Skip to content
Back to announcement

20251027_ENRG_Public Expose_31979958_lamp1.pdf

Other Text extracted ENRG

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 9

Page 1
Jakarta, 24 Oktober 2025
No. 215/EMP.DIR/1070/10-25/E

PT BURSA EFEK INDONESIA
INDONESIA STOCK EXCHANGE BUILDING
JL. JEND. SUDIRMAN KAV 52-53
JAKARTA 12190

U.P. : BAPAK IMAN RACHMAN
       DIREKTUR UTAMA

PERIHAL :        PENYAMPAIAN HASIL PUBLIC EXPOSE TAHUNAN PT ENERGI MEGA
                 PERSADA TBK TANGGAL 23 OKTOBER 2025


Dengan Hormat,

Dalam rangka memenuhi ketentuan dalam Peraturan PT Bursa Efek Indonesia Nomor I-E tentang
“Kewajiban Penyampaian Informasi”, bersama ini PT Energi Mega Persada Tbk (“Perseroan”)
menyampaikan bahwa Perseroan telah menyelenggarakan Public Expose Tahunan pada:

Hari / Tanggal     : Kamis / 23 Oktober 2025
Waktu              : 15.30 WIB – selesai
Tempat             : Live Event melalui aplikasi Zoom Video Webinar

Dalam Public Expose Tahunan tersebut, manajemen Perseroan yang hadir sebagai panelis adalah
sebagai berikut:

1.   Edoardus Ardianto, Wakil Direktur Utama;
2.   Tri Firmanto, Direktur;
3.   Kelik R. Suharya, Direktur;
4.   Herwin W. Hidayat, Investor Relations Advisor.

Ringkasan hasil Public Expose Tahunan adalah sebagai berikut:


A. NOTULEN SESI TANYA JAWAB DALAM PUBLIC EXPOSE:

     1. Penanya: Aldebaran Martimo Harli, Publik

         Pertanyaan:

         Apakah Perseroan memiliki rencana kedepannya untuk melakukan ekspansi lebih besar
         di bidang infrastruktur energi khususnya pembangkit listrik?

         Jawaban:

         Dalam waktu dekat, Perseroan belum memiliki rencana untuk memasuki sektor
         infrastruktur pembangkit listrik berbasis Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Namun
         demikian, Perseroan tidak menutup kemungkinan untuk mempertimbangkan peluang
         apabila terdapat kesempatan nantinya.


PT Energi Mega Persada Tbk   Bakrie Tower 32nd Floor   Jl. HR. Rasuna Said   p +62 21 2994 1500
                             Rasuna Epicentrum         Jakarta 12940         f +62 21 2994 1247
                                                       Indonesia
Page 2
2. Penanya: Daniel, Publik

   Pertanyaan:

   a. Bagaimana sensitivitas kinerja keuangan terhadap perubahan asumsi harga minyak
      (ICP) dan gas?

   b. Bagaimana strategi Perseroan dalam mengelola liabilitas dan utang, terutama yang
      berdenominasi Dollar Amerika Serikat, mengingat potensi fluktuasi kurs Rupiah?

   c. Bagaimana perkembangan upaya peningkatan di Blok-blok utama seperti (Bentu,
      Malacca Strait) dan blok-blok yang baru diakuisisi (Siak, Kampar, Sengkang)?

   d. Bagaimana perkembangan investasi atau rencana diversifikasi ke energi baru
      terbarukan atau bisnis non-migas lainnya, seperti yang terkait dengan Blok Sengkang
      atau inisiatif LNG?

   e. Apa hasil dari upaya eksplorasi yang dilakukan pada Semester I 2025 dan apakah
      ada rencana kegiatan eksplorasi besar di Semester II 2025?

   f.   Apakah terdapat pembaruan estimasi cadangan (2P Reserve) atau sumber daya (2C
        Resource) Perusahaan setelah kegiatan eksploasi dan pengembangan di tahun 2024
        dan 2025?

   g. Apa strategi Perusahaan dalam mitigasi risiko operasional (misalnya lifting yang
      tertunda, masalah di lapangan), dan risiko geopolitik yang mungkin memengaruhi
      harga komoditas dan operasi?

   h. Apakah perusahaan berencana untuk membagikan dividen untuk tahun buku 2025?
      Jika ya, bagaimana formulasi kebijakan dividen ke depannya?

