Back to announcement
20251009_INDY_Laporan Bulanan Aktivitas Eksplorasi_31966420_lamp1.pdf
Other Text extracted INDYSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 36
Page 1
Page 2
PT KIDECO JAYA AGUNG
LEMBAR PERSETUJUAN
Tabel 1. Ringkasan Biaya dan Aktivitas Eksplorasi Kideco pada bulan Juli 2025
Nama Area yang Metode Has ii Aktivitas
Biaya y an11 Pihak yang
Perusahaa n I Dilakukan Pcoguj i an da n Eksplorasi hi nua Rencana Tin d ak
Dikcluarkan Melakukan
Anak Aktivitas Pemi Ii ha n Pe ri ode Pelapo r an Lanj u t
Eksplorasi
Pcrusahaan Eksplorasi Areal in i
Samu rangau. Ro10
Mi ddle. Roto
Selatan G • Rp 1,803,070,950 PT M1n1e,· AbJd1 Pemba ran I uban~
Blocl Roto 1e rbula (open
Samuran>.:au hole J dan
Total Luban~ 37
pemboran 1nt 1
Luban~
(corin~).
Corin~ ; I. 122. 50 m ll elanJutkan
PT 1'1 DECO JA YA d, lcni:kap,
Open Ho I e ak11f11a,
AGL'NG (KIDECO ) dengan logg,n~
5.742.00 m pemboriin
~cofi,1ka da n
To t al Keda I aman:
penguJ 1an ,ample
Rota Midd l e, 6 . 864. 50 me I e r
ba I uba ra :>Cr I J
Rota South •
PT Kumala ba I uan
Block Rota Rp 2,805,010,000 pen gap , 1nya
Dri 11 1ndo
Samu rangau &
Persada
Susubang • Blocl
Sus ubang Uko
Tanda
Deskripsi Nama Jabatan Tanggal
Tangan
Dibuat
Nenden Lestari Sidik Geologist
01 01 - 09 • 10'l.5
Oleh
Diperiksa
Vanesya lka Rosyami Sub Section Head
n' ol ~ 1,("
O'L
--2J
1
Eka Fajarsari H Department Head ~
Oleh
Weny Lesmana Division Head 02 Aug 2025
Disetujui Deputy Mining Operation &
lkhsan Alman Latif 8/8/25
Oleh Technical Services Director
Mining Operation &
Hery Cahyono 8/0 8/ 2 0 25
Technical Services Director
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JUL 2025 Page 1
Page 3
PT KIDECO JAYA AGUNG
1. LATAR BELAKANG
PT Kideco Jaya Agung (Kideco) merupakan salah satu kontraktor pemerintah
Republik Indonesia yang bergerak di bidang pertambangan batubara melalui Perjanjian
Kerjasama Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) generasi pertama yang
ditandatangani pada tanggal 14 September 1982, dengan nomor perjanjian Kerja sama
J2/Ji.DU/40/82, yang berlaku selama 30 tahun dari awal produksi komersial pertama di
tahun 1993. Pada tahun 2022, kontrak PKP2B berubah menjadi lzin Usaha
Pertambangan Khusus (IUPK) yang ditandatangani pada tanggal 16 Desember 2022,
dengan Nomor Perjanjian Kerja Sama 14/1/IUP/PMA/2022, yang berlaku selama 10
tahun.
Berdasarkan perjanjian tersebut, Kideco beroperasi di wilayah Kabupaten Paser,
Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya berada di Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu
Sopang. Lokasi Kideco berada sekitar 130 km dari kota Balikpapan ke arah selatan. Jen is
transportasi yang dapat digunakan untuk mencapai area ini adalah dengan
menggunakan speedboat ± 20 menit untuk menyeberangi Teluk Balikpapan dan
dilanjutkan dengan menggunakan kendaraan roda 2 atau roda 4 dengan waktu
tempuh ± 4 jam.
Pada kontrak wilayah PKP2B Kideco memiliki 4 block penambangan dengan
total luasan awal setelah dilakukan Tata Batas pada tahun 2011 dan berdasarkan surat
dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No. 175/30/DJB/2015 tertanggal 29 Januari
2015 perihal Perubahan Lampiran Keputusan No. 959.K/DJB/2014 tertanggal 17
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JUL 2025 Page 2
Page 4
PT KIDECO JAYA AGUNG
November 2014, adalah seluas 50.921 Ha. Pada tahun 2017, luasan wilayah Kideco
diubah berdasarkan surat dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No.
2444/30/DJB/2017 tertanggal 10 November 2017 perihal Revisi Persetujuan Rencana
Kegiatan Pada Seluruh Wilayah PKP2B, dimana total luasan wilayah PKP2B Kideco
menjadi 47,500 Ha. Pada tahun 2022, luasan wilayah Kideco diubah kembali
berdasarkan dari Surat Keputusan Menteri Investasi / Kepala Badan Koordinasi
Penanaman Modal No. 14/1/IUP/PMA/2022 tertanggal 16 Desember 2022 perihal
perubahan kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B)
Badan Usaha menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dengan total luasan
wilayah IUPK Kideco menjadi 33,887 Ha, yang terbagi menjadi 2 block, antara lain
sebagai berikut:
Table 2. Total Luasan Wilayah/Block/Konsesi IUPK
Nama Wilayah/Block/Konsesi IUPK Luas (Ha)
Block Roto Samurangau 27,327
Block Susubang Uko 6,560
Total Luasan 33,887
Laporan ini merupakan penyampaian atau laporan kepada para pihak yang
berkepentingan mengenai hasil kegiatan eksplorasi secara ringkas yang telah dilakukan
pada bulan Juli 2025 dimana pelaporan ini dibuat dan dilaporkan secara independen
pada Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Kideco atau selanjutnya disebut sebagai
Ringkasan Pelaporan Hasil Eksplorasi (PHE) Periode Juli 2025 pada wilayah IUPK Kideco.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JUL 2025 Page 3
Page 5
PT KIDECO JAYA AGUNG
2. KONDISI UMUM
Pada sebagian lokasi pada Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko
telah dilakukan operasi penambangan dengan metode tambang terbuka dengan
menggunakan Truck dan Excavator, yang dikerjakan oleh Kideco dibantu oleh
kontraktor pertambangan dengan sistem rental untuk produksi batubara dan kontrak
penggalian tanah penutup, namun pada beberapa lokasi masih dilakukan kegiatan
eksplorasi detail untuk memastikan kemenerusan perlapisan batubara dan
kemungkinan untuk dapat dilakukan penambangan secara ekonomis. Target produksi
batubara yang direncanakan pada tahun ini sesuai dengan perencanaan adalah sebesar
30.03 juta ton.
Pemilihan metode penambangan tambang terbuka seperti yang disebutkan
diatas dikarenakan terdapat banyaknya perlapisan batubara (multi seam) yang dibatasi
oleh perlapisan batuan (interburden) yang tidak terlalu tebal, selain itu perlapisan
batubara memiliki kemiringan perlapisan (dip) landai hingga sangat curam. Dalam
operasional tambang terbuka, material interburden dan overburden atau bisa juga
disebut waste sebagian besar diangkut keluar tambang (pit) dan ditempatkan pada
area yang telah direncanakan di luar pit hingga batas kedalaman pit tercapai. Dalam
proses penambangan, tambang atau pit dibagi menjadi beberapa sector atau area.
Setelah batas kedalaman salah satu sector atau area pit tersebut dapat tertutup kembali
seperti yang telah direncanakan.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JUL 2025 Page 4
Page 6
PT KIDECO JAYA AGUNG
Operasi tambang terbuka menggunakan hydraulic excavator dengan ukuran
tepat dan disesuaikan dengan kapasitas angkut truck, sehingga dapat digunakan untuk
menambang batubara dan waste secara efisien. Batubara hasil penambangan yang
diangkut keluar dari pit (ROM) tidak melalui proses pencucian, tetapi dihancurkan untuk
menghasilkan produk batubara yang nantinya diangkut kepelabuhan untuk dipasarkan.
