Back to announcement
20260730_INCO_Penyampaian Bukti Iklan_32116068_lamp1.pdf
Other Text extracted INCOSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
4 INDUSTRI Kamis, 30 Juli 2026
| HUNIAN VERTIKAL |
MENGURAI SIMPUL TOD
Bisnis, JAKARTA — Pengembangan kawasan hunian berbasis Transit Oriented Development (TOD) masih dihadapkan pada
sejumlah tantangan kendati diklaim menjadi jawaban di tengah makin sempit dan melambungnya harga lahan untuk hunian
tapak wilayah perkotaan.
Alifian Asmaaysi
alifian.asmaaysi@bisnis.com
S
alah satu yang menjadi kawasan yang lebih produktif, rang lebih 6.000 meter persegi bangan TOD terancam batal di
penghambat pengem-
bangan kawasan huni-
sehat, nyaman, dan berkelanjutan. di Kiaracondong untuk menjadi
“Pada dasarnya, TOD merupakan proyek percontohan kawasan TOD
tengah jalan.
Di sisi lain, belum jelasnya Executive
an berbasis TOD yakni
adanya bayang-bayang
upaya mengintegrasikan
berbagai kebutuhan ma-
terpadu yang dilengkapi
fasilitas sosial, pendidikan,
aturan yang menaungi koordinasi
lintas kementerian terkait dengan
Brief
Kinerja Properti
risiko penyerapan pa- syarakat ke dalam satu Semester I 2026: hingga area komersial pen- pengembangan konsep TOD juga Pengembangan
sar yang lambat akibat resistensi kawasan yang saling ter- Pasar Apartemen dukung mobilitas warga. menjadi ganjalan serius yang perlu
kultural konsumen yang belum hubung dan saling men- dan Perkantoran
Pemerintah berencana ditangani terlebih dahulu oleh kawasan hu-
Belum Pulih
terbiasa dengan gaya hidup di dukung,” ujarnya dalam membuka peluang kerja pemerintah. nian berbasis
hunian vertikal. keterangan resmi, dikutip sama pembiayaan secara “Kemudian juga yang sering ter- TOD masih mengha-
Akan tetapi, Menteri Koordi- Rabu (29/7). luas dengan merangkul jadi, hambatan modal. Membangun
nator Bidang Infrastruktur dan Pemerintah akan men- sektor swasta. Selain Ban- hunian vertikal jelas membutuhkan dapi hambatan regu-
Pembangunan Kewilayahan Agus dorong kontribusi aktif dung, pemerintah mela- biaya yang lebih tinggi. Belum lasi, pembiayaan, dan
Harimurti Yudhoyono (AHY) meng- dari seluruh pemangku lui PT KAI akan turut lagi terkadang pemerintah melihat rendahnya penerima-
ungkapkan tren urbanisasi yang kepentingan mulai dari menyiapkan lokasi di 3 ini kita membangun apartemen.
kian deras menuntut percepatan pemerintah pusat, pemerintah wilayah lainnya termasuk Jakarta, Sehingga izin yang seperti izin an pasar.
realisasi pengembangan kawasan daerah, BUMN, swasta, akademis. Semarang, dan Surabaya. komersial, nah itu juga membuat
TOD. Kementerian Perumahan dan kita kesulitan,” imbuhnya. Pemerintah mempercepat pe-
Dia menekankan bahwa konsep Kawasan Permukiman (PKP) mulai TANTANGAN Kondisi tersebut pada akhirnya ngembangan kawasan TOD di
TOD bukan sekadar membangun memetakan sejumlah titik strategis Meski telah menentukan titik-titik memicu pembengkakan biaya kon- sejumlah kota dengan
sistem transportasi yang terin- untuk pengembangan kawasan sebagai simpul TOD, pengembang struksi yang berdampak langsung menyiapkan proyek
tegrasi, melainkan bakal turut TOD khususnya bagi Masyarakat menilai membangun proyek hunian pada melambungnya harga jual percontohan, lahan stra-
meningkatkan kualitas hidup ma- Berpenghasilan Rendah (MBR). di atas aset milik negara memiliki unit hunian di ujung proses pe- tegis, serta membuka kolabora-
syarakat melalui pengembangan Salah satunya, tantangan tersendiri. ngembangan kawasan. si dengan BUMN dan swasta.
