Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 8
Page 1
PT Vale Indonesia Tbk
Public Expose Live 2025
Jakarta, 11 September 2025
Daftar Hadir:
Direksi PT Vale
Bernardus Irmanto Presiden Direktur & Chief Executive Officer
Abu Ashar Wakil Presiden Direktur & Chief Operation and Infrastructure
Officer
Muhammad Asril Direktur & Chief Project Officer
Rizky Andhika Putra Direktur & Chief Financial Officer
Heriyanto Agung Putra Direktur & Chief Human Capital Officer
Tim Pubex PT Vale
Anggun Kara Nataya Act. Corporate Secretary
Andaru Adi Head of Corporate Finance & Investor Relations
Lydia Yohana Senior Analyst Investor Relations
Vanda Kusumaningrum Head of Corporate Communications
Suwarny Dammar Senior Coordinator Communications
Muhammad Evan Alwin Corp. Communications Officer
Tim Pubex IDX
Fajar Wayong Moderator IDX
Paparan Publik:
- Sesi paparan publik PT Vale Indonesia Tbk (“PT Vale”) dibuka pada pukul 11.00 WIB
oleh Bapak Fajar Wayong selaku Moderator dari IDX, dilanjutkan dengan perkenalan
anggota Direksi PT Vale yang hadir.
- Selanjutnya Manajemen PT Vale menyampaikan catatan penting dan pelepasan
tanggung jawab terhadap materi presentasi kemudian dilanjutkan dengan agenda
presentasi sebagai berikut:
1. 2Q25 Updates
Sekilas mengenai kinerja 2Q25 PT Vale disampaikan oleh Bapak Bernardus
Irmanto yang terdiri dari informasi seputar peningkatan volume produksi pada
triwulan kedua tahun 2025 kemudian penetapan harga nikel matte dan persetujuan
untuk revisi RKAB hingga pengangkatan Dewan Komisaris dan Direksi baru melalui
RUPSLB pada akhir Juli 2025.
2. Operational Updates
Presentasi kinerja operasional ditekankan pada keputusan strategis yang PT Vale
lakukan guna menghasilkan kinerja yang lebih baik di paruh kedua. Bapak Abu
Ashar juga menjelaskan tentang strategi yang dilakukan oleh Perseroan untuk
menghadapi tantangan sepanjang tahun 2025.
Page 2
3. Growth Project Updates
Presentasi rencana pertumbuhan ini disampaikan oleh Bapak Muhammad Asril,
yang menjelaskan mengenai pengembangan beberapa proyek Perseroan di wilayah
Sorowako, Bahodopi maupun Pomalaa. Perseroan berharap semua rencana
pertumbuhan ini dapat berjalan dengan lancar dan tentunya memberikan manfaat
yang sebesar-besarnya bagi kepentingan masyarakat dan negara Indonesia.
4. Financial Results
Presentasi kinerja keuangan ditekankan pada semester kedua dimana PT Vale
memiliki beberapa katalis baru yang akan menjadi dasar untuk meningkatkan
pendapatan dan memperkuat ketahanan keuangan. Bapak Rizky Andhika Putra
juga menjelaskan terkait kesiapan operasional dan komersial, termasuk
mengamankan pembeli untuk 2,2 juta ton bijih saprolit dengan harga premium yang
jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Harga Patokan Mineral (HPM).
Setelah sesi tanya jawab (lampiran 1) selesai, Moderator kemudian menutup sesi Public
Expose Live PT Vale pada pukul 11.45 WIB.
Page 3
Lampiran 1
Notulensi Sesi Tanya Jawab
Public Expose Live 2025 PT Vale Indonesia Tbk (“PT Vale”)
Jakarta, 11 September 2025
No Nama Investor Pertanyaan Jawaban
1.1. Aldebaran Investor Selamat siang, saya Aldebaran Martimo Oleh B. Irmanto
Martimo Harli Perorangan Harli sebagai Investor, mohon izin
Dalam menghadapi kondisi pasar dan harga nikel
bertanya. INCO sedang membangun
yang relatif rendah yang terpenting adalah
fasilitas HPAL, bagaimana strategi INCO
memastikan bahwa proyek PT Vale tetap kompetitif.
dalam mempertahankan kinerja
Perseroan akan berfokus pada capital intensity yang
operasional melihat perusahaan nikel lain
efektif dan biaya operasional yang berada di posisi
juga banyak yang lebih dahulu sudah
paling efisien (first cost curve).
mengoperasikan HPAL?
