Skip to content
Back to announcement

20251105_SMKM_Laporan Informasi dan Fakta Material_31982758_lamp2.pdf

Other Text extracted SMKM

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 4

Page 1
                         PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                             (“SMKM” atau “Perseroan”)


Untuk Disiarkan Segera

PRESS RELEASE

  SMKM akan mengakuisisi Bisnis Aquaculture yang Berkantor Pusat di Singapura
             setelah Penawaran Tender Wajib oleh Lim Shrimp Org

Pengendali saham baru akan melaksanakan Penawaran Tender Wajib dan mengakuisisi
bisnis baru melalui Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
(“PMHMETD”) dan akan dilaksanakan setelah memperoleh persetujuan pemegang saham
dan regulator.

JAKARTA, 5 November 2025 - PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (“SMKM” atau
“Perseroan”), perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (“BEI”), menyampaikan
perkembangan terbaru terkait proses perubahan pengendali Perseroan sebagaimana telah
diumumkan pada situs resmi BEI pada tanggal 27 Oktober 2025. PT Vina Nauli Jordania
selaku pemegang saham pengendali dan mayoritas sebelumnya telah menyelesaikan
penjualan sebanyak 313.250.000 saham Perseroan (“Saham Yang Dijual”), yang mewakili
25,00% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan kepada Lim Shrimp Org
Pte. Ltd. (“LSO”), suatu perseroan terbatas yang berkedudukan di Singapura dan bergerak di
bidang usaha aquaculture, termasuk pengembangan dan pembangunan fasilitas aquaculture
milik pihak ketiga maupun milik sendiri beserta pengoperasian dan pengelolaannya. Dengan
selesainya transaksi tersebut, LSO menjadi pemegang saham pengendali dan mayoritas
Perseroan yang baru.

Akuisisi atas Saham yang Dijual merupakan bagian dari transaksi sebagaimana diatur dalam
Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham Bersyarat (“CSPA”) yang telah ditandatangani antara
PT Vina Nauli Jordania dan LSO pada tanggal 10 Oktober 2025. Berdasarkan CSPA tersebut,
LSO berencana untuk mengakuisisi hingga 450.000.000 saham SMKM, yang setara dengan
35,91% dari seluruh modal saham Perseroan, melalui dua tahap. Dengan terselesaikannya
penjualan dan pembelian atas Saham yang Dijual, maka tahap pertama dari transaksi
sebagaimana diatur dalam CSPA telah diselesaikan. Sementara itu, penjualan dan pembelian
tahap kedua, yang mencakup sebanyak-banyaknya 136.750.000 saham atau sekitar 10,91%
dari modal saham Perseroan, masih bersifat bersyarat, antara lain terhadap selesainya
pelaksanaan Penawaran Tender Wajib serta pemenuhan persyaratan pendahuluan lainnya
sebagaimana diatur dalam CSPA. Penyelesaian atas tahap kedua transaksi tersebut
diharapkan dapat dilakukan sebelum, namun tidak lebih dari, 30 Juni 2026, kecuali terdapat
perpanjangan berdasarkan kesepakatan antara PT Vina Nauli Jordania dan LSO.
                                         1 dari 4
Page 2
Sebagai pemegang saham mayoritas dan pengendali baru Perseroan, LSO akan
melaksanakan Penawaran Tender Wajib (“MTO”) sesuai dengan ketentuan dan tata cara
yang diatur dalam Peraturan OJK No. 9/POJK.04/2018 tentang Penawaran Tender Wajib.
Setelah proses MTO selesai dilaksanakan, SMKM akan memulai proses pembaruan struktur
manajemen, melakukan akuisisi atas bisnis yang saat ini dimiliki oleh LSO melalui mekanisme
PMHMETD, serta melakukan pemisahan atas kegiatan usaha yang saat ini dimiliki oleh
SMKM. Seluruh aksi korporasi tersebut, termasuk permohonan persetujuan pemegang
saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang akan diselenggarakan, akan
dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di
Indonesia.

Melalui akuisisi atas bisnis milik LSO, SMKM akan bertransformasi menjadi perusahaan
aquaculture regional, dengan aset dan kehadiran bisnis aquaculture yang tersebar di
Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Pasca akuisisi, LSO berencana untuk memanfaatkan
platform SMKM sebagai sarana untuk penggalangan dana, serta mengoptimalkan keahlian
LSO di bidang aquaculture dan komersial guna melaksanakan berbagai inisiatif untuk
meningkatkan produktivitas tambak dan memperluas kapasitas pengolahan udang. Selain itu,
LSO juga akan mengembangkan pipeline target akuisisi potensial sebagai bagian dari strategi
integrasi vertical dan horizontal untuk memperkuat posisi bisnis Perseroan di tingkat regional.

Dengan memperkuat kemampuan pengolahan hilir (downstream processing), LSO berfokus
untuk meningkatkan porsi ekspor langsung ke pasar internasional guna mengoptimalkan
perolehan margin, serta secara bertahap memperluas kegiatan usaha ke bidang impor dan
distribusi produk perikanan di pasar-pasar strategis. Dalam upaya peningkatan produktivitas
tambak, LSO juga telah mengembangkan aplikasi seluler yang berfungsi untuk memperkuat
sistem pemantauan, sehingga dapat meningkatkan tingkat kelangsungan hidup (survival rate)
dan mendorong penerapan budidaya perikanan dengan intensitas lebih tinggi pada tambak
tradisional.

