Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 11
Page 1
Jakarta, 28 Oktober 2025 Nomor : RR/CO/29.280/X/2025 Lampiran :2 Kepada Yth/To: 1. Bapak Inarno Djajadi Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif & Bursa Karbon merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Gedung Sumitro Djojohadikusumo Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta 10710 2. Bapak I Gede Nyoman Yetna Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190 Perihal : Penyampaian Hasil Paparan Publik Tahunan dan Insidentil PT Rukun Raharja Tbk Dengan hormat, Merujuk pada surat kami No. RR/CO/13.266/X/2025 dan RR/CO/13.267/X/2025 tertanggal 13 Oktober 2025 perihal Pelaksanaan Paparan Publik Tahunan dan Insidentil PT Rukun Raharja Tbk (“Perseroan”), bersama ini kami sampaikan bahwa kegiatan dimaksud telah dilaksanakan pada hari Senin, 27 Oktober 2025. Seluruh rangkaian acara, termasuk sesi tanya jawab, telah berlangsung dengan baik. Direksi Perseroan juga telah memberikan penjelasan secara komprehensif atas seluruh pertanyaan yang disampaikan oleh para pemangku kepentingan. Sebagai tindak lanjut, bersama surat ini kami lampirkan Ringkasan Pertanyaan dan Jawaban serta Resume Materi Paparan Publik Perseroan untuk menjadi bahan dokumentasi dan referensi lebih lanjut. Atas perhatian dan kerja sama yang baik, kami ucapkan terima kasih. Hormat kami Yuni Pattinasarani Corporate Secretary
Page 2
LAMPIRAN 1
RINGKASAN PERTANYAAN PESERTA PAPARAN PUBLIK DAN JAWABAN DARI PERSEROAN SERTA
RESUME HASIL PAPARAN PUBLIK
A. Pendahuluan
Dalam rangka memenuhi Peraturan PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) No. I-E tentang Kewajiban Penyampaian
Informasi jo. Surat Edaran BEI No. SE-00003/BEI/05-2020 tentang Tata Cara Pelaksanaan Public Expose
Secara Elektronik, serta atas permintaan BEI untuk menyelenggarakan Paparan Publik Insidentil, Perseroan
telah melaksanakan Paparan Publik dengan rincian sebagai berikut:
Hari dan tanggal : Senin, 27 Oktober 2025
Waktu : 10.00 – 11.25 WIB
A. Manajemen Yang Hadir
• Djauhar Maulidi – Direktur Utama
• Ogi Rulino – Direktur
• Wilson Kurniawan – Deputi Direktur Bidang Pengembangan Bisnis
• Aldila Ayudya – VP Keuangan dan Hubungan investor
• Praba Diwangkara - Manager Perencanaan Korporat Strategis dan Investasi
B. Susunan Acara
Acara Paparan Publik dibagi menjadi 2 sesi, yaitu :
• Sesi presentasi mengenai uraian kinerja Perseroan pada semester pertama 2025 dan rencana-
rencana strategis Perseroan sampai dengan akhir tahun 2025 yang disampaikan oleh Direksi
Perseroan
• Sesi Tanya-Jawab
C. Ringkasan Tanya Jawab
Berikut adalah pertanyaan dari peserta dan jawaban yang disampaikan secara langsung oleh
Manajemen Perseroan:
1. Nama : Artha
Institusi : Bloomberg Technoz
Pertanyaan & Jawaban:
• Apakah benar RAJA berencana ikut berpartisipasi di Blok Kasuri dan kesepakatannya akan tercapai
pada kuartal IV tahun ini?
Jawab:
Saat ini RAJA masih berada dalam tahap negosiasi dengan pihak terkait untuk rencana partisipasi
di Blok Kasuri. Pembicaraan dan kajian indikatif telah berjalan, dan diharapkan dalam 1–2 bulan ke
depan dapat tercapai kesepakatan awal dengan mitra yang dimaksud.
