Back to announcement
20251029_GOTO_Laporan Informasi dan Fakta Material_31980606_lamp1.pdf
Other Text extracted GOTOSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 19
Page 1
Nomor / Number: 097/GOTO/CS/JKT/X/2025
Perihal: Laporan Informasi kepada Otoritas Subject: Report to the Financial Services
Jasa Keuangan sehubungan dengan Authority (Otoritas Jasa Keuangan) in
Informasi atau Fakta Material connection with a Material Information
or Facts
Kepada Yth. / To:
1. Otoritas Jasa Keuangan / Financial Services Authority (“OJK”)
Gedung Sumitro Djojohadikusumo Lantai 1
Jl. Lapangan Banteng Timur 2-4
Jakarta 10710
U.p. / Attn: Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon
/ Executive Chief of the Capital Market, Derivative Financial and Carbon Trading
Supervisory
2. PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) / Indonesia Stock Exchange (“IDX”)
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
U.p. / Attn: Direktur Penilaian Perusahaan / Director of Listing
Dengan hormat, Dear Sir / Madam,
Merujuk pada Peraturan OJK No. Referring to the OJK Regulation No.
31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan atas 31/POJK.04/2015 concerning Disclosure
Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Information on Material Information or Facts by
Perusahaan Publik sebagaimana dicabut Issuers or Public Companies as partially revoked
sebagian berdasarkan Peraturan OJK No. 45 by the OJK Regulation No. 45 of 2024 concerning
Tahun 2024 tentang Pengembangan dan Development and Reinforcement of Issuers and
Penguatan Emiten dan Perusahaan Publik dan Public Companies and the Decree of the Board of
Keputusan Direksi BEI No:Kep-00066/BEI/09- Directors of the IDX No: Kep-00066/IDX/09-2022
2022 tentang Perubahan Peraturan Nomor I-E regarding the Amendment to Regulation No. I-E
tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, PT concerning the Obligation to Submit Information,
GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“Perseroan”) PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“the Company”)
dengan ini menyampaikan Keterbukaan hereby conveys a Disclosure of Information for the
Informasi dengan maksud untuk memberikan purpose of providing an explanation to fulfill the
penjelasan sebagai pemenuhan ketentuan relevant requirements under the applicable laws
perundangan-undangan pada Lampiran I. and regulations on Attachment I.
Sehubungan dengan hal di atas, bersama ini In connection with the foregoing, we hereby, for
kami untuk dan atas nama Perseroan and on behalf of the Company, convey a
menyampaikan Keterbukaan Informasi Disclosure of Information in connection with
sehubungan dengan informasi atau fakta material information or facts as follows:
material sebagai berikut:
1
Page 2
Nama Emiten/Name of the Issuer : PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“Perseroan”)/
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“Company”)
Alamat/Address : Gedung Pasaraya Blok M, 6-7/F, Jl. Iskandarsyah
II No. 2, Jakarta 12160
Bidang Usaha/Business Line : Perusahaan induk dan penyedia platform digital
yang mengintegrasikan on-demand services, e-
commerce dan produk digital, serta financial
technology services secara langsung maupun
tidak langsung melalui entitas-entitas di dalam
Perusahaan. /
Holding company and digital platform provider
integrating on-demand services, e-commerce and
digital products and financial technology services,
directly or indirectly through entities within the
Company.
Telepon/Phone : (021) 2910 1072
Faksimili/Fax : (021) 2709 7877
Email : corpsecretary@gotocompany.com
Website : www.gotocompany.com
1. Tanggal Kejadian 1. Date of the Event
Rabu, 29 Oktober 2025 Wednesday, October 29, 2025
2. Jenis Informasi 2. Information Type
Informasi atau Fakta Material Lainnya Other Material Facts or Information
3. Uraian Informasi 3. Description of Information
Pada hari ini, Perseroan telah menerbitkan The Company today released its unaudited
laporan keuangan konsolidasian pada and unreviewed consolidated financial
tanggal dan untuk periode sembilan bulan statements as of and for the nine-month
yang berakhir pada tanggal 30 September period ended on September 30, 2025, through
2025 yang tidak diaudit dan tidak direviu, its letter No. 095/GOTO/CS/JKT/X/2025,
melalui surat Perseroan No. dated October 29, 2025.
095/GOTO/CS/JKT/X/2025, tanggal 29
Oktober 2025.
Perseroan hari ini mengumumkan kinerja The Company today announced its third-
keuangan kuartal ketiga tahun 2025. quarter 2025 financial results. The Company
Perseroan mencetak laba sebelum generated an adjusted pre-tax profit for the
pajak yang disesuaikan untuk pertama
2
Page 3
kali serta menaikkan panduan kinerja first time and has raised its guidance for the
untuk setahun penuh. full year.
GTV inti Grup mencapai Rp102,8 triliun, naik Group core GTV reached Rp102.8 trillion, a
43% YoY. Total GTV Grup mencapai Rp176 43% YoY increase. The Group’s total GTV
triliun, naik 28% YoY, sementara climbed to Rp176 trillion, up 28% YoY, while
pendapatan bersih tumbuh 21% YoY net revenue grew 21% YoY to Rp4.7 trillion.
menjadi Rp4,7 triliun. Pengguna Annual Transacting Users (ATU) in Indonesia
Bertransaksi Tahunan (annual transacting rose 33% to 61.1 million, amounting to around
users atau ATU) di Indonesia yang naik 33% 30% of the country’s adult population.
menjadi 61,1 juta setara dengan 30% dari
jumlah penduduk dewasa.
Perseroan juga mencatatkan laba sebelum The Company generated adjusted pre-tax
pajak yang disesuaikan untuk pertama kali profit for the first time, amounting to Rp62
sebesar Rp62 miliar, meningkat Rp728 billion, an increase of Rp728 billion YoY.
miliar YoY. EBITDA Grup yang disesuaikan Group adjusted EBITDA reached Rp516
mencapai Rp516 miliar, tumbuh 239% YoY, billion, an improvement of 239% YoY, while
sementara EBITDA positif selama empat EBITDA was positive for the fourth
kuartal berturut-turut, mencapai Rp369 miliar consecutive quarter, reaching Rp369 billion,
setara dengan perbaikan Rp455 miliar YoY. an increase of Rp455 billion YoY. These
Peningkatan ini dihasilkan dari kinerja improvements resulted from stronger revenue
pendapatan yang lebih kuat dan manajemen performance and disciplined cost
biaya yang disiplin. management.
Perseroan mencatatkan arus kas bebas The Company achieved positive adjusted free
yang disesuaikan positif sebesar Rp247 cash flow amounting to Rp247 billion
miliar yang mencerminkan penguatan reflecting strengthened operating and
kinerja operasional dan keuangan. financial performance.
Imbalan jasa e-commerce Perseroan dari PT The Company’s e-commerce service fee from
Tokopedia mencapai Rp211 miliar pada PT Tokopedia reached Rp211 billion in the
kuartal ketiga. third quarter.
Perseroan mempertahankan posisi kas dan The Company maintains a solid cash position
neraca yang solid. Per 30 September 2025, and balance sheet. As of 30 September 2025,
Perseroan memiliki Rp18 triliun (US$ 1,1 the Company held Rp18 trillion (US$ 1.1
miliar) dalam bentuk kas, setara kas, dan billion) in cash, cash equivalents and short-
deposito jangka pendek. term deposits.
Perseroan juga terus mengembangkan The Company has also advanced its artificial
inisiatif kecerdasan buatan (AI). Model intelligence (AI) initiatives. Its next Large
Bahasa Besar (LLM) lanjutan telah memulai Language Model (LLM) entered training
pelatihan di sepanjang kuartal ketiga dan during the quarter, delivering higher efficiency
memberikan efisiensi yang lebih tinggi using fewer GPUs while outperforming the
dengan menggunakan lebih sedikit GPU previous 70-billion-parameter model. The
serta mengungguli model 70 miliar Company also launched a shared internal AI
parameter sebelumnya. Perseroan juga platform providing standardized access to
meluncurkan platform AI internal bersama GPUs, models, and reusable components,
yang menyediakan akses terstandarisasi ke which will improve development velocity and
GPU, model, dan komponen yang dapat reduce costs over time.
digunakan kembali, yang akan
meningkatkan kecepatan pengembangan
dan mengurangi biaya seiring waktu.