Area Kideco memiliki struktur geologi mayor yaitu pembentukan lipatan (antiklin
dan sinklin) yang memanjang dari utara - selatan hingga timur laut - barat daya dengan
kemiringan sayap lipatannya berkisar antara 10°~ 60°. Kemiringan lapisan batubara
(seam) di area Kideco berkisar 20°~ 90° memanjang dari timur ke barat. Struktur lipatan
yang terbentuk merupakan struktur lipatan yang asimetris yang melandai dari
perlapisan yang paling muda (atas). Struktur sesar juga berasosiasi dengan struktur
mayor berupa lipatan ini.
Pada laporan saat ini mencantumkan 2 wilayah block penambangan Kideco,
yaitu Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko. Block Roto Samurangau
tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi Berai, Formasi Pamaluan, Formasi
Tanjung, Formasi Pitap, Batuan Granit dan Diorit dan Formasi Haruyan dengan formasi
pembawa batubara adalah Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah – Miosen
Akhir, sedangkan Block Susubang-Uko tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi
Berai, Formasi Tanjung, dan Formasi Pitap dengan formasi pembawa batubara adalah
Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah - Miosen Akhir dan Formasi Tanjung
yang berumur Eosen Akhir yang terletak pada sisi barat daya.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JUL 2025 Page 5
Page 7
PT KIDECO JAYA AGUNG
Terdapat lebih dari 50 lapisan batubara yang telah teridentifikasi pada Pit Roto
dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 26.2 meter. Pada Pit
Samurangau, terdapat 85 lapisan batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan
sebenarnya mencapai 10.6 meter. Sedangkan pada Pit Susubang, terdapat 41 lapisan
batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 4.6 meter.
Pada Block Roto Samurangau terbagi menjadi 2 area penambangan utama yaitu
Block Roto & Block Samurangau. Block Roto terdiri dari beberapa pit : Roto North (RTN),
Roto Middle (RTM), Roto South (RTS) dan Roto South G (RTS-G). Pada Block
Samurangau terdiri dari beberapa pit: Samurangau A (SM-A), Samurangau B (SM-B),
Samurangau C (SM-C) dan Samurangau D (SM-D), sedangkan pada Block Susubang
hanya terdiri satu pit yaitu Pit Susubang (SSB).
3. PELAKSANA KEGIATAN EKSPLORASI
Kegiatan eksplorasi dilaksanakan oleh kontraktor pemboran Kideco, yaitu PT
Mintec Abadi (Mintec) dan PT Kumala Drillindo Persada (Kumala) dibawah pengawasan
penuh Competent Person Indonesia (CPI) Kideco. Selain itu, pada kontraktor tersebut
juga terdapat Competent Person Indonesia (CPI) di bidang kegiatan eksplorasi yang
ikut terlibat dalam pengawasan kegiatan eksplorasi yang sedang berlangsung.
Kegiatan eksplorasi yang dilakukan adalah : pemetaan geologi, pemboran,
logging geofisika, dan analisa kualitas. Peralatan dan perlengkapan yang digunakan
sesuai dengan standar yang telah ditetapkan untuk masing – masing tipe kegiatan dan
pekerjaan. Pelaksanaan kegiatan eksplorasi tersebut telah mengikuti standart pekerjaan
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JUL 2025 Page 6
Page 8
PT KIDECO JAYA AGUNG
yang telah ditetapkan dan diawasi secara langsung oleh Competent Person Indonesia
(CPI).
4. HASIL KEGIATAN EKSPLORASI
4.1. Daerah Eksplorasi
Daerah kegiatan pemboran pada bulan Juli 2025 dilakukan di 5 area Pit berbeda,
yaitu Roto Middle (RTM), Roto South (RTS), Roto South G (RTSG), Samurangau (SM-
AC), dan Susubang (SSB). Kegiatan pemboran tersebut dikerjakan oleh kontraktor
pemboran PT Kideco Jaya Agung yaitu PT Mintec Abadi (Mintec) dan PT Kumala
Drillindo Persada (Kumala).
4.2. Metode Eksplorasi
Pemboran dilakukan baik secara vertikal maupun pemboran miring sesuai
dengan target perlapisan batubara. Pemboran yang dilakukan menggunakan metoda
partly cored dan full coring sesuai target kedalaman perlapisan batubara dan
kebutuhan akan analisa geoteknik terhadap perlapisan batuan pengapit batubara.
Pemboran open hole menggunakan batang bor NQ (diameter dalam 60.3mm)
sedangkan partly cored dengan batang bor HQ (diameter dalam 77.8mm). Setelah
dilakukan pemboran dengan metoda tersebut, kemudian dilanjutkan dengan logging
geofisika untuk mendapatkan kedalaman batubara. Setelah kedalaman batubara
diketahui, perolehan conto (core recovery) untuk batubara dipastikan lebih dari atau
sama dengan 95%.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JUL 2025 Page 7
Page 9
PT KIDECO JAYA AGUNG
Logging geofisika dilakukan untuk membuktikan dan membandingkan posisi
kedalaman perlapisan batubara target dengan hasil coring yang telah dilakukan pada
kegiatan pemboran. Sehingga didapatkan posisi kedalaman batubara secara akurat
dan diperkuat dengan bukti bukti yang jelas.
Reconcile log geofisika dengan sebagian besar titik bor pemboran dengan conto
batuan ataupun pemboran tanpa conto dapat meningkatkan akurasi data yang
diperoleh. Pada umumnya, data log geofisika yang diperoleh berupa data gamma ray,
density, dan caliper. Data yang diperoleh termasuk kedalaman litologi batuan
penyusun, ketebalan, dan parting.
4.3. Biaya Eksplorasi
Biaya kegiatan pemboran eksplorasi pada periode bulan Juli 2025 untuk setiap
kontraktor pemboran PT Kideco Jaya Agung dapat dilihat pada tabel di bawah ini :
Table 3. Biaya Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Juli 2025
BIAYA EKSPLORASI
NO KONTRAKTOR EKSPLORASI KETERANGAN
(Juli)
1 PT MINTEC ABADI Rp 1,803,070,950 13 Holes ~ 2,095.50 meter
2 PT KUMALA DRILLINDO PERSADA Rp 2,805,010,000 24 Holes ~ 4,769.00 meter
TOTAL Rp 4,608,080,950 37 Holes ~ 6,864.50 meter
4.4. Pengawasan Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi dilakukan oleh perusahaan kontraktor pemboran
PT Kideco Jaya Agung, yaitu PT Mintec Abadi dan PT Kumala Drillindo Persada. PT
Mintec Abadi mengoperasikan 3 unit mesin bor yaitu 1 unit Mustang 9-F4 (DM02), 1
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JUL 2025 Page 8
Page 10
PT KIDECO JAYA AGUNG
unit Jacro 500 (DM05) dan 1 unit Jacro 300 (DM06). PT Kumala Drillindo Persada
mengoperasikan 5 unit mesin bor yaitu 5 unit Jacro 400 (RIG02, RIG03, RIG04, RIG05
dan RIG06). Pengawasan kegiatan eksplorasi oleh PT Mintec Abadi dan PT Kumala
Drillindo Persada dilakukan langsung oleh masing - masing penanggungjawab
operasional dan disupervisi oleh PT Kideco Jaya Agung.
4.5. Hasil Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi pada bulan Juli 2025 dilakukan pada 5 area yaitu
area Roto Middle (RTM), Roto South (RTS), Roto South G (RTSG), Samurangau (SM-AC),
dan Susubang (SSB). Detail hasil kegiatan eksplorasi pada setiap area tersebut dapat
dilihat pada tabel di bawah ini.
