Back to announcement
20251003_PGUN_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31954108_lamp1.pdf
Other Text extracted PGUNSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
Nomor: 045/DIR-PG/EXT-CORSEC/X/2025 Kabupaten Paser, 03 Oktober 2025
Kepada Yth :
Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower I lantai 6
Jakarta
Perihal : Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa
Dengaan Hormat,
Berdasarkan surat dari Bursa Efek Indonesia Nomor S-11281/BEI.PP1/10-2025 tanggal 01 Oktober 2025,
maka dengan ini kami sampaikan tanggapannya sebagai berikut :
1. Apakah setelah periode Laporan Keuangan Perseroan terkini yang terakhir kali disampaikan ke Bursa,
terdapat perolehan kontrak atau sumber pendapatan baru yang signifikan oleh Perseroan, atau transaksi
lainnya yang bersifat material, yang belum diungkapkan oleh Perseroan? Jika iya, agar dielaborasi.
Tanggapan :
Setelah periode Laporan Keuangan Perseroan terkini yang terakhir kali disampaikan kepada Bursa,
tidak terdapat perolehan kontrak atau sumber pendapatan baru yang signifikan oleh Perseroan, atau
transaksi lainnya yang bersifat material, yang belum diungkapkan oleh Perseroan.
2. Sehubungan dengan kegiatan bisnis Perseroan, agar dijelaskan:
a. Perkembangan terkini atas kegiatan bisnis yang dijalankan oleh Perseroan.
Tanggapan :
Perkembangan terkini atas kegiatan bisnis Perseroan Pada kuartal III tahun 2025, kegiatan
operasional Perseroan menunjukkan tren positif, antara lain:
Produksi Minyak Kelapa Sawit (CPO) meningkat sebesar 2.783 MT dibandingkan periode
yang sama tahun sebelumnya, seiring dengan pemulihan produksi pasca dampak El Nino serta
optimalisasi kebun.
Olahan Tandan Buah Segar (TBS) meningkat sebesar 17.741 MT, didukung oleh perbaikan
produktivitas lahan dan efisiensi operasional.
Produksi Kernel turut naik sebesar 1.337 MT, sejalan dengan peningkatan volume TBS yang
diolah.
b. Rencana strategis Perseroan selama tahun 2025-2026, meliputi perkembangan bisnis eksisting dan
rencana pengembangan bisnis baru (jika ada).
Page 2
Tanggapan :
Perseroan telah menyusun rencana strategis untuk memperkuat bisnis eksisting serta
mempersiapkan potensi pengembangan usaha, yang meliputi:
Program Replanting: target hingga akhir tahun 2026 mencapai ±2.000 hektar, guna
meningkatkan produktivitas kebun dan efisiensi jangka panjang.
Peningkatan Produksi TBS: melalui perbaikan sistem agronomi dan peningkatan
kelas lahan, Perseroan menargetkan pertumbuhan volume TBS secara bertahap dan
berkelanjutan.
Optimalisasi Produksi CPO: peningkatan kapasitas pabrik kelapa sawit dan perbaikan
rendemen untuk mendukung proyeksi kenaikan produksi CPO hingga tahun 2026.
Saat ini, data proyeksi produksi dan alokasi anggaran tahun 2026 masih dalam proses finalisasi
dan akan disampaikan lebih lanjut sesuai ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku.
3. Bagaimana perkembangan saat ini atas faktor-faktor makroekonomi maupun industri Perseroan yang
dapat mempengaruhi prospek usaha Perseroan kedepannya?
