Skip to content
Back to announcement

20251028_DIGI_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31979975_lamp1.pdf

Other Text extracted DIGI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 22

Page 1
Nomor : 033/ADM/BOD/X/2025                                                          Jakarta, 27 Oktober 2025

Kepada Yth.
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 Lantai 6,
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53,
Jakarta 12190 – Indonesia

u.p.              : Bapak I Gede Nyoman Yetna – Direktur Penilaian Perusahaan
                    Ibu Lidia M. Panjaitan – Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3

Perihal           : Tanggapan Surat IDX No. S-12081/BEI.PP3/10-2025

Dengan Hormat,

Pertama-tama kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dari PT Bursa Efek Indonesia.

Menanggapi surat PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) No. S-12081/BEI.PP3/10-2025 yang diterima PT
Arkadia Digital Media Tbk (“Perseroan”) pada tanggal 23 Oktober 2025 melalui aplikasi SPE-IDXnet
perihal Permintaan Penjelasan (“Surat BEI”), berikut yang dapat kami sampaikan:

       1. Perseroan memberikan tanggapan dan/atau penjelasan secara rinci atas seluruh daftar pertanyaan
          BEI sebagaimana terlampir.
       2. Perseroan memastikan mengetahui, memahami, serta senantiasa berkomitmen untuk menaati segala
          Ketentuan Peraturan Bursa, terutama semua Ketentuan yang dicantumkan di dalam Surat BEI
          tersebut.

Demikian antara lain yang dapat kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja samanya kami ucapkan terima
kasih.

Hormat kami,
PT. ARKADIA DIGITAL MEDIA TBK.




SUWARJONO
DIREKTUR UTAMA


Tembusan:
1. Yth. Kepala Direktorat Pengawasan Transaksi Efek, Otoritas Jasa Keuangan
2. Yth. Kepala Direktorat Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 1, Otoritas Jasa Keuangan
3. Yth. Kepala Direktorat Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 2, Otoritas Jasa Keuangan
Page 2
Lampiran Surat Perseroan Nomor 033/ADM/BOD/X/2025

A. Operasional dan Kondisi Terkini Perseroan

   1. Kondisi operasional terkini untuk masing-masing entitas anak Perseroan. Perseroan agar
      menyampaikan kondisi terkini atas portal web yang dikelola oleh entitas anak Perseroan.

       Tanggapan:
       Berikut kondisi operasional terkini entitas anak Perseroan:

        Entitas Anak                 Status Operasi       Kondisi Portal Web yang Dikelola
        PT Arkadia Media Nusantara      Beroperasi                       Baik
        PT Mata Media Nusantara         Beroperasi                       Baik
        PT Integra Archipelago Media    Beroperasi                       Baik

   2. Fokus strategi usaha yang saat ini sedang dilakukan Perseroan.

       Tanggapan:
       Saat ini, Perseroan fokus untuk terus menghasilkan produk berkualitas, serta menyediakan
       layanan terbaik dan sesuai kebutuhan audiens atau pelanggan, juga sembari terus
       mengembangkan jaringan dan membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak,
       termasuk dengan membuka peluang-peluang revenue baru.

   3. Strategi pengembangan ke depan yang akan dilakukan Perseroan.

       Tanggapan:
       Perseroan bertekad terus melakukan inovasi, termasuk antara lain dengan mengadopsi
       perkembangan teknologi sesuai kebutuhan, seperti misalnya pemanfaatan teknologi Artificial
       Intelligence (AI), serta melakukan penyesuaian-penyesuaian mengikuti perkembangan
       khususnya di dunia informasi. Secara khusus, Perseroan juga akan berusaha fokus
       memaksimalkan 6 (enam) pilar utama lini usahanya yang mulai dikembangkan, yaitu Media,
       Komunitas, Agensi, Event, Social Media, dan Manajemen KOL (Key Opinion Leaders).

   4. Kendala yang dihadapi Perseroan dalam merealisasikan strategi Perseroan yang telah
      direncanakan sebelumnya.

       Tanggapan:
       Pada dasarnya, kendala yang dihadapi Perseroan belakangan ini berasal dari faktor eksternal,
       yang berdasarkan informasi juga dihadapi oleh rata-rata perusahaan di industri media lainnya,
       antara lain mulai dari aspek perubahan algoritma secara berkala pada platform global sebagai
       saluran distribusi konten, pengurangan anggaran belanja pemerintah untuk media,
       perlambatan ekonomi nasional, perubahan pola konsumsi informasi oleh publik, disrupsi
       informasi, dan lain-lain.

   5. Ada tidaknya kegiatan usaha Perseroan dan entitas anak yang aktivitasnya sedang berhenti.

       Tanggapan:
       Sejauh ini tidak ada kegiatan usaha Perseroan dan entitas anak yang aktivitasnya sedang
       berhenti.
Page 3
   6. Produk baru yang akan atau telah diluncurkan oleh Perseroan.

       Tanggapan:
       Saat ini, Perseroan belum memiliki rencana spesifik produk baru yang akan diluncurkan.
       Produk terbaru yang telah diluncurkan beberapa bulan lalu adalah Suara Hijau, platform
       khusus sajian konten terkait lingkungan, pembangunan berwawasan keberlanjutan, juga
       seputar energi terbarukan dan transisi energi.

   7. Rencana Perseroan untuk mengembangkan kegiatan usaha baru (jika ada).

       Tanggapan:
       Sejauh ini Perseroan belum memiliki rencana untuk mengembangkan kegiatan usaha baru.

   8. Strategi Perseroan agar dapat bersaing mengingat saat ini persaingan platform digital sangat
      ketat.

       Tanggapan:
       Perseroan bertekad untuk senantiasa menghasilkan produk berkualitas serta menyediakan
       layanan terbaik dan sesuai kebutuhan audiens atau pelanggan, serta terus mengembangkan
       jaringan dan membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak demi mendukung kegiatan
       usahanya. Perseroan juga berkomitmen terus melakukan inovasi, termasuk dengan
       mengadopsi perkembangan teknologi sesuai kebutuhan seperti misalnya pemanfaatan
       teknologi Artificial Intelligence (AI), serta melakukan penyesuaian-penyesuaian mengikuti
       perkembangan khususnya di dunia informasi.



B. Laporan Keuangan Perseroan per 30 September 2025

   1. Sehubungan dengan CALK 4 tentang kas dan bank, agar dijelaskan:
      a. Latar belakang dan penyebab saldo kas Perseroan tidak mengalami perubahan.
      b. Strategi manajemen kas Perseroan khususnya untuk menghindari resiko mismatch dalam
         melakukan pemenuhan kewajiban jangka pendek Perseroan.
      c. Strategi pendanaan yang sedang dan akan dilakukan oleh Perseroan.
      d. Strategi Perseroan dalam mengelola pembayaran mengingat per 30 September 2025 saldo
         kas dan bank Perseroan kurang dari Rp1,00 miliar.

       Tanggapan:
       a. Saldo kas Perseroan tidak mengalami perubahan dikarenakan kami menggunakan metode
          dana tetap (imprest fund) di mana pada periode tertentu saldo kas akan diisi kembali
          sesuai jumlah yang terpakai sehingga saldo akhir periode akan selalu sama.
       b. Perseroan telah melakukan mapping pengeluaran apa saja yang menggunakan saldo kas,
          di mana rata-rata pengeluaran tersebut adalah pengeluaran dengan nominal kecil seperti
          kebutuhan sehari-hari kantor. Sehingga tidak ada mismatch dalam melakukan pemenuhan
          kewajiban jangka pendek Perseroan.
       c. Perseroan memaksimalkan sumber pendanaan internal serta melakukan efisiensi biaya
          operasional.
       d. Perseroan melakukan mapping pembayaran berdasarkan prioritas pembayaran serta
          melakukan penjadwalan ulang untuk pembayaran tertentu yang telah melewati jatuh
          tempo.
Page 4
2. Sehubungan dengan CALK 5 tentang piutang usaha, agar dijelaskan:
   a. Strategi dan upaya Perseroan agar piutang usaha Perseroan dapat tertagih sesuai dengan
      jangka waktu yang telah ditentukan.
   b. Kebijakan pencadangan kerugian penurunan nilai piutang dalam Perseroan.
   c. Kendala yang dihadapi Perseroan dalam menagih pembayaran ke pelanggan dan upaya
      Perseroan dalam memitigasi resiko tidak dapat ditagihnya piutang Perseroan.
   d. Informasi mengenai rata-rata nilai AR days untuk periode 30 September 2025.