Page 3
• Untuk proyek terminal LNG dan ekspansi ke wilayah Banten, apakah RAJA akan bekerja sama
dengan perusahaan seperti Chandra Asri atau Krakatau Steel?
Jawab:
RAJA tidak akan berjalan sendiri dalam proyek pengembangan terminal LNG di Banten. Perseroan
akan berkolaborasi dengan pihak industri di kawasan tersebut.
RAJA saat ini sudah memiliki hubungan bisnis dengan beberapa perusahaan tersebut sebagai
pemasok gas, dan ke depan kerja sama akan diarahkan untuk memperkuat kemitraan strategis
serta keandalan pasokan energi industri.
• Dalam ekspansi ke sektor EBT, khususnya PLTA dan biomassa, apakah RAJA sudah memiliki
perusahaan target yang akan diakuisisi?
Jawab:
RAJA telah membidik beberapa perusahaan target untuk diakuisisi di sektor EBT, khususnya
pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dan biomassa.
Saat ini sudah dilakukan proses NDA (Non-Disclosure Agreement), komunikasi awal, serta
pembukaan data room sebagai bagian dari kajian kelayakan investasi.
Kebijakan RAJA untuk bisnis baru lebih diarahkan pada akuisisi perusahaan yang sudah beroperasi,
guna meminimalkan risiko konstruksi dan mempercepat kontribusi terhadap pendapatan.
Selain akuisisi, terdapat juga proyek greenfield yang sedang dikaji, sehingga ekspansi EBT akan
menjadi kombinasi organik dan anorganik.
• Dengan banyaknya rencana ekspansi, berapa perkiraan capex RAJA untuk tahun 2026 dan dari
sumber pendanaan mana — apakah dari pinjaman bank, obligasi, atau lainnya?
Jawab:
Terkait dengan pertanyaan mengenai kebutuhan belanja modal (Capex) tahun 2026, Perseroan
menjelaskan bahwa untuk proyek-proyek eksisting, khususnya pembangunan jaringan pipa BBM,
kebutuhan Capex diperkirakan berada pada kisaran USD 50–60 juta.
Selain proyek tersebut, terdapat pula beberapa proyek lain yang saat ini masih dalam tahap
perencanaan (pipeline) dan sedang dikaji lebih lanjut oleh manajemen untuk menentukan estimasi
kebutuhan investasinya.
Manajemen menambahkan bahwa proses identifikasi dan finalisasi kebutuhan Capex secara
keseluruhan masih berlangsung, dan akan dituangkan secara resmi dalam rencana anggaran tahun
2026 setelah seluruh proyek prioritas ditetapkan berdasarkan tahapan pelaksanaan baik yang
direncanakan pada awal, pertengahan, maupun akhir tahun.
Dari sisi sumber pendanaan, Perseroan menyampaikan bahwa saat ini tengah mengeksplorasi
berbagai opsi pembiayaan. Opsi yang paling konvensional dan umum digunakan adalah fasilitas
pinjaman bank, namun demikian, apabila kondisi pasar keuangan dinilai mendukung, Perseroan
juga membuka kemungkinan untuk menerbitkan obligasi dan right issue sebagai alternatif sumber
pendanaan.
Page 4
• Terkait rencana pembentukan subholding di segmen midstream, apakah nantinya akan dibawa IPO
dan kapan waktunya?
Jawab:
RAJA saat ini sedang dalam tahap restrukturisasi internal untuk memperkuat lini bisnis midstream
yang masih tersebar di beberapa entitas.
Proses pembentukan subholding midstream ditargetkan selesai sebelum akhir 2025 atau awal
2026, sebagai bagian dari upaya konsolidasi dan efisiensi bisnis.
Setelah stabilisasi internal tersebut, RAJA tidak menutup kemungkinan untuk membawa
subholding tersebut IPO, bergantung pada kesiapan internal dan kondisi pasar.