Table 4. Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Juli 2025
A/PLAN JUL YEAR TO DATE
AREA
HOLE DEPTH HOLE DEPTH HOLE DEPTH
1 SUWI - - - - - -
2 RTN ~ SM6 - - - - - -
3 RTS-G 9 1,800 9 1,153.50 25 3,672.60
4 RTM 8 2,000 13 3,107.50 47 11,669.80
5 RTS 5 1,000 4 692.50 43 7,890.00
6 SSB 8 1,600 7 969.00 60 9,721.50
7 SM-AC 5 900 4 942.00 30 5,792.70
8 SM-D - - - - 15 2,618.80
9 SELUYUS - - - - - -
10 UKO - - - - - -
TOTAL 35 7,300 37 6,864.50 220 41,365.40
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JUL 2025 Page 9
Page 11
PT KIDECO JAYA AGUNG
Table 5. Detail Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Juli 2025
DRILLING PROGRESS
HOLE ID AREA REMARK
O. HOLE CORING T/ DEPTH L/ DEPTH
Depth Cont. From Last
1 2506SMMT26 63.00 - 63.00 272.00
Month
2 2507SMMT27 125.40 105.60 231.00 224.00
3 2507SMMT28 SM 132.20 92.80 225.00 218.00
4 2507SMMT29 159.10 62.90 222.00 215.00
2507SMMT30 201.00 - 201.00 On Progress
Depth Cont. From Last
5 2506RSGMT18 17.30 6.00 23.30 173.00
Month
6 2507RSGMT19 120.00 - 120.00 116.00
7 2507RSGMT20 120.00 - 120.00 116.00
8 2507RSGMT21 192.00 - 192.00 188.50
9 2507RSGMT22 85.60 40.40 126.00 70.00
RTSG
10 2507RSGMT23 53.30 35.90 89.20 86.00
11 2507RSGMT24 189.00 - 189.00 185.00
12 2507RSGMT25 120.80 29.20 150.00 143.00
2507RSGMT26 81.00 - 81.00 On Progress
Depth Cont. From Last
13 2506RSGMT16 42.80 20.20 63.00 128.00
Month
Depth Cont. From Last
14 2506RTMKD13 133.50 37.50 171.00 270.00
Month
15 2507RTMKD15 282.00 - 282.00 266.00
16 2507RTMKD17 282.00 - 282.00 270.00
17 2507RTMKD19 231.00 - 231.00 221.00
18 2507RTMKD21 261.00 - 261.00 245.00
19 2507RTMKD23 282.00 - 282.00 266.00
RTM Depth Cont. From Last
20 2506RTMKD12 62.50 - 62.50 255.00
Month
21 2507RTMKD14 282.00 - 282.00 272.00
22 2507RTMKD16 282.00 - 282.00 267.00
23 2507RTMKD18 240.00 - 240.00 237.00
24 2507RTMKD20 282.00 - 282.00 266.00
25 2507RTMKD22 180.00 - 180.00 170.00
26 2507RTMKD24 270.00 - 270.00 261.00
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JUL 2025 Page 10
Page 12
PT KIDECO JAYA AGUNG
DRILLING PROGRESS
HOLE ID AREA REMARK
O. HOLE CORING T/ DEPTH L/ DEPTH
Depth Cont. From Last
27 2506RTSKD39 105.50 94.00 199.50 227.00
Month
28 2507RTSKD40 160.50 39.50 200.00 194.00
RTS
29 2507RTSKD41 9.00 71.00 80.00 74.00
30 2507RTSKD42 129.00 84.00 213.00 206.50
Depth Cont. From Last
31 2506SSBKD53 - - - 167.00
Month
32 2507SSBKD54 74.50 45.50 120.00 105.00
33 2507SSBKD56 116.00 65.00 181.00 173.00
34 2507SSBKD57 93.00 27.00 120.00 110.00
SSB
35 2507SSBKD59 89.50 90.50 180.00 167.00
Depth Cont. From Last
36 2506SSBKD52 59.50 16.50 76.00 158.00
Month
37 2507SSBKD55 50.00 54.00 104.00 95.00
2507SSBKD58 83.00 105.00 188.00 On Progress
TOTAL 5,742.00 1,122.50 6,864.50 7,077.00
4.6. Rencana Pemboran bulan Agustus 2025
Kegiatan pemboran pada bulan Agustus 2025 adalah melanjutkan aktivitas
kegiatan eksplorasi sesuai dengan rencana tahunan yang telah dicanangkan
sebelumnya. Dimana pada bulan Agustus direncanakan kegiatan eksplorasi
dilaksanakan pada Block Roto Samurangau yaitu area Roto Middle (RTM), Roto South
(RTS), Roto South G (RTS-G) Samurangau (SM-AC), dan pada Block Susubang Uko yaitu
area Susubang (SSB). Kegiatan pemboran pada bulan Agustus direncanakan dapat
menyelesaikan 35 lubang dengan target kedalaman 6,200.00 meter.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JUL 2025 Page 11
Page 13
LAPORAN KEGIATAN EKSPLO I
Page 14
PT KIDECO JAYA AGUNG
LEMBAR PERSETUJUAN
Tabel 1. Ringkasan Biaya dan Aktivitas Eksplorasi Kideco pada bulan Agustus 2025
Nama Area yang Metode Hasil Aktivitas
Biaya yang Pihak yang
Perusahaan / Dilakukan Pengujian dan Eksplorasi hingga Rencana Tindak
Dikeluarkan Melakukan
Anak Aktivitas Pemilihan Periode Pelaporan Lanjut
Eksplorasi
Perusahaan Eksplorasi Areal ini
Samurangau, Roto
Selatan G -
Rp 1,892,778,600 PT Mintec Abadi Pemboran lubang
Block Roto
terbuka (open
Samurangau
hole) dan
Total Lubang : 44
pemboran inti
Lubang
(coring),
Coring : 534.10 m Melanjutkan
PT KIDECO JAYA dilengkapi
Open Hole : aktifitas
AGUNG (KIDECO) dengan logging
6,848.90 m pemboran
geofisika dan
Total Kedalaman:
pengujian sample
Roto Middle, 7,383.00 meter
batubara serta
Roto South -
PT Kumala batuan
Block Roto
Rp 2,993,825,000 Drillindo pengapitnya
Samurangau &
Persada
Susubang - Block
Susubang Uko
Tanda
Deskripsi Nama Jabatan Tanggal
Tangan
Nenden Lestari Sidik Geologist 01-Sep-2025
Dibuat
Oleh
Vanesya Ika Rosyami Sub Section Head 01 Sep 2025
Diperiksa 02 Sept 2025
Eka Fajarsari H Department Head
Oleh
Weny Lesmana Division Head 02 Sep 2025
Disetujui Deputy Mining Operation &
Ikhsan Alman Latif
Oleh Technical Services Director
Mining Operation &
Hery Cahyono 4 Sept 2025
Technical Services Director
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan AUG 2025 Page 1
Page 15
PT KIDECO JAYA AGUNG
1. LATAR BELAKANG
PT Kideco Jaya Agung (Kideco) merupakan salah satu kontraktor pemerintah
Republik Indonesia yang bergerak di bidang pertambangan batubara melalui Perjanjian
Kerjasama Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) generasi pertama yang
ditandatangani pada tanggal 14 September 1982, dengan nomor perjanjian Kerja sama
J2/Ji.DU/40/82, yang berlaku selama 30 tahun dari awal produksi komersial pertama di
tahun 1993. Pada tahun 2022, kontrak PKP2B berubah menjadi Izin Usaha
Pertambangan Khusus (IUPK) yang ditandatangani pada tanggal 16 Desember 2022,
dengan Nomor Perjanjian Kerja Sama 14/1/IUP/PMA/2022, yang berlaku selama 10
tahun.
