Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 60
Page 1 OCR 0.866
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Petunjuk Pengisian Checklist 1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Elek (Peraturan No. VIILG.17). 2. Tanda kolom isi pada kolom "Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada rangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. 3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom “Tidak Ada" dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. 4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (v) diisi pada kolom "N/A" 5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). Data Umum INama Emiten/Perusahaan Publik PT Bank Syariah Indonesia Tbk Bidang Usaha Keuangan/Perbankan Syariah Jenis Penawaran Umum: |30 September 2025 130 September 2025 131 Desember 2024 Nama Kantor Akuntan Publik - (Kantor Akuntan Publik Rintis, | Jumadi, Rianto & Rekan Nama Partner - Lucy Luciana Suhenda (Opini Akuntan L (Opini audit tanpa modifikasian| (Catatan tentang Opini (ika ada) E Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang "Tanggung v |Jawab Direksi atas Laporan Keuangan" Pemenuhan Peraturan No.VII.A.2 Tentang “Independensi v |Akuntan yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" Data Keuangan Penting (Dalam Jutaan Rupiah) (Periode laporan keuangan 30 September 2025 30 September 2024 Laba Rugi Komprehensif (Pendapatan 21.042.458) 18.467.740 (Laba (rugi) usahaloperasional 7.388.017! 6772681 EBITDA - - Laba (rugi) Bersih periode berjalan 3.568.926) 5,107,236) Laba (rugi) komprehensif 5.853.652) 5,607,092 Laba Per saham (dasar) 12072 11072 (Laba Per saham: ) N
Page 2 OCR 0.710
Periode laporan keuangan 30 September 2025 31 Desember 2024 Laporan Posisi keuangan Jumlah Aset 416.568.238) 408.813.452 Jumlah Aset Lancar - 2 |Jumlah Aset Tidak Lancar s 5 IJumlah Liabiltas 38.225.802 105.647.971 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 5 - Jumlah Liabiltas Jangka Panjang : 5 Jumlah Dana Syirkah Temporer 278.498.095 257.923.889 Jumlah Ekuitas 40.344341 25.041.572) Modal Disetor 23.064.630) 23.064.630) (Saldo Laba 29579815 25.081.772) Periode laporan keuangan 30 September 2025 31 Desember 2024 (Rasio Keuangan NPF Bruto 1.806 1.01 NPF Neto 0.5596 0.5056| CAR 21.590) 21.406 Rasio Lancar - — ROA 23804 2491| ROE 168596 T77oh) Ebitda Terhadap Pendapatan
Page 3 OCR 0.903
1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. No Keterangan Ada | Tidak| N/A | Tambahan Informasi Laporan Keuangan Terdiri dari: Laporan posisi keuangan pada akhir periode v Laporan laba rugi komprehensif selama periode v Laporan perubahan ekuitas selama periode v Laporan arus kas selama periode v 5. |Laporan posisi keuangan awal periode komparatif yang disajikan Saat Perusahaan menerapkan Suatu v kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. 6. |Catatan atas Laporan Keuangan v Ketentuan Umum 1. (Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: 'a. “gambaran umum Perusahaan: b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan: & informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan Gd. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi. 1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan: dan 2) Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. 2. (Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah. tidak menggunakan kata “sebagian”. 3. (Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, nama ak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. 2. (Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan 1. Icambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: . “Pendirian perusahaan 1) Riwayat ringkas perusahaai v Ta 2) Nomor dan tanggal akta pendiian serta perubahan terakhir, pengesahan dan instansi yang berwenang dan | ”V Ta nomor serta tanggal Berita Negara: Page N
Page 4 OCR 0.901
Keterangan Tidak N/A Tambahan Informasi 3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode pelaporan. ta 4) Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: 1a 5) Tanggal mulai beroparasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan elal ala La 6) Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the group) Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. « 7) Khusus Industri Media Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki. 8) Khusus Industri Jalan Tol Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut 9) Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang. 10) Khusus untuk Industri Perbankan Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada). serta izin untuk menjalankan Kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada). 1a 11) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum 'Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan. Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi a) Area Eksplorasi meliputi: “ Nama lokasi, « Nama pemilik izin lokasi: - Tanggal perolehan.izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya: Nama pemilik izin lokasi: “ Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan « Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangai b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi: - Tanggai perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya, - Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik iin lokasi: - Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi dan tanggal sertifikasi » Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan - Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasilpengembangan oleh Perseroan hingga tanggai laporan posisi keuangan. 12) Khusus Industri Kehutanan Yang harus diungkapkan antara lain: a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan: bj rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan ) sisa umur HPH Page2
Page 5 OCR 0.905
No Keterangan Ada |Tidak| WA | Tambahan Informasi b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: 1) Tanggal dan/atau nomor surat efekif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang diterbiikan diluar |” Tc Indonesia: 2) Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: v 1. 3) Bursa tempat Efek dicatatkan: dan v 1. 4) Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbikan (corporate aciion) sejak V Ted penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir. Cc. Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan antara lain: 1) Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung: v 2) Tempat kedudukan: v 3) Jenis usaha: v 4) Tahun beroperasi secara komersial, v 5) Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): v 6) Total Aset: dan v 7) Informasi penting lainnya antara lain: v a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5094 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah, alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 505 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas invesiee tidak diikuti dengan pengendalian 6) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda: d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka: suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan 1) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian: (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan: (3) jumlah harga yang diterima: (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: (5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan: dan bj e) Page3
Page 6 OCR 0.885
No Keterangan Ada | Tidak| N/A. | Tambahan Informasi (6) jumlah Aset dan Liabiltas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak alau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan. yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. d. Karyawan, Direksi, Komisaris, dan Komite Audit Yang harus diungkapkan antara lain: 1) Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi. dewan komisaris. dan komite audi vV 1.b 2) Cakupan manajemen kunci: dan v 1.b 3) Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama v Tb periode yang bersangkutan. secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak. Penerbitan Laporan Keuangan 1) Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan v 2. Surat Pernyataan Direksi Tentang Tanggung Jawab Atas Laporan Keuangan 2) Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. v 2. Surat Pernyalaan Direksi Tentang Tanggung Jawab Atas Laporan Keuangan 2 Jikntisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: 'a. Pernyataan kepatuhan terhadap SAK v za Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK. b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1) Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya perolehan kini v 2a (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar (fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku 2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. v 2a 3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan. meliputi a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak: v 2a b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional v Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan, dan 6) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada) v 4) Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). v c. Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen 1) Perusahaan harus mengungkapkan dalam Ikhtisar kebijakan akuntansi Signifikan atau bagian lain dari v 23 catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: 2 Perusshasr aTUS TENgUnGKSpKAT TNTOTMASI Terang BSUMS yang dibuat mengenai masa depan dan v 3 sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan 3) Berkatan dengan Aset dan Liabiltas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan v 3 keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan. Page4 Y
Page 7 OCR 0.923
No Tambahan Informasi Kebijakan Akuntansi Tertentu Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi I: Inya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi. Ada | Tidak NIA 1) Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas anak: kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas induk. kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak: kan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak: kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendali: dan H) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi. b) (5 2) Kombinasi bisnis Yang harus dijelaskan antara lain: a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendal b) pengakuan awal untuk goodwill: 6) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill: dan @) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain: (1) pembelian dengan diskon: (2) akuisisi secara bertahap: dan (8) imbalan kontinjensi. 3) Kas dan setara kas: Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas. 2. 4) Instrumen Keuangan a) Instrumen Keuangan selain Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi: (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori: (3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan, (8) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan, (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan: (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan: (7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4). angka (5) dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai: (a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai: Pages
Page 8 OCR 0.892
No Keterangan Tidak N/A | Tambahan Informasi (b) kasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan derivatif: dan (6) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai. b) Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk: (2) pengakuan awal Sukuk: (8) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (4) penyajian pendapatan Sukuk: dan (6) penyajian amortisasi biaya transaksi. Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Sukuk: (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk: (4) posisi penyajian Sukuk: dan (6) akad syariah yang digunakan. c| An Kat. 2x 2x 2x27 2.x, 27 5) Khusus Industri Perbankan a) Giro Wajib Minimum Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajb minimum: b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lai « 53.m 2e,2f 2e2f 8 Piutang Reverse Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. » Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimi bj Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah: dan c). Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan. 8 Khusus Industri Perbankan a) Kredit Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan: (2) Dasar penyajian atas kredit: (8) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit. (a) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan (5) Kebijakan bank akan agunan kredit Da 2i2j,2k, 21 2i,2j,2k, 21 45. 45. Pages 14
