Back to announcement
Checklist Pengungkapan LapKeu 30 Sept 2025.pdf
Financial statement Text extracted BCICSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 84
Page 1 OCR 0.829
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA REUANGAN GEDUNG SUMTRO OJOJOMADIKUSUMO, J.. LAPANGAN BAXTENG TIMOR NO, 2-4, JAKARTA 10716 TELEPON 1O21Y 30530017 FAKSIMILE (C1) IRETO2X SITUS wan bageKkre Oo id 11 Desember 2012 Para Direksi Emiten dan Perusahaan Publik SURAT EDARAN Nomor: SE-..!4..../BU/2012 Tentang PENGGUNAAN CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SEMUA JENIS INDUSTRI DI PASAR MODAL Di INDONESIA Sehubungan dengan program peningkatan kualitas Laporan Keuangan Emiten dan Perusahaan Publik, dengan ini diwajibkan kepada Saudara agar menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan Untuk Semua Jenis Industri di Pasar Modal di Indonesia dan menyampsikan pertama kali ke Bapepam-LK bersamaan dengan penyampaian Laporan Keuangan Tahunan per 31 Desember 2012, sejak ditetapkannya Surat Edaran ini. Demiklan untuk dilaksanakan sebagaimana mestinya. Tembusan Yth: Sekretaris Badan, Kepala Biro PKP Sektor Jasa: Kepala Biro PKP Sektor Riil: Para Tenaga Pengkaji di Lingkungan Bapepam-LK: Direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI). DIN
Page 2 OCR 0.927
Page 1 of 83 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Petunjuk Pengisian Checklist: 1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan Ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIIL.G.17). 2. Tanda (V) diisi pada kolom "Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom "Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. 3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda (V) diisi pada kolom "Tidak Ada" dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. 4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom "N/A". 5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audit). Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Bank JTrust Indonesia Tbk. Bidang Usaha Perbankan Jenis penawaran Umum - 30 September 2025 31 Desember 2024 (Tidak Diaudit) (Diaudit) - KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan Nama Partner - Riva Utama Winata Opini Akuntan - Wajar tanpa modifikasian Catatan tentang Opini (jika ada) - z “disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan. Nama Kantor Akuntan Publik Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIII,G.11 Tentang "Tanggung “ Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" Pemenuhan Peraturan No.VIILA.2 tentang "Independensi | Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" g
Page 3 OCR 0.911
Data Keuangan Penting Page 2 of83 30 September 2025| 30 September 2024 (Tidak Diaudit) (Tidak Diaudit) Laba Komprehensif Pendapatan Laba bruto 63.735 161.220 Laba usaha/operasional 76.148 151.953 EBITDA 125.089 215.091 Laba bersih perlode berjalan 63.735 161.220 Laba komprehensif 153.245 190.103 Laba per saham (nilai penuh) 3,52 8,90 30 September 2025 31 Desember 2024 (Tidak Diaudit) (Diaudit) Laporan Posisi Keuangan Jumlah Aset 39.911.598 40.258.696 Jumlah Aset Lancar 36.069.377 36.457.129 Jumlah Aset Tidak Lancar 3.842.221 3.801.567 Jumiah Liabilitas 35.964.197 36.464.540 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 35.806.491 36.321.136 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 157.706 143.404 Jumlah Ekuitas 3.947.401 3.794.156 | Modai Disetor 13.032.929 13.032.929 Saldo Rugi (12.253.766) (12.317.501) “te
Page 4 OCR 0.926
Page 3 of83 sio Keuangan (dalam 90)# | 30 September 2025 31 Desember 2024 | (Tidak Diaudit) (Diaudit) | Kewajiban Penyediaan Modal Minimum 13,69 13,89 (KPMM) NPL gross 2,71 1,95 NPL net 1,81 1,43 Return on Asset (ROA) 0,21 0,26 Return on Eguity (ROE) 2,54 0,09 Net Interest Margin (NIM) 2,22 2,30 Biaya Operasional terhadap Pendapatan 96,92 97,26 Operasional (BOPO) | Kredit yang Diberikan terhadap Dana Pihak 79,11 | 78,25 Ketiga (LFR) | Posisi Devisa Neto (PDN) secara 0,16 0,24 keseluruhan “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuall pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Erniten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik Industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam- LK No VIII,G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. Laporan Keuangan Terdiri dari: Laporan posisi keuangan pada akhir periode Laporan laba rugi komprehensif selama periode Laporan perubahan ekuitas selama perlode Laporan arus kas selama periode ulaluinja Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya, membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan 6 Catatan atas Laporan Keuangan
Page 5 OCR 0.877
AL Ketentuan Umum 1 | perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: V (Catatan Ia dan 2 3. gambaran Umum Perusahaan: b. Gasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan C. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi kevangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-rnasing pos, dan @, pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 1) inforrnasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun Galam laporan keuangan, dan 2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan, Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian", 2. | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. “ 3. Dalam hai Aset Perusatiaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat v Catatan 16 manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan 1 Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: 3 Pendirian Perusahaan 1) | Riwayat ringkas Perusahaan: “ tan la 2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang V (Catatan la berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara: 3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada “ (Catatan Ja periode pelaporan: 4) | Tempat kedudukan Perusahaan dan lokasi utama kegiatan usehs: V Catatan Ja 5) | Tanggal mulai beroperasinya Perusahaan secara kornersial. Dalam hal Perusahaan v Catatan Ia melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang Gisajikan, wajib disebutkan saat dimulsinya operasi komersis! dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan
Page 6 OCR 0.842
Page 5 of83 Nama entitas Induk dan narna entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the group), Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya, 7) | khusus Industri Media “ Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dirniliki. 8) | Khusus Industri Jalan Tol N Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut, 9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan V Izin bidang usaha Gari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang, 10) | Khusus untuk Industri Perbankan Catatan Ia Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta irin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada). 11) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan. Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Persercani meliputi: 2) Area Eksplorasi, meliputi: # Nama lokasi, 2 Nama pemilik izin lokasi: «Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh tempanya: “ Persentasi kepemilikan saham Persercan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan . Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tenggal Laporan Posisi Keuangan, b) Area Eksplo'tasi/Pengembangan meliputi: # Nama lokasi: Nama pemilik izin lokasi, «Tanggal perolehan izin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya: . Persentasi kepernilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik Izin lokasi: . Jumiah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi: «Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan . Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan ekspicitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal lapcran posisi keuangan, |
Page 7 OCR 0.846
12) Page 60f83 Khusus Industri Kehutanan Yang harus diungkapkan antara lain: B) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan: b) rincian luas areal sisa hutan yang belum diksicis selama masa sisa manfaat HPH: dan c) $5is8 umur HPH, Ser eeang AG NI Ieak TI TN/A TI “Keterangan | Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: 1) Tanggal dan/atau nornor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan di luar Indonesia: (Catatan Ib 2) Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan) Catatan Ib 3) Bursa tempat Efek dicatatkan: dan Catatan Ib 4) Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir, Catatan Ib Struktur Perusahaan, Entitas Anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan antara lain: 1) Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung: &. 2) Ternpat kedudukan: 3) Jenis usaha, 4) Tahun beroperasi secara komersial) 5) Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): 6) Total Aset, dan 7) Informasi penting lainnya antara lain: B) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah: b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian) (LC
Page 8 OCR 0.896
Page 7 of 83 C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas apabila laporan keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas Induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda: d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang mukaj €) suatu rincien yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepernilikan entitas Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk: Gan F) dalem hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk harus mengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, Gan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian: (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan: (3) jumlah harga yang diterima, (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: (5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, dan (6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis tainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya, d. Karyawan, Direksi, Komisaris, dan Komite Audit Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite v Catatan 1c audit: | 2) | Cakupan manajemen kunci: dan v Catatan Ic 3) | Jumlah karyewan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan v tan Ic tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak. e Penerbitan Laporan Keuangan 1) | Tanggai laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan | Catatan Id Ta er
Page 9 OCR 0.858
Page 8 of83 | 231 Prakyang erangun ah mengaorua mapan tenan No amania 2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalem bagian Ini harus diungkapkan hel-hal sebagai berikut: 2 Pernyataan Kepatuhan terhadap SAK V tan Ja Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan @isajikan sesuai dengan SAK, b. Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan 1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), v Catatan 3a biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizabie valve), Nilai Wajar (fair valve) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. 2) | Dasar penyusunan laporan keuengan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. v tatan 3a 3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: v (Catatan 3a B) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak: bD) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan C) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada). 4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jika ads). | | & Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen 2) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau V (Catatan 2 bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling Signifikan terhadap jumlah yang diakul dalam laporan keuangan: 2) | Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenal masa B!| Catatan 4 depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabiltas dalam periode pelaporan berikutnya: dan 3) | Berkaitan dengan Aset dan Labilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas v Catatan 4 laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan. a. Kebijakan Akuntansi Tertentu Ka
Page 10 OCR 0.887