Sebagai contoh, pengalaman mitra Huayou yang
sebelumnya telah membangun proyek HPAL yang
mampu menghasilkan produk di atas kapasitas
terpasang. Menurutnya, pengalaman tersebut
memberi banyak pelajaran berharga bagi PT Vale,
baik dari keberhasilan maupun tantangan, untuk
meningkatkan kualitas proyek, yang dapat
diterapkan di proyek Pomalaa
Tambahan, kenaikan harga sulfur justru menjadi
kesempatan bagi PT Vale untuk berdiskusi dengan
mitra terkait optimalisasi, misalnya melalui produksi
dan daur ulang sulfuric acid untuk kebutuhan HPAL.
Page 4
Semua langkah ini pada akhirnya bertujuan untuk
menghasilkan nilai tambah bagi pemegang saham.
2. Andhika Audrey Investor Halo selamat pagi, izin bertanya khususnya Oleh Rizky A. Putra
Perorangan terkait motor pertumbuhan INCO dimana
a. Saat ini harga saprolite ore masih berada
salah satunya adalah monetisasi tambahan
pada level premium. Harga premium ini
revenue dari Saprolite Ore:
ditentukan oleh mekanisme supply-demand,
a. Kira kira sampai kapan bijih nikel dengan mempertimbangkan kuota dari ESDM
tersebut memiliki premium price? serta level permintaan. Dalam jangka
pendek, dengan kuota yang ada, harga
b. Pertanyaan selanjutnya mohon premium diperkirakan tetap bertahan,
dijelaskan terkait strategi Danantara meskipun naik-turun harga tetap mengikuti
dengan INCO untuk kebutuhan mekanisme pasar.
hilirisasi nickel?
Oleh B. Irmanto
c. Berbicara terkait Nickel, INCO
dengan menggandeng partner b. PT Vale tidak dapat menjawab atas nama
global. Pertanyaannya adalah Danantara. Namun, secara umum, hilirisasi
mengapa partner besar tetap ingin merupakan strategi PT Vale untuk
berinvestasi pada sektor hilirisasi mengoptimalkan nilai sumber daya nikel yang
nikel khususnya pada nickel class 2 dimiliki.
dan untuk nickel class 1 di global
Opsi pemanfaatan cadangan dapat berupa
pun ekosistmenya bersaing dengan
penjualan langsung sebagai bijih, atau diolah
teknologi LFP yang lebih murah,
lebih lanjut menjadi produk nikel bernilai
mohon dijelaskan?
tinggi. Proyek hilirisasi yang sedang berjalan
telah melalui studi dan evaluasi mendalam, di
mana hasil pengolahan terbukti memberikan
nilai lebih baik dibandingkan sekadar menjual
bijih.
Evaluasi atas strategi hilirisasi ini dilakukan
secara berkelanjutan dengan
Page 5
mempertimbangkan risiko pasar dan fluktuasi
harga, sekaligus memastikan adanya mitigasi
risiko. PT Vale tetap optimistis hilirisasi akan
memberikan nilai tambah signifikan bagi
pemegang saham, serta sejalan dengan
strategi pemerintah dalam mendorong
ketahanan energi dan industri nikel
berkelanjutan.
Oleh B. Irmanto
c. Perbedaan antara nikel Class 1 dan Class 2
saat ini semakin tipis. Class 2 masih
menyerap sekitar 65% konsumsi nikel dunia,
sedangkan Class 1 banyak digunakan untuk
baterai kendaraan listrik (EV).
