023 (diaudit) serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian, laporan perubahan ekuitas konsolidasian dan laporan arus kas konsolidasian untuk tahun-tahun yang berakhir pada 30 September
2
Page 3
2025 (tidak diaudit), serta 31 Desember 2024 dan 2023 (diaudit) beserta catatan-catatan atas laporan-laporan tersebut yang telah disusun dan
disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia.
Laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023,
telah disusun oleh Manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia dan telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
(“KAP”) Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota dari Ernst & Young Global Limited), auditor independen, berdasarkan Standar Audit yang
ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”) sebagaimana tercantum pada Laporan Auditor No.00033/2.1032/AU.1/09/1681-3/1/I/2025
tanggal 31 Januari 2025 dan Laporan Auditor No. 00041/2.1032/AU.1/09/1681-2/1/II/2024 tanggal 5 Februari 2024 yang telah ditandatangani oleh
Christophorus Alvin Kossim (Registrasi Akuntan Publik No. AP.1681), dengan opini tanpa modifikasian. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan
dan Perusahaan Anak pada tanggal dan untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2025, telah disusun oleh Manajemen Perseroan dan tidak diaudit.
Sebagai akibat dari pembulatan, penyajian jumlah beberapa informasi keuangan berikut ini dapat sedikit berbeda dengan penjumlahan yang
dilakukan secara aritmatika.
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
(dalam juta Rupiah)
30 September 31 Desember
Keterangan
2025* 2024 2023
ASET
Kas dan setara kas
Pihak berelasi 685.744 271.175 180.586
Pihak ketiga 517.528 105.327 83.045
Efek-efek 1.192.705 688.188 -
Pinjaman yang diberikan – bersih 102.881.828 81.690.595 64.456.296
Piutang lain-lain – bersih 728.632 552.628 496.523
Aset deposito emas 1.767.249 - -
Persediaan 1.277.325 1.302.113 508.781
Pendapatan yang masih harus diterima 3.657.808 3.031.445 2.264.818
Pajak dibayar dimuka lain-lain 196.662 91.806 45.490
Beban dibayar dimuka 992.310 63.271 63.827
Aset hak guna 412.736 404.731 414.913
Penyertaan langsung 28.081 23.308 17.384
Properti investasi 180.788 180.788 181.246
Aset tetap – bersih 13.014.245 12.650.143 12.127.278
Aset tak berwujud – bersih 155.523 166.002 163.133
Aset pajak tangguhan 1.550.610 1.380.384 1.578.126
Aset lain-lain - bersih - 14.727 3.985
JUMLAH ASET 129.239.774 102.616.631 82.585.431
LIABILITAS
Utang kepada nasabah 649.514 429.521 242.831
Utang usaha 1.148.453 630.202 645.359
Utang deposito emas 3.097.200 - -
Utang pajak
Pajak penghasilan badan 1.133.340 421.664 309.775
Pajak lain-lain 192.832 76.412 137.927
Liabilitas pajak tangguhan 6.873 6.850 -
Akrual 3.814.664 2.713.680 2.848.250
Pendapatan diterima dimuka 53.849 57.000 48.647
Liabilitas sewa 2.594 2.857 1.860
Liabilitas lain-lain 875.551 722.244 745.717
Pinjaman bank
Pihak berelasi 30.430.768 32.844.010 20.587.827
Pihak ketiga 32.774.759 20.168.911 14.436.961
Surat berharga yang diterbitkan 13.904.516 6.539.196 8.198.004
Pinjaman dari pemerintah - - 26.593
Liabilitas imbalan kerja 2.249.789 2.029.675 1.720.089
JUMLAH LIABILITAS 90.334.702 66.642.222 49.949.840
EKUITAS
Modal saham
Modal Saham - nilai nominal Rp1.000.000 (nilai penuh) per lembar saham.
Modal dasar
- 1 lembar saham seri A Dwiwarna
- 24.999.999 lembar saham seri B masing-masing per 30 September 2025,
31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023
Modal ditempatkan dan disetor penuh
- 1 lembar saham seri A Dwiwarna
- 6.249.999 lembar saham seri B masing-masing per per 30 September 6.250.000 6.250.000 6.250.000
2025, per 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023
Keuntungan (Kerugian) atas perubahan efek-efek yang
diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain 14.472 (9.213) -
Cadangan kerugian penurunan nilai atas efek-efek yang diklasifikasikan sebagai
nilai wajar melalui penghasilan - 162 -
Cadangan revaluasi aset 7.985.259 7.643.777 7.699.743
3
Page 4
(dalam juta Rupiah)
30 September 31 Desember
Keterangan
2025* 2024 2023
Pengukuran kembali imbalan pasca kerja (1.158.046) (930.348) (824.656)
Saldo laba yang telah dicadangkan 19.680.251 16.754.749 14.785.543
Saldo laba yang belum dicadangkan 6.128.385 6.260.942 4.721.438
38.900.321 35.970.069 32.632.068
Kepentingan nonpengendali 4.751 4.340 3.523
JUMLAH EKUITAS 38.905.072 35.974.409 32.635.591
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 129.239.774 102.616.631 82.585.431
* Tidak Diaudit
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
(dalam juta Rupiah)
30 September 31 Desember
Keterangan
2025* 2024* 2024 2023
Pendapatan usaha
Pendapatan sewa modal dan administrasi 19.159.302 14.738.279 19.866.785 15.987.067
Pendapatan penjualan emas 41.306.783 11.580.379 18.192.082 7.982.336
Pendapatan usaha lainnya 600.873 348.102 557.121 464.391
Jumlah pendapatan usaha 61.066.958 26.666.760 38.615.988 24.433.794
Beban usaha
Beban harga pokok penjualan emas 40.050.672 11.123.202 17.488.885 7.663.203
Beban pegawai 4.872.539 3.442.362 5.175.704 4.632.772
Beban bunga dan bagi hasil 3.347.814 2.398.581 3.373.287 2.426.111
Beban administrasi dan umum 4.104.789 2.965.560 4.114.089 3.703.513
Beban pemasaran 138.777 236.143 239.682 189.547
Cadangan kerugian penurunan nilai 1.146.070 733.556 566.569 132.788
Jumlah beban usaha 53.660.661 20.899.404 30.958.216 18.747.934
Laba usaha 7.406.297 5.767.356 7.657.772 5.685.860
Pendapatan lain-lain bersih 129.754 29.065 45.317 15.156
Laba sebelum pajak penghasilan 7.536.051 5.796.421 7.703.089 5.701.016
Beban pajak penghasilan (1.861.611) (1.352.320) (1.851.292) (1.324.339)
Laba bersih periode/tahun berjalan 5.674.440 4.444.101 5.851.797 4.376.677