Berdasarkan perjanjian tersebut, Kideco beroperasi di wilayah Kabupaten Paser,
Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya berada di Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu
Sopang. Lokasi Kideco berada sekitar 130 km dari kota Balikpapan ke arah selatan. Jenis
transportasi yang dapat digunakan untuk mencapai area ini adalah dengan
menggunakan speedboat ± 20 menit untuk menyeberangi Teluk Balikpapan dan
dilanjutkan dengan menggunakan kendaraan roda 2 atau roda 4 dengan waktu
tempuh ± 4 jam.
Pada kontrak wilayah PKP2B Kideco memiliki 4 block penambangan dengan
total luasan awal setelah dilakukan Tata Batas pada tahun 2011 dan berdasarkan surat
dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No. 175/30/DJB/2015 tertanggal 29 Januari
2015 perihal Perubahan Lampiran Keputusan No. 959.K/DJB/2014 tertanggal 17
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan AUG 2025 Page 2
Page 16
PT KIDECO JAYA AGUNG
November 2014, adalah seluas 50.921 Ha. Pada tahun 2017, luasan wilayah Kideco
diubah berdasarkan surat dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No.
2444/30/DJB/2017 tertanggal 10 November 2017 perihal Revisi Persetujuan Rencana
Kegiatan Pada Seluruh Wilayah PKP2B, dimana total luasan wilayah PKP2B Kideco
menjadi 47,500 Ha. Pada tahun 2022, luasan wilayah Kideco diubah kembali
berdasarkan dari Surat Keputusan Menteri Investasi / Kepala Badan Koordinasi
Penanaman Modal No. 14/1/IUP/PMA/2022 tertanggal 16 Desember 2022 perihal
perubahan kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B)
Badan Usaha menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dengan total luasan
wilayah IUPK Kideco menjadi 33,887 Ha, yang terbagi menjadi 2 block, antara lain
sebagai berikut:
Table 2. Total Luasan Wilayah/Block/Konsesi IUPK
Nama Wilayah/Block/Konsesi IUPK Luas (Ha)
Block Roto Samurangau 27,327
Block Susubang Uko 6,560
Total Luasan 33,887
Laporan ini merupakan penyampaian atau laporan kepada para pihak yang
berkepentingan mengenai hasil kegiatan eksplorasi secara ringkas yang telah dilakukan
pada bulan Agustus 2025 dimana pelaporan ini dibuat dan dilaporkan secara
independen pada Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Kideco atau selanjutnya
disebut sebagai Ringkasan Pelaporan Hasil Eksplorasi (PHE) Periode Agustus 2025 pada
wilayah IUPK Kideco.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan AUG 2025 Page 3
Page 17
PT KIDECO JAYA AGUNG
2. KONDISI UMUM
Pada sebagian lokasi pada Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko
telah dilakukan operasi penambangan dengan metode tambang terbuka dengan
menggunakan Truck dan Excavator, yang dikerjakan oleh Kideco dibantu oleh
kontraktor pertambangan dengan sistem rental untuk produksi batubara dan kontrak
penggalian tanah penutup, namun pada beberapa lokasi masih dilakukan kegiatan
eksplorasi detail untuk memastikan kemenerusan perlapisan batubara dan
kemungkinan untuk dapat dilakukan penambangan secara ekonomis. Target produksi
batubara yang direncanakan pada tahun ini sesuai dengan perencanaan adalah sebesar
30.03 juta ton.
Pemilihan metode penambangan tambang terbuka seperti yang disebutkan
diatas dikarenakan terdapat banyaknya perlapisan batubara (multi seam) yang dibatasi
oleh perlapisan batuan (interburden) yang tidak terlalu tebal, selain itu perlapisan
batubara memiliki kemiringan perlapisan (dip) landai hingga sangat curam. Dalam
operasional tambang terbuka, material interburden dan overburden atau bisa juga
disebut waste sebagian besar diangkut keluar tambang (pit) dan ditempatkan pada
area yang telah direncanakan di luar pit hingga batas kedalaman pit tercapai. Dalam
proses penambangan, tambang atau pit dibagi menjadi beberapa sector atau area.
Setelah batas kedalaman salah satu sector atau area pit tersebut dapat tertutup kembali
seperti yang telah direncanakan.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan AUG 2025 Page 4
Page 18
PT KIDECO JAYA AGUNG
Operasi tambang terbuka menggunakan hydraulic excavator dengan ukuran
tepat dan disesuaikan dengan kapasitas angkut truck, sehingga dapat digunakan untuk
menambang batubara dan waste secara efisien. Batubara hasil penambangan yang
diangkut keluar dari pit (ROM) tidak melalui proses pencucian, tetapi dihancurkan untuk
menghasilkan produk batubara yang nantinya diangkut kepelabuhan untuk dipasarkan.
Area Kideco memiliki struktur geologi mayor yaitu pembentukan lipatan (antiklin
dan sinklin) yang memanjang dari utara - selatan hingga timur laut - barat daya dengan
kemiringan sayap lipatannya berkisar antara 10°~ 60°. Kemiringan lapisan batubara
(seam) di area Kideco berkisar 20°~ 90° memanjang dari timur ke barat. Struktur lipatan
yang terbentuk merupakan struktur lipatan yang asimetris yang melandai dari
perlapisan yang paling muda (atas). Struktur sesar juga berasosiasi dengan struktur
mayor berupa lipatan ini.
Pada laporan saat ini mencantumkan 2 wilayah block penambangan Kideco,
yaitu Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko. Block Roto Samurangau
tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi Berai, Formasi Pamaluan, Formasi
Tanjung, Formasi Pitap, Batuan Granit dan Diorit dan Formasi Haruyan dengan formasi
pembawa batubara adalah Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah – Miosen
Akhir, sedangkan Block Susubang-Uko tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi
Berai, Formasi Tanjung, dan Formasi Pitap dengan formasi pembawa batubara adalah
Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah - Miosen Akhir dan Formasi Tanjung
yang berumur Eosen Akhir yang terletak pada sisi barat daya.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan AUG 2025 Page 5
Page 19
PT KIDECO JAYA AGUNG
Terdapat lebih dari 50 lapisan batubara yang telah teridentifikasi pada Pit Roto
dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 26.2 meter. Pada Pit
Samurangau, terdapat 85 lapisan batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan
sebenarnya mencapai 10.6 meter. Sedangkan pada Pit Susubang, terdapat 41 lapisan
batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 4.6 meter.
Pada Block Roto Samurangau terbagi menjadi 2 area penambangan utama yaitu
Block Roto & Block Samurangau. Block Roto terdiri dari beberapa pit : Roto North (RTN),
Roto Middle (RTM), Roto South (RTS) dan Roto South G (RTS-G). Pada Block
Samurangau terdiri dari beberapa pit: Samurangau A (SM-A), Samurangau B (SM-B),
Samurangau C (SM-C) dan Samurangau D (SM-D), sedangkan pada Block Susubang
hanya terdiri satu pit yaitu Pit Susubang (SSB).
3. PELAKSANA KEGIATAN EKSPLORASI
Kegiatan eksplorasi dilaksanakan oleh kontraktor pemboran Kideco, yaitu PT
Mintec Abadi (Mintec) dan PT Kumala Drillindo Persada (Kumala) dibawah pengawasan
penuh Competent Person Indonesia (CPI) Kideco. Selain itu, pada kontraktor tersebut
juga terdapat Competent Person Indonesia (CPI) di bidang kegiatan eksplorasi yang
ikut terlibat dalam pengawasan kegiatan eksplorasi yang sedang berlangsung.
