Back to announcement
20251104_APIA_Penyampaian Bukti Iklan_31981947_lamp2.pdf
Other Text extracted APIASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
Bursa Kontan Selasa, 4 November 2025
Daya Beli Lesu, Emiten
Proyeksi IHSG
Penguatan Berpotensi Lanjut
Ritel Tumbuh Moderat
JAKARTA. Indeks Harga Saham Ga- Sedangkan saham sektor properti
bungan (IHSG) parkir di zona hijau mencatatkan koreksi terbesar 2,83%.
pada perdagangan Senin (3/11). Kema- Herditya memproyeksikan, IHSG
rin, IHSG ditutup menguat 111,20 poin masih berpeluang menguat dengan
atau 1,36% ke 8.275,08. Sebanyak 353 support di 8.243 dan resistance di
saham naik, 291 saham turun dan 169 8.292 pada perdagangan Selasa (4/11).
saham stagnan. Laju IHSG hari ini masih akan dipe-
Analis MNC Sekuritas Herditya Wi- ngaruhi oleh rilis kinerja emiten dan Berharap ada pemulihan daya beli agar bisa memperbaiki kinerja
caksana melihat, kenaikan IHSG pada rilis data manufaktur AS.
perdagangan kemarin sejalan dengan Secara teknikal, Alrich melihat, ada
performa mayoritas bursa global. penyempitan slope negative MACD Rashif Usman
"Rilis data inflasi Indonesia per Ok- IHSG dan berpotensi terjadi golden
tober 2025 yang naik ke 2,86% dan ne- cross. Sementara Stochastic RSI me-
raca perdagangan Indonesia yang ma- lanjutkan kenaikan di area pivot. Dus, JAKARTA. Mayoritas penjualan
sih surplus di US$4,34 miliar juga me- pada hari ini, IHSG diproyeksi mampu emiten ritel hanya mampu tum-
warnai pergerakan IHSG kemarin," bertahan di atas level MA5 dan MA20. buh single digit pada periode Ja-
ujarnya kepada Kontan, Senin (3/11). Indikator A/D juga mengindikasikan nuari hingga September 2025.
Indeks PMI manufacturing Indone- terjadinya akumulasi. "Hari ini IHSG Tekanan daya beli terutama seg-
sia juga tercatat meningkat pada level berpotensi melanjutkan kenaikan men menengah ke bawah masih
51.2 di Oktober 2025, dari 50.4 di Sep- menguji level 8.300-8.350," katanya membatasi pertumbuhan kinerja
tember 2025, kenaikan selama tiga Alrich menyarankan investor untuk emiten sektor ini.
bulan berturut-turut. Hal ini didukung memerhatikan saham ASII, PTRO, Hingga 30 September 2025,
kenaikan pesanan baru yang mendo- ELSA, AKRA dan SCMA untuk perda- penjualan PT Aspirasi Hidup In-
rong produksi yang stabil, di samping gangan Selasa besok. donesia Tbk (ACES) hanya naik
adanya pertumbuhan pembelian dan Sedangkan Herditya menyarankan tipis 1,69% year on year (yoy)
terbukanya lapangan kerja dengan investor mencermati saham CDIA menjadi Rp 6,33 triliun. Sedang-
laju tercepat sejak Mei 2025. dengan target harga di kisaran kan PT Sumber Alfaria Trijaya
Equity Research Analyst Phintraco Rp 1.915-Rp 2.100, INKP Rp 7.800 Tbk (AMRT) tumbuh 7,09% yoy
Sekuritas Alrich, Paskalis Tambolang hingga Rp 8.200 dan KLBF di rentang menjadi Rp 94,47 triliun.
menimpalin, saham sektor consumer Rp 1.310-Rp 1.395 per saham. Hanya PT MAP Aktif Adiperka- KONTAN/Muradi
cyclical mencatat kenaikan tertinggi sa Tbk (MAPA) yang berhasil MAPA berhasil mencatatkan pertumbuhan penjualan dua digit, dalam melakukan penjaminan.