Penghasilan komprehensif lain:
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
- Pengukuran kembali imbalan pasca kerja (291.925) (66.333) (135.508) (212.810)
- Keuntungan revaluasi tanah dan bangunan 386.300 1.949 8.545 6.774
- Efek pajak terkait 64.226 14.598 29.816 46.815
Penghasilan komprehensif lain periode/tahun berjalan, setelah pajak 158.601 (49.786) (97.147) (159.221)
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:
- Keuntungan (Kerugian) yang belum direalisasi atas efek-efek yang
diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain 30.366 284 (11.812) -
- Cadangan kerugian penurunan nilai atas efek-efek yang diklasifikasikan
sebagai nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (162) - 162 -
- Efek pajak terkait (6.681) (62) 2.599 -
Penghasilan komprehensif lain periode/tahun berjalan, setelah pajak 23.523 222 (9.051) -
Jumlah penghasilan komprehensif periode/tahun berjalan 5.856.564 4.394.537 5.745.599 4.217.456
Laba periode/tahun berjalan yang diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 5.673.628 4.443.810 5.851.005 4.376.012
Kepentingan non-pengendali 813 197 792 665
5.674.441 4.444.007 5.851.797 4.376.677
Jumlah laba komprehensif yang dapat diatribusikan kepada: 5.855.751 4.394.340 5.744.807 4.216.791
Pemilik entitas induk 813 197 792 665
Kepentingan non-pengendali 5.856.564 4.394.537 5.745.599 4.217.456
Laba bersih per saham - dasar dan dilusian (dalam Rupiah penuh) 907.780 711.010 936.161 700.160
* Tidak Diaudit
Rasio Keuangan Penting
30 September 31 Desember
Keterangan
2025* 2024* 2024 2023
Rasio Pertumbuhan
Total aset (ytd) 25,94% 21,43% 24,26% 12,62%
Total liabilitas (ytd) 35,55% 31,45% 33,42% 11,22%
Total ekuitas (ytd) 8,15% 6,09% 10,23% 14,84%
Pendapatan (yoy) 129,00% 49,90% 58,04% 6,81%
Laba bersih tahun berjalan (yoy) 27,68% 38,06% 33,70% 32,67%
Laba rugi komprehensif (yoy) 33,27% 46,42% 36,23% 16,63%
4
Page 5
30 September 31 Desember
Keterangan
2025* 2024* 2024 2023
Rasio Keuangan
Marjin laba usaha(1) 12,13% 14,13% 19,83% 23,27%
Marjin EBITDA(2) 19,07% 32,97% 31,01% 36,40%
Rasio lancar (Current ratio)(3) 1,36x 1,37x 1,40x 1,50x
Non-performing loan (NPL)(4) 0,56% 0,93% 0,63% 0,85%
Rasio EBITDA terhadap bunga(5) 347,83% 366,58% 355,03% 366,60%
Rasio laba (rugi) tahun berjalan terhadap pendapatan(6) 9,29% 16,67% 15,15% 17,91%
Rasio laba (rugi) tahun berjalan terhadap total aset 4,39% 4,43% 5,70% 5,30%
Rasio laba (rugi) tahun berjalan terhadap total ekuitas 14,59% 12,84% 16,27% 13,41%
Rasio imbal hasil aset (ROA)(7)(15) 6,42% 6,47% 6,21% 5,60%
Rasio imbal hasil ekuitas (ROE)(8)(15) 20,06% 17,72% 17,23% 14,33%
Pinjaman berbunga terhadap ekuitas(9) 2,06x 1,70x 1,66x 1,33x
Rasio total utang terhadap ekuitas (DER)(10) 2,32x 1,90x 1,85x 1,53x
Rasio total utang terhadap aset (Debt-to-Asset)(11) 0,70x 0,65x 0,65x 0,60x
Rasio utang terhadap EBITDA(1) (Debt/EBITDA)(12)(15) 5,82x 5,60x 5,56x 5,62x
Interest Coverage Ratio(13) 3,25x 3,42x 3,28x 3,35x
Debt Service Coverage Ratio(14) 0,19x 0,19x 0,19x 0,20x
* Tidak Diaudit
Catatan:
(1)Laba usaha dibagi pendapatan usaha.
(2)EBITDA laba sebelum pajak ditambah beban bunga dan bagi hasil, beban penyusutan, dan beban amortisasi dibagi pendapatan usaha.
(3)Current Ratio, aset lancar dibagi liabilitas lancar.
(4)NPL dibagi Oustanding Loan.
(5)EBITDA laba sebelum pajak ditambah beban bunga dan bagi hasil, beban penyusutan, dan beban amortisasi dibagi biaya bunga.
(6)Laba bersih dibagi pendapatan usaha.
(7)Rasio imbal hasil aset (ROA) Laba bersih disetahunkan dibagi rata rata aset.
(8)Rasio imbal hasil aset (ROE) Laba bersih disetahunkan dibagi rata rata ekuitas.
(9)Pinjaman berbunga (pinjaman bank, surat berharga yang diterbitkan, dan pinjaman dari pemerintah) dibagi ekuitas.
(10)Liabilitas dibagi ekuitas.
(11)Liabitas dibagi aset.
(12)Liabilitas dibagi EBITDA disetahunkan.
(13)Laba bersih sebelum pajak dan biaya bunga dibagi biaya bunga.
(14 EBIT dibagi dengan utang Bank, Obligasi & Sukuk dan Pinjaman Pemerintah yang jatuh tempo dalam 1 tahun.
(15) Sesuai SE OJK 9/SEOJK.03/2020, laba yang digunakan dalam perhitungan ROA, ROE, dan Debt/EBITDA untuk periode kurang dari satu tahun harus disetahunkan (annualized).
Tingkat Persyaratan Rasio dalam Perjanjian Utang Beserta Pemenuhannya
Tingkat Pemenuhan per
Keterangan Persyaratan Kredit
30 September 2025
Bank BRI Berdasarkan Akta No.42 tanggal 26 Mei 2014 (Negative Covenant)
Debt Equity Ratio (DER) pengambil kredit tidak lebih dari 10:1 (sepuluh 2,32x
Negative Covenant
dibanding 1)
Berdasarkan SPPK No.INT/06/008/R tanggal 10 Januari 2024 (Financial
Bank BNI
Covenant).
a. Debt to Equity (DER) maksimal 10 (sepuluh) kali. 2,32x
Financial Covenant b. Current Ratio (CR) minimal 1 (satu) kali. 1,36x
c. Rasio Net Non Performing Loan (NPL) maksimal 3%. 0,56%
Berdasarkan SPPK No.CBG.CB5/SPPK.MI.014/2022 tanggal 28 April 2022
Bank Mandiri
(Affirmative Covenant)
a. Total pinjaman yang diterima maksimal 10 (sepuluh) kali modal sendiri. 2,06x
b. Memelihara Current Ratio di atas 110%, total pinjaman yang diterima 1,36x
Affirmative Covenant
maksimal 10 (sepuluh) kali modal sendiri.
c. Non Performing Loan maksimal 5% dari seluruh pinjaman yang diberikan. 0,56%
Berdasarkan SPPK No.40309/GBK/2023 tanggal 14 April 2023 (Syarat
Bank BCA
Penarikan/Penggunaan Kredit & Hal-Hal Yang Wajib Dilaksanakan Debitor).
a. Debt to Equity maksimum 10 (sepuluh) kali. 2,32x
Affirmative Covenant
b. (Cash+A/R Net)/Total Interest Bearing Debt minimal 1 (satu) kali. 1,36x
Berdasarkan SPPK No.587/BP/LOO/CRC-JKT/WB/IX/2023 tanggal 11
Bank Permata & Permata Syariah
September 2023 (Financial Covenant).
a. Memastikan Total Debt (bank Loan + Bonds) dibagi Equity tidak melebihi 10 2,06x
(sepuluh) kali, yang akan diuji setiap triwulanan.