3
Page 4
AI secara bertahap diintegrasikan ke seluruh AI is being progressively integrated across the
ekosistem, yang pada akhirnya ecosystem ultimately enabling substantially
memungkinkan peningkatan pengalaman improved user experience, and reduced
pengguna secara signifikan serta time‑to‑market and costs. AI and Automation
pengurangan waktu peluncuran pasar dan helped lift customer satisfaction by 6% during
biaya. AI dan Otomatisasi (Automation) the quarter as initial response times were
membantu meningkatkan kepuasan reduced and resolutions were reached
pelanggan sebesar 6% di sepanjang kuartal quickly. Pilots in the Company’s collections
karena waktu tanggapan awal berkurang operations are also delivering better
dan penyelesaian masalah tercapai lebih connection and repayment performance than
cepat. Uji coba dalam operasi penagihan third‑party tools, at a lower cost to serve.
Perseroan juga menunjukkan kinerja dan
pembayaran kembali yang lebih baik
dibandingkan dengan menggunakan pihak
ketiga, dengan biaya layanan yang lebih
rendah.
Perseroan terus memperkuat dampak ESG- The Company continued to strengthen its
nya melalui inisiatif yang berfokus pada ESG impact through initiatives focused on
keberlanjutan, inklusi, dan pengembangan sustainability, inclusion and community
komunitas. Pencapaian di Kuartal III 2025 development. Highlights from 3Q25 include:
meliputi:
● Peningkatan enam poin tahun-ke-tahun ● A six-point year-on-year improvement in
dalam skor Penilaian Keberlanjutan S&P Global Corporate Sustainability
Perusahaan S&P Global, menempatkan Assessment score, placing the Company
Perseroan di persentil ke-91 di antara in the 91st percentile among industry
rekan-rekan industri. peers.
● Mempertahankan peringkat “A” MSCI ● Maintaining the Company’s MSCI ESG
ESG Perseroan. “A” rating.
● Implementasi program Komunitas Mitra ● Implementation of GoFood Merchant
GoFood (KOMPAG) untuk Community (KOMPAG) programs to raise
meningkatkan kesadaran dan berbagi awareness and share best practices that
praktik terbaik yang membantu help merchants adopt responsible food
pedagang mengadopsi pengelolaan waste management.
limbah makanan yang bertanggung
jawab.
● Revitalisasi Kelompok Sumber Daya ● Revitalization of the Company’s
Karyawan (ERG) Perseroan dengan Employee Resource Groups (ERGs) with
fokus utama pada pemberdayaan a primary focus on women while also
perempuan, sambil juga mendukung supporting wellness and sustainability
inisiatif kesejahteraan dan keberlanjutan initiatives for all employees, driving
bagi semua karyawan. Langkah ini stronger employee engagement and
bertujuan untuk meningkatkan inclusion across the organization.
keterlibatan dan rasa inklusif di seluruh
organisasi.
4
Page 5
Penjelasan lebih lanjut tersedia pada siaran pers Further explanation is available on the press
pada Lampiran I. release in Attachment I.
4. Dampak Kejadian Informasi 4. Impact of the Information
Informasi tersebut tidak berdampak This information does not have a detrimental
merugikan terhadap kegiatan operasional, effect on the operational activities, legal,
hukum, kondisi keuangan, atau financial condition or business continuity of the
kelangsungan usaha Perseroan. Company.
5. Keterangan Lain-Lain 5. Other Information
Untuk informasi lebih lanjut mengenai kinerja For more detailed information on the third-
keuangan dan operasional Perseroan untuk quarter of 2025’s financial and operational
kuartal III 2025 termasuk kinerja dari performance of the Company including the
masing-masing segmen operasi Perseroan, performance of each segment, kindly refer to
mohon merujuk pada siaran pers yang kami the press release attached as Attachment 1 of
lampirkan pada Lampiran 1 surat ini. this letter.
Demikian Keterbukaan Informasi kami We hereby convey this Disclosure of Information,
sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan and we thank you for your attention.
terima kasih.
Jakarta, 29 Oktober 2025 / October 29, 2025
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk
R.A. Koesoemohadiani
Direktur / Sekretaris Perusahaan
Director / Corporate Secretary
Tembusan / Carbon Copied:
1. Direktur Penilaian Perusahaan Sektor Jasa, PT Bursa Efek Indonesia
2. Kepala Departemen Pengawas Pasar Modal 1, Otoritas Jasa Keuangan
3. Deputi Direktur Pemantauan Perusahaan Sektor Jasa, Otoritas Jasa Keuangan
5
Page 6
Lampiran 1
Grup GoTo Mencatatkan Laba Sebelum Pajak Yang Disesuaikan Kuartalan
Pertama dan Menaikkan Pedoman Kinerja Tahunan dalam Laporan
Kinerja Kuartal Ketiga 2025
Ikhtisar Kinerja
● Mencatatkan laba sebelum pajak yang disesuaikan12 untuk pertama kali sebesar Rp62 miliar
● GoTo menaikkan pedoman EBITDA yang disesuaikan³ tahun 2025 dari Rp1,4-1,6 triliun menjadi
Rp1,8-1,9 triliun, mencerminkan kinerja yang kuat di seluruh segmen utama
● GTV inti⁴ Grup tumbuh 43% YoY menjadi Rp102,8 triliun, sejalan dengan Pengguna Bertransaksi
Tahunan (ATU)15 di Indonesia yang naik 33% menjadi 61,1 juta setara dengan 30% dari jumlah
penduduk dewasa13
● Pendapatan bersih Grup meningkat 21% YoY menjadi Rp4,7 triliun
● EBITDA Grup yang disesuaikan³ tumbuh 239% YoY mencapai rekor tertinggi sebesar Rp516 miliar
● EBITDA⁹ Grup positif selama empat kuartal berturut-turut, mencapai Rp369 miliar
● Arus kas bebas (free cash flow) yang disesuaikan10 mencapai Rp247 miliar
● Financial Technology mencapai rekor EBITDA yang disesuaikan³ sebesar Rp136 miliar, naik Rp201
miliar YoY, didorong oleh pertumbuhan pengguna dan pinjaman konsumen
● On-Demand Services mencatatkan EBITDA yang disesuaikan³ sebesar Rp336 miliar, naik 115% YoY,
mencerminkan kuatnya eksekusi, peningkatan efisiensi, dan integrasi ekosistem yang ditingkatkan
● Imbalan jasa e-commerce mencapai Rp211 miliar
Jakarta, Indonesia, 29 Oktober 2025 – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“Perseroan” atau “Grup GoTo”, BEI:
GOTO), ekosistem digital terbesar di Indonesia, hari ini mengumumkan kinerja keuangan kuartal ketiga
tahun 2025. Perseroan mencetak laba sebelum pajak yang disesuaikan12 untuk pertama kali serta
menaikkan panduan kinerja untuk setahun penuh.
Patrick Walujo, Direktur Utama Grup GoTo, mengatakan: “Grup GoTo terus mencatatkan pertumbuhan
sekaligus meningkatkan profitabilitas sejalan dengan upaya kami mencapai visi menjadi platform teknologi
kelas dunia yang digunakan oleh masyarakat Indonesia. Pada kuartal ketiga, kami mencatatkan tonggak
sejarah baru dengan mencapai laba sebelum pajak yang disesuaikan12 untuk pertama kali sebesar Rp62
miliar. Melalui momentum ini, kami menaikkan panduan kinerja EBITDA Grup yang disesuaikan³ setahun
penuh kami menjadi antara Rp1,8 triliun hingga Rp1,9 triliun, yang menegaskan kepercayaan terhadap
kemampuan kami untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan dan nilai jangka panjang bagi semua
pemangku kepentingan. Fokus kami tetap jelas yaitu untuk memberikan solusi yang konsisten,
menyenangkan dan hemat biaya bagi konsumen sembari memaksimalkan penghasilan mitra pengemudi
dan mitra pedagang.”