Page 9 OCR 0.912
No Keterangan Ada | Tidak| N/A | Tambahan Informasi b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. v 2h C) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain (1) Dasar penilaian dan penyajian: v 24,20 (2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan v 2d, 2.0 saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. v 2d, 2.0 9) Khusus untuk Industri Pembiayaan v Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lai a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari konsumennya. 10) Anjak Piutang v Yang harus dijelaskan antara lain: a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse): b) Penyajian transaksi anjak piutang: c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang alihkan: dan d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien atau ditanggung oleh perusahaan) 11) Sewa v 2.m Yang harus dijelaskan antara a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa: b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi, dan 6) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee danatau lessor 12) Persediaan v Yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan. a) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana. HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi b) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan: (2) Dasar penilaian dan pengukuran: Page7
Page 10 OCR 0.912
No Keterangan Ada Tidak N/A | Tambahan Informasi (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan: (4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan (6) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. c) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Hewan ternak telah menghasilkan: (a) Metode penilaian: (b) Metode amortisasi (deplesi): dan (c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jikaada (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan): (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah menghasilkan. 13) Aset Tetap Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Aset Tetap: b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: c) pengelompokan Aset Tetap: d) metode penyusutan yang digunakan: e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: 9) penghentian pengakuan, h) nilai residu: dan pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis. metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan. ai na 2.m 2.m 2m 2.m 2.m 2.m 2.m 2.m 2.m 14) Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi 15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama. 16) Pola Kerjasama Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dari bentuk kerjasama, b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan 6) Sistem pembagian hasil, jika ada 17) Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Aset Tak berwujud: b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tak berwujud: c) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif yang digunakan dan umur manfaatnya: d) sumber terjadinya Aset Tak berwujud: ha 2m 2.m 2.m Page f
Page 11 OCR 0.888
Keterangan Ada | Tidak| N/A | Tambahan Informasi €) metode amortisasi yang digunakan: v 2.m #) penghentian pengakuan Aset Tak berwujud: dan 9) riset dan pengembangan (jika ada). SIS 18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. 19) Properti Investasi v Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Properti Investasi: b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: c) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya: d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan &) penghentian pengakuan Properti Investasi. 20) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto: b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi): c) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan: d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan &) Pertanggungan Asuran: 21) Penurunan Nilai Aset Non keuangan Yang harus dijelaskan antara lain: 2) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya v 2d b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya. v za 22) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera v 2p Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilil Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan: dan v 2.1, 2 b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. v 2x 2w Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan v 2 b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. v 2r Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan v 2x b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. v 2x Page 9
Page 12 OCR 0.926
No Keterangan Tidak NIA Tambahan Informasi 23) Provisi Yang harus dijelaskan antara lain: a) kondisi provisi yang harus diak: b) dasar penentuan nilai provisi dan 2.ae 2.ae 24) Utang Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: 6) Metode penyusutan prasarana PLH: dan d) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Lokasi penambangan: (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan. 26, Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu Kontrak untuk Area of Interesi yang bersangkutan: b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan laksanakan pada saat dimulainya produksi: c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis dan dasar perhitungan amortisasi. Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan C) Metode penyusutan prasarana PLH 27) Pengakuan Pendapatan a) Yang harus dijelaskan antara lain: (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak. 22, 2.ab Page 10
Page 13 OCR 0.925
No Keterangan Tidak NIA Tambahan Informasi c) Khusus Industri Asuransi (1) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan: (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif. dan (c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim, dan (b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi. d) Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estate Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estate: (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek: (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estate: (65) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: dan (6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya. 28) Program Loyalitas Pelangan Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas pelanggan 29) Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: b) perlakuan akuntansi selisih kurs timbul dari penjabaran aset dan liabilias moneter: dan 6) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang asing 5 ac 2.ac 2.ac 30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan 2. 2.c 31) Hibah Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan. 32) Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lain: a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak Kini dan pajak tangguhan: b) ketentuan mengenai saling hapus: €) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan d) metode yang digunakan dalam menilai aset (llabilitas) pajak tangguhan. LL 2. 2n 2n 2 Page 11 7
Page 14 OCR 0.911
No Keterangan Tidak N/A | Tambahan Informasi 33) Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan antara lain: a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan, 6) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: dan d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian Kk A.A. 2.u 2. 2. 2.u 34) Saham Treasuri Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri 35) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kastermasuk pengukurannya. 36) Kuasi-Reorganisa: Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi, b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas. Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013. 37) Biaya Pinjaman Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian. 38) Segmen Operasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi. 2.ag 39) Taba (Rugi) per saham Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian. 2.ad 3. (Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan a. Aset 1 Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lain: a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga: b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing: c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen. 2) Khusus Industri Perbankan a) Kas Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. Bj Giro pada Bank Indonesia Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata uang original): dan Page12 7
Page 15 OCR 0.901
No Keterangan Tidak NIA Tambahan Informasi (2 Ketentuan Giro Wajib Minimum (SWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat periode pelaporan. 53.m C) Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: (1) Jumlah penyisihan penurunan nilai: (2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro: (8) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan imewa dan pihak ketiga: (4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (6) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan KL. & G) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: (2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired): (8) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): (4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: (5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga: (6) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun: (7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya: (8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku opera atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan (0) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan - SK tt 5,6 & 3) Piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi b) jumlah piutang menurut debitur: 6) jumlah piutang menurut mata uang, d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai: e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan Kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: 1) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan: 9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan dijaminkan: h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan 1) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo dan ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjian: dan (2) jaminan yang diberikan (bila ada). Kp KKKS 19, 10, 11, 12 19, 10, 11,12 9, 10, 11,12 9, 10, 11, 12 19, 10, 11,12 9, 10, 11, 12 19, 10, 11, 12 Page 13 Y
Page 16 OCR 0.919
Keterangan Ada Tidak NJA Tambahan Informasi 4 Khusus Industri Asuransi a) Piutang Premi Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur: (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan (8) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas B) Piutang Koasuransi Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur: (2) Jumiah menurut jenis asuransi, dan (3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. c) Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur, (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan (8) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 9) Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah piutang menurut jenis investasi: (8) Jumlah piutang menurut mata uang: dan (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 5) Khusus Industri Pembiayaan a) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lai (1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah dan lain-lain): (2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen: 8 n pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas: () Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui: (5) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan: (6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (7) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan atau digunakan sebagai jaminan alas ulang b) Tagihan Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. Page 14