Affirmative Covenant
b. Memastikan Current Ratio tidak kurang dari 1 (satu) kali, yang akan diuji 1,36x
setiap triwulanan.
Bank CIMB Niaga & CIMB Niaga Berdasarkan SPPK No.057/EXT/WS/CBTVIII/CBGII/VI/2021 tanggal 24 Juni
Syariah 2021 (Financial Covenant).
a. Debt (interest bearing debt) to Equity Ratio maksimal 10x (sepuluh kali). 2,32x
Financial Covenant
b. Current Ratio minimal 1x (satu kali). 1,36x
Bank BSI Berdasarkan akta Add XXI No.12 tanggal 09 Februari 2022 (Pasal 5 Syarat
Lain-Lain, Financial Covenant).
5
Page 6
Tingkat Pemenuhan per
Keterangan Persyaratan Kredit
30 September 2025
Financial Covenant a. Rasio Leverage (gearing ratio) maksimal 10 kali. 3,25x
b. Current Ratio minimal 110%. 1,36x
c. NPL Nett konsolidasi dan NPF Nett syariah maksimal 3% (tiga persen). 0,56%
Bank Maybank Berdasarkan SPPK No.S2020.079/DIR.GLOBAL-FIG tanggal 02 November
2020 (Syarat dan Ketentuan Lainnya, Financial Covenant).
Affirmative Covenant a. Menjaga Rasio Debt to Equity (DER) setinggi-tingginya ( ≤ ) 10 kali. 2,32x
b. Coverage Ratio piutang lancar terhadap total outstanding pinjaman seluruh 0,19x
bank minimum 100%.
c. NPL Net maksimum 3,00%. 0,56%
Bank Danamon - Konvensional Berdasarkan akta PKS No.59 tanggal 18 Januari 2023 Notaris Adi Triharso,
SH (Pasal 11, Hal-hal yang diwajibkan)
Financial Covenant a. Menjaga DER Max. 10x 2,32x
b. Menjaga Current Ratio Minimal 1,0x. 1,36x
Bank Danamon - Syariah Bedasarkan akta PKS No.33 tanggal 15 Juni 2020, Notaris Adi Triharso, SH
(Pasal 7, Kewajiban Nasabah)
Financial Covenant a. Menjaga DER Max. 10x 2,32x
b. Menjaga Current Ratio Minimal 1,0x. 1,36x
Bank Muamalat Berdasarkan SPPK No. 017/OL/CLR/IV/2021 tanggal 05 April 2021
(Persyaratan)
Financial Covenant a. Gearing Ratio / DER <10 x 2,32x
b. Current Ratio > 1,1x 1,36x
c. NPL Nett < 3 % ( Di atas 120 hari ). 0,56%
Bank BTPN Berdasarkan PKS No.BTPN/NS/0151 tanggal 26 Agustus 2022 (kewajiban
keuangan).
Financial Covenant Mempertahankan rasio hutang terhadap ekuitas maksimum 10,0 banding 1,0. 2,32x
Bank BTPN Syariah Berdasarkan PKS bawah tangan No: 024/PPF-CSGC/VII/2024 tanggal 10 Juli
2024
Financial Covenant Debt to Equity Ratio ≤ 10x; 2,32x
Bank UOB Bedasarkan akta PKS No.16 tanggal 19 Oktober 2024, Notaris Ir. Nanette
Cahyanie Handari Adi Warsito, SH
Financial Covenant a. Debt to Equity tidak melebihi 10 (sepuluh) kali 2,32x
b. Net Non-Performing Loan tidak melebihi 5% (lima persen) 0,56%
ICBC Berdasarkan SPPK No.013/LOD-CBII/II/2024 tanggal 05 Februari 2024
(kewajiban).
Financial Covenant a. Debt/Total Ekuitas maksimal 10.00x. 2,32x
b. Rasio lancar pada minimal 1.00x. 1,36x
Sampai dengan diterbitkannya Informasi Tambahan ini, tidak terdapat persyaratan rasio keuangan atas Perjanjian Utang yang tidak terpenuhi oleh
Perseroan.
Penerbitan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan VI Pegadaian Tahap IV Tahun 2025 dan Sukuk Mudharabah
Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Tahap III Pegadaian Tahun 2025 tidak akan mengganggu pemenuhan persyaratan rasio keuangan atas
Perjanjian Utang dimaksud.
Lebih lanjut, penerbitan obligasi secara bertahap justru memberikan dampak positif terhadap posisi keuangan Perseroan, antara lain:
a. Memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan struktur modal dan likuiditas sehingga Perseroan dapat menjaga rasio keuangan utama, seperti
Debt to Equity Ratio (DER) dan Current Ratio (CR), tetap berada dalam batas yang sehat;
b. Menghindari peningkatan DER secara signifikan sehingga berkontribusi pada pengelolaan risiko keuangan yang lebih baik serta menjaga
kestabilan peringkat kredit Perseroan; dan
Memperkuat likuiditas Perseroan dengan optimalisasi penggunaan dana hasil penerbitan untuk pemenuhan kewajiban jangka pendek serta
peningkatan efisiensi penyaluran dana, yang pada akhirnya mengurangi risiko kredit bermasalah (NPL).
Keterangan lebih lanjut diuraikan pada Bab V Informasi Tambahan tentang Ikhtisar Data Keuangan Penting.
6
Page 7
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
Analisis dan Pembahasan oleh Manajemen di bawah ini menyajikan ikhtisar data keuangan penting konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak,
yang angka-angkanya diambil dari laporan posisi keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak pada tanggal 30 September 2025 (tidak
diaudit), serta 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023 (diaudit) serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian, laporan
perubahan ekuitas konsolidasian dan laporan arus kas konsolidasian untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September
2025 (tidak diaudit), serta untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023 (diaudit) beserta catatan-
catatan atas laporan keuangan konsolidasian tersebut.
Ikhtisar data keuangan penting di bawah ini diambil dari laporan posisi keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak pada tanggal 30
September 2025 (tidak diaudit), serta 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023 (diaudit) serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain konsolidasian, laporan perubahan ekuitas konsolidasian dan laporan arus kas konsolidasian untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2025 (tidak diaudit), serta untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023
(diaudit) beserta catatan-catatan atas laporan-laporan tersebut yang telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
Indonesia.
Laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023,
telah disusun oleh Manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia dan telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
(“KAP”) Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota dari Ernst & Young Global Limited), auditor independen, berdasarkan Standar Audit yang
ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”) sebagaimana tercantum pada Laporan Auditor No.00033/2.1032/AU.1/09/1681-3/1/I/2025
tanggal 31 Januari 2025 dan Laporan Auditor No.00041/2.1032/AU.1/09/1681-2/1/II/2024 tanggal 5 Februari 2024 yang telah ditandatangani oleh
Christophorus Alvin Kossim (Registrasi Akuntan Publik No. AP.1681), dengan opini tanpa modifikasian. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan
dan Perusahaan Anak pada tanggal dan untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2025, telah disusun oleh Manajemen Perseroan dan tidak diaudit.
Sebagai akibat dari pembulatan, penyajian jumlah beberapa informasi keuangan berikut ini dapat sedikit berbeda dengan penjumlahan yang
dilakukan secara aritmatika.
