Back to announcement
PANI - Checklist Laporan Keuangan 30 Sep 2025.pdf
Financial statement Text extracted PANISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 73
Page 1 OCR 0.868
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Petunjuk Pengisian Checklist: 1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIN.G.17). 2. Tanda (V) diisi pada kolom ..Ada" apabila Emniter/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom ,.Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan, 3, Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenubi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom ,.Tidak Ada” dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. 4 Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolam ,.N/A". 5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). Data Umum (Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk Jenis penawaran Umum Saham 30 September 2025 31 Desember 2024 31 Desember 2023 Nama Kantor Akuntan Publik IN/A Kantor Akuntan Publik Kantor Akuntan Publik Johan Johan Malonda Mustika & |Malonda Mustika & Rekan Rekan Nama Partner INA Putu Astika, CPA, CA Putu Astika, CPA, CA (Opini Akuntan N/A Wajar Tanpa Modifikasian |Wajar Tampa Modifikasian Catatan tentang Opini (jika ada) “ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan. Ya (Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIILG. 11 Tentang “Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan v Keuangan" Pemenuhan Peraturan No, VTILA.2 tentang “Independensi Akuntan Yang Memberikan “ Jasa Audit di Pasar Modal"
Page 2 OCR 0.750
Data Keuangan Penting (dalam ribuan Rupiah) |Periode laporan keuangan 30 September 2025 | 30 September 2014 Laba Rugi Komprehensif Pendapatan 3,098, 880,546 2,093,667,568 Laba (rugi) bruto 2.033,315,800 1,195,804,798 ILaba (rugi) usaha/operasional 1,229,935,543 929,353,970 EBITDA 1,671,366,502 995.528,190 Ta (ag Berak pan asa, 1,627,040,392 961.740.583 Laba (rugi) komprehensif 1,627,040,392 963,240,938 Laba Per saham (dasar) 4686 30.30 Laba Per saham (dilusian) 1636 3030 Laporan Posisi keuangan 30 September 2025 | 31 Desember 2024 Jumlah Aset 49461,867,115) — 46371,244.989 (Jumlah Aset Lancar 30,523,782,556| — 28,060,999,605 Jumlah Aset Tidak Lancar 18.938.084.539) — 18,510,245,384 (Jumlah Liabilitas 18.748.510,720) — 19,981,515,729 (Jumlah Linbilitas Jangka Pendek 15.668,109.904 15, 183,760,826| (Jumlah Linbilitas Jangka Panjang 3.080.400,825 4,707,154 903 Jumlah Ekuitas 30,713356,386| —— 26,589,729,260 (Modal Disetor 1,690,450,150 1.688.359.501 (Tambahan Modal Disetor 10.068.063.489| — 17,510,033,713 (Saldo Laba 1,731,050,230 1.007.283.687 Ekuitas Merging Entities - (6.206,523)| Kepentingan nonpengendali 5.223, 292417 6,390.259,153 Rasio Tu IRasio Lancar (86) 194.196) 18481 ROA 0.03 002 ROE 0.05 001 Ebitda thd pendapatan (36) 539356) 31559) “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya Catatan: |. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIIIG.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.
Page 3 OCR 0.862
Laporan Keuangan Terdiri dari: Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan (keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. 1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode “ Lampiran 1/1 - V3 2 Laporan laba rugi komprehensif selama periode “ Lampiran 2/1 - 2/2 3 Laporan perubahan ekuitas selama periode “ Lampiran V1 - 3/2 4 Laporan arus kas selama periode “ Lampiran 4/1 - 4/2 s “ (Catatan: 24 (Catatan atas Laporan Keuangan (Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: ja. gambaran umum Perusahaan, b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan, lc. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, taporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos. dan Id. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, |dan 2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut relevan Juntuk memahami laporan keuangan. Ipihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak. diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan (Lampiran 5/1 - 5/74 14) Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: L (Gambaran Umum Perusahaan ja. Pendirian perusahaan 1) Riwayat ringkas perusahaan, “ |Catatan: Ia 2) INomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang, dan an (Catatan: Ia Inomor serta tanggal Berita Negara: 3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode pelaporan, V (Catatan: Ia v Catatan: Ia
Page 4 OCR 0.872
8) Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi atau Iperampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan (Catatan: Ia (6) Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the group). (Dalam bal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. Catatan: Ia 7) Khusus Industri Media Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki. Khvusus Industri Jalan Tol (Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. (Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang. 10) (Khusus untuk Industri Perbankan Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan Iberdasarkan prinsip syariah (jika ada). 11) (Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum |Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengcmbangan. Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : la) Area Eksplorasi, meliputi: Nama lokasi: Nama pemilik izin lokasi: . Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya: 0 Hensemterianar hampa agpelomaea jane Izin lokasi: dan Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan b) Arca Eksploitasi/Pengembangan meliputi: D Nama pemilik ijin lokasi: IC Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya: D Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi: Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal O Jumlah produksi pada tahun berjalan, dan tanggal laporan posisi keuangan.
Page 5 OCR 0.832
12) Khusus Industri Kehutanan |Yang harus diungkapkan antara lain: la) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan, Ib) rincian luas arcal sisa butan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan lc) sisa umur HPH. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: la) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik langsung Imaupan tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5086 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah, Ib) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) Ihak suara atsu hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian: lc) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut digunakan luntuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan |d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka, le) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada entitas janak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik (entitas induk: dan 1) (Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan di luar v (Catatan: Ib Indonesia, 12) Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan, w Catatan: Ib 3) Bursa tempat Efek dicatatkan: dan v (Catatan: Ib 4) (Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) sejak v (Catatan: Ib (penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir. Cc, Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) AS ra aa EK ya » Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung, v (Catatan: Ic 2) (Tempat kedudukan, “ | Catatan: 10 3) Jenis usaba, “ | Catatan: 10 4) Tahun beroperasi secara komersial, v |Catatan: Ic 5) Persentase kepernilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda). “ |Catatan: te 16) (Total Aset, dan V |Catatan: 1c Gl Informasi penting lainnya antara lain: Y (Catatan: tc
Page 6 OCR 0.845
H dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari keuntungan jatau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal bilangnya Pengendalian: (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan, 3) jumlah harga yang diterima: (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, NS) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, dan (6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit | Yang barus diungkapkan antara lain: 1» Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit, “ (Catatan: 1d 2) (Cakupan manajemen kunci: dan v ICatatan: Id 3) Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama periode v (Catatan: Id |yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak. le. Penerbitan Laporan Keuangan » |Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan v (Catatan: 1e 2) Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. “ (Catatan: Ie 12, Ikbtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan IDalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: la Pernyataan kepatuhan terhadap SAK v Catatan: 2a Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK. ib, Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1» Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya perolehan kini “ (Catatan: 2a Ncwrrent cost), nilai realisasi pcto (net realizable value ), Nilai Wajar (fair value) atau jumlah yang dapat Idipalihkan berdasarkan SAK yang berlaku. 2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. v (Catatan: 2a PI | Catatan: 2a 3) Ia) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak, Ib) fakta dan alasan perubaban, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan |) alasamperubahan mata uang penyajian (jika ada). 4) Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).
