Back to announcement
Checklist OJK Juni 2025 Audited-Compressed.pdf
Financial statement Text extracted BMRISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 83
Page 1
Page 1 of83
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PAS.AR MODAL DI INDONESIA
Petunjuk Pengisian Checklist:
1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).
2. Tanda (v') diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.
3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda (v') diisi pada kolom 'Tidak Ada'
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.
4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (v') diisi pada kolom 'N/A'.
5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited),
Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Bidang Usaha Perbankan
Jenis penawaran Umum Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap I
30 Juni 2025 31 Desember 2024 31 Desember 2023
(Di audit) (Di audit) (Diaudit)
Nama Kantor Akuntan Publik Purwanto Susanti dan Surja Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan Tanudiredja, Wibisana, Rintis &
Rekan
Nama Partner Yovita Lucy Luciana Suhenda Lucy Luciana Suhenda
Tanpa Modifikasian Tanpa Modifikasian Tanpa Modifikasian
Opini Akuntan
(dahulu Wajar Tan pa Pengecualian) (dahulu Wajar Tanpa Pengecualian) (dahulu Wajar Tanpa Pengecualian)
Catatan tentang Opini (jika ada) - - -
Page 2
Page 2 of83
Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan POJK No. 75/POJK.04/2017 Tentang "Tanggung ✓
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan"
Data Keuangan Penting
30 Juni 2025 31 Desember 2024 31 Desember 2023
Periode Laporan Keuangan
(Di audit) (Diaudit) (Diaudit)
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
Komprehensif Lain Konsolidasian (Rp Juta)
Pendapatan Sunga dan Syariah 81.576.343 151.236. 027 132.544.470
Seban Sunga dan Syariah (29.192.706) (49.479.107) (36,657.896)
Pendapatan Sunga dan Syariah - Sersih 52.383.637 101.756.920 95.886.574
Laba Operasional 33.442.833 76.059.595 74,641.563
Laba Tahun Serjalan*l 26.850.326 61.165.121 60.051.870
Laba Tahun Serjalan yang Diatribusikan Kepada 24.455.082 55.782.742 55.060.057
Pemilik Entitas Induk
Total Penghasilan Komprehensif Tahun 29. 011.887 61.146. 765 60.957.959
Berjalan'*l
Total Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan 26.542. 797 55 .740.401 55.916. 730
yang Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk
Laba per Saham (dasar) 262,02 597,67 589,93
Laba per Saham (dilusian) 262,02 597,67 589,93
Page 3
Pnge 3 of83
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
(Rp Juta)
Jumlah Aset 2 .514. 684.369 2.427 .223.262 2.174.219.449
Jumlah Liabilitas 1. 970.4 73.443 1.860.408.316 1.660.442.815
Jumlah Liabilitas dan Dana Syirkah Temporer 2.216. 767.183 2.113. 748.581 1.886. 724.487
Jumlah Ekuitas 297.917.186 313.474.681 287.494. 962
Modal Disetor 11.666.667 11.666.667 11.666.667
Saldo Laba 200.995.012 220.050.469 197.303. 757
Rasio Keuangan Bank Only
(dalam %)
CAR 18,35% 20,10% 21,48%
ROA 2,89% 3,59% 4,03%
ROE 21,06% 24, 19% 27,31 %
NIM 4,61% 4,93% 5,25%
BOPO 63,79% 56,46% 51,88%
LOR 90,22% 98,04% 86,75%
NPL (gross) 1,08% 0,97% 1,02%
NPL (net) 0,39% 0,33% 0,29%
*) Laba bers,h konsohdas,an per 30 Jun, 2025, 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023 termasuk laba bersih yang dratri busikan kepada kepentrngan non pengendali mas,ng-masrng sebesar Rp2.395. 244, RpS.382.379 dan
Rp4.99 1.813.
.. ) Laba komprehensrf konsolidas,an per 30 Jun, 2025, 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023 termasuk laba komprehensif yang dratribusikan kepada kepentrngan non pengendali m asrng-masing sebesar Rp2.469.090,
RpS.406.364 dan RpS.041. 229.
Page 4
Page4 of83
Catatan :
1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecual i pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten
atau Perusahaan Publik.
2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.
~
-t-.,,--,,. ... -~;'!-c:f.;_~;..,~-•,· -- • - ~ - -
~ - . . k . ~ " " ' ...., ~-.....,;;;~~-
- --""~,-:;;;:-.;·--rr.,:
~....--.-=-- ~ - - ~ ,.----..,._~,(
L .- ---- ·r ---- --.-
- ~ - - - - _..._ ___ - - - -·-
- - - - -
u- -
I
_<.J
Laporan Keuangan Terdiri dari:
1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode \
2 Laporan laba rugi komprehensif selama periode \
3 Laporan perubahan ekuitas selama periode \
4 Laporan arus kas selama periode \
5 Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
✓
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.
6 Catatan atas Laporan Keuangan ✓
Ketentuan Umum
1. Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:
a. Gambaran umum Perusahaan; ✓ Catatan 1
b. Dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan; ✓ Catatan 2
C. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urut an penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos; dan ✓ Catatan 1 s.d. 68
d. Pengungkapan lainnya yang antara lain mellputi:
1) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan ; dan ✓
2) Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. ✓
Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk n ilai atau perse ntase untuk menjelaskan
Page 5
Page 5 of83
adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian". ✓
2. Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset Catatan 6g, Sc, 13d,
yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. ✓ 13e, 14d, 14e, 36f & 36g
3. Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
✓ Catatan 18b.7
diungkapkan alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
1. Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
a. Pendirian perusahaan
Catatan la
1) Riwayat ringkas perusahaan;
2) Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara; ✓ Catatan la
3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada
periode pelaporan; ✓ Catatan la
4) Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha; Catatan lh
5) Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau Catatan la dan lb
perampingan usaha dan kapasitas produksinya; dan ✓
6) Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. ✓ Catatan 56
7) Khusus Industri Media
✓
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.
8) Khusus Industri Jalan Toi
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
✓
tol tersebut.
9) Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
✓
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.
Page 6
Page6 of83
10) Khusus untuk Industri Perbankan
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada). ✓ Cat atan lb
11) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:
✓
• Nama lokasi;
✓
..
• Nama pemilik izin lokasi;
Tanggal perolehan lzin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya;
Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi; dan
✓
✓
• Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan; ✓
.
b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
Nama lokasi; ✓
✓
• Nama pemilik ijin lokasi;
✓
.
• Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya;
Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi;
Jumlah Cadangan Terbukti (Pl), keterangan tentang pihak yang melakukan
✓
•
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi; ✓
• Jumlah produksi pada tahun berjalan; dan ✓
• Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan. ✓
12) Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan; ✓
b) Rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH; dan ✓
c) Sisa umur HPH. ✓
b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1} Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang
diterbitkan di luar Indonesia; ✓ Catatan ld dan 1f
Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan; Catatan ld dan 1f
2)
J\\ , ~ (w-,
Page 7
Page7 of83
4) Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir. ✓ Catatan ld
C. Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak
langsung; ✓ Catatan lg
2) Tempat kedudukan; ✓ Catatan lg
3) Jenis usaha; ✓ Catatan lg
4) Tahun beroperasi secara komersial; ✓ Catatan lg
5) Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara Uika berbeda); ✓ Catatan lg
6) Total Aset; dan ✓ Catatan lg
7) Informasi penting lainnya antara lain:
a) Sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 50%
(Hrna puluh perseratus) hak suara yang sah; ✓
b) Alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 50%
(lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti
dengan pengendalian;
✓
c) Akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan
tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau
periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda; ✓
d) Sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk
mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran
kembali pinjaman atau uang muka; ✓
e) Suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas
induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk; dan ✓ Catatan lg
f) Dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkapkan:
Page 8
Page 8 of83
(1) Keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian,
dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada
pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada
✓ Catatan 59b
tanggal hilangnya Pengendalian;
(2) Jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan; ✓ Catatan 59b
(3) Jumlah harga yang diterima; ✓ Catatan 59b
( 4) Bagi an dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas; ✓ Laporan arus kas dan
Catatan 59
(5) Jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan; dan ✓ Infor masi ini tidak disajikan
karena tidak signifikan
(6) Jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori Informasi ini t idak disajikan
utamanya. ✓ karena tidak signifikan
d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite
audit; ✓ Catatan lh
2) Cakupan manajemen kunci; dan ✓ Catatan l h
3) Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
✓ Catatan lh
anak.
e. Penerbitan Laporan Keuangan
1) Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit; dan ✓ Catatan 2
2) Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. ✓ Catatan 2
r~~--:-.-;::----r-~-~----=---=f - ~-~.,-~~--~c~........-:--: r- ~---""'C'"· - ---:: - ~ - - : : " " ~ = - = : : !
~ . J 1 - ~ . : : . : _ _ ~ ~ - : r ; , . . ~ ~ - - - = - ~ ~ ~ ~ . : . . _ _ _ - _ -_______ .: - - - ~ ~ - - - - - - - - - · --=-~--~---= - 1~~
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:
a. Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan SAK. ✓ Catatan 2
b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan
Page 9
Page9 of83
1) Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost),
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar
✓ Catatan 2a
(fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.