Page 9 of 83 Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: 1) Prinsip-prinsip Konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) ruang lingkup Laporan Keuangan Korsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas anak: D) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas induk, C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak: O) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak: 2) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendali: dan 1?) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi, 2) Kombinasi Bisnis Yang harus dijelaskan antara Isin: a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali: b) pengakuan awal untuk goodwill: C) pengukuran setalah pengakuan awal untuk goodwili: dan d) kebijakan lainnya yang relevan terksit dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain: (1) pembelian dengan diskon: (2) akuisisi secara bertahap: dan (3) imbalan kontinjensi. 3) Kas dan Setara Kas Yang harus dijelaskan antara lsin kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas. (Catatan 3e b) Instrumen Keuangan 8) Instrumen Keuangan selain Sukuk la
Page 11 OCR 0.870
b) (3) Page 10 of 83 Yang harus dijelaski Itari (1) pengakuan awal Instrumen keuangan setiap kateoori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi, (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori: (3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan: (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan: (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan) (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan: (7) khusus instrumen keuangan denvatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angke (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (5), wajib ditarnbahkan penjelasan mengenai: ta) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai: (b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung rilai atas instrumen keuangan derivatif: dan (c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi Ilndung nilai. Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lsin: (1) Wasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk: (2) pengakuan awal Sukuk: (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (4) penyajian pendapatan sukuk, dan (5) penyajian amortisasi biaya transaksi. Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Sukuk: (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk: (3) posisi penyajian Sukuk: dan (5) akad syariah yang digunskan. Catatan 3d 5) Khusus Industri Perbankan 2) Giro Wajib Minimum V Catatan 5la
Page 12 OCR 0.862
Page 11 of 83 Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain v Catatan 3f Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain. c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain v Catatan 3 g Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain, 6) | Piutang Reverse Repo V | (Catatan 10 Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 7) | Khusus Industri Perbankan V Catatan 3h Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain: 23) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah: dan C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan kevangan, 8) | Khusus Industri Perbankan a) Kredit V (Catatan 3j Yang harus dijelaskan antara lain: (Lt) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang dibarkanj (2) Dasar penyajian atas kredit: (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit, (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan (5) Kebijakan bank akan agunan kredit. $ b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi N Catatan 3! Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. Diambil Alih €) Agunan yang . ' ag Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar penilaian dan penyajian: (2) Perlakuan akurtang atas nilai realisasi plutang/pernbiayaan yang diberikan dengan saldo plutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. vG
Page 13 OCR 0.888
Page 12 of83 9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan v Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lsin: 3) dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen) dan b) dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari konsumennya. 10) | Anjak Piutang “ Yang harus dijelaskan antara lain: a) jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse): b) penyajian transaksi anjak piutang: C) perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan, dan Gd) perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang (ditagihkan kembali ke klien atau ditanggung olsh perusahaan), 11) | sewa “ (Catatan 3aa Yang harus dijeleskan antara lain: Catatan 4 8) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa: b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. 12) | Persediaan : 1 yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan, 2) Khusus Industri Kehutanan “ HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, perneliharaan sarana dan pra-sarana. HTI Siap Panen Yang harus dijeleskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.
Page 14 OCR 0.873
Page 13 of83 b) Khusus Industri Perkebunan , Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar kiasfikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanarnan telah menghasilkan: (2) Dasar penilaian dan pengukuran: (3) Kebijakan akuntansi reklasi'ikasi tanarnan belum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan, (4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkanj dan (5) Kebijakan akuntansi bisya pinjaman. c) Khusus Industri Peternakan “ Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara lain: (3) Hewan ternak telah menghasikan: (a) Metode penilaian: (0) Metode amnortisasi (deplesi): dan (c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada. (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan): (2) Metoda penilaiani dan (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah menghasilkan, 13) | Aset Tetap: V Catatan 3m Yang harus dijelaskan antara lain: Catatan 4 Catatan 16 a) Pengakuan awal Aset Tetap: 5) Pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap, C) Pengelompokan Aset Tetap: 6) Metode penyusutan yang digunakan: €) Kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap, f) Estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: 9) Penghentian pengakuan: h) Nilai residu, dan i) Pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan. Iv Ka
Page 15 OCR 0.894
Page 14 of83 Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat Investasi pada asosiasi, 14) | Investasi pada Entitas Asosiasi 15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama. 16) Pola Kerjasama Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dari bentuk kerjasama: b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan €) Sistern pembagian hasil, jika ada. 17) Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara lain: a) Pengakuan awal Aset Takberwujud: b) Pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud) C) Umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya: d) Sumber terjadinya Aset Takberwujud: 2) Metode amortisasi yang digunakan: DN Penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan 9) Riset dan pengembangan (jika ada), Catatan 3n Catatan 17 18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dijelaskan antara lain: B) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijuai. Catatan 30 19) Properti Investasi: Yang harus dijelaskan antara lain: 2) pengakuan awal Properti Investasi: b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: €) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya: d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model bisya: dan @) penghentian pengakuan Properti Investasi. la
Page 16 OCR 0.887
Page 18 of83 20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi V Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto: b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (Impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi): C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan: d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan @) Pertanggungan Asuransi, 21) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan “ Catatan 3g Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai: dan b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya, 22) | Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera bj (Catatan 3r Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian llabilitas segera. Simpanan Nasaboh “ Catatan 3s Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan, dan b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simoanan. Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lain: v Catatan 3s a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain dan b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: 8) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. 23) | Provisi V Catatan 3v Yang harus dijelaskan antara lain: 8) kondisi provisi yang harus diakul: dan Pc
Page 17 OCR 0.886
Page 16 of 83 b) dasar penentuan nilai provi: 24) | Utang Repo v Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi LN Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tanaguhan/ Penyisihan Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan, Yang harus dijelaskan antara lain: B8) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode arnortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: C) Metode penyusutan prasarana PLH: dan d) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Lokasi penambangan, (2) Saldo ewal untuk masing-masing lokasi: (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (9) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan. 26) Khusus Industri Pertambangan Umum v Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan: b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan »canya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada sast dimulainya produksi: C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan dj Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perizinan penambangan, taksiran umur ekoncmis tambang dan dasar perhitungan amortisasi. Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amartisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan
Page 18 OCR 0.910
Page 17 of 83 C) Metode penyusutan prasarana PLH. 27) Pengakuan Pendapatan 2) Yang harus dijelaskan antara lain: (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan (2) dalam hal terdapat trarisaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dani penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. (Catatan 3u b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak. EN C) Khusus Industri Asuransi (1) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (2) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan (c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi. (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: la) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujul, klaim dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim: dan (b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi, d) Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estate Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Resi Estate: (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek, (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek: (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap urit Resi Estate: (5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: dan (6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya. kb
Page 19 OCR 0.901
28) Page 18 of 83 Program Loyalitas Pelanggan Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas pelanggan 29) Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lain: 2) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saido dalam mata vang asing) b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter idan C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang asing. (Catatan 3b 30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan antara lsin: 3) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasij b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan) dan Catatan 3ac catatan 41 3) Hibah Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan. 32) Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lain: 3) dasar penentuen tarif pajok untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhanj b) ketentuan mengenai saling hapus: C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhanj dan d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan. Catatan 3x, Catatan 4, Catatan 38b 33) Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan antara lain: a) Jenis imbalan kerja yang diberikan kepade karyawan: D) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan Oleh Perusahaan: C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: dan d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian, Catatan 3z, Catatan 4, Catatan 39 34) Saham Treasuri Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjusian, atau pembatalan saham treasuri.