ANALISIS LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
a. Pendapatan Usaha
Periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024.
Pendapatan usaha Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 sebesar Rp61.066.958 juta mengalami kenaikan
sebesar Rp34.400.198 juta atau sebesar 129,00% dari pendapatan usaha Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September
2024 sebesar Rp26.666.760 juta. Hal ini terutama disebabkan pendapatan penjualan emas pada tanggal 30 September 2025 sebesar
Rp41.306.783 juta, meningkat signifikan sebesar Rp29.726.405 juta atau sebesar 256,70 % dibandingkan pada tanggal 30 September 2024
sebesar Rp11.580.379 juta. Peningkatan tersebut seiring dengan tingginya permintaan emas oleh masyarakat.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
Pendapatan usaha Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp38.615.988 juta mengalami
kenaikan sebesar Rp14.182.194 juta atau sebesar 58,04% dari pendapatan usaha Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2023 sebesar Rp24.433.794 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh kenaikan pendapatan penjualan emas yang meningkat signifikan
sebesar Rp10.209.746 juta atau sebesar 127,90% secara yoy seiring dengan tingginya permintaan emas oleh masyarakat.
b. Beban Usaha
Periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024.
Beban usaha Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 sebesar Rp53.660.661 juta mengalami kenaikan sebesar
Rp32.761.256 juta atau sebesar 156,76% dari beban usaha Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 sebesar
Rp20.899.404 juta. Hal ini terutama disebabkan beban harga pokok penjualan emas pada tanggal 30 September 2025 sebesar Rp40.050.672
juta meningkat sebesar Rp28.927.470 juta atau sebesar 260,06% dibandingkan pada tanggal 30 September 2024 sebesar Rp11.123.202 juta,
seiring dengan meningkatnya penjualan emas.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
Beban usaha Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp30.958.216 juta, mengalami kenaikan
sebesar Rp12.210.282 juta atau sebesar 65,13% dari beban usaha Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
sebesar Rp18.747.934 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh meningkatnya beban harga pokok penjualan emas sebesar Rp9.825.682 juta
atau sebesar 128,22% secara yoy seiring dengan tingginya permintaan emas oleh masyarakat.
c. Beban Harga Pokok Penjualan Emas
Periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024.
Beban harga pokok penjualan emas Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 sebesar Rp40.050.672 juta
mengalami kenaikan sebesar Rp28.927.470 juta atau sebesar 260,06% dari beban harga pokok penjualan emas Perseroan untuk periode yang
berakhir pada tanggal 30 September 2024 sebesar Rp11.123.202 juta. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya permintaan emas oleh masyarakat
sehingga Perseroan meningkatkan pembelian persediaan bahan baku logam mulia serta diiringi peningkatan biaya produksi perhiasan dan
logam mulia.
7
Page 8
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
Beban harga pokok penjualan emas untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp17.488.885 juta, mengalami
kenaikan sebesar Rp9.825.682 juta atau sebesar 128,22% dari beban harga pokok penjualan emas Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp7.663.203 juta. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya permintaan emas oleh masyarakat sehingga
Perseroan meningkatkan pembelian persediaan bahan baku logam mulia serta diiringi peningkatan biaya produksi perhiasan dan logam mulia.
d. Beban Pegawai
Periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024.
Beban pegawai Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 sebesar Rp4.872.539 juta, mengalami kenaikan
sebesar Rp1.430.176 juta atau sebesar 41,55% dari beban pegawai Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024
sebesar Rp3.442.362 juta. Hal ini disebabkan terutama oleh kenaikan atas biaya kesejahteraan karyawan sebagai bentuk apresiasi pencapaian
kinerja, yang diberikan dalam bentuk tabungan emas dan mulia tabungan emas.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
Beban pegawai Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp5.175.704 juta, mengalami kenaikan
sebesar Rp542.932 juta atau sebesar 11,72% dari beban pegawai Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
sebesar Rp4.632.772 juta. Hal ini terutama disebabkan karena pada tahun 2024 terdapat tambahan biaya tunjangan karyawan atas kenaikan
UPNP pada tahun 2024.
e. Beban Bunga dan Bagi Hasil
Periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024.
Beban bunga dan bagi hasil Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 sebesar Rp3.347.814 juta mengalami
kenaikan sebesar Rp949.232 juta atau sebesar 39,57% dari beban bunga dan bagi hasil Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal
30 September 2024 sebesar Rp2.398.581 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh kenaikan peningkatan jumlah hutang pendanaan yang
dilakukan oleh Perseroan sehingga kewajiban atas beban bunga dan bagi hasil yang harus dibayarkan turut meningkat.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
Beban bunga dan bagi hasil Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp3.373.287 juta mengalami
kenaikan sebesar Rp947.176 juta atau sebesar 39,04% dari beban bunga dan bagi hasil Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 sebesar Rp2.426.111 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan jumlah utang dan penerbitan efek yang dilakukan
oleh Perseroan sehingga kewajiban atas beban bunga dan bagi hasil yang harus dibayarkan turut meningkat.
f. Beban Administrasi dan Umum
Periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024.
Beban administrasi dan umum Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 sebesar Rp4.104.789 juta mengalami
kenaikan sebesar Rp1.139.229 juta atau sebesar 38,42% dari beban administrasi dan umum Perseroan untuk periode yang berakhir pada
tanggal 30 September 2024 sebesar Rp2.965.560 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh adanya peningkatan biaya atas pegawai outsourcing
dan program penjualan, untuk mendukung kegiatan operasional Perseroan.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
Beban administrasi dan umum Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp4.114.089 juta,
mengalami kenaikan sebesar Rp410.576 juta atau sebesar 11,09% dari beban administrasi dan umum Perseroan untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp3.703.513 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh kenaikan biaya fee agen serta naiknya biaya
keagenan dan reward.
g. Pendapatan Lain-lain Bersih
Periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024.
Pendapatan lain-lain bersih Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 sebesar Rp129.754 juta, mengalami
peningkatan sebesar Rp100.689 juta atau sebesar 346,42% dari pendapatan lain-lain bersih Perseroan untuk periode yang berakhir pada
tanggal 30 September 2024 sebesar Rp29.065 juta. Hal ini terutama disebabkan karena pendapatan jasa giro dan pendapatan lainnya.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
Pendapatan lain-lain bersih Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp45.317 juta, mengalami
kenaikan sebesar Rp30.161 juta atau sebesar 199,00% dari pendapatan lain-lain bersih Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2023 sebesar Rp15.156 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh karena pengakuan pendapatan atas perhitungan aktuaris dan
keuntungan pengakuan nilai wajar aset titipan emas.
8
Page 9
h. Laba Bersih Periode/Tahun Berjalan
Periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024.
Laba bersih periode berjalan Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 sebesar Rp5.674.440 juta, mengalami
kenaikan sebesar Rp1.230.339 juta atau sebesar 27,68% dari laba bersih periode berjalan Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal
30 September 2024 sebesar Rp4.444.101 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh meningkatnya pendapatan Perseroan yang didukung oleh
kenaikan outstanding loan.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
Laba bersih Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp5.851.797 juta, mengalami kenaikan
sebesar Rp1.475.120 juta atau sebesar 33,70% dari laba bersih Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar
Rp4.376.677 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh meningkatknya aktivitas bisnis Perseroan.
i. Penghasilan Komprehensif Lain Periode/Tahun Berjalan
Periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024.