2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. ✓ Catatan 2a
3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
a) Mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak; ✓ Catatan 2a
b) Fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan; dan ✓
c) Alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada). ✓
4) Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). ✓
c. Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen
1) Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan rnerniliki darnpak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang diakui dalarn laporan keuangan; ✓ Catatan 3
2) Perusahaan harus rnengungkapkan inforrnasi tentang asumsi yang dibuat rnengenai rnasa
depan, dan surnber utama dari estirnasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
yang merniliki risiko signifikan yang rnengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalarn periode pelaporan berikutnya; dan ✓ Catatan 3
3) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dirnaksud dalarn angka 2), catatan atas
laporan keuangan rnemasukkan rincian atas sifat dan jurnlah tercatat pada akhir periode Catatan 3 dan untuk nllai tercatat
pelaporan. ✓ dapat dlllhat dari m asing-maslng aset
& liabilitas terl<ait
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memaharni laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:
1) Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang rneliputi pos-pos entitas induk Catatan 2d
dan entitas anak; ✓
b) Dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalarn laporan keuangan
Page 10
Page 10 of83
entitas induk; Catatan 2d
✓
c) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
✓ Catatan 2d & 2an
Pengendalian atas entitas anak;
d) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak; ✓ Catatan 2d
e) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali; dan ✓ Catatan 2d
f) Pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah dieliminasi. ✓ Catatan 2d
2) Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan
untuk mengukur kepentingan nonpengendali; ✓ Catatan 2d & 2s
b) Pengakuan awal untuk goodwill; ✓ Catatan 2r.iii
Catatan 2r.iii
c) Pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill; dan ✓
d) Kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:
(1) Pembelian dengan diskon; ✓
(2) Akuisisi secara bertahap; dan ✓
(3) Imbalan kontinjensi. ✓
3) Kas dan setara kas;
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara
kas. ✓ Catatan 2g
4) Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi; ✓ Catatan 2c
(2) Pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori; ✓ Catatan 2c
(3) Ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan; ✓ Catatan 2c
(4) Metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan; Catatan 2c
✓
(S) Metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset
✓ Catatan 2c
keuangan;
~, ~ ,..,
Page 11
Page 11 of83
(7) Khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai;
(a) Ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai; ✓ Catatan 2c dan 2n
(b) Klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen
Catatan 2c dan 2n
keuangan derivatif; dan ✓
Catatan 2c dan 2n
(c) Perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai. ✓
b) Investasi pad a Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
✓ Catatan 2c.A dan 2c.I
(1) Klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk;
✓ Catatan 2c.A dan 2c.I
(2) Pengakuan awal Sukuk;
(3) Pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk; ✓ Catatan 2c.A dan 2c.I
(4) Penyajian pendapatan sukuk; dan ✓ Catatan 2c.A dan 2c.I
(5) Penyajian amortisasi biaya transaksi. ✓ Catatan 2c.A dan 2c.I
c) Sukuk yang diterbitkan
Catatan 2c.J
Yang harus dijelaskan antara lain:
( 1) Pengakuan awal Sukuk; ✓ Catatan 2c.J
(2) Pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk; ✓
Catatan 2c.J
(3) Biaya transaksi penerbitan Sukuk; ✓ Catatan 2c.J
(4) Posisi penyajian Sukuk; dan ✓ Catatan 2c.J
(5) Akad syariah yang digunakan. ✓
5) Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. ✓ Catatan 2h dan 65a
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
✓ Catatan 2h, 4 dan 5
Lain.
c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain. ✓ Catatan 2i dan 6
6) Piutang Reverse Repo
Page 12
Page 12 of83
No -. :-
-- -·- - - - JI!-; -- "'- 1'da -- ,, _ -:::; Ii:_;- ·Jll.a. ~ .::. ~
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya. ✓ Catatan 2m dan 10
7) Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:
✓ Catatan 2c dan 2k
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki;
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Catatan 2c dan 2k
Pemerintah;dan ✓
Catatan 2c dan 2k
c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan. ✓
8) Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan;
✓ Catatan 2o dan 12
✓ Catatan 2c, 2o dan 12
(2) Dasar penyajian atas kredit;
Catatan 62
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit; ✓
✓
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada); dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit. ✓ Catatan 2C dan 12B.c
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. ✓ Catatan 2u
c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar penilaian dan penyajian;
✓ Cat atan 2v
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan
saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih; dan ✓ Catatan 2v
Cat atan 2v
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. ✓
9) Khusus untuk Industri Pembiayaan
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen; dan ✓ Catatan 2p
b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya. ✓ Catatan 2p
10) Anjak Piutang
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse); ✓
b) Penyajian transaksi anjak piutang; ✓
Page 13
Page 13 of83
c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dlalihkan; dan ✓
d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang (ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan). ✓
11) Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa; ✓ Catatan 2r.ii
b) Kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi;
dan ✓ Catatan 2q dan 2r.il
c) Kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. ✓ Catatan 2r.ii
12) Persediaan :
yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan. ✓
a} Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana. ✓
HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi. ✓
b) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan; ✓
(2) Dasar penilaian dan pengukuran; ✓
(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasllkan ke tanaman telah
menghasilkan; ✓
(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan; dan ✓
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman . ✓
c) Khusus Industrl Peternakan
Hewan Ternak
d\ I ~ lw.-
Page 14
Page 14 of83
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasllkan :
(a) Metode penilaian; ✓
(b) Metode amortisasi (deplesi); dan ✓
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada. ✓
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian; dan ✓
(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan. ✓
13) Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Pengakuan awal Aset Tetap; ✓ Catatan 2r.i
b) Pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap;
✓ Catatan 2r.i
c) Pengelompokan Aset Tetap;
✓ Catatan 2r.i
d) Metode penyusutan yang digunakan;
✓ Catatan 2r.i
e) Kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap;
✓ Catatan 2r. i
f) Estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan;
✓ Catatan 2r.i
g) Penghentian pengakuan;
✓ Catatan 2r.i
h) Nilai residu; dan ✓
i) Pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, Catatan 2r.i, 18.b.7 dan
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan. ✓ 18.b.9
14) Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada
asosiasi. ✓ Catatan 2s
15) Bagian partisipasl dalam Ventura Bersama
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama. ✓
16) Pola Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dari bentuk kerjasama; ✓
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul; dan ✓
c) Sistem pembagian hasil, jika ada. ✓
17) Aset Tak Berwujud
Page 15
Page 15 of83
Yang harus dijelaskan antara lain :
a) Pengakuan awal Aset Tak berwujud; ✓ Catatan 2r.i dan 2r.iii
b) Pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tak berwujud; ✓ Catatan 2r.i dan 2r.iii
c) Umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya; ✓ Catatan 2r.i dan 2r.iii
d) Sumber terjadinya Aset Tak berwujud; ✓ Catatan 2r.i dan 2r.iii
e) Metode amortisasi yang digunakan; ✓ Catatan 2r.i dan 2r.iii
f) Penghentian pengakuan Aset Tak berwujud; dan ✓ Catatan 2 r.i dan 2r.iii
g} Riset dan pengembangan (jika ada ). ✓
18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kebija kan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lanca r diklasifikasikan
sebagai aset yang dimilik1 untuk dijual; dan ✓ Catatan 2ao
b} Pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. Catatan 2ao
✓
19} Properti Investasi:
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Pengakuan awal Properti I nvestasi; ✓
b} Pengukuran setelah pengakuan awal Properti I nvestasi; ✓
c} Metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya; ✓
d} Estimasi umur manfaat dan/ atau tarif penyusutan unt uk model biaya; dan ✓
e} Penghentian pengakuan Properti Investasi. ✓
20} Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar pengukuran yang dlgunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto; ✓
b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
( revaluasi ); ✓
c) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan; ✓
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan; dan ✓
e) Pertanggungan Asuransi. ✓
21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain :
a ) Ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan te rjadinya
penurunan nilai; dan ✓ Catatan 2t dan 3g
Page 16
Page 16 of83
b) Kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.
22) Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera. ✓ Catatan 2w
Simpanan Nasabah
Yang harus dijelaskan antara lain :
a) Penjelasan atas simpanan; dan ✓ Catatan 2x
b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. ✓ Catatan 2x
Simpanan dari bank lain
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain; dan ✓ Catatan 2y
Catatan 2y
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. ✓
Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan; dan ✓ Catatan 2aa
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. ✓ Catatan 2c
23) Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain: Catatan 2cH.1b, 63b
Penentuan provisi didasarl oleh
a) Kondisi provisi yang harus diakui; dan ✓ j umlah klalm terhadap Bank Mandiri
b) Dasar penentuan nilai provisi. ✓ dengan suatu tuntutan hukum
24) Utang Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya. ✓ Catatan 2m
25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH; ✓
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan; ✓
c) Metode penyusutan prasarana PLH; dan ✓
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Lokasi penambangan; ✓
Page 17
Page 17 of83
Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan; dan ✓
Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan. ✓
26) Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan; ✓
b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi; ✓
c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana; dan ✓
d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi. ✓
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH; ✓
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan; dan ✓
c) Metode penyusutan prasarana PLH. ✓
27) Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada; dan ✓ Catatan 2af
(2) Dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. ✓
b) Pengakuan pendapatan dan Behan dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak. ✓
Page 18
Page 18 of83
c) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan;
✓
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif; dan ✓ Catatan 2z
Catatan 2ag
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi. ✓
(2) Behan Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim; dan ✓ Catatan 2ag
(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi. ✓ Catatan 2ag
d) Khusus lndustri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estate
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estate; ✓
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek; ✓
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek; ✓
(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estate; ✓
(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini;
dan ✓
(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya. ✓
28) Program Loyalitas Pelanggan I nformasi ini t idak disajikan
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas pelanggan. ✓ karena tidak signifikan
29) Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing; ✓ Catatan 2e
b) Perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas
moneter; dan ✓ Catat an 2e
c) Referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata
uang asing. ✓ Catatan 2e
Page 19
Page 19 of83
30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi; ✓ Catatan 2f
Catatan 56
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan; dan ✓
31) Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
✓
laporan keuangan.
32) Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan; ✓ Catatan 2ad
b) Ketentuan mengenai saling hapus; ✓ Catatan 2ad
c) Pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan; dan ✓ Catatan 2ad
d) Metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan. ✓ Catatan 2ad
33) Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan; ✓ Catatan 2ai
b) Deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan
oleh Perusahaan; ✓ Catatan 2ai
c) Kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial;
dan ✓ Catatan 2ai
d) Pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. ✓ Catatan 2ai
34) Saham Treasuri
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
✓ Catatan 1f dan 2am
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.
35) Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran
berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui
Kas, termasuk pengukurannya.
✓ Catatan 40a
36) Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi; ✓ Catatan ld
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas; dan ✓
Page 20
Page20 of83
c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.
37) Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian. ✓
38) Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi. ✓ Catatan 2ak
39} Laba (Rugi) per saham
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba
(rugi) per saham dilusian. ✓ Catatan 2aj
E5 --~~- - -.. -:-~,~- --~ --~==-~~-=~ ~-[~.,.:.-~-~--- ~i =~--~~--:-~-=~~= . L . =
3. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
a. Aset
l} Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga; ~ Catatan 4, 5 dan 6
b) Rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang
asing; ✓ Catatan 4, 5 dan 6
c) Kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan; dan ✓ Catatan 4, 5 dan 6
d) Jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajemen. ✓
2) Khusus Industri Perbankan
a) Kas
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. ✓ Catatan 62.B.vii
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai
dalam mata uang original); dan ✓ Catatan 4 dan 62
(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada
saat periode pelaporan. ✓ Catatan 2h dan 65a
Page 21
Page 21 of83
c) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang;
(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai; ✓ Catatan Sa, Sc, 62, 6Sd
(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro; ✓ Catatan Sc
(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga; ✓ Catatan Sa
(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan ✓ Catatan Sb
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. ✓ Catatan Sc
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang; ✓ Catatan 6a dan 62
(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) Catatan 62 untuk aset keuangan
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired); ✓ syariah sesuai PSAK
(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok); ✓ Catatan 6a
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan; ✓ Catatan 6e
(S) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
Catatan 6b
istimewa dan pihak ketiga; ✓
Catatan 6c
(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; ✓
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya; ✓
(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku
operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang; dan ✓
✓ Catatan 6e
(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
3) Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi; ✓ Catatan 12A.a
b) Jumlah piutang menurut debitur; ✓ Catatan 56
c) Jumlah piutang menurut mata uang; ✓ Catatan 12 dan 62
d) Alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai; ✓ Catatan 2.c.H, 12 dan 62
e) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan
nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang; ✓ Catatan 12 dan 62
f) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan
Page 22
Page 22 of83
manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan;
g) Piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan Catatan 36e untuk pinjaman
anak perusahaan yang
dijaminkan; ✓ dijaminkan & di-disclose
h) Jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif; dan ✓
i) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:
(1) Jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan
penting lain yang diatur dalam perjanjian; dan ✓
(2) Jaminan yang diberikan (bila ada). ✓
4) Khusus Industri Asuransi
a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur; ✓
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi; dan ✓
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. ✓
b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur; ✓
(2) Jumlah menurut jenis asuransi; dan ✓
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. ✓
c) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur; ✓
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan; dan ✓
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. ✓
d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga; ✓
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi; ✓
✓
(3) Jumlah piutang menurut mata uang; dan
Page 23
Page 23 of83
(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
5) Khusus Industri Pembiayaan
a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain); ✓
(2) Rincian umur dari angsuran pembiayaan konsumen; ✓ Catatan 13a
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi
kerjasama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang,
penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi
risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka
transaksi di atas; ✓
(4) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui; ✓ Catatan 13a
(5) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan; ✓
(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan ✓ Catatan 13c
(7) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai Catatan 13e & 13f
jaminan atas utang. ✓
b) Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse); dan ✓
(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. ✓
c) Piutang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; ✓ Catatan 14a
(2) Rekensiliasi antara investasi sewa brute dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periede pelaperan. Di samping itu, lessor mengungkapkan
investasi sewa brute dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periede berikut:
(a) Kurang dari satu tahun ✓ Catatan 14a
(b) Lebih dari satu tahun sampai lima tahun ✓ Catatan 14a
(c) Lebih dari lima tahun ✓ Catatan 14a
Page 24
Page24 of83
Catatan 14a
(4) Nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor;
(5) Akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum; Catatan 14a dan 14c
(6) Rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode; dan ✓
(7) Penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material. ✓
d} Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut;
(a) Kurang dari satu tahun ✓
(b} Lebih dari satu tahun sampai lima tahun ✓
(c) Lebih dari lima tahun ✓
(2) Total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode; dan ✓
(3) Penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor. ✓
6) Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi; dan ✓
b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi. ✓
7) Tagihan Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
a) Biaya kontrak yang terjadi;
✓
b) Laba yang diakui;
✓
c) Kerugian yang terjadi; dan
✓
d} Pekerjaan yang sudah ditagih (termin). ✓
Page 25
Page 25 of83
8) Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan; ✓ Catatan 10a
Cat atan 10a
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek; ✓
Informasi ini tidak disajikan
c) Nama pihak/counterparty; ✓ karena t idak signifikan
d) Lokasi Efek jaminan; ✓
e) Tingkat bunga piutang reverse repo; ✓ Disajikan pendapatan bunga
yang belum direalisasi
Catatan 10a dan t idak
f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada); dan ✓ mengalami penurunan nilai
g) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). ✓ Catatan 10a dan tidak
mengalami penurunan nilai
9) Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih; ✓ Tida k material
diungkapkan nilai tercatat
b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang pada tanggal pelaporan
yang tidak tertagih; dan ✓
c) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut. ✓
10) Piutang Dividen dan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
denda kepada pihak lain. ✓
11) Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jenis dan jumlah piutang; ✓ Catatan 20
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN); dan ✓ Catatan 20
c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. ✓ Catatan 20
12) Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.
Page 26
Page 26 of83
a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi. ✓ Catatan 7 dan 8
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya; ✓ Catatan 7 dan 8
(2) Laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan ✓ Catatan 7 dan 8
(3) Total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi; ✓ Catatan 41
(4) Biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi,
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo; ✓ Catatan 7 dan 8
(5) Peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat Uika ada). ✓ Catatan 7
(6) Uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo; ✓
(7) Jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungakpan:
(a) Jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori; ✓
(b) Alasan reklasifikasi; dan ✓
(c) Sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual. ✓
(8) Jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas
atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut; ✓
(9) Jumlah penurunan nilai atas aset keuangan Uika ada), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi; dan ✓ Catatan 7 & 62
(lO)Jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh
tempo. ✓
13) Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi; ✓ Catatan 6, disajikan sebagai
bagian dari penempatan
pada Bank Indonesia dan
bank lain.
b) Kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan; ✓ Catatan 6
c) Jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing; dan ✓ Catatan 6
d) Hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. ✓
Page 27
Page 27 of83
'
~
... E-
14) Khusus Investasipada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah; ✓ Info rmasi ini tidak disajikan
b) Tujuan model usaha yang digunakan; ✓ karena tidak sign ifikan
Informasi ini tidak disajikan
c) Jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya; dan ✓
karena tidak signifikan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan. ✓
15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi P,e merintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
✓ Catatan Sb
a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis;
✓ Catatan Sb
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga;
c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan ✓ Catatan Sb
d) Informasi penting lainnya.
✓ Catata n Sc
16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih; dan ✓ Catatan 7i
b) Laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapata n Catatan 44
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba at au rugi periode berjalan ✓
17} Khusus Wesel Tagih
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya). ✓
18} Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. ✓
19) Pinjaman Polis
Yang harus diungkapkan antara lain rincian berdasarkan :
a) Sal do pinjaman polis menu rut jenis mata uang; ✓
✓
b) Tingkat suku bunga.