Simon Ho, Direktur Keuangan Grup GoTo, mengatakan: “Kinerja kuartal ketiga kami mencerminkan
kemajuan berkelanjutan dalam efisiensi dan disiplin keuangan di seluruh bisnis. Kami mencapai rekor lain
untuk EBITDA Grup yang disesuaikan³ dan menghasilkan arus kas bebas yang disesuaikan positif10,
didukung oleh pertumbuhan pendapatan dan manajemen biaya yang disiplin. Berkat eksekusi yang disiplin
dan investasi yang terarah, kami mampu berkembang, melayani lebih banyak pengguna dan
melakukannya dengan lebih efisien. Seiring dengan ekosistem kami yang terus berkembang, kami
memperkuat profitabilitas dan membangun pondasi keuangan yang tangguh untuk masa depan.”
Page 7
Ikhtisar Kinerja Grup
Aktual
Untuk periode tiga bulan yang berakhir Untuk periode sembilan bulan yang berakhir
(dalam miliar Rupiah)
30 September 30 September
Perubahan Perubahan
2025 2024 2025 2024
YoY % YoY %
Indikator operasional
GTV inti4 102.845 71.970 43% 275.826 197.835 39%
GTV2 176.484 137.363 28% 473.917 393.736 20%
Indikator keuangan
Pendapatan bersih 4.736 3.926 21% 13.295 11.663 14%
EBITDA yang 516 15211 239% 1.336 (79)11 n/a
disesuaikan3
EBITDA9 369 (86) n/a 816 (1.214) n/a
Rugi periode berjalan (255) (1.693) 85% (997) (4.539) 78%
Pro-Forma1
Untuk periode sembilan bulan yang berakhir
(dalam miliar Rupiah)
30 September
Perubahan
2025 2024
YoY %
Indikator operasional
GTV inti4 275.826 188.942 46%
GTV2 473.917 375.320 26%
Indikator keuangan
Pendapatan bersih 13.295 10.522 26%
EBITDA yang 1.336 (14)11 n/a
disesuaikan3
EBITDA9 816 (1.344) n/a
Rugi periode berjalan (547) (2.029) 73%
GTV inti⁴ Grup mencapai Rp102,8 triliun, naik 43% YoY. Total GTV² Grup mencapai Rp176 triliun, naik 28%
YoY, sementara pendapatan bersih tumbuh 21% YoY menjadi Rp4,7 triliun. Pengguna Bertransaksi Tahunan
(ATU)15 di Indonesia yang naik 33% menjadi 61,1 juta setara dengan 30% dari jumlah penduduk dewasa13.
Perseroan juga mencatatkan laba sebelum pajak yang disesuaikan12 untuk pertama kali sebesar Rp62
miliar, meningkat Rp728 miliar YoY. EBITDA Grup yang disesuaikan³ mencapai Rp516 miliar, tumbuh 239%
YoY, sementara EBITDA⁹ positif selama empat kuartal berturut-turut, mencapai Rp369 miliar setara dengan
perbaikan Rp455 miliar YoY. Peningkatan ini dihasilkan dari kinerja pendapatan yang lebih kuat dan
manajemen biaya yang disiplin.
Perseroan mencatatkan arus kas bebas yang disesuaikan¹⁰ positif sebesar Rp247 miliar yang
mencerminkan penguatan kinerja operasional dan keuangan.
Imbalan jasa e-commerce GoTo dari PT Tokopedia mencapai Rp211 miliar pada kuartal ketiga.
Perseroan mempertahankan posisi kas dan neraca yang solid. Per 30 September 2025, GoTo memiliki
Rp18 triliun (US$ 1,1 miliar) dalam bentuk kas, setara kas, dan deposito jangka pendek.
Page 8
Perseroan juga terus mengembangkan inisiatif kecerdasan buatan (AI). Model Bahasa Besar (LLM) lanjutan
telah memulai pelatihan di sepanjang kuartal ketiga dan memberikan efisiensi yang lebih tinggi dengan
menggunakan lebih sedikit GPU serta mengungguli model 70 miliar parameter sebelumnya. GoTo juga
meluncurkan platform AI internal bersama yang menyediakan akses terstandarisasi ke GPU, model, dan
komponen yang dapat digunakan kembali, yang akan meningkatkan kecepatan pengembangan dan
mengurangi biaya seiring waktu.
AI secara bertahap diintegrasikan ke seluruh ekosistem, yang pada akhirnya memungkinkan peningkatan
pengalaman pengguna secara signifikan serta pengurangan waktu peluncuran pasar dan biaya. AI dan
Otomatisasi (Automation) membantu meningkatkan kepuasan pelanggan sebesar 6% di sepanjang kuartal
karena waktu tanggapan awal berkurang dan penyelesaian masalah tercapai lebih cepat. Uji coba dalam
operasi penagihan Perseroan juga menunjukkan kinerja dan pembayaran kembali yang lebih baik
dibandingkan dengan menggunakan pihak ketiga, dengan biaya layanan yang lebih rendah.
Financial Technology
(dalam miliar Rupiah, Untuk periode tiga bulan yang berakhir Untuk periode sembilan bulan yang berakhir
kecuali dinyatakan lain) 30 September 30 September
Perubahan Perubahan
2025 2024 2025 2024
YoY % YoY %
Indikator operasional
GTV inti4 95.326 64.607 48% 253.698 169.177 50%
GTV2 169.950 130.597 30% 454.638 356.899 27%
Nilai buku pinjaman
konsumen6 7.623 4.341 76% 7.623 4.341 76%
Pengguna bertransaksi
bulanan (MTU, dalam
jutaan)14 24,2 18,8 29% 22,4 17,3 29%
Indikator keuangan
Pendapatan bersih 1.542 993 55% 4.104 2.400 71%
Pendapatan pinjaman7 1.037 565 84% 2.680 1.231 118%
EBITDA yang 136 (65) n/a 271 (481) n/a
disesuaikan3
● Pengguna bertransaksi bulanan (MTU)14 naik 29% YoY menjadi 24,2 juta, mencerminkan
peningkatan adopsi aplikasi GoPay di kalangan pengguna premium dan pasar massal serta
peningkatan penggunaan lintas platform dalam ekosistem GoTo. Fintech juga mencapai lebih dari
500 juta transaksi dalam sebulan untuk pertama kalinya di September.
● GTV inti⁴ tumbuh 48% YoY menjadi Rp95,3 triliun, didukung oleh kekuatan berkelanjutan bisnis
pembayaran konsumen, didorong oleh pertumbuhan pengguna dan transaksi yang kuat.
● Pendapatan bersih tumbuh 55% YoY menjadi Rp1,5 triliun, didukung oleh ekspansi pinjaman
konsumen dan pertumbuhan stabil dalam transaksi pembayaran.
● Pendapatan pinjaman⁷ tumbuh 84% YoY menjadi Rp1,0 triliun, sementara nilai buku pinjaman
konsumen⁶ mencapai Rp7,6 triliun, naik 76% YoY.
● EBITDA yang disesuaikan³ mencapai Rp136 miliar, menandai profitabilitas empat kuartal
berturut-turut dan peningkatan Rp201 miliar YoY, didorong oleh peningkatan dalam bisnis
pembayaran dan pinjaman.
● Aplikasi GoPay terus mendorong pertumbuhan, menjadi yang terdepan di segmen pengguna
menengah ke atas sebagai dompet digital nomor satu, dengan beragam mitra premium di
berbagai kategori seperti travel dan layanan streaming.