Page 20 OCR 0.851
Page 19 of83 Se ea AE Tem ITALI Kek 35) | Pembayaran Berbasis Saham V Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya, 36) | Kuasi-Reorganisasi v Yang harus dijelaskan antara lain: 2) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi, D) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas. Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisesi sebelum 1 Januari 2013. 39) | Biaya Pinjaman v Catatan 3v Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitaksasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian. 38) | Segmen Operasi v Catatan 3ab Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi, 39) | Laba (Rugi) per saham “ Catatan 3y Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian. 3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan 3. | Aset 1) | Kas dan Setara Kas v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Unsur Kas dan Setara Kes pada pihak baralasi dan pihak ketiga, b) Rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing. C) Kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selarna periode pelaporanj dan GO) Jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat manajernen, kb
Page 21 OCR 0.897
Page 20 of 83 Yang harus diungkapkan antara lain: (L) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata vang: (2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalarni penurunan nilai (impeired) dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpalred), (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): (4) Jumiah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: (5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan Istimewa dan pihak ketiga, (6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya: Khusus Industri Perbankan a) Kas Catatan 5 Yang harus diungkapkan adalah rincian jurlah kas berdasarkan jenis mata uang. b) Giro pada Bank Indonesia Catatan 6 Yang harus diungkapkan antara lsin: (1) Rincian jumlah Giro pada Barik Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai Galam mata uang original): dan (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat periode pelaporan. C) Giro pada Bank Lain Catatan 7 Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata vang: (1) Jumlah penysihan penurunan nilai: (2) Perubahan penyisihan selarna periode berjalan untuk masing-masing giro: (3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai, d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain (Catatan 8 Vs
Page 22 OCR 0.863
Paze 21 of 83 (8) Jurnlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku v Operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jurnlah penyisihan penurunan nilal. 3) | Piutang Usaha “ Yang harus diungkspkan antara lain: 8) Jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) Jurniah piutang menurut debitur, C) Jumiah piutang menurut mata uang: 0) Alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai: €) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: 1) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan: @) Piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan: h) Jumlah diamortisasi dengan menggunakan rnetede suku bunga efektif: dan I) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditranster, meliputi: (Lt) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjian, dan (2) jaminan yang diberikan (bila ada). 4) | Khusus Industri Asuransi 2) Piutang Premi N Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (L) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur: (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhtungan sokabilitas. b) Piutang Koasuransi “ Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (4) Jurmniah berdasarkan ko-asuradur, (2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan (3) Jumiah piutang kossuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. Pt
Page 23 OCR 0.876
Page 22 of 83 C) Piutang Reasuransi Tembahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur, (2) Jumiah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan (3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, d) Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah piutang menurut jenis investasi: (3) Jumlah piutang menurut mata uang, dan (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 5) Khusus Industri Pembiayaan 3) Plutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan berrnotor, elektronik, rumah, dan lain-lsin): (2) Rincan umur dari angsuran pembiyaan konsumen: (3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja: (9) sama pembiayaan bersarna, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apatils perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas: (S) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui: (6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan otas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan: (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan den atau digunskan sebagai jeminan atas utang. b) Tagihan Anjak Plutang Yang harus diungkapkan antara Isin: (1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
Page 24 OCR 0.871
Page 23 of 83 recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah plutang yang @iperoleh serta Ikatan penting yang diatur dalam perjanjlan anjak piutang. c) Piutang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Rekonsiliasi antara Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir pertode pelaporan. Di samping itu, Jessar mengungkapkan Investasi sewe bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut: la) kurang dani satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (c) lebin dari lima tahun (3) Pendapatan keuangan yang belum diterima: (4) Nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat fessor, (5) Akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pernbayaran sewa minimum: (6) Rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan (7) Penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang matenal, 9) Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tdak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut: la) kurang dari satu tahun (D) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (o) lebih dari lima tahun (2) Total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan (3) Penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.
Page 25 OCR 0.877
8) Page 24 of 83 Piutang Retensi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi, dan D) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi. Khusus Kontrak Konstruksi ? Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : 8) Biaya kontrak yang terjadi: b) Laba yang diakulj C) Kerugian yang terjadi: dan G) Pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 8) Plutang Reverse Repo Yang harus diungkapkan antara lain: B) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan: b) Tanggai dan barga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek: c) Nama pihak/counterparty: d) Lokasi Efek jaminan, €) Tingkat bunga piutang reverse repo, () Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika 8da). (Catatan 10 9) Agunan Yang Diambil Alih Yang harus diungkapkan antara lain: a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih, b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak tertagih: dan C) Lebe atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut. Catatan 30, 19 Lc
Page 26 OCR 0.854
Page 28 of 83 10) | Piutang Dividen dan Bunga s.| Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan Genda kepada pihak lain. 11) | Piutang Lain-Lain v Yang harus diungkapkan antara lain: B) Rindan jenis dan jumlah oivtang: b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), dan €) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. 12) | Aset Keuangan Lainnya “ Catatan 20 Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun Odak lancar. a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, M) D) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya: (2) Laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, Av baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakul sebagai laba atau rugi periode berjalan, (3) Total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan rnetode suku bunga efektif N untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: (4) Biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, “ untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo: (5) Peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). “ (6) Uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang “ diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo) | (7) Jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: v fa) Jurniah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori: (b) Alasan reklasifikasi: dan (c) Sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direkjasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual, K6
Page 27 OCR 0.839
Page 26 of 83 (8) Jumnish tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas ataul . Nabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut: (9) Jurniah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, N dipisahkan antara 4set keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan (10) Jumian amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi $ yang tersedia untuk dijusi yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh “ tempo. 13)| khusus Deposito “ Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: 3) Nama bank, dipisahkan antard pihak ketiga dan pihak berelasi: b) Kiseran suku Bunga kontraktual selarna periode pelaporan, €) Jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan 0) Hai-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut, 14) | Khusus Investasi pada Sukuk V Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rincian Sukuk berdasarkan name penerbit dan akad syariah, D) Tujuan model usaha yang digunakan: €) Jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya, dan G) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan. 15) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah “ Catatan 9 Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rindan jumlah ncrninal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis: “ Catatan Ya b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga: “ Catatan 9d c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan $ (Catatan 9e d) Informasi penting lainnya, (Catatan 9 16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana V Tarnbahan pengungkapan mengenai antara lain: tea
Page 28 OCR 0.884
Page 27 of83 a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih, dan b) laba atau rugi nato berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagsi laba atau rugi periode berjalan 17) Khusus Wesel Tagih Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan uralan tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya). 18) Khusus Industri Asuransi Tambahan pengungkapan mengenai sset-aset yang menjadi dana jaminan. 19) Pinjaman Polis Yang harus diungkepkan antaralain rincan berdasarkan: B) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang: b) Tingkat suku bunga, 20) Khusus Industri Perbankan Kredit Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor #konomi dan jangka waktu serta kolektibiltas, b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: Cc) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan: e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, n Rincian kredit berrnasalan berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia: 9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap - Jumlah minimum cadangan kerugian penurunan nilai Aset kevangan sesuai ketentuan Bank Indonesia: 1) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitasj | Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, 2gen, atau anggota sindikasi: Catatan 12 Catatan 51g
Page 29 OCR 0.866
» x) » Page 28 of 83 Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada, Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia: Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. 21) Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Yang harus diungkapkan antara lain: 3) b) Cc) d) Rincian jumlah tagihan dan Ilabilitas berdasarkan pihak, rnata uang, dan jatuh tempo: Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selama periode berjalan: Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, Pendapat manajernen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi @e ata A (Catatan 13 atan 13a dan 13b atatan 13d dan 13e Catatan 13a dan 13f Catatan 13d 22) Persediaan 3) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesusi bagi Perusahaan) (2) Jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual: (3) Jumiah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan: (9) Jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai Penang jurnlah persediaan yang diakui sebagai beben dalam periode berjalan, (5) Jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan, (6) Kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilsi persediaan yang Giturunkanj (7) Dalam hal terdapat kapitalisasi blaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi Kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan: (IU) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi, (8) Persedisan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan PC
Page 30 OCR 0.868
Page 29 of 83 dijaminkan: dan (9) Jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilal pertanggungan asuransi, dan risiko yang Situtup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan Bsuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. b) Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus Giungkapkan antara lain: (1) — Makanan dan minuman, (2) Periengkapani dan (3) Barang Dagangan. c) Khusus Industri Real Estate Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: (as) Tanah Matang: (b) Unit Bangunan, dan (c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian, (2) Jumlah biaya perolehan aset Rea! Estate yang pengikatan jual belinya telah bertaku namun penjualannya belum diakul, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada. @) Tanah untuk Pengembangan Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan, (2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan, dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. 8) Khusus Industri Media Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Materi program: lokal, Impor (media televsi): (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak): YL
Page 31 OCR 0.872
Page 30 of 83 (3) Barang prarnosi dan barter (media cetak): dan (4) Bahan persediaan Isin yang sesuai dengan Industrinya, 5) Khusus Industri Rumah Sakit V Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-obatan: (2) Perlengkapan medis (disposabie): dan (3) Persediaan lainnya 9) Khusus Industri Peternakan N (L) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat rmenurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak menjadi: (2) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan (b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yeng harus diungkapkan antara lain: v (a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan: (b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir: (c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan, (d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang: (e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilsi pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: (P-Nka tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung: (o) Pendasat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan (n) Nilai hewan temak yang dijaminken dan nama pihak yang menerima jaminan. ke
Page 32 OCR 0.883
23) Page 31 of 83 Pajak Dibayar Di muka Yang harus diungkapkan antara lain: B) Rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan b) Uraian mengenal jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. 24) Biaya Dibayar Dimuka Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. Catatan 15 25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual Yang harus diungkapkan antara Isin: (a) Uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan: (b) Uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan, (c) Kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai: Id) Dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapet direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun (e) Dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan (Ph Dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan: (1) Nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: | Jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dirniliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual: dan UI, Jumiah terpulihkan peda saat tanggal keputusan untuk tidak menjual: (2) Ursisn fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan (3) Dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya. N Catatan 19 26) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang, D) Alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut, 2 n cad. n 2
Page 33 OCR 0.870
Page 32 of 83 secara Individual dan kolektif, dan penghapusan plutang: G) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai: dan @) Dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan delamaset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya. 27) | Investasi pada Entitas Asosiasi 1 Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Nama entitas asosiasi: b) Persentase kepernilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya: C) Nilsi tercatat dan Nilai Wajar Investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia, G) Ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat aset, llabilitas, pendapatan, dan laba atau rugij €) Alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun perusahaan memiliki lebih dari 2095 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau tidak langsung, ? Akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketiks Inporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda, G) Sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi Untuk mentransfer dana kepada perusahaan) h) Bagian rugi entitas asosiasi yang tidek diakul dan alasannya, apabila perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulaaf, |) Bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan Investor lain, 1) Uatxlitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau sebagian liabilitas entitas asosiasi, dan Ringkasan Informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total 251, total liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi. Ki 28) | Khusus Industri Konstruksi v Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adenya jaminan tersebut. vc
Page 34 OCR 0.868
Page 33 of 83 29) | Khusus Industri Kehutanan HTI dan MTI dalam pengembangan Berupa biaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut: a) Saldo awal: b) Penyisihan periode berjalan, €) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan 0) Saldo akhir, 30) Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: (8) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol: (b) Masa hek bagi hasil tol dan arnortisasinya: (Cc) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan (9) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol, 31) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk tanaman telah menghasilkan (1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman) (2) Rekonsiliasi rilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir: (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam: (4) Nilai tanarnan telah menghasitkan berdasarkan area/lokasi penanamanz (5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: Gan (6) Tanernan yang dijaminkan. b) Untuk tanaman belum menghasilkan (1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut: (2) Saido awa! KL Tambahan tahun berjalan II, Biaya langsung (b) Jurniah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa.