   Tanggapan:
   a. Perseroan menentukan term of payment atas piutang dan secara berkala melakukan
      penagihan piutang yang jatuh tempo, baik melalui email, aplikasi perpesanan, maupun
      telepon. Selain itu, tim keuangan beserta tim penjualan secara aktif berkordinasi dengan
      klien terkait jadwal pembayaran guna mempercepat realisasi penagihan.
   b. Perseroan menentukan pencadangan kerugian penurunan nilai piutang sekitar 2-4% dari
      total piutang setiap akhir tahun. Adapun penghapusan dilakukan berdasarkan analisa
      umur piutang serta dilakukan penilaian terhadap piutang tertentu yang memiliki indikasi
      spesifik mengalami kesulitan pembayaran atau keterlambatan yang signifikan.
   c. Kendala yang dihadapi adalah sebagian besar klien menerapkan siklus pembayaran yang
      cukup panjang dan diperparah dengan situasi perekonomian yang tidak menentu sehingga
      mengganggu kondisi arus kas di perusahaan klien. Adapun upaya Perseroan untuk
      memitigasi tidak tertagihnya piutang usaha adalah melakukan pemantauan berkala atas
      umur piutang, dan menjaga komunikasi aktif dengan klien terkait pembayaran, serta setiap
      transaksi didukung dengan perjanjian tertulis yang memuat ketentuan pembayaran.
      Dengan langkah-langkah tersebut, Perseroan berupaya memastikan bahwa risiko
      keterlambatan maupun ketidakmampuan pembayaran pelanggan dapat diminimalkan,
      serta kualitas aset keuangan tetap terjaga secara optimal.
   d. Rata-rata nilai AR days per 30 September 2025 adalah 96 hari.

3. Sehubungan dengan CALK 6 tentang dibayar di muka, agar dijelaskan rincian biaya dibayar di
   muka berdasarkan jenisnya.

   Tanggapan:
   Biaya dibayar di muka merupakan biaya yang dibayarkan di awal oleh Perseroan untuk manfaat
   ekonomi beberapa bulan ke depan. Adapun rinciannya seperti sewa kantor, asuransi
   kendaraan, jasa pengelolaan saham, dll. Selain itu, Perseroan setiap bulannya melakukan
   amortisasi sesuai dengan manfaat ekonomi yang terpakai hingga bersaldo nol.

4. Sehubungan dengan CALK 6 tentang uang muka, agar dijelaskan:
   a. Rincian pembayaran project pihak ketiga dan perkiraan realisasi uang muka tersebut.
   b. Nilai pembayaran uang muka modal kerja Serbada.com beserta realisasi uang muka
      tersebut.

   Tanggapan:
   a. Uang muka project yang tercatat dalam laporan keuangan merupakan uang muka untuk
      kegiatan project yang masih berjalan. Adapun perkiraan realisasi uang muka tersebut
      adalah secara bertahap seiring dengan penyelesaian pekerjaan project. Perseroan
      memastikan bahwa seluruh pembayaran kepada pihak ketiga dilakukan secara terukur,
      transparan, dan sesuai dengan progres pekerjaan, sehingga penggunaan dana dapat
      dipertanggungjawabkan serta tidak menimbulkan risiko keuangan di kemudian hari.
Page 5
   b. Nilai pembayaran uang muka modal kerja Serbada.com sesuai dengan project yang
      berjalan. Pencairan dan realisasi uang muka modal kerja Serbada.com dilakukan secara
      bertahap dan terukur, sejalan dengan jadwal pengembangan bisnis, serta tetap
      memperhatikan prinsip kehati-hatian dan transparansi sesuai ketentuan pelaporan
      keuangan yang berlaku.

5. Sehubungan dengan CALK 7 tentang asset tetap, agar dijelaskan:
   a. Rencana penambahan asset tetap dan jenis asset tetap yang akan ditambah (jika ada).
   b. Informasi mengenai asuransi atas asset tetap Perseroan.
   c. Rencana Perseroan untuk mengasuransikan asset tetap Perseroan.
   d. Latar belakang dan alasan Perseroan belum mengasuransikan asset tetap Perseroan.
   e. Dampak dan konsekuensi Perseroan karena belum mengasuransikan asset tetap
      Perseroan.
   f. Mitigasi yang dilakukan Perseroan terhadap resiko yang ditimbulkan akibat Perseroan
      belum mengasuransikan asset tetap Perseroan.
   g. Informasi mengenai asset tetap Perseroan yang telah disusutkan penuh beserta kondisi
      terkini atas penggunaan asset tetap tersebut.
   h. Jumlah asset hak guna kendaraan Perseroan per 30 September 2025.
   i. Lokasi asset hak guna bangunan Perseroan per 30 September 2025 beserta informasi
      penggunaannya dalam kegiatan operasi Perseroan.
   j. Rekonsiliasi antara mutasi penambahan asset tetap dengan laporan arus kas investasi.

   Tanggapan:
   a. Sampai dengan 31 Desember 2025 Perseroan belum memiliki rencana penambahan asset
      tetap.
   b. Aset tetap yang kami asuransikan adalah 2 (dua) unit kendaraan. Adapun periode polisnya
      masing-masing berlaku s.d. 31 Juli 2028 dan 7 Februari 2027.
   c. Sampai dengan saat ini Perseroan belum ada rencana untuk mengasuransikan asset tetap
      selain kendaraan.
   d. Sebagian besar asset tetap Perseroan berupa peralatan kantor seperti laptop yang nilainya
      relatif kecil dan mengalami penyusutan cepat. Selain itu efisiensi arus kas dan
      pengendalian beban operasional Perseroan memprioritaskan alokasi dana untuk kegiatan
      utama yang mendukung aktifitas bisnis Perseroan.
   e. Dengan tidak adanya asuransi, Perseroan harus menanggung sendiri seluruh resiko atas
      kerusakan, atau kehilangan akibat kejadian tak terduga.
   f. Untuk mengurangi kerusakan, Perseroan melakukan pemeriksaan rutin terhadap asset
      tetap tersebut, serta pengawasan langsung oleh departemen terkait untuk mencegah
      kehilangan maupun penyalahgunaan asset.
   g. Asset tetap yang telah disusutkan penuh masih dimanfaatkan secara optimal dalam
      kegiatan operasional Perseroan, dalam kondisi layak pakai, dan terus diawasi melalui
      sistem pemeliharaan serta penilaian berkala guna memastikan efektivitas penggunaannya.
   h. Jumlah asset hak guna kendaraan sebanyak 2 (dua) unit.
   i. Lokasi asset hak guna bangunan berada di Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan.
      Bangunan tersebut kami pergunakan sebagai kantor operasional kami.
   j. Hasil rekonsiliasi seluruh mutasi penambahan aset tetap yang berdampak pada arus kas
      telah tercermin secara konsisten dalam laporan arus kas investasi, sementara perbedaan
      nilai total terutama berasal dari transaksi non-kas.

6. Sehubungan dengan CALK 9 tentang aset tidak berwujud, agar dijelaskan mengenai kondisi
   aset tidak berwujud Perseroan mengingat per 30 September 2025 saldonya sudah nihil karena
   teramortisasi secara penuh.
Page 6
   Tanggapan:
   Aset tersebut masih dalam kondisi yang baik dan sampai saat ini masih kami pergunakan.