Page 9
● GoPay juga mencatat pertumbuhan signifikan di segmen pasar massal, yang terutama didorong
oleh fungsionalitas aplikasi, dengan retensi yang didukung oleh fitur interaktif seperti check-in
harian dan mini-game (termasuk GoPay Pet), kini mencapai sekitar 24% pengguna aktif bulanan.
On-Demand Services
Untuk periode tiga bulan yang berakhir Untuk periode sembilan bulan yang
(dalam miliar Rupiah)
30 September berakhir 30 September
Perubahan Perubahan
2025 2024 2025 2024
YoY % YoY %
Indikator operasional5
GTV2,5 16.743 16.348 2% 48.824 44.815 9%
Mobility2,5,8 6.253 6.220 1% 18.199 16.754 9%
Delivery2,5,8 10.490 10.128 4% 30.625 28.061 9%
Indikator keuangan
Pendapatan bersih5 3.205 2.901 10% 9.199 7.790 18%
Mobility5,8 796 715 11% 2.275 1.987 14%
Delivery5,8 2.409 2.186 10% 6.924 5.803 19%
EBITDA yang 336 156 115% 978 412 137%
disesuaikan3
Mobility3,8 190 185 3% 595 510 17%
Delivery3,8 189 13 1.354% 508 61 733%
Biaya korporasi yang (43) (42) -2% (125) (159) 21%
dialokasikan oleh Grup
● GTV²,⁵ On-Demand Services tumbuh 2,4% YoY menjadi Rp16,7 triliun, seiring dengan peningkatan
profitabilitas Perseroan sembari melindungi pangsa pasar.
● Pendapatan bersih⁵ meningkat 10% YoY, mencapai Rp3,2 triliun, yang didukung oleh peningkatan
pendapatan dari periklanan (advertising), belanja insentif yang disiplin dan perubahan bauran
produk.
● EBITDA yang disesuaikan³ meningkat 115% YoY menjadi Rp336 miliar, menandai peningkatan
EBITDA yang disesuaikan lima kuartal berturut-turut.
● Perseroan tetap berkomitmen untuk mempercepat pertumbuhan secara berkelanjutan dan oleh
karenanya menerapkan strategi yang mencakup pengembangan produk yang terdiferensiasi
untuk segmen konsumen menengah ke atas maupun pasar massal, sekaligus membuka lebih
banyak sinergi dalam ekosistem. Strategi ini akan menciptakan skala ekonomi yang menurunkan
biaya pelayanan (cost-to-serve) dan memungkinkan pemberian harga yang lebih baik bagi
konsumen, yang pada akhirnya akan meningkatkan permintaan serta pendapatan bagi mitra
pengemudi dan mitra pedagang.
● Mobility:
● GTV²,⁵,⁸ Mobility tumbuh 1% menjadi Rp6,3 triliun karena kinerja operasional terus
meningkat.
● Pendapatan bersih⁵,⁸ meningkat 11% YoY, mencapai Rp796 miliar.
● EBITDA yang disesuaikan³,⁸ meningkat 3% YoY menjadi Rp190 miliar.
● Perseroan meluncurkan layanan transportasi roda dua untuk para komuter dengan harga
terjangkau setiap hari di titik-titik transit. Layanan ini ditujukan bagi pengguna yang ingin
tarif yang pasti dan bersedia menunggu sedikit lebih lama. Pada saat yang sama, diskon
dikurangi dan sistem prioritas ditingkatkan untuk pengguna yang membutuhkan layanan
cepat dan lebih mengutamakan kenyamanan.
Page 10
● Delivery:
● GTV²,⁵,⁸ Delivery tumbuh 4% menjadi Rp10,5 triliun.
● Pendapatan bersih⁵,⁸ meningkat 10% YoY, mencapai Rp2,4 triliun.
● EBITDA yang disesuaikan³,⁸ meningkat 1.354% YoY, mencapai Rp189 miliar.
● Perseroan terus mendorong pertumbuhan bagi para pedagang dengan menyediakan fitur
promosi yang memungkinkan penargetan konsumen secara lebih tepat. Hal ini telah
mendorong pendapatan dari iklan yang mencapai 2% dari GMV Makanan, serta belanja
promosi yang didanai pedagang yang meningkat 71% YoY.
● Perseroan berencana untuk mengembangkan armadanya menjadi jaringan pengiriman
terbesar dan tercepat di Indonesia.
Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG)
GoTo terus memperkuat dampak ESG-nya melalui inisiatif yang berfokus pada keberlanjutan, inklusi, dan
pengembangan komunitas. Pencapaian di Kuartal III 2025 meliputi:
● Peningkatan enam poin tahun-ke-tahun dalam skor Penilaian Keberlanjutan Perusahaan S&P
Global, menempatkan Perseroan di persentil ke-91 di antara rekan-rekan industri.
● Mempertahankan peringkat “A” MSCI ESG Perseroan.
● Implementasi program Komunitas Mitra GoFood (KOMPAG) untuk meningkatkan kesadaran dan
berbagi praktik terbaik yang membantu pedagang mengadopsi pengelolaan limbah makanan yang
bertanggung jawab.
● Revitalisasi Kelompok Sumber Daya Karyawan (ERG) Perseroan dengan fokus utama pada
pemberdayaan perempuan, sambil juga mendukung inisiatif kesejahteraan dan keberlanjutan bagi
semua karyawan. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan dan rasa inklusif di
seluruh organisasi.
Pedoman Kinerja 2025
GoTo mengharapkan pertumbuhan dan profitabilitas yang berkelanjutan karena memanfaatkan skala dan
sinergi ekosistemnya. Perseroan menaikkan panduan EBITDA Grup yang disesuaikan³ setahun penuh
2025 dari Rp1,4-1,6 triliun menjadi Rp1,8-1,9 triliun dan tetap yakin dalam mencapai targetnya.
Prospek ini didasarkan pada kondisi pasar saat ini dan mencerminkan perkiraan awal Perseroan, yang
semuanya tunduk pada berbagai ketidakpastian dan risiko termasuk peningkatan persaingan pasar, inflasi
biaya, kondisi makroekonomi, dan variabel lainnya.
- AKHIR -
Tentang Grup GoTo
GoTo adalah ekosistem digital terbesar di Indonesia. Misi GoTo adalah 'memberdayakan kemajuan' dengan
menyediakan infrastruktur teknologi dan solusi yang membantu semua orang untuk mengakses dan
berkembang dalam ekonomi digital. Ekosistem GoTo menawarkan berbagai layanan, termasuk mobilitas,
pengantaran, pembayaran, layanan keuangan, dan solusi teknologi untuk merchant. Selain itu, ekosistem
ini juga menyediakan layanan e-commerce melalui Tokopedia dan layanan perbankan melalui
kemitraannya dengan Bank Jago.