Page 17 OCR 0.915
No Keterangan Tidak NIA Tambahan Informasi C) Piutang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lai (1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut: (a) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (6) lebih dari lima tahun (8) pendapatan keuangan yang belum diterima: (8) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor, (6) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum: (6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan (7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material. G) Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut: (a) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (6) lebih dari lima tahun (2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode, dan (3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor. 8) Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi 7) Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu: a) biaya kontrak yang terjadi: b) laba yang diakui: c) kerugian yang terjadi: dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 8) Piutang Reverse Repo Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan: b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Elek. c) Nama pihak/counterparty: d) Lokasi Efek jaminan: e) Tingkat bunga piutang reverse repo: #) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan a ada). Page15 1
Page 18 OCR 0.911
No Keterangan Ada | Tidak| N/A | Tambahan Informasi 9) Agunan Yang Diambil Alih Yang harus diungkapkan antara | a) Nilai realisasi bersih pada saat diambil alih: v 15 b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang v yang tidak tertagih: dan e) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan v agunan tersebut 10) Piutang Dividen dan Bunga vV 15 Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga dan denda kepada pihak lain. 11) Piutang Lain-Lain Yang harus diungkapkan antara lai a) Rincian jenis dan jumlah piutang: v 15 b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan v 15 c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. v 15 12) Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar. a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak v 7 ketiga dan pihak berelasi. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (d) nilai tercatat aset keuangan Untuk setiap kelompok dan rincian investasinya: v 7 (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik v 7 yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diaki sebagai laba atau rugi periode berjalan: (8) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk v aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: (4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk v 7 Efek dimiliki hingga jatuh tempo: (6) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada): v 7 (6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang v diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo, (7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: vV (a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori: (b) alasan rekiasifikasi, dan (6) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yarg telah direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual (8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau v 7 liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut: (0) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan v 7 antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan Page 16 YG
Page 19 OCR 0.909
Keterangan Tidak NJA Tambahan Informasi (10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo. 13) Khusus Deposito Tambahan pengungkapan antara tai a) nama bank dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: O) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut 14) Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan antara lain: a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah, b) tujuan model usaha yang digunakan: () jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan. 29,7 15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan antara lain: a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis: hb) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga: 6) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun: dan d) Informasi penting lainnya. 16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan antara lain: a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan bj) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan 17 Khusus Wesel Tagih Tambahan pengungkapan mengenai, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga. jatuh tempo, jenis mata uang dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya). 18) Khusus Industri Asuransi Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jai n. 19) Pinjaman Polis Yang harus diungkapkan antara lain rincian berdasarkan: a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang: b) Tingkat suku bunga. 20) Khusus Industri Perbankan Kredit Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilitas: b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: ) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan: e) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun: Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia: KKKAKE 4 9,10, 11,12 9, 10, 11,12 9, 10, 11, 12 153.0 9, 10, 11,12 19, 10, 11, 12 Page17
Page 20 OCR 0.908
No Keterangan Ada | Tidak N/A | Tambahan Informasi ke) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia hh) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas: 1) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen atau anggota sindikasi: Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada. Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia: ) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. K & 53) 9, 10, 11, 12,531 53.p 19. 10, 11,12 21) Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang dan jatuh tempo: b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibiltas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selama periode berjalan: @) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan Kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi. Le Lt 8, 53.d 22) Persediaan a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah ni bagi Perusahaan: (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menju: (8) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan. (a) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: (6) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: (6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persedisan yang diturunkan: (7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan: (i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan Ki tarit kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi (8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan dijaminkan: dan (0) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. tercatat menurut klasifikasi yang sesuai 5) Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain: (1) Makanan dan minuman: (2) Perlengkapan: dan (8) Barang Dagangan. Page18 Y4
Page 21 OCR 0.923
Keterangan Tidak N/A Tambahan Informasi C) Khusus Industri Real Estate Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: (a) Tanah Matang: (b) Unit Bangunan, dan (c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estate yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada. dj Tanah untuk Pengembangan Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan: (2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: dan (8) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang e) Khusus Industri Media Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Materi program: lokal, impor (media televisi): (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak): (8) Barang promosi dan barter (media cetak): dan (a) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. 1?) Khusus Industri Rumah Sakit Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-obatan: (2) Perlengkapan medis (disposable): dan (3) Persediaan lainnya. Khusus Industri Peternakan (1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak menjadi: (a) Hewan Ternak tersedia untuk diju (b) Hewan Ternak dalam pertumbuhan (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang harus diungkapkan antara lain: (a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan temak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan: (b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir: (0) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: (d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang: (6) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: (P Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung: (a) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan (h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. 9, Page 19 YG
Page 22 OCR 0.915
Keterangan Ada | Tidak | N/A | Tambahan Informasi 23) Pajak Dibayar Di muka Yang harus diungkapkan antara a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan v b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. v 24) Biaya Dibayar Dimuka v 15 Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. 25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan: (8) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai (4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun: dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimi dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan (6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk djual atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan: (a) Nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: (9 jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual: dan Ki jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual, (b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan (c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya. (5) untuk dijual 26) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha v Yang harus diungkapkan antara lain: (a) rincian jenis, nama pihak berelasi dan jumlah piutang: (b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut: (0) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif dan penghapusan piutang: (d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai: dan (2) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya 27) Investasi pada Entitas Asosiasi v Yang harus diungkapkan antara lain: (a) nama entitas aso: (b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya: (0) nilai tercatat dan nilai wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuctasi harganya tersedia: Page20
Page 23 OCR 0.904
Keterangan Ada | Tidak NJA | Tambahan Informasi (d) Tingkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas, pendapatan dan laba atau rugi: (e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memilki lebih dari 2016 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau tidak langsung: (0 akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda: t dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan enlilas asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan: (h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif, (bagian atas liabiitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain (). liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama Untuk semua atau sebagian Liabilitas enlitas asosiasi. dan (k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk tolal Aset. total Liabilitas, Pendapatan dan laba atau rugi. @ 28) ) Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut. 29 Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan Berupa biaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI.yang disajikan sebagai berikul: (a) Saldo awal, (b) Penyisihan periode berjalan: (c) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan (d) Saldo akhir. 30) Khusus Industri Jaian Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut (a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol: (b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya: (e) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan, dan (d) Rekiasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol. 31 Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk tanaman telah menghasilkan (1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman: Page21