7. Sehubungan dengan CALK 11 tentang utang usaha, agar dijelaskan:
   a. Strategi dan upaya Perseroan agar dapat melakukan pelunasan utang usaha sesuai dengan
      jangka waktu pembayaran yang telah ditentukan.
   b. Sumber pendanaan untuk pelunasan utang usaha Perseroan.

   Tanggapan:
   a. Perseroan berkomitmen untuk memastikan kewajiban keuangan dapat diselesaikan sesuai
      dengan waktu yang disepakati. Dalam kondisi tertentu, apabila terdapat keterbatasan
      likuiditas Perseroan berupaya melakukan komunikasi dan negoisasi dengan mitra kerja
      untuk penjadwalan ulang pembayaran.
   b. Sumber pendanaan untuk pelunasan utang berasal dari arus kas dari kegiatan operasional
      Perseroan dan realisasi piutang usaha.

8. Sehubungan dengan CALK 12 tentang utang lain-lain, agar dijelaskan:
   a. Sumber pendanaan untuk pelunasan utang lain jangka pendek kepada Emerging Media
      Opportunity Fund mengingat saat ini Perseroan membukukan arus kas operasi negatif.
   b. Informasi mengenai lini masa rencana pelunasan Emerging Media Opportunity Fund
      beserta nilai cicilan yang harus dibayar setiap bulannya.
   c. Rincian utama atas utang lain-lain sebesar Rp1,14 miliar.

   Tanggapan:
   a. Optimalisasi penerimaan dari piutang usaha dan project yang sedang berjalan. Mengingat
      kondisi arus kas yang masih terbatas, Perseroan telah berkomunikasi secara terbuka
      kepada Emerging Media Opportunity Fund untuk menyampaikan rencana pelunasan
      secara bertahap. Komitmen ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi Perseroan untuk
      menjaga kesinambungan operasional sambil tetap memenuhi kewajiban sesuai
      kesepakatan baru.
   b. Sesuai dengan jadwal pembayaran Perseroan dengan Emerging Media Opportunity Fund,
      nilai yang harus dibayar setiap bulannya adalah berkisar $21.797 dan berakhir pada 31 Juli
      2027.
   c. Rincian utama atas utang lain-lain adalah media insentif dan pembayaran di muka lainnya.

9. Sehubungan dengan CALK 13 tentang biaya yang masih harus dibayar, agar dijelaskan:
   a. Latar belakang dan penyebab terjadinya kenaikan biaya yang masih harus dibayar atas
      Jamsostek.
   b. Status pemenuhan kewajiban pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan oleh Perseroan.
   c. Ada tidaknya tunggakan atas pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan.
   d. Informasi mengenai jenis iuran dan periode tunggakan atas pembayaran iuran BPJS
      Ketenagakerjaan.
   e. Dampak dan konsekuensi bagi Perseroan akibat adanya tunggakan atas pembayaran iuran
      BPJS Ketenagakerjaan.
   f. Strategi dan upaya Perseroan untuk melakukan pembayaran atas tunggakan iuran BPJS
      Ketenagakerjaan.
   g. Informasi mengenai status pemenuhan kewajiban pembayaran iuran BPJS Kesehatan oleh
      Perseroan.
   h. Denda atau sanksi yang diterima Perseroan akibat adanya tunggaran iuran tersebut.
Page 7
   i.   Sumber pendanaan untuk pelunasan iuran BPJS mengingat saat ini Perseroan
        membukukan arus kas operasi negatif.

   Tanggapan:
   a. Kenaikan tersebut disebabkan beban Jamsostek tertunggak masih dibayar secara
      bertahap, sementara Perseroan membukukan beban iuran bulan berjalan telah tercatat.
   b. Seluruh karyawan telah terdaftar secara aktif pada program BPJS Ketenagakerjaan dan
      Perseroan menanggung seluruh iuran BPJS Ketenagakerjaan tanpa adanya potongan dari
      gaji karyawan, sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan tenaga kerja dan
      kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan.
   c. Ada.
   d. Perseroan mengikutkan karyawan untuk program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan
      Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Kehilangan
      Pekerjaan (JKP). Perseroan telah menyampaikan surat resmi kepada BPJS Ketenagakerjaan
      mengenai kondisi dan rencana penyelesaian tunggakan melalui skema pembayaran
      bertahap. Selama periode tunggakan, status kepesertaan karyawan tetap aktif dan
      terlindungi, karena BPJS Ketenagakerjaan telah menerima rencana pembayaran dan
      mencatat komitmen pelunasan dari Perseroan.
   e. Dampak dan konsekuensi yang diterima Perseroan adalah timbulnya sanksi administrasi
      berupa denda keterlambatan.
   f. Perseroan telah menyampaikan surat resmi kepada BPJS Ketenagakerjaan mengenai
      kondisi dan rencana penyelesaian tunggakan melalui skema pembayaran bertahap.
      Perseroan melakukan optimalisasi pembayaran iuran itu secara bertahap.
   g. Seluruh karyawan telah terdaftar secara aktif pada program BPJS Kesehatan dan Perseroan
      menanggung seluruh iuran BPJS Kesehatan tanpa adanya potongan dari gaji karyawan,
      sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan tenaga kerja dan kepatuhan terhadap
      regulasi ketenagakerjaan. Perseroan telah memenuhi kewajiban terkait iuran BPJS
      Kesehatan
   h. Perseroan tidak dikenakan denda ataupun sanksi untuk BPJS Kesehatan karena
      pembayaran dilakukan secara tepat waktu.
   i. Perseroan menyadari pentingnya pemenuhan kewajiban pembayaran BPJS, sehingga
      Perseroan melakukan optimalisasi pembayaran iuran secara bertahap.

10. Sehubungan dengan CALK 14 tentang liabilitas imbalan kerja, agar dijelaskan:
    a. Latar belakang dan penyebab tidak adanya pembayaran manfaat.
    b. Pihak yang melakukan penghitungan atas saldo liabilitas imbalan kerja mengingat biasanya
       perhitungan dilakukan pada akhir tahun oleh aktuaria independen.

   Tanggapan:
   a. Latar belakang tidak adanya pembayaran manfaat oleh Perseroan dikarenakan tidak
      adanya manfaat program yang terpenuhi dalam perhitungan pencadangan liabilitas
      imbalan pasca kerja seperti pensiun, meninggal dunia dan cacat.
   b. Pada akhir tahun, penghitungan saldo liabilitas imbalan kerja Perseroan dilakukan oleh
      aktuaria independen yaitu KKA Tubagus Syafrial dan Imran Nangasan.

11. Sehubungan dengan CALK 15 tentang utang sewa pembiayaan, agar dijelaskan:
    a. Informasi mengenai jumlah kendaraan beserta penggunaannya atas kendaraan yang dibeli
       melalui sewa pembiayaan.
    b. Informasi tanggal jatuh tempo atas masing-masing utang sewa pembiayaan.
    c. Informasi mengenai pembayaran utang sewa pembiayaan selama tahun 2024 dan 2025
       beserta penyajiannya dalam laporan arus kas.
Page 8
   Tanggapan:
   a. Terdapat 2 (dua) unit kendaraan yang dibeli melalui sewa pembiayaan dan kendaraan
      tersebut digunakan untuk kegiatan operasional Perseroan.
   b. Jatuh tempo utang sewa setiap tanggal 30/31 dan tanggal 6 setiap bulannya.
   c. Pembayaran utang sewa pembiayaan dilakukan sesuai tanggal jatuh tempo Perseroan dan
      telah disajikan sesuai dengan laporan arus kas.

12. Sehubungan dengan CALK 20 tentang pendapatan, agar dijelaskan:
    a. Latar belakang dan faktor utama yang menyebabkan penurunan pendapatan Perseroan
       dari jasa penyedia konten dan portal web.
    b. Kontribusi pendapatan dari Perseroan dan masing-masing entitas anak. Perseroan agar
       menyampaikan rincian kontribusi dari masing-masing entitas anak.
    c. Informasi mengenai jenis pendapatan yang memberikan kontribusi tertinggi bagi
       Perseroan.
    d. Upaya dan strategi Perseroan untuk meningkatkan pendapatan Perseroan.