20) Khusus Industri Perbankan
Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain :
Page 28
Page 28 of83
a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka Catatan 12A dan 65i.1
✓
waktu serta kolektibilitas;
Catatan 12A.e & 12B.j
b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan; ✓
c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; ✓ Catatan 12A.a Cata tan
d) Rasia kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan; ✓ 650
✓ Catatan 12B.b
e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
f) Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan Catatan 65i.4
menurut ketentuan Bank Indonesia;
✓
g) Rasia kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai Catatan 65i.5
ketentuan Bank Indonesia; ✓
Catatan 65i.2
✓
h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas;
Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, Catatan 128.d
i)
agen, atau anggota sindikasi; ✓
Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada;
✓
j)
Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Catatan 65i.3
k)
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia; ✓
Catatan 12B.j
Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. ✓
I)
21) Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo; ✓ Catatan 15a, 15b, 29a, dan
29b
b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan
Catatan 15c dan 651
dan mutasi selama periode berjalan; ✓
c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; ✓ Catatan 15a dan 29a
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
Catatan 15c
tagihan akseptasi ✓
22) Persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan; ✓
Page 29
Page 29 of83
(2) Jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya
untuk menjual; ✓
(3) Jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan; ✓
(4) Jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan; ✓
(5) Jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode
✓
berjalan;
(6) Kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
diturunkan; ✓
(7) Dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:
(i) Jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan; dan ✓
(ii) Tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi . ✓
(8) Persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
dijaminkan; dan ✓
(9) Jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. ✓
b) Khusus Industri Perhotelan
Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:
(1) Makanan dan minuman; ✓
(2) Perlengkapan; dan ✓
(3) Barang Dagangan. ✓
c) Khusus Industri Real Estate
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang; ✓
(b) Unit Bangunan; dan ✓
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. ✓
Page 30
Page 30 of83
(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estate yang pengikatan jual belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada. ✓
d) Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan; ✓
(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan; dan ✓
(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. ✓
e) Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi program ; lokal, impor (media televisi) ; ✓
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak); ✓
(3) Barang promosi dan barter (media cetak); dan ✓
(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. ✓
f) Khusus Industri Rumah Sakit
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obat an; ✓
(2) Perlengkapan medis (disposable); dan ✓
(3) Persediaan lainnya ✓
g) Khusus Industri Peternakan
(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menj adi:
(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual; dan ✓
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. ✓
(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan; ✓
Page 31
Page 31 of83
(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir; ✓
(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan; ✓
(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang; ✓
(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup; ✓
(f) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung; ✓
(g) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi; dan ✓
(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan. ✓
23) Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya; dan ✓ Catatan 33a
b) Uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. ✓
24) Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. ✓ Catatan 17
25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan; ✓
(2) Uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan; ✓
(3) Kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai; ✓
(4) Dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
✓
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun;
(5) Dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku; dan ✓
(6) Dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
(a) Nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
Page 32
Page32 of83
i. Jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
✓
dijual; dan
ii. Jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual; ✓
(b) Uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut; dan ✓
(c) Dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya. ✓
26) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang ; ✓
b) Alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut; ✓
c) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang; ✓
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai;
✓
dan
e) Dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya. ✓
27) Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
Catatan 16a dan 56
a) Nama entitas asosiasi; ✓
b) Persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya; ✓ Catatan 16a
dan penjelasan adanya pengaruh
c) Nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
✓ slgnlfikan t ldak disajikan karena tldak
tersedia; signit"ikan.
d) Ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi; ✓
e) Alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 20%
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung
atau tidak langsung; ✓
f) Akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda;
✓
g) Sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan; ✓
h) Bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
Page 33
Page33 of83
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif; ✓
i) Bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
investor lain; ✓
j) Liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi; dan ✓
k) Ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi. ✓
28) Khusus Industri Konstruksi
Jaminan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut. ✓
29) Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan
Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:
a) Saldo awal; ✓
b) Penyisihan periode berjalan; ✓
c) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan; dan ✓
d) Saldo akhir. ✓
30) Khusus Industri Jalan Toi
Hak Bagi Hasil Toi
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol; ✓
(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya; ✓
(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan; dan ✓
(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol. ✓
31) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman; ✓
(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir; ✓
(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam; ✓
Page 34
Page34 of83
Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman;
(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun;
dan ✓
(6) Tanaman yang dijaminkan. ✓
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
i. Tambahan tahun berjalan ✓
ii. Biaya langsung ✓
(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa
i. Pengurangan tahun berjalan ✓
ii. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan ✓
(c) Pengurangan lainnya ✓
{d) Saldo akhir; ✓
(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat/ Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma); dan ✓
(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. ✓
32) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan; ✓
b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir; ✓
c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan; ✓
d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan; ✓
e) Kondisi hewan ternak; ✓
f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir; ✓
g) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup; ✓
h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung; ✓
i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada; ✓
j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada; dan ✓
Page 35
Page35 of83
k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.
33) Properti Investasi
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya; ✓
(2) Metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi; ✓
(3) Pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan; ✓
(4) Nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir; ✓
(5) Jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:
(a) Penghasilan sewa dari Properti Investasi; ✓
(b) Beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut; dan ✓
(c) Perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar; ✓
(6) Keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan; dan ✓
(7) Kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. ✓
b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:
(1) Rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi ✓
(2) Saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:
(a) Jumlah Jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah
ditambahkan kembali; dan ✓
(b) Penyesuaian signifikan lain. ✓
c) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan
sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain:
Page 36
Page 36 of83
(2) Rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi; ✓
(3) Jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan; ✓
(4) Jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku; ✓
(5) Transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri; dan ✓
(6) Nilai Wajar Properti Investasi. ✓
d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang
harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan; ✓
(2) Persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak; ✓
(3) Estimasi saat penyelesaian; ✓
(4) Hambatan kelanjutan penyelesaian; ✓
(5) Jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan; dan ✓
(6) Dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) Jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan; dan ✓
(b) Tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
✓
yang layak dikapitalisasi.
34) Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan; ✓ Catatan 18
b) Rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi; ✓ Catatan 18
c) Jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban Catatan 18
penyusutan; ✓
d) Rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan
ekuitas (jika ada); ✓
e) Jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap; ✓
f) Jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif; ✓
g) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:
~t ~ ~
Page 37
Page37 of83
Tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset
Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian; ✓ Catatan 18
(3) Nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir; ✓ Catatan 18
(4) Metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset; ✓ Catatan 18
(5) Jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya; dan ✓ Catatan 18
(6) Surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
✓ Catatan 18
pemegang saham.
h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
lain:
(1) Rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan; ✓ Catatan 18
(2) Persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak; ✓ Catatan 18
(3) Estimasi saat penyelesaian; ✓ Informasi yang disajikan
adalah persentase
penyelesaian dari semua
Aset Dalam Penyelesaian
(4) Hambatan kelanjutan penyelesaian Uika ada); ✓
(5) Jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan; dan ✓
(6) Dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) Jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan; dan ✓
(b) Tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi. ✓
i) Pengungkapan lainnya antara lain:
(1) Jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara; ✓ Informasi ini tidak disajikan
karena tidak signifikan
(2) Jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakan; ✓
(3) Jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual; ✓
Catatan 18b menggunakan
(4) Dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda
Nilai Revaluasi untuk Tanah
secara material dari jumlah tercatat; ✓
dan NJOP untuk Bangunan
(5) Nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya; ✓
(6) Dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan; ✓
~f .£1> l.t._
Page 38
Page 38 of83
(7) Perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurutjenis Aset
Tetap; ✓
(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai; ✓
(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan
dan alasan penjaminan; dan ✓
(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan Catatan 18b.7
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. ✓
35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian aset menu rut jenisnya, seperti; operated acreage, unoperated acreage, sumur
dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan; ✓
(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan; ✓
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi; ✓
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan; dan ✓
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan ✓
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
✓
analisa umur tagihan.
36) Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Tak berwujud antara lain:
a) Jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi; ✓ Catatan 19
b) Alokasi jumlah amortisasi Aset Tak berwujud ke dalam pos laporan laba rugi Catatan 50
✓
komprehensif;
c) Rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Tak berwujud pada
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi; ✓ Catatan 19
d) Dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka harus diungkapkan:
(1) Jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan; dan ✓
(2) Tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi; ✓
e) Jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Tak berwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
Page 39
Page39 of83
f) Penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Tak Catatan 19, secara berkala
goodwill dievaluasi terhadap
berwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan; ✓ penurunan nilai dan informasi
g) Aset Tak berwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada sisa periode amortisasi tidak
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: disajikan.
(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut; ✓
(2) Jumlah tercatatnya; dan ✓
(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model ✓
revaluasi;
h) Keberadaan dan jumlah tercatat Aset Tak berwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
✓
jumlah tercatat Aset Tak berwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas;
i) Nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Tak berwujud; ✓
j) AsetTak berwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) Tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian); ✓
(2) Nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir; ✓
(3) Jumlah tercatat Aset Tak berwujud yang direvaluasi; ✓
(4) Metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset; ✓
(5) Jumlah tercatat untuk setiap Aset Tak berwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya; dan
✓
(6) Surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
✓
pemegang saham.
37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum
j) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal; ✓
(2) Penambahan dan pengurangan; ✓
(3) Saldo akhir ✓
b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) Rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir; dan
✓
(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan. ✓
Page 40
Page 40 of83
c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan ✓
✓
(b) Metode perhitungan Rasia Rata-Rata Tanah Penutup.
(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya; ✓
(3) Perubahan atas Rasia Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada); ✓
(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :
(a) Alasan terjadinya penundaan; ✓
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan ✓
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. ✓
d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan; ✓
(b) Saldo awal; ✓
(c) Penambahan/pengurangan; ✓
(d) Amortisasi, dan ✓
(e) Saldo akhir. ✓
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan; ✓
(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan; ✓
(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan; ✓
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi; dan ✓
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. ✓
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan
rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of
Page 41
Page 41 of83
r
.
Interest
. rn
b. Liabilitas
1) Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi; ✓ Entitas adalah Bank,
b) Jumlah utang usaha menurut mata uang; dan ✓ liabilitas utama dalam
bentuk simpanan nasabah
c) Jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang
berhubungan. ✓
2) Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka Bank menyajikan aset dan
panjang. ✓ liabil itas berdasarkan
b) Yang harus diungkapkan antara lain: metode likuiditas
(1) Nilai tercatat pada awal dan akhir periode; ✓ I nformasi ini tidak disajikan
karena tidak signifikan
(2) Provisi tambahan dalam periode bersangkutan; ✓
Catatan 63
(3) Jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan; ✓
Jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum I nformasi ini tidak disajikan
(4) ✓
digunakan; karena tidak sign ifikan
Peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini , yang terjadi I nformasi ini tidak disajikan
(5) ✓
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto; karena tidak signifikan
(6) Uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus I nformasi ini tidak disajikan
✓
keluar sumber daya ekonomi; karena tidak signifikan
(7 ) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebaga imana dimaksud
dalam angka{6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi I nformasi ini tidak disajikan
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan; dan ✓ karena tidak sign if ikan
(8) Jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut. ✓ I nformasi ini tidak disajikan
karena tidak sig nifikan
3) Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum
jatuh tempo.