Kegiatan eksplorasi yang dilakukan adalah : pemetaan geologi, pemboran,
logging geofisika, dan analisa kualitas. Peralatan dan perlengkapan yang digunakan
sesuai dengan standar yang telah ditetapkan untuk masing – masing tipe kegiatan dan
pekerjaan. Pelaksanaan kegiatan eksplorasi tersebut telah mengikuti standart pekerjaan
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan AUG 2025 Page 6
Page 20
PT KIDECO JAYA AGUNG
yang telah ditetapkan dan diawasi secara langsung oleh Competent Person Indonesia
(CPI).
4. HASIL KEGIATAN EKSPLORASI
4.1. Daerah Eksplorasi
Daerah kegiatan pemboran pada bulan Agustus 2025 dilakukan di 5 area Pit
berbeda, yaitu Roto Middle (RTM), Roto South (RTS), Roto South G (RTSG), Samurangau
(SM-AC), dan Susubang (SSB). Kegiatan pemboran tersebut dikerjakan oleh kontraktor
pemboran PT Kideco Jaya Agung yaitu PT Mintec Abadi (Mintec) dan PT Kumala
Drillindo Persada (Kumala).
4.2. Metode Eksplorasi
Pemboran dilakukan baik secara vertikal maupun pemboran miring sesuai
dengan target perlapisan batubara. Pemboran yang dilakukan menggunakan metoda
partly cored dan full coring sesuai target kedalaman perlapisan batubara dan
kebutuhan akan analisa geoteknik terhadap perlapisan batuan pengapit batubara.
Pemboran open hole menggunakan batang bor NQ (diameter dalam 60.3mm)
sedangkan partly cored dengan batang bor HQ (diameter dalam 77.8mm). Setelah
dilakukan pemboran dengan metoda tersebut, kemudian dilanjutkan dengan logging
geofisika untuk mendapatkan kedalaman batubara. Setelah kedalaman batubara
diketahui, perolehan conto (core recovery) untuk batubara dipastikan lebih dari atau
sama dengan 95%.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan AUG 2025 Page 7
Page 21
PT KIDECO JAYA AGUNG
Logging geofisika dilakukan untuk membuktikan dan membandingkan posisi
kedalaman perlapisan batubara target dengan hasil coring yang telah dilakukan pada
kegiatan pemboran. Sehingga didapatkan posisi kedalaman batubara secara akurat
dan diperkuat dengan bukti bukti yang jelas.
Reconcile log geofisika dengan sebagian besar titik bor pemboran dengan conto
batuan ataupun pemboran tanpa conto dapat meningkatkan akurasi data yang
diperoleh. Pada umumnya, data log geofisika yang diperoleh berupa data gamma ray,
density, dan caliper. Data yang diperoleh termasuk kedalaman litologi batuan
penyusun, ketebalan, dan parting.
4.3. Biaya Eksplorasi
Biaya kegiatan pemboran eksplorasi pada periode bulan Agustus 2025 untuk
setiap kontraktor pemboran PT Kideco Jaya Agung dapat dilihat pada tabel di bawah
ini :
Table 3. Biaya Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Agustus 2025
BIAYA EKSPLORASI
NO KONTRAKTOR EKSPLORASI KETERANGAN
(Agustus)
1 PT MINTEC ABADI Rp 1,892,778,600 14 Holes ~ 2,127.00 meter
2 PT KUMALA DRILLINDO PERSADA Rp 2,993,825,000 30 Holes ~ 5,256.00 meter
TOTAL Rp 4,886,603,600 44 Holes ~ 7,383.00 meter
4.4. Pengawasan Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi dilakukan oleh perusahaan kontraktor pemboran
PT Kideco Jaya Agung, yaitu PT Mintec Abadi dan PT Kumala Drillindo Persada. PT
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan AUG 2025 Page 8
Page 22
PT KIDECO JAYA AGUNG
Mintec Abadi mengoperasikan 3 unit mesin bor yaitu 1 unit Mustang 9-F4 (DM02), 1
unit Jacro 500 (DM05) dan 1 unit Jacro 300 (DM06). PT Kumala Drillindo Persada
mengoperasikan 5 unit mesin bor yaitu 5 unit Jacro 400 (RIG02, RIG03, RIG04, RIG05
dan RIG06). Pengawasan kegiatan eksplorasi oleh PT Mintec Abadi dan PT Kumala
Drillindo Persada dilakukan langsung oleh masing - masing penanggungjawab
operasional dan disupervisi oleh PT Kideco Jaya Agung.
4.5. Hasil Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi pada bulan Agustus 2025 dilakukan pada 5 area
yaitu area Roto Middle (RTM), Roto South (RTS), Roto South G (RTSG), Samurangau
(SM-AC), dan Susubang (SSB). Detail hasil kegiatan eksplorasi pada setiap area tersebut
dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Table 4. Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Agustus 2025
A/PLAN AUG YEAR TO DATE
AREA
HOLE DEPTH HOLE DEPTH HOLE DEPTH
1 SUWI - - - - - -
2 RTN ~ SM6 - - - - - -
3 RTS-G 6 800 9 849.00 34 4,521.60
4 RTM 10 2,000 16 3,438.00 63 15,107.80
5 RTS 3 600 2 321.00 45 8,211.00
6 SSB 8 1,600 12 1,497.00 72 11,218.50
7 SM-AC 8 1,200 5 1,278.00 35 7,070.70
8 SM-D - - - - 15 2,618.80
9 SELUYUS - - - - - -
10 UKO - - - - - -
TOTAL 35 6,200 44 7,383.00 264 48,748.40
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan AUG 2025 Page 9
Page 23
PT KIDECO JAYA AGUNG
Table 5. Detail Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Agustus 2025
DRILLING PROGRESS
HOLE ID AREA REMARK
O. HOLE CORING T/ DEPTH L/ DEPTH
Depth Cont. From Last
1 2507SMMT30 69.00 - 69.00 263.00
Month
2 2508SMMT31 228.80 41.20 270.00 263.00
3 2508SMMT32 SM 231.80 26.20 258.00 250.00
4 2508SMMT34 270.00 - 270.00 260.00
5 2508SMMT35 231.00 - 231.00 224.00
2508SMMT33 180.00 - 180.00 On Progress
Depth Cont. From Last
6 2507RSGMT26 - - - 76.50
Month
7 2508RSGMT27 165.00 - 165.00 161.50
8 2508RSGMT28 87.00 - 87.00 83.00
9 2508RSGMT29 192.00 - 192.00 188.00
RTSG
10 2508RSGMT30 81.00 - 81.00 77.00
11 2508RSGMT31 81.00 - 81.00 77.00
12 2508RSGMT32 81.00 - 81.00 77.00
13 2508RSGMT33 81.00 - 81.00 77.00
14 2508RSGMT34 45.80 35.20 81.00 77.00
15 2508RTMKD25 291.00 - 291.00 284.50
16 2508RTMKD29 282.00 - 282.00 269.00
17 2508RTMKD31 279.00 - 279.00 269.00
18 2508RTMKD34 252.00 - 252.00 239.00
19 2508RTMKD36 120.00 - 120.00 113.00
20 2508RTMKD38 252.00 - 252.00 239.00
2508RTMKD41 252.00 - 252.00 On Progress
21 2508RTMKD26 153.00 - 153.00 146.00
22 2508RTMKD27 RTM 123.00 - 123.00 119.00
23 2508RTMKD28 180.00 - 180.00 173.00
24 2508RTMKD30 225.00 - 225.00 218.00
25 2508RTMKD32 150.00 - 150.00 143.00
26 2508RTMKD33 102.00 - 102.00 98.00
27 2508RTMKD35 150.00 - 150.00 140.00
28 2508RTMKD37 102.00 - 102.00 95.00
29 2508RTMKD39 273.00 - 273.00 263.00
30 2508RTMKD40 252.00 - 252.00 239.00
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan AUG 2025 Page 10
Page 24
PT KIDECO JAYA AGUNG
DRILLING PROGRESS
HOLE ID AREA REMARK
O. HOLE CORING T/ DEPTH L/ DEPTH
31 2508RTSKD43 85.00 104.00 189.00 182.00
RTS
32 2508RTSKD44 58.00 74.00 132.00 125.00
33 2508SSBKD60 85.00 41.00 126.00 116.50
34 2508SSBKD63 60.00 69.00 129.00 119.00
35 2508SSBKD67 71.50 54.50 126.00 118.00
36 2508SSBKD69 102.00 - 102.00 95.00