   Tanggapan:
   a. Latar belakang yang menyebabkan penurunan pendapatan Perseroan dari jasa penyedia
      konten dan portal web adalah dikarenakan faktor eksternal seperti: perubahan algoritma
      secara berkala pada platform global sebagai saluran distribusi konten, perubahan pola
      konsumsi informasi oleh publik, pengurangan anggaran belanja pemerintah untuk media,
      dan lain-lain.
   b. Kontribusi pendapatan dari Perseroan masing-masing anak adalah sebagai berikut:

             Nama Entitas Anak          Pendapatan
        PT Arkadia Media Nusantara     19.454.652.158
        PT Mata Media Nusantara           550.747.570
        PT Integra Archipelago Media      571.595.138
                     Total             20.576.994.866

   c. Jenis pendapatan yang memberikan kontribusi tertinggi bagi Perseroan adalah jasa iklan.
   d. Upaya dan strategi Perseroan untuk meningkatkan pendapatan antara lain adalah dengan
      senantiasa mengoptimalkan distribusi konten yang dihasilkan, selain juga memaksimalkan
      dan/atau mengembangkan upaya peningkatan sumber pendapatan lainnya.

13. Sehubungan dengan CALK 21 tentang beban pokok pendapatan, agar dijelaskan latar belakang
    dan penyebab terjadinya penurunan beban gaji dan tunjangan serta informasi perubahan
    jumlah karyawan Perseroan selama tahun 2024 dan 2025.

   Tanggapan:
   Penurunan beban gaji dan tunjangan pada tahun 2025 disebabkan oleh kombinasi faktor, yaitu
   kebijakan efisiensi organisasi dan optimalisasi sumber daya manusia, serta penundaan
   rekrutmen dan pembatasan kenaikan upah. Jumlah karyawan per akhir 2024, sebagaimana
   disampaikan dalam Laporan Tahunan adalah 182 orang, sedangkan per September 2025
   berjumlah 165 orang.

14. Sehubungan dengan CALK 22 tentang beban pemasaran, agar dijelaskan:
    a. Latar belakang dan penyebab terjadinya penurunan atas beban jamuan dan perjalanan
       dinas.
    b. Latar belakang dan penyebab terjadinya kenaikan atas beban kontribusi dan partnership.
Page 9
   c. Latar belakang dan alasan Perseroan menyajikan rincian beban tidak diurutkan
      berdasarkan saldo terbesar sebagaimana penyajian pada laporan keuangan auditan.

   Tanggapan:
   a. Sehubungan dengan turunnya pendapatan maka Perseroan melakukan penghematan
      biaya termasuk biaya jamuan dan perjalanan dinas.
   b. Kenaikan beban kontribusi dan partnership tersebut terjadi karena bersifat incidental dan
      alami. Perseroan juga lebih aktif dalam memberikan dukungan moral dan sosial kepada
      karyawan dan mitra kerja.
   c. Tidak ada alasan khusus atas penyajian tersebut. Namun untuk ke depannya akan kami
      lakukan sesuai dengan penyajian pada laporan keuangan auditan.

15. Sehubungan dengan CALK 23 tentang beban umum dan administrasi, agar dijelaskan:
    a. Strategi Perseroan melakukan efisiensi beban Perseroan.
    b. Latar belakang dan alasan Perseroan menyajikan rincian beban tidak diurutkan
       berdasarkan saldo terbesar sebagaimana penyajian pada laporan keuangan auditan.

   Tanggapan:
   a. Strategi Perseroan adalah optimalisasi struktur dan sumber daya manusia, serta
      pengendalian pengeluaran operasional. Perseroan juga berupaya menjaga efisiensi biaya
      tanpa mengurangi produktivitas dan kualitas operasional, serta tetap memastikan
      keberlanjutan bisnis di tengah tantangan industri media digital.
   b. Tidak ada alasan khusus atas penyajian tersebut. Namun untuk ke depannya akan kami
      lakukan sesuai dengan penyajian pada laporan keuangan auditan.

16. Sehubungan dengan CALK 24 tentang pendapatan dan beban lain, agar dijelaskan:
    a. Transaksi yang menyebabkan timbulnya beban pajak.
    b. Latar belakang dan penyebab Perseroan membukukan kerugian selisih kurs untuk periode
       30 September 2025.

   Tanggapan:
   a. Beban pajak yang tercatat dalam laporan keuangan Perseroan timbul sebagai akibat dari
      kewajiban perpajakan atas transaksi pendapatan dan beban yang terjadi selama periode
      berjalan, baik dari kegiatan operasional utama maupun transaksi lain-lain di luar kegiatan
      utama.
   b. Latar belakang Perseroan membukukan kerugian selisih kurs disebabkan oleh fluktuasi
      nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) selama periode berjalan, yang
      berdampak pada penilaian kembali (revaluasi) saldo aset dan liabilitas moneter dalam
      mata uang asing.

17. Sehubungan dengan CALK 26 tentang perpajakan, agar dijelaskan:
    a. Latar belakang dan penyebab terjadinya kenaikan atas utang pajak penghasilan Pasal 21.
    b. Informasi mengenai kewajiban perpajakan Perseroan yang belum dilunasi oleh Perseroan.
    c. Informasi mengenai pembayaran kewajiban perpajakan yang dilakukan oleh Perseroan.
    d. Informasi mengenai sumber pendanaan yang akan digunakan untuk pembayaran utang
       pajak Perseroan mengingat saat ini Perseroan membukukan arus kas operasi negatif.
    e. Informasi mengenai sanksi atau denda atas belum dipenuhinya kewajiban perpajakan
       Perseroan.

   Tanggapan:
Page 10
   a. Kenaikan tersebut disebabkan utang PPh 21 tertunggak masih dibayar secara bertahap,
      sementara Perseroan membukukan beban pajak PPh 21 bulan berjalan telah tercatat.
   b. Perseroan masih memiliki kewajiban perpajakan yang belum seluruhnya dilunasi dan telah
      melakukan komitmen dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk melunasi tunggakan
      pajak sesuai dengan jadwal.
   c. Perseroan telah melakukan negosiasi secara resmi kepada Direktorat Jenderal Pajak (DJP)
      untuk penjadwalan ulang pembayaran kewajiban perpajakan.
   d. Perseroan telah melakukan komitmen dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk
      melunasi tunggakan pajak secara bertahap melalui jadwal pembayaran yang telah
      disepakati. Pembayaran dilakukan secara berkala sesuai kemampuan keuangan
      Perusahaan.
   e. Sanksi atau denda atas belum dipenuhinya kewajiban perpajakan telah kami bayarkan
      sesuai tagihan.

18. Sehubungan dengan laporan arus kas, agar dijelaskan:
    a. Sumber pendanaan Perseroan untuk mendanai kegiatan operasional dan kewajiban jangka
       pendek Perseroan.
    b. Latar belakang dan penyebab penerimaan kas dari pelanggan periode 30 September 2025
       mengalami penurunan.
    c. Strategi manajemen kas Perseroan untuk mendanai kegiatan operasional Perseroan.
    d. Rekonsiliasi antara laporan arus kas pendanaan dengan liabilitas.

   Tanggapan:
   a. Sumber pendanaan untuk mendanai kegiatan operasional dan kewajiban jangka pendek
      Perseroan berasal dari hasil usaha Perseroan, mengelola piutang secara aktif, serta dengan
      melakukan efisiensi biaya.
   b. Perlambatan ekonomi nasional berdampak pada penundaan proyek, pengurangan
      anggaran iklan, dan restrukturisasi biaya operasional pelanggan, sehingga arus kas masuk
      ke Perseroan menurun.
   c. Strategi menajemen adalah dengan mengelola piutang secara aktif serta melakukan
      efisiensi biaya.
   d. Hasil rekonsiliasi seluruh mutasi liabilitas yang berdampak pada arus kas telah tercermin
      secara konsisten dalam laporan arus kas investasi.