Indonesia merupakan salah satu produsen utama budidaya perikanan di dunia. Berdasarkan
data dari Food and Agriculture Organization of the United Nations (“FAO”), Indonesia
memproduksi sekitar 15,36 juta ton hidup hasil budidaya perikanan dan menyumbang sekitar
11% dari total produksi global pada tahun 2023.1 Upaya yang dilakukan oleh LSO diharapkan
dapat meningkatkan daya saing Indonesia dalam pasar aquaculture global. Dalam industri
budidaya udang, LSO memperkirakan bahwa peningkatan tingkat kelangsungan hidup
(survival rate) dari kurang dari 50% menjadi 70–80% pada tambak berintensitas rendah dapat
meningkatkan produksi udang global hingga sekitar 12%. Berdasarkan estimasi FAO
terhadap ukuran pasar global sebesar US$60 miliar, peningkatan tingkat kelangsungan hidup



1
  FAO. 2025. FishStat: Global production by production source 1950-2023. [Accessed on 28 March 2025]. In:
FishStatJ. Available at www.fao.org/fishery/en/statistics/software/fishstatj. Licence: CC-BY-4.0.

                                                2 dari 4
Page 3
tersebut dapat menghemat hingga sekitar US$7,2 miliar dari potensi kehilangan produksi
setiap tahunnya di industri tersebut.2

LSO saat ini sedang melakukan restrukturisasi internal dalam rangka pelaksanaan akuisisi ini
serta untuk memenuhi ketentuan pasar modal dan peraturan yang berlaku di Indonesia.
Setelah akuisisi selesai, LSO akan memiliki dan mengoperasikan lebih dari 800.000 meter
persegi tambak udang yang tersebar di Indonesia dan Malaysia, dengan total 40 kolam
budidaya yang telah beroperasi, serta berencana untuk menambah lebih dari 50 kolam baru
di area tambak yang telah ada guna meningkatkan kapasitas produksi menjadi lebih dari 3.500
ton udang per tahun. Kapasitas pengolahan udang juga akan ditingkatkan dari sekitar 1.200
ton per tahun menjadi lebih dari 5.000 ton per tahun pada tahap awal ekspansi. Selain itu,
LSO juga sedang mengembangkan usaha budidaya teripang laut (sea cucumber) di Pulau
Palau, kawasan Pasifik, dengan kapasitas produksi sekitar 1 ton berat kering pada Tahap 1
seluas 10.000 meter persegi (1 hektar). LSO memiliki opsi untuk memperluas area tambak
tersebut hingga sekitar 50 hektar, dan seluruh kegiatan pengembangan ini akan dilaksanakan
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Keterangan lebih lanjut akan diumumkan pada waktunya. Akuisisi atas bisnis milik LSO
diharapkan dapat diselesaikan pada kuartal I atau kuartal II tahun 2026, atau pada waktu lain
yang akan diumumkan kemudian. Sebelum penambahan lini usaha baru tersebut, SMKM
akan tetap beroperasi secara normal dan melanjutkan kegiatan usaha yang sedang berjalan
saat ini.

Bapak Budi Aris, Direktur Utama SMKM, menyampaikan, “Kami menyambut baik langkah
strategis ini bersama LSO sebagai bagian dari perjalanan transformasi untuk meningkatkan
dan mengembangkan nilai tambah sektor aquaculture Indonesia yang memiliki potensi besar
melalui investasi strategis dan integrasi rantai pasok. Selama masa transisi ini, kami akan
terus memberikan dukungan kepada Perseroan dan LSO agar seluruh proses dapat berjalan
dengan lancar dan terarah.”

                                     *Akhir dari Siaran Pers*




2
  FAO. Globe Fish | Quarterly Shrimp Analysis – June 2024 https://openknowledge.fao.org/items/25673423-
6fc2-4664-8525-fb371fe8d607
                                               3 dari 4
Page 4
Tentang Lim Shrimp Org. Pte. Ltd.

LSO menyediakan teknologi aquaculture dan maricultural berkelanjutan berbasis teknologi
tinggi, serta hak kekayaan intelektual (intellectual property) di bidang sumber daya air dan
protein hewani untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di
seluruh dunia. Dengan lebih dari 40 tahun pengalaman dalam industri aquaculture di bawah
kepemilikan keluarga pendirinya, LSO telah menyelesaikan lebih dari 40 proyek bagi klien
pemerintah maupun swasta di 20 negara.

Tentang PT Sumber Mas Konstruksi Tbk

PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (“SMKM”) merupakan perusahaan kontraktor umum dan
desain interior yang berlandaskan pada integritas, keunggulan, dan kepemimpinan visioner,
serta telah berperan aktif dalam pembangunan Indonesia selama lebih dari dua dekade.
Perseroan didirikan pada 4 Februari 1981 dan mulai menyediakan layanan konstruksi jalan
dan jalur air sejak tahun 1982, hingga pada tahun 2017 memperluas usahanya ke bidang
konstruksi umum dan jasa desain interior, yang terus dijalankan hingga saat ini. Kegiatan
konstruksi umum yang dijalankan oleh Perseroan mencakup pembangunan jalan, jembatan,
gedung dan perumahan, serta pembangunan infrastruktur telekomunikasi. Pelanggan
Perseroan meliputi perusahaan swasta besar, instansi pemerintah, dan badan usaha milik
negara (BUMN).

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi https://www.konstruksimas.co.id/.

Media & Investor Contacts:
Tel: +6221-828-50095
Fax +6221-837-07143
Fax: +65 6668 1997
Email: corsec@konstruksimas.co.id




                                          4 dari 4

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.24 MB
Published5 Nov 2025
Pages4
Characters9,713
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk p.1 ×11
linked org Lim Shrimp Org Pte. Ltd. p.1 ×3
linked person Budi Aris p.3
possible org Bursa Efek Indonesia p.1
possible org PT Vina Nauli Jordania p.1 ×5
unresolved org Tentang Lim Shrimp Org. Pte. Ltd. p.4

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result