Tanggapan
Prospek usaha Perseroan ke depan tetap terjaga seiring dengan:
a. Harga komoditas global minyak kelapa sawit (CPO): Meskipun harga CPO global fluktuatif,
Perseroan relatif terlindungi karena sebagian besar produksi dialokasikan untuk memenuhi
kewajiban pasokan dalam negeri sesuai ketentuan Pemerintah. Dengan demikian, dampak
fluktuasi harga global terhadap pendapatan Perseroan lebih terbatas.
b. Kebijakan Pemerintah: Kebijakan Pemerintah, khususnya terkait mandatori biodiesel dan program
hilirisasi kelapa sawit, justru memberikan kepastian pasar bagi Perseroan. Seluruh hasil produksi
minyak kelapa sawit Perseroan terserap untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, sehingga
mendukung stabilitas permintaan.
c. Faktor makroekonomi lainnya: Pertumbuhan kebutuhan energi terbarukan dan pangan dalam
negeri, serta dukungan kebijakan Pemerintah terhadap industri sawit nasional, memberikan
prospek jangka panjang yang positif bagi Perseroan.
Dengan kondisi tersebut, Perseroan memandang prospek usaha ke depan masih stabil dan berpotensi
meningkat sejalan dengan dukungan regulasi dan kebutuhan pasar domestik.
4. Bagaimana kondisi persaingan usaha Perseroan saat ini? Apakah terdapat pergeseran pangsa pasar yang
signifikan?
Tanggapan :
Kondisi persaingan usaha di industri kelapa sawit saat ini relatif ketat, baik di pasar domestik maupun
global. Namun, Perseroan tidak terdampak secara langsung oleh dinamika persaingan tersebut karena
seluruh hasil produksi Minyak Kelapa Sawit (CPO) Perseroan dipasarkan kepada PT Jhonlin Agro
Raya Tbk, yang merupakan entitas afiliasi.
Melalui kerja sama ini, Perseroan memiliki kepastian penyerapan hasil produksi sehingga tidak
Page 3
menghadapi risiko pergeseran pangsa pasar secara signifikan. Dengan demikian, meskipun industri
sawit bersifat kompetitif, keberadaan offtaker tetap memberikan stabilitas pasar dan kepastian
pendapatan bagi Perseroan.
5. Apakah saat ini terdapat kejadian perkara hukum yang sedang dihadapi oleh Perseroan, Anak Usaha
Perseroan dan/atau anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Perseroan yang berdampak
material, yang belum diungkapkan oleh Perseroan? Jika ada, agar dielaborasi.
Tanggapan :
Saat ini Perseroan, maupun anggota Direksi dan Dewan Komisaris tidak sedang menghadapi perkara
hukum yang berdampak material dan belum diungkapkan oleh Perseroan. Dengan demikian, tidak
terdapat informasi hukum yang bersifat material yang perlu disampaikan lebih lanjut.
6. Menurut pengawasan Bursa, peningkatan harga saham tidak hanya terjadi pada Perseroan melainkan
juga pada saham Perusahaan Tercatat yang merupakan perusahaan dengan pengendalian yang sama
dengan Perseroan yaitu PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) dan PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE).
Agar dijelaskan:
a. Analisa manajemen terhadap tren ini.
Tanggapan :
Analisa manajemen terhadap tren ini Perseroan memandang bahwa peningkatan harga saham pada
PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) dan PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) terjadi semata-mata
sebagai mekanisme pasar yang dipengaruhi oleh sentimen investor, kondisi makroekonomi, serta
kinerja dan fundamental masing-masing emiten tersebut. Perseroan tidak memiliki keterlibatan
langsung dalam pengelolaan JARR maupun TEBE, sehingga pergerakan harga saham kedua
perusahaan tersebut merupakan refleksi dari penilaian pasar terhadap prospek bisnis masing-
masing emiten.
b. Apakah terdapat informasi yang Perseroan peroleh dari pemegang saham sehubungan dengan tren
tersebut? Jelaskan.
Tanggapan :
Perseroan tidak memperoleh informasi apapun dari pemegang saham sehubungan dengan tren
kenaikan harga saham dimaksud. Seluruh keterbukaan informasi yang dimiliki Perseroan telah
disampaikan kepada publik sesuai ketentuan peraturan yang berlaku.
Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya
Hormat Kami,
PT Pradiksi Gunatama Tbk
Tamlikho
Direktur
Names mentioned 5 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.