19. Sampai dengan 30 September 2025 Perseroan membukukan saldo rugi. Agar dijelaskan
    mengenai strategi Perseroan untuk memulihkan kondisi saldo rugi dapat menjadi saldo laba
    positif agar pada masa mendatang Perseroan dapat membagikan dividen kepada pemegang
    saham.

   Tanggapan:
   Perseroan terus berusaha memaksimalkan pencapaian dan penghasilan dari berbagai unit
   usaha di Entitas Anak, serta senantiasa mengembangkan berbagai inovasi maupun terobosan
   baru dalam kegiatan usahanya.

20. Untuk periode 30 September 2025 Perseroan masih membukukan rugi usaha. Agar dijelaskan
    mengenai strategi Perseroan agar dapat membukukan laba usaha pada periode yang akan
    datang.

   Tanggapan:
   Perseroan senantiasa berusaha memaksimalkan pencapaian dan penghasilan dari berbagai
   unit usaha. Perseroan juga secara berkala dan di tiap kesempatan berusaha mengembangkan
Page 11
   berbagai inovasi maupun terobosan baru yang dirasa memiliki peluang pengembangan dalam
   kegiatan usahanya.

21. Sehubungan dengan Perseroan yang membukukan defisiensi modal, agar dijelaskan:
    a. Strategi Perseroan dalam mendanai kegiatan operasional Perseroan.
    b. Dampak defisiensi modal terhadap kegiatan operasional Perseroan.
    c. Strategi dan rencana Perseroan untuk memulihkan saldo ekuitas dapat menjadi positif.
    d. Ada tidaknya rencana Perseroan untuk melakukan penambahan modal.
    e. Dukungan pemegang saham dan pengendali atas keberlangsungan usaha Perseroan.
    f. Perkiraan atau proyeksi Perseroan dapat membukukan laba dan memulihkan saldo ekuitas
       dapat menjadi positif.

   Tanggapan:
   a. Dalam mendanai kegiatan operasional, Perseroan pada dasarnya senantiasa berupaya
      memaksimalkan kelancaran arus kas dan tersedianya sumber pendanaan melalui usaha
      maksimal dalam meraih penghasilan, serta dengan efisiensi pengelolaan keuangan.
   b. Secara umum tidak ada dampak berarti terhadap kegiatan operasional Perseroan.
   c. Perseroan senantiasa berusaha memaksimalkan pencapaian dan penghasilan dari
      berbagai unit usaha. Perseroan juga di tiap kesempatan berusaha mengembangkan
      berbagai inovasi maupun terobosan baru yang dirasa berpotensi menambah sumber
      penghasilan.
   d. Sejauh ini secara spesifik tidak/belum ada rencana dari manajemen Perseroan untuk
      melakukan penambahan modal.
   e. Pemegang saham utama dan termasuk pengendali memastikan dukungan penuh atas
      keberlangsungan usaha Perseroan.
   f. Sejauh ini secara spesifik, Perseroan belum memiliki perkiraan atau proyeksi untuk dapat
      membukukan laba dan memulihkan saldo, namun dipastikan menargetkan dan akan
      mengupayakan pencapaian itu secepatnya.

22. Berdasarkan CALK 32 tentang kelangsungan usaha terdapat informasi bahwa Perseroan
    mengalami kerugian sehingga saldo akumulasi defisit per 30 September 2025 sebesar Rp54,53
    miliar dan defisiensi modal Rp8,66 miliar dan Perseroan telah melakukan langkah-langkah.
    Sehubungan dengan hal tersebut, agar dijelaskan.
    a. Strategi konkret yang telah dilakukan Perseroan beserta dampak bagi Perseroan atas
        upaya analisis biaya yang lebih akurat dan identifikasi untuk penurunan biaya yang lebih
        efisien.
    b. Strategi konkret yang telah dilakukan Perseroan beserta dampak bagi Perseroan atas
        upaya memperluas jaringan penjualan dan menambah jumlah pelanggan.
    c. Bentuk konkret atas pemegang saham akan terus memberikan dukungan keuangan
        kepada Kelompok usaha dalam rangka memenuhi kewajiban keuangan termasuk
        kewajiban dengan periode tidak lebih 12 bulan sejak tanggal pelaporan keuangan.
    d. Strategi usaha lain untuk mempertahankan keberlangsungan usaha Perseroan.

   Tanggapan:
   a. Strategi konkret yang telah dilakukan Perseroan terutama adalah efisiensi kerja di semua
      unit usaha sekaligus juga efisiensi pengelolaan keuangan, yang sejauh ini berdampak
      cukup baik.
   b. Strategi konkret Perseroan dalam upaya memperluas jaringan penjualan dan menambah
      jumlah pelanggan saat ini antara lain adalah dengan mengembangkan pengelolaan
      komunitas dan membangun serta memperkuat jejaring dan kerja sama.
Page 12
   c. Pemegang saham utama termasuk pengendali memastikan akan terus memberikan
      dukungan keuangan kepada kelompok usaha, antara lain dengan komitmen untuk
      senantiasa mempertahankan dan bila perlu memperkuat kepemilikan sahamnya di
      Perseroan.
   d. Perseroan senantiasa berusaha memaksimalkan pencapaian dan penghasilan dari
      berbagai unit usaha. Perseroan juga di tiap kesempatan berusaha mengembangkan
      berbagai inovasi maupun terobosan baru yang berpotensi menambah sumber
      penghasilan. Saat ini, Perseroan juga telah mengembangkan serta berusaha fokus pada 6
      (enam) pilar utama dalam lini usahanya yaitu Media, Komunitas, Agensi, Event, Social
      Media, dan Manajemen KOL (Key Opinion Leaders).

23. Saat ini Efek Perseroan ditempatkan pada papan pemantauan khusus karena Perseroan
    membukukan ekuitas negatif. Sehubungan dengan hal tersebut, agar dijelaskan:
    a. Dampak bagi Perseroan dan pemegang saham karena Efek Perseroan ditempatkan pada
        papan pemantauan khusus.
    b. Upaya Perseroan agar dapat keluar dari papan pemantauan khusus.
    c. Strategi dan Upaya Perseroan untuk menghadapi potensi suspensi dalam hal Efek
        Perseroan telah ditempatkan pada papan pemantauan khusus selama satu tahun berturut-
        turut pada 30 Juni 2026 dan adanya potensi delisting jika disuspensi lebih dari 24 bulan.

   Tanggapan:
   a. Dampak bagi Perseroan secara langsung terutama dalam hal operasionalnya tidak ada,
      namun bagi pemegang saham kemungkinan berdampak terutama yaitu dengan
      rendahnya harga saham Perseroan.
   b. Perseroan senantiasa berusaha memaksimalkan kinerjanya termasuk dengan
      meningkatkan pendapatan agar tidak lagi membukukan ekuitas negatif serta dapat keluar
      dari papan pemantauan khusus.
   c. Perseroan bertekad untuk terhindar dari potensi suspensi tersebut dengan
      memaksimalkan kinerjanya agar dapat keluar dari papan pemantauan khusus.

24. Rencana tindakan korporasi dalam periode 12 bulan ke depan (jika ada).

   Tanggapan:
   Saat ini, tidak/belum ada rencana tindakan korporasi yang akan dilakukan Perseroan dalam
   periode 12 bulan ke depan.

25. Informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan
    hidup perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham perusahaan.

   Tanggapan:
   Sejauh ini, tidak ada informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat
   mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham
   perusahaan.
Page 13
Attachment to Company Letter Number 033/ADM/BOD/X/2025

A. Current Operations and Conditions of the Company

1. Current operational conditions for each of the Company's subsidiaries. The Company is requested
to submit the current conditions of the web portals managed by the Company's subsidiaries.