2,18% pada penutupan pasar kemarin. Pulina Nityakanti mencatatkan pertumbuhan pen-
jualan dua digit, yakni sebesar
12,28% menjadi Rp 13,94 triliun.
Hot Money di Saham Sementara itu, penjualan PT Ra- emiten seperti ACES dan MAPA. batan ini menandakan lemahnya fiskal lainnya yang berfokus pada
Top Losers Top Gainers
Tanggal Net Buy Net Sell mayana Lestari Sentosa Tbk Senada, Financial Expert konsumsi rumah tangga akibat penciptaan lapangan kerja. Sti-
RISE -14,97% KICI 34,72% 28-10-2025 - 1.370,69 (RALS) dan PT Matahari Depart- Ajaib Sekuritas, Ratih Mustiko- iklim suku bunga tinggi, serta mulus ini membantu menambah
29-10-2025 3.786,48 -- ment Store Tbk (LPPF) justru ningsih mengatakan performa kehati-hatian masyarakat dalam likuiditas perbankan dan mulai
30-10-2025 784,68 - turun masing-masing sebesar emiten ritel di periode Januari - melakukan belanja non-esensial. mendorong pertumbuhan M2.
DWGL -14,72% UVCR 33,78%
31-10-2025 1.134,57 -
11,15% dan 9,98% (lihat tabel). September 2025 dipengaruhi "Kondisi ini memberikan indi-
Research Analyst Henan Seku- daya beli masyarakat yang cen- Tanda pemulihan kasi bahwa likuiditas perekono-
SMIL -14,4% ATIC 25% 03-11-2025 1.305,12 -
ritas, Irsyady Hanief mengatakan, derung lesu di periode tersebut. mian mulai meningkat dan ber-
Total 5.640,16 000,00 terbatasnya pertumbuhan penju- Ini tercermin dari pertumbuh- Namun, tanda-tanda perbaikan potensi menggerakkan perminta-
Sumber: BEI, 3 November 2025
(dalam Rp miliar) Sumber: Bloomberg alan ritel disebabkan oleh mode- an jumlah uang beredar (M2) mulai terlihat pada semester ke- an domestik secara bertahap
rasi daya beli konsumen mene- yang berada di bawah 6% yoy se- dua 2025 seiring adanya stimulus menuju akhir tahun," ujar Ratih
ngah ke bawah di tengah inflasi panjang semester I-2025 dan baru fiskal pemerintah berupa penem- kepada KONTAN, Senin (3/11).
Bullish-Bearish pangan yang masih tinggi dan mulai meningkat ke atas 6% yoy patan dana sekitar Rp 200 triliun Ratih menilai, saham-saham
penyesuaian harga Bahan Bakar pada Juli–September 25. Perlam- ke bank Himbara dan kebijakan ritel yang fokus pada segmen
Minyak (BBM) pada perte- premium, seperti produk
Prediksi IHSG 10 Analis (4 November 2025) ngahan tahun. gaya hidup, makanan dan
Selain itu, efek high base Kinerja Emiten Ritel per Akhir Kuartal III-2025 minuman modern, serta
Nama Institusi Support Resistance pada 2024, yang sempat fesyen, berpotensi tetap
Pendapatan (Rp triliun) Laba Bersih (Rp miliar)
Pandhu Dewanto Investindo Nusantara Sekuritas 8.140 8.354 ditopang oleh pemulihan Emiten mencatatkan kinerja posi-
pasca-pandemi dan stimu- Peruba- Peruba- tif. Ratih menyarankan
Liga Maradona OCBC Sekuritas 8.180 8.355 30-Sep-25 30-Sep-24 30-Sep-25 30-Sep-24
han YoY han (YoY)
lus sosial pemerintah, buy on breakout MAPI de-
Ivan Rosanova Binaartha Sekuritas 8.260 8.320 membuat ruang pertum- ACES Rp 6,33 triliun Rp 6,22 triliun 1,69% Rp 481,09 miliar Rp 574,22 miliar -16,21% ngan resistance Rp 1.500
William Hartanto WH Project 8.224 8.300 buhan tahun ini relatif ter- AMRT Rp 94,47 triliun Rp 88,21 triliun 7,09% Rp 2,31 triliun Rp 2,39 triliun -3,49% dan support Rp 1.250. Lalu,
Reza Diofanda BRI Danareksa Sekuritas 8.200 8.320 batas. MIDI Rp 15,27 triliun Rp 14,68 triliun 4% Rp 590,72 miliar Rp 466,84 miliar 26,53% buy on weakness AMRT di
David Kurniawan Indo Premier Sekuritas 8.150 8.350 Tren downtrading juga MAPI Rp 30,03 triliun Rp 27,61 triliun 8,76% Rp 1,37 triliun Rp 1,29 triliun 5,75% target resistance Rp 2.300
masih berlanjut, di mana dan support Rp 1.840.