Page 7 OCR 0.885
Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen 1) Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari catatan Catatan: 4 atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi| Idan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: 2) Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber (Catatan: 4 Imengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan Iberikutnya, dan 3) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalarn angka 2), catatan atas laporan keuangan (Catatan: 4 Imemasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan. id. Kebijakan Akuntansi Tertentu Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk Imernahami laporan keuangan, Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai IT) Prinsip-prinsip konsolidasi (Catatan: 2 Yang barus dijelaskan antara lain: Ja) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas anak, b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas induk, Ic) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas janak, Id) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak, le) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendali, dan H pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi. 2) Kombinasi bisnis |Catatan: 2b Yang harus dijelaskan antara lain: la) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali, Ib) pengakuan awal untuk goodwill: le) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwii!: dan Id) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain: (1) pembelian dengan diskon, (2) akuisisi secara bertahap, dan (3) imbalan kontinjensi. 3) Kas dan setara kas, (Catatan: 2f Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas.
Page 8 OCR 0.878
4) Instrumen Keuangan la) Instrumen Keuangan selain Sukuk (Yang harus dijelaskan antara lain: “ (Catatan: 2d (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi: (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, 3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan, (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan, 5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan, N(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan: N(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud Idalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan (mengenai, Ifa) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai, |(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan derivatif, dan (ce) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai. b) Investasi pada Sukuk “ Yang harus dijelaskan antara lain: (1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk: (2) pengakuan awal Sukuk, (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, (4) Penyajian pendapatan sukuk, dan €) Sukuk yang diterbitkan (1) pengakuan awal Sukuk, 2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: 3) biaya transaksi penerbitan Sukuk: 14) posisi penyajian Sukuk, dan (S) akad syariah yang digunakan. 5) Khusus Industri Perbankan “ la) Giro Wajib Minimum Ib) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain |Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain. lc) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain |Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain.
Page 9 OCR 0.873
5 Piutang Reverse Repo : Yang barus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. D Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain: v la) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: Ic) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan. 8) Khusus Industri Perbankan la) Kredit Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan: (2) Dasar penyajian atas kredit, (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit. (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada), dan (5) Kebijakan bank akan agunan kredit. b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi, €) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain: 1) Dasar penilaian dan penyajian, (2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih, dan |t3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. 19) Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: “ la) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan Ib) Dasar penilaian asct jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan koasumen dari konsumennya. To) Anjak Piutang Yang harus dijelaskan antara lain: la) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse), Ib) Penyajian transaksi anjak piutang, lc) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan juralah bersih piutang dialihkan, dan Id) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak plutang(ditagihkan kembali ke klicn atau ditanggung oleh perusahaan). 1) Sewa v (Catatan: 2m Yang barus dijelaskan antara lain: Ib) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi, dan Ic) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.
Page 10 OCR 0.875
12) Persediaan: 1 Catatan: 2i |yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan. la) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: v Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemetibaraan sarana dan pra-sarana. HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi. bj Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan “ Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan, (2) Dasar penilaian dan pengukuran, (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan, (4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan, dan (5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. €) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Pj Yang barus dijelaskan antara lain: (1) Hewan ternak telah menghasilkan : (la) Metode penilaian: b) Metode amortisasi (deplesi): dan (c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada. 2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : I(a) Metode penilaian: dan ID) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi bewan ternak telah menghasilkan. 13) Aset Tetap: “ | Catatan: 2j Yang harus dijelaskan antara lain: la) pengakuan awal Aset Tetap: Ib) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap, Ic) pengelompokan Aset Tetap: Id) metode penyusutan yang digunakan, le) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap, ? estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: Ig) penghentian pengakuan, Ih) nilai residu, dan 1) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan
Page 11 OCR 0.893
14) Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi. | Catatan: 2b (ii) 15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yang barus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama, 16) Pola Kerjasama Yang harus dijelaskan antara lain: ja) Kriteria dari bentuk kerjasama, Ib) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan Iiabilitas yang timbul: dan lc) Sistem pembagian hasil, jika ada. Aset Tak Berwujud (Yang harus dijelaskan antara lain : la) pengakuan awal Aset Takberwujud: Ib) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: le) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortisasi |yang digunakan dan umur manfaatnya, Id) sumber terjadinya Aset Takberwujud: le) metode amortisasi yang digunakan, Ii) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan 18) Ip) riset dan pengembangan (jika ada). Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang barus dijelaskan antara lain: la) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. 19) Properti Investasi : Yang harus dijelaskan antara lain ja) pengakuan awal Properti Investasi, Ib) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: Ic) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya, Id) estimasi umur manfaat damatau tarif penyusutan untuk model biaya: dan le) penghentian pengakuan Properti Investasi. (Catatan: 2k Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara lain: la) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto, Ib) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairmenr) dan penilaian kembali aset (revaluasi), Ic) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan, Id) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan le) Pertanggungan Asuransi.
Page 12 OCR 0.858
21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan : (Catatan: 21 Yang harus dijelaskan antara lain: la) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai, dan Ib) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset noakeuangan dan pembalikannya. 122) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera v | Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera. Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain: la) Penjelasan utas simpanan, dan Ib) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. |Simpanan dari bank lain | Yang harus dijelaskan amara Jain: la) Penjelasan atas simpanan dari bank lain, dan Ib) Dasar penyajian simpanan dari bank lain, (Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: Ib) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto, 23) Provisi “ (Catatan: 2p Yang barus dijelaskan antara lain: la) kondisi provisi yang harus diakui, dan lb) dasar penentuan nilai provisi, 24) (Utang Repo Yang barus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi ej Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: ja) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH, b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, Ic) Metode penyusutan prasarana PLH,: dan Id) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Lokasi penambangan: (2) Sakdo awal untuk masing-masing lokasi, (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan (4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.
Page 13 OCR 0.889
126) Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: la) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan, lb) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Merbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi, Ic) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan (prasarana, dan Id) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan (penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi. Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan' Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan |Yang harus dijelaskan antara kain: la) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: Ib) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan Ic) Metode penyusutan prasarana PLH. 27 Pengakuan Pendapatan la) Yang harus dijelaskan antara lain: (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari Ibubungan keagenan serta beban terkait. b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak. Ic) Khusus Industri Asuransi KL) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: Ka) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan, |(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan (c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi. (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: Ifa) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses penyelesaian, klaim yang Iterjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim, dan |(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.
Page 14 OCR 0.864
Id) Khusus Industri Real Estate . Ceme n Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat: (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek, (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek: (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat, (5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: dan (6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya. 128) Program Loyalitas Pelangan K) Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan 129) "Transksi dan Saldo dalam mata uang asing v (Catatan: 2e Yang harus dijelaskan antara lain: la) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: Ib) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moocter, dan Ic) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang asing. 30) (Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi “ (Catatan: 2m Yang harus dijelaskan antara lain: la) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi, Ib) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan, dan 31) Hibah Pemerintah “ Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan. 32) Pajak Penghasilan J | Catatan: 2r Yang harus dijelaskan antara lain: la) dasar pewentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan, Ib) ketentuan mengenai saling hapus, Ic) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan Id) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan. 33) Imbalan Kerja “ | Catatan: 2g |Yang barus dijelaskan antara lain: la) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: Ib) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan: Ic) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: dan Id) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian, 34) Saham Treasuri V Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau Ipembatalan saham treasuri.