Response:
The following is the current operational conditions of the Company's subsidiaries:
Subsidiary                            Status       Condition of Web Portals Managed
PT Arkadia Media Nusantara           Operating                   Good
PT Mata Media Nusantara              Operating                   Good
PT Integra Archipelago Media         Operating                   Good

2. The Company's current business strategy focus.

Response:
Currently, the Company is focused on continuing to produce quality products and providing the best
services tailored to the needs of its audience or customers. While continuing to develop its network
and open up collaboration opportunities with various parties, including by opening up new revenue
opportunities.

3. The Company's future development strategy.

Response:
The Company is committed to continuing to innovate, including by adopting technological
developments as needed, such as the use of Artificial Intelligence (AI) technology, and making
adjustments to keep pace with developments, particularly in the information world. Specifically, the
Company will also strive to focus on maximizing the six main pillars of its newly developed business
lines: Media, Community, Agency, Events, Social Media, and KOL (Key Opinion Leader) Management.

4. Obstacles faced by the Company in realizing its previously planned strategy.

Response:
Basically, the obstacles faced by the Company recently stem from external factors, which, based on
information, are also faced by most companies in the media industry. These include periodic
algorithm changes on global platforms serving as content distribution channels, reductions in
government spending on media, the national economic slowdown, changes in public information
consumption patterns, information disruption, and others.

5. Whether or not the Company's and its subsidiaries' business activities have ceased.

Response:
To date, no business activities of the Company or its subsidiaries have ceased.

6. New products that the Company will or has launched.

Response:
Currently, the Company does not have specific plans for new product launches. The latest product,
launched several months ago, is Suara Hijau, a dedicated content platform featuring environmental,
sustainable development, renewable energy, and the energy transition.
Page 14
7. The Company's plans to develop new business activities (if any).

Response:
The Company currently has no plans to develop new business activities.

8. The Company's strategy for competitiveness, given the current intense competition on digital
platforms.

Response:
The Company is committed to consistently producing quality products and providing the best
services tailored to the needs of its audiences and customers. It also continues to develop its
network and open up opportunities for collaboration with various parties to support its business
activities. The Company is also committed to continuous innovation, including adopting technological
developments as needed, such as the use of Artificial Intelligence (AI), and making adjustments to
keep pace with developments, particularly in the information world.


B. The Company's Financial Statement as of September 30, 2025

1. Regarding CALK 4 regarding cash and bank balances, please explain:
a. The background and reasons for the Company's unchanged cash balance.
b. The Company's cash management strategy, specifically to avoid the risk of mismatches in meeting
the Company's short-term obligations.
c. The Company's current and planned funding strategies.
d. The Company's strategy for managing payments, considering that as of September 30, 2025, the
Company's cash and bank balances were less than IDR 1.00 billion.

Response:
a. The Company's cash balance remained unchanged because we use the imprest fund method,
where the cash balance is replenished periodically according to the amount used, so that the end-of-
period balance remains the same.
b. The Company has mapped out all expenditures that utilize the cash balance, with the average
expenditure being small expenses, such as daily office needs. Therefore, there is no mismatch in
meeting the Company's short-term obligations.
c. The Company is maximizing internal funding sources and implementing operational cost
efficiencies.
d. The Company maps payments based on payment priorities and reschedules certain past-due
payments.

2. Regarding CALK 5 regarding accounts receivable, please explain:
a. The Company's strategy and efforts to ensure that its accounts receivable are collected within the
specified timeframe.
b. The Company's policy for allowances for impairment losses on receivables.
c. Challenges faced by the Company in collecting payments from customers and the Company's
efforts to mitigate the risk of uncollectible receivables.
d. Information regarding the average AR days for the period ending September 30, 2025.

Response:
Page 15
a. The Company determines the terms of payment for receivables and periodically collects past-due
receivables, either through email, messaging apps, or telephone. In addition, the finance team and
sales team actively coordinate with clients regarding payment schedules to expedite collection.
b. The Company establishes an allowance for impairment losses of approximately 2-4% of total
receivables at the end of each year. Write-offs are based on an analysis of the aging of receivables
and an assessment of specific receivables that have specific indications of significant payment
difficulties or delays.
c. The challenge faced is that most clients have a relatively long payment cycle, exacerbated by the
uncertain economic situation, which disrupts cash flow at their companies. The Company's efforts to
mitigate uncollectible accounts receivable include regular monitoring of the aging of receivables,
maintaining active communication with clients regarding payments, and supporting each transaction
with a written agreement containing payment terms. With these steps, the Company strives to
ensure that the risk of late or inability to pay customers is minimized, and the quality of its financial
assets is maintained optimally.
d. The average AR days as of September 30, 2025, was 96 days.

3. Regarding CALK 6 regarding prepayments, please explain the details of prepaid expenses by type.

Response:
Prepaid expenses are expenses paid in advance by the Company for economic benefits in the next
few months. These include office rent, vehicle insurance, stock management services, etc. In
addition, the Company performs monthly amortization based on the economic benefits consumed
until the balance reaches zero.

4. Regarding CALK 6 regarding advance payments, please explain:
a. Details of third-party project payments and the estimated realization of these advance payments.
b. The amount of Serbada.com's working capital advance payments and the realization of these
advance payments.

Response:
a. The project advance payments recorded in the financial statements represent advance payments
for ongoing project activities. The estimated realization of these advance payments is made in stages
along with the completion of the project work. The Company ensures that all payments to third
parties are made in a measured, transparent manner, and in accordance with work progress, so that
the use of funds can be accounted for and does not pose a financial risk in the future.

b. The amount of Serbada.com's working capital advance payments corresponds to ongoing projects.
The disbursement and realization of Serbada.com's working capital advance payments are carried
out in stages and measured, in line with the business development schedule, while still adhering to
the principles of prudence and transparency in accordance with applicable financial reporting
regulations.

5. Regarding CALK 7 regarding fixed assets, please explain:
a. Plans to add fixed assets and the types of fixed assets to be added (if any).
b. Information regarding insurance on the Company's fixed assets.
c. The Company's plan to insure its fixed assets.
d. Background and reasons for not yet insuring its fixed assets.
e. Impacts and consequences for the Company for not yet insuring its fixed assets.
f. Mitigation measures taken by the Company to address risks arising from not yet insuring its fixed
assets.
Page 16
g. Information regarding the Company's fully depreciated fixed assets and the current state of their
use.
h. Total vehicle use rights (Hak Guna Usaha) assets as of September 30, 2025.
i. Location of the Company's building use rights (Hak Guna Bangunan) assets as of September 30,
2025, along with information on their use in the Company's operations.
j. Reconciliation of the movement of additional fixed assets with the investment cash flow statement.

Response:
a. As of December 31, 2025, the Company has no plans to add fixed assets.
b. The fixed assets we insure are two vehicles. The policy periods are valid until July 31, 2028, and
February 7, 2027, respectively.
c. The Company currently has no plans to insure fixed assets other than vehicles.
d. Most of the Company's fixed assets consist of office equipment, such as laptops, which have
relatively small value and experience rapid depreciation. Furthermore, cash flow efficiency and
operational expense control prioritize the allocation of funds for core activities that support the
Company's business activities.
e. In the absence of insurance, the Company must bear the entire risk of damage or loss due to
unforeseen events.
f. To mitigate damage, the Company conducts routine inspections of these fixed assets and direct
supervision by relevant departments to prevent loss or misuse of assets.
g. Fully depreciated fixed assets are still optimally utilized in the Company's operations, are in usable
condition, and are continuously monitored through a maintenance system and periodic assessments
to ensure their effectiveness.
h. The number of vehicle use rights is two units.
i. The building use rights asset is located in the Mega Kuningan area, South Jakarta. We use the
building as our operational office.
j. The reconciliation results of all fixed asset additions that impact cash flow have been consistently
reflected in the investment cash flow statement, while the difference in total value primarily stems
from non-cash transactions.