Page 11
Pernyataan Berwawasan ke Depan (Forward-Looking Statements) Dokumen ini dapat memuat informasi berwawasan ke depan atau pernyataan berwawasan ke depan, termasuk namun tidak terbatas pada diskusi tentang strategi, rencana ke depan, dan kinerja keuangan indikatif (secara kolektif disebut “forward-looking information”). Forward-looking information ini didasarkan pada sejumlah ekspektasi, estimasi, proyeksi, dan asumsi manajemen saat ini. Meskipun dianggap wajar, forward-looking information ini tunduk pada risiko dan ketidakpastian yang signifikan, termasuk bisnis, ekonomi, persaingan, serta faktor lainnya. Forward-looking information bukan merupakan suatu jaminan atas kinerja di masa mendatang, dan untuk tidak sepenuhnya dijadikan sebagai dasar untuk membuat keputusan investasi apa pun karena melibatkan risiko, ketidakpastian, dan faktor lain yang diketahui maupun yang tidak diketahui (termasuk risiko dan ketidakpastian dalam laporan keuangan konsolidasian GoTo dan Analisis dan Pembahasan Manajemen yang tersedia di situs web GoTo), yang mungkin dapat menyebabkan hasil aktual atau masa depan yang berbeda secara material dari yang dipaparkan atau tersirat dari forward-looking information tersebut. Setiap estimasi, strategi investasi, atau pandangan yang diungkapkan dalam dokumen ini didasarkan pada kondisi pasar saat ini, dan/atau data dan informasi yang diberikan oleh pihak ketiga yang tidak terafiliasi, dan dapat berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Grup GoTo belum melakukan verifikasi secara independen atas informasi apa pun yang diperoleh dari sumber pihak ketiga, yang dapat mempengaruhi keakuratan asumsi yang dibuat dan kesimpulan yang diambil. Kecuali diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan, Grup GoTo menyangkal adanya tanggung jawab apa pun untuk memperbaharui informasi atau atau melakukan revisi terhadap forward- looking information apa pun, baik sebagai akibat dari adanya informasi atau peristiwa baru, atau lainnya. Para pembaca diminta untuk tidak bergantung semata-mata pada forward-looking information ini, yang tidak boleh dipandang, dengan sendirinya, sebagai dasar untuk membuat keputusan investasi. Pengukuran Keuangan Non-PSAK Grup GoTo menggunakan sejumlah ukuran keuangan non-Standar Akuntansi Keuangan Indonesia (PSAK), termasuk EBITDA, EBITDA yang disesuaikan, laba sebelum pajak yang disesuaikan dan arus kas bebas yang disesuaikan untuk memahami dan mengevaluasi kinerja operasional utama Grup GoTo. Namun, definisi pengukuran keuangan non-PSAK yang digunakan oleh Grup GoTo yang disajikan di sini mungkin berbeda dari yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan lain, dan oleh karena itu mungkin tidak dapat saling dibandingkan. Selanjutnya, pengukuran keuangan non-PSAK ini memiliki keterbatasan tertentu, karena tidak mencakup dampak dari biaya-biaya tertentu yang tercermin dalam laporan keuangan konsolidasi Grup GoTo yang diperlukan untuk menjalankan kegiatan usahanya. Dengan demikian, pengukuran keuangan non-PSAK ini harus dipertimbangkan sebagai informasi tambahan, bukan sebagai pengganti, atau terpisah dari, pengukuran yang disusun sesuai dengan PSAK. Pengukuran non-PSAK tidak dimaksudkan untuk menggantikan penyajian hasil keuangan Grup GoTo sesuai dengan PSAK. Namun, Grup GoTo percaya bahwa penyajian EBITDA, EBITDA yang disesuaikan, laba sebelum pajak yang disesuaikan dan arus kas bebas yang disesuaikan memberikan informasi tambahan kepada investor untuk memfasilitasi perbandingan kinerja masa lalu dan saat ini, dengan mengecualikan item-item yang menurut Grup GoTo tidak mencerminkan operasi berkelanjutan Grup GoTo karena besarnya dan/atau sifatnya. EBITDA, EBITDA yang disesuaikan, laba sebelum pajak yang disesuaikan dan arus kas bebas yang disesuaikan yang disajikan di sini mungkin tidak dapat dibandingkan dengan pengukuran dengan istilah serupa yang disajikan oleh perusahaan-perusahaan lain, yang mungkin menggunakan dan menentukan pengukuran ini secara berbeda. Oleh karena itu, pengukuran non-PSAK ini tidak boleh dibandingkan dengan yang disajikan oleh perusahaan-perusahaan lain. Informasi Keuangan Konsolidasian Grup GoTo telah menyajikan hasil untuk tiga bulan yang berakhir pada 30 September 2025, 30 Juni 2025, 31 Maret 2025, 31 Desember 2024, dan 30 September 2024 yang telah disiapkan oleh dan merupakan tanggung jawab manajemen. Informasi keuangan konsolidasian untuk tiga bulan yang berakhir pada 30 September 2025, 30 Juni 2025, 31 Maret 2025, 31 Desember 2024, dan 30 September 2024 belum diaudit, ditelaah, diperiksa, atau diterapkan prosedur apapun. Oleh karena itu, tidak terdapat opini atau bentuk keyakinan lainnya yang diungkapkan sehubungan dengan setiap dan seluruh informasi keuangan konsolidasian untuk tiga bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2025, 30 Juni 2025, 31 Maret 2025, 31 Desember 2024, dan 30 September 2024 yang disajikan dalam dokumen ini. Grup GoTo juga telah menyajikan beberapa informasi keuangan konsolidasian secara proforma seolah-olah Tokopedia dan kegiatan usaha pengiriman serta fulfillment terkait di bawah GoTo Logistics telah didekonsolidasikan sejak 1 Januari 2024. Informasi keuangan proforma tersebut telah disusun berdasarkan informasi keuangan historis Grup GoTo. Informasi keuangan proforma ini (i) tidak dapat diartikan sebagai penyajian lengkap atas kinerja keuangan atau hasil operasi Grup GoTo jika transaksi-transaksi tersebut telah diselesaikan pada dan untuk periode yang disajikan; (ii) disajikan berdasarkan informasi dan perkiraan serta asumsi yang tersedia saat ini yang diyakini oleh manajemen Grup GoTo wajar pada tanggal diterbitkannya dokumen ini; (iii) diperuntukkan untuk tujuan penyajian informasi semata; dan (iv) tidak mencerminkan seluruh keputusan yang diambil oleh Grup GoTo setelah dekonsolidasi. Selain itu, informasi keuangan proforma tersebut disajikan hanya untuk tujuan ilustrasi dan informasi semata serta tidak selalu mencerminkan hasil operasional atau kondisi keuangan Grup GoTo di masa mendatang sebagai perusahaan independen yang sahamnya diperdagangkan secara publik. Informasi keuangan proforma yang tercantum dalam dokumen ini telah disiapkan oleh dan merupakan tanggung jawab manajemen. Informasi keuangan proforma ini belum diaudit, ditinjau, diperiksa, atau dikenakan prosedur apa pun oleh konsultan pihak ketiga atau akuntan publik bersertifikat independen. Oleh karena itu, tidak ada pendapat atau bentuk jaminan lainnya yang diberikan terkait dengan informasi keuangan proforma yang disajikan dalam dokumen ini.
Page 12
1. Indikator proforma mengasumsikan Tokopedia dan usaha pengiriman dan fulfillment di bawah GoTo Logistics telah
didekonsolidasi dari Grup GoTo sejak 1 Januari 2024. Indikator-indikator per segmen adalah sesuai dengan yang dilaporkan,
kecuali dinyatakan lain.
2. Nilai transaksi bruto (GTV) adalah sebuah representasi pengukuran operasional yang mencakup:
a. jumlah nilai waktu transaksi dari segmen On-Demand Services serta berbagai item tambahan, termasuk biaya tol dan tip
b. jumlah nilai produk dan layanan yang tercatat dari platform e-commerce kami, di luar Tokopedia,
c. jumlah nilai total volume pembayaran, atau TPV, yang diproses melalui platform financial technology kami, dan
d. di luar jumlah transaksi antarperusahaan di antara entitas di dalam perusahaan yang telah dieliminasi saat konsolidasi.
3. Grup GoTo menghitung EBITDA yang disesuaikan, yang merupakan pengukuran keuangan non-PSAK, dimulai dengan rugi
sebelum pajak penghasilan, disesuaikan dengan (i) biaya penyusutan dan amortisasi; (ii) pendapatan keuangan; (iii) biaya
bunga; (iv) kerugian penurunan nilai aset atas kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual; (v) (pembalikan)/kerugian atas
penurunan nilai investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama; (vi) kerugian atas penurunan nilai goodwill; (vii)
penyesuaian nilai wajar instrumen keuangan; (viii) (pembalikan)/kerugian penurunan nilai aset tak berwujud dan aset tetap; (ix)
biaya kompensasi berbasis saham; (x) (keuntungan)/kerugian selisih kurs, bersih; (xi) bagian (keuntungan)/kerugian bersih
entitas asosiasi dan ventura bersama; (xii) (keuntungan)/kerugian pelepasan investasi dan dilusi investasi, bersih; (xiii)
pendapatan dividen; (xiv) donasi dan (xv) non-recurring items.
