Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1
Ringkasan Sesi Tanya Jawab Public Expose Tahunan PT TBS Energi Utama Tbk 12 September 2025
Page 2
TBS Energi Utama Tbk
Treasury Tower, Level 33 Office District 8, SCBD Lot 28
Jl. Jend Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190, Indonesia
Telp. +6221 5020 0353 | Fax. +6221 5020 0352
corsec@tbsenergi.com
Pertanyaan & Jawaban
Pertanyaan No. 1
Aldebaran Martimo – Perseorangan / Individu
1. Dalam materi paparan publik disebutkan bahwa TOBA berencana membangun
Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB). Mohon agar dijelaskan kembali berapa porsi
kepemilikan TOBA dalam proyek tersebut serta bagaimana perkembangan proyeknya
hingga saat ini.
2. Seperti apa rencana jangka panjang TOBA dalam menghadapi persaingan di sektor
Energi Baru Terbarukan (EBT), misalnya, pada industri kendaraan listrik, saat ini
sudah terdapat pemain lain seperti Indika Energy dan sebagainya.
Jawaban Perseroan:
1. Bapak Mirza R. Hippy menjawab bahwa terkait kepemilikan, dapat kami sampaikan
bahwa Perseroan berencana menjadi pemegang saham mayoritas dalam proyek ini.
Sesuai dengan ketentuan PPA sebelumnya, memang ada keharusan untuk
melibatkan mitra tertentu, namun demikian Perseroan tetap berharap akan memegang
porsi mayoritas.
2. Bapak Mirza R. Hippy menjawab bahwa persaingan di sektor EBT maupun kendaraan
listrik, dapat kami sampaikan bahwa peluang yang tersedia masih sangat besar.
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, dalam RUPTL tahun ini terdapat sekitar 34
gigawatt potensi yang tercatat, sehingga ruang untuk bersaing masih sangat terbuka.
Dari sisi proyek, kami memulainya dengan penuh kehati-hatian. Mini hydro
berkapasitas 6 MW telah berhasil diselesaikan, dan saat ini kami tengah membangun
proyek 46 MW di Batam yang ditargetkan selesai tahun depan. Hal ini menunjukkan
masih banyak ruang pertumbuhan di bidang energi terbarukan.
Sementara itu, di sektor kendaraan listrik, Perseroan melihat belum ada pemain besar
yang benar-benar masuk dalam bisnis ini. Fokus kami bukan hanya pada satu aspek,
melainkan membangun sebuah ekosistem end-to-end. Selain penyediaan armada,
kami juga berinvestasi pada infrastruktur, khususnya Battery Swap Station (BSS).
Target pasarnya pun berbeda, karena Perseroan lebih menitikberatkan pada segmen
B2B. Saat ini, dua perusahaan ride-hailing terbesar, Gojek dan Grab, telah menjadi
klien kami. Selanjutnya Ibu Gita Sjahrir menambahkan bahwa sejak awal 2024,
pertumbuhan bisnis kendaraan listrik Perseroan hampir mencapai 90%. Momentum
adopsi EV di segmen B2B menjadi pendorong utama, didukung dengan infrastruktur
BSS yang meningkat 150% dan kini mencatat lebih dari 21 ribu transaksi per hari.
Berbeda dengan pemain lain, fokus pada B2B membantu kami mempercepat
penetrasi pasar kendaraan listrik, yang pada akhirnya juga memungkinkan kami
memperoleh pembiayaan dari Asian Development Bank (ADB).