2. Nama : Irsyady Hanief
Institusi : Henan Putihrai Sekuritas
Pertanyaan & Jawaban:
Kapan rencana pembentukan subholding di segmen midstream akan dilakukan, dan bagaimana
mekanismenya?
Jawab:
Rencana pembentukan subholding midstream ditargetkan selesai sebelum akhir tahun ini atau paling
lambat awal 2026, dan saat ini tengah memasuki tahap finalisasi skema serta penataan kelembagaan.
Manajemen menambahkan bahwa bisnis-bisnis di segmen midstream saat ini masih berukuran kecil
dan tersebar, sehingga Perseroan akan melakukan konsolidasi internal terlebih dahulu untuk
menciptakan struktur yang lebih fokus, efisien, dan tangguh.
Tahapan berikutnya, Perseroan akan meninjau berbagai opsi strategis, termasuk pembentukan
subholding maupun akuisisi antar-entitas dalam grup, dengan mempertimbangkan kesiapan internal.
3. Nama: Tomy
Institusi: TopBusiness.id
Pertanyaan & Jawaban:
• Tadi disebutkan ada sembilan proyek baru. Berapa total kebutuhan investasinya, dan apakah akan
dibiayai dari kas internal atau sumber eksternal? Jika eksternal, apakah tetap melalui pinjaman
bank seperti saat ini yang porsinya 70%?
Jawab:
Untuk sembilan proyek baru yang direncanakan, saat ini kami masih berada pada tahap finalisasi
perhitungan investasi untuk dua hingga tiga proyek utama terlebih dahulu. Setelah proses tersebut
selesai dan angkanya telah terkonfirmasi, kami akan menyampaikannya secara resmi.
• Jika ada pembiayaan dari eksternal, apakah posisi DER ke depannya akan membangkak, tadi
disebutkan masih aman karena di bawah 1x?
Jawab:
Saat ini posisi Debt to Equity Ratio (DER) Perseroan masih berada di bawah 1x. Dengan adanya
tambahan proyek yang sebagian memerlukan pembiayaan eksternal, tentu rasio DER akan
mengalami sedikit peningkatan. Namun, manajemen akan menjaga agar rasio tersebut tetap
Page 5
berada pada level yang optimal, tidak melampaui batas kewajaran industri, dan tetap dalam
kondisi keuangan yang sehat.
• Dengan adanya sembilan proyek tersebut, seberapa besar kontribusinya ke kinerja keuangan ke
depan? Baik dari sisi revenue maupun laba bersih?
Jawab:
Sebagian dari proyek-proyek tersebut masih dalam tahap perhitungan awal. Namun, berdasarkan
estimasi sementara, ketika seluruh proyek telah beroperasi penuh, akan menambah kontribusi
terhadap EBITDA Perseroan lebih dari USD 100 juta per tahun. Beberapa proyek akan memberikan
kontribusi langsung melalui akuisisi (cash-generating), sementara sebagian lainnya memerlukan
waktu pembangunan antara 1 hingga 3 tahun sebelum beroperasi penuh.
4. Nama: Daniel
Institusi: Investor Retail
Pertanyaan & Jawaban:
• Berapa target pendapatan (revenue) dan laba bersih (net profit) RAJA untuk tahun 2025 dan
proyeksi awal untuk 2026? Faktor-faktor utama apa yang akan mendorong pertumbuhan ini?
Jawab:
Pada tahun 2025, dua proyek baru mulai beroperasi secara komersial (COD) dan akan memberikan
kontribusi langsung terhadap pendapatan dan laba bersih Perseroan, yaitu: Proyek Gas
Compressor akan COD pada kuartal IV 2025 dan diperkirakan akan menyumbang pendapatan
sekitar USD 10–11 juta per tahun dan EBITDA USD 8–10 juta per tahun.
Dengan beroperasinya proyek ini di kuartal IV 2025, kontribusinya akan mulai terlihat pada bulan
November–Desember 2025 dan berlanjut secara penuh di tahun 2026.