Depth Cont. From Last
37 2507SSBKD58 - - - 177.50
Month
38 2508SSBKD61 201.00 - 201.00 191.00
SSB
39 2508SSBKD62 201.00 - 201.00 197.00
40 2508SSBKD64 201.00 - 201.00 183.00
41 2508SSBKD65 120.00 30.00 150.00 140.00
42 2508SSBKD66 43.00 59.00 102.00 95.00
43 2508SSBKD68 57.00 - 57.00 53.00
44 2508SSBKD70 102.00 - 102.00 95.00
TOTAL 6,848.90 534.10 7,383.00 7,088.50
4.6. Rencana Pemboran bulan September 2025
Kegiatan pemboran pada bulan September 2025 adalah melanjutkan aktivitas
kegiatan eksplorasi sesuai dengan rencana tahunan yang telah dicanangkan
sebelumnya. Dimana pada bulan September direncanakan kegiatan eksplorasi
dilaksanakan pada Block Roto Samurangau yaitu area Roto Middle (RTM), Roto South
G (RTS-G) Samurangau (SM-AC), dan pada Block Susubang Uko yaitu area Susubang
(SSB). Kegiatan pemboran pada bulan September direncanakan dapat menyelesaikan
24 lubang dengan target kedalaman 4,050.00 meter.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan AUG 2025 Page 11
Page 25
Page 26
PT KIDECO JAYA AGUNG
LEMBAR PERSETUJUAN
Tabel 1. Ringkasan Biaya d an Aktivitas Eksplo rasi Kideco pada bulan September 2025
Nama Area yana lletode Hasil Aktivitas
Biaya yana Pihak yana
Perusahaan / Di I akukan Peneuiian dan Eksplorasi hineea Rencana Tindak
Anak Ak ti vi tas Dikeluarkan llelakukan Pe11ilihan Periode Pelaporan Lanjut
Eksplorasi
Perusahaan Eksplorasi Areal ini
.Samura ngau , Roto
Sela ta u G -
Rp 1,470,502,350 PT Minte c Abad i Pernbo rau lubang
Block Roto
t e rbuk a ( o pen
S amurangau
llo le ) da n
Tota l Lubang : 44
pemboran i nti
Lubang
( cor in g) ,
Cor ing 975 .40 rn Me I an j u t kan
PT KlDECO JAYA d i l engkap i
Opeu Ho l e aktif i tas
AGUNG ( K fDECO) dengan I ogg i ng
3,313.30 Ol pemboran
geof i s. ik a da n
Tota l Keda l aman :
pen g.uj i an samp le
Roto Middle , 4 , 288 . 70 mete r
batubara s e rta
Samu ra ugau -
PT Kurna I a ba t ua-n
Block Roto
Rp 1,931,453,000 Dr il l indo peugapi t nya
Samu ra ngau &
Pe rs ada
Susubang - Block
Susuba ng Uko
Tanda
Deskripsi Nama Jabatan Tanggal
Tangan
Dibuat
Nenden Lestari Sidik Geologist G_ 1 0kt 2025
O leh
Vanesya lka Rosyami Sub Section Head
\f1,~ 1 0kt 2025
~
Diperiksa
Eka Fajarsari H Department Head 2 Okt2025
O leh
Weny Lesmana Division Head _.A.1,11111(> 2 0kt 2025
•- I .,..,11:1•:
Disetujui
O leh
lkhsan Alman Latif
Deputy Mining Operation &
Technical Services Director
/
I
j
t_
'
3 0kt 2025
Mining Operation &
Hery Cahyono I
(~(
I -
1.I/ 1~~-
3 0kt 2025
Technical Services Director
(I •
V
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan SEP 2025 Page 1
Page 27
PT KIDECO JAYA AGUNG
1. LATAR BELAKANG
PT Kideco Jaya Agung (Kideco) merupakan salah satu kontraktor pemerintah
Republik Indonesia yang bergerak di bidang pertambangan batubara melalui Perjanjian
Kerjasama Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) generasi pertama yang
ditandatangani pada tanggal 14 September 1982, dengan nomor perjanjian Kerja sama
J2/Ji.DU/40/82, yang berlaku selama 30 tahun dari awal produksi komersial pertama di
tahun 1993. Pada tahun 2022, kontrak PKP2B berubah menjadi Izin Usaha
Pertambangan Khusus (IUPK) yang ditandatangani pada tanggal 16 Desember 2022,
dengan Nomor Perjanjian Kerja Sama 14/1/IUP/PMA/2022, yang berlaku selama 10
tahun.
Berdasarkan perjanjian tersebut, Kideco beroperasi di wilayah Kabupaten Paser,
Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya berada di Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu
Sopang. Lokasi Kideco berada sekitar 130 km dari kota Balikpapan ke arah selatan. Jenis
transportasi yang dapat digunakan untuk mencapai area ini adalah dengan
menggunakan speedboat ± 20 menit untuk menyeberangi Teluk Balikpapan dan
dilanjutkan dengan menggunakan kendaraan roda 2 atau roda 4 dengan waktu
tempuh ± 4 jam.
Pada kontrak wilayah PKP2B Kideco memiliki 4 block penambangan dengan
total luasan awal setelah dilakukan Tata Batas pada tahun 2011 dan berdasarkan surat
dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No. 175/30/DJB/2015 tertanggal 29 Januari
2015 perihal Perubahan Lampiran Keputusan No. 959.K/DJB/2014 tertanggal 17
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan SEP 2025 Page 2
Page 28
PT KIDECO JAYA AGUNG
November 2014, adalah seluas 50.921 Ha. Pada tahun 2017, luasan wilayah Kideco
diubah berdasarkan surat dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No.
2444/30/DJB/2017 tertanggal 10 November 2017 perihal Revisi Persetujuan Rencana
Kegiatan Pada Seluruh Wilayah PKP2B, dimana total luasan wilayah PKP2B Kideco
menjadi 47,500 Ha. Pada tahun 2022, luasan wilayah Kideco diubah kembali
berdasarkan dari Surat Keputusan Menteri Investasi / Kepala Badan Koordinasi
Penanaman Modal No. 14/1/IUP/PMA/2022 tertanggal 16 Desember 2022 perihal
perubahan kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B)
Badan Usaha menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dengan total luasan
wilayah IUPK Kideco menjadi 33,887 Ha, yang terbagi menjadi 2 block, antara lain
sebagai berikut:
Table 2. Total Luasan Wilayah/Block/Konsesi IUPK
Nama Wilayah/Block/Konsesi IUPK Luas (Ha)
Block Roto Samurangau 27,327
Block Susubang Uko 6,560
Total Luasan 33,887
Laporan ini merupakan penyampaian atau laporan kepada para pihak yang
berkepentingan mengenai hasil kegiatan eksplorasi secara ringkas yang telah dilakukan
pada bulan September 2025 dimana pelaporan ini dibuat dan dilaporkan secara
independen pada Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Kideco atau selanjutnya
disebut sebagai Ringkasan Pelaporan Hasil Eksplorasi (PHE) Periode September 2025
pada wilayah IUPK Kideco.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan SEP 2025 Page 3
Page 29
PT KIDECO JAYA AGUNG
2. KONDISI UMUM
Pada sebagian lokasi pada Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko
telah dilakukan operasi penambangan dengan metode tambang terbuka dengan
menggunakan Truck dan Excavator, yang dikerjakan oleh Kideco dibantu oleh
kontraktor pertambangan dengan sistem rental untuk produksi batubara dan kontrak
penggalian tanah penutup, namun pada beberapa lokasi masih dilakukan kegiatan
eksplorasi detail untuk memastikan kemenerusan perlapisan batubara dan
kemungkinan untuk dapat dilakukan penambangan secara ekonomis. Target produksi
batubara yang direncanakan pada tahun ini sesuai dengan perencanaan adalah sebesar
30.5 juta ton.