Page 24 OCR 0.911
Keterangan Ada | Tidak| W/A | Tambahan Informasi (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir: (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam: (a) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman: (6) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan (6) Tanaman yang dijaminkan b) Untuk tanaman belum menghasilkan (1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut (a) Saldo awal i. Tambahan tahun berjalan ii. Biaya langsung (b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa i. Pengurangan tahun berjalan ii. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan (c) Pengurangan lainnya (d) Saldo akhir: (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan (8) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. 32) Khusus Industri Peternakan vV Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan: b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir: ec) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: dd) Nilai hewan temak tiap kelompok berdasarkan lokasi'area peternakan, e) Kondisi hewan ternak: 9 Persentase kematian selama tiga tahun terakhir: 9) Nilai hewan temak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: hy) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung: i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada: )) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dan K). Nilai hewan temak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan 33) Properti Investasi v a) Yang harus diungkapkan antara Ik (1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nil model biaya: (2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi: Wajar atau Page22 YG
Page 25 OCR 0.923
Keterangan (G) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat property tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan: (4) nama Penilai, tanggal penilaian dan tanggal laporan penilaian terakhir, (6) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk: (a) penghasilan sewa dari Properti Investasi, (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut: dan (c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar: (6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan (7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara (1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan dan reklasifikasi: (2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secar signifikan Untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah Ka) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang ditambahkan kembali: dan (b) penyesuaian signifikan lain. Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) umur manfaat: (2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan dan reklasifikasi: (8) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode peny: penyusutan (8) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan selama satu periode sesuai SAK yang berlaku: (5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan (6) Nilai Wajar Properti Invest Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan Yang harus diungkapkan antara lain: (d) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: (8) estimasi saat penyelesaian, (4) hambatan kelanjutan penyelesaian: n dan alokasi beban Page23 Tambahan Informasi
Page 26 OCR 0.911
No Keterangan Ada Tidak N/A | Tambahan Informasi (G) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. 34) Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain: a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan: b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan dan reklasifikasi: ec) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijumal balik yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas (jika ada): e) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: 9) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan ni hilang atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif: 9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian: (8) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: (a) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (6) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan: (1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, (8) estimasi saat penyelesaian: (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (ika ada): (5) jumlah pengeluaran diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan: dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset n) (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. 1) Pengungkapan lainnya antara lain: (1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara: AL US 51 14 14 14 Page24 1$
Page 27 OCR 0.921
No Keterangan Ada | Tidak| N/A | Tambahan Informasi (2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih v 14 junakan. (3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak v lasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual: (4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara vV 14 material dari jumlah tercatat, (5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan v pengakuannya: (5) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah agar diungkapkan jenis Aset, v tercatat dan tanggal perolehan: (7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap: v (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan v penurunan ni (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan v alasan penjaminan: dan i aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko v 14 yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. 35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi v Aset Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor. kendarzan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan. (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang (a) Lokasi penambangan: (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (8) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan. 36) Aset Tak Berwujud Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Tak berwujud antara lain: a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi: v 14 b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke daiam pos laporan iaba rugi komprehensif. v c) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal v 14 dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset v kualifikasian, maka harus diungkapkan: (1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi: Page25
Page 28 OCR 0.919
Keterangan Ada Tidak N/A | Tambahan Informasi &J jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas: 1 penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan, 9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Ni Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: (1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut: (2) jumlah tercatatnya: dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi: h) keberadaan dai tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas: Aset Takberwujud: 1) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian. diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan Wajar aset: model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. 51 37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup TangguhamPenyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang : (W) Saldo awal: (2) Penambahan dan pengurangan: (8) Saldo akhi b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Tincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan (2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi dan arus kas investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan. e) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan pengupasan tanah tambang Yang harus diungkapkan antara (1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: (a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya: (8) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada), (a) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi. meliputi penjelasan: Page 26 15
Page 29 OCR 0.912
Keterangan (a) Alasan terjadinya penundaan: (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (0) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (fka ada), terhadap ya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi ulama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. d) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan: (b) Saldo awal. (6) Penambahan/pengurangan: (d) Amortisasi, dan (2) Saldo akhir. (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan: (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan: (4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: (a) Alasan terjadinya penundaat (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan (e) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada. terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiai Tambahan Informasi b. Liabilitas 1) Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan 6) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. 2) Pro a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang. b) Yang harus diungkapkan antara (4) (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan (8) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan: (4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan: (5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto: (6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi: Page27
Page 30 OCR 0.917
No Keterangan Tidak NIA Tambahan Informasi (7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut. 3) Beban Akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo. 23 4 Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. 16 5) Utang Repo Yang harus diungkapkan antara lain a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo: b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. 89 Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu: a) biaya kontrak yang terjadi b) taba yang diakui: c) kerugian yang dialai d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). » Khusus Industri Perbankan a) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: (1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka Waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (8) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun: (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: (6) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan status, misalnya diblokir atau dijaminkan: dan (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro. b) Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (8) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan. ana ie Sta Sat 18, 19, 24, 25, 26 18, 19, 24, 25, 26 18, 19, 24, 25, 25 20 20 120 8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain: Page 28 7
Page 31 OCR 0.906
Keterangan (W) Rincian berdasarkan program asuransi, (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan, (3) Rincian berdasarkan mata uang, (4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. b) Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lain: (d) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung: (3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan (4) Jumlah utang menurut mata uang. c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut jenis asurans (2) Jumlah menurut tertanggung: (8) Jumlah menurut mata uang: dan (4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. d) Premi yang belum merupakan Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut program asuransi: (2) Jumlah menurut jenis pertanggungan: (8) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (a) Metode perhitungan yang digunakani dan mah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan Utang Koasuransi (rewrite) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (8) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (8) Jumlah menurut umur utang. H Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lai (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan reasuradur: (3) Jumlah menurut jenis mata uang: (4) Jumlah menurut umur utang: dan (6) Jumtah utang atau piutang reasuransi yang di 9) Utang Komisi Yang harus diungkapkan antara lain: (di) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur: (2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (8) Jumlah menurut jenis asuransi. inghapuskan. Page 29 Tambahan Informasi