Page 15 OCR 0.873
35) Pembayaran Berbasis Saham v Yang barus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang (diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya. 36) Kuasi-Reorganisasi Ia) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi: b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dan lc) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas (Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum £ Januari 2013. 37) Biaya Pinjaman |Yang barus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai bagian 38) Segmen Operasi (Yang barus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen (Operasi. 39) Laba (Rugi) per saham Yang barus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (ragi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian. v (Catatan: 20 3. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan Ia, Aset 1) Kas dan Setara Kas “ Yang harus diungkapkan antara lain: Ja) unsur Kas dan Setara Kas pada pibak beretasi dan pihak ketiga: b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing: lc) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan Id) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai (pendapat manajemen.
Page 16 OCR 0.886
2) Khusus Industri Perbankan a) Kas v Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. Ib) Giro pada Bank Indonesia v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata uang original): (dan ce) Giro pada Bank Lain “ |Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: (1) Jumlah penyisihan penurunan nilai, (2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro: (3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga, (4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai, Ki Id) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (U) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan inata uang: (2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired) (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): (4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan, (S) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga, (6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya, (8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau likuidasi termasuk V tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang. dan |(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
Page 17 OCR 0.879
3) Piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: la) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berclasi, lb) jumlah piutang menurut debitur, (c) jumlah piutang menurut mata uang, Id) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, le) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan Ikolektif, dan penghapusan piutang: 1D pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan Ipiutang apabila tidak dibentuk cadangan, Ig) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, Ih) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan ii) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (1) jutslah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur dalam Iperjanjian: dan (2) jaminan yang diberikan (bila ada). Piutang Usaha tidak diungkapkan pada Catatan atas Laporan Keuangan karena nilai |yang tidak material (0,006 dari total aset). 4) Khusus Industri Asuransi la) Piutang Premi Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi, dan (3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. b) Piutang Koasuransi (Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain: 1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, 2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan N3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, le) Piutang Reasuransi (1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur, (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan, dan (3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. Id) Piutang Hasil Investasi (Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah piutang menurut jenis investasi: (3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,
Page 18 OCR 0.880
8) Khusus Industri Pembiayaan Ja) Piutang Pembiayaan Konsumen |Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain), (2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen: 3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja (4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank- mngkanpalbnsonbkestenkokan ) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui, ea Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan, (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan (8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang. b) Tagihan Anjak Piutang | Yang barus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang retensi anjak Ipiutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa rocourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan Irecourse), dan (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta ikatan (penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. Cc) Piutang Sewa Pembiayaan Yang barus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periodel Ipelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut: |(a) kurang dari satu tahun (Cb) kebih dari satu tahun sampai lima tahun (c) lebih dari lima tahun 3) pendapatan keuangan yang belum diterima: 14) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor, 5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum, N6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode, dan NT) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material
Page 19 OCR 0.865
Id) Piutang Sewa Operasi 2 Yang harus diungkapkan antara lain: (1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut, |(a) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (c) lebih dari lima tahun (2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode, dan (3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor. 6) Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi Yang harus diungkapkan antara lain: la) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi, dan Ib) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi. (Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu Ia) biaya kontrak yang terjadi, Ib) laba yang diakui, le) kerugian yang terjadi: dan Id) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). Piutang Reverse Repo |Yang barus diungkapkan antara lain: la) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan, Ib) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek, |c) Nama pihak/counterparty, Id) Lokasi Efek jaminan, le) Tingkat bunga piutang reverse repo, ) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan 18) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). 9) Agunan Yang Diambil Alih | Yang harus diungkapkan antara lain: la) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih: Ib) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak tertagih: |dan
Page 20 OCR 0.882
10) Piutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan dendakepada pihak lain. 1) Piutang Lain-Lain Yang harus diungkapkan antara lain: la) Rincian jenis dan jumlah piutang: lb) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), dan lc) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. 12) Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan ini telah diterapkan untuk asct keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar. la) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi. b) Yang harus diungkapkan antara lain: 1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya, 2) Iaba atau rugi meto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan, N3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: (4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diarmortisasi, untuk Efek dimiliki I(S) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). (6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo, (67) jika terdapat reklasifikasi asct keuangan, maka wajib diungkapkan: (2) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori: |(b) alasan reklasifikasi, dan (ec) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam kelompok (8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau liabilitas kontinjensi (9) jumlah perarunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan antara asct keuangan | |yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan lantara penurunan nilai yang dihitang secara kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan (10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo,
Page 21 OCR 0.878
13) (Khusus Deposito ' Deposito berjangka yang (Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: |diklasifikasikan sebagai aset la) nama bank, dipisahkan antara pibak ketiga dan pihak berelasi: Itidak lancar tidak diungkapkan Ib) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan, pada Catatan atas Laporan Ic) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan (Keuangan karena nilai yang Id) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. tidak material (0,386 dari total laset), 19) Khusus Investasi pada Sukuk “ |Tambaban pengungkapan mengenai antara lain: la) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah, Ib) tujuan model usaha yang digunakan, Ic) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya, dan Id) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan. 15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah v (Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: ) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis: Ib) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga, Ic) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan Id) Informasi penting lainnya. 19) Khusus Unit Penyertaan Reksadana SI (Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: la) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih, dan v Ib) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya 7 Khusus Wesel Tagih 4 "Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata luang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya). 18) Khusus Industri Asuransi K) (Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. 19) Pinjaman Polis KJ Yang barus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan: ja) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang, b) Tingkat suku bunga.
Page 22 OCR 0.879
20) Khusus Industri Perbankan Kredit Yang barus diungkapkan antara lain: ja) — Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilitas,| b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan, le) — Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, Id) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan, le) — Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, ? Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan (Bank Indonesia, Ip) — Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian penurunan Inilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset (keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia, Ih) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas: i) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau anggota |) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada: Ik) — Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, I) — Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. 21) (Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Yang barus diungkapkan antara lain: ja) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo, lb) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selama periode berjalan, le) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: Id) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi
Page 23 OCR 0.887
Persediaan la) Yang harus diungkapkan antara lain: (W) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan, (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual, (3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan, Ia) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban Idalam periode berjalan: (5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan |yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan, (6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan: (7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset 'kualifikasian, maka diungkapkan: Ki) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. (8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, dan 19) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta Ipendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. b) Khusus Industri Perhotelan (Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain: (1) Makanan dan minuman, (2) Perlengkapan: dan (8) Barang Dagangan. Ic) Khusus Industri Real Estat Tambahan pengungkapan antara lain: (J) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: (a) Tanah Matang, |(b) Unit Bangunan: dan (ce) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya Ibelum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada. jd) Tanah untuk Pengembangan Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan: (2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang,
Page 24 OCR 0.888
le) Khusus Industri Media 7 Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Materi program : lokal, impor (media televisi), (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak): (3) Barang promosi dan barter (media cetak), dan (4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. $ Khusus Industri Rumah Sakit | Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-obatan: 2) Perlengkapan medis (disposable)., dan 3) Persediaan lainnya 8) Khusus Industri Peternakan ja) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual, dan 1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti bewan ternak menjadi: Nb) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan, 2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang harus diungkapkan antara lain: |(a) Total juralah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi bewan ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan, |(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir bewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir: (c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan, (d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau (6) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: (P) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, (8) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi, dan (h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.