Herditya Wicaksana MNC Sekuritas 8.243 8.292 konsumen cenderung me- HERO Rp 3,51 triliun Rp 3,38 triliun 3,86% Rp 70,34 miliar Rp 183,64 miliar -61,69% Irsady merekomendasi-
Nafan Aji Gusta Mirae Asset Sekuritas 8.157 8.355 nahan pembelian produk ERAA Rp 52,36 triliun Rp 48,6 triliun 7,72% Rp 785,53 miliar Rp 791,16 miliar -0,7% kan buy on weakness
Achmad Yaki BCA Sekuritas 8.050 8.365 discretionary seperti fe- MAPA Rp 13,94 triliun Rp 12,41 triliun 12,28% Rp 1,16 triliun Rp 1,1 triliun 5,48% AMRT dengan entry level
Mayang Anggita Panin Sekuritas 8.150 8.355 syen, elektronik dan per- RALS Rp 1,87 triliun Rp 2,11 triliun -11,15% Rp 272,98 miliar Rp 252,74 miliar 8% di Rp 1.935-Rp 1.900, take
alatan rumah tangga, se- profit di Rp 2.100-Rp 2.090
Total / Nilai median 8.169 8.352 hingga menekan same-sto- LPPF Rp 4,42 triliun Rp 4,91 triliun -9,98% Rp 601,14 miliar Rp 622,26 miliar -3,39% dan stop loss Rp 1.825-Rp
Disclaimer: Prediksi 10 analis disajikan berdasarkan kondisi pasar saham pada saat prediksi ini dibuat. KONTAN dan para re sales growth (SSSG) Sumber: Bursa Efek Indonesia 1.820 per saham. n
analis tidak bertanggungjawab atas segala risiko yang timbul akibat penggunaan prediksi ini.
n target kinerja emiten
Dorong Produksi Listrik, PGEO Incar Pendapatan US$ 450 Juta Tahun Depan
JAKARTA. PT Pertamina Geo- hasil. Sampai Oktober 2025, patan dapat mencapai kisaran tahun nanti, serta margin laba PGEO pada 2026 diperkirakan posisinya yang mengendali- Untuk jangka pendek, Seni-
thermal Energy Tbk (PGEO) rugi selisih kurs PGEO sudah US$ 424 juta—US$ 426 juta. bersih sekitar 33%--35%. kurang lebih sebesar US$ 450 kan 34% peta jalan panas bumi or Market Analyst Mirae As-
percaya diri bisa kembali me- berkurang menjadi sekitar Proyeksi ini dengan asumsi Sedangkan untuk tahun juta. Adapun margin EBITDA pemerintah untuk meningkat- set Sekuritas, Nafan Aji Gusta
ningkatkan kinerja keuangan- US$ 8 juta—US$ 9 juta. produksi listrik panas bumi 2026, PGEO memperkirakan dan margin laba bersih PGEO kan kapasitas PLTP nasional menyarankan investor wait
nya hingga akhir 2025, baik "Kami ingin menjaga supaya PGEO dapat mencapai 4.978 pertumbuhan produksi listrik diupayakan setara dengan dari 133 MW pada 2025 menja- and see PGEO. Valuasi PGEO
dari sisi top line maupun bot- rugi selisih kurs ini tidak lebih gigawatt hour (GWh). sekitar 2,5% dari tahun sebe- proyeksi tahun 2025. di 5,2 GW pada 2034. Lauren- sudah tergolong tinggi dengan
tom line. dari US$ 10 juta," imbuh dia. PGEO juga percaya diri da- lumnya sehingga menjadi Analis KB Valbury Sekuri- cia merekomendasikan beli rasio PER 25,21 kali.