Pemilihan metode penambangan tambang terbuka seperti yang disebutkan
diatas dikarenakan terdapat banyaknya perlapisan batubara (multi seam) yang dibatasi
oleh perlapisan batuan (interburden) yang tidak terlalu tebal, selain itu perlapisan
batubara memiliki kemiringan perlapisan (dip) landai hingga sangat curam. Dalam
operasional tambang terbuka, material interburden dan overburden atau bisa juga
disebut waste sebagian besar diangkut keluar tambang (pit) dan ditempatkan pada
area yang telah direncanakan di luar pit hingga batas kedalaman pit tercapai. Dalam
proses penambangan, tambang atau pit dibagi menjadi beberapa sector atau area.
Setelah batas kedalaman salah satu sector atau area pit tersebut dapat tertutup kembali
seperti yang telah direncanakan.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan SEP 2025 Page 4
Page 30
PT KIDECO JAYA AGUNG
Operasi tambang terbuka menggunakan hydraulic excavator dengan ukuran
tepat dan disesuaikan dengan kapasitas angkut truck, sehingga dapat digunakan untuk
menambang batubara dan waste secara efisien. Batubara hasil penambangan yang
diangkut keluar dari pit (ROM) tidak melalui proses pencucian, tetapi dihancurkan untuk
menghasilkan produk batubara yang nantinya diangkut kepelabuhan untuk dipasarkan.
Area Kideco memiliki struktur geologi mayor yaitu pembentukan lipatan (antiklin
dan sinklin) yang memanjang dari utara - selatan hingga timur laut - barat daya dengan
kemiringan sayap lipatannya berkisar antara 10°~ 60°. Kemiringan lapisan batubara
(seam) di area Kideco berkisar 20°~ 90° memanjang dari timur ke barat. Struktur lipatan
yang terbentuk merupakan struktur lipatan yang asimetris yang melandai dari
perlapisan yang paling muda (atas). Struktur sesar juga berasosiasi dengan struktur
mayor berupa lipatan ini.
Pada laporan saat ini mencantumkan 2 wilayah block penambangan Kideco,
yaitu Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko. Block Roto Samurangau
tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi Berai, Formasi Pamaluan, Formasi
Tanjung, Formasi Pitap, Batuan Granit dan Diorit dan Formasi Haruyan dengan formasi
pembawa batubara adalah Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah – Miosen
Akhir, sedangkan Block Susubang-Uko tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi
Berai, Formasi Tanjung, dan Formasi Pitap dengan formasi pembawa batubara adalah
Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah - Miosen Akhir dan Formasi Tanjung
yang berumur Eosen Akhir yang terletak pada sisi barat daya.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan SEP 2025 Page 5
Page 31
PT KIDECO JAYA AGUNG
Terdapat lebih dari 50 lapisan batubara yang telah teridentifikasi pada Pit Roto
dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 26.2 meter. Pada Pit
Samurangau, terdapat 85 lapisan batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan
sebenarnya mencapai 10.6 meter. Sedangkan pada Pit Susubang, terdapat 41 lapisan
batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 4.6 meter.
Pada Block Roto Samurangau terbagi menjadi 2 area penambangan utama yaitu
Block Roto & Block Samurangau. Block Roto terdiri dari beberapa pit : Roto North (RTN),
Roto Middle (RTM), Roto South (RTS) dan Roto South G (RTS-G). Pada Block
Samurangau terdiri dari beberapa pit: Samurangau A (SM-A), Samurangau B (SM-B),
Samurangau C (SM-C) dan Samurangau D (SM-D), sedangkan pada Block Susubang
hanya terdiri satu pit yaitu Pit Susubang (SSB).
3. PELAKSANA KEGIATAN EKSPLORASI
Kegiatan eksplorasi dilaksanakan oleh kontraktor pemboran Kideco, yaitu PT
Mintec Abadi (Mintec) dan PT Kumala Drillindo Persada (Kumala) dibawah pengawasan
penuh Competent Person Indonesia (CPI) Kideco. Selain itu, pada kontraktor tersebut
juga terdapat Competent Person Indonesia (CPI) di bidang kegiatan eksplorasi yang
ikut terlibat dalam pengawasan kegiatan eksplorasi yang sedang berlangsung.
Kegiatan eksplorasi yang dilakukan adalah : pemetaan geologi, pemboran,
logging geofisika, dan analisa kualitas. Peralatan dan perlengkapan yang digunakan
sesuai dengan standar yang telah ditetapkan untuk masing – masing tipe kegiatan dan
pekerjaan. Pelaksanaan kegiatan eksplorasi tersebut telah mengikuti standar pekerjaan
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan SEP 2025 Page 6
Page 32
PT KIDECO JAYA AGUNG
yang telah ditetapkan dan diawasi secara langsung oleh Competent Person Indonesia
(CPI).
4. HASIL KEGIATAN EKSPLORASI
4.1. Daerah Eksplorasi
Daerah kegiatan pemboran pada bulan September 2025 dilakukan di 4 area Pit
berbeda, yaitu Roto Middle (RTM), Roto South G (RTSG), Samurangau (SM-AC), dan
Susubang (SSB). Kegiatan pemboran tersebut dikerjakan oleh kontraktor pemboran PT
Kideco Jaya Agung yaitu PT Mintec Abadi (Mintec) dan PT Kumala Drillindo Persada
(Kumala).
4.2. Metode Eksplorasi
Pemboran dilakukan baik secara vertikal maupun pemboran miring sesuai
dengan target perlapisan batubara. Pemboran yang dilakukan menggunakan metoda
partly cored dan full coring sesuai target kedalaman perlapisan batubara dan
kebutuhan akan analisa geoteknik terhadap perlapisan batuan pengapit batubara.
Pemboran open hole menggunakan batang bor NQ (diameter dalam 60.3mm)
sedangkan partly cored dengan batang bor HQ (diameter dalam 77.8mm). Setelah
dilakukan pemboran dengan metoda tersebut, kemudian dilanjutkan dengan logging
geofisika untuk mendapatkan kedalaman batubara. Setelah kedalaman batubara
diketahui, perolehan conto (core recovery) untuk batubara dipastikan lebih dari atau
sama dengan 95%.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan SEP 2025 Page 7
Page 33
PT KIDECO JAYA AGUNG
Logging geofisika dilakukan untuk membuktikan dan membandingkan posisi
kedalaman perlapisan batubara target dengan hasil coring yang telah dilakukan pada
kegiatan pemboran. Sehingga didapatkan posisi kedalaman batubara secara akurat
dan diperkuat dengan bukti bukti yang jelas.
Reconcile log geofisika dengan sebagian besar titik bor pemboran dengan conto
batuan ataupun pemboran tanpa conto dapat meningkatkan akurasi data yang
diperoleh. Pada umumnya, data log geofisika yang diperoleh berupa data gamma ray,
density, dan caliper. Data yang diperoleh termasuk kedalaman litologi batuan
penyusun, ketebalan, dan parting.