Penghasilan komprehensif lain periode berjalan Perseroan untuk periode yang berakhir pada 30 September 2025 yang berasal dari pos yang
tidak akan direklasifikasikan ke laba rugi adalah sebesar Rp158.601 juta, mengalami kenaikan sebesar Rp208.387 juta atau sebesa 418,57%
dari penghasilan komprehensif lain periode berjalan Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 sebesar
Rp(49.786) juta. Hal ini terutama disebabkan oleh dampak perhitungan aktuaria atas imbalan pasca kerja.
Penghasilan komprehensif lain periode berjalan Perseroan untuk periode yang berakhir pada 30 September 2025 yang berasal dari pos yang
akan direklasifikasikan ke laba rugi adalah sebesar Rp23.523 juta, mengalami kenaikan sebesar Rp23.301 juta atau sebesar 10.495,95% dari
penghasilan komprehensif lain periode berjalan Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 sebesar Rp222 juta.
Hal ini terutama disebabkan oleh adanya keuntungan yang belum direalisasi atas efek-efek yang diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
Penghasilan komprehensif lain tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 yang berasal dari pos yang tidak
akan direklasifikasikan ke laba rugi adalah sebesar Rp(97.147) juta, mengalami penurunan sebesar Rp62.074 juta atau sebesar 61,01% dari
penghasilan komprehensif lain tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp(159.221) juta.
Hal ini terutama disebabkan oleh dampak perhitungan aktuaria atas imbalan pasca kerja.
Penghasilan komprehensif lain tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 yang berasal dari pos
yang akan direklasifikasikan ke laba rugi adalah sebesar Rp(9.051) juta, mengalami penurunan sebesar Rp(9.051) juta atau sebesar 100,00%
dari penghasilan komprehensif lain tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp0. Hal ini
terutama disebabkan oleh adanya kerugian yang belum direalisasi atas efek-efek yang diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain.
j. Penghasilan Komprehensif Periode/Tahun Berjalan
Periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024.
Penghasilan komprehensif periode berjalan Perseroan untuk periode yang berakhir pada 30 September 2025 sebesar Rp5.856.564 juta,
mengalami kenaikan sebesar Rp1.462.027 juta atau sebesar 33,27% dari penghasilan komprehensif periode berjalan Perseroan untuk periode
yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 sebesar Rp4.394.537 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh dampak perhitungan aktuaris atas
imbalan pasca kerja.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
Penghasilan komprehensif tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp5.745.599
juta, mengalami kenaikan sebesar Rp1.528.143 juta atau sebesar 36,23% dari penghasilan komprehensif Perseroan untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp4.217.456 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh hasil perhitungan aktuaria oleh KKA independen
atas provisi imbalan pasca kerja pada tahun 2024.
ANALISIS LAPORAN POSISI KEUANGAN
Posisi tanggal 30 September 2025 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024.
Jumlah aset Perseroan pada tanggal 30 September 2025 sebesar Rp129.239.774 juta, meningkat sebesar Rp26.623.143 juta atau sebesar 25,94%
dibandingkan dengan jumlah aset Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp102.616.631 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh
pertumbuhan pinjaman yang diberikan - bersih sebesar Rp21.191.232 juta atau sebesar 25,94%.
Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023.
Jumlah aset Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp102.616.631 juta, meningkat sebesar Rp20.031.200 juta atau sebesar 24,26%
dibandingkan dengan jumlah aset Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp82.585.431 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh
pertumbuhan pinjaman yang diberikan - bersih sebesar Rp17.234.299 juta atau sebesar 26,74%.
9
Page 10
a. Pinjaman yang diberikan - bersih
Posisi tanggal 30 September 2025 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024.
Pinjaman yang diberikan - bersih Perseroan pada tanggal 30 September 2025 sebesar Rp102.881.828 juta, meningkat sebesar Rp21.191.232
juta atau sebesar 25,94% dibandingkan dengan pinjaman yang diberikan - bersih Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar
Rp81.690.595 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh meningkatnya aktivitas gadai yang dilakukan oleh Perseroan untuk memenuhi kebutuhan
pendanaan masyarakat yang didukung oleh kualitas piutang yang baik.
Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023.
Pinjaman yang diberikan - bersih Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp81.690.595 juta, meningkat sebesar Rp17.234.299
juta atau sebesar 26,74% dibandingkan dengan pinjaman yang diberikan - bersih Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar
Rp64.456.296 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh meningkatnya aktivitas gadai yang dilakukan oleh Perseroan untuk memenuhi kebutuhan
pendanaan masyarakat didukung dengan kualitas piutang yang baik.
b. Aset Tetap - bersih
Posisi tanggal 30 September 2025 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024.
Aset tetap - bersih Perseroan pada tanggal 30 September 2025 sebesar Rp13.014.245 juta, meningkat sebesar Rp364.103 juta atau sebesar
2,88% dibandingkan dengan aset tetap - bersih Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp12.650.143 juta. Hal ini disebabkan
Perseroaan melakukan revaluasi aset sehingga berdampak terutama pada naiknya nilai aset tetap tanah.
Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023.
Aset tetap - bersih Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp12.650.143 juta, meningkat sebesar Rp522.865 juta atau sebesar
4,31% dibandingkan dengan aset tetap - bersih Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp12.127.278 juta. Hal ini terutama
disebabkan oleh adanya penambahan belanja modal atas aset tetap berupa bangunan, inventaris serta kendaraan.
JUMLAH LIABILITAS
Posisi tanggal 30 September 2025 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024.
Jumlah liabilitas Perseroan pada tanggal 30 September 2025 sebesar Rp90.334.702 juta, meningkat sebesar Rp23.692.480.juta atau sebesar
35,55% dibandingkan dengan jumlah liabilitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp66.642.222 juta. Hal ini terutama disebabkan
peningkatan pinjaman perbankan dan penerbitan surat berharga yang digunakan sebagai modal kerja dan operasional Perseroan.
Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023.
Jumlah liabilitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp66.642.222 juta, meningkat sebesar Rp16.692.382 juta atau sebesar
33,42% dibandingkan dengan jumlah liabilitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp49.949.840 juta. Hal ini terutama disebabkan
oleh peningkatan pinjaman bank sebesar Rp17.988.133 juta atau 51,36% yang digunakan sebagai modal kerja Perseroan.
a. Pinjaman Bank
Posisi tanggal 30 September 2025 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024.
Pinjaman bank Perseroan pada tanggal 30 September 2025 sebesar Rp63.205.527 juta, meningkat sebesar Rp10.192.606 juta atau sebesar
19,23% dibandingkan dengan pinjaman bank Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp53.012.921 juta. Hal ini terutama
disebabkan oleh sebabkan oleh peningkatan kebutuhan modal kerja Perseroan seiring dengan meningkatnya aktivitas bisnis Perseroan berupa
penyaluran pinjaman yang diberikan.
Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023.
Pinjaman bank Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp53.012.921 juta, meningkat sebesar Rp17.988.133 juta atau sebesar
38,60% dibandingkan dengan pinjaman bank Perseroan untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2023 sebesar Rp25.270.571 juta. Hal
ini terutama disebabkan oleh peningkatan kebutuhan modal kerja Perseroan seiring dengan meningkatnya aktivitas bisnis Perseroan berupa
penyaluran pinjaman yang diberikan.
b. Surat Berharga yang Diterbitkan
Posisi tanggal 30 September 2025 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024.