Page 32 OCR 0.909
No Keterangan Ada Tidak N/A | Tambahan Informasi F) Titipan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi. i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan antara Ia (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham: (2) Dasar perhitungan: dan (8) Saldo menurut usia. 5) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. 23 10) Utang Pajak Yang harus diungkapkan antara lain (8) jenis dan jumlahnya: dan (b) informasi mengenai ketetapan pajak. 22.2 22.d 1 Khusus Industri Pembiayaan Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: (e) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan (b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. 12) Khusus Kontrak Konstruksi Yang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. 13) Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini 14) Liabilitas Keuangan Lainnya a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang: (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: (8) Yang harus diungkapkan antara lain: (a). nilai tercatat liabilitas keuangan Untuk setiap kategori: (6) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan (0) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default). b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang: (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait: (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama periode tersebut. dan (4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi. Page 30 Y
Page 33 OCR 0.923
No Keterangan Tidak N/A | Tambahan Informasi 15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi gkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya 16) Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 17) Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar alau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual Liabilitas Jangka Panjang 18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang: b) jumlah utang menurut mata uang: dan c) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan 19) Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang: b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: c) tanggal jatuh tempo: d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh termasuk jumlah dan tujuan perolehannya: 1? pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman. 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi ulang dan kondisi default): h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: i) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembalasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru dan )) pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah (1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. 20) Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan: b) rekons ntara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut: Page31 f
Page 34 OCR 0.907
Keterangan (1) sampai dengan satu tahun, (2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan (3) lebih dari 5 (lima)tahun. c) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut: um sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan: &) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amorlisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan H penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara (1) dasar penentuan utang sewa kontinjen, (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. Khusus Industri Perbankan a) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (8) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat: (5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan: (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi. dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance), dan (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenance atas surat berharga yang diterbitkan. Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang: (2) Rincian jumtah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (8) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting innya (Debt Covenance): (4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan Debt Covenance: dan (5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerinlah atau pihak lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih. e) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (8) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: lum penyisihan penurunan nilai Komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan: dan b) Page32 Tambahan Informasi KL Lt tt St
Page 35 OCR 0.909
Keterangan Ada | Tidak| N/A | Tambahan Informasi (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan v FTI kontinjensi. 22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo awal: (8) Pengeluaran yang terja (4) Saldo akhir. b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan: c) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan: d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah: e) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal. (2) Penambahan dan Pengurangan : (3) Saldo akhir. 23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang a) Imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain : (1) gambaran umum mengenai jenis program. vV 42 (2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan v 42 secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam: (a) biaya jasa kini: (b) biaya bunga: (c) iuran oleh peserta program, (d) keuntungan dan kerugian akluarial: (e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (9 imbalan yang dibayarkan: (9) biaya jasa lalu: (h) kombinasi bisnis: dan () curtailment dan penyelesaian. (8) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang v 42 seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai, a) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir v 42 dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat distribusikan pada setiap: (a) hasil yang diharapkan dari aset program: (b) keuntungan dan kerugian aktuarial: (c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: Page33
Page 36 OCR 0.898
Keterangan Tidak N/A | Tambahan Informasi (@) iuran oleh pemberi pekerja: (e) iuran oleh peserta program: ( imbalan yang dibayarkan: (9) kombinasi bisnis: dan (h) penyelesaian: kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan jajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: (a) keuntungan dan kerugian aktuarial reto tidak diakui dalam laporan posisi keuangan: (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan. () setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK: (d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan (e) jumtah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan: (6) total beban yang laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal tersebut meliputi: a) biaya jasa Ki (b) biaya bunga: (c) hasil yang diharapkan dari aset program, (a) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: (e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 104: (sepuluh per seratus): (biaya jasa lalu: (9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya. dan (h) dampak dari batasan dalam SAK. (@) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera dalam saldo laba, meliputi: (a) keuntungan dan kerugian akluarial: dan (b) dampak dari batasan dalam SAK. (8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK: (0) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain: (10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: (a) setiap kategon instrumen keuangan milik Perusahaan: dan (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan (11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama aset program, (12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset: 42 42 42 42 42 42 42 Page 34 1G
Page 37 OCR 0.923
No Keterangan Ada Tidak NIA Tambahan Informasi (13) Asumsi aktuanal utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai margin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: (a) tingkat diskonto: (b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan: (o) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset. (d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan): (e) tingkat tren biaya kesehatai (asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria: (14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada: (a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik net (b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan: dan (c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi. w: ditngkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase kungan inflasi yang rendah. (15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari: (a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada program: dan (b) penyesuaian yang timbul pada: (i) liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari liabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan (ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan. (16) esiimasi terbaik pemberi kerja, segera seleiah dapat ditentukan secara andal, dari iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan: (17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi wajib diungkapkan sebagai berikut: (a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu, (b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: (informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama periode tersebut: (iiy pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti: dan 0 antar entitas sepengendali, 42 42 Page 35 145
Page 38 OCR 0.889
No Keterangan Ada | Tidak| WA | Tambahan Informasi (ii) jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir ii. b) luran Pasti v 42 Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran Pasti harus mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti. 0) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya v 42 Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkapkan antara lain: (1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan v 42 (2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada). vV 24) Utang Obligasi v Yang harus diungkapkan antara lai a) rincian mengenai jenis, 'ominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo. jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan dan tujuan penerbitannya: b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: c) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam Waktu 12 (dua belas) bulen: d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada: 1 pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: 9) kejadian pening lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan h) persyaratan penting lainnya. 25) Sukuk Yang harus diungkapkan antara lain: a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan vV 27, 28 b) Perusahaan harus mengungkapkan antara iain: (1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasul (a) ringkasan akad syariah dan skema transaksi syariah yang digunakan: v 27, 28 (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari v 27,28 (6) nilai nominal: v 27.28 (d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah): v (e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil v 27,28 (untuk Sukuk mudharabah): (9 rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi v 27,28 hasil (9) jangka waktu: v 27,28 (h) tujuan penerbitannya: dan v 27, 28 (i) persyaratan penting lain: v 127, 28 (2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, v 27,28 (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan: V 27,28 Page 36 ||
Page 39 OCR 0.909