   Jawaban:

   a. Saat ini, sekitar 80% (delapan puluh persen) produksi Perseroan berasal dari gas,
      dengan harga yang bersifat harga tetap dan ditentukan oleh Kementerian terkait.
      Sementara itu, sekitar 20% (dua puluh persen) produksi Perseroan berasal dari
      produksi minyak bumi. Meskipun terdapat pengaruh dari fluktuasi harga, dampak
      terhadap pendapatan (revenue) Perseroan tidak bersifat material.

   b. Saat ini pendapatan (revenue) Perseroan, baik yang berasal dari penjualan minyak
      maupun gas, menggunakan denominasi mata uang Dolar Amerika Serikat
      (US Dollar). Adapun untuk biaya-biaya kegiatan operasional Perseroan
      menggunakan mata uang Rupiah, sehingga dapat dikatakan Perseroan berada pada
      posisi yang diuntungkan.

        Ke depan, dalam hal pendanaan, Perseroan akan tetap memperhatikan dan
        mempertimbangkan aspek efisiensi serta manfaat yang paling optimal bagi
        Perseroan, bergantung pada tujuan transaksinya, baik untuk keperluan akuisisi,
        modal kerja, maupun kebutuhan lainnya.



                                                                                       2
Page 3
c. Saat ini Perseroan telah melakukan program kerja selama 5 atau 6 tahun ke depan
   sejak tahun 2025 hingga 2030, dimana terdapat sejumlah program yang akan
   dilaksanakan. Secara keseluruhan, Perseroan berencana melakukan kegiatan
   pengeboran (drilling) sebanyak kurang lebih 29 hingga 30 sumur eksplorasi yang
   tersebar di beberapa wilayah kerja yang dimiliki dalam portofolio Perseroan, serta
   lebih dari 140 sumur pengembangan (development wells). Seluruh kegiatan
   pemboran tersebut dilakukan dalam rangka menjaga, memelihara, serta
   mengidentifikasi potensi penambahan cadangan migas Perseroan.

   Pada tahun berjalan, Perseroan telah melakukan pengeboran sumur eksplorasi di
   Wilayah Kerja Bentu, tepatnya di sumur Cen-02, yang telah menghasilkan discovery.
   Selain itu, Perseroan juga telah melakukan pengeboran sumur eksplorasi di Wilayah
   Kerja Sengkang, di Lapangan Poelonro, yang telah mencapai technical discovery.
   Kegiatan eksplorasi selanjutnya akan dilaksanakan di Wilayah Kerja Malacca Strait,
   dengan rencana pengeboran sebanyak 2 hingga 3 sumur eksplorasi di Lapangan
   Sapen.

   Sementara itu, untuk Wilayah Kerja Siak dan Kampar, Perseroan telah melakukan
   pengeboran beberapa sumur pengembangan. Berdasarkan Press Release yang
   diterbitkan beberapa minggu lalu, Perseroan mencatat adanya peningkatan produksi
   di Wilayah Kerja Kampar. Akuisisi atas wilayah kerja tersebut dilakukan oleh
   Perseroan pada bulan Maret 2024 dengan tingkat produksi sebesar sekitar 600 – 700
   barrel per hari (bopd), dan saat ini telah meningkat menjadi sekitar 1.000 bopd,
   menunjukkan kenaikan yang signifikan.

   Demikian pula di Wilayah Kerja Siak, produksi pada saat akuisisi berada pada
   dikasaran 1.200 – 1.300 bopd, dan kini telah meningkat sekitar 1.800 bopd.
   Perseroan akan terus melanjutkan berbagai inisiatif guna menjaga dan meningkatkan
   pertumbuhan organik pada blok-blok yang sudah dimiliki Perseroan.

d. Fokus utama Perseroan tetap berada pada sektor hulu minyak dan gas bumi. Namun
   demikian, kegiatan usaha non-migas atau sektor energi dan infrastruktur akan
   dijalankan sebagai bisnis pendukung (supporting business) dari Perseroan. Apabila
   di kemudian hari terdapat peluang bisnis baru, pengembangannya tetap akan
   diarahkan agar berkesinambungan dan selaras dengan kegiatan usaha utama
   Perseroan di sektor hulu migas.

   Untuk Wilayah Kerja Sengkang, Perseroan saat ini telah melakukan pengembangan,
   dan dalam beberapa tahun ke depan berencana melakukan pengeboran sebanyak
   13 (tiga belas) sumur eksplorasi. Program tersebut memiliki prospek yang sangat
   baik, terutama seiring dengan adanya Rencana Umum Penyedian Tenaga Listrik
   (RUPTL) terbaru dari PLN yang mencakup rencana pengembangan dan peningkatan
   daya baru. Hal ini membuka peluang bagi Wilayah Kerja Sengkang untuk
   meningkatkan pasokan gas kepada PLN di masa mendatang.