Page 35 OCR 0.872
Page 34 of 83 IL Pengurangan tahun berjalan, II. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan. (c) Pengurangan lainnya: dan (d) Saldo akhir, (2) Nilai tanarnan dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik perusahaan (Inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. 32) | Khusus Industri Peternakan v Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang Yang herus diungkapkan antara lain: a. Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan, 5. Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan teak tiap kelompok selarns paling tidak 2 C. tahun terakhir d. Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: &. Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan: !. Kondisi hewan ternek, 9. Persentase kematian selama tiga tahun terakhir: h. Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang @itutup: |. Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung: 1, Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada: k. Pendapat manajernen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika adaj dan |. Nilai hewan temak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. 33) | properti Investasi v 8) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Model pengukuran setelah sengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya: (2) Metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar ari Properti Investasi: (3) Pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar bteu lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan: (4) Nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir: (5) Jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:
Page 36 OCR 0.876
8) 0 8) Page 35 of 83 (a) penghasilan sewa dari properti Investasi: (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari properti Investasi yang menghasilkan maupun yang ticak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut: dan (C) perubahan kumulatif dalam nilai wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan properti investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model nilai wajar: (6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari properti investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan (7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan stav peningkatan. Khusus untuk properti investasi yang menggunakan modei nilai wajar, selain Ig ih Hana Da sebagaimana dimaksud dalam huruf (2) ditambahkan pengungkapan @ntara lain: (1) rekonsiliasi antara jurnlah tercatat properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, (2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: (ae) jurnlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali: dan (b) penyesuaian signifikan lain, Khusus untuk properti investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) umur manfaat, (2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, (3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan akckasi beban penyusutan, (4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakul, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selarna satu periode sesuat SAK yang berlaku, (5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan (6) Wilai wajar properti investasi. Khusus untuk properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilal kontrak,
Page 37 OCR 0.858
Page 36 of 83 (3) estimasi saat pen: 2 Mes Massa (4) hambatan kelanjutan penyelesaian: (5) jurvlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan : (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi knteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (2) jumlah biaya cenjaman yang dikapitaksasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. 34) | Aset Tetap v Catatan 16 Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Setiap kelompok aset tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan v kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan: b) Rekonsiliasi jurnlsh tercatat bruto dan akumulasi penyusutan aset tetap pada awal Gan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: N €) Jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: v 9) Rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas (jika ada), 8) Jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan aset tetap: #) Jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk aset tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalarn laba rugi, apabila tidak v Glungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif, 9) Dalam hal aset tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila aset tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian: (3) nama penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir) N (4) metode dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam rnengestimasi Nilai Wajar “ aset, (S) jumlah tercatat untuk setiap aset tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan “ model biaya) dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para V pemegang saham. h) Khusus untuk aset tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain: (rincian aset tetap yang sedang dalam pembangunan: V an
Page 38 OCR 0.889
Page 37 of83 (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: (3) estimasi saat penyelesaian, (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada): (5) Jumlah pengeluaran yang Giakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunanj dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk eset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. I) Pengungkapan lainnya antara lain: (1) jumlah tercatat aset tetap yang tidak dipaksi sementara) (2)jumnlah tercatat bruto dari setiap aset tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan: (3) Jumlah tercatat aset tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak Oiklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual, (4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tatap apabils berbeda secara material dari yumlah tercatat, (5) nilai buku, hasil penjuslan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang Gihentikan pengakuannya: (6) dalam hal terdapat aset tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan: (7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis aset tetap, (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan nilai (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan penjarninanj dan (10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak dissuransikan agar diungkapkan alasannya. 35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas burni) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincan aset menurut jenisnya, seperti: aperated acreage, unoperated acreage, sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur Gan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:
Page 39 OCR 0.852
Page 38 of 83 (2) Tabei yang memuat penjelasan tentang : (a) Lokasi penambangan: (b) Sakdo awal untuk masing-masing lokasi, (C) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saido aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa urnur tagihan. 36) | Aset Takberwujud N (Catatan 17 Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: 2) Jumiah tercatat bruto dan akumulasi smortisasi: | b) Alokasi jurnlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalarn pos laporan laba rugi v komprehensif, €) Rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada , awal Tan 2khir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, den N reklasifikasi, G) Dalam hal terdapat kapitalisasi biaye pinjarnan untuk aset yang memenuhi kriteria aset N kualifikasian, maka harus diungkapkan: (1) Jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (2) Tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah bisya pinjaman yang layak dikapitalisasi, £) Jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan “ penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas: ?) Penjelesan atas jumlah tercatat dan sisa periode arnortisasi dari setiap Aset A Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan, v 9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: v (1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut: (2) Jumlah tercatatnya: dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan modal biaya atau model revaluasi: h) Keberadaan dan jumian tercatat Aset Takberwujud yang kepermilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Labilitas: v 1) Nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud: J) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan: (1) Tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) Nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: 1 "3 Ha
Page 40 OCR 0.893
Page 39 0183 (3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvalu. (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestirnasi Nilai Wajar aset, (5S) jurvah tercatat untuk setiap Aset Tekberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para: pernegang saham. 37) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum 8) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan v Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal: (2) Penambahan dan pengurangan, (3) Saldo akhir, 8) Aset Eksplorasi dan Evaluasi v Yang harus diungkapkanantara lain: (1) Rincan biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per aras of interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan (2) Jumiah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan, €C) Bagian dari Biaya Ekspiorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. V Yang harus diungkapkan antars lain: (1) Kebijakan akuritansi sehubungan dengan: la) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. (2) Jumlah Biaya Pengupasan Taneh yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenal perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya: (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada): (4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: la) Alasan terjadinya penundaan: (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (C) Jumiah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi VL
Page 41 OCR 0.847
Page 40 of 83 utarna yang dipergunakan menghitung penurunan nila! tersebut, d) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan Gengan menunjukkan: la) Lokesi eksplorasi dan pengembangan: (b) Saldo awal, (c) Penambahan/pengurangan: (d) Amortisasi, dan (e) Saldo akhir. (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang mesih berjalan: (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan: (2) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: (a) Alasan terjadinya penundaan: (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi) dan (Cc) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asurnsi utara yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. (5) Apabila terdapat lebih dari satu arsa of interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap arsa of interest, Liabilitas 8) Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Jumlah utang usaba yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) Jumlah utang usaha menurut mata uang: dan C) Jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, 2) Provisi a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi janaks panjang. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilsi tercetat pada awal dan akhir periode, (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan: Kl
Page 42 OCR 0.888
Page 41 of83 (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selarna periode bersangkutan: (4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan, (5S) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berialunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto: (6) uraian mengenal karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi: (7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud Galam angka (6). Dalam hai diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi Utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan (8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut. 3) Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo. Catatan 24 3) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban, Catatan 21 5) Utang Repo Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo: 8) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. 6) Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juge harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu: 8) biaya kontrak yang terjadi b) laba yang diakui, C) kerugian yang dialami: dan @) pekerjaan yang sudah ditagin (termin).