6. Regarding CALK 9 regarding intangible assets, please explain the condition of the Company's
intangible assets, considering that as of September 30, 2025, the balance will be zero due to full
amortization.

Response:
The assets are still in good condition and are still being used.

7. Regarding CALK 11 regarding accounts payable, please explain:
a. The Company's strategy and efforts to repay accounts payable within the specified payment terms.
b. Sources of funding for the Company's accounts payable repayment.

Response:
a. The Company is committed to ensuring that financial obligations can be settled within the agreed
timeframe. Under certain circumstances, if there are liquidity constraints, the Company will attempt
to communicate and negotiate with its business partners to reschedule payments.

b. Funding sources for debt repayment come from cash flow from the Company's operational
activities and the realization of accounts receivable.

8. Regarding CALK 12 regarding other debts, please explain:
Page 17
a. Funding sources for the repayment of other short-term debt to the Emerging Media Opportunity
Fund, given that the Company is currently recording negative operating cash flow.
b. Information regarding the timeline for the Emerging Media Opportunity Fund repayment plan and
the monthly installment amounts.
c. Key details of other debts amounting to IDR 1.14 billion.

Response:
a. Optimization of revenue from accounts receivable and ongoing projects. Given the still-limited
cash flow, the Company has communicated openly with the Emerging Media Opportunity Fund to
convey its phased repayment plan. This commitment is expected to provide the Company with room
to maintain operational continuity while still fulfilling its obligations under the new agreement.
b. In accordance with the Company's payment schedule with the Emerging Media Opportunity Fund,
the monthly payment is approximately $21,797, ending on July 31, 2027.
c. The main details of other payables are media incentives and other prepayments.

9. Regarding CALK 13 regarding accrued expenses, please explain:
a. The background and cause of the increase in accrued expenses for Jamsostek.
b. The status of the Company's fulfillment of its obligation to pay BPJS Ketenagakerjaan contributions.
c. Whether or not there are any arrears in BPJS Ketenagakerjaan contributions.
d. Information regarding the type of contribution and the period of arrears in BPJS Ketenagakerjaan
contributions.
e. The impact and consequences for the Company of arrears in BPJS Ketenagakerjaan contributions.
f. The Company's strategy and efforts to pay the arrears in BPJS Ketenagakerjaan contributions.
g. Information regarding the status of the Company's fulfillment of its obligation to pay BPJS
Kesehatan contributions.
h. Any fines or sanctions received by the Company due to the arrears in contributions.
i. The source of funding for the payment of BPJS contributions, considering that the Company is
currently recording negative operating cash flow.

Response:
a. The increase is due to the fact that the outstanding Social Security (Jamsostek) liabilities are still
being paid in installments, while the Company has recorded the current month's contribution
expense.
b. All employees are actively registered in the BPJS Ketenagakerjaan program, and the Company
covers all BPJS Ketenagakerjaan contributions without any deductions from employee salaries, as a
form of concern for employee welfare and compliance with employment regulations.
c. Yes.
d. The Company enrolls employees in the Work Accident Insurance (JKK), Death Insurance (JKM), Old
Age Security (JHT), Pension Insurance (JP), and Job Loss Insurance (JKP) programs. The Company has
submitted an official letter to BPJS Ketenagakerjaan regarding the conditions and plan for resolving
the arrears through a phased payment scheme. During the arrears period, employee membership
status remains active and protected, as BPJS Ketenagakerjaan has accepted the payment plan and
recorded the Company's commitment to repayment.
e. The impact and consequences faced by the Company include administrative sanctions in the form
of late fines.
f. The Company has submitted an official letter to BPJS Ketenagakerjaan regarding the conditions and
plan to settle arrears through a phased payment scheme. The Company is optimizing the payment of
these contributions in stages.
g. All employees are actively registered in the BPJS Kesehatan program, and the Company covers all
BPJS Kesehatan contributions without deductions from employee salaries, as a form of concern for
Page 18
employee welfare and compliance with labor regulations. The Company has fulfilled its BPJS
Kesehatan contribution obligations.
h. The Company has not been subject to fines or sanctions from BPJS Kesehatan because payments
were made on time.
i. The Company recognizes the importance of fulfilling its BPJS Ketenagakerjaan payment obligations
and is optimizing the payment of contributions in stages.

10. Regarding CALK 14 regarding employee benefit liabilities, please explain:
a. The background and reasons for the non-payment of benefits.
b. The party calculating the balance of the employee benefit liability, as calculations are typically
performed at the end of the year by an independent actuary.

Response:
a. The background to the non-payment of benefits by the Company is due to the absence of program
benefits that have been fulfilled in the calculation of reserves for post-employment benefit liabilities,
such as retirement, death, and disability.
b. At the end of the year, the calculation of the Company's employee benefit liability balance was
performed by independent actuaries, namely KKA Tubagus Syafrial and Imran Nangasan.

11. Regarding CALK 15 regarding finance lease liabilities, please explain:
a. Information regarding the number of vehicles and their use for vehicles purchased through finance
leases.
b. Information on the maturity dates for each finance lease liability.
c. Information regarding finance lease payments during 2024 and 2025 and their presentation in the
cash flow statement.

Response:
a. There are two vehicles purchased through finance leases and these vehicles are used for the
Company's operational activities.
b. The lease liabilities mature on the 30th/31st and 6th of each month.
c. Payments of finance lease liabilities are made according to the Company's due dates and are
presented in the cash flow statement.

12. Regarding CALK 20 regarding revenue, please explain:
a. The background and main factors causing the decline in the Company's revenue from content
provider services and web portals.
b. The revenue contribution of the Company and each subsidiary. The Company should provide a
breakdown of the contribution from each subsidiary.
c. Information regarding the type of revenue that provides the highest contribution to the Company.
d. The Company's efforts and strategies to increase its revenue.

Response:
a. The background causing the decline in the Company's revenue from content provider services and
web portals is due to external factors such as: periodic algorithm changes on global platforms as
content distribution channels, changes in public information consumption patterns, reductions in
government spending on media, and others.
b. The revenue contributions from each of the Company's subsidiaries are as follows:
           Subsidiary               Revenue (IDR)
PT Arkadia Media Nusantara          19,454,652,158
PT Mata Media Nusantara              550,747,570
PT Integra Archipelago Media         571,595,138
Page 19
c. The type of revenue that provides the highest contribution to the Company is advertising services.
d. The Company's efforts and strategies to increase revenue include continuously optimizing the
distribution of the content it produces, as well as maximizing and/or developing efforts to increase
other revenue sources.

13. Regarding CALK 21 concerning cost of revenue, please explain the background and reasons for
the decrease in salaries and benefits expenses, as well as information on changes in the number of
the Company's employees during 2024 and 2025.

Response:
The decrease in salaries and benefits expenses in 2025 was due to a combination of factors, namely
organizational efficiency and human resource optimization policies, as well as recruitment delays and
limitations on wage increases. The number of employees at the end of 2024, as reported in the
Annual Report, was 182, while as of September 2025, it was 165.

14. Regarding CALK 22 concerning marketing expenses, please explain:
a. The background and reasons for the decrease in entertainment and travel expenses.
b. The background and reasons for the increase in contribution and partnership expenses.
c. The background and reasons for the Company presenting expenses not in order of largest balance
as presented in the audited financial statements.

Response:
a. Due to the decline in revenue, the Company has implemented cost savings, including on
entertainment and travel expenses.
b. The increase in contribution and partnership expenses was incidental and natural. The Company is
also more active in providing moral and social support to employees and business partners.
c. There is no specific reason for this presentation. However, going forward, we will comply with the
presentation in the audited financial statements.

15. Regarding CALK 23 concerning general and administrative expenses, please explain:
a. The Company's strategy for streamlining its expenses.
b. The background and rationale for presenting the details of expenses not in order of largest balance
as presented in the audited financial statements.