No Keterangan Ada Tidak N/A Tambahan Informasi (8) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: (6) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: (6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan dan (8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misal restrukturisasi Sukuk dan kondisi default) Lt « 27,28 27,28 (27,28 26) Utang Subordinasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: b) tujuan perolehannya: ec) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi: d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): &) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatani dan ?. persyaratan penting lainnya. 27) Obligasi Konversi Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo. jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan. dan tujuan penerbitannya: b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti: c) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi: d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya: &) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: H jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: 9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: h) jaminan serta pembentukan dana untuk pellinasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): 1) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): i) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli: K) komponen Liabilitas dari obligasi konversi |) keberadaan fitur derivatif melekat: dan m) persyaratan penting lainnya. 3 Ekuitas Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemi 1) Modal Saham Yang harus diungkapkan antara a) Bagi setiap jenis saham, antara lai (1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode: Entitas Induk 30 Page37 17
Page 40 OCR 0.906
Keterangan Tidak N/A Tambahan Informasi (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan (8) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan: b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas: 6) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepemilikan, yaitu: (1) Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih: (2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan (8) Pemegang saham lainnya: d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan: (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS): (2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan (8) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi. penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal: e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek. « AN aa 30 130 130 30 130 130 2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) Yang harus diungkapkan antara a) Rincian jumlah tambahan modal disetor: b) Uraian sumber agio saham: @) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas. d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor: &) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: #) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi: (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali Dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara: (8) Tanggal efektif transak (8) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi tersebut: (5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi, (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara (a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali: (b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan: (c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. LK tt 30 30 30 Page38
Page 41 OCR 0.906
No Keterangan Ada | Tidak| N/A | Tambahan Informasi 3) Selisih Transaksi dengan Pihak Non pengendali v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: (2) Nama entitas anak: dan (8) Nama pihak yang bertransaksi: b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: dan 6) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi saat hilangnya Pengendalian. 4) Saham Treasuri v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan. atau pengurangan modal disetor. b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham teasuri yang diperoleh. &) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal diselor, d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri, dan &) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri. 5) Saldo Laba Yang harus diungkapkan antara lain: a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada): v (Laporan Perubahan Ekuitas. 30 b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait dan v 30 c) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan v Laporan Perubahan Ekuitas, 30 6) Waran v Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran: b) dasar penentuan Nilai Wajar waran: () nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan &) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. 7) Pendapatan Komprehensif Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing Komponen v Laporan Laba Rugi pendapatan komprehensif lainnya. (dan Penghasilan Komprehensif Lain 8) Kepentingan Non pengendali v Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham non pengendali atas ekuilas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk. Cc. Laba Rugi Komprehensif 1) Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode. termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang: (2) Penjualan jasa, (8) Bung v 31, 32, 33, 34 Page 39
Page 42 OCR 0.902
Keterangan Ada | Tidak| N/A | Tambahan Informasi (4) Royalti: dan/atau (5) Dividen, diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga. b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama, c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: d) Jumiah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: 6) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: (1) Pendapatan kontrak konstruksi: la) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan. (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam periode berjalan: dan (c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak: (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: (a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaporar (b) Jumlah uang muka yang diterima: dan (c) Jumlah retensi, (8) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja. masing-masing sebagai Aset dan Liabilitas: 1?) Dalam hat Perusahaan memi antara lain: (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan, (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dantransaksi keagenan dengan pendapatan lainnya: dan (8) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: (a) Pendapatan bruto (b) Retur/rabat/diskon terkait: dan (c) Total pendapatan neto. i transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, 3) Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator v Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara 2) Dasar ketentuan tarif: bj Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif: c) Masa berlaku tarif: d) Besaran tarif: dan €) Perjanjian lain yang terkait. 3) Khusus Industri Pembiayaan v Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain: a) Pendapatan pembiayaan konsumen: b) Pendapatan anjak piutang: dan c) Pendapatan sewa Page 40
Page 43 OCR 0.926
No Keterangan Tidak N/A | Tambahan Informasi 4 Khusus Industri Rumah Sakit Terdiri dari: Jasa pelayanan medis. jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap. rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara lain: a) Restitusi b) Subsidi tidak mampu: dan 6) Selisih perhitungan klaim. 5) Khusus Industri Transportasi Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain: a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi: b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi. ec) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi: d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, laksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut. 8) Khusus Industri Telekomunikasi Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain. n Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi. Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) 8) Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri. rincian pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi by Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan lol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. 9 Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada a) Obligasi Pemerintah: b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui, Cc) Efek-efek, dan d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. SL, 31, 32, 33 8? 19 Beban Pokok Penjualan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: (1) Biaya bahan baku: (2) Biaya tenaga kerja: dan Page 41
Page 44 OCR 0.912
No Keterangan Ada Tidak N/A | Tambahan Informasi (8) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan: b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 109 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: dan 6) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. 1 Khusus Industri Rumah Sakit Beban Departementalisasi/Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi: a) Beban bahan: b) Beban jasa pelayanan: c) Beban pegawai: d) Beban penyusutan sarana medis: e) Beban pemeliharaan sarana: #) Beban asuransi, g) Beban langganan daya dan jasa: h) Beban depresiasi. 12) Khusus Industri Asuransi a) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto. klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi b) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah beban menunit jenis klaim dan manfaat, diantaranya: klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian. &) Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi. Hasil Investasi Yang harus diungkapkan antara I: dj rincian dan jumlah menurut jenis investasi. 13) Khusus Industri Perhotelan Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementaiisasi, b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan 6) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya. 14) Beban Usaha Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain: a) Beban penjualan: b) Beban distribusi, dan c) Beban umum dan administrasi. 15) Khusus Industri Perbankan a) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama. 35 Page 42
Page 45 OCR 0.916
Keterangan Tidak N/A Tambahan Informasi b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama. 16) Khusus Industri Pembiayaan Beban Kerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nii untuk masing-masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan. 17 Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. b) rincian dan jumlah Beban lainnya. 6) Untuk Biaya Keuangan, meliputi: (1) biaya pinjaman meliputi: (a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif, (b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku: dan (6) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga: (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi: Ka) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk djual (b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi, dan (c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nila d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi darvatau Ventura Bersama meliputi : (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah. 18) Khusus Industri Perbankan a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. 6) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. 6) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara Jain rincian jumlah berdasarkan jenis 39 36 36 19) Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara lai a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takbervujud: b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: @) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: (Laporan Laba Rugi |dan Penghasilan Komprehensif Lain (Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Page43 Y
Page 46 OCR 0.915