Page 25 OCR 0.877
23) Pajak Dibayar Di muka , (Catatan: 8a Yang harus diungkapkan antara lain la) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya, dan b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statasnya. 124) Biaya Dibayar Dimuka v Biaya dibayar dimuka tidak. Yang harus diungkapkan antara kain rincian menurut jenis dan jumlah. Idiungkapkan pada Catatan atas Laporan Keuangan karena nilai |yang tidak material (0,1896 dari total aset). 128) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual v Yang harus diungkapkanantara lain: (1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan, (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan, (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai, 4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun: (5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan (6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan |dibentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan: Na) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk Idijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau Ikeloenpok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, dan ii, jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual, (b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan (c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya. 126) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha “ | Catatan: 6, 20 |Yang harus diungkapkan antara lain : la) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang, lb) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan terjadinya piutang pihak Iberetasi tersebut, lc) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai Isecara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang, 5 (Catatan: 6, 20 Id) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, dan le) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya.
Page 26 OCR 0.887
27) Investasi pada Entitas Asosiasi : Investasi pada Entitas Asosiasi Yang barusdiungkapkan antara lain: tidak diungkapkan pada Catatan la) mama entitas asosiasi, atas Laporan Keuangan karena Ib) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya: nilai yang tidak material (1,389 Ic) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia, |dari total aset). Id) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi: le) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2046 (dua puluh Iperseratus) hak suara atau bak suara potensial investee secara langsung atau tidak langsung: 1) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda, Ig) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan, Ih) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif, i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain, Ik) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat |dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi. 128) Khusus Industri Konstruksi Jaminan “ Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut. 29) Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan |Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut: la) Saldo awal: Ib) Penyisihan periode berjalan, le) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan, dan Id) Saldo akhir. 30) Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol v |lnvestor tanpa kuasa bak penyelenggaraan barus mengungkapkan hal-hal berikut: (a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol, (b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya (ce) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.
Page 27 OCR 0.889
31) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan 7 Yang barus diungkapkan antara lain: Ja) Untuk tanaman telah menghasilkan 1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman: N2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama paling sedikit 19 tahun terakhir, (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam, (4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan arca/lokasi penanaman: (S) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tabun, dan (6) Tanaman yang dijaminkan. Ib) Untuk tanaman belum menghasilkan (1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut : (2) Saldo awal li. Tambahan tahun berjalan ii. Biaya langsung ((b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan ragi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa Ii. Pengurangan tahun berjalan “ fi. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan (c) Pengurangan lainnya (d) Saldo akhir, (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan 3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. 32) Khusus Industri Peternakan v Hewan Ternak Produksi — Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: la) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah ilkan: b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir bewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, Ic) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan, Id) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan, le) Kondisi hewan ternak, ND Persentase kematian selama tiga tahun terakhir: Ig) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup, Ih) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung. li) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada, ) Pendapat manajenven atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dan Ik) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.
Page 28 OCR 0.876
33) Properti Investasi : Properti Investasi tidak la) Yang harusdiungkapkan antara lain: diungkapkan pada Catatan atas (1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya, Laporan Keuangan karena nilai (2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi: |yang tidak material (4,286 dari (3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor total aset). lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan: (4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir, 5) jumlah yang diakui dalam laba ragi untuk: 8) penghasilan sewa dari Properti Investasi, v |(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut, dan Ike) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari Isekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar, (6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan Ihasil pelepasan: dan (7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. Ib) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan |penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, (2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelaporan Ikeuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: (a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali: dan (b) penyesuaian signifikan lain. Ic) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana (dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (UV) umur manfaat, /(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir periode 8 jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan, (4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku, (5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri, dan (6) Nilai Wajar Properti Investasi. Id) DIN mere Prapat Ina aan pena penanda Oa jengnnnang, Yaa Pera Bengkapan jantara lain: (1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Page 29 OCR 0.877
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: B estimasi saat penyelesaian, 14) hambatan kelanjutan penyelesaian, 5) jumlah pengeluaran yang diakui dalarn jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, dan (6) dalam bal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi kriteria aset Ikualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi, 34) Aset Tetap “ Aset Tetap tidak diungkapkan Yang harus diungkapkan antara lain: pada Catatan atas Laporan la) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset Keuangan karena nilai yang pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan: tidak material (0,5346 dari total Ib) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode laset), Idengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, Ic) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan, Id) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas (jika ada): le) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap, If) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dibentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif, Ig) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: 1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): 2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak (menggunakan jumlah revaluasian, N3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir, Ika) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, |(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan- pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. Ih) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain: Uningan Asa Tenp yang selang dalan penebangan,
Page 30 OCR 0.842
wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan |(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi, i) Pengungkapan lainnya antara lain: (1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara, (2) jumlah tercatat beuto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan: (3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia luntuk dijual, (4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari jumlah tercatat, (S) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan pengakuannya: (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan, (7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap, (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan nilai, (9) Jurnlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan penjaminan, dan (10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. (Aset Tetap tidak diungkapkan pada Catatan atas Laporan (Keuangan karena nilai yang tidak material (0,649 dari total aset). (Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Keke: ngak pereabaan yong Kong Injek. dan ya ec) Cape bar MAAN Sea Te NE TN PP IA PEP PERAN sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan,
Page 31 OCR 0.881
(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : - penambangan: (a) Lokasi (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan |d) Saldo akbir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu |penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan. 36) Aset Tak Berwujud v Yang barus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: la) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi, Ib) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif, lc) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: Id) dalarn hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan: (4) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan 2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi, le) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset |Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas: If) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan, Ig) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: (1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut, (2) jumlah tercatatnyaj dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi, Ih) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset |Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas: i) nilai kormitisen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud: lih Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan: (1) tanggal cfcktif revaluasi (Tanggal Penilaian), (2) narna Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir, (3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi, v (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset: (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya, dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan- (pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham,
Page 32 OCR 0.892
37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum la) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan (dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang barus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang (1) Saldo awal, ) Penambahan dan pengurangan: (3) Saldo akhir. Ib) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang harus diungkapkanantara lain: (1) rincian biaya perolchan aset cksplorasi dan evaluasi per area of interest yang mencakup saldo awal, (penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan (2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas investasi yang timbul dari leksplorasi dan evaluasi pertambangan. Ic) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: (2) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan |(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya |pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya: (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada): (4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi (a) Alasan terjadinya penundaan: (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (c) Jumlah penurunan (write down ) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utarna yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
Page 33 OCR 0.858
aa Ya (ia0T KA | Katana Yang barus diungkapkan antara lain : (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan: (b) Saldo awal, ce) Penambahan/pengurangan, Id) Amortisasi, dan (ce) Saldo akhir. |(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan: (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan, (4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, (a) Alasan terjadinya penundaan, |(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi, dan (ce) Jumlah penurunan (wvite down ) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. (S) Apabila terdapat lebih dari satu Arca of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi |yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Arca of Interest. b. |Liabilitas 1) Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: Ja) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak borelasi |b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan Ic) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. 12) Provisi la) Pengungkapan untuk provisi bertaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang, Ib) Yang harus diungkapkan antara lain: NI) nilai tercatat pada awal dan akhir periode, (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan,
Page 34 OCR 0.895
3) jurnlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan: yang belum digunakan, yang terjadi karena berlalunya waktu dan (4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan (S5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, |Yampak dari setiap perubahan tingkat diskonto. (6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi, (7) indikasi ketidakpastian waktu atau jurnlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angkaf6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan (8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut. 3) Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo. Beban Akrual tidak diungkapkan pada Catatan atas Laporan (Keuangan karcna nilai yang tidak material (0,0396 dari total liabilitas). 18) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera | Yang harus diungkapkan antara lain: Ia) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan Ib) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. Utang Repo Yang harus diungkapkan antara kain: la) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo, lb) Tanggal dan barga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. 16) Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan Yang barus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga barus dirinci dalam bentuk tabel la) biaya kontrak yang terjadi, lb) laba yang diakui, lc) kerugian yang dialami: dan |d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
Page 35 OCR 0.876
Pp aa ———————a Tar G | ama la) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: (1) Rincian berdasarkan mata uang. dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan, dan (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro. b) Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: 1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, N2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, N3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: |(3) Jumlah ammortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan. 8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa “ la) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Rincian berdasarkan program asuransi: (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan: (3) Rincian berdasarkan mata uang: (4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris, dan (S) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. Ib) Utang Klaim v |Yang barus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak beretasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung: (3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan (4) Jumlah utang menurut mata uang. €) Estimasi Klaim Retensi Sendiri v Yang harus diungkapkan antara lain: 1) Jumlah menurut jenis asuransi, 2) Jumlah menurut tertanggung, 3) Jumlah menurut mata uang, dan (4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilapockan.