Page 43 OCR 0.876
a) b) Khusus Industri Perbankan Page 42 of83 Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: (1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincan jumlan smpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun) (4) Jumlah armortisasi pada tahun berjalan untuk sertifiket deposito: (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan: dan (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro. Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antare lein: (LI) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Jumlah amortisesi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, dan (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan. PN NN £ & £ £ Catatan 23 8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan program asuransi: (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan: (3) Rincian berdasarkan mata uang: (4) Dasar perhitungan den asurnsi aktuaris: dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periede yang memperiihatkan penambahan dan pengurangan. b) Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lwn: (L) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jurniah utang klaim berdasarkan tertanggung: (3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan (4) Jumlah utang menurut mata uang. Tya
Page 44 OCR 0.863
Page 43 of 83 €) Estimasi Klaim Retonsi Sendiri “ Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumiah menurut jenis asuransi) (2) Jumlah menurut tertanggung: (3) Jumlah menurut mata uang: dan (8) Jurnlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. d) Prami yang belum merupakan Pendapatan v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut program asuransi: (2) Jumian menurut jenis pertanggungan: (3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pinak berelasi dan pihak ketiga: (4) Metode perhitungan yang digunakan: dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperthatkan penambahan dan pengurangan. @) Utang Koasuransi (rewrite) “ Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pernisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (4) Jumlah menurut umur utang. f) Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lain: » (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan reasuradur: (3) Jumlah menurut jenis mata uang: (4) Jumlah menurut umur utang: dan (5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan, 9) Utang Komisi v Yang harus diungkapkan antara lsin: (1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradurj (2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi,
Page 45 OCR 0.891
Page 44 of 83 h) Titipan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi, 1) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (1) Tenggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham: (2) Dasar perhitungan: dan (3) Saldo menurut usia. 2) Llabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jurahnya, (Catatan 39 10) Utang Pajak Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jenis dan jumlahnya: dan b) Informasi mengenai ketetapan pajak. (Catatan 38a 11) Khusus Industri Pembiayaan Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: @) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse, dan b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta Ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang, 12) Khusus Kontrak Konstruksi Yang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. 13) Bagian Lancar atas Labilitas Jangka Panjang Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas habilitas jangka panjang sesual dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist Ini. 14) Uabilitas Keuangan Lainnya 8) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk Nabilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang: (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: (3) Yang harus diungkapkan antara lain: (Catatan 25
Page 46 OCR 0.904
Page 45 of'83 (b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan) dan (Cc) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default). b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yeng harus diungkapkan antara lain: Ll) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang) (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait: (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakul selama periode tersebut: dan (8) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah Girestrukturisasi, (a) nilai tercatat Ilabilitas keuangan untuk setiap kategori: 15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya, 16) Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 17) Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau Aegesnikaa leapasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompck lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, Liabilitas Jangka Panjang 18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang Harus diungkapkan antara lain: B) Rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang: b) Jumlah utang menurut mata uang: dan €) Jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. Ta
Page 47 OCR 0.886
19) Page 46 of 83 Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yeng Harus diungkapkan antara lain: 2) b) &) 3 e) n P3) n) » Rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang: Kisaran suku bunga kontraktual selama perode pelaporan, Tanggal jatuh tempo: Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: Penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya, Pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman: Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusehaan dalem memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): Jaminan yang diberikan dengen menunjuk pos-pos yang berhubungan: Persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, perbatasan rasic tertentu, dan/atau pembatasan peroiehan utang baru: dan Pengungkapan informasi sehubungan dengan Ilabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah: (1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting, 20) Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain: 2) 5) 9 d) Jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (iessor) pada tanggal laporan posisi keuangan: Rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilsi kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, Gan nilai kininya, untuk setiap periode berikut: (1) sampai dengan satu tahun: (2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan (3) lebih dari 5 (limajtahun. Pembayaran sews kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut: Total pembayaran minimum sewa-lanjut (subleese) masa depan yang diperkirakan &kan diterirna dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (nan-cancellabie subisase) pada tanggal laporan posisi keuangan: U-ke-
Page 48 OCR 0.891
n Page 47 of83 Keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan Penjsiasan umiumn isi perjanjian sewa yang material, antara lain: (1) dasar penentuan utang sewa kontinjen: (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: den (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. 21) Khusus Industri Perbankan 3) b) $3) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, rnata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak bersiasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (a) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat: (5) Jumlah smortisasi peda tahun berjalan: (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, den persyaratan penting lainnya (Debt Covenance): (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenance atas surat berharga yang diterbitkan, Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tangosi jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaretan penting lainnya (debt covenancej, (4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance: (S5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih. Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas: (Catatan 43
Page 49 OCR 0.873
Page 48 of 83 (2) Rincian jumlah berdasarkan phak berelasi dan pihak ketiga: (3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: (4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan, dan (S) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi. Catatan 43 22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi UHabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan #ntara lain : a) b) «d 9) 3 Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: K1) Saldo awal, (2) Penyisihan yang dibentuk, (3) Pengeluaran yang terjadi: dan (a) Sako akhir, Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan) Labilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan: Apabila dalam pos Ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban Lapan ag tambang, meka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal: (2) Penambahan dan Pengurangan: (3) Saldo akhir, 23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang 3) Imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Gambaran umum mengenai jenis program. (2) Rekonsiliasi saido awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam: la) biaya jasa kini, (D) biaya bunga: Ic) luran oleh peserta program: (d) keuntungan dan kerugian aktuarial: Catatan 39 Ta
Page 50 OCR 0.812
Page 49 of 83 (e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata 1 uang yang berbeda dengan mata uang penyajian, | (imbalan yang dibayarkan: ,, v (9) biaya jasa lalu h (h) kombinasi bisnis: Kk (Uh curtailment: dan x i) penyelesaian. Y (3) analisis kewajiban Imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program V yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai: (4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal an akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat v diatribusikan pada setiap: | (2) hasil yang diharapkan dari aset program) : (b) keuntungan dan kerugian sktuarial: ! (c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata “ uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (d) luran oleh pemberi pekerja: X (e) iuran olah peserta programi v (9) imbalan yang dibayarkan: v Ig) kombinasi bisnis, dan Y (ny penyelesaian: V (5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban Imbalan pasti senagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajer aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang “ mengungkapkan: (a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakul dalam laporan f posisi keuangan N (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalarn laporan posisi keuangan: “ (C) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan “ dalam SAK: (6) Niai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang v diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan 1) te) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan: (6) total beban yang diakul di laba rugi untuk setiap hal-hai berikut dan nama pos Gimana hal tersebut termasuk: (a) biaya jasa kini: Lb
Page 51 OCR 0.851
(9 ta) te) Uu) ta) tm) ta) (8) (3) tb) (3) (0) tc) td) Page 50 of 83 hasil yang diharapkan dari asat program: hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 10 (sepuluh per seratus): biaya jasa lalu, dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan Garnpak dari batasan dalarn SAK: (7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera dalam saido laba, meliputi: keuntungan dan kerugian aktuarialj dan darnpak dari batasan dalam SAK: (8) jumlah kurnulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, dalam hai Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK: (3) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, Instrumen ekuitas, Instrumen utang, properti, dan Seluruh aset lain, (10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: setiap kategori instrumen keuangan milik Perusshaan: dan setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan, (11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset program, (12) Imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diskui sebagai Aset: (13) Asurnsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: tbngkat diskonto, tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan: tingkat Imbai hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset, tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertentu lainnya dalam rnasa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan Imbalan masa depan): 2 (b) biaya bunga: PB 2 2 "£ & Kb
Page 52 OCR 0.862
Page S1 of'83 (e) tingkat tren biaya kesehatan: dan v (f) asumsi material lain yang digunakan dslam aktuaria Ti (14) darmpek kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren “ biaya kesehatan yang diasumsikan pada: f la) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan N pascakerja periodik neto: dan (b) akumulasi kewajiban Imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan, N (Cc) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yana tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat / tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu » @ngka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah, (15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari: (a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau PI defisit pada program: dan (b) penyesuaian yang timbul pada: ti) liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari ( Nabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan 4. (ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan: (16) estimasi terbaik pernberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari “ luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama pericde tahunan dimulai setelah periode pelaporan) (17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas “ sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: la) perjanfan kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya v Imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu (b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: (I) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selarna periode tersebut: (W) pengungkapan gambaran umum jenis prograrn sesuai dengan huruf a) y butir (1) mencakup penjelasan praktik Informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban Imbalan pastij dan Ciii)fika Perusahaan mencatat luran yang terutang untuk periode sesuai SAK Inforrnasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (18), dan butir (16) serta butir Il, KG
Page 53 OCR 0.858
Page 52 of83 b) Iuran Pasti Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban untuk program luran pasti. C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya. d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkapkanantara lain: (1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada). Sa aman ana NYA kekaanasn (Catatan 39 24) Utang Obligasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) b) g G) e) tj 3 ") rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan rnata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat Obligasi Gicatatkan, Can tujuan penerbitannya: peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: Jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pckok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada: pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan persyaratan penting lainnya, 25) Sukuk 3) ») Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berciasarkan akad syariah yang digunakan, Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: (a) ringkasan akad syariah dan skema transaksi syariah yang digunakan: (b) Aset, manfaat, atau aktnitas yang mendasari: tc) nilai nominal, (d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah), fe) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi KM