4. GTV inti adalah GTV dengan mengecualikan GTV dari gerbang pembayaran mitra pedagang (merchant payment gateway)
untuk segmen financial technology dan GTV di Vietnam untuk segmen On-Demand Services.
5. Tidak memasukkan Vietnam.
6. Nilai buku pinjaman konsumen yang disalurkan mencakup pinjaman di dalam dan di luar neraca serta pokok pinjaman yang
belum dilunasi. Pinjaman di luar neraca merupakan pinjaman yang berasal dari segmen Financial Technology tetapi didanai
melalui pengaturan penyaluran pinjaman dengan mitra penyalur lembaga keuangan lainnya.
7. Pendapatan pinjaman mengacu pada jasa pinjaman pada catatan atas laporan keuangan konsolidasian perseroan catatan 25.
8. Di On-Demand Services: Mobility mencakup bisnis transportasi online kendaraan roda dua dan roda empat. Delivery mencakup
jasa pengantaran makanan online, logistik on-demand, dan bisnis quick commerce.
9. EBITDA Grup adalah laba/(rugi) dari operasi dengan mengecualikan biaya penyusutan dan amortisasi serta komponen tidak
berulang (non-recurring items).
10. Arus kas bebas yang disesuaikan adalah arus kas operasi setelah disesuaikan dengan capital expenditures, pembiayaan dan
pinjaman yang disalurkan kepada pengguna, bersih serta penerimaan dari pengguna - dikurang pembayaran kepada
pedagang, penyedia jasa, dan pemberi pinjaman.
11. Per kuartal I 2025, EBITDA yang disesuaikan telah disajikan ulang dengan mengecualikan keuntungan dan kerugian selisih
kurs yang telah direalisasi guna memastikan bahwa angka tersebut secara akurat mencerminkan kinerja operasional yang
mendasarinya.
12. Laba/(rugi) sebelum pajak yang disesuaikan dihitung dengan menggunakan rugi periode berjalan sebagai dasar, kemudian
ditambahkan kembali beban pajak penghasilan serta bagian kerugian bersih dari PT Tokopedia.
13. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, jumlah penduduk dewasa di Indonesia (berusia 20 tahun ke atas) diperkirakan
mencapai sekitar 194,7 juta jiwa per Juni 2025.
14. MTU Fintech berarti rata-rata Pengguna Bertransaksi Bulanan menggunakan Layanan Teknologi Finansial, baik di dalam
platform maupun di luar platform, selama periode pelaporan.
15. Pengguna Bertransaksi Tahunan (ATU) berarti jumlah pengguna unik yang menggunakan produk On-Demand Services atau
Layanan Fintech, baik di dalam platform maupun di luar platform, selama dua belas bulan terakhir hingga akhir periode yang
pelaporan.
Kontak:
Media
GoTo Group: corporate.affairs@gotocompany.com
Investor/analis
GoTo Group: ir@gotocompany.com
Page 13
Attachment 1
GoTo Group Records First Quarterly Adjusted Pre-Tax Profit and Raises
Full Year Guidance as it Reports 2025 Third Quarter Earnings
Key Highlights
● Generated adjusted pre-tax profit12 for the first time, amounting to Rp62 billion
● Adjusted EBITDA³ guidance increased from Rp1.4-1.6 trillion to Rp1.8-1.9 trillion, reflecting strong
performance across key segments
● Group core GTV⁴ grew 43% YoY to Rp102.8 trillion, as Annual Transacting Users (ATU)15 in
Indonesia rose 33% YoY to 61.1 million, amounting to approximately 30% of the country’s adult
population13
● Group net revenue increased 21% YoY to Rp4.7 trillion
● Group adjusted EBITDA³ increased 239% YoY, reaching a record high of Rp516 billion
● Group EBITDA⁹ was positive for the fourth consecutive quarter, reaching Rp369 billion
● Adjusted free cash flow¹⁰ reached Rp247 billion
● Financial Technology achieved record adjusted EBITDA³ of Rp136 billion, up Rp201 billion YoY,
driven by user growth and increase in consumer loans outstanding
● On-Demand Services delivered adjusted EBITDA³ of Rp336 billion, up 115% YoY, reflecting strong
execution, improved efficiency, and enhanced products and ecosystem integration
● E-commerce service fee reached Rp211 billion
Jakarta, Indonesia, 29 October 2025 – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (IDX: GOTO, “GoTo Group” or the
“Company”), the largest digital ecosystem in Indonesia, today announced its third-quarter 2025 financial
results. The Company generated an adjusted pre-tax profit12 for the first time and has raised its guidance
for the full year.
Patrick Walujo, GoTo Group CEO, said: “GoTo Group continues to deliver growth while improving
profitability as we advance toward our vision of becoming a world class technology platform used by all
Indonesians. In the third quarter, we reached another milestone, generating an adjusted pre-tax profit12 for
the first time, amounting to Rp62 billion. Given this momentum, we are raising our full-year adjusted
EBITDA3 guidance to between Rp1.8 trillion and Rp1.9 trillion, underscoring the confidence we have in our
ability to deliver sustainable growth and long-term value for all stakeholders. Our focus remains clear - to
deliver consistent, delightful, and cost-effective products for consumers while maximizing income for
driver-partners and merchants.”
Simon Ho, GoTo Group CFO, said: “Our third-quarter results reflect continued progress in efficiency and
financial discipline across the business. We achieved another record for Group adjusted EBITDA3 and
generated positive adjusted free cash flow10, supported by revenue growth and disciplined cost
management. Thanks to disciplined execution and focused investment, we’ve been able to grow, serve
more users, and do so more efficiently. As our ecosystem scales, we are strengthening profitability and
building a resilient financial foundation for the future.”
Page 14
Group Highlights
Actual
Three-month period Nine-month period
(in billions of Rupiah)
ended September 30 ended September 30
YoY % YoY %
2025 2024 2025 2024
change change
Operational metrics
Core GTV4 102,845 71,970 43% 275,826 197,835 39%
GTV2 176,484 137,363 28% 473,917 393,736 20%
Financial metrics
Net revenue 4,736 3,926 21% 13,295 11,663 14%
Adjusted EBITDA3 516 15211 239% 1,336 (79)11 n/a
EBITDA9 369 (86) n/a 816 (1,214) n/a
Loss for the period (255) (1,693) 85% (997) (4,539) 78%
Pro-Forma1
Nine-month period
(in billions of Rupiah)
ended September 30
YoY %
2025 2024
change
Operational metrics
Core GTV4 275,826 188,942 46%
GTV2 473,917 375,320 26%
Financial metrics
Net revenue 13,295 10,522 26%
Adjusted EBITDA3 1,336 (14)11 n/a
EBITDA9 816 (1,344) n/a
Loss for the period (547) (2,029) 73%
Group core GTV4 reached Rp102.8 trillion, a 43% YoY increase. The Group’s total GTV2 climbed to Rp176
trillion, up 28% YoY, while net revenue grew 21% YoY to Rp4.7 trillion. Annual Transacting Users (ATU)15 in
Indonesia rose 33% to 61.1 million, amounting to around 30% of the country’s adult population13.
The Company generated adjusted pre-tax profit12 for the first time, amounting to Rp62 billion, an increase
of Rp728 billion YoY. Group adjusted EBITDA3 reached Rp516 billion, an improvement of 239% YoY, while
EBITDA9 was positive for the fourth consecutive quarter, reaching Rp369 billion, an increase of Rp455
billion YoY. These improvements resulted from stronger revenue performance and disciplined cost
management.