Page 36 OCR 0.862
Id) Premi yang belum merupal Pendapatan : Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut program asuransi, (2) Jumlah menurut jenis pertanggungan, 3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (4) Metode perhitungan yang digunakan: dan (S) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. le) Utang Koasuransi (rewrite) Y Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jurnlah berdasarkan ko-asuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata uang, dan (4) Jumlah menurut umur utang, ? Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah berdasarkan reasuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata uang, (4) Jumlah menurut umur utang: dan (5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan. D Utang Komisi |Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi, ih) Titipan Premi Yang barus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi. Ii) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham, (2) Dasar perhitungan, dan 3) Saldo menurut usia. 19) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek v (Catatan: 12 Yang barus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. 10) Utang Pajak B| Catatan: 8b | Yang harus diungkapkan antara lain: la) jenis dan jumlahnya, dan Ib) informasi mengenai ketetapan pajak.
Page 37 OCR 0.885
11) Khusus Industri Pembiayaan Hots Iban Anjak Piutang Yang barus diungkapkan antara ja) Jumlah liabilitas anjak piutang 2g IN rangka anjak piutang dengan recourse, dan Ib) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. 12) Khusus Kontrak Konstruksi Uang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. 13) Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan lutang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini, (Catatan: 11, 12 14) Liabilitas Keuangan Lainnya la) Yang barus diungkapkan antara lain: (1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan lainnya yang bersifat |jangka pendek dan jangka panjang. (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak Iberelasi, (3) Yang harus diungkapkan antara lain: (a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori, (Cb) laba atau ragi neto pada setiap liabilitas keuangan, dan (c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang tmisallnya restrukturisasi utang dan kondisi default). Ib) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan antara lain Kl) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang, (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait, (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama periode tersebut, dan (4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi. 15) Khvusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Te) Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun |Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.
Page 38 OCR 0.871
Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual Isesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan asct tidak lancar atau kelompok lepasan yang Idiklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, Liabilitas Jangka Panjang Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang Harus diungkapkan antara lain : la) rincian nama pihak beorelasi, jenis, dan jumlah utang, bb) jumlah utang menurut mata uang, dan lc) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. 19) Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara lain: Ja) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang, b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan, Ic) tanggal jatuh tempo, Id) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, Mg penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya: pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman, Ig) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang| (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defaulty, Ih) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, | i) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan ) pengungkapan informasi sehubungan dengan linbilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo |dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi kewangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah: (1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya, dan (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jjatuh tempo, dan persyaratan penting.
Page 39 OCR 0.871
20) Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain : la) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan (posisi keuangan, Ib) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, |dengan nilai kininya, Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut: (1) sampai dengan satu tahun: 1(2) lebih dari satu tahun sampai $ (lirma) tahun: dan (3) lebih dari $ (lima)tahan. Ic) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut, Id) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable subicase) pada tanggal laporan posisi (keuangan, le) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and Icascback). dan IP) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain: (1) dasar penentuan utang sewa kontinjen, (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta Isyarat-syaratnya, dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian scwa.
Page 40 OCR 0.874
21) Khusus Industri Perbankan n a) Surat Berharga yang Diterbitkan |Yang harus diungkapkan antara lain: 1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, |(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat, (S) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan, (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, (kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance y, (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debr Cowenance atas surat berharga yang diterbitkan. Ib) Pinjaman Diterima |Yang barus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang. (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berclasi dan pihak ketiga: (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal |jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya(debv covenance): (4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance , (5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih. ic) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: 1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, v N3) Jurnlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan, 14) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi (penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan, dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi.