Page 54 OCR 0.855
Page S3 of83 (f) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran Imbalan atau bagi hasil, (gs) jangka waktu: (h) tujuan penerbitannya: dan (UU) persyaratan penting lain: (2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: (3) burse tempat Sukuk dicatatkan: (4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: (5) nama Wall Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: (6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan (9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan hasil (untuk Sukuk mudharabah): Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: b) Pencde konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, pelaksanaan, hak konversi sebelurn jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti: Cc) Dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan Gari sudut pandang pemegang obligasi konversi: d) Jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya, kondsi defautt). 26) | Utang Subordinasi N Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Nama kreditur, sifat iketan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga B1 kontraktual selama periode pelaporan b) Tujuan peroiehannya: N €) Persyaratan berkait dangan pelunasan utang subordinasij 0) Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi J persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): 3 €) Pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan: dan N f) Persyaratan penting lainnya, “ 27)| obligasi Konversi v
Page 55 OCR 0.870
Page 54 of 83 €) Peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: N Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan 9) Nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: h) Jaminan serta pembentukan deng untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): I) Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan Kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defsuit): Jh Dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan den narna pembeli: k) Kampanen Liabilitas dari obligasi konversi: ) Keberadaan fitur derivatif melekat: dan m) Persyaratan penting lainnya & Ekuitas Ekuitas yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk 1) | Modal Saham v (Catatan 26 Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Bagi setiap jenis saham, antara lain: (1) Rekonsiliasi jumiah saham beredar pada awal dan akhir periode: (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang rnelekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pernbayaran kembali atas modal: dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan: b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam #kuitas: v C) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan v persentase kepemilikan, yaitu: (1) Pemegang saham yang memiliki S96 (lima perseratus) atau lebih: v (2) Nama direktur dan kornisaris yang memiliki saham, dan (3) Pemegang saham lsinnya, VX G) Dalarn hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan: (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modai saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS): (2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, v penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak NA
Page 56 OCR 0.855
Page SS of 83 Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, v penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal) €) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar M) disbutiaa jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa v 2) | Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) V (Catatan 27 Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tambahan modal disetor: N b) Uralan sumber agio saham: “ €) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdesarkan penerbitan Efek ekuitas: V d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor: v €) Uraian mengenai s#fat dan asal tambahan modal disetor lainnya: V #) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: PN (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi: (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entites yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara: (3) Tanggal efektif transaksi, (4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut, (5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi, (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumleh imbalan yang diserahkan atau diterima: dan (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan Informasi antara lain: (fa) Ikhtaar angka-angka Isporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali: (b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan, (c) Dampak penyesualan kebijakan akuntansi: dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. 3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Non Pengendali V Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang melibub: (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan,
Page 57 OCR 0.820
Page 56 of 43 (2) Nama entitas (3) Narna pihak yang bertransaksi: b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendakan: dan C) Jumlah yang direslisasi ke laba rugi atas pelepasan Investasi pada saat hilangnya Pengendalian. 4) | Saham Treasuri Y Yang harus diungkepkan antara lain: B) Latar belakang pembailan kembali saharn, pelepasan, atau pengurangan modal disetor, b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang Giperoleh: €) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modai disetor, d) Tanggal dan junlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan &) Akumulasi jumlah lembar dan nilei saham treasuri. 5) | Saldo Laba N Yang harus diungkapkan antara lain: a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada): “ b) Perubahan saldo laba pada pericde bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait: v Gan ) N Cc) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. 8) | waran v lb Yang harus diungkapkan antara lain: , a) Jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran, V b) Dasar penentuan Nilai Wajar waranj V c) Nilsi waran yang belum Gan tidak dilaksenskan (kadaluwarsa): $ N d) Jumiah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan “ | @) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. “ 7) | pendapatan Komprehensif Lainnya “ Catatan 3, 9, 38b, 39 Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenal perubahan masing-masing komponen pendapatan komprehensif lainnya. Ya.
Page 58 OCR 0.860
Page S7 of 83 Kepentingan Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain rindan bagian pemegang saham nonpengendali atas ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pads entitas induk. Laba Rugi Komprehensif 1) Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: 2) b) 13) d) e) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang: (2) Penjualan jasa: (3) Bunga, (4) Royalti: dan/atau (5) Dividen: diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama: Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: Jurnlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: (1) Pendapatan kontrak konstruksi: ta) enak pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode jalan: (D) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam pericde berjalan: dan (c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak: (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: (a) Jumlah agreget biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan (b) Jumlah usng muka yang diterima: dan (c) Jumlah retensi, (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liabilitas, 2 - P3 "RA Saman 29 atatan 41 aa
Page 59 OCR 0.879
Page 58 of 83 0) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain: (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan: (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya: dan (3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: ta) Pendapatan bruto: (b) Retur/rabat/diskon terkait: dan (c) Total pendapatan neto. 2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator v Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Dasar ketentuan tarif b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif C) Masa berlaku tarif: @) Besaran tarif, dan 2) Perjanjian lain yang terkait, 3) | Khusus Industri pembiayaan v Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utarna antara lain: aj) Pendapatan pembiayaan konsumen: b) Pendapatan anjak piutang: dan C) Pendapatan sewa, 4) | Khusus Industri Rumah Sakit Y Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara lain: a) Restitusi, D) Subsidi tidak mampu, dan C) Selisih perhitungan klaim. 5) | Khusus Industri Transportasi “ Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:
Page 60 OCR 0.881
Page 20 of 83 a) Rindan pendapatan bersih jasa transportasi D) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewai C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi: d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan €) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, fari, tanker Gan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut. @lot transportasi, 6) Khusus Industri Telekomunikasi Rincian pendapetan usaha antara jain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain. 7) Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, prerni reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan Untuk setiap jenis asuransi. Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) 8) Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Penjualan rneliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi: b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. 9) Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : 2) Obligasi Pemerintah: b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi den kornisi yang diakui: C) Efek-efek) dan d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. beb Catatan 29 Ke
Page 61 OCR 0.900
| 10) | Beban Pokok Penjualan | Page 60 of'83 Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: (1) Biaya bahan baku: (2) Biaya tenaga kerja: dan (3) Biaya overhead Gitarmbah dan dikurangi sakto awal dan akhir persediaan: b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: dan C) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual, 11) Khusus Industri Rumah Sakit Beban Departementalisasi/ Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi: 3) Beban bahan, b) Beban jasa pelayanan, C) Beban pegawal: d) Beban penyusutan sarana medis: €) Beban pemeliharaan sarana: f) Beban asuransi, 9) Beban langganan daya dan jasa, h) Beban depresiasi. 12) Khusus Industri Asuransi: 3) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lain rincian den jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi. b) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya: klaim jatuh tempo, klaim nilsi tunai, dan klaim kematian. €) Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi den beban kornisi untuk setiap jenis asuransi. kl
Page 62 OCR 0.858
Page 61 of 83 d) Hasil Investasi 1 Yang harus diungkapkan antara Isin rincian dan jumlah menurut jenis Investasi, 13) | Khusus Industri Perhotelan v Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasij b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan C). Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen Isinnya, 14) | Beban Usaha N (Catatan 33 Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain: 2) Beban penjualan: “ b) Beban distribusi: dan | €) Beban umum dan administrasi v 15) | Khusus Industri Perbankan a) Beban Bunga V lcatatan 30 Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama. b) Beban Provisi dan Komisi “ (Catatan 3v Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama. 16) | Khusus Industri Pembiayaan N Beban Kerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing- masing akun Piutang Perblayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan, 17)| pendapatan dan Beban Lainnya v Catatan 3w, 36, 37 Yang harus diungkapkan antara lain: , a) Ringan dan jumlah Pendapatan lainnya, v b) Rindan dan jumlah Beban lainnya. €) Untuk Biaya Keuangan, meliputi: | (1) biaya pinjaman meliputi: N | 2 ra
Page 63 OCR 0.842
Page 62 of83 la) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga afektif, | (B) beban keuangan dalam sewa pembisyaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku: dan v (Cc) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesusian terhadap bunga, “N (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi Sari transaksi Instrumen keuangan meliputi: Ka) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual: “ (bd) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pede Nilai Wajar melalui laba rugi: dan tc) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuen untuk lindung b. nilai, Gd) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi: (i) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama “ yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan Ki) (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah. 18) | Khusus Industri Perbankan 3) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan “ Catatan 35 Yang harus diungkapkan antara lain rindan jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. 5) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga , dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah V (catatan 9 Yang harus diungkapkan antara lain rindan jumlah berdasarkan jenis. CI Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. V (Catatan 31 19) | Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Catatan 9, 38b, 39 8) Perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud, b) Keuntungan dan kerugian #ktuarial atas program manfaat pasti, C) Selisih kurs kerena penjabaran laporan keuangan: d) Keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual: 8) Bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas: dan N bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. Catatan 3b Png Ng A7 MB PL
Page 64 OCR 0.864
Page 63 of83 Pa NG AN 20) | Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara lain: V Catatan 38b a) Komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: (1) beban (penghasilan) pajak kini: “ (2) penyesualan yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode V Jalu, (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan N temporer dan pembalikannya: (4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif X pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru: (S) jurntah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakul sebelumnya v atau perbedaan temporer suatu perode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan: j (5) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan (7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan , kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, v @ikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif, b) Agregat pajak kini den pajak tengguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan v stau dikreditkan langsung ke ekuitas, C) Jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif Pn lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi danfatau Ventura Bersama, , d) Penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam Satu atau kedua bentuk berikut ini: (1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: atau (2) rekonsiliasi antars tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: &) Penjelasan mengenal perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan 4 terif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya: M Jumlah (dan batas waktu penggunaan, Jika ada) perbedaan temporer yang dapat j dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diskui sebagai aset pajak h tangguhan dalam laporan keuangan,