   Terkait dengan inisiatif pengembangan LNG, Perseroan akan melakukan kajian dan
   evaluasi, dengan mempertimbangkan kondisi dan kesiapan lokasi Wilayah Kerja
   Sengkang saat ini belum mendukung untuk kegiatan LNG.

e. Hingga Semester I tahun 2025, Perseroan telah menyelesaikan kegiatan pengeboran
   2 (dua) sumur eksplorasi. Selanjutnya, Perseroan berencana melanjutkan kegiatan
   pengeboran tambahan sebanyak kurang lebih 4 hingga 5 sumur eksplorasi yang
   tersebar di Wilayah Kerja Malacca Strait, Wilayah Kerja Sengkang, Wilayah Kerja
   South CPP, serta diharapkan juga di Wilayah Kerja Kangean.


                                                                                   3
Page 4
          Apabila kegiatan eksplorasi di Wilayah Kerja Kangean belum dapat diselesaikan
          sesuai rencana, maka akan dilanjutkan pada tahun berikutnya.

     f.   Perseroan secara rutin melakukan pembaruan data cadangan 2P dan 2C setiap
          tahunnya. Dalam pelaksanaannya, Perseroan bekerja sama dengan beberapa pihak
          eksternal seperti GCE dan juga DNM, guna melakukan evaluasi dan verifikasi atas
          laporan cadangan tersebut. Hasil pembaruan cadangan 2P dan 2C konsisten
          dilaporkan oleh Perseroan dalam laporan keuangan.

     g. Strategi Perseroan serta langkah mitigasi risiko yang diterapkan mencakup berbagai
        aspek operasional dan finansial. Salah satu fokus utama Perseroan adalah mitigasi
        terhadap penurunan harga minyak mentah (crude oil). Saat ini, Perseroan memiliki
        3 (tiga) wilayah kerja yang memproduksi minyak. Dalam menghadapi fluktuasi harga
        minyak, Perseroan harus selalu adaptif, dan melakukan penyesuaian program kerja
        yang telah direncanakan.

          Apabila harga minyak berada pada level yang kurang mendukung untuk pelaksanaan
          program tertentu, Perseroan dapat menunda pelaksanaannya hingga kondisi harga
          kembali stabil. Namun demikian, karena sekitar 80% (delapan puluh persen) produksi
          Perseroan berasal dari gas, sehingga dampak dari fluktuasi harga minyak terhal-hal
          tersebut dapat diminimalkan.

          Terkait risiko operasional di lapangan, seperti permasalahan perizinan atau kendala
          teknis lainnya, Perseroan telah membentuk tim khusus dan menerapkan mekanisme
          koordinasi yang efektif melalui rapat mingguan (weekly meeting), serta pembentukan
          task force, untuk menangani isu-isu yang muncul. Dengan pendekatan kolaboratif
          bersama pemangku kepentingan (stakeholders), setiap permasalahan yang timbul
          dapat diselesaikan secara cepat dan tepat, sehingga tidak mengganggu kelancaran
          kegiatan operasional Perseroan.

     h. Per Juni tahun berjalan, Perseroan masih memiliki saldo laba negatif, dengan nilai
        sekitar USD 339 juta. Jadi sesuai dengan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007
        tentang Perseroan Terbatas, selama Perseroan masih memiliki saldo laba negatif,
        Perseroan belum dapat melakukan pembagian dividen.

          Namun demikian, Perseroan senantiasa berupaya menjaga dan meningkatkan
          kinerja Perseroan setiap tahunnya. Sehingga diharapkan dalam beberapa tahun ke
          depan saldo laba Perseroan dapat berbalik menjadi positif, sehingga Perseroan
          dapat membagikan dividen.


3.   Penanya: Dion, Bisnis Indonesia

     Pertanyaan:

     Blok Migas mana yang sedang diincar ENRG dalam rencana akuisisi terbaru? Apakah
     prosesnya sudah memasuki tahap bidding atau masih dalam tahap identifikasi?