Page 41 OCR 0.864
Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan | Yang harus diungkapkan antara lain : la) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo awal, (2) Penyisihan yang dibentuk. (3) Pengeluaran yang terjadi, dan (4) Saldo akhir, Ib) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan, Ic) Linbilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan, Id) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah, le) Tabel yang memuat penjelasan tentang: 1) Saldo awal: 2) Penambahan dan Pengurangan : 3) Saldo akhir, 23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang la) Imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: 1) gambaran umum mengenai jenis program. (2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, Ipengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam: Ifa) biaya jasa kini: (b) biaya bunga, |(c) iuran oleh peserta program, I(d) keuntungan dan kerugian aktuarial, (Catatan: 12
Page 42 OCR 0.869
(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata . (Catatan: 12 uang penyajian: (N imbalan yang dibayarkan, (8) biaya jasa lalu: Kh) kombinasi bisnis, () curtailment : dan |) penyelesaian. (3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak Ididanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai, (4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama Iperiode yang dapat diatribusikan pada setiap: (a) basil yang diharapkan dari aset prograrn, (b) keuntungan dan kerugian aktuarial, (c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata |e) uran oleh peserta program, ?) imbalan yang dibayarkan: (g) kombinasi bisnis, dan (Ch) penyelesaian 5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir N2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakui |dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: (a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan, |(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan: (c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK, (d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan (ce) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan: (6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal tersebut termasuk: (3) biaya jasa kini:
Page 43 OCR 0.890
(b) biaya bunga, (ce) basil yang diharapkan dari aset program, (d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK, dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan ) dampak dari butasan dalam SAK: 1» jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera dalam saldo laba, I(b) dampak dari batasan dalam SAK: (8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, Idalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK: (9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap Ikategori utama dari asct program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen (d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program focmal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):
Page 44 OCR 0.889
(e) tingkat tren biaya kesehatan, dan asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria: 14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya keschatan yang Ka) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik neto, dan (b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan. (c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak (persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah. (15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari: (a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada program, dan b) penyesuaian yang timbul pada: D liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari liabilitas program pada akhir periode pelaporan, dan ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan: N(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari iuran yang diharapkan lakan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan, (17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib diungkapkan Isebagai berikut: (a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto atau bukti bahwa (b) dalam bal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: () informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama periode tersebut, (il) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) batir (1) mencakup penjelasan Ipraktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti: dan tiljika Perusahaan mencatat uran yang terutang untuk periode sesuai SAK informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), batir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), (Catatan: 12
Page 45 OCR 0.868
b) Iuran Pasti V Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti. Ic) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya. Id) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkapkanantara lain: I(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (2) penjelasan mengenai liabilitas koatinjen (jika ada). 124) Utang Obligasi T/ | Yang harus diungkapkan antara lain: la) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh Ib) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: le) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: Id) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: le) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang Iberbubungan, jika ada, If) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, 8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), dan Ih) persyaratan penting lainnya. 25) Sukuk “ la) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. Ib) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: |(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan, |(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari, (6) nilai nominal, |(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah), |e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi basil, dan besaran nisbah bagi basil (untuk Sukuk mudharabah),
Page 46 OCR 0.905
8) kejadian penting Jainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default). 126) | Yang harus diungkapkan antara lain: “ Yang harus diungkapkan antara lain: la) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, barsa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: Ib) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, bak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti: lc) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga Ipelaksanaan (exercise price ) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi, Id) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya,
Page 47 OCR 0.844
le) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, : IP) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: Ig) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, Ih) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada), i) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kandisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default ), li) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan Itujuan penerbitan dan nama pembeli, Ik) komponen Liabilitas dari obligasi konversi: I) keberadaan fitur derivatif melekat, dan Im) persyaratan penting lainnya le. Ekuitas Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Mm) Modal Saham Si Yang harus diungkapkan antara lain : la) Bagi setiap jenis saham, antara lain: (1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode, (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan bak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan, b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas, Ec) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepemilikan, (t) Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih, 2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan 3) Pemegang saham lainnya: jd) Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan: 1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), 2) Sumber peningkatan modal saham, Pa Ja Ba ap Ban ana MAN Penawaran Umum dengan dan/atau tanna Hendy lag akrtrayi Seorang dan privose placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal, le) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah
Page 48 OCR 0.846
2) "Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) . Catatan: 14 Yang harus diungkapkan antara lain: ja) Rincian jumlah tambahan modal disetor, b) Uraian sumber agio saham: Ic) Rincian biaya cmisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas, Id) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor: Je) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya, N Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: II) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi: |(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara, (3) Tanggal efektif transaksi, |(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut, (5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi, (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan |jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain: (a) eebana lan aa oo atas lagian ag Ikembali, |(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan, (c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi, dan | (kd) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. 3) Selisih Transaksi dengan Pihak Nompengendali v (Catatan: 1db, 14c Yang harus diungkapkan antara lain : la) Uraian transaksi perubahan kepernilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: (2) Nama entitas anak, dan “ (Catatan: 14b, 14c, Ic (3) Nama pihak yang bertransaksi: lb) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepernilikan tanpa bilangnya Pengendalian: dan le) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian. 4) Saham Treasuri Ll Yang harus diungkapkan antara lain: Ja) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor, lb) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh, Ic) Tanggal dan jurnlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor, Id) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan Iharga pelepasan saham treasuri: dan le) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.
Page 49 OCR 0.854
Yang harus diungkapkan antara lain: la) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada), Ib) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait, dan Ic) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. 5) Saldo Laba ! 16) Waran Yang barus diungkapkan antara lain: la) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran, Ib) dasar penentuan Nilai Wajar waran, Ic) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): le) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. (Pendapatan komprehensif lain Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham monpengendali atas ckuitas masing-masing| 7) Pendapatan Komprehensif Lainnya |Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing kompooen pendapatan terdiri dari pengukuran kembali (komprehensif lainnya. Iiabilitas imbalan kerja yang diungkapkan pada Catatan 12. 18) Kepentingan Nonpengendali (Catatan: 18
Page 50 OCR 0.844
id. Laba Rugi Komprehensif 1) Pendapatan v | Catatan: 16 Yang barus diungkapkan antara lain : la) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang: (2) Penjualan jasa: (3) Bunga: (4) Royalti, dan/atau (5) Dividen, Idiungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: Ib) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama: Ic) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1056 (sepuluh perseratus) dari pendapatan, Id) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori Isignifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: le) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: (1) Pendapatan kontrak konstruksi: Ka) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan: (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam periode berjalan: dan (c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak, (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: (a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan taba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan, (b) Jumlah uang muka yang diterima, dan (c) Jumlah retensi, (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liabilitas: If) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara kain: v (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan: (D Penkapasn kini yang @padah Feraahaan seegai ogce Vai monata bongyaan Jangan pendapatan innya: dan (3) Perincian dari komponen pendapatan peto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi Ikcagenan, yang antara lain terdiri dari: (a) Pendapatan bruto, |(b) Returirabat/diskon terkait, dan (ce) Total pendapatan ncto,
Page 51 OCR 0.889
2) (Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ketentuan Tarif i Yang barus diungkapkan antara lain: la) Dasar ketentuan tarif: by Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif: Ic) Masa berlaku tarif, Id) Besaran tarif: dan le) Perjanjian lain yang terkait. 3) Khusus Industri pembiayaan la) Pendapatan pembiayaan konsumen, Ib) Pendapatan anjak piutang, dan lc) Pendapatan sewa. 4) Khusus Industri Rumah Sakit Terdiri dari: v |Jasa pelayanan medis, jasa penunjang Isinnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara lain: 5) Khusus Industri Transportasi v Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain: la) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi, “ Ib) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi, lc) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi: Id) Rincian pendapatan usaha dari keagenan, dan le) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) 16) Khusus Industri Telekomunikasi “ Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain. 7 Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi 1 Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi, Idan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi. | Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)
Page 52 OCR 0.854
8) Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan H Yang harus diungkapkan antara lain: kerjasama operasi, Ib) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap) Iruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. 9) Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga 'Yang barus diungkapkan antara lain: la) Obligasi Pemerintah, b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui: Ic) Efek-efek, dan Id) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. 10) Beban Pokok Penjualan v (Catatan: 17 Yang barus diungkapkan antara lain: la) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: (1) Biaya bahan baku, (2) Biaya tenaga kerja, dan 3) Biaya overhcad Iditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan: b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: dan Ic) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. 1) Khusus Industri Rumah Sakit Beban Departementalisasi/Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi: 3) Beban bahan, b) Beban jasa pelayanan: Ic) Beban pegawai, Id) Beban penyusutan sarana rmedis, le) nol anecdaa. » NI Pa Saja Ih) Beban depresiasi. 12) Khusus Industri Asuransi: “ la) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi,
Page 53 OCR 0.863
Ib) Beban Klaim Asuransi Jiwa - |Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, Idan klaim kematian, 6) Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi. Id) Hasil Investasi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi. 13) Khusus Industri Perhotelan Beban Departementalisasi “ Yang harus diungkapkan antara lain: Ib) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan Ic) Rincian jumlah unsursunsur beban departemen lainnya. 14) Beban Usaha V (Catatan: 18 Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain: la) Beban penjualan, Ib) Beban distribusi, dan lc) Beban umum dan administrasi. 15) Khusus Industri Perbankan “ ja) Beban Bunga b) Beban Provisi dan Komisi |Yang barus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama. 16) Khusus Industri Pembiayaan Beban Kerugian Penurunan Nilai v Yang barus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurusan nilai untuk masing- masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan. 17) Pendapatan dan Beban Lainnya “N Penghasilan keuangan, biaya Yang barus diungkapkan antara lain : keuangan dan lain-lain peto tidak| Ja) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. diungkapkan pada Catatan atas |b) rincian dan jumlah Beban lainnya. Laporan Keuangan karena nilai le) Untuk Biaya Keuangan, meliputi : |yang tidak material (masing- Il) biaya pinjaman meliputi: masing sebesar 3,6796, 1,3896 |dan 0,0596 dari total pendapatan)
Page 54 OCR 0.887
|sebagai penyesuaian terhadap bunga, (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi: (a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual: ((b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi, dan (c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai. |d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi : (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan Imenggunakan metode ekuitas, dan (2) bagian laba ragi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah. Khusus Industri Perbankan ja) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. Ib) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Ic) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. Pendapatan Komprehensif Lain | Yang harus diungkapkan antara lain: la) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud, lb) kcuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti, Ic) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: Id) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual, le) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas, dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. (Pendapatan komprehensif lain (Perseroan terdiri dari Ipada Catatan 12.