mengalokasikan Wakil Ketua Umum Dewan Adapun, anggota DPP REI yang
• Pengembangan TOD terus berlanjut. lahan seluas ku- Pengurus Pusat (DPP) Realesta- baru-baru ini merealisasikan pe- Keberhasilan pengembangan
te Indonesia, Bambang Eka Jaya ngembangan TOD yakni PT Sum-
Bahkan beberapa developer mulai mengungkap rumitnya regulasi marecon Agung Tbk. (SMRA) yang
TOD akan bergantung
memproyeksikan pendapatan dari serta skema pembiayaan dinilai memulai pembangunan kawasan
pada penyederhanaan
kawasan TOD. kerap membuat rencana pengem- TOD Summarecon Bekasi. Di mana, regulasi, kepastian ske-
proyek pertama yang dikembang- ma pembiayaan, serta pening-
Kawasan TOD di Jakarta Sumber: CBRE BISNIS/M. ALBIR DAMARA
katan minat masyarakat.
kan yakni pengembangan Stasiun
Proyek Status Deskripsi Utama
Ekstensi Bekasi
Manggarai Active Integrasi stasiun KRL tersibuk di Jakarta (hingga ±300.000 penumpang per hari). Fase I hunian Proyek ini menandai fase per-
berorientasi transit (TOD) mulai dibangun pada Juli–Agustus 2026. tama pengembangan TOD Sum- wa pihaknya ke depan berencana
Cawang Hub Active Sudah beroperasi sebagai simpul LRT Jabodebek sejak 2023 serta terhubung dengan TransJakarta. TOD marecon, yang akan diikuti oleh untuk turut mengembangkan area
sektor swasta oleh Adhi Commuter Properti untuk pengembangan hunian dan komersial di sekitar stasiun. pembangunan koridor angkutan mixed use development di kawasan
Kota Tua Target 2029 Diposisikan sebagai kawasan TOD sisi utara yang terintegrasi dengan MRT Fase 2A. Peningkatan massal sepanjang 5 kilometer yang tersebut.
infrastruktur dasar ditargetkan pada 2026 menjelang penyelesaian MRT pada 2029. menghubungkan area tersebut ke “Tapi yang paling penting, ini
Pasar Baru Preparation Stage Terdapat stasiun BRT TransJakarta yang telah beroperasi (sejak 2022). Hingga forum publik Juni 2026, Stasiun LRT Jabodebek. akan diintegrasikan dengan trans-
proses perencanaan dan konsultasi pemangku kepentingan masih berlangsung dan belum ada Presiden Direktur Summarecon portasi publik dahulu,” tambah-
pembangunan fisik. Adrianto P. Adhi menjelaskan bah- nya.
ESG Initiatives
Menyemai Ekosistem Biomassa
Lorenzo A. Mahardhika mulai memberikan kepastian ujar Hokkop, dikutip Selasa pat berjalan secara berkelan- 2026 dan meningkat menjadi dimanfaatkan di Indone-
lorenzo.mahardhika@bisnis.com pasar bagi pemasok biomassa (28/7). jutan," katanya. 10 juta ton pada 2030. sia, terutama di kawasan
melalui skema kontrak pem- Menurutnya, PLN EPI Adapun, hingga Juni Target tersebut diproyeksikan perkebunan. Pada sektor
B
iomassa mulai dipan- belian hingga lima tahun. menerapkan skema pengada- 2026, PLN EPI telah meng- menghasilkan nilai ekonomi ketenagalistrikan, biomassa
dang sebagai salah Direktur Biomassa PLN an biomassa dengan menge- implementasikan cofiring sekitar Rp5,1 triliun, menekan juga telah dimanfaatkan
satu alternatif untuk EPI Hokkop Situngkir me- depankan kualitas produk. biomassa di 52 pembangkit emisi hingga 12 juta ton COe melalui skema co-firing di
memperkuat keta- ngatakan kepastian kontrak Biomassa yang memiliki listrik tenaga uap (PLTU) ekuivalen per tahun, meman- sejumlah pembangkit listrik
hanan energi nasional seiring menjadi faktor utama dalam nilai kalor lebih tinggi serta dengan realisasi pemanfa- faatkan sekitar 20 juta ton milik PT PLN (Persero)
dengan ketersediaan sumber membangun ekosistem bio- dipasok secara konsisten ber- atan mencapai 932.906 ton limbah biomassa setiap tahun, meski skala penggunaannya
dayanya yang melimpah. massa yang berkelanjutan. peluang memperoleh skema biomassa. serta menciptakan sekitar masih menghadapi berbagai
Meski demikian, daya Jaminan pembelian jangka harga yang lebih kompetitif. Perseroan juga mencatat 150.000 lapangan kerja hijau keterbatasan.