                                                                                           4
Page 5
     Jawaban:

     Perseroan senantiasa aktif dalam mencari peluang aset-aset baru untuk pertumbuhan
     organik Perseroan. Apabila di kemudian hari telah terdapat Sales and Purchase
     Agreement (SPA) atau informasi lain yang dapat diungkapkan kepada publik, Perseroan
     akan melakukan penyampaian informasi tersebut sesuai dengan ketentuan keterbukaan
     informasi yang berlaku. Adapun preferensi dan fokus utama Perseroan saat ini adalah
     untuk melakukan akuisisi wilayah kerja-wilayah kerja yang sudah berproduksi.


4.   Penanya: Rudy Satriya Pratama, Publik

     Pertanyaan:

     Terkait private placement terakhir oleh PT Samuel International, bagaimana efek
     terhadap rasio keuangan Perseroan di masa depan? Apakah ada private placement atau
     right issue kembali dalam waktu dekat?

     Jawaban:

     Private placement terakhir yang dilakukan Perseroan ini merupakan bagian dari program
     Non-Public Right Issue (NPR) yang telah mendapatkan persetujuan di bulan Juni yang
     lalu, Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Perseroan telah
     memperoleh persetujuan untuk menerbitkan sebanyak-banyaknya 2,458 miliar saham
     baru, yang antara lain akan digunakan untuk pengembangan Wilayah Kerja Malacca
     Strait, kebutuhan modal kerja dan juga keperluan korporasi lainnya.

     Tahap I NPR telah diselesaikan dengan penerbitan sejumlah 1,1 miliar saham, dan saat
     ini sebanyak 350 juta lembar saham juga sudah diterbitkan, yang seluruhnya telah diserap
     (subscribed) oleh PT Samuel International.

     Pelaksanaan private placement ini memberikan dampak positif terhadap kondisi
     keuangan Perseroan, dimana ekuitas Perseroan meningkat, dan posisi kas Perseroan
     bertambah, sehingga memberikan fleksibilitas kepada Perseroan untuk mendukung
     kegiatan eksplorasi ataupun kebutuhan modal kerja untuk Wilayah Kerja Malacca Strait.

     Saat ini, Perseroan masih memiliki sisa alokasi saham sebanyak kurang lebih
     950 juta lembar saham yang belum diterbitkan. Perseroan akan meninjau pelaksanaan
     sisa penerbitan tersebut, mengingat jangka waktu pelaksanaannya masih terbuka hingga
     Juli 2027 atau sekitar 2 (dua) tahun ke depan.


5.   Penanya: Pulina Nitya, Kontan

     Pertanyaan:

     a.   Berapa serapan Capex per Q3 2025? Dan sudah digunakan untuk apaApakah ada
          rencana akuisi Blok Migas di tahun 2026? Apabila iya, di mana dan akan seperti apa
          kontribusi ke produksinya?


                                                                                           5
Page 6
     b.   Berapa target pertumbuhan produksi dan penjualan di tahun 2026? Seperti apa
          kondisi industry yang akan dihadapi Perseroan di tahun depan?

     Jawaban:

     a.   Serapan Capital Expenditure (Capex) Perseroan hingga Q3 tahun 2025 mencapai
          sekitar USD 100 juta. Dana tersebut digunakan untuk kegiatan pengeboran (drilling)
          baik untuk sumur-sumur eksplorasi maupun sumur-sumur pengembangan dan
          fasilitas-fasilitas penunjang berskala kecil.

     b.   Perseroan senantiasa memiliki rencana pengembangan usaha. Namun demikian,
          realisasi dari setiap rencana akan bergantung pada kesepakatan dan pihak-pihak
          terkait serta persetujuan dari Regulator.

          Objektif utama Perseroan adalah melakukan akuisisi terhadap wilayah kerja-wilayah
          kerja yang sudah berproduksi, sehingga dapat memberikan kontribusi langsung
          terhadap kinerja Perseroan, antara lain melalui penambahan jumlah cadangan,
          penambahan pendapatan, kenaikan EBITDA, penguatan arus kas (cash flow), serta
          peningkatan laba bersih (net income). Perseroan juga menghindari pembiayaan yang
          besar untuk eksplorasi, sehingga Perseroan dapat menghemat waktu dan biaya.

     c.   Dengan rencana program yang sudah kami tetapkan sampai tahun 2030 ke depan,
          Perseroan menargetkan rata-rata sekitar 10% year-on-year production growth.

6.   Penanya: Hakan, Tuntun Sekuritas

     Pertanyaan:

     Apakah ada rencana aksi korporasi yang akan dilakukan dalam jangka pendek? Apabila
     ada apakah boleh dijelaskan prospeknya?