Surat berharga yang diterbitkan Perseroan pada tanggal 30 September 2025 sebesar Rp13.904.516 juta, meningkat sebesar Rp7.365.320 juta
atau sebesar 112,63% dibandingkan dengan surat berharga yang diterbitkan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp6.539.196
juta. Hal ini terutama disebabkan oleh penerbitan surat berharga sebesar yang digunakan untuk modal kerja Perseroan.
Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023.
Surat berharga yang diterbitkan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp6.539.196 juta, menurun sebesar Rp1.658.808 juta
atau sebesar 20,23% dibandingkan dengan surat berharga yang diterbitkan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp8.198.004
juta. Hal ini terutama disebabkan oleh adanya pelunasan obligasi yang jatuh tempo.
10
Page 11
JUMLAH EKUITAS
Posisi tanggal 30 September 2025 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2024.
Jumlah ekuitas Perseroan pada tanggal 30 September 2025 sebesar Rp38.905.072 juta meningkat sebesar Rp2.930.663 juta atau sebesar 8,15%
dibandingkan dengan jumlah ekuitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 024 sebesar Rp35.974.409 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh
penambahan saldo laba tahun berjalan dan saldo laba yang telah dicadangkan yang tidak dibayarkan sebagai dividen.
Posisi tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023.
Jumlah ekuitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp35.974.409 juta, meningkat sebesar Rp3.338.818 juta atau sebesar 10,23%
dibandingkan dengan jumlah ekuitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp32.635.591 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh
penambahan saldo laba tahun berjalan dan saldo laba yang telah dicadangkan yang tidak dibayarkan sebagai dividen.
ANALISIS LAPORAN ARUS KAS
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024.
Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 adalah sebesar Rp(12.477.836)
juta, menurun sebesar Rp1.419.522 juta atau sebesar 12,84% jika dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024
sebesar Rp(11.058.314) juta. Penurunan arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi sebagian besar disebabkan oleh kenaikan
penyaluran pinjaman yang diberikan sebesar Rp78.330.932 juta atau sebesar 42,84% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun
sebelumnya seiring dengan meningkatnya aktivitas bisnis Perseroan.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
Kas bersih yang diperoleh untuk aktivitas operasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar (Rp11.962.900) juta,
menurun sebesar Rp7.662.850 juta atau sebesar 178,20% jika dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar
(Rp4.300.050) juta. Penurunan arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi sebagian besar disebabkan oleh kenaikan penyaluran
pinjaman yang diberikan sebesar (Rp46.914.726) juta atau sebesar 22,87% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya
seiring dengan meningkatnya aktivitas bisnis Perseroan.
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024.
Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 adalah sebesar Rp(1.318.470)
juta, meningkat sebesar Rp218.762 juta atau sebesar 14,23% jika dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024
sebesar Rp(1.537.232) juta. Peningkatan arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi tersebut disebabkan oleh strategi penempatan
pendanaan pada efek-efek untuk kegiatan investasi Perseroan.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar (Rp1.814.125) juta,
menurun sebesar Rp690.896 juta atau sebesar 61,51% jika dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar
(Rp1.123.229) juta. Penurunan arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi tersebut disebabkan oleh adanya pembelian efek-efek
sebesar Rp875.000 juta.
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024.
Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 adalah sebesar Rp14.623.077
juta, meningkat sebesar Rp1.577.037 juta atau 12,09% jika dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 30 Semptember 2024 sebesar
Rp13.046.040 juta. Peningkatan arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan tersebut disebabkan oleh peningkatan pinjaman dan
penerbitan surat berharga yang diterbitkan, yang digunakan sebagai modal kerja Perseroan.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
Kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp13.889.896 juta,
meningkat sebesar Rp8.581.736 juta atau 161,67% jika dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar
Rp5.308.160 juta. Peningkatan arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan tersebut disebabkan oleh adanya pengeluaran kas untuk
angsuran pinjaman bank sebesar Rp14.440.347 juta atau 4,91% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya seiring
dengan meningkatnya aktivitas bisnis Perseroan.
Tenor Usaha Gadai sebagai penyalur kredit terbesar Perseroan dikategorikan sebagai kredit jangka pendek. Hal ini mengakibatkan transaksi keluar-
masuk kas menjadi lebih tinggi dibandingkan outstandingnya.
Terjadi peningkatan penerimaan arus kas yang tinggi pada waktu-waktu tertentu seperti menjelang hari raya Idul Fitri Lebaran dan Natal.
Perseroan membagi sumber likuiditas menjadi likuiditas internal dan eksternal. Sumber internal likuiditas Perseroan adalah kas dan setara kas,
sedangkan sumber eksternal likuiditas Perseroan adalah pinjaman bank, Obligasi, dan pinjaman dari pemerintah. Dalam memenuhi kewajiban yang
jatuh tempo, Perseroan terutama mengandalkan likuiditas internal dan pinjaman bank.
Sumber likuiditas yang material yang belum digunakan secara penuh oleh Perseroan adalah sisa plafon Pinjaman Bank.
11
Page 12
Perseroan dan Perusahaan Anak tidak memiliki kecenderungan yang diketahui, permintaan, perikatan atau komitmen, kejadian dan/atau
ketidakpastian yang mungkin mengakibatkan terjadinya peningkatan atau penurunan yang material terhadap likuiditas Perseroan. Perseroan
memiliki modal kerja yang cukup.
ANALISIS RASIO KEUANGAN
a. Imbal Hasil Aset
30
30 September 31 Desember 31 Desember
Keterangan September
2025* 2024 2023
2024*
Imbal Hasil Aset (ROA) 6,42% 6,47% 6,21% 5,60%
Rasio laba (rugi) tahun berjalan terhadap total aset 4,39% 4,43% 5,70% 5,30%
*Tidak Diaudit
Rasio Return on Asset (ROA) Perseroan pada tanggal 30 September 2025 dan 30 September 2024, masing-masing sebesar6,42% dan 6,42%.
Penurunan ini terutama disebabkan oleh kenaikan total aset Perseroan, seiring dengan strategi ekspansi dan pengembangan bisnis yang dijalankan
selama periode berjalan. Perseroan menilai rasio ROA per 30 September 2025 sebesar 6,42%%, relatif stabil dikarenakan peningkatan Laba
bersih dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini sebagai cerminan dari strategi penguatan fundamental dan ekspansi bisnis Perseroan .
Rasio laba (rugi) tahun berjalan terhadap total aset Perseroan pada tanggal 30 September 2025 dan 30 September 2024 masing-masing sebesar
4,39% dan 4,43%. Penurunan ini terutama disebabkan oleh kenaikan total aset Perseroan, seiring dengan strategi ekspansi dan pengembangan
bisnis yang dijalankan selama periode berjalan. Perseroan menilai rasio laba (rugi) tahun berjalan terhadap total aset Perseroan per 30 September
2025 sebesar 4,39%, relatif stabil dikarenakan peningkatan Laba bersih dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini sebagai cerminan dari strategi
penguatan fundamental dan ekspansi bisnis Perseroan.
b. Imbal Hasil Ekuitas
30 September 30 September 31 Desember 31 Desember
Keterangan
2025* 2024* 2024 2023
Return on Equity (ROE) 20,06% 17,72% 17,23% 14,33%
Rasio laba (rugi) tahun berjalan terhadap total ekuitas 14,59% 12,84% 16,27% 13,41%
*Tidak Diaudit
Rasio Return on Equity (ROE) Perseroan pada tanggal 30 September 2025 dan 30 September 2024, masing-masing sebesar 20,06% dan 17,72%.