saingnya masih tertahan panjang dinilai memberi ru- Kebijakan tersebut diharap- peningkatan kualitas bio- di berbagai daerah. Sementara itu, Ketua
oleh sejumlah tantangan ang bagi pelaku usaha un- kan menjadi insentif bagi pe- massa yang dimanfaatkan. Managing Director Energy Umum Asosiasi Pemasok
mulai dari biaya logistik tuk meningkatkan kapasitas laku usaha untuk terus me- Nilai kalori rata-rata biomas- Shift Indonesia Putra Adhi- Energi, Mineral, dan Batu-
yang tinggi, pasokan yang produksi sekaligus menjaga ningkatkan kualitas produksi sa mencapai 3.263 kkal per guna mengatakan potensi bara Indonesia (Aspebindo)
bergantung pada musim, kualitas pasokan biomassa. sekaligus memperkuat rantai kilogram dengan meman- biomassa sebagai sumber Anggawira mengatakan
hingga belum terbentuknya "Apabila kualitas biomassa pasok biomassa nasional. faatkan 16 jenis biomassa energi alternatif nasional Indonesia memiliki peluang
ekosistem industri yang dapat dijaga, baik dari sisi "Ekspor tetap menjadi pe- yang berasal dari limbah cukup besar mengingat ke- besar menjadikan biomassa
mampu menjamin perminta- nilai kalor maupun kontinu- luang, tetapi pada saat yang pertanian dan kehutanan. tersediaan sumber dayanya sebagai penopang kebutuh-
an jangka panjang. itas pasokan, PLN EPI dapat sama kebutuhan domestik Ke depan, PLN EPI menar- yang cukup melimpah. an energi domestik apabila
Terbaru, PT PLN Energi memberikan kontrak pem- juga harus terjamin agar getkan pemanfaatan biomassa Dia menjelaskan, Biomas- dikembangkan secara lebih
Primer Indonesia (PLN EPI) belian hingga lima tahun," transisi energi nasional da- mencapai 3,7 juta ton pada sa sebenarnya telah banyak serius dan terintegrasi.