Page 65 OCR 0.893
9) n) » k) m) n) 9 p) Page 64 of 83 Jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersarna atas llabilitas pajak tangguhan yang belum diakul, Rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (1) laba sebelum pajak menurut akuntansi: (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan (3) laba kena pajakj Perhitungan beban dan Ilabilitas pajak kini dengan menerapkan tanf pajak sesuai Gengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku: Pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PP» Badan: Setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: (1) jumlah aset dan liabilitas pajak tengguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk periode sajian: dan (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakul dalam laba rugi, #pabila Jurnlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau Ilabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan: Beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian) dan (2) laba rugi dari kegiatan rorrnal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian: Jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan: Uraian jurniah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apatila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis, Peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakul pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan Jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada: dan (2) entitas mengalami ian ini
Page 66 OCR 0.900
Pape 65 of83 mpengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait. 21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara Isin: @) Jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat @iatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak ingividusi dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham, b) Jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunekan sebagai penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap janis instrumen yang mempengaruhi laba per saham: C) Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saham daser di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena Instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian @) Penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi seharn biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau Instrumen berpotensi saharn biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan @) Laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. Catatan 40 22) Transaksi Pihak Berejasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak bersiasi, yang jumlahnya: (1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar fupiah) untuk transaksi dengan Orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau (2) lebih dar 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi. b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi narna, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud, Cc) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta Informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk kornitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersabut (Catatan 41
Page 67 OCR 0.847
Page 66 of 83 dalam laporan keuangan, paling kurang: (1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban N terkait: (2) jumlah saido beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, N termasuk komitmen, dan: (a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan J sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan $ (b) rincian garansi yang diberikan atau diterima: v (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait “V Gengan jumlah saldo plutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan (d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilsi, jika v Gilakukan pembentukan, d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) PI dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (1) entitas Induk: (2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas: (3) entitas anak: (4) entitas asosiasi: (5) Ventura Bersarne dimana entitas merupakan venturerj 16) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan (7) pihak-pihak berelasi lainnya. @e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelornpok direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan , manajemen kunci lainnya untuk rnasing-masing kategori berikut: “ (Lt) imbalan kerja jangka pendek: (2) imbalan pascakerja, (3) imbalan kerja jangka panjang lainnya: (3) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (S) pembayaran berbasis saham. #) untuk entitas berelasi dengan pemerintah : , (1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan)
Page 68 OCR 0.907
Page 67 of 83 (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan, dan (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara Individual, signifikan, Indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut. 23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rindan aset dan Ilabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekulvalennya dalam mata uang fungsional: (2) posisi neto dari aset dan Habilitas moneter dalam mata uang asing, (3) rincian kontrak valuta berjangke dan ekutvalen dalam mata uang fungsional, (4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: dan (5) selisih kurs neto diakul dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode. Catatan 42 24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus diungkapkan antara iain: a) Untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama pericde tertentu untuk suatu aset individual, termasuk goodwil' atau suatu unit penghasil kas: (1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai, (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selarna periode tersebut dan unsur laporan labs rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai, (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik: (4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya, (5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang Giakul dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut: dan (6) jumiah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut. b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset, (Catatan 3g
Page 69 OCR 0.882
Page 68 of 83 25) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan 8) ») &) Periode Lalu Perubahen Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain: ta) (2 (3) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi: jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan. Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain: (8) (2) (3) (4) (5) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi, alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan: jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: (2) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan (b) laba per sanam dasar dan dilusian: jumlah penyesualan yang terkait dengan periode-periade sebelum periode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: dan keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk periode-perinde sebsium pericde-peride tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi, Kesalahen Penode Lalu Yang harus diungkapkan antara lain: (1) (2) (3) (4) sifat dari kesalahan periode lalu: jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: (a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan (D) laba per saham dasar dan dilusianj jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan keedaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis.
Page 70 OCR 0.870
Page 69 of 83 26) Kombinasi Bisnis (1) (2) (3) td) (5) (6) 7) (8) (9) (10) Ga) 8) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periede pelaperan, yaitu: nama dan penjelasan tentang pihak yang diakulsisij tanggal akuisisi: biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis, Persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh: alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yano diakuisisi: penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk geodwill yang diakui: Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas totel imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Imbalan: kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset Indemnifikasi: (2) jumlah yang diakui pada tanggal akulsisij (b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: dan (c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat disstimesikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakulsisi mengungkapkan fakta tersebut: Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama plutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lsin, yaitu sebagai berikut: (a) Nilai Wajar piutang: (Bb) jumiah piutang bruto kontraktual: dan (c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktusi yang diperkirakan tidak tertagih: Jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi urtuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih: setiap Kabilitas kontinjansi yang diakui pada Nilai Wajar: (a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi terjadi, (b) Indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut, Dalam hai
Page 71 OCR 0.873
(12) (13) (14) (15) Page 70 of 83 Giperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utarna yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut, dalam hal Ilabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilsi Wajernya tidak dapat dlukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: (Ca) inforrnasi sebagaimana dirneksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi: dan (b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal: Galam hal pembelian dengan diskon: la) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimiana keuntungan tersebut diakui, dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasikan keuntungan: setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakulsisi memiliki kurang dari 10085 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi: fa) jumiah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang Olekul pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan (b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang dlakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar: dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: (2) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang Giskuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi: dan (b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakul sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut: (16) Informasi sebagai berikut: (a) jumiah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalem laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan, den (8) pendapatan dan laba atau rugi dan entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggat akuisisi untuk semua
Page 72 OCR 0.870
Page 71 of 83 kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan. b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang rmenjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan inforrnasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material: (1) dalam hal akuntansi swal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan den jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: (2) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belurn selesai: (b) Aset, Labilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai: dan (c) sifat dan jumlah dari setiap penyesualan periode pengukuran yang diakui selarna periode pelaporan (2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (oa) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesaian) (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut: dan (c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur Imbalan kontinjensi: (3) liabiltas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika adaj (4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan) IS) — jumian dan penjelasan Cari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode pelaporan yang: (2) terkait dengan aset terksentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan: C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam den LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis, dan
Page 73 OCR 0.900
Page 720f83 GO) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan Gengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: (1) jumlah harga yang dibayarkan: (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: (3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila pengendalian diperoleh: dan (8) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. 21) Segmen Operasi Yang hasus diungkapkan entara lain: 2) pengungkapan pada level segmen: (1) informasi umum, yang terdin dari: la) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan: dan (D) Jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dani setiap segmen dilaporkan, (2) inforrnasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segrnen, dan Ilabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya: (3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen, liabiltas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan: b) pengungkapan pada level entitas (1) Informasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa. (2) Informasi wilayah geografis la) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatmbusikan kepada: |. negara domisili Perusahaan: dan I. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hai pendapatan dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengstribusian pendapatannya kepada negara (Catatan 44
Page 74 OCR 0.885
Page 73 of 83 tersebut secara individual. KAEE: (b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang "| berlokasi di: IL negara domssili Perusahaan) dan IL semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalarn hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah. (3) Informasi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal “ mencapai 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: fa) fakta: (b) total pendapatan dari setiap pelanggan, dan (Cc) Wentitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. 28) | Operasi yang Dihentikan a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) uraian tentang alasan operasi dihentikan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang dihentikan: dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segrmen yang dilaporkan dari 2set tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesusi SAK yang berlaku, b) Yang harus diungkapkan atas Informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain: (1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprenensif meliputi: (a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dan operasi yang Gihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan (b) lsba atau rugi yang diakul dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah Cikurangi biaya untuk menjusl atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: (2) arus kas neto yang dapat distribusikan pada aktivitas operasi, Investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan (3) jurniah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pernilik entitas Induk.