Selanjutnya adalah dari Konsolidasi Hasil Akuisisi Hafar Group, Selain proyek baru, Perseroan juga
telah menyelesaikan akuisisi 49% saham Hafar Group pada pertengahan Agustus 2025. Kontribusi
dari Hafar Group mulai dikonsolidasikan sejak kuartal III 2025.
Dengan tambahan sumber pendapatan dari proyek baru dan hasil akuisisi tersebut, Perseroan
optimistis kinerja tahun 2025 akan tumbuh kuat dan menjadi pondasi bagi pertumbuhan
berkelanjutan di tahun 2026, di mana kontribusi penuh dari proyek-proyek tersebut akan mulai
terealisasi sepanjang tahun.
• Mengingat fluktuasi harga komoditas gas dan minyak, bagaimana strategi manajemen untuk
menjaga stabilitas margin laba di tengah ketidakpastian harga energi global?
Jawab:
Untuk menjaga stabilitas margin laba di tengah fluktuasi harga energi global, tim bisnis trading gas
Perseroan secara aktif melakukan komunikasi dan koordinasi dengan para pelanggan. Dalam
setiap kontrak penjualan gas, Perseroan telah menerapkan mekanisme indeksasi harga (price
indexation) yang memungkinkan adanya penyesuaian terhadap perubahan harga pasar.
Dengan strategi tersebut, tim trading gas dapat mempertahankan tingkat margin yang sehat dan
memastikan pencapaian target keuangan Perseroan tetap terjaga meskipun terjadi dinamika pada
harga komoditas global.
Page 6
• Bagaimana perkembangan dan potensi proyek hilirisasi gas yang telah disinggung Perseroan pada
tahun-tahun sebelumnya untuk meningkatkan value gas?
Jawab:
Perseroan menjelaskan bahwa proyek hilirisasi gas yang telah disinggung sebelumnya saat ini
tengah difokuskan pada pengembangan proyek berbasis hidrogen dan amonia. Manajemen
menyampaikan bahwa saat ini Perseroan sedang melakukan pembahasan intensif dengan calon
mitra strategis, khususnya terkait ketersediaan dan keandalan sumber gas yang akan menjadi
bahan baku utama.
Perseroan menegaskan bahwa proyek hilirisasi ini membutuhkan sumber gas dengan cadangan
yang memadai dan jangka produksi panjang, mengingat nilai investasinya yang cukup besar dapat
mencapai ratusan juta dolar AS. Oleh karena itu, studi kelayakan dan negosiasi kontrak pasokan
gas menjadi tahap yang sangat krusial.
Manajemen optimistis bahwa pada tahun depan Perseroan dapat memperoleh sumber gas yang
sesuai untuk dikembangkan lebih lanjut ke tahap komersialisasi proyek hilirisasi ini, yang
diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah (value creation) dari portofolio bisnis gas Perseroan
• Mengingat kebutuhan Capex yang besar untuk ekspansi, bagaimana kebijakan dividen Perseroan
ke depan? Apakah Perseroan masih mempertahankan target rasio pembagian dividen tertentu?
Jawab:
Perseroan akan berupaya untuk tetap mempertahankan rasio pembagian dividen pada tingkat yang
sejalan dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun demikian, kebijakan dividen akan tetap
mempertimbangkan keseimbangan antara kebutuhan ekspansi dan kepentingan pemegang
saham.
Manajemen menekankan bahwa pembagian dividen dan pertumbuhan perusahaan harus berjalan
beriringan tidak hanya fokus pada besaran dividen semata, tetapi juga memastikan ketersediaan
dana yang memadai untuk pengembangan usaha ke depan. Pada prinsipnya, Perseroan tetap
berkomitmen menjaga konsistensi dalam memberikan nilai bagi pemegang saham, dengan
memperhatikan aspek sustainability, growth, dan market preference.
• Selain yang sudah diumumkan, apakah ada rencana aksi korporasi besar lainnya seperti Rights
Issue, Private Placement, atau akuisisi perusahaan/aset baru yang sedang dipertimbangkan untuk
meningkatkan skala bisnis?