Peningkatan rasio Return on Equity (ROE) Perseroan terutama disebabkan oleh kenaikan laba bersih sebesar 27,68%, yang mencerminkan
kemampuan Perseroan dalam mengoptimalkan ekuitas pemegang saham untuk menghasilkan laba secara lebih efisien.
Rasio laba (rugi) tahun berjalan terhadap total ekuitas Perseroan pada tanggal 30 September 2025 dan 30 September 2024,, masing-masing
sebesar 14,59% dan 12,84%. Peningkatan rasio Return on Equity (ROE) Perseroan terutama disebabkan oleh kenaikan laba bersih sebesar 27,68%,
yang mencerminkan kemampuan Perseroan dalam mengoptimalkan ekuitas pemegang saham untuk menghasilkan laba secara lebih efisien.
c. Solvabilitas
30 September 30 September 31 Desember 31 Desember
Keterangan
2025* 2024* 2024 2023
Rasio Utang Terhadap Ekuitas (DER) (x) 2,32x 1,90x 1,85x 1,53x
*Tidak Diaudit
Solvabilitas menunjukkan kemampuan Perseroan dalam membayar liabilitas-liabilitasnya, yaitu rasio liabilitas terhadap ekuitas (debt to equity ratio),
yang dihitung dengan cara membandingkan jumlah liabilitas dengan jumlah ekuitas.
Rasio Utang Terhadap Ekuitas (Debt to Equity Ratio) Perseroan pada tanggal 30 September 2025 dan 30 September 2024 masing-masing sebesar
2,32 kali, dan 1,90 kali. Kenaikan Utang Terhadap Ekuitas (Debt to Equity Ratio) Perseroan terutama disebabkan oleh naiknya nilai liabilitas.
Peningkatan liabilitas terutama disebabkan oleh naiknya hutang pendanaan yang digunakan untuk penyaluran pinjaman kepada nasabah, dimana
nilai Outstanding Loan meningkat sebesar 29,39% yoy sehingga hal ini mempengaruhi kenaikan rasio Solvabilitas.
Keterangan lebih lanjut diuraikan pada Bab VI Informasi Tambahan tentang Analisa dan Pembahasan Manajemen.
KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN KEUANGAN
Perseroan menyatakan bahwa tidak terdapat kejadian penting yang memiliki dampak material terhadap kondisi keuangan dan hasil usaha Perseroan
yang perlu diungkapkan setelah tanggal Laporan Keuangan Konsolidasian untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September
2025.
12
Page 13
KETERANGAN TAMBAHAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA
DAN KECENDERUNGAN PROSPEK USAHA
Pengawasan Dan Pengurusan Perseroan
Sampai dengan Informasi Tambahan ini diterbitkan, susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Antok Mukti Putranto*)
Komisaris merangkap sebagai Plt. Komisaris Utama : Sudarto
Komisaris : Loto Srinaita Ginting
Komisaris : Syafa’at Perdana
Komisaris : Umiyatun Hayati Triastuti
Komisaris Independen : Kukrit Suryo Wicaksono
Komisaris Independen : Trimedya Panjaitan
Komisaris Independen : Martina
Direksi
Direktur Utama : Damar Latri Setiawan
Wakil Direktur Utama : Budi Wahju Soesilo
Direktur Jaringan dan Operasi : Eka Pebriansyah
Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis : Ferdian Timur Satyagraha
Direktur Manajemen Risiko, Legal, dan Kepatuhan : Ismail Ilyas
Direktur Human Capital : Tribuana Tunggadewi
Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk : Selfie Dewiyanti
Direktur Teknologi Informasi dan Digital : Yos Iman Jaya Dappu
*) Belum memperoleh penilaian kemampuan dan kepatutan sebagaimana disyaratkan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 27/POJK.03/2016 tentang
Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan (“POJK No. 27/2016”) dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.
39/SEOJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bagi Calon Pemegang Saham Pengendali, Calon Anggota Direksi dan Calon Anggota
Dewan Komisaris Bank (“SEOJK No.39/2016”).
Keterangan lebih lanjut diuraikan pada Bab VIII Informasi Tambahan tentang Keterangan Tambahan tentang Perseroan, Kegiatan Usaha, dan
Kecenderungan Prospek Usaha.
TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI DAN SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL
PEMBAYARAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI DAN SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL
Setelah menerima pemberitahuan hasil penjatahan Obligasi dan Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial, Pemesan harus segera melaksanakan
pembayaran yang dapat dilakukan secara tunai atau transfer yang ditujukan kepada Penjamin Emisi Obligasi dan Sukuk Mudharabah Berwawasan
Sosial yaitu PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT CIMB Niaga Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia,
PT Indo Premier Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas, selambat-lambatnya pada tanggal 12 November 2025 (in good funds), kecuali Penjamin Emisi
Obligasi dan/atau Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial yang juga merupakan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Sukuk Mudharabah
Berwawasan Sosial dapat melakukan pembayaran selambat-lambatnya pada Tanggal Emisi yang ditujukan pada rekening di bawah ini:
Rekening Obligasi
PT BCA Sekuritas PT BNI Sekuritas PT BRI Danareksa Sekuritas
BCA Bank BNI Bank BRI
Cabang: KCK Cabang: Mega Kuningan Cabang: Bursa Efek Jakarta
No. Rekening: 2050086545 No. Rekening: 899-999-8875 No. Rekening: 0671.01.000680.30.4
Atas Nama: PT BCA Sekuritas Atas Nama: PT BNI Sekuritas Atas Nama: PT BRI Danareksa Sekuritas
PT CIMB Niaga Sekuritas PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia PT Indo Premier Sekuritas
Bank CIMB Niaga PT Bank DBS Indonesia Bank Permata
Cabang: Graha CIMB Niaga Cabang: Jakarta Mega Kuningan Cabang: Sudirman Jakarta
No. Rekening: 8001 6344 2600 No. Rekening: 3320067704 No. Rekening: 0701392302
Atas Nama: PT CIMB Niaga Sekuritas Atas Nama: PT DBS Vickers Sekuritas Atas Nama: PT Indo Premier Sekuritas
Indonesia
PT Mandiri Sekuritas
Bank Mandiri
Cabang: Jakarta Sudirman
No. Rekening: 1020005566028
Atas Nama: PT Mandiri Sekuritas
13
Page 14
Rekening Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial
PT BCA Sekuritas PT BNI Sekuritas PT BRI Danareksa Sekuritas
BCA Syariah Bank Syariah Indonesia Bank Muamalat
Cabang: Jatinegara Cabang: JPU Cabang: Sudirman
No. Rekening: 0010472330 No. Rekening: 449-317-429 No. Rekening: 301-0070250
Atas Nama: PT BCA Sekuritas Atas Nama: PT BNI Sekuritas Atas Nama: PT BRI Danareksa Sekuritas
PT CIMB Niaga Sekuritas PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia PT Indo Premier Sekuritas
Bank CIMB Niaga PT Bank Maybank Syariah Indonesia Bank Permata Syariah
Cabang Graha CIMB Niaga Cabang: Jatinegara Cabang: Sudirman Jakarta
No. Rekening: 8600.0829.8400 No. Rekening: 2700005359 No. Rekening: 0701575830
Atas Nama: PT CIMB Niaga Atas Nama: PT DBS Vickers Sekuritas Atas Nama: PT Indo Premier Sekuritas
Sekuritas Indonesia
PT Mandiri Sekuritas
Bank Permata Syariah
Cabang: Arteri Pondok Indah Jakarta
No. Rekening: 00971134003
Atas Nama: PT Mandiri Sekuritas
Semua biaya atau provisi bank ataupun biaya transfer merupakan beban Pemesan. Pemesanan akan dibatalkan jika persyaratan pembayaran
tidak dipenuhi.