www.tbsenergi.com
Page 3
Pertanyaan No. 2 Kevin – Perseorangan / Individu 1. Apakah Perseroan memiliki rencana ekspansi ke EBT di luar pengelolaan sampah. Jika ya, dapat dijelaskan dari mana sumber pendanaan ekspansi tersebut akan berasal, serta bagaimana perkiraan timeline pelaksanaannya. Jawaban Perseroan: 1. Bapak Nafi A. Sentausa menjawab, bahwa sebenarnya, ekspansi EBT yang dilakukan oleh Perseroan justru utamanya berada di luar pengelolaan sampah. Sejak beberapa tahun lalu, Perseroan telah memiliki fokus untuk mengembangkan portofolio renewable energy. Seperti yang sudah dipaparkan, segmen EBT mencakup Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), serta PLTA/mini-hydro. Dari total pipeline sekitar 600 MW hingga tahun 2029, seluruhnya tidak terkait dengan pengelolaan sampah. Terkait dengan kebutuhan pendanaan, sebagai perusahaan publik Perseroan memiliki berbagai opsi, mulai dari pembiayaan perbankan, penerbitan obligasi, pemanfaatan pasar utang (debt capital market), hingga penambahan ekuitas. Setiap opsi terus dievaluasi sesuai dengan kebutuhan dan progres masing-masing proyek dalam pipeline. Sementara itu, untuk timeline, telah dijelaskan sebelumnya bahwa pengembangan proyek dilakukan secara bertahap setiap tahun hingga target 2029. Pertanyaan No. 3 Akbar Amrullah – Perserorangan / Individu 1. Apakah Danantara masuk dalam struktur kepemilikan TOBA. 2. Apakah saat ini Perseroan sedang menyiapkan aksi korporasi, khususnya terkait akuisisi. Jawaban Perseroan: 1. Ibu Juli Oktarina menjawab, bahwa Danantara tidak memiliki keterkaitan dengan Perseroan, baik dari sisi operasional maupun kepemilikan. 2. Bapak Nafi A. Sentausa menjawab, sebagai perusahaan yang terus berkembang, Perseroan senantiasa mengevaluasi berbagai peluang, termasuk melalui akuisisi sebagai salah satu strategi pertumbuhan. Namun, hingga saat ini belum ada transaksi yang dapat Perseroan sampaikan untuk diungkapkan. Pertanyaan No. 4 William – Perseorangan / Individu 1. Apakah ada akuisisi aset batubara. 2. Bagaimana Cora Environment (CORA) menyumbang laba Perseroan.
Page 4
Jawaban Perseroan: 1. Ibu Juli Oktarina menjawab, bahwa terkait dengan akuisisi aset batubara, perlu Perseroan sampaikan bahwa sejalan dengan komitmen TBS2030 untuk mencapai carbon neutral pada tahun 2030, Perseroan tidak memiliki rencana untuk melakukan akuisisi bisnis yang berkaitan dengan batubara. 2. Ibu Juli Oktarina menjawab, CORA pada saat diakuisisi sudah beroperasi cukup lama. Karena itu, sejak akuisisi dilakukan, operasinya dapat langsung dikonsolidasikan ke dalam pembukuan Perseroan. Mengingat kegiatan operasionalnya telah berjalan dan menghasilkan laba, maka kontribusinya dapat langsung tercatat sebagai laba Perseroan. Pertanyaan No. 5 Hendry – Perseorangan / Individu 1. Bagaimana rencana Perseroan dalam mendorong pertumbuhan penetrasi Electrum (EV) di Indonesia, serta kendala utama apa yang sejauh ini menghambat realisasinya. Jawaban Perseroan: 1. Ibu Gita Sjahrir menjawab, bahwa saat ini, Perseroan melihat bahwa dengan melayani para gig drivers, penghasilan mitra dapat meningkat hingga 25% karena biaya operasional mereka menurun. Ke depannya, Perseroan akan terus memfokuskan pada penetrasi B2B, karena strategi ini sangat mendukung ekspansi Electrum baik dari sisi kedisiplinan hijau maupun keberlanjutan finansial. Dukungan pembiayaan dari DBS dan ADB juga mencerminkan tingkat kepercayaan yang tinggi dari lembaga keuangan internasional. Oleh karena itu, fokus Perseroan saat ini bukan hanya pada peningkatan jumlah kendaraan yang terjual, tetapi juga pada pengembangan infrastruktur, khususnya Battery Swap Station (BSS).
Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Mirza R. Hippy
p.2 ×2
unresolved
person
Nafi A. Sentausa
p.3 ×2
unresolved
person
Oktarina
p.3 ×3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.