PT VALE INDONESIA Tbk LAPORAN KEUANGAN PUBLIKASI
LAPORAN POSISI KEUANGAN
LAPORAN LABA RUGI
PADA 30 JUNI 2026 DAN 31 DESEMBER 2025 DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
LAPORAN ARUS KAS
(Disajikan dalam ribuan Dolar AS. kecuali dinyatakan lain) UNTUK PERIODE-PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
UNTUK PERIODE-PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
30 JUNI 2026 DAN 2025
2026 2025 2026 2025 30 JUNI 2026 DAN 2025
(Disajikan dalam ribuan Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
ASET LIABILITAS (Disajikan dalam ribuan Dolar AS. kecuali dinyatakan lain)
ASET LANCAR LIABILITAS JANGKA PENDEK
Kas dan setara kas 110.662 376.359 Utang usaha 2026 2025 2026 2025
Piutang usaha - Pihak-pihak berelasi - 400
- Pihak-pihak berelasi 66.037 73.184 - Pihak ketiga 168.306 203.409 Pendapatan 543.068 426.739
- Pihak ketiga 7.542 563 Akrual 132.707 115.397 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Beban pokok pendapatan (390.782) (396.580)
Persediaan 301.810 192.070 Liabilitas kontrak 21.556 -
Penerimaan kas dari pelanggan 556.994 417.689
Pajak dibayar di muka Liabilitas imbalan kerja jangka pendek 13.995 21.966 LABA BRUTO 152.286 30.159
- Pajak penghasilan badan 59.043 - Utang pajak Pembayaran kas ke pemasok (278.103) (237.147)
- Pajak lainnya 31.300 97.333 - Pajak penghasilan badan 16.297 5.439 Beban usaha (16.779) (15.538) Pembayaran pajak penghasilan badan (18.058) (8.500)
Biaya dibayar di muka dan uang muka 6.163 4.159 - Pajak lainnya 6.156 1.859 Pendapatan lainnya 12.770 202
Pembayaran pajak lainnya (46.543) (45.409)
Aset keuangan lancar lainnya 4.266 5.829 Liabilitas sewa 1.564 3.451 Beban lainnya (2.539) (5.798)
Penerimaan restitusi pajak 17.052 43.890
Provisi atas penghentian pengoperasian aset 8.799 9.465 Pembagian laba bersih (11.597) (2.805)
Liabilitas keuangan lancar lainnya 1.079 1.004 Pembayaran ke karyawan (66.222) (63.202)
Jumlah aset lancar 586.823 749.497 Jumlah liabilitas jangka pendek 370.459 362.390 LABA USAHA 134.141 6.220 Penempatan jaminan keuangan (63.888) -
Penerimaan pendapatan keuangan 6.218 15.207
ASET TIDAK LANCAR LIABILITAS JANGKA PANJANG
Pembayaran royalti dan retribusi (69.050) (29.359)
Kas yang dibatasi penggunaannya 150.538 96.987 Liabilitas imbalan pascakerja
Keuntungan dari pelepasan pengendalian entitas anak - 2.432
Pajak dibayar di muka jangka panjang 47.475 49.042
- Pajak penghasilan badan - 59.346 Liabilitas pajak tangguhan 422 - Bagian laba neto dari entitas asosiasi 137 118 Arus kas bersih dihasilkan dari aktivitas operasi 38.400 93.169
- Pajak lainnya 98.360 17.795 Liabilitas sewa 18 31 Keuntungan atas pengakuan nilai wajar aset derivatif - 16.570
Investasi pada saham 19.950 19.950 Provisi atas penghentian pengoperasian aset 128.155 153.426 Pendapatan keuangan 6.218 15.207
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Investasi pada entitas asosiasi 54.222 58.249 Liabilitas keuangan tidak lancar lainnya 5.471 5.882 Biaya keuangan (6.640) (4.084)
Aset derivatif 21.320 21.320 Pembayaran untuk pembelian aset tetap (254.971) (224.735)
Aset tetap 2.447.695 2.313.449 Jumlah liabilitas jangka panjang 181.541 208.381 Penerimaan hasil penjualan aset tetap 449 23
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 133.856 36.463
Biaya dibayar di muka dan uang muka 1.293 2.251 Penurunan arus kas bersih dari kehilangan
Aset pajak tangguhan - 3.040 JUMLAH LIABILITAS 552.000 570.771 pengendalian entitas anak - (880)
Aset keuangan tidak lancar lainnya 3.147 3.963 Beban pajak penghasilan (29.479) (11.215)
EKUITAS
Jumlah aset tidak lancar 2.796.525 2.596.350 Modal saham LABA PERIODE BERJALAN 104.377 25.248 Arus kas bersih digunakan untuk
- Modal dasar - 39.745.354.880 saham dengan nilai aktivitas investasi (254.522) (225.592)