Page 75 OCR 0.828
Page 74 of 83 8) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, 29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat “ Catatan 11 Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan, b) Jumlah utang dividen untuk: yaitu untuk lindung nilai atau tujuan Isinnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan N Spekulasi, b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak Instrumen derivatif dalarn ek klasifikasi Kndung nilai dan kelompok nan lindung nilai: (1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk 1 valuta, bunga, komoditas atau lain-lain: N (2) pihak lawan transaksi (counternarties): N (3) tanggal jatuh tempo, N (4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi v keuangan, (S) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan: X (6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan , (7) persyaratan penting lainnya, “ Cc) Yang harus diungkapkan antara lsin: $ (1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strateg! V untuk mencapai tujuan tersebut, (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi Ilndung nilai, termasuk v penjelasan mengenai Aset dan/atau Labilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai: dan (3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan “ tujuannya, 30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan “ Catatan 45 Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain: a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkar untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan v b) merarki, metode, dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam rmenentukan Nilai Wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan. 1 32 | oividen v ya (
Page 76 OCR 0.854
Page 75 of 93 (1) periode pelaporan, dan (2) periode sebelumnya, C) Jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak Glakul sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan @d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak dlakul. 32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama 2g Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah agregat dari Nabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah, 8) Jurnlah agregat dari komitmen moda! terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari kornitrnen lainnya, C) Daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan daiam pengendalian bersama entitas: dan d) Dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkat dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama, 33) | Perikatan dan Kontinjensi a) Perikatan v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) perikatan yang meliputi: (2) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, V royalti, dan lisensi, diungkapkan: 1 pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: MU, periode berlakunya perikatan: NI. dasar penentuan kompensasi dan denda: IV. Jumiah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan V. pembatasan-pembatasan lainnya, (b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang N akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, Ikatan untuk Investasi, diungkapkan:
Page 77 OCR 0.839
Page 7Gof83 L pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: it, periode berlakunya perikatan: IM. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan Iv. sanksi-sanksi: (2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: v (a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin: (b) latar belakang dikeluarkannys jaminan: (C) periode berlakunya jaminan: dan (dj) nilai jaminan: (3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilites L/C, cerukan bank: dan (4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya, b) Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain : v (1) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan: (Ia) pihak-pihak yang terkait: (b) jumlah yang diperkarakan: (c) latar belakang, isi den status perkaradan pendapat hukum (lega! opinion): dan (d) dampak keuangan: (2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi “ darnpak keuangannya, (3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan: X (e) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya: dan (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tapihan pajak (keberatan atau banding): (a) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: (la) karakteristik set atau liabilitas kontinjensi: (0) estimasi dari dampak keuangannya: (ce) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumiah atau waktu arus
Page 78 OCR 0.883
Page 77 of 83 keluar sumber daya: dan td) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. 34) Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara lain: @) Isi perjanjian kerjasama IR/Plesma: b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama: C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan, d) Hak dan Ilabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama: 2) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasarna: dan ? Isi perubahan perjanjian, jika ada. 35) Manajemen Risiko Keuangan @) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari Instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: (1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai: (2) risiko likuiditas, antara lain: (@) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kentraktual yang bertujuan untuk pernahamian terhadap periode arus kas, dan (b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas: (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan (8) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari Instrumen keuangan. ak an £ Catatan 46 36) Khusus Industri Perbankan 8) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan (Catatan 51i &
Page 79 OCR 0.877
Page 78 of 83 posisi keuangan: (2) Posisi CAR rririmum berdasarkan peraturan Bank Indonesia) dan (3) Aspek khusus yang mendasan perhitungan CAR. b) $3) 3) Posisi Devisa Neto Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincan perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi keuangan: (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto, Jarninan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melendasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank. Aktivitas Fiduciary Yang harus diungkapkan entara lain uralan masing-masing aktivitas fiduciary yang meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadang, Catatan STj Catatan 47 37) Kuasi-Reorganisasi Yang harus diungkapkan @#ntara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi: 8) Jumlah saldo pegatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah b) c) d) 2) tersebut disajikan selarna tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi: Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelan kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang, Penyajian laporan posisi keuengan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- reorganisasi: Rindan dari jumleh yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan Nabilitas sebelum Gigunakan untuk mengeliminasi defisit: dan Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi. 38) Pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengsicia permodalannya, termasuk: (Catatan Sli
Page 80 OCR 0.850
Page 79 of 83 Pa ani AA Ek YA Kebranaan | (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal: (2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan (3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: b) Ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal: C) Setiap perubahan pada angka a) dan angka &) dari periode sebelumnya: d) Pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak #ksternal (jika ada): dan 2) Konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan perrnodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan, A S2, LL LL, 39) | Transaksi Nonkas v Catatan 50 Yang harus @ungkapkan antara lain: Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas N Gan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. Transaksi tersebut antara lain berupa peroishan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, v @kuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal. 40) | Pembayaran Berbasis Saham “ Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah Liabitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang b) Penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metoda | penyelesaian, C) Jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham, dl) Untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbsng harga saham pada tanggal eksekusi atau selarna periode pelaporan: e) Kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk cpsi saham yang beredar pada akhir penode: 1? Penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut: (1) opsi yang diberikan selama suatu perinde, rata-rata tertimbang Nilai Wajar Opsi tersebut pada tangga! pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilsi Wajar tersebut diukur, dan “le
Page 81 OCR 0.893
Page 80 of 83 (2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar Instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain Opsi saharn), 9) Dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya. 81) Khusus Industri Asuransi: 2) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Analisis Kekayaan, (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas, (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi: (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan (5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, 42) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah Hal-hal yang harus diungkapkan: 2) Izin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah: b) Jenis Aked Asuransi Syariah: C) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: Gan G) Zakat. 43) Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: a) Kontrak reasurans', b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya) C) Rasio keuangan penting: @) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan 2) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan. (Catatan 51k Catatan 51k 44) Khusus Industri Kehutanan: a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu), b) Pemenuhan liabiitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan luran wajib lainnya: PF
Page 82 OCR 0.901
Page 81 of83 C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam): d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya: 2) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinya: dan M) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana: (L) Resiisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akurnulasinya. 45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yang harus diungkapkan antara lain: 2) dalarn hal Perusahaan menerima Informasi setelah periode pelaporan tentang kongisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan inforrnasi terkini: dan Contoh peristiwa setelah pericde pelapcran yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak dlakul: b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuaian yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: (1) tanggal terjadinya: (2) sifat peristiwa: dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat. 46) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, yang harus diungkapkan antara lain: a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut, b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan ketijakan akuntansi: C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan, dan G) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahul atau drestimasi secara wajar, YL
Page 83 OCR 0.889
Page 82 of83 47)| Reklasifikasi v 3) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) sifat reklasifikasi, (2) jumleh masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi, dan (3) alasan rekiasifikasi. b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: (1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan (2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi. 48) | Hibah Pemerintah v Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hai sebagai berikut: 2) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakul dalam laporan kevangan dan indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah, dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakui. 49) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain v 8) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain, b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain: (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan (3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprebensif beserta penjelasannya, k) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar rnedal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di Negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan, 50) | Informasi Penting Lainnya Catatan 49 Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau “ Catatan 50 keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang Catatan S1k mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. YG
Page 84 OCR 0.739
Page 83 of 83 Jakarta, 29 Oktober 2025 k - RUST 7 Aa Helmi A. Hidayat Direktur Utama Direktur
Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA REUANGAN
p.1
unresolved
org
Bapepam-LK
p.1 ×4
unresolved
org
Paul Hadiwinata
p.2
unresolved
org
Palilingan & Rekan
p.2
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Ya Tidak Pemenuhan
p.2
unresolved
org
Bapepam
p.4 ×4
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.6 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.12 ×12
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.37
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.55
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.