Keterangan Tidak N/A Tambahan Informasi d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual, e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas, dan # bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. Laporan Laba Rugi |dan Penghasilan Komprehensif Lain 20) Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara lain: a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: (1) beban (penghasilan) pajak kini (2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu: (8) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya: (a) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru: (6) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan: (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan (7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif: b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas: ec) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain. kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama: d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini: (1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: atau (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, &) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya: ? jumlah (dan batas Waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai asset pajak tangguhan dalam laporan keuangan: 9) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada enlitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas labilitas pajak tangguhan Lu. 22 22 22 22 (Laporan Laba Rugi |dan Penghasilan Komprehensif Lain 22 22 Page44
Page 47 OCR 0.902
Keterangan Tidak N/A | Tambahan Informasi M rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (1) laba sebelum pajak menurut akuntansi: (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan (8) laba kena pajak: 1) perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang bertaku: I) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalm pengisian SPT Tahunan PPh Badan: setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi (4) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk periode sajian: dan (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan pos 1) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan (2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian: m) jumiah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan: ) Uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakusisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bi 0) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabil (1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada: dan (2) entitas mengalami kerugian pada periode Kini atau periode sebelumnya yang mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait Kk case (8 « 22 122 22 22 22 24 ) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lai a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasardan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham: b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham: e) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara konlinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian, 40 40 Page45 14
Page 48 OCR 0.911
Keterangan Tidak NIA Tambahan Informasi G) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan &) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. 22) Transaksi ihak Berelasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya: (1) lebih dari Rp 1.000.000.000.00 (satu miliar rupiah) untuk transaksidengan orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau (2) lebih dari 0,594 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi. b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud. 6) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak- pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang: (1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkail (2) jumlah saldo beserta persentase terhadap total Aset atau Liat (a) persyaratan dan ketentuannya. termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan (b) rincian garansi yang diberikan atau diterima: (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan ni pembentukan. pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam hurufa) dan b) secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (1) entitas induk. (2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas: (3) entitas anak, (4) entitas asosiasi: (5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer: (6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan (7) pihak-pihak berelasi lainnya. e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci innya untuk masing-masing kategori berikut: (1) imbalan kerja jangka pendek: (2 imbalan pasca kerja: Ke) Ikukan Lt 44 2£ FE Page 46 14
Page 49 OCR 0.920
No Keterangan Ada | Tidak| N/A | Tambahan Informasi (8) imbalan kerja jangka panjang lainnya: v 44 (4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan v 44 (5) pembayaran berbasis saham. v H Untuk entitas berelasi dengan pemerintah: (1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan: v 44 (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan v 44 (8) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, v 144 indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut. 23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. v Catatan atas laporan keuangan b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam mata vV (Catatan atas laporan Yang fungsional, (2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing: (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional: (8) jumlah selisih kurs yang diakui dalam taba rugi, kecuali untuk selish kurs yang timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan (6) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode. keuangan AN KE 24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus diungkapkan antara laii a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas: (1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nik (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai: (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik: (4) goodwill yang telah diakui ruai penurunan nilainya: (5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut, dan (6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset. 25) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu a) Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain: (9) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan Page 47 7
Page 50 OCR 0.925
No Keterangan Tidak| WA | Tambahan Informasi (8) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan. b) Perubahan Kebijakan Akuntansi v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi: (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan: (3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: (a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan (b) laba per saham dasar dan di (4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: dan (5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praklis untuk suatu periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut disajkan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi. c) Kesalahan Periode Lalu V Yang harus diungkapkan antara lain: (1) sifat dari kesalahan periode lalu: (2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: (a) bagi setiap pos laporan keuangan, dan (b) laba per saham dasar dan dilusian: (3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal, dan (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya Koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis 26) Kombinasi Bisnis v a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan. yaitu: (1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diak: (2) tanggal akuisi (8) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis: (4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh: (6) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi: (6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwil/ yang diakui: (7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan: (8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi: (a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi: (b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: dan (0) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut: Page 48 in
Page 51 OCR 0.913
No Keterangan Ada N/A | Tambahan Informasi (@) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut: (a) Nilai Wajar piutang: (b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan (6) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kortraktual yang diperkirakan tidak tertagih: (40) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih: (11) jumlah setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar (a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi terjadi: (b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (e) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut: (12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajamnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: (2) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi: dan (b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal: (13) dalam hal pembelian dengan diskon: (a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan (6) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan: (14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10076 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi: (a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan (6) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada lai wajar: (15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: (2) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuissi: dan (b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui Sebagai hasil dari pengukuran Kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut: (16) Informasi sebagai berikut: (a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan: dan Page 49
Page 52 OCR 0.933
Keterangan Tidak NIA Tambahan Informasi (b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan. b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material (1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: (a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai, (b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai: t dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama periode pelaporan. (2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesaian: (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut, dan @ an dan input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan (4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan: (6) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugian yang diakui pada periode pelaporan yang: (a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan: c) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis: dan d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: (1) jumlah harga yang dibayarkan: (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: (8) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh: dan (4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. Page 50 1
Page 53 OCR 0.912
aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan. b) pengungkapan pada level entitas No Keterangan Ada | Tidak| N/A | Tambahan Informasi 27) Segmen Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) pengungkapan pada level segmen (1) informasi umum, yang terdiri dari: Ka) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidenlifikasi segmen v la7 laporkan: dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan: v 47 (2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, v A7 aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya: (8) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, v 47 (1) Informasi produk dan jasa v Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa. (2) Informasi wilayah geografis v (a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: negara domisili Perusahaan. dan semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut secara individual. (b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di negara domisili Perusahaan: dan semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah. (3) Informasi pelanggan utama v Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal lunggal mencapai 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: (a) fakta: (b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan (c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. 28) Operasi yang Dihentikan v a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) uraian tentang alasan operasi dihentikan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang dihentikan: dan (8) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku. Pages1 49