Meski teknologi baterai LFP lebih murah,
baterai berbasis nikel (NMC) tetap dinilai
lebih optimal untuk EV. Ke depan, teknologi
baterai solid state yang diperkirakan mulai
dikomersialkan pada awal 2030-an akan
semakin membutuhkan nikel berkualitas
tinggi karena kepadatan energinya.
Selain sektor EV, permintaan nikel juga
datang dari industri energi baru seperti turbin,
penyimpanan energi skala besar, pusat data
(data center), hingga kebutuhan AI dan
cloud. PT Vale memiliki keunggulan dengan
produk green nickel berbasis energi hidro,
yang sesuai dengan standar rantai pasok
Page 6
rendah karbon di berbagai negara.
Investasi global tidak hanya
mempertimbangkan kondisi pasar saat ini,
tetapi juga prospek jangka panjang menuju
tahun 2030 dan seterusnya. Dengan
portofolio produk Class 1 dan 2, PT Vale
yakin dapat menghadapi volatilitas harga
sekaligus siap menyerap permintaan baru di
masa depan.
3. Agus Liyanto Investor a. Bagaimana strategi Vale Indonesia Oleh B. Irmanto
Perorangan dalam menghadapi tantangan
a. Strategi utama PT Vale adalah tetap menjaga
kelebihan supply nikel di dunia dan
posisi biaya di level kompetitif, baik di operasi
harga nikel yang mash turun?
Sorowako maupun proyek baru. Harga nikel
b. Kapan rencana selesainya proyek secara historis akan mengalami mekanisme
smelter? self-balancing. Produsen dengan biaya tinggi
(quartile 3–4) akan tertekan saat harga jatuh,
c. Berapa proyeksi percepatan growth sementara PT Vale yang berada di first
revenue dengan selesainya proyek quartile tetap mampu bertahan dan menjadi
smelter nanti? survivor saat harga rebound.
Oleh M. Asril
b. Di Pomalaa, operasi tambang ditargetkan
mulai Q1 2026, sementara HPAL
berkapasitas 120 ribu ton ditargetkan selesai
konstruksi pada Q4 2026 dan beroperasi
penuh pada Q1–Q2 2027 (bersama Huayou
dan Ford).
Page 7
Di Morowali, operasi tambang diproyeksikan
mencapai hingga 10 juta ton pada 2026,
dengan HPAL berkapasitas 60 ribu ton
ditargetkan mechanical completion awal
2027.
Di Sorowako, proyek HPAL akan mulai
konstruksi pada pertengahan 2027 yang
berjalan sesuai jadwal, dengan target biaya
30% lebih rendah dari anggaran awal sambil
tetap mengutamakan aspek keselamatan.
Oleh Rizky A. Putra
Pendapatan ke depan akan semakin beragam dan
berimbang. Saat tambang baru beroperasi penuh,
pendapatan diperkirakan berasal dari kombinasi
50% produksi matte dan 50% dari penjualan bijih
saprolite/limonite serta kontribusi smelter hasil joint
venture.
4. Azura Yumna Investor Apakah korporasi berencana kembali Oleh Abu Ashar
Ramadani Perorangan menyesuaikan target produksi pada RKAB
Produksi nikel matte di Sorowako akan tetap pada
Purnama 2026 yang tenggat pengajuannya pada
kisaran 67.000–70.000-ton meski salah satu tungku
bulan depan? Jika iya, berapa target
utama (furnace No. 3) akan menjalani perawatan
produksi yang akan diajukan?
besar mulai Q4 2025 hingga Mei 2026.
Page 8
Tambahan oleh M. Asril Untuk RKAB 2026, target produksi bijih nikel di Pomalaa dan Bahodopi masing-masing ditetapkan kurang lebih sebesar 10 juta ton.
Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Vale Bernardus Irmanto
p.1
unresolved
person
Heriyanto Agung Putra
· Direktur
p.1
unresolved
org
PT Vale Anggun Kara Nataya
p.1
unresolved
person
Fajar Wayong
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.