Jawab:
Terkait aksi korporasi besar lainnya seperti Rights Issue atau Private Placement, hal tersebut telah
sempat dibahas oleh manajemen. Saat ini Perseroan senantiasa mengevaluasi berbagai opsi
pendanaan dan aksi korporasi strategis yang dapat mendukung ekspansi bisnis dan peningkatan
nilai bagi pemegang saham. Namun, setiap langkah akan dilakukan secara terukur dengan
mempertimbangkan kebutuhan modal, struktur permodalan, serta kondisi pasar yang berlaku.
Page 7
• Bagaimana manajemen melihat dan mengelola risiko transisi energi, yaitu pergeseran global dari
energi fosil ke EBT, terhadap portofolio bisnis RAJA yang saat ini masih didominasi gas?
Jawab:
Saat ini sebagian besar pendapatan RAJA memang masih berasal dari sektor minyak dan gas.
Namun, gas dianggap sebagai bagian dari transisi energi lebih bersih dari batu bara meski belum
sepenuhnya hijau. Karena itu, RAJA tidak akan meninggalkan bisnis gas, tetapi justru
memperkuatnya sebagai transisi menuju energi bersih.
Selain itu, RAJA melihat peluang besar di bisnis transportasi energi, terutama LNG (Liquefied
Natural Gas), seiring menurunnya pasokan gas di Jawa dan Sumatra serta meningkatnya potensi di
Indonesia Timur. Akuisisi Hafar Group menjadi langkah strategis untuk memperkuat rantai pasok
dan transportasi LNG.
Di sisi lain, RAJA mulai mengembangkan bisnis energi terbarukan seperti biomassa, biogas, dan
mini/micro-hydro. Kontribusi awal dari bisnis ini ditargetkan sekitar 10% dari total pendapatan
tahun depan dan akan terus meningkat bertahap. Setiap inisiatif dikaji dengan matang agar
berkelanjutan secara ekonomi dan investasi bagi perusahaan serta pemegang saham.
• Apa rencana manajemen untuk meningkatkan awareness dan likuiditas saham RAJA di kalangan
investor institusi maupun ritel, baik domestik maupun asing?
Jawab:
Perseroan saat ini fokus pada peningkatan kinerja operasional yang solid sebagai dasar utama
dalam membangun kepercayaan investor. RAJA meyakini bahwa keberhasilan dalam
merealisasikan proyek-proyek strategis yang telah disampaikan ke publik akan meningkatkan
awareness dan trust dari investor institusi maupun ritel.
Manajemen juga menegaskan bahwa Perseroan tidak melakukan intervensi terhadap pergerakan
harga saham di pasar. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memastikan pencapaian target
kinerja perusahaan, menjaga stabilitas nilai, serta secara konsisten memberikan dividen kepada
pemegang saham.
Tiga komitmen utama yang terus dipegang adalah:
- Memberikan nilai yang stabil bagi pemegang saham,
- Menjaga likuiditas saham di pasar, dan
- Mendistribusikan dividen secara reguler.
Dengan konsistensi terhadap kinerja dan transparansi informasi, manajemen optimistis bahwa
kepercayaan dan minat investor terhadap saham RAJA akan terus meningkat.