4.3. Biaya Eksplorasi
Biaya kegiatan pemboran eksplorasi pada periode bulan September 2025 untuk
setiap kontraktor pemboran PT Kideco Jaya Agung dapat dilihat pada tabel di bawah
ini :
Table 3. Biaya Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode September 2025
BIAYA EKSPLORASI
NO KONTRAKTOR EKSPLORASI KETERANGAN
(September)
1 PT MINTEC ABADI Rp 1,470,502,350 10 Holes ~ 1,637.20 meter
2 PT KUMALA DRILLINDO PERSADA Rp 1,931,453,000 34 Holes ~ 2,651.50 meter
TOTAL Rp 3,401,955,350 44 Holes ~ 4,288.70 meter
4.4. Pengawasan Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi dilakukan oleh perusahaan kontraktor pemboran
PT Kideco Jaya Agung, yaitu PT Mintec Abadi dan PT Kumala Drillindo Persada. PT
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan SEP 2025 Page 8
Page 34
PT KIDECO JAYA AGUNG
Mintec Abadi mengoperasikan 3 unit mesin bor yaitu 1 unit Mustang 9-F4 (DM02), 1
unit Jacro 500 (DM05) dan 1 unit Jacro 300 (DM06). PT Kumala Drillindo Persada
mengoperasikan 5 unit mesin bor yaitu 5 unit Jacro 400 (RIG02, RIG03, RIG04, RIG05
dan RIG06). Pengawasan kegiatan eksplorasi oleh PT Mintec Abadi dan PT Kumala
Drillindo Persada dilakukan langsung oleh masing - masing penanggungjawab
operasional dan disupervisi oleh PT Kideco Jaya Agung.
4.5. Hasil Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi pada bulan September 2025 dilakukan pada 4
area yaitu area Roto Middle (RTM), Roto South G (RTSG), Samurangau (SM-AC), dan
Susubang (SSB). Detail hasil kegiatan eksplorasi pada setiap area tersebut dapat dilihat
pada tabel di bawah ini.
Table 4. Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode September 2025
A/PLAN SEP YEAR TO DATE
AREA
HOLE DEPTH HOLE DEPTH HOLE DEPTH
1 SUWI - - - - - -
2 RTN ~ SM6 - - - - - -
3 RTS-G 4 450 4 309.00 38 4,830.60
4 RTM 7 1,400 7 857.50 70 15,965.30
5 RTS - - - - 45 8,211.00
6 SSB 5 1,000 7 755.00 79 11,973.50
7 SM-AC 8 1,200 26 2,367.20 61 9,437.90
8 SM-D - - - - 15 2,618.80
9 SELUYUS - - - - - -
10 UKO - - - - - -
TOTAL 24 4,050 44 4,288.70 308 53,037.10
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan SEP 2025 Page 9
Page 35
PT KIDECO JAYA AGUNG
Table 5. Detail Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode September 2025
DRILLING PROGRESS
HOLE ID AREA REMARK
O. HOLE CORING T/ DEPTH L/ DEPTH
1 2509RSGMT35 33.80 32.20 66.00 62.00
2 2509RSGMT36 81.00 - 81.00 77.00
RTSG
3 2509RSGMT37 81.00 - 81.00 77.00
4 2509RSGMT38 81.00 - 81.00 77.00
Depth Cont. From Last
5 2508RTMKD41 - - - 239.00
Month
6 2509RTMKD45 85.00 35.00 120.00 110.00
7 2509RTMKD46 39.50 23.50 63.00 59.00
8 2509RTMKD47 RTM 49.00 5.50 54.50 -
9 2509RTMKD42 120.00 - 120.00 101.00
10 2509RTMKD43 250.00 - 250.00 239.00
11 2509RTMKD44 250.00 - 250.00 239.00
Depth Cont. From Last
12 2508SMMT33 - - - 161.50
Month
13 2509SMMT36 242.30 9.70 252.00 242.00
14 2509SMMT37 252.00 - 252.00 242.00
15 2509SMMT38 270.00 - 270.00 260.00
16 2509SMMT40 270.00 - 270.00 263.00
2509SMMT41 156.80 25.40 182.20 On Progress
17 2509SMMT39 63.80 38.20 102.00 98.00
18 2509SMKD09 19.00 41.00 60.00 56.00
19 2509SMKD11 24.50 41.50 66.00 62.00
20 2509SMKD17 21.00 26.00 47.00 46.00
SM
21 2509SMKD02 30.00 36.00 66.00 62.00
22 2509SMKD05 64.00 36.00 100.00 95.00
23 2509SMKD08 64.00 36.00 100.00 95.00
24 2509SMKD12 46.00 34.00 80.00 74.00
25 2509SMKD14 36.00 33.00 69.00 68.00
26 2509SMKD15 22.10 5.90 28.00 28.00
27 2509SMKD18 40.00 - 40.00 39.00
28 2509SMKD01 - 35.00 35.00 32.00
29 2509SMKD03 7.00 32.00 39.00 35.00
30 2509SMKD04 - 32.00 32.00 29.00
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan SEP 2025 Page 10
Page 36
PT KIDECO JAYA AGUNG
31 2509SMKD06 - 41.00 41.00 38.00
32 2509SMKD07 10.00 35.00 45.00 41.00
33 2509SMKD10 12.00 20.00 32.00 28.00
34 2509SMKD13 - 30.00 30.00 29.00
35 2509SMKD16 23.00 12.00 35.00 34.00
36 2509SMKD19 12.50 27.50 40.00 39.00
37 2509SMKD20 15.00 39.00 54.00 53.00
38 2509SSBKD71 80.00 - 80.00 73.00
39 2509SSBKD72 80.00 - 80.00 77.00
40 2509SSBKD73 63.00 - 63.00 59.00
41 2509SSBKD74 98.00 52.00 150.00 143.00
SSB
42 2509SSBKD75 22.00 47.00 69.00 62.00
43 2509SSBKD76 128.00 - 128.00 122.00
44 2509SSBKD77 50.00 100.00 150.00 143.00
2509SSBKD78 21.00 14.00 35.00 On Progress
TOTAL 3,313.30 975.40 4,288.70 4,208.50
4.6. Rencana Pemboran bulan Oktober 2025
Kegiatan pemboran pada bulan Oktober 2025 adalah melanjutkan aktivitas
kegiatan eksplorasi sesuai dengan rencana tahunan yang telah dicanangkan
sebelumnya. Dimana pada bulan Oktober direncanakan kegiatan eksplorasi
dilaksanakan pada Block Roto Samurangau yaitu area Roto Middle (RTM), Samurangau
(SM-AC), dan pada Block Susubang Uko yaitu area Susubang (SSB). Kegiatan pemboran
pada bulan Oktober direncanakan dapat menyelesaikan 32 lubang dengan target
kedalaman 4,850.00 meter.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan SEP 2025 Page 11
Names mentioned 22 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG LEMBAR PERSETUJUAN Tabel
p.2 ×3
unresolved
—
Pcrusahaan
p.2
unresolved
org
PT Kumala
p.2 ×2
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG
p.3 ×38
unresolved
org
Menteri Investasi
p.4 ×3
unresolved
org
Koordinasi Penanaman Modal
p.4 ×3
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG Operasi
p.6 ×3
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG Terdapat
p.7 ×3
unresolved
org
PT Mintec Abadi
p.7 ×17
unresolved
org
PT Kumala Drillindo Persada
p.7 ×18
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG Logging
p.9 ×3
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG Table
p.11 ×3
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG DRILLING PROGRESS HOLE ID
p.12 ×2
unresolved
org
PT KIDECO JAYA
p.14
unresolved
org
PT Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan AUG
p.21
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG Mintec Abadi
p.22 ×2
unresolved
org
PT Minte
p.26
unresolved
org
PT KlDECO JAYA
p.26
unresolved
org
PT Kurna I
p.26
unresolved
—
Geologist
· G_
p.26
unresolved
org
PT Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan SEP
p.33
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.