PGEO membukukan per- Sampai akhir 2025 nanti, pat menjaga margin EBITDA 5.100 GWh. Dari hasil opera- tas, Laurencia Hiemas menga- saham PGEO dengan target
tumbuhan pendapatan 4,20% PGEO menargetkan penda- di kisaran 78%--80% pada akhir sional tersebut, pendapatan takan, kinerja PGEO didukung harga 12 bulan Rp 1.600. Dimas Andi Shadewo
year on year (yoy) menjadi
US$ 318,86 juta dari awal ta-
hun ini hingga akhir kuartal
III-2025. Namun, pada periode
yang sama, laba bersih PGEO
tergerus 22,18% yoy menjadi
US$ 104,26 juta.
Direktur Keuangan PGEO,
Yurizki Rio mengatakan, pele-
mahan bottom line PGEO di-
sebabkan oleh kenaikan be-
ban depresisasi sebesar 9,61%
yoy menjadi US$ 91,49 juta
seiring dengan beroperasinya
Pembangkit Listrik Tenaga
Panas Bumi (PLTP) Lumut
Balai Unit 2 pada Juni 2025.
PGEO juga mencatatkan
kenaikan beban gaji dan tun-
jangan sebesar US$ 13,4 juta
yoy sebagai hasil dari program
Management and Employee
Stock Option Program (ME-
SOP) yang menelan biaya US$
7,5 juta. "Kami melakukan in-
vestasi pada sumber daya
manusia," ujar dia dalam pa-
paran publik, Senin (3/11).
Selain itu, rugi selisih kurs
sebesar US$ 10,22 juta juga
menjadi penyebab penurunan
laba bersih PGEO. Yurizki bi-
lang, PGEO memiliki ekspo-
sur utang dalam mata uang
yen Jepang (JPY) yang cende-
rung menguat terhadap dolar
Amerika Serikat (USD).
Kendati begitu, PGEO
mengklaim bahwa penurunan
laba bersih yang terjadi masih
dalam level yang wajar, meng-
ingat PGEO masih bisa mem-
bukukan EBITDA dan arus
kas yang sehat.
Yurizki melanjutkan, pihak-
nya akan fokus untuk melaku-
kan upaya lindung nilai (hed-
ging) untuk meminimalisir
tekanan selisih kurs akibat
volatilitas mata uang JPY.
Upaya ini diklaim cukup ber-
Names mentioned 17 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Aspirasi Hidup In-rong
p.1
unresolved
org
PT Sumber Alfaria Trijaya Equity Research Analyst Phintraco
p.1
unresolved
org
PT MAP Aktif Adiperka-
p.1
unresolved
org
Lestari Sentosa Tbk
p.1
unresolved
org
PT Matahari Depart- Ajaib Sekuritas
p.1
unresolved
org
Store Tbk
p.1
unresolved
org
PT Pertamina Geo-
p.1
unresolved
org
Seni-thermal Energy Tbk
p.1
unresolved
—
PGEO membukukan per-
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.