✓ Catatan 32
4) Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain:
✓ Info rmasi ini tidak disajikan
a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang; dan
✓ karena t idak sign ifikan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.
Page 42
Page42 of83
5) Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian rnengenai jenis dan jurnlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo; ✓ Catatan 28
b) Tanggal dan harga dilakukannya pernbelian dan penjualan kernbali Efek. ✓ Catatan 28
6) Khusus Kontrak Konstruksi
Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalarn pas ini antara lain liabilitas brute dari setiap kontrak
konstruksi. Dalarn penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalarn bentuk tabel
yaitu:
a) Biaya kontrak yang terjadi; ✓
b) Laba yang diakui; ✓
c) Kerugian yang dialami; dan ✓
d) Pekerjaan yang sudah ditagih (terrnin). ✓
7) Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu; ✓ Catatan 21, 22 dan 23
Rincian jurnlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; ✓ Catatan 21a, 22a dan 23a
(2)
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; ✓ Catatan 21, 22 dan 23
✓ Informasi ini tidak disajikan
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito; karena tidak signifikan
(5) Rincian sirnpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
✓
dijaminkan; dan Catatan 22c dan 23e
(6) Pernberian fasilitas istimewa kepada pernilik rekening giro. ✓
b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, rnata uang, dan jangka waktu; ✓ Catatan 24, 25 dan 26
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; ✓ Catatan 24a, 25a dan 26a
✓ Catatan 24, 25 dan 26
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
(4) Jurnlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito; dan ✓
(5) Rincian simpanan berrnasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
Catatan 24c dan 26d
atau dijarninkan. ✓
8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Page 43
Page43 of83
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi; ✓
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan; ✓
(3) Rincian berdasarkan mata uang; ✓
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris; dan ✓
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memper lihatkan
penambahan dan pengurangan.
✓
b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga; ✓
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung; ✓
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi; dan ✓
(4) Jumlah utang menurut mata uang. ✓
c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi; ✓
(2) Jumlah menurut tertanggung; ✓
(3) Jumlah menurut mata uang; dan ✓
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.
✓
d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut program asuransi; ✓
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan; ✓
(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga; ✓
(4) Metode perhitungan yang digunakan; dan ✓
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan. ✓
e) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga; ✓
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur; ✓
(3) Jumlah menurut jenis mata uang; dan ✓
dU't t ~ ~
Page 44
Page 44 of83
surans1
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga; ✓
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur; ✓
(3) Jumlah menurut jenis mata uang; ✓
(4) Jumlah menurut umur utang; dan ✓
(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan. ✓
g) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur;
(2) Jumlah menurut jenis mata uang; dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.
h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi. ✓
i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham; ✓
(2) Dasar perhitungan; dan ✓
(3) Saldo menurut usia. ✓
9) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. ✓ Catatan 34
10) Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jenis dan jumlahnya; dan ✓ Catatan 33b
Catat an 33f
b) Informasi mengenai ketetapan pajak. ✓
11) Khusus Industri Pembiayaan
Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse; dan ✓
b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. ✓
Page 45
Page 45 of83
12) Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. ✓
l3) Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai Bank menyajikan aset dan
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana liabilitas berdasarkan
✓
diatur dalam Checklist ini. metode likuiditas
14) Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas Bank menyajikan aset dan
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang; ✓ liabilitas berdasarkan metode
likuiditas
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
Informasi ini t idak disaj ikan
pihak ketiga dan pihak berelasi; ✓
karena tidak signifikan
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) Nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori; ✓ Cat atan 35
(termasuk liabilit as sewa atas
(b) Laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan; dan ✓ penerapan PSAK 73)
(c) Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default). ✓
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1 ) Penjelasan tentang pokok- pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang; ✓
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait; ✓
(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui
selama periode tersebut; dan ✓
(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang te lah
direstrukturisasi. ✓
15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun
✓
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.
16) Khusus Industri Pertambangan Umum
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Page 46
Page46 of83
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. ✓
17) Liabilitas terkalt aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.
Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. ✓
Liabilitas Jangka Panjang
18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang Harus diungkapkan antara lain :
✓
a) Rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang;
✓
b) Jumlah utang menurut mata uang; dan
c) Jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. ✓
19) Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata ✓ Catatan 36
uang;
b) Kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan; ✓ Catatan 36
c) Tanggal jatuh tempo; ✓ Catatan 36
Catatan 62B.(i)
d) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan; ✓
e) Penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya; ✓ Catatan 36
f) Pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
Laporan arus kas &
pinjaman; ✓ Catatan 59
g) Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default); ✓ Catatan 36
h) Jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan; ✓ Catatan 36
i) Persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, ✓
Catatan 36
j) pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru; dan ✓
k) Pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan
posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara
lain adalah:
Bank menyajikan aset dan
(1) Nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya; dan ✓ liabilitas berdasarkan
(2) Ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka metode likuiditas
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. ✓
Page 47
Page47 of83
20) Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan; ✓
b) Rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan
total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi
keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:
(1) Sampai dengan satu tahun; ✓
(2) Lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun; dan ✓
(3) Lebih dari S (lima) tahun. ✓
c) Pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut; ✓
d) Total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan;
✓
e) Keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback); dan
✓
f) Penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) Dasar penentuan utang sewa kontinjen; ✓
(2) Ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya; dan ✓
(3) Pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. ✓
21) Khusus Industri Perbankan
a) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu; ✓ Catatan 30 dan 62B
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; ✓ Catatan 30
Catatan 30
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; ✓
Catatan 30
( 4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat; ✓
(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan; ✓ Bank rnenyajikan biaya
penerbitan yang belurn
(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
diarnortisasi
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance); ✓ Catatan 30
(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenance atas surat berharga
yang diterbitkan. Catatan 30
✓
b) Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 48
Page48 of83
✓ Catatan 36
(2) Rincian jurnlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnya (debt covenance); ✓ Catatan 36
(4) Pendapat manajemen terkait pernenuhan debt covenance; ✓ Catatan 36
(5) Apabila bank rnenerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan rnengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih. ✓
c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
✓
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas; Cat atan 54, 31, dan 65n
(2) Rincian jurnlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; ✓ Catatan 54
(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan rnutasi selama periode berjalan ; ✓ Catatan 31
(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode Informasi ini t idak disajikan
pelaporan; dan ✓ karena t idak signifikan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi. ✓ Cat atan 31b
22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal; ✓
(2) Penyisihan yang dibentuk; ✓
(3) Pengeluaran yang terjadi ; dan ✓
(4) Saldo akhir. ✓
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan; ✓
c) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan; ✓
d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya
beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
✓
terpisah;
e) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
✓
(1) Saldo awal;
Page 49
Page 49 of83
.. - - - -
{2) Penambahan dan Pengurangan ;
-
✓
-
~
{3) Saldo akhir. ✓
Jmbalan Pasti Jangka
23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang Panjang hanya diungkapkan
a) imbalan Pasti pada level Ban k Mandiri saj a
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Gamba ran umum mengenai jenis program. ✓ Catatan 51
(2) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang
menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:
✓ Catatan 51
(a ) Biaya jasa kini;
(b) Biaya bunga; ✓ Catatan 51
Catatan 51
(c) Juran oleh peserta program; ✓
Catatan 51
{d) Keuntungan dan kerugian aktuarial; ✓
(e) Perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata ✓
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian;
(f) Imbalan yang dibayarkan; ✓ Catatan 51
(g) Biaya jasa lalu; ✓
(h) Kombinasi bisnis; ✓
(i) Curtailment; dan ✓
(j) Penyelesaian. ✓
(3) Analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program
yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang Catatan 51
seluruhnya atau sebagian didanai; ✓
Aset prog ram tidak diakui
(4) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dalam Laporan Keuangan
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
Bank Mandiri karena tidak
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
diatribusikan pada setiap: memenuhi persyaratan
✓ dalam PSAK 2 19
(a) Hasil yang diharapkan dari aset program;
✓
(b) Keuntungan dan kerugian aktuarial;
(c) Perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
✓
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian;
(d ) Juran oleh pemberi pekerja; ✓
(e) Juran oleh peserta program; ✓
Jmbalan yang dibayarkan;
✓
(f)
✓
(g) Kombinasi bisnis; dan
✓
(h) Penyelesaian;
(5) Rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebaga imana dimaksud dalam butir
(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir ( 4) at as
Page 50
Page SO of83
Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:
(a) Keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan
posisi keuangan; ✓
(b} Biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan; ✓
(c) Setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK; ' ✓ Catatan 51
(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK; dan ✓ Catatan 51
(e) Jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan; ✓ Catatan 51
(6) Total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pas
dimana hal tersebut termasuk:
(a) Biaya jasa kini; ✓ Catatan 51
(b) Biaya bunga; ✓ Catatan 51
(c) Hasil yang diharapkan dari aset program; ✓ Catatan 51
(d) Hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset Catatan 51
sesuai dengan SAK; ✓
(e) Keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode
koridor 10% (sepuluh per seratus); ✓ Catatan 51
(f) Biaya jasa lalu;
✓
✓
(g) Dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya; dan
✓
(~) Dampak dari batasan dalam SAK;
(7) Jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui Penghasilan komprehensif lain
segera dalam saldo laba, meliputi:
✓ dari keuntungan dan kerugian
(a) Keuntungan dan kerugian aktuarial; dan aktuarial merupakan pos yang
✓
(b) Dampak dari batasan dalam SAK; tidak akan direklasifikasi
ke laba rugi
(8) Jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK; ✓ Catatan 51
(9) Persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain; ✓ Catatan 51
( 10) Jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:
(a) Setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan; dan ✓
(b) Setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan; ✓
( 11) Penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
✓
utama dari aset program;
Page 51
Page 51 of83
(12) Imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset; ✓
(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan
dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:
Catatan 51
(a) Tingkat diskonto; ✓
(b) Tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan; ✓ Catatan 51
(c) Tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset; ✓ Catatan 51
(d) Tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan); ✓ Catatan 51
(e) Tingkat tren biaya kesehatan; dan ✓
(f) Asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria; ✓
{14) Dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pada:
(a) Biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto; dan ✓
(b) Akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan. ✓
(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah. ✓
(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:
(a) Nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada program; dan ✓ Catatan 51
(b) Penyesuaian yang timbul pada:
(i) Liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari
liabilitas program pada akhir periode pelaporan; dan ✓
(ii) Aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan; ✓
(16) Estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
dimulai setelah periode pelaporan; ✓
(17) Khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:
(a) Perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya ✓
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu;
(b) Dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
~t ~ ~
Page 52
Page 52 of83
maka Perusahaan mengungkapkan:
(i) Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut; ✓
(ii) Pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti; dan ✓
(iii) Jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
✓
dan butir (16) serta butir ii.
b) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan
✓ Catatan 51
jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.
c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka
panjang lainnya. Catatan 51
✓
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) Juran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja; dan ✓
(2) Penjelasan mengenai liabilitas kontinjen Uika ada). ✓
24) Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nllai tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat Catatan 30
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya;
✓
Catatan 30
b) Peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek; ✓ Catatan 62
c) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan; ✓ Catatan 30
d) Nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan; ✓
e) Jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
Catatan 30
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada; ✓ Catatan 30
f) Pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan; ✓
g) Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default); dan ✓ Catatan 30
..._,
J\ t JlJ
Page 53
Page 53 of83
25) Sukuk
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. ✓ Catatan 30
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) Uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(a) Ringkasan akad syariah dan skema transaksi syariah yang digunakan; ✓ Catatan 30
✓ Catatan 30
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari; Catatan 30
(c) Nilai nominal;
✓
✓
(d) Besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah);
(e) Prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi Catatan 30
hasil (untuk Sukuk mudharabah); • ✓
{f) Rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan Catatan 30
atau bagi hasil; ✓ Catatan 30
(g) Jangka waktu; ✓ Catatan 30
(h) Tujuan penerbitannya; dan
✓ Catatan 30
✓
(i) Persyaratan penting lain; Catatan 30
(2) Peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek; ✓
✓ Informasi ini t idak disajikan
(3) Bursa tempat Sukuk dicatatkan;
✓ karena tidak signifikan
(4)Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan;
Catatan 62
(5) Nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan; ✓
(6) Jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada); ✓
(7) Pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan; dan ✓ Catatan 30
(8) Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
Kepatuha n tela h dinyatakan dan
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk mencakup pembatasan yang
dan kondisi default). ✓ dipersyaratkan dalam Kontrak
Perwaliamanatan
Page 54
Page 54 of83
26) Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga ✓ Catatan 37
kontraktual selama periode pelaporan
b) Tujuan perolehannya; ✓ Catatan 37
c) Persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi; ✓
d) Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default); Catatan 37
✓ Catatan 37
e) Pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan; dan ✓
f) Persyaratan penting lainnya. ✓ Tidak ada persyaratan
penting yang memberatkan
27) Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya; ✓
b) Periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti; ✓
c) Dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dari sudut pandang pemegang obligasi konversi; ✓
d) Jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya; ✓
e) Peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek; ✓
f) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan; ✓
g) Nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan; ✓
h) Jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada); ✓
i) Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default); ✓
j) Dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli; ✓
k) Komponen Liabilitas dari obligasi konversi ; ✓
I) Keberadaan fitur derivatif melekat; dan ✓
m) Persyaratan penting lainnya ✓
C. Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
Page 55
Page 55 of83
1) Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode; ✓ Catatan ld dan 1f
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal; dan ✓ Catatan 40a
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan; ✓
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas; ✓ Catatan 2s
c) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:
(1) Pemegang saham yang memiliki 5% (lima perseratus) atau lebih; ✓ Catatan 40a
(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham; dan ✓ Catatan 40a
(3) Pemegang saham lainnya; ✓ Catatan 40a
d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:
(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS); ✓ Catatan 40a
(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi; dan ✓
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
✓
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal;
e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar
disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
✓
Efek.
Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tambahan modal disetor; ✓ Catatan 40b
Catatan 40b
b) Uraian sumber agio saham; ✓
✓ Informasi ini tidak disajikan
c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas; karena tidak signifikan
d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor; ✓ Informasi ini tidak disajikan
karena tidak signifikan
Page 56
Page 56 of83
Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya;
Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi; ✓ Catatan lg
(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara; ✓ Catatan lg
(3) Tanggal efektif transaksi; ✓ Catatan lg dan 40
(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut; ✓ Catatan 59b
(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
Catatan lg, 40 dan 59b
yang terjadi; ✓
(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima; dan ✓ Catatan lg, 40 dan 59b
(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:
(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali; ✓
(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan; ✓
(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi; dan ✓
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. ✓
3) Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan; ✓ Catatan lg
(2) Nama entitas anak; dan ✓ Catatan lg
(3) Nama pihak yang bertransaksi; ✓ Catatan lg
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian ✓ Catatan lg
c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
✓
Pengendalian.
4) Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal Catatan 1f dan 2am
disetor;
✓
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang Catatan 1f dan 2am
diperoleh; ✓
c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal Catatan 1f dan 2am
disetor; ✓
Page 57
Page57 of83
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri ; dan
✓ Catatan 40d
e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.
✓ Catatan 1f dan 2am
5) Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada);
✓
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait;
dan ✓ Catatan 40c
c) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan . ✓ Catatan 40c
6) Waran
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran ;
✓
b) Dasar penentuan Nilai Wajar waran; ✓
c) Nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa); ✓
d) Jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya; dan ✓
e) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran . ✓
7) Pendapatan Komprehensif Lainnya
Laporan Laba Rugi
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing Komprehensif
komponen pendapatan komprehensif lainnya. ✓
8) Kepentingan Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
ekuitas masing-masing entitas anak yang tida k dapat diatribusikan secara langsung atau
t idak langsung pada entitas induk. ✓ Catatan 39
d. Laba Rugi Komprehensif
l) Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang; ✓
(2) Penjualan jasa; ✓
(3) Sunga; ✓ Catatan 41
(4) Royalti; dan/atau ✓
Page 58
Page58 of83
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama; ✓ Catatan 41
c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 10% (sepuluh
✓
perseratus) dari pendapatan;
d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; ✓
e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
berjalan; ✓
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan; dan ✓
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontra k; ✓
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan; ✓
(b) Jumlah uang muka yang diterima; dan ✓
(c) Jumlah retensi; ✓
(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas;
✓
f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan; ✓
(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya; dan ✓
(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:
(a) Pendapatan bruto; ✓
(b) Retur/rabat/diskon terkait; dan ✓
(c) Total pendapatan neto. ✓
2) Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Dasar ketentuan tarif; ✓
Page 59
Page 59 of83
c) Masa berlaku tarif; ✓
d} Besaran tarif; dan ✓
e) Perjanjian lain yang terkait. ✓
3) Khusus Industri pembiayaan
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen; ✓ Catatan 13a
b) Pendapatan anjak piutang; dan ✓
c) Pendapatan sewa. ✓
4) Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:
Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,
Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusi;
✓
b) Subsidi tidak mampu; dan ✓
c) Selisih perhitungan klaim. ✓
5) Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi; ✓
b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi; ✓
c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi; ✓
d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan; dan ✓
e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
✓
tersebut.
6) Khusus Industri Telekomunikasi
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha j asa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain. ✓
7) Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi
Page 60
Page60 of83
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,
premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi. ✓
Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)
8) Khusus Industri Jalan Toi:
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
dan rincian pendapatan kerjasama operasi; ✓
b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. ✓
9) Khusus Industri Perhankan
Pendapatan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain:
Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
a) Obligasi Pemerintah; ✓ Catatan 41
Catatan 41
b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui; ✓
Catatan 41
c) Efek-efek; dan ✓
Catatan 41
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. ✓
10) Behan Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku; ✓
(2) Biaya tenaga kerja; dan ✓
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan; ✓
b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 10% (sepuluh perseratus) dari
pendapatan; dan ✓
c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. ✓
11) Khusus Industri Rumah Sakit
Behan Departementalisasi/Behan Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahan; ✓
Page 61
Page 61 of83
c) Beban pegawai; ✓
d) Beban penyusutan sarana medis; ✓
e) Beban pemeliharaan sarana; ✓
f) Beban asuransi; ✓
g) Beban langganan daya dan jasa; ✓
h) Beban depresiasi. ✓
12) Khusus Industri Asuransi:
a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
brute, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi. ✓
13) b) Behan Klaim Asuransi liwa
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian. ✓
14) c) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi. ✓
15) d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi. ✓
16) Khusus Industri Perhotelan
Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi; ✓
b) Gaji dan beban pegawai lainnya; dan ✓
c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya. ✓
Beban Usaha
Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:
a) Beban penjualan; ✓
b) Beban distribusi; dan ✓
c) Beban umum dan administrasi. ✓
Page 62
Page 62 of83
17) Khusus Industri Perbankan
a) Beban Sunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok Catatan 42
✓
produk/jasa utama.
b) Behan Provisi dan Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi Informasi ini tidak disajikan
berdasarkan kelompok produk/jasa utama. ✓
karena tidak signifikan
18) Khusus Industri Pembiayaan
Beban Kerugian Penurunan Nilai
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan. ✓ Catatan 46
Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. ✓ Catatan 45
Catatan 52
b) Rincian dan jumlah Beban lainnya. ✓
c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) Biaya pinjaman meliputi:
(a) Beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga
efektif; ✓
(b) Beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang ✓
berlaku; dan
(c) Selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga; ✓
(2) Biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
(a)
Rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual; ✓
(b)
Rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba
rugi; dan ✓ Catatan 44
(c) Amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung ✓
nilai.