     Jawaban:

     Saat ini Perseroan belum memiliki rencana aksi korporasi selain apa yang telah
     diungkapkan ataupun sampaikan kepada Investor, Bursa Efek Indonesia (IDX), ataupun
     Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

     Kondisi industri, Perseroan memandang bahwa kondisi saat ini masih sejalan dengan
     target pemerintah, khususnya arahan Presiden Republik Indonesia untuk mencapai
     ketahanan energi. Hal ini juga sejalan dengan target SKK Migas untuk terus
     meningkatkan produksi minyak dan gas. Perseroan menlai bahwa prospek industri migas
     masih positif, mengingat produksi nasional di Indonesia saat ini belum mencukupi
     kebutuhan atas minyak dan gas domestik.

     Secara global, industri migas di Indonesia dan di dunia, masih terus berlanjut dan secara
     bersama melakukan pengembangan energi terbarukan tetapi fossil fuel masih akan tetap
     memegang peranan strategis di masa mendatang.




                                                                                            6
Page 7
A. RESUME HASIL PUBLIC EXPOSE

Pada tahun 2026 mendatang, Perseroan masih terus fokus dalam melakukan pengembangan
blok-blok migas yang dimiliki untuk meningkatkan produksi dan pendapatan Perseroan. Untuk
penambahan aset migas baru, Perseroan masih tetap akan melakukan penelaahan atas aset-aset
yang prospektif yang telah berproduksi.

Demikian kami sampaikan laporan pelaksanaan Public Expose Tahunan Perseroan ini, apabila
ada informasi ataupun fakta material lainnya, akan kami sampaikan kepada PT Bursa Efek
Indonesia.

Atas perhatian Bapak kami ucapkan terima kasih.


Hormat Kami,
PT ENERGI MEGA PERSADA Tbk




Edoardus Ardianto                         Riri Harahap
Wakil Direktur Utama                      Direktur


Tembusan Yth.:
- Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”);
- Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II OJK;
- Direktur Penilaian Keuangan Perusahaan Sektor Riil OJK.

Lampiran : Daftar hadir pelaksanaan Public Expose Tahunan.




                                                                                        7
Page 8
                                DAFTAR HADIR PESERTA
                             PUBLIC EXPOSE TAHUNAN 2025
                             PT ENERGI MEGA PERSADA TBK

  No.                         Nama                                            Institusi
  1.       Aldebaran Martimo Harli                           Investor
  2.       Rudy Satriya Pratama                              Individu
  3.       Hakan Tandjono                                    PT Tuntun Sekuritas Indonesia
  4.       Rendra Raharja                                    Independen
  5.       William Ad                                        Investor
  6.       Vla Sibarani                                      Publik
  7.       Yonatan Pratama Wijaya                            Investor
  8.       Marlina                                           Investor
  9.       Andreas Kenny                                     PT BRI Danareksa Sekuritas
  10.      Daniel                                            Investor
  11.      Andhika Audrey                                    PT Panin Sekuritas
  12.      Wirandi Ng                                        PT CLSA Sekuritas Indonesia
  13.      Ronny Ardianto                                    PT Samuel Sekuritas Indonesia
  14.      Deo Keanu                                         Publik
  15.      Arys Aditya                                       ISI Markets
  16.      Haykal Hamdi                                      PT Samuel Tumbuh Bersama
  17.      Ronald Yusuf                                      PT Samuel Aset Manajemen
  18.      Christine Natasya                                 PT Manulife Aset Manajemen
  19.      Sungkono Susilo                                   Publik
  20.      Dionisio Damara                                   Bisnis Indonesia
  21.      Pulina Nitya                                      Kontan
  22.      M Zakwan                                          Publik
  23.      Vitto Sheane                                      Investor
  24.      Alden Lam                                         UOB Kay Hian
  25.      Isak Holmberg                                     Publik
  26.      Nur Rochim                                        Publik
  27.      David Tontowi                                     Publik
  28.      Rudy Winarto                                      Publik
  29.      Muchammad Syauqie                                 Publik
  30.      Mochammad Bogi Kurnianto                          Publik
  31.      Muhammad Santhya                                  Publik
  32.      Dimas Andi Shadewo                                Kontan
  33.      Iman                                              Investor
  34.      Marlina                                           PT Dwidanasakti Sekuritas
  35.      Ahmad Fauzi                                       Publik
  36.      Charlie                                           Investor
  37.      Djoko S.                                          Investor
  38.      Hansen Rahadi                                     Investor
  39.      Juana                                             Publik