Page 55 OCR 0.892
20) Pajak Penghasilan » (Catatan: 8d Yang barus diungkapkan antara lain : ja) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: Hijatndempasag Lerplra 2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu: (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya: (4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan Iperpajakan yang baru, |(S) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan temporer suatu (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset Ipajak tangguhan, dan (7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang (diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif.| b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung| Ike ekuitas, le) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali untuk Id) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk Iberikut ini: (1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar (perhitungan tarif pajak yang berlaku, le) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku ) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan,
Page 56 OCR 0.903
1g) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, I) beban pajak terkait dengan operasi yang dibentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian, dan (2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian: Im) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan latau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas laporan keuangan,
Page 57 OCR 0.898
21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain : la) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham: |b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba per |saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak lc) instrumven (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per Isaham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian, Isesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah le) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. Catatan: 19 (Transaksi Pihak Berelasi Yang barus diungkapkan antara lain: ja) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya: 1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau 2) lebih dari 0,546 (pol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi. b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan hubungan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud, ) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi Iserta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi hubangan tersebut
Page 58 OCR 0.888
(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima: kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non- jusaha, dan N4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan pembentukan, Id) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dinsaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan secara terpisah (1) entitas induk, (2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas, (3) entitas anak, (4) entitas asosiasi: (5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer, (6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan (7) pihak-pihak berclasi lainnya. le) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (1) imbalan kerja jangka pendek: 2) imbalan pascakerja: 3) imbalan kerja jangka panjang lainnya, 14) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan 5) pembayaran berbasis saham. kw ama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan, 3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan| ) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan, dan (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut.
Page 59 OCR 0.905
23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing 2 ja) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional, Ib) Yang barus diungkapkan antara lain: (1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam mata uang fungsional: (2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing, (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional: (4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: dan (5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode. 24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang barus diungkapkan antara lain : Ja) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset Il) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai, (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba Irugi komprebensif yang didalamnya tercakup ragi penurunan nilai, e (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik, (4) goodwil! yang telah diakui ragi penurunan nilainya, (S) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama (periode tersebut: dan (6) jumlah persbalikan rugi penurunan nilai atas asct revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprebensif' lain selama periode tersebut. lb) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset.
Page 60 OCR 0.901
Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu la) Perubahan Estimasi Akuntansi Yang barus diungkapkan antara lain : 1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi: (3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan. Ib) Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi, (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan, (3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: (la) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan ((b) laba per saham dasar dan dilusian, (4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang disajikan. Dalam hal tidak. praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: dan 5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk periode lc) Kesalahan Periode Lalu Yang barus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari kesalahan periode lalu, (2) jurnlah koreksi untuk setiap periode sajian: (8) bagi setiap pcs laporan keuangan, dan |(b) laba per saham dasar dan dilusian, (3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan Iwaktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis.
Page 61 OCR 0.887
126) Kombinasi Bisnis la) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama 1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi, (2) tanggal akuisisi, (3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan lakumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis, (4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh, (S) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh (6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui: (7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan: 8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi: (a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi: (b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: dan Ic) estimasi kisaran hasil (tidak didiskanto) atas, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan N9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama piutang. misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut (a) Nilai Wajar piutang: (b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan (c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih: (10) jurnlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Asct yang diperoleh dan Liabilitas (1) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar: Ka) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi terjadi:
Page 62 OCR 0.867
rap jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut: (12) dalam hal liabilitas malajai tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi aa) KeMvomaoi sebagian dinaiend dolan unik 29 DawsF ) angka (4) vukah petikan Han konon: dan (b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal, (13) dalam hal pembelian dengan diskon: (a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut Idiakui, dan |(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan, (14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10096 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi: (2) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada tanggal akuisisi dan Idasar pengukurannya, dan (b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut, untuk setiap (kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur peda Nilai Wajar, (1S) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: (a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pibak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak Ipengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi: dan b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai basil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis |dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut, 16) Informasi sebagai berikut: ja) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan ) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas basil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah
Page 63 OCR 0.898
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan. , b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang material atau secara kolektif material: 1) dalam bal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas, kepentingan Inonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan kewangan kombinasi bisnis 'schingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: (8) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai, (b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai: dan (ce) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama periode pelaporan (2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau Ikebilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan Ikontinjensi atau liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesaian, b) setiap perubahan dalarn kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut, dan c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan kontinjensi: 3) Habilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada: 4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan, 5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode pelaporan yang: ja) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-alih dalam kombinasi bisnis ) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan |hasil penggabungan, Ic) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis, dan Id) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas “ (Catatan: 15 lentitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: (1) jumlah harga yang dibayarkan, (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, dan (4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.
Page 64 OCR 0.885
Segmen Operasi Yang harus diungkapkan antara lain : la) pengungkapan pada level segmen, (W) informasi umum, yang terdiri dari: @a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan, dan |(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan, (2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, asct segmen, dan iabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya, (3) rekonsiliasi dari total pendapatan segrven, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen, liabilitas Isegmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan, Ib) pengungkapan pada level entitas (1) Informasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa. (2) Informasi wilayah geografis (2) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: Ii. negara domisili Perusahaan, dan li. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam bal pendapatan dari Isuatu negara asing secara individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut secara individual. b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, asct pajak yang ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: i. negara domisili Perusahaan, dan Ii. semua pegara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing |secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah. (3) Informasi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1096 (sepuluh perseratus) (2) fakta, ((b) total pendapatan dari setiap pelanggan, dan (c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.