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :
(1) Bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas; dan ✓
(2) Bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah. ✓
d\\ f J&; ~
Page 63
Page 63 of83
19) Khusus Industri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. ✓ Catatan 46
b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Catatan 44
Yang Harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. ✓
c) Keuntungan Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah Catatan 48
Yang Harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. ✓
20) Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Tak berwujud; ✓ Catatan 2r.i, dan 18
Catatan 51, laporan laba
b) Keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti; ✓ rugi dan pendapatan
komprehensif lain
c) Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan; ✓ Catatan 2e
Catatan 7
d) Keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual; ✓
e) Bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka
lindung nilai arus kas; dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
dan/atau Ventura Bersama. ✓ Catatan 2n
21) Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
{1) Beban (penghasilan) pajak kini; ✓ Catatan 33d
(2) Penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode
lalu; ✓
(3) Jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
Catatan 33d
temperer dan pembalikannya; ✓
(4) Jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru; ✓
(5) Jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya
atau perbedaan temperer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan; ✓
(6) Beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan; dan ✓ Catatan 33e
d\ t ~ \..--
Page 64
Page 64 of83
(7) Jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif; ✓
b) Agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan
atau dikreditkan langsung ke ekuitas; ✓ Catatan 33
c) Jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif
Laporan laba rugi dan
lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
✓ pendapatan komprehenslf lain
dan/atau Ventura Bersama;
d) Penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam
satu atau kedua bentuk berikut ini:
(1) Rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku; atau ✓ Catatan 33d
(2) Rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku; ✓ Catatan 33d
e) Penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan
tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya; ✓
f) Jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat
dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak
tangguhan dalam laporan keuangan; ✓
g) Jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,
cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas
pajak tangguhan yang belum diakui;
✓
h) Rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:
(1) Laba sebelum pajak menurut akuntansi; ✓ Catatan 33d
(2) Ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci); dan ✓ Catatan 33d
(3) Laba kena pajak; ✓ Catatan 33d
i) Perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai
dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku; ✓ Catatan 33d
j) Pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian
SPT Tahunan PPh Badan; ✓ Catatan 33d
k) Setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum
dikompensasi:
(1) Jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi
Catatan 33e
keuangan untuk periode sajian; dan ✓
(2) Jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi,
Page 65
Page 65 of83
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas
pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan; ✓ Catatan 33e
l) Beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:
(1) Keuntungan atau kerugian atas penghentian; dan ✓
(2) Laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian; ✓
li) Jumlah konsekuensl pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham
Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi
untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan; ✓
Iii) Uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan
praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi
bisnis;
✓
liii) Peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib
diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak
diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi; dan ✓
liv) Jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas
aset pajak tangguhan, apabila:
(1) Penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak
mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada; dan ✓ Catatan 3e
(2) Entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait. ✓
Laba (Rugi) per Sa ham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per Laporan Laba Rugi bagian laba
saham; ✓ periode berjalan yang diatribusikan
kepada pemllik entltas lnduk
b) Jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham; ✓ Catatan 2aj
c) Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam
penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian; ✓
Page 66
Page66 of83
d) Penjelasan transaksi saharn biasa atau transaksi instrurnen berpotensi saharn biasa,
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan rnengubah jurnlah saharn biasa atau instrurnen
berpotensi saharn biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dirnaksud terjadi sebelurn akhir periode pelaporan; dan ✓
✓
e) laba per saharn dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.
22) Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengungkapan rnengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jurnlahnya:
(1) Lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu rniliar rupiah) untuk transaksi dengan
orang atau anggota keluarga terdekat; dan/atau ✓ Catatan 2f dan 56
(2) Lebih dari 0,5% (nol koma lirna perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi. ✓ Catatan 2f dan 56
b) Terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat rneliputi
narna, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta inforrnasi tentang transaksi
✓
dan saldo dengan pihak dimaksud;
c) Terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi rneliputi sifat dan hubungan dengan
pihak-pihak berelasi serta inforrnasi rnengenai transaksi dan saldo, termasuk
komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut
dalam laporan keuangan, paling kurang:
(1) Jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
terkait; ✓ Catatan 56
(2) Jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas,
termasuk kornitmen, dan:
(a) Persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian; dan ✓
(b) Rincian garansi yang diberikan atau diterima; ✓ Catatan 56
{3) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait
dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha; dan ✓
(4) Alasan dan dasar pernbentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika
dilakukan pembentukan; ✓
d) Pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-rnasing kategori berikut:
✓ Catatan 56
(1) Entitas induk;
A\\ I .-. \..,
Page 67
Page 67 of83
(2) Entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas; ✓
✓ Catatan 56
(3) Entitas anak;
✓ Catatan 56
(4) Entitas asosiasi;
(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer; ✓
(6) Personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya; dan ✓
Catatan 56
(7) Pihak-pihak berelasi lainnya. ✓
e) Seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:
(1) Imbalan kerja jangka pendek; ✓ Catatan 49
(2) Imbalan pascakerja; ✓
✓ Catatan 49
(3) Imbalan kerja jangka panjang lainnya;
(4) Pesangon pemutusan kontrak kerja; dan ✓
(5) Pembayaran berbasis saham. ✓
f) Untuk entitas berelasi dengan pemerintah :
(1) Nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan; ✓ Catatan 56
(2) Sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan; dan ✓ Catatan 56
{3) Untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut. ✓ Catatan 56
23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya
dalam mata uang fungsional; ✓ Catatan 628.(iv)
(2) Posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing; ✓ Catatan 628.(iv)
(3) Rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional; ✓ Catatan 55
(4) Jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi; ✓ Catatan 44
(5) Selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut ✓ Laporan laba rugi dan
pada awal dan akhir periode. komprehensif
Page 68
Page68 of83
24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas:
(1) Peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai; ✓
(2) Jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi
penurunan nilai; ✓ Catatan 47
(3) Jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik; ✓ Catatan 47
(4) Goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya; ✓
(5) Jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut; dan ✓
(6) Jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut. ✓
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset. ✓
25) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu
a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi; ✓
(2) Jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan; dan ✓
(3) Perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan. ✓
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Sifat dari perubahan kebijakan akuntansi; ✓ Catatan 2b
(2) Alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal
dan relevan; ✓ Catatan 2b
(3) Jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
Page 69
Page 69 of83
(b) Laba per saham dasar dan dilusian;
(4) Jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya;
dan ✓
(5) Keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut ✓
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.
c) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Sifat dari kesalahan periode lalu; ✓
(2) Jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) Bagi setiap pos laporan keuangan; dan ✓
(b) Laba per saham dasar dan dilusian; ✓
(3) Jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal; dan ✓
(4) Keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis. ✓
26) Kombinasi Bisnis
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:
( 1) Nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi; ✓
✓
(2) Tanggal akuisisi;
(3) Biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
✓
periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis;
(4) Persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh; ✓
(5) Alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
✓
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi;
(6) Penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui; ✓
(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan; ✓
(8) Kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
(a) Jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi; ✓
(b) Penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran;
Page 70
Page70 of83
(c) Estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat
diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat
diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas,
maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut; ✓
(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok
utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung,
dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:
(a) Nilai Wajar piutang; ✓
(b) Jumlah piutang bruto kontraktual; dan ✓
(c) Estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang
diperkirakan tidak tertagih; ✓
(10) Jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang
diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih; ✓
(11) Setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:
(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi; ✓
(b) Indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal
diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan; dan ✓
(c) Jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut; ✓
(12) Dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat
diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:
(a) Informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait
perikatan dan kontijensi; dan ✓
(b) Alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal; ✓
(13) Dalam hal pembelian dengan diskon:
(a) Jumlah keuntungan yang diakui dan pas dalam laporan laba rugi ✓
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui; dan
(b) Penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan;
✓
(14) Setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 100%
(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal
akuisisi:
(a) Jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
Page 71
Page 71 of83
(b) Teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar; ✓
(15) Dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:
(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi; dan ✓
(b) Jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran
kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi
yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos
dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau
kerugian tersebut; ✓
(16) Informasi sebagai berikut:
(a) Jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal
akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada
periode pelaporan; dan ✓
(b) Pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode
pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi
bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal
periode pelaporan. ✓
b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:
(1) Dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya
bersifat penyisihan, maka diungkapkan:
(a) Alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai; ✓
(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai; dan ✓
(c) Sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan ✓
(2) Setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau
Page 72
Page 72 of83
liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:
(a) Setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian; ✓
(b) Setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut; dan ✓
(c) Teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur
imbalan kontinjensi; ✓
(3) Liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada; ✓
(4) Rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan; ✓
(5) Jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugian yang diakui pada
periode pelaporan yang:
(a) Terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya; dan ✓
(b) Ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan; ✓
c) Pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis; dan ✓
d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:
(1) Jumlah harga yang dibayarkan; ✓
(2) Bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas; ✓
(3) Jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh; dan ✓
(4) Jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya. ✓
27) Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Pengungkapan pada level segmen;
(1) Informasi umum, yang terdiri dari:
(a) Faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan; dan ✓ Catatan 2ak dan 57
(b) Jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
✓ Catatan 57
dilaporkan;
Page 73
Page 73 of83
(2) Informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya; ✓ Catatan 57
(3) Rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan; ✓ Catatan 57
b) Pengungkapan pada level entitas
(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa. ✓ Catatan 57
(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
i. Negara domisili Perusahaan; dan ✓ Catatan 57
ii. Semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara Catatan 57
tersebut secara individual. ✓
(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:
i. Negara domisili Perusahaan; dan ✓
ii. Semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya ✓
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
(3) Informasi pelanggan utama
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 10% (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:
(a) Fakta; ✓
(b) Total pendapatan dari setiap pelanggan; dan ✓
(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. ✓
28) Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Uraian tentang alasan operasi dihentikan; ✓
Page 74
Page 74 of83
(2) Uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada
pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas
✓
operasi yang dihentikan; dan
(3) Pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku. ✓
b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:
{l) Analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:
(a) Pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait; dan ✓
(b) Laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait; ✓
(2) Arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan; dan ✓
(3) Jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk. ✓
29) Instrumen Oerivatif selain Oerivatif Melekat
a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
✓
spekulasi;
b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:
(1) Hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain; ✓ Catatan 11
(2) Pihak lawan transaksi (counterparties);
✓
✓ Disajikan jatuh tempo aset
(3) Tanggal jatuh tempo; dan kewajiban derivatif pada
catatan 628
(4) Nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi
keuangan; ✓ Catatan 11
(5) Beban atau Pendapatan pada periode pelaporan; ✓ Catatan 44
(6) Pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai; dan
✓
✓
(7) Persyaratan penting lainnya.