Page 8
LAMPIRAN 1
DAFTAR HADIR
No. Name Institution
1 Achmad Nafhis Ubaydillah Investor
2 Achmat Syaifullah Investor
3 AD Investor
4 Adisti Mayora Investor
5 Aditia Dwi Yahya Investor
6 Aditya Rahmat Ghifary Investor
7 Adityo Hutomo Sitepu Investor
8 Agus Dwiputranto Investor
9 Agustinus Hendrayana Investor
10 Ajeng Sri Widyasih Investor
11 al Investor
12 Alen Galfani Investor
13 Alvin Ferian Erlangga Bank Rakyat Indonesia
14 Amara Mahda Investor
15 Anastasia Sumaryati Investor
16 Andi Investor
17 Andi Hidayat Detik.com
18 Andina Rachmawaty Investor
19 Andre Charistio Loogman Investor
20 Angelyca David Vinci Investor
21 Anggita Ambar Linarti Investor
22 Anggraeni Investor
23 Anik Indrawati Investor
24 Annindita Rizky Pradina Setia Investor
25 Anto Samuel Sekuritas
26 arandi Investor
27 arief Investor
28 Arief Machrus Investor
29 Arief Rachmawan Investor
30 Arif Supriyatno Investor
31 Artha Bloomberg Technoz
32 aryowisnudewanto Investor
33 Aziz Investor
34 Bayu Aji Investor
35 Benedict Laiman Yulie Sekuritas Indonesia
Page 9
No. Name Institution 36 Bestari Prameswari Wibowo Investor 37 Brigitta Alphantaria Meliala Investor 38 Budi Sulistyo Investor 39 Cakra Rahtumahesa Investor 40 Daiz La Ode Stockwatch.id 41 Daniel Investor 42 Deasy Ayu Wulan Investor 43 Debrinata Kompas 44 Deny Dwiantoro Investor 45 Dewikrisna Investor 46 Dhini Tyagita Liestya Investor 47 Dinar IDX Channel 48 Dion Bisnis Indonesia 49 Edwin Investor 50 Enny Dinarwati Investor 51 Eros Rahmani Rifki Investor 52 Fadhlan Banny Samuel Sekuritas 53 Faizal Al Fariz Investor 54 Farah Thifal Investor 55 Fardi Nauli Rangkuti Investor 56 Fattah Hermana Investor 57 Febri Investor 58 Fitria Saraswati Investor 59 Gunarno Investor 60 Guruh Wijaya Subiyadi Investor 61 Gwenda Investor 62 Hana Nabila Katadata 63 Heri Antara News 64 Herjuna Qobush Izzahdi Investor 65 Hiroko Oka Tokyo Gas Indonesia 66 Hotasi D.P Nababan Investor 67 Indra Saputra Investor 68 Intern BD Investor 69 Investor Retail Investor 70 Irfano Rifat Madjid PT. Sentosa Bersama Mitra 71 Irsyady Hanief Henan Putihrai Sekuritas 72 khaila ayu Investor 73 Kurnia Mayang Sari Investor
Page 10
No. Name Institution 74 Linda Haryanti Investor 75 Lutfie Imam Fauzi Investor 76 Lydia Tesa Kontan 77 M. Daelami Investor 78 Masataka Sengoku Investor 79 Mashuna Ulie Azmi Investor 80 Mega Sefiani Investor 81 Mei Suci Tri Ardi Investor 82 Michael Filbery Investor 83 Moehammad Shadiq Helmy Investor 84 Mohammad Hamidi Surya Investor 85 Muhammad Alfadin Investor 86 Muhammad Andi Razak Investor 87 Muhammad Fadhil Farhan Investor 88 Muhammad Fitrah Mahaini Investor 89 Muhammad Haikal PT. Sentosa Bersama Mitra 90 Muhammad Oka Lesmana Firdauzi Investor 91 Muhtasyam Bank Mandiri 92 Nanda Shelvira Adiningtyas Investor 93 Nandami Mahargina Investor 94 nat Investor 95 nathanael