Page 65 OCR 0.898
28) (Operasi yang Dihentikan - la) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) uraian tentang alasan operasi dihentikan, 2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang dihentikan, dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau Ikelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku. Ib) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain: (1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba ragi komprehensif meliputi: |(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak (penghasilan yang terkait: dan ((b) laba atau ragi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan |yang terkait, (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, Investasi dan pendanaan dari operasi yang Idibentikan, dan 3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dibentikan yang dapat diatribusikan pada 129) Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat “ la) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilai Jatau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi, Ib) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap Ikontrak instrurnen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non lindung nilai: (1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain, (2) pibak lawan transaksi (counterparties), (3) tanggal jatuh tempo, (4) nilai keseluruban kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan, (5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan: (6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan (7) persyaratan penting lainnya. Ic) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut, (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan mengenai Aset daw'atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai, dan (3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya.
Page 66 OCR 0.880
30) Nilai Wajar Instrumen Keuangan : (Catatan: 3b, 3e | Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain: la) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat Idiperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan, dan Ib) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset kevangan dan liabilitas keuangan. 31) Dividen v Yang harus diungkapkan antara lain: la) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi kepada lb) jumlah utang dividen untuk: I(1) periode pelaporan, dan v (Catatan: 13 |(2) periode sebelumnya, le) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan tetapi Isebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir Iperiode pelaporan, dan Id) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. 32) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama v |Yang harus diungkapkan antara lain: la) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah, Ib) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara Ic) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas, dan Id) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (LD) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya, dan 2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang, (penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama. (Catatan: 13
Page 67 OCR 0.832
133) Perikatan dan Kontinjensi : (Catatan: 25 la) Perikatan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perikatan yang meliputi: (a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan lisensi, diungkapkan: i pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian, Hi, periode berlakunya perikatan, iii. dasar penentuan kompensasi dan denda: Iv. pembatasan-pembatasan lainnya: (b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi, diungkapkan: 1 pibak-pibak yang terkait dalam perjanjian, “ |Catatan: 25 ii, periode berlakunya perikatan, fi. nilai keseluruhan, mata wang, dan bagian yang telah dircalisasi: dan iv. sanksi-sanksi, (2) pemberian jamiman atau garansi, diungkapkan: (2) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak Ikctiga untuk pihak yang dijamin, (b) latar belakang dikeluarkannya jaminan: (ce) periode berlakunya jaminan, dan (d) nilai jaminan, (3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan (4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya. b) Kontinjensi Yang barus diungkapkan antara lain : (UU) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan: ja) pihak-pihak yang terkait, ) jumlah yang diperkarakan, (C) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan d) dampak keuangan, ) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, 1 pkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya, 3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan: (nh Metlnpan Aa Madan Pajak Se pajak lan ak sa Jah Pekat dan Tang Ba Ipa |(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding). (4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: (2) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi, (b) estimasi dari dampak keuangannya, (c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
Page 68 OCR 0.894
(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. 134) Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara lain: v Ja) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma: b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama: ce) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan: la) Mak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama: le) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan 1) Isi perubahan perjanjian, jika ada. 135) Manajemen Risiko Keuangan la) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: 1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset kcuangan yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami enggan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami pemurunan (2) risiko likuiditas, antara lain: (a) analisis jatah tempo untuk tiabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas, dan |(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas, (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada lakhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas, dan (4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan, Ib) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan| 136) Khusus Industri Perbankan ja) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio) Yang barus diungkapkan antara lain: 1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi keuangan, (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan N3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.
Page 69 OCR 0.877
Ib) Posisi Devisa Neto - Yang harus diungkapkan antara bai (1) Rincian perhitungan dan posisi devisa weto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi keuangan: (2) Posisi devisa meto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. Ic) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank. Id) Aktivitas Fiduciary |Yang barus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fIduciary yang meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana. 137) Kunsi-Reorganisasi Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-rcorganisasi yang meliputi: la) Jumlah saldo negatif yang dicliminasi dalam laporan pasisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi: Ib) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pernegang saham setelah kuasi-reorganisasi |yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang, Ic) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- reorganisasi, Id) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan le) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi (keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi. 38) Pengelolaan Modal v |Yang barus diungkapkan antara lain : la) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola Ipermodalannya, termasuk: (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal, 2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal, dan 3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: ib) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal. ) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya, pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada), dan ) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi
Page 70 OCR 0.876
139) (Transaksi Nonkas , (Catatan: 23 Yang barus diungkapkan antara lain : MTransaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. (Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui Ipenerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal. ) Pembayaran Berbasis Saham v Yang harus diungkapkan antara lain : la) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka ipanjang. Ib) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas Ic) jumlah dan rata-rata tertimbang barga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham, Id) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi jatau selama periode pelaporan: le) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada lakhir periode, 1) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut: lopsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, dan 12) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ckuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu Iperiode (yaitu selain opsi saham). Ig) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya. 41) Khusus Industri Asuransi: “ la) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara lain : I(1) Analisis Kekayaan: |(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas, (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi: (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan, dan (5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 42) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah “ | Hal-hal yang harus diungkapkan: la) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah, Ib) Jenis Akad Asuransi Syariah: lc) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah, dan Id) Zakat.
Page 71 OCR 0.889
43) Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: ja) Kontrak reasuransi: b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya, 6) Rasio keuangan penting, Id) Pendapatan, beban dan hasil underwriting, dan lc) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan. 144) Khusus Industri Kehutanan : la) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu). lb) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan luran wajib lainnya: Ic) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tamah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian ala): id) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya, le) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinya: dan IP Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana : K1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya, dan |(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya, 45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yang harus diungkapkan antara lain: ja) dalam hal Perusahaan mencrima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir Iperiode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan |contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui |dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui: Ib) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: |) tanggal terjadinya: (2) sifat peristiwa, dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat. Catatan: 26 146) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dawatau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain: Ja) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut, Ib) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi, Ic) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan, dan Id) pembahasan mengenai dampak pencrapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan Ikcuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara
Page 72 OCR 0.866
la7) Reklasifikasi . (Catatan: 24 la) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan barus mengungkapkan antara lain: (1) sifat reklasifikasi: (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi, dan IG) atasan roklasifikasi. Ib) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: (1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan (2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi. 48) Hibah Pemerintah |Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: la) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah, dan 49) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain la) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka (penawaran Efek di negara lain. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain: (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya, dan (3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya, Ic) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan Ipengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.
Page 73 OCR 0.889
Informasi Penting Lainnya |Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang |perusabaan. Jakarta, 30 Oktober 2025 SA Direktur Keuangan
Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik IN
p.1
unresolved
org
Malonda Mustika & Rekan
p.1
unresolved
org
Rekan Rekan Nama Partner INA Putu Astika
p.1
unresolved
person
CPA
p.1 ×2
unresolved
person
CA Putu Astika
p.1
unresolved
org
Bapepam-LK
p.2 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.4 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.8 ×13
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.29
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.47
unresolved
org
Bapepam
p.63 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.