Back to announcement
20260730_MICE_Laporan Informasi dan Fakta Material_32116114_lamp2.pdf
Financial statement Text extracted MICESource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1 OCR 0.928
N. MULTI INDOCITRA Jakarta, 30 Juli 2026 No. 9/MIC/CORPSEC/VII/2026 Kepada Yth, Direksi PT Bursa Efek Indonesia Jakarta Stock Exchange Building Tower | Jl. Jend. Sudirman Kav. 51-53 Jakarta 12190 Up : Divisi Pencatatan Sektor Jasa Hal : Penjelasan Perubahan lebih dari 2096 pada Total Aset dan atau Total Liabilitas dalam Laporan Keuangan Interim Konsolidasian (Tidak DiAudit) per 30 Juni 2026 bila dibandingkan dengan aporan Keuangan Konsolidasian Auditan per 31 Desember Dengan hormat, Sesuai dengan Lampiran Keputusan No. KEP-306/BEJ/07-2004, Peraturan Nomor I-£ Bursa tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, butir IIl.I.4 yang berbunyi terdapat perubahan lebih »- 2096 dimana terjadi kenaikan (penurunan) yang signifikan di Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perusahaan (Aset dan Liabilitas) per 30 Juni 2026 (Non-Audited) bila dibandingkan dengan Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perusahaan per 31 Desember 2025 (Audited) adalah sebagai berikut: Berikut dibawah ini merupakan penjelasan atas kenaikan (penurunan) yang signifikan tersebut antara lain: e Piutang lain-lain ar 30 Juni 2026 sebesar Rp40,545 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp9,694 miliar Biang) dibandingkan saldo per 31 Desember 2025 sebesar Rp30,851 miliar dikarenakan sampai dengan tanggal 30 Juni 2026, Perusahaan belum menerima pelunasan sebagian besar terutama dari PT Gloria Origita Cosmetics, PT Hasta Prima Industri, PT You Indonesia, PT Honoris Industry, PT Mattel Trading Indonesia, PT Granova Prima Lestari, PT Wong Lo Kat International dan PT Unitama Sari Mas masing-masing sebesar Rp7,546 miliar, Rp4,945 miliar, Rp0,586 miliar, Rp0,195 miliar, Rp6,878 miliar, Rp0,007 miliar, Rp0,853 miliar dan Rp1,028 miliar atas transaksi klaim support biaya activity promotion (pendapatan lain-lain) sampai dengan posisi 30 Juni 2026 dan juga adanya transaksi penagihan dana promotion distributor dan transaksi di luar usaha yang belum diterima oleh Perusahaan sampai dengan per 30 Juni 2026 sejumlah Rp3,513 miliar. # Uang muka per 30 Juni 2026 sebesar Rp8,061 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp4,507 miliar (126,7796) dibandingkan saldo per 31 Desember 2025 sebesar Rp3,554 miliar dikarenakan lebih meningkatnya pengeluaran uang muka pembelian aset tetap dan persediaan dari supplier untuk kebutuhan produksi di entitas anak serta uang muka keperluan operasional lainnya seperti uang muka perjalanan dinas, uang muka keperluan pembelian lisensi dynamics (Microsoft Dynamic 365 FO), aktivitas tiktok dan event marketing, uang muka promotion activity dan operasional lainnya yang dikeluarkan oleh Perusahaan di periode Kuartal 2 (A2) tahun 2026 dibandingkan dengan A4 tahun 2025. # Pajak dibayar dimuka per 30 Juni 2026 sebesar Rp8,295 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp5,246 miliar (172,03X) dibandingkan saldo per 31 Desember 2025 sebesar Rp3,049 miliar dikarenakan terdapatnya saldo Pajak Penghasilan Pasal 22 atas pembelian import, Pajak Penghasilan Pasal 23 dan Pajak Penghasilan Pasal 25 yang belum waktunya dikreditkan di A2 tahun 2026 bila dibandingkan dengan saldo Pajak Penghasilan Pasal 22, eta Penghasilan Pasal 23 dan Pajak Penghasilan Pasal 25 selama tahun 2025 yang telah dikreditkan oleh Perusahaan untuk menghitung Pajak Badan tahun Fiskal 2025 di akhir tahun 2025 lalu serta terdapatnya Pajak Pertambahan Nilai (PPN) — Masukan yang belum dikreditkan dengan PPN - Keluaran sampai dengan akhir periode A2 tahun 2026. 2 PT MULTI INDOCITRA Tbk. Green Central City, Commercial Area 6" FI. Jl. Gajah Mada No. 188, Jakarta 11120 Indonesia P. 262 (2t) 2936 se88 F. 482 (21) 2936 6191/ 92/93