Investor 96 Naufal Majid Investor 97 Neodofa Forizal Investor 98 Nila Fajar Purnama Investor 99 Nur Indah Pamila Saputri Investor 100 Nurita Kaleresan Investor 101 Radityo Oktavianto Investor 102 Rafikal Adha Tokyo Gas Indonesia 103 Raisya Mentari Investor 104 Reggie Yusuf P Investor 105 Resty Marsellya Investor 106 Ricky Hadianto Investor 107 Rico Pribadi Investor 108 Robert Dendang Investor 109 Rofi Investor 110 Rona Permatahati Bank Mandiri 111 Rony Hartanto Investor
Page 11
No. Name Institution 112 Sibarani Investor 113 Sivana InvestorTrust 114 Sugiarti Purnamasari Investor 115 Supriyanti Priandini Investor 116 Surya Hermana Investor 117 Syehani Assegaf Investor 118 Syifa Yumna Juara Capital Indonesia 119 Tanayastri Dini Fortune Indonesia 120 Theodorus Melvin Stockbit 121 Todo Anju Investor 122 Tommy Arbiwijaya Suherlan Investor 123 Tommy Primansyah Investor 124 Tomy TopBusiness 125 tri adiyansa Investor 126 Tri Handoyo Investor 127 Triyono Investor 128 Tsaqif Ryan Naufal Bank Mandiri 129 Wahyudi Investor 130 Windu Margono Investor 131 Yonatan Investor 132 Yono Andi Atmoko Investor 133 Yosephine Sanjaya Investor 134 Zetta H IDN Financials 135 Zul Akbar Investor
Names mentioned 149 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Inarno Djajadi Kepala Eksekutif Pengawas
p.1
unresolved
person
I Gede Nyoman Yetna
p.1
unresolved
person
Yuni Pattinasarani
· Corporate Secretary
p.1
unresolved
person
Achmad Nafhis Ubaydillah
p.8
unresolved
person
Achmat Syaifullah
p.8
unresolved
—
Adisti Mayora
p.8
unresolved
—
Aditia Dwi Yahya
p.8
unresolved
—
Aditya Rahmat Ghifary
p.8
unresolved
—
Adityo Hutomo Sitepu
p.8
unresolved
—
Agus Dwiputranto
p.8
unresolved
—
Agustinus Hendrayana
p.8
unresolved
—
Ajeng Sri Widyasih
p.8
unresolved
—
Alvin Ferian Erlangga
p.8
unresolved
—
Amara Mahda
p.8
unresolved
—
Anastasia Sumaryati
p.8
unresolved
—
Andi Hidayat
p.8
unresolved
—
Andina Rachmawaty
p.8
unresolved
—
Andre Charistio Loogman
p.8
unresolved
—
Angelyca David Vinci
p.8
unresolved
—
Anggita Ambar Linarti
p.8
unresolved
—
Anggraeni
p.8
unresolved
—
Anik Indrawati
p.8
unresolved
—
Annindita Rizky Pradina Setia
p.8
unresolved
—
Anto
p.8
unresolved
—
arandi
p.8
unresolved
—
arief
p.8
unresolved
—
Arief Machrus
p.8
unresolved
—
Arief Rachmawan
p.8
unresolved
—
Arif Supriyatno
p.8
unresolved
—
Artha
p.8
unresolved
—
aryowisnudewanto
p.8
unresolved
—
Aziz
p.8
unresolved
—
Benedict Laiman
p.8
unresolved
—
Bestari Prameswari Wibowo
p.9
unresolved
—
Brigitta Alphantaria Meliala
p.9
unresolved
—
Budi Sulistyo
p.9
unresolved
—
Cakra Rahtumahesa
p.9
unresolved
—
Daiz La Ode
p.9
unresolved
—
Daniel
p.9
unresolved
—
Debrinata
p.9
unresolved
—
Deny Dwiantoro
p.9
unresolved
—
Dewikrisna
p.9
unresolved
—
Dhini Tyagita Liestya
p.9
unresolved
—
Dinar
p.9
unresolved
—
Dion
p.9
unresolved
—