The Company achieved positive adjusted free cash flow¹⁰ amounting to Rp247 billion reflecting
strengthened operating and financial performance.
GoTo’s e-commerce service fee from PT Tokopedia reached Rp211 billion in the third quarter.
Page 15
The Company maintains a solid cash position and balance sheet. As of 30 September 2025, GoTo held
Rp18 trillion (US$ 1.1 billion) in cash, cash equivalents and short-term deposits.
The Company has also advanced its artificial intelligence (AI) initiatives. Its next Large Language Model
(LLM) entered training during the quarter, delivering higher efficiency using fewer GPUs while
outperforming the previous 70-billion-parameter model. GoTo also launched a shared internal AI platform
providing standardized access to GPUs, models, and reusable components, which will improve
development velocity and reduce costs over time.
AI is being progressively integrated across the ecosystem ultimately enabling substantially improved user
experience, and reduced time‑to‑market and costs. AI and Automation helped lift customer satisfaction by
6% during the quarter as initial response times were reduced and resolutions were reached quickly. Pilots
in the Company’s collections operations are also delivering better connection and repayment performance
than third‑party tools, at a lower cost to serve.
Financial Technology
(in billions of Rupiah, Three-month period Nine-month period
unless otherwise stated) ended September 30 ended September 30
2025 2024 YoY % 2025 2024 YoY %
change change
Operational metrics
Core GTV4 95,326 64,607 48% 253,698 169,177 50%
GTV2 169,950 130,597 30% 454,638 356,899 27%
Consumer loans
outstanding principal6 7,623 4,341 76% 7,623 4,341 76%
Monthly Transacting
Users (MTUs, in
millions)14 24.2 18.8 29% 22.4 17.3 29%
Financial metrics
Net revenue 1,542 993 55% 4,104 2,400 71%
Lending revenue7 1,037 565 84% 2,680 1,231 118%
Adjusted EBITDA3 136 (65) n/a 271 (481) n/a
● Monthly transacting users (MTUs)14 rose 29% YoY to 24.2 million, reflecting rising adoption of the
GoPay app among affluent and mass market users as well as increased cross-platform usage
within the GoTo ecosystem. Fintech also achieved over 500 million transactions in a single month
for the first time in September.
● Core GTV⁴ grew 48% YoY to Rp95.3 trillion, underpinned by continued strength in consumer
payments, driven by strong growth in users and transactions.
● Net revenue grew 55% YoY to Rp1.5 trillion, supported by expanding consumer loans outstanding
and steady growth in payment transactions.
● Lending revenue⁷ grew 84% YoY to Rp1.0 trillion, due to consumer loans outstanding principal⁶
increasing to Rp7.6 trillion, up 76% YoY.
● Adjusted EBITDA³ reached Rp136 billion, marking the fourth consecutive quarter of profitability and
a Rp201 billion YoY improvement, driven by scaling in both payments and lending.
● The GoPay app continues to drive growth, winning in the affluent market as the number one
e-wallet with multiple premium merchants across categories such as travel, and streaming.
Page 16
● The GoPay app is also growing significantly within the mass market, driven primarily by the utility of
the app, with retention supported by interactive features such as daily check-ins and mini-games
(including GoPay Pet), which now reach around 24% of monthly active users.
On-Demand Services
(in billions of Rupiah) Three-month period Nine-month period
ended September 30 ended September 30
2025 2024 YoY % 2025 2024 YoY %
change change
Operational metrics5
GTV2,5 16,743 16,348 2% 48,824 44,815 9%
Mobility2,5,8 6,253 6,220 1% 18,199 16,754 9%
Delivery2,5,8 10,490 10,128 4% 30,625 28,061 9%
Financial metrics
Net revenue5 3,205 2,901 10% 9,199 7,790 18%
Mobility5,8 796 715 11% 2,275 1,987 14%
Delivery5,8 2,409 2,186 10% 6,924 5,803 19%
Adjusted EBITDA3 336 156 115% 978 412 137%
Mobility3,8 190 185 3% 595 510 17%
Delivery3,8 189 13 1,354% 508 61 733%
Group allocated (43) (42) -2% (125) (159) 21%
corporate costs
● On-Demand Services GTV2,5 grew 2.4% YoY to Rp16.7 trillion, as the Company improved profitability
while protecting market share.
● Net revenue⁵ increased 10% YoY, reaching Rp3.2 trillion, supported by advertising revenue growth,
disciplined incentive spend and changes in product mix.
● Adjusted EBITDA³ increased by 115% YoY to Rp336 billion, the fifth consecutive quarter of adjusted
EBITDA improvement.
● The Company remains committed to accelerating growth sustainably and is therefore
implementing a strategy that involves creating differentiated products for both affluent and mass
market segments, while unlocking further ecosystem synergies. This will create economies of scale
that will lower cost-to-serve and provide better pricing for consumers, leading to more demand
and increased incomes for driver-partners and merchants.
● Mobility:
○ Mobility GTV2,5,8 grew by 1% to Rp6.3 trillion as operational performance continued to
improve.
○ Net revenue5,8 increased by 11% YoY, reaching Rp796 billion.
○ Adjusted EBITDA3,8 increased by 3% YoY to Rp190 billion.
○ The Company rolled out a two-wheel commuter offering that provides everyday low prices
at transit hubs for those who want predictable fares, and are prepared to wait longer. At
the same time, discounts are reduced and prioritization is improved for use cases that are
time sensitive and convenience-driven.
● Delivery:
○ Delivery GTV2,5,8 grew by 4% to Rp10.5 trillion.
○ Net revenue5,8 increased by 10% YoY, reaching Rp2.4 trillion.
Page 17
○ Adjusted EBITDA3,8 improved by 1,354% YoY, reaching Rp189 billion.
○ The Company continues to drive growth for merchants by providing promotional tools that
enable accurate targeting of specific consumer groups. This has driven advertising
revenue, which reached 2% of Food GMV, as well as merchant-funded promotions, which
rose 71% YoY.
○ The Company is aiming to grow its fleet into the biggest and fastest delivery network in
Indonesia.
Environmental, Social and Governance (ESG)
GoTo continued to strengthen its ESG impact through initiatives focused on sustainability, inclusion and
community development. Highlights from 3Q25 include:
● A six-point year-on-year improvement in S&P Global Corporate Sustainability Assessment score,
placing the Company in the 91st percentile among industry peers.
● Maintaining the Company’s MSCI ESG “A” rating.
● Implementation of GoFood Merchant Community (KOMPAG) programs to raise awareness and
share best practices that help merchants adopt responsible food waste management.
● Revitalization of the Company’s Employee Resource Groups (ERGs) with a primary focus on women
while also supporting wellness and sustainability initiatives for all employees, driving stronger
employee engagement and inclusion across the organization.
2025 Company Outlook
GoTo expects continued growth and profitability as it leverages the scale and synergy of its ecosystem. The
Company raises its full-year 2025 Group adjusted EBITDA³ guidance from Rp1.4-1.6 trillion to Rp1.8-1.9
trillion and remains confident in meeting its targets.
This outlook is based on current market conditions and reflects the Company's preliminary estimates,
which are all subject to various uncertainties and risks including increasing market competition, cost
inflation, macroeconomic conditions and other variables.
- END -
About GoTo Group
GoTo is the largest digital ecosystem in Indonesia. GoTo's mission is to 'empower progress' by offering
technology infrastructure and solutions that help everyone to access and thrive in the digital economy. The
GoTo ecosystem provides a wide range of services, including mobility, delivery, payments, financial
services, and technology solutions for merchants. The ecosystem also provides e-commerce services
through Tokopedia and banking services through its partnership with Bank Jago.