Response:
a. The Company's strategy is to optimize its structure and human resources, as well as control
operational expenses. The Company also strives to maintain cost efficiency without compromising
productivity and operational quality, while ensuring business continuity amidst the challenges of the
digital media industry.
b. There is no specific reason for this presentation. However, going forward, we will comply with the
presentation in the audited financial statements.

16. Regarding CALK 24 regarding other income and expenses, please explain:
a. Transactions that give rise to tax expense.
b. Background and reasons for the Company's recording of a foreign exchange loss for the period
ended September 30, 2025.

Response:
a. The tax expense recorded in the Company's financial statements arises from tax obligations on
income and expense transactions occurring during the current period, both from core operational
activities and other transactions outside core activities.
Page 20
b. The background to the Company's recording of a foreign exchange loss is due to fluctuations in the
Rupiah exchange rate against the United States Dollar (USD) during the current period, which
impacted the revaluation of the balance of monetary assets and liabilities denominated in foreign
currencies.

17. Regarding CALK 26 concerning taxation, please explain:
a. The background and causes of the increase in Article 21 income tax payable.
b. Information regarding the Company's tax obligations that have not been paid by the Company.
c. Information regarding the payment of tax obligations made by the Company.
d. Information regarding the funding sources that will be used to pay the Company's tax debt,
considering that the Company is currently recording negative operating cash flow.
e. Information regarding sanctions or fines for the Company's non-fulfillment of its tax obligations.

Response:
a. The increase is due to the fact that the outstanding Article 21 Income Tax debt is still being paid in
installments, while the Company has recorded the current month's Article 21 Income Tax expense.
b. The Company still has tax obligations that have not been fully paid and has made a commitment
with the Directorate General of Taxes (DGT) to pay the tax arrears according to the schedule.
c. The Company has formally negotiated with the Directorate General of Taxes (DGT) to reschedule
the payment of tax obligations.
d. The Company has committed to the Directorate General of Taxes (DGT) to settle tax arrears in
stages through an agreed payment schedule. Payments are made periodically according to the
Company's financial capacity.
e. We have paid any sanctions or fines for non-fulfillment of tax obligations as invoiced.

18. Regarding the cash flow statement, please explain:
a. The Company's funding sources for its operational activities and short-term liabilities.
b. The background and reasons for the decrease in cash receipts from customers for the period
September 30, 2025.
c. The Company's cash management strategy for funding its operational activities.
d. Reconciliation between the cash flow statement and liabilities.

Response:
a. The funding sources for the Company's operational activities and short-term liabilities come from
the Company's operating results, actively managing receivables, and implementing cost efficiency
measures.
b. The national economic slowdown has resulted in project delays, advertising budget reductions,
and customer operational cost restructuring, resulting in a decrease in the Company's cash inflow.
c. The management strategy is to actively manage receivables and implement cost efficiency
measures.
d. The reconciliation of all liability movements impacting cash flow has been consistently reflected in
the investment cash flow statement.

19. As of September 30, 2025, the Company recorded a loss balance. Please explain the Company's
strategy to turn the loss balance into a positive profit balance so that the Company can distribute
dividends to shareholders in the future.

Response:
The Company continues to strive to maximize the achievements and income of various business units
in its Subsidiaries, and is constantly developing various innovations and new breakthroughs in its
business activities.
Page 21
20. For the period of September 30, 2025, the Company still recorded an operating loss. Please
explain the Company's strategy to record an operating profit in the coming period.

Response:
The Company continuously strives to maximize the achievements and income of various business
units. The Company also periodically and at every opportunity strives to develop various innovations
and new breakthroughs that it deems have development opportunities in its business activities.

21. Regarding the Company's capital deficiency, please explain:
a. The Company's strategy for funding its operational activities.
b. The impact of the capital deficiency on the Company's operational activities.
c. The Company's strategy and plan to restore its equity balance to a positive level.
d. Whether or not the Company plans to increase capital.
e. Support from shareholders and controllers for the Company's business continuity.
f. Estimates or projections that the Company will record profits and restore its equity balance to a
positive level.

Response:
a. In funding its operational activities, the Company consistently strives to maximize cash flow and
the availability of funding sources through maximum efforts to generate revenue and efficient
financial management.
b. In general, there is no significant impact on the Company's operational activities.
c. The Company consistently strives to maximize the achievements and income of its various business
units. The Company also strives to develop innovations and breakthroughs at every opportunity that
it deems have the potential to increase revenue.
d. So far, there are no specific plans from the Company's management to increase capital.
e. The major and controlling shareholders have assured their full support for the Company's business
continuity.
f. To date, the Company has not specifically estimated or projected a profit and balance recovery, but
has confirmed its target and will strive to achieve this as soon as possible.

22. Based on CALK 32 concerning business continuity, it is reported that the Company experienced a
loss, resulting in an accumulated deficit balance as of September 30, 2025, of IDR 54.53 billion and a
capital deficiency of IDR 8.66 billion. The Company has taken steps. In this regard, please explain:
a. The concrete strategies implemented by the Company, including the impact on the Company of
more accurate cost analysis efforts and identification of more efficient cost reduction strategies.
b. The concrete strategies implemented by the Company, including the impact on the Company of
expanding its sales network and increasing the number of customers.
c. The concrete form in which the shareholders will continue to provide financial support to the
Group to meet its financial obligations, including obligations with a maturity of no more than 12
months from the financial reporting date.
d. Other business strategies to maintain the Company's business continuity.

Response:
a. The Company's concrete strategies primarily focus on operational efficiency across all business
units, as well as financial management efficiency, which have had a positive impact to date.
b. The Company's concrete strategies for expanding its sales network and increasing its customer
base include developing community management and building and strengthening networks and
partnerships.
Page 22
c. Major shareholders, including those controlling, have ensured continued financial support to the
business group, including a commitment to maintain and, if necessary, strengthen their
shareholdings in the Company.
d. The Company consistently strives to maximize the achievements and revenues of its various
business units. The Company also seeks to develop innovations and breakthroughs at every
opportunity that have the potential to increase revenue streams. Currently, the Company has
developed and focuses on six main pillars within its business lines: Media, Community, Agency,
Events, Social Media, and Key Opinion Leader (KOL) Management.

23. The Company's securities are currently placed on the special monitoring board because the
Company has recorded negative equity. In this regard, please explain:
a. The impact on the Company and shareholders of the placement of the Company's securities on
the special monitoring board.
b. The Company's efforts to remove them from the special monitoring board.
c. The Company's strategy and efforts to address potential suspension if the Company's securities
have been placed on the special monitoring board for one consecutive year as of June 30, 2026, and
the potential for delisting if the suspension lasts longer than 24 months.

Response:
a. There is no direct impact on the Company, particularly in terms of operations, but there is a
potential impact on shareholders, primarily through a decrease in the Company's share price.
b. The Company is continuously striving to maximize its performance, including increasing revenue,
to avoid any further negative equity and to be removed from the special monitoring board.
c. The Company is determined to avoid this potential suspension by maximizing its performance to
be removed from the special monitoring board.

24. Corporate action plan for the next 12 months (if any).

Response:
Currently, the Company has no plans for any corporate actions within the next 12 months.

25. Other material information/events that could impact the company's viability and its share price.

Response:
To date, there has been no other material information/events that could impact the company's
viability and its share price.

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.9 MB
Published28 Oct 2025
Pages22
Characters65,296
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Arkadia Digital Media Tbk p.1 ×5
linked org Media Nusantara p.2 ×8
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×4
possible person SUWARJONO · DIREKTUR UTAMA p.1
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1 ×3
unresolved person I Gede Nyoman Yetna p.1
unresolved person Lidia M. Panjaitan p.1
unresolved org PT Bursa Efek Indonesia. Menanggapi p.1
unresolved org PT Arkadia Media Nusantara p.2 ×4
unresolved org PT Mata Media Nusantara p.2 ×4
unresolved org PT Integra Archipelago Media p.2 ×4
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.10 ×3
unresolved org Directorate General of Taxes p.20 ×3

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result