Edwin
p.9
unresolved
—
Enny Dinarwati
p.9
unresolved
—
Eros Rahmani Rifki
p.9
unresolved
—
Fadhlan Banny
p.9
unresolved
—
Faizal Al Fariz
p.9
unresolved
—
Fardi Nauli Rangkuti
p.9
unresolved
—
Fattah Hermana
p.9
unresolved
—
Febri
p.9
unresolved
—
Fitria Saraswati
p.9
unresolved
—
Gunarno
p.9
unresolved
—
Guruh Wijaya Subiyadi
p.9
unresolved
—
Gwenda
p.9
unresolved
—
Hana Nabila
p.9
unresolved
—
Herjuna Qobush Izzahdi
p.9
unresolved
—
Hiroko Oka
p.9
unresolved
—
Hotasi D.P Nababan
p.9
unresolved
—
Indra Saputra
p.9
unresolved
—
Intern BD
p.9
unresolved
—
Irfano Rifat Madjid
p.9
unresolved
—
Irsyady Hanief
p.9
unresolved
—
khaila ayu
p.9
unresolved
—
Kurnia Mayang Sari
p.9
unresolved
—
Linda Haryanti
p.10
unresolved
—
Lutfie Imam Fauzi
p.10
unresolved
—
Lydia Tesa
p.10
unresolved
—
M. Daelami
p.10
unresolved
—
Masataka Sengoku
p.10
unresolved
—
Mashuna Ulie Azmi
p.10
unresolved
—
Mega Sefiani
p.10
unresolved
—
Suci Tri Ardi
p.10
unresolved
—
Michael Filbery
p.10
unresolved
person
Moehammad Shadiq Helmy
p.10
unresolved
person
Mohammad Hamidi Surya
p.10
unresolved
person
Muhammad Alfadin
p.10
unresolved
person
Muhammad Andi Razak
p.10
unresolved
person
Muhammad Fadhil Farhan
p.10
unresolved
person
Muhammad Fitrah Mahaini
p.10
unresolved
person
Muhammad Haikal
p.10
unresolved
person
Muhammad Oka Lesmana Firdauzi
p.10
unresolved
—
Muhtasyam
p.10
unresolved
—
Nanda Shelvira Adiningtyas
p.10
unresolved
—
Nandami Mahargina
p.10
unresolved
—
nat
p.10
unresolved
—
nathanael
p.10
unresolved
—
Naufal Majid
p.10
unresolved
—
Neodofa Forizal
p.10
unresolved
—
Nila Fajar Purnama
p.10
unresolved
—
Nur Indah Pamila Saputri
p.10
unresolved
—
Nurita Kaleresan
p.10
unresolved
—
Radityo Oktavianto
p.10
unresolved
—
Rafikal Adha
p.10
unresolved
—
Raisya Mentari
p.10
unresolved
—
Reggie Yusuf P
p.10
unresolved
—
Resty Marsellya
p.10
unresolved
—
Ricky Hadianto
p.10
unresolved
—
Rico Pribadi
p.10
unresolved
—
Robert Dendang
p.10
unresolved
—
Rofi
p.10
unresolved
—
Rona Permatahati
p.10
unresolved
—
Rony Hartanto
p.10
unresolved
—
Sibarani
p.11
unresolved
—
Sivana
p.11
unresolved
—
Sugiarti Purnamasari
p.11
unresolved
—
Supriyanti Priandini
p.11
unresolved
—
Surya Hermana
p.11
unresolved
—
Syehani Assegaf
p.11
unresolved
—
Syifa Yumna
p.11
unresolved
—
Tanayastri Dini
p.11
unresolved
—
Theodorus Melvin
p.11
unresolved
—
Todo Anju
p.11
unresolved
—
Tommy Arbiwijaya Suherlan
p.11
unresolved
—
Tommy Primansyah
p.11
unresolved
—
Tomy
p.11
unresolved
—
tri adiyansa
p.11
unresolved
—
Tri Handoyo
p.11
unresolved
—
Triyono
p.11
unresolved
—
Tsaqif Ryan Naufal
p.11
unresolved
—
Windu Margono
p.11
unresolved
—
Yonatan
p.11
unresolved
—
Yono Andi Atmoko
p.11
unresolved
—
Yosephine Sanjaya
p.11
unresolved
—
Zetta H
p.11
unresolved
—
Zul Akbar
p.11
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.