nominal IDR25 (nilai penuh) per saham
- Modal ditempatkan dan disetor penuh - (KERUGIAN)/KEUNTUNGAN KOMPREHENSIF LAIN
144.698 144.698 ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
10.539.784.534 saham
Tambahan modal disetor 380.882 380.882 3RV\DQJDNDQGLUHNODVL¿NDVLNHODEDUXJL
Pembayaran dividen (45.638) (32.321)
Cadangan kompensasi berbasis saham 2.546 1.063 - Selisih kurs penjabaran laporan keuangan entitas asosiasi (3.950) 1.322
Pembayaran liabilitas sewa (2.771) (2.243)
Selisih kurs penjabaran laporan TOTAL (KERUGIAN)/KEUNTUNGAN
(4.165) (215) (3.950) 1.322 Pembayaran beban keuangan (78) (149)
keuangan entitas asosiasi KOMPREHENSIF LAIN
Saldo laba
- Dicadangkan 27.283 27.283 JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF
100.427 26.570 Arus kas bersih digunakan untuk
- Belum dicadangkan 2.280.104 2.221.365 PERIODE BERJALAN
JUMLAH EKUITAS 2.831.348 2.775.076 aktivitas pendanaan (48.487) (34.713)
LABA PER SAHAM
JUMLAH ASET 3.383.348 3.345.847 JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 3.383.348 3.345.847 Penurunan bersih kas dan setara kas (264.609) (167.136)
- Dasar dan dilusian (dalam nilai penuh Dolar AS) 0,0099 0,0024
Kas dan setara kas pada awal periode 376.359 674.690
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS Dampak perubahan selisih kurs terhadap
UNTUK PERIODE-PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2026 DAN 2025 (Disajikan dalam ribuan Dolar AS, kecuali dinyatakan lain)
kas dan setara kas (1.088) (843)
Saldo laba
Kas dan setara kas pada akhir periode 110.662 506.711
Modal Tambahan Cadangan kompensasi Selisih kurs penjabaran laporan Belum
Dicadangkan Jumlah ekuitas
saham modal disetor berbasis saham keuangan entitas asosiasi dicadangkan
Saldo 1 Januari 2025 144.698 380.882 - - 27.283 2.179.913 2.732.776 Informasi keuangan di atas untuk 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 dan untuk periode enam bulan yang
Penghasilan komprehensif 2025 berakhir 30 Juni 2026 dan 2025 diambil dari laporan keuangan PT Vale Indonesia Tbk. Laporan keuangan
Laba - - - - - 25.248 25.248 PT Vale Indonesia Tbk untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 telah diaudit oleh Kantor Akuntan
Laba komprehensif lain - - - 1.322 - - 1.322 Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan - Akuntan Publik Terdaftar yang telah mengeluarkan pendapat wajar
Dividen yang dideklarasikan dan dibayarkan (34.656) (34.656) tanpa pengecualian dalam laporan auditor independen. Informasi keuangan berupa catatan atas laporan
Perubahan kepentingan atas pelepasan entitas anak 2001 2.001 keuangan untuk 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 dan untuk periode enam bulan yang berakhir 30 Juni
Kenaikan ekuitas melalui transaksi pembayaran berbasis - - 585 - - - 585 2026 dan 2025, tidak disajikan.
saham
Saldo 30 Juni 2025 (tidak diaudit) 144.698 380.882 585 1.322 27.283 2.172.506 2.727.276
Saldo 1 Januari 2026 144.698 380.882 1.063 (215) 27.283 2.221.365 2.775.076
Jakarta, 29 Juli 2026
Penghasilan komprehensif 2026
S.E. & O.
Laba - - - - - 104.377 104.377
Rugi komprehensif lain - - - (3.950) - - (3.950) Direksi
Transaksi kompensasi berbasis saham - - 1.483 - - - 1.483 PT VALE INDONESIA Tbk.
Dividen yang dideklarasikan dan dibayarkan - - - - - (45.638) (45.638)
Saldo 30 Juni 2026 (tidak diaudit) 144.698 380.882 2.546 (4.165) 27.283 2.280.104 2.831.348
Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Menteri Koordi-
p.1
unresolved
org
PT KAI
p.1
unresolved
org
Kementerian Perumahan
p.1
unresolved
org
PT Sum-Bahkan
p.1
unresolved
org
Agung Tbk.
p.1
unresolved
org
PT PLN (Persero)
p.1
unresolved
org
PT PLN Energi
p.1
unresolved
org
Rianto & Rekan
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.