PT Energi Mega Persada Tbk    Bakrie Tower 32nd Floor   Jl. HR. Rasuna Said      p   +62 21 2994 1540
                              Rasuna Epicentrum         Jakarta 12940            f   +62 21 2994 1247
                                                        Indonesia
Page 9
 No.                      Nama               Institusi
 40.    Nova Farida              Petromindo.com
 41.    Teguh Hartanto           PT Samuel Tumbuh Bersama
 42.    Artha Adventy            Bloomberg Technoz
 43.    Miming Satyono           PT Samuel Sekuritas Indonesia
 44.    Yurika Indah             Dunia Energi
 45.    Mohammad Makria          Publik
 46.    Lany Martha              Publik
 47.    Carl Johansson           Publik


Internal Perseroan

 No.                      Nama               Jabatan
 1.     Riri Harahap             Direktur
 2.     Achmad Badrun            VP Investor Relation
 3.     Rida Handayani           VP Legal




                                                                 2

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.89 MB
Published27 Oct 2025
Pages9
Characters21,542
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 71 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org ENERGI MEGA PERSADA TBK p.1 ×17
linked person Edoardus Ardianto p.1 ×2
linked person Tri Firmanto p.1
linked person Kelik R. Suharya p.1
linked person Riri Harahap · Direktur p.7 ×2
possible org PT BURSA EFEK INDONESIA p.1 ×4
possible org PT Samuel International p.5 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.6 ×2
possible org PT Panin Sekuritas p.8
possible org PT Samuel Sekuritas Indonesia p.8 ×3
possible org PT Samuel Tumbuh Bersama p.8 ×3
possible — UOB Kay Hian p.8
possible — Charlie p.8
unresolved org PT BURSA EFEK INDONESIA INDONESIA STOCK EXCHANGE BUILDING p.1
unresolved org INDONESIA STOCK EXCHANGE p.1
unresolved person IMAN RACHMAN p.1
unresolved org PT Bursa Efek Indonesia Nomor I-E p.1
unresolved org PT Samuel International. Pelaksanaan p.5
unresolved — Aldebaran Martimo Harli p.8
unresolved — Rudy Satriya Pratama p.8
unresolved — Hakan Tandjono p.8
unresolved org PT Tuntun Sekuritas Indonesia p.8
unresolved — Rendra Raharja p.8
unresolved — William Ad p.8
unresolved — Vla Sibarani p.8
unresolved — Yonatan Pratama Wijaya p.8
unresolved — Marlina p.8 ×2
unresolved — Andreas Kenny p.8
unresolved org PT BRI Danareksa Sekuritas p.8
unresolved — Daniel p.8
unresolved — Andhika Audrey p.8
unresolved — Wirandi Ng p.8
unresolved org PT CLSA Sekuritas Indonesia p.8
unresolved — Ronny Ardianto p.8
unresolved — Deo Keanu p.8
unresolved — Arys Aditya p.8
unresolved — Haykal Hamdi p.8
unresolved — Ronald Yusuf p.8
unresolved org PT Samuel Aset Manajemen p.8
unresolved — Christine Natasya p.8
unresolved org PT Manulife Aset Manajemen p.8
unresolved — Sungkono Susilo p.8
unresolved — Dionisio Damara p.8
unresolved — Pulina Nitya p.8
unresolved — M Zakwan p.8
unresolved — Vitto Sheane p.8
unresolved — Alden Lam p.8
unresolved — Isak Holmberg p.8
unresolved — Nur Rochim p.8
unresolved — David Tontowi p.8
unresolved — Rudy Winarto p.8
unresolved person Muchammad Syauqie p.8
unresolved person Mochammad Bogi Kurnianto p.8
unresolved person Muhammad Santhya p.8
unresolved — Dimas Andi Shadewo p.8
unresolved — Iman p.8
unresolved org PT Dwidanasakti Sekuritas p.8
unresolved person Ahmad Fauzi p.8
unresolved — Djoko S. p.8
unresolved — Hansen Rahadi p.8
unresolved — Juana p.8
unresolved — Nova Farida p.9
unresolved — Teguh Hartanto p.9
unresolved — Artha Adventy p.9
unresolved — Miming Satyono p.9
unresolved — Yurika Indah p.9
unresolved person Mohammad Makria p.9
unresolved — Lany Martha p.9
unresolved — Carl Johansson p.9
unresolved person Achmad Badrun · VP Investor Relation p.9
unresolved — Rida Handayani · VP Legal p.9

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result