Forward-Looking Statements
This document may contain forward-looking information or forward-looking statements including, but not limited to discussions of
strategy, future plans and indicative financial performance (collectively, “forward-looking information”). Forward-looking information is
based on the management’s current expectations, estimates, projections, and assumptions. While considered reasonable, these are
subject to significant risks and uncertainties, including business, economic, competitive and other factors. Forward-looking information
is not a guarantee of future performance, and undue reliance should not be placed on them as a basis for making any investment
decision as they involve known and unknown risks, uncertainties and other factors (including the risks and uncertainties in GoTo’s
consolidated financial statements and Management’s Discussion and Analysis available on the GoTo website), that may cause the
actual or future results to differ materially from those expressed or implied by such forward-looking information. Any estimates,
investment strategies or views expressed in this document are based upon current market conditions, and/or data and information
provided by unaffiliated third parties, and are subject to change without notice. GoTo Group has not independently verified any
Page 18
information obtained from third-party sources, which may impact the accuracy of the assumptions made and conclusions drawn.
Except as required by law, GoTo disclaims any obligation to update or revise any forward-looking information, whether as a result of
new information, events or otherwise. Readers are cautioned not to put undue reliance on this forward-looking information, which
should not be viewed, in and of itself, as any basis for making any investment decision.
Non-IFAS Financial Measures
GoTo Group uses a number of non-Indonesian Financial Accounting Standards (IFAS) financial measures including EBITDA, adjusted
EBITDA, adjusted pre-tax profit and adjusted free cash flow, to understand and evaluate GoTo Group’s core operating performance.
However, the definitions of GoTo Group’s non-IFAS financial measures may be different from those used by other companies, and
therefore, may not be comparable. Furthermore, these non-IFAS financial measures have certain limitations in that they do not include
the impact of certain expenses that are reflected in GoTo Group’s consolidated financial statements that are necessary to run GoTo
Group’s business. Thus, these non-IFAS financial measures should be considered in addition to, not as substitutes for, or in isolation
from, measures prepared in accordance with IFAS.
Non-IFAS measurements are not intended to replace the presentation of GoTo Group’s financial results in accordance with IFAS.
Rather, GoTo Group believes that the presentation of EBITDA, adjusted EBITDA, adjusted pre-tax profit and adjusted free cash flow
provide additional information to investors to facilitate the comparison of past and present results, excluding those items that GoTo
Group does not believe are indicative of GoTo Group’s ongoing operations due to their size and/or nature. EBITDA, adjusted EBITDA,
adjusted pre-tax profit and adjusted free cash flow presented herein may not be comparable to similarly entitled measures presented
by other companies, who may use and define this measure differently. Accordingly, these non-IFAS measures should not be
compared to those presented by other companies.
Consolidated Financial Information
GoTo Group has furnished the results of the three months ended September 30, 2025, June 30, 2025, March 31, 2025, December 31,
2024, and September 30, 2024, which have been prepared by and are the responsibility of management. The consolidated financial
information for the three months ended September 30, 2025, June 30, 2025, March 31, 2025, December 31, 2024, and September
30, 2024 have not been audited, reviewed, examined, or had any procedures applied. Accordingly, there are no opinions or any other
form of assurance expressed with respect to any and all consolidated financial information for the three months ended September 30,
2025, June 30, 2025, March 31, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024 presented in this document.
GoTo Group has also furnished certain pro forma consolidated financial information as if Tokopedia and its related delivery and
fulfillment businesses under GoTo Logistics had been deconsolidated since January 1, 2024. The pro forma financial information has
been prepared based on GoTo Group’s historical financial information. The pro forma financial information is (i) not intended to be a
complete presentation of the GoTo Group’s financial performance or results of operations had the transactions been concluded as of
and for the periods indicated; (ii) is presented based on currently available information and estimates and assumptions that the GoTo
Group’s management believes are reasonable as of the issuance date of this document; (iii) is intended for informational purposes
only; and (iv) does not reflect all decisions that are undertaken by the GoTo Group after the deconsolidation. In addition, the pro forma
financial information is provided for illustrative and informational purposes only and is not necessarily indicative of the GoTo Group’s
future results of operations or financial condition as an independent, publicly traded company. The pro forma financial information
included in this document has been prepared by and is the responsibility of management. This pro forma financial information has not
been audited, reviewed, examined, or had any procedures applied by any third-party consultant or independent certified public
accountant. Accordingly, there are no opinions or any other form of assurance expressed with respect to any and all pro forma
financial information presented in this document.
1
Pro forma numbers assume Tokopedia and its related delivery and fulfillment businesses under GoTo Logistics were
deconsolidated as of January 1, 2024. Segment-specific figures are as reported, unless otherwise stated.
2
GTV means gross transaction value, an operating measure representing:
a. the sum of the value of the transactions from On-Demand Services and any additional fees such as tolls and tips.
b. the sum of the value of the product and services recorded on our remaining E-commerce platforms, excluding Tokopedia.
c. the sum of the total payments volume, or TPV processed through GoTo’s Financial Technology platform.
d. the exclusion of inter-Company transactions between entities within the Company that are eliminated upon consolidation.
3
GoTo Group calculates the adjusted EBITDA, a non-IFAS financial measure, beginning with loss before income tax and adjusting for
(i) depreciation and amortization expenses; (ii) finance income; (iii) interest expenses; (iv) loss on impairment of assets of disposal
group classified as held for sale; (v) (reversal)/loss on impairment of investment in associates and joint ventures; (vi) loss on
goodwill; (vii) fair value adjustment of financial instruments; (viii) (reversal)/loss on impairment of intangible and fixed assets; (ix)
share-based compensation costs; (x) foreign exchange (gain)/loss, net; (xi) share of net (gain)/losses in associates and joint
ventures; (xii) (gain)/loss on divestment and dilution of investments, net (xiii) dividend income; (xiv) donations and (xv) non-recurring
items.
Page 19
4
Core GTV means GTV excluding merchant payment gateway GTV in Financial Technology and Vietnam GTV in On-Demand
Services.
5
Excluding Vietnam.
6
Consumer loans outstanding principal includes both on and off balance sheet loans outstanding principal. Off-balance sheet loans
represent loans originated by GoTo’s Financial Technology segment but funded through loan channelling arrangements with
channelling partners.
7
Lending revenue corresponds with Lending Fee in Note 25 of GoTo’s Financial Statements.
8
Within On-Demand Services, Mobility includes the Company’s two-wheel and four-wheel online transportation businesses. Delivery
includes online food delivery, on-demand logistics, and quick commerce businesses.
9
Group EBITDA is profit/(loss) from operations excluding depreciation and amortization and non-recurring items.
10
Adjusted free cash flow is calculated starting with net cash generated from operating cash flow after adjusting for cash flows
related to capital expenditures, net financing and lending disbursed to users, and proceeds from users net-off with payments to
merchants, service providers and lenders.
11
As of 1Q25, adjusted EBITDA was restated to exclude realized foreign exchange gains and losses to ensure it accurately reflects
underlying operational performance.
12
Adjusted pre-tax profit/(loss) is calculated starting with loss for the period and adding back income tax expenses and share of net
losses from PT Tokopedia.
13
Based on data from BPS-Statistics Indonesia, Indonesia’s adult population (aged 20 and above) is estimated at approximately
194.7 million as of June 2025.
14
Financial Technology MTUs means average Monthly Transacting Users who are using Financial Technology Services, on-platform
or off-platform, over the stated period.
15
Annual Transacting Users (ATU) means the number of unique users who are using On-Demand Services products, or Financial
Technology Services, on-platform or off-platform, over the past twelve months as of the end of stated period.
Contacts:
Media
GoTo Group: corporate.affairs@gotocompany.com
Investors/analysts
GoTo Group: ir@gotocompany.com
Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Financial Services Authority
p.1
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1
unresolved
org
Departemen Pengawas Pasar Modal
p.5
unresolved
org
Pusat Statistik
p.12
unresolved
org
Bank Jago. Forward-Looking Statements This
p.17
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.