Selanjutnya, setelah dana telah diterima oleh Penjamin Emisi Obligasi dan Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial, maka Penjamin Emisi Obligasi
dan Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial, melalui Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial wajib
mentransfer dana Penawaran Umum Obligasi dan Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial kepada Perseroan pada Tanggal Pembayaran sesuai
Tanggal Emisi yaitu pada tanggal 13 November 2025 pada Rekening Perseroan, sebagai berikut:
Obligasi Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Cabang: KC Kramat Raya Cabang: KC Kementerian BUMN
No. Rekening: 033501000095305 No. Rekening: 1029491767
Atas Nama: PT Pegadaian Atas Nama: PT Pegadaian
PENYEBARLUASAN INFORMASI TAMBAHAN DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN
OBLIGASI DAN SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL
Informasi Tambahan dan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi dan Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial dapat diperoleh pada kantor Penjamin Pelaksana
Emisi Obligasi dan Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial pada tanggal 6 – 10 November 2025 pukul 09.00 – 16.00 WIB sebagai berikut:
PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN SUKUK MUDHARABAH BERWAWASAN SOSIAL
PT BCA Sekuritas PT BNI Sekuritas PT BRI Danareksa Sekuritas
Menara BCA - Grand Indonesia, 41st Floor Sudirman Plaza, Indofood Tower, Lt. 16 Gedung BRI II, Lt. 23
Jl. M.H. Thamrin No. 1 Jl. Jend. Sudirman Kav. 76-78 Jl. Jend. Sudirman Kav. 44 – 46
Jakarta 10310 Jakarta 12910 Jakarta 10210
Tel. (021) 23587222 Tel. (021) 2554 3946 Tel. (021) 5091 4100
Faks. (021) 23587300, 23587250 Faks. - Faks. (021) 252 0990
e-mail: dcm@bcasekuritas.co.id e-mail: dcm@bnisekuritas.co.id e-mail: debtcapitalmarket@brids.co.id
PT CIMB Niaga Sekuritas PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia PT Indo Premier Sekuritas
Graha CIMB Niaga Lantai 25 DBS Bank Tower, Ciputra World 1, Lt. 32 Gedung Pacific Century Place, Lt. 16
Jl. Jend. Sudirman Kav. 58 Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5 Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53 SCBD Lot 10
Jakarta 12190 Jakarta 12940 Jakarta Selatan 12190
Tel. (021) 50847847 Telp. (021) 3003 4945 Tel. (021) 50887168
Faks. - Faks. (021) 3003 4944 Faks. (021) 50887167
e-mail: jk.dcmproject@cimbniaga-ibk.co.id e-mail: corporate.finance@dbs.com e-mail: fixed.income@ipc.co.id
PT Mandiri Sekuritas
Menara Mandiri I, Lt. 24-25
Jl. Jend. Sudirman Kav. 54-55
Jakarta 12190
Tel. (021) 526 3445
Faks. (021) 527 5701
e-mail: Divisi-FI@mandirisek.co.id
SETIAP CALON INVESTOR DIHIMBAU UNTUK MEMBACA KETERANGAN LEBIH LANJUT
MENGENAI PENAWARAN UMUM INI MELALUI INFORMASI YANG TERJADI DALAM
BUKU INFORMASI TAMBAHAN
14
Names mentioned 74 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT PEGADAIAN Kegiatan Usaha Utama Pergadaian Konvensional
p.1
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.1 ×3
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia. Obligasi
p.1
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia. Sukuk Mudharabah Berwawasan
p.1
unresolved
org
PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA
p.1
unresolved
org
PT BURSA EFEK INDONESIA PENAWARAN OBLIGASI DAN SUKUK
p.1
unresolved
org
PT BRI Danareksa Sekuritas
p.1 ×4
unresolved
org
PT CIMB Niaga Sekuritas
p.1 ×6
unresolved
org
PT DBS Vickers Sekuritas
p.1 ×3
unresolved
org
PT Indo Premier Sekuritas
p.1 ×2
unresolved
org
PT ERM Indonesia
p.2 ×2
unresolved
org
Young Global Limited
p.3 ×2
unresolved
org
Bank BRI
p.5
unresolved
org
Bank BNI Covenant
p.5
unresolved
org
Bank BCA Penarikan
p.5
unresolved
org
Bank BSI
p.5
unresolved
person
Adi Triharso
p.6 ×2
unresolved
org
Bank Muamalat
p.6
unresolved
org
Bank UOB
p.6
unresolved
person
Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito
p.6 ×2
unresolved
person
Syafa’at Perdana
p.13
unresolved
—
Ismail Ily
· Direktur
p.13
unresolved
org
PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia
p.13 ×4
unresolved
org
PT BRI Danareksa Sekuritas BCA
p.13
unresolved
org
Bank BRI Cabang
p.13
unresolved
org
PT Indo Premier Sekuritas Bank CIMB Niaga
p.13 ×2
unresolved
org
Bank Permata Cabang
p.13
unresolved
org
PT Indo Premier Sekuritas Indonesia
p.13
unresolved
org
PT Mandiri Sekuritas Bank Mandiri Cabang
p.13
unresolved
org
PT BRI Danareksa Sekuritas BCA Syariah
p.14
unresolved
org
Bank Muamalat Cabang
p.14
unresolved
org
PT Bank Maybank Syariah Indonesia
p.14
unresolved
org
Bank Permata Syariah Cabang Graha CIMB Niaga
p.14
unresolved
org
PT CIMB Niaga
p.14
unresolved
org
PT Indo Premier Sekuritas Sekuritas
p.14
unresolved
org
PT Mandiri Sekuritas Bank Permata Syariah Cabang
p.14
unresolved
org
PT Mandiri Sekuritas Semua
p.14
unresolved
org
Kementerian BUMN No. Rekening
p.14
unresolved
org
PT Pegadaian PENYEBARLUASAN INFORMASI TAMBAHAN DAN FORMULIR PEMESANAN
p.14
unresolved
org
PT BRI Danareksa Sekuritas Menara BCA
p.14
unresolved
person
H. Thamrin
p.14
unresolved
org
PT Indo Premier Sekuritas Graha CIMB Niaga
p.14
unresolved
org
PT Mandiri Sekuritas Menara Mandiri I
p.14
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.