~r~ (tu-,,
Page 75
Page 75 of83
c) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi ✓
untuk mencapai tujuan tersebut;
(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
nilai; dan ✓
(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya. ✓ Catatan 2n
30) Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan
antara lain:
a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan; dan ✓ Catatan 62B.(v)
b) Hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar
Catatan 62B.(v)
aset keuangan dan liabilitas keuangan. ✓
31) Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan
sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan; ✓ Catatan 40c
b) Jumlah utang dividen untuk:
(1) Periode pelaporan, dan ✓ Catatan 35
(2) Periode sebelumnya; ✓
c) Jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan; dan ✓
d) Jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. ✓
32) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah; ✓
b) Jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya; ✓
c) Daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
Page 76
Page 76 of83
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas; dan
d) Dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) Metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya; dan ✓
(2) Jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,
liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama. ✓
33) Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Perikatan yang meliputi:
(a) Perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:
i. Pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian; ✓
ii. Periode berlakunya perikatan; ✓
iii. Dasar penentuan kompensasi dan denda; ✓
iv. Jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan; dan ✓
v. Pembatasan-pembatasan lainnya;
✓
(b) Kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk investasi, diungkapkan:
i. Pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian; ✓
ii. Periode berlakunya perikatan; ✓
iii. Nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi; dan ✓
✓
iv. Sanksi-sanksi;
(2) Pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:
(a) Pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin; ✓ Catatan 54
(b) Latar belakang dikeluarkannya jaminan; ✓
(c) Periode berlakunya jaminan; dan ✓
(d) Nilai jaminan; ✓ Catatan 54
Catatan 54
(3) Fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank; dan ✓
(4) Uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya. ✓
&\f AL- lu,...;
Page 77
Page77 of83
b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:
(a) Pihak-pihak yang terkait; ✓
✓ Catatan 63b
(b) Jumlah yang diperkarakan;
(c) Latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion);
✓
dan
(d) Dampak keuangan; ✓ Catatan 63b
(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi
✓
dampak keuangannya;
(3) Kemungkinan liabilitas pajak tambahan:
(a) Jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
✓ Catatan 33f
pokok dan denda atau bunganya; dan
(b) Sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak ✓ Catatan 33f
(4) Peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
Catatan 54 dan 31
(a) Karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi; ✓
Catatan 31
(b) Estimasi dari dampak keuangannya ; ✓
(c) lndikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
keluar sumber daya; dan
✓
(d) Kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.
✓
34) Khusus Industri Perkebunan
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) lsi perjanjian kerjasama IR/Plasma;
✓
b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama; ✓
c) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan; ✓
d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama; ✓
e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama; dan ✓
f) lsi perubahan perjanjian, jika ada. ✓
35) Manajemen Risiko Keuangan
a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
Page 78
Page 78 of83
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:
(1) Risiko kredit, anlara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh Catatan 62
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada (Diungkapkan untuk aset dari
akhir periode peiaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai; ✓ entitas anak syariah)
(2) Risiko likuiditas, antara lain:
(a) Analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas; dan ✓
Catatan 62
✓ Catatan 62
(b) Deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas;
(3) Risiko pasar, antara lain analisis sensilivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
✓ Catalan 62
rugi dan ekuitas; dan
(4) Risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. ✓ Catalan 62
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari
Catatan 62
instrumen keuangan. ✓
36) Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adequacy Ratio)
Yang harus diungkapkan anta ra lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
posisi keuangan; ✓ Catatan 65c
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia; dan ✓ Catatan 65c
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. ✓ Catatan 65c
3?) b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan; ✓ Calatan 65b
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraluran Bank Indonesia; ✓ Catalan 65b
Catatan 65b
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. ✓
38 ) c) Jaminan Pemelintah tethadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di bank. ✓ Catatan 58
39 ) d) Aktivltas Fiduciary
Page 79
Page 79 of83
Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciary yang
Catatan 60
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana. ✓
40) Kuasi-Reorganisasi
Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang
meliputi:
a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah Laporan perubahan ekuitas
konsolidasian dan Catatan
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi; ✓
b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham ld
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang; ✓
c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorga nisasi; ✓
d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas
sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit; dan ✓
e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- Neraca Konsolidasian dan
reorganisasi. ✓ Catatan ld
41} Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk:
(1) Deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal; ✓ Catatan 65c
(2) Sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan unt uk
Catatan 65c
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal; dan ✓
Catatan 65c
(3) Cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya; ✓
b) Ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal; ✓ Catatan 65c
c) Setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya; ✓
d) Pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada); dan ✓
e) Konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpat uhan. ✓
42) Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :
Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. ✓ Catatan 59
Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
i f JI,; ~
Page 80
Page 80 of83
akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.
43) Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang; ✓
b) Penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting , jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode ✓ Catatan 40a
penyelesaian;
c) Jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
opsi saham; ✓
d) Untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan; ✓ Catatan 40a
e) Kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir periode; ✓ Catatan 40a
f) Penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut:
(1) Opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi
tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar
tersebut diukur; dan ✓
(2) Jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saham); ✓
g) Dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya. ✓ Catatan 40a
44) Khusus Industri Asuransi:
a) Analisis kekayaan dan Perhit ungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Analisis Kekayaan; ✓
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas; ✓
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi; ✓
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan; dan ✓
✓
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
Jil t ~ llt,._..,
Page 81
Page 81 of83
45) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:
a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah; ✓
b) Jenis Akad Asuransi Syariah; ✓
c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah; dan ✓
✓
d) Zakat.
46) Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi; ✓
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya; Catatan 63
✓
Catatan 62B.(iv).a, 65a, 65b
c) Rasio keuangan penting; ✓
dan 65c
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting; dan ✓
e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan. ✓
47) Khusus Industri Kehutanan :
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu); ✓
b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib
lainnya; ✓
c) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam);
✓
d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya; ✓
e) Khusus HTI, diungkapkan realisasl anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan
akumulasinya; dan ✓
f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya; dan ✓
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. ✓
48) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini; dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyarat kan entitas untuk
Page 82
Page 82 of83
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui: ✓
b) Dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuaian yang material setelah periode
pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
✓ Catatan 66
(1) Tanggal terjadinya; Catatan 66
✓
(2) Sifat peristiwa; dan
(3) Estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi ✓
tersebut tidak dapat dibuat.
49) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan
Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:
✓ Catatan 64
a) Judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut; Catatan 64
b) Sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi; ✓
c) Tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan; dan ✓ Catatan 64
d) Pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui Catatan 64
atau diestimasi secara wajar. ✓
50) Reklasifikasi
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
✓
( 1) Sifat reklasifikasi;
(2) Jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi; dan ✓
(3) Alasan reklasifikasi.
✓
b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan har.Js mengungkapkan:
✓
(1) Alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut; dan ✓
(2) Sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.
51) Hibah Pemerintah
Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut:
a) Sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi
Page 83
Page 83 of83
bentuk lain dari bantuan pemerintah; dan
b) Kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakui. ✓
52) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain
a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain. ✓
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain; ✓
(2) Rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya; dan ✓
(3) Rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta
penjelasannya. ✓
c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan. ✓
53) Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. ✓
Jakarta, 11 September 2025
P T Bank Mandiri (Persero} Tbk. lo...,
Novita Widya Anggraini
Direktur Finance and Strategy
Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Rianto & Rekan
p.1
unresolved
org
Rintis & Rekan
p.1
unresolved
org
Bapepam-LK
p.4 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.5 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.11 ×14
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.37
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.55
unresolved
org
Bapepam
p.72 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.