Page 54 OCR 0.932
No Keterangan Tidak| W/A | Tambahan Informasi b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain: (1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi: (a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan (b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk. 29) Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat v a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivalif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi, b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non lindung nilai: (1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain: (2) pihak lawan transaksi (counterparties): (3) tanggal jatuh tempo: (4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan: (5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan: (6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan (7) persyaratan penting lainnya. c) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut: (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikas termasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai, dan (3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung niisi, disebutkan tujuannya. 30) Nilai Wajar Instrumen Keuangan Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabiitas keuangan antara lain: a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan 46 untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan 146 keuangan dan liabilitas keuangan 31) Dividen Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai 30 distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan: b) jumlah utang dividen untuk: v (1) periode pelaporan, dan (2) periode sebelumnya: Pages2 44
Page 55 OCR 0.919
No Keterangan Tidak N/A Tambahan Inform: 0) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan, dan d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. 32) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah agregat liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah: b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya, c) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas, dan d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama. 33) Perikatan dan Kontinjensi a) Perikatan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) perikatan yang meliputi: (a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi. bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan lisensi, diungkapkan: pihrak-pihak yang terkait dalam perjanjian: periode berlakunya perikatan dasar penentuan kompensasi dan denda: . jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan v. pembatasan-pembatasan lainnya: (b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi, diungkapkan: pihak-pihak yang terkail dalam perjanjian: periode berlakunya perikatan, nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direaisasi, dan sanksi-sanksi: (2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin: (b) latar belakang dikeluarkannya jaminan: (c) periode berlakunya jaminan: dan (d) nilai jaminan: (3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas LIC, cerukan bank: dan (8) uraian mengenai sifat, jenis. jumlah dan batasan-batasannya. Page53 44
Page 56 OCR 0.907
Keterangan Tidak N/A Tambahan Informasi b) Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: (W perkara atau sengketa hukum, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang terkait, (b) jumlah yang diperkarakan: (o). latar belakang. isi dan status perkara dan pendapat hukum (legal opinion): dan (d) dampak keuangan: (2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya: (8) kemungkinan liabilitas pajak tambahan: (a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya: dan (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding) (4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: (a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi, (b) estimasi dari dampak keuangannya: (c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar sumber daya: dan (d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga 148 48 22 34) Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara lain: a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma, b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama: c) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan: d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama: &) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan 9 Isi perubahan perjanjian, jika ada. SI NN 35) Manajemen Risiko Keuangan a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan. serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: (4) tisiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai: o likuiditas, antara lain: (a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivalif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas: dan (b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas, (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan. yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan 2 45 145 4s 45 Page 54
Page 57 OCR 0.902
Keterangan Ada Tidak N/A | Tambahan Informasi (8) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. bj Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari instumen keuangan. 45 45 36) Khusus Industri Perbankan a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi keuangan: (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan (8) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. b) Posisi Devisa Neto Yang harus diungkapkan antara Iai (1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi keuangan, (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. c) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank. Aktivitas Fiduciary Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fduciary yang meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana. dj Lc AR LA Sa 53. 153.n 53. 45.0 45.b 145.b 43 37: Kuasi-Reorganisasi Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi: 2) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi: b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang: &) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-reorganisasii d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan labilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan &) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-reorganisasi 38) Pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antara lain: a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola permodalannya, termasuk: (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal: (2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenul persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal, dan (8) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal 6) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya: d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak ekstemal (jika ada): dan Page55 $
Page 58 OCR 0.920
No Keterangan Tidak NIA Tambahan Informasi €) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan. 39) Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara lain: Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham. dan konversi utang menjadi modal. 149 40) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang: b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian: c) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham: d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan. e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir periode: ? penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut: (1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata terlimbang Nilai Wajar opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, dan (2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham): 9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya. 1) Khusus Industri Asuran Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solval (1) Analisis Kekayaan: (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas: (8) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenul (a) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan pertanggal pelaporan: dan (6) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. s yang harus diungkapkan antara lain: 42) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah Yang harus diungkapkan antara | a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah: b) Jenis Akad Asuransi Syariah: c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban. dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan d) Zakat. 43) Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: a) Kontrak reasuransi: Page 56
Page 59 OCR 0.912
No Keterangan Tidak Tambahan Informasi b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: c) Rasio keuangan penting: d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan. 53 44) Khusus Industri Kehutanan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPHdan iuran wajib lainnya: 0) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kemb: hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha inya untuk kelestarian alam): Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya: Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinya: dan ? Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana: (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. d) el ajaa ss 45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yang harus diungkapkan antara lain: a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya. atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui b) dalam hal terdapat peristiwa non penyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: (1) tanggal terjadinya: (2) sifat peristiwa: dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat. 46) Perkembangan terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang terkait dengan /Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku Yang harus diungkapkan antara lain: a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut: b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi: 6) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara wajar 52 47) Reklasifikasi a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1). sifat reklasifikasi: Page 57
Page 60 OCR 0.912
Keterangan Ada | Tidak| WA (Tambahan Informasi (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi, dan v (3) alasan rekiasifikasi v b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan. maka Perusahaan v harus mengungkapkan: (1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan (2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi. 48) Hibah Pemerintah v Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: a) sifat dan Iuas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakui 49) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain v a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaralan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain, (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan (3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya. c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan 50) Informasi Penting Lainnya v 53 Yang harus diungkapkan antara lain sifat. jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi Kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan PT Bank Syariah Indonesia Tbk Kh Ade Cahyo Nugroho Direktur Page58
Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Rintis
p.1
unresolved
org
Rianto & Rekan
p.1
unresolved
org
Bapepam-LK
p.3 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.4 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.8 ×13
unresolved
org
Bank Lai
p.8
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.26
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.40
unresolved
org
Bapepam
p.52 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 6
051894-3DIR-CFA.pdf
done
FinancialStatement-2025-III-BRIS.xlsx
done
inlineXBRL.zip
done
instance.zip
done