Page 2 OCR 0.905
"N. MULTI INDOCITRA 8 Biaya dibayar dimuka per 30 Juni 2026 sebesar Rp2,386 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp1,241 miliar (108,4096) dibandingkan saldo per 31 Desember 2025 sebesar Rp1,145 miliar dikarenakan terdapatnya pembayaran premi asuransi dan pembayaran sewa untuk perpanjangan polis asuransi dan Sa gudang yang dibukukan sebagai asuransi dibayar dimuka dan sewa dibayar dimuka per 30 Juni 2026. # Utang pajak per 30 Juni 2026 sebesar Rp15,430 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp3,535 miliar (29,726) dibandingkan saldo per 31 Desember 2025 sebesar Rp11,895 miliar terutama dikarenakan Perusahaan akan melakukan pembayaran utang pajak PPh 29 atas tahun buku 2025 di periode April 2026 dan Perusahaan dan Entitas Anak juga melakukan accrue atas pajak kini (current 2) selama periode Januari-Juni 2026 sejumlah Rp9,031 miliar serta masih terdapat saldo Pajak Pertambahan Nilai (PPN) — Keluaran yang belum dikreditkan dengan PPN — Masukan sampai dengan posisi per 30 Juni 2026 dan juga terdapatnya saldo utang pajak Pajak Penghasilan Pasal 21, Pasal 4 (2) dan Pasal 23 yang terutang per 30 Juni 2026. # Utang lain-lain (pihak berelasi 4 pihak Sr 30 Juni 2026 sebesar Rp8,284 miliar mengalami penurunan sebesar Rp2,743 miliar (248896) dibandingkan saldo per 31 Desember 2025 sebesar Rp11,027 miliar, hal ini dikarenakan menurunnya utan kepada vendor-vendor pihak Kei atas transaksi operasional Perusahaan sampai dengan tanggal 30 Juni 2026 dibandingkan utang lain-lain kepada pihak ketiga per 31 Desember 2025. Dm plg itu, juga terdapat peningkatan utang kepada pihak berelasi - Pigeon Corporation atas transaksi tagihan royalti per 30 Juni 2026 sebesar Rp3,218 al dibandingkan dengan utang kepada Pigeon Corporation per 31 Desember 2025 sebesar Rp2,571 miliar. @ Uang muka paanasan per 30 Juni 2026 sebesar Rp1,722 miliar mengalami penurunan sebesar Rp0,753 miliar (30,456) dibandingkan saldo per 31 Desember 2025 sebesar Rp2,475 miliar dikarenakan lebih PE SPUNYa penelimaan uang muka dari pelanggan sampai dengan per 30 Juni 2026 dibandingkan per 31 esember : # Liabilitas sewa (bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun 4 bagian setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun) per 30 Juni 2026 sebesar Rp2,387 miliar mengalami penurunan sebesar Rp1,024 miliar (30,026) dibandingkan saldo per 31 Desember 2025 sebesar Rp3,411 miliar dikarenakan adanya pembayaran liabilitas sewa atas bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun selama periode Januari — Juni 2026. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan dan atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih. Hormat Kami, Ali Arifin Corporate Secretary PT MULTI INDOCITRA Tbk. Green Central City, Commercial Area 6 FI. Jl. Gajah Mada No. 188, Jakarta 11120 Indonesia P. 162 (21) 2936 888 F. 162 (21) 2936 6191/92/93
Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Bursa Efek Indonesia Jakarta Stock Exchange Building
p.1
unresolved
org
PT Gloria Origita Cosmetics
p.1
unresolved
org
PT Hasta Prima Industri
p.1
unresolved
org
PT Honoris Industry
p.1
unresolved
org
PT Mattel Trading Indonesia
p.1
unresolved
org
PT Granova Prima Lestari
p.1
unresolved
org
PT Wong Lo Kat International
p.1
unresolved
org
PT Unitama Sari Mas
p.1
unresolved
org
Pigeon Corporation
p.2 ×2
unresolved
person
Ali Arifin
· Corporate Secretary
p.2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.